P. 1
Aneka Mesin Dan Perkakas

Aneka Mesin Dan Perkakas

|Views: 28|Likes:
Published by Syabith Umar Ahdan

More info:

Published by: Syabith Umar Ahdan on Jul 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/05/2011

pdf

text

original

Aneka Mesin dan Perkakas Tekanan di dalam separator sekali lagi kembali seperti semula menjadi kira-kira

0,7 bar yang secara otomatis membuka pelepasan katup air 15. Separator air berminyak tipe Coalescing bed (Penggabungan Kasur) Separator Minyak/Air tipe coalescing yang umum dipakai adalah Firtop. Gambar 4.11 menunjukkan standar 5 tonnes/hr melalui pelepasan otomatis dari minyak yang sudah terkumpul dan gulungan uap untuk memanaskan minyak sebagai fasilitator pemisahan dan pelepasan.

bagian bawah plat ini, minyak tersebut mngalir melalui lubang lubang di plat tersebut. Dan dikarenakan kelekatan dan tegangan permukaan dari minyak tersebut, maka terbentuklah gumpalan-gumpalan yang ukurannya lebih besar sampai gumpalan-gumpalan tersebut mempunyai daya apung yang cukup untuk mengapung ke atas dengan kecepatan yang melebihi kecepatan air lalu terkumpul di zona sekunder yang disaat bersamaan air mengalir melalui layar dan menuju kalan keluar pipa. Alat pemisah ini mampu membentuk gumpalan minyak yang berdiameter hingga 12 mm dan biasanya bahan bakar minyak terberat bisa membentuk stalagmit panjang yang tumbuh sampai terlihat oleh mata sebelum stalagmit itu dilepaskan. Dikarenakan kecepatannya yang rendah, minyak yang sudah terkumpul dengan mudah mengalir melewati layar dan terbawa menuju pintu keluar pipa. Separator ini bisa di atur agar beroperasi secara manual maupun otomatis. 4 tes kokang di sesuaikan, 2 Pipa internal di setiap zona di atur sehingga tinggi rendahnya minyak bisa di pantau. Saat Minyak pada keadaan tingkat tnggi tes kokang, pelepasan manual katup yang ada di zona pengumpulan terbuka untuk memungkinkan minyak lepas menuju tangki pengumpulan minyak. Lalu tes kokang minyak tingkat rendah terbuka, dan ketika air muncul, katup pelepasan minyak tertutup. Katup tekanan separator tertutup dan dijaga agar tetap dalam 1 bar, entah dalam keadaan pelepasan yang berlebihan, maupun pelepasan katup secara manual di pintu keluar khusus air bersih. Di versi full otomatis, separator menggunakan unit pendeteksi kapasitansi elektronik untuk memonitor interface minyak/air dan juga untuk secara otomatis membuka katup pelepasan minyak yang bisa berupa selenoid maupun tipe elektro pneumatic ketika minyak mencapai tingkat tinggi. Saat minyak sudah terlepas, sebuah sinyal dikirim oleh pendeteksi minyak tingkat rendah untuk menutup katup.

Gambar 4.11 Contoh dari Pemisahan coalescing bed Separator Vertikal mempunyai kapasitas hingga 200tonnes/hr per unit. Namun bila 2 coalescing bed kembar yang berjenjangan dan disusun secara horizontal, ia dapat menyuplai hingga 500 tonnes/hr. Prinsip kerja operasi tersebut dapat dilihat sesuai gambar 4.11 Air yang berminyak dipompa melalui katup 1 arah yang ada di dalam separator; melalui saluran terluar yang berbentuk gelang, air yang berminyak tersebut mengalir secara vertikal ke atas menuju zona pengumpulan utama, dimana gumpalan minyak yang lebih besar terkumpul disitu. Air kemudian mengalir ke bawah melalui saluran dalam yang berbentuk gelang menujudasar separator, melalui port ke coalescing bed pada kecepatan yang sangat rendah ketika minyak melekat pada bahan granular di bed dan terbentuk, pada dasarnya, sebuah film pendakian yang bergerak ke atas melalui bed memiliki kecepatan lebih lambat dari air.Bagian atas bed dilapisi plat yang berlubang. Ketika Minyak mencapai

Bed yang selalu dilapisi dengan minyak setiap waktu sangatlah penting. Gambaran dari 15 mg/liter dengan kandungan konsentrasi minyak sebesar 25% dan 6mg/liter dengan kandungan konsentrasi minyak sebesar 5% telah di catat saat tes. dan tidak memerlukan pembersihan di bagian flush belakang atau bahkan tidak perlu memperbaharui. Separator dapat berfungsi saat menangani 100% minyak. bed akan mudah kotor dan keruh. PERAWATAN BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Untuk memastikan mesin diesel melakukan pembakaran yang sempurna. Fasilitas ini memungkinkan separator dapat dipasang di antara dek yang dimana ruang kepalanya rendah. Design separator ini menghasilkan kualitas yang lebih baik dari 20 mg/liter. separator dilengkapi dengan katup pelepasan udara yang secara otomatis mengeluarkan udara yang ada di zona utama dan sekunder. seperti tersumbat benda padat ataupun tercampur benda cair. Metode yang sering digunakan di laut adalah centrifuging. . Setengah dari bagian atas separator bisa dipindah ke samping. ketika lambung air telah ditanggalkan. Untuk Operasi yang optimal. Sebagai contoh. Pastikan tidak ada debu. separator harus di penuhi dengan air bersih dulu sebelum dipakai. Sebaiknya. filtration. bed harus segera dicuci. asam dan air pada minyak pelumas. tanpa penyaringan yang memadai. kita menambahkan saringan keranjang berkapasitas besar dengan layar 20 mesh di antara pompa air berminyak dan separator untuk mencegah kotoran dan benda asing memenuhi bagian bawah coalescing bed. dan juga tidak ada unsur karbon.Untuk mencegah pendeteksi elektronik mengirim sinyal yang salah yang dikarenakan adanya udara. Pengurasan dan penguapan di luar koneksi disediakan agar separator bisa dikuras dan diuapkan keluar sebelum dibuka untuk survey. hal ini dapat di atasi dengan berbagai metode. Dengan sebuah saringan yang cocok. Tapi. berbagai macam garam dan air pada bahan bakar. bed akan beroperasi dengan sangat baik tanpa perlu di perbaiki. Dari ketiga metode terbut. Namun apabila berbagai kontaminasi terjadi. Proses ini bisa diperhitungkan menggunakan rumus matematika sebagai berikut    Separator di design agar mengangkat bagian atas separator sepanjang 75mm untuk mendapatkan access ke bagian interior dan juga untuk pemeriksaan secara meyeluruh hanya saat dibutuhkan saja. Saat mengoperasikan separator untuk pertama kalinya. Jika hal ini terjadi. metal. metode centrifuging merupakan metode yang paling banyak digunakan. dan yang tersisa hanyalah minyak. Hal ini bisa dilakukan dengan membuka katup penguras di bawah coalescing bed sehingga memudahkan isi dari coalescing bed mengalir ke lambungnya. dan coalescing. separator yang baru biasanya sudah memiliki bed yang sudah dilapisi minyak. yang menyebabkan penurunan kualitas dan peningkatan tekanan di bagian belakang. Gulungan uap maupun pemanas elektrik mungkin bisa di gunakan untuk mengurangi spesifik gravitasi dari minyak untuk membantu pengumpulan dan pelepasan. dan juga mengurangi pemakaian dan korosi pada mesin dan turbin. kita harus memastikan bahan bakar dan minyak pelumas yang kita miliki murni. Centrifuges Telah dijelaskan pada sesi separator minyak/air tentang bagaimana zat cair dengan perbedaan gravitasi yang spesifik bisa terpisah oleh gravitasi.Saat di pasang dengan pelepasan katup air bersih yang tertutup dimana disaat yang lain katup pelepasan minyak terbuka.

dan pada akhirnya benda padat tersebut akan dibuang. maka daya dan kecepatan pemisahan dapat di tingkatkan.12 Perbandingan antara contrifuges bejana sempit dengan bejana lebar Centrifuging secara berkelompok masih sering digunakan khususnya untuk pemurnian minyak pelumas. Bejana tipe ini tidak mempunyai masalah penanganan. dan nantinya mengalir ke ruang kosong antara pelat yang berdekatan. dibutuhkan setumpuk lempengan berbentuk kerucut. di sisi lain. 2 tipe yang berbeda dari operasi mesin berkelompok telah digunakan. Namun dengan mengenakan operasi dengan gaya centrifugal. dimana mesin berjalan selama beberapa waktu disaat benda padat sedang diakumulasi didalam wadah berbentuk mangkuk. Daya aselerasi tidak bisa diubah untuk memperkuat daya pemisah Fs. Pada fase yang lebih berat. rumus di atas bisa diubah menjadi    sudah bisa membuang kotoran/ lumpur secara continous maupun semi continous ke laut. Si sisi yang lain. volume retensi lumpur dan masa penahanan zat cair hanya bisa ditambah dengan cara memanjangkan diameter bejana. tergantung pembuatan mesin di awal.12 dan diklarifikasi pada tabel 4. Dan zat cair pada fase yang lebih berat juga dipandu menuju pelepasan air jika mesin sudah diatur. Pelat tersebut kemudian akan berperan sebagai permukaan pengendapan yang diperluas. Pengendapan yang terjadi di bejana yang lebar biasanya lemah terhadap pusat bejana dan jarak untuk berpindah sebelum mencapai dinding bejana sangatlah besar. gaya centrifugal dapat diaplikasikan. Sehingga jika Bejana yang tegak tadi di ganti dengan silinder yang berputar. dari luar. Partikel dari Fase yang lebih berat Dimana : = Kecepatan sudut r = Radius efektif kecepatan rasional dan radius efektif dapat di kontrol dengan batas rekayasa tertentu. Zat cair akan masuk ke dalam kerucut. Gambar 4. Karena itu. Untuk menangani problem tersebut. hanya mempunyai jarak yang pendek untuk meluncur sebelum sampai di dinding bejana dimana benda padat disimpan. namun saat ini banyak mesin yang . Hal ini di ilustrasikan pada gambar 4. Contrifuges angkatan laut di design untuk sekumpulan operasi.Dalam Bejana yang tegak. Mesin akan berhenti jika proses pengakumulasian benda padat mulai terganggu. Oleh karena itu.2 Mesin bejana yang berbentuk tabung secara fisik dapat menahan kecepatan sudut yang lebih besar daripada tipe bejana yang lebar. maupun dari lubang distribusi yang berujung pada batas luar kerucut. Hal ini meningkatkan keseimbangan bejana dan menyelesaikan masalah penanganan. Tapi. dengan jarak 2-4 mm dari dinding bejana. Hal inilah yang secara efektif terjadi pada Centrifuge Selama bertahun-tahun. Bejana yang lebar dapat menahan lebih banyak kotoran sebelum performanya menurun dan bisa dibersihkan di situ.

jika tangki diberi sekat.13a. Di batas luar tersebut. yang mengorientasikan zat itu menuju pusat bejana. dikenal dengan nama garis-e. seperti pada gambar 4. gumpalan air dan partikel padat meninggalkan tumpukan. Interface dari air/minyak sangat jauh berbeda dan. garise harus diletakkan di sisi luar.13 dan menimpa permukaan lempeng terbawah. Jika garis-e diletakkan di outlet pusaran air (bagian kerucut paling atas) Fase pelapasan minyak ke air akan terjadi. Batas antara peremuan zat tersebut dinamakan interface. Partikel padat yang lebih berat melewati dinding bejana. Karena pengaturannya berupa tuba berbentuk U sederhana yang berisi 2 zat cair berbeda berat. partikel tersebut dapat berakumulasi dan melewati kerucut menuju batas luar kerucut. Berdasarkan perpisahan gravitasi dalam tangki pengendapan. Untuk mencapai keuntungan penuh dari tumpukan kerucut. dan airnya terjepit diantara zat padat dan minyak. pemisahan yang berkelanjutan akan terjadi.melewati fase yang lebih ringan seperti pada gambar 4. tinggi antara 2 zat cair akan memiliki rumus  Dimana :    . Saat partikel telah menimpa permukaan kerucut terbawah.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->