Kepemimpinan yang Memotivasi

Nomor Produk 6426 Penerbit Gramedia Pustaka Utama Pengarang John Adair Rp. 35.000,00 Harga Rp. 31.500,00 Tanggal Publish08 Sep 2008

Membangun Skill Kepemimpinan: Cara Memberdayakan dengan Metode Kepemimpinan Situasional

Membangun Skill Kepemimpinan: Cara Memberdayakan dengan Metode Kepemimpinan Situasional Share

Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership
BUKU SERI KEPIMPINAN Membangun Skil Kepemimpinan: Cara Memberdayakan dengan Metode Kepemimpinan Situasional Pendahuluan Pernahkah Anda melihat seorang pemimpin yang penuh pengabdian. Ia bekerja siang dan malam, bahkan sampai melalaikan istri dan anak-anaknya. Ia juga tidak mempersoalkan fasilitas yang tersedia, apalagi fasilitas bagi dirinya sendiri. Selain itu, orang itu hidup bagaikan sebuah dinamo yang berdaya besar dan kuat serta terus dihangati oleh visinya. Dalam banyak hal, sikap hidup dan kepemimpinannya menjadi teladan. Namun, secara faktual, ia tidak berhasil membuat komunitasnya bergerak atau berubah. Visinya seakan tinggal menjadi impian belaka. Apa yang salah disini? Salah satu definisi kepemimpinan adalah daya untuk mendorong dan mengarahkan orang-orang untuk bergerak mencari tujuan komunitas. Kepemimpinan dalam suatu komunitas akan menentukan bagaimana struktur, sistem dan budaya dipelihara dan

diperkembangkan sehingga terjadi "gerak" bersama untuk mencapai misi komunitas tersebut. Musa mencoba menjadi pemimpin yang baik, namun secara de facto, dirinyalah yang menjadikan Israel tidak bergerak secepat yang diinginkan. Dirinya pula yang membuatnya lelah dan tidak dapat berfungsi optimum. Ia tidak membuat suatu budaya kerja yang mendorong gerak yang kuat dan pemberdayaan pengikutnya. Ia menjadi pusat dinamika komunitasnya. Akibatnya, kekuatan dari komunitasnya ditentukan oleh kekuatannya sendiri, sedangkan potensi-potensi orang lain yang Tuhan letakkan di sekitarnya, terbengkalai. Ketika Musa berubah, bangsa Israilpun berubah dalam cara kerja dan kecepatan gerak mereka. Potensi-potensi tidur kini dimunculkan ke permukaan. Berkat Tuhan mengalir lebih deras. Dalam dunia modern, apalagi di dalam dunia pelayanan gerejawi atau organisasi Kristen hal serupa terjadi. Para pemimpin yang bekerja keras menjadi penghalang bagi berkat Tuhan. Bukan karena mereka malas, atau culas, serta picik. Mereka lalai untuk memberdayakan banyak orang. Jadi bagaimana cara memberdayakan? Pertama, kesediaan memberdayakan merupakan suatu sikap spiritual. Orang yang bersedia memberdayakan orang lain menyatakan di depan orang banyak bahwa ia mempercayakan semua proses pelayanannya kepada Tuhan dan orang-orang yang Ia letakkan di sekitarnya. Ia tidak menjadikan dirinya pusat segalanya. Ia hanya melakukan apa yang menjadi bagiannya seperti seorang petani yang menabur dan di malam hari ia tidur. Benih yang ditaburkan bertumbuh, dan bagaimana hal itu terjadi ia tidak tahu. Dalam melakukan proses ini, seringkali memang ada orang yang tidak memahami sang pemimpin. Orang sering menginginkan si pemimpin tampil di segala urusan dan dengan menonjol. Secara filosofis ada suatu pendapat dari James McGreror Burns yang membedakan kepemimpinan transaksionil dan transformasionil. Kepemimpinan transaksionil merupakan usaha menjalankan proses kepemimpinan sedemikian rupa sehingga sebagian besar pihak terpuaskan. Dengan kata lain kepemimpinan merupakan proses bertransaksi sehingga semua merasa untung dan bahagia karena apa yang dikehendaki didapatkan. Dengan cara seperti ini kepemimpinan yang ada dipertahankan karena kehadirannya menjaminkan adanya transaksi yang paling menguntungkan. Orang-orang serupa ini akan sulit menjadi pemimpin yang melayani dan memberdayakan. Kepemimpinan yang bercorak transformasionil adalah kepemimpinan yang menekankan gerak maju atau perubahan dari setiap pihak dan dari organisasinya. Di dalam menjaminkan tranformasi atau perubahan berkualitas ini, bila perlu diambil resiko-resiko seperti konflik atau pertentangan terbuka. Bila perlu, corak transaksi memang dapat dipergunakan, namun bukan semata-mata demi didapatkan rasa senang dan rasa beruntung pada semua pihak, namun demi tercapainya perubahan dan perkembangan.

Kedua, suatu keterampilan perlu dipelajari dengan serius. Suatu metode pelaksanaan pemberdayaan yang sangat populer sejak akhir dekade lalu adalah apa yang dikembangkan oleh Blanchard dan Hersey dengan nama kepemimpinan situasionil. Kerangka kepemimpinan Situasional Kepemimpinan situasionil adalah suatu metode pelaksanaan kepemimpinan secara mikro, artinya bagaimana seorang pemimpin harus menghadapi orang-orang yang dipimpinnya sehari-hari. Jadi sifatnya adalah ilmu yang praktis dan taktis. Di balik praktek kepemimpinan situasional terdapat suatu filosofi bahwa seorang pemimpin haruslah mengubah orang lain, meneladani, serta telaten mengamati kemajuan dari orang yang ia pimpin. Ia harus memiliki sensitivitas untuk mem"baca" siapa yang ia pimpin sehingga dapat menentukan gaya memimpin yang paling cocok bagi mereka. Untuk tiap kategori orang tertentu diperlukan suatu pendekatan atau cara kepemimpinan tersendiri. karenanya, Blanchard menekankan perlunya kita meneliti variabel-variabel yang berpengaruh di dalam kerangka membuat klasifikasi orang-orang yang dipimpin. Blanchard dan Hersey mendapatkan bahwa ada dua variabel yang berperan disini, yaitu kematangan pribadi dan tugas kepemimpinan. Kematangan yang dipimpin: Berdasarkan penelitian terhadap kenyataan kasat mata, maka pertama-tama tingkat kematangan orang yang dipimpin ternyata dapat dikategorikan ke dalam empat jendela kematangan sebagai berikut MATANG HAMPIR MATANG TUMBUH TIDAK MATANG Orang-orang yang tidak matang: mereka adalah orang-orang yang memiliki motivasi rendah dan kemampuan kerja yang rendah. Orang-orang yang sedang bertumbuh: mereka adalah orang-orang yang kadang kala memiliki motivasi namun masih belum memiliki kemampuan kerja yang tinggi. Orang-orang yang hampir matang: mereka adalah orang-oang yang telah memiliki kemampuan kerja yang tinggi, dan sering belum termotivir untuk melakukan apa yang menjadi tujuan dari pemimpin mereka. Orang-orang yang matang: mereka adalah orang-orang yang memiliki kemampuan kerja yang tinggi serta umumnya sudah bermotivasi mencapai tujuan bersama. Pembagian tersebut berdasar dua variabel yaitu tingkat motivasi alias berapa maunya mereka bekerja dan tingkat kompetensi alias tingkat pengalaman dan skil mereka. Kombinasi dari kedua variabel tadi menghasilkan suatu matriks sebagai berikut: 4 3 2 1

Mampu Mampu & Mau

Tidak

Tidak

Tapi Pudar Mampu Mampu Kemauannya TapiSudah Dan Mau Tidak Mau

Tugas kepemimpinan: Selanjutnya, Blanchard dan Hersey meneliti bahwa tindakan kepemimpinan mencakup dua urusan, yaitu proses mengarahkan orang yang dipimpin kepada tujuan bersama serta proses memelihara hubungan dengan mereka yang dipimpin. Dengan cara lain dapat dikatakan bahwa mereka yang dipimpin membutuhkan bantuan pemimpin untuk memelihara motivasi mereka serta mengarahkan langkahlangkah mereka kepada tujuan yang ingin di capai. H U B U N G A N PENGARAHAN Penerapan Dengan dasar konsep tersebut maka, pada kategori yang pertama terdapat orang-orang yang harus dipimpin dengan memberikan mereka pengarahan yang rinci dan mendalam. Dengan kata lain, pemimpin harus mengeluarkan enerji yang besar untuk pengarahan bagi mereka. Selanjutnya untuk mereka juga si pemimpin harus memelihara hubungan, namun pada intensitas yang terbatas, atau secukupnya. Dengan kata lain metode kepemimpinan yang baik adalah yang memberikan rincian penugasan atau instruksi dan kemudian supervisi yang ketat dengan hubungan sekedarnya. Pada kategori yang kedua terdapat orang-orang yang harus dipimpin dengan memberikan mereka pengarahan yang secukupnya. Dengan kata lain, pemimpin harus mengeluarkan

enerji yang sekedarnya untuk pengarahan bagi mereka, namun untuk mereka si pemimpin harus memelihara hubungan dengan intensitas yang tinggi. Dengan kata lain, terhadap orang-orang dikategori ini keputusan-keputusan pemimpin dan tujuan yang hendak dicapai disampaikan, kemudian mereka dapat meminta penjelasan. Pada kategori yang ketiga, pengarahan diberikan dalam bentuk "membagikan" gagasan. Kemudian hubungan yang tinggi dinyatakan dengan mengajak mereka yang dipimpin bersama-sama mengambil keputusan. Perhatian utama disini adalah agar mereka dapat diyakinkan untuk bekerja menuju tujuan bersama. Pada kategori yang terakhir, pendelegasian wewenang dan tugas diberikan dengan pengarahan sekedarnya, yaitu tentang tujuan umum yang hendak dicapai. Mereka yang dipimpin diberikan wewenang mengambil keputusan dan tanggung jawab yang luas. Bila dikombinasikan keempat metode kepemimpinan tadi dengan tingkat kematangan, maka didapatkan skema sebagai berikut:

Tinggi M4 mampu & mau

Sedang M3 M2 Mampu Tdk mampu & & tidak mau mau

Rendah M1 Tdk mampu & tidak mau

Dengan kata lain, metode kepemimpinan yang pertama cocok untuk orang-orang yang belum matang, metode yang kedua untuk orang-orang yang bertumbuh, metode yang ketiga untuk mereka yang hampir matang, sedangkan metode terakhir sangat baik dipergunakan bagi mereka yang sudah matang. Penugasan tinggi dan hubungan tinggi Hubungan secukupnya dan Penugasan secukupnya HUBUNGAN Penugasan agak tinggi dan hubungan tinggi Hubungan tinggi dan Penugasan rendah

TINGKAT PENUGASAN Metode kepemimpinan situasionil ini menolong di dalam praktek nyata namun hanya dapat berguna bila sang pemimpin mampu membaca dengan akurat siapa yang dipimpinnya. Selain itu penerimaan atas keterbatasan dan keunggulan tiap orang yang dipimpinnya merupakan ciri utama metode ini. Maka, keluwesan harus menjadi titik berangkat dari kepemimpinan situasionil ini. Bila dikaitkan metode ini dengan dua jenis kepemimpinan yang dibahas sebelumnya, maka metode ini bersifat sekaligus traksionil dan transformatoris. Kata kuncinya adalah bagaimana pemimpin berkomunikasi pada tingkat kematangan orang-orang yang dipimpinnya. Namun, bila pemimpin tadi tidak mengubah pola kepemimpinan pada saat orang yang dipimpinnya telah bertumbuh lebih matang, maka ia akan mengalami kesulitan-kesulitan. Hal yang penting dari kepemimpinan tersebut, ialah bagaimana sang pemimpin menolong agar orang yang ia pimpin mengalami transformasi dan tidak berhenti pada satu tingkat kedewasaan saja. Aktivitas Ajarkan seseorang untuk melakukan sesuatu yang ia belum tahu sama sekali. Contoh: membuat origami melakukan gerak tari Setelah ia mahir, ubahlah gaya kepemimpinan Anda. Lihatlah hasilnya. Diskusikan, lalu berikan padanya tugas yang lebih sulit. Diskusikan kembali dan simpulkan apa yang kalian pelajari.

Meningkatkan Sensitivitas Pemimpin; Menguasai Analisis Transaksi

Meningkatkan Sensitivitas Pemimpin; Menguasai Analisis Transaksi Share

Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership
Pasal

. Gadis cerdik dan pandai ini seringkali mudah memulai menerima tantangan baru.7 KEPEMIMPIN YANG MELAYANI BAHAN PEMBINAAN PARA PEMIMPIN Meningkatkan Sensitivitas Pemimpin: Menguasai Analisis Transaksi CHRISTIAN LEADERSHIP NETWORK Kepemimpinan Yang Melayani © Yuwana Lestari Indonesia Phone 021-581-8309 Table of Contents Pasal 7 MENINGKATKAN SENSITIVITAS KEPEMIMPINAN: MENGGUNAKAN NALISIS TRANSAKSIONAL Kita Hidup Berdasarkan Naskah Pernahkah Anda mengenal seseorang pemimpin yang sebenarnya baik dan sehat serta berpotensi tinggi. termasuk seorang pemimpin agaknya mengikuti dengan patuh naskahnya." maka. pemimpin seperti Andri dan Tina hidup dengan mengikuti suatu pola atau naskah pergaulan hidup tertentu. "Dari mana datang naskah itu?" Yang pasti. tiap-tiap orang. Andri cukup pandai dan tampan. namun yang di dalam hidupnya gagal terus menerus karena pola hubungan antar manusianya? Contoh yang nyata ada di dalam hidup Andri. Demikian juga dengan Tina. Padahal ia belum merasa bosan. namun mengakhirinya tanpa sebab yang jelas setelah beberapa bulan. Sepintas lalu. Namun setelah beberapa saat bekerja. Seperti kata Shakespeare dan Ahmad Albar. Hanya tentu anda bertanya-tanya. "Dunia adalah panggung sandiwara. Keterampilan kepemimpinannya pun tinggi. Hidup tiap orang juga menjadi drama yang berisikan juga unsur-unsur naskah-naskah keluarga dan budaya tersebut. hidup tiap keluarga dan tiap budaya juga mengikuti suatu naskah tertentu dan menjadi suatu drama yang akbar. ia berhenti karena merasa tertekan dan tidak menikmati pergaulan di kantornya.

anak. seseorang yang kaya akan mendapatkan penghargaan. Sebaliknya seeorang yang tidak memperdulikan keuangan akan dicela atau ditolak oleh banyak orang karena drama hidupnya tidak harmonis dengan tuntutan naskah budaya itu. Masing-masing juga menentukan peranan orangtua. Misalnya. Di tengah budaya yang menekankan sukses keuangan. kata-kata. Karena itu bila salah satu pelaku berperan terlalu kuat. atau penghukum. tetapi tiap keluarga juga demikian. Tanpa disadari setiap orang merancang sikap. . Peranan ini mereka lakukan berdasarkan naskah psikologis.Warisan Naskah Budaya dan Keluarga Naskah-naskah budaya adalah pola-pola yang diharapkan dan diterima di dalam pergaulan masyarakat. Naskah budaya biasanya menentukan peranan pelakunya. Pola-pola ini ditentukan oleh asumsi-asumsi yang tidak eksplisit maupun yang terumuskan dengan tajam oleh mayoritas warga budaya itu. Di dalam suatu naskah biasanya ada pemeran atau pelaku yang menjadi korban. dan penampilan mereka seakan-akan sedang berada di panggung. istri. orang ini akan menerima persetujuan dan penghargaan orang. akan terdapat cara yang berbeda-beda untuk bergaul. dan lain-lain. drama yang terjadi bisa bersifat destruktif. perilaku. Bukan saja budaya yang memiliki naskah. Tiap Orang Memiliki Naskah Psikologis Bila orang berada di dalam hubungan dengan orang lain. pada umumnya terdapat perbedaan yang tajam antara peranan yang diharapkan dilakukan oleh para pria dan wanita. Bila drama pribadinya cocok dengan tuntutan naskah budaya. Ada keluarga yang di dalam naskahnya menekankan "pendidikan tinggi". Ada pula yang menetapkan "kuasa" sebagai faktor penting. Seorang pimpinan mencari bawahan (mengharapkan adanya orang yang bersedia berperan sebagai bawahan). Perbedaan ini mungkin berdasarkan hal-hal yang rasionil dan irasionil. Tiap orang memilih cara dan perannya tersendiri serta menggunakan pakaian atau tata penampilan yang cocok dengan peran tersebut. Seorang kriminil mencari dan mengharapkan adanya orang yang menghakimi dia. Ada orang-orang yang mematuhi naskah-naskah budaya ini dan ada yang tidak. dan sebagainya. Orang-orang di sekitar orang tadi juga mengharapkan orang ini untuk memainkan peranan dan cara tertentu. pahlawan.

Naskah pribadi dipengaruhi posisi Pada saat seorang berusia enam tahun. Dengan mudah ia membentuk naskah psikologis dimana ada seorang pelaku yang jahat.anda beres Saya tidak beres . Transactional Analysis itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan komunikasi dan memahami perilaku manusia.anda tidak beres Perilaku yang ditampilkan seseorang dipengaruhi posisi dan gambar diri yang ia pilih. dan industri. OK 1 3 SAYA KAMU Transactional Analysis sebagai Alat Peningkatan Komunikasi bagi Pemimpin Pada tahun 1958. Contohnya: bila Tommy. akan terlihat dalam peran mana yang ia lakukan terbanyak. ia sudah membentuk konsep tentang dirinya dan gambarannya tentang orang lain. sebaliknya adalah seorang anak yang menganggap diri amat pandai. TIDAK OK 2 4 OK TIDAK OK . Tommy dengan mudah akan menentukan bahwa ia adalah seorang anak yang tidak beres dan orang lain adalah orang-orang yang beres. Kini Transactional Analysis berkembang sebagai suatu alat untuk meningkatkan komunikasi dalam berbagai bidang seperti: kepemimpinan. Eric Berne memperkenalkan Transactional Analysis sebagai suatu metode psikoterapi. Bila kita membuat skema maka ada beberapa kemungkinan posisi diri: Saya beres . dan seorang penonton.Asal naskah pribadi Naskah-naskah psikologis dipilih ketika kita masih kanak-kanak.anda beres Saya beres . maka gambar itulah yang muncul di dalam benaknya.anda tidak beres Saya tidak beres . Bagaimana naskah itu terlihat di dalam drama hidupnya. seorang anak terus menerus diperlakukan sebagai anak nakal. bisnis. Semua orang memilih naskah tadi berdasarkan gambar diri yang ia miliki di masa kecilnya. Amrin. Hal ini akan mempengaruhi kedua orang tadi di dalam cara mereka memperlakukan orang lain pada saat mereka menjadi pemimpin. Transactional Analysis melatih kita berfokus pada "orang" yaitu pada posisinya. Ia dengan mudah akan menilai dirinya beres dan anak-anak lain tidak beres. Dr. pendidikan. Dalam cerita di atas. seorang hakim.

A. Di satu pihak Anda mengatakan pada diri sendiri. senyum Anda itu adalah respons. yang berhubungan dengan psikologi dan sosial. Suatu transaksi terdiri dari suatu stimulus ego state tertentu dari seseorang dan suatu ego state yang lain atau sama dari mitra komunikasi. orang tua. melainkan kenyataan-kenyataan psikologis. Maka terjadilah suatu transaksi.respons dan stimulus yang diberikan atau diterima. dewasa. dan Anda tersenyum. tetapi juga terjadi "di dalam" benak manusia itu. Anak alamiah (AA) . Ego States Menurut Eric Berne. Ketiga ego states tersebut dikenal denagn nama ego states utama yaitu: anak. Contoh: Anda tidak menyetujui pidato seseorang. pada setiap manusia terdapat tiga ego states (kenyataan "kepribadian"). "Aku harus membantah". Transaksi itu terlihat ketika orang berkomunikasi. Hal inilah yang disebut internal transaction. Anak Ada dua jenis anak: anak alamiah dan anak pemberontak/penurut. Dari ketiga ego states utama tersebut dapat diidentifikasi karakteristik khas dari anak. seseorang menyadari ego state mana yang sebaiknya diungkapkan sebagai suatu stimulus atau respons sehingga komunikasi berjalan lancar secara efektif. yaitu terjadi di antara segmen kepribadian yang disebut ego states. dewasa. nada suatu atau isyarat (verbal atau nonverbal). Ego states sendiri dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan yang mencerminkan dampak perasaan dan pengalaman seseorang terhadap perilakunya. Di pihak lain Anda mengatakan pada diri sendiri. baik dengan kata. akan bergantung pada faktor-faktor lain. Pertukaran stimulus-respons itu disebut transaction. Jadi melalui transactional analysis. Transaksi sebenarnya tidak semata-mata terjadi di antara "manusia". Hal ini bukan hanya merupakan suatu peran. "Jangan cari ribut". Namun transaksi yang terjadi antar "ego state" tidaklah semata-mata tergantung kepada "ego state" yang direfleksikan dalam kata-kata (verbal). Contoh: Jika seseorang berkata "Halo" pada anda (Halo merupakan stimulus). dan orang tua.

"Hebat".Ego state anak alamiah atau wajar ini hadir. Pada ego state Anak Pemberontak (AP2). Jadi ada luapan emosi dalam pengungkapannya. takut atau sedih. jika Anda mengatakan pada orang lain tentang diri sendiri atau diri yang mengungkapkan apa yang diinginkan dan butuhkan. marah. Dapat juga muncul suatu emosi negatif seperti. Hal ini terungkap melalui kata-kata. ia memberikan suatu tanggapan atau penyesuaian terhadap pengaruh ego states orang tua yang dimainkan orang lain. misalnya ada suatu rengekan. Kemudian katakata yang dipergunakan misalnya: "tidak". dan pada kata-kata biasanya terungkap kata-kata seperti "mungkin". Ego state Orang tua Ego state Dewasa Ego state Anak Orang tua Dewasa Anak Anak yang menyesuaikan diri (AMD) Jika seseorang berada pada keadaan ego states anak ini. Pada Anak Penurut (AP1) seseorang tidak mengungkapkan perasaan sebenarnya. Perlu diingat bahwa ego state ini berorientasi pada diri sendiri (orientasi aku). ekspresi wajah. nada suara. Ciri-ciri komunikasi ketika seseorang dalam ego state ini ialah spontanitas. "saya akan mencoba". Ia dapat melakukan apa yang dikehendaki orang lain (Anak Penurut) atau menolak apa yang dikehendaki orang lain (Anak Pemberontak). maksudnya padanya terungkapkan apa yang saya rasakan dan apa yang saya inginkan. "bukan". Seringkali ditandai pula dengan penghindaran kontak mata dan suaranya lirih. "tidak tahu". misalnya ungkapan seperti "Saya takut!". "saya tidak yakin". "Saya gembira". Pada nada suara. atau "masa . Jadi ada 2 jenis: Anak Penurut dan Anak Pemberontak. dan juga tindakan spontan dan kreatif. atau "Hore". misalnya terungkap gerakan-gerakan yang menunjukkan sikap "saya tidak mau mendengarkan Anda". pada ekspresi tampak wajah yang tersinggung.

sedangkan Anak Alamiah memiliki sikap spontanitas. Orang tua Di dalam ego states orang tua terdapat 2 jenis. Posisi tubuh seringkali tegak tapi santai. Ekspresi wajah tenang. B. Dewasa Ego state ini mulai dengan kesadaran bahwa data adalah penting dalam komunikasi. Kata-kata tersebut biasanya pendek dan negatif. dan komunikasi dua arah. Beda utama Anak Alamiah dengan Anak Penurut atau Pemberontak tidak terletak pada orientasinya. namun wujudnya jadi berbeda karena perbedaan gambar diri. hati-hati. artinya ia memberikan respon yang menurutnya tepat terhadap stimulus yang diterima dari orang lain. dalam arti bisa merupakan bimbingan atau kritikan. yaitu orang tua yang membimbing (OTB) dan orang tua yang mengkritik (OTK). Respon yang diberikan itu bisa positif atau negatif. jelas dan tidak tergesa-gesa. disertai mimik yang merupakan kemarahan.. tidak emosional. Meskipun keduanya berorientasi pada diri sendiri. . Kedua jenis ego state orang tua ini terorientsi pada lawan bicara atau pada orang lain.bodoh". diplomatis. dan nada suaranya datar. Cirinya orang yang sedang berada pada ego states ini ialah tekanan pada nalar. OT D Dewasa AA AMD APu APo < Anak Orang tua C. Kata-katanya biasanya netral. Jadi orientasinya ialah fakta atau informasi. Anak Penurut atau Anak Pemberontak ini merupakan reaksi terhadap orang lain.

bahkan menentukan batas-batas antara yang benar dan salah.. jangan sekali-kali. tolol. harus. Jadi sikapnya ialah "kamu tidak OK". misalnya "Kamu brengsek". Verbal . tolol. seharusnya. mengelus kepala orang lain. Petunjuk umum masing-masing ego state (tidak bersifat mutlak): Orang Tua Fisik Alis berkerut. Gerakan badan cenderung menggurui. gerakan tubuh yang gemulai dan penuh perhatian. jangan. Kata-kata yang biasa dipakai: harus. dan lebih bersifat pengungkapan pendapat atau opini (bukan perbuatan). bertolak pinggang. ini peringatan terakhir. ingat. sungguh keterlaluan. Jadi Orang Tua Pengkritik dapat merangsang respons Anak Pemberontak atau Anak Penurut. . goblok. goblok. kasar. anda akan selamat". selalu. keterlaluan. Lebih dari itu ego state Orang Tua Pembimbing bisa memberikan penilaian yang tegas. misalnya "Berjalanlah.Orang tua pembimbing (OTB) Pada saat ego states Orang Tua Pembimbing kita cenderung mau mengerti atau memahami orang lain. misalnya menunjuk orang dengan tangan. Biasanya ditandai dengan nada suara yang lembut. Nada suara cenderung keras. Secara umum dapat dikatakan bahwa anak pemberontak atau anak penurut mendorong orang menjawab dengan Orang Tua Pengkritik (walaupun mungkin saja anak penurut merangsang respons orang tua pembimbing). Jangan . selalu. menghela napas. atau "istirahatlah sebentar supaya Anda segar kembali". geleng kepala. Orang Tua Pengkritik (OTK) Orang Tua Pengkritik cenderung menyampaikan pesan "jangan". telunjuk diangkat. Kata-kata yang dipakai mengungkapan "tindakantindakan". Orang Tua Pembimbing mengungkapkan "Anda OK".. pandangan masam.

Kata "harus". siapa. keinginan-keinginan dan perasaan tersebut. kapan. Wajah "dewasa" itu terus terang. tetapi merupakan hasil suatu pemikiran. bagaimana. pengakuan. Semua kata yang dipergunakan menunjukkan pengolahan data. ekspresi yang timbul merupakan kegembiraan. Anda mempunyai enam ego state yang berlainan dalam diri Anda: 2. Verbal Jadi Bagaimana? 1. mata. ekspresi yang timbul ialah kesedihan dan kemarahan. saya mengerti. Dewasa . "seharusnya". apa. Gerakan-gerakan tubuh dan situasi transaksional membantu kita mengenali bagian apa yang dimaksudkan. Dewasa Fisik Gerakan terus menerus dari wajah. Ada tiga "Ego State" efektif: Anak Alamiah Membutuhkan strokes. Mengapa. Jika kebutuhan dan keinginan tidak terpenuhi. salah. menurut pendapat saya. tubuh disertai kerlipan mata jika sedang mendengarkan. dan stimulasi Mempunyai keinginan yang berbeda dari waktu ke waktu Jika membutuhkan dan keinginan terpenuhi. Anak alamiah dapat kita andaikan seperti seorang anak yang mengalami kebutuhan-kebutuhan. misalnya dapat juga menjadi bagian Orang Tua. tetapi bila kata tersebut dipergunakan pada Orang Tua tidaklah dipergunakan secara spontan. benar.

Berkaitan dengan fakta dan pikiran bukan dengan opini atau perasaan. Kadang-kadang sarkastik. dan feelings orang lain. Bagian dari Anda yang Anda pergunakan untuk memutuskan kapan dan bagaimanakah Anda harus mengekspresikan diri Anda sendiri. Cenderung marah. Berontak secara tak langsung. jarang mengadakan kontak mata. 3. Orang Tua Pembimbing Empatik dan penuh pengertian. Saya tidak mau mendengarkan Anda. wants. Peka terhadap needs. beralasan. Tiga "Ego State" yang tidak efektif Orang Tua Pengkritik Mengkomunikasikan bahwa Anda tidak OK. mengerjakan sesuatu dengan cara yang lain sama sekali Anak Penurut Mengkomunikasikan Saya tidak OK. Suara lemah. Ditandai dengan "tudingan" dan suara keras. . misalnya melupakan.Menyerupai sebuah komputer: menyimpan. memroses dan mengirim informasi. Anak Pemberontak Saya tidak setuju dengan Anda. Cenderung negatif dalam kata-kata. dan rasional. Logis. Tegas dan mengarahkan.

. Jenis-jenis Transaksi Menurut Eric Berne. nggaak punya waktu. akan saya .. . saya . saya menghendaki Anda memberikan masukan melalui laporan Anda terutama tentang peningkatan pelayanan. Contoh: Pemimpin (OT) "Saya menghendaki Anda lebih cermat dalam membuat suatu laporan.Berperilaku sangat hati-hati. ada tiga bentuk transaksi: A. Tetapi kalau toh saya harus membuatnya..." "Pak. ya ." "Min.." "Saya telah mengumpulkan banyak sekali data selama beberapa bulan terakhir ini. Transaksi yang saling melengkapi/mengimbangi (Complementary Transactions) Transaksi dikatakan saling melengkapi jika berita atau perilaku yang diperlihatkan oleh suatu ego state menerima respons yang tepat dan sesuai dengan diharapkan oleh ego state itu.. bener niih.. Bawahan ( Anak) Pimpinan (Dewasa) Bawahan (Dewasa) ..

. harap Bapak mau memperhatikan pemeliharaan barang-barang di sini. Saya . saya tidak akan dapat bekerja dengan baik... saya akan mendiskusikannya dengan Bapak. Sibuuk nich!" Bawahan (Anak) OT D ." OT D A OT D A Pemimpinr(OT) "Pak Ali... sibuuk.dan begitu saya selesai menganalisnya. Apa .. sebab kalau Bapak tidak memberikan dukungan tersebut kepada saya." "Aduu . toh yang Anda kehendaki dari saya.

"Bagaimana nih?" "Pasti kamu dapat." "Cobalah sedapat mungkin. bingung ." "Tidak.. cobalah . OT D A OT D A Dalam "Not OK Complementary Transaction".. stimulus dan respons melibatkan tiga ego state yang tidak efektif..A OT D A "OK Complementary Transaction" melibatkan tiga ego state yang efektif: AA AA D OTB AA AMD D OTB Catatan: Stimulus dewasa jarang sekali ditujukan pada ego state yang lain.. Berikut ini contoh "Not OK Transaction" antara Anak Penurut dan Orang Tua Pembimbing: Apu : "Saya tidak bisa mengerjakan apa saja dengan benar" (Saya tidak OK. saya selalu bingung . OTB : Apu : OTB : ...

"Ya." ".." "Ya. tentu donk." "Saya senaang denganmu. Seandainya mereka berdiskusi berdasarkan fakta-fakta tentang orang ketiga itu maka transaksi yang terjadi: Dewasa . dia benar baik." OTB : OTB AA AA AA : : : : D D : : Selama transaksi tersebut.. Ha . dapat amarah" Transaksi ini melukiskan dua orang yang sedang membicarakan orang lain dan kedua orang tersebut tidak merasa OK mengenai pihak lain.. dapatkah Anda membantu saya?" (dengan nada suara seperti anakanak). contoh: OTK : "Tutup ... Dia selalu . kendati mungkin terjadi "Not OK Transaction". kasiiih!" "Jam berapa sekarang?" "Jam 3.Dewasa Berikut ini beberapa contoh "OK Complementary Transaction": OTB OTB AA : : : "Jon benar-benar anak yang baik.pasti kamu dapat ." "Ayoh. terima .. "Complementary" topik dari pembicaraannya tidak berubah.." OTK OTK : : "Pekerjaan Ali jelek sekali" "Ya..." (dengan nada suara melengking) "Anda tampaknya lelah." "Terima kasih.. Mari saya pijat punggungmu. Ha.20. bener nih.

Apo OTK Apo B.. Karena transaksi ini menyangkut pikiran yang terdalam (inner thought) seseorang. Contoh: Pimpinan : "Sudah saya katakan berkali-kali bahwa saya menghendaki laporan tersebut diserahkan tepat pada waktunya. Seseorang mengatakan sesuatu yang menurut dirinya merefleksikan "ego state dewasa". tetapi yang diberikan respons "D") C. tidaak!" Transaksi ini terjadi jika berita/perilaku yang diperlihatkan oleh suatu ego state mendapatkan reaksi yang tidak diharapkan oleh ego state tersebut. maka transaksi ini sangat sulit untuk diidentifikasi. namun penerima menanggapinya sebagai "ego state orang tua". Transaksi Silang (Crossed Transactions) : : : mulut!" "Tidak . cari pekerjaan di lain tempat." "Maaf. Kalau Anda tidak menyerahkan pada batas waktunya. Besok akan saya serahkan." Karyawan : (Catatan: Pimpinan mengharapkan respons "A". saya tidak menyadari bahwa batas tersebut benar-benar menentukan. saya tidak mau!" "Kamu harus tutup mulut!" "Tidaaak.. .Transaksi Tersembunyi (Ulterior Transactions) Transaksi ini menghambat kelancaran hubungan komunikasi.

karena sekali pun negatif. Belaian didefinisikan sebagai suatu tindakan untuk menyatakan pengakuan kehadiran orang lain. Menurut R. silakan datang pada saya setiap waktu. Cari pemecahannya sendiri. senyum) atau kontak fisik (misalnya. ciuman)." (Dewasa) Penerima menginterpretasikan: "Jangan datang ke sini dengan persoalan-persoalan Anda. Seorang bayi membutuhkan physical strokes untuk bertahan hidup. Rene Spitz mengatakan bahwa setiap orang membutuhkan strokes atau belaian. non verbal (misalnya. Spitz. untuk apa kamu digaji. stroke itu tetap dibutuhkan." (Orang Tua) Transaksional Analisis Sebagai Alat Kepemimpinan yang menggerakkan Strokes (belaian) Dr. Orang dewasa juga membutuhkan belaian yang lain (perhatian). A OT OT A Suatu perhatian tidaklah harus bersifat positif. Asumsi dasar transactional analysis ialah: "negative strokes" sekali pun jauh lebih berguna daripada ketiadaan "strokes" sama sekali. Saya senang sekali membicarakan persoalan Anda dan mencapai pemecahan yang rasional.Contoh: Pimpinan : "Pintu selalu saya buka. strokes dapat diklasifikasikan sebagai berikut: BENTUK Positif dan tidak bersyarat CONTOH "Anda hebat!" . Belaian dapat dilakukan secara verbal (dengan kata-kata). Ia akan meninggal jika ia tidak disentuh.

Alat ini tentunya bukan satu-satunya cara. Penutup Berbagai cara dapat dilakukan untuk meningkatkan sensitivitas diri sebagai pemimpin. Namun ketak-sadaran dalam cara menggunakannya secara efektif ataupun menerima secara tidak tanggap acapkali menyebabkan kericuhan bahkan persepsi yang salah. Selain itu. Karena suatu stroke merupakan suatu sinyal pada komunikasi. maka kontribusinya pada hubungan antar manusia sangat berarti. nilai-nilai. budaya. kita harus berusaha memberikan stroke secara efektif dan efisien. Dalam transactional analysis. karena stroke berkatian dengan faktor-faktor seperti kepribadian. namun sejarah dan intensitas penelitian di belakangnya sangat kokoh untuk dijadikan alat utama dalam peningkatan kepekaan kepemimpinan. dan latar belakang seseorang. Ada empat cara untuk mendapatkan stroke: menampilkan (performing) meminta memberi pada orang lain memberi pada diri kita sendiri Kepekaan terhadap penerimaan suatu stroke dan keefektifan dalam memberikan suatu stroke sangat besar peranannya dalam mengadakan suatu komunikasi. kami tidak akan memberi kesempatan lagi pada Anda" "Saya benci" Dalam memberikan suatu stroke kita harus berhati-hati sebab stroke yang Anda maksud positif dapat diinterpretasikan negatif. memberi dan menerima "stroke" itu merupakan hal alamiah yang ada sejak lahir.Positif dan bersyarat Negatif dan bersyarat Negatif dan tidak bersyarat "Jika Anda dapat membangun gedung gereja ini. Anda akan kami kirim study ke luar negeri" "Anda berbuat kesalahan begitu parah. Sebenarnya. seorang pemimpin "dilatih" membuat stimulus melalui stroke dan merespons melalui suatu stroke untuk melengkapi kebutuhan manusia. Bahan Bakar Pemimpin . Salah satunya adalah dalam melaksanakan hubungan dengan orang lain di sekitar kita.

• Bahan Bakar Pemimpin Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership BUKU 2 SSEERRII KKEEPPEEMMIIMMPPIINNAANN BAHAN BAKAR PEMIMPIN: SIKAP. SENSITIVITAS. SKIL. PENDEKATAN SiSTEM DAN SPIRITUALITAS BUKU KEPEMIMPINAN Robby I Chandra DAFTAR ISI HALAMAN Membangun Keunggulan Seorang Pemimpin 1 Spritualitas Seorang Pemimpin 3 Transformasi dan sisi gelap kepemimpinan 8 Bagaimana mengevaluasi Spiritualitas Pemimpin 12 Sikap Seorang Pemimpin 14 Skill Seorang pemimpin 19 Sensitivitas Seorang Pemimpin 23 Peka Pada Apa yang Bernilai bagi Diri Sendiri Peka Pada Harga Diri Peka Pada Ambisi dan Kebutuhan .

Cara lain untuk menjelaskan kepemimpinan itu ialah dengan merumuskan bahwa kepemimpinan yang Kristiani adalah suatu penugasan dari Tuhan agar rencanaNya tercapai melalui sang pemimpin. dan komunitas mereka. Secanggih apapun kendaraan tu. pengikutnya. bukan hanya solar. Tanpa keunggulan dan pengabdian tadi orang segan mengikuti orang yang tidak memiliki kelebihan dari diri mereka. Tuhan memberikan kepercayaan padanya untuk melaksanakan hal itu. Pesawat ini dapat bergerak secepat itu karena memiliki bahan bakar yang khusus. Sementara ia dan pengikutnya bergerak. Pakar kepemimpinan yang lain. Tanpa makanan itu. menyebutkan bahwa seorang pemimpin memiliki "keagungan" sehingga orang mengikutinya. Bila dianalogikan. ia tidak akan mampu bertahan lama. . orang memberikan juga kepercayaan kepadanya bila ia memperlihatkan bahwa ia memiliki keunggulan-keunggulan pribadi serta kualitas pengabdian yang melebihi orang lain.Sistem Thinking dan Kepemimpinan 24 Bagaimana membangun prasyarat kepemimpinan 31 Penutup 35 PRASYARAT PEMIMPIN MEMBANGUN KEUNGGULAN SEORANG PEMIMPIN Pernahkah Anda melihat suatu pesawat udara sedang take-of? Sebuah pesawat udara meluncur di landasan pacu dengan kecepatan dua ratus kilometer per jam. karena alasanNya yang kita tidak paham. tanpa bahan bakar yang tepat pesawat itu hanya menjadi seonggok logam dan fiber glass. Seorang pemimpin bertugas merumuskan visi komunitasnya. apakah bekal yang diperlukan oleh seorang pemimpin agar ia dimungkinkan melaksanakan tugasnya dengan baik? Apakah "bahan bakar yang menjadi salah satu keunggulannya"? Kembali kita harus menjelaskan lagi apakah kepemimpinan itu. Seorang petinju dapat bertarung non stop dengan tingkat stamina tinggi melalui ronde-ronde yang berat karena ia berlatih dengan mati-matian dan mengkonsumsi makanan yang diatur dengan khusus. Selain kepercayaan dari Tuhan. Kemampuan untuk menimbulkan gerak dan transformasi ini terjadi berakar pada kepercayaan. kemudian menciptakan kondisi yang membuat komunitas atau organisasinya bergerak menuju visi tadi. baik yang berasal dari Tuhan dan manusia lain. mereka mengalami perubahan atau transformasi.

Dengan menunjukkan pada kelima keunggulan yang saling terkait tadi. maka pemimpin yang baik adalah seorang yang terus belajar..Keunggulan yang dimiliki pemimpin tersebut tercermin di dalam beberapa hal yang kentara: · Ia memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap orang yang ia pimpin dan semua pihak lain yang terkait dengan gerakannya bahkan terhadap bias dirinya sendiri.. Ia mempelajari lingkungannya. Ia menolak untuk menjadi orang yang .lumayan" saja. Ia pun senantiasa belajar mengenali sistem dimana ia berada beserta segala dinamikanya. Mengapa seorang pemimpin jadi seperti itu? Seorang pemimpin pada dasarnya adalah seorang yang tidak ingin hidup biasa. Namun terutama ia terus bertumbuh dalam kepekaannya terhadap kehendakNya. ia memiliki spiritualitas kepemimpinan yang mendalam sebagai dasar atau pusat dari semua yang ia miliki tadi. Juga ia terus belajar mendalami skil dan sikap kepemimpinan. · Ia memiliki skil atau keterampilan dasar kepemimpinan yang didukung dengan skil dasar kehidupan (Basic Life Skills). Ia menolak untuk menjalani hidup tanpa makna. pada dasarnya kita menunjuk pada sebuah kata kunci yang membuat seseorang menjadi pemimpin sejati. mereka yang ia pimpin serta seluk beluk dirinya sendiri. Ia bahkan juga mengenali sistem yang ada bahkan mampu mengubah sistem tadi dimana perlu · Sebagai dasar dari semua hal di atas. Seorang pemimpin dan mereka yang dipimpinnya berada di dunia nyata sedangkan dunia itu terus berubah. seperti berkomunikasi dengan baik atau mengambil keputusan · Ia memiliki sikap kepemimpinan. Sikap kepemimpinan atau dapat juga disebut pola-pola respon kepemimpinan yang dimilikinya membuat dirinya berbeda dengan orang lain · Ia memiliki kemampuan untuk melakukan pendekatan sistem terhadap segala situasi yang dihadapi. Itulah sebabnya kepemimpinan bukanlah suatu . Ia tidak berhenti meningkatkan kepekaan dan intuisinya. Ia terdorong untuk memberikan suatu sumbangsih ke tengah hidup ini karena ia menyadari bahwa hidup ini akan berakhir dan ia harus meninggalkannya.

skil dan sikap tadi tidak akan muncul sebagai hasil yang saling memperkuat kalau tidak terlebih dulu ia memastikan adanya kedalaman spiritualitasnya. Kini para pakar studi kepemimpinan menyimpulkan bahwa kualitas hidup spiritual inilah yang menjadi akar dari semua keunggulan yang menghasilkan kepemimpinan yang sejati. pimpinan-pimpinan hebat yang saya sempat tahu tidak luar biasa tampan atau tinggi.Most of the outstanding leaders I have worked with are neither tall nor especially handsome. Rather. mereka tidak memukau. Kepemimpinan adalah masalah eksistensi si pemimpin. Yang membedakan mereka adalah kejernihan gagasan-gagasan mereka dan kedalam komitmen mereka serta keterbukaan untuk terus menerus belajar) PERSIAPAN MENJADI PEMIMPIN Bagaimana mereka belajar? Apa yang seorang pemimpin pelajari tentang system. Beberapa faktor menentukan kekhasan ini. sensitivitas. Ahli-ahli seperti Peter Senge dengan tajam menyatakan bahwa . Orang-orang seperti Bunda Theresa atau Martin Luther mulanya hanya seorang biasa. Suatu hal yang pasti ialah seorang pemimpin merupakan sosok yang agung. Bagaimana kita memahami pertumbuhan spiritualitas ini? Seringkali para pemimpin memiliki suatu kesamaan. A. they are often mediocre public speakers. Keseluruhan atau salah satu faktor tadi dapat mempengaruhinya sehingga ia menjadi pemimpin. Mereka mampu menggali makna atau menetapkan visi yang dibutuhkan komunitasnya karena mereka memandang hidup berbeda dari orang lain. LATAR BELAKANG KELUARGA Suatu kasus yang paling mengejutkan di dalam kasus-kasus kepemimpinan adalah kasus pendeta Frank Norris. and their openness to continually learning more.pekerjaan atau kegiatan. Sebagian terbesar pemimpin pada awalnya hanyalah seorang biasa. demikianlah menurut Koestenbaum. yang melayani di . the depth of their commitment. Pemimpin-pemimpin yang hebat tidak selalu memiliki sosok seperti Saul yang lebih tinggi dari orang lain atau seperti Daud yang tampil lugu dan berani. mereka tidak juga menonjol di antara orang banyak. they do not stand out in a crowd." (Umumnya. what distinguishes them is their clarity and persuasiveness of their ideas.. mereka sering tidak merupakan pembicara hebat di depan publik. they do not mesmerize an attending audience with their brilliance or eloquence. wawasan seperti KH Dewantara atau kemampuan komunikasi seperti Martin Luther King Jr. Seringkali orang banyak memiliki gambaran yang keliru bahwa pemimpin itu memiliki penampilan seperti Jenderal Sudirman.

Presiden Amerika. Secara berkala Norris diduga membakar rumah dan gerejanya sendiri. menekan bawahan-bawahannya. apalagi setelah ibunya meninggal. Di keluarga semacam itulah ia tumbuh. ayahnya memukuli Frank setiap hari. namun ia tertembak dua kali. Ia juga merupakan seorang anak yang miskin dan berpakaian lusuh sehingga diejek kian kemari. Sambil mabuk. Mengapa demikain? Ternyata pengkotbah terkenal ini memiliki latar belakang yang gelap di masa kecilnya.gereja First Baptist di North Worth Texas dari tahun 1909 sampai tahun 1952. serta iapun pernah memperkarakan gerejanya ke pengadilan. namun mereka jarang berhenti untuk . sehingga kamar tidurnya tidak berbeda jauh dari kandang binatang. Borris dikenal sebagai pengkotbah yang memukau dan menggerakkan orang. Tak heran akhirnya ia sempat mengukir skandal besar di Gedung Putih. Abraham Lincoln tumbuh sebagai anak yang sangat miskin. Henry dan Richard Blackaby menyatakan suatu pendapat yang mendalam mengenai dampak latar belakang keluarga pada kepemimpinan seseorang. Dalam suatu insiden ia menembak seseorang di dalam kantor gereja. Namun. Ia juga terus menerus menerbitkan tulisan-tulisannya sebagai tokoh findamentalis yang mungkin paling berpengaruh di jamannya. di samping hal itu ada sisi gelap kehidupannya yang aneh. serta menyusahkan banyak orang di sekitarnya. Kemudian ia pernah harus bersaksi dipengadilan bahwa ibunya diperlakukan semenamena dan menjadi kurban pemukulan ayah tirinya yang sering mabuk. Selain melayani jemaat itu iapun serentak melayani sebuah jemaat Detroir selama 14 tahun dan tiap tahun anggota jemaatnya bertambah sampai akhirnya mencapai angka 25 ribu warga. Namun perlu dicatat bahwa tidak berarti keluarga yang disfungsional merupakan suatu prayarat untuk melahirkan pemimpin yang baik. Karena hal itu mereka buta dalam mengenali kebutuhan spiritual dan emosional mereka yang dalam dan sebagai akibatnya mereka tidak pernah mencari pemulihan mengenai keduanya di dalam kuasa penebusan Kristus. (38) Mereka terus maju bekerja dengan giat bahkan mencapai banyak hal. Banyak pemimpin spiritual kini gagal memahami dan mengakui luka-luka yang mereka derita dimasa kecil yang disebabkan oleh keluarga mereka yang disfungsional. Suatu hari ia melihat ayahnya diserang oleh dua orang badit dan ia menyerang dengan sebilah pisau di tangannya. Bill Clinton kehilangan ayahnya di waktu ia masih kecil dan selama tiga tahun ia tinggal dengan neneknya. Memang pakar kepemimpinan Burns pernah mengatakan bahwa para pemimpin besar seringkali muncul dari keluarga yang tidak berfungsi baik.

Banyak diantaranya sangat tidak merasa aman. Rencana Tuhanpun menjadi hal kedua di dalam urutan prioritas mereka. krisis mengandung dua komponen: kesempatan dan bahaya. KEGAGALAN . Dalam tulisan Cina. Jadi. Mereka dapat mencapai hal tadi karena mengalami kebutuhan untuk pemulihan dan mengakui hal tadi. penulis "Overcoming the Dark Side of Leadership" sebagian besar pemimpin kini. seorang presiden Amerika yang terkenal. namun mereka bahkan keluar dari latar belakang tadi dengan hati yang luas dan kasih yang lebih mendalam. ada pemimpin yang memiliki latar belakang keluarga yang sangat menyedihkan. C. Mereka merasa berhutang untuk memberikan sumbangsih pada kerajaanNya. mereka mungkin di dorong oleh kemarahan daripada kasih. Kesedihan ini memberikan krisis. Krisis memang dapat menghancurkan seorang calon pemimpin. Theodore Roosevelt.menyelami dorongan utama mereka di balik kepemimpinannya. Setelah pengalaman krisis diikuti dengan pengalaman dikasihi dan dipulihkan Tuhan mereka menjadi lebih arif. sehingga tidak dapat menerima perbedaan dengan hati lapang. menghabiskan masa kecilnya sebagai penderita asma yang parah sehingga ia harus meninggalkan sekolah. jabatan kepemimpinan menjadi alat mereka menutupi luka atau dorongan tersembunyi tadi yang ada pada dirinya. Pada tanggal 14 bulan Perbuari tahun 1884. Hidup dengan segala kekejamannya tidak dapat mengalahkan mereka. atau oleh kebutuhan untuk diterima. walaupun di luarnya terlihat sukses masih terikat dan terluka oleh pengalaman masa lalunya. Mengapa krisis dapat menghantar mereka pada kepemimpinan? Seorang pemimpin Kristiani yang telah melalui krisis seringkali lebih menghargai hidup dan kebaikan serta kuasa Tuhan. Namun perlu dicatat seperti dituliskan oleh Gary McIntosh dan Samuel Rima. B. Ibu yang mengasihinya mendidiknya dengan baik. Sebaliknya. KRISIS DAN TITIK NADIR Salah satu hal yang dapat menyiapkan seseorang untuk kepemimpinan adalah peristiwa yang membawa krisis atau membenamkannya ke titik nadir. sebaliknya dapat pula memperkuatnya dan menjadikannya manusia yang agung. ibu dan istrinya meninggal hampir bersamaan. Dengan kata lain. namun ia terus melanjutkan perjalanan hidupnya dan akhirnya menjadi presiden. diakui dan dihargai.

" Akhirnya. Thomas Alfa Edison setelah sekian ribu kali gagal menemukan lampu pijar mengatakan . Gus Dur memiliki mata yang rusak dan tidak dapat diperbaiki. CACAD ATAU KEKURANGAN D. kelemahan-kelemahan dan cacad tadi bahkan mendorong mereka bekerja dengan giat dan semangat yang luar biasa. sang pengkotbah terkenal. Billy Graham. yaitu ia harus berhasil pada akhirnya.. Winston Churchil akhirnya merumuskan bahwa keberhasilan adalah proses menghadapi kegagalan berturut-turut dan berulang kali tanpa kehilangan entusiasme. adalah seorang menderita cacad tatabahasa dan kemampuan bicara. Maka kegagalan adalah suatu berkat berupa kesempatan belajar yang mendalam dan kaya. Sepintas lalu hal-hal tadi membuat mereka mengalami kalah start dan dalam posisi rugi. . Cacad atau kelemahan jasmani atau kejiwaan membuat seorang pemimpin menyadari bahwa kalau bukan karena karunia Tuhan.Kini aku telah tahu berbagai cara yang tidak membawa keberhasilan untuk memberikan lampu pijar ke tengah dunia kita. Setelah mengalamiberbagai kegagalan. ia tidak memiliki kesempatan apa-apa. George Washington telah mengalami kalah perang lima kali berturut-turut sebelum ia berperang dengan pasukan Inggris. Nyatanya. iapun tiba pada cara yang tepat. apalagi di depan umum. namun pengaruhnya tetap besar. Mereka belajar duduk diam di depan Tuhan (Yesaya 30:15) D. Masih banyak contoh pemimpin-pemimpin besar yang secara pribadi memiliki cacad atau kekurangan fisik atau masalah dengan jasmani mereka. Bagi seorang pemimpin Kristen. Kesadaran inilah yang membuat mereka maju bersama Tuhan dan akhirnya berhasilk gemilang.L. Jenderal Sudirman dalam sakitnya tetap memimpin pasukan dengan satu paru-paru sehingga harus ditandu tentaranya.Kegagalan dapat terjadi pada siapa saja. kegagalan mengajarkan mereka untuk lebih menyandarkan diri pada Tuhan atau membuka ruang seluas-luasnya agar kuasaNya mengalir. Kegagalan berturut-turut mendesak seseorang untuk menentukan entah ia akan menyerah atau maju terus sehingga tersisa satu kemungkinan. sang pengkotbah. diramalkan akan menjadi orang yang tidak berguna untuk apapun juga setelah ia mengalami kegagalan. Abraham Lincoln barangkali adalah orang yang memiliki rekor kegagalan berturut-turut. Namun sikap orang terhadapnya berbeda. Moody. Mengapa kegagalan menghasilkan kepemimpinan? Kegagalan memberikan banyak hal yang dapat dipelajari.

Tidak sampai lima menit berada disana. Di langit-langit kamar ini terpasang beberapa keran yang dapat memancarkan air ke seluruh kamar tadi. Namun. Kera-kera itu tidak pernah basah. termasuk kera yang baru masuk setengah jam sebelumnya ikut menyerbunya. Apa arti spiritualitas? A. kera tadi mulai kembali mendekati tangga dan memanjatnya lagi. peristiwa tadi terjadi beberapa kali. Dalam setengah jam. Sekali lagi kelima kera menyergapnya. Karenanya. rekan-rekannya akan menyergapnya tanpa kejelasan mengapa hal itu terjadi. Semua kera lainnya. Lambat laun. Lama kelamaan. kera-kera ini menyadari bahwa bila anak tangga disentuh. Setelah keadaan tenang. seekor kera yang baru dibawa masuk. setiap kali seekor kera mendekati tangga. Setelah keributan mereda. maka air akan memancar. Ia pun lari kian kemari. terbentuklah suatu kebiasaan di kelompok kera-kera itu. ia belajar untuk menjauhi tangga. tetap kebiasaan untuk menyergap siapa yang menuju tangga dilanjutkan. Sang kera beringsut ke arah tangga itu dan mulai memanjatnya. Betapa terkejutnya hewan ini ketika temantemannya menyergapnya. kelima ekor kera lainnya menyergap dan mencegahnya menyentuh tangga ini. . Spiritualitas seorang pemimpin: menggali makna sebagai fondasi Enam ekor kera dikurung di dalam sebuah kamar. Sebuah tangga dipasang sehingga dapat dipanjat oleh kera-kera tadi untuk menggapai pisang tadi namun tangga tadi memiliki sensor elektrik. Setengah jam kemudian. salah seekor kera yang basah itu dikeluarkan dari ruang tadi. air memancar membasahi kamar. Semuanya kembali kalut. Seekor kera yang baru dibawa masuk. Setelah seperempat jam berada bersama di dalam kamar tadi. ia berupaya maju kembali ke arah tangga. Setiap seekor kera mendekati tangga. Kembali. Juga disana tergantung setandan pisang. Mereka menjerit-jerit dan berlarian kian kemari. setelah beberapa lama. Bila satu persatu kera yang pernah basah digantikan oleh kera-kera baru. Otak keranya berputar dan mulailah ia menghubungkan adanya tangga dengan makanan tadi. sang kera baru ini melihat sang pisang dan bergerak menuju tangga. ia akan mengalami keterkejutan pula. namun mereka tetap memelihara perilaku yang tidak jelas maknanya bagi mereka.Faktor-faktor di atas berpotensi membawa orang pada kedalaman spiritualitas. Lambat laun. Beberapa menit kemudian. ketika ia menginjak anak tangga ke dua. secara otomatis air keluar dari keran di langit-langit dan membasahi kera-kera lain. seekor kera menyadari adanya makanan yang tergantung di langit-langit. Bila kera ini juga mencoba menaiki tangga.

dengar. misalnya. Spiritualitas menurut Romo Alex Dirdjo akan berbeda dari apa yang dipahami oleh Catherina dari Siena. Berbagai hal dilakukan dengan kesungguhan. Filipi 1: 20 dsl menunjukkan bagaimana Paulus. dan ibu Theresa adalah contoh nyata dari orang-orang yang tidak sekedar menjalani kehidupan mereka. Bagi seorang pemimpin Kristen. Membahas spiritualitas sering terasa sulit karena ada berbagai paham yang berbeda-beda. Untunglah masih ada segelintir pemimpin berani mempertanyakan makna tersebut. bahkan kematian tidak menakutkannya karena dianggapnya sebagai keberuntungan. tapi berani menggali dan mempertanyakan makna dari apa yang mereka lihat. Spiritualitas berporos pada keberanian serupa itu. karena banyak orang telah menggumuli urusan ini tanpa menyadari bahwa ia sebenarnya sedang menyumbangkan berbagai pemikiran yang mendalam dan berharga tentang hidup spiritual. Definisi ini membedakan spiritualitas dengan agama atau dengan filsafat hidup. atau Laut Tengah memiliki perbedaan tekanan. Makna yang dihayati tadi mengaitkan realitas dengan inti yang terdalam dari dirinya. Dari Laut Tengah. Orangorang seperti Abraham Lincoln. spiritualitas dipahami sebagai suatu pemahaman tentang Tuhan serta keintiman denganNya yang kemudian diikuti dengan perasaan kagum. kesediaan . atau alami. konsep dan praktik spiritualitas juga dikembangkan. baiklah spiritualitas dipahami sebagai suatu kesediaan dan kemampuan menggali makna dari kenyataankenyataan hidup dimana pusat hidup itu yaitu TUHAN terus menerus diperhitungkan. Justru makna kenyataan berpusat pada Kristus. Untuk mendapatkan suatu definisi kerja. Urusan spiritualitas jadi lebih merepotkan lagi. Dunia modern memang membuat orang hidup aktif tergopoh-gopoh. Di luar warisan Kristen. namun tidak ada seorangpun yang berupaya untuk berhenti sejenak dan mempertanyakan maknanya. hidup bukan hanya untaian peristiwa tanpa desain. Merekalah yang membuat dunia mengalami perubahan-perubahan dahsyat. gairah dan resiko yang tinggi. menganggap makna hidup adalah bagi Kristus. Orang-orang seperti Kahlil Gibran atau Dalai Lama juga memiliki pemahaman tersendiri. Martin Luther King Jr. Thomas Merton tentu juga menangkap nuansa spiritualitas yang berbeda dari pada apa yang ditangkap oleh penulis 'Life-style Evangelism". Makna hidup kerja juga adalah bagi Kristus dan anak-anakNya.Hal yang digambarkan di atas seringkali terjadi dalam hidup para pemimpin. Spiritualitas =kesediaan dan kemampuan menggali makna dari kenyataankenyataan hidup Ada mungkin kenali bahwa spiritualitas Timur dan Barat.

atau pelepasan dari keterikatan dunia. o melakukan perbuatan nyata. Berbeda dengan paham tadi. bahkan kuasa Kristus harusdibawanya di setiap aspek kehidupan. di dalam berbagai aliran di Timur. perilaku manajerial dan perubahan sistem TRANSFORMASI DIRI DAN SISI GELAP KEPEMIMPINAN Seorang pemimpin adalah orang yang menggerakkan orang dan mengubahkan orang agar rencana Tuhan tewujud. Sekaligus dalam spiritualitas ini kehidupan kasat mata diabaikan atau dianggap tak berguna. o perubahan diri dan. spiritualitas seringkali dipahami sebagai kemampuan untuk mencapai pencerahan. termasuk yang bersifat ritual maupun yang kegiatan seharihari seperti yang bersifat hubungan antar pribadi. Dengan pemahaman tadi spiritualitas harus sekaligus mengandung aspek-aspek sebagai berikut: o pendalaman pemahaman dan perasaan. Keintiman ini tercermin bukan hanya dalam pemahamannya.mengabdikan diri dan hidup dengan rasa syukur. hal mana tercermin dalam keberaniannya menempuh jalur baru dan resiko yang berat bagi Nya. Dalam perspektif Kristiani serupa itu. terutama dalam paham Kristiani yang tidak dualis dan memisahkan dunia rohani dari kenyataan lainnya. o pergumulan dan perenungan makna. namun juga dalam penghayatan syukur dan terimakasih dalam semua aspek hidupnya atas berita baik (eu angelion/injil) dari Tuhan. Dengan demikian. bagi seorang pemimpin Kristen misalnya. sebagai saat penyatuan dengan zat yang asali. Ia hanya dapat . Apa saja dimensi dari spiritualitas Kristiani ? Orang yang memiliki kadar spiritualitas yang baik adalah seorang yang memiliki tingkat keintiman yang dalam dengan Tuhan. maka spiritualitas selalu harus bermuara dalam perbuatan dalam hidup sehari-hari atau sekurangnya pada transformasi diri. keintimannya dengan Kristus tidak mengharuskan dirinya meninggalkan atau mengabaikan dunia. Selanjutnya ia rindu untuk merasakan kuasa dan peka pada kehendakNya. Dengan demikian muncullah istilah "walk the talk" sebagai salah satu ukuran otentiknya suatu spiritualitas. Dapat juga dipahami spiritualitas. Kemudian ia terus menerus waspada dalam menggali makna dari segala hal yang terjadi di dalam realita dalam kaitan dengan karya besarNya (the Master's Plan) disertai dengan kerinduan untuk menjalani hidup dengan transformasi terus menerus.

Sebaliknya integrasi ketiga transformasi hal tadi akan menghasilkan kesediaan untuk menghasilkan sikap kepemimpinan dan skil kepemimpinan--dua hal yang perlu dipelajari terus menerus. Perubahan ini membuatnya memahami riwayat pribadinya dalam kaitan dengan rancangan agung Tuhan bagi semesta. Kedua. ketiga hal tadi membuat sang pemimpin tidak konsisten. ada juga pemimpin yang jatuh ke dalam dosa seksual karena ia tidak menyadari bahwa ia mengidap rasa sepi yang kronis sejak kecil. ia berubah dalam hal-hal yang dianggapnya bernilai. Ciri-ciri mereka terlihat dalam terpisahnya gambar diri. dengan penghayatan tentang makna hidupnya ini. Integrasi tersebut juga membuatnya berani mengambil resiko yang tinggi bahkan . Inilah sisi gelap dari kepemimpinan Kristiani. Ia tahu dengan jelas peran yang ia patut mainkan dalam hidup. Jadi seorang pemimpin Kristen perlu terus belajar dan diubahkan. terjadi ia belajar dan menyempurnakan pahamnya tentang siapa dirinya sendiri. ia mengalami rekonsiliasi (pemulihan) dari luka-luka yang diakibatkan oleh berbagai peristiwa yang menyakitkannya bahkan membuatnya kehilangan keyakinan atas kasih atau keagungan Sang Pencipta... Ketiga. Seorang pemimpin yang tidak secara serius dididik untuk mengenali luka-luka tadi akan serupa seorang penari di istana yang mempertontonkan seni geraknya tanpa terlebih dulu mandi setelah ia mengangkat tong sampah di dapurnya. akibat dari ke dua transformasi tadi terjadi suatu perubahan dalam impiannya atau visinya dan misi atau sasaran hidupnya. Paulus menunjukkan dengan sangat tajam: Tetapi apa yang dulu kuanggap keuntungan bagiku kini kuanggap rugi karena Kristus . bahkan segala sesuatu kuanggap kerugian karena pengenalanku akan Kristus lebih mulia daripadanya (Ef 3:7-8) Jelas dalam contoh ini nilai ini sangat dipengaruhi oleh pemahaman orang tentang siapa dirinya dan tujuan hidupnya. ada pemimpin yang jatuh kedalam dosa keserakahan karena luka masa lalu membuatnya tidak menyadari bahwa uang merupakan faktor utama dalam hidupnya. Keselarasan antara penghayatan siapa diri seseorang dengan nilainya serta visinya akan berdampak nyata. Ia tidak lagi peka dengan Kehendak Tuhan. Sebelumnya telah disinggung. Bila tidak terintegrasi. Pertama. dan ada juga pemimpin yang jatuh ke dalam kesemena-menaan karena kehausan kuasa merupakan sesuatu motiv nya yang berakar pada masa lalu yang pahit. namun mengatas namakan Tuhan demi bias pribadinya.melakukan hal tadi dengan efektif dan efisien bila terlebih dulu ia sendiri mengalami digerakkan dan diubahkan Tuhan. nilai dan visi mereka. Selanjutnya.

KEINTIMAN DAN PENYERAHAN DIRI Kualitas spiritualitas ini tercermin juga dari keintiman hubungan sang pemimpin dengan Penciptanya. Ia tetap giat namun menyadari dan yakin bahwa ia dapat mempercayakan seluruh urusannya ke dalam tangan sang Pencipta.mati demi imannya. serta riuh rendah. Seorang pemimpin harus mampu meneladani pengikutnya dalam penyerahan dirinya pad sang Pencipta. Ia tahu pula apa yang menjadi ambisinya yaitu melakukan semuanya dalam proses kepemimpinan seakan untuk menyembah sang Pencipta. Penyerahan diri bukan berarti ia harus hidup secara pasif dan sepenuhnya tidak berbuat apa-apa. mengungkap atau mengenali makna dari realita yang kompleks maka seorang pemimpin sulit mengajak pengikutnya bergerak ke visi yang baik. Kepemimpinan adalah upaya baktinya bagi sang Pencipta. kemudian diikuti dengan kemampuan menggali. I. orang-orang kuat serupa itu menghiasi sejarah gerejaNya. Melayani sebagai pemimpin adalah bagian dari ibadah pengabdian. Dengan pemahaman seperti ini maka ia tahu siapa diri dan keterbatasannya. Kuasa yang ia miliki adalah pemberian dari sang pencipta dan bukan sesuatu yang harus ia kejar dan pupuk sendiri. ia melakukan tugas kepemimpinan karena ia menyadari. bagi seorang pemimpin yang melayani. memiliki pandangan hidup dan nilai bahwa ia diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk ambil bagian di dalam kehidupan semesta untuk membuat transformasi dan menolong orang bergerak. Setelah ia memiliki kepekaan ia perlu mampu menemukan makna dari semua gejala yang orang biasanya hanya tangkap secara inderawi serta direspon secara emosional dan nalar. Jadi. Penyerahan diri terlihat dari kebergantungan dan syukurNya. Tanpa kemampuan untuk peka. Hanya keintiman dengan Tuhan membuatnya merasa damai dan tenang sehingga ia bebas untuk menggali makna dari arus hidupnya. Dari sudut pandang orang . Kepekaan ini amat penting dalam dunia modern yang penuh dengan kepelbagaian. Kepemimpinan baginya adalah suatu proses belajar dan transformasi diri sebagai abdiNya. KEPEKAAN. terutama tren perubahan masyarakat. Kualitas spiritual sang pemimpin juga terbaca dari kedalaman penyerahan dirinya pada Tuhan. Bagaimana Anda mengevaluasi spiritualitas diri Anda sebagai seorang pemimpin? Kualitas spiritual seorang pemimpin dapat terukur dari kepekaannya membaca realitas kasat mata. Dari Stephanus di Perjanjian Baru sampai jaman kini. bertempo cepat.

kemampuan dirinya. Ia terus merangkai hidupnya tanpa memahami pola yang sedang ia bentuk. atau berbagaibagai hal lain yang pada dasarnya adalah hasil ciptaan Yang Maha Kuasa. Namun cerita belum berakhir.walaupun mungkin pahit. gerak majupun dapat terjadi. Sebaliknya pemimpin yang mampu memahami makna urusannya kerapkali menjadi orang yang tegar. kerjakan. Selanjutnya. koneksinya. Ia akan menggantikan posisi sang Mahakuasa dengan dirinya. tahan derita. Jadi dapat disimpulkan bahwa seorang manusia memiliki dua pilihan. kepekaan pada hal-hal yang tidak kasat mata membuat orang terus menerus mewaspadai apa yang ia sendiri rasakan. kualitas penyerahan diri tadi tercermin di dalam tingkat keheningan yang seseorang alami atau kebebasan dari ikatan-ikatan yang menjauhkannya dari kebenaran. sistem yang ia yakini. semakin kokoh kepemimpinannya. Entah diakui atau tidak. Sikap seorang pemimpin . akan mudah menjadikan dirinya sebagai pusat segala kepentingan yang ada. Ia dapat menentukan hal yang utama dari hal-hal sampingan. Seringkali pemimpin yang puas dengan hal tadi menghasilkan gerakan yang belum tentu cukup lancar dan langgeng. Bila kepekaan tadi sudah dimilikinya. yaitu bergantung pada Sang Pencipta atau pada ciptaanNya. Ia hanya menjalani hari-harinya. Pemimpin yang tidak spiritualis dan tidak mampu mengenali makna daripada apa yang ia hadapi sebenarnya adalah orang yang termiskin di dunia. ia mengejar kehendak dirinya sendiri. Iapun tidak dapat mentransformasi pengikutnya untuk mengenali makna dari gerakan mereka bersama menuju cita-cita mereka. dan impikan. orang yang tidak bergantung pada Yang Mahakuasa berarti harus menggantungkan dirinya pada suatu hal yang lain. tanpa makna yang diyakininya maka ia akan mudah bosan. seorang pemimpin yang tidak peka pada berbagai hal di balik hal-hal yang kasat mata dan trend yang muncul serta tidak bergantung pada sang Pencipta. atau menangani berbagai hal detil saja. II. Bagi seorang pemimpin. Ia juga dapat mabuk kekuasaan. Pilihan-pilihan sumber untuk diri bergantung misalnya ialah. tetap konsisten. Ia juga tidak menyadari jebakan persepsi-persepsi atau penangkapan inderawi serta respon emosinya terhadap realita. Dengan mengatas-namakanNya. Dengan demikian. serta mampu mensyukuri apa yang ia hadapi -. Semakin dalam makna yang seorang pemimpin temukan. Sebaliknya.Kristen Asia. pada dasarnya ia sudah mengusir sang Pencipta dan menjadikan dirinya allah ciptaan benaknya. Sekurangnya ia dapat memimpin dirinya sendiri sesuai dengan makna yang ia yakini.

ditenangkan. Sebaliknya. Sikap seorang pemimpin dalam hal ini dipahami sebagai pola-pola yang harus dimiliki seorang pemimpin. seringkali mereka menjadi orang yang sadis. Pertama. mereka dapat pula menyamarkan diri menjadi orang yang manis dan penurut di depan atasan. Kedua. Semua yang telah dipelajari berarti dapat diteliti atau dipelajari ulang dan dibuang bila tidak lagi berguna. Dari mana datangnya pola-pola tadi? Pola-pola tadi merupakan gabungan dari dua pengaruh besar. Dengan demikian. Di pihak lain. pengaruh yang merupakan bawaan (herediter). Keduanya terkait dengan nilai. Dalam bahasa bahasa Inggrisnya dikenal istilah learned and unlearned. mereka menjadi orang yang mengenali mudahnya mereka marah dan kemudian belajar untuk mengendalikan kemarahannya atau menyalurkannya dengan cara yang wajar. Pola marah ini menjadi bagian dari diri mereka. mereka jadi takut untuk marah terhadap atau di depan orang-orang yang mereka anggap lebih kuat. dan kedua adalah pengaruh dari proses belajar yang membekas dan tersimpan dalam ingatannya. Akhirnya. ada anak-anak pemarah yang setiap kali mereka marah. dan diajak berpikir mengenai kemarahan mereka. Hal ini merupakan kabar baik bagi kita. Namun pola-pola tadi berakar pada pemahaman dan pengendalian respons emosi mereka dalam tugas memimpin. Kecuali mereka dengan sengaja belajar mengenai pola asal mula. Akibatnya. seringkali suatu pola perilaku menjadi bagian dari diri seseorang tanpa disadarinya. Contoh yang paling jelas adalah pola pemarah. seorang pemimpin yang menyadari bahwa melayani berarti ia bersedia mengurbankan diri dan meletakkan dirinya di balik ketenaran pengikutnya. Anak-anak ini belajar untuk marah hanya kepada orang-orang yang lebih lemah dari mereka. Pertama. Mereka belajar bahwa cara ini lebih aman. lahirlah kebiasaan. Contoh sikap yang baik ialah. Pada dasarnya kebiasaan menjadi pemarah disebabkan oleh berbagai hal.Sikap adalah pola-pola yang mendasari perilaku. Banyak orang tidak menyadari bahwa hal tersebut dapat diubah bila mereka dengan sengaja memperhatikan dan . sebagian besar dari pola-pola merupakan hasil dari pengaruh proses belajar. Pola-pola seorang pemimpin teramati dari perilaku mereka dalam pelaksanaan peran kepimpinan. Salah satunya disebabkan karena faktor bawaan biologis yang membuat individu lebih mudah marah. Beberapa anak pemarah dinasehati. ambisi dan gambar diri seorang pemimpin. akan sulit mereka menjadi pemimpin yang sesungguhnya. menerima pukulan dari orang tuanya. Dalam hal ini ada dua hal penting yang dapat dipelajari dari kenyataan tadi. bahkan cenderung marah dengan kasar kepada orang-orang yang menjadi bawahan mereka. Setelah dewasa dan menjadi pemimpin.

Pada suatu hari ketika bel tadi dibunyikan. Bila anjing terus menerus mendengarkan bel. misalnya mengeluarkan air liur.merancang perubahan dalam diri. Pavlov melakukan pembiasaan ini pada anjingnya. Dalam arti tertentu. dan tantangan akan memberikan keberhasilan baginya. Mereka sering menyadari kesulitan dan aniaya yang akan dialami mereka ketika mereka mengejar pencapaian misi hidup mereka. yaitu mengeluarkan liur setiap ia mendengar bel. Dalam hal ini. Seorang pemimpin juga sering terjebak dalam pola itu. karena dapat memilih dan menghindari pengalaman atau rangsangan yang bertentangan dengan pola yang telah dipelajarinya. Ia akan menghindar dari rangsangan yang memaksanya mengadakan proses unlearned. apa yang dipelajari dapat memberikan faedah bagi dirinya. kaitan antara perilaku dan ingatan atau apa yang dipelajari dari masa lalu sangat berperan aktif. apalagi resiko yang dapat melukai dirinya. Ia belajar di masa kecil bahwa melarikan diri dari kesulitan. namun makanan tidak juga hadir pada suatu titik tertentu. Misalnya. Namun. Ahli ilmu jiwa. ada beberapa pola yang berlaku universal yang ditampilkan dalam hidup tokoh-tokoh besar dalam sejarah manusia. Dalam bahasa ilmu jiwa terjadi proses conditioning atau pembiasaan. bagaimana. seorang penakut akan menghindari pengalamanpengalaman yang membawanya menghadapi resiko tinggi. Pertama. dan mengapa ia mempelajari hal tadi. Ia membuang asosiasi atau kaitan yang telah dipelajari-nya sebelumnya. Pemilik dari pola-pola ini dapat disebutkan sebagai orang yang memiliki pola atau sikap kepemimpinan. Walaupun suatu budaya mempengaruhi tata nilai dan akan menentukan pemahaman tentang pola kepemimpinan. Seorang manusia seringkali mempelajari begitu banyak hal dalam lima tahun pertama dalam hidupnya sehingga ia tidak lagi menyadari kapan. Pola ini diterapkannya bertahun-tahun dan berhasil. mereka sangat kentara dalam mengendalikan diri untuk mengatasi kecenderungan manusiawi-nya. kemudian hal itu dicerminkan di dalam perilakunya (unlearned). Manusia tidak sesederhana sang anjing. Pavlov memberinya makanan sambil membunyikan bel. si anjing bereaksi seakan makanan hadir. pengalaman atau rangsangan baru membuatnya mempelajari ulang hal tadi. Anjing Pavlov pun terjebak ke dalam pola yang ia buat. bahaya. Setiap kali si anjing lapar. ia dapat belajar lagi bahwa bel dan makanan tidak selalu terkait. di mana. namun mereka tidak membiarkan naluri . Lama-kelamaan si anjing ini terbiasa mengaitkan bunyi bel dengan kehadiran makanan. Ia mempelajari hubungan antara bel dengan makanan. namun sekaligus secara potensial menjebak dirinya untuk terus menerus menggunakan pola yang telah dipelajari tadi di dalam hidupnya.

Penulis buku Uncle Tom's Cabin yang mengubah sejarah. Mereka menjadi teladan karena kerja keras mereka dan sikap pantang menyerah. John Burke dari Johnson and Johnson juga mengambil keputusan yang luar biasa dengan menarik produk Tyllenol yang segelintir diantaranya diracuni orang. Ternyata 2 tahun kemudian. Mereka memiliki kepekaan pada apa yang orang butuhkan. Abraham Lincoln dengan segala keanehannya merupakan suatu contoh manusia yang sangat bekerja keras. Contoh yang jelas dalam hal ini ialah bagaimana seorang pemimpin menghadapi kritik. Kedua. kerangka pendekatan atau sudut pandang para pemimpin sangat berbeda dari orang di sekitarnya. . demikian juga penulis Tom Sawyer.manusiawi yang selalu ingin menghindar dari derita menguasai keputusankeputusan mereka. Ia memperlihatkan bahwa anak-anak dalam kerangka pikir Allah merupakan mahluk yang penting. Ia tidak mendahulukan kepentingan-Nya. Bila seorang biasa menghadapi sepuluh kritik yang tidak benar serta disampaikan bersama dua kritik yang tepat. Ketika Ia menderita kelelahan yang sangat berat dan sekelompok anak-anak kecil datang. Padahal keputusan tadi merugikan posisinya dalam jangka pendek. Ia tidak meremehkan mereka. dengan meneliti hidup tokoh-tokoh yang mempengaruhi sejarah manusia dapat disimpulkan bahwa mereka bekerja sangat keras. Keempat adalah. atau pembuat batik di Jawa Tengah merupakan contoh hal ini. atau perjuangan Multatuli merupakan contohnya. atau Martin Luther dan Bonhoeffer kentara dalam hal ini. Pematung-pematung di Bali. teolog Jepang yang terkenal. Kristus Yesus. Demikian juga John Calvin. ternyata keputusan dan pola pikirnya sangat tepat. Berbeda dengan kita. rasakan. Ketiga. atau Kagawa. Orang-orang seperti Abraham Lincoln. bagaimana sebagian besar tokoh-tokoh yang berhasil mengubah hidup dan meninggalkan jejak yang dalam cenderung memiliki dapat meletakkan diri pada posisi orang lain. Namun seorang pemimpin akan brterimakasih untuk kedua kritik yang tepat dan mengabaikan sepuluh kritik yang lain. ia akan tersinggung karena sepuluh kritik yang menyakitkan perasaannya. yaitu mereka mengamati dan memperhatikan hal-hal yang kecil dan terus memperbaiki apa yang telah mereka capai dengan konsisten. padahal anak kecil sampai masa kini pun sering disepelekan. Belum lagi kehilangan pangsa pasarnya. dan tanggung. Kelima adalah pola yang mungkin tidak banyak teramati. menyadari daya pengaruh yang ada di dalam diri mereka serta pantang menyerah. Misalnya. Di dalam bagian lain bahkan Ia menunjukkan pada kerinduan seorang anak yang menerima-Nya sebagai model dari cara yang tulus menerima Tuhan. Biaya penarikan saja telah mencapai 5 milliar dollar.

Seorang pemimpin juga harus mampu memiliki sudut pandang yang berbeda-beda untuk situasi yang berbeda-beda. Sementara itu dengan pengikut dan pihak lain yang terkait ia harus mampu menjalin hubungan yang akrab. merenung dan tidak berbuat apa-apa. Dalam bahasa Inggris. keterampilan adalah sesuatu yang dapat Make things happen. atau apa yang dapat diolah. Di dalam situasi yang membingungkan sikap pemimpin yang tegas akan menenangkan dan memberikan kepastian yang dibutuhkan komunitasnya. Sesuatu yang terjadi.Keenam. Untuk itu selain sikap diperlukan serangkaian keterampilan atau skil kepemimpinan. Keterampilan juga terkait dengan tahap-tahap pelaksanaan pengolahan. ia harus mampu tekun dan berdaya juang. Skil atau keterampilan seorang pemimpin Sikap seorang pemimpin membuat pengikutnya mempercayakan diri padanya. serta bobot atau jumlah energi yang dibutuhkan. Namun seorang pemimpin perlu membuat gerak dan perubahan. diolah. Dapat juga dicatat bahwa sikap seorang pemimpin juga memiliki ketegangan. input. adalah seorang bapak gereja yang bekerja keras dengan disiplin untuk menghafal Alkitab dengan rinci. Ada di antara mereka yang terus menerus mendoakan orang yang sama secara teratur dan berdisiplin untuk waktu yang panjang. ia harus pula mampu menjaga jarak. Demikianlah ketegangan yang para pemimpin harus dipikul mereka dalam mengembangkan sikap kepemimpinan. namun di pihak lain. Mereka tidak membuang-buang waktu apalagi untuk bergossip atau sekedar berseloroh kian kemari. Mereka juga memeriksa diri dengan serius secara berkala. bahkan kemungkinan-kemungkinan penyimpangan dan perkecualian. para tokoh merupakan orang yang sangat teratur dan berdisiplin menangani dirinya sendiri. di pihak lain ia harus berani melepaskan kendali banyak hal secara berkala. John Christosotomus. namun dengan duduk. namun di pihak lain. Ketujuh. Keterampilan menyangkut pengenalan bahan. atau diubah tadi dapat berupa . Juga. Secara sederhana definisi keterampilan adalah kemampuan mengubah sesuatu yang ada menjadi apa yang dikehendaki sesuai dengan rencana. Di satu pihak ia mampu mengendalikan diri. para pemimpin memiliki sikap tegas dan berani memberi arah. III. Keseluruhan sikap di atas yang teramati oleh orang lain membuat mereka unggul dan dipercaya orang. Selama proses itu yaitu dua tahun ia mendisiplinkan dirinya untuk tidak tidur berbaring. Mereka terus giat belajar dalam keadaan yang sulit dan miskin fasilitas sekalipun. namun di pihak lain ia harus mampu untuk diam. ia juga harus mampu tetap menjaga konsistensi dan keteguhan pendirian. sang mulut emas.

Tim kerja yang baik harus memiliki kemampuan mengambil keputusan secara runtut dan masuk akal. bangunan. dan kesadaran saling menopang yang akan menuju pada produktivitas yang tingkatnya lebih tinggi. Artinya. baik untuk dirinya maupun untuk orang lain. orang belajar untuk meningkatkan entusiasme kerja. maupun secara massal. Seorang pemimpin perlu memiliki keterampilan berkomunikasi secara interpersonal. Oleh sebab itu. cara kerja. dimana kompleksitas organisasi dan hubungan antara manusianya cukup tinggi. dapat tepat mencapai sasaran serta menggunakan porsi yang dikehendaki. Keterampilan dapat juga disebut sebagai suatu daya transformasi yang memungkinkan seorang pemimpin menjadikan apa yang tersedia menjadi sesuatu yang bermanfaat. menyimak orang lain. menggunakan komunikasi yang memungkinkan terjadinya sinergi.hubungan antar rekan. atau menangani konflik. Suatu hal yang membedakan dunia sebelum ini dengan zaman ini adalah manusia harus semakin bergantung satu sama lain. Keterampilan pengambilan keputusan antara lain menolong orang untuk membedakan antara informasi dan persepsi atau tafsiran tentang informasi tadi. Kegunaan keterampilan nyata dalam beberapa hal: mencari data. cara ber-organisasi. Cara mengubah atau menjadikan ini adalah proses pengubahan yang paling efektif dan efisien. kompetensi. dana. Keterampilan pengambilan keputusan . Untuk situasi komunitas Asia. dalam kelompok. salah satu keterampilan kepemimpinan yang paling mendasar untuk dunia modern adalah keterampilan untuk mengelola hubungan dengan baik. maka sangat dibutuhkan keterampilan kepemimpinan yang menghasilkan hubungan baik tadi. Untuk menyokong hal tadi sebuah keterampilan lain dibutuhkan. adalah keterampilan menggalang tim kerja yang mampu bekerja sama (dan bukan cuma sama-sama bekerja). menjelaskan sudut pandang kita. mengubah sudut pandang orang. informasi. dan sebagainya. Akibatnya. Keterampilan lain yang sangat penting terutama agar dapat menciptakan sinergi dalam lingkup kerja.

Kepekaan apakah yang seorang pemimpin perlu kembangkan dalam ia membaca dirinya sendiri? Pertama-tama. memotong rambut. Pemimpin dan sensitivitasnya Seorang pemimpin harus memiliki radar yang tajam. di samping keterampilan yang bersifat teknis spesifik. terutama dalam situasi konflik dan persaingan ketat di tengah masyarakat yang majemuk. . Bila ia tergopoh-gopoh. mengaudit pembukuan. bahkan menentukan prioritas-prioritas kita. seorang pemimpin di dalam konteks Indonesia pada khususnya harus mampu memiliki keterampilan untuk mencari alternatif dan kerangka yang lebih besar. mengecat. sama seperti seorang pembaca radar yang ingin cepat-cepat pulang. Kepekaan ini hanya muncul kalau seorang pemimpin senantiasa peka terhadap dinamika yang ada di dalam dirinya sendiri. Pertama: jenis-jenis keterampilan untuk merumuskan apa yang mau dicapai bersama dalam jangka pendek. penuh dengan kekuatiran atau merasa kurang. Tanpa kepekaan ini ia akan mudah jatuh ke dalam bias dalam menangkap hal-hal di sekitarnya. Bila keterampilan kepemimpinan dihasilkan. Keseluruhan jenis keterampilan yang diuraikan di atas dapat disimpulkan ke dalam tiga jenis yang sangat dibutuhkan dewasa ini. Ada yang memahami dunia sebagai arena. dan lain-lain.membuat kita mampu mengenali alternatif atau pilihan-pilihan. maka kepekaan tadi sulit muncul dan menjadi berguna. Akhirnya. Setiap orang memiliki suatu gambaran tentang dunia dimana ia berada. IV. Namun radar ini atau kepekaan seorang pemimpin hanyalah berguna kalau dirinya tenang. mengukir es. kepekaan atas asumsinya tentang gambar dunia atau kepekaan pada world view nya. Kedua: jenis-jenis keterampilan dalam proses mengajak orang lain untuk menyusun tahap-tahap kerja sama serta pelaksanaannya Ketiga: jenis keterampilan untuk mengelola diri sendiri dan memberikan kontribusi yang tepat pada waktu yang tepat. seperti keterampilan memasak. bersama dengan sikap yang seharusnya. maka seorang pemimpin tumbuh melalui pengalamannya bukan saja untuk menjadi semakin handal dan terampil namun tumbuh pula dalam kebijaksanaannya (wisdom/hokma).

Adapula yang menggambarkannya sebagai rimba yang menakutkan. tiap budaya memiliki apa yang dianggap bernilai. Tugas Sehari-hari Pemimpin dalam Menangani Perubahan • Tugas Sehari-hari Pemimpin dalam Menangani Perubahan Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Buku ke 4 Tugas Sehari-hari Pemimpin dalam Menangani Perubahan . Bagaimana dengan kepekaan budaya? Tanpa disadari budaya merupakan bagian hidup. Tanpa pernah hidup dan berkecimpung dalam budaya lain. Kemudian lebih dalam lagi. Sadar atau tidak hal ini akan menentukan arah kerja. sentuhan pipi. hubungan-hubungan serta tindakannya. budaya tercermin di dalam perilaku orang. seorang pemimpin juga perlu peka terlebih dahulu pada kadar harga diri dan gambar dirinya. seperti warna dan penampilan. Ketiga. Kedua adalah bahwa seorang pemimpin harus peka tentang apa yang ia anggap bernilai di dalam hidup. Keseluruhan kepekaan tadi akan membuatnya peka terhadap persepsinya sendiri dibandingkan dengan realitas yang ditangkap oleh persepsi itu. Keempat. ia perlu peka juga terhadap ambisi dan kebutuhan diri pribadinya. sampai menggosok-gosok hidung). seringkali orang tidak menyempatkan diri untuk menilai budayanya. Ia perlu peka bagaimana gambaran yang hidup dan ia gunakan ini mempengaruhi keputusan. warna yang dianggap "mencolok" di suatu budaya dapat dianggap sangat pantas dan lumrah di budaya lain. Budaya tadi tercermin di dalam hal-hal yang kasat mata. besarnya upaya. dan tingkat resiko yang akan diambil seorang pemimpin di dalam pekerjaannya. atau sebuah perjalanan pulang. Misalnya. Masih lebih dalam lagi. perilaku dalam memberi salam (dari sentuhan jari. suatu mal yang menarik. Misalnya.

satu per satu tantangan yang datang dapat diatasinya. Perusahaan terus menerus mencatat keuntungan yang besar. namun tanpa disadari banyak biaya pengeluaran yang tidak diperlukan terus mengalir. Di dalam perusahaan yang penuh suasana kekeluargaan itu. manajer. Semua staf dan karyawannya sangat menyayangi tokoh yang dihormati orang di kota bahkan di daerah itu. Tak terasa sepuluh tahun berlalu. Kini perusahaannya memiliki delapan buah toko dengan 300 lebih karyawan. Namun ke tujuh orang tadi tidak saling bekerja sama. Pengelolaan seluruh toko ditangani oleh tujuh orang manajernya yang telah terlatih dan teruji. sang pemimpin dan sekaligus pemilik toko ini menjadi bapak.Daftar Isi Pemimpin dan Perubahan 1 Pemimpin dan Perubahan Makro 3 Wujud Perubahan Sengaja 7 Bagaimana Pemimpin Menghadapi perubahan 12 Perubahan Dan Pemeliharaan Budaya Organisasi Serta Nilai Yang Dianut 15 URUSAN SEHARI-HARI PEMIMPIN DALAM MENANGANI PERUBAHAN PEMIMPIN DAN PERUBAHAN Sebuah toko kecil dengan 80 karyawannya menjual berbagai pakaian sederhana di sebuah kecamatan. Sementara itu sang pemimpin masih menangani . bahkan saling bersaing. mentor dan juga manajer public relation.

Pemilik dan staf serta karyawannya terjebak ke dalam suasana yang tidak menyenangkan tanpa ada yang menyadari apa yang sebenarnya sedang terjadi. Sang pendeta dan majelisnya memilih seorang tua yang berdedikasi tinggi serta berpendidikan SMP untuk . penulis menikmati makan malam dengan pemilik perusahaan dan para manajernya. tanpa sengaja terlontar komentar dari seorang rekan yang ikut hadir: "Anda semua masih bersikap dan berpikir sebagai pemilik dan manajer yang menangani sebuah perusahaan kecil. Semua masalah yang kini hadir sebenarnya disebabkan karena." Hari itu sang pemilik dan stafnya pulang dengan pemikiran bahwa suatu rentetan perubahan besar sudah terjadi dan mereka tidak menyadarinya. Tidak ada hal yang besar. Agaknya Anda tidak sadar bahwa Anda sudah memimpin sebuah perusahaan dengan omzetnya berpuluh milyar. Lambat laun muncul berbagai masalah yang menggerogoti perusahaan ini. namun suasana kerja dan kesukacitaan digantikan dengan kejenuhan. Mendengarkan diskusi mereka tentang berbagai-bagai hal sepele dalam pengelolaan toko. yang Anda bicarakan adalah urusanurusan teknis di tingkat karyawan. Pada suatu hari.bisnisnya seakan ia masih memiliki 80 karyawan saja. perusahaan ini membutuhkan sebuah kerangka pikir kepemimpinan dan skil serta sikap kepemimpinan yang baru. Sebuah jemaat mulai dengan 100 orang.

wartawan. rekonstruksi politis atau kegoncangan sosial dan ekonomi. Semua berpangkal pada ketidak rapihan administrasi kantor. The 500 Years Delta. ia berhadapan dengan perubahan-perubahan. majelis dan kepala kantor. Apa yang terjadi? Dalam pesatnya perkembangan jemaat tadi. jemaat itu memiliki 700 warga. Sepuluh tahun selanjutnya. Jelaslah. Sebagai hasilnya. Mereka yang memiliki akses pada data base yang beragam telah menuliskan pandangannya tentang pola perubahan tadi ke dalam buku-buku yang terkenal seperti The Secular City. atau pengamat yang tajam telah menuliskan berbagai pembahasan mengenai perubahan tadi. Namun lebih dari itu. Megatrends. Perubahan memang terus menerus terjadi dalam segala aspek kehidupan. staf kantor tidak lagi mampu mengikuti tuntutan yang ada karena keterbatasan skilnya. Material Revolution. Pendorong perubahan tadi dapat berupa teknologi. Tingkat kesalahan dalam pelayanan juga semakin tinggi. bahwa ia kini menangani jemaat yang besar dan penuh dengan berbagai kebutuhan. semakin banyak keluhan dilontarkan pada pendeta. orang itu tidak mengubah sikapnya. Bahumambahu mereka bekerja sebagai tim yang tangguh dan bergairah. lima tahun kemudian. Semakin besar jemaat.menangani kantor gereja. Global Mind Change. sang pendeta menangani 1200 warga jemaat. The Third Wave. Para pakar. selama seorang pemimpin menjalankan tugasnya. The .

John Naisbitt. bahkan Francis Fukuyama. kata perubahan dapat dipahami secara berbeda-beda bahkan secara bertentangan.Knowledge-Value Revolution (Chika). sebagai akibatnya. dan strategi dalam menjawab tantangan eksternal. berbagai pimpinan dan Anda berkenalan dengan nama-nama seperti. atau Peter Senge. Karena perubahan tadi sangat terasa dan dipahami berbeda-beda. Tom Forrester. Peter Senge menuliskan bahwa "Kini dalam organisasi. Para pemimpin seringkali bertindak sebagai ranting anggur tadi agar visi organisasinya tercapai walaupun rintangan dan kesulitan muncul terus menerus. or The Great Disruption. Semua tokoh tadi membahas perubahan besar yang sedang kita alami. pesaing atau struktur pasar bahkan perubahan sosial dan politis. mengubah jalur lurusnya. Taichi Sakaiya. pelanggan. cara pandang." Perubahan digambarkan bagai sebuah ranting anggur mencoba mencari jalan ke arah matahari. Perubahan dapat berarti perubahan eksternal dalam bentuk perubahan teknologi. Harvey Cox. Arti sebenarnya secara harafiah dari kata "Perubahan" dalam bahasa Perancis kuno adalah "membengkokkan atau berbelok. Perubahan juga dapat berarti perubahan dinamika internal seperti perubahan organisasi. maka . Alvin Toffler. Willis Harman. menyimpang ke kiri dan ke kanan agar sinar matahari dapat dinikmatinya. praktek kerja. Secara mendadak.

bahkan agama sekalipun. Demikian pula pandangan tentang bumi sebagai pusat tata surya. kini sudah usang. seorang pemimpin. Mereka sudah berada di tahap puncak pertumbuhannya. Misalnya. terjadi berbagai perubahan yang bersifat alami. pengikut. pemahaman tentang dunia yang dianggap sebagai suatu piring datar dan memiliki tepi. proses belajar ini muncul terutama karena dorongan perubahan. seperti Anda kenali. Perubahan serupa ini terjadi pula dengan sebuah kota. pola pikir. Perubahanperubahan alami serupa ini terjadi pada hidup pribadi Anda. Di dalam contoh kita.seorang pemimpin perlu memahami bagaimana perubahan terjadi serta bagaimana menanganinya. seperti siklus hidup atau life-cycle. teknologi. atau orangorang lain yang terkait dengan organisasi atau komunitas kita. . perusahaan di kota kecil tadi mengalami perubahan siklus yang tidak disadari oleh pemilik dan seluruh stafnya. Menurut seorang psikolog yang bernama Piaget. Lebih abstrak lagi. suatu masyarakat. Pemimpin dan Perubahan Makro Di dalam lingkungan makro. kini semakin banyak ditinggalkan orang dan digantikan dengan paham baru bahwa semua manusia saling terkait dan unik dalam paradigma masing-masing. paham yang membedakan manusia sebagai kafir atau beriman. Hal ini selaras dengan apa yang telah sering dicatat bahwa belajar merupakan salah satu kata kunci yang menentukan keberhasilan kepemimpinan.

Apa yang harus seorang pemimpin lakukan terhadap perubahan alamiah itu? Terhadap perubahan yang mengikuti siklus hidup tadi. masih ada perubahan yang sifatnya berbeda dari siklus tadi. Apa yang dilakukan oleh Thomas Alfa Edison adalah suatu terobosan yang membuat dunia berubah dengan dahsyat sehingga terjadi loncatan sejarah peradaban. Anda mungkin juga sudah ikut melakukan beberapa . Di samping perubahan karena siklus alami tadi. seorang pemimpin perlu senantiasa meneliti dan mempelajari pada tahap mana dari siklus itu ia dan pengikutnya berada. Perubahan ini muncul karena terobosan-terobosan berupa suatu proses transformasi atau pengembangan sengaja yang memungkinkan berbagai potensi muncul dan berkembang. Demikian juga yang dilakukan oleh Abraham Lincoln dengan penghapusan perbudakan. ia perlu meneliti kalau-kalau cara memimpinnya tidak lagi cocok untuk suatu tahap baru dari kehidupan organisasinya. Disamping itu. padahal mereka sudah berada pada tahap uzur dimana dana justru harus dihemat. orang memiliki kompas untuk mengarungi arus perubahan yang ada. Orang-orang seperti Marshall MacLuhan dengan tajam membaca pola yang muncul dari berbagai perubahan tadi. Dengan menyadari pola tadi. Berbagai terobosan baru kini juga muncul. Akan sangat fatal bila ia mengira bahwa organisasinya masih berada pada tahap pertumbuhan yang membutuhkan banyak dana.

pada tingkat makro. Sebagai hasilnya. kekuatan pengaruh globalisasi merajalela. lingkungan hidup. kekuatan turbulensi politik dan sosial yang dilakukan secara sengaja melahirkan berbagai faktor pembawa pengaruh ke dalam berbagai organisasi kita. Teknologi komunikasi. otonomi daerah. bila kita teliti. Mulanya mereka memisahkan hidup pribadi dari hidup publik. Mereka juga memisahkan hal-hal spiritual dari hal sehari-hari. ada pula perubahan yang menyangkut perubahan dalam spiritualitas manusia modern. ada sekurangnya ada empat jenis perubahan yang dilakukan dengan sengaja. Kedua. dan keamanan menjadi topik besar dalam ruang kerja pimpinan berbagai organisasi dan komunitas. Manusia modern tinggal di dalam budaya yang sangat dipengaruhi peradaban perkotaan sehingga mereka senantiasa tergesa-gesa dan optimis terhadap pilihan-pilihan baru di dalam hidup. Perlu disadari bahwa dalam wujudnya. Faktorfaktor itulah merupakan pendorong perubahan. para pemimpin sering menghadapi . Kini secara perlahan muncul kalangan terdidik yang mencari makna dari hidup serba terpisah tadi. Karenanya. Kemudian mereka memisahkan dunia kerja dan keluarga. berbagai isu. seperti demokratisasi. Ketiga. Teknologi pengolahan informasi juga menjadi pendorong perubahan yang lain.perubahan serupa itu. hak karyawan. dan dunia seni menyatu. dunia rekreasi. Pertama.

Nilai tukar dollar terhadap mata uang lokal merupakan salah satu faktor. Keempat. Dengan demikian dapat disimpulkan dalam skema di bawah ini 4 jenis perubahan yang harus dicermati oleh seorang pemimpin baik untuk hidup pribadinya maupun untuk organisasi atau komunitasnya. sekurangnya kita mengamati adanya tiga macam jenis perubahan yang dilakukan . PERUBAHAN LINGKUNGAN MAKRO PERUBAHAN MIKRO/INTERNAL ORGANISASI PERUBAHAN ALAMIAH: SIKLUS HIDUP PERUBAHAN SENGAJA/ TEROBOSAN Wujud perubahan sengaja di tingkat makro Ditinjau dari wujudnya. ada perubahan yang muncul di bidang ekonomi sehingga menghasilkan berbagai faktor yang mempengaruhi organisasi kita. Demikian juga masalah perubahan zona perdagangan bebas atau munculnya Cina sebagai kekuatan ekonomi raksasa di dunia.pertanyaan tentang makna dari kegiatan dan tujuan organisasinya.

Orang semakin vokal. dan akhirnya terbentuklah sejumlah kecil orang yang terus menerus menjadi vokal dan ditonton oleh mayoritas penduduk yang diam. Bila di tahun 50an. Sebagian besar anggota masyarakat kembali bersikap diam. para pemimpin bisnis botol dan pengikutnya menyepelekan bahaya saingan wadah baru yang muncul. Orang banyak semakin berani dalam menyampaikan berbagai pandangan yang saling berbeda. Di dalam dunia bisnis. atau organisasi agamapun semakin banyak yang berusia lebih muda. para pemimpin dunia berusia cukup lanjut. perlahan-lahan terjadi pergeseran. bisnis. Di Illinois terdapat sebuah kota yang hidup dari beberapa pabrik pembuat botol. Ada perubahan yang bersifat lambat dan berangsur-angsur.dengan sengaja di dalam dunia modern. kota dimana pabrik- . Seringkali perubahan serupa ini tidak kasat mata serta sulit teramati dan disadari. Akibatnya. Namun perlahan-lahan terjadi pergeseran. Namun ketika muncul kemasan baru berbentuk alumunium can atau kotak karton kecil. Contoh yang paling jelas adalah perubahan usia rata-rata para pemimpin di dunia dalam abad yang lalu. Para pemimpin negara. Perubahan yang juga terjadi di Indonesia ialah dala 3 tahun sejak tahun 1998. hanya dalam satu dekade. Botol-botol ini dipergunakan untuk menampung berbagai jenis minuman ringan. suatu perubahan yang sifatnya berangsurangsur dapat membuat suatu bisnis hancur total bila tidak dicermati.

Berbagai orang yang ingin membantu orang lain melakukan hal itu. Namun ketika departemen pendidikan pemerintah membahas kemungkinan mengubah sistem pendidikan negeri itu. Jadi. . Sayang sekali mereka tidak melihat bahwa pemerintah sebenarnya masih membutuhkan banyak mitra.pabrik botol itu berada menjadi kota yang mati karena hampir seluruh pabrik botol disana gulung tikar karena industri botol minuman ringan beralih ke industri kemasan lain. Di sebuah negara. suatu perubahan yang berangsur-angsur dapat membuat orang kehilangan motivasi dengan mudah. Tanpa kebiasaan ini seorang pemimpin menjalani tugasnya bagaikan seorang nahkoda kapal yang tidak rajin memeriksa peta dan kompasnya. sebagian besar organisasi sukarela tadi kehilangan pekerjaan dan motivasinya. seorang pemimpin harus terus menerus meneliti lingkungan mikro dan makro serta membandingkannya dengan situasi sebelumnya. tidak ada orang yang perduli. Dalam dunia sosial. Kita dapat mengenali adanya perubahan yang berangsur-angsur bila sebagai seorang pemimpin terus menerus kita mengamati perubahan dalam jangka panjang. Akhirnya ketika pemerintah tersebut sungguhsungguh melakukan pembaharuan di dalam sistem pendidikannya sehingga sistem tadi menjadi sangat efektif. muncul banyak organisasi swadaya masyarakat yang misinya adalah mengajar orang membaca dan menulis.

Perubahan kedua adalah suatu perubahan yang merupakan loncatan dahsyat. penghapus. demikian juga spread sheet dan berbagai program dengan grafik yang indah. Para sekretaris dalam cerita di atas gagal menyadari bahwa komputer adalah suatu loncatan dahsyat dalam sejarah manusia. Perubahan ini seringkali disangkali orang karena cenderung membuat orang merasa takut tidak dapat menyesuaikan diri Mereka mengecilkan makna perubahan tadi atau dampaknya. Tak lama kemudian.2. dan terlalu banyak fiturnya. Demikian juga televisi yang nyatanya kini mengubah jam tidur. Tanpa disadari mereka sudah tertinggal sangat jauh sehingga merasa tidak lagi mungkin mengejar perubahan yang terjadi. ketika program data base muncul. Banyak diantara mereka memberikan protes keras karena setelah bekerja 20 tahun mereka diharuskan mengikuti kursus penggunaan program Word atau sejenisnya. pola berpakaian. . dan kecepatan tinggi. kurang bersuara. juga para sekretaris tadi dengan sinis mengatakan bahwa produk ini hanyalah mesin ketik yang lebih canggih karena diberikan layar. Banyak sekretaris merasa bahwa mesin ketik baru ini tidak enak. pola komunikasi di rumah dan pendidikan anak. Contoh yang paling jelas adalah ketika mesin ketik manual digantikan dengan mesin ketik electric yang mampu menghadirkan berbagai jenis huruf. Beberapa saat kemudian ketika komputer mulai hadir. terpanalah mereka.

Loncatan-loncatan yang dahsyat dapat disadari hanya bila orang meneliti berbagai perubahan yang ada dan mulai memperkirakan polanya dan dalam hal apa loncatan akan terjadi. Hal ini merupakan tugas seorang pemimpin. sang pemimpin berupaya mendapatkan gambaran keseluruhan mengenai apa yang sedang terjadi dan polanya. Salah satu caranya ialah dengan menyimak pada percakapan dari pakar-pakar atau orang-orang yang merupakan ahli di dalam bidang yang berbedabeda. Sepintas lalu. Kemudian. dunia dua puluh tahun yang lalu berbeda dengan dunia kini dalam beberapa hal melalui kehadiran: MTV Komputer Internet Animasi VCD dan DVD player Microwave Makanan suplemen Globalisasi Demokratisasi Aids Handphone Terorisme .

Walaupun demikian bila kita teliti secara mendalam. Pembahasan tentang hal ini tidak terjadi terus menerus namun juga tidak bersifat musiman. . korupsi. Di kemudian hari kelanjutan perubahan ini muncul lagi. Semakin lama orang semakin sadar walaupun belum tentu muncul jalan keluar nyata dari masalah ini. Hanya orang-orang yang pengamatannya tajam dapat mengenali keseluruhan pola yang muncul serta dampaknya. Dalam melakukan tugas kepemimpinan. salah satu hal yang sulit ditangani adalah mengenali perubahan jenis ini serta menentukan cara menanganinya. dan sebagainya. Contoh dari perubahan jenis ini adalah masalah ketidak puasan orang terhadap pola pendidikan yang terjadi di negeri ini. Perubahan ketiga adalah perubahan sengaja yang bersifat intermitent atau sesekali. kemudian lenyap kembali. percakapan dan sorotan tentang pendidikan ini terus muncul semakin lama semakin sering dan dalam. 3. Perubahanperubahan seperti ini terus hadir namun seakan tidak sinambung atau terkait.Tiap-tiap pemimpin dalam organisasi atau komunitasnya tentu harus berhadapan dengan dampak dari salah satu faktor di atas entah dampak baik atau dampak buruknya. Demikian juga masalah pajak. Ada saatnya ia muncul. Salah satu cara terbaik adalah dengan secara teratur menyimak percakapan para tokoh yang terbiasa membuat analisis makro tentang trend yang terjadi. lalu lenyap.

bagaimana akibat dari kupu-kupu yang musnah di Selorejo misalnya. Contohnya.4. Anda menangani suatu organisasi yang . Namun dampak dari perubahan yang ada tadi sangat tersembunyi. Tahap ini tahap survival atau bertahan hidup.. Pada saat seperti ini kepemimpinan Anda akan sangat menentukan. Sementara itu lingkungan mikro organisasi Anda sendiri terus berubah. Bila tahap ini dilewati. Pilihan lain ialah musnah dalam masa ini. Chaos bukan berarti suatu perubahan yang tidak ada polanya sama sekali. Ada saat Anda mungkin harus memimpin suatu organisasi yang masih baru lahir. namun menjadi ahli dalam menyimak pada pakar yang tepat dalam urusan perubahan ini serta menjadi ahli dalam melibatkan pengikutnya untuk mengenali dan menangani perubahan yang dihadapi. terkait dengan kerusakan pola lingkungan yang berbahaya bagi ikan mujair di Majalaya? Sekali lagi. Mengenal perubahan siklus organisasi Perubahan yang ada di lingkungan makro organisasi atau suatu komunitas yang Anda pimpin merupakan hal yang sering terjadi dan perlu ditanggapi. Perubahan jenis yang keempat adalah perubahan sengaja yang dikenal dengan nama chaos atau kekacauan. dalam menyimak perubahan dan dampaknya bagi apa yang ia sedang lakukan seorang pemimpin tidak perlu menjadi ahli perubahan.

berada di dalam masa pertumbuhan awal. Kalaupun mereka melihatnya. Anda harus terus menerus mengadakan berbagai perubahan. mereka cenderung tidak memiliki sense of urgency atau rasa urgen untuk menyikapi perubahan di dunia makro atau pada siklus organisasinya. Anda harus berhadapan dengan manusia yang seringkali tidak suka berubah karena sudah merasa nyaman dengan apa yang ada. Untuk tiap masa itu. Berbagai biaya perlu dikeluarkan dan berbagai tenaga ekstra dicurahkan agar organisasi ini terus berkembang serta mampu memasuki masa pertumbuhan yang selanjutnya. Mereka menganggap bahwa kondisi organisasi mereka dan dirinya akan tetap aman tanpa perlu . dan formalisasi nilai organisasi Anda menjadi urusan besar. prosedur. Untuk tiap masa itu pula. Pada masa ini masalah struktur. baik makna perubahan tadi maupun arah dan dampaknya secara jangka panjang bagi mereka tidak disadari. Bila pada masa ini Anda berhasil. Memprakirakan Reaksi orang terhadap perubahan Anda Bagaimana sebagian besar orang bereaksi terhadap perubahan? Mungkin Anda berpendapat bahwa sebagian besar orang tidak melihat keseluruhan gambar dari perubahan artinya. sistem. mungkin Anda akan memimpin suatu organisasi yang mapan dan menikmati masa puncaknya.

penolakan ketiga muncul dalam wujud yang sering lebih brutal atau kasar berupa pemogokan dapat juga terjadi pada masa kini untuk semua jenis komunitas atau organisasi dari pabrik sampai gereja dan sekolah. namun mereka sudah lama kehilangan entusiasme. Respon penolakan terhadap perubahan yang dilaksanakan dapat terbaca pada turn-over-rate yang tinggi dari pengikut. Mereka yang tadinya dianggap paling loyal sering juga pindah ke organisasi lain bahkan ke organisasi para pesaing. Mereka melakukan tugasnya. . Lebih lanjut lagi. staf dan karyawan. bahkan mencapai targetnya. banyak pemimpin menganggap bahwa bila pengikutnya tidak siap berubah. menanggung waktu kerja yang panjang. Semua dikerjakan secara minimum. pemimpin menghadapi kesulitan berganda. maka untuk menghasilkan perubahan nyata cara yang terbaik ialah pendekatan kekuasaan atau pendekatan topdown. Sayang sekali.mengadakan perubahan walaupun dunia makro bergejolak. Dalam keadaan serupa ini. Seringkali hasil pendekatan topdown merupakan perubahan yang mahal dan superfisial karena tidak membuat seluruh pihak terkait ikut bergerak dan mengalami transformasi dengan sengaja. Respon penolakan kedua ialah dengan bekerja sebagai minimalis.

perubahan pada pola kepemimpinan Ketiga. ada suatu cara lain yang lebih baik. Dengan demikian fase untuk mengadakan sosialisasi tujuan dan makna perubahan menjadi fase yang panjang dan ditangani secara serius. prosedur. Seorang pemimpin yang berkarakter baik saja tidak cukup untuk menghasilkan corak kepemimpinan . Kemudian. khususnya pada nilai-nilai yang dianut bersama.Sebenarnya. Dalam paradigma pemimpin yang melayani. perubahan pada tingkat kualitas dan jumlah manusia yang terlibat Kedua. secara bersama pula dilakukan penugasan sehingga semua pihak mengatasi masalah ini secara terkoordinir serta merasa dilibatkan. perubahan harus disimak bersama dengan pengikutnya sehingga tercapai kesamaan persepsi tentang apa yang sedang dihadapi bersama. dan berbagai sistem di dalamnya Keempat. orang tidak menolak perubahan namun mereka menolak diubah. Mulainya ialah dengan menyadari kata-kata Richard Beckhard yang menyatakan bahwa pada dasarnya. Area dimana Pemimpin Mengadakan Perubahan Ada berbagai perubahan yang perlu dilaksanakan di dalam suatu organisasi atau komunitas dimana seorang pemimpin bekerja. Pertama. perubahan pada struktur organisasi. perubahan pada budaya organisasi.

Biasanya di dalam siklus suatu komunitas dan organisasi dibutuhkan waktu transisi dari seorang pemimpin yang memusatkan segala hal pada dirinya menjadi seorang pemimpin yang bersedia didukung namun sekaligus dibatasi oleh struktur. bila kepemimpinannya tidak didukung oleh suatu sistem. Hanya bila hal-hal tadi saling terkait dengan selaras. iaa perlu membentuk dan mengubah apa yang ada agar menjadi serasi dengan apa yang diidamkannya dan terbaik dalam mencapai misinya. Maka secara sengaja sang pemimpin harus merumuskan nilainilai yang harus dikembangkan di dalam organisasi yang dipimpinnya. Pertamatama. sistem yang terkait baik dengan kepemimpinan masih tidak cukup menghasilkan gerak dan transformasi bila budaya organisasi tidak dikelola dengan baik dan sengaja. Kedua. prosedur dan struktur organisasi yang efektif dan selaras dengan corak kepemimpinannya. Hal ini akan dibahas secara khusus karena merupakan hal yang tidak terlalu diperhatikan orang dan sekaligus juga tidak banyak dikenal oleh ahli-ahli. Efektifitas organisasi tadi terlihat dari bagaimana organisasi tadi mampu dengan lugas dan tepat menangani perubahan yang ada di dalam dirinya maupun yang datang dari lingkungannya. sistem dan prosedur organisasinya. . maka organisasi atau komunitas tadi akan menjadi efektif.yang mampu menggerakkan orang dan mengadakan proses transformasi.

SUASANA HUBUNGAN ATAU BUDAYA ORGANISASI Bagaimana kalau kebalikannya terjadi? Apakah yang akan terjadi bila hanya muncul suatu perubahan yang baik di salah satu faktor di atas? Kalau seorang pemimpin tidak mendukung struktur yang ada atau proses yang disepakati. Sebaliknya bila struktur yang ada menghimpit kreatifitasnya. ia akan berhenti menjadi pemimpin dan beralih menjadi manajer saja. struktur dan proses serta dukungan budaya organisasi yang cocok. strutur. maka timbullah berbagai kebingungan. Selanjutnya. DAN PROSEDUR IKLIM. tanpa kehadiran orangorang yang tepat di organisasinya. budaya organisasi atau iklim hubungan sangat menentukan bagaimana organisasi tadi memproses apa yang perlu ditanganinya. KEPEMIMPINAN SISTEM. STRUKTUR. Namun walaupun seorang pemimpin memiliki sistem. beberapa langkah ini dapat dijadikan pegangan di dalam melakukan perubahan .Secara ringkas dapat dikatakan bahwa bila kepemimpinan. Secara praktis. maka semuanya tetap akan sia-sia. maka keseluruhannya akan sangat handal dan efektif dalam menangani perubahan baik makro dan mikro. sistem dan prosedur serta budaya organisasi diubah sehingga terintegrasi.

Ada suatu rencana dan pelaksanaan sosialisasi perubahan 5. Adanya upaya dan keberhasilan mendapatkan dukungan formal mengenai perubahan di atas. Namun contoh pemimpin yang berhasil melakukan hal tadi tidak sedikit. Adanya pertemuan berkala dari team tersebut 4. nilai dan sasaran perubahan 2. tenaga dan dana untuk menghasilkan perubahan sesuai visi di atas 3. Ada suatu team yang anggotaanggotanya memiliki komitmen waktu. Adanya pengembangan team dengan memasukkan unsur-unsur lain di dalam organisasinya untuk mendukung perubahan 6. dan Cahyono di Indonesia atau Made Prastika merupakan suatu mercu suar . Penutup Perubahan merupakan hal yang sulit dikendalikan apalagi dilaksanakan. Cacuk. Nama-nama seperti Jonathan Parapak. Ada kejelasan visi.1.

Suatu masalah hadir karena . sehingga kerja mungkin tidak lagi terasa indah. Entah Anda melakukan pelayanan sebagai pemimpin team kecil. Bagaimana Pemimpin Mengambil Keputusan • Bagaimana Pemimpin Mengambil Keputusan Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Pasal 9 SERI KEPEMIMPINAN Bagaimana Pemimpin Mengambil Keputusan BAGAIMANA PEMIMPIN MENGAMBIL KEPUTUSAN Pendahuluan Salah satu tantangan berat yang dihadapi oleh berbagai pemimpin kini adalah arus masalah yang datang terus menerus. bisnis atau non profit. Umumnya definisi-definisi tersebut memiliki kesamaan tentang kandungan isi dan faktor-faktor suatu masalah. Keputusan yang tepat membuat masalah tadi terpecahkan dan kita mencapai apa yang diidam-idamkan. Jadi. masalah tetap tidak absen dari hidup Anda.bagaimana suatu perubahan dapat dilaksanakan. pemimpin organisasi atau pemimpin di masyarakat. Dalam bekerja. Bahkan waktu munculnya maslaah tidak dapat dikendalikan dengan mudah. bahkan menimbulkan tambahan masalah. Entah Anda melayani di dunia politik. kita tidak dapat menghindar daripadanya. Sebaliknya keputusan yang keliru akan memperparah masalah tadi. setiap saat masalah dapat menantang kita untuk mengambil keputusan. masalah selalu ada. Dunia memang memiliki banyak pasokan masalah yang dapat memasuki pelayanan Anda sebagai pemimpin. Apakah definisi masalah itu? Banyak definisi telah diajukan tentang hal ini.

Konsep: masalah. KARENA KEPUTUSAN YANG KELIRU (KARENA KEGAGALAN MEMILIH ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH YANG BAIK) MAKA PERJALANAN YANG MESTINYA DAPAT TERSELESAIKAN DALAM 2 TAHUN. 2. Sejarah mencatat fakta seperti ini: Apa yang terjadi? Seringkali. Anda harus memimpin mereka. 3. Untuk dapat menghindarkan diri dari pengambilan keputusan yang terburu-buru dan subjektif beberapa hal perlu disadari sebagai landasan dasar pendekatan. dan kesehataan orang banyak tadi. Menyerahnya angkatan laut Itali kepada kekuatan sekutu yang jauh lebih kecil dari mereka adalah suatu contoh kesalahan fatal tersebut. Adanya kemungkinan penyelesaian masalah bila perumusannya benar. Sementara itu. dengan tujuan yang ingin diraih atau standar yang ingin dicapai. dalam menghadapi berbagai masalah tersebut. atau dapat pula mencari koalisi dengan bangsa lain yang lebih besar. memang proses ini lebih panjang dan makan waktu. proses pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif pemecahan masalah untuk mendapatkan penyelesaian yang terbaik. namun kemungkinan kesalahannya dapat diperkecil. seorang pemimpin atau orang-orang di sekitarnya terlalu cepat menyimpulkan dan mengambil pilihan tindakan. Bila dilakukan secara nalar. Anda perlu menentukan bagaimana memenuhi kebutuhan makanan. pilihan. atau mengajak mereka beristirahat.1. titik berangkat. Sebenarnya.000. Adanya halangan dan kesulitan untuk menjembatani kesenjangan itu. BARU RAMPUNG DALAM 40 TAHUN LEBIH. akibatnya perusahaan Jepang leluasa menguasai dunia.000 orang yang baru dibebaskan dari perbudakan di Mesir menuju ke Kanaan. pengambilan keputusan. Adanya gap atau kesenjangan antara kenyataan. Anda dapat mengorganisir mereka. keamanan. Pertama ialah . dan tujuan Bayangkan ada sebuah perjalanan yang harus dilakukan oleh sekitar 3. Contoh lain ialah bagaimana pabrik-pabrik sepeda motor di Eropa memutuskan untuk mengabaikan produk sepeda motor Jepang di tahun 1970an. Anda dapat mempercepat langkah mereka. Berulang-ulang sejarah mencatat kesalahan serupa ini dan akibatnya yang fatal. melalui beberapa seri pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah di tahun 1500 SM.

· Tingkat kemampuan/skill pengamatan yang dimiliki. Pertanyaan sebagai alat: Alat yang menjadi prasyarat proses pengambilan keputusan adalah kemampuan dan keberanian untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang tepat. antara fakta dan tafsiran atau pendapat mengenai fakta tadi. "kata Peter Drucker. Seorang penjahit yang berjalan bersama seorang arsitek di Jakarta akan memperhatikan hal-hal yang terkait hanya dengan pekerjaan mereka. 2. Kualitas skill ini yang dimiliki seorang pemimpin akan tergantung pada sikap. "Kemampuan mengajukan pertanyaan yang tepat merupakan titik berangkat dan 50 persen keberhasilan penyelesaian tugas manajerial yang benar. Kesulitan untuk mendapatkan fakta yang benar-benar terjadi untuk membedakannya dengan tafsiran disebabkan oleh: · Karena corak budaya tertentu dimiliki oleh para pengambil keputusan sehingga menimbulkan prasangka bersama. Fakta Sebagai Titik Berangkat Perumusan masalah dimulai dengan mengkaji fakta-fakta yang ada. Masalah yang sering muncul dalam pengkajian fakta adalah pemimpin dan orang yang ada di sekitarnya sering membaurkan fakta dengan tafsiran tentang fakta tersebut. atau kedudukan di masyarakat maupun posisi geografis akan sangat menentukan sudut pandang seseorang. 1. Kekuatan manajemen Jepang adalah pada hal ini." Kenapa? Pertanyaan yang benar dan berbeda-beda dapat menolong orang untuk tiba pada kejelasan masalah. atau suatu nilai yang dianggap sahih untuk semua situasi. Misalnya. Seringkali hal yang kedengarannya sederhana ini menjadi sumber kegagalan pengambilan keputusan yang benar.Anda harus mampu membedakan dengan tajam. Seorang yang mengambil keputusan sebagai kepala sekolah akan menggunakan pertimbangan yang berbeda dibandingkan bila ia mengambil keputusan sebagai pengurus sekolah tadi. Jadi hanya ada satu sudut pandang yang sang pengambil keputusan yakini benar. kejelian. serta hasil latihan yang ia miliki. seorang yang datang dari suku bangsa yang menekankan individualisme akan mengambil keputusan yang diwarnai nilai ini · Sudut pandang terhadap fakta terjadi karena posisi atau peran yang dimainkan oleh orang tersebut. Meningkatkan kemampuan ini dapat dilakukan dengan cara di bawah ini: Biasakan What mengajukan serentetan When pertanyaan: ? ? . Posisi dalam organisasi.

akan jatuh kedalam percakapan dan analisis yang berkepanjangan tanpa tindakan yang tepat. Kegagalan negara Indonesia menghadapi krisis dollar di tahun 1998 ketika Thailand sudah hancur terlebih dahulu merupakan contoh hal tadi. Karena itu. Bila benar. Langkah-langkah Jadi bagaimana? Secara umum ada tujuh langkah yang dapat dijadikan pegangan dalam menghadapi masalah: 1. Fakta yang terkait dan tidak terkait tentunya ditentukan oleh pembatasan kita tentang lingkup urusan tadi. Seorang yang mudah menganggap masalahnya sangat terbatas akan jatuh ke dalam myopia atau pandangan pendek dan terbatas. apakah masalah ini berada dalam wewenang Anda untuk menyelesaikannya. Dalam tahap ini tentukan juga siapa saja yang seharsunya perlu dikonsultasikan? 2.Where Who Why How ? ? ? ? Hal ketiga yang perlu dicatat ialah bahwa kemampuan menstrukturkan fakta dengan efisien yang dimiliki seorang pemimpin berkaitan dengan "muatan" pada memorinya. Parameter masalah perlu dipahami. Sejumlah fakta yang tidak terstruktur dan tidak saling terkait dapat membuat seorang pemimpin tenggelam dalam upaya analisis dan penentuan masalahnya. Tanyakan pada diri sendiri. Sejumlah pertanyaan perlu diajukan. Contoh yang jelas adalah bagaimana para produsen botol hancur dalam waktu pendek ketika kemasan botol plastik muncul dipasaran dan mereka mengabaikannya. . Seorang pemimpin juga kerap tidak bisa membedakan fakta yang terkait langsung dengan urusan kita dengan fakta yang tidak terkait dengannya. Kumpulkan fakta dan pisahkan dari interpretasi atau pendapat. Sebaliknya bila masalah tadi tidak berada di bawah wewenang Anda. Sebaliknya bila ia menganggap semua masalahnya sangat kompleks dan luas. 3. kemampuan ini akan terkait dengan kualitas pembelajaran dirinya. sampaikanlah adanya masalah pada yang berwenang. maka mulailah memasuki proses pengambilan keputusan lebih jauh. sehingga mengabaikan faktor-faktor yang tidak langsung berperan bagi organisasi atau komunitas yang ia layani.

kebijakan dasar. Ingatkan diri dan pengambil keputusan yang lain mengenai sistem nilai dan rambu-rambu kebijakan di dalam organisasi atau komunitas dimana Anda berada.. Masalah berstruktur . Jadikan ramburambu tadi sebagai acuan pilihan yang diambil 7. dana. Ajukan pertanyaan seperti ini berkali-kali "Mengapa begitu?" 4. Urgent bisa ditunda tunggal penanganannya karena merupakan masalah kronis Masalah potensial Penyelesaian tunggal Masalah berstruktur ganda Penyelesaian ganda Masalah tidak kentara strukturnya Penyelesaian.? 5. Analisis dan bila perlu cari tambahan fakta. dan batas wewenang dalam pelaksanaan.. Tentukan rencana pelaksanaan.3. Identifikasikan masalah utama atau masalah sebenarnya dari masalahmasalah ikutan atau turunan. batasan waktu. 6. rutin atau tidak terencana) a. team pelaksananya. (kompleks atau sederhana. Tentukan pilihan-pilihan penyelesaiannya. Ingatkan diri bahwa cara yang selalu digunakan sejauh ini tidak selalu merupakan cara terbaik di dalam menangani masalah pada hari ini. Tentukan berbagai pilihan-pilihan untuk melakukan penggarapan masalah ini. Misalnya tentukan jenis apakah masalah ini. Rincian secara jelas tentang beberapa dari langkah di atas akan dipapaprkan selanjutnya Fokus pada Perumusan Masalah b.

problem yang paling sederhana ialah problem yang elemen-elemennya kentara. Umumnya persoalan-persoalan seperti ini memiliki solusi/penyelesaian tunggal. dalam menghadapi masalah lebih baik terlebih dulu kita meneliti dan menangkap struktur masalahnya daripada isi masalah. sehingga informasi tambahan dibutuhkan untuk merumuskan masalah ini lebih jelas. Alternatif Penanganan/Pengambilan Keputusan Sebelum memasuki babak ini marilah kita tengok soal taxonomy dari masalah. Biasanya problem serupa ini memiliki berbagai kemungkinan solusi. Suatu solusi dapat hadir sebagai solusi tunggal. Sayang sekali taxonomy dari masalah diusulkan berbeda-beda oleh berbagai ahli. namun bisa juga muncul dalam rangkaian bersama solusi yang lain (multiple solution). seorang ahli dalam pola pikir. . Karena itu pengenalan pada alternatif-alternatif solusi merupakan hal yang penting. Suatu tindakan yang penting dalam penanganan masalah ialah mendapatkan kejelasan dari struktur masalahnya. Pengenalan ini dapat dilakukan dengan teknik brainstorming group. Untuk jenis problem yang lain mungkin informasi yang tersedia mengenai elemenelemen problem ini tidak cukup lengkap. budaya organisasi tertentu. Perumusan masalah juga terkait dengan sudut pandang. Penyelesaian dimulai dengan restrukturisasi elemen ini sehingga semakin kentara kaitannya. tujuan dan penyelesaiannya. yaitu melengkapi informasi secara efektif dan efisien. Jenis ketiga ialah masalah yang tidak terstruktur dengan kemungkinan adanya berbagai tujuan dan solusi. Problem-problem ini disebut sebagai problem diagnostik. Menurut Neimark. Kata kunci pada penyelesaiannya ialah pengenalan akan berbagai alternatif perumusan masalah. karena tekanan-tekanan waktu. Apakah ciri suatu perumusan masalah yang baik? Sebuah perumusan yang baik mengidentifikasikan semua elemen-elemen yang relevan. atau Delphi method. Struktur ini dapat dikenali dengan kita mengenali di dalam kelas mana masalah ini termasuk. kata kunci untuk menyelesaikannya ialah strategi optimalisasi informasi. elemen apa yang absen. walaupun ada solusi lain yang mungkin diajukan.Dalam banyak kasus. suatu masalah dirumuskan secara salah. dan elemen apa yang perlu ditambahkan. Menurut Neimark. Perencanaan Solusi Dalam proses perencanaan solusi beberapa faktor perlu dipertanyakan: Alternatif solusi yang bisa dikenali. Pada awal proses ini hendaklah dijaga agar tidak ada suara/pendapat yang diredam atau dikuburkan. Karenanya beberapa proses harus dipastikan hadir.

pelatih profesional 4. Contoh suatu kriteria ialah. dosen . "Apakah orang-orang bersedia menerimanya?" Pertanyaan ini penting karena suatu keputusan yang baik pun akan terbuang percuma apabila tidak ada orang yang bersedia menerima serta mematuhinya. seperti: 1. Alternatifalternatif yang dikenali dapat disaring lebih lanjut berdasarkan kriteria yang disepakati bersama. petinju 5. penyelam mutiara 2. RESIKO Bagaimana melihat suatu resiko akan berkaitan dengan sasaran dan hasil yang hendak dicapai. Juga kenali aspirasi atau keinginan dari mereka yang: · memutuskan · mempengaruhi keputusan · menjadi inisiator untuk memproses masalah tersebut · mereka yang mempergunakan hasil keputusan tadi Selain pengenalan pada kriteria.Kriteria yang akan dipergunakan untuk memakai alternatif-alternatif tersebut. Kenali juga dua jenis resiko yang mungkin dihadapi: resiko yang perlu diambil dan tak perlu diambil resiko yang dapat diperhitungkan dan sulit diperhitungkan Semua keputusan mengambil resiko tertentu ada resiko yang sangat tinggi. namun ada pula resiko yang bisa diperhitungkan. Untuk memiliki kesepakatan ini. body guard profesional 3. alternatif-alternatif yang ada perlu dikaji dengan mempertanyakan. Dalam hal ini terdapat 9 macam kemungkinan kombinasi antara hasil dan resiko. kami akan meneliti alternatif mana yang memberikan hasil yang terbanyak dengan cara yang murah serta jujur. tentunya diperlukan suatu proses tersendiri.

dan lain-lain Penilaian Ulang Setelah keputusan dan pelaksanaan dilakukan. Program komputer yang canggih untuk membantu proses pengambilan keputusan juga sudah diciptakan seperti Expert System. dan lain-lain. Faktor-faktor penentu yang akan dinilai harus diputuskan sejak awal dan tidak setelah pelaksanaan berjalan. supir mikrolet 9. supir ojek 8. memancing Pelaksanaan Pengambilan Keputusan Pelaksanaan pengambilan keputusan sering menjadi masalah karena keputusan yang mesti ditanggapi oleh banyak orang malah ditangani oleh sedikit orang. Keputusan yang seharusnya dapat ditangani oleh 2 . Hal sebaliknya juga sering terjadi. Jadi tentukan dulu cara pengambilan keputusan yang paling cocok dengan situasi dan masalah yang ada: solo tim musyawarah voting.3 orang diserahkan kepada sebuah tim yang terdiri dari 40 orang atau lebih. Dengan cara ini memang akan mudah terjadi debat yang hangat. pengetahuan. Yes . namun akurasi akan lebih terjamin. dan fakta. pengalaman. guru 7. Intuisi. Penutup Apa yang dipelajari sejauh ini merupakan suatu proses pemecahan masalah dan pengambilan keputusan secara sistimatis dan linear. Ada banyak cara lain yang bisa diterapkan.6. maka penilaian ulang perlu diadakan. Akibatnya timbul perdebatan yang tak henti-hentinya. Namun dalam prakteknya di dalam pelayanan di dunia ke-3 ada tiga faktor penting dalam proses pengambilan keputusan.

COCOK DENGAN SEMUA FAKTA Rumusan Masalah Periksa Taxonomy/jenis Terpisah dari Interpretasi? Fakta Terkumpul? Mulai Tidak LANJUTKAN PROSES Tidak Tinggi Medium Rendah Tinggi 1 2 3 Menengah 4 5 6 Rendah 7 8 9 BESARNYA HASIL Bagaimana Pemimpin Membuat Perencanaan • Bagaimana Pemimpin Membuat Perencanaan Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Pasal .

method untuk mencapai visi komunitas atau organisasi YANG Anda pimpin. Namun ketidakjelasan lintasan tadi akan sangat fatal karena membuat Anda tidak membawa bahan bakar yang cukup untuk tiba di pelabuhan yang ingin Anda tuju. Mengapa perencanaan merupakan suatu skill utama yang mutlak perlu dimiliki oleh seorang pemimpin? Misalnya Anda adalah seorang nahkoda kapal yang akan segera berlayar Ke Hongkong. artinya suatu pengelolaan man. adalah perencanaan kegiatan atau program jangka pendek. . Bila Anda tidak tahu dimana tempat itu berada bahkan tldak menyadari berapa waktu yang diperlukan. Kemudian masih ada makanan dan minuman serta air bersih yang harus dibawa. Pertama. maka Anda tidak akan mengetahui jumlah bahan bakar yang dibutuhkan serta berapa lama awak kapal akan bekerja untuk mencapai tujuan tadi. Anak buah anda harus menyiapkan bahan bakar secara maximum seakan Anda akan berlayar keliling dunia. bila Anda berlayar bahkan tanpa tahu kemana kapal akan dituju nanti. namun bila Anda memiliki sumber dana. dana. tenaga dan data untuk suatu urusan biasa. Kalau Anda memang kayaraya mungkln hal itu tidak memusingkan Anda. Bagaimana bila Anda memutuskan untuk segera berlayar tanpa anak buah Anda mengetahui dengan jelas lintasan yang akan dltempuh? Mereka akan terus menerus bertanya sepanjang perjalanan mereka dan mengganggu konsentrasi Anda. Dalam memimpin organisasi Anda jelaslah skill membuat perencanaan merupakan hal yang vital untuk dikuasai. Dalam hal ini kita menangani pengelolaan waktu. Bayangkan kondisi yang lebih buruk. manusia. Kedua adalah perencanaan strategis. perencanaan merupakan hal yang sangat menentukan keberhasilan Anda.10 SERI KEPEMIMPINAN Bagaimana Pemimpin Membuat Perencanaan CHRISTIAN LEADERSHIP NETWORK Table of Content PASAL 9 PEMIMPIN DAN PEMBUATAN RENCANA Bila kita berbicara tentang perencanaan. machine. tenaga. sekurangnya da dua jenis perencanaan yang harus masuk di dalam pikiran kita. dan daya yang terbatas.money. Betapa borosnya.

Bagaimana langkah membuat perencanaan? Langkah pertama dalam membuat perencanaan dimulai dengan Anda sebagai pemimpin mendapatkan suatu kejelasan idaman dari komunitas atau organisasi yang Anda layani." . Makna dari suatu pekerjaan atau suatu pengejaran ini merupakan hal yang semakin lama dibahas dengan sering karena. evaluasi dan tindakan-tindakan koreksi yang jelas. Tuhan Yesus menangani upaya penebusan manusia sehingga untuk fokus serupa itu Ia merelakan untuk tidak memiliki tempat membaringkan kepalanya. Contoh: "Menjadi suatu media massa yang bercorak Asia dengan pola pikir Asia dan memberitakan urusan-urusan penting Asia. untuk membuat pelaksanaan suatu perencanaan kita membutuhkan pengaturan waktu baik penjadwalan kerja dan evaluasi. Asumsi dasar yang kedua dari suatu perencanaan adalah bahwa seorang pemimpin dan komunitas atau organisasinya perlu memiliki fokus yang tajam. tanpa kejelasan makna dari suatu hal. Salomo terbeban untuk mendirikan Bait Allah dan karenanya. sulit bagi orang untuk memusatkan dan mencurahkan segenap enerjinya. dan Nuh mengerjakannya beberapa dekade serta memusatkan perhatiannya untuk urusan tadi. ia membiarkan pembangunan istananya sendiri tertunda-tunda. Raja terkenal. Sebagai contoh. Tokoh-tokoh tadi memberikan contoh bagaimana mereka memusatkan semua yang mereka miliki untuk suatu tujuan yang tajam.Namun apa artinya perencanaan? Asumsi dasar dari suatu perencanaan adalah orang tidak akan bekerja maksimum (termasuk Anda sebagai pemimpin) bila tidak ada kejelasan mengapa hal itu perlu dilaksanakan dan dikejar. Akhirnya. Dengan demikian mereka tahu apa yang perlu didahulukan dan apa yang dapat diabaikan. Visi adalah apa yang jadi peran organisasi atau komunitas Anda. Nama lain dari hal itu adalah visi organisasi. Asumsi lain dari suatu perencanaan adalah bahwa memiliki suatu fokus saja tidak mencukupi karena diperlukan juga suatu penataan tahap-tahap kerja dalam mengejar fokus tadi. Selanjutnya. tidak ada perencanaan tanpa monitoring atau pemantauan sepanjang pelaksanaan rencana. Allah meminta Nuh membuat bahtera. Paulus memfokuskan semua perhatiannya untuk menyampaikan berita Injil sampai ke ujung bumi.

Kejelasan ini janganlah hanya merupakan suatu hasil pemikiran dan pertimbangan pimpinan saja. Contoh: "Menjadi market leader di dalam industri majalah yang bersifat Asia dengan tiras 90 ribu eksemplar." "Menjadi sekolah dimana kreatifitas murid-muridnya diakui di dalam perlumbaan-perlumbaan internasional." Dengan adanya kejelasan visi dan misi. . Langkah ini dikenal dengan nama SWOT Aanalysis atau analisis kekuatan. kelemahan." Pada langkah kedua perencanaan. Mengapa hal itu yang dalam bahasa asingnya disebut "raison d'etre" atau alasan keberadaan organisasi atau komunitas ini penting? Contoh rumusan raison d"etre adalah:"Kita ada karena belum ada suatu organisasi yang menekankan kreatifitas dan peningkatan kinerja secara terukur di bidang pendidikan bahasa. Serempak dengan proses itu Anda juga menilai situasi di lingkungan kerja organisasi atau komunitas Anda. Tugas Anda adalah mendapatkan kejelasan apa yang hendak dicapai oleh organisasi atau komunitas yang Anda pimpin tadi secara nyata." "Meraih dan memulihkan 100 muda-mudi di kota-kota besar se Indonesia. maka kita perlu menyadari bahwa Impian atau idaman organisasi atau komunitas tadi perlu mendapat wujudnya. Di awal suatu perencanaan strategis yang besar. perlu juga dibahas bersama makna dari pengejaran yang akan dilakukan. Nama hal ini adalah rumusan misi organisasi."Menjadi tempat singgah kejiwaan para kawula muda yang tidak diterima dimana-mana". Langkah ketiga di dalam perencanaan adalah Anda meneliti kekuatan dan kelemahan komunitas atau organisasi Anda. kini Anda perlu ingat agar jangan terlalu cepat bergerak mengejarnya. hal-hal yang menjadi peluang dan hal-hal yang menjadi ancaman bagi komunitas atau organisasi Anda. "Menjadi komunitas dimana terjadi pemulihan diri"." Rumusan raison d'etre membuat Anda dan komunitas Anda memiliki suatu titik berangkat atau suatu jangkar yang jadi pegangan bersama ketika dalam perjalanan organisasi atau komunitas Anda terjadi perubahanperubahan sehingga orang banyak mengalami kehilangan makna. "Menjadi pusat pembinaan kader muda di kalangan Kristen Indonesia. peluang dan ancaman. tapi libatkan semua pihak agar mereka merasakan bahwa apa yang ingin dicapai itu adalah cocok dengan isi hati mereka dan suatu milik bersama yang berharga.

mendahulukan pembenahan kelemahan internal organisasi atau komunitas Anda serta sekaligus menangani ancaman yang hadir di masyarakat atau lingkungan luar dari organisasi atau komunitas Anda. Pilihan kedua ialah mereka mengabaikan penanganan kelemahan internal mereka. Pada pilihan yang kedua. organisasi ini akan menambah jumlah pelatih full time mereka dan melanjutkan pelatihan di mana-mana. b. yaitu salah satu di antara hal ini: a. Kedua pilihan tadi akan berakibat pada munculnya dua rangkaian program yang berbeda. c. Pilihan strategis di atas akan kemudian di jabarkan ke dalam serangkaian program yang direncanakan.Pada akhir langkah ketiga ini Anda menentukan pilihan strategi Anda. Contoh: sebuah organisasi Kristen yang melayani pelatihan kepemimpinan berjenjang harus memutuskan antara dua stretagi yang berbeda. Pertama. Untuk melakukan hal ini dengan baik. Pada pilihan yang pertama. beberapa catatan teknis di bawah ini perlu diperhatikan Tentukan dead-line atau batas waktu penyelesaian untuk setiap kegiatan. mendahulukan pembenahan di dalam organisasi. namun memaksimumkan kekuatannya. maka didaftarkan serangkaian program atau kegiatan agar pilihan strategis yang sudah diambil dapat dilaksanakan. mereka dapat membenahi kelemahannya sambil meraih peluang besar untuk pelatihan pengkaderan. . mereka akan mempublisir pelatihan mereka dan menyempurnakan modul-modul pelatihan mereka. dalam 3 tahun semua staf inti sanggup memberikan kursus tersebut pada staf junior. Atau. mendahulukan pengembangan kekuatan organisasi atau komunitas Anda secara maksimum dan sekaligus meraih peluang yang tersedia di dalam lingkungan masyarakat dimana organisasi Anda berada. Contoh: dalam 1 tahun seluruh staf selesai mengikuti kursus komunikasi efektif. yaitu menangani semua kelemahan dengan sekaligus meraih peluang yang ada. mendahulukan pengembangan kekuatan organisasi atau komunitas Anda serta sekaligua menangani ancaman yang hadir di masyarakat atau lingkungan luar dari organisasi atau komunitas Anda atau. d. Pada langkah keempat.

Jelaskan siapa saja yang akan menangani tiap-tiap bagian dari rencana yang akan dibuat (PIC = person in charge). KENAPA. Dapatkan kejelasan bagaimana kinerja akan dinilai serta kapan evaluasi akan diadakan. SIAPA. siapa yang harus ia ajak bicara dan mintakan pendapatnya. DAN BAGAIMANA. Bila Anda harus membuat perencanaan strategis yang lebih luas untuk keseluruhan organisasi Anda serta mencakup watu 5 tahunan atau lebih. kita sudah merencanakan untuk gagal. kami mencapai tujuan tadi dengan membuat unit-unit kerja yang independen dan mengadakan sinergi dengan unit kerja sejenis di organisasi lain. BAWALAH ENAM ORANG YANG SETIA UNTUK MENGAWAL ANDA SEBAGAI PEMIMPIN DALAM MEMBUAT PERENCANAAN. MEREKA ADALAH: APA.Tentukan juga bagaimana pendekatan terbaik untuk mencapai apa yang dituju. Misalnya. Akhirnya. Jangan lupakan indikator keberhasilan serta kegagalan yang akan diteliti untuk tiap kegiatan tadi. serta kepada siapa ia harus memberikan pelaporan hasil serta proses kerjanya. DIMANA. ingatkan orang-orang bahwa bila kita gagal membuat perencanaan. maka pendekatan tadi harus disertai upaya sengaja melakukan beberapa hal: Waktu yang panjang untuk perumusan visi Mendapatkan berbagai masukan mengenai pembacaan dan analisis situasi makro dan mikro dari para pakar Menjalani proses penentuan penentuan pilihan strategi Membuat proses penentuan skenario . KAPAN.

Cerita di bawah ini dapat menjadi suatu ingatan dan gambaran yang memperjelas maksud hal ini. Bumi menghasilkan tunas yang bertumbuh dengan sendirinya. bahwa yang kulihat dari bawah adalah sejumlah benang ruwet dan bukan sulaman yang masuk akal.. kebijakan. Jadi tugas kita adalah untuk mengenal batas akhir tanggung jawab kita serta batas awal penyerahan diri kepadaNya." . lanjutkanlah permainanmu. aku melihat ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai.Memperjelas penentuan key success factors atau penentuan faktor-fakltor kunci yang akan menentukan keberhasilan program Penentuan nilai-nilai yang dianut. evaluasi. RENCANA TUHAN PASTI INDAH Ketika aku masih kecil. Aku memberitahukannya. melihat ke atas dan bertanya. sementara ibu menyelesaikan sulaman ini. dan koreksi Di atas keseluruhan hal di atas Anda perlu saling mengingatkan bahwa tugas kita adalah melakukan apa yang jadi bagian kita dan membiarkan Tuhan melakukan bagianNYa sebagaimana sang penabur dalam Markus 4 menabur. menyiram dan memelihara lalu tidur di waktu malam. apa yang ia lakukan. Nanti setelah selesai.. Karena Tuhan mengaturnya demikian. Dengan tersenyum ibu memandangiku dan berkata dengan lembut "Anakku. kamu akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu di atas sehelai kain. dan standar interaksi Penentuan sasaran jangka pendek Penentuan tahapan kegiatan penentuan pelaksana Penentuan garis pertanggung jawaban Penentuan sistem monitoring.

tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan. Kemudian ibu berkata "Anakku.. dengan melihatnya dari atas kamu dapat melihat keindahannya." Dan aku membantah. aku mendengar suara ibu memanggil. Suatu saat nanti Aku akan memanggilmu ke sorga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu. Aku hampir tidak percaya melihatnya. karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet. mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah ?" Kemudian Allah menjawab. sebuah pola. "Tetapi nampaknya hidup ini ruwet." Waktu aku lakukan itu." Bagaimana Pemimpin Membuat Balanced Scorecard • Bagaimana Pemimpin Membuat Balanced Scorecard Share . Sekarang. dan duduklah di pangkuan ibu. dari bawah memang nampak ruwet dan kacau. dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu. mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih. Sungguh indah sekali. mari ke sini. "Anakku. aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah. "Hambaku.Aku heran. dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu di bumi ini.. begitu semrawut menurut pandanganku. Sering selama bertahun-tahun. kamu teruskan pekerjaanmu. benangbenangnya banyak yang hitam. ibu hanya mengikutinya. aku melihat ke atas dan bertanya kepada Allah "Allah. apa yang Engkau lakukan?" Ia menjawab "Aku sedang menyulam kehidupanmu. dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit. Beberapa saat kemudian.

dievaluasi atau diukur. Tanpa adanya suatu metode atau alat yang disepakati bersama maka masalah evaluasi dan pengukuran dengan mudah dapat menghasilkan berbagai konflik dan kerumitan-kerumitan. rekan sekerjanya. seringkali orang melakukan pelatihan atau pembinaan. orang dapat mengukur atau mengevaluasi hanya aspel-aspek tertentu dan melupakan aspek-aspek lain yang justru saling terkait. Mereka tidak mengukur kemajuan nyata yang diperoleh peserta dari hasil proses belajar tadi. Di dalam dunia usaha dikenal istilah bottom line. Pertama. makanan. artinya orang mengukur keberhasilan seseorang dalam kemampuan ia memberikan kontribusi pada laba bersih yang ada tertulis di garis yang terletak di bawah .Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Self Leadership Pasal 11 SERI KEPEMIMPINAN Bagaimana Pemimpin Membuat Balanced Scorecard BUKU Perspektif Dasar Robby I Chandra Pasal 11 PEMIMPIN YANG MAMPU MENGEVALUASI GERAK DAN TRANSFORMASI Pemimpin dan evaluasi Dalam menangani gerak maju organisasi atau komunitasnya serta menangani transformasi. Kebutuhan untuk mengarahkan kemajuan dan mengukur hal ini dapat datang dari permintaan pengikutnya. fasilitas dan kegunaan pembinaan tadi. orang dapat mengukur hal-hal yang sebenarnya tidak merupakan hal utama. Kedua. namun mereka mengevaluasi secara mendalam hanya lokasi. Misalnya. atau dari pihak lain yang terkait dengan pekerjaannya. seorang pemimpin sering berhadapan dengan situasi dimana gerak dan transformasi tadi perlu didorong.

maka ia berhadapan dengan berbagai hal dari mulai ia lepas landas sampai kembalinya ia mendarat kelak. Seorang pemimpin komunitas atau organisasi sama seperti seorang penerbang patut terus mendorong. dan kondisi awak kapal serta penumpang tidak berhenti berubah. orang sama sekali tidak mengevaluasi karena merasa evaluasi merupakan alat memperkuat kekuasaan yang ada atau alat untuk menjatuhkan orang tertentu. mengevaluasi dan mengukur berbagai hal secara sekaligus. Padahal. terjadi perbedaan cara menafsirkan hasilnya. Sangat berbahaya dan bodoh bila sepanjang jalan ia hanya memantau jumlah bahan bakarnya. Berbagai cara telah ditawarkan orang untuk membuat suatu alat pengukuran dan evaluasi. Balanced Scorecard merupakan suatu metode yang membuat seorang pemimpin dengan cepat namun utuh dapat mengarahkan dan mengevaluasi gerak maju serta kecepatan transformasi organisasinya. ketinggian. ketepatan arah. Bertepatan divisi ini dipimpin oleh seorang manajer baru. kekuatan angin. dapat juga dievaluasi bahwa orang ini justru menjadi filter yang baik dan melakukan screening yang baik bagi organisasinya dibandingkan dengan pendahulunya. Contoh.laporan rugi laba. Ketiga. Namun. memantau. Salah satu alat yang cocok untuk dunia nir laba dan sekaligus juga dunia perusahaan adalah Balanced Scorecard. suatu divisi rekruting di dalam suatu organisasi besar pada suatu tahun tertentu hanya berhasil mencapai 30 persen tenaga baru dibandingkan dengan hasil tahun sebelumnya. Maka orang mengevaluasi hal ini sebagai kegagalannya. tekanan udara. Itulah sebabnya di dalam sebuah cockpit pesawat terdapat sederetan alat indikator yang menunjukkan faktor-faktor penting yang berperan di dalam proses penerbangannya. Maka. Juga sama bodohnya kalau ia hanya sibuk memperhatikan arah perjalanannya sehingga pesawat berada di arah yang tepat. Sepanjang perjalanan ada banyak perubahan yang terjadi. Sering juga setelah suatu alat dimiliki dan disepakati. Mental Model dalam memahami Balanced Scorecard Bila seseorang terbang dengan pesawat ringan yang dapat mengangkut 6 orang. . pengukuran serupa ini menjadikan para manajer orang-orang yang ahli dalam memanipulasi data sehingga informasi yang keluar menyenangkan mereka yang mencari bottom line yang baik. Arah angin. jumlah bahan bakar. berdebatlah orang hanya untuk menentukan cara evaluasi yang baik. namun diam-diam tersembunyi banyak bom waktu. dan tiba-tiba di depannya terdapat sebuah bukit yang tinggi dan curam. Merc dan World Com merupakan bukti kegagalan sistem evaluasi yang matang. namun ia melupakan faktor penting yaitu ketinggian terbang. padahal arah perjalanannya telah menyimpang. Kasus Enron.

Maka di dalam perspektif pembelajaran. Empat perspektif tadi adalah: 1. Ia tiba pada kesimpulan bahwa mereka yang musnah pada dasarnya bukan karena tidak mengukur atau mengevaluasi diri. mereka menyiapkan pelatihan berseri untuk stafnya agar mereka menguasai masalahmasalah Asia. Lambat laun dari penelitian lebih lanjut ahli ini mendapatkan beberapa hal. Kedua. Kembali pada contoh di atas. organisasi dan komunitas yang mampu bertahan dan berkembang serta mencapai visinya adalah organisasi dan komunitas yang memperhatikan dan mengembangkan empat aspek besar di dalam hidup mereka secara seimbang. Selanjutnya. 3. Mereka mengevaluasi apakah program dan kegiatan-kegiatannya menopang pencapaian visi dan misi mereka atau tidak. suatu organisasi atau komunitas yang berhasil melakukan evaluasi teratur. Dengan demikian pemimpin mereka menggerakan setiap orang untuk mampu memiliki perspektif ke empat jurusan secara simultan dan terus menerus. 4. namun mengukur secara salah atau memantau hanya faktor-faktor yang tidak penting. maka seorang pemimpin harus mendaftarkan faktor-faktor kunci yang akan mempengaruhi tercapainya atau luputnya sasaran tadi. sumber atau asset/harta perspektif kemampuan dan kerapihan operasional perspektif pembelajaran/kualitas pengetahuan bersama perspektif kualitas hubungan dengan pihak-pihak terkait di luar organisasinya. seorang pemimpin membuat sasaran yang harus dicapai di dalam tiap perspektif di atas. perspektif keuangan. Balanced Scorecard diciptakan setelah seorang ahli mencoba meneliti berbagai organisasi yang berhasil dan dan juga yang musnah. Pertama-tama. Contohnya: sebuah majalah di Asia memiliki visi agar menyuarakan masalah Asia secara Asia dan ditulis oleh orang Asia. Bila ada organisasi atau komunitas yang memerlukan suatu aspek atau perspektif tambahan yang khas. setelah adanya visi dan misi. Mereka juga mencari sekolah-sekolah jurnalis di Asia untuk mendapatkan pasokan tenaga editor yang merupakan orang Asia. Pengembangan hal itu terus menerus mereka evaluasi secara sengaja. 2. menurut penemu metode ini. Jadi pertama-tama. Setiap perspektif tadi harus dibuat ukuran-ukurannya dengan terlebih dulu mengacu kepada rumusan visi dan misi dari organisasinya. hal tadi dapat saja dimasukan walaupun teori Balanced Scorecard belum menemukan perspektif yang tidak dapat dimasukkan ke dalam keempat perspektif yang sudah ada tadi. sebagian staf dan operator lapangan mereka ditentukan datang dari Asia.Bagaimana Cara Kerja dan Penyusunannya Secara sederhana. Setelah sasaran untuk setiap perspektif sudah dibuat. maka dalam perspektif pembelajaran. bila .

sasarannya adalah memiliki staf yang memahami budaya Asia dan pola pikir Asia, maka hal ini hanya tercapai bila staf mengenali beda budayanya dengan budaya lain. Tidak cukup hal ini terjadi bila staf adalah lahir dan tumbuh di budaya Asia saja, tanpa apresiasi dan upaya memahami budayanya secara nalar. Untuk mencapai hal itu maka sebagai salah factor kunci diperlukan proses belajar bersama dan proses belajar sendiri, baik tentang budaya Asia, maupun budaya yang bukan Asia. Selanjutnya, setelah tiap perspektif memiliki sasaran dan daftar factor kunci yang mempengaruhinya, maka Balanced Scorecard dianggap telah terbentuk pada tingkat pertama. Kini pemimpin tadi siap memasuki tingkat lebih kedua yang dalam. Ia dapat menggerakkan rekan-rekan dan pengikutnya untuk memetakan faktor-faktor apa yang mempengaruhi faktor-faktor kunci utama yang telah dipetakan di dalam tingkat pertama. Misalnya, pembelajaran dipengaruhi oleh pengetahuan tentang budaya Asia dan non Asia, factor apa yang akan mempengaruhi sukses pembelajaran tadi? Ternyata diskusi pada tingkat ini menghasilkan kesepakatan bahwa pengetahuan dipengaruhi oleh adanya buku, majalah, kursus, film, dan diskusi bersama tentang Asia, baik yang disampaikan menyentuh nalar maupun emosi. Selanjutnya orang masih dapat masuk ke tingkat yang lebih jauh sehingga setelah diulangi prosesnya beberapa kali dan melibatkan orang yang memahami faktor-faktor yang berbeda di tiap tingkat, akhir terbentuklah suatu peta hubungan causal tentang kinerja organisasi ini dan cara mentransformasinya serta cara mengukurnya.

Pengukuran
Bagaimana mengukurnya? Katakanlah bahwa dalam persepktif pembelajaran, seorang pemimpin menyadari bahwa stafnya perlu belajar tentang budaya Asia. Ia harus menjelaskan apa arti istilah "belajar." Bersama mereka ia harus tiba pada kesepakatan bagaimana mengukur keberhasilan belajar tentang Asia tadi. Misalnya, dapat ia tentukan bahwa seorang staf di majalahnya akan dapat menulis sebuah artikel tentang perbandingan masalah sosial di Asia versus di Barat dan artikel tadi diterima di majalah lain sebagai ukuran keberhasilan. Maka dalam Balanced Scorecard tingkat pertama, ukuran keberhasilan dalam perspektif pembelajaran misalnya adalah "80 persen staf menghasilkan 80 tulisan dengan karakteristik di atas yang diterima di majalah lain." ila target ini tercapai, ia dapat meningkatkannya di tahun kedua. Bila pengukuran tadi disetujui, maka ia dapat masuk ketingkat ke dua. Ia dapat bertanya pada stafnya, apa faktor penyebab keberhasilan di atas? Mereka mungkin menjawab bahwa bila ada komputer notebook untuk tiap staf, bila ada kebebasan menulis 1 jam sehari, dan bila ada kesempatan berdiskusi 1 jam per minggu, maka tiap staf dalam setahun akan menghasilkan 1 artikel yang dipublikasikan di majalah lain. Maka target pada tingkat kedua yang sekaligus menjadi alat pengukuran adalah: adanya komputer Asus untuk tiap-tiap staf, digunakannya setiap jumat siang untuk diskusi dan setiap hari

ada 5 lembar yang ditulis tentang Asia. Dalam pengukuran ditulis: 12 komputer dalam tahun 2002, 50 jam diskusi untuk duabelas orang, 50 jam menulis artikel. Siapakah yang mengukur keberhasilan atau kegagalan? Di dalam Balanced Scorecard, tiap orang menentukan ukuran keberhasilannya, mengukur hasil kinerjanya sendiri dan menyampaikan hasilnya pada pihak yang terkait dengannya. Pimpinan puncak tinggal membaca di cockpitnya, indikator dari masing-masing perspektif pada tingkat pertama saja. Suatu indikator yang menghasilkan angka atau pengukuran kualitatif yang rendah dapat membuatnya meneliti hasil kinerja di tingkat yang kedua dan seterusnya, sampai beberapa faktor penyebab masalah dapat dikenali dan ditangani. Contoh hal ini tergambar di dalam skema di bawah ini.

Kesimpulan
Balanced Scorecard bukan hanya memberikan suatu kemungkinan bagi sang pemimpin mengukur kinerja, namun mengarahkan program setelah suatu scenario di buat dalam perencanaannya. Balanced Scorecard juga merupakan alat yang sangat menekankan budaya partisipasi bagi setiap anggota organisasi atau komunitas. Namun, alat ini juga memastikan bahwa semua program harus senantiasa hadir dan dikembangkan untuk menopang pencapaian visi dan misi organisasi atau komunitas.

Apa itu Kepemimpinan
Share

Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Overview
September 2002 Pada suatu malam di tahun 1991, saya duduk bersama dua orang lain di dekat sebuah lapangan parkir. Kami bertiga memiliki kesamaan. Sama-sama kami menantikan sebuah rapat berakhir. Saya menjemput istri yang sedang asik mengikuti rapat sedang kedua orang lainnya menantikan seorang yang perlu diajak bicara malam itu juga. Saya tidak mengira bahwa percakapan di tempat itu yang mulanya cuma merupakan basa basi berakhir menjadi suatu gagasan yang kemudian melahirkan gerakan pembinaan mudamudi secara holistik. Saya juga tidak mengira bahwa gerakan ini membuat saya terlibat aktif dan mengenal banyak pemimpin dan calon pemimpin. Mereka merupakan manusia yang menarik namun juga membuat saya terdorong meneliti bidang kepemimpinan ini. Salah seorang tokoh ini akan seterusnya saya sebut sebagai tokoh nomor satu. Usianya sekitar 47 tahun. Ia memiliki lebih dari satu gelar master. Namun di dalam berbagai pertemuan resmi, pada umumnya ia duduk diam mendengarkan dengan sabar. Setelah puas menyimak dan mengamati, barulah ia berbicara. Biasanya orang tertegun atas apa yang ia sampaikan. Kemudian mereka mendukungnya dan beberapa saat kemudian

setelah pertemuan tadi, suatu tindakan nyata dilahirkan. Ia juga menggerakkan banyak orang untuk mendukung upaya tadi. Namun seringkali ia menyembunyikan kenyataan bahwa ialah pemicu seluruh proses yang ada. Apakah rahasia atau dasar keberhasilannya? Kalau hal ini ditanya padanya ia akan menjawab bahwa hal tadi terjadi karena kemurahan Tuhan. Namun pengamatan lebih lanjut menunjukkan beberapa pola yang selalu ia jalankan. Karena itulah ia berhasil menjalankan dengan baik perannya sebagai pemimpin di berbagai lingkungan kerja, sebagai ibu, sebagai istri dan sebagai sahabat. Semuanya sering dilakukan tanpa jabatan atau status resmi, karena status resmi satu-satunya yang ia miliki adalah seorang pengajar dan anggota dewan komisaris di sebuah perusahaan. Apakah kepemimpinan itu? Bila kita masuk ke sebuah toko buku yang besar di Jakarta atau Yogja, segera terlihat adanya puluhan buku tentang kepemimpinan. Bila kita berupaya mendalami tiap buku, maka segera kita akan terkejut karena ternyata di dalamnya terdapat ratusan pemahaman tentang kepemimpinan. Dengan demikian, pertanyaan di atas bukanlah pertanyaan yang sederhana dan mudah dijawab. Menurut pengamatan, di satu pihak, ada banyak budaya yang mengagungkan status pemimpin bahkan disitu seorang pemimpin diberikan hak dan wewenang yang luar biasa besar. Misalnya, dianggap wajar bahwa seorang pemimpin menolak mematuhi berbagai peraturan yang semua orang ikuti. Dianggap wajar pula bila seorang pemimpin memiliki tingkat kesejahteraan yang sangat luar biasa. Bahkan, dianggap wajar saja bila seorang pemimpin tidak banyak bekerja, namun menerima pelayanan dan dukungan moril serta materiel dari pengikutnya. Di pihak lain, ada budaya dimana seorang pemimpin justru harus menjadi teladan dalam kesederhanaan, pengabdian, pengurbanan diri, kepatuhan pada peraturan-peraturan serta kebiasaan kerja keras. Tokoh pertama yang saya paparkan di atas merupakan penganut budaya ini. Ia akan menjadi risih bila menjadi jauh lebih sejahtera dari pendukungnya atau bila ia melanggar berbagai aturan. Ia juga mengembangkan budaya dimana, masyarakat menilai tinggi seorang pemimpin karena karya dan pengabdiannya namun bukan karena statusnya semata-mata. Baginya, seorang pemimpin sejati tidak bisa tidak harus merupakan seorang pemimpin yang melayani. Pada suatu hari sepulangnya dari Australia untuk mempresentasikan sebauh paper tentang pola pikir, tokoh tadi memberikan sebuah buku kepada saya. Di dalam buku itu ternyata tercantum bahwa bila melihat warisan dari pusat-pusat peradaban dunia, istilah pemimpin sudah muncul sejak 5000 tahun sebelum Masehi, antara lain di Mesir. Di Cina, sekitar tahun 600 sebelum Masehi, orang juga sudah membahas masalah kepemimpinan. Di budaya Barat, orang-orang Yunani juga meninggalkan berbagai pemahaman mereka tentang kepemimpinan. Misalnya, Homer menuliskan pandangannya mengenai kualitas pemimpin yang perlu dimiliki. Di jaman modern, sampai pada tahun 2000 saja telah terbit lebih dari 2000 judul buku mengenai kepemimpinan. Tentulah hal tadi membuat saya bertanya, mengapa orang serius membahas masalah ini. Jawabannya di dapat dari buku lain karangan Bass yang terbit di tahun 90 an. Pertama, kepemimpinan merupakan suatu gejala universal dalam hidup manusia bahkan pada

Seorang pemimpin adalah seorang yang dapat menciptakan situasi dimana para pengikutnya untuk setahap demi setahap bergerak ke arah yang mereka sepakati bersama (Cowley. 1990) Kedua. seorang pemimpin akan lumpuh.hewan (Bass. namun ingin melakukan sesuatu dalam batas kemampuan mereka. Ketika kemudian saya bertanya pada tokoh pertama di atas: Apakah kepemimpinan itu? Ia menunjuk pada salah satu definisi yang sederhana dan populer. berdasarkan pengamatan sederhana saja dapat kita temukan suatu kenyataan bahwa tidak ada suatu masyarakat. adalah keliru bila kita membina siswa-siswi di sekolah unggulan. pendidik dan psikolog sudah lama merasa tidak tenang melihat ketidak beresan di dunia pendidikan. Misalnya pada suatu jamuan makan ia melemparkan kejutan: "Kita ada disini karena kita ingin menghasilkan kader kepemimpinan yang nanti memberi pengaruh luhur dan nyata bagi orang yang berbedabeda di negara ini. ia kehilangan hal-hal tadi. Justru kita harus membantu anak-anak yang kini sudah hidup sehari-hari di sekolah yang siswanya datang dari berbagai latar belakang dan cukup jamak jenisnya. gerakan. maka jelaslah bahwa seorang pemimpin diikuti orang karena visinya. bila seorang pemimpin sudah ditinggal para pengikutnya. Hal inilah merupakan faktor utama penentu keberhasilan seorang pemimpin. Akhirnya. wibawa. Berdasarkan pandangan ini. di dunia ketiga dirasakan kesulitan untuk mendapatkan bahan baku. Visi ini juga menggugah karena membuat orang mampu memiliki gambaran mental yang jernih tentang apa yang mereka idamkan di masa depan. di dalam pengkaderan kepemimpinan dan hal yang terkait. 1928). Ia merumuskan dengan lugas suatu visi yang sebenarnya miliki mereka. Tokoh pertama yang tadi saya perkenalkan sangat menyadari hal ini dan tanggung jawab yang terkait dengan pemberian dari orang banyak itu. Mereka tidak tahu musti berbuat apa. Mereka memilih mengikutinya karena sang pemimpin mampu menggali apa yang secara tidak sadar telah menjadi impian mereka. Marilah kita kaderkan siswa-siswa di sekolah negari dan sekolah yang bersiswa jamak. Bila mengamati tokoh nomor satu kita tadi. ia mendapatkan pendukung-pendukung setia karena seringkali ia mengungkapkan apa yang sebenarnya memang merupakan cita-cita mereka tanpa mereka sadari. saya juga mendapatkan kesimpulan setelah berkecimpung dalam dunia pembinaan kader selama sepuluh tahun bahwa. untuk membina dan menyiapkan pemimpin yang mau melayani komunitasnya. Karenanya. saya yakin bahwa selama hidup kita tidak pernah lepas dari pimpinan orang lain. Hal ini lebih jelas lagi bila kita meneliti aspek selanjutnya dari definisi tentang pemimpin yang saya dapati dalam sebuah buku yang ditulis sebelum Perang Dunia kedua. Juga kita tidak pernah terbebas dari kewajiban memimpin orang lain dan diri sendiri. Ia juga merujuk pada suatu teori bahwa sadar atau tidak para pengikut yang setialah memberikan seorang pemimpin yang mereka dukung itu sejumlah hal seperti. Para profesionhal. Visi ini disampaikan dengan sederhana sehingga orang memahaminya. Dengan kata lain. misi yang dirumuskannya atau sasaran kerjanya. Mereka percaya kepada kepemimpinannya karena apa yang mau dicapainya bersama dengan para pengikutnya memang baik dan jelas. dan hak istimewa (Jennings. Seorang pemimpin adalah seorang yang diikuti orang lain. 1944) Tanpa pemberian dari pengikutnya maka. Selanjutnya. atau organisasi bahkan kelompok kecil yang akan mencapai hasil tanpa adanya pemimpin. wewenang." . dari pengamatan pribadi.

dirinya sendiri dan sistem atau komunitas dimana mereka berada. namun sebagai kelompok atau sejumlah orang yang dimanfaatkan. menolong mereka mengenali potensi mereka. memang seseorang yang dapat menggerakkan orang menuju suatu tujuan tanpa ia merupakan seorang pemimpin sejati. Memang ada gejala serupa itu. atau pemaksa. sebenarnya mereka bukaan menerima ia sebagai pemimpin. membuat mereka jadi mampu memimpin dan meraih. terutama para ahli ilmu jiwa dan pendidik serta profesional muda lain. Mereka pun mengikuti karena mereka tidak melihat adanya pilihan lain. enable. Jadi hubungan yang terjadi adalah hubungan saling memanfaatkan tanpa loyalitas yang dalam. maka mereka berhenti menjadi pengikut dan secara hakiki saya sudah berhenti menjadi pemimpin. kuasa uang. Selain menimbulkan gerak seorang pemimpin juga merupakan orang yang mampu menghasilkan suatu perubahan atau transformasi pada mereka yang dipimpinnya." Di dalam tulisan ini padangan tadi saya ambil alih. kuasa peraturan atau kuasa-kuasa lain yang berlandaskan pada rasa takut orang? Tidakkah ia tetap diikuti orang lain? Tidak salah. Menurut tokoh nomor satu kita. empower dan sebagainya. namun sebenarnya kalau ia diikuti orang banyak. Ia semakin lebih tegas dan berani dalam mengambil resiko. Menurut pengamatan saya selama sepuuh tahun terakhir ini. Dengan demikian kita mengenal seorang sebagai pemimpin sejati atau bukan dari hadir atau absennya kedua faktor tadi (The Movement and Transforming Leader) sebagai prasyarat. tetapi sebagai sipir penjara. serangkaian pembinaan bagi siswa-siswi di sekolah negeri mulai bergulir. dan visi pribadi mereka. serta membuat mereka memiliki kesempatan untuk menerapkan apa yang mereka miliki. tapi merupakan hanya seorang provokator bahkan manipulator. tiran. Artinya sang tokoh membuat orang mengenali dimensi yang luhur dari dirinya. Bergerak bersama artinya menentukan tahap kerja.Tak sampai setahun kemudian. Pada suatu hari. ia . Mereka mendukungnya habishabisan bergerak bersama menuju visi tadi yaitu menghasilkan calon pemimpin yang nantinya mampu bekerja di masyarakat yang jamak. menolong mereka mengenali kekhasan diri mereka. dalam pengamdiannya sebagai pemimpin ia mencurahkan waktu yang cukup banyak untuk membina pendukungnya. serta mencegah kemacetan serta kemunduran dalma keadaan yang sulit dan meragukan sekalipun. Ia pun berhasil menarik perhatian berbagai kalangan. membagikan persepsi dan ekspektasi dalam kegiatan mereka. Merekapun bukan lagi menjadi pengikut. atau mereka merasa masih dapat memanfaatkan saya. Bagaimana bila seseorang memiliki kuasa untuk memaksa orang bergerak ke suatu arah yang ia tentukan karena ia memiliki kuasa senjata. Karena itu ada hal kedua yang perlu ditekankan. saya sudah merasa tidak sabar dengan kecepatan gerakan muda-mudi yang ada dan saya mengusulkan agar sang tokoh lebih memaksakan kehendaknya daripada memproses pembicaraan sedemikan lama. Tokoh kita tadi hanya tersenyum dan mengatakan: "Bila saya sebagai seorang pemimpin memaksakan visi pribadi. sang tokoh sendiripun mengalami transformasi. Namun secara nyata. Jadi akan sangat ditekankan paham kepemimpinan sebagai suatu daya untuk menggerakkan orang menuju suatu tujuan atau impian tertentu. Dalam sebuah buku kepemimpinan dari Hagai Institute apa yang tokoh nomor satu kita lakukan disebut sebagai proses mengubah orang melalui cara: enoble.

Tokoh nomor satu sangat dipercaya oleh pendukung-pendukungnya. kinerjanya. karena adanya suatu gerak merupakan tanda adanya kepemimpinan. dan ia menyadari bahwa kepemimpinannya perlu dibantu oleh lebih banyak pihak yang mungkin berbeda dari dirinya. dan tenaganya untuk urusan ini. perlu dibahas terlebih dulu pemahaman-pemahaman yang keliru tentang kepemimpinan seperti yang tercermin di dalma berbagai mitos. ketiga. Bagaimana cara menghasilkan kepercayaan ini selain dengan merumuskan visi yang tajam? Pasal selanjutnya akan khusus membahas hal ini. Hal-hal lain adalah penyokong untuk melahirkan gerak ini. kesungguhan sikapnya. Hal yang tetap tidak berubah adalah keberpihakannya menolong orang-orang yanhg terlantar. Ada faktor internal diri seseorang yang dapat menyebabkan ia tidak . Dengan demikian. stabil atau status quo pada dasarnya sudah tidak lagi menjadi pemimpin sejati yang diinginkan. Ia dipercaya karena banyak hal yang ia miliki. serta upaya belajarnya dan berbagai hal lainnya. timbul berbagai mitos tentang kepemimpinan. seorang pemimpin dapat dikenali dari adanya transformasi individual dan sistemik yang terjadi. seperti telah diungkap sebelumnya. Dengan demikian. Apakah penyebab dari lahirnya gerak maju dan transformasi? Selain visi yang jelas. Kualitas kepemimpinannya terlihat dari gerak maju yang ia hasilkan bersama komunitasnya. Ratusan orang bersedia melakukan berbagai hal besar bersamanya. Tanpa kepercayaan ini pemimpin yang memiliki visi yang tajam. Ketajaman. maka seorang pemimpin yang sejati mencurahkan waktu. Tokoh kita di dalam awal tulisan ini pernah mengungkapkan bahwa memang menjadi pemimpin bukanlah untuk tiap orang. tugas seorang yang memimpin adalah menciptakan atau melahirkan kepercayaan dari mereka yang dipimpinnya. pertama-tama seorang pemimpin akan dikenal dari kemampuannya merumuskan visi yang menjadi impian bersama dari komunitas di mana ia berada. transformasi dan gerak maju yang sinambung dan kuat menuju apa yang dikehendaki akan terjadi bila para orang menaruh percaya kepada pemimpinnya.lebih banyak merenungkan makna perannya. tetap tak dapat menggerakkan orang. keutuhan dan kesederhanaan visi ini akan membuatnya menjadi kuat. atau menguasai berbagai sumber. berpengalaman. Namun sementara ini masih banyak hal tentang kepemimpinan yang masih perlu di bahas. Hal ini berlaku bagi entah seorang pemimpin toko pakaian atau seorang kepala sekolah dasar. Kedua. memiliki relasi yang luas. Pertama-tama adalah anggapan bahwa setiap orang dapat menjadi seorang pemimpin. Sepanjang pemahaman tentang kepemiminan berubah-ubah. Dengan demikian seorang pemimpin yang hanya menciptakan suasana mandeg. skill. Artinya ialah bahwa tiap individu termasuk diri sang pemimpin terus mengalami perubahan dimana potensi-potensi mereka terus bertumbuh sementara keseluruhan organisasi atau komunitas mereka ikut berubah. Sewajarnya ia berupaya agar kepercayaan orang padanya tercipta melalui visinya. Mitos tentang Pemimpin Sebelum membahas mengenai bagaimana memperoleh kepercayaan orang. pandai.

Tokoh kita mengungkapkan dalam suatu percakapan "Walaupun tidak menghasilkan sesuatu yang spektakuler dan diakui. Padahal. Seringkali pemimpin yang baik diterima karena visinya dan bukan karena ketelatenannya membimbing orang lain. Sebaliknya bila jabatannya rendah namun ia memiliki pengikutpengikut yang setia. secara masih muncul dalma bentuk diskriminasi sampai tahun 60 an. situasi atau lingkungan dimana ia berada juga dapat mencegah atau membatasinya untuk mencapai posisi kepemimpinan. Selanjutnya. Satu-satunya kualitas pemimpin yang dibutuhkan adalah kharisma Pemimpin tidak pernah salah Kepemimpinan harus selalu konsisten Pemimpin harus selalu tahu sebelumnya tujuan apa yang mau dicapai Lebih tegang memimpin daripada mengikuti Pemimpin harus selalu dapat mengerjakan pekerjaan anak buah . Mitos keempat adalah bahwa seorang pemimpin yang baik adalah seorang pelatih atau coach yang baik. pengabdian sebagai pemimpin tidak boleh redup. maka ia adalah seorang pemimpin yang sebenarnya. 6. Namun nyatanya merupakan dua fungsi yang jarang tergabung dalam diri seorang manusia seperti ibu Kartini.akan menjadi pemimpin. Untuk situasi tertentu seringkali nyatanya keberadaan seorang manajer yang baik sudah cukup mungkin untuk organisasinya mencapai hasil atau sasaran bersama tanpa perlunya kehadiran seorang yang merupakan pemimpin. Perbudakan yang konon dihapus di masanya. Mitos kedua adalah bahwa pemimpin memberikan hasil yang diinginkan. Seorang yang hidup terlalu nyaman. Sejarah mencatat sejumlah raja. Seorang yang tumbuh di tengah orangorang yang membencinya juga sulit menjadi pemimpin. skil memimpin yang tidak memadai." Hal serupa ditekuni juga oleh Abraham Lincoln. 5. gerak atau transformasi apapun. Seorang yang bernama Nuh bekerja berpuluh tahun dan hasilnya hanya untuk diri. Mitos-mitos tambahan tentang kepemimpinan lain ialah 1. selama ia tidak memiliki pengikut yang sesungguhnya ia bukanlah seorang pemimpin. keluarganya serta sejumlah binatang. kaisar atau pangeran yang jelas berada di dalam posisi puncak namun tidak menghasilkan visi. Jadi hasil nyata seringkali butuh satu atau dua generasi untuk dikenali dan sementara itu sang pemimpin harus tetap berakar pada keyakinannya. Akhirnya toh. Mitos ketiga adalah bahwa orang yang mencapai posisi puncak adalah seorang pemimpin. 3. Nyatanya. atau pengenalan diri serta sikap yang tidak otentik jelas akan merintangi orang menjadi pemimpin. Sebaliknya sebuah organisasi atau kelompok yang dipimpin dengan baik belum tentu mencapai hasil yang baik apa lagi dalam waktu pendek. 2. 4. dua fungsi tadi memang sangat diinginkan muncul berbareng. Seorang pemimpin sejati akan meraih kepercayaan orang sehingga akan muncul pengikut walaupun ia tidak memiliki status ketika kepercayaan tadi diberikan. hasil sekecil itu sudah cukup untuk memulai suatu dunia yang baru. misalnya sulit untuk menerima resiko dan beban kepemimpinan yang seringkali memang berat. Dorongan diri yang tidak cukup untuk menjadi pemimpin.

berbagai tuntutan kenyamanan. Buat apa memperhatikan mereka terlalu jauh karena mereka tidak memiliki status atau esensi setinggi mereka. seharusnya orang semakin kritis dengan roh feudalisme. namun sebagai sumber kekuasaan. seperti kepala divisi suatu organisasi. dan ketidak mampuan melakukan sinergi dengan berbagai kalangan atau kalangan sendiripun merupakan wujud dari feudalisme modern. di jaman modern feudalisme pun muncul di perusahaan. Para pemimpin lebih perduli dan memperhatikan kepentingan diri dan wibawa diri daripada kepentingan rakyat banyak atau pendukungnya. Di milenium ke tiga. Misalnya. Ada pola feudalis yang menganggap bahwa manusia yang berdarah biru atau bangsawan merupakan manusia unggulan. Pemimpin adalah mahluk yang berbahaya Menurut tokoh nomor satu kita. kuasa. mitos-mitos di atas muncul dan berkembang karena seringkali tanpa disadari orang menerima kerangka pikir feudalisme. Berbagai mitos muncul dari paham feudalis ini seperti telah didaftarkan di atas. Feudalisme adalah suatu pemahaman yang menganggap bahwa manusia dapat dibedakan menurut tingkatantingkatan tertentu. Cerita Robin Hood merupakan suatu contoh suasana hidup di jaman feudal itu. entah pemimpin di lingkup terbatas. pemikiran feudalis juga mendorong perilaku tertentu untuk muncul dan berkembang di dalam hubungan antar manusia.7. Ada juga pemikiran feudalis yang menganggap bahwa manusia yang memiliki pendidikan yang tinggi dianggap lebih unggul dari orang kebanyakan. Pemimpin dalam satu situasi juga harus mampu memimpin dalam situasi-situasi lainnya 8. Mereka tidak menganggap para pengikut sebagai orangorang yang harus dilayani. Pola seperti ini terus hidup bahkan setelah abad pertengahan berlalu. begitulah pola pikir feudal ini. dan karenanya ia berhak untuk diperlakukan berbeda dari orang kebanyakan secara hakiki. Kepemimpinan adalah yang terjadi secara kebetulan karena keberhasilan atau kegagalan kelompok ditentukan oleh faktor-faktor yang berada di luar kelompok 11. maka seorang yang dianggap unggul serta merta dianggap sebagai pemimpin. Lebih dari pada hal tadi. Lebih dari sekedar membeda-bedakan manusia. seringkali seorang feudal tidak dapat menjalin hubungan dengan feudal lainnnya tanpa diserta kepentingan dan upaya saling memanfaatkan. Ketersinggungan. di abad pertengahan para feodal dapat seenaknya melakukan pembunuhan atau penganiayaan terhadap mereka yang membuatnya tersinggung. ia boleh mengabaiakn aturan-aturan dan hukum-hukum karena posisinya sebagai pemimpin. dan penghasilan mereka. Kepemimpinan adalah kesempatan yang hanya diberikan pada mereka yang mendapatkan dukungan dari "pihak atas" 9. Pengikut tidak mau dimanipulasi 10. Menurut tokoh kita. kepuasan. Mendasari semuanya ini adalah suatu paham bahwa manusia tertentu dianggap lebih unggul dan lebih layak untuk . wibawa. Namun di Asia. Kolonialisme tidak akan hidup tanpa mengokohkan feudalisme. Artinya. atau keperkasaannya. Ia juga diperbolehkan melanggar aturan-aturan kemanusiaan yang terlarang bagi orang lain. di LSM atau di dunia pendidikan. Tidak kurang juga pemikiran yang membedakan manusia menurut kekayaan. terasa bahwa roh feudalisme masih melambari hidup para pemimpin. atau pemimpin suatu komunitas yang terdiri dari jutaan orang. Dalam pemikiran feudal.

Tanpa hak-hak serupa itu. sabar. atau semakin misterius seorang pemimpin. Teori gaya kepemimpinan ini terutama mulai sejak tahun 1940an. tegas. Namun ternyata di dalam komunitas tertentu kepemimpinannya tidak diterima. terbuka. semakin orang merasakan kepemimpinnya. . Ia tahan uji. Namun studi ini lama-kelamaan ditinggalkan orang karena tidak berhasil memberikan kesimpulan yang masuk akal. maka pemimpin yang melayani adalah seorang yang menggerakkan dan mentransformasi orang secara khas. Karena itu seorang pemimpin harus memiliki kemampuan membaca situasi atau dinamika yang ada serta memberikan respon berupa kepemimpinan yang tepat untuk situasi serupa itu. Selanjutnya ditekankan pentingnya gaya kepemimpinan yang mewujudkan iklim demokratis. dan menjunjung nilai-nilai pengabdian yang tinggi. orang menekankan pentingnya seorang pemimpin memiliki karakter atau trait kepemimpinan. Pada masa ini pemahaman tentang cara memimpin yang baik sangat dipengaruhi oleh teori kontigensi. Namun sebelum tiba pada kerangka pikir serupa itu. terutama di tempat dimana mayoritas adalah orang-orang yang pragmatis dan materialistis. Semakin otoriter dan berwibawa. Tokoh kita dalam tulisan ini merupakan contoh manusia yang berkarakter kepemimpinan. lebih menahan diri. Orang mulai mengenali gaya-gaya yang ada. mereka harus menjadi teladan. tulus. Saya pun pernah menganggap bahwa seorang menjadi pemimpin karena hal ini. dan berdasar "merit".berperilaku sebebas yang mereka inginkan. Evolusi Sejarah Pemahaman Modern tentang Kepemimpinan Bila kita membaca buku sejarah terlihatlah bahwa pemahaman tentang kepemimpinan bergeser dari satu masa ke masa lainnya di abad yang lalu. Lawan dari paham ini adalah pemimpin yang melayani. Berbeda dari pemahaman tentang seorang pemimpin serupa itu adalah paradigma kepemimpinan yang melayani. Bila seorang pemimpin adalah seorang yang menggerakkan dan mentransformasi. maka seorang pemimpin dirasakan tidak akan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebelum periode itu orang memahami bahwa seorang pemimpin harus memiliki suatu gaya tertentu yang perlu dikembangkannya agar ia berhasil. Mungkin pula pemikiran ini didasarkan oleh suatu pemikiran feudalis. Mendahului periode teori gaya kepemimpinan. Artinya adalah bahwa untuk suatu situasi atau dinamika tertentu dibutuhkan suatu cara memimpin yang cocok dengannya. Tanpa disadari teori ini diwarnai oleh budaya Amerika yang memang egalitarian. kita perlu mengenali bagaimana orang modern dalam seratus tahun terakhir membuat pergeseran-pergeseran kecil dalam kerangka pikir tentang kepemimpinan. dan lebih rela mengabdi serta menunjukkan pengurbanan bagi komunitasnya. Ahli-ahli meneliti karakterkarakter pemimpin yang dan berusaha membuat daftar karakter yang cocok untuk dimiliki tiap. yaitu justru karena keunggulannya. Pemimpin Yang Melayani Di dunia Timur orang sering beranggapan bahwa seorang pemimpin haruslah menjadi orang dihormati dan dilayani oleh para pengikutnya.

Seringkali ia melakukan hal ini karena ia pernah merasakan dilayani seseorang. Pemimpin yang melayani memberikan kepercayaan dan wewenang pada pengikutnya. 6. mengembangkan visi yang tajam karena dialog dengan seorang pemimpin dan sebagainya. Seorang pemimpin yang melayani adalah seorang pemimpin yang sangat perduli atas pertumbuhan dan dinamika kehidupan pengikut. . Pemimpin yang melayani mengerjakan banyak hal dan juga menghindar dari berbagai hal yang orang lain dapat lakukan. dan gaya kerja hanyalah sejenis saja 5. Ia tidak mengharapkan hasil spektakuler terlalu cepat karena ia menyadari bahwa untuk menggerakkan dan mentransformasi orang diperlukan waktu yang panjang dan proses yang sinambung. Ia juga bukan melakukan hal itu agar orang merasa iba padanya. Pemimpin yang melayani melakukan hal itu karena ia ingin dengan melayani orang-orang. paradigma. memiliki hati yang melayani. Ia bahkan tidak berkebaratan bila pendukungnya berbicara satu sama lain tanpa melibatkannya. Ia memberikan ilham melalui demonstrasi model. Dengan bahasa sederhana ia dapat menjadi pemimpin yang melayani bila. mengalami pemulihan karena ditolong seorang pemimpin. Jadi ia tidak memaksa orang untuk mengambil alih suatu perilaku atau memaksa dengan berbagai aturan hal-hal yang ia inginkan. ia membuka kesempatan agar orang-orang di sekitarnya memiliki kebebasan lebih luas untuk berkembang atau mengalami transformasi. Ia memberdayakan mereka melalui sharing pengetahuan. pemberian teladan dan penentuan batas-batas perilaku dengan melaksanakannya sendiri. Pemimpin yang melayani juga dapat hidup di tengah kepelbagaian pendapat.Seorang pemimpin yang melayani hanya dapat melakukan hal itu bila ia menghayati makna peran sebagai orang yang melayani. Ada beberapa ciri pemimpin yang melayani: 1. dirinya dan komunitasnya dan karenanya ia mendahulukan hal-hal tadi daripada pencapaian ambisi pribadi atau pola dan kesukaan pribadinya saja. 2. bahkan ia merasa tidak nyaman bila pendapat. 4. 8. namun menciptakan dan melahirkan pahlawan-pahlawan. 7. Pemimpin yang melayani tidak berupaya menjadi pahlawan. Seorang yang melayani tidak melakukan hal itu karena ia ingin menebus dosa atau kesalahannya di masa lalu. Pemimpin yang melayani melakukan komunikasi yang bersifat dua arah. Pemimpin yang melayani menggunakan persuasi dan logika untuk mempengaruhi orang selain peneladanan. Pemimpin yang melayani sering bekerja dalam kerangka pikir waktu yang panjang. Ia memiliki gambaran positif dan optimis tentang mereka. skil dan perspektif. 3. Pemimpin yang melayani memberikan teladan-teladan untuk perilaku dan sikap yang ia ingin hadir dan menjadi bagian utama dari hidup pengikutnya.

namun dari kualitas-kualitas pemimpin baru yang dilahirkannya. ia membuat orang jadi terinspirasi. serta menyimak berbagai hal. Bagaimana Mengukur Keberhasilan seorang pemimpin "Apa yang jadi tolok ukur mu dalam menentukan keberhasilan memimpin?" tanya saya pada beberapa pemimpin. Jawabnya ternyata beragam. Di dalam budaya barat. . Beberapa kali tokoh nomor satu kita berbenturan dengan orang-orang yang berkuasa. atau berapa hebat prestasinya saja. Sang tokoh menggelengkan kepala ketika ia menyadari hal itu. berapa arifnya dirinya. dan langka perubahan yang diperlukan. Namun segera ia memberikan kantung tidaurnya sementara ia sendiri meringkuk di sudut salah satu tenda dan menahan dingin semalam suntuk. Dengan perbuatan-perbuatan kecil serupa itu. Jadi. terdorong. Ternyata salah seorang peserta terlupa membawa kantung tidurnya. Dalam kerangka pikir pemimpin yang melayani. ia memimpin orang dengan persuasi namun tidak memaksakan kehendaknya Keempat. para anggota yayasan dan birokrat-birokrat yang berpandangan sempit. Kedua. orientasinya adalah pada pertumbuhan kebijak sanaan diri atau internal. Tokoh nomor satu kita pernah berkemah bersama 13 orang di sebuah gunung. memberdayakan orang-orang di sekitarnya melalui berbagai kesempatan. Kelima. meneliti. Terlepas mana yang lebih tepat di dalam mengukur keberhasilan seorang pemimpin. Secara umum wibawa yang dimiliki seorang pemimpin atau prestasinya tidak akan berumur lama bila ia gagal secara sengaja menyiapkan pemimpin baru. Bagaimana secara nyata pemimpin yang melayani mengambil keputusan? Pertama. ia mencari data atau informasi dengan bertanya. Dengan demikian maka orientasinya adalah eksternal. ia mengembangkan intuisi dan melihat apa yang tidak kasat mata Ketiga. ia memberikan kejelasan visi bersama yang akan dicapai. Di dalam budaya timur seorang pemimpin dinilai berhasil bila ia mencapai suatu tingkat kearifan dan wibawa yang tinggi di tengah masyarakat di mana ia berada. Ia tidak juga menjadi sosok yang dikendalikan oleh berbagai kelompok yang kuat. Pendekatannya bukanlah pendekatan kuasa tapi pendekatan hubungan atau relasional. belajar. Dalam pekerjaan sehari-hari seorang pemimpin yang melayani mendahulukan orang lain. keberhasilan tadi akan bersifat sangat terbatas dalam suatu kurun waktu tertentu bila seorang pemimpin tidak berhasil melahirkan pemimpin-pemimpin baru untuk melanjutkan kerjanya.Hal yang perlu dicatat disini adalah bahwa pemimpin yang melayani tidak berarti akan menghindar dari masalah atau konflik. dan mengambil alih teladannya. Pernah juga ia mengalami fitnah yang menyakitkannya. maka masalah ini sangat perlu dibahas agar jelas tolok ukur yang dapat dipakai untuk menilai karya seorang pemimpin. Dengan gamblang tokoh nomor satu kita mengatakan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak dinilai berdasarkan berapa banyak pengikutnya saja. seorang pemimpin dinilai berhasil berdasarkan prestasinya dan sumbangsihnya di tengah masyarakatnya.

Justru kematangan seorang pemimpin akan terlihat dalam kesediaanya menerima fakta bahwa orang yang dipersiapkannya mungkin bahkan akan menentangnya. Seorang pemimpin yang matang akan menyadari bahwa pola atau gaya dan paradigmanya memang baik untuk masa dimana ia melayani. dilihat dari bagaimana pengikut serta dirinya sendiri mengalami transformasi atau perubahan dalam proses berderap bersama. Ketiga. ada masa pertumbuhan. komunitas atau suatu organisasi? Dalam kasus tokoh nomor satu di atas. Kedua. Sangat keliru bila seorang pemimpin bekerja keras untuk melatih dan membina calon pemimpin baru agar orang ini memiliki pola kerja. pola dan gaya kepemimpinan yang baru. dan pemimpin eksekutif. keberhasilan dilihat dari bagaimana ia menjadi seorang pemimpin yang baik dan sekaligus seorang pengelola yang baik. Ada orang-orang yang jelas memiliki status pemimpin dan berada dalam jajaran puncak suatu organisasi. Kualitas tranformasi itu akan memperlihatkan bagaimana ia berhasil atau gagal. Dengan demikian seorang pemimpin yang berhasil adalah seorang yang juga memiliki suatu kesadaran mengenai life cycle atau daur hidup komunitas yang dipimpinnya. ada pula pemimpin-pemimpin yang lain dan yang tidak formal. ternyata ada berbagai jenis pemimpin. dinamika organisasinya serta komunitasnya akan berbeda sehingga diperlukan suatu pendekatan. gaya. mengritik kebijakannya. perlu dijelaskan. Ada masa lahir. dan mengubah banyak hal. Namun. apakah ia merupakan pemimpin yang dapat jadi teladan di dalam semua urusan? Bila diteliti secara sederhana. apakah memang hanya ada satu jenis pemimpin di dalam suatu masyarakat.dan menurun dari organisasinya. Bagaimana cara kita memahami kehadiran dan peran mereka? Salah satu cara memahami jenis-jenis pemimpin adalah dengan mencatat bahwa sekurangnya terdapat tiga jenis pemimpin yaitu Pemimpin Lini lokal Pemimpin network. namun untuk masa depan maka corak lingkungan kerja. ada masa puncak dan ada masa penurunan serta uzur. keberhasilan dapat dilihat dari hubungan kerja ia bangun seiring dengan siklus hadir-tumbuh-puncak. Jadi bagaimana kemudian kita mengukur keberhasilan seorang pemimpin? Pertama. dan paradigma yang sama dengan dirinya. Pemimpin lini lokal adalah mereka yang menangani urusan operasional harian atau mereka yang bertanggung jawab dan memiliki wewenang untuk menangani perubahan . Jenis-jenis pemimpin Sebelum melanjutkan pembahasan mengenai kepemimpinan. Untuk tiap masa diperlukan pemimpin yang coraknya berbeda-beda.Pemimpin baru tadi tidak harus sama dengan cara kerja dan pola dirinya. dilihat dari bagaimana visinya tercapai atau gagal. Keempat.

Pemimpin networklah yang menolong mengaitkan suatu informasi. Mereka dapat berupa plant-manajer atau pemimpin tim pengembangan produk baru. Perubahan-perubahan di masa kini membuat mereka menyadari bahwa mereka perlu untuk memiliki paradigma baru kepemimpinan. . staf cleaning service. Seorang manajer adalah seorang yang mengelola sesuatu. Mereka belajar mengenali bahwa bawahan mereka atau pengikut mereka adalah mitra kerja. ia harus melakukan apa yang ditanganinya dengan benar. (Managers do things right while leaders do the right thing). serta adanya kelanjutan dari pekerjaannya. hubungan. Tokoh pertama kita adalah tokoh pemimpin network.pada tingkat lokal. Ia diukur berdasarkan gerak apa yang dihasilkannya bersama mereka yang mengikutinya atau yang terkait dengannya. Ia juga diukur dengan transformasi yang dilakukannya. teratur. Jadi seorang manajer adalah orang yang melakukan hal yang dipercayakannya dengan benar. Seorang pemimpin adalah seorang yang melakukan sesuatu demi organisasi. Kekuatan mereka terletak pada kemampuan menembus batas birokrasi. atau bila tidak maka mereka menjadi tirani-tirani kecil dan jadi terpencil. Namun karena mereka merupakan pemimpin informal. Mereka memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan kinerja yang baik secara umum. bagian atau departmen lain. dana atau informasi serta network. mesin. Pemimpin network adalah mitra dari pemimpin lini lokal. atau komunitasnya. Namun yang terpenting adalah bahwa ia melakukan hal-hal yang benar untuk kepentingan bersama. departmen atau kelompokkelompok masyarakat serta seluruh kecenderungan untuk bersikap tertutup. kepala tukang parkir. para kuli pacul. khususnya bawahan mereka. Mereka seakan terkurung di dalam detil pekerjaan mereka dan kesibukan mereka cukup menyita waktu dan perhatian mereka. Beda dan kesamaan Pemimpin dan Manajer Seringkali orang tidak membedakan antara pemimpin dan manajer. waktu. Tidak ada suatu komunitas atau organisasi berjalan efektif dan efisien tanpa dukungan pemimpin lini lokal ini. Pemimpin eksekutif adalah satu langkah lebih luas dalam tugasnya di organisasi atau masyarakat. dan sebagainya. sistem kerja mereka membuat mereka tidak memiliki kontak yang cukup dengan divisi. entah manusia. Bagi seorang manajer. namun mereka harus bekerja melalui tangan dan pengaruh orang lain. kelompok. Walaupun seorang pemimpin lini lokal bekerja dengan entusias dan serius. Semakin rapih. dan kerja antar berbagai fungsi dan status di organisasi. Mereka berfungsi sebagai pembawa berbagai benih. posisi mereka sulit diidentifikasi padahal pengaruh mereka dalam proses perjalanan komunitas atau organisasinya menuju visi yang mau diraih sangat penting. dan indah apa yang ditanganinya semakin dianggap baik dirinya. sedangkan seorang pemimpin melakukan hal yang benar. Mereka juga dapat merupakan seorang kepala pool kendaraan. Seorang pemimpin tidak harus selalu rapih. Jadi ukuran keberhasilan seorang manajer adalah seberapa baiknya ia mengelola apa yang dipercayakan kepadanya. teratur. atau indah dalam proses memimpin organisasinya.

. waktu dan sumber sehingga sasaran dapat dicapai. Mengevaluasi yaitu melakukan penilaian terhadap pelaksanaan kerja kelompok. Tentunya. People who do things right Jadi manajer lebih bersifat mekanistis (orientasi semata-mata pada memenuhi suatu ukuran keberhasilan yang ditetapkan baginya) dan menekankan pada pengendalian kerja bawahan. Mengawasi meliputi pengawasan terhadap kerja bawahan untuk menjaga agar segalanya berjalan sesuai dengan rencana. Beberapa fungsi manajerial yang bertumpang tindih dengan fungsi kepemimpinan 1. membantu kelompok mengevaluasi pelaksanaan kerjanya sendiri. pemimpin memiliki kepekaan terhadap arah. dan menyatakan pendapat tentang apa yang sudah dikerjakan. sikap Melibatkan visi dan penilaian melibatkan hal-hal yang lebih rutin People who do the right thing Manajer Hubungan berdasarkan otoritas Menghasilkan sesuatu Menyelesaikan. material. Perencanaan meliputi mencari semua informasi yang tersedia/dibutuhkan. Dibandingkan dengan manajer. menetapkan standar kelompok. 5. 2. 6. kerja sama kelompok. Mencari orang-orang yang cocok untuk tugas tertentu termasuk mengalokasikan tugas dan sumber kepada mereka sedemikian rupa. namun merupakan manajer yang buruk perlu dilengkapi oleh seorang manajer yang baik di dalam teamnya. inspirasi. seringkali dituntut bahwa seorang pemimpin harus juga menjadi seorang manajer. 3. 4. Memberi pengarahan meliputi menjelaskan tugas dan rencana dari awal supaya memastikan tercapainya sasaran. merumuskan tugas. memformulasikan metode yang efektif untuk menyelesaikan tugas. mengorganisasikan orang. 7.Ringkasan tentang beda manajer dan pemimpin dapat digambarkan sebagai berikut: Pemimpin Hubungan berdasarkan pengaruh Memberikan arah dalam tindakan. Mengatur meliputi memberi penjelasan mengapa rencana itu perlu. menyusun rencana yang dapat dikerjakan. termasuk kemungkinan mengantisipasi masalah atau mengatasi masalah dengan cepat. Menuangkan dalam jadwal dan membuat pembagian tugas untuk memastikan tindakan tang diambil sesuai dengan sasaran. Dalam kenyataan. Seorang pemimpin yang baik. maksud dan tujuan kelompok. yang diharapkan adalah didapatkan seorang pemimpin yang baik dan sekaligus berfungsi menjadi manajer yang baik. teladan dan penerimaan diri oleh orang lain. Sebaliknya seorang pimpinan yang buruk namun memiliki kemampuan manajerial yang baik belum tentu diikuti oleh orang lain di organisasinya. sehingga setiap orang tahu apa yang diharapkan darinya dan memahami makna dari kontribusi yang ia lakukan.

dan mendalam. Konon tokoh pertama kita . semestinya kepemimpinan yang ditumbuhkan adalah kepemimpinan transformatif. Apalagi bila kedudukan tadi tidak memiliki alur karir yang melanjutkannya. maka mereka berusaha mati-matian untuk bertahan pada kedudukan mereka. apalagi yang dikenal dengan pemimpin formal sebagai lawan dari pemimpin informal dapat terjebak untuk menjadi pemimpin transaksional. melainkan berdasarkan konsensus sosial. namun masalah untung atau ruginya terutama bagi kepentingannya sering menjadi dasar pertimbangannya. Masalah benar atau salahnya keputusan tadi tidak jadi perhatian utamanya. kompetensi dan komitmen yang tinggi. Di dalam suatu organisasi yang bersifat nir laba. Akibatnya. Kata kunci dari segenap keputusan adalah berapa jauh sebanyak mungkin pihak mengalami pertumbuhan. namun masih terus bertambah dan bertumbuh karena orang merasakan kepentingannya. karena seringnya terjadi pemimpin dipilih bukan berdasarkan track-record atau riwayat kinerjanya. maka pemimpin-pemimpin formal seringkali bukan merupakan orang yang bermodalkan karakter. keadilan dan kesamaan Pemimpin yang transformational membuat bawahan melihat bahwa tujuan yang mau dicapai lebih dari sekedar kepentingan pribadinya. Transaksional Bekerja dalam situasi Menerima keterbatasan Menerima peraturan dan nilai yang ada Timbal balik dan tawar menawar Transformational Mengubah situasi Mengubah apa yang biasa dilakukan Bicara tentang tujuan yang luhur Memiliki acuan nilai kebebasan. tinggi.Kepemimpinan Transformatif atau transaksional? Cara lain memehami mengenai jenis pemimpin adalah dengan membandingkan pemimpin transformatif dan pemimpin yang transaksional. Lawan dari kepemimpinan transaksional adalah kepemimpinan transformasional. Seorang pemimpin. Kepemimpinan serupa ini tidak membuat organisasinya atau pihak-pihak yang terkait dengannya berkembang apalagi orang-orang yang dipimpinnya. Pemimpin transaksional memperlakukan orang-orang yang dipimpinnya. Keputusan yang diambilnya merupakan keputusan yang menguntungkan baginya dalam hubungan dirinya dengan berbagai pihak. Apa yang dipahami saat ini memang masih terbatas. Kecenderungannya ialah memanfaatkan berbagai pihak bagi dirinya. serta dirinya sebagai pemain-pemain dalam suatu proses perdagangan. atasannya. Namun. Esensi kepemimpinan serupa ini adalah menghasilkan perubahan dimana dirinya dan mereka yang terkait dengannya sama-sama mengalami perubahan ke arah yang lebih luas. Penutup Kepemimpinan memang merupakan suatu hal yang sangat kaya dalam aspeknya. Perbandingan secara konseptual dan praktika tentang kepemimpinan di budaya Timur dan Barat juga merupakan suatu bidang yang perlu diteliti dan masih belum dipahami secara utuh.

dalam tulisan ini sedang melakukan studi pula dalam bidang ini. Peranan-peranan utama dapat dikelompokkan ke dalam kategori yang lebih besar. Pencetus Perancang Abstrak Pembangun yang Memiliki Visi ke Depan Perancang Konkrit 2. Kategori Peranan Utama yang Lebih Luas • Kategori Peranan Utama yang Lebih Luas Share Jenis Bahan Indo Lead: Buku Kategori Bahan Indo Lead: Spiritual Leadership Kategori Peranan Utama yang lebih luas Dalam menyelesaikan suatu proyek kelompok. Pendorong Perekrut Promotor Penjual 4. Penyandang Dana 3. peranan-peranan utama tertentu bekerja selaras dengan yang lain dan mereka muncul mengambil peranan pada suatu titik yang biasanya mudah ditebak. kerangka pikir tentang kepemimpinan yang melayani dapat dianggap sebagai sesuatu yang merupakan konsep yang utuh dan bermanfaat di masa kini. Spesialis Orang Pengajar Pelatih Penasihat Arbitrator Kelompok Manajer Pemimpin 6. Organisator 5. Produser Spesialis Pendukung Stabilisator 7. 1. Namun sejauh ini. Evaluator .

Topiknya adalah tentang kepemimpinan.pemimpin-unggul. Dale Carnegie. mulai dari di kelas.com ) Ini adalah buku pertama saya. Walau saya sudah ikut berbagai pelatihan. Walau saya pernah menjadi kepala kantor pos besar. pengarangnya DR. Dwi Suryanto ( www. Ketika saya memimpin. SEPADA. Buat yang membutuhkan buku ini.Kategori Kepemimpinan Bonus . Ketika saya tanyakan kepada rekan-rekan pejabat apakah mereka sudah memimpin efektif? Mereka juga tidak punya pegangan pasti bagaimana sesungguhnya memimpin yang efektif itu.Jenis Cover Soft Cover Dimensi(L x P) . Dwi Suryanto. dan banyak lagi. hingga pernah menjadi direktur pemasaran.2011 Jumlah Halaman . Saya selalu haus untuk menemukan teori atau metoda memimpin yang sungguh-sungguh efektif… . ada buku bagus tentang transformational leadership. rasanya. materi dan mutu kepemimpinan masih mirip seperti dulu. outbond di Cikole.Berat Buku . namun saya tetap tidak yakin apakah saya sudah memimpin secara efektif. ESQ. just call me : ERNA (022)21004900 / 08562265469 Oleh: DR. SUSPIM. Saya pernah ikut pelatihan kepemimpinan apa saja.Judul LEADERSHIP No. tidak banyak yang melekat di pikiran saya dan mempengaruhi perilaku kepemimpinan saya. ISBN 9789791774840 Penulis TIM The Ary Suta Center Penerbit The Ary Suta Center Tanggal terbit Juni . Mengapa saya memilih topik ini? Karena memang disertasi saya membahas masalah itu. Namun ada satu yang aneh.Text Bahasa Indonesia ·· Lokasi Stok gudang bukukita Buku Kepemimpinan Transformasional: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul Posted: 14 Januari 2009 by erna kawai in Jualan Buku 11 mo sedikit sharing nih.

pemimpin transformational senantiasa berbuat secara kreatif. Saya berpikir bagaimana kalau saya ”bumikan” teori itu sehingga para peminat kepemimpinan. M. Inilah teori kepemimpinan yang lengkap. saya berkenalan dengan teori Transformational Leadership. ada 3. Oleh karena itu sangat bermanfaat khususnya bagi Anda yang kini mendapat amanah sebagai pemimpin.000 web yang memuat istilah itu.Ketika sedang meneliti kepemimpinan untuk disertasi itulah. mudah. Ratusan penelitian membuktikan efektivitas teori ini. karena merupakan perpaduan antara pengalaman (leadership) penulis dengan teori-teori kepemimpinan.Sc. “Di alam usaha dan bisnis yang penuh perubahan yang cepat dan persaingan yang ketat serta intervensi teknologi multimedia yang semakin dominan. Buku itu. Inilah teori yang paling efektif hingga saat ini. Drs. “Saya sangat gembira atas terbitnya buku ini yang berkarakter. Konsep buku ini juga sudah dibaca oleh beberapa tokoh. ditemukan 2847 artikel. lainnya jurnal-jurnal). yaitu kepemimpinan yang sangat concern pada kualitas manusia. kepemimpinan transformasional merupakan salah satu alternatif yang cerdas dan efektif untuk membangkitkan kembali BUMN dan usaha swasta dalam era yang sangat dinamis ini. Melalui cuti besar selama 9 bulan. peduli dan bertanggung jawab bagi kepentingan perusahaan. pemimpin. yang berkomentar. bisa mendapatkan manfaat dari teori terobosan itu. MM juga berkomentar.com.” Asisten Direktur PT LEN Industri. Saya merasa sudah menemukan “kunci wasiat” memimpin efektif.… . Kereta Api Indonesia (Persero). dan saya yakin orang awam tidak akan bisa ”menikmati” karya-karya itu. Ketika saya pelajari teori itu (hanya ada 4 -5 buku. Hana Suryana. inovatif. Bahkan 80% kajian terakhir di bidang kepemimpinan.” Dirut PT Pos Indonesia (Persero). banyak istilah yang agak abstrak misalnya pemimpin harus memiliki sense of purpose. dengan menawarkan konsep transformational leadership. bukan untuk tujuan pribadinya sendiri. saya berusaha menulis buku tentang kepemimpinan transformasional itu. memang ”nuansa ilmiah” sangat kental. Herdy Waluyo. Ir. atau the leader coaches and mentors dan berbagai istilah “ilmiah” lainnya. diantaranya adalah: • • • Dirut PT. “Buku ini memberikan sentuhan lain terhadap konsep-konsep kepemimpinan yang selama ini berkembang.190. alhamdulillah. Jika kita cari keyword ”Transformational Leadership” di Google. Namun ketika saya lihat konsep teorinya.com. bahkan rakyat yang menilai pemimpinnya. berhasil saya selesaikan. Transformational leadership diperlukan untuk mempercepat perubahan. berkomentar. pasti menyangkut teori ini. Jika kita cari di library online www.questia. Ronny Wahyudi. etis dan paling efektif hingga kini.

jujur saya katakan sebagai hal yang luar biasa! Bagaimana mungkin di lingkungan BUMN yang sama sekali kontradiktif. Buku itu setebal hampir 400 halaman yang berisi berbagai strategi praktis untuk menjadi pemimpin unggul. 3 tahun. Benar sekali. yaitu: Pengantar Bab 1: Idealized Influence Bab 2: Individual Consideration Bab 3: Inspirational Motivation Bab 4: Intellectual Stimulation Bab 5: Pemikiran Pemimpin Transformasional Bab 6: Love (Suasana batin pemimpin transformasional) Bab 7: Spirituality ( Suasana batin pemimpin transformasional) Bab 8: Bunga Rampai Penelitian para Pakar Kepemimpinan Miliki Segera Buku Transformational Leadership! Bayangkan dampaknya pada kepemimpinan anda pada 1 tahun. hampir semua memuji buku itu demikian baik. tapi pada seberapa besar kepedulian dan kemanfaatan kita bagi umat manusia…” Buku itu terdiri dari 8 bab. Salut dan terima kasih Pak Dwi dari saya pribadi dan keluarga atas karya dan keuletannya. Dari testimoni pembaca buku itu. Anda akan menjadi pemimpin yang unggul. tidak kondusif. ia dapat menulis buku kepemimpinan dengan kualitas ilmiah sedemikian baik dengan gaya penulisan yang ringan tetapi sistematikanya apik yang bertentangan dengan keadaan BUMN riil kita sehari-hari. Jangan percaya begitu saja dengan komentar mereka. menginspirasi. kemuliaan itu bukanlah dinilai dari berapa tinggi pangkat dan berapa banyak sanjungan orang kepada kita. kemampuan Pak Dwi menulis buku kepemimpinan transformasional selevel ini. dan mendalam. feodalis serta kepalsuan adalah hal yang wajar.Bagi saya yang juga meniti karir di BUMN dalam kurun waktu sejak tamat sarjana hingga mendekati usia pensiun. Anda sendiri bisa membuktikannya… Kepemimpinan dalam Organisasi oleh: Gary Yukl > Bisnis. dan 5 tahun mendatang jika anda menerapkan metoda kepemimpinan unggulan ini. Manajemen & Keuangan » Manajemen & Leadership > Textbooks » Universitas » Ekonomi Penerbit : Indeks . pemimpin yang begitu dirindukan oleh bawahan anda… Caranya? Baca dan terapkan resep-resep dari buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul.

1 Pendahuluan Sifat Kepemimpinan. 4 Kepemimpinan Partisipatif. 3 Persfektif tentang Perilaku Kepemimpinan yang Efektif.500 Rp31. 9 Kepemimpian yang Karismatik dan Transformasional. 7 Ciri dan Keterampilan Manajerial. seperti lembaga keagamaan. psikologi juga menggunakan buku ini. Buku ini juga dapat dijual ke semua lembaga publik (semua departemen) dan lembaga masyarakat. 8 Teori Kontinjensi dari Kepemimpinan yang Efektif. 10 Memimpin Perubahan dalam Organisasi.Edisi : Soft Cover ISBN : 9796834626 978979683462 ISBN-13 : 4 Tgl 2005-00-00 Penerbitan : Bahasa : Indonesia Ukuran : 200x250x0 Sinopsis Buku: Kepemimpinan sering disebut leadership. 14 Kepemimpinan Etis dan Keragaman. Buku ini digunakan pada fakultas ekonomi jurusan manajemen S1 atau D3. Motivasi Kepemimpinan & Efektivitas Kelompok Rp34. Isinya mengenai cara memimpin yang mampu mencapai sasaran. 2 Hakikat Pekerjaan Manajerial. 5 Teori Pembuatan Peran Dyadic dan Menjadi Pengikut. 15 Tinjauan dan Integrasi. 12 Kepemimpinan Strategis oleh Para Eksekutif. 6 Kekuasaan dan Pengaruh. 11 Kepemimpinan dalam Tim dan Kelompok Keputusan. juga cara mengambangkan keterampilan kepemimpinan. dan Pemberian Kewenangan. 13 Mengembangkan Keterampilan Kepemimpinan. Delegasi. Fakultas sosial politik.050 Penulis Penerbit Tahun Penerbitan Jumlah Halaman No ISBN Sudarwan Danim Rineka Cipta 2004 172 9795188976 Sinopsis Buku .

komunikasi. motivasi. perilaku menajerial dan modernisasi administrator dengan beberapa dimensi. orientasi profesional dan orientasi birokrasi dalam administrasi. .Fokus materi sajian dalam buku ini meliputi masalah-masalah kepemimpinan. gaya kerja. pembuatan keputusan dan kedudukan sestem informasi manajemen di dalamnya. moral kerja. Buku ini diharapkan dapat membekali mahasiswa yang menekuni bidang konsentrasi manajemen pendidikan atau peserta mata ajaran kepemimpinan dan perihal manajement di beberapa program studi pada berbagai universitas dan pusat-pusat latihan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful