P. 1
Ruang Lingkup Ilmu Ushul Fiqh

Ruang Lingkup Ilmu Ushul Fiqh

|Views: 645|Likes:
Published by Sadam Est BEau

More info:

Published by: Sadam Est BEau on Jul 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/24/2012

pdf

text

original

RUANG LINGKUP USHUL FIQH

MUNAWWAR KHALIL

7/6/2011

Kuliah Fiqh & Ushul Fiqh Volume IV

OBJEK KAJIAN USHUL FIQH
y y

y

Sumber hukum Islam al-Qur¶an, Sunah, Ijtihad para ulama. Mencarikan jalan keluar dari dalil yang secara zhahir dianggap bertentangan dengan jalan mengkompromikan dalil, menguatkan salah satu dalil, pengguguran kedua dalil misal pertentangan antara ayat dengan ayat, ayat dengan hadis atau pertentangan antara hadis dengan pendapat akal. Pembahasan ijtihad syarat-syarat mujtahid, meliputi sifat-sifat yang harus dimiliki maupun syarat-syarat secara keilmuan.
7/6/2011

2

Lanjutan..
y Pembahasan hukum syara¶

syarat-syarat dan macamnya, pembuat hukum (hakim),yang dibebani hukum (mahkum alaihi), ketetapan hukum dan perbuatan-perbuatan yang dikenai hukum. y Pembahasan tentang kaidah-kaidah, kaidah yang digunakan, atau cara menggunakan dalam mengistinbathkan hukum dari dalil, baik melalui kaidah bahasa maupun pemahaman terhadap tujuan yang akan dicapai oleh suatu nash.
Bila dirinci, berikut ini ruang lingkup yang dibicarakan dalam ilmu Ushul Fiqh
3 7/6/2011

1
Pembagian Hukum
y Hukum taklifi (wajib, sunnat, mubah, makruh, haram)

dan y Hukum wadl'i (sabab, syarat, mani', 'illat, shah, batal, azimah dan rukhshah).
4 7/6/2011

2
Mahkum Fihi
y Masalah perbuatan seseorang yang akan dikenal

hukum seperti apakah perbuatan itu sengaja atau tidak, dalam kemampuannya atau tidak, menyangkut hubungan dengan manusia atau Tuhan, apa dengan kemauan sendiri atau dipaksa, dan sebagainya.
5 7/6/2011

3
Mahkum ¶Alaihi
y Pelaku suatu perbuatan yang akan dikenai hukum

apakah pelaku itu mukallaf atau tidak, apa sudah cukup syarat taklif padanya atau tidak, apakah orang itu ahliyah atau bukan, dan sebagainya.
6 7/6/2011

4
Awarid Muktasabah & Awarid Samawiyah
Keadaan atau sesuatu yang menghalangi berlakunya hukum ini meliputi : y Keadaan yang disebabkan oleh usaha manusia, y Keadaan yang sudah terjadi tanpa usaha manusia . 7/6/2011 .

7

5
Masalah Istinbath dan Istidlal
y Makna Zhahir Nash, Takwil Dalalah Lafazh, Mantuq

dan Mafhum yang beraneka ragam, µAm dan Khas, Muthlaq dan Muqayyad, Nasikh dan Mansukh, dan sebagainya.
8 7/6/2011

6
Ra'yu, Ijtihad, Ittiba' dan Taqlid
y Masalah ini meliputi kedudukan Ra¶yu dan batas-

batas penggunannya, fungsi dan kedudukan Ijtihad, syarat-syarat Mujtahid, bahaya Taqlid dan sebagainya.
9 7/6/2011

7
Adillah Syar'iyah
y Masalah ini meliputi pembahasan ttg al-Qur'an, as-

Sunnah, Ijma', Qiyas, Istihsan, Istishlah, Istishhab, Mazhabus Shahabi, al-µUrf, Syar'u man Qablana, Bara'atul Ashliyah, Sadduz Zari'ah, Maqashidus Syari'ah/Ususus Syari'ah.
10 7/6/2011

8
Ra·yu & Qiyas
y Meliputi : Ashal, Far'u, Illat, Masalikul illat, al-

Washful Munasib, as-Sabru wat Taqsim, Tanqihul Manath, ad-Dauran, as-Syabhu, Ilghaul Fariq; dan selanjutnya dibicarakan masalah Ta'arudl wat Tarjih dengan berbagai bentuk dan penyelesaiannya.
11 7/6/2011

Tujuan Ilmu Ushul Fiqh

Menerapkan kaidah-kaidah, teori dan pembahasan dalil-dalil untuk menghasilkan hukum syari at. ( Beberapa ulama menyatakan bahwa ilmu Ushul fiqh bukan merupakan tujuan tetapi sarana untuk mengetahui hukum Allah pada setiap kasus sehingga dapat dijadikan pedoman).

12

7/6/2011

Kegunaan Ilmu Ushul Fiqh

‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡
13

Mengetahui kaidah-kaidah dan cara-cara yang digunakan mujtahid dalam memperoleh hukum melalui metode ijtihad. Memberikan gambaran tentang syarat-syarat seorang mujtahid. Menentukan hukum melalui berbagai metode yang dikembangkan mujtahid. Memelihara agama dari penyalahgunaan dalil yang mungkin terjadi. Menyusun Kaidah-kaidah umum yang dapat diterapkan guna menetapkan hukum dari berbagai persoalan sosial yang terus berkembang. Mengetahui kekuatan dan kelemahan suatu pendapat, sehingga para peminat hukum bisa melakukan tarjih (penguatan) salah satu dalil dengan mengemukakan alasan yang digunakan
7/6/2011

So, dengan Ushul Fiqh . . .
y Ilmu Agama Islam akan hidup dan berkembang mengikuti

perkembangan peradaban umat manusia. y Statis dan jumud dalam ilmu pengetahuan agama dapat dihindarkan. y Orang dapat menghidangkan ilmu pengetahuan agama sebagai konsumsi umum dalam dunia pengetahuan yang selalu maju dan berkembang mengikuti kebutuhan hidup manusia sepanjang zaman. y Sekurang-kurangnya, orang dapat memahami mengapa para Mujtahid zaman dulu merumuskan Hukum Fiqh seperti yang kita lihat sekarang.
14 7/6/2011

Dengan Ushul Fiqh . . .
y Orang akan terhindar dari

taqlid buta; kalau

tidak dapal menjadi Mujtahid, mereka dapat menjadi Muttabi'

yang baik.

y Ilmu Ushul Fiqh merupakan salah satu kebutuhan

yang penting dalam pengembangan dan pengamalan ajaran Islam di dunia yang sibuk dengan perubahan menuju modernisasi dan kemajuan dalam segala bidang.

15

7/6/2011

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->