Pengertian Perencanaan Usaha

Apa perencanaan usaha (business plan) itu? Untuk memahaminya, terlebih dahulu kita pahami arti istilah usaha dan arti istilah perencanaan. Dalam pengertian ekonomi, usaha atau bisnis adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok individu yang dilaksanakan secara legal dengan menggunakan dan mengkombinasikan sumberdaya atau faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan/atau jasa bagi masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh manfaat finansial, yaitu laba bisnis atau laba usaha (business profit). Perencanaan adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan pemilihan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran. Dari kedua pengertian di atas sekarang dapat didefinisikan arti perencanaan usaha yaitu sebagai proses penentuan visi, misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu. Jadi dalam perencanaan usaha terkandung adanya: 1) Visi, yaitu cita-cita masa depan perusahaan yang akan melakukan usaha tersebut. 2) Misi adalah maksud khas atau unik dan mendasar yang membedakan perusahaan dengan perusahaan lain serta mengidentifikasikan ruang lingkup kegiatan usaha/perusahaan yang bersangkutan. 3) Tujuan adalah hasil yang ingin dicapai dari usaha/perusahaan tersebut. 4)Strategi adalah cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan usaha dengan melibatkan semua sumberdaya atau faktor produksi yang dimiliki. Dalam dunia bisnis dikenal beberapa strategi yang biasa diterapkan perusahaan sebagai berikut: (1) Defender, strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih dan mempertahankan pasar pada segmen sempit dari seluruh pasar potensial yang ada. (2) Prospector, strategi bisnis yang diarahkan secara agresif untuk meraih pasar seluas-luasnya melalui inovasi produkproduk baru. (3) Analyzer, strategi bisnis yang dijalankan melalui imitasi, yaitu meniru apa yang dilakukan prospektor. Strategi bisnis seperti ini bertujuan meraih keuntungan dengan meminimalkan risiko. (4) Kepemimpinan dalam biaya (cost-leadership strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluasluasnya melalui harga produk yang semurah-murahnya. (5) Diferensiasi (differentiation strategy), strategi bisnis yang diarahkan untuk meraih pasar seluas-luasnya melalui keunikan produk yang dihasilkan. Keunikan tersebut bisa dicirikan oleh kualitas yang tinggi, pelayanan yang prima, maupun rancangan produk yang inovatif. (6) Fokus (focus strategy), strategi bisnis yang diarahkan dalam segmen pasar yang sempit yang dijalankan melalui fokus dalam kepemimpinan biaya (cost focus) atau fokus dalam diferensiasi (differentiation focus).

MATERI PEMBELAJARAN A. CARA MELIHAT PELUANG USAHA Sebagai orang yang kreatif, calon wirausaha akan mampu melihat banyak peluang usaha yang

diciptakan. Jika diindentifikasi, sebenarnya banyak sekali peluang (opportunity) yang menguntungkan, asal ada niat untuk bekerja keras, mau mendengarkan orang lain, mengakui kesalahan, ulet dan percaya akan kemampuan sendiri. Peluang usaha yang ada harus digali dan dimanfaatkan dengan baik, jika tidak ingin didahului oleh orang lain. Peluang usaha bukanlah peluang jika kita tidak sanggup menemukan tindakan yang mungkin dan layak untuk mewujudkannya. Dengan mempelajari dinamika kehidupan masyarakat, wirausaha harus dapat menciptakan kesempatan kira-kira usaha atau bisnis apa yang paling tepat.

Bisnis yang dapat digunakan sebagai peluang usaha adalah bisnis yang mampu meraih keuntungan dengan cara menciptakan produk-produk yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Apabila dianalisis, pada zaman sekarang, banyak orang bekerja begitu sibuknya, sehingga tidak sempat mengerjakan hal-hal yang dianggapnya kurang penting. Ini merupakan suatu hal yang bisa kita manfaatkan untuk memunculkan peluang atau kesempatan usaha, terutama di bidang jasa atau pelayan. Misalnya sebagai berikut : 1. Jasa Servis Banyak orang yang ingin mengikuti perkembangan teknologi, sehingga banyak dijumpai alat canggih di rumah mereka, seperti TV, komputer, mesin cuci dan mobil. Namun mereka tidak punya waktu khusus untuk merawat dan memperbaiki bila terjadi kerusakan. Di sini, jasa servis sangat dibutuhkan. 2. Jasa Hiburan Untuk mengurangi ketegangan pikiran karena kesibukan bekerja, didirikan usaha bioskop, café, diskotik dan sebagainya. 3. Jasa Transportasi Contoh: menyediakan angkutan antar jemput anak sekolah, rental mobil dan sebagainya. 4. Jasa Kesehatan Misalnya menyediakan sarana kebugaran, jasa kesehatan, jasa kecantikan (SPA, Fitnes, pijat refleksi dan sebagainya). 5. Jasa Yang Lain Misalnya jasa penitipan anak, katering, tenaga kebersihan, penulisan, pengetikan karya tulis dan sebagainya. Sedangkan untuk peluang usaha pemilihan produk, berupa barang, yang dapat menciptakan peluang usaha adalah dengan mempertimbangkan produk-produk sebagai berikut :

Bagaimana cara wirausaha memproses produk agar sesuai dengan minat dan daya beli konsumen ? 4. Efisien dalam penggunaan 3. Apa kelemahan khusus dari produk yang dibuat ? 5. Bagaimana usaha wirausaha dalam meluaskan pemasaran dan pendistribusian produk ? 7. yang bisa dipakai untuk kerja. air dalam kemasan. merebus.1. sangat dimungkinkan seseorang menyelesaikan lebih dari satu pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dengan waktu yang cepat. Untuk membuka usaha berupa produk/barang maupun jasa tidak bisa mengabaikan besar kecilnya minat masyarakat dan kuat lemahnya daya beli mereka. Berikut ini beberapa pertanyaan yang dapat membantu wirausaha dalam memanfaatkan peluang usaha berdasarkan minat dan daya beli konsumen. Setelah menganalisis peluang usaha yang didasarkan pada jenis jasa dan produk. Produk yang mampu mempermudah pekerjaan di rumah Misalnya . Produk lainnya yang dibutuhkan tanpa mengenal tempat Misalnya . Dengan adanya barang-barang tersebut. panci yang multiguna (untuk menggoreng. tetapi juga bisa dipakai untuk membawa pakaian untuk perjalanan dengan cara dilipat atau dimodifikasi. Adanya jaminan keamanan dalam pemakaian Produk/barang yang dibutuhkan oleh masyarakat yang disibukkan oleh berbagai kegiatan dapat dikelompokkan sebagai berikut : 1. Sampai di mana sumbangan pemasaran terhadap keberhasilan pembuatan produk berdasarkan minat dan daya beli konsumen ? 6. 3. Kualitas produk yang terjamin 4. mie instan dan sebagainya. 2. Dalam hal apakah produk bisa serupa/berbeda dengan produk buatan pesaing ? . alat pemasak nasi sekaligus untuk menyimpan dan memanaskan sayur. 1. Produk yang mampu mempermudah pekerjaan di luar rumah Misalnya . Apakaha minat dan permintaan konsumen terhadap produk di masa depan akan berkembang pesat ? 3. Apakah produk yang dibuat oleh wirausahawan terdapat dalam suatu industri yang berbasis dan berkembang pesat ? 2. sapu yang berfungsi untuk mengepel dan menyapu lantai dan sebagainya). Hemat dalam pemakaian 5. Mudah dalam pemakaian 2. dan oven). yang tidak kalah pentingnya adalah menganalisis peluang usaha yang didasarkan pada minat dan daya beli konsumen. tas multifungsi.

Merencanakan dan melaksanakan sebuah alternatif . 3.8. Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan. berkualitas dan laku dijual dengan harga bersaing. maka kita harus : 1. Menetapkan tujuan dan sasaran usaha 2. Membuat desain yang baru dengan harga yang terjangkau. Risiko karena harga barang-barang turun naik 6. Untuk selanjutnya diteruskan dengan membuat keputusan. Meneliti alternatif risiko 3. Risiko karena barang tidak bisa terbayar 3. tetapi lebih dipengaruhi oleh bagaimana cara pengelolaannya. yaitu : 1. Risiko karena tingkat penjualan rendah 8. Banyak risiko yang sering dijumpai pada usaha/bisnis. 4. Membuat produk/jasa yang cepat dan lebih murah. RISIKO USAHA Berhasil tidaknya suatu usaha pada dasarnya tidak tergantung pada besar kecilnya ukuran usaha. B. Risiko karena sulitnya mencari bahan baku 10. Memilih dan membuat produk/jasa yang bermanfaat. Risiko karena tidak dipercaya oleh perbankan 7. Risiko karena adanya kredit macet 4. Risiko karena kacaunya distribusi 9. 2. Risiko karena adanya pemogokan karyawan 5. Risiko karena barang yang tidak laku 2. Bagaimana cara mendesain model produk yang akan dibuat wirausaha ? Berdasarkan pertanyaan di atas. Karena wirausaha sebagai penentu risiko dan bukan sebagai penanggung risiko. Prosedur untuk menganalisis risiko dalam usaha/bisnis adalah : 1. dapat ditarik kesimpulan bahwa agar produk/jasa yang kita ciptakan mampu menarik minat konsumen dan terjangkau oleh mereka. Risiko karena kacaunya manajemen produksi Seorang wirausaha harus mau dan mampu menghadapi semua risiko yang muncul dengan pertimbangan yang matang.

Apa saja yang perlu dipertimbangkan bila wirausaha ingin membuka usaha ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Mengumpulkan informasi usaha 6. Wirausaha ini selalu menerima adanya perubahan.. 4. .. akan menerima tantangan dan memikul risiko yang sudah diperhitungkan sebelumnya. Apa yang Anda ketahui tentang peluang usaha ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Lakukan observasi kebutuhan yang diperlukan pada masyarakat di lingkungan Anda.. 3. Bagaimana cara melihat peluang usaha yang baik ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Taksiran risiko usaha 5. Tugas 1. Peluang apa saja yang bisa dikembangkan di lingkungan Anda ? 2. 2. Peluang usaha apa yang bisa dikembangkan sesuai dengan keahlian yang Anda miliki? Risiko apa yang mungkin Anda alami ? Latihan Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jawaban yang benar ! 1. Inovasi dalam usaha yang menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas.4. suka mencoba pelbagai alternatif dan mengembangkan inovasi untuk barang dan jasa dalam bidang usaha baru. biasanya mengambil risiko usaha yang sedang-sedang saja. kreatif dan prestatif.. Jelaskan alasan peluang yang ada harus segera diambil ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Mengurangi risiko usaha Wirausaha yang sangat berinovatif.

10. Peluang usaha apa saja yang bisa diambil dari banyaknya para orang tua yang hampir tidak sempat mengantarkan anaknya sekolah ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Apa saja yang dimaksud dengan peluang usaha yang didasarkan pada minat dan daya beli konsumen ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««.. Produk dan jasa yang bagaimana yang benar-benar dapat diterima masyarakat ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Jelaskan pernyataan bahwa : Wirausaha bukan sebagai penanggung risiko tetapi sebagai penentu risiko ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. 7.. 8... 9. . 6..5.. Jelaskan alasan orang ingin segalanya serba cepat dan praktis ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Sebutkan minimal lima risiko yang mungkin dialami oleh wirausaha ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««.

perca menjadi keset 2. karena dia sendiri yang akan menciptakan lapangan kerja untuk dirinya sendiri dan bahkan orang lain. Orang yang kreatif akan memandang barang yang oleh orang kebanyakan dianggap tidak berguna. kreatif dan inovatif akan lebih mudah menemukan peluang usaha yang ada. misalnya : membuat kerajinan dari tanah liat dari gerabah. Untuk menggali peluang usaha atau bisnis. Bersedia mendengarkan saran dari orang lain.bulu ayam menjadi lukisan . Jika peluang usaha digali dengan baik maka akan membuahkan hasil yang memuaskan. adanya sifat penasaran atau keinginan untuk menanggung risiko. menjadi sangat berguna dan mempunyai nilai jual. 5. berkomunikasi. 4. Mau menerima gagasan baru dalam dunia bisnis. yang tidak pernah melewatkan waktunya dengan sia-sia. Orang yang kreatif tidak akan ikut dalam deretan panjang pencari kerja. Misalnya : 1. Sering bertanya pada diri sendiri. 6. percaya pada kemampuan sendiri.Memanfaatkan barang bekas Misalnya : . Inovatif adalah suatu temuan baru yang menyebabkan berdaya gunanya suatu produk atau jasa ke arah yang lebih produktif. Mempunyai etos kerja yang tinggi. Di sini orang yang mau bekerja keras. pengalaman. setiap orang harus berpikir secara positif dan kreatif. Memanfaatkan kejadian/peristiwa yang ada. Seorang yang berjiwa dinamis adalah orang yang mampu melihat lingkungan sebagai sesuatu yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu tren dari masyarakat yang tidak terduga. dan sebagainya. dan adanya peluang. Apabila kita mampu memanfaatkan dengan baik maka kondisi tersebut akan menjadi suatu peluang usaha bagi kita.sedotan minuman dibuat bunga . 2. 3. PEMANFAATAN PELUANG USAHA SECARA KREATIF DAN INOVATIF Wirausaha yang kreatif adalah wirausaha yang cepat menangkap peluang yang muncul dari suatu kondisi lingkungan di sekitarnanya. Pandai dan terampil . Harus percaya dan yakin bahwa usahanya bisa dilaksanakan. ulet. Memanfaatkan barang yang disediakan oleh alam. Adapun tujuan mengadakan inovasi dalam usaha adalah sebagai berikut : . yaitu : 1. 3. es teler pada waktu musim kemarau. misalnya: berjualan aneka minuman seperti es buah/kelapa.C. Beberapa faktor yang mendorong untuk melakukan inovasi dalam usaha antara lain keinginan untuk berprestasi. faktor pendidikan.

Untuk menarik konsumen. Pengembangan ide harus dilakukan secara terus menerus agar wirausaha dapat memenangkan persaingan yang mangkin tajam. corak. Untuk menyesuaikan perkembangan teknologi. Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat. biasanya disebut evaluasi dengan kriteria yang telah dikembangkan sesuai kebutuhan. Untuk menyesuaikan selera masyarakat. proses pemilihan ini terdiri atas tahap melalui saringan yang makin lama makin sempit. 2. Produk atau jasa baru dapat ditampilkan dengan tujuan dapat merebut dan memanfaatkan peluang usaha. 5. Faktor keuntungan Jika setelah diperhitungkan ternyata tidak memberi keuntungan memadai. jelas. Setelah mengidentifikasi peluang usaha. MENGEMBANGKAN IDE DAN PELUANG USAHA Ada banyak cara bagi wirausaha untuk mengembangkan ide peluang usaha. dan memiliki desain yang dapat diterapkan serta diminati konsumen. 3. Inovasi baru di bidang produk dan jasa pada saat ini dihadapkan pada tiga pilihan berikut : 1. 4. dan warna produk/jasa yang disenangi konsumen. Faktor penguasaan teknis Cara pembuatan barang atau jasa perlu dikuasai atau dipelajari atau menggunakan orang lain . Ide dalam pembuatan dan pendayagunaan sumber-sumber produk. Ide dalam pembuatan desain. Untuk memuaskan konsumen. Inovasi produk atau jasa yang dilaksanakan seorang wirausaha atau terarah secara spesifik. Ide dalam pembuatan produk/jasa yang dapat memenangkan persaingan. 4. 5.1. D. Ide yang dapat mencegah kebosanan konsumen didalam penggunaan produk. Untuk itu diperlukan pertimbangan mendalam. 2. 2. Ide dalam pembuatan produk/jasa yang diminati konsumen. Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangannya adalah sebagai berikut : 1. Produk atau jasa yang baru dapat ditempatkan pada salah satu pasaran yang sesuai minat konsumen. model. Produk atau jasa yang dirancang secara baru dan model baru dapat ditempatkan ditengahtengah pasar serta disesuaikan dengan daya beli konsumen. 3. seorang wirausaha memilih jenis usaha. Diantaranya adalah memberikan kebebasan dan dorongan kepada para karyawan. 3. Adapun macam-macam ide yang perlu dikembangkan adalah: 1. sebaiknya pilihan bersangkutan dibatalkan. 2.

Faktor fasilitas dan kemudahan Fasilitas yang dibutuhkan untuk operasi usaha dan kemudahan penyediaannya menjadi pertimbangan lain bersama. pertimbangan etis. Hal ini sering diabaikan dalam mendirikan perusahaan kecil.untuk menguasainya. Faktor manajemen Pertimbangan penting lainnya adalah produk pengelolaannya yang paling sesuai dan bagaimana kemampuan kita untuk mengelolanya. Faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan adalah peraturan pemerintah. tugas yang perlu diperhatikan seorang wirausaha adalah . Faktor modal Perlu dipertimbangkan kesesuaian antara modal yang disediakan dan kebutuhan masing-masing jenis usaha yang dipertimbangkan. Faktor risiko Tingkat risiko yang bakal ditanggung perlu dipertimbangkan besarnya kemampuan untuk menanggung dan imbangannya keuntungan yang akan diperoleh. keahlian maupun jasa. 5. kemudahan yang mungkin dapat diperoleh dari pemerintah seperti pajak. 3. Faktor tenaga kerja Yang perlu dipertimbangkan adalah tersedianya tenaga kerja yang murah dan kemungkinan untuk memenuhinya. 7. perizinan. 4. baik jumlah. Faktor bahan baku Bahan baku merupakan faktor penting yang ikut menentukan tingkat harga pokok dan kelancaran proses produk usaha. 8. dan sebagainya. dalam modal maupun pemasarannya. lingkungan. Faktor persaingan Perlu dipelajari situasi yang bakal terjadi dan disesuaikan dengan kemampuan menghadapinya. Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha sesuai dengan yang diinginkan dan sudah melalui berbagai macam pertimbangan. Faktor pemasaran Harus diteliti kemungkinan pemasaran dan prospek pemasarannya di waktu mendatang. 10. 6. 9.

Sumber gagasan/ide bagi produk dan jasa baru juga bisa digunakan untuk mengembangkan usaha. 4. Misalnya : 1. 2. 5. Sedangkan yang elektronik sudah ada. Mengamati kekurangan produk lain Mengamati kekurangan produk dan jasa yang ada merupakan lahan subur bagi gagasan barang . Alat parut kelapa sampai sekarang belum dibuat dalam bentuk yang besar. Misalnya.mempertimbangkan hal-hal berikut : 1. misalnya. Jenis usaha yang mendapat dukungan serta perlindungan pemerintah Peluang usaha yang sudah dijalankan tentu memerlukan pengembangan supaya lebih dapat mengembangkan potensi yang sudah ada. 2. Jenis usaha yang sesuai dengan hasrat dan minat. Penambahan kapasitas produksi dimungkinkan bila perusahaan masih memiliki kapasitas lebih. Jenis usaha yang bahan bakunya mudah didapat. 3. Jenis usaha yang produknya disenangi dan dibutuhkan konsumen. memerlukan pasokan terigu dengan kualitas tertentu dari pemasok. Jenis usaha yang mudah memeliharanya. Menambah kapasitas Penambahan kapasitas adalah menambah atau menaikkan jumlah produksi untuk memenuhi kebutuhan peluang pasar baru atau untuk memasuki wilayah pasar baru. Jenis usaha yang benar-benar akan membawa suatu keuntungan. penambahan kapasitas produksi memerlukan penambahan alat-alat baru.: 1. Memasuki bisnis baru Memasuki bisnis baru adalah membuka usaha baru yang tidak ada kaitannya dengan usaha yang sudah berjalan. tetapi buatan luar negeri. 7. Jenis usaha yang mudah mengurus dan mengerjakannya. usaha macam-macam kue. Integrasi vertikal Integrasi vertikal adalah penggabungan usaha yang mempunyai keterkaitan usaha yang saling membutuhkan kontinu. Diantaranya adalah sebagai berikut. Kebutuhan dan sumber penemuan Penemuan atau inovasi berasal dari persepsi kebutuhan yang ingin dipenuhi. 6. 3. Memasuki bisnis baru dapat dilakukan dengan menambah jenis produk dari usaha yang sudah berjalan atau mendirikan usaha yang berbeda dengan usaha yang sudah berjalan. 2. Bila kapasitas produksi yang dimiliki sudah dimanfaatkan maksimal.

Adanya kebutuhan konsumen yang terpuaskan. Adanya visi. 3. 2. gaji pegawai. 5. MENGANALISIS KEMUNGKINAN KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN USAHA Keberhasilan seorang wirausaha tidak hanya ditentukan oleh faktor keberuntungan semata. Adanya manajemen usaha yang baik. Adanya komitmen tinggi dalam berusaha. 8. E. Adanya dana yang cukup. perusahaan konveksi baru membuat serbet. Dalam hal ini diperlukan kedisiplinan yang ketat dalam penggunaan dana sehingga segala kegiatan keuangan harus dicatat dan dibukukan secara rapi. dan terus menerus. 9. Secara lebih rinci dan luas faktor-faktor pendukung keberhasilan perusahaan adalah sebagai berikut : 1. Faktor Keuangan Faktor keuangan merupakan faktor penunjang keberhasilan usaha. Adanya peningkatan permintaan barang dan jasa. rajin. 3. 4. 10. misi. dan dedikasi yang tinggi dalam usaha. Pemanfaatan produk dari perusahaan lain Banyak perusahaan baru yang terbentuk sebagai perusahaan yang memanfaatkan produk dari perusahaan lain yang sudah ada. promosi. dan biaya distribusi. sehingga orang-orang akan dapat bekerja dengan efektif dan efisien sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing untuk mencapai tujuan organisasi. Faktor Manusia Faktor manusia merupakan faktor yang utama dalam pencapaian keberhasilan usaha karena manusia yang mempunyai ide dan rencana usaha. handuk. Faktor tersebut digunakan untuk modal usaha serta pemenuhan segala pengeluaran untuk kepentingan operasi produksi seperti pembelian bahan baku. Disini diperlukan manusia yang beretos kerja tinggi. Adanya keterampilan dan pengalaman dalam bidang usaha. Adanya sarana dan prasarana penunjang usaha. keset dari bahan BS (barang sortiran) perusahaan konveksi lain. Misalnya. 7. 6. 3. 11. Adanya perencanaan yang tepat dan matang serta dapat dilaksanakan dengan baik. 2. optimis dan pantang menyerah. Dengan adanya organisasi berarti seorang . Faktor Organisasi Dengan adanya faktor organisasi maka sumber daya akan masuk pada suatu pola.dan jasa baru. Adanya minat terhadap bidang usaha. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan usaha di antaranya adalah : 1. Adanya SDM yang handal dan didukung teknologi yang tinggi. manusia juga yang akan mewujudkannya. teliti. bahan pembantu.

b. d. c. Menyusun uraian tugas pokok untuk menjalankan usahanya.wirausaha dapat: a. d. g. Memperkirakan tenaga kerja yang dibutuhkan. i. Adapun tujuan dibuatnya perencanaan usaha adalah sebagai berikut : 1. Merencanakan produk apa yang akan dibuat. Faktor Mengatur Usaha Dalam kaitannya dengan kegiatan mengatur usaha. Penataan barang-barang. h. 3. Mempertegas hubungan dengan para karyawan. perencanaan harus dibuat oleh wirausaha sejak usaha didirikan. Mengetahui kepada siapa karyawan harus bertanggung jawab. Memperhitungkan jumlah dana yang diperlukan. Faktor Perencanaan Perencanaan usaha dapat digunakan sebagai alat pengawas dan pengendalian usaha. Penataan administrasi usaha. Membuat jadwal usaha. Mengkoordinasi kegiatan usaha. 6. b. Merencanakan tempat pemasaran produk. j. d. Mengetahui tugas yang akan dijalankan. Mendorong cara berpikir wirausaha jauh ke depan. 5. Pengaturan mesin-mesin produksi. Merumuskan tujuan usaha yang akan dicapai. f. Oleh karena itu. Menetapkan balas jasa dan insentif. 4. Menyusun struktur organisasi usaha. c. 4. Menciptakan hubungan antarkaryawan. Mengawasi semua kegiatan usaha. Merencanakan jumlah produk yang akan dibuat. e. Pengaturan tata laksana usaha. yang perlu dilakukan oleh seorang wirausaha adalah sebagai berikut : a. b. yaitu dimulai dari : a. c. 2. Pengawasan usaha dan pengendaliannya. Faktor Pemasaran Faktor Pemasaran produk perusahaan dapat ditinjau berikut ini: .

teknologi. Keringanan membayar pajak. d. Memberikan bantuan konsultasi hukum dan pembelaan dalam usaha. e. c. Kepribadian yang negatif * kurang mampu menggunakan kekuatan yang ada pada dirinya sendiri . bahan baku. kegagalan dalam usaha atau berbisnis sebaiknya dijadikan guru sekaligus menjadi pendorong untuk kemajuan usaha yang lebih pesat. Membantu dalam penyebaran dalam informasi pasar. 7. Daya serap pasar dan prospeknya. f.a. Adapun faktor-faktor yang dapat menyebabkan kegagalan usaha antara lain sebagai berikut : 1. Catatan tersebut dibuat secara kronologis dan kemudian didokumentasikan. Kebiasaan menunda waktu * menunggu hari esok di dalam usaha * menunggu waktu dalam usaha 2. sebaiknya seorang wirausaha mempunyai catatan yang rapi mengenai kegiatan dan kejadian yang terjadi setiap harinya. g. Program pemasarannya. Dalam mengelola usaha kadang-kadang dihadapkan pada suatu kesukaran dan kegagalan. Bagi seorang wirausaha. diantaranya : a. Kondisi pemasaran dan prospeknya. 8. Memberikan kemudahan dalam pendanaan usaha. Memberikan keringanan dalam tarif prasarana usaha. pemerintah memberikan fasilitas kepada wirausaha yang mengelola usaha kecil. Faktor Administrasi Untuk menunjang kelancaran kegiatannya. Kemudahan dalam memberi izin usaha. c. b. desain dan peningkatan kualitas. Kurang ketekunan dan ketakwaan * membayangkan kegagalan usaha yang bukan-bukan * kurang tekun dan kurang takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 3. jalan raya pemasaran produk keluar negeri. b. Faktor Fasilitas Pemerintah Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1995.Membantu fasilitas listrik. dan sebagainya.

2.* kurang bergaul * perasaan rendah diri * lekas menyerah dan tidak percaya pada diri sendiri 4. Tidak ada kecocokan antara minat dan bakat dengan bidang usaha yang dijalankan. Kurang dana untuk modal usaha. Apakah yang Anda ketahui tentang kreatif dan inovatif ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««««. dan 3. Kelompokkan usaha tersebut ke dalam usaha yang berkembang dan tidak bisa berkembang ! 3. Tidak ada perencanaan usaha yang tepat dan matang. 3. kegagalan dapat diidentifikasi sebagai berikut : 1. Amati dan tulislah beberapa usaha yang ada di sekitar tempat tinggal Anda ! 2. «««««««««««««««««««««««««««««««««««« . Analisislah faktor penyebab usaha tersebut bisa berkembang dan ada yang mengalami kegagalan ! Tugas Kelompok Buatlah sebuah produk berdasarkan ide kreatif kalian secara kelompok. 5. 2. Kebiasaan boros * mengeluarkan uang tanpa ada perhitungan dan pengendalian * perasaan takut miskin * sifat mementingkan diri sendiri Berbagai situasi dan perkembangan usaha di masyarakat. 4. Lemah dalam bidang pemasaran. Latihan Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Produk yang dibuat hendaknya : 1. Tugas : 1. Dapat dimanfaatkan untuk sesuatu yang lebih berguna. Berbahan baku dari barang bekas yang terdapat di lingkungan tempat tinggal kalian.. Kurang pengalaman dalam usaha. Mempunyai nilai jual.

menyesuaikan dengan anggaran keuangan b. b. Tujuan perusahaan mengadakan inovasi-inovasi dalam pembuatan produk adalah «. Berilah tanda (x) pada huruf a. apa tugas seorang wirausaha selanjutnya ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««««... Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha dan melihat peluang usaha yang diinginkan.. memperluas pemasaran dan penjualan .. Jelaskan bahwa faktor keuangan dapat mendukung keberhasilan usaha ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««««. «««««««««««««««««««««««««««««««««««« «««««««««««««««««««««««««««««««««««« Uji Kompetensi A. c. Sebutkan modal utama yang harus dimiliki oleh wirausaha untuk meraih keberhasilan ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««««.«««««««««««««««««««««««««««««««««««« 2. Apa saja kemampuan yang akan dimiliki oleh wirausaha jika ia bisa mengembangkan kreativitas dalam memanfaatkan peluang usaha ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««««. «««««««««««««««««««««««««««««««««««« «««««««««««««««««««««««««««««««««««« 5. «««««««««««««««««««««««««««««««««««« «««««««««««««««««««««««««««««««««««« 3. d atau e di depan jawaban yang benar ! 1. «««««««««««««««««««««««««««««««««««« «««««««««««««««««««««««««««««««««««« 4. a.

Integrasi vertikal adalah «. Kalimat yang tidak sesuai dengan pengertian usaha adalah «. yang tidak termasuk tindakan tersebut adalah «. Untuk menggali peluang usaha. kurangnya peminat konsumen akan produk yang dihasilkan e. bergantung pada orang lain c. jenis usaha yang benar-benar akan membawa keuntungan c. mendengarkan saran-saran orang lain e. a. menyesuaikan bahan baku 2. keterangan tentang adanya peluang usaha d.c. jenis usaha yang mudah mengurus dan mengerjakannya d. usaha pemasaran dan penjualan tidak efektif d. pengetahuan pasar yang tidak memadai b. menyesuaikan dengan teknologi e. berkemauan keras b. kita harus berpikir positif dan kreatif. menyatakan prinsip yang diyakini saja d. memperoleh manfaat d. jenis usaha yang sesuai dengan hasrat dan minat b. menambahkan atau menaikkan jumlah produksi untuk memenuhi kebutuhan baru b. percaya dan yakin bahwa usaha dapat dilaksanakan b. a. menuntut suatu hal e. berbuat untuk mencapai maksud 3. keterangan tentang adanya peluang usaha 4. menyesuaikan selera dan kepuasan konsumen d. jenis usaha yang produknya kurang diminati konsumen e. mempunyai etos kerja yang tinggi . a. konsumen banyak yang berminat akan barang yang dijual 6. Berikut yang tidak termasuk alasan utama kegagalan usaha «. penggabungan usaha yang mempunyai keterkaitan usaha yang saling membutuhkan secara kontinu c. jenis usaha yang mendapat dukungan serta perlindungan pemerintah 5. menerima gagasan-gagasan baru dalam dunia bisnis c. a. a. kinerja produk yang salah c. Jika wirausaha sudah menetapkan jenis usaha setelah melihat peluang usaha yang ditujukan tugas selanjutnya yang tidak perlu diperhatikan adalah «. membuka usaha baru yang tidak ada kaitannya dengan usaha yang sudah ada e.

Suatu temuan baru yang menyebabkan berdayagunanya produk atas jasa supaya menjadi lebih produktif disebut «. kebutuhan konsumen yang terpuaskan d. efektif c.. jujur c. perencanaan e. bekerja c. rajin e. Dengan kreativitas. jarang bergaul b. tidak percaya diri 10. a. perasaan takut miskin e. peningkatan permintaan 9. a. Faktor utama keberhasilan usaha adalah «. Salah satu penyebab wirausaha tidak berhasil dalam usahanya karena memiliki sifat . adanya dana yang besar c. manajemen usaha yang baik b. kreatif b.. perasaan rendah diri c.. a. semangat 12. produktif e. Yang bukan faktor-faktor pendukung keberhasilan usaha adalah «. Kepribadian negatif yang bukan menjadi faktor penyebab kegagalan usaha adalah «. pesimis b. lekas menyerah d. perencanaan yang matang e. inovatif e. manusia b.7. a. produktif 11. lincah b.. a. efisien d. pemasaran c. seorang wirausaha akan lebih . kerja keras . pantang menyerah d. keuangan d. terbuka d.. dalam pembuatan produk & jasa. a. organisasi 8.

Kegagalan dalam usaha hendaknya dipandang sebagai «. lingkungan biasa akan menjadi suatu «. a. a. yaitu dengan siasat/kiat disebut «. meningkatkan perekonomian negara c. meningkatkan risiko usaha yang akan dihadapi e. pesimis c. Dengan mengembangkan kreativitas dalam pemanfaatan peluang usaha. pengalaman baik d. Yang bukan ciri-ciri manusia kreatif menurut A. Reo adalah «. informasi 18. a. situasi usaha c. meningkatkan solidaritas dalam usaha 14. strategi usaha 17. meningkatkan keuntungan dalam pemanfaatan peluang usaha d. keingintahuan b. horizontal d. Apabila kita mampu memanfaatkan perebutan kondisi lingkungan. strategi e. ancaman usaha d. meningkatkan rasa sosial yang tinggi b. penghambat kemajuan usaha c. seorang wirausaha akan mampu «. . Peluang usaha yang ada harus dimanfaatkan dengan strategi yang tepat. Di bawah ini yang bukan termasuk risiko umum dihadapi oleh wirausaha adalah «. melihat sesuatu dengan cara yang tidak biasa d. berani mengambil risiko 15. kapasitas c. persaingan usaha b. a. pengalaman buruk e. tanda bahwa usaha harus diakhiri 16. a. vertikal b. menerima perbedaan e. peluang usaha e.13. ancaman dalam usaha b.

««««««««««««««««««««««««««««««««««.a.. menunjukkan kepandaian kita e. tidak direbut orang lain c. Peluang usaha yang ada harus segera kita tangkap supaya «.. sumber daya alam e. situasi dan kondisi B.. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. cepat kaya d. . Sebutkan kegagalan usaha bila ditinjau dari tidak adanya kecocokan antara minat dan bakat dengan bidang usaha yang dijalankan ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. minat seseorang b. risiko kredit macet d. impian segera terwujud 20. 2.. risiko karena pencurian c. model c. risiko barang tidak laku b. Apa yang dimaksud dengan kepribadian negatif ? Mengapa hal itu dapat menjadi salah satu penyebab kegagalan usaha ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. tenaga kerja d.. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. Peluang usaha baru yang bisa digarap dan akan dipilih tidak bergantung pada « a. risiko resesi dan inflasi 19. a.. risiko antar fungsi e. tidak merugikan orang lain b. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. ««««««««««««««««««««««««««««««««««.

««««««««««««««««««««««««««««««««««... Sebutkan langkah-langkah wirausaha dalam mencari/melihat peluang bisnis ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. 6.. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. 5. 4. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Mengapa wirausaha harus mencari informasi sebanyak-banyaknya sebelum ia ingin membuka usaha ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« .. Sebutkan ciri-ciri orang kreatif menurut A..... ««««««««««««««««««««««««««««««««««.. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Roe ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««.. 7. Sebutkan dasar pertimbangan bagi seorang wirausaha bila ia sudah menetapkan jenis usaha yang dipilihnya ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Berikan contoh pemanfaatan produk secara kreatif dan inovatif ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. ««««««««««««««««««««««««««««««««««.3. ««««««««««««««««««««««««««««««««««... ««««««««««««««««««««««««««««««««««.

strategi biaya yang di keluarkan bahkan sampai kebijakan-kebijakannya... ««««««««««««««««««««««««««««««««««.. 9. .. Informasi yang bagaimanakah yang diperlukan seorang wirausaha untuk menentukan usahanya kelak ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. Perencanaan ini di lakukan sebagai langkah awal untuk mencapai kebersihan usaha itu sendiri. Sebutkan peluang usaha yang didasarkan pada jenis produk ! Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««.. seorang wirausahawan selayaknya melakukan perencanaan terlebih dahulu. petunjuk pelaksanaan. ««««««««««««««««««««««««««««««««««... Apa yang dimaksud dengan wirausaha harus berani mengambil risiko di dalam usahanya ? Jawab : ««««««««««««««««««««««««««««««« ««««««««««««««««««««««««««««««««««. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. ««««««««««««««««««««««««««««««««««.««««««««««««««««««««««««««««««««««. ««««««««««««««««««««««««««««««««««..... sasaran. 10. ««««««««««««««««««« Untuk mendirikan suatu usaha. Dalam perencanaan ini terdiri dari langkah2 mengenai penetpan tujuan. ««««««««««««««««««««««««««««««««««. 8. ««««««««««««««««««««««««««««««««««.

Agar usaha dapat di kelola dg baik. .Penyusunanan perencanaan yg matang ini merupakan salah satu pengelolaan usaha yang kemudian di lanjutkan dg pengorganisasian pengarahan dan pengendalian usaha.terlebih dahulu seorang wirausahawan menentukan jenis usaha apa yang akan di jalankan. Apakah usaha di bidang manufaktur atau jasa. karena tentu saja pada masing2 jenis usaha tersebut memiliki strategi pengelolaan yang berbeda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful