MARDIAN SANJAYA/ 0810610014

PEMBUKTIAN ADANYA TUHAN
Pembuktian adanya Tuhan dapat dibaratan seerti alat indera yang merasakan sesuatu sesuai dengan kemampuan dan spesifikasinya. Misalya, pendengaran hanya dapat merespon suara, penglihatan hanya dapat mersepon cahaya dan warna, dan penciuman hanya dapat mersepon bau. Kit atidak dapat menjangkau dan merasakan zat Allah SWT karena panca indera kita terbatas. Kita dapat membuktian adanya tuhan hanya melalui akal pikiran yang sehat. Beberapa ulamamembuktikan keberadaan tuhan dengan pemikiran dan topic yang berbeda-beda, seperti Imam Abu Hamjah berpendapat bahwa manusia bisa berkehendak tapi tuhan yang menentukan. Imam Malik berpendapat bahwa kekuasaan Allah SWT dapat dibuktikan dengan adanya manusia yang berbeda-beda. Imam Syafi’I membuktikan dengan berpikir bahwa sebuah jenis daun tumbuh-tumbuhan daapt berubah mejadi bemacam-macam benda tergantung hewan yang memakannya. Imam Hambali berpedapat dan membuktikan dengan kejadian manusia yang berasal dari setitik sperma. Metode pembuktian melalui pemahaman dan keserasian alam oleh Ibnu Rusyd diberi istilah “dalil ikhtira”. Metode lain “dalil inayah” mengacu pada pemahaaman dan penghayatan manfaat alam bagi kehidupan manusia. Beberapa argument/dallil yang dapat mmbuktikan eksistensi Tuhan antara lain: 1. Keberadaan alam membuktikan adanya Tuhan. Jika kita percaya pada eksistensi alam, maka secara logika harus percaya pada adanya Pencipta Alam. Belum pernah diketahui adanya sesuatu yang berawal dari atau tanpa dicipatakan. Bagaimana mungkin alam semesta muncul dengan sendirinya tanpa Sang . oleh karena itu, denagn melihat kejadian alam, setiap individu yang berakal pasti beratnya tentang yang menciptakan alam semesta. Dan jawabannya adalah Allah SWT. 2. Adanya ketentuan dan keserasian di alam. Saat kita melhat sekeliling kita, perabotan tertata rapi, terbesit pikiran bahwa pasti ada yang menata dan mengaturnya. Dan juga alam semesta yang selalu menuruti aturan tertentu, misalnya mangga akan terasa mangga walau ditanam di etumpk tanah yang sama dengan durian. Matahar terbit dipagi hari dan terbenam saat petang. Akhirnya kemanapun kiya menghadapkan muka, egala sesuatunya sudah teratur. Sudah pasti yang mengatur dan memeliharanya itu sangan untar, teliti, tidak lalai dan tidak tidur. Adanya aturan pasti ada yang menjadi pengatur, penjaga dan pemelihara. Dialah Tuhan, Dialah Allah.

4. maka mustahil semuanya terjadi dengan sendirinya. Perubahan energy panas dikendalikan oleh keseimbangan antar”energy yang ada” dengan “ energy yang tidak ada”. Seandainya ala mini bersifat azali maka sudah sejak dulu alam telah kehilangan energinya dan ta ada lagi ehidupan. Sedangkan kebalikannya tidak mungkin. Kekuatan maha besar tesebut adalah Tuhan. Dengan mempehatikan system yang luar biasa ini. . Sampai abad ke-19 masih banyak pendapat bahwa alam menciptakan dirinya sendiri (bersifat azali). Hokum tersebut menerangkan bahwa energy panas selalu berpindah dari keadaan panas menjadi dingin. Disamping itu masih aa ribuan system tata surya lain yang juga berdar dengan periode tersendiri. Juga planetplanet yang lain mengelilingi matahari dengan periode yang berbeda pula.MARDIAN SANJAYA/ 0810610014 3. Bumi. Pembukian dengan pendekatan fisika. Pembuktian adanya Tuhan dengan pendekatan astronomi. dan bulan memiliki perode edar yang berbeda-beda. tapi setelah itemukan “hokum kedua termodinamika” pernyaaan ini kehilangan landasan berpijak. matahari. bahkan ada yang menyimpulkan bahwa dibalik semua itu ada kekuatan maha besar yang mengendalikannya.

5. Orang yang beriman mempunyai keseimbangan. Iman menanamkan semangat berani untuk menghadapi maut. Iman melenyapkan pada kekuasaan benda.” ( Q. 4. benda keramat. hatinya tentram dan jiwanya senang. Banyak orang yang melepaskan pendirian. baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman. Orang yang beriman yakin sepenuhnya bahwa kematian itu di tangan Allah. menjilat. Orang yang beriman hanya percaya pada kekusaan dan kekuatan Allah. dan memperbudak diri demi kepentingan materi. Banyak manusia tidak berani mengungkapkan kebenaran karena takut menghadapi resiko. Bagi oang beriman. menjual kehormatan. Dia yakin bahwa rezeki itu datangnya dari Allah dan percaya bahwa tidak akan tertukar oleh orang lain. Kendatipun kamu dibenteng yang tinggi lagi kokoh. Iman mewujudkan kehidupan yang baik. kematian akan mendapati kamu. maka tidak adapun yang dapat mecegahnya. Seperti dalam firman Nya : “Di mana saja kamu berada. Iman menanamkan “self help” dalam kehidupan Rezeki memegang peranan penting dalam kehidupan.. Dan juga seorang yang beriman tidak pernah ragu pada keyakinannya akan qada’ dan qadar. Sering kali manusia dilanda resah dan duka. serta digoncang keraguan dan kebimbangan. prinsip. mempercayai jimat.MARDIAN SANJAYA/ 0810610014 Pengaruh Iman Dalam kehidupan Manusia 1. Kehidupan manusia yang baik yaitu kehidupan orang yang selalu melakukan kebaikan dan mengerjakan perbuatan yang baik. Bila Allah hendak memberiakn pertolongan. Seperti yang dijelaskan dalam firman Allah : “Barang siapa yang mengerjakan amal saleh. maka sesungguhnya akan kami berikan kehidupan yang .S : An-Nisa ayat 78 ) 3. Kepercayaan seperti itu dapat menghilangkan sifat mendewa-dewakan manusia yang pada saat itu sedang berkuasa. Dsb. Iman memberikan ketentraman jiwa. 2.

putus asa. Kerja hormone tersebut diatur oleh hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofise. hidupku. diabetes dan kanker. baik dengan lidah maupun hatinya. Pengaruh dan keberhasilan kelenjar itu pun ditentukan oleh gen yang dibawa manusia semenjak masih berbentuk zygot.MARDIAN SANJAYA/ 0810610014 baik dan akan kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. Seperti pada firman Allah berikut ini : “katakanalah: sesungguhnya shalatku. kecuali keridaan Allah. . tingkah laku & akhlak manusia. Akan tetapi keadaan ini dapat dinormalisirkan kembali oleh iman.” ( Q. dan lemah.” ( Q.S : Al-An’am ayat 162 ) 7. dan matiku hanyalah untuk Allah. Jika pengaruh tanggapan terjadi perubahan fisiologis seperti : takut. Organ-organ tubuh manusia melakukan serangkaian proses biokimia di bawah perintah hormon. tanpa pamrih. Iman melahirkan sikapiklas dan konsekuen. tuhan semesta alam. Oleh karena itu orang yang dikontrol oleh iman tidak mudah terkena penyakit darah tinggi.S : An-Nahl ayat 97 ) 6. Iman mencegah penyakit. Iman member pengaruh pada seseorang untuk selalu berbua dengan ikhlas. marah. ibadahku. Orang yang beriman senantiasa konsekuen dengan apa yang telah diikrarkannya. Iman mampu mengatur hormon danselanjutnya membentuk gerak.

  . karena orang yang tidak menyenangi kta lebih banyak melihat kekurangan pada diri kita.MARDIAN SANJAYA/ 0810610014 Cara Merubah Akhlak yang Buruk Menjadi Akhlak yang baik menurut Al-Ghazali   Dengan menjadi murid pembimbing Spiritual (syaikh). Mengetahui kekurangan dari orang yang tidak menyenangi kita. Bergaul dengan orang banyak dan memisalkan kekurangan yang dilihat pada orang lain bagaikan ada pada diri kita. Meminta bantuan seorang teman yang tulus. taat. dan punya pengertian untuk mengamati keadaan dan kondisi orang tersebut dengan teliti dan mengatakan padanya baik yang nyata maupun yang tersembunyi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful