Pelatihan Mendesain Turbin Air Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

PENDAHULUAN Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat, saat ini PLN melaksanakan proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batubara 10.000 Mega Watt yang segera akan disusul dengan proyek 10.000 MW tahap II. Namun selain membangun pembangkit-pembangkit listrik berkapasitas besar tersebut, pada daerah-daerah terpencil dan jauh dari lokasi jaringan transmisi, diperlukan pasokan dari pembangkit-pembangkit listrik berkapasitas kecil, terutama yang memanfaatkan potensi energi setempat yang bersifat terbarukan (renewable). Salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi untuk dikembangkan adalah pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Keunggulan PLTMH terletak pada biaya pembangkitan energi listrik yang kompetitif dan teknologi yang sederhana sehingga dapat dikelola dan dioperasikan oleh masyarakat setempat. Makalah ini membahas tentang keunggulan turbin cross-flow (aliran silang) dibanding dengan jenis lainnya. Karena dapat dibuat dan dioperasikan dengan teknologi yang sederhana, turbin cross-flow cocok dikembangkan sebagai penggerak mula PLTMH. MIKROHIDRO Secara umum Listrik Tenaga Air dapat dikatagorikan sesuai besar daya yang dihasilkannya, dimana salah satu klasifikasi Listrik Tenaga Air adalah sebagaimana tabel berikut (Sumber : Severn Wye Energy Agency, www.swea.co.uk)

1

No. 1. 2. 3.

JENIS PLTA PLTM PLTMH

DAYA / KAPASITAS > 5 MW ( 5.000 kW). 100 kW < PLTM < 5.000 kW < 100 kW

Namun sebenarnya pembagian antara PLTA (besar), PLTM (minihidro) serta PLTMH (mikrohidro) bervariasi dan dinamis. Pembagian pada tabel diatas merupakan salah satu contoh. Namun secara umum dapatlah ditentukan bahwa yang dimaksud sebagai PLTMH adalah jika mempunyai kapasitas daya di bawah 100 kW. Pada dasarnya suatu pembangkit listrik tenaga air berfungsi untuk mengubah potensi tenaga air yang berupa aliran air (sungai) yang mempunyai debit dan tinggi jatuh (head) untuk menghasilkan energi listrik. Bangunan tersebut mencakup bangunan sipil dan peralatan elektromekanik. Gambar berikut menunjukkan skema dan susunan peralatan typical sebuah PLTMH Air yang mengalir di sungai dibelokkan alirannya oleh Weir (bendung), sehingga aliran air tersebut mengalir lewat bangunan sadap (Intake) . Pada intake terdapat bak pengendap (settling basin) yang berfungsi untuk menghendapkan butir-butir pasir dan lumpur dari air. Dari bak penenang air dialirkan melewati saluran pembawa (head race) menuju bak penenang. (forebay). A. Bak penenang (forebay) berfungsi untuk menenangkan atau menurunkan kecepatan air sebelum masuk ke penstock. Bak penenang ini juga biasanya berfungsi sebagai bak pengendap, yaitu mengendapkan sisa-sisa partikelpartikel pasir dan lumpur yang masih terbawa lewat saluran penghantar. Dari forebay air mengalir lewat saluran pipa tertutup yang disebut pipa pesat (penstock). B. Pada ujungnya di sebelah bawah pipa pesat disambung dengan turbin yang berfungsi untuk mengubah energi potensial yang ada pada air menjadi enegi mekanik. Poros turbin dihubungkan dengan generator, baik dikopel secara langsung sehingga putaran turbin dan generator sama, maupun dengan memakai sistem transmisi mekanik lain jika putaran keduanya berbeda. Putaran generator tersebut selanjutnya menghasilkan energi listrik.

2

Kecepatan putar desain turbin sebagian besar ditentukan oleh besar head operasi turbin air tersebut. air mengalir melalui nosel yang mengubah air kecepatan rendah dan tekanan tinggi menjadi kecepatan tinggi (jet). Pada kondisi tersebut tekanan air sama dengan tekanan udara luar (atmosfir) baik sebelum maupun sesudah mendorong sudu. 1993) Head tinggi Pelton Turgo Head Menengah Cross-flow Multi-jet pelton Turgo Francis Head rendah Cross-flow Turbin impuls Turbin reaksi Propeller Kaplan Pada saat beroperasi sudu putar (runner) turbin reaksi terendam di dalam air dan bertekanan. 3 . Disamping itu dari segi beroperasinya turbin air dibedakan atas turbin impuls dan turbin reaksi sebagaimana table berikut : Tabel Klasifikasi Jenis Turbin Air (Adam Harvey et al. Setiap turbin mempunyai kecepatan putar tertentu. Sudu runner mempunyai profil sehingga perbedaan tekanan antara satu sisi dengan sisi lainnya sehingga menimbulkan gaya. runner turbin impuls beroperasi di udara (tidak terendam air). seperti sayap pesawat terbang. dimana turbin tersebut akan beroperasi dengan efisiensi terbaik pada kombinasi head dan debit tertentu. Gaya tersebut yang menyebabkan runner berputar. London. terutama tinggi head serta besar aliran air yang ada. Air berkecepatan tinggi tersebut lalu mendorong runner sehingga momentum air berpindah ke runner. Sedang pada turbin impuls terjadi hal yang sebaliknya. Intermediate Technology Publications.KLASIFIKASI TURBIN AIR Fungsi turbin adalah mengubah energi ketinggian air menjadi daya putaran poros. head menengah dan head rendah. Microhydro Design Manual. Pemilihan jenis turbin air yang dipakai pada PLTMH tergantung pada karakteristik site tempat lokasi PLTMH tersebut. Turbin air dapat dibagi atas head tinggi. Pada turbin ini sebelum mendorong sudu. runner tersebut diputar oleh adanya semprotan (jet) air.

Sebenarnya turbin crosflow ini telah dibuat sejak sekitar setahun yang lalu dan dilakukan lab test hingga akhir Agustus dan juga pemasangan perdana di Sulawesi pada bulan September 2008 oleh team dari MHPP. Turbin ini dikembangkan untuk dapat menekan biaya produksi sehingga masyarakat di desa-desa yang jauh dari jaringan PLN dapat ikut menikmati manfaat energi listrik. Turbin piko yang merupakan penyederhanaan dari desain Crossflow T15 dibuat semata-mata untuk menyebarluaskan teknologi yang semestinya dimiliki oleh seluruh aspek sosial yang ada di masyarakat Indonesia.CONTOH PELAKSANAAN PEMBUATAN TURBIN MIKROHIDRO DI BANDUNG Terimakasih untuk Mini Hydro Power Project (MHPP) yang sudah berkenan memberikan desain turbin crossflow untuk dipublikasikan bagi kepentingan umum. 4 .

Test Lab MHPP Test Lab TEDC 5 .

GarumparSulawesi 6 .

Gerhard Fischer. Semoga yang kami lakukan dapat bermanfaat demi Indonesia bebas krisis energi.. dan juga mengedepankan energi terbarukan. …wasserkraft hascho! (hydropower hebat!!) 7 . turbin pun telah selesai dipabrikasi. Seperti pernah dikatakan oleh guru saya..Saat ini saya sedang mencoba mengkombinasikan turbin piko ini dengan motor dari bekas mesin cuci yang saat ini tersedia cukup banyak (hasil recycle). tinggal memasangnya dan membuat jaringan ke masyarakat desa. target yang dituju adalah turbin yang lebih ringkas. memang sudah ada beberapa instansi yang menawarkan pendanaan tetapi belum terealisasi hingga saat ini. relatif murah dan aman (arus DC) Lokasi pemasangan sudah tersedia. Hal ini tentu membutuhkan dana lebih banyak lagi.

Cihanjuang Inti Teknik dan PT Kramat Raya Sejahtera. CV. Heksa Prakarsa Teknik. Pilihan kami adalah sebuah desa di daerah Garut Selatan yang tidak terjangkau oleh jaringan transmisi PLN. baik untuk penerangan maupun untuk usaha kecil. Susah-susah mudah memang mencari lokasi dengan head (tinggi jatuh air) 15 meter dan debit air 15 liter per detik sesuai desain turbin yang telah kami buat.Setelah berbulan-bulan berencana. Di pertengahan September 2008 di saat bulan Ramadhan kami berempat bersama seorang warga desa melakukan survey (peninjauan) ke pelosok hingga kami temukan turbin kincir yang dimaksud. membuat dan melakukan beberapa test. Di Bandung dan sekitarnya (tempat tinggal kami) akan sangat sulit mencari lokasi yang diinginkan. Solusi untuk kami ternyata tidak terlalu sulit. 8 . Di pedesaan air sangat besar dan head biasanya cukup tinggi sehingga akan sangat feasible (mungkin) jika menggunakan turbin mikro yang sudah diproduksi bebepara manufaktur di Bandung seperti PT. Idenya sederhana saja. membuat turbin air skala sangat kecil (<5000 watt) semurah mungkin dan pemanfaatan sebesar mungkin. kami tinggal mencari turbin-turbin kincir sederhana yang dibangun di beberapa desa yang memang sudah sangat membutuhkan listrik. paling tinggi 5 meter saja sementara debit air di perkotaan unpredictable (tak bisa diprediksi) kadang besar kadang habis sama sekali. Di tulisan yang akan datang mudah-mudahan saya dapat menuliskan pengalaman membuat dan melakukan test turbin piko ini. akhirnya saya dan beberapa teman mencari lokasi yang tepat untuk turbin piko pertama kami.

kedua kincir dimanfaatkan untuk menerangi sekitar 5 rumah masing-masing 50 – 75 watt. dengan kondisi 2 kincir beroperasi dan 1 kincir tidak ada. Menurut informasi yang kami dapatkan dari 2 kincir yang beroperasi 1 kincir menghasilkan ~100w dan yang lainnya bisa menghasilkan ~250w. Saat melakukan survey kami hanya membawa kamera digital. alat ukur sederhana (meteran) dan tali sehingga cara pengukuran yang kami lakukan tentu bukan sesuatu yang presisi tapi acceptable (dapat diterima) untuk sebuah kunjungan singkat. 9 .Terdiri dari 3 buah air terjun berundak-undak dan 3 kincir.

10 .Pengukuran head: Pengukuran dilakukan dengan membentangkan meteran dari permukaan air terjun yang paling atas hingga permukaan jatuhan air paling bawah sehingga didapatkan panjang sisi miring. untuk sudut kami melakukan foto tegak lurus ke arah perpotongan meteran dan tali yang digantung batu yang selanjutnya diolah dengan menggunakan software drawing.

Dari hasil pengukuran didapat ketinggian kurang lebih 15 meter. pengukuran lebih detail akan kami ketahui ketika membawa turbin piko yang sudah dilengkapi preassure gauge (alat ukur tekanan) ke lokasi. 11 .

86m/dt x 0. penampang selokan memiliki lebar 30 cm dan kedalaman air 6 cm sehingga diperoleh luas penampang air 0. Debit kami dapatkan dengan memformulasikan kecepatan aliran air dikalikan luas penampang selokan Q=vxa Q = 0. dalam hal ini kami menggunakan bunga liar (terimakasih kepada bunga-bunga yang sudah berkorban).018m2 = 0.86 m/dt.018 m2.0154m3/dt ~ 15 l/dt Analisa optimis kami untuk daya yang terbangkitkan: 12 . Dari beberapa test kami dapatkan rata-rata 7 detik dibutuhkan bunga liar untuk mencapai 6 meter atau sekitar 0.Pengukuran Debit: Pengukuran debit dilakukan dengan cara yang sederhana pula yaitu dengan mengukur kecepatan benda di aliran air sepanjang 6 meter.

Saya akan terus memberikan kelanjutan dari pengalaman ini setelah kami berhasil memasang turbin. sore hari kami pulang dengan perasaan lelah bercampur bahagia karena waktu berbuka puasa akan tiba.5 watt Dari energi yang terbangkitkan kami berharap dapat menerangi sekitar 20 rumah masing-masing 50 watt. Terima kasih dan mohon doanya.8m/dt2 x 0. 13 .P = H x Q x g x 50% = 15m x 15l/dt x 9.5 = 1102. Akhir kata kami terpuaskan dengan hasil yang kami dapatkan karena secara garis besar sesuai dengan turbin piko yang telah kami buat.

namun tidak bagi masyarakat Desa Bligo.22 m3/dtk pada musim pemeliharaan melalui suplesi di Sungai Winongo yang diambil di Bendung Korbri. Desa Bligo. Meskipun keberadaan Selokan Mataram telah banyak memberikan manfaat bagi masyarakat Yogyakarta. terbagi atas Saluran Induk Karang Talun yang panjangnya lebih dari 3 km. Debit air rata-ratanya 21. selokan Mataram dipakai untuk pelayanan irigasi seluas 33. Kabupaten Magelang Hal ini karena letak Selokan Mataram berada di dataran yang lebih rendah dari areal pertanian yang ada. untuk pengelontoran sistem sanitasi kota sekitar 0. Kabupaten Magelang.2 km) dan Saluran Van der Wicjk (17 Km). Selokan Mataram dan Saluran Van der Wicjk adalah merupakan sumber air utama di DIY. Kecamatan Ngluwar. Kecamatan Ngluwar. Selokan Mataram (31.000 Ha. Selokan Mataram dibangun tahun 1944 dan berhulu di dusun Macanan. Serta 136.5 m3/detik pada periode April-Oktober (musim kemarau).75 m3/detik pada periode November-Maret (musim penghujan) meskipun sering pula debit airnya mengalami penurunan secara drastis dibawah 10 m3/detik pada akhir musim kemarau.55 m3/dtk pada musim giling. Pada planing system-nya. pada tahun 2008 Pemerintah Desa Bligo berupaya untuk memanfaatkan Selokan Mataram sebagai sumber energi terbarukan dengan membentuk Pengelola Pembangkit Listrik Desa (PLD) yang 14 .CONTOH PELAKSANAAN PEMBUATAN TURBIN AIR DI MATARAM Saluran Mataram adalah saluran irigasi yang menghubungkan Sungai Progo dan Sungai Opak. Serta 0. Oleh karena itu.4m3/dtk dan suplesi keperluan industri Gula Madukismo 0. Bangunan irigasi ini merupakan jaringan interkoneksi antar Daerah Aliran Sungai (DAS). yakni antara DAS Progo dan DAS Opak. Menurut informasi dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Progo Opak Oyo (Balai PSDA WS POO/Balai POO). Jaringan Induk Saluran Mataram.

kincir. Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. Sejak awal abad 18 kincir air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum. turbin dan desain turbin yang benar. Namun hasilnya tidak maksimal (gagal) karena putarannya terlalu rendah dan tidak stabil sehingga tidak mampu menghasilkan energi listrik. Total energi yang tersedia dari suatu reservoir air adalah merupakan energi potensial air yaitu : E = mgh dengan m adalah massa air h adalah head (m) m g adalah percepatan gravitasi  2  s  15 . Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Berdasarkan orientasi awal yang dilakukan oleh penulis terhadap turbin air yang dibuat oleh Pengelola PLD desa Bligo. Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir.dilanjutkan dengan membuat sebuah turbin air untuk pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Memasuki abad 19 turbin air mulai dikembangkan. diketahui bahwa desain yang dipilih tidak sesuai dengan karakteristik aliran selokan Mataram dan kurangnya pemahaman terhadap hal-hal yang berkaitan dengan air. Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat. karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Dalam hubungan dengan reservoir air maka head adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan muka air keluar dari kincir air/turbin air. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada besarnya head dan debit air. penggergajian kayu dan mesin tekstil.

Daya merupakan energi tiap satuan waktu  (1) dapat dinyatakan sebagai : E m = gh t t E   . Dalam hal ini energi yang tersedia merupakan energi kinetik E= 1 mv 2 2 dengan v adalah kecepatan aliran air  m   s Daya air yang tersedia dinyatakan sebagai berikut : P= 1 ρQv 2 2 1 ρAv 3 2 atau dengan menggunakan persamaan kontinuitas Q = Av maka P= dengan 16 . sehingga persamaan t  Dengan mensubsitusikan P terhadap  m   maka : t  E  Q  dan mensubsitusikan ρ t  terhadap  P = ρQ gh dengan P adalah daya (watt) yaitu m  Q adalah kapasitas aliran     s   3  ρ adalah densitas air  kg   3 m  Selain memanfaatkan air jatuh hydropower dapat diperoleh dari aliran air datar.

mudah untuk dipindahkan. Ada beberapa tipe kincir air yaitu Kincir air overshot bekerja bila air yang mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu sisi bagian atas. Adapun keuntungannya adalah Tingkat efisiensi yang tinggi dapat mencapai 85%. yang merupakan perpaduan antara tipe overshot dan undershot dilihat dari energi yang diterimanya. lebih ekonomis.A adalah luas penampang aliran air (m 2 ) Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi mekanik berupa torsi pada poros kincir. Kincir ini bekerja bila air yang mengalir.Tipe ini cocok dipasang pada perairan dangkal pada daerah yang rata. membutuhkan ruang yang lebih luas untuk penempatan dan daya yang dihasilkan relatif kecil. konstruksi yang sederhana. Sedangkan kerugiannya adalah Efisiensi kecil dan daya yang dihasilkan relatif keci. Kincir air tipe undershot tidak mempunyai tambahan keuntungan dari head. Adapun kerugiannya adalah karena aliran air berasal dari atas maka biasanya reservoir air atau bendungan air. Jarak tinggi jatuhnya tidak melebihi diameter kincir. menghantam dinding sudu yang terletak pada bagian bawah dari kincir air. arah aliran air yang menggerakkan kincir air disekitar sumbu poros dari kincir air. Kincir air jenis ini memperbaiki kinerja dari kincir air tipe under shot. Kincir air overshot adalah kincir air yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan jenis kincir air yang lain. Jenis kincir yang kedua adalah kincir air undershot. Keuntungan kincir ini adalah Konstruksi lebih sederhana. mudah dalam perawatan dan teknologi yang sederhana mudah diterapkan di daerah yang terisolir. Disini aliran air berlawanan dengan arah sudu yang memutar kincir. sehingga memerlukan investasi yang lebih banyak. 17 . dan karena gaya berat air roda kincir berputar. tidak membutuhkan aliran yang deras. Tipe ini disebut juga dengan ”Vitruvian”. tidak dapat diterapkan untuk mesin putaran tinggi. Jenis kincir yang ketiga adalah Kincir air Breastshot.

Turbin air dikembangkan pada abad 19 dan digunakan secara luas untuk pembangkit tenaga listrik. C. METODE PELAKSANAAN PPM 1. Sudu pada turbin reaksi mempunyai profil khusus yang menyebabkan terjadinya penurunan tekanan air selama melalui sudu. Air keluar nozle yang mempunyai kecepatan tinggi membentur sudu turbin. Turbin impuls adalah turbin tekanan sama karena aliran air yang keluar dari nosel tekanannya adalah sama dengan tekanan atmosfir sekitarnya. Akibatnya roda turbin akan berputar. Semua energi tinggi tempat dan tekanan ketika masuk ke sudu jalan turbin dirubah menjadi energi kecepatan. Berdasarkan prinsip kerja turbin dalam mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis.. Runner turbin reaksi sepenuhnya tercelup dalam air dan berada dalam rumah turbin.Selain kincir juga terdapat turbin air. Setelah membentur sudu arah kecepatan aliran berubah sehingga terjadi perubahan momentum (impulse). Kadus 18 . Khalayak Sasaran Kegiatan PPM Kegiatan ini direncanakan oleh 5 Pengelola Listrik Desa (PLD) dan 15 pemuda Bligo Ngluwar Magelang. Perbedaan tekanan ini memberikan gaya pada sudu sehingga runner (bagian turbin yang berputar) dapat berputar. Turbin yang bekerja berdasarkan prinsip ini dikelompokkan sebagai turbin reaksi. Pada turbin impuls Energi potensial air diubah menjadi energi kinetik pada nozle. Berbeda dengan turbin impuls. Energi mekanis diubah dengan generator listrik menjadi tenaga listrik. turbin air dibedakan menjadi dua kelompok yaitu turbin impuls dan turbin reaksi. Turbin air mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis. Selain itu kegiatan ini melibatkan para Kepala Dusun (Kadus) di sekitar Selokan Mataram yaitu Kadus Blaburan di mana masih terdapat 21 rumah belum taraliri listrik.

mendapatkan informasi tentang jenis-jenis turbin air yang sesuai dengan karakteristik aliran air Selokan Mataram Kesulitan tersebut dapat karena keterbatasan pengetahuan. kegiatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah sebagai berikut : Ceramah dan Demonstrasi Metode ini digunakan untuk memberikan informasi dan pemahaman peserta tentang berbagai macam jenis turbin air yang dapat digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Diskusi secara intensif tentang . b. sehingga diharapkan nantinya dapat membagi pengetahuan kepada warga dan membuat turbin air secara mandiri. maka pemecahan masalah yang diajukan secara operasional adalah sebagai berikut : a.Beteng terdapat 9 rumah. ketrampilan dan belum adanya upaya-upaya mengoptimalkan sumber-sumber informasi yang ada. dan Kadus Kolodanan 10 rumah. Berdasarkan uraian di atas. Kadus Macanan terdapat 22. Praktek dan Pembimbingan untuk memberikan kesempatan berlatih Metode ini digunakan membuat desain turbin air beserta perhitungan secara tepat. Metode Kegiatan PPM Metode a. 3. Langkah-Langkah Kegiatan PPM Berdasarkan Pengelola orientasi lapangan diperoleh gambaran bahwa PLD Desa Bligo masih mengalami kesulitan dalam dan cara mendesainnya. Kondisi ini apabila tidak segera di atasi maka akan menghambat program Pemerintah Desa Bligo untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi proyek air bersih maupun masyarakat yang kebutuhan listriknya mencapai 71. 1) Karakteristik aliran Selokan Mataram 2) Jenis-jenis turbin air 19 . 2.000 watt.

20 . Pelatihan intensif tentang . sehingga perlu waktu untuk dapat memahami. 3) Motivasi peserta yang tinggi untuk mengetahui atau mendapat kincir air pengetahuan tentang turbin air. Desain turbin air Perhitungan-perhitungan Pemilihan bahan Perakitan bagian-bagain turbin air Perawatan turbin air. 3) Keterbatasan dana untuk praktek membuat turbin. Faktor Pendukung Beberapa hal yang mendukung terlaksananya kegiatan PPM dengan judul Pelatihan Mendesain Turbin Air Sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Dengan Memanfaatan Saluran Irigasi Selokan Mataram di Desa Bligo Kecamatan Ngluwar Magelang ini adalah : 1) Kegagalan pemerintah Desa Bligo dalam membuat sebagai pembangkit listrik. Faktor Penghambat tahun lalu. 2) Keinginan masyarakat Desa Bligo untuk mengoptimalkan pemanfaatan aliran air Selokan Mataram. b. 1) Peserta pelatihan rata-rata telah lulus sekolah lebih dari lima 2) Materi pelatihan yang relatif baru bagi para peserta. sehingga relatif sulit untuk diajak berfikir lebih cepat. 1) 2) 3) 4) 5) 4. Faktor Pendukung dan Penghambat a. 4) Keinginan peserta untuk dapat merencanakan dan buat sendiri turbin air yang sesuai dengan karakteristik selokan Mataram.3) Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan turbin air b. mengingat harga bahan turbin yang relatif mahal.

Hasil Pelaksanaan Kegiatan PPM Kegiatan PPM dilaksanakan pada Tanggal 30 September. Adapun rincian kegiatannya adalah sebagai berikut : Tabel 2. PELAKSANAAN KEGIATAN PPM 1. Pelaksanaan Kegiatan PPM Hari/Tgl Pelaksana Kegiatan Koordinasi dan apersepsi tentang program dan materi pelatihan Tenaga Air Keterangan Pembuatan kesepakatan jadwal pelatihan dan materi pelatihan Penyampaian materi dengan demonstrasi. Tanya jawab dan evaluasi Penyampaian materi dengan demonstrasi. Tanya jawab dan evaluasi Penyampaian materi dengan demonstrasi. Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan PPM 21 . Tanya jawab dan evaluasi Praktek dan Tanya jawab 30/09/09 Amir Fatah 2/10/09 Agus Budiman & & TIM 7/10/09 9/10/09 Agus Budiman & & TIM 14/10/09 16/10/09 Agus Budiman & & TIM 21/10/09 23/10/09 Agus Budiman & & TIM 30/10/09 Kincir air Turbin air Latihan Membuat Desain Turbin air 2.D. 7. 23 Oktober 2009 dan ditutup tanggal 30 Oktober 2009. 2. 9. 16. 21. 14.

para peserta secara mandiri mengingat dari para peserta terdapat dua orang yang cukup lama pernah E. 2. Dengan demikian dari pelatihan yang dilakukan selama 8 hari atau 16 jam ini pengetahuan para peserta tentang berbagai macam turbin air yang dapat digunakan dalam Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dapat meningkat bahkan telah mampu membuat desain turbin air yang benar. PENUTUP 1. Selanjutnya dipilih satu yang paling baik dan dipraktikan dengan bahan besi dan pipa. Pelatihan dilaksanakan dengan menekankan pada pemahaman tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan sebuah mikrohidro terutama turbin air. 22 . a. Dari 20 peserta dihasilkan 17 desain turbin.Setiap peserta pelatihan dalam praktek membuat desain turbin diiberikan bahan dari karton tebal beserta alat tulis yang diperlukan. dilakukan bekerja di industri mesin perkakas. Saran Dapat dilakukan pelatihan yang sama terutama pada daerah yang benar-benar membutuhkan energy listrik. Kesimpulan Pengabdian pada masyarakat dalam bentuk pelatihan yang berkaitan dengan energi terbarukan yaitu pelatihan desain turbin mikrohidro dengan memanfaatkan aliran selokan Mataram sebagai pembangkit tenaga listrik telah dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan atau 16 jam. Hasil pelatihan ini menghasilkan 17 desain turbin dengan berbagai ukuran beserta perhitungannya dan satu buah turbin crossflow yang dapat disimpulkan bahwa pengerjaannya mencapai 70 %. Adapun untuk praktek dengan bahan sesungguhnya.

23 .b. Dapat dilakukan pelatihan lanjutan berupa pembuatan turbin mikrohidro.