Demokarasi Di indonesia Saat ini

Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik. Penulis Moh Ikhsan Hariji . Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Makalah ini memuat tentang “Demokrasi di indonesia saat ini ” yang menjelaskan berbagai hambatan. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang Demokrasi Indonesia Saat Ini . Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. ancaman dalam menjalankan Demokrasi di indonesia Saat ini.Kata Pengantar Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Serta solusi Bagaimana Mengatasinya Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada Para Teman Teman dan Dosen yang telah Membantu Dalam menyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini. tantangan. Terima kasih. Gangguan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber.

Tidak seperti tahun tahun yang dahulu yang menggunakan perwakilan dari partai. DPD. Sehingga warga dapat menentukan peminpin daerahnya menurut hati nuraninya sendiri. B. Bagaimana Demokrasi di Indonesia Sekarang Ini? . Pemilihan umum ini langsung dilaksanakan secara langsung pertama kali untuk memilih presiden dan wakil presiden serta anggota MPR. Rumusan Masalah 1. Setelah suksesnya Pemilu tahun 2004. Walaupun masih terdapat masalah yang timbul ketika waktu pelaksanaan. Tetapi masih dapat dikatakan sukses. DPR. DPRD di tahun 2004. mulai bulan Juni 2005 lalu di 226 daerah meliputi 11 propinsi serta 215 kabupaten dan kota. C.BAB 1 PENDAHULUAN A. Hal ini dapat dilihat dari peran serta rakyat Indonesia dalam melaksanakan Pemilihan Umum baik yang dilaksakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ini terlihat dari jumlah pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya yang sedikit. Mulai dari masalah administrasi bakal calon sampai dengan yang berhubungan dengan pemilih. Latar Belakang Kesadaran akan pentingnya demokrasi sekarang ini sangat tinggi. Tujuan Tujuan penulisan makalah ini adalah dapat mengerti tentang demokrasi di Indonesia sekarang ini dan peran demokrasi itu sendiri terhadap Pembangunan Nasional negara Indonesia. diadakan Pilkada untuk memilih para pemimpin daerahnya. Namun dalam pelaksanaan pilkada ini muncul penyimpangan penyimpangan.

Alternatif Pemcahan Masaalah (solusi) untuk menjalankan sistem demokrasi di indonesia .BAB II PEMBATASAN MASAALAH Pembatasan masalah yang dibahas dalam Makalah ini yaitu membahas. Hambatan yang di hadapi dalam menjalankan sistem demokrasi di indonesia 5. Gangguan yang di hadapi dalam menjalankan sistem demokrasi di indonesia 4. 1. Ancaman yang di hadapi untuk menerapkan sistem demokrasi di indonesia 2. Tantangan yang di hadapi dalam menjalankan sistem demokrasi di indonesia 3.

Reformasi intelijen menjadi penting seiring masih berlakunya budaya dan nilai anti-demokrasi dan hak asasi manusia di dalamnya. Reformasi intelijen merupakan bagian dari agenda tuntutan reformasi mahasiswa 1998. Pertama. RUU Intelijen Saat ini DPR bersama pemerintah tengah membahas draft RUU Tentang Intelijen Negara untuk kemudian diundangkan menjadi Undang-Undang Intelijen pada tahun 2011. ANCAMAN Dalam menjalankan suatu sistem tidak terlepas dari ancaman ancaman baik itu ancaman yang datang dari luar Maupun dari dalam. Hal tersebut berakibat pada pola kerja intelijen yang masih belum berubah sejak Orde Baru. Rancangan undangundang tersebut diharapkan menjadi titik-tolak untuk melakukan reformasi di lembaga intelijen. RUU Tentang Intelijen Negara yang ada justru menjadi ancaman serius terhadap tata nilai kehidupan negara demokratik dan merusak criminal justice sistem di Indonesia. tentang defenisi Intelijen. Dalam RUU tersebut diyatakan bahwa intelijen adalah lembaga pemerintah. Draft RUU Intelijen Negara yang sedang dibahas di DPR belum sepenuhnya mengakomodasi prinsipprinsip negara demokratik dan dan hak asasi manusia. Pada dasarnya lembaga intelijen bukanlah lembaga pemerintah tetapi adalah alat negara. a.Bab III PEMBAHASAN 1. Diantara pasal yang krusial didalam draft RUU Intelijen saat ini adalah. bukan demi kepentingan penguasa. Tugas intelijen merupakan tugas rahasia yang harus dijalankan demi kepentingan negara. Namun. Adapun ancaman ancaman yang di hadapi dalam menjalankan sistem demokrasi di indonesia saat ini adalah. sampai saat ini belum ada perubahan signifikan yang dilakukan pemerintah maupun DPR untuk mereformasi kelembagaan ini. Defenisi yang demikian .

Problem ini sangat serius dan mesti menjadi keprihatinan jajaran parpol. adalah kegagalan parpol untuk melahirkan dan mensuplai kaderkadernya yang bagus untuk mensukseskan agenda demokratisasi serta pemerintahan yang bagus. mengingat HMI pernah menjadi sasaran operasi Intelijen dimasa Orde Baru. Badan intelijen negara adalah bagian dari lembaga intelijen non-judicial yang tidak termasuk dalam bagian aparat penegak hukum. Ketiga. RUU Intelijen dapat menciptakan rezim represif sebagaimana yang pernah kita alami dimasa kelam kepemimpinan militerisme Soeharto dan dapat mengulang terjadinya peristiwa penculikan aktivis mahasiswa di masa lalu. Untuk itu. kegagalan parpol dan ini tidak kalah bahayanya. kultur dan sikap feodalisme kultur dan sikap feodalisme yang masih kuat di kalangan politisi dan pejabat pemerintahan. Indonesia telah masuk kelompok ultra-demokrasi. mereka itu kafir. kewenangan menangkap maupun menahan hanya bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum. Pemberian kewenangan menangkap kepada intelijen jelas merusak criminal justice system di Indonesia. sehingga pemerintah produk demokrasi mesti dimusuhi karena produk pemikiran kafir.praktis meletakkan posisi intelijen sebagai alat penguasa yang bekerja untuk kepentingan penguasa dan bukan alat negara yang bekerja untuk kepentingan rakyat. kelompok ekstrimis-radikalis kelompok ekstrimis-radikalis Islam yang menganggap pemerintahan produk demokrasi itu thaghut atau berhala. Sekarang ini kita tak layak lagi menuntut kebebasan di Indonesia. d. seperti polisi dan jaksa sehingga pemberian kewenangan menangkap adalah salah dan keliru. mengingat intelijen akan digunakan sebagai alat represif negara sebagaimana yang pernah dialami pada masa Orde Baru. Tetapi sangat disayangkan ruang kebebasan yang tersedia tidak . c. bukannya berdasarkan ajaran Islam yang murni. tidak berdasarkan ajaran Alquran. namun demikian hal itu harus dilakukan melalui mekanisme yang baku dan harus dengan persetujuan ketua pengadilan. Alqur’an dan Rasulullah tidak mengajarkan pemilu. mengingat kerja intelijen yang tertutup dan rahasia. Sampai-sampai ada komentar. tentang kewenangan Penangkapan. Hal tersebut tentu sangat mengkhawatirkan. dan aparat keamaan tidak wibawa. PB HMI menilai. Kedua. b. namun hak-hak mereka hidup aman dan memperoleh layanan sosial buruk. PB HMI menolak segala aturan dalam RUU intelijen yang bertentangan dengan prinsip-prinsip negara demokrasi dan hak asasi manusia seperti kewenangan menangkap bagi intelijen. Pengusaha dikejarkejar membayar pajak dan memenuhi kewajibannya. dan penyadapan yang tanpa didahului izin dari ketua pengadilan. Spirit demokrasi yang menekankan sikap egaliter serta kompetisi berdasarkan kualitas individu dirusak oleh kultur perkoncoan dan kekeluargaan. Penyadapan yang tanpa terlebih dahulu harus melalui izin ketua pengadilan tidak hanya berpotensi mengancam hak-hak asasi warganegara tetapi juga rentan untuk disalahgunakan (abuse of power) demi kepentingan penguasa. Ini jelas merusak nilai dan prosedur demokratisasi yang kita dengung-dengungkan. soal penyadapan. termasuk di lingkungan BUMN. Pemberian kewenangan itu sama saja dengan melegalisasi penculikan dalam undang-undang intelijen. Banyak pengangkatan jabatan pemerintahaan yang strategis. Intelijen memang memerlukan kewenangan untuk melakukan penyadapan. berdasarkan kekeluargaan dan perkoncoan. Gerakan ekstrimis-radikalis keagamaan ini akan mengalami eskalasi selama keadilan belum merata. bahwa RUU Intelijen yang tengah dibahas oleh DPR saat ini dapat membawa Indonesia kembali kepada zaman Orde Baru. Sistem yang ada ini meniru Barat. koruptor masih berkeliaran.

Dengan adanya perda yang seperti ini akan memarjinalkan kaum minoritas. maka dari itu harus diterapkan syariat islam dan mengubah negara indonesia menjadi negara islam. Daerah yang merasa penyumbang terbesar bagi keuangan negara akan mengklaim bahwa daerah tersebut yang membiayai daerah lain. peraturan daerah yang diskriminatif. bahkan disebut sebagai kaum mujahidin (dalam bahasa indonesianya “Pejuang . dan menjadikan agama sebagai landasan kebenarannya. 2. kita kembali dikejutkan dengan pengeboman yang terjadi J. sesuai dengan undang-undang nomor 22 tahun 1999 dan undang-undang nomor 32 tahun 2004. tetapi karena merasa geram dengan “penindasan” yang dilakukan negara maju terhadap negara berkembang. Tuntutan pemerintah daerahpun berdatangan. Mengapa demikian?. Maka dari itu menurut pandangan mereka. Namun lebih dari pada itu. Karena ketidakadilan berkaitan dengan kemanusiaan. Yang lebih mengkawatirkan lagi. Kebanyakan negara-negara barat dan amerika termasuk indonesia. otonomi daerah menjadi salah satu program yang gencar dikampanyekan pemerintah. Setelah itu. baik yang duduk di jajaran legislatif maupun eksekutif. karena dengan terpaksa harus menuruti peraturan daerah yang berlaku dimana mereka berada. sosial dan hukum.pejuang allah). Keegoisan yang dimaksud adalah berkaitan dengan sumber daya alam. Sehingga peluang bagi warga pendatang sangat sempit dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ini sebagai pertanda awal hilangnya demokrasi di indonesia. umat islam adalah yang terbanyak.disertai dan didukung oleh kinerja yang bagus dari tokoh-tokoh parpol. Berkembangnya kelompok radikal Tak pernah terbayang oleh kita ketika terjadi aksi bom bunuh diri di legian bali. Ketidak Adilan Ketidak adilan akan selalu menjadi faktor utama penghalang demokrasi. b. ekonomi. c.W Marriot dan Rits calton. seperti adanya peraturan daerah yang menerapkan syariat islam (seperti di Aceh) dan perda injili di Wamena. Apalagi aksi ini diatasnamakan jihad. Kedua. keegoisan daerah. Sasaran dari terorisme ini adalah orang asing yang memiliki kepentingan di indonesia. Dan karena asas demokrasi itulah. mengganggap bahwa para teroris adalah orang yang terpinggirkan secara ekonomi. 2. jika daerah yang merasa memberi banyak meminta banyak pula. Ketidakadilan dapat kita lihat dari empat bidang . berkembangnya kelompok-kelompok yang mengklaim demokrasi sebagai kemenangan kaum mayoritas. politik. di tingkat pusat maupun daerah. Tantangan Adapun tantangan tantangan yang di hadapai dalam menjalankan demokrasi di indonesia adalah A. mereka sesungguhnya. meskipun itu sangat mungkin. Ancaman kepicikan daerah yang saya maksud dalam hal ini bukan aksi separatisme. Sehingga demokrasi tidak dirasakan oleh mereka yang minoritas. Karena dalam demokrasi adalah mengutamakan aspirasi masyarakat banyak. Hal ini akan menimbulkan kecemburuan sosial diantara daerah-daerah. Namun yang dimaksud dalam hal ini adalah pertama. Kesenjangan yang begitu jauh akan menimbulkan pemberontakan dari masyarakat yang . Pertama. maka pemerintah daerah diberikan wewenang mengatur daerahnya sendiri. Lagi-lagi adalah milik asing yang diserang oleh aliran garis keras ini. Inilah tantangan terberat demokrasi indonesia kedepannya. Ketidakadilan dalam bidang ekonomi berkaitan erat dengan kesenjangan sosial. isu putra-putri daerah dalam pelaksanaan pemerintahan. Ketiga. bukan karena miskin.Kepicikan kedaerahan Setelah reformasi berlangsung.

Hal ini berkaitan dengan kesetaraan dalam bidang hukum." imbuhnya. Semua kejadian yang terjadi dalam negara itu turut mempengaruhi kondisi dalam negri. dan masalah di negara lain itupun turut mempengaruhi politik dalam negri. Dalam bidang sosial ini kaitannya dengan diskriminasi suku. bahkan pemimpin. Politik Uang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui politik uang merupakan tantangan dalam perkembangan demokrasi di Indonesia. Jakarta. Menurunnya kepercayaan publik terhadap intitusi-intitusi yang ada. Dengan kebebasan mengakses media. Seperti terjadi infasi israel terhadap palestina. karena akses terhadap partai politik itu sangat sulit. Globalisasi. penegak hukum. orang pandai belum tentu bisa menjadi seorang pemimpin. Seperti independensi pers. . d. Presiden menyatakan uang tidak hanya membayang-bayangi politik tapi juga merusak demokrasi karena membuat pemimpin dan politisi yang terpilih untuk mengabdi kepada pemberi uang. sehingga menimbulkan pemberontakan dalam masyarakat F. Ketiga. Menghasilkan demokrasi buatan. Selain masalah tersebut diatas. e. Senin (12/4). dalam bidang sosial. Maka masyarakat indonesia akan terinspirasi oleh keberhasilan tersebut. ungkapan ini tentu akan mempengaruhi kondisi dalam negri yang diakibatkan oleh pengaruh global. Pemerintahan dalam negri tidak mungkin lepas dari pengaruh global. Seperti tercetus ungkapan dalam sebuah debat disalah satu televisi.terpinggirkan. belajar dari pelajaran sulit dari masa lalu. keberhasilan negara lain dalam menolak demokrasi akan mempengaruhi sistem pemerintahan di dalam negri. Kita adalah orang muslim dan kita berkewajiban membela teman seiman. partai politik. membangun masa depan yang fokus pada institusi dan aturan. kita bom juga umat kristiani yang ada di indonesia”. ketidak adilan dalam bidang politik. baik pemerintahan ataupun partai politik. bukan perseorangan. Venusiela menolak demokrasi dan itu berhasil. Sehingga dalam masyarakat terjadi perpecahan antara suku. Yang mengkhianati kepercayaan publik dan menghacurkan demokrasi yang ideal dan konsisten. Selain itu. lahirnya separatisme atau dalam lingkup kecil seperti pemekaran daerah karena dipengaruhi oleh para intelektual yang tidak mendapatkan posisi dalam pemerintahan pusat dimana ia berada. meskipun masih relatif baru." ujar Presiden dalam sidang ke-6 'Wolrd Movement for Democracy' di Hotel Shangri-La. sehingga melahirkan kekacauan dalam masyarakat. amerika serikat terhadap afganistan. Presiden didampingi Menkopolhukam Djoko Suyanto dan Mensesneg Sudi Silalahi. Dalam praktek demokrasi selama ini. agama dan lainnya. Kita lihat selama ini begitu banyaknnya fenomena yang mencedrai hukum kita. "Saya dapat mengatakan salah satu tantangan perkembangan demokrasi kami adalah bagaimana untuk meminmalisir dan menghilangkan politik uang. Karena itu. seperti misalnya. mudah mengetahui permasalahan yang dialami negara lain. Kedua. "Salah satu alasan demokrasi kami telah bekerja. ternyata menimbulkan minimnya kepercayaan publik terhadap institusi-institusi. Yang terakhir. lembaga perwakilan. agama dan lainnya. keadilan dalam bidang hukum. Hal ini dialami negara yang demokrasinya sudah mapan atau belum.

Tapi hal itu bisa dipatahkan oleh Indonesia dan berhasil menjadi negara yang mengalami pertumbuhan positif kala krisis ekonomi berlangsung. Pemerintahan yang tidak bersih dari hukum negara itu terbentuk oleh karena adanya kehendak rakyat yang menyatakan diri secara sukarela untuk bersatu dengan menentukan hukum dan kebiasaan apa yang menjadi anutan atau kepatuhan yang mereka sepakati bersama. jawaban bisa ia bisa tidak. Persoalan bukan itu saja namun bagaimana negara yang diwakili oleh organisasi pemerintahannya harus berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang menjadi kesepakatan dan bukan sebaliknya rakyat beserta sumber alam yang ada menjadi objek hukum yang memberikan legitimasi untuk diexploitasi oleh sekelompok atau segolongan manusia yang tinggal di negeri ini.Soal berbagai teori tentang bagaimana sebuah negara itu terbentuk memiliki sejarah yang cukup lama. merayu mereka untuk kembali ke masa lalu atau menjanjikan dunia kepada mereka. Bila kita menggunakan angka sebagai logika untuk jawaban ini. Politisi masih melakukan kampanye kotor." tukasnya. sempat beberapa pihak menilai demokrasi dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat berjalan seiringan. pesan kebencian. (MI/ICH) 3. Gangguan Adapun gangguan gangguan yang di hadapi Dalam menjalankan demokrasi di indonesai adalah 1. pemilu langsung Indonesia sebanyak tiga kali. Kemerosotan moral dan akhlak yang menjadi roh jahat yang mendorong subur praktek korupsi dinegeri tidak lain karena struktur dan tatanan negara yang tercipta belum tergolong sebagai negara yang memiliki pemerintahan yang bersih (clean government ) sehingga sangatlah wajar bila segala bentuk . berhati-hati dan secara rasional mengambil keputusan. memang kita harus kembali mengingat apakah negara ini sejak diproklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945 sampai dengan saat ini telah memberikan kemakmuran dan kesehjahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.Presiden juga mengatakan pengambilan keputusan dalam demokrasi harus tranparan dan akuntabilitas dapat mempengaruhi hidup orang. ketenangan serta kesehjahteraan. dalam 10 tahun terakhir. yang jelas rakyat yang membuat sebuah negara hampir semuanya menginginkan adanya kemakmuran. tergantung dari mana anda dan apa yang telah anda rasakan selama ini. "Merupakan keputusan mereka untuk beradaptasi dan bertahan atau menolak dan jatuh. maka sejak tahun 1945 yang tentunya 200 juta bangsa ini masih banyak yang hidup digaris kemiskinan. Tidak ada sistem politik yang dapat dihindari disni. Jadi bila kita mengadaikan apa yang terjadi dengan Indonesia saat ini. mebingungkan publik dengan kecurangan. "Tapi tentunya pemilih akan menentukan pilihan mereka dan di dalam kotak suara akan bertanggungjawab." tukasnya. Bila kemudian ada negara yang pemimpinnya berubah menjadi sepert Hitler ataupun Slobadan Milosovic itu merupakan pemimpin yang dapat digolongkan sebagai "penjahat perang" yang wajib diajukan kemahkamah internasional dan segera dijatuhkan hukum mati buat mereka.Bukankah kalau begitu pemimpin bangsa ini tidak berhasil untuk menjalankan amanat dengan format negara kesatuan yang telah disepakati. pemilih sudah lebih pintar dibadingkan sebelumnya. Terkait dengan demokrasi di Indonesia. lanjut Presiden. Dalam perjalanan demokrasinya.

Sedangkan masih lemahnya disiplin menyebabkan hukum kurang berjalan dalam masyarakat. yaitu bahwa yang berdaulat di negara itu adalah rakyat. Demokrasi di Jepang tidak sepenuhnya sama dengan yang ada di Amerika Serikat karena budaya Jepang dan Amerika berbeda. Jangankan antara budaya Timur dan Barat seperti itu. Makin banyak orang Indonesia mengalami pendidikan formal. Sebab kalau ada demokrasi penjajah harus memberikan banyak kebebasan kepada rakyat Indonesia. terutama dari kelompok lain. Kedua pengaruh dari sisa-sisa feodalisme. 4. Ada orang berpendapat bahwa masyarakat Barat yang melahirkan demokrasi mempunyai budaya yang berbeda dari budaya Indonesia. orang mengabaikan pendapat dan pikiran orang lain yang berada dalam posisi yang dinilai lebih rendah dari posisinya sendiri. dan sebaliknya pemerintahan yang bersih merupakan pemerintahan yang menegakan supermasi hukum sebagai pedoman dalam menjalankan amanat dan kehendak rakyat yang berlangsung secara konstitusional. keempat terjadi hambatan karena faktor agama. Hal ini mempersulit timbulnya sifat untuk menghargai perbedaan dan pendapat orang lain. Orang sadar akan keadilan. 3. Sebab utama terletak pada manusia Indonesia yang sifatnya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Akan tetapi dalam setiap budaya dapat dikembangkan demokrasi. Memang kemudian demokrasi tidak akan presis sama di lingkungan budaya yang berbeda. hal mana dapat dipahami. apalagi bertentangan. Hambatan itu disebabkan oleh banyak hal. Kuatnya feodalisme di masa lalu membuat orang enggan untuk mengeluarkan pendapat atau pikiran yang mungkin berbeda. Bahwa budaya berpengaruh terhadap pelaksanaan demokrasi adalah benar. Ini dipakai alasan oleh orang Indonesia yang tidak setuju dengan perkembangan demokrasi di Indonesia. Sebaliknya.. Akan tetapi setelah menjadi bangsa merdeka pun hambatan itu tidak berkurang. 2. Akan tetapi meskipun demikian tumbuhnya demokrasi di Indonesia terus mengalami hambatan yang tidak sedikit. Sekarang Indonesia sudah lebih dari 50 tahun merdeka dan mempunyai Dasar Negara yang menetapkan adanya demokrasi di Indonesia. tetapi lebih diorientasikan kepada dirinya dan kelompoknya dan kurang kepada kepentingan umum. 4. Oleh sebab itu reformasi hukum yang sedang berjalan saat ini hanya akan berhasil dan memiliki efektifitas bagi kesehjahteraan rakyat bila pemerintahan yang akan datang merupakan pemerintahan yang bersih. tetapi dalam kenyataan demokrasi masih terus belum lancar pertumbuhannya. Namun dalam semua perbedaan yang ditimbulkan oleh perbedaan budaya tetap inti demokrasi selalu ada. Dalam zaman penjajahan hambatan itu datang dari pihak penjajah. Ketiga yang sering dikemukakan adalah faktor kultural. Pertama karena masih kurangnya pendidikan umum yang cukup bermutu yang dapat menimbulkan pandangan yang lebih luas tentang kehidupan serta kesadaran tentang disiplin. demokrasi di Perancis dan Inggeris saja berbeda padahal sama–sama bangsa Barat. yaitu kalau ada pandangan atau interpretasi . hambatan Banyak orang Indonesia menghendaki demokrasi sejak ada pergerakan kebangsaan pada permulaan Abad ke 20. 1.kehancuran struktural yang ada saat ini merupakan akumulasi dari tidak adanya supermasi hukum yang mengatur setiap tatanan negeri ini. Karena pandangan kurang luas maka orang cenderung untuk memperhatikan dirinya dan kepentingannya sendiri dan kelompoknya. dengan pikiran orang yang dianggap lebih tinggi kedudukannya. Hukum diperlukan untuk menata sebuah pemerintahan yang bersih. makin bertambah jumlah orang itu.

Di samping itu ada pula pihak-pihak yang sebenarnya tidak menghendaki demokrasi . • • . Kita berkepentingan adanya kepemimpinan nasional yang mampu menjalankan manajemen nasional yang baik. Dengan begitu hukum dapat berjalan dan Indonesia menjadi negara hukum. • Menghilangkan sistem money politik yang sudah mendarah daging saat ini agar supaya proses demokrasi di indonesia terlihat bersih dan jujur sehingga menciptakan pemerintahan yang bersih Menghilangkan segala kecurangan dalam pemilahan umum baik itu pemilihan presiden. khususnya orang-orang yang mempunyai wewenang membangun sistem politik negara. sehingga kondisi obyektif dalam masyarakat dapat menjadi landasan perbaikan demokrasi. adil . Orang akan mampu menghargai kebebasan berpendapat bagi semua pihak serta menyadari pluralitas sebagai kenyataan dalam kehidupan bangsa dan umat manusia. agar menciptakan suasana yang di inginkan oleh Rakyat yakni suasana demokarasi yang merata. Alternatif Pemcahan Masaalah Atau (solusi) Agar sistem demokrasi di indonesia dapat berjalan dengan baik • perbaikan pendidikan umum dalam kuantitas maupun kualitasnya. Dalam situasi begini perbaikan dalam kehidupan demokrasi sangat tergantung dari perubahan sikap kepemimpinan nasional. Akan tetapi melihat kondisi pemerintahan sekarang sukar diharapkan pendidikan umum mengalami perbaikan dalam waktu dekat. Pendidikan juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi rakyat. Persoalan pertama adalah bahwa sistem politik demokratis merupakan hasil buatan orang. Kalau sifat orangnya kurang cocok dengan demokrasi akan sukar terwujud sistem demokratis. Hal itu dapat dilihat di Indonesia sekarang.bahkan kepala desa. Orang suka mengatakan bahwa yang penting adalah membangun sistem politik demokratis. Akan tetapi dalam kenyataan pandangan demikian menghadapi dua persoalan pertama. sekalipun ada niat untuk itu. maka tidak akan ada kondisi masyarakat yang demokratis.ajaran agama yang membuat orang menyingkirkan keperluan demokrasi. jujur. namun dalam kenyataan tidak ada demokrasi di Indonesia selama itu. legeslatif. Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto mengatakan bahwa mereka membangun demokrasi melalui Demokrasi Terpimpin dan Demokrasi Pancasila. Dan mau mendengar kritikan dari rakyat. Kalau ada sistem orang harus menyesuaikan hidup dan langkahnya dengan sistem itu. kepala daerah. Persoalan kedua adalah bahwa sekalipun ada sistem politik demokratis tetapi para pelaku politik kurang bersifat demokratis. dan bersih. Dengan begitu rakyat akan lebih percaya diri dan feodalisme makin dapat dihilangkan. 5. Adanya kesadaran dari pemirintah agar tidak mencabut hak hak rakyat. Hal itu terjadi di masa Orde Lama dan Orde Baru. tetapi memanfaatkan demokrasi untuk memperoleh posisi yang kuat dan pada saat berkuasa justru menyingkirkan demokrasi. Itu telah dilakukan Hitler di Jerman dan di masa lalu merupakan taktik kaum komunis di Indonesia. Dengan pendidikan yang baik diharapkan manusia Indonesia berpandangan luas dan menyadari pentingnya disiplin.

Apalagi kalau tidak ada perhatian yang serius dari pemerintah untuk menjalankan sistem demokrasi ini. Maka sistem ini hanya akan tinggal menjadi wacana pemerintah indonesia dan tidak akan ada sistem demokrasi yang baik di negeri ini. . tantangan. Untuk mewujudkannya perlu adanya kontribusi dari semua pihak yang terkait.BAB IV PENUTUP Diakhir pemhasan kali ini maka dapat di lihat dalam menjalankan demokrasi di indonesia terdapat banyak hambatan. Gangguan Dan Ancaman yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi jalannya sistem demokrasi di indonesia saat ini.

Kita memang telah menganut demokrsai dan bahkan telah di praktekan baik dalam keluarga.Namun. kita belum membudanyakannya. dapat dikatakan bahwa demokrasi indonesia menghadapi tembok keras . Membudaya berarti telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging. Akan tetapi. Orang-orang kurang menghargai kebabasan orang lain. itu belum terjadi. maupun dalam kehidupan bebangsa dan bernegara. kelihatan bahwa demokrasi belum membudaya. masyarakat. Bahkan dalam keluarga dan masyarakat kita sendiri. musyawarah kurang dipakai sebagai cara untuk merencanakan suatu program atau mengatasi suatu masalah bersama. kurang menghargai perbedaan. supremasi hukum kurang ditegakan. partisipasi warga negara atau orang perorang baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan pilitik belum maksimal. bahkan pemerintah itu sendiri.BAB V A. Dengan kata lain. melanggar nilai-nilai demokrasi. Seluruh kehidupanya diwarnai oleh nilai-nilai demokrasi. Dari pemaparan diatas. dan seterusnya. nilai-nilai demokrasi itu kurang di praktekan. Di media massa kita sering mendengar betapa sering warga negara. kesamaan kurang di praktekan. Kesimpulan Dari pengalaman masa lalu bangsa kita. demokrasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisah-pisahkan dari kehidupanya. Mengatakan “Demokrasi telah menjadi budaya” berarti penghayatan nilai-nilai demokrasi telah menjadi kebiasaan yang mendarah daging di antara warga negara.

B.Mempraktekanya secara terus menerus. ditengarai adanya praktek politik elite kita yang kurang pro rakyat. tentu saja. bila tidak malapetakalah yang akan mengobrak-abrik NKRI. Bahkan peraturan daerah dibuat untuk melindungi diri dari pengaruh global. Yang paling utama. Adanya tantangan terhadap demokrasi sangatlah kuat. Saran Mewujudkan budaya demokrasi memang tidak mudah. masa depan demokrasi indonesia dikatakan lebih baik atau sebaliknya . Sehingga keadilan tidak digapai. kita kadang-kadang mengalami kegagalan disana-sini. Ancaman disintegrasipun masih menjadi momok yang menakutkan. maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Suatu hari nanti. tetapi itu tidak mengendurkan niat kita untuk terus berusaha memperbaikinya dari hari kehari. seperti aksi penembakan oleh kaum separatis di berbagai daerah. adalah adanya niat untuk memahami nilai-nilai demokrasi.yang siap menghantam kapan saja. hukum yang merupakan pelarian terakhir bagi masyarakat ternyata tidak menegakkan aturan demi kebenaran. penolakan terhadap campur tangan asing sangat gencar dikampanyekan oleh penantang dunia barat dan amerika. Sperti peperangan antara suku dan sebagainya. . Dalam usaha mempraktekan budaya demokrasi. yang akhirnya belakulah hukum rimba. Dengan permasalahan diatas. Bila tantangan itu mampu kita atasi. kita berharap bahwa demokrasi telah benar-benar membudaya di tanah air kita. Akhirnya. seperti berkembangnya kaum radikal yang menginginkan demokrasi itu adalah kemenangan kaum mayoritas. Selain hal itu. Perlu ada usaha dari semua warga negara. Maka demokrasi indonesia akan lebih baik. baik dalam kehidupan berkeluarga. Lebih parahnya lagi. bermasyarakat. sangat ditentukan oleh berbagai tantangan diatas. sehingga harus menerapkan syariat islam dan yang memimpin harus beragama muslim. yaitu belajar dari pengalaman negara-negara yang telah mewujudkan budaya demokrasi dengan lebih baik dibandingkan kita. Partai politik lebih mementingkan keberlangsungan partai politik dibanding keberlangsungan hidup warganya. yang didalamnya justru membatasi kebebasan warga sendiri. atau membiasakannya. sehingga melunturkan kepercayaan publik. Pelanggaran demi pelanggaran dilakukan oleh para pemimpin kita. Memahami nilai-nilai demokrasi memerlukan pemberlajaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful