RUTE Rute bus sumber kencono terbagi menjadi dua jalur, yaitu: 1.

Trayek Surabaya-Jogja (Surabaya-Madiun- Solo-Jogja) 2. Trayek Surabaya-Semarang (Surabaya-Madiun-Solo-Semarang) 3. Trayek Surabaya-Wonogiri (Surabaya-Solo-Sukoharjo-Wonogiri), namun tidak terlalu laku sehingga armada yang disediakan juga sedikit. Walaupun trayek PO Sumber Kencono sudah ditentukan, tidak sedikit supir bus tersebut yang melanggar jalur trayek sehingga beroperasi di luar trayek yang seharusnya. Tidak adanya penanganan yang tegas dari manajemen bus tersebut menyebabkan supir bus sering melanggar jalur trayek yang sudah ditentukan sehingga semakin banyak penumpang yang bisa didapatkan. Tarif yang ditentukan adalah Rp 38.000,00 untuk masing-masing trayek (Surabaya-Jogja PP dan Surabaya-Semarang PP). Tarif juga menyesuaikan dengan tempat di mana penumpang naik dan di mana penumpang turun. PO Sumber Kencono beroperasi 24 jam non stop dengan interval keberangkatan 20 menit sehingga PO Sumber Kencono sangat mudah dijumpai dengan jam operasi yang sangat padat. Hal ini juga yang membuat seringnya intensitas berpapasan antara bus yang satu dengan yang lain.

SISTEM MANAJEMEN Perusahaan Otobus Sumber Kencono berbasis di Krian, Sidoarjo. Perusahan otobus Sumber Kencono didirikan oleh Sundoro. Namun, kepemilikan dari perusahaan ini ditentukan dari besarnya saham yang dimiliki para pemegang saham. Saat ini, Perusahaan Otobus Sumber Kencono dimiliki oleh Setiaki, yang telah memiliki perusahaan ini selama 27 tahun. PO Sumber Kencono sering dinilai kurang selektif dalam memilih supir bus karena tingginya angka keterlibatan PO Sumber Kencono dalam kecelakaan lalu lintas. PO Sumber Kencono juga merupakan salah satu dari dua Perusahaan Otobus yang menjadi menjadi target utama proses audit yang akan dijalankan tim khusus yang melibatkan banyak pihak, termasuk Ditlantas Polda Jatim. Hal ini dikarenakan PO Sumber Kencono sering terlibat dalam kecelakaan lalu lintas. Dalam sistem setoran dari supir, PO Sumber Kencono tidak menggunakan sistem setoran tetapi menggunakan sistem premi. Sistem setoran adalah SISTEM KEAMANAN DAN ASURANSI

JUMLAH ARMADA Jumlah Armada PO Sumber Kencono adalah sekitar 250 armada bus yang dibagi dalam masing-masing trayek.

dengan 129 korban sebanyak 36 korban di antaranya meninggal dunia. Sumber Kencono.. memberikan hadiah aneka barang elektronik bagi driver yang dalam setahun tidak mengalami laka. Secara regular Sumber Kencono mengirim 2 drivernya ke. 3. Kebanyakan bus yang beroperasi adalah bus ekonomi dengan posisi tempat duduk 2 Bis ini (katanya) pake Hino seri -3. Akas (ketiganya trayek Surabaya-Jogja). Sumber Kencono. Untuk pesaing bisnis yang jarak jauh (Surabaya-Jogja). Restu. antara lain bus -bus besar juga yang melayani rute Surabaya-Jogja dan juga bus-bus yang melayani rute Sragen-Solo dan Sol-Jogja. beberapa merek yang dapat disebutkan yaitu Mira. Secara regular Sumber Kencono mengirim 2 drivernya ke DLLAJ untuk mengikuti pelatihan mengendarai 2. PENGEMBANGAN SUMBER DAYA Usaha-usaha yang dilakukan PO Sumber Kencon untuk mengembangkan sumber daya o tenaga kerjanya antara lain: 1. . Eka. memberikan hadiah aneka barang elektronik bagi driver yang dalam setahun tidak mengalami laka. DLLAJ untuk mengikuti pelatihan mengendarai 2. lalu ada juga Dahlia Indah. Hal ini pula yang menjadi daya tarik bagi penumpang walaupun sering kali kemanan dinomor duakan sehingga sering menyebabkan lalu lintas. Maju. Bus-bus Sumber Kencono sangat mengedepankan kecepatan.FASILITAS Tidak banyak fasilitas yang ditawarkan oleh PO Sumber Kencono.. Lebih mengutamakan kecepatan Selama tahun 2009 hingga September 2010 tercatat ada 51 kecelakaan lalu lintas yang meliba tkan Sumber Kencono. A215 mesin depan karoseri Laksana model nucleus 3. PESAING Pesaing utama dari bus ini sebenarnya ada banyak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful