P. 1
Teori-Teori Tentang Konflik Dan Rekonsiliasi - Dari Disertasi Hamdi

Teori-Teori Tentang Konflik Dan Rekonsiliasi - Dari Disertasi Hamdi

|Views: 7,407|Likes:
Published by DIAL_ANTROPOLOGI

More info:

Published by: DIAL_ANTROPOLOGI on Jun 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/08/2014

pdf

text

original

(Sumber; Merwe (1999: 41)

Lingkaran terluar adalah dimensi tingkah laku atau dalam

konteks rekonsiliasi adalah pola-pola interaksi. Pada dimensi ini

diperlihatkan apakah pola interaksinya cenderung ke arah

kooperatif, atau justru masih bernuansa konflik. Lingkaran

kedua adalah aspek sikap, yang menyangkut keyakinan dan

sikap terhadap bekas musuhnya; apakah masih negatif atau

sudah bergeser menjadi positif. Lingkaran ketiga menyangkut

sistem nilai yang mendasari dan menentukan sikap dan

perilaku—menyangkut konsepsi tentang keadilan, prinsip-

prinsip dasar kemanusiaan, dsb. Perubahan dalam dimensi ini

75

IDENTITA
S

NILAI

SIKAP

PERILAKU

diyakini akan dapat mempengaruhi sikap dan perilaku.

Komponen keempat, yang terpenting yaitu menyangkut

identitas (baik kelompok sendiri dan kelompok musuh). Jika

kelompok-kelompok dapat mereposisi diri sendiri (kelompok

sendiri) dan kelompok lain dalam konteks konflik dan yang

lebih terpenting redefinisi diri pascarekonsiliasi. Pendefinisian

identitas dengan cara ‘saya benar - dan yang itu penindas,

musuh’ bisa bergesar kepada kesadaran bahwa semua

kelompok mungkin bisa bersalah. Kalau transformasi identitas

dapat dilakukan, besar kemungkinan rekonsilasi pada dimensi

lain akan tercapai pula. Secara detail, masing-masing dimensi

akan dibahas di bawah ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->