Parafilia

adalah sekelompok gangguan yang mencakup ketertarikan seksual terhadap objek yang tidak wajar atau aktivitas seksual yang tidak pada umumnya. Dengan kata lain, terdapat deviasi(para) dalam ketertarikan seseorang (filia). [1] Parafilia (paraphilia) diambil dari akar bahasa Yunani para, yang artinya "pada sisi lain", dan philos artinya "mencintai".[2] Dalam mendiagnosisnya, perilaku, atau dorongan harus berlangsung setidaknya selama 6 bulan dan menyebabkan distress atau hendaya signifikan.[rujukan?] Parafilia terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya[rujukan?]:

DEFINISI Parafilia (penyimpangan gairah) dalam bentuk yang sangat berat merupakan penyimpangan dari normanorma dalam hubungan seksual yang dipertahankan secara tradisional, yang secara sosial tidak dapat diterima. Ciri utama dari parafilia adalah: - khayalan atau perilaku yang merangsang seksual yang dilakukan secara berulang-ulang dan sangat kuat, yang melibatkan obyek tertentu (misalnya sepatu, baju dalam, bahan kulit atau karet) - menimbulkan penderitaan dan nyeri pada seseorang atau pasangannya - melakukan hubungan seksual dengan orang yang tidak menginginkannya (anak-anak, orang yang tidak berdaya atau pemerkosaan). Biasanya mulai timbul pada akhir masa kanak-kanak atau mendekati masa pubertas, dan sekali muncul, biasanya akan terus menetap seumur hidup. Parafilia bisa terjadi dalam bentuk fetihisme, transvestisme, pedofilia, eksibisionisme, voyeurisme, masokisme atau sadisme. Sebagian besar penderita adalah pria, dan banyak yang menderita lebih dari 1 jenis parafilia. <

FETISHISME. Pada fetishisme, penderita kadang lebih menyukai untuk melakukan aktivitas seksual dengan menggunakan obyek fisik (fetish, jimat), dibandingkan dengan manusia. Penderita akan terangsang dan terpuaskan secara seksual jika: - memakai pakaian dalam milik orang lain - memakai bahan karet atau kulit - memegang, menggosok-gosok atau membaui sesuatu, misalnya sepatu bertumit tinggi.

Penderita kelainan ini tidak mampu melakukan fungsi seksualnya tanpa jimat yang mereka miliki.

TRANSVESTISME. Pada transvestisme, seorang pria kadang lebih menyukai untuk mengenakan pakaian wanita atau (yang lebih jarang terjadi) seorang wanita lebih menyukai untuk mengenakan pakaian pria. Pada kedua kasus tersebut, baik pria maupun wanita, ingin merubah seksnya, seperti halnya pada transseksualis. Mengenakan pakaian lawan

tidak merubah hasrat maupun khayalan penderita. pedofilia biasanya diartikan sebagai keinginan untuk melakukan aktivitas seksual dengan anak yang berusia di bawah 13 tahun. Pedofilia bisa diobati dengan psikoterapi dan obat-obatan yang merubah dorongan seksual. sedangkan penderita lainnya tidak. bahkan untuk waktu yang lama. PEDOFILIA. Beberapa penderita memberikan respon terhadap pengobatan. sehingga penderita jarang melakukan pemerkosaan. tetapi pada wanita. eksibisionisme jarang dihubungkan dengan kelainan psikoseksual. Hukuman penjara. Di negaranegara Barat. sedangkan penderita lainnya tertarik pada anak-anak dan dewasa. untuk santai atau sebagai suatu eksperimen (percobaan) dengan sisi feminin yang mereka miliki. Baik pria maupun wanita bisa menderita pedofilia. kehilangan pekerjaan atau hukuman penjara. seringkali anak pada usia tertentu. EKSIBISIONISME Pada eksibisionisme. Sebagian penderita yang tertangkap. Penderita mungkin hanya tertarik pada anak-anak kecil dalam keluarganya sendiri (incest). Bisa terjadi masturbasi setelah penderita melakukan hal tersebut. Seseorang yang didiagnosis pedofilia. Hubungan seksual yang lebih jauh hampir tidak pernah terjadi. seperti untuk mengurangi kecemasan. Seorang wanita bisa memamerkan tubuhnya dengan cara-cara yang mengganggu. Penderita bisa melakukan pemaksaan atau kekerasan untuk melakukan hubungan seksual dengan anak-anak tersebut dan memberikan ancaman supaya korbannya tutup mulut. dan korbannya pun bisa anak laki-laki maupun anak perempuan. Pengobatan tersebut bisa dilakukan berdasarkan kemauan sendiri atau setelah penderita menjalani proses hukum. setidaknya berusia 16 tahun dan biasanya minimal 5 tahun lebih tua daripada korban. . Beberapa penderita hanya tertarik pada anak-anak. bahkan meskipun tidak terjadi aktivitas seksual yang sesungguhnya.menyebabkan gangguan tertentu . Pedophilia adalah kecenderungan untuk melakukan aktivitas seksual dengan anak-anak kecil. penderita akan terangsang secara seksual.jenisnya tidak selalu merupakan kelainan jiwa dan mungkin tidak mempengaruhi hubungan seksual pasangan tersebut . atau mereka bisa juga mengincar anak-anak kecil di lingkungan sekitarnya. Transvestisme merupakan suatu kelainan jika: .melibatkan perilaku berani-mati yang memungkinkan terjadinya cedera. berusia dibawah 40 tahun.menimbulkan masalah . Penderita sangat terganggu dan fikirannya dipenuhi dengan khayalan seksual tentang anak-anak. Penderita mengenakan pakaian lawan jenisnya untuk alasan lainnya selain rangsangan seksual. seseorang (biasanya laki-laki) memamerkan alat kelaminnya kepada orang lain yang sama sekali tidak menduga hal ini akan terjadi dan pada saat melakukan hal tersebut.

Sadisme seksual bisa terjadi hanya dalam khayalan atau mungkindiperlukan untuk perangsangan atau untuk mencapai orgasme. menjerat korban yang ketakutan. tetapi cara tersebut bisa secara tidak sengaja menyebabkan kematian. Misalnya penyimpangan aktivitas seksual yang berupa asfiksiofilia. Pada kasus yang berat. Sejumlah sadisme dan masokisme sering dimainkan dalam hubungan seksual yang sehat. dapat mengakibatkan luka baik fisik maupun psikis. Kelainan seksual masokisme melibatkan kebutuhan akan penghinaan. Voyeurisme merupakan kegiatan mengintip yang menggairahkan. secara khusus mencari mitra seksual yang menderita masokisme dan memenuhi keinginan sadistiknya dengan mitra seksual yang memang senang untuk disakiti. memasang kejutan listrik atau membunuh mitra seksualnya. Tetapi sebagai suatu kelainan. Sebagai contoh. dimana penderita dicekik atau dijerat (baik oleh mitra seksualnya maupun oleh dirinya sendiri). Sebagian besar penderita adalah pria. dan penderita sadisme bisa mengikat dan menyumbat mitra seksualnya dengan cara yang rumit. Khayalan dari pengendalian dan kekuasaan total seringkali penting bagi penderita. penggunaan saputangan sutra untuk menirukan perbudakan dan tamparan ringan pada saat melakukan hubungan seksual. .VOYEURISME Pada voyeurisme. seseorang akan terangsang jika melihat orang lain yang menanggalkan pakaiannya. yang dilakukan oleh mitra seksualnya untuk membangkitkan gairah seksualnya. diancam atau dianiaya. bukan pura-pura. telanjang atau sedang melakukan hubungan seksual. Tetapi masokisme atau sadisme sampai yang tingkat yang berat. Sedangkan sadisme adalah kebalikan dari masokisme. mencambuk. MASOKISME & SADISME Masokisme merupakan kenikmatan seksual yang diperoleh jika penderita secara fisik dilukai. Beberapa penderita sadisme. yaitu melihat secara sembunyi-sembunyi. bukan merupakan aktivitas seksual dengan orang yang dilihat. yaitu kenikmatan seksual yang diperoleh penderita jika dia menyebabkan penderitaan fisik maupun psikis pada mitra seksualnya. memotong. Berkurangnya pasokan oksigen ke otak yang bersifat sementara pada saat mengalami orgasme. yang tidak menyetujui apa yang dilakukan oleh penderita dan kemudian memperkosanya. pemukulan atau penderitaan lainnya yang nyata. dan masyarakat seringkali menilai perilaku dalam bentuk yang ringan ini sebagai sesuatu yang normal. Penderita lainnya. sering dilakukan dengan persetujuan mitra seksualnya dan bukan merupakan suatu sadomasokistik. bahkan kematian. voyeurisme merupakan metode aktivitas seksual yang lebih disukai oleh penderitanya dan bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengintip korbannya. Voyeurisme dalam tingkatan tertentu sering terjadi pada anak-anak laki-laki dan pria dewasa. penderita bisa menyiksa. dicari sebagai penambahan kenikmatan seksual. Salah satu kriteria yang merupakan ciri khas dari voyeurisme.

Beberapa budaya juga mentoleransi hubungan sumbang untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Semua agama besar dunia melarang hubungan sumbang. atau bahkan letal (mematikan). saudara kandung. Bagi seseorang tidak diperkenankan menjalin hubungan percintaan atau perkawinan dengan orang tua. oleh ruangan dalam rumah yang tidak memungkinkan orangtua. Beberapa contoh dapat dikemukakan disini. hubungan sumbang dapat disebabkan. saat dirinya bekerja sebagau baby sitter(pengasuh) anak itu. Salah satunya adalah seoragn perempuan heteroseksual yang pernah dipenajara karena penganiayaan seksual terhadap seorang anak yang bukan anggota keluarganya. sementara ia sendiri menonron acara keagamaan di televise. kemenakan. yang berumu 9 tahun. 4 oran diatanranya juga memperlihatkan kecendrungan sadomasokhistik. ibu dengan anak lakilakinya. Agak nya ia telah menyentuh penis anak itu dan menyuruhnya bermasturbasu di hadapannya. seperti politik atau kemurnian ras. Sebagai contoh. dan feredoff (1999) melaporkan suatu yang tampaknya merupakan rangkaian kasus terbesar untuk kasus-kasus perempuan dengan parafilia. Akibat hal-hal tadi. Tetapi. Penjelasan biologis dan sosial Hubungan sumbang diketahui berpotensi tinggi menghasilkan keturunan yang secara biologis lemah. kakek atau nenek. Dua belas kasus telah di temukan di klinik mereka. antara lain. saudara dari orang tua. . atau sesama saudara pisah kamar.Hubungan sumbang (Inggris: incest) Adalah hubungan saling mencintai yang bersifat seksual yang dilakukan oleh pasangan yang memiliki ikatan keluarga (kekerabatan) yang dekat. misalnya. biasanya antara ayah dengan anak perempuannya. dikenal konsep muhrim yang mengatur hubungan sosial di antara individu-individu yang masih sekerabat. Secara sosial. fishel. Parafilia pada perempuan Parafilia jarang terjadi pada perempuan dan selama bertahun-tahun dianggap tidak ada diantara mereka. serta cucu. atau antar sesama saudara kandung atau saudara tiri. anak. baik fisik maupun mental (cacat).eskipun sebagian perempuan memeliki lebih dari 1 macam parafilia. Akumulasi gen-gen pembawa 'sifat lemah' dari kedua tetua pada satu individu (anak) terekspresikan karena genotipe-nya berada dalam kondisi homozigot. Fenomena ini juga umum dikenal dalam dunia hewan dan tumbuhan karena meningkatnya koefisien kerabat-dalam pada anak-anaknya. federoff. Di dalam aturan agama Islam (fiqih). . Hubungan sumbang antara orang tua dan anak dapat pula terjadi karena kondisi psikososial yang kurang sehat pada individu yang terlibat. beberapa tahun terakhir ini muncul beberapa laporan yang mendiskripsikan kasus-kasus individual atau beberapa rangkaian kasus. hubungan sumbang tidak dikehendaki pada hampir semua masyarakat dunia. Bukan tidak lazim bafi para penderita parafillia tidak merasionalisasikan perilakunya dengan melibatkan diri dengan praktik-praktik lain yang mereka anggap normal atau bersifat meningkatkan secara moral sembari melakikan perbuatan parafiliknya. saudara tiri (bukan saudara angkat).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful