Atap Fiber Semen (Asbes

)
Djabes adalah atap fiber semen dengan mutu sesuai SNI (Standar Nasional Indonesia) dan ISO (International Standard of Organization). Djabes diproduksi oleh PT Djabesmen, sejak tahun 1971. Prodak-prodak Djabes antara lain: - Djabes Gelombang Keecil (DJ14) - Djabes Gelombang Besar (DJ6) - Djabes Genteng (G400) Kualitas prodak yang baik akan lebih sempurna apabila didukung dengan cara penanganan dan pemasangan yang baik dan benar. Petunjuk Praktis Pemasangan Atap Asbes 1. Untuk mendapatkan pemasangan atap asbes yang sempurna dan ekonomis, diperlukan perhitungan jumlah lembar & ukuran, sesuai kebutuhan anda. Caranya: Panjang atap / Lebar efektif = Jumlah lebar perkolom (X) Lebar atap / Ranjang efektif = Jumlah lebar perdbaris (Y) Jumlah lembar = X x Y 2. Pastikan gording yang anda pakai lurus dan rata. Tentukan jarak gording dengan atap asbes semen yang anda pakai (lihat petunjuk teknis). Tarik garis lurus perbaris sebelum pemasangan atap asbes semen. Sudut kemiringan 10º-40º. 3. Urutan pemasangan gelombang besar, gelombang kecil dan genteng. 4. Gunakan lembaran papan pada saat menginjak lembaran asbes semen yang akan ddipasang. 5. Usahakan setiap pemasangan sambungan tumpukan akhir dan tumpukan samping serapat mungkin, hal ini untuk menghindari kebocoran atap. Arah pemasangan nok hendaknya berlawanan dengan arah huijan. Petunjuk Teknis Jarak Gording - Djabes Gelombang Kecil Ukuran kayu gording 5x10cm. Kemiringan atap minimum 10º. Pastikan gording rata dan lurus. Paku yang dipergunakan : Paku payung ulir uk 2´ atau Paku skrup asbes uk 3´ - Djabes Gelombang Besar Ukuran kayu gording 6x12cm. Kemiringan atap minimum 10º. Pastikan gording rata dan lurus. Paku yang dipergunakan : Untuk gording kayu atau balok, paku payung ulir uk 3´ atau paku skrup asbes uk 4´ Untuk gording besi Kanal C (CNP), hak pancing/hak seng disesuaikan dengan uk CNP - Djabes Genteng Ukuran kayu gording 5x10cm. Kemiringan atap minimum 17º. Pastikan gording rata dan lurus. Paku yang dipergunakan :

Buat tanda garis pemotongan (warna merah) . siramlah dengan air terlebih dahulu untuk mencegah debu. Bahan atap: 1.Paku payung ulir uk 2´ atau Paku skrup asbes uk 3´ Cara Memotongan Dengan Penekanan . Bahan buatan dari pabrik (seng. miring (>300°). air hujan. Bahan alam/organik (daun yang dianyam. Fungsi utama atap sebagai penahan/pelindung dari panas matahari. dan batu alam) 2.Garis dengan besi tajam sesuai tanda sampai membekas . tegola.Tekan dengan gerak ke atas dan ke bawah Dengan Gergaji. Pemilihan bentuk atap yang sesuai sehingga menambah keindahan serta kenyamanan . asbes. Konstruksi atap harus kuat menahan berat sendiri dan tahan terhadap beban-beban yang bekerja padanya 2. hembusan angin. Menurut kemiringannya : datar (<10°).Buat tanda garis pemotongan (warna merah) . Bahan buatan (genteng tanah liat. ranting. kayu. baja/steel. plastik. Pemotongan sudut Djabes gelombang besar dan gelombang kecil Potong lembaran asbes pada ke-2 (dua) sudutnya setiap pertemuan 4 (empat) lembar asbes semen. *Pemotongan sudut ini akan menjadikan pemasanagn lebih rapih dan menghindari bocor Informasi Penjelasan Lengkap mengenai Atap/Genteng : ATAP Atap adalah unsur bangunan yang terletak di bagian paling atas suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada di bawahnya. dan beton) 3. landai (10° sampai 300°). aluminium dan lain-lain) Syarat-syarat konstruksi atap: 1. genteng keramik.Gergaji sesuai tanda yang di buat. *Pada bagian yang akan dipotong.

keawetan terhadap cuaca (angin. Penutup merupakan bagian yang menutupi atap secara keseluruhan sehingga terciptalah ambang atas yang membatasi kita dari alam luar. (b) konstruksi stabil dan aman (c) Menggunakan tumpuan sendi dan roll (d) Prefabrikasi perkomponen (e) Tahan terhadap karat. Komponen penyusun atap : 1. maka kemiringannya dapat dibuat lebih landai. 8 m .8 m (bentang kecil). Bahan penutup atap haru sesuai dengan fungsi bangunan tersebut.bagi penghuninya 3. 10 m 12 m (bentang besar) (k) Lebih dari 12 m (bentang khusus) (l) Tersedia material dengan galvalume.10 m (bentang menengah). Sesuai dengan ciri khas arsitektur tradisional bangunan sekitar 5. Penutup atap. zincalume dan galvanized Struktur Atap Beton. seperti bahan dari seng. kaca. kemiringan <10° Struktur atap beton terdiri dari : (a) Struktur balok induk (b) Struktur balok anak (c) Struktur pelat atap (d) Finishing pelat atap Struktur Atap Kayu mempunyai sudut kemiringan yang besarnya >100° untuk dapat mengalirkan air hujan. Kemiringan atau sudut atap harus sesuai dengan jenis bahan penutupnya. Pertimbangannya adalah faktor keringanan material. puntir serta muai/mulur (h) Pemasangan yang profesional dan terlatih hingga cepat pengerjaannya (i) Terdapat banyak pilihan jenis kuda-kuda (j) Pemilihan bentang: 6 m . Struktur atap (rangka atap dan penopang rangka atap) yang menahan/mengalirkan beban-beban dari atap Rangka Baja Ringan : (a) Lebih mengutamakan struktur dengan sistem plat Buhul di setiap tumpuan sendi (seperti jembatan) lebih kokoh dari kuda-kuda baja lainnya. asbes dan lain-lainnya. . Makin rapat jenis bahan penutupnya. 2. rayap dan perubahan cuaca dan kelembaban (f) Bisa dipakai dengan genteng metal maupun keramik atau beton yang berat (g) Dirancang stabil terhadap tekuk. dan tahan terhadap pengaruh cuaca 4.

cukup ringan. Atap harus mampu menahan besarnya beban (beban sendiri. 3. Teknik pengerjaan atap : (a) Bentang maksimal (b) Teknik sambungan (c) Pemasangan (d) Keawetan material Macam Atap : .Berdasarkan Material (a) Dak Beton Terbuat dari kombinasi besi dan cor beton. kecocokan/keindahan terhadap desain rumah. 3. Perancangan atap : 1.presisi. Bentuk dan ukuran atap yang baik adalah yang dapat menerima beban angin yang sama dari segala arah (idealnya adalah bentuk atap bulat). Jenis material struktur dan penutup atap harus kuat. .dan tidak over design.Lisplang berfungsi untuk mengunci susunan kasau tersebut agar tetap berada pada tempatnya. 2.Berdasarkan Bahan Kombinasi atap metal dan atap genteng. Sistem pemasangan inter-locking atau saling mengunci dan mengikat.Berdasarkan Bentuk (a) Atap Perisai Buntung (b) Atap Pelana (c) Atap Sandar (d) Atap Datar . Komponen pelengkap . (b) Genteng Tanah Liat dari tanah liat yang dipress dan dibakar. Konstruksinya pun amat kuat. Saluran air pada atap yang berfungsi mengarahkan air agar jatuh ketanah .Talang. beban angin. (e) Genteng Keramik dengan finishing glazur (f) Genteng Kaca (g) Kain Terpal . beban bergerak lain) yang bekerja pada elemen struktur atap. hujan). (c) Genteng Metal (d) Genteng Aspal dari campuran aspal dan bahan kimia lain.panas.

lobby ataupun yang membutuhkan ketahanan terhadaap kelembaban yang tinggi. tetapi juga ketahanan akan air dan tahan rayap. Gunakan paku berdiameter 2mm x panjang 25mm. sebaiknya menggunakan rangka 2 arah. Jarak rangka yang benar akan memberikan hasil yang baik. perumahan di daerah pegunungan. Dan gunakan paku skrup yang memiliki sirip di puncaknya .Keuntungan : (a) Menahan bocor terhadap genteng pecah dan tampias air hujan (b) Menahan panas (c) Menahan suara bising air hujan (d) Anti rayap dan pelapukan (e) Tahan air (f) Keamanan yang baik terhadap bahaya kemalingan dari atap Atap logam Keuntungan : (a) Atap logam lebih ringan dari beton. jarak rangka tidak lebih dari 610mm dan untuk rangka metal. Terbuat dari campuran Portland cement dan Cellulose fibre yang berkualitas tinggi serta pasir pilihan dan air. (c) Tidak membebani bangunan (d) Memiliki warna warna yang indah jika di bandingkan dengan atap beton Atap Sirap dari lembaran kayu tipis membuat rumah terasa sejuk Atap Tradisional Atap Beton ROYAL Board ROYALboard merupakan autoclaved cellulose fibre reinforced cement flat sheet yang diproduksi dengan mengacu pada ISO 9001:2000. jarak rangka adalah 400mm. ROYAL Dura Ceiling merupakan produk ROYALboard yang mempunyai ketahanan api yang sangat baik. Dimensi yang konsisten dan juga ketahanan yang sangat sesuai untuk diaplikasikan pada langit-langit baik interior maupun eksterior. dengan jarak 12mm dari tepi papan dan 50mm dari sudut untuk rangka kayu. sehingga menjadikan ROYALboard dapat diklasifikasikan sebagai Calcium Silikate Board. (b) Cocok digunakan untuk daerah rawan gempa atau yang memiliki tanah gambut. seperti teras. ROYAL Dura Ceiling dapat diaplikasikan dengan rangka kayu ataupun rangka metal dengan memperhatikan kriteria pemasangan yang direkomendasikan. seperti kamar mandi. Royal Dura Ceiling tidak hanya memiliki ketahanan api yang sangat baik. Untuk pengaplikasian pada langit-langit. Untuk rangka kayu.

untuk rangka metal. Bila tepian papan kasar. biarkan permukan yang telah di kompon semalaman.Pemasanagn jarak paku / skrup yang lebih rapat dapat memberikan hasil yang lebih baik. lakukan pengamplasan dengan amplas kasar. Nat dapat diisikan dengan kompon khusus (Kompon A+B) ataupun kompon gypsum dengan pita kertas dan aplikasi kompon yang lebar. seperti corridor atau pun juga daerah servis (KM. Papan ROYAL dapat di potong dengan cutter. Sistem ini sangat sesuai untuk langit-langit yang membutuhkan maintenance yang rutin. Goreslah permukaan papan dengan beberapa kali goresan untuk mendapatkan kedalaman hingga 1/3 tebal papan. dapur. dll) Tips Pemasangan . Berikan jarak 6mm antar papan sebagai nat. Selain pemasangan dengan nat (jarak) juga dapat dengan penambahan list kayu (timber batten) ataupun list gypsum. gunakan cutter yang dilengkapi oleh circular saw. Untuk melubangi papan. yaitu dengan meletakkan panel yang sudah terpotong (600x600 dan 600x1200) dan di cat pada Rangka Metal Tampak (Exposed Grid Ceiling) yang sudah terpasang. Untuk mendapatkan hasil cat yang baik. Agar hasil nat tidak retak. Aplikasi pada Rangka Metal Tampak Merupakan system langit-langit yang ekonomis. . Ruko. . sebelum di cat. Jarak pemasanagn paku/paku skrup adalah 200mm sepanjang papan dan 300mm secara melintang. gunakan acrylic paint (water based) dengan 2 lapisan.Pasang paku / skrup hingga rata dengan permukaan papan. Paku skrup yang memiliki sirip ini akan membuat pemasanan skrup rata dengan permukaan papan Royal. Patahkan lembaran papan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful