P. 1
Buku Kepemimpinan

Buku Kepemimpinan

|Views: 921|Likes:
Published by wiznu_ahmad

More info:

Published by: wiznu_ahmad on Jul 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/03/2013

pdf

text

original

Kepemimpinan yang Memotivasi

Nomor Produk 6426 Penerbit Gramedia Pustaka Utama Pengarang John Adair Rp. 35.000,00 Harga Rp. 31.500,00 Tanggal Publish08 Sep 2008

Membangun Skill Kepemimpinan: Cara Memberdayakan dengan Metode Kepemimpinan Situasional

Membangun Skill Kepemimpinan: Cara Memberdayakan dengan Metode Kepemimpinan Situasional Share

Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership
BUKU SERI KEPIMPINAN Membangun Skil Kepemimpinan: Cara Memberdayakan dengan Metode Kepemimpinan Situasional Pendahuluan Pernahkah Anda melihat seorang pemimpin yang penuh pengabdian. Ia bekerja siang dan malam, bahkan sampai melalaikan istri dan anak-anaknya. Ia juga tidak mempersoalkan fasilitas yang tersedia, apalagi fasilitas bagi dirinya sendiri. Selain itu, orang itu hidup bagaikan sebuah dinamo yang berdaya besar dan kuat serta terus dihangati oleh visinya. Dalam banyak hal, sikap hidup dan kepemimpinannya menjadi teladan. Namun, secara faktual, ia tidak berhasil membuat komunitasnya bergerak atau berubah. Visinya seakan tinggal menjadi impian belaka. Apa yang salah disini? Salah satu definisi kepemimpinan adalah daya untuk mendorong dan mengarahkan orang-orang untuk bergerak mencari tujuan komunitas. Kepemimpinan dalam suatu komunitas akan menentukan bagaimana struktur, sistem dan budaya dipelihara dan

diperkembangkan sehingga terjadi "gerak" bersama untuk mencapai misi komunitas tersebut. Musa mencoba menjadi pemimpin yang baik, namun secara de facto, dirinyalah yang menjadikan Israel tidak bergerak secepat yang diinginkan. Dirinya pula yang membuatnya lelah dan tidak dapat berfungsi optimum. Ia tidak membuat suatu budaya kerja yang mendorong gerak yang kuat dan pemberdayaan pengikutnya. Ia menjadi pusat dinamika komunitasnya. Akibatnya, kekuatan dari komunitasnya ditentukan oleh kekuatannya sendiri, sedangkan potensi-potensi orang lain yang Tuhan letakkan di sekitarnya, terbengkalai. Ketika Musa berubah, bangsa Israilpun berubah dalam cara kerja dan kecepatan gerak mereka. Potensi-potensi tidur kini dimunculkan ke permukaan. Berkat Tuhan mengalir lebih deras. Dalam dunia modern, apalagi di dalam dunia pelayanan gerejawi atau organisasi Kristen hal serupa terjadi. Para pemimpin yang bekerja keras menjadi penghalang bagi berkat Tuhan. Bukan karena mereka malas, atau culas, serta picik. Mereka lalai untuk memberdayakan banyak orang. Jadi bagaimana cara memberdayakan? Pertama, kesediaan memberdayakan merupakan suatu sikap spiritual. Orang yang bersedia memberdayakan orang lain menyatakan di depan orang banyak bahwa ia mempercayakan semua proses pelayanannya kepada Tuhan dan orang-orang yang Ia letakkan di sekitarnya. Ia tidak menjadikan dirinya pusat segalanya. Ia hanya melakukan apa yang menjadi bagiannya seperti seorang petani yang menabur dan di malam hari ia tidur. Benih yang ditaburkan bertumbuh, dan bagaimana hal itu terjadi ia tidak tahu. Dalam melakukan proses ini, seringkali memang ada orang yang tidak memahami sang pemimpin. Orang sering menginginkan si pemimpin tampil di segala urusan dan dengan menonjol. Secara filosofis ada suatu pendapat dari James McGreror Burns yang membedakan kepemimpinan transaksionil dan transformasionil. Kepemimpinan transaksionil merupakan usaha menjalankan proses kepemimpinan sedemikian rupa sehingga sebagian besar pihak terpuaskan. Dengan kata lain kepemimpinan merupakan proses bertransaksi sehingga semua merasa untung dan bahagia karena apa yang dikehendaki didapatkan. Dengan cara seperti ini kepemimpinan yang ada dipertahankan karena kehadirannya menjaminkan adanya transaksi yang paling menguntungkan. Orang-orang serupa ini akan sulit menjadi pemimpin yang melayani dan memberdayakan. Kepemimpinan yang bercorak transformasionil adalah kepemimpinan yang menekankan gerak maju atau perubahan dari setiap pihak dan dari organisasinya. Di dalam menjaminkan tranformasi atau perubahan berkualitas ini, bila perlu diambil resiko-resiko seperti konflik atau pertentangan terbuka. Bila perlu, corak transaksi memang dapat dipergunakan, namun bukan semata-mata demi didapatkan rasa senang dan rasa beruntung pada semua pihak, namun demi tercapainya perubahan dan perkembangan.

Kedua, suatu keterampilan perlu dipelajari dengan serius. Suatu metode pelaksanaan pemberdayaan yang sangat populer sejak akhir dekade lalu adalah apa yang dikembangkan oleh Blanchard dan Hersey dengan nama kepemimpinan situasionil. Kerangka kepemimpinan Situasional Kepemimpinan situasionil adalah suatu metode pelaksanaan kepemimpinan secara mikro, artinya bagaimana seorang pemimpin harus menghadapi orang-orang yang dipimpinnya sehari-hari. Jadi sifatnya adalah ilmu yang praktis dan taktis. Di balik praktek kepemimpinan situasional terdapat suatu filosofi bahwa seorang pemimpin haruslah mengubah orang lain, meneladani, serta telaten mengamati kemajuan dari orang yang ia pimpin. Ia harus memiliki sensitivitas untuk mem"baca" siapa yang ia pimpin sehingga dapat menentukan gaya memimpin yang paling cocok bagi mereka. Untuk tiap kategori orang tertentu diperlukan suatu pendekatan atau cara kepemimpinan tersendiri. karenanya, Blanchard menekankan perlunya kita meneliti variabel-variabel yang berpengaruh di dalam kerangka membuat klasifikasi orang-orang yang dipimpin. Blanchard dan Hersey mendapatkan bahwa ada dua variabel yang berperan disini, yaitu kematangan pribadi dan tugas kepemimpinan. Kematangan yang dipimpin: Berdasarkan penelitian terhadap kenyataan kasat mata, maka pertama-tama tingkat kematangan orang yang dipimpin ternyata dapat dikategorikan ke dalam empat jendela kematangan sebagai berikut MATANG HAMPIR MATANG TUMBUH TIDAK MATANG Orang-orang yang tidak matang: mereka adalah orang-orang yang memiliki motivasi rendah dan kemampuan kerja yang rendah. Orang-orang yang sedang bertumbuh: mereka adalah orang-orang yang kadang kala memiliki motivasi namun masih belum memiliki kemampuan kerja yang tinggi. Orang-orang yang hampir matang: mereka adalah orang-oang yang telah memiliki kemampuan kerja yang tinggi, dan sering belum termotivir untuk melakukan apa yang menjadi tujuan dari pemimpin mereka. Orang-orang yang matang: mereka adalah orang-orang yang memiliki kemampuan kerja yang tinggi serta umumnya sudah bermotivasi mencapai tujuan bersama. Pembagian tersebut berdasar dua variabel yaitu tingkat motivasi alias berapa maunya mereka bekerja dan tingkat kompetensi alias tingkat pengalaman dan skil mereka. Kombinasi dari kedua variabel tadi menghasilkan suatu matriks sebagai berikut: 4 3 2 1

Mampu Mampu & Mau

Tidak

Tidak

Tapi Pudar Mampu Mampu Kemauannya TapiSudah Dan Mau Tidak Mau

Tugas kepemimpinan: Selanjutnya, Blanchard dan Hersey meneliti bahwa tindakan kepemimpinan mencakup dua urusan, yaitu proses mengarahkan orang yang dipimpin kepada tujuan bersama serta proses memelihara hubungan dengan mereka yang dipimpin. Dengan cara lain dapat dikatakan bahwa mereka yang dipimpin membutuhkan bantuan pemimpin untuk memelihara motivasi mereka serta mengarahkan langkahlangkah mereka kepada tujuan yang ingin di capai. H U B U N G A N PENGARAHAN Penerapan Dengan dasar konsep tersebut maka, pada kategori yang pertama terdapat orang-orang yang harus dipimpin dengan memberikan mereka pengarahan yang rinci dan mendalam. Dengan kata lain, pemimpin harus mengeluarkan enerji yang besar untuk pengarahan bagi mereka. Selanjutnya untuk mereka juga si pemimpin harus memelihara hubungan, namun pada intensitas yang terbatas, atau secukupnya. Dengan kata lain metode kepemimpinan yang baik adalah yang memberikan rincian penugasan atau instruksi dan kemudian supervisi yang ketat dengan hubungan sekedarnya. Pada kategori yang kedua terdapat orang-orang yang harus dipimpin dengan memberikan mereka pengarahan yang secukupnya. Dengan kata lain, pemimpin harus mengeluarkan

enerji yang sekedarnya untuk pengarahan bagi mereka, namun untuk mereka si pemimpin harus memelihara hubungan dengan intensitas yang tinggi. Dengan kata lain, terhadap orang-orang dikategori ini keputusan-keputusan pemimpin dan tujuan yang hendak dicapai disampaikan, kemudian mereka dapat meminta penjelasan. Pada kategori yang ketiga, pengarahan diberikan dalam bentuk "membagikan" gagasan. Kemudian hubungan yang tinggi dinyatakan dengan mengajak mereka yang dipimpin bersama-sama mengambil keputusan. Perhatian utama disini adalah agar mereka dapat diyakinkan untuk bekerja menuju tujuan bersama. Pada kategori yang terakhir, pendelegasian wewenang dan tugas diberikan dengan pengarahan sekedarnya, yaitu tentang tujuan umum yang hendak dicapai. Mereka yang dipimpin diberikan wewenang mengambil keputusan dan tanggung jawab yang luas. Bila dikombinasikan keempat metode kepemimpinan tadi dengan tingkat kematangan, maka didapatkan skema sebagai berikut:

Tinggi M4 mampu & mau

Sedang M3 M2 Mampu Tdk mampu & & tidak mau mau

Rendah M1 Tdk mampu & tidak mau

Dengan kata lain, metode kepemimpinan yang pertama cocok untuk orang-orang yang belum matang, metode yang kedua untuk orang-orang yang bertumbuh, metode yang ketiga untuk mereka yang hampir matang, sedangkan metode terakhir sangat baik dipergunakan bagi mereka yang sudah matang. Penugasan tinggi dan hubungan tinggi Hubungan secukupnya dan Penugasan secukupnya HUBUNGAN Penugasan agak tinggi dan hubungan tinggi Hubungan tinggi dan Penugasan rendah

TINGKAT PENUGASAN Metode kepemimpinan situasionil ini menolong di dalam praktek nyata namun hanya dapat berguna bila sang pemimpin mampu membaca dengan akurat siapa yang dipimpinnya. Selain itu penerimaan atas keterbatasan dan keunggulan tiap orang yang dipimpinnya merupakan ciri utama metode ini. Maka, keluwesan harus menjadi titik berangkat dari kepemimpinan situasionil ini. Bila dikaitkan metode ini dengan dua jenis kepemimpinan yang dibahas sebelumnya, maka metode ini bersifat sekaligus traksionil dan transformatoris. Kata kuncinya adalah bagaimana pemimpin berkomunikasi pada tingkat kematangan orang-orang yang dipimpinnya. Namun, bila pemimpin tadi tidak mengubah pola kepemimpinan pada saat orang yang dipimpinnya telah bertumbuh lebih matang, maka ia akan mengalami kesulitan-kesulitan. Hal yang penting dari kepemimpinan tersebut, ialah bagaimana sang pemimpin menolong agar orang yang ia pimpin mengalami transformasi dan tidak berhenti pada satu tingkat kedewasaan saja. Aktivitas Ajarkan seseorang untuk melakukan sesuatu yang ia belum tahu sama sekali. Contoh: membuat origami melakukan gerak tari Setelah ia mahir, ubahlah gaya kepemimpinan Anda. Lihatlah hasilnya. Diskusikan, lalu berikan padanya tugas yang lebih sulit. Diskusikan kembali dan simpulkan apa yang kalian pelajari.

Meningkatkan Sensitivitas Pemimpin; Menguasai Analisis Transaksi

Meningkatkan Sensitivitas Pemimpin; Menguasai Analisis Transaksi Share

Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership
Pasal

Gadis cerdik dan pandai ini seringkali mudah memulai menerima tantangan baru. termasuk seorang pemimpin agaknya mengikuti dengan patuh naskahnya." maka. Sepintas lalu. . namun yang di dalam hidupnya gagal terus menerus karena pola hubungan antar manusianya? Contoh yang nyata ada di dalam hidup Andri. pemimpin seperti Andri dan Tina hidup dengan mengikuti suatu pola atau naskah pergaulan hidup tertentu. Andri cukup pandai dan tampan. Namun setelah beberapa saat bekerja. Hanya tentu anda bertanya-tanya. namun mengakhirinya tanpa sebab yang jelas setelah beberapa bulan.7 KEPEMIMPIN YANG MELAYANI BAHAN PEMBINAAN PARA PEMIMPIN Meningkatkan Sensitivitas Pemimpin: Menguasai Analisis Transaksi CHRISTIAN LEADERSHIP NETWORK Kepemimpinan Yang Melayani © Yuwana Lestari Indonesia Phone 021-581-8309 Table of Contents Pasal 7 MENINGKATKAN SENSITIVITAS KEPEMIMPINAN: MENGGUNAKAN NALISIS TRANSAKSIONAL Kita Hidup Berdasarkan Naskah Pernahkah Anda mengenal seseorang pemimpin yang sebenarnya baik dan sehat serta berpotensi tinggi. hidup tiap keluarga dan tiap budaya juga mengikuti suatu naskah tertentu dan menjadi suatu drama yang akbar. Padahal ia belum merasa bosan. ia berhenti karena merasa tertekan dan tidak menikmati pergaulan di kantornya. Demikian juga dengan Tina. "Dunia adalah panggung sandiwara. "Dari mana datang naskah itu?" Yang pasti. Keterampilan kepemimpinannya pun tinggi. Hidup tiap orang juga menjadi drama yang berisikan juga unsur-unsur naskah-naskah keluarga dan budaya tersebut. tiap-tiap orang. Seperti kata Shakespeare dan Ahmad Albar.

dan penampilan mereka seakan-akan sedang berada di panggung. Bila drama pribadinya cocok dengan tuntutan naskah budaya. . Masing-masing juga menentukan peranan orangtua. Naskah budaya biasanya menentukan peranan pelakunya. Ada keluarga yang di dalam naskahnya menekankan "pendidikan tinggi". Di dalam suatu naskah biasanya ada pemeran atau pelaku yang menjadi korban. Di tengah budaya yang menekankan sukses keuangan. atau penghukum. Tanpa disadari setiap orang merancang sikap. Sebaliknya seeorang yang tidak memperdulikan keuangan akan dicela atau ditolak oleh banyak orang karena drama hidupnya tidak harmonis dengan tuntutan naskah budaya itu. pada umumnya terdapat perbedaan yang tajam antara peranan yang diharapkan dilakukan oleh para pria dan wanita. Bukan saja budaya yang memiliki naskah. seseorang yang kaya akan mendapatkan penghargaan. Tiap orang memilih cara dan perannya tersendiri serta menggunakan pakaian atau tata penampilan yang cocok dengan peran tersebut. dan lain-lain. Seorang pimpinan mencari bawahan (mengharapkan adanya orang yang bersedia berperan sebagai bawahan). istri. Tiap Orang Memiliki Naskah Psikologis Bila orang berada di dalam hubungan dengan orang lain. akan terdapat cara yang berbeda-beda untuk bergaul. Perbedaan ini mungkin berdasarkan hal-hal yang rasionil dan irasionil. Orang-orang di sekitar orang tadi juga mengharapkan orang ini untuk memainkan peranan dan cara tertentu. kata-kata. Karena itu bila salah satu pelaku berperan terlalu kuat. Ada orang-orang yang mematuhi naskah-naskah budaya ini dan ada yang tidak. Misalnya. drama yang terjadi bisa bersifat destruktif. dan sebagainya. Seorang kriminil mencari dan mengharapkan adanya orang yang menghakimi dia. pahlawan. Pola-pola ini ditentukan oleh asumsi-asumsi yang tidak eksplisit maupun yang terumuskan dengan tajam oleh mayoritas warga budaya itu. tetapi tiap keluarga juga demikian. anak. perilaku. Peranan ini mereka lakukan berdasarkan naskah psikologis. Ada pula yang menetapkan "kuasa" sebagai faktor penting.Warisan Naskah Budaya dan Keluarga Naskah-naskah budaya adalah pola-pola yang diharapkan dan diterima di dalam pergaulan masyarakat. orang ini akan menerima persetujuan dan penghargaan orang.

Kini Transactional Analysis berkembang sebagai suatu alat untuk meningkatkan komunikasi dalam berbagai bidang seperti: kepemimpinan. TIDAK OK 2 4 OK TIDAK OK . bisnis. Transactional Analysis itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan memahami perilaku manusia.anda tidak beres Saya tidak beres . Naskah pribadi dipengaruhi posisi Pada saat seorang berusia enam tahun. ia sudah membentuk konsep tentang dirinya dan gambarannya tentang orang lain. seorang hakim. Tommy dengan mudah akan menentukan bahwa ia adalah seorang anak yang tidak beres dan orang lain adalah orang-orang yang beres. dan seorang penonton. Ia dengan mudah akan menilai dirinya beres dan anak-anak lain tidak beres. Transactional Analysis melatih kita berfokus pada "orang" yaitu pada posisinya. sebaliknya adalah seorang anak yang menganggap diri amat pandai. Contohnya: bila Tommy. Bagaimana naskah itu terlihat di dalam drama hidupnya. dan industri. akan terlihat dalam peran mana yang ia lakukan terbanyak.anda beres Saya beres .anda beres Saya tidak beres . Eric Berne memperkenalkan Transactional Analysis sebagai suatu metode psikoterapi. OK 1 3 SAYA KAMU Transactional Analysis sebagai Alat Peningkatan Komunikasi bagi Pemimpin Pada tahun 1958. Amrin.Asal naskah pribadi Naskah-naskah psikologis dipilih ketika kita masih kanak-kanak. pendidikan. seorang anak terus menerus diperlakukan sebagai anak nakal. Dengan mudah ia membentuk naskah psikologis dimana ada seorang pelaku yang jahat. Dr.anda tidak beres Perilaku yang ditampilkan seseorang dipengaruhi posisi dan gambar diri yang ia pilih. maka gambar itulah yang muncul di dalam benaknya. Dalam cerita di atas. Hal ini akan mempengaruhi kedua orang tadi di dalam cara mereka memperlakukan orang lain pada saat mereka menjadi pemimpin. Semua orang memilih naskah tadi berdasarkan gambar diri yang ia miliki di masa kecilnya. Bila kita membuat skema maka ada beberapa kemungkinan posisi diri: Saya beres .

akan bergantung pada faktor-faktor lain. Transaksi sebenarnya tidak semata-mata terjadi di antara "manusia". dewasa. seseorang menyadari ego state mana yang sebaiknya diungkapkan sebagai suatu stimulus atau respons sehingga komunikasi berjalan lancar secara efektif. Suatu transaksi terdiri dari suatu stimulus ego state tertentu dari seseorang dan suatu ego state yang lain atau sama dari mitra komunikasi. tetapi juga terjadi "di dalam" benak manusia itu. Contoh: Anda tidak menyetujui pidato seseorang. Di satu pihak Anda mengatakan pada diri sendiri. "Jangan cari ribut". Ketiga ego states tersebut dikenal denagn nama ego states utama yaitu: anak. Jadi melalui transactional analysis. melainkan kenyataan-kenyataan psikologis. Namun transaksi yang terjadi antar "ego state" tidaklah semata-mata tergantung kepada "ego state" yang direfleksikan dalam kata-kata (verbal). dan Anda tersenyum. Contoh: Jika seseorang berkata "Halo" pada anda (Halo merupakan stimulus). Ego States Menurut Eric Berne. Hal ini bukan hanya merupakan suatu peran. yang berhubungan dengan psikologi dan sosial. A. Transaksi itu terlihat ketika orang berkomunikasi. yaitu terjadi di antara segmen kepribadian yang disebut ego states. dewasa.respons dan stimulus yang diberikan atau diterima. Di pihak lain Anda mengatakan pada diri sendiri. Ego states sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan yang mencerminkan dampak perasaan dan pengalaman seseorang terhadap perilakunya. dan orang tua. "Aku harus membantah". orang tua. Pertukaran stimulus-respons itu disebut transaction. Anak Ada dua jenis anak: anak alamiah dan anak pemberontak/penurut. pada setiap manusia terdapat tiga ego states (kenyataan "kepribadian"). Anak alamiah (AA) . baik dengan kata. Dari ketiga ego states utama tersebut dapat diidentifikasi karakteristik khas dari anak. Maka terjadilah suatu transaksi. Hal inilah yang disebut internal transaction. nada suatu atau isyarat (verbal atau nonverbal). senyum Anda itu adalah respons.

misalnya ungkapan seperti "Saya takut!". Ciri-ciri komunikasi ketika seseorang dalam ego state ini ialah spontanitas. misalnya terungkap gerakan-gerakan yang menunjukkan sikap "saya tidak mau mendengarkan Anda". Pada Anak Penurut (AP1) seseorang tidak mengungkapkan perasaan sebenarnya. Ego state Orang tua Ego state Dewasa Ego state Anak Orang tua Dewasa Anak Anak yang menyesuaikan diri (AMD) Jika seseorang berada pada keadaan ego states anak ini. "tidak tahu". atau "masa . ia memberikan suatu tanggapan atau penyesuaian terhadap pengaruh ego states orang tua yang dimainkan orang lain. pada ekspresi tampak wajah yang tersinggung. marah. "Saya gembira". atau "Hore". takut atau sedih. "bukan". Pada nada suara. ekspresi wajah. Seringkali ditandai pula dengan penghindaran kontak mata dan suaranya lirih. "Hebat". Kemudian katakata yang dipergunakan misalnya: "tidak". Dapat juga muncul suatu emosi negatif seperti. "saya tidak yakin". Jadi ada luapan emosi dalam pengungkapannya. Hal ini terungkap melalui kata-kata. dan juga tindakan spontan dan kreatif. Jadi ada 2 jenis: Anak Penurut dan Anak Pemberontak. "saya akan mencoba". dan pada kata-kata biasanya terungkap kata-kata seperti "mungkin". Ia dapat melakukan apa yang dikehendaki orang lain (Anak Penurut) atau menolak apa yang dikehendaki orang lain (Anak Pemberontak). jika Anda mengatakan pada orang lain tentang diri sendiri atau diri yang mengungkapkan apa yang diinginkan dan butuhkan. Perlu diingat bahwa ego state ini berorientasi pada diri sendiri (orientasi aku). Pada ego state Anak Pemberontak (AP2). nada suara.Ego state anak alamiah atau wajar ini hadir. maksudnya padanya terungkapkan apa yang saya rasakan dan apa yang saya inginkan. misalnya ada suatu rengekan.

Dewasa Ego state ini mulai dengan kesadaran bahwa data adalah penting dalam komunikasi. Kedua jenis ego state orang tua ini terorientsi pada lawan bicara atau pada orang lain. dan komunikasi dua arah. tidak emosional. Cirinya orang yang sedang berada pada ego states ini ialah tekanan pada nalar. jelas dan tidak tergesa-gesa. dalam arti bisa merupakan bimbingan atau kritikan. Posisi tubuh seringkali tegak tapi santai. disertai mimik yang merupakan kemarahan. sedangkan Anak Alamiah memiliki sikap spontanitas. Kata-katanya biasanya netral. Respon yang diberikan itu bisa positif atau negatif. Meskipun keduanya berorientasi pada diri sendiri. Jadi orientasinya ialah fakta atau informasi. hati-hati. diplomatis. OT D Dewasa AA AMD APu APo < Anak Orang tua C. Anak Penurut atau Anak Pemberontak ini merupakan reaksi terhadap orang lain. yaitu orang tua yang membimbing (OTB) dan orang tua yang mengkritik (OTK).bodoh". namun wujudnya jadi berbeda karena perbedaan gambar diri. B. . dan nada suaranya datar.. Kata-kata tersebut biasanya pendek dan negatif. artinya ia memberikan respon yang menurutnya tepat terhadap stimulus yang diterima dari orang lain. Beda utama Anak Alamiah dengan Anak Penurut atau Pemberontak tidak terletak pada orientasinya. Orang tua Di dalam ego states orang tua terdapat 2 jenis. Ekspresi wajah tenang.

gerakan tubuh yang gemulai dan penuh perhatian.. sungguh keterlaluan. harus. pandangan masam. Secara umum dapat dikatakan bahwa anak pemberontak atau anak penurut mendorong orang menjawab dengan Orang Tua Pengkritik (walaupun mungkin saja anak penurut merangsang respons orang tua pembimbing). geleng kepala. Gerakan badan cenderung menggurui. misalnya menunjuk orang dengan tangan. goblok. menghela napas. selalu. Jadi Orang Tua Pengkritik dapat merangsang respons Anak Pemberontak atau Anak Penurut. misalnya "Kamu brengsek". Biasanya ditandai dengan nada suara yang lembut. seharusnya.. Orang Tua Pengkritik (OTK) Orang Tua Pengkritik cenderung menyampaikan pesan "jangan". bahkan menentukan batas-batas antara yang benar dan salah. anda akan selamat". . Lebih dari itu ego state Orang Tua Pembimbing bisa memberikan penilaian yang tegas. selalu. kasar. telunjuk diangkat. atau "istirahatlah sebentar supaya Anda segar kembali". Kata-kata yang dipakai mengungkapan "tindakantindakan". bertolak pinggang. Orang Tua Pembimbing mengungkapkan "Anda OK". dan lebih bersifat pengungkapan pendapat atau opini (bukan perbuatan). ingat. mengelus kepala orang lain. goblok. tolol. jangan. Jangan . keterlaluan.Orang tua pembimbing (OTB) Pada saat ego states Orang Tua Pembimbing kita cenderung mau mengerti atau memahami orang lain. Petunjuk umum masing-masing ego state (tidak bersifat mutlak): Orang Tua Fisik Alis berkerut. Verbal . tolol. Kata-kata yang biasa dipakai: harus. jangan sekali-kali. Jadi sikapnya ialah "kamu tidak OK". Nada suara cenderung keras. misalnya "Berjalanlah. ini peringatan terakhir.

Ada tiga "Ego State" efektif: Anak Alamiah Membutuhkan strokes. Dewasa Fisik Gerakan terus menerus dari wajah. Anda mempunyai enam ego state yang berlainan dalam diri Anda: 2. Wajah "dewasa" itu terus terang. Dewasa . bagaimana. keinginan-keinginan dan perasaan tersebut. Semua kata yang dipergunakan menunjukkan pengolahan data. Jika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi. Mengapa. saya mengerti. ekspresi yang timbul merupakan kegembiraan. dan stimulasi Mempunyai keinginan yang berbeda dari waktu ke waktu Jika membutuhkan dan keinginan terpenuhi. tetapi merupakan hasil suatu pemikiran. menurut pendapat saya. Anak alamiah dapat kita andaikan seperti seorang anak yang mengalami kebutuhan-kebutuhan. tubuh disertai kerlipan mata jika sedang mendengarkan. tetapi bila kata tersebut dipergunakan pada Orang Tua tidaklah dipergunakan secara spontan. ekspresi yang timbul ialah kesedihan dan kemarahan. "seharusnya". Gerakan-gerakan tubuh dan situasi transaksional membantu kita mengenali bagian apa yang dimaksudkan. pengakuan. siapa. apa. salah. benar.Kata "harus". mata. Verbal Jadi Bagaimana? 1. kapan. misalnya dapat juga menjadi bagian Orang Tua.

Anak Pemberontak Saya tidak setuju dengan Anda. Suara lemah. Cenderung marah. dan rasional. beralasan.Menyerupai sebuah komputer: menyimpan. dan feelings orang lain. Tegas dan mengarahkan. Logis. 3. mengerjakan sesuatu dengan cara yang lain sama sekali Anak Penurut Mengkomunikasikan Saya tidak OK. Kadang-kadang sarkastik. Berkaitan dengan fakta dan pikiran bukan dengan opini atau perasaan. Ditandai dengan "tudingan" dan suara keras. Orang Tua Pembimbing Empatik dan penuh pengertian. Peka terhadap needs. Saya tidak mau mendengarkan Anda. Cenderung negatif dalam kata-kata. memroses dan mengirim informasi. Bagian dari Anda yang Anda pergunakan untuk memutuskan kapan dan bagaimanakah Anda harus mengekspresikan diri Anda sendiri. Tiga "Ego State" yang tidak efektif Orang Tua Pengkritik Mengkomunikasikan bahwa Anda tidak OK. jarang mengadakan kontak mata. wants. . Berontak secara tak langsung. misalnya melupakan.

ya ." "Saya telah mengumpulkan banyak sekali data selama beberapa bulan terakhir ini. Contoh: Pemimpin (OT) "Saya menghendaki Anda lebih cermat dalam membuat suatu laporan. Tetapi kalau toh saya harus membuatnya. ada tiga bentuk transaksi: A. Jenis-jenis Transaksi Menurut Eric Berne." "Min.Berperilaku sangat hati-hati.." "Pak.. Transaksi yang saling melengkapi/mengimbangi (Complementary Transactions) Transaksi dikatakan saling melengkapi jika berita atau perilaku yang diperlihatkan oleh suatu ego state menerima respons yang tepat dan sesuai dengan diharapkan oleh ego state itu. Bawahan ( Anak) Pimpinan (Dewasa) Bawahan (Dewasa) . bener niih. saya menghendaki Anda memberikan masukan melalui laporan Anda terutama tentang peningkatan pelayanan.. .. akan saya ... saya .. nggaak punya waktu..

harap Bapak mau memperhatikan pemeliharaan barang-barang di sini. saya tidak akan dapat bekerja dengan baik.. Saya ." "Aduu . sebab kalau Bapak tidak memberikan dukungan tersebut kepada saya. Sibuuk nich!" Bawahan (Anak) OT D ... toh yang Anda kehendaki dari saya.. saya akan mendiskusikannya dengan Bapak.. Apa ..dan begitu saya selesai menganalisnya. sibuuk." OT D A OT D A Pemimpinr(OT) "Pak Ali.

" "Tidak. stimulus dan respons melibatkan tiga ego state yang tidak efektif. OTB : Apu : OTB : .." "Cobalah sedapat mungkin. saya selalu bingung .. bingung ... "Bagaimana nih?" "Pasti kamu dapat. cobalah .. Berikut ini contoh "Not OK Transaction" antara Anak Penurut dan Orang Tua Pembimbing: Apu : "Saya tidak bisa mengerjakan apa saja dengan benar" (Saya tidak OK. OT D A OT D A Dalam "Not OK Complementary Transaction".A OT D A "OK Complementary Transaction" melibatkan tiga ego state yang efektif: AA AA D OTB AA AMD D OTB Catatan: Stimulus dewasa jarang sekali ditujukan pada ego state yang lain..

tentu donk." "Ya." (dengan nada suara melengking) "Anda tampaknya lelah.Dewasa Berikut ini beberapa contoh "OK Complementary Transaction": OTB OTB AA : : : "Jon benar-benar anak yang baik...." OTK OTK : : "Pekerjaan Ali jelek sekali" "Ya. dapatkah Anda membantu saya?" (dengan nada suara seperti anakanak). dapat amarah" Transaksi ini melukiskan dua orang yang sedang membicarakan orang lain dan kedua orang tersebut tidak merasa OK mengenai pihak lain. dia benar baik.pasti kamu dapat .. "Ya.." ". Ha ." "Ayoh. contoh: OTK : "Tutup . Seandainya mereka berdiskusi berdasarkan fakta-fakta tentang orang ketiga itu maka transaksi yang terjadi: Dewasa ." "Terima kasih. Mari saya pijat punggungmu. terima ." OTB : OTB AA AA AA : : : : D D : : Selama transaksi tersebut... Dia selalu .. bener nih." "Saya senaang denganmu. "Complementary" topik dari pembicaraannya tidak berubah. kendati mungkin terjadi "Not OK Transaction".. Ha. kasiiih!" "Jam berapa sekarang?" "Jam 3.20..

Transaksi Silang (Crossed Transactions) : : : mulut!" "Tidak . maka transaksi ini sangat sulit untuk diidentifikasi. cari pekerjaan di lain tempat. Contoh: Pimpinan : "Sudah saya katakan berkali-kali bahwa saya menghendaki laporan tersebut diserahkan tepat pada waktunya.. tidaak!" Transaksi ini terjadi jika berita/perilaku yang diperlihatkan oleh suatu ego state mendapatkan reaksi yang tidak diharapkan oleh ego state tersebut. saya tidak mau!" "Kamu harus tutup mulut!" "Tidaaak. Seseorang mengatakan sesuatu yang menurut dirinya merefleksikan "ego state dewasa". namun penerima menanggapinya sebagai "ego state orang tua". Kalau Anda tidak menyerahkan pada batas waktunya." Karyawan : (Catatan: Pimpinan mengharapkan respons "A". tetapi yang diberikan respons "D") C. Besok akan saya serahkan..Apo OTK Apo B." "Maaf. saya tidak menyadari bahwa batas tersebut benar-benar menentukan.Transaksi Tersembunyi (Ulterior Transactions) Transaksi ini menghambat kelancaran hubungan komunikasi. . Karena transaksi ini menyangkut pikiran yang terdalam (inner thought) seseorang.

Ia akan meninggal jika ia tidak disentuh. Saya senang sekali membicarakan persoalan Anda dan mencapai pemecahan yang rasional. Rene Spitz mengatakan bahwa setiap orang membutuhkan strokes atau belaian. Spitz. ciuman)." (Dewasa) Penerima menginterpretasikan: "Jangan datang ke sini dengan persoalan-persoalan Anda. Cari pemecahannya sendiri. non verbal (misalnya. Belaian didefinisikan sebagai suatu tindakan untuk menyatakan pengakuan kehadiran orang lain. Orang dewasa juga membutuhkan belaian yang lain (perhatian). A OT OT A Suatu perhatian tidaklah harus bersifat positif.Contoh: Pimpinan : "Pintu selalu saya buka. stroke itu tetap dibutuhkan. senyum) atau kontak fisik (misalnya. silakan datang pada saya setiap waktu. karena sekali pun negatif. untuk apa kamu digaji." (Orang Tua) Transaksional Analisis Sebagai Alat Kepemimpinan yang menggerakkan Strokes (belaian) Dr. strokes dapat diklasifikasikan sebagai berikut: BENTUK Positif dan tidak bersyarat CONTOH "Anda hebat!" . Asumsi dasar transactional analysis ialah: "negative strokes" sekali pun jauh lebih berguna daripada ketiadaan "strokes" sama sekali. Belaian dapat dilakukan secara verbal (dengan kata-kata). Seorang bayi membutuhkan physical strokes untuk bertahan hidup. Menurut R.

seorang pemimpin "dilatih" membuat stimulus melalui stroke dan merespons melalui suatu stroke untuk melengkapi kebutuhan manusia. maka kontribusinya pada hubungan antar manusia sangat berarti. nilai-nilai. Karena suatu stroke merupakan suatu sinyal pada komunikasi. Selain itu. Salah satunya adalah dalam melaksanakan hubungan dengan orang lain di sekitar kita. Namun ketak-sadaran dalam cara menggunakannya secara efektif ataupun menerima secara tidak tanggap acapkali menyebabkan kericuhan bahkan persepsi yang salah. Bahan Bakar Pemimpin . karena stroke berkatian dengan faktor-faktor seperti kepribadian. dan latar belakang seseorang. kita harus berusaha memberikan stroke secara efektif dan efisien. Anda akan kami kirim study ke luar negeri" "Anda berbuat kesalahan begitu parah. Alat ini tentunya bukan satu-satunya cara. Penutup Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan sensitivitas diri sebagai pemimpin. namun sejarah dan intensitas penelitian di belakangnya sangat kokoh untuk dijadikan alat utama dalam peningkatan kepekaan kepemimpinan. budaya. Ada empat cara untuk mendapatkan stroke: menampilkan (performing) meminta memberi pada orang lain memberi pada diri kita sendiri Kepekaan terhadap penerimaan suatu stroke dan keefektifan dalam memberikan suatu stroke sangat besar peranannya dalam mengadakan suatu komunikasi. memberi dan menerima "stroke" itu merupakan hal alamiah yang ada sejak lahir. kami tidak akan memberi kesempatan lagi pada Anda" "Saya benci" Dalam memberikan suatu stroke kita harus berhati-hati sebab stroke yang Anda maksud positif dapat diinterpretasikan negatif. Sebenarnya. Dalam transactional analysis.Positif dan bersyarat Negatif dan bersyarat Negatif dan tidak bersyarat "Jika Anda dapat membangun gedung gereja ini.

SKIL.• Bahan Bakar Pemimpin Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership BUKU 2 SSEERRII KKEEPPEEMMIIMMPPIINNAANN BAHAN BAKAR PEMIMPIN: SIKAP. PENDEKATAN SiSTEM DAN SPIRITUALITAS BUKU KEPEMIMPINAN Robby I Chandra DAFTAR ISI HALAMAN Membangun Keunggulan Seorang Pemimpin 1 Spritualitas Seorang Pemimpin 3 Transformasi dan sisi gelap kepemimpinan 8 Bagaimana mengevaluasi Spiritualitas Pemimpin 12 Sikap Seorang Pemimpin 14 Skill Seorang pemimpin 19 Sensitivitas Seorang Pemimpin 23 Peka Pada Apa yang Bernilai bagi Diri Sendiri Peka Pada Harga Diri Peka Pada Ambisi dan Kebutuhan . SENSITIVITAS.

Tanpa keunggulan dan pengabdian tadi orang segan mengikuti orang yang tidak memiliki kelebihan dari diri mereka. Cara lain untuk menjelaskan kepemimpinan itu ialah dengan merumuskan bahwa kepemimpinan yang Kristiani adalah suatu penugasan dari Tuhan agar rencanaNya tercapai melalui sang pemimpin. menyebutkan bahwa seorang pemimpin memiliki "keagungan" sehingga orang mengikutinya. Secanggih apapun kendaraan tu. kemudian menciptakan kondisi yang membuat komunitas atau organisasinya bergerak menuju visi tadi. Seorang pemimpin bertugas merumuskan visi komunitasnya. Pesawat ini dapat bergerak secepat itu karena memiliki bahan bakar yang khusus. dan komunitas mereka. bukan hanya solar. Kemampuan untuk menimbulkan gerak dan transformasi ini terjadi berakar pada kepercayaan. pengikutnya. Sementara ia dan pengikutnya bergerak. apakah bekal yang diperlukan oleh seorang pemimpin agar ia dimungkinkan melaksanakan tugasnya dengan baik? Apakah "bahan bakar yang menjadi salah satu keunggulannya"? Kembali kita harus menjelaskan lagi apakah kepemimpinan itu. tanpa bahan bakar yang tepat pesawat itu hanya menjadi seonggok logam dan fiber glass. . Tanpa makanan itu. baik yang berasal dari Tuhan dan manusia lain. Selain kepercayaan dari Tuhan. karena alasanNya yang kita tidak paham. Seorang petinju dapat bertarung non stop dengan tingkat stamina tinggi melalui ronde-ronde yang berat karena ia berlatih dengan mati-matian dan mengkonsumsi makanan yang diatur dengan khusus. orang memberikan juga kepercayaan kepadanya bila ia memperlihatkan bahwa ia memiliki keunggulan-keunggulan pribadi serta kualitas pengabdian yang melebihi orang lain. Tuhan memberikan kepercayaan padanya untuk melaksanakan hal itu.Sistem Thinking dan Kepemimpinan 24 Bagaimana membangun prasyarat kepemimpinan 31 Penutup 35 PRASYARAT PEMIMPIN MEMBANGUN KEUNGGULAN SEORANG PEMIMPIN Pernahkah Anda melihat suatu pesawat udara sedang take-of? Sebuah pesawat udara meluncur di landasan pacu dengan kecepatan dua ratus kilometer per jam. mereka mengalami perubahan atau transformasi. ia tidak akan mampu bertahan lama. Pakar kepemimpinan yang lain. Bila dianalogikan.

pada dasarnya kita menunjuk pada sebuah kata kunci yang membuat seseorang menjadi pemimpin sejati. maka pemimpin yang baik adalah seorang yang terus belajar. Juga ia terus belajar mendalami skil dan sikap kepemimpinan.lumayan" saja. Ia tidak berhenti meningkatkan kepekaan dan intuisinya. Ia mempelajari lingkungannya. Ia terdorong untuk memberikan suatu sumbangsih ke tengah hidup ini karena ia menyadari bahwa hidup ini akan berakhir dan ia harus meninggalkannya.Keunggulan yang dimiliki pemimpin tersebut tercermin di dalam beberapa hal yang kentara: · Ia memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap orang yang ia pimpin dan semua pihak lain yang terkait dengan gerakannya bahkan terhadap bias dirinya sendiri. Seorang pemimpin dan mereka yang dipimpinnya berada di dunia nyata sedangkan dunia itu terus berubah.. Itulah sebabnya kepemimpinan bukanlah suatu . Dengan menunjukkan pada kelima keunggulan yang saling terkait tadi. Ia bahkan juga mengenali sistem yang ada bahkan mampu mengubah sistem tadi dimana perlu · Sebagai dasar dari semua hal di atas. Mengapa seorang pemimpin jadi seperti itu? Seorang pemimpin pada dasarnya adalah seorang yang tidak ingin hidup biasa. · Ia memiliki skil atau keterampilan dasar kepemimpinan yang didukung dengan skil dasar kehidupan (Basic Life Skills). Sikap kepemimpinan atau dapat juga disebut pola-pola respon kepemimpinan yang dimilikinya membuat dirinya berbeda dengan orang lain · Ia memiliki kemampuan untuk melakukan pendekatan sistem terhadap segala situasi yang dihadapi. Ia menolak untuk menjalani hidup tanpa makna. mereka yang ia pimpin serta seluk beluk dirinya sendiri.. Namun terutama ia terus bertumbuh dalam kepekaannya terhadap kehendakNya. ia memiliki spiritualitas kepemimpinan yang mendalam sebagai dasar atau pusat dari semua yang ia miliki tadi. Ia pun senantiasa belajar mengenali sistem dimana ia berada beserta segala dinamikanya. Ia menolak untuk menjadi orang yang . seperti berkomunikasi dengan baik atau mengambil keputusan · Ia memiliki sikap kepemimpinan.

what distinguishes them is their clarity and persuasiveness of their ideas. mereka sering tidak merupakan pembicara hebat di depan publik. Bagaimana kita memahami pertumbuhan spiritualitas ini? Seringkali para pemimpin memiliki suatu kesamaan. Rather. Suatu hal yang pasti ialah seorang pemimpin merupakan sosok yang agung. Keseluruhan atau salah satu faktor tadi dapat mempengaruhinya sehingga ia menjadi pemimpin.pekerjaan atau kegiatan. mereka tidak juga menonjol di antara orang banyak. they do not stand out in a crowd. they do not mesmerize an attending audience with their brilliance or eloquence. Pemimpin-pemimpin yang hebat tidak selalu memiliki sosok seperti Saul yang lebih tinggi dari orang lain atau seperti Daud yang tampil lugu dan berani. LATAR BELAKANG KELUARGA Suatu kasus yang paling mengejutkan di dalam kasus-kasus kepemimpinan adalah kasus pendeta Frank Norris. mereka tidak memukau." (Umumnya.. Seringkali orang banyak memiliki gambaran yang keliru bahwa pemimpin itu memiliki penampilan seperti Jenderal Sudirman. wawasan seperti KH Dewantara atau kemampuan komunikasi seperti Martin Luther King Jr. Beberapa faktor menentukan kekhasan ini. Sebagian terbesar pemimpin pada awalnya hanyalah seorang biasa. Kini para pakar studi kepemimpinan menyimpulkan bahwa kualitas hidup spiritual inilah yang menjadi akar dari semua keunggulan yang menghasilkan kepemimpinan yang sejati. skil dan sikap tadi tidak akan muncul sebagai hasil yang saling memperkuat kalau tidak terlebih dulu ia memastikan adanya kedalaman spiritualitasnya.Most of the outstanding leaders I have worked with are neither tall nor especially handsome. demikianlah menurut Koestenbaum. Orang-orang seperti Bunda Theresa atau Martin Luther mulanya hanya seorang biasa. and their openness to continually learning more. A. they are often mediocre public speakers. Ahli-ahli seperti Peter Senge dengan tajam menyatakan bahwa . Mereka mampu menggali makna atau menetapkan visi yang dibutuhkan komunitasnya karena mereka memandang hidup berbeda dari orang lain. yang melayani di . pimpinan-pimpinan hebat yang saya sempat tahu tidak luar biasa tampan atau tinggi. sensitivitas. Yang membedakan mereka adalah kejernihan gagasan-gagasan mereka dan kedalam komitmen mereka serta keterbukaan untuk terus menerus belajar) PERSIAPAN MENJADI PEMIMPIN Bagaimana mereka belajar? Apa yang seorang pemimpin pelajari tentang system. the depth of their commitment. Kepemimpinan adalah masalah eksistensi si pemimpin.

Abraham Lincoln tumbuh sebagai anak yang sangat miskin. Namun. Bill Clinton kehilangan ayahnya di waktu ia masih kecil dan selama tiga tahun ia tinggal dengan neneknya. Suatu hari ia melihat ayahnya diserang oleh dua orang badit dan ia menyerang dengan sebilah pisau di tangannya. Dalam suatu insiden ia menembak seseorang di dalam kantor gereja. Selain melayani jemaat itu iapun serentak melayani sebuah jemaat Detroir selama 14 tahun dan tiap tahun anggota jemaatnya bertambah sampai akhirnya mencapai angka 25 ribu warga. di samping hal itu ada sisi gelap kehidupannya yang aneh. namun mereka jarang berhenti untuk . Di keluarga semacam itulah ia tumbuh. Kemudian ia pernah harus bersaksi dipengadilan bahwa ibunya diperlakukan semenamena dan menjadi kurban pemukulan ayah tirinya yang sering mabuk. Memang pakar kepemimpinan Burns pernah mengatakan bahwa para pemimpin besar seringkali muncul dari keluarga yang tidak berfungsi baik. namun ia tertembak dua kali. Henry dan Richard Blackaby menyatakan suatu pendapat yang mendalam mengenai dampak latar belakang keluarga pada kepemimpinan seseorang. serta menyusahkan banyak orang di sekitarnya. Karena hal itu mereka buta dalam mengenali kebutuhan spiritual dan emosional mereka yang dalam dan sebagai akibatnya mereka tidak pernah mencari pemulihan mengenai keduanya di dalam kuasa penebusan Kristus. apalagi setelah ibunya meninggal.gereja First Baptist di North Worth Texas dari tahun 1909 sampai tahun 1952. (38) Mereka terus maju bekerja dengan giat bahkan mencapai banyak hal. Borris dikenal sebagai pengkotbah yang memukau dan menggerakkan orang. serta iapun pernah memperkarakan gerejanya ke pengadilan. menekan bawahan-bawahannya. Sambil mabuk. Ia juga terus menerus menerbitkan tulisan-tulisannya sebagai tokoh findamentalis yang mungkin paling berpengaruh di jamannya. Ia juga merupakan seorang anak yang miskin dan berpakaian lusuh sehingga diejek kian kemari. Presiden Amerika. Namun perlu dicatat bahwa tidak berarti keluarga yang disfungsional merupakan suatu prayarat untuk melahirkan pemimpin yang baik. Mengapa demikain? Ternyata pengkotbah terkenal ini memiliki latar belakang yang gelap di masa kecilnya. sehingga kamar tidurnya tidak berbeda jauh dari kandang binatang. Secara berkala Norris diduga membakar rumah dan gerejanya sendiri. Tak heran akhirnya ia sempat mengukir skandal besar di Gedung Putih. ayahnya memukuli Frank setiap hari. Banyak pemimpin spiritual kini gagal memahami dan mengakui luka-luka yang mereka derita dimasa kecil yang disebabkan oleh keluarga mereka yang disfungsional.

sehingga tidak dapat menerima perbedaan dengan hati lapang. sebaliknya dapat pula memperkuatnya dan menjadikannya manusia yang agung. ibu dan istrinya meninggal hampir bersamaan. diakui dan dihargai. walaupun di luarnya terlihat sukses masih terikat dan terluka oleh pengalaman masa lalunya. krisis mengandung dua komponen: kesempatan dan bahaya. Ibu yang mengasihinya mendidiknya dengan baik. Hidup dengan segala kekejamannya tidak dapat mengalahkan mereka. Banyak diantaranya sangat tidak merasa aman. Namun perlu dicatat seperti dituliskan oleh Gary McIntosh dan Samuel Rima. Setelah pengalaman krisis diikuti dengan pengalaman dikasihi dan dipulihkan Tuhan mereka menjadi lebih arif. Mereka merasa berhutang untuk memberikan sumbangsih pada kerajaanNya. Rencana Tuhanpun menjadi hal kedua di dalam urutan prioritas mereka. Dengan kata lain. B. Kesedihan ini memberikan krisis. Krisis memang dapat menghancurkan seorang calon pemimpin. namun mereka bahkan keluar dari latar belakang tadi dengan hati yang luas dan kasih yang lebih mendalam. Dalam tulisan Cina. C. atau oleh kebutuhan untuk diterima. seorang presiden Amerika yang terkenal. namun ia terus melanjutkan perjalanan hidupnya dan akhirnya menjadi presiden. menghabiskan masa kecilnya sebagai penderita asma yang parah sehingga ia harus meninggalkan sekolah. penulis "Overcoming the Dark Side of Leadership" sebagian besar pemimpin kini. Jadi.menyelami dorongan utama mereka di balik kepemimpinannya. Theodore Roosevelt. Mereka dapat mencapai hal tadi karena mengalami kebutuhan untuk pemulihan dan mengakui hal tadi. Pada tanggal 14 bulan Perbuari tahun 1884. KEGAGALAN . mereka mungkin di dorong oleh kemarahan daripada kasih. jabatan kepemimpinan menjadi alat mereka menutupi luka atau dorongan tersembunyi tadi yang ada pada dirinya. Mengapa krisis dapat menghantar mereka pada kepemimpinan? Seorang pemimpin Kristiani yang telah melalui krisis seringkali lebih menghargai hidup dan kebaikan serta kuasa Tuhan. ada pemimpin yang memiliki latar belakang keluarga yang sangat menyedihkan. Sebaliknya. KRISIS DAN TITIK NADIR Salah satu hal yang dapat menyiapkan seseorang untuk kepemimpinan adalah peristiwa yang membawa krisis atau membenamkannya ke titik nadir.

namun pengaruhnya tetap besar. iapun tiba pada cara yang tepat. Mereka belajar duduk diam di depan Tuhan (Yesaya 30:15) D. diramalkan akan menjadi orang yang tidak berguna untuk apapun juga setelah ia mengalami kegagalan. Winston Churchil akhirnya merumuskan bahwa keberhasilan adalah proses menghadapi kegagalan berturut-turut dan berulang kali tanpa kehilangan entusiasme.Kegagalan dapat terjadi pada siapa saja. Namun sikap orang terhadapnya berbeda." Akhirnya.L. apalagi di depan umum. kelemahan-kelemahan dan cacad tadi bahkan mendorong mereka bekerja dengan giat dan semangat yang luar biasa. Cacad atau kelemahan jasmani atau kejiwaan membuat seorang pemimpin menyadari bahwa kalau bukan karena karunia Tuhan. ia tidak memiliki kesempatan apa-apa. sang pengkotbah. Maka kegagalan adalah suatu berkat berupa kesempatan belajar yang mendalam dan kaya. Gus Dur memiliki mata yang rusak dan tidak dapat diperbaiki. yaitu ia harus berhasil pada akhirnya. Mengapa kegagalan menghasilkan kepemimpinan? Kegagalan memberikan banyak hal yang dapat dipelajari. Kesadaran inilah yang membuat mereka maju bersama Tuhan dan akhirnya berhasilk gemilang. Abraham Lincoln barangkali adalah orang yang memiliki rekor kegagalan berturut-turut. Masih banyak contoh pemimpin-pemimpin besar yang secara pribadi memiliki cacad atau kekurangan fisik atau masalah dengan jasmani mereka. sang pengkotbah terkenal. kegagalan mengajarkan mereka untuk lebih menyandarkan diri pada Tuhan atau membuka ruang seluas-luasnya agar kuasaNya mengalir. Moody. . adalah seorang menderita cacad tatabahasa dan kemampuan bicara. Kegagalan berturut-turut mendesak seseorang untuk menentukan entah ia akan menyerah atau maju terus sehingga tersisa satu kemungkinan. Jenderal Sudirman dalam sakitnya tetap memimpin pasukan dengan satu paru-paru sehingga harus ditandu tentaranya. Nyatanya. Billy Graham. Bagi seorang pemimpin Kristen. George Washington telah mengalami kalah perang lima kali berturut-turut sebelum ia berperang dengan pasukan Inggris.Kini aku telah tahu berbagai cara yang tidak membawa keberhasilan untuk memberikan lampu pijar ke tengah dunia kita.. Sepintas lalu hal-hal tadi membuat mereka mengalami kalah start dan dalam posisi rugi. CACAD ATAU KEKURANGAN D. Setelah mengalamiberbagai kegagalan. Thomas Alfa Edison setelah sekian ribu kali gagal menemukan lampu pijar mengatakan .

termasuk kera yang baru masuk setengah jam sebelumnya ikut menyerbunya. ia akan mengalami keterkejutan pula. Bila kera ini juga mencoba menaiki tangga. kera-kera ini menyadari bahwa bila anak tangga disentuh. Karenanya. Namun. setiap kali seekor kera mendekati tangga. Apa arti spiritualitas? A. ia belajar untuk menjauhi tangga.Faktor-faktor di atas berpotensi membawa orang pada kedalaman spiritualitas. Setiap seekor kera mendekati tangga. Semuanya kembali kalut. setelah beberapa lama. Di langit-langit kamar ini terpasang beberapa keran yang dapat memancarkan air ke seluruh kamar tadi. tetap kebiasaan untuk menyergap siapa yang menuju tangga dilanjutkan. Sebuah tangga dipasang sehingga dapat dipanjat oleh kera-kera tadi untuk menggapai pisang tadi namun tangga tadi memiliki sensor elektrik. Lama kelamaan. seekor kera menyadari adanya makanan yang tergantung di langit-langit. Spiritualitas seorang pemimpin: menggali makna sebagai fondasi Enam ekor kera dikurung di dalam sebuah kamar. Juga disana tergantung setandan pisang. secara otomatis air keluar dari keran di langit-langit dan membasahi kera-kera lain. salah seekor kera yang basah itu dikeluarkan dari ruang tadi. Kera-kera itu tidak pernah basah. ketika ia menginjak anak tangga ke dua. ia berupaya maju kembali ke arah tangga. kelima ekor kera lainnya menyergap dan mencegahnya menyentuh tangga ini. Setelah keributan mereda. Lambat laun. Kembali. Sekali lagi kelima kera menyergapnya. Semua kera lainnya. Sang kera beringsut ke arah tangga itu dan mulai memanjatnya. peristiwa tadi terjadi beberapa kali. rekan-rekannya akan menyergapnya tanpa kejelasan mengapa hal itu terjadi. Setelah seperempat jam berada bersama di dalam kamar tadi. terbentuklah suatu kebiasaan di kelompok kera-kera itu. Lambat laun. Mereka menjerit-jerit dan berlarian kian kemari. Setengah jam kemudian. Setelah keadaan tenang. seekor kera yang baru dibawa masuk. Ia pun lari kian kemari. namun mereka tetap memelihara perilaku yang tidak jelas maknanya bagi mereka. Betapa terkejutnya hewan ini ketika temantemannya menyergapnya. Beberapa menit kemudian. Seekor kera yang baru dibawa masuk. maka air akan memancar. air memancar membasahi kamar. Dalam setengah jam. kera tadi mulai kembali mendekati tangga dan memanjatnya lagi. Tidak sampai lima menit berada disana. Otak keranya berputar dan mulailah ia menghubungkan adanya tangga dengan makanan tadi. sang kera baru ini melihat sang pisang dan bergerak menuju tangga. . Bila satu persatu kera yang pernah basah digantikan oleh kera-kera baru.

Makna hidup kerja juga adalah bagi Kristus dan anak-anakNya. Untuk mendapatkan suatu definisi kerja. baiklah spiritualitas dipahami sebagai suatu kesediaan dan kemampuan menggali makna dari kenyataankenyataan hidup dimana pusat hidup itu yaitu TUHAN terus menerus diperhitungkan.Hal yang digambarkan di atas seringkali terjadi dalam hidup para pemimpin. tapi berani menggali dan mempertanyakan makna dari apa yang mereka lihat. bahkan kematian tidak menakutkannya karena dianggapnya sebagai keberuntungan. Spiritualitas =kesediaan dan kemampuan menggali makna dari kenyataankenyataan hidup Ada mungkin kenali bahwa spiritualitas Timur dan Barat. Merekalah yang membuat dunia mengalami perubahan-perubahan dahsyat. Makna yang dihayati tadi mengaitkan realitas dengan inti yang terdalam dari dirinya. Justru makna kenyataan berpusat pada Kristus. namun tidak ada seorangpun yang berupaya untuk berhenti sejenak dan mempertanyakan maknanya. Thomas Merton tentu juga menangkap nuansa spiritualitas yang berbeda dari pada apa yang ditangkap oleh penulis 'Life-style Evangelism". Di luar warisan Kristen. dengar. hidup bukan hanya untaian peristiwa tanpa desain. Bagi seorang pemimpin Kristen. konsep dan praktik spiritualitas juga dikembangkan. atau Laut Tengah memiliki perbedaan tekanan. gairah dan resiko yang tinggi. Spiritualitas menurut Romo Alex Dirdjo akan berbeda dari apa yang dipahami oleh Catherina dari Siena. Spiritualitas berporos pada keberanian serupa itu. Martin Luther King Jr. Membahas spiritualitas sering terasa sulit karena ada berbagai paham yang berbeda-beda. Dari Laut Tengah. menganggap makna hidup adalah bagi Kristus. Definisi ini membedakan spiritualitas dengan agama atau dengan filsafat hidup. dan ibu Theresa adalah contoh nyata dari orang-orang yang tidak sekedar menjalani kehidupan mereka. Filipi 1: 20 dsl menunjukkan bagaimana Paulus. Urusan spiritualitas jadi lebih merepotkan lagi. karena banyak orang telah menggumuli urusan ini tanpa menyadari bahwa ia sebenarnya sedang menyumbangkan berbagai pemikiran yang mendalam dan berharga tentang hidup spiritual. spiritualitas dipahami sebagai suatu pemahaman tentang Tuhan serta keintiman denganNya yang kemudian diikuti dengan perasaan kagum. misalnya. Dunia modern memang membuat orang hidup aktif tergopoh-gopoh. Orang-orang seperti Kahlil Gibran atau Dalai Lama juga memiliki pemahaman tersendiri. atau alami. Untunglah masih ada segelintir pemimpin berani mempertanyakan makna tersebut. kesediaan . Berbagai hal dilakukan dengan kesungguhan. Orangorang seperti Abraham Lincoln.

o pergumulan dan perenungan makna. bagi seorang pemimpin Kristen misalnya. Dalam perspektif Kristiani serupa itu. Ia hanya dapat . maka spiritualitas selalu harus bermuara dalam perbuatan dalam hidup sehari-hari atau sekurangnya pada transformasi diri. Kemudian ia terus menerus waspada dalam menggali makna dari segala hal yang terjadi di dalam realita dalam kaitan dengan karya besarNya (the Master's Plan) disertai dengan kerinduan untuk menjalani hidup dengan transformasi terus menerus. bahkan kuasa Kristus harusdibawanya di setiap aspek kehidupan. keintimannya dengan Kristus tidak mengharuskan dirinya meninggalkan atau mengabaikan dunia. Apa saja dimensi dari spiritualitas Kristiani ? Orang yang memiliki kadar spiritualitas yang baik adalah seorang yang memiliki tingkat keintiman yang dalam dengan Tuhan. Dengan demikian muncullah istilah "walk the talk" sebagai salah satu ukuran otentiknya suatu spiritualitas. sebagai saat penyatuan dengan zat yang asali. Dengan pemahaman tadi spiritualitas harus sekaligus mengandung aspek-aspek sebagai berikut: o pendalaman pemahaman dan perasaan. atau pelepasan dari keterikatan dunia. Sekaligus dalam spiritualitas ini kehidupan kasat mata diabaikan atau dianggap tak berguna. termasuk yang bersifat ritual maupun yang kegiatan seharihari seperti yang bersifat hubungan antar pribadi. perilaku manajerial dan perubahan sistem TRANSFORMASI DIRI DAN SISI GELAP KEPEMIMPINAN Seorang pemimpin adalah orang yang menggerakkan orang dan mengubahkan orang agar rencana Tuhan tewujud. di dalam berbagai aliran di Timur. Keintiman ini tercermin bukan hanya dalam pemahamannya. o melakukan perbuatan nyata. Selanjutnya ia rindu untuk merasakan kuasa dan peka pada kehendakNya. Berbeda dengan paham tadi. namun juga dalam penghayatan syukur dan terimakasih dalam semua aspek hidupnya atas berita baik (eu angelion/injil) dari Tuhan. hal mana tercermin dalam keberaniannya menempuh jalur baru dan resiko yang berat bagi Nya. Dapat juga dipahami spiritualitas. terutama dalam paham Kristiani yang tidak dualis dan memisahkan dunia rohani dari kenyataan lainnya. o perubahan diri dan. spiritualitas seringkali dipahami sebagai kemampuan untuk mencapai pencerahan. Dengan demikian.mengabdikan diri dan hidup dengan rasa syukur.

ada juga pemimpin yang jatuh ke dalam dosa seksual karena ia tidak menyadari bahwa ia mengidap rasa sepi yang kronis sejak kecil. dan ada juga pemimpin yang jatuh ke dalam kesemena-menaan karena kehausan kuasa merupakan sesuatu motiv nya yang berakar pada masa lalu yang pahit. Sebelumnya telah disinggung. Ketiga. dengan penghayatan tentang makna hidupnya ini. Seorang pemimpin yang tidak secara serius dididik untuk mengenali luka-luka tadi akan serupa seorang penari di istana yang mempertontonkan seni geraknya tanpa terlebih dulu mandi setelah ia mengangkat tong sampah di dapurnya. Ciri-ciri mereka terlihat dalam terpisahnya gambar diri. akibat dari ke dua transformasi tadi terjadi suatu perubahan dalam impiannya atau visinya dan misi atau sasaran hidupnya. Ia tidak lagi peka dengan Kehendak Tuhan.. terjadi ia belajar dan menyempurnakan pahamnya tentang siapa dirinya sendiri.melakukan hal tadi dengan efektif dan efisien bila terlebih dulu ia sendiri mengalami digerakkan dan diubahkan Tuhan. Ia tahu dengan jelas peran yang ia patut mainkan dalam hidup. ketiga hal tadi membuat sang pemimpin tidak konsisten. ia mengalami rekonsiliasi (pemulihan) dari luka-luka yang diakibatkan oleh berbagai peristiwa yang menyakitkannya bahkan membuatnya kehilangan keyakinan atas kasih atau keagungan Sang Pencipta. Selanjutnya. Inilah sisi gelap dari kepemimpinan Kristiani. Keselarasan antara penghayatan siapa diri seseorang dengan nilainya serta visinya akan berdampak nyata. Jadi seorang pemimpin Kristen perlu terus belajar dan diubahkan. Perubahan ini membuatnya memahami riwayat pribadinya dalam kaitan dengan rancangan agung Tuhan bagi semesta. bahkan segala sesuatu kuanggap kerugian karena pengenalanku akan Kristus lebih mulia daripadanya (Ef 3:7-8) Jelas dalam contoh ini nilai ini sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tentang siapa dirinya dan tujuan hidupnya. nilai dan visi mereka. Paulus menunjukkan dengan sangat tajam: Tetapi apa yang dulu kuanggap keuntungan bagiku kini kuanggap rugi karena Kristus . ada pemimpin yang jatuh kedalam dosa keserakahan karena luka masa lalu membuatnya tidak menyadari bahwa uang merupakan faktor utama dalam hidupnya. Bila tidak terintegrasi. ia berubah dalam hal-hal yang dianggapnya bernilai. Sebaliknya integrasi ketiga transformasi hal tadi akan menghasilkan kesediaan untuk menghasilkan sikap kepemimpinan dan skil kepemimpinan--dua hal yang perlu dipelajari terus menerus. Pertama. Integrasi tersebut juga membuatnya berani mengambil resiko yang tinggi bahkan .. Kedua. namun mengatas namakan Tuhan demi bias pribadinya.

ia melakukan tugas kepemimpinan karena ia menyadari. Seorang pemimpin harus mampu meneladani pengikutnya dalam penyerahan dirinya pad sang Pencipta. Penyerahan diri bukan berarti ia harus hidup secara pasif dan sepenuhnya tidak berbuat apa-apa. kemudian diikuti dengan kemampuan menggali. bertempo cepat. mengungkap atau mengenali makna dari realita yang kompleks maka seorang pemimpin sulit mengajak pengikutnya bergerak ke visi yang baik. Jadi. Bagaimana Anda mengevaluasi spiritualitas diri Anda sebagai seorang pemimpin? Kualitas spiritual seorang pemimpin dapat terukur dari kepekaannya membaca realitas kasat mata. terutama tren perubahan masyarakat. memiliki pandangan hidup dan nilai bahwa ia diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk ambil bagian di dalam kehidupan semesta untuk membuat transformasi dan menolong orang bergerak. KEINTIMAN DAN PENYERAHAN DIRI Kualitas spiritualitas ini tercermin juga dari keintiman hubungan sang pemimpin dengan Penciptanya. Dengan pemahaman seperti ini maka ia tahu siapa diri dan keterbatasannya. Melayani sebagai pemimpin adalah bagian dari ibadah pengabdian. Hanya keintiman dengan Tuhan membuatnya merasa damai dan tenang sehingga ia bebas untuk menggali makna dari arus hidupnya. I.mati demi imannya. serta riuh rendah. Penyerahan diri terlihat dari kebergantungan dan syukurNya. Kepemimpinan baginya adalah suatu proses belajar dan transformasi diri sebagai abdiNya. Ia tahu pula apa yang menjadi ambisinya yaitu melakukan semuanya dalam proses kepemimpinan seakan untuk menyembah sang Pencipta. Dari Stephanus di Perjanjian Baru sampai jaman kini. Kepekaan ini amat penting dalam dunia modern yang penuh dengan kepelbagaian. Ia tetap giat namun menyadari dan yakin bahwa ia dapat mempercayakan seluruh urusannya ke dalam tangan sang Pencipta. Dari sudut pandang orang . Tanpa kemampuan untuk peka. Kualitas spiritual sang pemimpin juga terbaca dari kedalaman penyerahan dirinya pada Tuhan. KEPEKAAN. Setelah ia memiliki kepekaan ia perlu mampu menemukan makna dari semua gejala yang orang biasanya hanya tangkap secara inderawi serta direspon secara emosional dan nalar. Kuasa yang ia miliki adalah pemberian dari sang pencipta dan bukan sesuatu yang harus ia kejar dan pupuk sendiri. Kepemimpinan adalah upaya baktinya bagi sang Pencipta. bagi seorang pemimpin yang melayani. orang-orang kuat serupa itu menghiasi sejarah gerejaNya.

Dengan demikian. tahan derita. Dengan mengatas-namakanNya. kerjakan. Ia juga dapat mabuk kekuasaan. Selanjutnya.walaupun mungkin pahit. Ia hanya menjalani hari-harinya. tetap konsisten. Sebaliknya pemimpin yang mampu memahami makna urusannya kerapkali menjadi orang yang tegar. tanpa makna yang diyakininya maka ia akan mudah bosan. Ia dapat menentukan hal yang utama dari hal-hal sampingan. akan mudah menjadikan dirinya sebagai pusat segala kepentingan yang ada. Pilihan-pilihan sumber untuk diri bergantung misalnya ialah. atau berbagaibagai hal lain yang pada dasarnya adalah hasil ciptaan Yang Maha Kuasa. Ia akan menggantikan posisi sang Mahakuasa dengan dirinya. kemampuan dirinya. pada dasarnya ia sudah mengusir sang Pencipta dan menjadikan dirinya allah ciptaan benaknya. ia mengejar kehendak dirinya sendiri. Semakin dalam makna yang seorang pemimpin temukan. Entah diakui atau tidak. Sikap seorang pemimpin . Bagi seorang pemimpin. dan impikan. orang yang tidak bergantung pada Yang Mahakuasa berarti harus menggantungkan dirinya pada suatu hal yang lain. Ia terus merangkai hidupnya tanpa memahami pola yang sedang ia bentuk. semakin kokoh kepemimpinannya. serta mampu mensyukuri apa yang ia hadapi -. Seringkali pemimpin yang puas dengan hal tadi menghasilkan gerakan yang belum tentu cukup lancar dan langgeng. kepekaan pada hal-hal yang tidak kasat mata membuat orang terus menerus mewaspadai apa yang ia sendiri rasakan. gerak majupun dapat terjadi. Jadi dapat disimpulkan bahwa seorang manusia memiliki dua pilihan. Iapun tidak dapat mentransformasi pengikutnya untuk mengenali makna dari gerakan mereka bersama menuju cita-cita mereka.Kristen Asia. Pemimpin yang tidak spiritualis dan tidak mampu mengenali makna daripada apa yang ia hadapi sebenarnya adalah orang yang termiskin di dunia. yaitu bergantung pada Sang Pencipta atau pada ciptaanNya. Namun cerita belum berakhir. koneksinya. Sebaliknya. Sekurangnya ia dapat memimpin dirinya sendiri sesuai dengan makna yang ia yakini. seorang pemimpin yang tidak peka pada berbagai hal di balik hal-hal yang kasat mata dan trend yang muncul serta tidak bergantung pada sang Pencipta. Bila kepekaan tadi sudah dimilikinya. II. kualitas penyerahan diri tadi tercermin di dalam tingkat keheningan yang seseorang alami atau kebebasan dari ikatan-ikatan yang menjauhkannya dari kebenaran. Ia juga tidak menyadari jebakan persepsi-persepsi atau penangkapan inderawi serta respon emosinya terhadap realita. atau menangani berbagai hal detil saja. sistem yang ia yakini.

seringkali mereka menjadi orang yang sadis. mereka menjadi orang yang mengenali mudahnya mereka marah dan kemudian belajar untuk mengendalikan kemarahannya atau menyalurkannya dengan cara yang wajar. Semua yang telah dipelajari berarti dapat diteliti atau dipelajari ulang dan dibuang bila tidak lagi berguna. Kecuali mereka dengan sengaja belajar mengenai pola asal mula. Mereka belajar bahwa cara ini lebih aman. Hal ini merupakan kabar baik bagi kita.Sikap adalah pola-pola yang mendasari perilaku. Keduanya terkait dengan nilai. ada anak-anak pemarah yang setiap kali mereka marah. Dari mana datangnya pola-pola tadi? Pola-pola tadi merupakan gabungan dari dua pengaruh besar. Contoh sikap yang baik ialah. Sikap seorang pemimpin dalam hal ini dipahami sebagai pola-pola yang harus dimiliki seorang pemimpin. Pola-pola seorang pemimpin teramati dari perilaku mereka dalam pelaksanaan peran kepimpinan. Pertama. Namun pola-pola tadi berakar pada pemahaman dan pengendalian respons emosi mereka dalam tugas memimpin. Contoh yang paling jelas adalah pola pemarah. Dalam hal ini ada dua hal penting yang dapat dipelajari dari kenyataan tadi. Pertama. Dengan demikian. menerima pukulan dari orang tuanya. lahirlah kebiasaan. seorang pemimpin yang menyadari bahwa melayani berarti ia bersedia mengurbankan diri dan meletakkan dirinya di balik ketenaran pengikutnya. Akibatnya. Kedua. Salah satunya disebabkan karena faktor bawaan biologis yang membuat individu lebih mudah marah. Pola marah ini menjadi bagian dari diri mereka. Banyak orang tidak menyadari bahwa hal tersebut dapat diubah bila mereka dengan sengaja memperhatikan dan . seringkali suatu pola perilaku menjadi bagian dari diri seseorang tanpa disadarinya. Dalam bahasa bahasa Inggrisnya dikenal istilah learned and unlearned. pengaruh yang merupakan bawaan (herediter). Sebaliknya. dan kedua adalah pengaruh dari proses belajar yang membekas dan tersimpan dalam ingatannya. mereka jadi takut untuk marah terhadap atau di depan orang-orang yang mereka anggap lebih kuat. dan diajak berpikir mengenai kemarahan mereka. akan sulit mereka menjadi pemimpin yang sesungguhnya. Akhirnya. Beberapa anak pemarah dinasehati. Anak-anak ini belajar untuk marah hanya kepada orang-orang yang lebih lemah dari mereka. ditenangkan. Setelah dewasa dan menjadi pemimpin. Di pihak lain. mereka dapat pula menyamarkan diri menjadi orang yang manis dan penurut di depan atasan. Pada dasarnya kebiasaan menjadi pemarah disebabkan oleh berbagai hal. sebagian besar dari pola-pola merupakan hasil dari pengaruh proses belajar. ambisi dan gambar diri seorang pemimpin. bahkan cenderung marah dengan kasar kepada orang-orang yang menjadi bawahan mereka.

Dalam hal ini. ada beberapa pola yang berlaku universal yang ditampilkan dalam hidup tokoh-tokoh besar dalam sejarah manusia. Namun. Anjing Pavlov pun terjebak ke dalam pola yang ia buat. pengalaman atau rangsangan baru membuatnya mempelajari ulang hal tadi. Walaupun suatu budaya mempengaruhi tata nilai dan akan menentukan pemahaman tentang pola kepemimpinan. Ia belajar di masa kecil bahwa melarikan diri dari kesulitan. apalagi resiko yang dapat melukai dirinya. mereka sangat kentara dalam mengendalikan diri untuk mengatasi kecenderungan manusiawi-nya. Seorang manusia seringkali mempelajari begitu banyak hal dalam lima tahun pertama dalam hidupnya sehingga ia tidak lagi menyadari kapan. Pada suatu hari ketika bel tadi dibunyikan. Bila anjing terus menerus mendengarkan bel. ia dapat belajar lagi bahwa bel dan makanan tidak selalu terkait. Lama-kelamaan si anjing ini terbiasa mengaitkan bunyi bel dengan kehadiran makanan. Mereka sering menyadari kesulitan dan aniaya yang akan dialami mereka ketika mereka mengejar pencapaian misi hidup mereka. namun mereka tidak membiarkan naluri . Ia membuang asosiasi atau kaitan yang telah dipelajari-nya sebelumnya. kemudian hal itu dicerminkan di dalam perilakunya (unlearned). di mana. kaitan antara perilaku dan ingatan atau apa yang dipelajari dari masa lalu sangat berperan aktif. bahaya. namun sekaligus secara potensial menjebak dirinya untuk terus menerus menggunakan pola yang telah dipelajari tadi di dalam hidupnya. misalnya mengeluarkan air liur. Pertama. Dalam bahasa ilmu jiwa terjadi proses conditioning atau pembiasaan. Dalam arti tertentu. Ia akan menghindar dari rangsangan yang memaksanya mengadakan proses unlearned. yaitu mengeluarkan liur setiap ia mendengar bel. Ia mempelajari hubungan antara bel dengan makanan. seorang penakut akan menghindari pengalamanpengalaman yang membawanya menghadapi resiko tinggi. Pavlov memberinya makanan sambil membunyikan bel. dan tantangan akan memberikan keberhasilan baginya. Manusia tidak sesederhana sang anjing. karena dapat memilih dan menghindari pengalaman atau rangsangan yang bertentangan dengan pola yang telah dipelajarinya. Pemilik dari pola-pola ini dapat disebutkan sebagai orang yang memiliki pola atau sikap kepemimpinan. apa yang dipelajari dapat memberikan faedah bagi dirinya. Seorang pemimpin juga sering terjebak dalam pola itu. Setiap kali si anjing lapar. Pola ini diterapkannya bertahun-tahun dan berhasil. namun makanan tidak juga hadir pada suatu titik tertentu. Pavlov melakukan pembiasaan ini pada anjingnya.merancang perubahan dalam diri. si anjing bereaksi seakan makanan hadir. bagaimana. Misalnya. dan mengapa ia mempelajari hal tadi. Ahli ilmu jiwa.

Demikian juga John Calvin. Belum lagi kehilangan pangsa pasarnya. demikian juga penulis Tom Sawyer. Padahal keputusan tadi merugikan posisinya dalam jangka pendek. Abraham Lincoln dengan segala keanehannya merupakan suatu contoh manusia yang sangat bekerja keras. Contoh yang jelas dalam hal ini ialah bagaimana seorang pemimpin menghadapi kritik. Mereka menjadi teladan karena kerja keras mereka dan sikap pantang menyerah. dan tanggung. Kedua. Ternyata 2 tahun kemudian. yaitu mereka mengamati dan memperhatikan hal-hal yang kecil dan terus memperbaiki apa yang telah mereka capai dengan konsisten. Keempat adalah. atau Martin Luther dan Bonhoeffer kentara dalam hal ini. rasakan. Ia tidak mendahulukan kepentingan-Nya. Ketika Ia menderita kelelahan yang sangat berat dan sekelompok anak-anak kecil datang. ia akan tersinggung karena sepuluh kritik yang menyakitkan perasaannya. Ketiga. Kristus Yesus. padahal anak kecil sampai masa kini pun sering disepelekan. Bila seorang biasa menghadapi sepuluh kritik yang tidak benar serta disampaikan bersama dua kritik yang tepat. Ia tidak meremehkan mereka. teolog Jepang yang terkenal. . Mereka memiliki kepekaan pada apa yang orang butuhkan. Namun seorang pemimpin akan brterimakasih untuk kedua kritik yang tepat dan mengabaikan sepuluh kritik yang lain. Pematung-pematung di Bali. kerangka pendekatan atau sudut pandang para pemimpin sangat berbeda dari orang di sekitarnya. Biaya penarikan saja telah mencapai 5 milliar dollar. menyadari daya pengaruh yang ada di dalam diri mereka serta pantang menyerah.manusiawi yang selalu ingin menghindar dari derita menguasai keputusankeputusan mereka. Misalnya. bagaimana sebagian besar tokoh-tokoh yang berhasil mengubah hidup dan meninggalkan jejak yang dalam cenderung memiliki dapat meletakkan diri pada posisi orang lain. Di dalam bagian lain bahkan Ia menunjukkan pada kerinduan seorang anak yang menerima-Nya sebagai model dari cara yang tulus menerima Tuhan. Orang-orang seperti Abraham Lincoln. Penulis buku Uncle Tom's Cabin yang mengubah sejarah. dengan meneliti hidup tokoh-tokoh yang mempengaruhi sejarah manusia dapat disimpulkan bahwa mereka bekerja sangat keras. ternyata keputusan dan pola pikirnya sangat tepat. atau Kagawa. atau pembuat batik di Jawa Tengah merupakan contoh hal ini. Ia memperlihatkan bahwa anak-anak dalam kerangka pikir Allah merupakan mahluk yang penting. John Burke dari Johnson and Johnson juga mengambil keputusan yang luar biasa dengan menarik produk Tyllenol yang segelintir diantaranya diracuni orang. Berbeda dengan kita. atau perjuangan Multatuli merupakan contohnya. Kelima adalah pola yang mungkin tidak banyak teramati.

Di dalam situasi yang membingungkan sikap pemimpin yang tegas akan menenangkan dan memberikan kepastian yang dibutuhkan komunitasnya. Juga. merenung dan tidak berbuat apa-apa. adalah seorang bapak gereja yang bekerja keras dengan disiplin untuk menghafal Alkitab dengan rinci. namun di pihak lain. Seorang pemimpin juga harus mampu memiliki sudut pandang yang berbeda-beda untuk situasi yang berbeda-beda. namun dengan duduk. keterampilan adalah sesuatu yang dapat Make things happen. namun di pihak lain ia harus mampu untuk diam. serta bobot atau jumlah energi yang dibutuhkan. Demikianlah ketegangan yang para pemimpin harus dipikul mereka dalam mengembangkan sikap kepemimpinan. ia harus mampu tekun dan berdaya juang. Sementara itu dengan pengikut dan pihak lain yang terkait ia harus mampu menjalin hubungan yang akrab. atau apa yang dapat diolah. Namun seorang pemimpin perlu membuat gerak dan perubahan. Ada di antara mereka yang terus menerus mendoakan orang yang sama secara teratur dan berdisiplin untuk waktu yang panjang.Keenam. Ketujuh. Secara sederhana definisi keterampilan adalah kemampuan mengubah sesuatu yang ada menjadi apa yang dikehendaki sesuai dengan rencana. Selama proses itu yaitu dua tahun ia mendisiplinkan dirinya untuk tidak tidur berbaring. John Christosotomus. atau diubah tadi dapat berupa . diolah. Skil atau keterampilan seorang pemimpin Sikap seorang pemimpin membuat pengikutnya mempercayakan diri padanya. sang mulut emas. Mereka juga memeriksa diri dengan serius secara berkala. Mereka terus giat belajar dalam keadaan yang sulit dan miskin fasilitas sekalipun. Untuk itu selain sikap diperlukan serangkaian keterampilan atau skil kepemimpinan. Di satu pihak ia mampu mengendalikan diri. di pihak lain ia harus berani melepaskan kendali banyak hal secara berkala. Sesuatu yang terjadi. III. Dapat juga dicatat bahwa sikap seorang pemimpin juga memiliki ketegangan. ia harus pula mampu menjaga jarak. Mereka tidak membuang-buang waktu apalagi untuk bergossip atau sekedar berseloroh kian kemari. bahkan kemungkinan-kemungkinan penyimpangan dan perkecualian. namun di pihak lain. Keterampilan menyangkut pengenalan bahan. Keterampilan juga terkait dengan tahap-tahap pelaksanaan pengolahan. ia juga harus mampu tetap menjaga konsistensi dan keteguhan pendirian. input. para pemimpin memiliki sikap tegas dan berani memberi arah. Dalam bahasa Inggris. para tokoh merupakan orang yang sangat teratur dan berdisiplin menangani dirinya sendiri. Keseluruhan sikap di atas yang teramati oleh orang lain membuat mereka unggul dan dipercaya orang.

salah satu keterampilan kepemimpinan yang paling mendasar untuk dunia modern adalah keterampilan untuk mengelola hubungan dengan baik. Oleh sebab itu. menjelaskan sudut pandang kita. dana. dan sebagainya. maupun secara massal. dan kesadaran saling menopang yang akan menuju pada produktivitas yang tingkatnya lebih tinggi. atau menangani konflik. Keterampilan lain yang sangat penting terutama agar dapat menciptakan sinergi dalam lingkup kerja. menyimak orang lain. menggunakan komunikasi yang memungkinkan terjadinya sinergi. kompetensi. Untuk menyokong hal tadi sebuah keterampilan lain dibutuhkan. dapat tepat mencapai sasaran serta menggunakan porsi yang dikehendaki. baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. informasi. Cara mengubah atau menjadikan ini adalah proses pengubahan yang paling efektif dan efisien. cara ber-organisasi. Seorang pemimpin perlu memiliki keterampilan berkomunikasi secara interpersonal. Keterampilan pengambilan keputusan antara lain menolong orang untuk membedakan antara informasi dan persepsi atau tafsiran tentang informasi tadi. adalah keterampilan menggalang tim kerja yang mampu bekerja sama (dan bukan cuma sama-sama bekerja). Keterampilan dapat juga disebut sebagai suatu daya transformasi yang memungkinkan seorang pemimpin menjadikan apa yang tersedia menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kegunaan keterampilan nyata dalam beberapa hal: mencari data. Akibatnya. dimana kompleksitas organisasi dan hubungan antara manusianya cukup tinggi. orang belajar untuk meningkatkan entusiasme kerja.hubungan antar rekan. mengubah sudut pandang orang. Untuk situasi komunitas Asia. Artinya. maka sangat dibutuhkan keterampilan kepemimpinan yang menghasilkan hubungan baik tadi. cara kerja. bangunan. Keterampilan pengambilan keputusan . dalam kelompok. Suatu hal yang membedakan dunia sebelum ini dengan zaman ini adalah manusia harus semakin bergantung satu sama lain. Tim kerja yang baik harus memiliki kemampuan mengambil keputusan secara runtut dan masuk akal.

Setiap orang memiliki suatu gambaran tentang dunia dimana ia berada. Kepekaan apakah yang seorang pemimpin perlu kembangkan dalam ia membaca dirinya sendiri? Pertama-tama. maka seorang pemimpin tumbuh melalui pengalamannya bukan saja untuk menjadi semakin handal dan terampil namun tumbuh pula dalam kebijaksanaannya (wisdom/hokma). dan lain-lain. Ada yang memahami dunia sebagai arena. Pemimpin dan sensitivitasnya Seorang pemimpin harus memiliki radar yang tajam. IV. terutama dalam situasi konflik dan persaingan ketat di tengah masyarakat yang majemuk. Keseluruhan jenis keterampilan yang diuraikan di atas dapat disimpulkan ke dalam tiga jenis yang sangat dibutuhkan dewasa ini. seorang pemimpin di dalam konteks Indonesia pada khususnya harus mampu memiliki keterampilan untuk mencari alternatif dan kerangka yang lebih besar. mengecat. kepekaan atas asumsinya tentang gambar dunia atau kepekaan pada world view nya. Kepekaan ini hanya muncul kalau seorang pemimpin senantiasa peka terhadap dinamika yang ada di dalam dirinya sendiri. Akhirnya. Bila keterampilan kepemimpinan dihasilkan. mengaudit pembukuan. di samping keterampilan yang bersifat teknis spesifik. sama seperti seorang pembaca radar yang ingin cepat-cepat pulang. bahkan menentukan prioritas-prioritas kita. . memotong rambut. seperti keterampilan memasak. Namun radar ini atau kepekaan seorang pemimpin hanyalah berguna kalau dirinya tenang. bersama dengan sikap yang seharusnya. penuh dengan kekuatiran atau merasa kurang.membuat kita mampu mengenali alternatif atau pilihan-pilihan. Pertama: jenis-jenis keterampilan untuk merumuskan apa yang mau dicapai bersama dalam jangka pendek. Kedua: jenis-jenis keterampilan dalam proses mengajak orang lain untuk menyusun tahap-tahap kerja sama serta pelaksanaannya Ketiga: jenis keterampilan untuk mengelola diri sendiri dan memberikan kontribusi yang tepat pada waktu yang tepat. mengukir es. Tanpa kepekaan ini ia akan mudah jatuh ke dalam bias dalam menangkap hal-hal di sekitarnya. Bila ia tergopoh-gopoh. maka kepekaan tadi sulit muncul dan menjadi berguna.

Misalnya. seorang pemimpin juga perlu peka terlebih dahulu pada kadar harga diri dan gambar dirinya. seperti warna dan penampilan. Keempat. Tanpa pernah hidup dan berkecimpung dalam budaya lain. Budaya tadi tercermin di dalam hal-hal yang kasat mata. seringkali orang tidak menyempatkan diri untuk menilai budayanya. Keseluruhan kepekaan tadi akan membuatnya peka terhadap persepsinya sendiri dibandingkan dengan realitas yang ditangkap oleh persepsi itu. Masih lebih dalam lagi. perilaku dalam memberi salam (dari sentuhan jari. Ketiga. sampai menggosok-gosok hidung). Kedua adalah bahwa seorang pemimpin harus peka tentang apa yang ia anggap bernilai di dalam hidup. Ia perlu peka bagaimana gambaran yang hidup dan ia gunakan ini mempengaruhi keputusan. Bagaimana dengan kepekaan budaya? Tanpa disadari budaya merupakan bagian hidup. Misalnya. Sadar atau tidak hal ini akan menentukan arah kerja. tiap budaya memiliki apa yang dianggap bernilai. hubungan-hubungan serta tindakannya. atau sebuah perjalanan pulang. Kemudian lebih dalam lagi. sentuhan pipi.Adapula yang menggambarkannya sebagai rimba yang menakutkan. dan tingkat resiko yang akan diambil seorang pemimpin di dalam pekerjaannya. Tugas Sehari-hari Pemimpin dalam Menangani Perubahan • Tugas Sehari-hari Pemimpin dalam Menangani Perubahan Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Buku ke 4 Tugas Sehari-hari Pemimpin dalam Menangani Perubahan . ia perlu peka juga terhadap ambisi dan kebutuhan diri pribadinya. suatu mal yang menarik. besarnya upaya. budaya tercermin di dalam perilaku orang. warna yang dianggap "mencolok" di suatu budaya dapat dianggap sangat pantas dan lumrah di budaya lain.

Perusahaan terus menerus mencatat keuntungan yang besar. manajer. Di dalam perusahaan yang penuh suasana kekeluargaan itu. Kini perusahaannya memiliki delapan buah toko dengan 300 lebih karyawan. satu per satu tantangan yang datang dapat diatasinya. Namun ke tujuh orang tadi tidak saling bekerja sama.Daftar Isi Pemimpin dan Perubahan 1 Pemimpin dan Perubahan Makro 3 Wujud Perubahan Sengaja 7 Bagaimana Pemimpin Menghadapi perubahan 12 Perubahan Dan Pemeliharaan Budaya Organisasi Serta Nilai Yang Dianut 15 URUSAN SEHARI-HARI PEMIMPIN DALAM MENANGANI PERUBAHAN PEMIMPIN DAN PERUBAHAN Sebuah toko kecil dengan 80 karyawannya menjual berbagai pakaian sederhana di sebuah kecamatan. bahkan saling bersaing. sang pemimpin dan sekaligus pemilik toko ini menjadi bapak. mentor dan juga manajer public relation. Pengelolaan seluruh toko ditangani oleh tujuh orang manajernya yang telah terlatih dan teruji. Tak terasa sepuluh tahun berlalu. namun tanpa disadari banyak biaya pengeluaran yang tidak diperlukan terus mengalir. Sementara itu sang pemimpin masih menangani . Semua staf dan karyawannya sangat menyayangi tokoh yang dihormati orang di kota bahkan di daerah itu.

perusahaan ini membutuhkan sebuah kerangka pikir kepemimpinan dan skil serta sikap kepemimpinan yang baru. Pada suatu hari. Tidak ada hal yang besar.bisnisnya seakan ia masih memiliki 80 karyawan saja. yang Anda bicarakan adalah urusanurusan teknis di tingkat karyawan. Lambat laun muncul berbagai masalah yang menggerogoti perusahaan ini. Semua masalah yang kini hadir sebenarnya disebabkan karena. Mendengarkan diskusi mereka tentang berbagai-bagai hal sepele dalam pengelolaan toko. tanpa sengaja terlontar komentar dari seorang rekan yang ikut hadir: "Anda semua masih bersikap dan berpikir sebagai pemilik dan manajer yang menangani sebuah perusahaan kecil. namun suasana kerja dan kesukacitaan digantikan dengan kejenuhan." Hari itu sang pemilik dan stafnya pulang dengan pemikiran bahwa suatu rentetan perubahan besar sudah terjadi dan mereka tidak menyadarinya. Sebuah jemaat mulai dengan 100 orang. Sang pendeta dan majelisnya memilih seorang tua yang berdedikasi tinggi serta berpendidikan SMP untuk . penulis menikmati makan malam dengan pemilik perusahaan dan para manajernya. Agaknya Anda tidak sadar bahwa Anda sudah memimpin sebuah perusahaan dengan omzetnya berpuluh milyar. Pemilik dan staf serta karyawannya terjebak ke dalam suasana yang tidak menyenangkan tanpa ada yang menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi.

Sepuluh tahun selanjutnya. The . lima tahun kemudian. Global Mind Change. Semua berpangkal pada ketidak rapihan administrasi kantor. Jelaslah. atau pengamat yang tajam telah menuliskan berbagai pembahasan mengenai perubahan tadi. Sebagai hasilnya. selama seorang pemimpin menjalankan tugasnya. jemaat itu memiliki 700 warga.menangani kantor gereja. Megatrends. The Third Wave. Material Revolution. sang pendeta menangani 1200 warga jemaat. Apa yang terjadi? Dalam pesatnya perkembangan jemaat tadi. orang itu tidak mengubah sikapnya. Semakin besar jemaat. Para pakar. staf kantor tidak lagi mampu mengikuti tuntutan yang ada karena keterbatasan skilnya. The 500 Years Delta. semakin banyak keluhan dilontarkan pada pendeta. majelis dan kepala kantor. Namun lebih dari itu. bahwa ia kini menangani jemaat yang besar dan penuh dengan berbagai kebutuhan. wartawan. Pendorong perubahan tadi dapat berupa teknologi. ia berhadapan dengan perubahan-perubahan. rekonstruksi politis atau kegoncangan sosial dan ekonomi. Mereka yang memiliki akses pada data base yang beragam telah menuliskan pandangannya tentang pola perubahan tadi ke dalam buku-buku yang terkenal seperti The Secular City. Perubahan memang terus menerus terjadi dalam segala aspek kehidupan. Tingkat kesalahan dalam pelayanan juga semakin tinggi. Bahumambahu mereka bekerja sebagai tim yang tangguh dan bergairah.

Peter Senge menuliskan bahwa "Kini dalam organisasi. sebagai akibatnya. pelanggan. pesaing atau struktur pasar bahkan perubahan sosial dan politis. Willis Harman. John Naisbitt. Alvin Toffler. maka .Knowledge-Value Revolution (Chika). menyimpang ke kiri dan ke kanan agar sinar matahari dapat dinikmatinya. Para pemimpin seringkali bertindak sebagai ranting anggur tadi agar visi organisasinya tercapai walaupun rintangan dan kesulitan muncul terus menerus. Taichi Sakaiya. Secara mendadak. mengubah jalur lurusnya. Perubahan dapat berarti perubahan eksternal dalam bentuk perubahan teknologi. praktek kerja. Perubahan juga dapat berarti perubahan dinamika internal seperti perubahan organisasi. Karena perubahan tadi sangat terasa dan dipahami berbeda-beda. Semua tokoh tadi membahas perubahan besar yang sedang kita alami. atau Peter Senge. cara pandang. bahkan Francis Fukuyama. Harvey Cox. berbagai pimpinan dan Anda berkenalan dengan nama-nama seperti. Arti sebenarnya secara harafiah dari kata "Perubahan" dalam bahasa Perancis kuno adalah "membengkokkan atau berbelok. or The Great Disruption. Tom Forrester." Perubahan digambarkan bagai sebuah ranting anggur mencoba mencari jalan ke arah matahari. kata perubahan dapat dipahami secara berbeda-beda bahkan secara bertentangan. dan strategi dalam menjawab tantangan eksternal.

pemahaman tentang dunia yang dianggap sebagai suatu piring datar dan memiliki tepi. kini sudah usang. seperti siklus hidup atau life-cycle. terjadi berbagai perubahan yang bersifat alami. teknologi. Perubahan serupa ini terjadi pula dengan sebuah kota. bahkan agama sekalipun. Lebih abstrak lagi. Demikian pula pandangan tentang bumi sebagai pusat tata surya. atau orangorang lain yang terkait dengan organisasi atau komunitas kita. paham yang membedakan manusia sebagai kafir atau beriman. Misalnya. perusahaan di kota kecil tadi mengalami perubahan siklus yang tidak disadari oleh pemilik dan seluruh stafnya. Pemimpin dan Perubahan Makro Di dalam lingkungan makro. proses belajar ini muncul terutama karena dorongan perubahan. Perubahanperubahan alami serupa ini terjadi pada hidup pribadi Anda. Menurut seorang psikolog yang bernama Piaget. seorang pemimpin. suatu masyarakat. Mereka sudah berada di tahap puncak pertumbuhannya. pola pikir. Hal ini selaras dengan apa yang telah sering dicatat bahwa belajar merupakan salah satu kata kunci yang menentukan keberhasilan kepemimpinan. pengikut. Di dalam contoh kita.seorang pemimpin perlu memahami bagaimana perubahan terjadi serta bagaimana menanganinya. . seperti Anda kenali. kini semakin banyak ditinggalkan orang dan digantikan dengan paham baru bahwa semua manusia saling terkait dan unik dalam paradigma masing-masing.

Akan sangat fatal bila ia mengira bahwa organisasinya masih berada pada tahap pertumbuhan yang membutuhkan banyak dana. Demikian juga yang dilakukan oleh Abraham Lincoln dengan penghapusan perbudakan. Apa yang dilakukan oleh Thomas Alfa Edison adalah suatu terobosan yang membuat dunia berubah dengan dahsyat sehingga terjadi loncatan sejarah peradaban. Perubahan ini muncul karena terobosan-terobosan berupa suatu proses transformasi atau pengembangan sengaja yang memungkinkan berbagai potensi muncul dan berkembang. Dengan menyadari pola tadi.Apa yang harus seorang pemimpin lakukan terhadap perubahan alamiah itu? Terhadap perubahan yang mengikuti siklus hidup tadi. Berbagai terobosan baru kini juga muncul. ia perlu meneliti kalau-kalau cara memimpinnya tidak lagi cocok untuk suatu tahap baru dari kehidupan organisasinya. seorang pemimpin perlu senantiasa meneliti dan mempelajari pada tahap mana dari siklus itu ia dan pengikutnya berada. Orang-orang seperti Marshall MacLuhan dengan tajam membaca pola yang muncul dari berbagai perubahan tadi. masih ada perubahan yang sifatnya berbeda dari siklus tadi. orang memiliki kompas untuk mengarungi arus perubahan yang ada. Di samping perubahan karena siklus alami tadi. Anda mungkin juga sudah ikut melakukan beberapa . padahal mereka sudah berada pada tahap uzur dimana dana justru harus dihemat. Disamping itu.

lingkungan hidup. dunia rekreasi. ada pula perubahan yang menyangkut perubahan dalam spiritualitas manusia modern. Kemudian mereka memisahkan dunia kerja dan keluarga. kekuatan turbulensi politik dan sosial yang dilakukan secara sengaja melahirkan berbagai faktor pembawa pengaruh ke dalam berbagai organisasi kita. pada tingkat makro. Kedua. Sebagai hasilnya. otonomi daerah. kekuatan pengaruh globalisasi merajalela. dan keamanan menjadi topik besar dalam ruang kerja pimpinan berbagai organisasi dan komunitas. Manusia modern tinggal di dalam budaya yang sangat dipengaruhi peradaban perkotaan sehingga mereka senantiasa tergesa-gesa dan optimis terhadap pilihan-pilihan baru di dalam hidup. para pemimpin sering menghadapi . Ketiga. dan dunia seni menyatu. Pertama. bila kita teliti. berbagai isu. Mereka juga memisahkan hal-hal spiritual dari hal sehari-hari. Faktorfaktor itulah merupakan pendorong perubahan. Karenanya. seperti demokratisasi. Kini secara perlahan muncul kalangan terdidik yang mencari makna dari hidup serba terpisah tadi. Perlu disadari bahwa dalam wujudnya. hak karyawan. Teknologi pengolahan informasi juga menjadi pendorong perubahan yang lain. Teknologi komunikasi. Mulanya mereka memisahkan hidup pribadi dari hidup publik. ada sekurangnya ada empat jenis perubahan yang dilakukan dengan sengaja.perubahan serupa itu.

Dengan demikian dapat disimpulkan dalam skema di bawah ini 4 jenis perubahan yang harus dicermati oleh seorang pemimpin baik untuk hidup pribadinya maupun untuk organisasi atau komunitasnya. ada perubahan yang muncul di bidang ekonomi sehingga menghasilkan berbagai faktor yang mempengaruhi organisasi kita. Demikian juga masalah perubahan zona perdagangan bebas atau munculnya Cina sebagai kekuatan ekonomi raksasa di dunia. Keempat. sekurangnya kita mengamati adanya tiga macam jenis perubahan yang dilakukan .pertanyaan tentang makna dari kegiatan dan tujuan organisasinya. PERUBAHAN LINGKUNGAN MAKRO PERUBAHAN MIKRO/INTERNAL ORGANISASI PERUBAHAN ALAMIAH: SIKLUS HIDUP PERUBAHAN SENGAJA/ TEROBOSAN Wujud perubahan sengaja di tingkat makro Ditinjau dari wujudnya. Nilai tukar dollar terhadap mata uang lokal merupakan salah satu faktor.

Seringkali perubahan serupa ini tidak kasat mata serta sulit teramati dan disadari. Sebagian besar anggota masyarakat kembali bersikap diam. Akibatnya. suatu perubahan yang sifatnya berangsurangsur dapat membuat suatu bisnis hancur total bila tidak dicermati. dan akhirnya terbentuklah sejumlah kecil orang yang terus menerus menjadi vokal dan ditonton oleh mayoritas penduduk yang diam. para pemimpin dunia berusia cukup lanjut. Di Illinois terdapat sebuah kota yang hidup dari beberapa pabrik pembuat botol. para pemimpin bisnis botol dan pengikutnya menyepelekan bahaya saingan wadah baru yang muncul.dengan sengaja di dalam dunia modern. Para pemimpin negara. kota dimana pabrik- . atau organisasi agamapun semakin banyak yang berusia lebih muda. Di dalam dunia bisnis. Perubahan yang juga terjadi di Indonesia ialah dala 3 tahun sejak tahun 1998. Botol-botol ini dipergunakan untuk menampung berbagai jenis minuman ringan. Orang semakin vokal. Namun perlahan-lahan terjadi pergeseran. Contoh yang paling jelas adalah perubahan usia rata-rata para pemimpin di dunia dalam abad yang lalu. perlahan-lahan terjadi pergeseran. Ada perubahan yang bersifat lambat dan berangsur-angsur. hanya dalam satu dekade. bisnis. Namun ketika muncul kemasan baru berbentuk alumunium can atau kotak karton kecil. Orang banyak semakin berani dalam menyampaikan berbagai pandangan yang saling berbeda. Bila di tahun 50an.

sebagian besar organisasi sukarela tadi kehilangan pekerjaan dan motivasinya. Di sebuah negara. Berbagai orang yang ingin membantu orang lain melakukan hal itu. muncul banyak organisasi swadaya masyarakat yang misinya adalah mengajar orang membaca dan menulis. Akhirnya ketika pemerintah tersebut sungguhsungguh melakukan pembaharuan di dalam sistem pendidikannya sehingga sistem tadi menjadi sangat efektif. . Tanpa kebiasaan ini seorang pemimpin menjalani tugasnya bagaikan seorang nahkoda kapal yang tidak rajin memeriksa peta dan kompasnya. Kita dapat mengenali adanya perubahan yang berangsur-angsur bila sebagai seorang pemimpin terus menerus kita mengamati perubahan dalam jangka panjang. suatu perubahan yang berangsur-angsur dapat membuat orang kehilangan motivasi dengan mudah. seorang pemimpin harus terus menerus meneliti lingkungan mikro dan makro serta membandingkannya dengan situasi sebelumnya. Sayang sekali mereka tidak melihat bahwa pemerintah sebenarnya masih membutuhkan banyak mitra. Namun ketika departemen pendidikan pemerintah membahas kemungkinan mengubah sistem pendidikan negeri itu. Jadi. Dalam dunia sosial.pabrik botol itu berada menjadi kota yang mati karena hampir seluruh pabrik botol disana gulung tikar karena industri botol minuman ringan beralih ke industri kemasan lain. tidak ada orang yang perduli.

Banyak sekretaris merasa bahwa mesin ketik baru ini tidak enak. Para sekretaris dalam cerita di atas gagal menyadari bahwa komputer adalah suatu loncatan dahsyat dalam sejarah manusia. Beberapa saat kemudian ketika komputer mulai hadir. dan kecepatan tinggi. . terpanalah mereka. ketika program data base muncul. Tak lama kemudian. juga para sekretaris tadi dengan sinis mengatakan bahwa produk ini hanyalah mesin ketik yang lebih canggih karena diberikan layar. Tanpa disadari mereka sudah tertinggal sangat jauh sehingga merasa tidak lagi mungkin mengejar perubahan yang terjadi. Perubahan ini seringkali disangkali orang karena cenderung membuat orang merasa takut tidak dapat menyesuaikan diri Mereka mengecilkan makna perubahan tadi atau dampaknya. kurang bersuara. demikian juga spread sheet dan berbagai program dengan grafik yang indah. Banyak diantara mereka memberikan protes keras karena setelah bekerja 20 tahun mereka diharuskan mengikuti kursus penggunaan program Word atau sejenisnya. pola komunikasi di rumah dan pendidikan anak. Contoh yang paling jelas adalah ketika mesin ketik manual digantikan dengan mesin ketik electric yang mampu menghadirkan berbagai jenis huruf. dan terlalu banyak fiturnya. Perubahan kedua adalah suatu perubahan yang merupakan loncatan dahsyat.2. Demikian juga televisi yang nyatanya kini mengubah jam tidur. penghapus. pola berpakaian.

Salah satu caranya ialah dengan menyimak pada percakapan dari pakar-pakar atau orang-orang yang merupakan ahli di dalam bidang yang berbedabeda. Hal ini merupakan tugas seorang pemimpin. sang pemimpin berupaya mendapatkan gambaran keseluruhan mengenai apa yang sedang terjadi dan polanya. Sepintas lalu. dunia dua puluh tahun yang lalu berbeda dengan dunia kini dalam beberapa hal melalui kehadiran: MTV Komputer Internet Animasi VCD dan DVD player Microwave Makanan suplemen Globalisasi Demokratisasi Aids Handphone Terorisme .Loncatan-loncatan yang dahsyat dapat disadari hanya bila orang meneliti berbagai perubahan yang ada dan mulai memperkirakan polanya dan dalam hal apa loncatan akan terjadi. Kemudian.

Salah satu cara terbaik adalah dengan secara teratur menyimak percakapan para tokoh yang terbiasa membuat analisis makro tentang trend yang terjadi. Contoh dari perubahan jenis ini adalah masalah ketidak puasan orang terhadap pola pendidikan yang terjadi di negeri ini. Dalam melakukan tugas kepemimpinan. Ada saatnya ia muncul.Tiap-tiap pemimpin dalam organisasi atau komunitasnya tentu harus berhadapan dengan dampak dari salah satu faktor di atas entah dampak baik atau dampak buruknya. . Hanya orang-orang yang pengamatannya tajam dapat mengenali keseluruhan pola yang muncul serta dampaknya. Walaupun demikian bila kita teliti secara mendalam. Perubahan ketiga adalah perubahan sengaja yang bersifat intermitent atau sesekali. Demikian juga masalah pajak. lalu lenyap. percakapan dan sorotan tentang pendidikan ini terus muncul semakin lama semakin sering dan dalam. Di kemudian hari kelanjutan perubahan ini muncul lagi. dan sebagainya. korupsi. Pembahasan tentang hal ini tidak terjadi terus menerus namun juga tidak bersifat musiman. salah satu hal yang sulit ditangani adalah mengenali perubahan jenis ini serta menentukan cara menanganinya. Semakin lama orang semakin sadar walaupun belum tentu muncul jalan keluar nyata dari masalah ini. Perubahanperubahan seperti ini terus hadir namun seakan tidak sinambung atau terkait. 3. kemudian lenyap kembali.

namun menjadi ahli dalam menyimak pada pakar yang tepat dalam urusan perubahan ini serta menjadi ahli dalam melibatkan pengikutnya untuk mengenali dan menangani perubahan yang dihadapi. Bila tahap ini dilewati. Chaos bukan berarti suatu perubahan yang tidak ada polanya sama sekali. Ada saat Anda mungkin harus memimpin suatu organisasi yang masih baru lahir. bagaimana akibat dari kupu-kupu yang musnah di Selorejo misalnya. Tahap ini tahap survival atau bertahan hidup.4. Pilihan lain ialah musnah dalam masa ini. terkait dengan kerusakan pola lingkungan yang berbahaya bagi ikan mujair di Majalaya? Sekali lagi. Contohnya. Perubahan jenis yang keempat adalah perubahan sengaja yang dikenal dengan nama chaos atau kekacauan. Pada saat seperti ini kepemimpinan Anda akan sangat menentukan.. Mengenal perubahan siklus organisasi Perubahan yang ada di lingkungan makro organisasi atau suatu komunitas yang Anda pimpin merupakan hal yang sering terjadi dan perlu ditanggapi. dalam menyimak perubahan dan dampaknya bagi apa yang ia sedang lakukan seorang pemimpin tidak perlu menjadi ahli perubahan. Anda menangani suatu organisasi yang . Sementara itu lingkungan mikro organisasi Anda sendiri terus berubah. Namun dampak dari perubahan yang ada tadi sangat tersembunyi.

Berbagai biaya perlu dikeluarkan dan berbagai tenaga ekstra dicurahkan agar organisasi ini terus berkembang serta mampu memasuki masa pertumbuhan yang selanjutnya. Pada masa ini masalah struktur. Untuk tiap masa itu. dan formalisasi nilai organisasi Anda menjadi urusan besar. Anda harus terus menerus mengadakan berbagai perubahan. mereka cenderung tidak memiliki sense of urgency atau rasa urgen untuk menyikapi perubahan di dunia makro atau pada siklus organisasinya. Bila pada masa ini Anda berhasil. Anda harus berhadapan dengan manusia yang seringkali tidak suka berubah karena sudah merasa nyaman dengan apa yang ada. Mereka menganggap bahwa kondisi organisasi mereka dan dirinya akan tetap aman tanpa perlu . Kalaupun mereka melihatnya.berada di dalam masa pertumbuhan awal. Memprakirakan Reaksi orang terhadap perubahan Anda Bagaimana sebagian besar orang bereaksi terhadap perubahan? Mungkin Anda berpendapat bahwa sebagian besar orang tidak melihat keseluruhan gambar dari perubahan artinya. baik makna perubahan tadi maupun arah dan dampaknya secara jangka panjang bagi mereka tidak disadari. prosedur. Untuk tiap masa itu pula. sistem. mungkin Anda akan memimpin suatu organisasi yang mapan dan menikmati masa puncaknya.

namun mereka sudah lama kehilangan entusiasme. Dalam keadaan serupa ini. pemimpin menghadapi kesulitan berganda. menanggung waktu kerja yang panjang. . banyak pemimpin menganggap bahwa bila pengikutnya tidak siap berubah. penolakan ketiga muncul dalam wujud yang sering lebih brutal atau kasar berupa pemogokan dapat juga terjadi pada masa kini untuk semua jenis komunitas atau organisasi dari pabrik sampai gereja dan sekolah. Seringkali hasil pendekatan topdown merupakan perubahan yang mahal dan superfisial karena tidak membuat seluruh pihak terkait ikut bergerak dan mengalami transformasi dengan sengaja. Respon penolakan kedua ialah dengan bekerja sebagai minimalis. Mereka yang tadinya dianggap paling loyal sering juga pindah ke organisasi lain bahkan ke organisasi para pesaing.mengadakan perubahan walaupun dunia makro bergejolak. Sayang sekali. staf dan karyawan. bahkan mencapai targetnya. Semua dikerjakan secara minimum. Lebih lanjut lagi. Respon penolakan terhadap perubahan yang dilaksanakan dapat terbaca pada turn-over-rate yang tinggi dari pengikut. maka untuk menghasilkan perubahan nyata cara yang terbaik ialah pendekatan kekuasaan atau pendekatan topdown. Mereka melakukan tugasnya.

perubahan pada struktur organisasi. perubahan pada pola kepemimpinan Ketiga. prosedur. perubahan harus disimak bersama dengan pengikutnya sehingga tercapai kesamaan persepsi tentang apa yang sedang dihadapi bersama. perubahan pada tingkat kualitas dan jumlah manusia yang terlibat Kedua. dan berbagai sistem di dalamnya Keempat. Area dimana Pemimpin Mengadakan Perubahan Ada berbagai perubahan yang perlu dilaksanakan di dalam suatu organisasi atau komunitas dimana seorang pemimpin bekerja. secara bersama pula dilakukan penugasan sehingga semua pihak mengatasi masalah ini secara terkoordinir serta merasa dilibatkan.Sebenarnya. Mulainya ialah dengan menyadari kata-kata Richard Beckhard yang menyatakan bahwa pada dasarnya. Dalam paradigma pemimpin yang melayani. perubahan pada budaya organisasi. Dengan demikian fase untuk mengadakan sosialisasi tujuan dan makna perubahan menjadi fase yang panjang dan ditangani secara serius. Seorang pemimpin yang berkarakter baik saja tidak cukup untuk menghasilkan corak kepemimpinan . ada suatu cara lain yang lebih baik. khususnya pada nilai-nilai yang dianut bersama. Pertama. orang tidak menolak perubahan namun mereka menolak diubah. Kemudian.

iaa perlu membentuk dan mengubah apa yang ada agar menjadi serasi dengan apa yang diidamkannya dan terbaik dalam mencapai misinya. Biasanya di dalam siklus suatu komunitas dan organisasi dibutuhkan waktu transisi dari seorang pemimpin yang memusatkan segala hal pada dirinya menjadi seorang pemimpin yang bersedia didukung namun sekaligus dibatasi oleh struktur.yang mampu menggerakkan orang dan mengadakan proses transformasi. Efektifitas organisasi tadi terlihat dari bagaimana organisasi tadi mampu dengan lugas dan tepat menangani perubahan yang ada di dalam dirinya maupun yang datang dari lingkungannya. . Hal ini akan dibahas secara khusus karena merupakan hal yang tidak terlalu diperhatikan orang dan sekaligus juga tidak banyak dikenal oleh ahli-ahli. Kedua. bila kepemimpinannya tidak didukung oleh suatu sistem. Maka secara sengaja sang pemimpin harus merumuskan nilainilai yang harus dikembangkan di dalam organisasi yang dipimpinnya. maka organisasi atau komunitas tadi akan menjadi efektif. sistem yang terkait baik dengan kepemimpinan masih tidak cukup menghasilkan gerak dan transformasi bila budaya organisasi tidak dikelola dengan baik dan sengaja. prosedur dan struktur organisasi yang efektif dan selaras dengan corak kepemimpinannya. Pertamatama. sistem dan prosedur organisasinya. Hanya bila hal-hal tadi saling terkait dengan selaras.

struktur dan proses serta dukungan budaya organisasi yang cocok. maka keseluruhannya akan sangat handal dan efektif dalam menangani perubahan baik makro dan mikro. beberapa langkah ini dapat dijadikan pegangan di dalam melakukan perubahan . Selanjutnya. Secara praktis. maka semuanya tetap akan sia-sia. maka timbullah berbagai kebingungan. DAN PROSEDUR IKLIM. SUASANA HUBUNGAN ATAU BUDAYA ORGANISASI Bagaimana kalau kebalikannya terjadi? Apakah yang akan terjadi bila hanya muncul suatu perubahan yang baik di salah satu faktor di atas? Kalau seorang pemimpin tidak mendukung struktur yang ada atau proses yang disepakati. strutur. sistem dan prosedur serta budaya organisasi diubah sehingga terintegrasi.Secara ringkas dapat dikatakan bahwa bila kepemimpinan. Sebaliknya bila struktur yang ada menghimpit kreatifitasnya. KEPEMIMPINAN SISTEM. budaya organisasi atau iklim hubungan sangat menentukan bagaimana organisasi tadi memproses apa yang perlu ditanganinya. Namun walaupun seorang pemimpin memiliki sistem. tanpa kehadiran orangorang yang tepat di organisasinya. STRUKTUR. ia akan berhenti menjadi pemimpin dan beralih menjadi manajer saja.

1. Adanya upaya dan keberhasilan mendapatkan dukungan formal mengenai perubahan di atas. Adanya pengembangan team dengan memasukkan unsur-unsur lain di dalam organisasinya untuk mendukung perubahan 6. Ada suatu team yang anggotaanggotanya memiliki komitmen waktu. Penutup Perubahan merupakan hal yang sulit dikendalikan apalagi dilaksanakan. Ada suatu rencana dan pelaksanaan sosialisasi perubahan 5. Adanya pertemuan berkala dari team tersebut 4. nilai dan sasaran perubahan 2. Namun contoh pemimpin yang berhasil melakukan hal tadi tidak sedikit. Ada kejelasan visi. Cacuk. Nama-nama seperti Jonathan Parapak. tenaga dan dana untuk menghasilkan perubahan sesuai visi di atas 3. dan Cahyono di Indonesia atau Made Prastika merupakan suatu mercu suar .

Jadi. Entah Anda melakukan pelayanan sebagai pemimpin team kecil. Bahkan waktu munculnya maslaah tidak dapat dikendalikan dengan mudah. Apakah definisi masalah itu? Banyak definisi telah diajukan tentang hal ini. bahkan menimbulkan tambahan masalah. bisnis atau non profit. Suatu masalah hadir karena . pemimpin organisasi atau pemimpin di masyarakat. setiap saat masalah dapat menantang kita untuk mengambil keputusan. Bagaimana Pemimpin Mengambil Keputusan • Bagaimana Pemimpin Mengambil Keputusan Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Pasal 9 SERI KEPEMIMPINAN Bagaimana Pemimpin Mengambil Keputusan BAGAIMANA PEMIMPIN MENGAMBIL KEPUTUSAN Pendahuluan Salah satu tantangan berat yang dihadapi oleh berbagai pemimpin kini adalah arus masalah yang datang terus menerus. masalah tetap tidak absen dari hidup Anda. Umumnya definisi-definisi tersebut memiliki kesamaan tentang kandungan isi dan faktor-faktor suatu masalah. Dalam bekerja. Keputusan yang tepat membuat masalah tadi terpecahkan dan kita mencapai apa yang diidam-idamkan. Sebaliknya keputusan yang keliru akan memperparah masalah tadi. kita tidak dapat menghindar daripadanya. Dunia memang memiliki banyak pasokan masalah yang dapat memasuki pelayanan Anda sebagai pemimpin. masalah selalu ada. sehingga kerja mungkin tidak lagi terasa indah.bagaimana suatu perubahan dapat dilaksanakan. Entah Anda melayani di dunia politik.

3. akibatnya perusahaan Jepang leluasa menguasai dunia.000. Berulang-ulang sejarah mencatat kesalahan serupa ini dan akibatnya yang fatal. Sejarah mencatat fakta seperti ini: Apa yang terjadi? Seringkali. Anda perlu menentukan bagaimana memenuhi kebutuhan makanan. pilihan. BARU RAMPUNG DALAM 40 TAHUN LEBIH. melalui beberapa seri pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah di tahun 1500 SM. keamanan. dalam menghadapi berbagai masalah tersebut. Konsep: masalah. pengambilan keputusan. proses pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif pemecahan masalah untuk mendapatkan penyelesaian yang terbaik. Bila dilakukan secara nalar. namun kemungkinan kesalahannya dapat diperkecil. 2. Anda dapat mempercepat langkah mereka. atau dapat pula mencari koalisi dengan bangsa lain yang lebih besar. Adanya kemungkinan penyelesaian masalah bila perumusannya benar. memang proses ini lebih panjang dan makan waktu. Untuk dapat menghindarkan diri dari pengambilan keputusan yang terburu-buru dan subjektif beberapa hal perlu disadari sebagai landasan dasar pendekatan. Sementara itu. atau mengajak mereka beristirahat. KARENA KEPUTUSAN YANG KELIRU (KARENA KEGAGALAN MEMILIH ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH YANG BAIK) MAKA PERJALANAN YANG MESTINYA DAPAT TERSELESAIKAN DALAM 2 TAHUN. seorang pemimpin atau orang-orang di sekitarnya terlalu cepat menyimpulkan dan mengambil pilihan tindakan. Anda harus memimpin mereka. dan tujuan Bayangkan ada sebuah perjalanan yang harus dilakukan oleh sekitar 3. dengan tujuan yang ingin diraih atau standar yang ingin dicapai. Adanya halangan dan kesulitan untuk menjembatani kesenjangan itu. Pertama ialah .1. Sebenarnya. Menyerahnya angkatan laut Itali kepada kekuatan sekutu yang jauh lebih kecil dari mereka adalah suatu contoh kesalahan fatal tersebut.000 orang yang baru dibebaskan dari perbudakan di Mesir menuju ke Kanaan. Adanya gap atau kesenjangan antara kenyataan. titik berangkat. Contoh lain ialah bagaimana pabrik-pabrik sepeda motor di Eropa memutuskan untuk mengabaikan produk sepeda motor Jepang di tahun 1970an. Anda dapat mengorganisir mereka. dan kesehataan orang banyak tadi.

Meningkatkan kemampuan ini dapat dilakukan dengan cara di bawah ini: Biasakan What mengajukan serentetan When pertanyaan: ? ? .Anda harus mampu membedakan dengan tajam. "kata Peter Drucker. Seringkali hal yang kedengarannya sederhana ini menjadi sumber kegagalan pengambilan keputusan yang benar. Jadi hanya ada satu sudut pandang yang sang pengambil keputusan yakini benar. · Tingkat kemampuan/skill pengamatan yang dimiliki. 2. Kekuatan manajemen Jepang adalah pada hal ini." Kenapa? Pertanyaan yang benar dan berbeda-beda dapat menolong orang untuk tiba pada kejelasan masalah. Seorang penjahit yang berjalan bersama seorang arsitek di Jakarta akan memperhatikan hal-hal yang terkait hanya dengan pekerjaan mereka. atau suatu nilai yang dianggap sahih untuk semua situasi. Posisi dalam organisasi. serta hasil latihan yang ia miliki. 1. Fakta Sebagai Titik Berangkat Perumusan masalah dimulai dengan mengkaji fakta-fakta yang ada. Misalnya. Seorang yang mengambil keputusan sebagai kepala sekolah akan menggunakan pertimbangan yang berbeda dibandingkan bila ia mengambil keputusan sebagai pengurus sekolah tadi. seorang yang datang dari suku bangsa yang menekankan individualisme akan mengambil keputusan yang diwarnai nilai ini · Sudut pandang terhadap fakta terjadi karena posisi atau peran yang dimainkan oleh orang tersebut. Kesulitan untuk mendapatkan fakta yang benar-benar terjadi untuk membedakannya dengan tafsiran disebabkan oleh: · Karena corak budaya tertentu dimiliki oleh para pengambil keputusan sehingga menimbulkan prasangka bersama. antara fakta dan tafsiran atau pendapat mengenai fakta tadi. kejelian. "Kemampuan mengajukan pertanyaan yang tepat merupakan titik berangkat dan 50 persen keberhasilan penyelesaian tugas manajerial yang benar. Masalah yang sering muncul dalam pengkajian fakta adalah pemimpin dan orang yang ada di sekitarnya sering membaurkan fakta dengan tafsiran tentang fakta tersebut. atau kedudukan di masyarakat maupun posisi geografis akan sangat menentukan sudut pandang seseorang. Pertanyaan sebagai alat: Alat yang menjadi prasyarat proses pengambilan keputusan adalah kemampuan dan keberanian untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat. Kualitas skill ini yang dimiliki seorang pemimpin akan tergantung pada sikap.

kemampuan ini akan terkait dengan kualitas pembelajaran dirinya. Seorang pemimpin juga kerap tidak bisa membedakan fakta yang terkait langsung dengan urusan kita dengan fakta yang tidak terkait dengannya. . Langkah-langkah Jadi bagaimana? Secara umum ada tujuh langkah yang dapat dijadikan pegangan dalam menghadapi masalah: 1. Tanyakan pada diri sendiri. Kegagalan negara Indonesia menghadapi krisis dollar di tahun 1998 ketika Thailand sudah hancur terlebih dahulu merupakan contoh hal tadi. Contoh yang jelas adalah bagaimana para produsen botol hancur dalam waktu pendek ketika kemasan botol plastik muncul dipasaran dan mereka mengabaikannya. Sejumlah pertanyaan perlu diajukan. sampaikanlah adanya masalah pada yang berwenang. maka mulailah memasuki proses pengambilan keputusan lebih jauh. Karena itu. akan jatuh kedalam percakapan dan analisis yang berkepanjangan tanpa tindakan yang tepat. Parameter masalah perlu dipahami. Sebaliknya bila masalah tadi tidak berada di bawah wewenang Anda. Dalam tahap ini tentukan juga siapa saja yang seharsunya perlu dikonsultasikan? 2. sehingga mengabaikan faktor-faktor yang tidak langsung berperan bagi organisasi atau komunitas yang ia layani. 3. Seorang yang mudah menganggap masalahnya sangat terbatas akan jatuh ke dalam myopia atau pandangan pendek dan terbatas. apakah masalah ini berada dalam wewenang Anda untuk menyelesaikannya. Kumpulkan fakta dan pisahkan dari interpretasi atau pendapat. Sejumlah fakta yang tidak terstruktur dan tidak saling terkait dapat membuat seorang pemimpin tenggelam dalam upaya analisis dan penentuan masalahnya. Bila benar.Where Who Why How ? ? ? ? Hal ketiga yang perlu dicatat ialah bahwa kemampuan menstrukturkan fakta dengan efisien yang dimiliki seorang pemimpin berkaitan dengan "muatan" pada memorinya. Sebaliknya bila ia menganggap semua masalahnya sangat kompleks dan luas. Fakta yang terkait dan tidak terkait tentunya ditentukan oleh pembatasan kita tentang lingkup urusan tadi.

kebijakan dasar. Identifikasikan masalah utama atau masalah sebenarnya dari masalahmasalah ikutan atau turunan. batasan waktu. Analisis dan bila perlu cari tambahan fakta. Misalnya tentukan jenis apakah masalah ini. Jadikan ramburambu tadi sebagai acuan pilihan yang diambil 7. Tentukan rencana pelaksanaan. rutin atau tidak terencana) a. dana. Masalah berstruktur . team pelaksananya..? 5. Ingatkan diri dan pengambil keputusan yang lain mengenai sistem nilai dan rambu-rambu kebijakan di dalam organisasi atau komunitas dimana Anda berada. (kompleks atau sederhana. Tentukan berbagai pilihan-pilihan untuk melakukan penggarapan masalah ini.. Rincian secara jelas tentang beberapa dari langkah di atas akan dipapaprkan selanjutnya Fokus pada Perumusan Masalah b.3. Ajukan pertanyaan seperti ini berkali-kali "Mengapa begitu?" 4. Urgent bisa ditunda tunggal penanganannya karena merupakan masalah kronis Masalah potensial Penyelesaian tunggal Masalah berstruktur ganda Penyelesaian ganda Masalah tidak kentara strukturnya Penyelesaian. Tentukan pilihan-pilihan penyelesaiannya. 6. dan batas wewenang dalam pelaksanaan. Ingatkan diri bahwa cara yang selalu digunakan sejauh ini tidak selalu merupakan cara terbaik di dalam menangani masalah pada hari ini.

dalam menghadapi masalah lebih baik terlebih dulu kita meneliti dan menangkap struktur masalahnya daripada isi masalah. kata kunci untuk menyelesaikannya ialah strategi optimalisasi informasi. Pengenalan ini dapat dilakukan dengan teknik brainstorming group. budaya organisasi tertentu. Suatu solusi dapat hadir sebagai solusi tunggal. Suatu tindakan yang penting dalam penanganan masalah ialah mendapatkan kejelasan dari struktur masalahnya. Untuk jenis problem yang lain mungkin informasi yang tersedia mengenai elemenelemen problem ini tidak cukup lengkap. Kata kunci pada penyelesaiannya ialah pengenalan akan berbagai alternatif perumusan masalah. Menurut Neimark. Perencanaan Solusi Dalam proses perencanaan solusi beberapa faktor perlu dipertanyakan: Alternatif solusi yang bisa dikenali. seorang ahli dalam pola pikir. Menurut Neimark. Umumnya persoalan-persoalan seperti ini memiliki solusi/penyelesaian tunggal. walaupun ada solusi lain yang mungkin diajukan. karena tekanan-tekanan waktu. atau Delphi method.Dalam banyak kasus. elemen apa yang absen. Jenis ketiga ialah masalah yang tidak terstruktur dengan kemungkinan adanya berbagai tujuan dan solusi. suatu masalah dirumuskan secara salah. Apakah ciri suatu perumusan masalah yang baik? Sebuah perumusan yang baik mengidentifikasikan semua elemen-elemen yang relevan. dan elemen apa yang perlu ditambahkan. Struktur ini dapat dikenali dengan kita mengenali di dalam kelas mana masalah ini termasuk. Sayang sekali taxonomy dari masalah diusulkan berbeda-beda oleh berbagai ahli. namun bisa juga muncul dalam rangkaian bersama solusi yang lain (multiple solution). problem yang paling sederhana ialah problem yang elemen-elemennya kentara. Karenanya beberapa proses harus dipastikan hadir. Alternatif Penanganan/Pengambilan Keputusan Sebelum memasuki babak ini marilah kita tengok soal taxonomy dari masalah. sehingga informasi tambahan dibutuhkan untuk merumuskan masalah ini lebih jelas. Karena itu pengenalan pada alternatif-alternatif solusi merupakan hal yang penting. yaitu melengkapi informasi secara efektif dan efisien. Penyelesaian dimulai dengan restrukturisasi elemen ini sehingga semakin kentara kaitannya. Biasanya problem serupa ini memiliki berbagai kemungkinan solusi. Pada awal proses ini hendaklah dijaga agar tidak ada suara/pendapat yang diredam atau dikuburkan. . tujuan dan penyelesaiannya. Perumusan masalah juga terkait dengan sudut pandang. Problem-problem ini disebut sebagai problem diagnostik.

Kriteria yang akan dipergunakan untuk memakai alternatif-alternatif tersebut. tentunya diperlukan suatu proses tersendiri. alternatif-alternatif yang ada perlu dikaji dengan mempertanyakan. petinju 5. namun ada pula resiko yang bisa diperhitungkan. body guard profesional 3. dosen . Juga kenali aspirasi atau keinginan dari mereka yang: · memutuskan · mempengaruhi keputusan · menjadi inisiator untuk memproses masalah tersebut · mereka yang mempergunakan hasil keputusan tadi Selain pengenalan pada kriteria. "Apakah orang-orang bersedia menerimanya?" Pertanyaan ini penting karena suatu keputusan yang baik pun akan terbuang percuma apabila tidak ada orang yang bersedia menerima serta mematuhinya. kami akan meneliti alternatif mana yang memberikan hasil yang terbanyak dengan cara yang murah serta jujur. Contoh suatu kriteria ialah. pelatih profesional 4. Dalam hal ini terdapat 9 macam kemungkinan kombinasi antara hasil dan resiko. RESIKO Bagaimana melihat suatu resiko akan berkaitan dengan sasaran dan hasil yang hendak dicapai. seperti: 1. Kenali juga dua jenis resiko yang mungkin dihadapi: resiko yang perlu diambil dan tak perlu diambil resiko yang dapat diperhitungkan dan sulit diperhitungkan Semua keputusan mengambil resiko tertentu ada resiko yang sangat tinggi. penyelam mutiara 2. Alternatifalternatif yang dikenali dapat disaring lebih lanjut berdasarkan kriteria yang disepakati bersama. Untuk memiliki kesepakatan ini.

dan fakta.3 orang diserahkan kepada sebuah tim yang terdiri dari 40 orang atau lebih. pengalaman. Intuisi. Hal sebaliknya juga sering terjadi. Faktor-faktor penentu yang akan dinilai harus diputuskan sejak awal dan tidak setelah pelaksanaan berjalan. dan lain-lain. maka penilaian ulang perlu diadakan. Akibatnya timbul perdebatan yang tak henti-hentinya. supir ojek 8. supir mikrolet 9. memancing Pelaksanaan Pengambilan Keputusan Pelaksanaan pengambilan keputusan sering menjadi masalah karena keputusan yang mesti ditanggapi oleh banyak orang malah ditangani oleh sedikit orang.6. Yes . Namun dalam prakteknya di dalam pelayanan di dunia ke-3 ada tiga faktor penting dalam proses pengambilan keputusan. guru 7. Penutup Apa yang dipelajari sejauh ini merupakan suatu proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan secara sistimatis dan linear. Keputusan yang seharusnya dapat ditangani oleh 2 . Dengan cara ini memang akan mudah terjadi debat yang hangat. pengetahuan. dan lain-lain Penilaian Ulang Setelah keputusan dan pelaksanaan dilakukan. Ada banyak cara lain yang bisa diterapkan. Program komputer yang canggih untuk membantu proses pengambilan keputusan juga sudah diciptakan seperti Expert System. namun akurasi akan lebih terjamin. Jadi tentukan dulu cara pengambilan keputusan yang paling cocok dengan situasi dan masalah yang ada: solo tim musyawarah voting.

COCOK DENGAN SEMUA FAKTA Rumusan Masalah Periksa Taxonomy/jenis Terpisah dari Interpretasi? Fakta Terkumpul? Mulai Tidak LANJUTKAN PROSES Tidak Tinggi Medium Rendah Tinggi 1 2 3 Menengah 4 5 6 Rendah 7 8 9 BESARNYA HASIL Bagaimana Pemimpin Membuat Perencanaan • Bagaimana Pemimpin Membuat Perencanaan Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Pasal .

dan daya yang terbatas. Dalam memimpin organisasi Anda jelaslah skill membuat perencanaan merupakan hal yang vital untuk dikuasai.money. Pertama. Bayangkan kondisi yang lebih buruk. tenaga. Kemudian masih ada makanan dan minuman serta air bersih yang harus dibawa. dana. perencanaan merupakan hal yang sangat menentukan keberhasilan Anda. machine. Bagaimana bila Anda memutuskan untuk segera berlayar tanpa anak buah Anda mengetahui dengan jelas lintasan yang akan dltempuh? Mereka akan terus menerus bertanya sepanjang perjalanan mereka dan mengganggu konsentrasi Anda. adalah perencanaan kegiatan atau program jangka pendek.10 SERI KEPEMIMPINAN Bagaimana Pemimpin Membuat Perencanaan CHRISTIAN LEADERSHIP NETWORK Table of Content PASAL 9 PEMIMPIN DAN PEMBUATAN RENCANA Bila kita berbicara tentang perencanaan. tenaga dan data untuk suatu urusan biasa. sekurangnya da dua jenis perencanaan yang harus masuk di dalam pikiran kita. Dalam hal ini kita menangani pengelolaan waktu. . Mengapa perencanaan merupakan suatu skill utama yang mutlak perlu dimiliki oleh seorang pemimpin? Misalnya Anda adalah seorang nahkoda kapal yang akan segera berlayar Ke Hongkong. Kedua adalah perencanaan strategis. Betapa borosnya. maka Anda tidak akan mengetahui jumlah bahan bakar yang dibutuhkan serta berapa lama awak kapal akan bekerja untuk mencapai tujuan tadi. artinya suatu pengelolaan man. namun bila Anda memiliki sumber dana. bila Anda berlayar bahkan tanpa tahu kemana kapal akan dituju nanti. Kalau Anda memang kayaraya mungkln hal itu tidak memusingkan Anda. Bila Anda tidak tahu dimana tempat itu berada bahkan tldak menyadari berapa waktu yang diperlukan. method untuk mencapai visi komunitas atau organisasi YANG Anda pimpin. Anak buah anda harus menyiapkan bahan bakar secara maximum seakan Anda akan berlayar keliling dunia. Namun ketidakjelasan lintasan tadi akan sangat fatal karena membuat Anda tidak membawa bahan bakar yang cukup untuk tiba di pelabuhan yang ingin Anda tuju. manusia.

tidak ada perencanaan tanpa monitoring atau pemantauan sepanjang pelaksanaan rencana. Tuhan Yesus menangani upaya penebusan manusia sehingga untuk fokus serupa itu Ia merelakan untuk tidak memiliki tempat membaringkan kepalanya. evaluasi dan tindakan-tindakan koreksi yang jelas. Visi adalah apa yang jadi peran organisasi atau komunitas Anda. Akhirnya. untuk membuat pelaksanaan suatu perencanaan kita membutuhkan pengaturan waktu baik penjadwalan kerja dan evaluasi. Paulus memfokuskan semua perhatiannya untuk menyampaikan berita Injil sampai ke ujung bumi. tanpa kejelasan makna dari suatu hal. Asumsi lain dari suatu perencanaan adalah bahwa memiliki suatu fokus saja tidak mencukupi karena diperlukan juga suatu penataan tahap-tahap kerja dalam mengejar fokus tadi. Sebagai contoh. Tokoh-tokoh tadi memberikan contoh bagaimana mereka memusatkan semua yang mereka miliki untuk suatu tujuan yang tajam. ia membiarkan pembangunan istananya sendiri tertunda-tunda.Namun apa artinya perencanaan? Asumsi dasar dari suatu perencanaan adalah orang tidak akan bekerja maksimum (termasuk Anda sebagai pemimpin) bila tidak ada kejelasan mengapa hal itu perlu dilaksanakan dan dikejar. Salomo terbeban untuk mendirikan Bait Allah dan karenanya. Bagaimana langkah membuat perencanaan? Langkah pertama dalam membuat perencanaan dimulai dengan Anda sebagai pemimpin mendapatkan suatu kejelasan idaman dari komunitas atau organisasi yang Anda layani. Asumsi dasar yang kedua dari suatu perencanaan adalah bahwa seorang pemimpin dan komunitas atau organisasinya perlu memiliki fokus yang tajam. Makna dari suatu pekerjaan atau suatu pengejaran ini merupakan hal yang semakin lama dibahas dengan sering karena. Allah meminta Nuh membuat bahtera. Selanjutnya. Nama lain dari hal itu adalah visi organisasi. Dengan demikian mereka tahu apa yang perlu didahulukan dan apa yang dapat diabaikan. Contoh: "Menjadi suatu media massa yang bercorak Asia dengan pola pikir Asia dan memberitakan urusan-urusan penting Asia. dan Nuh mengerjakannya beberapa dekade serta memusatkan perhatiannya untuk urusan tadi. sulit bagi orang untuk memusatkan dan mencurahkan segenap enerjinya. Raja terkenal." .

Serempak dengan proses itu Anda juga menilai situasi di lingkungan kerja organisasi atau komunitas Anda. Langkah ini dikenal dengan nama SWOT Aanalysis atau analisis kekuatan. tapi libatkan semua pihak agar mereka merasakan bahwa apa yang ingin dicapai itu adalah cocok dengan isi hati mereka dan suatu milik bersama yang berharga. perlu juga dibahas bersama makna dari pengejaran yang akan dilakukan. Kejelasan ini janganlah hanya merupakan suatu hasil pemikiran dan pertimbangan pimpinan saja." Dengan adanya kejelasan visi dan misi." "Menjadi sekolah dimana kreatifitas murid-muridnya diakui di dalam perlumbaan-perlumbaan internasional." Rumusan raison d'etre membuat Anda dan komunitas Anda memiliki suatu titik berangkat atau suatu jangkar yang jadi pegangan bersama ketika dalam perjalanan organisasi atau komunitas Anda terjadi perubahanperubahan sehingga orang banyak mengalami kehilangan makna. . Nama hal ini adalah rumusan misi organisasi. Di awal suatu perencanaan strategis yang besar. kelemahan. Tugas Anda adalah mendapatkan kejelasan apa yang hendak dicapai oleh organisasi atau komunitas yang Anda pimpin tadi secara nyata. "Menjadi komunitas dimana terjadi pemulihan diri". kini Anda perlu ingat agar jangan terlalu cepat bergerak mengejarnya. "Menjadi pusat pembinaan kader muda di kalangan Kristen Indonesia. Mengapa hal itu yang dalam bahasa asingnya disebut "raison d'etre" atau alasan keberadaan organisasi atau komunitas ini penting? Contoh rumusan raison d"etre adalah:"Kita ada karena belum ada suatu organisasi yang menekankan kreatifitas dan peningkatan kinerja secara terukur di bidang pendidikan bahasa. hal-hal yang menjadi peluang dan hal-hal yang menjadi ancaman bagi komunitas atau organisasi Anda. maka kita perlu menyadari bahwa Impian atau idaman organisasi atau komunitas tadi perlu mendapat wujudnya." Pada langkah kedua perencanaan. Langkah ketiga di dalam perencanaan adalah Anda meneliti kekuatan dan kelemahan komunitas atau organisasi Anda. peluang dan ancaman." "Meraih dan memulihkan 100 muda-mudi di kota-kota besar se Indonesia."Menjadi tempat singgah kejiwaan para kawula muda yang tidak diterima dimana-mana". Contoh: "Menjadi market leader di dalam industri majalah yang bersifat Asia dengan tiras 90 ribu eksemplar.

c. b. Pada langkah keempat. mendahulukan pembenahan di dalam organisasi. .Pada akhir langkah ketiga ini Anda menentukan pilihan strategi Anda. Kedua pilihan tadi akan berakibat pada munculnya dua rangkaian program yang berbeda. mereka akan mempublisir pelatihan mereka dan menyempurnakan modul-modul pelatihan mereka. yaitu menangani semua kelemahan dengan sekaligus meraih peluang yang ada. Atau. Pilihan strategis di atas akan kemudian di jabarkan ke dalam serangkaian program yang direncanakan. dalam 3 tahun semua staf inti sanggup memberikan kursus tersebut pada staf junior. maka didaftarkan serangkaian program atau kegiatan agar pilihan strategis yang sudah diambil dapat dilaksanakan. Pada pilihan yang kedua. mendahulukan pengembangan kekuatan organisasi atau komunitas Anda serta sekaligua menangani ancaman yang hadir di masyarakat atau lingkungan luar dari organisasi atau komunitas Anda atau. Pertama. Contoh: sebuah organisasi Kristen yang melayani pelatihan kepemimpinan berjenjang harus memutuskan antara dua stretagi yang berbeda. organisasi ini akan menambah jumlah pelatih full time mereka dan melanjutkan pelatihan di mana-mana. d. beberapa catatan teknis di bawah ini perlu diperhatikan Tentukan dead-line atau batas waktu penyelesaian untuk setiap kegiatan. Pilihan kedua ialah mereka mengabaikan penanganan kelemahan internal mereka. Untuk melakukan hal ini dengan baik. yaitu salah satu di antara hal ini: a. mereka dapat membenahi kelemahannya sambil meraih peluang besar untuk pelatihan pengkaderan. Contoh: dalam 1 tahun seluruh staf selesai mengikuti kursus komunikasi efektif. mendahulukan pembenahan kelemahan internal organisasi atau komunitas Anda serta sekaligus menangani ancaman yang hadir di masyarakat atau lingkungan luar dari organisasi atau komunitas Anda. Pada pilihan yang pertama. mendahulukan pengembangan kekuatan organisasi atau komunitas Anda secara maksimum dan sekaligus meraih peluang yang tersedia di dalam lingkungan masyarakat dimana organisasi Anda berada. namun memaksimumkan kekuatannya.

DAN BAGAIMANA. BAWALAH ENAM ORANG YANG SETIA UNTUK MENGAWAL ANDA SEBAGAI PEMIMPIN DALAM MEMBUAT PERENCANAAN. kita sudah merencanakan untuk gagal. maka pendekatan tadi harus disertai upaya sengaja melakukan beberapa hal: Waktu yang panjang untuk perumusan visi Mendapatkan berbagai masukan mengenai pembacaan dan analisis situasi makro dan mikro dari para pakar Menjalani proses penentuan penentuan pilihan strategi Membuat proses penentuan skenario . Akhirnya. Bila Anda harus membuat perencanaan strategis yang lebih luas untuk keseluruhan organisasi Anda serta mencakup watu 5 tahunan atau lebih. KENAPA. Dapatkan kejelasan bagaimana kinerja akan dinilai serta kapan evaluasi akan diadakan. DIMANA. Misalnya. KAPAN. ingatkan orang-orang bahwa bila kita gagal membuat perencanaan. Jelaskan siapa saja yang akan menangani tiap-tiap bagian dari rencana yang akan dibuat (PIC = person in charge). Jangan lupakan indikator keberhasilan serta kegagalan yang akan diteliti untuk tiap kegiatan tadi. kami mencapai tujuan tadi dengan membuat unit-unit kerja yang independen dan mengadakan sinergi dengan unit kerja sejenis di organisasi lain. SIAPA. MEREKA ADALAH: APA. serta kepada siapa ia harus memberikan pelaporan hasil serta proses kerjanya. siapa yang harus ia ajak bicara dan mintakan pendapatnya.Tentukan juga bagaimana pendekatan terbaik untuk mencapai apa yang dituju.

. lanjutkanlah permainanmu. Aku memberitahukannya. aku melihat ibuku sedang menyulam sehelai kain. sementara ibu menyelesaikan sulaman ini.. Karena Tuhan mengaturnya demikian. Bumi menghasilkan tunas yang bertumbuh dengan sendirinya. kebijakan. melihat ke atas dan bertanya. Nanti setelah selesai. menyiram dan memelihara lalu tidur di waktu malam. kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas. RENCANA TUHAN PASTI INDAH Ketika aku masih kecil. Dengan tersenyum ibu memandangiku dan berkata dengan lembut "Anakku." . Jadi tugas kita adalah untuk mengenal batas akhir tanggung jawab kita serta batas awal penyerahan diri kepadaNya. Cerita di bawah ini dapat menjadi suatu ingatan dan gambaran yang memperjelas maksud hal ini. dan standar interaksi Penentuan sasaran jangka pendek Penentuan tahapan kegiatan penentuan pelaksana Penentuan garis pertanggung jawaban Penentuan sistem monitoring. bahwa yang kulihat dari bawah adalah sejumlah benang ruwet dan bukan sulaman yang masuk akal. Aku yang sedang bermain di lantai. dan koreksi Di atas keseluruhan hal di atas Anda perlu saling mengingatkan bahwa tugas kita adalah melakukan apa yang jadi bagian kita dan membiarkan Tuhan melakukan bagianNYa sebagaimana sang penabur dalam Markus 4 menabur.. evaluasi.Memperjelas penentuan key success factors atau penentuan faktor-fakltor kunci yang akan menentukan keberhasilan program Penentuan nilai-nilai yang dianut. apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain.

dan duduklah di pangkuan ibu.Aku heran. karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet. benangbenangnya banyak yang hitam. apa yang Engkau lakukan?" Ia menjawab "Aku sedang menyulam kehidupanmu. sebuah pola. "Anakku.. Sering selama bertahun-tahun. Beberapa saat kemudian. tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan. aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah. "Hambaku. mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih. begitu semrawut menurut pandanganku. dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini. Sekarang. "Tetapi nampaknya hidup ini ruwet." Dan aku membantah.. Kemudian ibu berkata "Anakku. Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu. ibu hanya mengikutinya. mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah ?" Kemudian Allah menjawab. aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah "Allah. dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu. Aku hampir tidak percaya melihatnya." Bagaimana Pemimpin Membuat Balanced Scorecard • Bagaimana Pemimpin Membuat Balanced Scorecard Share . Sungguh indah sekali. aku mendengar suara ibu memanggil. dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahannya. kamu teruskan pekerjaanmu." Waktu aku lakukan itu. dari bawah memang nampak ruwet dan kacau. mari ke sini. dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit.

seringkali orang melakukan pelatihan atau pembinaan. Kedua. rekan sekerjanya. namun mereka mengevaluasi secara mendalam hanya lokasi. Di dalam dunia usaha dikenal istilah bottom line. Mereka tidak mengukur kemajuan nyata yang diperoleh peserta dari hasil proses belajar tadi. orang dapat mengukur hal-hal yang sebenarnya tidak merupakan hal utama. dievaluasi atau diukur. Misalnya. Tanpa adanya suatu metode atau alat yang disepakati bersama maka masalah evaluasi dan pengukuran dengan mudah dapat menghasilkan berbagai konflik dan kerumitan-kerumitan. artinya orang mengukur keberhasilan seseorang dalam kemampuan ia memberikan kontribusi pada laba bersih yang ada tertulis di garis yang terletak di bawah . seorang pemimpin sering berhadapan dengan situasi dimana gerak dan transformasi tadi perlu didorong. orang dapat mengukur atau mengevaluasi hanya aspel-aspek tertentu dan melupakan aspek-aspek lain yang justru saling terkait. Pertama. fasilitas dan kegunaan pembinaan tadi. Kebutuhan untuk mengarahkan kemajuan dan mengukur hal ini dapat datang dari permintaan pengikutnya.Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Pasal 11 SERI KEPEMIMPINAN Bagaimana Pemimpin Membuat Balanced Scorecard BUKU Perspektif Dasar Robby I Chandra Pasal 11 PEMIMPIN YANG MAMPU MENGEVALUASI GERAK DAN TRANSFORMASI Pemimpin dan evaluasi Dalam menangani gerak maju organisasi atau komunitasnya serta menangani transformasi. makanan. atau dari pihak lain yang terkait dengan pekerjaannya.

terjadi perbedaan cara menafsirkan hasilnya. padahal arah perjalanannya telah menyimpang. Juga sama bodohnya kalau ia hanya sibuk memperhatikan arah perjalanannya sehingga pesawat berada di arah yang tepat. Salah satu alat yang cocok untuk dunia nir laba dan sekaligus juga dunia perusahaan adalah Balanced Scorecard. namun diam-diam tersembunyi banyak bom waktu. Sepanjang perjalanan ada banyak perubahan yang terjadi. memantau. Maka. tekanan udara. orang sama sekali tidak mengevaluasi karena merasa evaluasi merupakan alat memperkuat kekuasaan yang ada atau alat untuk menjatuhkan orang tertentu. Kasus Enron. Bertepatan divisi ini dipimpin oleh seorang manajer baru. dan kondisi awak kapal serta penumpang tidak berhenti berubah. Merc dan World Com merupakan bukti kegagalan sistem evaluasi yang matang. Maka orang mengevaluasi hal ini sebagai kegagalannya. berdebatlah orang hanya untuk menentukan cara evaluasi yang baik. Ketiga.laporan rugi laba. Namun. Arah angin. Sangat berbahaya dan bodoh bila sepanjang jalan ia hanya memantau jumlah bahan bakarnya. dan tiba-tiba di depannya terdapat sebuah bukit yang tinggi dan curam. maka ia berhadapan dengan berbagai hal dari mulai ia lepas landas sampai kembalinya ia mendarat kelak. Mental Model dalam memahami Balanced Scorecard Bila seseorang terbang dengan pesawat ringan yang dapat mengangkut 6 orang. kekuatan angin. Balanced Scorecard merupakan suatu metode yang membuat seorang pemimpin dengan cepat namun utuh dapat mengarahkan dan mengevaluasi gerak maju serta kecepatan transformasi organisasinya. dapat juga dievaluasi bahwa orang ini justru menjadi filter yang baik dan melakukan screening yang baik bagi organisasinya dibandingkan dengan pendahulunya. ketepatan arah. mengevaluasi dan mengukur berbagai hal secara sekaligus. pengukuran serupa ini menjadikan para manajer orang-orang yang ahli dalam memanipulasi data sehingga informasi yang keluar menyenangkan mereka yang mencari bottom line yang baik. Berbagai cara telah ditawarkan orang untuk membuat suatu alat pengukuran dan evaluasi. Sering juga setelah suatu alat dimiliki dan disepakati. Seorang pemimpin komunitas atau organisasi sama seperti seorang penerbang patut terus mendorong. suatu divisi rekruting di dalam suatu organisasi besar pada suatu tahun tertentu hanya berhasil mencapai 30 persen tenaga baru dibandingkan dengan hasil tahun sebelumnya. Contoh. . Itulah sebabnya di dalam sebuah cockpit pesawat terdapat sederetan alat indikator yang menunjukkan faktor-faktor penting yang berperan di dalam proses penerbangannya. Padahal. namun ia melupakan faktor penting yaitu ketinggian terbang. jumlah bahan bakar. ketinggian.

organisasi dan komunitas yang mampu bertahan dan berkembang serta mencapai visinya adalah organisasi dan komunitas yang memperhatikan dan mengembangkan empat aspek besar di dalam hidup mereka secara seimbang. seorang pemimpin membuat sasaran yang harus dicapai di dalam tiap perspektif di atas. Pertama-tama. Dengan demikian pemimpin mereka menggerakan setiap orang untuk mampu memiliki perspektif ke empat jurusan secara simultan dan terus menerus. Contohnya: sebuah majalah di Asia memiliki visi agar menyuarakan masalah Asia secara Asia dan ditulis oleh orang Asia. hal tadi dapat saja dimasukan walaupun teori Balanced Scorecard belum menemukan perspektif yang tidak dapat dimasukkan ke dalam keempat perspektif yang sudah ada tadi. perspektif keuangan. maka dalam perspektif pembelajaran. Pengembangan hal itu terus menerus mereka evaluasi secara sengaja. menurut penemu metode ini. Kedua. Setiap perspektif tadi harus dibuat ukuran-ukurannya dengan terlebih dulu mengacu kepada rumusan visi dan misi dari organisasinya. Kembali pada contoh di atas. 4. maka seorang pemimpin harus mendaftarkan faktor-faktor kunci yang akan mempengaruhi tercapainya atau luputnya sasaran tadi. bila .Bagaimana Cara Kerja dan Penyusunannya Secara sederhana. suatu organisasi atau komunitas yang berhasil melakukan evaluasi teratur. Selanjutnya. mereka menyiapkan pelatihan berseri untuk stafnya agar mereka menguasai masalahmasalah Asia. setelah adanya visi dan misi. sumber atau asset/harta perspektif kemampuan dan kerapihan operasional perspektif pembelajaran/kualitas pengetahuan bersama perspektif kualitas hubungan dengan pihak-pihak terkait di luar organisasinya. sebagian staf dan operator lapangan mereka ditentukan datang dari Asia. 2. 3. Ia tiba pada kesimpulan bahwa mereka yang musnah pada dasarnya bukan karena tidak mengukur atau mengevaluasi diri. Lambat laun dari penelitian lebih lanjut ahli ini mendapatkan beberapa hal. Mereka juga mencari sekolah-sekolah jurnalis di Asia untuk mendapatkan pasokan tenaga editor yang merupakan orang Asia. Setelah sasaran untuk setiap perspektif sudah dibuat. Bila ada organisasi atau komunitas yang memerlukan suatu aspek atau perspektif tambahan yang khas. namun mengukur secara salah atau memantau hanya faktor-faktor yang tidak penting. Balanced Scorecard diciptakan setelah seorang ahli mencoba meneliti berbagai organisasi yang berhasil dan dan juga yang musnah. Mereka mengevaluasi apakah program dan kegiatan-kegiatannya menopang pencapaian visi dan misi mereka atau tidak. Empat perspektif tadi adalah: 1. Jadi pertama-tama. Maka di dalam perspektif pembelajaran.

sasarannya adalah memiliki staf yang memahami budaya Asia dan pola pikir Asia, maka hal ini hanya tercapai bila staf mengenali beda budayanya dengan budaya lain. Tidak cukup hal ini terjadi bila staf adalah lahir dan tumbuh di budaya Asia saja, tanpa apresiasi dan upaya memahami budayanya secara nalar. Untuk mencapai hal itu maka sebagai salah factor kunci diperlukan proses belajar bersama dan proses belajar sendiri, baik tentang budaya Asia, maupun budaya yang bukan Asia. Selanjutnya, setelah tiap perspektif memiliki sasaran dan daftar factor kunci yang mempengaruhinya, maka Balanced Scorecard dianggap telah terbentuk pada tingkat pertama. Kini pemimpin tadi siap memasuki tingkat lebih kedua yang dalam. Ia dapat menggerakkan rekan-rekan dan pengikutnya untuk memetakan faktor-faktor apa yang mempengaruhi faktor-faktor kunci utama yang telah dipetakan di dalam tingkat pertama. Misalnya, pembelajaran dipengaruhi oleh pengetahuan tentang budaya Asia dan non Asia, factor apa yang akan mempengaruhi sukses pembelajaran tadi? Ternyata diskusi pada tingkat ini menghasilkan kesepakatan bahwa pengetahuan dipengaruhi oleh adanya buku, majalah, kursus, film, dan diskusi bersama tentang Asia, baik yang disampaikan menyentuh nalar maupun emosi. Selanjutnya orang masih dapat masuk ke tingkat yang lebih jauh sehingga setelah diulangi prosesnya beberapa kali dan melibatkan orang yang memahami faktor-faktor yang berbeda di tiap tingkat, akhir terbentuklah suatu peta hubungan causal tentang kinerja organisasi ini dan cara mentransformasinya serta cara mengukurnya.

Pengukuran
Bagaimana mengukurnya? Katakanlah bahwa dalam persepktif pembelajaran, seorang pemimpin menyadari bahwa stafnya perlu belajar tentang budaya Asia. Ia harus menjelaskan apa arti istilah "belajar." Bersama mereka ia harus tiba pada kesepakatan bagaimana mengukur keberhasilan belajar tentang Asia tadi. Misalnya, dapat ia tentukan bahwa seorang staf di majalahnya akan dapat menulis sebuah artikel tentang perbandingan masalah sosial di Asia versus di Barat dan artikel tadi diterima di majalah lain sebagai ukuran keberhasilan. Maka dalam Balanced Scorecard tingkat pertama, ukuran keberhasilan dalam perspektif pembelajaran misalnya adalah "80 persen staf menghasilkan 80 tulisan dengan karakteristik di atas yang diterima di majalah lain." ila target ini tercapai, ia dapat meningkatkannya di tahun kedua. Bila pengukuran tadi disetujui, maka ia dapat masuk ketingkat ke dua. Ia dapat bertanya pada stafnya, apa faktor penyebab keberhasilan di atas? Mereka mungkin menjawab bahwa bila ada komputer notebook untuk tiap staf, bila ada kebebasan menulis 1 jam sehari, dan bila ada kesempatan berdiskusi 1 jam per minggu, maka tiap staf dalam setahun akan menghasilkan 1 artikel yang dipublikasikan di majalah lain. Maka target pada tingkat kedua yang sekaligus menjadi alat pengukuran adalah: adanya komputer Asus untuk tiap-tiap staf, digunakannya setiap jumat siang untuk diskusi dan setiap hari

ada 5 lembar yang ditulis tentang Asia. Dalam pengukuran ditulis: 12 komputer dalam tahun 2002, 50 jam diskusi untuk duabelas orang, 50 jam menulis artikel. Siapakah yang mengukur keberhasilan atau kegagalan? Di dalam Balanced Scorecard, tiap orang menentukan ukuran keberhasilannya, mengukur hasil kinerjanya sendiri dan menyampaikan hasilnya pada pihak yang terkait dengannya. Pimpinan puncak tinggal membaca di cockpitnya, indikator dari masing-masing perspektif pada tingkat pertama saja. Suatu indikator yang menghasilkan angka atau pengukuran kualitatif yang rendah dapat membuatnya meneliti hasil kinerja di tingkat yang kedua dan seterusnya, sampai beberapa faktor penyebab masalah dapat dikenali dan ditangani. Contoh hal ini tergambar di dalam skema di bawah ini.

Kesimpulan
Balanced Scorecard bukan hanya memberikan suatu kemungkinan bagi sang pemimpin mengukur kinerja, namun mengarahkan program setelah suatu scenario di buat dalam perencanaannya. Balanced Scorecard juga merupakan alat yang sangat menekankan budaya partisipasi bagi setiap anggota organisasi atau komunitas. Namun, alat ini juga memastikan bahwa semua program harus senantiasa hadir dan dikembangkan untuk menopang pencapaian visi dan misi organisasi atau komunitas.

Apa itu Kepemimpinan
Share

Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Overview
September 2002 Pada suatu malam di tahun 1991, saya duduk bersama dua orang lain di dekat sebuah lapangan parkir. Kami bertiga memiliki kesamaan. Sama-sama kami menantikan sebuah rapat berakhir. Saya menjemput istri yang sedang asik mengikuti rapat sedang kedua orang lainnya menantikan seorang yang perlu diajak bicara malam itu juga. Saya tidak mengira bahwa percakapan di tempat itu yang mulanya cuma merupakan basa basi berakhir menjadi suatu gagasan yang kemudian melahirkan gerakan pembinaan mudamudi secara holistik. Saya juga tidak mengira bahwa gerakan ini membuat saya terlibat aktif dan mengenal banyak pemimpin dan calon pemimpin. Mereka merupakan manusia yang menarik namun juga membuat saya terdorong meneliti bidang kepemimpinan ini. Salah seorang tokoh ini akan seterusnya saya sebut sebagai tokoh nomor satu. Usianya sekitar 47 tahun. Ia memiliki lebih dari satu gelar master. Namun di dalam berbagai pertemuan resmi, pada umumnya ia duduk diam mendengarkan dengan sabar. Setelah puas menyimak dan mengamati, barulah ia berbicara. Biasanya orang tertegun atas apa yang ia sampaikan. Kemudian mereka mendukungnya dan beberapa saat kemudian

setelah pertemuan tadi, suatu tindakan nyata dilahirkan. Ia juga menggerakkan banyak orang untuk mendukung upaya tadi. Namun seringkali ia menyembunyikan kenyataan bahwa ialah pemicu seluruh proses yang ada. Apakah rahasia atau dasar keberhasilannya? Kalau hal ini ditanya padanya ia akan menjawab bahwa hal tadi terjadi karena kemurahan Tuhan. Namun pengamatan lebih lanjut menunjukkan beberapa pola yang selalu ia jalankan. Karena itulah ia berhasil menjalankan dengan baik perannya sebagai pemimpin di berbagai lingkungan kerja, sebagai ibu, sebagai istri dan sebagai sahabat. Semuanya sering dilakukan tanpa jabatan atau status resmi, karena status resmi satu-satunya yang ia miliki adalah seorang pengajar dan anggota dewan komisaris di sebuah perusahaan. Apakah kepemimpinan itu? Bila kita masuk ke sebuah toko buku yang besar di Jakarta atau Yogja, segera terlihat adanya puluhan buku tentang kepemimpinan. Bila kita berupaya mendalami tiap buku, maka segera kita akan terkejut karena ternyata di dalamnya terdapat ratusan pemahaman tentang kepemimpinan. Dengan demikian, pertanyaan di atas bukanlah pertanyaan yang sederhana dan mudah dijawab. Menurut pengamatan, di satu pihak, ada banyak budaya yang mengagungkan status pemimpin bahkan disitu seorang pemimpin diberikan hak dan wewenang yang luar biasa besar. Misalnya, dianggap wajar bahwa seorang pemimpin menolak mematuhi berbagai peraturan yang semua orang ikuti. Dianggap wajar pula bila seorang pemimpin memiliki tingkat kesejahteraan yang sangat luar biasa. Bahkan, dianggap wajar saja bila seorang pemimpin tidak banyak bekerja, namun menerima pelayanan dan dukungan moril serta materiel dari pengikutnya. Di pihak lain, ada budaya dimana seorang pemimpin justru harus menjadi teladan dalam kesederhanaan, pengabdian, pengurbanan diri, kepatuhan pada peraturan-peraturan serta kebiasaan kerja keras. Tokoh pertama yang saya paparkan di atas merupakan penganut budaya ini. Ia akan menjadi risih bila menjadi jauh lebih sejahtera dari pendukungnya atau bila ia melanggar berbagai aturan. Ia juga mengembangkan budaya dimana, masyarakat menilai tinggi seorang pemimpin karena karya dan pengabdiannya namun bukan karena statusnya semata-mata. Baginya, seorang pemimpin sejati tidak bisa tidak harus merupakan seorang pemimpin yang melayani. Pada suatu hari sepulangnya dari Australia untuk mempresentasikan sebauh paper tentang pola pikir, tokoh tadi memberikan sebuah buku kepada saya. Di dalam buku itu ternyata tercantum bahwa bila melihat warisan dari pusat-pusat peradaban dunia, istilah pemimpin sudah muncul sejak 5000 tahun sebelum Masehi, antara lain di Mesir. Di Cina, sekitar tahun 600 sebelum Masehi, orang juga sudah membahas masalah kepemimpinan. Di budaya Barat, orang-orang Yunani juga meninggalkan berbagai pemahaman mereka tentang kepemimpinan. Misalnya, Homer menuliskan pandangannya mengenai kualitas pemimpin yang perlu dimiliki. Di jaman modern, sampai pada tahun 2000 saja telah terbit lebih dari 2000 judul buku mengenai kepemimpinan. Tentulah hal tadi membuat saya bertanya, mengapa orang serius membahas masalah ini. Jawabannya di dapat dari buku lain karangan Bass yang terbit di tahun 90 an. Pertama, kepemimpinan merupakan suatu gejala universal dalam hidup manusia bahkan pada

Seorang pemimpin adalah seorang yang diikuti orang lain. wewenang. pendidik dan psikolog sudah lama merasa tidak tenang melihat ketidak beresan di dunia pendidikan. Hal inilah merupakan faktor utama penentu keberhasilan seorang pemimpin. Ketika kemudian saya bertanya pada tokoh pertama di atas: Apakah kepemimpinan itu? Ia menunjuk pada salah satu definisi yang sederhana dan populer. Tokoh pertama yang tadi saya perkenalkan sangat menyadari hal ini dan tanggung jawab yang terkait dengan pemberian dari orang banyak itu. dan hak istimewa (Jennings. Hal ini lebih jelas lagi bila kita meneliti aspek selanjutnya dari definisi tentang pemimpin yang saya dapati dalam sebuah buku yang ditulis sebelum Perang Dunia kedua. Marilah kita kaderkan siswa-siswa di sekolah negari dan sekolah yang bersiswa jamak. Akhirnya. Karenanya. Berdasarkan pandangan ini. Dengan kata lain. saya yakin bahwa selama hidup kita tidak pernah lepas dari pimpinan orang lain. bila seorang pemimpin sudah ditinggal para pengikutnya. Visi ini disampaikan dengan sederhana sehingga orang memahaminya. Ia juga merujuk pada suatu teori bahwa sadar atau tidak para pengikut yang setialah memberikan seorang pemimpin yang mereka dukung itu sejumlah hal seperti. misi yang dirumuskannya atau sasaran kerjanya. Juga kita tidak pernah terbebas dari kewajiban memimpin orang lain dan diri sendiri. untuk membina dan menyiapkan pemimpin yang mau melayani komunitasnya. Misalnya pada suatu jamuan makan ia melemparkan kejutan: "Kita ada disini karena kita ingin menghasilkan kader kepemimpinan yang nanti memberi pengaruh luhur dan nyata bagi orang yang berbedabeda di negara ini. berdasarkan pengamatan sederhana saja dapat kita temukan suatu kenyataan bahwa tidak ada suatu masyarakat. 1990) Kedua. wibawa. Para profesionhal.hewan (Bass. seorang pemimpin akan lumpuh. Mereka tidak tahu musti berbuat apa. 1944) Tanpa pemberian dari pengikutnya maka. adalah keliru bila kita membina siswa-siswi di sekolah unggulan. ia kehilangan hal-hal tadi. gerakan. ia mendapatkan pendukung-pendukung setia karena seringkali ia mengungkapkan apa yang sebenarnya memang merupakan cita-cita mereka tanpa mereka sadari. Selanjutnya. di dunia ketiga dirasakan kesulitan untuk mendapatkan bahan baku. 1928). Visi ini juga menggugah karena membuat orang mampu memiliki gambaran mental yang jernih tentang apa yang mereka idamkan di masa depan. maka jelaslah bahwa seorang pemimpin diikuti orang karena visinya. namun ingin melakukan sesuatu dalam batas kemampuan mereka." . saya juga mendapatkan kesimpulan setelah berkecimpung dalam dunia pembinaan kader selama sepuluh tahun bahwa. dari pengamatan pribadi. Ia merumuskan dengan lugas suatu visi yang sebenarnya miliki mereka. di dalam pengkaderan kepemimpinan dan hal yang terkait. atau organisasi bahkan kelompok kecil yang akan mencapai hasil tanpa adanya pemimpin. Bila mengamati tokoh nomor satu kita tadi. Justru kita harus membantu anak-anak yang kini sudah hidup sehari-hari di sekolah yang siswanya datang dari berbagai latar belakang dan cukup jamak jenisnya. Seorang pemimpin adalah seorang yang dapat menciptakan situasi dimana para pengikutnya untuk setahap demi setahap bergerak ke arah yang mereka sepakati bersama (Cowley. Mereka percaya kepada kepemimpinannya karena apa yang mau dicapainya bersama dengan para pengikutnya memang baik dan jelas. Mereka memilih mengikutinya karena sang pemimpin mampu menggali apa yang secara tidak sadar telah menjadi impian mereka.

maka mereka berhenti menjadi pengikut dan secara hakiki saya sudah berhenti menjadi pemimpin. dan visi pribadi mereka. memang seseorang yang dapat menggerakkan orang menuju suatu tujuan tanpa ia merupakan seorang pemimpin sejati. membagikan persepsi dan ekspektasi dalam kegiatan mereka. sang tokoh sendiripun mengalami transformasi. Bagaimana bila seseorang memiliki kuasa untuk memaksa orang bergerak ke suatu arah yang ia tentukan karena ia memiliki kuasa senjata. Jadi hubungan yang terjadi adalah hubungan saling memanfaatkan tanpa loyalitas yang dalam.Tak sampai setahun kemudian. menolong mereka mengenali potensi mereka. empower dan sebagainya. enable. atau mereka merasa masih dapat memanfaatkan saya. Pada suatu hari. Memang ada gejala serupa itu. dirinya sendiri dan sistem atau komunitas dimana mereka berada. Merekapun bukan lagi menjadi pengikut. Namun secara nyata. sebenarnya mereka bukaan menerima ia sebagai pemimpin. Karena itu ada hal kedua yang perlu ditekankan. serangkaian pembinaan bagi siswa-siswi di sekolah negeri mulai bergulir. terutama para ahli ilmu jiwa dan pendidik serta profesional muda lain. namun sebenarnya kalau ia diikuti orang banyak. Artinya sang tokoh membuat orang mengenali dimensi yang luhur dari dirinya. namun sebagai kelompok atau sejumlah orang yang dimanfaatkan. serta mencegah kemacetan serta kemunduran dalma keadaan yang sulit dan meragukan sekalipun. Ia pun berhasil menarik perhatian berbagai kalangan. tapi merupakan hanya seorang provokator bahkan manipulator. Mereka pun mengikuti karena mereka tidak melihat adanya pilihan lain. Dalam sebuah buku kepemimpinan dari Hagai Institute apa yang tokoh nomor satu kita lakukan disebut sebagai proses mengubah orang melalui cara: enoble. atau pemaksa. Jadi akan sangat ditekankan paham kepemimpinan sebagai suatu daya untuk menggerakkan orang menuju suatu tujuan atau impian tertentu. Menurut tokoh nomor satu kita. kuasa uang. tiran. Dengan demikian kita mengenal seorang sebagai pemimpin sejati atau bukan dari hadir atau absennya kedua faktor tadi (The Movement and Transforming Leader) sebagai prasyarat. Ia semakin lebih tegas dan berani dalam mengambil resiko. Menurut pengamatan saya selama sepuuh tahun terakhir ini. ia . Bergerak bersama artinya menentukan tahap kerja. dalam pengamdiannya sebagai pemimpin ia mencurahkan waktu yang cukup banyak untuk membina pendukungnya. serta membuat mereka memiliki kesempatan untuk menerapkan apa yang mereka miliki. menolong mereka mengenali kekhasan diri mereka. Mereka mendukungnya habishabisan bergerak bersama menuju visi tadi yaitu menghasilkan calon pemimpin yang nantinya mampu bekerja di masyarakat yang jamak. kuasa peraturan atau kuasa-kuasa lain yang berlandaskan pada rasa takut orang? Tidakkah ia tetap diikuti orang lain? Tidak salah. saya sudah merasa tidak sabar dengan kecepatan gerakan muda-mudi yang ada dan saya mengusulkan agar sang tokoh lebih memaksakan kehendaknya daripada memproses pembicaraan sedemikan lama. tetapi sebagai sipir penjara." Di dalam tulisan ini padangan tadi saya ambil alih. Tokoh kita tadi hanya tersenyum dan mengatakan: "Bila saya sebagai seorang pemimpin memaksakan visi pribadi. Selain menimbulkan gerak seorang pemimpin juga merupakan orang yang mampu menghasilkan suatu perubahan atau transformasi pada mereka yang dipimpinnya. membuat mereka jadi mampu memimpin dan meraih.

Hal ini berlaku bagi entah seorang pemimpin toko pakaian atau seorang kepala sekolah dasar. skill. keutuhan dan kesederhanaan visi ini akan membuatnya menjadi kuat.lebih banyak merenungkan makna perannya. Tanpa kepercayaan ini pemimpin yang memiliki visi yang tajam. Apakah penyebab dari lahirnya gerak maju dan transformasi? Selain visi yang jelas. memiliki relasi yang luas. Dengan demikian seorang pemimpin yang hanya menciptakan suasana mandeg. tetap tak dapat menggerakkan orang. Ada faktor internal diri seseorang yang dapat menyebabkan ia tidak . transformasi dan gerak maju yang sinambung dan kuat menuju apa yang dikehendaki akan terjadi bila para orang menaruh percaya kepada pemimpinnya. Sepanjang pemahaman tentang kepemiminan berubah-ubah. Namun sementara ini masih banyak hal tentang kepemimpinan yang masih perlu di bahas. karena adanya suatu gerak merupakan tanda adanya kepemimpinan. pertama-tama seorang pemimpin akan dikenal dari kemampuannya merumuskan visi yang menjadi impian bersama dari komunitas di mana ia berada. berpengalaman. serta upaya belajarnya dan berbagai hal lainnya. Dengan demikian. pandai. Ia dipercaya karena banyak hal yang ia miliki. seorang pemimpin dapat dikenali dari adanya transformasi individual dan sistemik yang terjadi. dan tenaganya untuk urusan ini. Ratusan orang bersedia melakukan berbagai hal besar bersamanya. atau menguasai berbagai sumber. Artinya ialah bahwa tiap individu termasuk diri sang pemimpin terus mengalami perubahan dimana potensi-potensi mereka terus bertumbuh sementara keseluruhan organisasi atau komunitas mereka ikut berubah. stabil atau status quo pada dasarnya sudah tidak lagi menjadi pemimpin sejati yang diinginkan. Kualitas kepemimpinannya terlihat dari gerak maju yang ia hasilkan bersama komunitasnya. maka seorang pemimpin yang sejati mencurahkan waktu. dan ia menyadari bahwa kepemimpinannya perlu dibantu oleh lebih banyak pihak yang mungkin berbeda dari dirinya. Dengan demikian. kesungguhan sikapnya. Ketajaman. Mitos tentang Pemimpin Sebelum membahas mengenai bagaimana memperoleh kepercayaan orang. tugas seorang yang memimpin adalah menciptakan atau melahirkan kepercayaan dari mereka yang dipimpinnya. Tokoh nomor satu sangat dipercaya oleh pendukung-pendukungnya. Kedua. Hal yang tetap tidak berubah adalah keberpihakannya menolong orang-orang yanhg terlantar. seperti telah diungkap sebelumnya. ketiga. Tokoh kita di dalam awal tulisan ini pernah mengungkapkan bahwa memang menjadi pemimpin bukanlah untuk tiap orang. kinerjanya. Sewajarnya ia berupaya agar kepercayaan orang padanya tercipta melalui visinya. Pertama-tama adalah anggapan bahwa setiap orang dapat menjadi seorang pemimpin. perlu dibahas terlebih dulu pemahaman-pemahaman yang keliru tentang kepemimpinan seperti yang tercermin di dalma berbagai mitos. Bagaimana cara menghasilkan kepercayaan ini selain dengan merumuskan visi yang tajam? Pasal selanjutnya akan khusus membahas hal ini. timbul berbagai mitos tentang kepemimpinan. Hal-hal lain adalah penyokong untuk melahirkan gerak ini.

dua fungsi tadi memang sangat diinginkan muncul berbareng. Seorang yang tumbuh di tengah orangorang yang membencinya juga sulit menjadi pemimpin. Seorang yang hidup terlalu nyaman. keluarganya serta sejumlah binatang. Mitos-mitos tambahan tentang kepemimpinan lain ialah 1. Perbudakan yang konon dihapus di masanya. 6. Sebaliknya bila jabatannya rendah namun ia memiliki pengikutpengikut yang setia. situasi atau lingkungan dimana ia berada juga dapat mencegah atau membatasinya untuk mencapai posisi kepemimpinan. secara masih muncul dalma bentuk diskriminasi sampai tahun 60 an. 4." Hal serupa ditekuni juga oleh Abraham Lincoln. Padahal. Seorang yang bernama Nuh bekerja berpuluh tahun dan hasilnya hanya untuk diri. Mitos keempat adalah bahwa seorang pemimpin yang baik adalah seorang pelatih atau coach yang baik. gerak atau transformasi apapun. pengabdian sebagai pemimpin tidak boleh redup. Mitos kedua adalah bahwa pemimpin memberikan hasil yang diinginkan. Nyatanya. Selanjutnya. 3. Sebaliknya sebuah organisasi atau kelompok yang dipimpin dengan baik belum tentu mencapai hasil yang baik apa lagi dalam waktu pendek. Untuk situasi tertentu seringkali nyatanya keberadaan seorang manajer yang baik sudah cukup mungkin untuk organisasinya mencapai hasil atau sasaran bersama tanpa perlunya kehadiran seorang yang merupakan pemimpin. Mitos ketiga adalah bahwa orang yang mencapai posisi puncak adalah seorang pemimpin. kaisar atau pangeran yang jelas berada di dalam posisi puncak namun tidak menghasilkan visi. Satu-satunya kualitas pemimpin yang dibutuhkan adalah kharisma Pemimpin tidak pernah salah Kepemimpinan harus selalu konsisten Pemimpin harus selalu tahu sebelumnya tujuan apa yang mau dicapai Lebih tegang memimpin daripada mengikuti Pemimpin harus selalu dapat mengerjakan pekerjaan anak buah . atau pengenalan diri serta sikap yang tidak otentik jelas akan merintangi orang menjadi pemimpin. Namun nyatanya merupakan dua fungsi yang jarang tergabung dalam diri seorang manusia seperti ibu Kartini. Dorongan diri yang tidak cukup untuk menjadi pemimpin. hasil sekecil itu sudah cukup untuk memulai suatu dunia yang baru. Tokoh kita mengungkapkan dalam suatu percakapan "Walaupun tidak menghasilkan sesuatu yang spektakuler dan diakui. 5. 2. Akhirnya toh. Sejarah mencatat sejumlah raja. misalnya sulit untuk menerima resiko dan beban kepemimpinan yang seringkali memang berat. maka ia adalah seorang pemimpin yang sebenarnya.akan menjadi pemimpin. Jadi hasil nyata seringkali butuh satu atau dua generasi untuk dikenali dan sementara itu sang pemimpin harus tetap berakar pada keyakinannya. skil memimpin yang tidak memadai. Seorang pemimpin sejati akan meraih kepercayaan orang sehingga akan muncul pengikut walaupun ia tidak memiliki status ketika kepercayaan tadi diberikan. Seringkali pemimpin yang baik diterima karena visinya dan bukan karena ketelatenannya membimbing orang lain. selama ia tidak memiliki pengikut yang sesungguhnya ia bukanlah seorang pemimpin.

Buat apa memperhatikan mereka terlalu jauh karena mereka tidak memiliki status atau esensi setinggi mereka. Tidak kurang juga pemikiran yang membedakan manusia menurut kekayaan. Lebih dari sekedar membeda-bedakan manusia.7. di jaman modern feudalisme pun muncul di perusahaan. Menurut tokoh kita. kuasa. Misalnya. terasa bahwa roh feudalisme masih melambari hidup para pemimpin. Mereka tidak menganggap para pengikut sebagai orangorang yang harus dilayani. entah pemimpin di lingkup terbatas. mitos-mitos di atas muncul dan berkembang karena seringkali tanpa disadari orang menerima kerangka pikir feudalisme. pemikiran feudalis juga mendorong perilaku tertentu untuk muncul dan berkembang di dalam hubungan antar manusia. Kolonialisme tidak akan hidup tanpa mengokohkan feudalisme. atau keperkasaannya. Ketersinggungan. Feudalisme adalah suatu pemahaman yang menganggap bahwa manusia dapat dibedakan menurut tingkatantingkatan tertentu. Pola seperti ini terus hidup bahkan setelah abad pertengahan berlalu. Di milenium ke tiga. Namun di Asia. Ada pola feudalis yang menganggap bahwa manusia yang berdarah biru atau bangsawan merupakan manusia unggulan. Pengikut tidak mau dimanipulasi 10. Lebih dari pada hal tadi. Ia juga diperbolehkan melanggar aturan-aturan kemanusiaan yang terlarang bagi orang lain. maka seorang yang dianggap unggul serta merta dianggap sebagai pemimpin. Ada juga pemikiran feudalis yang menganggap bahwa manusia yang memiliki pendidikan yang tinggi dianggap lebih unggul dari orang kebanyakan. namun sebagai sumber kekuasaan. Pemimpin adalah mahluk yang berbahaya Menurut tokoh nomor satu kita. dan karenanya ia berhak untuk diperlakukan berbeda dari orang kebanyakan secara hakiki. di LSM atau di dunia pendidikan. Kepemimpinan adalah kesempatan yang hanya diberikan pada mereka yang mendapatkan dukungan dari "pihak atas" 9. Cerita Robin Hood merupakan suatu contoh suasana hidup di jaman feudal itu. Kepemimpinan adalah yang terjadi secara kebetulan karena keberhasilan atau kegagalan kelompok ditentukan oleh faktor-faktor yang berada di luar kelompok 11. Para pemimpin lebih perduli dan memperhatikan kepentingan diri dan wibawa diri daripada kepentingan rakyat banyak atau pendukungnya. wibawa. seringkali seorang feudal tidak dapat menjalin hubungan dengan feudal lainnnya tanpa diserta kepentingan dan upaya saling memanfaatkan. Pemimpin dalam satu situasi juga harus mampu memimpin dalam situasi-situasi lainnya 8. seharusnya orang semakin kritis dengan roh feudalisme. kepuasan. begitulah pola pikir feudal ini. berbagai tuntutan kenyamanan. ia boleh mengabaiakn aturan-aturan dan hukum-hukum karena posisinya sebagai pemimpin. Dalam pemikiran feudal. atau pemimpin suatu komunitas yang terdiri dari jutaan orang. di abad pertengahan para feodal dapat seenaknya melakukan pembunuhan atau penganiayaan terhadap mereka yang membuatnya tersinggung. dan ketidak mampuan melakukan sinergi dengan berbagai kalangan atau kalangan sendiripun merupakan wujud dari feudalisme modern. seperti kepala divisi suatu organisasi. Berbagai mitos muncul dari paham feudalis ini seperti telah didaftarkan di atas. dan penghasilan mereka. Mendasari semuanya ini adalah suatu paham bahwa manusia tertentu dianggap lebih unggul dan lebih layak untuk . Artinya.

Mungkin pula pemikiran ini didasarkan oleh suatu pemikiran feudalis. Artinya adalah bahwa untuk suatu situasi atau dinamika tertentu dibutuhkan suatu cara memimpin yang cocok dengannya.berperilaku sebebas yang mereka inginkan. Ia tahan uji. Ahli-ahli meneliti karakterkarakter pemimpin yang dan berusaha membuat daftar karakter yang cocok untuk dimiliki tiap. orang menekankan pentingnya seorang pemimpin memiliki karakter atau trait kepemimpinan. tegas. Namun studi ini lama-kelamaan ditinggalkan orang karena tidak berhasil memberikan kesimpulan yang masuk akal. yaitu justru karena keunggulannya. Selanjutnya ditekankan pentingnya gaya kepemimpinan yang mewujudkan iklim demokratis. Orang mulai mengenali gaya-gaya yang ada. Berbeda dari pemahaman tentang seorang pemimpin serupa itu adalah paradigma kepemimpinan yang melayani. Semakin otoriter dan berwibawa. Namun ternyata di dalam komunitas tertentu kepemimpinannya tidak diterima. atau semakin misterius seorang pemimpin. semakin orang merasakan kepemimpinnya. dan berdasar "merit". Saya pun pernah menganggap bahwa seorang menjadi pemimpin karena hal ini. mereka harus menjadi teladan. Pada masa ini pemahaman tentang cara memimpin yang baik sangat dipengaruhi oleh teori kontigensi. terbuka. Mendahului periode teori gaya kepemimpinan. Karena itu seorang pemimpin harus memiliki kemampuan membaca situasi atau dinamika yang ada serta memberikan respon berupa kepemimpinan yang tepat untuk situasi serupa itu. lebih menahan diri. kita perlu mengenali bagaimana orang modern dalam seratus tahun terakhir membuat pergeseran-pergeseran kecil dalam kerangka pikir tentang kepemimpinan. maka pemimpin yang melayani adalah seorang yang menggerakkan dan mentransformasi orang secara khas. Lawan dari paham ini adalah pemimpin yang melayani. maka seorang pemimpin dirasakan tidak akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Tanpa disadari teori ini diwarnai oleh budaya Amerika yang memang egalitarian. sabar. Teori gaya kepemimpinan ini terutama mulai sejak tahun 1940an. Sebelum periode itu orang memahami bahwa seorang pemimpin harus memiliki suatu gaya tertentu yang perlu dikembangkannya agar ia berhasil. Bila seorang pemimpin adalah seorang yang menggerakkan dan mentransformasi. Tanpa hak-hak serupa itu. Evolusi Sejarah Pemahaman Modern tentang Kepemimpinan Bila kita membaca buku sejarah terlihatlah bahwa pemahaman tentang kepemimpinan bergeser dari satu masa ke masa lainnya di abad yang lalu. tulus. dan lebih rela mengabdi serta menunjukkan pengurbanan bagi komunitasnya. . Tokoh kita dalam tulisan ini merupakan contoh manusia yang berkarakter kepemimpinan. dan menjunjung nilai-nilai pengabdian yang tinggi. terutama di tempat dimana mayoritas adalah orang-orang yang pragmatis dan materialistis. Namun sebelum tiba pada kerangka pikir serupa itu. Pemimpin Yang Melayani Di dunia Timur orang sering beranggapan bahwa seorang pemimpin haruslah menjadi orang dihormati dan dilayani oleh para pengikutnya.

namun menciptakan dan melahirkan pahlawan-pahlawan. mengembangkan visi yang tajam karena dialog dengan seorang pemimpin dan sebagainya. 7. Jadi ia tidak memaksa orang untuk mengambil alih suatu perilaku atau memaksa dengan berbagai aturan hal-hal yang ia inginkan. Ada beberapa ciri pemimpin yang melayani: 1. Dengan bahasa sederhana ia dapat menjadi pemimpin yang melayani bila. Ia memiliki gambaran positif dan optimis tentang mereka. Seorang pemimpin yang melayani adalah seorang pemimpin yang sangat perduli atas pertumbuhan dan dinamika kehidupan pengikut. 2. 6. Seorang yang melayani tidak melakukan hal itu karena ia ingin menebus dosa atau kesalahannya di masa lalu. ia membuka kesempatan agar orang-orang di sekitarnya memiliki kebebasan lebih luas untuk berkembang atau mengalami transformasi. mengalami pemulihan karena ditolong seorang pemimpin. Ia memberdayakan mereka melalui sharing pengetahuan. dirinya dan komunitasnya dan karenanya ia mendahulukan hal-hal tadi daripada pencapaian ambisi pribadi atau pola dan kesukaan pribadinya saja. 8. Ia memberikan ilham melalui demonstrasi model. Ia juga bukan melakukan hal itu agar orang merasa iba padanya. dan gaya kerja hanyalah sejenis saja 5. Pemimpin yang melayani sering bekerja dalam kerangka pikir waktu yang panjang. Pemimpin yang melayani juga dapat hidup di tengah kepelbagaian pendapat. 3. . bahkan ia merasa tidak nyaman bila pendapat. Pemimpin yang melayani memberikan teladan-teladan untuk perilaku dan sikap yang ia ingin hadir dan menjadi bagian utama dari hidup pengikutnya. Ia bahkan tidak berkebaratan bila pendukungnya berbicara satu sama lain tanpa melibatkannya. pemberian teladan dan penentuan batas-batas perilaku dengan melaksanakannya sendiri. Pemimpin yang melayani mengerjakan banyak hal dan juga menghindar dari berbagai hal yang orang lain dapat lakukan. Pemimpin yang melayani melakukan hal itu karena ia ingin dengan melayani orang-orang. memiliki hati yang melayani. Pemimpin yang melayani melakukan komunikasi yang bersifat dua arah.Seorang pemimpin yang melayani hanya dapat melakukan hal itu bila ia menghayati makna peran sebagai orang yang melayani. 4. Seringkali ia melakukan hal ini karena ia pernah merasakan dilayani seseorang. Pemimpin yang melayani menggunakan persuasi dan logika untuk mempengaruhi orang selain peneladanan. Ia tidak mengharapkan hasil spektakuler terlalu cepat karena ia menyadari bahwa untuk menggerakkan dan mentransformasi orang diperlukan waktu yang panjang dan proses yang sinambung. Pemimpin yang melayani memberikan kepercayaan dan wewenang pada pengikutnya. skil dan perspektif. paradigma. Pemimpin yang melayani tidak berupaya menjadi pahlawan.

Kelima. . ia memberikan kejelasan visi bersama yang akan dicapai. Pendekatannya bukanlah pendekatan kuasa tapi pendekatan hubungan atau relasional. Jadi. keberhasilan tadi akan bersifat sangat terbatas dalam suatu kurun waktu tertentu bila seorang pemimpin tidak berhasil melahirkan pemimpin-pemimpin baru untuk melanjutkan kerjanya. Bagaimana secara nyata pemimpin yang melayani mengambil keputusan? Pertama. dan mengambil alih teladannya. Pernah juga ia mengalami fitnah yang menyakitkannya. Ternyata salah seorang peserta terlupa membawa kantung tidurnya. Dengan gamblang tokoh nomor satu kita mengatakan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak dinilai berdasarkan berapa banyak pengikutnya saja. memberdayakan orang-orang di sekitarnya melalui berbagai kesempatan. namun dari kualitas-kualitas pemimpin baru yang dilahirkannya. Dengan perbuatan-perbuatan kecil serupa itu. ia mengembangkan intuisi dan melihat apa yang tidak kasat mata Ketiga. ia mencari data atau informasi dengan bertanya. Bagaimana Mengukur Keberhasilan seorang pemimpin "Apa yang jadi tolok ukur mu dalam menentukan keberhasilan memimpin?" tanya saya pada beberapa pemimpin. Terlepas mana yang lebih tepat di dalam mengukur keberhasilan seorang pemimpin. Tokoh nomor satu kita pernah berkemah bersama 13 orang di sebuah gunung. Sang tokoh menggelengkan kepala ketika ia menyadari hal itu. Dalam pekerjaan sehari-hari seorang pemimpin yang melayani mendahulukan orang lain. meneliti. serta menyimak berbagai hal. Beberapa kali tokoh nomor satu kita berbenturan dengan orang-orang yang berkuasa. Dengan demikian maka orientasinya adalah eksternal. berapa arifnya dirinya. ia memimpin orang dengan persuasi namun tidak memaksakan kehendaknya Keempat. seorang pemimpin dinilai berhasil berdasarkan prestasinya dan sumbangsihnya di tengah masyarakatnya. Secara umum wibawa yang dimiliki seorang pemimpin atau prestasinya tidak akan berumur lama bila ia gagal secara sengaja menyiapkan pemimpin baru. atau berapa hebat prestasinya saja. Jawabnya ternyata beragam. Kedua. Namun segera ia memberikan kantung tidaurnya sementara ia sendiri meringkuk di sudut salah satu tenda dan menahan dingin semalam suntuk. dan langka perubahan yang diperlukan. maka masalah ini sangat perlu dibahas agar jelas tolok ukur yang dapat dipakai untuk menilai karya seorang pemimpin. Di dalam budaya barat.Hal yang perlu dicatat disini adalah bahwa pemimpin yang melayani tidak berarti akan menghindar dari masalah atau konflik. orientasinya adalah pada pertumbuhan kebijak sanaan diri atau internal. Ia tidak juga menjadi sosok yang dikendalikan oleh berbagai kelompok yang kuat. Di dalam budaya timur seorang pemimpin dinilai berhasil bila ia mencapai suatu tingkat kearifan dan wibawa yang tinggi di tengah masyarakat di mana ia berada. para anggota yayasan dan birokrat-birokrat yang berpandangan sempit. terdorong. belajar. Dalam kerangka pikir pemimpin yang melayani. ia membuat orang jadi terinspirasi.

komunitas atau suatu organisasi? Dalam kasus tokoh nomor satu di atas. Jenis-jenis pemimpin Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai kepemimpinan. Justru kematangan seorang pemimpin akan terlihat dalam kesediaanya menerima fakta bahwa orang yang dipersiapkannya mungkin bahkan akan menentangnya. Sangat keliru bila seorang pemimpin bekerja keras untuk melatih dan membina calon pemimpin baru agar orang ini memiliki pola kerja. apakah memang hanya ada satu jenis pemimpin di dalam suatu masyarakat. ada pula pemimpin-pemimpin yang lain dan yang tidak formal. apakah ia merupakan pemimpin yang dapat jadi teladan di dalam semua urusan? Bila diteliti secara sederhana. Bagaimana cara kita memahami kehadiran dan peran mereka? Salah satu cara memahami jenis-jenis pemimpin adalah dengan mencatat bahwa sekurangnya terdapat tiga jenis pemimpin yaitu Pemimpin Lini lokal Pemimpin network. Ketiga. dilihat dari bagaimana visinya tercapai atau gagal. Ada orang-orang yang jelas memiliki status pemimpin dan berada dalam jajaran puncak suatu organisasi.Pemimpin baru tadi tidak harus sama dengan cara kerja dan pola dirinya. Ada masa lahir. perlu dijelaskan. keberhasilan dapat dilihat dari hubungan kerja ia bangun seiring dengan siklus hadir-tumbuh-puncak. dinamika organisasinya serta komunitasnya akan berbeda sehingga diperlukan suatu pendekatan.dan menurun dari organisasinya. gaya. ada masa puncak dan ada masa penurunan serta uzur. Pemimpin lini lokal adalah mereka yang menangani urusan operasional harian atau mereka yang bertanggung jawab dan memiliki wewenang untuk menangani perubahan . dan pemimpin eksekutif. Namun. keberhasilan dilihat dari bagaimana ia menjadi seorang pemimpin yang baik dan sekaligus seorang pengelola yang baik. Kedua. ternyata ada berbagai jenis pemimpin. dan mengubah banyak hal. mengritik kebijakannya. namun untuk masa depan maka corak lingkungan kerja. Kualitas tranformasi itu akan memperlihatkan bagaimana ia berhasil atau gagal. dan paradigma yang sama dengan dirinya. Dengan demikian seorang pemimpin yang berhasil adalah seorang yang juga memiliki suatu kesadaran mengenai life cycle atau daur hidup komunitas yang dipimpinnya. ada masa pertumbuhan. Keempat. Seorang pemimpin yang matang akan menyadari bahwa pola atau gaya dan paradigmanya memang baik untuk masa dimana ia melayani. dilihat dari bagaimana pengikut serta dirinya sendiri mengalami transformasi atau perubahan dalam proses berderap bersama. pola dan gaya kepemimpinan yang baru. Untuk tiap masa diperlukan pemimpin yang coraknya berbeda-beda. Jadi bagaimana kemudian kita mengukur keberhasilan seorang pemimpin? Pertama.

Mereka dapat berupa plant-manajer atau pemimpin tim pengembangan produk baru. teratur. Pemimpin network adalah mitra dari pemimpin lini lokal. Tidak ada suatu komunitas atau organisasi berjalan efektif dan efisien tanpa dukungan pemimpin lini lokal ini. Semakin rapih. Pemimpin networklah yang menolong mengaitkan suatu informasi. teratur. Ia juga diukur dengan transformasi yang dilakukannya. departmen atau kelompokkelompok masyarakat serta seluruh kecenderungan untuk bersikap tertutup. kelompok. Mereka memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan kinerja yang baik secara umum. dana atau informasi serta network. Seorang pemimpin adalah seorang yang melakukan sesuatu demi organisasi. atau bila tidak maka mereka menjadi tirani-tirani kecil dan jadi terpencil. bagian atau departmen lain. hubungan. Ia diukur berdasarkan gerak apa yang dihasilkannya bersama mereka yang mengikutinya atau yang terkait dengannya. Perubahan-perubahan di masa kini membuat mereka menyadari bahwa mereka perlu untuk memiliki paradigma baru kepemimpinan. atau komunitasnya. Walaupun seorang pemimpin lini lokal bekerja dengan entusias dan serius. sedangkan seorang pemimpin melakukan hal yang benar. Pemimpin eksekutif adalah satu langkah lebih luas dalam tugasnya di organisasi atau masyarakat. Seorang manajer adalah seorang yang mengelola sesuatu. (Managers do things right while leaders do the right thing). dan sebagainya. atau indah dalam proses memimpin organisasinya. entah manusia. Beda dan kesamaan Pemimpin dan Manajer Seringkali orang tidak membedakan antara pemimpin dan manajer. . Seorang pemimpin tidak harus selalu rapih. posisi mereka sulit diidentifikasi padahal pengaruh mereka dalam proses perjalanan komunitas atau organisasinya menuju visi yang mau diraih sangat penting. Jadi seorang manajer adalah orang yang melakukan hal yang dipercayakannya dengan benar. serta adanya kelanjutan dari pekerjaannya. Mereka seakan terkurung di dalam detil pekerjaan mereka dan kesibukan mereka cukup menyita waktu dan perhatian mereka. mesin. namun mereka harus bekerja melalui tangan dan pengaruh orang lain. Tokoh pertama kita adalah tokoh pemimpin network. Namun yang terpenting adalah bahwa ia melakukan hal-hal yang benar untuk kepentingan bersama. Namun karena mereka merupakan pemimpin informal. dan indah apa yang ditanganinya semakin dianggap baik dirinya. Mereka berfungsi sebagai pembawa berbagai benih. Bagi seorang manajer. khususnya bawahan mereka. Mereka juga dapat merupakan seorang kepala pool kendaraan. Kekuatan mereka terletak pada kemampuan menembus batas birokrasi. ia harus melakukan apa yang ditanganinya dengan benar.pada tingkat lokal. waktu. para kuli pacul. kepala tukang parkir. Jadi ukuran keberhasilan seorang manajer adalah seberapa baiknya ia mengelola apa yang dipercayakan kepadanya. dan kerja antar berbagai fungsi dan status di organisasi. sistem kerja mereka membuat mereka tidak memiliki kontak yang cukup dengan divisi. staf cleaning service. Mereka belajar mengenali bahwa bawahan mereka atau pengikut mereka adalah mitra kerja.

waktu dan sumber sehingga sasaran dapat dicapai. . Mengawasi meliputi pengawasan terhadap kerja bawahan untuk menjaga agar segalanya berjalan sesuai dengan rencana. Perencanaan meliputi mencari semua informasi yang tersedia/dibutuhkan. 6. Beberapa fungsi manajerial yang bertumpang tindih dengan fungsi kepemimpinan 1. Mengevaluasi yaitu melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kerja kelompok. 2. yang diharapkan adalah didapatkan seorang pemimpin yang baik dan sekaligus berfungsi menjadi manajer yang baik. 3. termasuk kemungkinan mengantisipasi masalah atau mengatasi masalah dengan cepat. kerja sama kelompok. Tentunya. Memberi pengarahan meliputi menjelaskan tugas dan rencana dari awal supaya memastikan tercapainya sasaran. People who do things right Jadi manajer lebih bersifat mekanistis (orientasi semata-mata pada memenuhi suatu ukuran keberhasilan yang ditetapkan baginya) dan menekankan pada pengendalian kerja bawahan. Sebaliknya seorang pimpinan yang buruk namun memiliki kemampuan manajerial yang baik belum tentu diikuti oleh orang lain di organisasinya. merumuskan tugas. namun merupakan manajer yang buruk perlu dilengkapi oleh seorang manajer yang baik di dalam teamnya. Dalam kenyataan. Menuangkan dalam jadwal dan membuat pembagian tugas untuk memastikan tindakan tang diambil sesuai dengan sasaran. material. teladan dan penerimaan diri oleh orang lain. menetapkan standar kelompok. maksud dan tujuan kelompok. menyusun rencana yang dapat dikerjakan. seringkali dituntut bahwa seorang pemimpin harus juga menjadi seorang manajer. dan menyatakan pendapat tentang apa yang sudah dikerjakan. 5. Mencari orang-orang yang cocok untuk tugas tertentu termasuk mengalokasikan tugas dan sumber kepada mereka sedemikian rupa. 4. inspirasi. Dibandingkan dengan manajer. memformulasikan metode yang efektif untuk menyelesaikan tugas. Seorang pemimpin yang baik. membantu kelompok mengevaluasi pelaksanaan kerjanya sendiri. mengorganisasikan orang.Ringkasan tentang beda manajer dan pemimpin dapat digambarkan sebagai berikut: Pemimpin Hubungan berdasarkan pengaruh Memberikan arah dalam tindakan. sehingga setiap orang tahu apa yang diharapkan darinya dan memahami makna dari kontribusi yang ia lakukan. pemimpin memiliki kepekaan terhadap arah. sikap Melibatkan visi dan penilaian melibatkan hal-hal yang lebih rutin People who do the right thing Manajer Hubungan berdasarkan otoritas Menghasilkan sesuatu Menyelesaikan. Mengatur meliputi memberi penjelasan mengapa rencana itu perlu. 7.

keadilan dan kesamaan Pemimpin yang transformational membuat bawahan melihat bahwa tujuan yang mau dicapai lebih dari sekedar kepentingan pribadinya. Penutup Kepemimpinan memang merupakan suatu hal yang sangat kaya dalam aspeknya. Namun. Lawan dari kepemimpinan transaksional adalah kepemimpinan transformasional. Pemimpin transaksional memperlakukan orang-orang yang dipimpinnya. Konon tokoh pertama kita . maka mereka berusaha mati-matian untuk bertahan pada kedudukan mereka. Keputusan yang diambilnya merupakan keputusan yang menguntungkan baginya dalam hubungan dirinya dengan berbagai pihak. Transaksional Bekerja dalam situasi Menerima keterbatasan Menerima peraturan dan nilai yang ada Timbal balik dan tawar menawar Transformational Mengubah situasi Mengubah apa yang biasa dilakukan Bicara tentang tujuan yang luhur Memiliki acuan nilai kebebasan. tinggi. Kecenderungannya ialah memanfaatkan berbagai pihak bagi dirinya. melainkan berdasarkan konsensus sosial. semestinya kepemimpinan yang ditumbuhkan adalah kepemimpinan transformatif. Kepemimpinan serupa ini tidak membuat organisasinya atau pihak-pihak yang terkait dengannya berkembang apalagi orang-orang yang dipimpinnya. namun masih terus bertambah dan bertumbuh karena orang merasakan kepentingannya. Apalagi bila kedudukan tadi tidak memiliki alur karir yang melanjutkannya. Esensi kepemimpinan serupa ini adalah menghasilkan perubahan dimana dirinya dan mereka yang terkait dengannya sama-sama mengalami perubahan ke arah yang lebih luas. maka pemimpin-pemimpin formal seringkali bukan merupakan orang yang bermodalkan karakter.Kepemimpinan Transformatif atau transaksional? Cara lain memehami mengenai jenis pemimpin adalah dengan membandingkan pemimpin transformatif dan pemimpin yang transaksional. kompetensi dan komitmen yang tinggi. karena seringnya terjadi pemimpin dipilih bukan berdasarkan track-record atau riwayat kinerjanya. Perbandingan secara konseptual dan praktika tentang kepemimpinan di budaya Timur dan Barat juga merupakan suatu bidang yang perlu diteliti dan masih belum dipahami secara utuh. Akibatnya. Di dalam suatu organisasi yang bersifat nir laba. Seorang pemimpin. Masalah benar atau salahnya keputusan tadi tidak jadi perhatian utamanya. Kata kunci dari segenap keputusan adalah berapa jauh sebanyak mungkin pihak mengalami pertumbuhan. atasannya. serta dirinya sebagai pemain-pemain dalam suatu proses perdagangan. apalagi yang dikenal dengan pemimpin formal sebagai lawan dari pemimpin informal dapat terjebak untuk menjadi pemimpin transaksional. Apa yang dipahami saat ini memang masih terbatas. dan mendalam. namun masalah untung atau ruginya terutama bagi kepentingannya sering menjadi dasar pertimbangannya.

Pencetus Perancang Abstrak Pembangun yang Memiliki Visi ke Depan Perancang Konkrit 2. Namun sejauh ini. Evaluator . Spesialis Orang Pengajar Pelatih Penasihat Arbitrator Kelompok Manajer Pemimpin 6. kerangka pikir tentang kepemimpinan yang melayani dapat dianggap sebagai sesuatu yang merupakan konsep yang utuh dan bermanfaat di masa kini. Pendorong Perekrut Promotor Penjual 4. Penyandang Dana 3. Peranan-peranan utama dapat dikelompokkan ke dalam kategori yang lebih besar. Produser Spesialis Pendukung Stabilisator 7. 1. Organisator 5.dalam tulisan ini sedang melakukan studi pula dalam bidang ini. peranan-peranan utama tertentu bekerja selaras dengan yang lain dan mereka muncul mengambil peranan pada suatu titik yang biasanya mudah ditebak. Kategori Peranan Utama yang Lebih Luas • Kategori Peranan Utama yang Lebih Luas Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Spiritual Leadership Kategori Peranan Utama yang lebih luas Dalam menyelesaikan suatu proyek kelompok.

pemimpin-unggul. Saya selalu haus untuk menemukan teori atau metoda memimpin yang sungguh-sungguh efektif… . just call me : ERNA (022)21004900 / 08562265469 Oleh: DR. rasanya. Ketika saya tanyakan kepada rekan-rekan pejabat apakah mereka sudah memimpin efektif? Mereka juga tidak punya pegangan pasti bagaimana sesungguhnya memimpin yang efektif itu. hingga pernah menjadi direktur pemasaran. ESQ. dan banyak lagi.Jenis Cover Soft Cover Dimensi(L x P) . tidak banyak yang melekat di pikiran saya dan mempengaruhi perilaku kepemimpinan saya. Mengapa saya memilih topik ini? Karena memang disertasi saya membahas masalah itu.Text Bahasa Indonesia ·· Lokasi Stok gudang bukukita Buku Kepemimpinan Transformasional: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul Posted: 14 Januari 2009 by erna kawai in Jualan Buku 11 mo sedikit sharing nih. Walau saya pernah menjadi kepala kantor pos besar. mulai dari di kelas. Dwi Suryanto ( www. namun saya tetap tidak yakin apakah saya sudah memimpin secara efektif. Buat yang membutuhkan buku ini. Namun ada satu yang aneh.Judul LEADERSHIP No. Dwi Suryanto. SEPADA. ISBN 9789791774840 Penulis TIM The Ary Suta Center Penerbit The Ary Suta Center Tanggal terbit Juni .2011 Jumlah Halaman . materi dan mutu kepemimpinan masih mirip seperti dulu. Ketika saya memimpin. Saya pernah ikut pelatihan kepemimpinan apa saja. outbond di Cikole.Kategori Kepemimpinan Bonus .Berat Buku . Dale Carnegie. Walau saya sudah ikut berbagai pelatihan. SUSPIM. ada buku bagus tentang transformational leadership. pengarangnya DR.com ) Ini adalah buku pertama saya. Topiknya adalah tentang kepemimpinan.

ada 3. “Di alam usaha dan bisnis yang penuh perubahan yang cepat dan persaingan yang ketat serta intervensi teknologi multimedia yang semakin dominan. Inilah teori kepemimpinan yang lengkap. berkomentar. dan saya yakin orang awam tidak akan bisa ”menikmati” karya-karya itu. yang berkomentar. Inilah teori yang paling efektif hingga saat ini. Saya merasa sudah menemukan “kunci wasiat” memimpin efektif. dengan menawarkan konsep transformational leadership.190. saya berkenalan dengan teori Transformational Leadership. Jika kita cari di library online www. yaitu kepemimpinan yang sangat concern pada kualitas manusia. Transformational leadership diperlukan untuk mempercepat perubahan. diantaranya adalah: • • • Dirut PT. memang ”nuansa ilmiah” sangat kental. Ir. MM juga berkomentar.000 web yang memuat istilah itu. etis dan paling efektif hingga kini. pemimpin transformational senantiasa berbuat secara kreatif. Ratusan penelitian membuktikan efektivitas teori ini.com. Ketika saya pelajari teori itu (hanya ada 4 -5 buku.” Asisten Direktur PT LEN Industri. “Saya sangat gembira atas terbitnya buku ini yang berkarakter. Herdy Waluyo. M. “Buku ini memberikan sentuhan lain terhadap konsep-konsep kepemimpinan yang selama ini berkembang. Namun ketika saya lihat konsep teorinya. Buku itu. Jika kita cari keyword ”Transformational Leadership” di Google. Konsep buku ini juga sudah dibaca oleh beberapa tokoh. Hana Suryana. kepemimpinan transformasional merupakan salah satu alternatif yang cerdas dan efektif untuk membangkitkan kembali BUMN dan usaha swasta dalam era yang sangat dinamis ini. ditemukan 2847 artikel. Melalui cuti besar selama 9 bulan. alhamdulillah.com.” Dirut PT Pos Indonesia (Persero).questia. bahkan rakyat yang menilai pemimpinnya. pasti menyangkut teori ini. Ronny Wahyudi.… . Kereta Api Indonesia (Persero). Saya berpikir bagaimana kalau saya ”bumikan” teori itu sehingga para peminat kepemimpinan. Oleh karena itu sangat bermanfaat khususnya bagi Anda yang kini mendapat amanah sebagai pemimpin. karena merupakan perpaduan antara pengalaman (leadership) penulis dengan teori-teori kepemimpinan. Bahkan 80% kajian terakhir di bidang kepemimpinan. bisa mendapatkan manfaat dari teori terobosan itu. mudah. inovatif. pemimpin. banyak istilah yang agak abstrak misalnya pemimpin harus memiliki sense of purpose.Ketika sedang meneliti kepemimpinan untuk disertasi itulah.Sc. peduli dan bertanggung jawab bagi kepentingan perusahaan. lainnya jurnal-jurnal). bukan untuk tujuan pribadinya sendiri. berhasil saya selesaikan. Drs. saya berusaha menulis buku tentang kepemimpinan transformasional itu. atau the leader coaches and mentors dan berbagai istilah “ilmiah” lainnya.

menginspirasi. ia dapat menulis buku kepemimpinan dengan kualitas ilmiah sedemikian baik dengan gaya penulisan yang ringan tetapi sistematikanya apik yang bertentangan dengan keadaan BUMN riil kita sehari-hari. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. tapi pada seberapa besar kepedulian dan kemanfaatan kita bagi umat manusia…” Buku itu terdiri dari 8 bab. hampir semua memuji buku itu demikian baik.Bagi saya yang juga meniti karir di BUMN dalam kurun waktu sejak tamat sarjana hingga mendekati usia pensiun. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda… Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. feodalis serta kepalsuan adalah hal yang wajar. jujur saya katakan sebagai hal yang luar biasa! Bagaimana mungkin di lingkungan BUMN yang sama sekali kontradiktif. 3 tahun. tidak kondusif. kemampuan Pak Dwi menulis buku kepemimpinan transformasional selevel ini. yaitu: Pengantar Bab 1: Idealized Influence Bab 2: Individual Consideration Bab 3: Inspirational Motivation Bab 4: Intellectual Stimulation Bab 5: Pemikiran Pemimpin Transformasional Bab 6: Love (Suasana batin pemimpin transformasional) Bab 7: Spirituality ( Suasana batin pemimpin transformasional) Bab 8: Bunga Rampai Penelitian para Pakar Kepemimpinan Miliki Segera Buku Transformational Leadership! Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun. Anda sendiri bisa membuktikannya… Kepemimpinan dalam Organisasi oleh: Gary Yukl > Bisnis. Salut dan terima kasih Pak Dwi dari saya pribadi dan keluarga atas karya dan keuletannya. Benar sekali. Manajemen & Keuangan » Manajemen & Leadership > Textbooks » Universitas » Ekonomi Penerbit : Indeks . kemuliaan itu bukanlah dinilai dari berapa tinggi pangkat dan berapa banyak sanjungan orang kepada kita. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul. dan mendalam. Dari testimoni pembaca buku itu.

8 Teori Kontinjensi dari Kepemimpinan yang Efektif. 13 Mengembangkan Keterampilan Kepemimpinan. 7 Ciri dan Keterampilan Manajerial. 5 Teori Pembuatan Peran Dyadic dan Menjadi Pengikut. 6 Kekuasaan dan Pengaruh. 12 Kepemimpinan Strategis oleh Para Eksekutif. dan Pemberian Kewenangan.Edisi : Soft Cover ISBN : 9796834626 978979683462 ISBN-13 : 4 Tgl 2005-00-00 Penerbitan : Bahasa : Indonesia Ukuran : 200x250x0 Sinopsis Buku: Kepemimpinan sering disebut leadership. Isinya mengenai cara memimpin yang mampu mencapai sasaran. seperti lembaga keagamaan. Buku ini juga dapat dijual ke semua lembaga publik (semua departemen) dan lembaga masyarakat. 3 Persfektif tentang Perilaku Kepemimpinan yang Efektif. Delegasi.050 Penulis Penerbit Tahun Penerbitan Jumlah Halaman No ISBN Sudarwan Danim Rineka Cipta 2004 172 9795188976 Sinopsis Buku . 15 Tinjauan dan Integrasi. 2 Hakikat Pekerjaan Manajerial. 4 Kepemimpinan Partisipatif. Buku ini digunakan pada fakultas ekonomi jurusan manajemen S1 atau D3.500 Rp31. 10 Memimpin Perubahan dalam Organisasi. Fakultas sosial politik. 14 Kepemimpinan Etis dan Keragaman. 1 Pendahuluan Sifat Kepemimpinan. 9 Kepemimpian yang Karismatik dan Transformasional. Motivasi Kepemimpinan & Efektivitas Kelompok Rp34. juga cara mengambangkan keterampilan kepemimpinan. 11 Kepemimpinan dalam Tim dan Kelompok Keputusan. psikologi juga menggunakan buku ini.

Buku ini diharapkan dapat membekali mahasiswa yang menekuni bidang konsentrasi manajemen pendidikan atau peserta mata ajaran kepemimpinan dan perihal manajement di beberapa program studi pada berbagai universitas dan pusat-pusat latihan.Fokus materi sajian dalam buku ini meliputi masalah-masalah kepemimpinan. perilaku menajerial dan modernisasi administrator dengan beberapa dimensi. pembuatan keputusan dan kedudukan sestem informasi manajemen di dalamnya. orientasi profesional dan orientasi birokrasi dalam administrasi. motivasi. moral kerja. . gaya kerja. komunikasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->