Makalah Manajemen Peserta Didik

MANAJEMEN PESERTA DIDIK

MAKALAH

Disajikan untuk Bahan Diskusi Kelompok Pada Mata Kuliah Manajemen Pendidikan dan Pelatihan

Dosen Pembimbing: Dr. H. Gazali Lembah, M.Pd

Disusun Oleh: Kelompok IV
Ikhsan (MM.09.004.1097) Muh. Naim (MM.09.004. ) Imran (MM.09.004.1117)

PROGRAM MAGISTER MANAJEMEN STIE PANCA BHAKTI PALU
2010

Makalah: Manajemen Peserta Didik

0

Satu komponen memberikan dukungan bagi komponen lainnya sehingga memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pencapaian tujuan lembaga pendidikan (sekolah) tersebut. Kebutuhan peserta didik dalam mengembangkan dirinya tentu saja beragam dalam hal pemrioritasan. personalia dan pembiayaan adalah komponen-komponen pendukung untuk keberhasilan penyelenggaraan lembaga pendidikan (sekolah). Pilihan pilihan yang tepat atas keberagaman keinginan tersebut tidak jarang menimbulkan masalah bagi para peserta didik.BAB I PENDAHULUAN A. sosial emosional. Layanan apa sajakah yang menunjang Manajemen Peserta Didik ? Makalah: Manajemen Peserta Didik 1 . kecerdasan intelektual. Apakah Manajemen Peserta Didik itu? 2. memanusiakan manusia). Komponen-komponen tersebut merupakan satu kesatuan dalam upaya pencapaian tujuan lembaga pendidikan (sekolah). Latar Belakang Manajemen kurikulum. Oleh karena itu keberadaan peserta didik tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhan saja. serta ruang lingkup Manajemen Peserta Didik? 3. peserta didik. Oleh karena itu diperlukan layanan bagi peserta didik yang dikelola dengan baik. peserta didik merupakan subyek sekaligus objek dalam proses transformasi ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan. Apa tujuan. Manajemen peserta didik berupaya mengisi kebutuhan akan layanan yang baik tersebut. artinya bahwa satu komponen tidak lebih penting dari komponen lainnya. akan tetapi harus merupakan bagian dari kebermutuan dari lembagaan pendidikan (sekolah). Bahkan ada juga peserta didik yang ingin sukses dalam segala hal. Artinya bahwa dibutuhkan Manajemen peserta didik yang bermutu bagi lembaga pendidikan (sekolah) itu sendiri. mulai dari peserta didik tersebut mendaftarkan sekolah sampai peserta didik tersebut menyelesaikan studi di sekolah tersebut. dan kejiwaan peserta didik. peran. disisi lain ia juga ingin sukses dalam hal sosialisasi dengan teman sebayanya. seperti disatu sisi para peserta didik ingin sukses dalam hal prestasi akademiknya. fungsi. B. (Sesuai filosofi tujuan pendidikan. Sehingga peserta didik itu dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi fisik. terlebih bahwa pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah. sarana dan prasarana. Rumusan Masalah 1. Komponen peserta didik keberadaannya sangat dibutuhkan.

Dari pengertian diatas. pendaftaran. Manajemen Peserta Didik juga dapat diartikan sebagai suatu proses pengurusan segala hal yang berkaitan dengan siswa di suatu sekolah mulai dari perencanaan. yang 2 Makalah: Manajemen Peserta Didik . penerimaan siswa. Demikian juga Hamalik menambahkan bahwa siswa adalah suatu organisme yang hidup. maka dapat disimpulkan bahwa Manajemen Peserta Didik atau Pupil Personnel Administration adalah layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur. Pengertian Manajemen Peserta Didik Ungkapan Manajemen Peserta Didik merupakan penggabungan dari kata Manajemen dan Peserta Didik. kebutuhan sampai ia matang di sekolah. layanan individuan seperti penggembangan keseluruhan kemampuan. di dalam dirinya beraneka ragam kemungkinan potensi yang hidup dan berkembang. Pengertian Peserta Didik menurut ketentuan umum UU No. Penyaji tidak lagi mendiskripsikan pengertian manajemen dalam makalah ini mengingat pada makalah sebelumnya telah dibahas secara terperinci dan jelas pengertian manajemen. pengawasan. sampai dengan siswa menyelesaikan pendidikannya di sekolah. jenjang. bisa dikatakan bahwa peserta didik adalah orang/individu yang mendapat pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat. melainkan meliputi aspek yang lebih luas. Dari pengertian beberapa ahli. Dengan kata lain manajemen kesiswaan merupakan keseluruhan proses penyelenggaraan usaha kerjasama dalam bidang kesiswaan dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran di sekolah. dan kemampuan agar tumbuh dan berkembang dengan baik serta mempunyai kepuasan dalam menerima pelajaran yang diberikan oleh pendidiknya. dan layanan siswa di kelas dan di luar kelas seperti: pengenalan. pembinaan yang dilakukan selama siswa berada di sekolah. minat. minat. Dengan demikian Manajemen peserta didik itu bukanlah dalam bentuk kegiatan kegiatan pencatatan peserta didik saja. dan jenis pendidikan tertentu. Peserta didik adalah orang yang mempunyai pilihan untuk menempuh ilmu sesuai dengan cita-cita dan harapan masa depan.BAB II PEMBAHASAN A.

baik di sekolah lebih-lebih di masa depan Makalah: Manajemen Peserta Didik 3 . kebutuhan dan segi-segi potensi peserta didik lainnya. Tujuan Manajemen Peserta Didik adalah menata proses kesiswaan mulai dari perekrutan.secara operasional dapat dipergunakan untuk membantu kelancaran upaya pertumbuhan dan perkembangan peserta didik melalui proses pendidikan. ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. tertib dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan. lebih lanjut. mengikuti pembelajaran sampai dengan lulus sesuai dengan tujuan institusional yang efisien. segi sosial. baik yang berkenaan dengan segi-segi individualitasnya. 2) Manajemen peserta didik harus mempunyai tujuan yang sama dan atau mendukung terhadap tujuan manajemen sekolah secara keseluruhan 3) Segala bentuk kegiatan manajemen peserta didik haruslah mengemban misi pendidikan dan dalam rangka mendidik peserta didik 4) Kegiatan-kegiatan manajemen peserta didik haruslah diupayakan untuk berlangsung secara efektif dan mempersatukan peserta yang mempunyai keragaman latar belakang dan punya banyak perbedaan 5) Kegiatan manajemen peserta didik haruslah dipandang sebagai upaya pengaturan terhadap pembimbingan peserta didik 6) Kegiatan manajemen peserta didik haruslah mendorong dan memacu kemandirian peserta didik 7) Kegiatan manajemen peserta didik haruslah fungsional bagi kehidupan peserta didik. Fungsi Manajemen Peserta Didik adalah sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangakan diri seoptimal mungkin. aspirasi. B. Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut: 1) Penyelenggara harus mengacu pada peraturan yang berlaku pada saat program dilaksanakan. Tujuan. Agar tujuan dan fungsi manajemen peserta didik dapat tercapai. proses pembelajaran di lembaga tersebut (sekolah) dapat berjalan lancar. Fungsi dan Prinsip Manajemen Peserta Didik Tujuan Manajemen Peserta Didik adalah mengatur kegiatan -kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses pembelajaran di lembaga pendidikan (sekolah).

Melalui tes atau ujian b. Kegiatan yang dilakukan dalam langkah ini adalah: a. Ruang lingkup Manajemen Peserta Didik itu meliputi: 1) Analisis Kebutuhan Peserta Didik Langkah pertama dalam kegiatan manajemen peserta didik adalah melakukan analisis kebutuhan yaitu penetapan siswa yang dibutuhkan oleh lembaga pendidikan (sekolah). melainkan meliputi aspek yang lebih luas yang secara operasional dapat digunakan untuk membantu kelancaran upaya pertumbuhan dan perkembangan peserta didik melalui proses pendidikan di sekolah. Langkah-langkah rekruitmen peserta didik (siswa baru) adalah sebagai berikut: a. Pembentukan panitia penerimaan siswa baru b. Ruang Lingkup Manajemen Peserta Didik Manajemen peserta didik itu bukanlah dalam bentuk pencatatan data peserta didik saja. Melalui penelusuran bakat kemampuan c. Adapun cara-cara seleksi yang dapat digunakan adalah: a. 3) Seleksi Peserta Didik Seleksi peserta didik adalah kegiatan pemilihan calon peserta didik untuk menentukan diterima atau tidaknya calon peserta didik menjadi peserta didik di lembaga pendidikan (sekolah) tersebut berdasarkan ketentuan yang berlaku.C. Tujuan diadakannya orientasi bagi peserta didik antara lain: Makalah: Manajemen Peserta Didik 4 . Pembuatan dan pemasangan pengumuman penerimaan peserta didik baru yang dilakukan secara terbuka. Berdasarkan nilai STTB/SKHU atau nilai UAN 4) Orientasi Orientasi peserta didik adalah kegiatan penerimaan siswa baru dengan mengenalkan situasi dan kondisi lembaga pendidikan (sekolah) tempat peserta didik itu menempuh pendidikan. menentukan dan menarik pelamar yang mampu untuk menjadi peserta didik di lembaga pendidikan (sekolah) yang bersangkutan. Menyusun progam kegiatan kesiswaan 2) Rekruitmen Peserta Didik Rekruitmen peserta didik di sebuah lembaga pendidikan (sekolah) pada hakikatnya adalah merupakan proses pencarian. Merencanakan jumlah peserta didik yang akan diterima b.

5) Penempatan Peserta Didik (Pembagian Kelas) Sebelum peserta didik yang telah diterima pada sebuah lembaga pendidikan (sekolah) mengikuti proses pembelajaran. Agar peserta didik siap menghadapi lingkungannya yang baru baik secara fisik. Namun demikian. terlebih dahulu perlu ditempatkan dan dikelompokkan dalam kelompok belajarnya. Layanan Khusus yang Menunjang Manajemen Peserta Didik 1) Layanan Bimbingan dan Konseling Menurut Hendyat Soetopo bimbingan adalah proses bantuan yang diberikan kepada siswa dengan memperhatikan kemungkinan dan kenyataan tentang adanya kesulitan yang dihadapi dalam rangka perkembangan yang optimal. maka secara formal hubungan antara peserta didik dan lembaga telah selesai.a. Hubungan antara sekolah dan para alumni dapat dapat dipelihara lewat pertemuanpertemuan yang diselenggarakan oleh para alumni yang tergabung dalam IKA (Ikatan Alumni) dan biasanya melakukan suatu kegiatan yang disebut ³reuni´. Pembinaan dan Pengembangan Peserta Didik Pembinaan dan pengembangan peserta didik dilakukan sehingga anak me ndapatkan bermacam-macam pengalaman belajar untuk bekal kehidupannya di masa yang akan datang. Kelulusan dan Alumni Proses kelulusan adalah kegiatan paling akhir dari manajemen peserta didik. mental dan emosional sehingga ia merasa betah dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah serta dapat menyesuaikan dengan kebutuhan sekolah. 7) Pencatatan dan Pelaporan Pencatatan dan pelaporan tentang kondisi peserta didik perlu dilakukan agar pihak lembaga 8) dapat memberikan bimbingan yang optimal pada peserta didik. Ketika peserta didik sudah lulus. Agar peserta didik dapat mengerti. Pengelompokan peserta didik yang dilaksanakan pada sekolah-sekolah 6) sebagian besar didasarkan kepada sistem kelas. Agar pesera didik dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan sekolah c. D. memahami dan mentaati segala peraturan yang berlaku di sekolah b. Kelulusan adalah pernyataan dari lembaga pendidikan (sekolah) tentang telah diselesaikannya program pendidikan yang harus diikuti oleh peserta didik. sehingga mereka memahami dan Makalah: Manajemen Peserta Didik 5 . diharapkan hubungan antara para alumni dan sekolah telah terjalin.

Peran lain kantin sekolah yaitu supaya para peserta didik tidak berkeliaran mencari makanan keluar lingkungan sekolah. Para guru diharapkan sekali-kali mengontrol kantin sekolah dan berkonsultasi dengan pengelola kantin mengenai makanan yang bersih dan bergizi. 2) Layanan Perpustakaan Perpustakaan merupakan salah satu unit yang memberikan layanan kepada peserta didik. asrama mempunyai manfaat bagi para pendidik dan petugas asrama tersebut. dengan maksud membantu dan menunjang proses pembelajaran di sekolah. keluarga dan masyarakat. 4) Layanan Kesehatan Layanan kesehatan di sekolah biasanya dibentuk sebuah wadah bernama Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). melayani informasi-informasi yang dibutuhkan serta memberi layanan rekreatif melalui koleksi bahan pustaka. Layanan Asrama Bagi para peserta didik khususnya jenjang pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. 4) Layanan Transportasi Sekolah Sarana angkutan (transportasi) bagi para peserta didik merupakan salah satu penunjang untuk kelancaran proses belajar mengajar. Makalah: Manajemen Peserta Didik 6 . terutama bagi mereka yang jauh dari orang tuanya diperlukan diperlukan asrama.mengarahkan diri serta bertindak dan bersikap sesuai dengan tuntutan dan situasi lingkungan sekolah. Selain manfaat untuk peserta didik. 3) Layanan Kantin/Kafetaria Kantin/ warung sekolah diperlukan adanya di tiap sekolah supaya makanan yang dibeli peserta didik terjamin kebersihannya dan cukup mengandung gizi. Transportasi diperlukan terutama bagi 6) para peserta didik ditingkat prasekolah dan pendidikan dasar. Usaha kesehatan sekolah adalah usaha kesehatan masyarakat yang dijalankan sekolah.

dan layanan siswa di kelas dan di luar kelas seperti: pengenalan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Rohiat. Segala bentuk kegiatan haruslah mengemban misi pendidikan dan dalam rangka mendidik peserta didik. pendaftaran.BAB III PENUTUP A. aspirasi. sebagai upaya pengaturan terhadap pembimbingan peserta didik. baik di sekolah lebihlebih di masa depan. Jakarta: Gaung Persada Press Makalah: Manajemen Peserta Didik 7 . kebutuhan dan segi-segi potensi peserta didik lainnya. REFERENSI Mulyasa. Kiat Membelajarkan Siswa. Manajemen Peserta Didik harus mempunyai tujuan yang sama dan atau mendukung terhadap tujuan manajemen sekolah secara keseluruhan. baik yang berkenaan dengan segi-segi individualitasnya. Manajemen Berbasis Sekolah. lebih lanjut. Manajemen Pendidikan. Martinis. 2009. 2009. 2007. fungsional bagi kehidupan peserta didik. Fungsinya Manajemen Peserta Didik adalah sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan diri seoptimal mungkin. mendorong dan memacu kemandirian peserta didik. Bandung: PT Refika Aditama Tim Dosen Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia. Kesimpulan Manajemen Peserta Didik atau Pupil Personnel Management adalah layanan yang memusatkan perhatian pada pengaturan. tertib dan teratur sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan sekolah dan tujuan pendidikan secara keseluruhan. Tujuan Manajemen Peserta Didik adalah mengatur kegiatan -kegiatan peserta didik agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses pembelajaran di lembaga pendidikan (sekolah). Adapun prinsip-prinsip Manajemen Peserta Didik antara lain adalah penyelenggara harus mengacu pada peraturan yang berlaku pada saat program dilaksanakan. pengawasan. Bandung: Alfabeta Yamin. minat. diupayakan untuk mempersatukan peserta yang mempunyai keragaman latar belakang dan dan punya banyak perbedaan. proses pembelajaran di lembaga tersebut (sekolah) dapat berjalan lancar. segi sosial. 2007. kebutuhan sampai ia matang di sekolah. layanan individuan seperti penggembangan keseluruhan kemampuan. Manajemen Sekolah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful