Minggu, 03 Oktober 2010

KONSEP NIFAS / POST PARTUM / PUERPURIUM
Dr. Suparyanto, M.Kes KONSEP NIFAS / POST PARTUM / PUERPURIUM Pengertian Nifas 1. Masa Nifas (puerpurium) adalah masa pulihnya kembali, mulai dari persalinan selesai sampai alat ± alat kandungan kembali seperti pra-hamil. Lama masa nifas yaitu 6-8 minggu (Mochtar, 2001:115) 2. Masa Nifas (puerpurium) dimulai setelah placenta lahir dan berakhir ketika alat ± alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil,berlangsung selama kira ± kira 6 minggu (Prawirohardjo, 2009:237) 3. Nifas atau puerperium adalah periode waktu atau masa dimana organ-organ reproduksi kembali kepada keadaan tidak hamil. Masa ini membutuhkan waktu sekitar enam minggu (Farrer, 2001:36).

Pembagian Masa Post Partum (Nifas) Menurut referensi dari Prawirohardjo (2009:238), pembagian nifas di bagi 3 bagian, yaitu : 1. Puerperium Dini
y

Yaitu kepulihan dimana ibu di perbolehkan berdiri dan berjalan. Dalam agama Islam, dianggap telah bersih dan boleh bekerja setelah 40 hari.

2. Puerperium Intermedial
y

Yaitu kepulihan menyeluruh alat-alat genetalia yang lamanya 6-8 minggu.

3. Remote Puerperium
y

Yaitu waktu yang diperlukan untuk pulih dan sehat sempurna terutama bila selama hamil atau waktu persalinan mempunyai komplikasi. Waktu untuk sehat sempurna bisa berminggu, bulan atau tahunan.

Perubahan-Perubahan Yang Terjadi Selama Post Partum (Nifas) 1. Uterus
y

Involusi uterus melibatkan peng-reorganisasian dan pengguguran decidua atau endometrium serta pengelupasan situs placenta sebagaimana diperlihatkan (Varney, 2004:252).

sisa mekonium. beratnya adalah kira-kira 1100 gram dengan panjang kira-kira 15 cm. Lochia Rubra y y 1 sampai 3 hari berwarna merah dan hitam Terdiri dari sel decidua. serta 8 sampai 10 cm tebalnya. tempat plasenta normalnya terdiri dari banyak pembuluh darah yang mengalami trombosis yang selanjutnya mengalami organisasi trombus secara khusus. diameternya 3 sampai 4 cm. Segera setelah kelahiran. Uterus berkurang beratnya sampai menjadi kira-kira 500 gram pada akhir minggu pertama post partum. 4. Segera setelah kelahiran. verniks kaseosa. tempat plasenta kira-kira berukuran sebesar telapak tangan. bagian puncak dari fundus akan berada kira-kira dua pertiga sampai tiga perempat tingginya diantara shympisis pubis dan umbilicus. multipara. Fundus ini kemudian akan naik ketingkat umbilicus dalam tempo beberapa jam. Proses ini mempunyai kepentingan klinik yang amat besar. Tetapi sisa-sisa kecil tetap ada selama bertahun-tahun. 2004:252). 2004:253). Pada akhir minggu kedua.y y y y Segera setelah kelahiran bayi. dan mencapai berat biasa non hamil 70 gram pada akhir minggu kedelapan post partum. 3. dua hari dan kemudian secara berangsur-angsur turun ke pinggul. Pembuluh darah uterus y y Di dalam uterus sebagian besar pembuluh darah mengalami obliterasi dengan perubahan hialain. Ukuran itu adalah kira-kira dua atau tiga kali ukuran uterus non hamil. Pengeluaran Lochia dapat dibagi berdasarkan jumlah dan warnanya sebagai berikut : y 1). sisa darah . kemudian menjadi tidak dapat dipalpasi lagi bila di atas symhisis pubis setelah hari ke sepuluh (Varney. mungkin terjadi pendarahan nifas yang lama. Ia akan tetap berada pada kira-kira setinggi (atau satu jari lebarnya di bawah) umbilicus selama satu. 300 gram sampai 350 gram pada akhir minggu kedua. yang dibawah mikroskop memberikan cara untuk membedakan antara uterus wanita multipara dan nullipara. Lochia y Lochia adalah nama yang diberikan pada pengeluaran dari uterus yang terlepas melalui vagina selama masa nifas (Varney. Segera setelah berakhirnya persalinan. rambut. dan pembuluh yang lebih kecil tumbuh ditempat mereka. Involusi tempat plasenta y y y Ekstrusi lengkap tempat plasenta perlu waktu sampai 6 minggu. 100 gram pada akhir minggu keenam. lebar 12 cm. 2. placenta dan membran. tetapi dengan cepat ukurannya mengecil. karena kalau proses ini terganggu. Reasorbsi residu yang mengalami hialinisasi diselesaikan dengan proses yang serupa dengan yang di temukan di ovarium setelah ovulasi dan pembentukan korpus luteum.

Meskipun demikian latihan untuk mengencangkan otot perineum akan memulihkan tonusnya (Varney. dan insulin) menurun dengan cepat setelah bayi lahir. dengan keadaan masih terbuka. (estrogen. kortisol. human chorionic gonadotropin. 2004:254). Denyut nadi biasanya normal kecuali bila ada keluhan persalinan yang lama dan sulit atau kehilangan banyak darah (Varney. Lochia Sanguinolenta y y 3 sampai 7 hari Berwarna putih bercampur merah 3). 7. . Dalam satu atau dua hari edema vagina akan berkurang. prolaktin. Lochia Serosa y y 7 sampai 14 hari Berwarna kekuningan 4).2). Vagina tersebut akan berukuran sedikit lebih besar dari ukuran vagina sebelum melahirkan pertama kali. Payudara y Konsentrasi hormon yang menstimulasi perkembangan payudara selama wanita hamil. Waktu yang dibutuhkan hormon-hormon ini untuk kembali ke kadar sebelum hamil sebagian ditentukan oleh apakah ibu menyusui atau tidak. temperatur biasanya kembali normal dari kenaikannya yang sedikit selama periode melahirkan dan menjadi stabil dalam 24 jam pertama setelah melahirkan. Lochia Alba y y Setelah hari ke 14 Berwarna putih 5. Tanda-Tanda Vital y Tekanan darah biasanya stabil dan normal. Dinding vagina akan kembali halus. Ukurannya akan mengecil dengan terbentuk kembalinya rugae. 6. 2004:254). vagina dalam keadaan menegang dengan disertai adanya edema dan memar. dengan ukuran yang lebih luas dari biasanya. pada 3 minggu setelah persalinan. progesteron. Vagina dan Perineum y y y Segera setelah persalinan.

Dinding Abdomen y Strie abdominal tidak bisa dilenyapkan sama sekali akan tetapi mereka bisa berubah menjadi garis-garis yang halus berwarna putih perak (Varney. Kehilangan ini berhubungan dengan berat bayi. dapat hipotonik. 12. volume plasma dan tingkat volume sel darah yang berubah-ubah (Varney. Efek dari trauma selama persalinan pada kandung kemih dan ureter akan menghilang dalam 24 jam pertama setelah melahirkan (Varney. pengosongan yang tidak sempurna dan adanya sisa urin yang berlebihan kecuali bila diambil langkah-langkah yang mempengaruhi ibu untuk melakukan buang air kecil secara teratur meskipun pada saat wanita itu tidak mempunyai keinginan untuk buang air kecil. 2004:255). Kehilangan Berat Badan y Seorang wanita akan kehilangan berat badannya sekitar 5 kg pada saat melahirkan.000 atau 30. 10. placenta dan cairan ketuban. Perubahan Sistem Ginjal y y Pelvis ginjal dan ureter yang berdilatasi selama kehamilan. Segera setelah melahirkan kandung kemih tampak bengkak. kembali normal pada akhir minggu setelah melahirkan. 9. Pada minggu pertama post partum seorang wanita akan kehilangan berat badannya sebesar 2 kg akibat kehilangan cairan (Varney. 2004:256). Jumlah hemoglobin. Jumlah sel-sel darah putih tersebut masih bisa naik lagi lebih tinggi sampai 25. sedikit terbendung. dan mereka memerlukan waktu cukup lama untuk kembali dari peregangan dan pengendoran yang telah dialaminya selama kehamilan tersebut. 2004:255). Ketika miometrium berkontraksi dan berektrasi setelah kelahiran dan beberapa hari sesudahnya.000 semasa persalinan.8. 2004:255). y 11. Sistem Endokrin .000 tanpa adanya kondisi patologis jika wanita tersebut mengalami persalinan lama. akan tetap tinggi selama beberapa hari pertama dari masa post partum. peritonium yang membungkus sebagian besar uterus dibentuk menjadi lipatan-lipatan dan kerutan-kerutan. dimana hal ini dapat mengakibatkan overdistensi. hematokrit dan erytrocyte akan sangat bervariasi pada awal-awal masa nifas sebagai akibat dari volume darah. Ligamentum latum dan rotundum jauh lebih kendor daripada kondisi tidak hamil. Perubahan Hematologis y Leukositosis yang meningkatkan jumlah sel-sel darah putih sampai sebanyak 15.

Defekasi y Buang air besar secara spontan bisa tertunda selama dua sampai tiga hari setelah ibu melahirkan. kebanyakan ibu merasa sangat lapar. penurunan tonus dan motilitas otot traktus cerna menetap selama waktu yang singkat setelah bayi lahir. Sistem Urinarius y Perubahan hormonal pada masa hamil (kadar steroid yang tinggi) turut menyebabkan peningkatan fungsi ginjal. dismpulkan ovarium tidak berespons terhadap stimulasi FSH kadar prolaktin meningkat. Hormon Hipofisis dan Fungsi Ovarium y Waktu dimulainya ovarium dan menstruasi pada wanita menyusui berbeda. 14. 2). Hormon Plasenta y Selama periode pascapartum. 13. sedangkan penurunan kadar steroid setelah wanita melahirkan sebagian menjelaskan sebab penurunan fungsi ginjal selama masa pascapartum. Kelebihan analgesia dan anesthesia bisa memperlambat pengembalian tonus dan motilitas ke keadaan normal. dan keletihan. estrogen dan kortisol. anesthesia. Karena kadar Follicle-Stimulating Hormone (FSH) terbukti sama pada wanita menyusui dan tidak menyusui. Motilitas y Secara khas. 3). Keadaan ini bisa disebabkan karena tonus otot usus menurun selama proses . Fungsi ginjal kembali normal dalam waktu satu bulan setelah wanita melahirkan. Kadar prolaktin serum yang tinggi pada wanita menyusui tampaknya berperan dalam menekan ovulasi. dilatasi traktus urinarius bisa menetap selama tiga bulan. Pengeluaran plasenta menyebabkan penurunan signifikan hormon-hormon yang diproduksi oleh organ tersebut. Diperkirakan 2 sampai 8 minggu mengalami hipotonia pada kehamilan dan dilatasi ureter serta pelvis ginjal kembali ke keadaan sebelum hamil. Nafsu Makan y Ibu biasanya setelah melahirkan diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan ringan dan setelah benar-benar pulih dari efek analgesia. 2). Penurunan hormon Human Placcental Lactogen (HPL). sehingga kadar gula darah menurun secara yang bermakna pada masa puerperium.1). Sistem Cerna 1). terjadi perubahan hormon yang besar. serta placental enzyme insulinase membalik efek diabetogenik kehamilan. Permintaan untuk memperoleh makanan dua kali dari jumlah yang biasa dikonsumsi disertai konsumsi camilan yang sering-sering ditemukan. Pada sebagian kecil wanita.

Segera setelah wanita melahirkan. Tujuan Asuhan Masa Nifas 1. misalnya kehilangan darah selama melahirkan dan mobilisasi serta pengeluaran cairan ekstravaskuler (edema fisiologis). Peran dan Tanggung Jawab Bidan : 1. volume sekuncup. Menjaga kesehatan ibu dan bayinya. Mendeteksi komplikasi 3. 15. ibu biasanya merasakan nyeri diperinium akibat episiotomi. Pengawasan kesehatan ibu nifas. Menyusui. Regresi total atau mendekati total diharapkan terjadi setelah melahirkan (Varney. 2). keadaan ini akan meningkat bahkan lebih tinggi selama 30 sampai 60 menit karena darah yang biasanya melintas sirkuit etoroplasenta tiba-tiba kembali ke sirkulasi umum. 16.persalinan dan pada awal masa pascapartum. Volume Darah y Perubahan volume darah tergantung pada beberapa faktor. KB. laserasi. 3. Varises. atau hemoroid. Mengevaluasi kebutuhan eliminasi . dan curah jantung meningkat sepanjang masa hamil. Pemberian imunisasi pada bayinya dan perawatan bayi sehat. 2. mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pada ibu dan bayi. Varises y Varises di tungkai dan di sekitar anus (hemoroid) sering dijumpai pada wanita hamil. Memberi pendidikan kesehatan tentang : y y y y y Perawatan kesehatan diri. Curah jantung y Denyut jantung. Melaksanakan skrining yang komprehensif. bahkan varises vulva yang jarang dijumpai. mendeteksi masalah. Kebiasaan buang air besar yang teratur perlu dicapai kembali setelah tonus usus kembali normal. 2. Operasi varises tidak dipertimbangkan selama masa hamil. Sistem Kardiovaskuler 1). 2004:156). akan mengecil dengan cepat setelah bayi lahir. Nutrisi.

Ibu nifas harus mengkonsumsi tambahan 500 kalori tiap hari. hari ke-3 jalan-jalan. mendeteksi dan menangani masalah-masalah yang terjadi. 2006:22). Memberikan pendidikan kesehatan (Sofyan. 1 jam pertama dari nifas meliputi pemeriksaan plasenta supaya tidak ada bagian-bagian plasenta yang tertinggal.1 Program dan Kebijaksanaan Teknik Masa Nifas Menurut Saifuddin (2002:123) Perawatan Dalam Post Partum (Nifas) y Pengawasan Kala IV. Program dan Kebijaksanaan Teknis y Paling sedikit 4 kali kunjungan masa nifas dilakukan untuk menilai status ibu dan bayi baru lahir dan untuk mencegah. dan hari ke-4 atau ke-5 sudah diperbolehkan pulang. Makan dengan diet berimbang untuk mendapat protein. Pada hari ke-2 diperbolehkan duduk. nifas. ibu harus istirahat. pengawasan konsistensi rahim. Minum sedikitnya 3 y . Meningkatkan kelancaran peredaran darah sehingga mempercepat fungsi ASI dan pengeluaran sisa metabolisme. perawatan ini mempunyai keuntungan: Memperlancar pengeluaran lochea. Mempercepat involusi alat kandungan. Tabel 2. pengawasan keadaan umum ibu. Menfasilitasi hubungan & ikatan batin ibu bayi 5. Mobilisasi tersebut bervariasi bergantung pada komplikasi persalinan. kemudian boleh miring ke kanan dan ke kiri untuk mencegah terjadinya trombosi dan tromboemboli. y y y y y y 3. Kebijaksanaan untuk selekas mungkin membimbing penderita keluar dari tempat tidurnya dan membimbingnya selekas mungkin untuk berjalan. tidur terlentang. dan sembuhnya luka-luka. lagi pula makanan ibu sangat mempengaruhi susunan air susu. Karena lelah habis persalinan. pengawasan perdarahan dari vagina. Memulai & mendorong pemberian asi 6. Early ambulation. Kini perawatan perenium lebih aktif dengan dianjurkan ³ Mobilisasi Dini ´ (early mobilitation). selama 8 jam pasca persalinan. mineral. mengurangi infeksi nifas. pengawasan tingginya fundus uteri. vitamin yang cukup. Diet y Diet harus sangat mendapat perhatian dalam nifas karena makanan yang baik mempercepat penyembuhan ibu.4.

Pil zat besi harus diminum untuk menambah zat besi setidaknya 40 hari setelah persalinan. sebaiknya yang banyak mengandung protein. 5. Suhu y Harus diawasi terutama dalam minggu pertama dari masa nifas karena kenaikan suhu adalah tanda pertama dari infeksi. dari kira-kira 85 kalori diperlukan oleh 640sibu untuk tiap 100 ml yang dihasilkan. susu. banyak cairan. 6. jus buah-buahan minuman ringan. magnesium. 3). jumlah ini hanya 16% dari tambahan 500 kalori yang dianjurkan. karena spinkter uretra ditekan oleh kepala janin dan spasme selama persalinan. Cairan y Dianjurkan ibu menyusui minum 2-3 liter cairan/hari baik dalam bentuk air. sirup dan minuman yang tidak mengandung kafein.liter air setiap hari. sebaiknya dilakukan kateterisasi. 4. bergizi dan cukup kalori. Rata-rata kandungan kalori ASI yang dihasilkan oleh ibu dengan nutrisi baik adalah 70 kalori/100 ml. sayur-sayuran dan buahbuahan. Kalori y Kebutuhan kalori selama menyusui proporsional dengan jumlah air susu ibu yang dihasilkan dan lebih tinggi selama menyusui dibanding selama hamil. vitamin B6 dan folat.000) agar bisa memberikan vitamin A pada bayi lewat ASI nyaMakanan harus bermutu. 4). Vitamin dan Mineral y Vitamin dan mineral selama hamil lebih tinggi nutrien yang paling mungkin dikonsumsi dalam jumlah tidak adekuat oleh ibu menyusui adalah kalsium. Kadang-kadang wanita mengalami sulit kencing. Miksi y Hendaknya kencing untuk dapat dilakukan sendiri secepatnya. 2). Defekasi . Kebutuhan nutrisi selama laktasi didasarkan pada kandungan nutrisi ASI dan jumlah nutrisi penghasil susu. zink. Minum kapsul vitamin A (200. rata-rata ibu menggunakan kalori/hari untuk 6 bulan kedua untuk menghasilkan jumlah susu normal. 1). Protein y Ibu memerlukan tambahan 20 gram protein di atas kebutuhan normal ketika menyusui. Apabila kandung kemih penuh dan wanita mengalami sulit kencing.

Menjaga payudara tetap bersih dan kering. Apabila puting susu lecet. maka diberi clysma air sabun atau gliserin. Pakaian y Pakaian agak longgar terutama di daerah dada sehingga payudara tidak tertekan. 10. 12. 9. Maka pada umumnya ibu-ibu dengan persalinan biasa tidak lama tinggal di rumah sakit kira-kira 3-5 hari. Pada ibu golongan kedua haid seringkali tidak datang selama ia menyusukan anaknya. haid datang lebih cepat dari ibu yang menyusukan anaknya. Follow up y Enam minggu setelah persalinan ibu hendaknya memeriksakan diri kembali. Apabila payudara bengkak akibat pembendungan ASI dilakukan: y y y y y Pengompresan payudara Lakukan pengurutan payudara Susukan bayi setiap 2-3 jam sekali apabila tidak dapat menghisap seluruh ASI dikeluarkan dengan tangan. 8. . tetapi kebanyakan haid datang lagi pada bulan keempat. 4. Datangnya haid kembali y Ibu yang tidak menyusukan anaknya. oleskan ASI yang keluar di sekitarnya setelah selesai menyusui. 11. Lamanya perawatan di rumah sakit y Lamanya perawatan di rumah sakit bagi ibu-ibu yang bersalin di Indonesia sering ditentukan oleh keadaan sosial ekonomi. daerah perut diikat kencang tidak akan mempengaruhi involusi. Pada ibu golongan pertama biasanya haid datang 8 minggu setelah persalinan. 7.y Jika penderita hari ketiga belum juga buang air besar. karena kerusakan puting susu merupakan porte d¶ entrée dan menimbulkan mastitis. Menggunakan BH yang menyokong payudara. Puting susu y harus diperhatikan kebersihannya dan rhagade (luka pecah) harus segera diobati. Perawatan Payudara pada Ibu Nifas 1. Keringkan payudara Letakkan kain dingin pada payudara setelah menyusui. 3. 2.

Jakarta : EGC Depkes RI. Friedman. Metode Persalinan Normal dan Komplikasi Bayi Baru Lahir. Farrer. 2008. http://www. Monika. Perawatan Maternitas. Deteksi Dini Komplikasi Persalinan. 2005:258) Perubahan Psikologis Pada Ibu Nifas Menerima peran sebagai orang tua adalah suatu proses terjadi dalam 3 tahap yang meliputi: 1. Jakarta : EGC 8. 2008. Jakarta : EGC 10. Hiudayat. 2001. Fase Letting Go y Fase untuk menerima tanggung jawab akan peran yang berlangsung 10 hari. 2005. Asuhan Ibu Hamil. 2.id. 4.infowikipedia. Perawatan Maternitas. Jakarta : EGC 14. Indoskripsi. diakses pada tanggal 15 Maret 2010-07-22 13. Harymawan. 2000.cm. Fase Taking In y Fase ini merupakan periode ketergantungan yang berlangsung hari 1-2 setelah melahirkan. 2007. Keperawatan Keluarga. ibu menjadi sangat sensitif dan mudah tersinggung. pada saat itu fokus perhatian ibu terutama pada dirinya sendiri.infowikipedia. 2006. setelah melahirkan.com.com. .id diakses pada tanggal 15 Maret 2010 1.id diakses pada tanggal 15 Maret 2010 5. Kandungan dan KB. 3.13. 2007. Perawatan Kehamilan (ANC). ibu merasa khawatir akan ketidakmampuan dan rasa tanggung jawabnya dalam perawatan bayi. (Fitramaya. http://www. Effendy. 2007. Manuaba. http://www. JAKARTA : EGC 7. Jakarta : JNPK-KR 12. Fase Taking Hold y Fase ini berlangsung antara 3-10 hari setelah melahirkan.id diakses pada tanggal 15 Maret 2010 11. Panduan Pelayanan Antenatal. Jakarta : Depkes RI Depkes RI. Mandriwati. Ilmu Kebidanan.depkes. Jakarta : BKKBN Bobak. sudah beradaptasi dengan bayinya. 2. 2004. Penilaian K I dan K IV. 2008. Dukungan Suami Dan Keluarga. 2004. 2009. 2009. Depkes RI. Jakarta : Depkes RI 6. Keluarga Berencana (Varney. Keperawatan Keluarga. Yogyakarta : Dian Press 9. Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku.com. 2008:124) DAFTAR PUSTAKA BKKBN. http://www. Setiap Jam Dua Ibu Hamil Meninggal. Fitramaya. 3.

kes-pro. http://www. Pudjiadi.coom. http://www. 2007. Yogyakarta : Yayasan Bina Pustaka Pustaka Sarwono Prawirohardjo 20. 2005. Jakarta : Media Aesclapius Press . Pranoto. Diakses tanggal 25 April 2010 21. Hidayat.id diakses tanggal 15 Maret 2010 23. 2008. Jakarta : Salemba Madika 22. Rineka Cipta 18. 2006. Buku Acuan Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Psikologi Pendidikan. EGC. 2006.com. Suririnah. Pelayanan Kesehatan Maternal. Putriazka. Hal : 36-39 24. Jakarta : EGC 19. 2005. Angka Kematian Ibu Dan Bayi Tertinggi Di ASEAN. Verney. Ilmu Kebidanan. 2006. Sakinah.15. Jakarta : PT. Jakarta : PT Rineka Cipta 17. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. 2006. Tanda Bahaya Pada Kehamilan Trimester I. 2005.info-wikipedia. Asuhan Kebidanan Komunitas. 2002. WHO. Rustam. 2007. Saifudin. Yogyakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo 16. Sinopsis Obstetri Jilid I. Metode Penelitian Kebidanan. Sofyan. Antenatal Care. Jakarta.

Jumat. Rasa sakit oleh adanya his yang datang lebih kuat. turun memasuki pintu atas panggul terutama pada primigravida. Perasaan sering-sering atau susah kencing (polakisuria) karena kandung kemih tertekan oleh bagian terbawah janin. 2. mulai mendatar dan sekresinya bertambah bisa bercampur dash (bloody show). Pada multipara tidak begitu kentara. 4. Perut kelihatan lebih melebar. Pengertian Persalinan y Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri). Pada pemeriksaan dalam: serviks mendatar dan pembukaan telah ada. 5. 3. sering dan teratur. 2. Tanda-tanda Permulaan Persalinan y Sebelum terjadi persalinan sebenarnya beberapa minggu sebelumnya wanita memasuki "bulannya" atau "minggunya" atau "harinya" yang disebut kala pendahuluan (preparatory stage of labor). Suparyanto. Perasaan sakit di perut dan di pinggang oleh adanya kontraksi -kontraksi lemah dari uterus. 2. kadang-kadang disebut 'false labor pains ". 3. Ini memberikan tanda-tanda sebagai berikut: 1. Faktor-faktor yang Berperan Dalam Persalinan . Tanda-tanda Inpartu 1. Keluar lendir bercampur darah (show) yang lebih banyak karena robekan-robekan pada serviks. Lightening atau settling atau dropping yaitu kepah. 3. 4. Serviks menjadi lembek. M.Kes KONSEP PERSALINAN Teori persalinan menurut Mochtar (1998) adalah sebagai berikut: 1. yang dapat hidup ke dunia luar. fundus uteri turun. 18 Maret 2011 KONSEP PERSALINAN Dr. Kadang-kadang ketuban pecah dengan sendirinya. dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. 4.

Passage (jalan lahir) y Jalan lahir terdiri atas jalan lahir bagian tulang dan jalan lahir bagian lunak. Tidaklah mudah untuk menghilangkan perasaan takut yang sudah berakar dalam itu. ketenangan dan bebas dari rasa takut untuk memperlancar kala I dan II. Karena ketakutan mempunyai pengaruh yang tidak baik bagi his dan bagi lancarnya pembukaan. Adanya kerjasama. Jika jalan lahir khususnya bagian tulang mempunyai bentuk dan ukuran rata-rata normal. menyusul kemudian. Psikis Ibu y Banyak calon ibu menghadapi kehamilan dan kelahiran anaknya dengan perasaan takut dan cemas. Oleh karena itu diperlukan kesabaran. pengertian clan kepercayaan antara perLolong dan wanita akan bersalin perlu dibina dengan baik. Penolong sebaiknya memberikan rasa simpati dan kepercayaan kepada ibu. sedang bagian lunak terdiri atas otot-otot jaringan dan ligamen-ligamen. d. Dalam proses persalinan pervaginam janin harus melewati jalan lahir. maka dengan kekuatan yang normal pula persalinan pervaginam akan berlangsung tanpa kesulitan. Passanger (janin) y Bagian yang paling besar dan keras dari janin adalah kepala janin. 4. Posisi dan besar kepala dapat mempengaruhi jalan persalinan. sehingga dapat membahayakan hidup dan janinnya kelak. maka bagian lain akan mudah. His (kontraksi otot rahim) Kontraksi otot dinding perut Kontraksi diafragma pelvis atau kekuatan mengejan Ketegangan dan kontraksi ligamentum rotumdum b. 3. 2.a. Untuk itu perlu ditanamkan kepercayaan pada ibu bahwa peristiwa kehamilan dan persalinan merupakan hal yang normal dan wajar. e. Partus lama dapat disebabkan karena faktor psikologik. Biasanya apabila kepala janin sudah lahir. Penolong y Penolong persalinan memiliki ketrampilan dan pengetahuan untuk memberikan asuhan yang mengacu pada upaya-upaya pencegahan yang dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi ibu dan bayi baru lahir. Power (tenaga atau kekuatan) 1. c. yang mengakibatkan his . Kepala ini pula yang paling banyak mengalami cedera pada persalinan. Jalan lahir bagian tulang terdiri atas tulang-tulang panggul dan sendi-sendinya. jangan ada gelak tawa dan komentar yang menyinggung perasaan ibu.

6. (2000). (1999).htm ( Diakses 8 pebrruari 2007) 11. Mocthar.Pengaruh latihan olah raga pernafasan Bio Energy Power terhadap derajat Ansietas dan depresi. 2. 2. Jakarta : Salemba Medika 4. Arikunto. 4. Suharsini. (1998). 1998 DAFTAR PUSTAKA 1. Rustam. waktu uterus dengan kekuatan his ditambah kekuatan mengejang mendorong janin keluar hingga la'air. (1998). (Mochtar. Aziz Alimul H.5-1 jam Kala III 10 menit 10 menit Kala IV 2 jam 2 jam Jumlah (tanpa memasukkan kala IV yang bersifat observasi) 10-12 jam 8-10 jam Sumber : Manuaba. Jakarta : Rineka Cipta 7.1 Lamanya Persalinan Pada Primigravida dan Multigravida KALA Primigravida Multigravida Kala I 10-12 jam 6-8 jam Kala II 1-1. 2002). Tabe 2. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Kala III: waktu untuk pelepasan dan pengeluaran uri. (2009). Kala I: waktu untuk pembukaan serviks sampai menjadi pembukaan lengkap 10 cm. Carpeneto. Jakarta : Rineka Cipta 3. Metodology Research . Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta.http://www. Jakarta : Rineka Cipta. Pendekatan emosional yang salah dapat menyebabkan inersia uteri. Kala IV: mulai dari lahirnya uri sampai observasi selama 2 jam. 3. Kala II: kala pengeluaran janin.menjadi kurang baik dan pembukaan kurang lancar.5 jam 0. 5. Jakarta : EGC . Jogya : Rineka Cipta 2.com 123. Riset Keperawatan dan Tehnik Penulisan Ilmiah.kabefarma. Burns & Grove (1999). Psicoanalis A General Intruduction to Psicoanalisis 10. (2002). 2008. Penatalaksanaan Stres.S. Suharsini. Buku saku keperawatan Edisi III.com/ansietas. Departemen kesehatan dan Kesejahteraan sosial Republik Indonesia.2002. Sigmund. Ners. Kahamilan Resiko Tinggi. 1998 dan Wiknjosastro. Freund. (2003).htm (diakses 5 maret 2007) 5. (2002). Prosedure penelitian suatu pendekatan Praktek.EGC 8. kwp. Proses Persalinan Terdiri dari 4 kala 1. Sinopsis Obstetri Jilid I Ed. Arikunto. Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur 9. Adikusuma. Baskoro. Petunjuk Teknis Penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Partus prematurus dapat disebabkan oleh tegangan psikis dan tekanan hidup.www/http: bionergy power. Kertidjo.

21. Ilmu kebidanan. Jakarta: Gremedia 18. (2000). Susenas. Kecemasan. Sugiono. Suhaeni. www//http:sivalintar. Statistika Untuk Penelitian. Metodologi Riset Keperawatan.Jakarta. (2005).12. Kecemasan dalam Persalinan. (2006).buku kedokteran jiwa.htm (diakses 28 pebruari 2007) 23. Bandung : Alfabet 19. (2009). Santoso. Jakarta : EGC. Buku saku keperawatan jiwa.2007. Jakarta : Rineka Cipta 14. Soekidjo (2002).Buku Latihan SPSS Statistik Non Parametrik. Singgih. Jakarta : EGC. Jakarta EGC 22. (2001). . Nuryanto.ansietas. Savitri. Jakarta : Rineka Cipta. 16. Manuaba. 2008. penyakit kandungan dan KB untuk pendidikan bidan Jakarta : Buku Kedokteran EGC 13. Kecemasan dalam Persalinan.2003. Pustaka Popular Obor. Jakarta : Salemba Medika 15. Metodologi Penelitian Kesehatan. (2001).com. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Buku Peran Bidan Dalam Menolong Persalinan. 17. 20. (1998). Notoatmojo.Rasa takut dan Ansietas. Nursalam. Nursalam dan Pariani. Sivalintar. Jakarta: S. Stuart & Sundeen (1991).Agung Seto.