CARA BUAT::: Jerami Pakan Ternak

PEMBUATAN JERAMI PERMENTASI Lembar informasi pertanian (Liptan) IP2TP Mataram No. 02/Liptan/2000 Diterbitkan oleh: Instalasi Penelitian dan Pengkajian teknologi Pertanian Mataram Kotak Pos 1017, Telp. (0370) 671312, Fax. 671620 Juli 2000 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ PENDAHULUAN Jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang cukup besar jumlahnya dan belum sepenuhnya dimanfaatkan. Produksi jerami padi bervariasi yaitu dapat mencapai 12-1 5 ton per hektar satu kali panen, atau 4-5 ton bahan kering tergantung pada lokasi dan jenis varietas tanaman yang digunakan. Berbagai upaya boleh dilakukan untuk meningkatkan kualitas jerami padi, baik dengan cara fisik, kimia maupun biologis. Tetapi cara-cara tersebut biasanya disamping mahal, juga hasilnya kurang memuaskan. Dengan cara fisik misalnya, memerlukan investasi yang mahal; secara kimiawi meninggalkan residu yang mempunyai efek buruk sedangkan dengan cara biologis memerlukan peralatan yang mahal dan hasilnya kurang disukai ternak (ban amonia yang menyengat). Cara baru yang relatif murah, praktis dan hasilnya sangat disukai ternak adalah fermentasi dengan menambahkan bahan mengandung mikroba proteolitik, lignolitik, selulolitik, lipolitik dan bersifat fiksasi nitrogen non simbiotik (contohnya: starbio, starbioplus, EM-4 dan lain-lain). 1. Bahan. - Jerami : 1 ton - Urea : 6 kg - Starbio atau bahan sejenis : 6 kg - Air : Secukupnya 2. Tempat Ada naungan/atap terhindar dari hujan dan sinar matahari langsung. 3. Cara Pembuatan - Jerami kering panen dilayukan selama ± 1 hari untuk mendapatkan kadar air mendekati 60%, dengan tanda-tanda jerami kita remas, apabila air tidak menetes tetapi tangan kita basah berarti kadar air mendekati 60%. - Jerami yang sudah dilayukan tersebut dipindahkan ke tempat pembuatan dengan cara ditumpuk setebal 20-30 con (boleh diinjak-injak) kemudian ditaburkan urea, bahan pemacu mikroorganisme (starbio atau bahan sejenis) dan air secukupnya kemudian ditumpuk lagi jerami seperti cara di atas sehingga mencapai ketinggian ± 1,5 m.

Tahan disimpan selama ± 1 tahun ******************************************** 4. ===== ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ GRATIS: Kamus Kata dan Istilah Populer Agrobisnis (eBook) Kamus Kata dan Istilah Populer Agrobisnis mencakup bidang pertanian. Fermentasi: Yaitu proses perombakan dari struktur keras secara fisik. ini digunakan sebagai sumber energi bagi mikrobia dalam poses fermentasi. perkebunan. perikanan. Bisa juga dikatakan sebagai katalisator dalam proses fermentasi. pucuk tebu dll. . kimia dan biologis sehingga bahan dari struktur yang komplek menjadi sederhana.Tumpukan jerami dibiarkan selama 21 hari (tidak perlu dibolak-balik). dibok dan disimpan dalam gudang. agroindustri kini bisa Anda download di link berikut: . Catatan Dalam membuat jerami fermentasi tidak perlu ditutup. Alang-alang dibuat fermentasi dengan dilayukan terlebih dahulu dan harus dipotong-potong antara 5-10 cm (bahan sama yaitu starbio dan urea). Perbedaan Amoniasi dan fermentasi Amoniasi: Yaitu suatu poses perombakan dari struktur keras menjadi struktur lunak (hanya struktur fisiknya) dan penambahan unsur N saja. Selain jerami. 5. Jadi disini urea tidak sebagai penambah nutrisi pakan. . bahan lain yang bisa di fermentasi untuk makanan ternak antara lain: alang-alang. sehingga daya cerna ternak menjadi Iebih efisien. peternakan.Setelah 21 hari tumpukan jerami dibongkar lalu diangin-anginkan atau dikeringkan. kehutanan.Jerami siap diberikan pada ternak atau kita stok dengan digulung.. Fungsi urea pada proses pembuatan fermentasi adalah sebagai pensuplai NH3. . Apabila membuat jerami fermentasi dalam jumlah sedikit tumpukan jerami bisa ditutup dengan sehelai karung goni.

Anda dapat mengikuti semua aliran respons RSS 2. tunggu 24 jam baru diberikan pada sapi. urea yang digunakan harus dilarutkan kedalam air terlebih dulu. atau trackback dari situs anda. Diposkan oleh Organization International Epizootic (OIE) di 21:32 0 komentar Link ke posting ini JERAMI PADI KERING DENGAN TETES Jerami padi olahan ini dibuat dengan cara difermentasikan selama 24 jam.0 dari masukan ini Anda dapat memberikan tanggapan. Masukan ini dipos pada Juni 15. urea tak perlu dilarutkan kedalam air. ditambah super phospat 25 gram ( 1 sendok makan ) dan amonium sulfat 25 gram juga. 2009 5:36 am dan disimpan pada Pengolahan Pakan Jerami . Tunggu 21 hari untuk diberikan hewan ternak. sehingga mudah dicerna dan kaya akan nitrogen. setiap 100 kg jerami kering dibutuhkan 100 liter air sebagai pelarut urea. kemudian tutup tumpukan tersebut dengan plastik agar terjadi fermentasi. Menuruat Ditjen peternakan bahwa seekor sapi bisa diberikan jerami olahan ini sebanyak 5 kg + hijauan segar 5 kg + 5 gr mineral campuran yang bisa dibeli di toko dan garam dapur dua sendok makan. kemudian selelah disiram tunggu minimal 6 jam agar silika hancur. setelah lapisan pertama ditebarkan lalu di tumpuki lapisan kedua begitu seterusnya.« Apa Yang Bisa Kita Lakukan dikampung Halaman Suplemen Ternak » Pengolahan Jerami Sebagai Pakan Ternak JERAMI PADI DICAMPUR DENGAN UREA DAN STARBIO Jerami yang akan dicampur harus ditimbang terlebih dulu. Diposkan oleh Organization International Epizootic (OIE) di 21:35 0 komentar Link ke posting ini JERAMI PADI KERING DENGAN NaOH Olahan jerami padi kering dilakukan dengan cara jerami dicuci dengan NaOH.5 kg dan air 3 kg ( 3 liter ). Jerami padi sebanyak 1 kg disiram secara merata dengan larutan NaOH 30 gram + air 1 liter. . Untuk setiap 10 kg jerami kering dibutuhkan tetes 1.Sedang untuk jerami segar.Bila jerami segar yang dipilih maka setiap 100 kg jerami di butuhkan 10 kg urea + 10 kg starbio untuk ditaburkan diatasnya( dengan kata lain 1 kg jerami dengan 1 ons urea + 1 ons starbio ). Untuk jerami kering.Cara mencampurnya yaitu jerami di buat berlapis-lapis. Pencampuran ini dimaksudkan untuk menghancurkan ikatan silika dan lignin pada selulosa jerami. hindarkan dari terik sinar matahari dan hujan. kemudian dicampur air dan tetes dengan perbandingan 2 : 1.Jerami bisa dalam keadaan kering ataupun basah ( segar ). tingkat daya cerna jerami dapat meningkat dari 30 % menjadi 52 %. yaitu jerami dipotongpotong. setiap lapisan tebalnya 10 cm.

tergantung lokasi dan varietas tanaman (Subagyo. Sutrisno. dan silica) justru tinggi. Produksinya per hektare sawah padi bisa mencapai 12-15 ton. selulosa. dan domba). lemak kasar 1. abu 16. energi TDN (Total Digestible Nutrients) 43 %. tegalan.55 %. Sebaliknya. jumlahnya sekitar 20 juta ton per tahun. Ketersediaan jerami padi cukup melimpah. 1995. sehingga Swasembada daging dapat tercapai. Kandungan Gizi Jerami padi merupakan hasil ikutan pertanian terbesar di Indonesia. pematang. karena busuk dan basah terendam air sawah atau hujan. dan sekitar 7-16 % digunakan untuk keperluan industri (Syamsu. kalsium 0. Jerami yang tersedia umumnya tidak dalam keadaan baik untuk digunakan sebagai pakan ternak. fosfor 0. Sejauh ini.9 kkal/kg. kalsium. yaitu limbah produksi padi berupa jerami.Fakultas Peternakan Amoniasi Meningkatkan Kualitas Pakan Ternak February 12.5 %. pemanfaatan jerami padi sebagai pakan baru mencapai 31-39 %. dan lignin yang sangat tinggi (Siregar. hingga fosfor. 2009 Hijauan merupakan sumber pakan utama yang harus selalu tersedia dalam jumlah cukup dan berkualitas guna meningkatkan produksi ternak ruminansia (sapi. kerbau. sehingga mengakibatkan daya cerna rendah dan konsumsinya menjadi terbatas. jerami padi mempunyai potensi yang sangat baik untuk dimanfaatkan menjadi makanan ternak ruminansia agar dapat meningkatkan produktivitasnya. kandungan serat kasar(lignin. energi DE (Digestible Energ y) 1. Mulai dari kandungan nitrogen.1 %. serat kasar 35 %. sedangkan yang dibakar atau dikembalikan ke tanah sebagai pupuk 36-62 %. Tapi penggunaannya itu mengalami kendala berupa nilai nutrisi yang rendah. 2008). 1988). Kandungan gizi jerami padi terdiri atas protein kasar 4. masih ada sumber pakan ternak yang belum dimanfaatkan secara optimal. Walau demikian. Oleh karena itu. atau 4-5 ton bahan kering setiap kali panen. Hijauan yang umum diberikan untuk ruminansia adalah rumput-rumputan yang berasal dari padang penggembalaan atau kebun rumput.19 %. 2008). kambing. Penggunaan jerami padi sebagai pakan ternak kerap dilakukan di daerah tropik.5 %. terutama pada musim kemarau. namun pemanfaatannya untuk pakan ternak belum banyak dilakukan di Indonesia. . serta pinggiran jalan.

Amoniasi merupakan salah satu pilihan terbaik. Cara basah dengan melarutkan urea ke dalam air. urea langsung ditabur ke jerami secara berlapis. Sedangkan tawaran impor daging sapi dari Brazil ditolak berbagai lembaga seperti HKTI. Urea dalam proses amoniasi berfungsi untuk menghancurkan ikatan-ikatan lignin. ketiga komponen itu merupakan factor penyebab rendahnya daya cerna j e r a m i . Departemen Pertanian mengembangkan sapi sebanyak 1 juta ekor. dan silicayang terdapat pada jerami. Sebab kandungan senyawa karbohidrat yang sederhana menjadi lebih besar. sehingga total yang dimakan per satuan waktunya menjadi sedikit. Tahun ini. Prinsip amoniasi adalah penggunaan urea sebagai sumber amoniak yang dicampurkan dalam jerami. Kadar protein kasar diperoleh dari amonia yang terdapat dalam urea. maka daya cernanya rendah dan proses pencernaannya lambat. KTNA. Tentu saja hal ini memerlukan pakan yang banyak dan berkualitas. Pencampurannya harus dilakukandalam kondisi hampa udara (anaerob) dan dibiarkan / disimpan selama satu bulan. . Pada cara kering. Proses ini dapat menambah kadar protein kasar dalam jerami. Amoniasi bisa dilakukan dengan cara basah dan kering. Sebab. Saat ini pemerintah masih mengimpor daging sapi dari Australia dan Selandia Baru. murah. Pemuaian selulosa akan memudahkan penetrasi enzim selulase dan peresapan nitrogen.dan Dekopin. selulosa. Amoniasi dapat meningkatkan kualitas gizi jerami agar dapat bermanfaat bagi ternak. Target pemenuhan swasembada daging pada tahun 2010 dilakukandengan program percepatan pencapaian swasembada daging sapi (P2SDS). Jerami yang telah diamoniasi memiliki nilai energi yang lebih besar dibandingkan jerami yang tidak diamoniasi.Pengembangan secara intensif perlu dilakukan agar bisa lebih memberdayakan sumber daya lokal dan menghindari ketergantungan impor makanan ternak. 2008). agar program pencapaian swasembada daging dapat tercapai dan terealisasi. karena dikhawatirkan tidak terbebas dari penyakit mulut dan kuku atau PMK (Muba rdjo. sehingga meningkatkan kandungan protein kasar jerami. GKSI. Proses Amoniasi Salah satu tindakan yang harus dilakukan adalah mencari teknologi pakan yang mudah. dan ekonomis. Penggunaan teknologi amoniasi perlu dikembangkan dan ditindaklanjuti oleh para pemangku kepentingan. Amonia berperan memuaikan serat selulosa.Jika jerami padi langsung diberikan kepada ternak. kemudian dicampurkan dengan jerami. Amoniasi juga sangat efektif untuk membebaskan jerami dari kontaminasi mikroorganisme dan menghilangkan aflatoksin yang ada di dalamnya.

produksinya bervariasi sekitar 12 . MANFAAT DAN NILAI GIZI Pemanfaatan jerami padi sebagai pakan ternak sapi potong. kambing dan domba agar dapat meningkatkan produktivitasnya. Lignin merupakan zat kompleks yang tidak dapat dicerna oleh ternak. Di samping itu jerami mempunyai nilai gizi jerami yang rendah karena kandungan proteinnya rendah. jerami padi sangat penting untuk dimanfaatkan menjadi makanan ternak ruminansia khususnya sapi potong. Sedangkan di sektor peternakan membutuhkan makanan ternak (pakan) yang harus tersedia sepanjang waktu dan sepanjang musim untuk menjaga agar produktifitas ternak tidak menurun. sehingga produksi daging akan meningkat yang akhirnya swasembada daging dapat tercapai. Jerami merupakan bagian dari batang tanaman padi tanpa akar yang dibuang setelah diambil butir buahnya. Amoniasi merupakan teknik perlakuan kimiawi dengan penambahan unsur N dari urea yang ditambahkan pada jerami. sehingga terjadi poses perombakan struktur jerami yang keras menjadi struktur jerami yang lunak. daya cernanya rendah dan proses pencernaannya lambat. agar dapat berdayaguna dan berhasilguna diperlukan suatu teknologi yang sederhana dan mudah dalam mengerjakannya. Amoniasi dapat dilakukan dengan cara basah dan cara kering. tetapi tetap berkualitas. Sedangkan cara kering ureanya langsung ditaburkan pada jerami secara berlapis. karena selalu dibakar setelah proses pemanenan. Jika jerami padi langsung diberikan kepada ternak sapi. batang. Melalui teknik amoniasi dapat mengubah jerami menjadi pakan ternak yang potensial dan berkualitas karena melalui amoniasi dapat meningkatkan daya cerna dan meningkatkan kandungan proteinnya.5 ton bahan kering per hektar satu kali panen. Urea dalam proses amoniasi berfungsi untuk menghancurkan ikatan-ikatan lignin. dan daun tanaman dalam jumlah yang banyak. untuk meningkatkan daya cerna (digestibility) dan meningkatkan jumlah jerami yang dimakan (feed intake) oleh sapi. selulosa. Selulosa adalah suatu polisakarida yang mempunyai formula umum seperti pati yang sebagian besar terdapat pada dinding sel dan bagian-bagian berkayu dari tanaman. karena lignin. tergantung pada lokasi dan jenis varietas tanaman yang digunakan. dan silica yang terdapat pada jerami. dan domba. . dan silica merupakan faktor penyebab rendahnya daya cerna jerami. selulosa. Teknologi tersebut antara lain melalui amoniasi. Oleh karena itu. Pencampuran urea dengan jerami harus dilakukan dalam kondisi hampa udara (an-aerob) dan dibiarkan/disimpan selama satu bulan. Sebagian besar jerami padi tidak dimanfaatkan. sehingga total yang dimakan per satuan waktunya menjadi sedikit. Demikian juga silica tidak dapat dicerna oleh ternak.15 ton per hektar atau 4 . Cara basah yaitu dengan melarutkan urea ke dalam air kemudian baru dicampurkan dengan jerami. kambing. Prinsip dalam teknik amoniasi ini adalah penggunaan urea sebagai sumber amoniak yang dicampurkan ke dalam jerami. terdapat pada bagian fibrosa dari akar.AMONIASI JERAMI PADI SEBAGAI PAKAN TERNAK Jerami padi merupakan salah satu hasil ikutan pertanian terbesar di Indonesia yang jumlahnya kurang lebih 20 juta ton per tahun.

Bahkan di daerah-daerah tertentu rumput pakan ternak akan kering dan mati sehingga menimbulkan krisis pakan hijauan. jerami kedelai dan jerami kacang tanah melalui perlakuan tertentu.MENGOLAH LIMBAH KULIT BUAH KAKAO MENJADI BAHAN PAKAN TERNAK -----------------------------------------------------------Oleh Baharuddin Wawo (Penyuluh Pertanian Madya) PENDAHULUAN Hambatan utama petani ternak khususnya dalam peningkatan populasi ternak yaitu terbatasnya pakan. sistem pemeliharaan ternak ruminansia sebagian besar masih tergantung pada hijauan pakan berupa rumputrumputan dan pakan hijauan lainnya dengan sedikit atau tidak ada pakan tambahan. Perluasan areal untuk penanaman rumput sebagai pakan ruminansia sangat sulit. PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO Kulit buah kakao (shel fod husk) adalah merupakan limbah agroindustri yang dihasilkan tanaman kakao (Theobroma cacao L. Selain itu. domba dan kerbau terutama pada musim kemarau. maka usaha pemanfaatan sisa hasil (limbah) pertanian untuk pakan perlu dipadukan dengan bahan lain yang sampai saat ini belum biasa digunakan sebagai pakan. Pada musim kemarau hijauan rumput terganggu pertumbuhannya. Limbah tanaman pangan dan perkebunan memiliki peran yang cukup penting dan berpotensi dalam penyediaan pakan hijauan bagi ternak ruminansia seperti sapi. diharapkan peternak bisa memanfaatkan limbah pertanian yang cukup banyak tersedia disekitarnya antara lain kulit buah kakao.) Buah coklat yang terdiri dari 74 % kulit . sehingga pakan hijauan yang tersedia kurang baik dari segi kuantitas maupun kualitas. memiliki peran yang cukup penting dan berpotensi dalam penyediaan pakan ternak ruminansia khususnya kambing terutama pada musim kemarau. Mengingat sempitnya lahan penggembalaan. karena alih fungsi lahan yang sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit buah kakao segar yang dikeringkan dengan sinar matahari kemudian digiling selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan pakan ternak. jerami jagung. jerami padi. pucuk tebu. kambing. Kulit buah kakao. Pemanfaatan kulit buah kakao sebagai pakan ternak dapat diberikan dalam bentuk segar maupun dalam bentuk tepung setelah diolah. Untuk mengatasi masalah kekurangan pakan hijauan.

serat kasar (SK) 40.Menurunkan kandungan serat kasar . Pakar lain menyatakan kulit buah kakao kandungan gizinya terdiri dari bahan kering (BK) 88 % protein kasar (PK) 8 %. 1993). PROSES PENGOLAHAN DENGAN FERMENTASI Melalui proses fermentasi. Sebaiknya sebelum digunakan sebagai pakan ternak. 35 % bekatul dan 30 % jagung giling. Ini artinya bahwa ransum tersebut terdiri atas 15 % tepung kulit buah kakao. Manfaat fermentasi dengan teknologi ini antara lain : . bahwa penggunaan kulit buah kakao dapat digunakan sebagai substitusi suplemen sebanyak 15 % atau 5 % dari ransum. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada ternak domba.Menurunkan kandungan tanin (zat penghambat pencernaan) Skema Proses Pengolahan Limbah Kulit Buah Kakao dengan Fermentasi Dicingcang Dibasahi larutan Aspergillus Ditutup dengan goni/ plastik Dikeringkan 2-3 hari Digiling PROSES PENGOLAHAN LIMBAH KULIT BUAH KAKAO TANPA FERMENTASI Kumpulkan limbah kulit buah kakao dari hasil panen lalu dicingcang.Meningkatkan kandungan protein . sehingga layak untuk pakan penguat kambing maupun sapi. limbah kulit buah kakao perlu difermentasikan terlebih dahulu untuk menurunkan kadar lignin yang sulit dicerna oleh hewan dan untuk meningkatkan kadar protein dari 6-8 % menjadi 12-15 %.9 kg/ hari. Untuk meningkatkan mutu pakan ternak.1 % dan TDN 50. kemudian dilakukan pengayakan.8 % dan penggunaannya oleh ternak ruminansia 30-40 % dilaporkan oleh Anonimus (2001). Kemudian dijemur pada sinar matahari sampai kering yang ditandai dengan cara mudah dipatahkan atau mudah hancur kalau diremas. 2 % plasenta dan 24 % biji. Salah satu fermentor yang cocok untuk limbah kulit buah kakao adalah Aspergillus niger . Hasil analisa proksimat mengandung 22 % protein dan 3-9 % lemak (Nasrullah dan A.buah. Setelah kering ditumbuk dengan menggunakan lesung atau alat penumbuk lainnya. Pemberian kulit buah kakao yang telah diproses pada ternak sapi dapat meningkatkan berat badan sapi sebesar 0. 35 % dan 30 %. bahkan untuk ransum babi dan ayam. maka tepung kulit buah kakao dapat dicampur dengan bekatul dan jagung giling masing-masing 15 %. Ella. nilai gizi limbah kulit buah kakao dapat ditingkatkan. .

Hasnah Juddawi. Makassar.0 % dari berat hidup ternak. (tanpa tahun). Sumber Bacaan 1. Nasrullah dan A. biasanya ternak tidak langsung mau memakannya. Karena itu berikanlah pada saat ternak lapar dan bila perlu ditambah sedikit garam atau gula untuk merangsang nafsu makan. 2001. Pada ternak kambing menunjukkan bahwa ternak nampak sehat. (tanpa tahun). Kulit Buah Kakao Dikeringkan/ Dijemur Ditumbuk Diayak Pencampuran Pakan Ternak 5. Pemanfaatan Kulit Buah Kakao Sebagai Pakan Ternak. kambing) limbah kakao olahan bisa dijadikan pakan penguat. Pada awal pemberian. 2001. Sosialisasi dan Diseminasi Teknologi Pengkajian Ternak dengan Pemanfaatan Limbah Kakao. Pada ayam buras petelur pemberian limbah kakao sebagai pengganti dedak hingga 36 % dari total ransum dapat meningkatkan produksi telur. 4. 4. Makassar. atau disimpan. Limbah Pertanian dan Prospeknya Sebagai Sumber Pakan Ternak di Sulawesi Selatan. Ujung Pandang 5. 3. Instalasi Pengkajian Penerapan Teknologi Pertanian (IPPTP). yakni sebanyak 0.LIMBAH Limbah Tercingcang Limbah Terfermentasi Limbah Kering Tepung Limbah Skema Pengolahan Limbah Kulit Buah Kakao Tanpa Fermentasi sebagai berikut : Panas matahari Dedak/ Bekatul. Anonim. Albertus Sudiro dan Amirullah. Lembar Informasi Pertanian (Liptan). Anonim. Tepung limbah hasil fermentasi bisa langsung diberikan kepada ternak. warna bulu mengkilat dan pertambahan berat badan ternak dapat mencapai antara 50-150 gram per ekor per hari. 2. Ella. 3. Penyimpanan harus dengan wadah yang bersih dan kering. Pemanfaatan Kulit Buah Kakao Sebagai Pakan Kambing. Jagung dll PENGGUNAAN 1. Pemanfaatan Limbah dalam Integrasi Perkebunan ± Ternak. Makalah. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan. Naskah Siaran Pedesaan. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali dan Bappeda Propinsi Bali. Instalasi Pengkajian Penerapan Teknologi Pertanian (IPPTP).7-1. . Untuk ternak ruminansia (sapi. Bisa diberikan sebagai pengganti dedak. Untuk babi dapat juga diberikan sebagai pengganti dedak padi dalam ransum sekitar 35-40 %. Anonim. untuk mempercepat pertumbuhan atau meningkatkan produksi susu. 2. 6. 1993.

Mencoba bisa dimulai dari quota sedikit dulu . Keuntungan Ekonomi Hasil penelitian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali menunjukkan bahwa penggunaan pakan komplit berbahan baku sampah sebanyak 1. Pelet pakan ternak dapat disimpan hingga 6 bulan. Namun sebagian petani ternyata masih memberikan rumput. penepungan.jika ternak diberi pakan komplit 1. Sampah dari rumah sakit dan pabrik yang banyak mengandung logam berat atau bahan beracun seyogianya dihindari. Fermentasi dilakukan dengan menggunakan inokulan bakteri dan cara yang tepat agar diperoleh produk yang bermutu tinggi. sehingga diperoleh pakan komplit yang sesuai dengan kebutuhan ternak. Setelah difermentasi. Idealnya ransum komplit diberikan sekitar 3% dari bobot hidup ternak per hari. Pemisahan sebaiknya dapat dilakukan di tingkat produsen sampah (pasar atau rumah tangga). pencampuran. Fermentasi dimaksudkan untuk meningkatkan kandungan gizi dan nilai cerna sampah karena kandungan gizi sampah umumnya rendah tetapi serat kasarnya relatif tinggi.5% dari bobot badan pada sapi . sapi tidak lagi memerlukan HMT atau rumput.Pemisahan sampah organik dari sampah anorganik dimaksudkan agar sampah yang diolah hanya yang dapat dicerna oleh ternak serta menghindarkan ternak dari mengonsumsi bahan-bahan beracunatau yang mengandung logam berat. peternak tinggal memberi rumput 50% dari kebutuhan semestinya.Pengolahan Sampah Organik untuk Pakan Ternak September 10th. sampah dikeringkan dengan dijemur lalu digiling hingga menjadi tepung. Membuat pakan dari sampah di mulai dengan pemisahan sampah organik dan anorganik. Dengan jumlah pakan tersebut. fermentasi. semua bahan yang sudah tercampur dibentuk pelet.5% dari bobot hidup per hari. dilanjutkan dengan pencacahan. pengeringan. untuk program massal perlu disediakan tempat sampah organik dan anorganik di tingkat produsen sampah. Selanjutnya tepung sampah ditambah bahan lain termasuk enzim dan diaduk dalam mesin pencampur. 2008 admin Sebagai wujud kepedulian lingkungan tidak ada salahnya kita mencoba mengolah sampah sebagai bahan pakan ternak kita . dan pembuatan pelet. Apabila diperlukan. Oleh karena itu. Sebagai contoh. Sampah organik yang telah terpisah dari bahan lain selanjutnya dicacah dengan alat atau mesin pencacah agar bentuknya lebih kecil dan untuk memudahkan fermentasi.

(bila di pelajari secara runtut mnrt disiplin ilmu peternakan) mudah dicerna.cara pembuatan pakan ternak (6).Daun Singkong (beserta singkongnya).Daun Ketul sapi.pakan organik etawa (2).tehnologi pakan kambing (1). memberikan pertambahan bobot badan rata-rata 650 g/hari. vitamin n mineral. Artikel Berkaitan : Cara Pembuatan Pakan Ternak dari Ampas Kedelai Cara Pembuatan Pakan Ternak dari Jerami Padi Tips Pembuatan Pakan Ternak dari Sampah Organik Incoming search terms: pakan ternak kambing (44). Berdasarkan analisis ekonomi.Jagung Muda beserta pohonnya.jual bahan fermentasi pakan (2).Daun .ternak kambing dengan pakan permentasi (1).usaha pengolahan sampah (1).pakan kambing fementasi (1).wujud sampah (1).cara membuat pakan kambing fermentasi untuk kambing jawa (3).pakan ternak alternatif untuk kambing (1). karbohidrat.berternak kambing organik (3).pakan kambing buatan (2).pakan kambing permentasi (2).kambingonline net (2). Pada dasarnya ada dua macam makanan.pakan ternak hasil pengolahan (1).cara pengolahan sampah organik dan anorganik (3).bali selama 5 bulan.pengolahan sampah (2).proses pengolahan sampah organik dan anorganik (2).pakan organik ternak (1) MAKANAN KAMBING Pakan yg diberikan hrs ckup protein.pakan organik untuk kambing (1).pakan ternak kambing organik (3). yaitu hijauan (berbagai jenis rumput) dan makan tambahan (berasal dari kacang-kacangan.pakan kambing harga (1). vitamin dan mineral).pakan fermentasi untuk kambing (2).fermentasi pakan ternak kambing (2).teknologi pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak (1).pakan kambing fermentasi (5).tips fermentasi pakan ternak (2). tidak beracun dan disukai ternak.campuran makanan kambing (2).pakan ternak fermentasi buat kambing (1). murah dan mudah diperoleh.pengolahan sampah organik (7).pakan kambing (31). bungkil kelapa.teknik pembuatan pakan beracun (1). sedangkan efeknya terhadap pertumbuhan sapi cukup baik.Rumput Gajah.pembuatan pakan ternak kambing (4).singkong untuk pakan ternak (1).Daun Nangka.cari polar pakan ternak beserta harga (2). tepung ikan. untuk jenis HMT (hijauan makanan ternak) dapat saya sebutkan berdasar pengalaman para peternak yang telah memelihara kambing jenis etawa dan berdasar para nara sumber yang berdasar para petani banyak sekali macam untuk HMT beberapa jenis akan saya sebutkan :Kaliandra.pakan ternak kambing dari jerami (2).makanan ternak kambing (7).cara membuat pakan ternak kambing (3).Glagahan.tips bagus tentang pengolahan sampah rumah tangga (1).komposisi pakan fermentasi kambing (2). Secara ekonomis pemanfaatan sampah untuk pakan ini sangat prospektif mengingat bahan dan biaya produksinya relatif murah.Dadap.pakan ternak kambing alternatif (1).pakan kambing dari jerami (2). penggemukan sapi dengan ransum komplit berbahan baku sampah memberikan keuntungan sekitar 200% dibandingkan dengan cara tradisional.limbah organik untuk makanan ternak (2).sampah organik makanan ternak (2).pakan pada kambing (1).pakan ternak kambing fermentasi (2).pakan organik buat kambing (1).fermentasi jerami untuk pakan kambing (2).cara membuat pakan kambing (3).

Daun rereside.Daun Waru Rengis. kemudian untuk beberapa makanan tambahan seperti : Polar.Sengon.Singkong.Buah nangka (hijau)kulit kedelai.Bungkil.Gula Jawa.Mahoni.dll .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful