Makalah: Tugas untuk memenuhi mata kuliah manajemen pemasaran MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISAI DAN

MEMENANG PERSAINGAN PASAR DI ABAD 21

D I S U S U N
OLEH : MARDIANSYAH NIM.140803520 JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH

FAKULTAS DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA 2011

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul”manajemen strategi dalam menghadapi era globalisasidan memenangkan persaingan pasar di abad 21” Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian manajemen strategi dalam menghadapi era gobalisasi dan memenangkan persaingan pasar di abad 21 dalam islam Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua.. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

Medan, 06 Juli 2011

PENULIS

PERSAINGAN PASAR D. Kesimpulan ………………………………………………………………………………… B.ERA GLOBALISASI C. Saran ……………………………………………………………………… DAFTAR PUSTAKA .MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI BAB IV PENUTUP A.MANAJEMEN STRATEGI B.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ………………………………………………………………………… DAFTAR ISI ………………………………………………………… BAB I PENDAHULUAN BAB IIPEMBAHASAN A.

dalah kebutuhan dan keinginan pelanggan (customer needs and wants). merancang program pemasaran. biaya dan kepuasan. Idealnya pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli sehingga yang tinggal hanyalah bagaimana membuat produknya tersedia. 2. . menawarkan dan bertukar sesuatu yang bernilai satu sama lain. pemasok.yaitu perantara pemasaran. merancang strategi pemasaran. harga yang kompetitif (price) dan promosi yang gencar(promotion).BAB I PENDAHULUAN Apa Itu Pemasaran? Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial di mana individu dan kelompok mendapatkan kebutuhan dan keinginan mereka dengan menciptakan. pasar. yaitu : kebutuhan. pesaing dan masyarakat. transaksi dan hubungan. biaya pelanggan(cost to the cutomer). Faktor faktor yang mempengaruhi strategi pemasaran adalah 1. keinginan dan permintaan. Faktor makro. politik/hukum. yaitu demografi/ ekonomi. nilai.kenyamanan (convenience) dan komunikasi (communication). Sedangkan proses pemasaran terdiri dari analisa peluang pasar. teknologi/ fisik dan sosial/budaya Sedangkan strategi dan kiat pemasaran dari sudut pandang penjual (4 P) adalah tempat yang strategis (place). Faktor mikro. Definisi ini berdasarkan pada kgnsep inti. pemasaran dan pemasar. meneliti dan memilih pasar sasaran.produk yang bermutu (product). Sedangkan dari sudut pandang pelanggan (4 C) . Adapun tujuan pemasaran adalah mengenal dan memahami langgan sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya. Strategi pemasaran adalah serangkaian tindakan terpadu menuju keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. dan mengorganisir. pertukaran. melaksanakan serta mengawasi usaha pemasaran. produk.

dan informasi lain yang penting bagi para pengunjung. karena perekonomian baru didasarkan pada revolusi digital dan manajemen informasi. Informasi dapat disampaikan kepada banyak orang yang berada pada jaringan internet dan dapat menjangkau mereka dengan kecepatan tinggi. teknologi yang perkembangannya susah ditebak telah menantang tiap pelaku bisnis. peluang kerjanya. pasar kita diwarnai oleh persaingan yang luar biasa hebat. filosofi bisnisnya. Dengan membuat satu atau lebih situs web perusahaan dapat menyampaikan daftar produk dan jasanya. Asalkan informasi tersebut merupakan konsumsi publik dan dapat diakses oleh siapapun. Perusahaan juga dapat mengumpulkan informasi yang lengkap dan .BAB II PEMBAHASAN MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI DAN MEMENANGKAN PERSAINGAN PASAR DI ABAD 21 Berbicara tentang perekonomian baru sudah merupakan mode sekarang ini. Pelaku bisnis dewasa ini juga memiliki serangkaian kemampuan baru seperti dapat mengoperasikan saluran informasi dan penjualan baru yang ampuh dengan jangkauan geografis yang meningkat pesat untuk menginformasikan dan mempromosikan bisnis dan produk mereka. riwayatnya. yakni segala sesuatu bergerak dalam hitungan detik. Kita mendengar bahwa pelaku bisnis beroperasi dalam perekonomian global. disesuaikan dengan kebutuhan dan dibuat pribadi. dan dunia bisnis harus menyesuaikan diri dengan konsumen yang lebih mampu pegang peran. Informasi memiliki sejumlah sifat dapat didiferensiasikan (dibuat tampak beda) tanpa batas. Revolusi digital telah memberikan serangkaian kemampuan yang sama sekali baru ketangan konsumen dari pelaku bisnis.

perusahaan tidak hanya menemukan informasi berlimpah. Namun dalam era bisnis sekarang ini yaitu suatu cara. yaitu penerapan taktik dalam berperang untuk mengalahkan musuh. Manajemen ini akan memberikan kerangka untuk menejemen operasional. perusahaan juga dapat mengadakan riset pemasaran dengan cara yang sama sekali baru dengan menggunakan internet.Manajemen strategi Istilah strategi adalah berasal dari bahasa Yunani yang berarti “Strategos” yang mempunyai konotasi istilah Militer. Strategi perusahaan pada hakekatnya adalah upaya mempertahankan diri dengan membentuk keunggulan bersaing melalui berbagai cara. pelanggan. dan transaksi secara lebih efisien. dan pesaing. Manajemen strategi berorientasi kepada lingkungan bisnis yang komplek. Dengan kata lain penerapan seni dari ilmu berperang dengan mengerahkan kekuatan militer untuk mengalahkan musuh atau memperkecil efek dari kekalahan. Manajemen strategi dapat dikatakan sebagai manajemen keseluruan organisasi yang menyangkut arah perusahaan ke masa yang akan datang. Menurut Sapiie . Manajemen strategi bertalian dengan pengambilan keputusaan tentang strategi yang di ambil dan perencanaan bagaimana strategi tersebut akan dilaksanakan. berpedoman pada tujuan yang jelas. taktik bagaimana memenangkan suatu pertarungan bisnis bahkan melumpuhkan saingan-saingan bisnis lain. Perusahaan dapat berkomunikasi dua arah dengan para pelanggan dan calon pelanggan. dengan memanfaatkan cara atau sarana yang dikembangkan secara baik. sambil memanfaatkan kesempatan yang terbuka. A.lebih kaya tentang pasar.

Model Manajemen Strategi. maka perusahaan harus menjadi lebih terspesialisasi / terfokus. Oleh karena itu penting sekali bagi perusahaan-perusahaan menyusun manajemen strategik menyongsong era globalisasi.Era globalisasi Globalisasi adalah penyebaran inovasi ekonomi ke seluruh dunia serta penyesuaian-penyesuaian politis dan budaya yang menyertainya. Kelompok strategi adalah sekelompok perusahaan yang menerapkan strategi yang sama atas pasar sasaran tertentu. Berbicara tentang perekonomian baru sudah merupakan mode sekarang ini. Karena dunia mengarah ke suatu ekonomi global.dalam Manajemen Indonesia (1993) kegiatan manajemen strategi dapat dibagai dalam tiga bidang : 1. 2. Pemilihan strategi berhubungan dengan formulasi dan evaluasi dari berbagai alternatif strategi serta pengambilan keputusan tentang strategi yang dipilih. teknologi yang perkembangannya sulit ditebak. dan dunia bisnis harus menyesuaikan diri dengan konsumen yang lebih mampu pegang peranan. Kita mendengar bahwa pelaku bisnis beroperasi dalam perekonomian global. B. pasar diwarnai dengan persaingan yang luar bisan hebat. Strategi implementasi ditujukan untuk melaksanakan strategi yang dipilih. Era globalisasi . 3. yakni segala sesuatu bergerak dalah hitungan detik. Analisa strategi : untuk mengetahui posisi pada saat ini.

Munculnya internet telah sangat meningkatkan kemampuan perusahaan menjalankan bisnis dengan lebih cepat. Informasi dapat disampaikan kepada banyak orang yang berbeda pada jaringan internet dan dapat menjangkau mereka dengan kecepatan tinggi. Mereka telah menciptakan internet untuk memudahkan karyawan untuk saling download dan upload informasi ke dan dari komputer induk milik perusahaan.didasarkan pada revolusi digital dan informasi. kebijakan. dapat didiferensiasikan (dibuat tampak berbeda) tanpa batas. Banyak sekali perusahaan yang telah menciptakan situs web untuk menginformasikan dan mempromosikan produk dan layanan mereka. produk. E-commerce lebih spesifik daripada e-bisnis. Informasi memiliki sejumlah sifat. disesuaikan dengan kebutuhan. dan peluang kerjannya. dan dengan kemampuan menyesuaikan tawaran dengan kebutuhan pelanggan dan membutuhkan tawaran menjadi lebih pribadi. dan dibuat pribadi. artinya. perusahaan dan situ situ menawarkan untuk melakukan transaksi atau mempermudah penjualan produk dan jasa online. dengan biaya yang lebih sedikit . mencakup kisaran waktu dan ruang yang lebih luas. Pada gilirannya E-commerce memberikan peluang munculnya e-marketing dan e-purchasing. lebih akurat.Persaingan pasar Para pesaing adalah perusahaan-perusahaan yang memuaskan kebutuhan pelangan yang sama. selain memberikan informasi kepada pengunjung tentang perusahaan. Rayport dan Jaworski . Konsep persaingan pasar membuka mata perusahaan terhadap kumpulan pesaing actual dan potensial yang lebih luas. C. sejarahnya.

mengusulkan untuk memprofilkan para pesaing langsung dan tidak langsung perusahaan tertentu dengan memetakan langkah-langkah pembelian dalam memperoleh dan menggunakan produk. diperlukan jaringan komunikasi berkabel atau tanpa kabel. suara dan gambar kedalam arus nol dan satu yang dapat dikombinasikan kedalam bit dan dikirimkan dari peralatan tertentu keperalatan lain. Supaya bit bisa mengalir dari satu pealatan dan lokasi keperalatan dan lokasi lainnya. disintermediasi dan reintermediasi. Kapabilitas atau kemampuan teknologi baru telah mengakibatkan ribuan wirausahawan meluncurkan dot-com dengan harapan menemukan peluang emas. D. globalisasi dan deregulasi pasar. Digitalisasi dan konektivitas. Ada empat pengendali utama yang melandasi perekonomian baru: digitaslisasi dan koniktivitas. 2. kustomisasi dan kustomerisasi. konvergendi industri. Disintermediasi dan reintermediasi.Manajemen strategi dalam menghadapi era globalisasi Pengendali utama perekonomian baru diantaranya teknologi. Dewasa ini kebanyakan peralatan dan system beroperasi dengan informasi digital yang mengubah teks. Internet “jalan raya informasi” dapat mengirim bit dengan kecepatan luar biasa dari satu lokasi ke lokasi lainnya. . 1. data.

Batasan-batasan industri semakin tidak jelas. Menghadapi dunia yang tak teramalkan (unpredictable world) sangat kompleks dan penuh ketidakpastian Strategi yang dirumuskan dapat saja tidak terpakai akibat perubahan yang tak terduga. melalui telepon atau online.3. Perekonomian baru didukung oleh bisnis informasi. Beberapa manajemen strategik yang dapat digunakan perusahaanperusahaan dalam menghadapi era globalisasi diantaranya adalah : 1. Kustomisasi berarti bahwa perusahaan mampu memproduksi barang yang terdiferensiasi secara individual baik yang dipesan dengan kehadiran orang itu. Informasi memiliki keunggulan karena di-diferensiasi. pada suatu saat sesungguhnya adalah perusahaan kimia sekarang sudah menambah kapasitas riset bioginetik untuk menemukan obat baru. di-personalisasi dan disampaikan melalui jaringan kerja dengan kecepatan yang mengagumkan. Konvergensi industri. . Aliansi strategik global dengan lini yang luas. di-kustomisasi. Strategi harus responsif secara cepat terhadap perubahan yang mendadak. 4. kosmetik baru dan makanan baru (bahan-bahan bergizi). Kustomisasi dan kustomerisasi.kustomisasi perusahaan disebut kustomerisasi. Misalnya perusahaanperusahaan farmasi.

Yaitu perjanjian kerjasama antara perusahaan yang bukan pesaing atau pesaing satu sama lain. keuntungan utama bila konsentrasi pada satu area bisnis ialah agar dapat memanfaatkan seluruh sumber daya untuk sukses bersaing di bisnis yang di pilih. Tujuannya antara lain adalah untuk: alat memasuki pasar asing. unit bisnis pelu juga memiliki keahlian tertentu yang menarik dilingkungannya. Dalam lingkungan global yang baru dengan persaingan yang lebih besar atas produk dan pilihan. antara lain perusahaan dapat memusatkan perhatian hanya pada satu area bisnis. Perhatian utama setrategi korporasi ialah mengenali era bisnis di mana perusahaan harus memusatkan perhatian untuk beroperasi dan bersaing untuk maksimisasi profit dalam jangka panjang. saling melengkapi skill dan assets (distinctive competencies). perusahaan dapat juga melakukan diversifikasi kebeberapa bisnis lainnya seperti halnya Rockwell Internasional (pada opening case) yang mengembangkan bisnis komponen elektronika dan otomotif. membagi beban fixed costs dan resiko pembuatan produk baru. Selain mengetahui peluang yang menarik di lingkungannya. 3. mengatasi hambatan hukum dan perdagangan. mengurangi resiko dan biaya memasuki pasar baru. Analisis lingkungan eksternal. memperluas lingkup operasi yang ada. unit bisnis perlu juga . kemitraan bukan hanya merupakan suatu pilihan perencanaan melainkan juga kebutuhan strategis. Strategi ini terutama sesuai untuk industri yang tumbuh cepat yang membutuhkan sumber daya besar dan prospek laba besar. pilihan yang semakin banyak. Strategi Korporasi. 2.

Strategi Tingkat bisnis.memiliki keahlian tertentu supaya berhasil memanfaatkan peluang tersebut. 6. administrasi. riset dan pengembangan (R & D). Analisa lingkungan internal dalam organisasi bertujuan untuk menilai atau mengidentifikasikan kekuatan dan kelemahan dari masing-masing devisi seperti : Produksi. Analisis lingkungan internal. pemasaran. Misalnya pasar “orang kaya”. distribusi. Tiap-tiap unit bisnis harus mengevaluasi kekuatan dan kelemahannya secara priodik. perusahaan melakukan sepesialisasi. Dasar perumusan BLS adalah kebutuhan pelanggan (apa yang diinginkan). sunber daya manusia (SDM). Strategi Fokus Memfokuskan pada segmen pasar tertentu. petualang. perencanaan. vegetarian. mobil balap. mobil angkutan dan lain sebagainya. Lingkungan internal (Lingkungan dalam perusahaan). Business level strategy adalah langkah yang ditempuh oleh para manager dalam memanfaatkan sumberdaya dan kompetensi perusahaan untuk menciptakan keunggulan kompetitif terhadap suatu persaingan didalam industri. kelompok pelanggan (siapa yang membutuhkan) dan distinctive competencies (kompetensi yang menonjol) untuk merespon kebutuhan pelanggan. 4. . 5. keuangan.

Strategi ini hanya sesuai bila pasar asing tidak memiliki distinct competency. karena ada data kinerja perusahaan yang diakuisi. Akuisi sesuai untuk industri dimana barriers to entry sangat . Strategi Akuisi Bila perusahaan tidak memiliki kompetensi untuk bersaing. membeli perusahaan yang sudah berada di dalam industri dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Strategic multidomestik cenderung membentuk semua fungsi dan cenderung memiliki biaya tinggi. 10. produk yang khas dibuat di Negara asal dan di jual di Negara lain.7. 9. 8. Strategi multidomestik Mengupayakan respon lokal maksimal. Strategi menciutkan scope perusahaan dengan meningkatkan area bisnis tertentu. Akuisi dipandang kurang beresiko di banding internal new ventures. cocok dipakai bila ada tekanan berat untuk respon lokal tetapi tekanan reduksi biaya kecil. Bila tekanan meningkat strategi ini menjadi tidak sesuai. Restructuring strategy. dan tekanan untuk reduksi harga dan respon lemah. Strategi Internasional Menciptakan nilai dimata internasional dengan mentransfer skill dan produk bernilai tinggi. menyesuaikan produk pada kondisikondisi lokal.

Perusahaan harus mulai memberi perhatian besar pada para pesaing mereka. bahkan lebih tidak menarik jika segmen tersebut stabil atau menurun sehingga akan menjadi sangat mahal bagi perusahaan untuk bersaing. Lima kekuatan persaingan tersebut adalah: para pesaing industri. 2. Michael Porter mengidentifikasikan lima kekuatan yang menentukan daya tarik laba jangka panjang intrinsik pasar atau segmen pasar tertentu.tinggi. Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika ia telah memilih pesaing yang banyak. Ancaman pendatang baru. subtitusi. calon pendatang. Lima ancaman yang ditimbulkan kekuatan tersebut adalah: 1. Segmen yang paling menarik adalah segmen yang memiliki hambatan untuk keluar yang rendah . Ancaman persaingan segmen yang kuat. pemasok. E. persaingan tidak hanya tersebar luas melainkan juga bertumbuh lebih habat setiap tahun.Persaingan pasar Dalam era globalisasi diabad 21 ini. pembeli. merebut pasar dan meningkatkan pertumbuhan. Karena pasar telah menjadi begitu bersaing. memahami pelanggan saja sudah tidak cukup lagi. kuat atau agresif. Pada dasarnya semua strategi dalam dunia bisnis bertujuan untuk memenangkan bisnis dari persaingan. Daya tarik segmen berbeda-beda menurut tingginya hambatan untuk masuk dan keluarnya.

Para pemasok cenderung lebih kuat jika mereka terkonsentrasi atau terorganisasi. perusahaan akan menduduki satu dari enam posisi persaingan di pasar sasaran. Acaman produk subtitusi. Ancaman peningkatan kekuatan posisi tawar pemasok.3. biaya perpindahan pemasok yang tinggi. Agar dapat memenangkan persaingan pasar diabad 21 ini perusahaan perlu mengumpulkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing pesaing. Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika terdapat subtitusi produk yang aktual atau potensial. Kekuatan posisi tawar pembeli berkembang jika mereka menjadi lebih terkonsentrasi atau terorganisasi. terdapat sedikit subtitusi. Pertahanan yang lebih baik adalah mengembangkan tawaran unggul yang tidak dapat ditolak oleh para pembeli yang kuat. . 5. produk yang di pasok merupakan input yang penting. 4. little. Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika para pemasok perusahaan mampu menaikan harga atau mengurangi kuantitas yang mereka pasok. Subtitusi membatasi harga dan laba. Pertahanan terbaik adalah membangun hubugan win-win dengan para pemasok atau memakai berbagai sumber pasokan. Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika pembeli memiliki kekuatan posisi tawar (bargaining power) yang kuat atau semakin meningkat. Ancaman kekuatan posisi tawar pembeli. Menurut perusahaan konsultan Arthur D.

Dominan. lemah . Kuat. Dapat dipertahankan. Perusahaan ini mempunyai kekuatan yang dapat dimanfaatkan dan peluang yang diatas rata-rata sehingga mampu memperbaiki posisinya. Perusahaan ini bekerja pada level yang memadai yang dapat menjamin kesinambungan bisnis. Perusahaan ini mengandalkan prilaku pesaing lain dan mempunyai pilihan yang luasatas pilihan-pilihan strategis. Unggul. 4. 5.1. 3. Perusahaan ini dapat mengambil tindakan independent tanpa membahayakan posisi jangka panjangnya dan dapat mempertahankan posisi jangka panjangnya tanpa memperhatikan seperti apa tindakan pesaing. tetapi keberadaan perusahaan itu dibiarkan saja oleh perusahaan yang dominan dan dia mempunyai peluang dibawah rata-rata untuk memperbaiki posisinya. 2.

Pangsa pasar : Pangsa pesaing atas pasar sasaran 2. tetapi ada peluang perbaikan. Secara umum setiap perusahaan harus memantau tiga variable ketika menganalisis para pesaingnya: 1. ada yang hanya menanggapi jenis serangan tertentu seperti .perusahaan ini memiliki kinerja yang tidak memuaskan. Perusahaan ini tidak memiliki kinerja yang memuaskan dan tidak ada peluang untuk perbaikan. “Sebutkanlah perusahaan pertama di industri ini yang ada dipikiran anda” 3. Penilaian itu membantu perusahaan memutuskan siapa yang akan diserang di pasar yang pengendaliannya dapat diprogram (programmable control market). Ada yang lamban menanggapi. Perusahaan-perusahaan bereaksi secara berbeda terhadap serangan pesaing. Tidak dapat dipertahankan. Perusahaan ini harus berubah atau jika tidak berubah maka harus keluar dari bisnis. “sebutkanlah perusahaan yang produknya lebih anda sukai untuk dibeli. Pangsa hati (share of heart): presentase pelanggan yang menyebutkan nama pesaing dalam menanggapi pertanyaan. 6. Pangsa ingatan (share of mind): persentase pelanggan yang menyebut nama pesaing dalam menanggapi pertanyaan.

Kemajuan teknologi baru dan kekuatan pasar baru menciptakan perekonomian baru. membangun merek melalui prilaku (bukan hanya iklan). berfokus pada mempertahankan pelanggan. bernilai pada nilai masa hidup pelanggan (bukan pada transaksi). Perekonomian baru menggeser berapa praktik bisnis perekonomian lama menuju ke pengorganisasian berdasarkan segmen pelanggan (bukannya hanya berdasarkan produk). mengukur kepuasan pelanggan.potongan harga. berfokus pada para pemercaya (dan bukan hanya pada pemegang saham). membuat semua orang melakukan pemasaran. Beberapa industri ditandai oleh relative rukun di antara para pesaing. dan industri lain ditandai dengan pertempuran yang berkesinambungan. ada lagi yang bereaksi gesit dan kuat terhadap serangan apapun. Bruce Henderson berpendapat bahwa hal itu banyak bergantung pada “ekuilibrium persaingan”industri. dan menyediakan janji tetapi memberikan lebih banyak. . perusahaan dan pemasar perlu menambah alat dan praktik baru jika mereka mengharapkan keberhasilan.

.Kesimpulan Untuk mempersiapkan strategi pemasaran yang efektif pada era globalisasi di abad 21 ini perusahaan harus mempelajari persaingan serta pelanggan actual dan potensial. tujuan. Perusahaan perlu mengidentifikasi strategi. Untuk itu perusahaan harus merancang system intelijen persaingan yang efektif guna memenangkan persaingan pasar di era globalisasi ini. kelemahan.Saran Penantang pasar menyerang pemimpin pasar dan pesaing pasar lain secara agresif untuk memperbesar pangsa pasar. mereka juga perlu mengetahui cara merancang system informasi yang efektif. kekuatan.BAB III PENUTUP A. B. dan pola reaksi pesaing.

DAFTAR PUSTAKA .Diposkan oleh febria marta siska di 22:35 Label: Manajemen Strategi .