Lima kasus KDRT yang terjadi di indonesia Tugas akhir sistim hukum indonesia Oleh: Albert manda 06 192

010

Universitas Andalas Fakultas ilmu sosial ilmu politik Antropologi Padang 2011 LIMA KASUS KDRT YANG TERJADI DI INDONESIA
Korban KDRT di Jatim Enggan Melapor
Senin, 10-Nopember-2009, media indonesia

di Jawa Timur kebanyakan tidak mau melapor kepada pihak berwajib. Kebanyakan tidak mau melapor. Kominfo Newsroom -. Di tempat yang sama. Ia menjelaskan. Suprawoto menjelaskan. psikologi atau emosi. kebanyakan dari masyarakat masih enggan dan malu.'' tambahnya. hal ini bisa dilihat dari data 2005. Menurunn ya. terjadi sebanyak 526 kasus. data kasus KDRT yang ada di Jatim setiap tahun mengalami penurunan. selalu mempunyai kapasitas. dan menganggap KDRT merupakan masalah rumah tangga biasa. seperti surat keputusan (SK) Gubernur nomor 188/145/KPTS/013/2004 tentang komisi perlindungan anak. Selain itu.'' katanya. Menurut nya.Surabaya. ''Kebeba san seseorang yang berada dalam rumah tangga jangan disalah artikan. terdapat empat jenis kekerasan yang bisa dikatakan sebagai KDRT. Sementara Kepala Badan Informasi Publik. pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakkan sebagai perlindungan korban KDRT. karena faktor kesaradan masyarakat telah meningkat. finansial serta pemaksaan hubungan seksual. baik yang dilakukan suami atau istri. Perda Propinsi Jatim No 9 tahun 2005 tentang penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. faktor lain yang menyebabkan wanita enggan melapor adalah kurangnya pemahaman mengenai pengembangan kapasitas. 2006 sejumlah 155 kasus. ''Tu juannya untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan yang berbasis gender serta memberikan kepentingan terbaik bagi anak yang berada di rumah tangga. ''Enggan nya melapor ini. Minggu (9/11). salah satunya adanya nilainilai bahwa posisi perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. pencegahan dan pemulihan terhadap korban KDRT sangat perlu dilakukan secara intensif. kecenderungan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sri Utami menyebutkan. Depkominfo RI.'' kata Suwanto di Surabaya. Kepala Pemberdayaan Perempuan Bapemas Propinsi Jatim. karena ada beberapa faktor. menurutnya. serta belum memahami bahwa kekerasan itu sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia.Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Jatim. kasus KDRT. karena akan merugikan kepentingan rumah tangga. artinya setiap orang yang berada di dalam rumah tangga. sebab semua wanita tidak bersedia melapor. 2007 sejumlah 151 kasus. yakni kekerasan fisik di rumah tangga. atau tanggung jawab. Suwanto mengatakan. ''Oleh karena itu. . sedangkan pada 2008 terakhir hingga per akhir Oktober hanya 97 kasus.

“Sosialisasi ini untuk menambah wawasan tentang KDRT. kekerasan psikis merupakan kekerasan yang menyebabkan ketakutan berupa ancaman dan hinaan. 26 Mei 2011. Perempuan dan anak sering menjadi objek dalam tindak kekerasan dalam rumah tangga.” sebut Nevi.” kata Ketua Tim Penggerak PKK Sumbar. KDRT terjadi karena banyak faktor. Rabu (25/5). menjelaskan tentang kekerasan seksual.KDRT. Pasal 5 huruf c. . seksual. Jaminan yang diberikan negara untuk mencegah terjadinya KDRT. Pidana denda Rp5 juta hingga Rp500 juta. Jika kita mendengar atau melihat tindak KDRT di sekitar lingkungan tempat tinggal. Pelaku utama suami yang suka main tampar. Sementara itu. Ketentuan pidana pasal 44-49 yaitu. mulai dari faktor ekonomi. untuk menekan angka tersebut Tim Penggerak PKK Sumbar. Sosialisasi yang digelar Kementerian Hukum dan HAM Sumbar bekerjasama dengan PKK Sumbar tersebut diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi semua komponen masyarakat khususnya kaum perempuan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara yang dilindungi UU. Jika terlihat.15 tahun. perlindungan anak dan perdagangan orang yang sering kali terjadi dalam masyarakat. membatasi gerak pelaku dan mengikuti program konseling. lapor segera ke polisi. Nevi Irwan Prayitno. Dalam penjelasan dua nara sumber itu mengatakan KDRT merupakan perbuatan terhadap seorang perempuan yang berakibat secara fisik.Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumbar dari tahun ke tahun terus meningkat. pendidikan yang rendah dan minimnya pengetahuan masyarakat tentang UU KDRT itu sendiri. kondisi ini tidak boleh berlarut-larut. langsung laporkan pada pihak yang berwajib. Diharapkan kasus KDRT di Ranah Minang kian menurun. Dalam pasal 5 huruf a. Dikatakan Nevi. Ny. saat membuka sosialisasi UU KDRT dan Perlindungan Anak di Kantor PKK Sumbar. Sosialisasi tersebut menghadirkan dua nara sumber yang berasal dari Kementerian Hukum dan HAM Sumbar. menindak pelaku dan melindungi korban. psikologis dan ancaman serta penelantaran rumah tangga atau perampasan kemerdekaan dalam lingkup rumah tangga. Untuk pidana tambahan. pidana penjara 4 bulan. lingkungan sekitar hingga tingkat nagari. menggelar sosialisasi UU KDRT bagi sejumlah organisasi wanita se-Sumbar. Mereka memaparkan tentang UU. No 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT. Lapor Saja ke Polisi Kamis. Dalam pasal 5 huruf b. singgalang PADANG . Karena itu dibutuhkan dukungan dan dorongan dari semua elemen untuk menekan kasus KDRT. “Kita sangat prihatin dengan peningkatan kasus yang terjadi di Sumbar. kekerasan fisik merupakan perbuatan yang menyebabkan rasa sakit. Karena itu melalui sosialisasi tersebut diharapkan perwakilan anggota organisasi wanita se-Sumbar itu diharapkan menyosialisasikan kembali tentang UU KDRT kepada anggota. Korban terbanyak perempuan dan anak.

Banyak lagi kasus yang dialami Polwan senior itu yang saat ini dalam penyidikan aparat kepolisian. “Korban memang perwira menengah. sebelumnya juga telah pernah terjadi pertengkaran hingga pemukulan. mereka baru mengetahui setelah adanya kejadian KDRT tersebut. Ibu Maulida menikah secara resmi dan direstui oleh pimpinan. Saat ditanya kasus yang menimpa dirinya. tapi ini masalah keluarga. sebab keduanya tinggal di Perumahan Mega Asri. Faisal. Saat ini kasus KDRT itu sedang ditindaklanjuti oleh penyidik PPA. guna memudahkan penyidikan. Menurut dia. Korban yang baru menikah dengan pelaku enam bulan lalu. perwira polisi itu mengalami luka memar di bagian wajah. Lapai. Ketika ditanyai ia hanya mengaku akan menemui Kapolresta Padang.Singgalang Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa AKBP Maulida Gustina. Berkembang informasi pernikahan Maulida dengan Faisal tidak diketahui dan direstui oleh pimpinan Polda. “Pelakunya sudah ditangkap dan tidak akan ada penangguhan penahanan. membenarkan kejadian yang menimpa perwira Polwan tersebut. Kasus KDRT yang dialami mantan Kapolres Agam itu terjadi Jumat (17/12) sore dan dilaporkan Sabtu (18/12) ke Polresta. semuanya kita serahkan pada Maulida. Ketika anggota kepolisian datang ke sana. Rabu (22/12) mengakui penyidikan kasus KDRT itu dalam penyidikan Polresta Padang. jadi pihak Polda tidak ikut campur. Polwan itu hanya tersenyum. terdapat luka memar di bagian tubuh. beliau teman baik saya. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP AB Kawedar kepada Singgalang. kasus yang dialami perwira polisi itu merupakan masalah keluarga. “Kasus KDRT itu ditangani penyidik Polresta. mereka sudah damai dan mengaku tidak ada terjadi apa-apa antara mereka. Polda hanya memantau saja. mantan Kapolres Agam kini dalam penyidikan Polresta Padang. sementara pihak Polda hanya memantau saja. “Tidak benar itu. “kata Seno. kejadian tersebut sempat dilaporkan ke Polsek Nanggalo. singgalang Padang .” ujar Kawedar. hingga kemarin masih mendekam di tahanan Mapolresta. Kapolresta Padang AKBP M Seno Putro. “Saya mau menemui Kapolresta.Baru Menikah Enam Bulan KDRT Mantan Kapolres Agam Kamis. Dalam kejadian.” katanya. Pelaku. tidak ada satu katapun keluar dari mulutnya. KDRT Diprediksi Meningkat . Ketika itu. leher dan muka korban. Hasil visum pihak rumah sakit. “kata Kawedar. segala bentuk penyelesaiannya diserahkan pada Maulida. Pada Selasa (21/12) siang Mualida berada di ruang PPA Polresta Padang. 23 Desember 2010. “kata Maulida mengelak.

pengaduan yang masuk ke P2TP2A hanya sebanyak 15 kasus pengaduan.Kasus kekerasan masih menjadi masalah yang menghantui perempuan dan anak-anak. DiKota Solo. dibandingkan di bulan yang sama tahun 2009 lalu. Dikatakan Marnis Nurut. Dra. sebab tindakan itu termasuk kriminal dan dihukum pidana. serta pelecehan terhadap anak. Sisanya. tercatat sebanyak 634 kasus kekerasan terjadi selama 2006-2010. Pendirian P2TP2A dilatarbelakangi munculnya banyaknya permasalahan kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak yang muncul dilapangan. tidak diberikan nafkah lahir dan batin. atau bisa tindakan kekerasan itu sendiri yang meningkat. SOLO. KOMPAS. tingginya angka kasus kekerasan terhadap wanita dalam rumah tangga maupun terhadap anak. KDRT dan pelecehan terhadap anak." kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bappermas) Kota Solo Nuning Sri Sulistyaningsih usai . 25 persen lagi tidak tuntas dan harus diseret ke meja hijau. Kekerasan itu tidak bisa dibiarkan begitu saja.Jumat. kehadiran orang ketiga.com . Kamis (25/3). “Paling banyak pengaduan tentang permasalahan rumah tangga. dan percekcokan masalah perekonomian. selama kurun waktu tiga bulan di tahun 2010 saja. kompas Kembalinya perempuan korban KDRT pada suami menunjukkan bahwa budaya patriarki masih bertakhta. Marnis Nurut kepada Singgalang. diprediksi bakal meningkat di 2010 ini. Angka ini diyakini jauh lebih kecil dari jumlah sebenarnya yang terjadi di tengah masyarakat. Terdiri dari kasus KDRT seperti selingkuh dan tidak diberikan nafkah. Diantaranya.” ungkap Wakil Ketua P2TP2A. 26 March 2010 Padang. Terdiri dari. “Dari laporan yang masuk tersebut 50 persen diantaranya berhasil kami selesaikan dengan jalan perdamaian. sebanyak lima kasus. Singgalang Jumlah tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan anak. Dia menilai peningkatan itu bisa disebabkan. namun sang pelapor menghilang begitu saja. "Perempuan masih enggan melapor karena nrimo dan menganggap malah mengumbar aib.” cerita Marnis Nurut. 25 persen belum sempat diselesaikan. jauh meningkat dibandingkan tahun 2009. biaya hidup selama bertahun-tahun. Hj. Jumlah pengaduan yang masuk kurun waktu tiga bulan ini. Kekerasan Masih Menghantui Perempuan 8 maret 2011. Berdasarkan data yang dihimpun Singgalang dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). jumlah laporan pengaduan yang masuk.

Keterlibatan dalam PTPAS masih sebatas formalitas di atas kertas. baik menurut Nuning maupun Nurul. Nurul Sutarti dari Yayasan Krida Paramita Solo mengungkapkan. Ia mencontohkan. terjadi karena kondisi ekonomi keluarga. institusi penegak hukum. Nuning mengakui. Ia berharap. Sinergi belum bisa terjadi. pada tahun 2008. seperti lembaga swadaya masyarakat. "Saya tidak bisa bayangkan daerah lain yang belum punya seperti PTPAS ini. Masing-masing juga telah diber ikan peran dan standar operasional prosedur. anggaran yang minim dan kapasitas sumber daya manusia yang masih terbatas. dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD).pertemuan dalam rangka peringatan Hari Perempuan Internasional. dewan perwakilan daerah. Ketergantungan ekonomi perempuan pada lakilaki dalam keluarga menyebabkan perempuan tidak berdaya saat terjadi KDRT. Namun sayang implementasinya belum optimal karena belum adanya kesamaan persepsi dan komitmen akan perlindungan perempuan dan anak. Penyebab utama terjadinya KDRT. barangkali upaya perlindungan perempuan dan anaknya masih sangat terbatas. kasus kekerasan yang paling banyak menimpa perempuan adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kota Solo sebenarnya telah memiliki Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Surakarta (PTPAS) yang terdiri dari 44 elemen. kata Nuning. belum adanya pemahaman yang sama tentang peran dan tugas masing -masing. sedangkan anak-anak banyak menghadapi kasus eksploitasi seksual anak (eska). tim anggaran dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bisa lebih berpihak pada upaya perlindungan perempuan dan anak melalui PTPAS. Selasa (8/3/2011). Demikian pula dengan anggaran yang terbatas . kasus KDRT perempuan mencapai 61 persen sedangkan kasus eska mencapai 52 persen. Sebagai contoh. Source: kompas regiona ." kata Nurul.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful