Lima kasus KDRT yang terjadi di indonesia Tugas akhir sistim hukum indonesia Oleh: Albert manda 06 192

010

Universitas Andalas Fakultas ilmu sosial ilmu politik Antropologi Padang 2011 LIMA KASUS KDRT YANG TERJADI DI INDONESIA
Korban KDRT di Jatim Enggan Melapor
Senin, 10-Nopember-2009, media indonesia

2007 sejumlah 151 kasus. kebanyakan dari masyarakat masih enggan dan malu. ''Tu juannya untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan yang berbasis gender serta memberikan kepentingan terbaik bagi anak yang berada di rumah tangga. Ia menjelaskan. di Jawa Timur kebanyakan tidak mau melapor kepada pihak berwajib.Surabaya. hal ini bisa dilihat dari data 2005. kasus KDRT.Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Jatim. Depkominfo RI. 2006 sejumlah 155 kasus. karena faktor kesaradan masyarakat telah meningkat. dan menganggap KDRT merupakan masalah rumah tangga biasa. Minggu (9/11). karena ada beberapa faktor. Kominfo Newsroom -. ''Oleh karena itu. Perda Propinsi Jatim No 9 tahun 2005 tentang penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan. yakni kekerasan fisik di rumah tangga. atau tanggung jawab. finansial serta pemaksaan hubungan seksual. pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakkan sebagai perlindungan korban KDRT. terjadi sebanyak 526 kasus. . Sementara Kepala Badan Informasi Publik. sebab semua wanita tidak bersedia melapor. ''Enggan nya melapor ini. salah satunya adanya nilainilai bahwa posisi perempuan lebih rendah dibanding laki-laki. Di tempat yang sama. baik yang dilakukan suami atau istri. Menurunn ya.'' katanya. sedangkan pada 2008 terakhir hingga per akhir Oktober hanya 97 kasus. Suprawoto menjelaskan. Menurut nya. selalu mempunyai kapasitas. pencegahan dan pemulihan terhadap korban KDRT sangat perlu dilakukan secara intensif. Kebanyakan tidak mau melapor. serta belum memahami bahwa kekerasan itu sebagai bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia. menurutnya. Selain itu. karena akan merugikan kepentingan rumah tangga. Kepala Pemberdayaan Perempuan Bapemas Propinsi Jatim. terdapat empat jenis kekerasan yang bisa dikatakan sebagai KDRT. seperti surat keputusan (SK) Gubernur nomor 188/145/KPTS/013/2004 tentang komisi perlindungan anak. psikologi atau emosi. faktor lain yang menyebabkan wanita enggan melapor adalah kurangnya pemahaman mengenai pengembangan kapasitas. kecenderungan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Suwanto mengatakan. artinya setiap orang yang berada di dalam rumah tangga. data kasus KDRT yang ada di Jatim setiap tahun mengalami penurunan. ''Kebeba san seseorang yang berada dalam rumah tangga jangan disalah artikan.'' tambahnya. Sri Utami menyebutkan.'' kata Suwanto di Surabaya.

KDRT. Dikatakan Nevi. untuk menekan angka tersebut Tim Penggerak PKK Sumbar. kekerasan psikis merupakan kekerasan yang menyebabkan ketakutan berupa ancaman dan hinaan. Rabu (25/5). Mereka memaparkan tentang UU. Ny. Perempuan dan anak sering menjadi objek dalam tindak kekerasan dalam rumah tangga. pidana penjara 4 bulan. Karena itu melalui sosialisasi tersebut diharapkan perwakilan anggota organisasi wanita se-Sumbar itu diharapkan menyosialisasikan kembali tentang UU KDRT kepada anggota. KDRT terjadi karena banyak faktor. lingkungan sekitar hingga tingkat nagari. No 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT. saat membuka sosialisasi UU KDRT dan Perlindungan Anak di Kantor PKK Sumbar. Sosialisasi yang digelar Kementerian Hukum dan HAM Sumbar bekerjasama dengan PKK Sumbar tersebut diharapkan dapat memberikan pencerahan bagi semua komponen masyarakat khususnya kaum perempuan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara yang dilindungi UU. Pasal 5 huruf c. Korban terbanyak perempuan dan anak. Dalam pasal 5 huruf a. Pelaku utama suami yang suka main tampar. perlindungan anak dan perdagangan orang yang sering kali terjadi dalam masyarakat. seksual. Ketentuan pidana pasal 44-49 yaitu. mulai dari faktor ekonomi. langsung laporkan pada pihak yang berwajib. 26 Mei 2011. Nevi Irwan Prayitno.” sebut Nevi. menggelar sosialisasi UU KDRT bagi sejumlah organisasi wanita se-Sumbar. singgalang PADANG . menjelaskan tentang kekerasan seksual. Jika terlihat. Untuk pidana tambahan. menindak pelaku dan melindungi korban. “Sosialisasi ini untuk menambah wawasan tentang KDRT. Jika kita mendengar atau melihat tindak KDRT di sekitar lingkungan tempat tinggal.” kata Ketua Tim Penggerak PKK Sumbar. Diharapkan kasus KDRT di Ranah Minang kian menurun.15 tahun. Sosialisasi tersebut menghadirkan dua nara sumber yang berasal dari Kementerian Hukum dan HAM Sumbar. kondisi ini tidak boleh berlarut-larut. Dalam penjelasan dua nara sumber itu mengatakan KDRT merupakan perbuatan terhadap seorang perempuan yang berakibat secara fisik. kekerasan fisik merupakan perbuatan yang menyebabkan rasa sakit. pendidikan yang rendah dan minimnya pengetahuan masyarakat tentang UU KDRT itu sendiri. Pidana denda Rp5 juta hingga Rp500 juta.Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumbar dari tahun ke tahun terus meningkat. lapor segera ke polisi. Karena itu dibutuhkan dukungan dan dorongan dari semua elemen untuk menekan kasus KDRT. membatasi gerak pelaku dan mengikuti program konseling. Sementara itu. Jaminan yang diberikan negara untuk mencegah terjadinya KDRT. psikologis dan ancaman serta penelantaran rumah tangga atau perampasan kemerdekaan dalam lingkup rumah tangga. Lapor Saja ke Polisi Kamis. . “Kita sangat prihatin dengan peningkatan kasus yang terjadi di Sumbar. Dalam pasal 5 huruf b.

tidak ada satu katapun keluar dari mulutnya. segala bentuk penyelesaiannya diserahkan pada Maulida. Menurut dia. “Kasus KDRT itu ditangani penyidik Polresta. Saat ini kasus KDRT itu sedang ditindaklanjuti oleh penyidik PPA. kejadian tersebut sempat dilaporkan ke Polsek Nanggalo. Ketika itu. Pelaku. Polwan itu hanya tersenyum. beliau teman baik saya. hingga kemarin masih mendekam di tahanan Mapolresta. perwira polisi itu mengalami luka memar di bagian wajah. Ketika anggota kepolisian datang ke sana. semuanya kita serahkan pada Maulida. “kata Kawedar. Banyak lagi kasus yang dialami Polwan senior itu yang saat ini dalam penyidikan aparat kepolisian. Polda hanya memantau saja. sebelumnya juga telah pernah terjadi pertengkaran hingga pemukulan. sementara pihak Polda hanya memantau saja. Dalam kejadian. “Pelakunya sudah ditangkap dan tidak akan ada penangguhan penahanan. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP AB Kawedar kepada Singgalang. Ibu Maulida menikah secara resmi dan direstui oleh pimpinan. “kata Seno. 23 Desember 2010. kasus yang dialami perwira polisi itu merupakan masalah keluarga. Lapai. Kasus KDRT yang dialami mantan Kapolres Agam itu terjadi Jumat (17/12) sore dan dilaporkan Sabtu (18/12) ke Polresta. Pada Selasa (21/12) siang Mualida berada di ruang PPA Polresta Padang. jadi pihak Polda tidak ikut campur. Rabu (22/12) mengakui penyidikan kasus KDRT itu dalam penyidikan Polresta Padang. Saat ditanya kasus yang menimpa dirinya. “Tidak benar itu.Singgalang Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menimpa AKBP Maulida Gustina. singgalang Padang . mereka baru mengetahui setelah adanya kejadian KDRT tersebut. membenarkan kejadian yang menimpa perwira Polwan tersebut.” katanya. guna memudahkan penyidikan. mantan Kapolres Agam kini dalam penyidikan Polresta Padang. sebab keduanya tinggal di Perumahan Mega Asri. terdapat luka memar di bagian tubuh. KDRT Diprediksi Meningkat .Baru Menikah Enam Bulan KDRT Mantan Kapolres Agam Kamis. “kata Maulida mengelak. Berkembang informasi pernikahan Maulida dengan Faisal tidak diketahui dan direstui oleh pimpinan Polda. Kapolresta Padang AKBP M Seno Putro. tapi ini masalah keluarga. Ketika ditanyai ia hanya mengaku akan menemui Kapolresta Padang. Hasil visum pihak rumah sakit. Faisal.” ujar Kawedar. “Korban memang perwira menengah. “Saya mau menemui Kapolresta. leher dan muka korban. mereka sudah damai dan mengaku tidak ada terjadi apa-apa antara mereka. Korban yang baru menikah dengan pelaku enam bulan lalu.

Kamis (25/3). Diantaranya. SOLO. Terdiri dari kasus KDRT seperti selingkuh dan tidak diberikan nafkah. 25 persen lagi tidak tuntas dan harus diseret ke meja hijau. Dikatakan Marnis Nurut. dibandingkan di bulan yang sama tahun 2009 lalu. biaya hidup selama bertahun-tahun. Sisanya. selama kurun waktu tiga bulan di tahun 2010 saja. "Perempuan masih enggan melapor karena nrimo dan menganggap malah mengumbar aib. Berdasarkan data yang dihimpun Singgalang dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). tingginya angka kasus kekerasan terhadap wanita dalam rumah tangga maupun terhadap anak.” cerita Marnis Nurut. “Dari laporan yang masuk tersebut 50 persen diantaranya berhasil kami selesaikan dengan jalan perdamaian.” ungkap Wakil Ketua P2TP2A. dan percekcokan masalah perekonomian. KOMPAS. kehadiran orang ketiga. Dra. KDRT dan pelecehan terhadap anak. jauh meningkat dibandingkan tahun 2009. sebanyak lima kasus. 25 persen belum sempat diselesaikan. DiKota Solo. namun sang pelapor menghilang begitu saja. tidak diberikan nafkah lahir dan batin. Singgalang Jumlah tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan anak.Jumat. Hj." kata Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bappermas) Kota Solo Nuning Sri Sulistyaningsih usai . tercatat sebanyak 634 kasus kekerasan terjadi selama 2006-2010. jumlah laporan pengaduan yang masuk. Jumlah pengaduan yang masuk kurun waktu tiga bulan ini. Dia menilai peningkatan itu bisa disebabkan. Terdiri dari.com . pengaduan yang masuk ke P2TP2A hanya sebanyak 15 kasus pengaduan.Kasus kekerasan masih menjadi masalah yang menghantui perempuan dan anak-anak. Marnis Nurut kepada Singgalang. kompas Kembalinya perempuan korban KDRT pada suami menunjukkan bahwa budaya patriarki masih bertakhta. sebab tindakan itu termasuk kriminal dan dihukum pidana. Pendirian P2TP2A dilatarbelakangi munculnya banyaknya permasalahan kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak yang muncul dilapangan. serta pelecehan terhadap anak. “Paling banyak pengaduan tentang permasalahan rumah tangga. atau bisa tindakan kekerasan itu sendiri yang meningkat. diprediksi bakal meningkat di 2010 ini. Kekerasan itu tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kekerasan Masih Menghantui Perempuan 8 maret 2011. Angka ini diyakini jauh lebih kecil dari jumlah sebenarnya yang terjadi di tengah masyarakat. 26 March 2010 Padang.

barangkali upaya perlindungan perempuan dan anaknya masih sangat terbatas. Sinergi belum bisa terjadi. Ia berharap. belum adanya pemahaman yang sama tentang peran dan tugas masing -masing. Source: kompas regiona . Penyebab utama terjadinya KDRT. kata Nuning. sedangkan anak-anak banyak menghadapi kasus eksploitasi seksual anak (eska). kasus KDRT perempuan mencapai 61 persen sedangkan kasus eska mencapai 52 persen. Nurul Sutarti dari Yayasan Krida Paramita Solo mengungkapkan. Sebagai contoh. dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). institusi penegak hukum. Nuning mengakui. pada tahun 2008. tim anggaran dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bisa lebih berpihak pada upaya perlindungan perempuan dan anak melalui PTPAS. Keterlibatan dalam PTPAS masih sebatas formalitas di atas kertas. Kota Solo sebenarnya telah memiliki Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Surakarta (PTPAS) yang terdiri dari 44 elemen. kasus kekerasan yang paling banyak menimpa perempuan adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Selasa (8/3/2011). Masing-masing juga telah diber ikan peran dan standar operasional prosedur.pertemuan dalam rangka peringatan Hari Perempuan Internasional. dewan perwakilan daerah." kata Nurul. anggaran yang minim dan kapasitas sumber daya manusia yang masih terbatas. Ia mencontohkan. seperti lembaga swadaya masyarakat. terjadi karena kondisi ekonomi keluarga. "Saya tidak bisa bayangkan daerah lain yang belum punya seperti PTPAS ini. Ketergantungan ekonomi perempuan pada lakilaki dalam keluarga menyebabkan perempuan tidak berdaya saat terjadi KDRT. Demikian pula dengan anggaran yang terbatas . baik menurut Nuning maupun Nurul. Namun sayang implementasinya belum optimal karena belum adanya kesamaan persepsi dan komitmen akan perlindungan perempuan dan anak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful