1

PETA KONSEP



























LINGKARAN





UNSUR-UNUSR
LINGKARAN





NILAI PHI





KELILING DAN
LUAS





SUDUT-SUDUT
PADA
LINNGKARAN





PANJANG
BUSUR, LUAS
JURING DAN
TEMBERENG
2
BAB I
LINGKARAN















1. Definisi
Lingkaran adalah kumpulan titik-titik yang
mempunyai jarak yang sama pada suatu titik,
dimana titik tersebut disebut Pusat
Lingkaran.Perhatikan gambar di samping O
adalah Pusat lingkaran.





Bidang lingkaran adalah daerah yang
dibatasi oleh lingkaran.










2. Unsur-unsur lingkaran.

a. Jari-jari lingkaran adalah jarak setiap titik yang
pada lingkaran terhadap pusat lingkaran. Pada
gambar di samping yang merupakan jari-jari
lingkaran adalah BO, CO,dan DO.

b. Tali busur adalah garis uang meghubungkan
dua titik berbeda pada lingkaran. Pada
gambar di samping yang merupakan tali busur
adalah AB dan CD.
c. Diameter adalah tali busur yang melalui titik
pusat lingkaran. Pada gambar di samping
adalah CD.
Tujuan pembelajaran :
a.Menyebutkan unsur-unsur dari lingkaran.
b.Menentukan nilai Phi
c.Menemukan rumus Keliling dan Luas lingkaran
d.Menghitung Keliling dan Luas lingkaran
e.Mengenal sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama.
f.Menentukan sudut keliling jika menghadap diameter dan busur yang sama
g.Menentukan panjang busur , luas juring dan tembereng
h.Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan tembereng untuk
menyelesaikan masalah.
i.Menentukan sifat sudut yang dibentuk oleh garis singgung dan garis yang melalui titik pusat.
- O
- O
- O
A
P
B
C
D
Q
Gb. 1
Gb. 2
Gb.3
3

d. Apotema adalah ruas garis yang ditarik pusat lingkaran dan tegak lurus dengan tali busur
dihadapannya. Pada gambar di samping adalah PO.

e. Arah panah adalah garis perpanjangan dari apotema sampai pada busur lingkaran. Pada
gambar di atas adalah PQ .

f. Busur lingkaran adalah bagian dari keliling lingkaran.
Busur lingkaran ada dua jenis yaitu busur kecil dan
busur besar. Busur kecil adalah busur lingkaran di
depan sudut pusat yang besarnya kurang dari 180
o
.
Sedangkan busur besar adalah busur lingkaran di
depan sudut pusat yang besarnya lebuh dari 180
o
.
Busur lingkaran dilambangan “·”.





g. Juring lingkaran atau sektor adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-
jari dan sebuah tali busur di hadapan sudut pusatnya. Pada Gb.1 adalah BOC.

h. Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh busur
lingkaran dan tali busur didepannya. Dengan
demikian maka tembereng pun ada dua jenis yaitu
tembereng kecil dan tembereng besar. Tetapi untuk
pertanyaan kedepan yang dimaksud tembereng
adalah tembereng kecil. Perhatikan Gb. 5 !








I.Soal –soal pemahaman konsep

1. Dari gambar di samping tentukan :
a. Jari-jari
b. Diameter
c. Tali busur
d. Busur kecil
e. Busur besar
f. Juring kecil
g.Juring besar
h. Apotema
i. Arah panah
j. Tembereng kecil
k. Tembereng kecil





- O
Busur besar
Busur kecil
Gb. 4
- O
Gb. 5
Tembereng kecil
Tembereng besar
- O
A B
C
G
D
E
F
H
4

2. Dari gambar di samping tentukan :
a. Jari- jari
b. Diameter
c. Busur
d. Tali busur
e. Juring, dan
f. Tembereng




..
3. Dari gambar di saping jika diketahui jari-jari
lingkaran = 10 cm, dan AB = 12 cm, maka hitunglah
panjang :
a. AE
b. OE
c. DE
d. BC






II. Soal Penalaran dan komunikasi

1. Perhatikan gambar di samping ! Jika diketahui AC = BD,
maka buktikan bahwa OA = OD !








2. Diketahui tiga titik seperti pada gambar berikut !, maka dengan menggunakan jangka dan
penggaris sebuah lukislah lingkaran yang melalui ketiga titik tersebut !
















- O
P
Q
R
S
T
- O
A
B
C
E
D
- O
A
B C
D
A
B
C
-
-
-
5
III. Soal Pemecahan masalah

1. Sebuah pipa dengan diameter 20 cm dan panjang
pipa 1 meter, berisi air sehingga tinggi
kedalaman air pada pipa tersebut 4 cm, maka
hitung luas permukaan air pada pipa tersebut !
(penampang pipa dan air seperti gambar di
samping ! )





2. Sebuah penampang pipa berisi air dengan lebar 72 cm dan kedalaman air 54 cm, maka
hitunglah diameter pipa !


3. Keliling Lingkaran
a. Menemukan nilai Phi (t)
Lingkaran merupakan bangun datar yang dalam menentukan kelilingnya unsur yang
mempengaruhi adalah diameterya. Bila kita perhatikan bangun datar yang lain minimal
mempunyai 2 unsur untuk menentukan keliling atau luasnya. Sehingga antara nilai keliling
suatu lingkaran akan sebanding dengan diamternya.
Pada pelajaran-pelajaran di sekolah dasar (SD) sering kita nilai konstanta yang terdapat
pada lingkaran yang merupakan hasil perbandingan Keliling dan Diameter lingkaran yang
disebut Phi (t). Berikut ini langkah-langkah percobaan dalam menentukan nilai Phi (t).

Percoban menemukan nilai Phi :
1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 orang setiap kelompok
2. Sediakan lingkaran dari kertas karton dengan unkuran diameter : 5 cm, 10 cm, 7 cm, dan
14 cm.
3. Sediakan pensil, spidol dan pengaris.

Kemudian lakukan langkah-langkah percobaan berikut:
1. Ukurlah keliling masing-masing lingkaran yang terbuat dari karton tersebut dengan cara
seperti gambar di bawah
2. Berilah tanda dengan menggunakan spidol pada keliling lingkaran
3. Kemudian putarlah/gelindingkan lingkaran tersebut seperti roda ke arah seperti gambar
4. Lakukan sampai tanda pada keliling lingkaran tersebut berada pada bagian bahwah lagi
5. Kemudian ukurlah pusisi pertama tanda dengan posisi terakhir tanda pada keliling
lingkaran, maka itu adalah keliling lingkaran.
6. Kemudian lakukan hal yang sama untuk lingkaran yang lain.
7. Catatlah hasilnya pada tabel yang telah disediakan.













- O
air
-
-
-
-
-
Keliling lingkaran
6
Tabel.

No Diameter Keliling t =
D
K

1

5 cm ... ...
2

10 cm ... ...
3

7 cm ... ...
4

14 cm ... ...

Rata-rata

...
Kesimpulan apa yang kamu peroleh dari percobaan di atas !:

b. Menghitung Keliling Lingkaran
Dari hasil percobaan di atas nilai t =
D
K
, maka K = t.D atau K = t.2.r = 2tr, dimana K =
keliling lingkaran, D = diameter lingkaran dan r = jari-jari lingkaran. Untuk mempermudah
dalam perhitungan jika diameter atau jari-jarinya merupakan bilangan kelipatan 7, maka nilai
t =
7
22
sedangkan yang lain t = 3,14.

Contoh :
1. Hitunglah keliling lingkaran dengan diameter 7 cm !
2. Diketahui sebuah roda dengan diameter 10 cm, jika roda tersebut berputar 2.000 kali,
maka jarak yang roda tersebut adalah...

Jawab :
1. K = t D 2. Jarak ( S ) = K. N , N = jumplah putaran
K =
7
22
. 7 cm S = t.D . N
K = 22 cm S = 3,14 . 10 cm. 2.000
S = 62.800 cm = 628 m


I. Soal – soal pemahaman konsep.

1. Sebuah lingkaran dengan panjang jari-jari 5 cm, dan t = 3,14, maka keliling lingkaran
tersebut adalah...cm.
a. 62,8 b. 41,4 c. 31,4 d. 15,07

2. Sebuah meja berbentuk lingkaran dengan keliling meja 88 cm dan t =
7
22
, maka jari-jari
meja tersebut adalah ,,, cm.
a. 21 b. 15 c. 14 d. 7

3. Sebuah kawat dibentuk menjadi sebuah lingkaran, jika pajang kawat 50,24 cm dan t = 3,14,
maka jari-jari lingkaran tersebut adalah...cm.
a. 8 b. 10 c. 12 d. 14
7

4. Keliling bangun datar di samping adalah... cm
a. 47 c. 66
b. 58 d. 73




5. Sebuah roda mempunyai diameter 14 cm dan berputar sebanyak 1.000 kali, maka jarak
yang ditempuh roda tersebut adalah ...m.
a. 440 b, 540 c. 880 d. 940

6. Sebuah roda berputar sebanyak 500 kali t = 3,14 dan jarak yang ditempuh 471 m, maka
jari-jari roda tersebut adalah...cm.
a. 30 b. 20 c, 15 d. 10

7. Perhatikan gambar di samping !. Tentukan
panjang kawat yang diperlukan untuk membuat
bangun tersebut !
a. 66 cm c. 44 cm
b. 55 cm d. 21 cm



8. Jika diketahui r adalah jari-jari suatu lingkaran, maka rumus keliling lingkaran adalah....
a. K = t.r b. K =
t
r
c.K =
r
t
d.K = 2.t.r

9. Nilai t didapat dari ...
a. Perbandingan antara jari-jari dengah keliling
b. Perbandingan antara keliling dengan diameter
c. Perbandingan antara dua kali jari-jari dengan keliling
d. Perbandingan anatara keliling dengan dua kali diameter.

10. Jika suatu roda mempunyai diameter d ,dan berputar sebanyak N kali, jika jarak yang
ditempu roda tersebut S , maka rumus S adalah...
a. S = 4.t.d.N b. S = 2.t.d.N c. S = t.d.N d. S = ½. t.d.N


II. Soal – soal penalaran dan komunikasi

1. Hitunglah panjang kawat untuk membuat kerangka seperti bangun berikut !
a. b.












7 cm 7 cm
7 cm
7 cm 7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
8

c.















2.Jika tersedia sebuag kawat dengan panjang 10 m , akan dibentuk sebuah kerangka bangun
seperti bangun berikut , maka berapa banyak kerangka yang dan dapat di buat dan sisa
kawatnya ?



















III. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Sebuah roda mobil dengan jari-jari 14 cm, dan roda tersebut berputar sebanyak 2.000 kali
selama 20 menit, maka hitunglah :
a. Jarak yang ditempuh mobil tersebut!
b. Kecepatan mobil tersebut !

2. Sebuah dengan diameter rodanya 20 cm, mobil tersebut mempunyai kecepatan 72 km/jam.
Jika mobil berjalan selama 0,5 jam, maka tentukan :
a. Jarak yang ditempuh mobil
b. Berapa kali putaran roda mobil tersebut harus berputar

3. Sebuah satelit dalam mengitari bumi memerlukan waktu 20 jam, dengan kecepatan 2015,88
km/jam.Jika jari-jari bumi 6400 km, maka hitunglah ketinggian satelit tersebut dari permukaan
bumi!



7 cm 7 cm
7 cm
7 cm
14 cm
14 cm
9
4. Luas lingkaran
a. Menemukan rumus luas lingkaran
Untuk menemukan rumus luas lingkaran ada bebrapa cara, salah satunya dengan membagi
lingkaran tersebut menjadi beberapa sektor kemudian disusun menjadi persegi panjang.
Perhatikan tabel berikut !

No Lingkaran (dengan jari-jari r) Persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran





1

















2


























Apabila proses tersebut berlangsung sampai lingkaran tersebut dipotong menjadi sektor-
sektor yang tak tehingga, maka akan terbentuk persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran
dengan jari-jari r.










Sehingga L lingkaran ( L O ) = L persegi panjang
L O = p x l
L O = ½ . K x r
L O = ½. ( 2 t r )x r
L O = t . r
2

Jadi L
O
= tr
2





- O
- O
- O
r
r
½ K
10
b. Menghitung luas lingkaran
Dari uraian sebelumnya diketahui bahwa Luas lingkaran = t.r
2
,untuk menenrapka rumus
tersebut perahtikan contoh-contoh berikut!

Contoh :
1. Hituglah luas lingkaran yang diketahui r = 7 cm ( t =
7
22
) !
2. Hitunglah Luas lingkaran yang mempunyai keliling = 62,8 cm ( t = 3,14) !
3. Hitunglah luas darah bidang datar berikut !






Jawab :
1. r = 7 cm, t = 22/7
L = t .r
2

= 22/7.7
2

= 154 cm
2


2. K = 62,8 cm, t = 3.14
K = 2.t . r
62,8 = 2. 3,14 . r
62,8 = 6,28.r
r = 62,8/6,28 = 10 cm

L = t . r
2

= 3,14 . 10
2

= 3,14 . 100 = 314 cm
2

3. R = 7 cm, r = 7/2 cm
L = ½ ( t . R
2
- t. r
2
)
L = ½
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
÷
2
2
2
7
.
7
22
7 .
7
22

L = ½ ( 154 - 38,5)
L = ½ (115,2)
L = 57,75cm
2



I. Soal-soal pemahaman konsep

1. Suatu lingkaran dengan dengan jari-jari 5 cm, t = 3,14, maka luas lingkaran tersebut
adalah...cm
2
.
a.78,5 b. 157 c. 185 d. 300

2. Keliling lingkaran dengan 44 cm, t = 22/7, maka luas lingkaran tersebut adalah...cm
2

a. 88 b. 154 c. 308 d. 420

3. Jika suatu lingkaran dengan diameter = d, maka rumus luas lingkaran tersebut adalah....
a. L =
2
..d t b. L =
2
..
2
1
d t c. L =
2
..
3
1
d t d. L =
2
..
4
1
d t
7 cm 7 cm
11
4. Sebuah lingkaran dengan luas = 113,04 cm
2
,t = 3,14, maka panjang diameter lingkaran
adalah...cm.
a. 18 b. 16 c. 14 d. 12

5. Luas daerah yang diarsir pada gambar di
samping. Jika persegi tersebut mempunyai
panjang rusuk 7 cm adalah...cm
2
.
a. 10,5 c. 15,5
b. 12,5 d. 21,0






6. Luas daerah yang diarsir pada gambar di
samping adalah... cm
2

a. 121,5 c. 118.5
b. 120,5 d. 115,5





7. Luas daerah yang di arsir pada gambar di
samping jika persegi tersebut mempunyai rusuk
10 cm adalah...cm
2
.
a. 65,125 c. 45,125
b. 55,125 d. 41,125`





8. Jika dua buah lingkaran dengan r
1
: r
2
= 2 : 3, maka, perbandingan luas lingkaran pertama
dengan lingkaran ke dua adalah...
a. 2 : 3 b. 3 : 2 c. 4 : 9 d. 9 : 4

9. Sebuah lingkaran dengan jari-jari r , kemudian jari-jari lingkaran tersebut ditambah 10%,
maka pertambahan luas lingkaran tersebut adalah...
a. 10% b. 20% c. 21% d. 22%

10. Diketahui dua buah lingkaran dengan degan L
1
: L
2
= 9 : 16, maka perbandingan r
1
: r
2

adalah...
a. 2 : 3 b. 4 : 6 c. 6 : 9 d. 9 : 16


II. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Dua buah lingkaran dengan jar-jari = r cm, maka jika lingkaran tersebut diperkecil 15%,
maka hitunglah luas lingkaran tersebut !

2. Berapakah diameter lingkaran agar luas lingkaran tersebut 4 kali kelilingnya?

3. Dua buah lingkaran diketahui K
1
= L
2
dan L
1
= K
2
, maka tentukan jari-jari lingkaran tersebut
masing-masing !

7 cm 7 cm
12

4. Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar berikut !
a b.










III. Soal- Soal Pemecahan masalah
Berikut ini adalah suatu hiasan pada kaca jendela. Jika daerah yang diarsir akan dicat, maka
berapa luas daerah yang akan di cat dan hitunglah biaya untuk membeli catnya jika setiap
cm
2
nya Rp5.000,00 ! (Untuk soal b daerah yang akan dicat adalah daerah bertanda x )


a. b.
















5. Lingkaran singgung pada segitiga
a. Lingkaran singgung dalam
Langkah-langkah melukis Lingkaran singgung dalam pada segitiga.
1. Buatlah Garis bagi sudut pada titik A. Buat
busur lingkaran dengan pusat di A. dan
memotong sisi AB dan AC. Gb.1














7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
7 cm 7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
A
B
C
Gb.1
x
x
x x
13

2. Buat busur lingkaran pada dengan pusat
masing-masing perpotongan busur pada
langkah pertama dengan jari-jari yang sama.
Gb. 2.








3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk titik sudut B
dan C. Gb 3.











4. Buatlah lingkaran singgung dalam pada
segitiga dengan pusat perpotongan ketiga
garis bagi sudut tersebut. Gb. 4.







Soal-soal Pemahaman konsep.
Gambarlah lingkaran singgung dalam pada segitiga-segitiga ini !
1

















A
B
C
Gb.2
A
B
C
Gb.3
A
B
C
Gb.3
A
B
C
14
2.













3.














b. Menentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam pada segitiga.
Untuk menentukan panjang jari-jari lingkaran dinggung dalam
pada suatu segitiga perhatikan uraian berikut !

LA = LAOAB + LAOBC + LAOAC
LA = ½.AB.r + ½ .BC.r + ½.AC.r
LA = ½ .r.(AB + BC + AC)
r =
) (
2
1
AC BC AB
L
+ +
A
, ½ (AB+BC+AC) = s
r =
s
LA
, atau r =
s
c s b s a s s ) )( )( ( ÷ ÷ ÷



Contoh :
1.Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam suatu segitiga ABC yang diketahui
panjang sisi a = 12 cm, b = 13 cm dan c= 5 cm !
2. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm, maka panjang jari -jari
lingkaran singgung dalam pada segitiga tersebut !






A
B
C
A
B
C
A
B
C
O
K
L
M
15
Jawab :
1. a = 12 cm, b = 13 cm, c = 5 cm, s = ½ .( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5)
= 15 cm.
r =
s
c s b s a s s ) )( )( ( ÷ ÷ ÷

=
15
) 5 15 )( 13 15 )( 12 15 ( 15 ÷ ÷ ÷
=
15
10 . 2 . 3 . 15

= 2
15
30
= cm.

2. s = (10 +10 +10)/1 =15
r =
s
c s b s a s s ) )( )( ( ÷ ÷ ÷


r =
15
) 10 15 )( 10 15 )( 10 15 ( 15 ÷ ÷ ÷
=
15
5 . 5 . 5 . 15



r =
15
3 25
=
3
3 5
cm.


c. Lingkaran singgung luar pada segitiga.
Untuk dapat melukis lingkaran singgung luar pada segitiga perhatikan langkah-langkah
berikut ini !

1. Buatlah garis sumbu pada sisi AC,dengan memuat bususe
lingkaran dengan pusat di A. Gb. 1











2. Buatlah juga dengan jari-jari yang sama dengan pusat
di C. Kemudian tariklah titik potong antara busur
lingkaran tersebut! Gb.2.








A
B
C
Gb.1
A
B
C
Gb.2
16
3. Lakukan langkah yang sama untuk membuat garis
sumbu pada sisi AB. Gb. 3











4. Lakukan berikutnya untuk membuat garis sumbu pda
sisi BC. Gb. 4.













5. Ketiga garis umbu pada masing-masing sisi tersebut
berpotongan pada satu titik, titik tersebut merupakan titik
pusat dari lingkaran singgung luar segitiga ABC. Gb. 5

























A
B
C
Gb.3
A
B
C
Gb.4
A
B
C
Gb.5
17
Soal-soal Pemahaman konsep.
Lukislah lingkaran singgung luar pada segitiga-segitiga berikut ini !
1 2. .


















3.












d. Menentukan panjang panjang jari-jari lingkaran singgung luar suatu segitiga.
Darigambar di samping, terdapat ZADE dan ZABC yang
besarnya sama, karena sama-sama sudut keliling dan .
menghadap busur yang sama, ZAED = ZDAC = 90
o
, sehingga
AADC dan A BEC sebangun.
Akibatnya :
BC: DC = CE : AC ·
CE
BCxAC
DC = ......(1)
LA ABC = xABxCE
2
1
· CE =
AB
LA 2
........(2)
Dari persamaan (1) dan (2), maka diperoleh :
A
=
A
=
L
ABxBCxAC
AB
L
BCxAC
DC
2
2
, DC = 2R
A
=
L
ABxBCxAC
R
2
2 ·
A
=
L
ABxBCxAC
R
4
=
A L
axbxc
4
atau R =
) )( )( ( 4 c s b s a s s
axbxc
÷ ÷ ÷



A
B
C
A
B
C
A
B
C
- O
D E
A
B
C
18
Contoh Soal

1.Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung Luar suatu segitiga ABC yang diketahui
panjang sisi a = 12 cm, b = 13 cm dan c= 5 cm !
2. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm, maka panjang jari -jari
lingkaran singgung luar pada segitiga tersebut !

Jawab:
1. a = 12 cm, b = 13 cm, c = 5 cm, s = ½ .( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5)
= 15 cm.
R =
) )( )( ( 4 c s b s a s s
axbxc
÷ ÷ ÷

R =
) 5 15 )( 13 15 )( 12 15 ( 15 4
5 13 12
÷ ÷ ÷
x x
=
10 2 3 15 4
5 13 12
x x x
x x

R = cm
x
x x
28
65
84 4
5 13 12
=

2. s = (10 +10 +10)/1 =15
R =
) )( )( ( 4 c s b s a s s
axbxc
÷ ÷ ÷

R =
) 10 15 )( 10 15 )( 10 15 ( 10 4
10 10 10
÷ ÷ ÷
x x
=
5 5 5 10 4
10 10 10
x x x
x x

R =
3 25 4
10 10 10
x
x x
= cm
3
3 10
3
10
=

I. Soal – soal Penalaran dan komunikasi
1. Dari gambar di samping, jika diketahui panjag sisi
segitiga tersebut a = 13 cm, b = 14 cm, dan c = 15
cm, maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran
singgung dalam dan luar segitiga tersebut !








2. Gambar di samping A PQR sama sisi dengan panjang
sisinya 10 cm. Hitunglah :
a. Panjang R dan r
b. Luas daerah yang diarsir.







A
C
B
r
R
19


3. Dari gambar di samping hitunglah :
a. jari-jari lingkaran singgung dalam.
b. luas daerah yang diarsir.









4. Dari gambar di samping hitunglah luas daerah yang
diarsir!










II. Soal – soal soal pemecahan masalah.
1. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 10 cm x 500 cm. Jika kedalam balok tersebut
dimasukkan pipa dengan panjang yang sama dengan balok tersebut, maka berapakah jari -
jari pipa tersebut ?

2. Gambar di samping adalah gambar sebuah tiang penyangga yang
terbuat dari gift. Supaya lebih kuat bagian dalamnya di lubagi
berbentuk tabung, kemudian di isi dengan campuran semen, pasir
dan batu. Jika alas tiang tersebut sama sisi dengan panjang 15 cm,
dan tinggi tiang 4 m, maka hitunglah volume gift yang diperlukan
dan voluma campuran semen , pasir dan batu ! ( Volume tabung =
L alas x tinggi, volume tiang / prisma = L alas x tinggi).


















9 cm
1
2

c
m

8 cm
10 cm
20
6. Panjang busur, luas juring dan tembereng.
a. Panjang busur ( · )
Untuk mengetahui cara menghitung panjang busur suatu lingkaran perhatikan uraian
berikut !
Dari gambar di samping diketahui :
Sudut lingkaran dengan pusat O = 360
o

ZAOB = o, dengan menggunkan perbandingan senilai, maka
berlaku :

lingkaran
K
AB ·
=
0
360
o

· · AB x 360
o
= o x K
lingkaran

· · AB =
lingkaran
xK
0
360
o

· · AB = r x t
o
. 2
360
0
atau · AB = D xt
o
.
360
0


Contoh:
1. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7
cm, dan o = 80
o
, maka hitunglah panjang · AB !

Jawab :
r = 7 cm, o = 80
o

· AB = r x t
o
. 2
360
0

· · AB = r x t
o
. 2
360
0

· · AB = cm x 7
7
22
. 2
360
80
0
0

· · AB = cm x44
9
2
= cm
9
88


2. Dari gambar di samping jika diketahui · AB = 12 cm,
ZAOB = 80
o
, ZBOC = 60
o
, maka hitunglah panjang · BC
!

Jawab :
BC
AB
·
·
=
|
o
·
BC
cm
o
·
=
12
60
80
0

· · BC x 80
o
= 12 x 60
o


· · BC = 12
80
60
0
x
o
= 9 cm.





O-
A
B
o
O-
A
B
o
O-
A
B
o
C
|
21
3. Suatu busur lingkaran panjangnya 5,5 cm, t = 22/7, dan sudut pusat yang menghadap busur
tersebut adalah 45
o
, maka hitunglah jari-jari lingkaran tersebut !
Jawab :
· AB = r x t
o
. 2
360
0
· 5,5 = r x
7
22
2
360
45
0
0

· 5,5 = r x
7
22
2
8
1

· 5,5 = r
14
11


· r =
11
14 5 , 5 x
=7 cm


b. Luas juring.
Sama halnya dengan panjang busur, untuk menentukan luas juring pun dapat menggunkan
cara yang sama dengan menentukan panjang busur. Perhatikan uraian berikut !
Dari gambar di samping diketahui terdapat Sudut pusat yang
besarnya = o, lingkaran dengan besar sudut 360
o
, maka kan
berlakut :


lingkaran
L
LjAOB
=
0
360
o
, LjAOB = Luas juring AOB.
· Lj AOB x 360
o
= o x L
lingkaran

· Lj AOB =
lingkaran
xL
0
360
o

· Lj AOB =
2
0
360
r xt
o
atau Lj AOB =
2
0
4
1
.
360
D x t
o



Contoh :
1. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7
cm, dan o = 80
o
, maka hitunglah panjang Lj AOB !

Jawab :
r = 7 cm, o = 80
o

Lj AOB =
2
0
360
r xt
o

· Lj AOB =
2
0
0
7
7
22
360
80
x x
· Lj AOB = 154
9
2
x
· Lj AOB =
2
9
2
34
9
308
cm =


O-
A
B
o
O-
A
B
o
22
2. Dari gambar di samping jika diketahui LjAOB = 18 cm
2
,
ZAOB = 80
o
, ZBOC = 60
o
, maka hitunglah panjang
LjBOC !

Jawab :
LjBOC
LjAOB
=
|
o
·
LjBOC
cm
o 2
0
18
60
80
=
· Lj BOC x 80
o
= 18 x 60
o


· LjBOC = 18
80
60
0
x
o
= 13,5 cm
2
.

3. Juring suatu lingkaran mempunyai luas 39,25cm
2
, t = 3,14, dan sudut pusat pada juring
tersebut adalah 45
o
, maka hitunglah diameter lingkaran tersebut !
Jawab :
Lj AOB =
2
0
4
1
.
360
D x t
o
· 39,25 =
2
0
0
14 , 3
4
1
.
360
45
xD x x

· 39,25 =
2
14 , 3
4
1
.
8
1
xD x x
· D
2
=
14 , 3
4 8 25 , 39 x x
= 400

· D = cm 20 400 =


4. Dari gambar di samping hitunglah daerah yang diarsir, jika
diketahui OA = 10 cm, · AB = 8 cm!
Jawab :
Pada rumus busur luas juring berlaku perbandingan senilai,
maka :

lingkaran
K
AB ·
=
0
360
o
dan
lingkaran
L
LjAOB
=
0
360
o
, sehingga :

lingkaran lingkaran
L
LjAOB
K
AB
=
·
=
0
360
o
·
lingkaran lingkaran
L
LjAOB
K
AB
=
·


· Lj AOB =
lingkaran
lingkaran
xL
K
AB ·

· Lj AOB =
2
2
r x
r
AB
t
t
·

· Lj AOB = xr
AB
2
·
= ABxr x ·
2
1

· Lj AOB =
2
40 10 8
2
1
cm cm cmx x =

O-
A
B
o
C
|
O
A
B
23
c. Luas tembereng
Tembreng merupakan bagian dari sektor atau juring, perhatikan
gambar disamping ! Tembereng adalah daerah yang diarsir.
Sehingga untuk mementukan luas tembereng, langkah pertama
yang kita lakukan adalah menhitung luas sektor atau juring AOB,
kemudian dikurangi luas segitiga AOB.
L tembereng = Lj AOB - LAAOB.






Contoh:
Dari gambar disamping diketahui, r = 7 cm, ZAOB siku-siku,
maka hitunglah :
a. Luas juring AOB
b. Luas tembereng ( daerah yang diarsir)




Jawab :
a. Lj AOB =
2
0
360
r xt
o

· Lj AOB =
2
0
0
7
7
22
360
90
x x

· Lj AOB =
2
5 , 38 154
4
1
cm x =
b. L tembereng = LjAOB - LAAOB

· L tembereng = 38,5 – ½ x7x7
· L tembereng = 38,5 – 24,5 =14 cm
2
.



I. Soal-soal pemahaman konsep
1. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari 7 cm, terdapat dua titik A dan B pada keliling
lingkaran tersebut sehingga ZAOB = 60
o
, maka panjang ·AB adalah...cm.
a. 7,33 b. 3,67 c. 2,67 d. 2,33

2. Jika pada lingkaran dengan pusat O terdapat dua titik A dan B pada keliling lingkaran ,maka
berlaku....
a.
lingkaran
o
K AOB
AB 360
=
Z
·
c.
lingkaran
K
AOB AB Z
=
·
0
360

b.
0
360
AOB
K
AB
lingkaran
Z
=
·
d.
AOB
K
AB
lingkaran
Z
=
·
0
360



O-
A
B
o
O- A
B
24
3. Sebuah ·AB panjangnya 16 cm, ZAOB = 50
o
,ZBOC = 80
o
, jika titik A,B dan C berada pada
keliling suatu lingkaran yang sama, maka ·BC =...cm.
a. 12,0 b. 20,6 c. 21,5 d. 25,6

4. Dari gambar di samping, panjang ·AB adalah...cm.
a. 10 c. 25
b. 20 d. 30








5. Dari gambar di samping, panjang diameter lingkaran
tersebut adalah...cm.(t =3,14)
a. 9 c. 18
b. 14 d. 21








6. Dari gambar di samping , maka berlaku hibungan....
a.
0
360
lingkaran
L
LjAOB
=
o
c.
lingkaran
L
LjAOB
0
360
=
o


b.
lingkaran
L LjAOB
0
360
=
o
d.
o
0
360
=
lingkaran
L
LjAOB





7. Dari gambar di samping jika diketahui o = 45o, r =
10 cm dan t = 3,14, maka LjAOB adalah...cm
2
.
a. 78,50 c. 19,63
b. 39,25 d. 7,85



8. Dari gambar di samping diketahui LjBOC= 12 cm
2
,
maka LjAOB adalah...cm
2
.
a. 22 c. 10
b. 18 d. 8





O-
A
B
50
o

3,925 cm
O-
A
B
o
O-
A
B
o
O- A
B
40
0

C
60
0

O-
A
B
60
o

C
15 cm
25
9. Dari gambar di samping , jika diketahui r = 14 cm,
dan LjAOB =
2
9
7
119 cm , maka besar sudut o
adalah...
o
.
a. 100 c. 80
b. 90 d. 70



10. Hubungan berikut yang benar adalah....
a.
L
K
AB
LjAOB
=
·
c.
360
o
=
· AB
LjAOB

b.
L
AB
K
LjAOB ·
= d.
K
AB
L
LjAOB ·
=

11. Dari gambar di samping, jika diketahui r = 10 cm,maka luas daerah yang di arsir
(tembereng) adalah...cm
2
.
a. 57,0 c. 20,5
b. 28,5 d. 18,2







12. Luas juring disamping adalah...cm
2
.
a. 50 c. 20
b. 40 d. 14




13. Dari gambar di samping adalah gambar sebuah
kolam renang jika daerah persegi merupakan
daerah yang 1 meter lebih dalam dari bagian yang
lain . Jika diameter kolam tersebut 8 m, maka luas
daerah yang dangkal adalah...m
2
. (t = 3,14)
a. 168,96 c. 337,92
b. 286,26 d. 423,29





14. Dari gambar di samping jika diketahui r = 10 cm,
dan segitiga AOB sama sisi, maka luas daerah
yang diarsir adalah...cm
2
. . (t = 3,14)
a. (52,33 - 25\3) c. (55,33 - 25\3)
b. (52,33 - 25\5) d. (65,33 - 25\5)





O-
A
B
o
O-
A
B
O
A
B
10 cm
4 cm
O-
O-
A
B
26
II. Soal – Soal Penalaran dan komunikasi
1. Tentukan luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ini !
a. b











c.










2. Dari gambar di samping ! Buktikan bahwa luas
daerah x sama dengan Luas daerah y !





























7 cm
7 cm
x
y
7 cm
7 cm 10 cm
10 cm
7 cm
7 cm
27
III. Soal pemecahan masalah.
1. Seorang ahli desain pertamanan
membuat sketsa taman seperti gambar
di samping dan perencanaan
pengairannya. Dari keterangan gambar
tersebut berapakah luas areal yang
dapat disirami ?

2. Jika tekanan airnya dikurangi dan luas
areal yang disirami menjadi setengah
dari luas pada no. 1, maka berapakah
panjang jari-jarinya?





7. Sudut pusat dan Sudut keliling.

a. Sudut pusat.
Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk dari dua
buah jari-jari pada suatu lingkaran. Perhatikan
gambar di samping o adalah salah satu contoh dari
sudut pusat.







b. Sudut keliling.
Sudut keliling adalah sudut yang terbentuk dari dua
buah tali busur yang berpotongan pada keliling
lingkaran. Pada gambar disamping | adalah salah
satu contoh sudut keliling pada lingkaran.











O-
A
B
o
O-
A
C
|
B
28
c. Hubungan sudut pusat dan sudut keliling.
Untuk mengetahui hubungan sudut pusat dan sudut keliling perhatikan uraian berikut!
Perhatikan gambar disamping!
Dari gambar disamping ZCBD = ZBCO = Zx
( karena A BCO sama kaki).

Demikian pula ZBAO = ZABD = Zy.

ZCOD = 2Zx ( karena sudut luar A DCO)

ZAOD = 2Zy ( karena sudut luar A DOA),

ZCOA = ZCOD + ZAOD

ZCOD = 2Zx + 2Zy = 2 (Zx +Zy), jadi ZCOA = 2ZCBA.










Contoh:
1. Tentukan besar Zo dan Z| pada gambar di samping !
Jawab :
Zo = ½ ZDOA
· Zo = ½. 80
o

· Zo = 40
o

Zo = Z| = 40
o
( karena mengahadap pada
busur yang sama yaitu ·AD).



2. Tentukan besar Zo pada gambar di samping !
Jawab :
Besar refleks ZCOA = 360
o
– 76
o

= 284
o

Jadi Zo = ½ . ZCOB = ½. 284
o
.
= 142
o
. ( menghadap busur yang sama yaitu
busur besar CA).
Cara langsung :
Zo = ½ . (360 – 76)
o

= 142
o
.









O-
A
C
x
B
x
y
y
D
Sudut pusat = 2 x sudut keliling yang menghadap pada
busur yang sama.
O-
A
C
B
80
o

o
|
D
O-
A
B
76
o

o
C
29
3. Dari gambar di samping tentukan besar Zo dan Z| !
Jawab :
ZOAC = ZOCA = 25
o
( karena AOCA sama kaki)
ZCOA = 180
o
– 2.25
o
= 130
o
.
Zo = ½ . ZCOA
= ½. 130
o
= 65
o
.

Z| = ½. (360 –130)
o

= 115
o
.
Dari hasil tersebut dapat ditarik hubungan antara dua
Zo da Z|, sebagai berikut : Zo + Z| = 180
o
. ( sudut
yang saling berhadapan dalam segiempat tali busur
jumlahnya 180
o
)

4. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut | !
Jawab :
ZAOB = 180
o
( garis lurus/diameter)
Z| = ½ . ZAOB
Z| = ½ . 180
o

Z| = 90
o

Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan
bahwah setiap sudut keliling yang mengahadap
diameter lingkaran besarnya 90
o
atau siku-siku.





d. Sudut yang terbentuk di dalam lingkaaran dari perpotongan dua tali busur.
Dari gambar di samping sudut o adalah sudut yang
terbentuk dari perpotongan talibusur AB dab CD.
Untuk menentukan besar sudut o, perhatikan uraian
berikut !
ZAOD sudut pusat dengan sudut kelilingnya ZABD,
ZCOB sudut pusat dengan sudut kelilingnya
ZCDB.Sehingga pada segitia BDE ,Zo adalah sudut
luar segitiga, maka:
Zo = ZABD + ZCDB
· Zo = ½ ZAOD + ½ ZCOB
· Zo = ½ (ZAOD + ZCOB)


Contoh:
Drai gambar si samping jika diketahui ZAOD = 120
o
,
ZCOB = 80
o
, maka hitunglah Zo !

Jawab :
Zo = ½ (ZAOD + ZCOB)
· Zo = ½ (120
o
+ 80
o
)
· Zo = 100
o
.


O-
A
B
25
o

|
C
o
D
O-
A
C
|
B
O-
A
B
C
D
o
E
O-
A
B
C
D
o
E
30
e. Sudut yang terbetuk di luar lingkaran dari perpanjangan dua tali busur lingkaran.
Dari gambar di samping diketahui ZAOB sudut pusat
dengan sudut kelilinya ZADB, ZCOD sudut pusat
dengan sudut kelilingnya ZCBD.Z| adalah sudut
yang terbentuk dari perpanjangan tali busur AD dan
BC. Bila diperhatikan segitiga BDT, maka sudut ADB
adalah sudut luar dari segitiga BDT. Sehingga berlaku
:
ZADB = ZDBC + Z|
· Z| = Z ADB - Z DBC
· Z| = ½ Z AOB – ½ Z DOC
· Z| = ½ (Z AOB – Z DOC)

Contoh :
Perhatikan gambar di samping! Jika diketahui ZAOB
= 100
o
, ZDOC=40
o
, maka hitunglah besar Z| !
Jawab :
Z| = ½ (Z AOB – Z DOC)
· Z| = ½ (100
o
– 40
o
)
· Z| = 30o.

f. Panjang tali busur pada lingkaran (Pengayaan)
a. Dari gambar di samping dapat ditarik hubungan
sebagai berikut : AE x EB = DE x EC.






b. Dari gambar di sampik dapat ditarik hubungan
sebagi berikut : AT x DT = BT x CT








c. Dari gambar di samping dapat di tarik hubungan
sebagai berikut : AB x CD = AD x CD + AC x BD













O -
A
B
C
D
T
|
O-
A
B
C
D
E
O -
A
B
C
D
T
O-
A
B
C
D
E
31


I. Soal – soal pemahaman konsep.
1. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut ABC !







2. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut AOC !








3. Dari gambar di samping dikatahui sudut ACD = 50
o
,
maka hitunglah besar sudut ABD dan sudut AOD !






4. Dari gambar di samping hitung besar sudut ADC dan AOC !




5. Dari gambar di samping hitung besar sudut ABC dan sudut AOC !








6. Dari gambar di samping jika diketahui besar sudut
OCA = 20o, maka hitunglah besar sudut AOC, sudut
ABC dan sudut ADC !











O -
A
B
C
100
o

O -
A
B
C
55
o

O -
A
B
C
50
o

D
A
O -
B
C
110
o

D
O -
B
A
C
D
32
7. Dari gambar-gambar berikut tentukan besar sudut o,|,¸,x,dan y!
a. b. c.









d. b. c.









e. f.










g. h. i.









8. Tentukan panjang ruas garis-ruas garis pada gambar berikut !
a. Hitunglah panjang ED ! b. Dari gambar berikut diketahui:
AD = 10 cm, DT = 12 cm, dan
8 cm, maka hitunglah panjang
BC an ET !









80
o

O -
120
o

o
O -
50
o

o
45
o

O -
110
o

o
70
o

O -
110
o

40
o

o
O -
A
B
C
D
T
100
o

40
o

o
|
O -
A
B
C
D
T
80
o

50
o

o
|
O -
A
B
C
D
T
o
o

50
o

30
o

¸
|
o

O -
A
B
C
D
T
o
o

25
o

110
o

¸
|
o

x
y
A
O -
B
C
110
o

D
85
o

x
y
A
O -
B
C
100
o

D
75
o

x
y
o
O -
30
o

70
o

x
y
o
|
o

O-
A
B
C
D
E
8 cm
6cm
10 cm
O -
A
B
C
D
T
33
c. Dari gambar berikut diketahui AD = 12 cm, BD = 8 cm, BC = 10 cm,AC = 7 cm, dan DC =
18 cm, maka hitunglah panjang AB !











II. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Dari gambar di samping diketahui dua buah
lingkaran tersebut mempunyai jari – jari yang
sama. Maka buktikan bahwa :
Besar · AC = · DC + · DE !






2. Dari gambar di samping buktikan bahwa :
ZDFC = ·DC + ZDTC !






3. Dari gambar di samping diketahui BC = 12 cm,
DE = 5 cm, ZD = 30
o
, maka hitung panjang AC !






















O-
A
B
C
D
E
- A-
C
-
-
-
D
E
-
- B
O -
A
B
C
D
T
F
O- D
E
A
C
B
34
PETA KONSEP
















GARIS SINGGUNG
PADA
LINGKARAN
KEDUDUKAN
GARIS TERHADAP
LINGKARAN
MEMOTONG MENYINGGUNG TIDAK
MEMOTONG DAN
TIDAK
MENYINGGUNG
TITIK SINGGUNG
DI LUAR
LINGKARAN
TITIK SINGGUNG
PADA
LINGKARAN
GARIS SINGGUNG
PERSEKUTUAN
DUA LINGKARAN
GARIS SINGGUNG
PERSEKUTUAN
LUAR
GARIS SINGGUNG
PERSEKUTUAN
DALAM
35
BAB II
GARIS SINGGUNG PADA LINGKARAN


.





1. Kedudukan garis terhadap lingkaran.
Perahatikan beberapa contoh kedudukan garis terhadap suatu lingkaran.
Dari gambar di samping dapat dilihat bahwah garis
a tidak memotong atau menginyinggung lingkarn.
Garis b menginggung lingkaran dan garis c
memotong lingkaran.
Dengan demikian, maka garis dikatakan
menyinggung lingkaran jika anata garis dan
lingkaran tersebut memiliki satu titik
persekutuan.
Sedangkan suatu garis dikatakan memotong
lingkaran jika antara garis dan lingkaran
tersebut memiliki 2 titik pesekutuan.

2. Garis singunggung pada lingaran melalui sebuah titik pada lingkaran.
Jika terdapat sebuah titik pada lingkaran maka
akan dapat tepat satu buah garis singgung yang
melalui titik tersebut. Perhatikan gambar di samping
!











Cara melukis garis singgung dengan titik singgung pada lingkaran.









Gb.1 Gb.2



O-
a
b
c
-
P
-
Q
-
R
O-
l
-P


O-
-P - - O-
-P - -
Tujuan pembelajaran :
a. Menentukan sifat-sifat garis singgung dan garis yang melalui titik pusat.
b. Mengenal garis singgung persekutuan luar dan dalam pada dua lingkaran.

36








Gb.3




Langkah :
1. Buatlah garis yang menghubungkan titik pusat denga titik p, kemudian buatlah lingkaran
dengan pusat titik P. Gb.1
2. Buatlah busur lingkaran dengan pusat masing-masing perpotongan antara lingkaran
dengan garis yang melalui titik O dan P,kedua busur tersebut harus berjari-jari sama . Gb 2
3. Tariklah garis melalui perpotongan-perpotongan titik busur lingkaran yang terbentuk pada
langkah ke-2. Gb 3., maka garis yang terbentuk (garis l ).




3. Garis singgung pada lingkaran yang melalui titik diluar lingkaran,
Dari sebuah titik yang terdapat di luar lingkaran akan
dapat dibuat dua buah garis yang menyinggung
linfgkaran tersebut. Perhatikan gambar di samping !











a. Cara melukis garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran.
















O-
l
-P - -
O-
-P
O-
-P
O-
-P
37
Gb. 1 Gb.2













Gb.3 Gb.4.











Gb.5 Gb.6


Langkah-langkah:

1. Buatlah garis yang melalui titik O dan P. Gb.1
2. Buatlah busur lingkaran dengan pusat O dan P dengan jari-jari yang sama. Gb 2
3. Tariklah garis yang menghubungkan dua titik perpotongan kedua busur lingkaran pada
langkah ke-2. Gb3.
4. Buatlah lingkaran dengan pusat perpotongan antara garis OP dan garis yang tadi dibuat
pada langkah ke-3.Gb4.
5. Buatlah garis singgung yang melalui perpotongan lingkaran pada langkah ke-4 dengan
lingkaran O ke titik P. Gb5.
6. Tariklah masing-masing jari pada masing-masing titik singgungnya. Garis yang melalui titik
AP dan BP adalah garis singgung yang kita cari. Gb 6.















-P
O- -
O-
-P -
O-
-P -
O-
-P
A
B
38
Soal-soal Pemahaman konsep

Lukislah garis singgung-garis singgung pada lingkaran yang melalui titik-titik berikut !
1. 2.












3 4..













5.

























O-
-P
O-
-P
O-
-P
O-
-P
O-
-P
39

b. Menghitung panjang garis singgung yang dibentuk dari titik di luar lingkaran.
Perhatikan gambar di samping ! Dari gambar tersebut,
maka dapat dibuat persamaan yang menggunakan
dalil Pythagoras, karena pada gambar tersebut
terbentuk dua segitiga siku-siku yaitu A AOP dan
ABOP.
Sehingga dapat ditarik hubungan:
AP =
2 2
OA OP ÷
AP =
2 2
r OP ÷



Contoh soal :
1.Diketahui sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 6 cm, dari titik P yang berjarak
10cm dari pusat lingkaran tersebut ditarik garis sinngung terhadap lingkaran tersebut.
Maka hitunglah panjang garis singgung yang terbentuk !
Jawab :
r = 6 cm, OP = 10 cm
Panjang garis singggung =
2 2
r OP ÷
=
2 2
6 10 ÷
= cm 8 64 =

2. Dari gambar di samping jika diketahui OA = 3 cm, OP
= 5 cm, maka hitunglah :
a. AP
b. Luas OAPB
c. AB
Jawab :
a. AP =
2 2
r OP ÷
=
2 2
3 5 ÷
= . 4 16 cm =

b. Luas OAPB = 2x LAOAP (karena layang-layang OAPB terbentuk dari AOAP dan AOBP)
= 2x (1/2 . 3 x 4 )
= 2 x 6 cm
= 12 cm
2
.

c. AB = salah satu diagonal layang-layang OAPB.
Luas OAPB =
2
OPxAB

12 cm
2
=
2
5xAB

5x AB = 2 x 12
AB = 24/5 = 4,8 cm.




O-
-P
A
B
O-
-P
A
B
D
40
I. Soal Pemahaman konsep.
1. Sebuah titik berada pada jarak 10 cm dari pusat suatu lingkaran dengan jari-jari 6 cm, maka
panjang garis singgung lingkaran yang melalui titik tersebut adalah... cm.
a. 10 b. 9 c. 8 d. 5

2. Dari gambar di samping diketahui OA= 5 cm dan OB = 13
cm, maka luas layang-layang OABC adalah...cm
2

a. 65 c. 55
b. 60 d. 50









3. Drai gambar di samping jika diketaui panjang OA = 6 cm
dan OB = 10 cm, maka panjang AC adalah...cm.
a. 9,6 c. 4,8
b. 5,4 d. 2,4









4. Dari gambar di saping jika diketahui panjang AP= 9 cm
dan OC = 7 cm, maka panjang BC adalah....cm
a. 6,00 c. 9,50
b. 6,72 d. 9,75






5. Drai gambar di samping jika diketahui luas layang-layang
OABC = 150 cm
2
, dan panjang AB = 20 cm, maka panjang
Ac adalah....cm
a. 48 c. 24
b. 25 d. 20










O-
-B
A
C
O-
-B
A
C
D
O- P- A
B
C
D
O-
-B
A
C
D
41

6. Dari gambar di samping luas daerah yang diarsir
adalah...cm
2
.
a.
3
1
102 3 45 + c.
3
1
103 5 45 +
b.
3
2
102 3 49 + d.
3
1
103 5 49 +


7. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari r, jika terdapat titik P , maka syarat berikut
yang harus berlaku agar terdapat minimal satu garis yang melewati titik P dan menyinggung
lingkaran O adalah....
a. OP < r b. OP > r c. OP = r d. 2OP = r

8. Jika terdapat lingkaran yang berpusat di O dan berjari-jari r, terdapat titik P di luar lingkaran,
sehingga terbentuk garis yang melalui titik P dan menyinggung lingkaran O, garis tersebut
AP, maka perssamaan berikut yang benar adalah....
a.
2 2 2
r OP AB + = b.
2 2 2
r OP AB ÷ = c.
2 2 2
OP r AB ÷ = d. r OP AB + =

9. Dari gambar di samping jika jari-jari lingkaran = r ,
maka luas OABC adalah....
a.
2
.AB r
L = c. AB r L . . 2 =
b.
2
.AC r
L = d. AB r L . =




10. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 5 cm, dan sebuah titik P di liuar
lingkaran. Jika panjang garis singgung yang melalui titik P pada lingkaran O adalah 12 cm
,maka panjang OP adalah...cm.
a. 16 b. 16 c. 14 d. 13


II. Soal penalaran dan komunikasi.
1. Dari gambar di samping buktikan bahwa : AD + BC = AB + DC !






2. Dari gambar di sampin jika diketahui panjang jari-
jari lingkaran = 5 cm, dan panjang OP = 13 cm,
maka luas hitunglah luas daerah yang diarsir !







30
o

7 cm
-
14 cm
O-
-B
A
C
D
A
B
C
D
-
Q
-R
P-
-R
O-
-B
A
C
42
3. Dari gambar di samping hitunglah besar ZA , ZB dan Z C !







4. Jika terdapat sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari r,dan terdapat titik P. Jelaskan
kapan kita dapat melukis garis yang menyinggung lingkaran O dan melalui titik P ! ( gunakan
gambar untuk menjelaskan jawabanmu! )













































45
o

65
o

A B
C
43
4. Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran.
Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran ada dua jenis yaitu:
1. Garis singgung persekutuan luar, seperti
gambar 1 (Gb. 1).
2. Garis singgung persekutuan dalam, seperti
gambar 2 (Gb. 2).



Gb. 1








Gb.2

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai penggunaan dari garis singgung persekutuan
antara dua lingkaran.Sebagai contoh rantai pada sepeda, ban pengerak pada mesin dan ada
beberapa bagian dari mesin mobil yang menggunakan prinsip garis singgung persekutuan luar
antara duda lingkaran, dan sebenarnya masih banyak contoh-contoh yang lain.

A. Melukis garis singgung persekutuan dalam.
Langkah-langakah:
1. Tariklah garis yang
menghubungkan dau titik pusat
lingkaran A dab B. Kemudian buat
lah lingkaran dengan pusat di A
dengan panjang jari-jari merupakan
penjumlahan dari dua jari-jari
lingkaran tersebut ( R+r).





2. Lukislah busur lingkaran dengan
pusat di A dan B dengan jari-jari
lebih panjang dari setengah AB.
Kemudian tarik lah garis yang
menghubungkan titi-titik ada
perpotongan dua busur tersebut.











A - - B
A - - B -
R
44
3. Lukislah lingkaran dengan pusat titik
R. Dengan panjang jari-jarinya sama
dengan setengah dari panjang AB.
Kemudian tariklah garis AX.
Tandailah perptongan garis AX
dengan lingkaran A dengan titik P.






4. Tariklah garis yang mengubungkan
titik X dengan B. Kemudian buatlah
garis yang sama dan sejajar dengan
XB dan melalui titik P sehingga
menyinggung lingkaran B dititik Q.
Maka PQ adalah garis singgung
persekutuan dalam lingkaran A dan
B.






B. Melukis garis singgung persekutuan luar.
1. Hubungkan dua titik pusat A dan B
pada kedua lingkaran tersebut.
Kemudian buatlah lingkaran dengan
pusat di A dengan panjang jari-jari
hasil pengurangan jari-jari lingkaran
A dan B ( R – r).

2. Lukislah busur lingkaran dengan
pusat di A dan B dengan jari-jari
lebih panjang dari setengah AB.
Kemudian tariklah garis yang
menghubungkan titi-titik ada
perpotongan dua busur tersebut.




3. Lukislah lingkaran dengan pusat
titik R. Dengan panjang jari-jarinya
sama dengan setengah dari
panjang AB. Kemudian tariklah
garis AX. Tandailah perptongan
garis AX dengan lingkaran A
dengan titik P





A - - B -
R
x
P
A - - B -
R
x
P
Q
A - - B
A - - B -
R
A - - B -
R
X
P
45
4. Tariklah garis yang mengubungkan
titik X dengan B. Kemudian buatlah
garis yang sama dan sejajar dengan
XB dan melalui titik P sehingga
menyinggung lingkaran B dititik Q.
Maka PQ adalah garis singgung
persekutuan dalam lingkaran A dan
B.







Soal-soal Pemahaman konsep
Lukislah garis singgung persekutuan dalam dari dua lingkaran berikut !
1. 2.













Lukislah garis singgung persekutuan luar dari dua lingkaran berikut !
1. 2.























A - - B -
R
X
P
Q
A - - B
A - - B
A - - B
A - - B
46
C. Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran.
1. Garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran.
Perhatikan segitiga ABX adalah segitiga siku-
siku di X. Panjang XB = PQ ( garis singgung
persekutuan dalam). Sehingga berlaku ;

2 2 2
AX XB AB + =
2 2 2
AX AB XB ÷ =
2 2
) ( r R AB XB + ÷ = ,
jadi panjang PQ
2 2
) ( r R AB + ÷ = .
Contoh soal.
1. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B, masing-masing berjari-jari 4 cm dan 2 cm,
jika jarak kedua pusatnya 10 cm, maka hitunglah panjang garis singgung persekutuan
dalamnya !
Jawab:
AB = 10 cm, R = 4 cm, r = 2 cm,
Garis singgung persekutuan dalam ( gd )
2 2
) ( r R AB + ÷ =

2 2
) 2 4 ( 10 + ÷ =

2
) 6 ( 100 ÷ =
36 100 ÷ =
cm 8 64 = =

2. Duabuah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 8 cm dan 4 cm, jika diketahui
panjang garis singgung prsekutuan dalamnya 9 cm, berapakah jarak kedua pusatnya
?
Jawab :
R = 8 cm, r = 4 cm, gd = 9 cm
gd
2 2
) ( r R AB + ÷ =
9
2 2
) 4 8 ( + ÷ = AB

2 2 2
12 9 ÷ = AB

2 2 2
12 9 + = AB
15 144 81 = + = AB cm.

2. Garis singgung persekutuan luar.
Perhatikan gambar di Samping !. Segitiga
ABX adalah segitiga siku-siku dan siku-
siku di X. Panjang XB = PQ. Maka
berlaku:

2 2 2
AX XB AB + =
2 2 2
AX AB XB ÷ =
2 2
) ( r R AB XB ÷ ÷ = ,
jadi panjang PQ ( gl )
2 2
) ( r R AB ÷ ÷ =

Contoh:
A - - B
x
P
Q
R
r
A - - B
X
P
Q
47
1. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B dengan jari-jari masing-masig 16 cm dan 4
cm. Jika jarak kedua pusatnya 20 cm, maka hitunlah panjang garis singgung
persekutuan luar (gl) kedua lingkaan tersebut !
Jawab:
R = 16 cm, r = 4 cm, AB = 20 cm.
gl
2 2
) ( r R AB ÷ ÷ =
gl
2 2
) 4 16 ( 20 ÷ ÷ =
gl
2
) 12 ( 400 ÷ =
gl cm 16 144 400 = ÷ =

2. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 15 cm, salah satu jari -jari lingkaran
tersebut 11 cm, dan panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaan tersebut 12
cm. Maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran yang lain !
Jawab :
R = 11 cm, AB = 15 cm, dan gl = 12 cm
gl
2 2
) ( r R AB ÷ ÷ =
12
2 2
) 11 ( 15 r ÷ ÷ =
12
2

2 2
) 11 ( 15 r ÷ ÷ =
144 225 ) 11 (
2
÷ = ÷ r
81 ) 11 ( = ÷ r
11- r = 9
- r = 9 -11 = -2
r = 2 cm

I. Soal-soal pemahaman konsep.
1. Dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari 6 cm dan 2 cm. Jika jarak kedua pusatnya 10
cm, maka panjang garis singgung persekutuan dalamnya adalah....
a. 8 cm b. 7 cm c. 6 cm d. 5 cm

2. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 25 cm , jika panjang masing-masing jari-
jarinya 18 cm dan 3 cm, maka panjang garis singung persekutuan luar dua lingkaran
tersebjut adalah....
a. 24 cm b. 20 cm c. 12 cm d. 10 cm

3. Lingkaran dengan pusat O berjari-jari 8 cm, lingkaran dngan pusat Q dengan jari-jari 4 cm,
jika panjang garis singung persekutuan dalan dua lingkaran tersebut maka jarak kedua
pusatnya adalah....
a. 24 cm b. 20 cm c. 18 cm d. 16 cm

4. Dua buah lingkaran jarak kedua pusatnya 10 cm. Salah satu jari-jari lingkaran tersebut
adalah 4 cm. Jika panjang garis singgung persekutuan dalamnya 8 cm, maka pajang jari-jari
lingkaran yang lain adalah....cm.
a. 10 b. 8 c. 6 d. 2






48
5. Diketahui lingkaran dengan pusat O berjari-jari 5 cm dan dengan pusat P jari-jarinya 2 cm.
Jarak kedua pusat lingkaran tersebut 24 cm. Jika garis singgng persekutuan luar dua
lingkaran tersebut diperpanjang sehinggan memotong di x dengan perpanjang OP, maka
panjan OX adalah ....cm.
a.
7
6
26 b.
7
6
17 c.
7
6
10 d.
7
1
7
6. Diketahui dua buah lingkaran dengan jari-jai masing-masing 20 cm dan 8 cm, jarak kedua
pusatnya 37 cm. Maka panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut
adalah....cm.
a. 45 b. 40 c. 35 d. 30

7. Dikatahui dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 16 cm dan 6 cm. Jika panjang
garis singgung persekutuan luar adanata kedua lingkaran tersebut adal ah 12 cm, maka jarak
kedua pusat dua lingkaran tersebut adalah....cm.
a. 10 b. 13 c. 14 d. 15

8. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 20 cm, panjang garis singgung
persekutuan luarnya 16 cm. Jika panjang jari-jari lingkaran yang kecil 4 cm, maka
perpandingan jari-jari lingkaran besar dan kecil adalah....cm.
a. 2 : 1 b. 4 :1 c. 5 :1 d. 6 :1

9. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y),jika jarak kedua pusatnya
z, jika panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah w maka
dapat dinyatakan sebagai....
a. ) (
2 2 2 2
y x z w + ÷ = c.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =
b. ) (
2 2 2 2
y x z w ÷ ÷ = d.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =

10. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y),jika jarak kedua
pusatnya z, jika panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut adalah w
maka dapat dinyatakan sebagai....
a. ) (
2 2 2 2
y x z w + ÷ = c.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =
b. ) (
2 2 2 2
y x z w ÷ ÷ = d.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =

II. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Dari gambar di samping jika diketahui DA =
12 cm, BC = 5 cm dan AB = 25 cm, maka
hitunglah :
a. DC
b. DE
c. BE

2. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B berjari-jari R, r ( R > r). Tentukan syarat jarak
kedua pusat lingkaran tersebut agar kedua lingkaran tersebut :
a. mempunyai garis singgung persekutuan luar
b. mempunyai garis singgung persekutuan dalam


3. Dari gambar di samping jika diketahui OB = 2
cm, PO = 8 cm, maka hitunglah luas daerah
yang di arsir !


...
D
C
E
A
B
P O
A
B
49
4. Dari gambar di samping hitung panjang:
a. DC
b. Jari-jari masing-masing lingkaran.







5. Dari gambar di samping jika diketahui panjang jari-
jari lingkaran A = 9 cm, dan lingkaran B = 4 cm,
maka hitung panjang jari-jari lingkaran C ! ( boleh
menggunakan Kalkulator)







D. Panjang sabuk lilitan luar dan dalam antar dua linkaran.








Panjang seluruh rantai yang digunakan untuk menghubungkan kedua roda tersebut adalah
panjang sabuk luar (Gb. 1) dan panjang sabuk dalam (Gb.2)

1. Menghitung panjang sabuk luar.

Dari gambar di samping maka dapat
untuk menghitung panjang sabuk
lilitan luar adalah ( SL) :




2 2
0
0
0
) ( . 2 2 .
360
360
2 .
360
r R AB r R SL ÷ ÷ +
÷
+ = t
o
t
o











Gb.1
Gb.2
A - - B
P
Q
o
360
o
-o
R
r
20 cm
C
A
B
15 cm
25 cm
D
A-
-B
-
C
50
Contoh :
Perhatikan gambar di samping !
Hitunglah panjang sabuk lilitan yang
diperlukan oleh gambar di samping.

Jawab :
o = 360
o
-2x60
o
=240
o

R = 7 cm, r = 2 cm
2 2
0
0
0
) ( . 2 2 .
360
360
2 .
360
r R AB r R SL ÷ ÷ +
÷
+ = t
o
t
o

·
2 2
0
0 0
0
0
) 2 7 ( 10 . 2 2 . 14 , 3 . 2 .
360
240 360
7 .
7
22
2 .
360
240
÷ ÷ +
÷
+ = SL
· 75 . 2 19 , 4 33 , 29 + + = SL = 50,84 cm.

2. Menghitung panjang sabuk lilitan dalam.
Dari gambar di samping, maka panjang
sabuk liltan dalam (SD) dapat dihitung
sebagai berikut :







2 2
0 0
) ( . 2 2 .
360
2 .
360
r R AB r R SD + ÷ + + = t
o
t
o

· ( )
2 2
0
) ( . 2 2 .
360
r R AB r R SD + ÷ + + = t
o


Contoh :
Hitunglah panjang sabuk lilitan dalam pada
gambar di samping !






Jawab :
R = 5 cm, AB = 14 cm, r = 2 cm, o = 360
o
-2x60
o
=240
o

( )
2 2
0
) ( . 2 2 .
360
r R AB r R SD + ÷ + + = t
o

· ( )
2 2
0
) 2 5 ( 14 . 2 2 5
7
22
2 .
360
240
+ ÷ + + =
o
SD
· SD = 29,33 + 24,48 = 53,81cm


2 cm
A - - B
P
Q
60
o

7 cm
10 cm
A - - B
P
Q
R
r
o o
A - - B
P
Q
5 cm
2 cm
60
o

14 cm
51
I. Soal-soal pemahaman konsep.
Hitunglah panjang sabuk dalam dan luar pada gambar berikut ! (boleh menggunakan
kalkulator)

1. 2.







3. 4.








II. Soal-soal pemecahan masalah.
1. Terdapat 6 buah pipa dengan diameter yang sama. Bagaimanakah cara mengikat 6 pipa
tersebut menjadi satu dengan menggunakan tali yang seminim mungkin ? Jelaskan dengan
menggunakan gambar !

2. Gambar di samping adalah sebuah figora berbentuk lingkaran.
Jika diameter figora tersebut 20 cm dan sudut POA = 30
o
, maka
panjang tali yang digunakan untuk menggantung figora tersebut!







3. Jika terdapat sepuluh pipa seperti gambar berikut. Maka cara mengikat yan manakah yang
memerlukan tali yang paling sedikit, jika diameter pipa sama? Jelaskan dengan menghitung
masing-masing panjang tali pada gambar berikut !

















A - - B
P
Q
60
o

8 cm
15 cm
3 cm
A - - B
P
Q
8 cm
2 cm
60
o

20 cm
D
C
E
A
B
4 cm
4 cm
4 cm
10 cm
10 cm
10 cm

O
P
A
a. b.
c.
d.
12cm
25cm
5cm
85
0
52
PETA KONSEP

































BANGUN RUNAG
SISI DATAR
(BRSD)


UNSUR-UNSUR
BRSD


JARING-JARING
BRSD


LAS PERMUKAAN


VOLUME
53
BAB III
BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD)











1. Unsur-unsur bangun ruang sisi datar
Bila kita perhatikan Bangun ruang sisi datar adalah suatu topik pelajaran yang pernah
kita pelajari di sekolah dasar (SD). Coba kamu ingat bangun ruang sisi datar apa saja yang
pernah kamu pelajari ?.Bila kita sekarang berada di dalam suatu model bangun ruang, kira-
kira bangun ruang apa yang sedang kita amati ?Mengapa demikian ?
Coba perhatikan baik-baik unsur-unsur apa sajakah yang dimiliki oleh ruangan kelasmu
tersebut !
Bila kita perhatikan bangun ruang yang menyerupai kelas kita adalah balok. Karena
ukuran panjang lebar dan tingginya tidak sama.

Unsur-unsur Balok dan kubus
Dari gambar di samping maka dapat kita ketahui unsur
balok adalah:
1. Memiliki 12 rusuk yang terdiri dari 4 rusuk
panjang, 4 rusuk lebar dan 4 rusuk tinggi.
2. Memiliki 4 titik sudut
3. Memilki 6 sisi ( dinding )
4. Memiliki 12 diagonal sisi
5. Memiliki 4 diagonal ruang
6. Memilki 6 bidang diagonal






Berdasarkan gambar balok ABCD.EFGH di atas, maka jawablah pertanyaan-pertanyaan
berikut !
1. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut !

2. Sebutkan semua titik sudutnya !

3. Sebutkan semua sisinya !

4. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar !







Tujuan pembelajaran :
a. Menyebutkan unsur-unsur kubus, balok, prisma dan limas.
b. Membuat jaring-jaring kubus, balok, primas dan limas
c. Menemukan luas pemukan kubus ,balok, prisma dan limas
d. Menentujan luas permukaan kubus, balok, prisma dan limas
e. Menemukan rumus volume kubus, balok, prisma dan limas
f. Menentukan volume kubus, balok, prisma dan limas

A B
C
E
F
G
H
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
54

5. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !









6. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !
















7. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar !

8. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan !

9. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan !

10. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar !

11. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus !

12. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan
?. Jelaskan !

Untuk berikutnya perhatikan gambar di samping !.
PQRS.TUVW adalah sebuah kubus.

Berdasarkan model kubus PQRS.TUVW tersebut,
maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut :
1. Sebutkan semua unsur-unsur dari kubus
PQRS.TUVW !








P Q
R
T
U
V
W
P Q
R
T
U
V
W
S
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
55
2. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut !

3. Sebutkan semua titik sudutnya !

4. Sebutkan semua sisinya !

5. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar !








6. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !








7. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !















.

8. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar !

9. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan !

10. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan !

11. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar !

12. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus !

13. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan
?. Jelaskan !


P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
56
2. Jaring-jaring Balok dan kubus
Contoh jaring-jaring Balok















Dari gambar di atas adalah suatu gambar dari bentuk balok sebuah kotak roti kemudian kita
lepas bagian-bagian sehingga menjadi jaring-jaringnya.

Tugas kelompok :
1. Carilah dua buah kotak tempat makanan atau roti yang ukuran dan jenisnya sama.
2. Ukurlah panjang rusuk-rusuknya.
3. Satu diantara dua kotak tersebut di lepas menjadi-jaringnya
4. kemudian satu buah kotak yang utuh ditempelkan pada kertas karon dan sebelanya jaring-
jarinya dan sebelahnya gambar jaring-jarinya dengan ukuran yang sama dengan aslinya.



Perhatikan jaring-jaring balok berikut dan cara memotongnya menjadi jaring-jaring balok !





























A B
C
E
F
G
H
D
A
B
C D
G
H
B
F
F
E
A
E
F E
Arah guntingan
57
Contoh Jaring-jaring kubus.





















Soal-soal pemahaman konsep

1.Buatlah 4 jaring-jaring berbeda dari balok ABCD.EFGH berikut !
Ukuran balok AB = 4 cm, BC = 2 cm, dan AE = 3 cm.





..



2. Buatlah 6 buah jaring-jaring yang berbeda dari kubus dengan panjang rusuk 3 cm, berikut ini !




















A B
C
D
E
F
G H
A
B
C D
E F
E F
H G F
B
A
E
Arah guntingan
A B
C
E
F
G
H
D
P Q
R
T
U
V
W
S
58
3. Besaran-besaran pada Kubus dan balok
1. Luas permukaan kubus
Luas permukaan kubus adalah jumlah dari luas masing-masing sisi kubus tersebut.
Perhatikan Gambar kubus PQRS.TUVW dengan panjang rusuk s cm berikut !











Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa mencari luas
permukaan kubus PQRS.TUVW sama halnya menghitung
luas daerah dari jaring-jaring kubus tersebut.
Deengan demikian maka dapat ditulis :

Luas permukaan kubus = Luas juring kubus
= 6 x luas persegi
= 6 x s x s
Luas permukaan kubus = 6 x s
2


2. Luas permukaan balok
Demikian pula untuk meghitungluas permukaan balok caranya sama dengan cara
menghitung luas permukaan kubus.
Cobalah tunjukkan bahwa luas permukaan balok = ) ( 2 lxt pxt pxl x + + , bila balok
ABCD.EFGH mempunyai panjang = p cm, lebar = l cm dan tinggi = t cm.

























P Q
R
T
U
V
W
P Q
R
T
U
V
W
S
s
s
s
s
s
s
s
s
L = s
2

A B
C
E
F
G
H
A B
C
E
F
G
H
D
A
B
C D
G
H
B
F
F
E
A
E
F E
59
Contoh :
1. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 6 cm, maka hitunglah :
a. Panjang seluruh rusuknya
b. Luas permukaannya
Jawab :
Panjang rusuknya ( s) = 6 cm
a. Panjang seluruh rusuk kubus = 12 x s
= 12 x 6 cm
= 72 cm.
b. Luas permukaan = 6 x s
2

= 6 x 6
2

= 216 cm
2
.

2. Sebuah kubus dengan panjang diagonal sisinya 8 2 cm, maka hitunglah :
a. panjang rusuk
b. Luas permukaan.
Jawab :
a. Diagonal sisi (ds) = 8 2 cm.
ds =
2 2
s s +
· ds =
2
2s
· 8 2 = s 2
· s = 8 cm.

3. Kubus ABCD.EFGH diketahui panjang AG = 10 3 cm, maka hitunglah :
a. panjang rusuk kubus
b. luas permukaaanya
Jawab :
a. AG = diagonal ruang =
2 2 2
s s s + +
· 10 3 =
2
3s
· 10 3 = 3 s
· s = 10 cm

4. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 8 cm, lebar = 5 cm dan tinggi = 4 cm, maka
hitunglah:
a. panjang seluruh rusuknya
b. luas permukaanya
Jawab :
P = 8 cm, l = 5 cm dan t = 4 cm
a. Panjang seluruh rusuk balok = 4.( p + l + t )
= 4 .( 8 + 5 + 4 )
= 4. 17
= 68 cm.

5. Sebuah balok dengan panjang seluruh rusuknya 76 cm, jika p = 10 cm, l = 4 cm, maka
hitunglah :
a. tinggi balok tersebut
b. luas balok tersebut.
Jawab :
a. Panjang seluruh rusuk balok = 4.( p + l + t )
· 76 = 4. (10 + 4 + t)
b. Luas = 6 x s
2

= 6 x 8
2

= 384 cm
2

b. Luas = 6 x s
2

= 6 x 10
2

= 600 cm
2

b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt )
= 2 x ( 8x5 + 5x4 + 8x4)
= 184 cm
2

60
· 76 = 4.( 14 + t)
· 76/4 = 14 + t
· 19 – 14 = t
· t = 5 cm.

b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt )
· Luas = 2 x ( 10x4 + 4x5 + 10x5)
· Luas = 2 x(110) = 220 cm
2


6. Dari gambar di samping jika diketahui luas ABFE =
60 cm
2
, luas EFGH = 40 cm
2
dan AE = 6 cm, maka
hitubglah :
a. panjang AB , dan EH
b. Luas permukaan ABCD.EFGH
Jawab :
Luas ABFE = 60 cm
2
, luas EFGH = 40 cm
2
dan AE = 6 cm
a. Luas ABFE = AB x AE
60 = AB x 6
60/6 = AB
AB = 10 cm.

Luas EFGH = EF x EH, EF = AB = 10 cm
40 = 10 x EH
40/10 = EH
EH = 4 cm

I. Soal-soal Pemahaman Konsep
1. Luas permukaan kubus dengan panjang rusuk 5 cm adalah....cm
2
.
a. 20 b. 30 c. 125 d. 130

2. Sebuah balok dengan ukuran 8 cm x 6 cm x 5 cm ,maka luas permukaan balok tersebut
adalah...cm
2
.
a. 19 b. 76 c. 236 d. 240

3. Kubus dengan luas permukaan 96 cm
2
, maka panjang seluruh rusuk kubus tersebut
adalah....cm.
a. 4 b. 12 c. 24 d. 48

4. Sebuah balok bagian alas luasnya 48 cm
2
, bagian depan 32 cm
2
, jika tinggi balok tersebut 4
cm, maka luas permukaan balok tresebut adalah....cm
2
.
a. 208 b. 158 c. 104 d. 80

5. Sebuah kubus dengan panjang rusuknya 4 cm, maka luas bidang diagoalnya adalah....cm
2
.
a. 3 8 b. 3 12 c. 3 16 d. 3 20

6. Sebuah balok ABCD.EFGH dengan ukuran AB = 8 cm, BC = 6 cm dan AE = 4cm, maka
luas daerah ACGE adalah....cm
2
.
a. 80 b. 60 c. 40 d. 24

7. Sebuah kubus dengan keliling alas 40 cm, maka luas permukaan kubus tersebut
adalah....cm
2
.
a. 160 b. 200 c. 400 d. 1000


A B
C
E
F
G
H
D
b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt )
= 2 x ( 10x4 + 4x6 + 10x6)
= 296 cm
2

61
8. Kubus dengan luas permukaannya 216 cm
2
. Maka luas bidang diagonal kubus tersebut
adalah....cm
2

a. 3 36 b. 3 49 c. 3 81 d. 3 100

9. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2 : 1. Jika diketahu panjang balok tersebut 6 cm, maka
luas permukaan balok tersebut adalah....cm
2
.
a. 88 b. 102 c. 120 d. 150
10. Sebuah kubus rusunya s, kemudian rusuk kubus tersebut diperkecil 10 %, maka
perbandingan luas permukaan semula dengan luas setelah diperkecil adal ah...,
a. 100 : 90 b. 100 : 81 c. 91 : 100 d. 81 : 100

II. Soal-soal penalaran dan komunikasi.
1. Tentukan besar perubahan luas permukaan kubus yang mempunyai rusuk 8 cm, dan
mengalami :
a. rusuknya dikurangi 10% dari panjang semula
b. rusuknya diperpanjang 20% dari semula

2. Sebuah balok dengan perbandingan p : l : t = 4 : 3 : 2 dan lluas permukaan balok tersebut
208 cm
2
. Maka hitung :
a. p , l dan t
b. panjang selurruh rusuknya.

3. Sebuah balok dengan p = 12 cm, l = 10 cm, t = 8 cm. Maka hitunglah :
a. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperkecil 10 %.
b. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperpanjang 20%

4. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 144 3 cm
2
. Mka hitunglah ;
a. panjang rusuknya
b. luas permukaannya

5. Gambar balok di samping terbentuk dari tiga buah kubus
jika panjang rusuk kubus 6 cm, maka hitunglah luas
permukaan balok !






















62
III. Soal – soal pemecahan masalah.
1. Terdapat dua buak kertas karton dengan ukuran yang sama, yaitu 14 cm x 12 cm. Masing,
masing akan dibuat jaring-jaring kubus dan balok, maka tentukan ukuran kubus dan balok
yang dapat dibentuk agar sisa kertas korton yang terbuang minimum (paling sedikit) !

2. Dari karton berikut buatlah sebuah kotak tempat kue masing-masing berbentuk kubus dan
balok lengkap dengan ukuran kertas untuk penutup dan lipatan untuk lemnya !
Kubus

























Balok






















63
3. Volume Kubus
Untuk mengetahui volume atau isi kubus perhatikan ilustrasi berikut !
Kubus yang besar akan kita isi dengan kubus kecil sampai penuh. Perhatikan gambar
beriku !













Dari gambar di atas maka menurutkamu berapakah jumlah kubus kecil yang dapat
dimasukkan kedalam kubus besar ?. Jumlah kubus kecil yang dapat masuk edalam kubus
besar merupakan isi atau volume dari kubus besar tersebut. Bila kita lanjutkan sampai
penuh ternyata jumlah kubus yang diperlukan untuk memenuhi kubus besar adalah 27
kubus kecil. Dengan demikian maka Volume atau isi kubus besar = 27 kubus kecil.

Volume kubus = 27 kubus kecil ternyata sama dengan 3 x 3 x 3.
Jadi Volume Kubus = s x s x s
= s
3


4. Volume Balok.
Bagaimana halnya dengan volume balok ?. Pada prinsipnya sama. Dengan menggunakan
ilustrasi berikut tentukan rumus volume balok !














Dari ilustrasi dia atas, maka berapa jumlah kubus kecil yang diperlukan untuk memenuhi
balok ?, Jadi volume balok = .........Kubus kecil. Dan Volume kubus =..............................

I. Soal-soal Pemahaman konsep.
1. Sebuah kubus dengan rusuk s, maka rumus volume kubus tersebut adalah....
a. V = s
3
b. V = 6xs
2
c. V = 4xs
2
d. V = s
2


2. Sebuah balok dengan ukuran panjang = p, lebar = l dan tingginya = t, maka volume balok
tersebut adalah....
a. V = 2x( pxl + pxt + lxt ) b. V = 4x( p + l + t) c. V = pxlxt d. V = 2xpxlxt


3 cm
3 cm
3 cm
1 cm
1 cm
1 cm
3 cm
3 cm
3 cm
1 cm
1 cm
1 cm
5 cm
3 cm
2 cm
5 cm
3 cm
2 cm
64
3. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 10 cm, maka volume kubus tersebut adalah....cm
3
.
a.600 b. 800 c. 1.000 d. 1.200

4. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 10 cm, lebar = 8 cm, dan tinggin = 6 cm. Maka
volume balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 480 b. 490 c. 376 d. 200

5. Sebuah kubus dengan luas permukaan 150 cm
2
. Maka volume kubus tersebut adalah....cm
3
.
a. 125 b. 150 c. 525 d. 625

6. Sebuah balok dengan luas permukaan 166 cm
2
. Jika p= 7 cm dan l = 4 cm, maka volume
balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 140 b. 200 c. 220 d. 280

7. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 100\2 cm
2
. Maka volume kubus tersebut
adalah....cm
3
.
a. 200 b. 400 c. 800 d. 1.000


8. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2: 1. Jika panjang balok tersebut 12 cm, maka volume
balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 384 b. 684 c. 804 d. 814

9. Sebuah kubus dengan kliling alasnya 28 cm, maka volume balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 284 b. 343 c. 383 d. 443

10. Kubus dengan panjang rusuknya s cm. Jika rusuknya diperkecil 10 %, maka perbandingan
volume mula-mula dengan volume setelah diperkecil adalah....
a. 10 : 9 b. 1000 : 729 c. 9 : 10 d. 729 : 1000

11. Sebuah tandon berbentuk kubus dengan rusuk 1 m. Jika air mengalir kedalam tandon
dengan kecepatan 0,5 liter/detik, maka waktu yang diperlukan untuk mengisi tandon tersebut
sampai penuh adalah....menit.
a. 200/3 b. 100/3 c. 80/3 d. 20/3

12. Sebuah tandon air berbentuk balok dengan ukuran 1 m x 2 m x 3 m. Diisi dengan air
dengan kecepatan air mengalir 1 liter/detik. Maka waktu yang diperlukan untuk mengisi
tandon tersebut adalah....menit.
a. 150 b. 120 c. 100 d. 60

II. Soal –soal penalaran dan komunikasi.
1. Sebuah kubus berukuran 6 cm terbuat dari kayu. Kemudian kubus tersebut di cat
permukaannya dengan warna biru. Setelah kering kubus tersebut dipotong menjadi kubus
– kubus kecil dengan dengan ukuran 1 cm.Maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut !
a. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai satu sisi yang berwarna biru.
b. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai dua sisi yang berwarna biru.
c. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai tiga sisi yang berwarna biru.
d. Banyaknya kubus kecil yang tidak mempunyai sisi yang berwarna biru.

2. Sebuah balok dengan ukuran 12 cm x 10 cm x 8 cm, hitunglah perubahan yang terjadi jika :
a. perubahan luas permukaan jika masing-masing rusuknya diperpanjang 10 %.
b. perubahan volumenya jika masing-masing rusuknya diperkecil 20 %.




65
3. Dua buah kubus dengan perbandingan rusuk-rusuknya 2 : 3, maka hitunglah :
a. Perbandingan luas permukaannya
b. Perbandingan volumenya.

4. Sebuah kubus dan balok mempunyai hubungan rusuk-rusuknya sebagai berikut : panjang
balok 1,5 rusuk kubus, lebar balok 2/3 rusuk kubus dan tinggi balok ½ dari panjang balok.
Maka hitunglah perabndingan volume kubus dan balok !

5. Kubus ABCD.EFGH dengan luas segitiga ACF = 32\3 cm.Maka tentukan :
a. Luas permukaan kubus
b. Volume kubus.

III. Soal-soal pemecahan masalah.
1. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. Jika balok tersebut diisi dengan air
sampai dengan penuh kemudian sebagian airnya dipindahkan ke sebuah kubus dengan
rusuk 8 cm,sehingga tinggi air di kedua tempat sama, maka berapakah tinggi air tersebut !

2. Sebuah kertas karton dengan ukuran 12 cm x 25 cm. Jika karton tersebut akan dibuat
model bangun ruang, model manakanh yang memiliki volume yang paling besar dengan
sissa kertas yang paling sedikit ( model balok atau kubus )? Dan hitunglah volume dan sisa
kortonya !

3. Sebuah kawat panjang 8 m akan dibuat kerangka bangun ruang, maka bangun ruang
apakah yang mempunyai volume paling besar dan sisa kawat yang paling sedikit ? ( bangun
ruang Kubusa atau balok ). Berapakan besar volume dan sisa kawatnya ?































66
4. Prisma dan Limas
A. Prisma
Dari gambar berikut terlihat sebuah bangunan. Bila diperhatikan bentuk-bentuk bangunn
ruang yang menyusun bangunan tersebut beragam, salah satunya balok.


Coba perhatikan bentuk salah-satu atap bangunan tersebut sepertibangun ruang berikut :












Bangun di atas dinamakan prisma segitiga sama kaki. Prisma segitiga adalah bangun
ruang yang memiliki dua sisi yang mempunyai bentuk dan ukuran sama serta saling sejajar.
Pada gambar di atas sisi yang sama dan sejajar adalah segitiga sama kaki. Maka prisma
tersebut dinamakan prisma segitiga sama kaki.
Dalam pemberian nama prisma berdasarkan pada dua sisi yang sama dan sejajar
tersebut. Berikut ini adalah contoh beberapa prisma serta unsur-unsurnya.

Model Nama Unsur-unsur Gambar jaring-jaringya
Banyaknya
Titik sudut
Banyaknya
sisi
Banyaknya
rusuk












Prisma
segitiga



6



5



9









67
Model Nama Unsur-unsur Gambar jaring-jaringya
Banyaknya
Titik sudut
Banyaknya
sisi
Banyaknya
rusuk













Prisma
segi lima
beraturan





10





7







15





....




























....






....







....






....






....


Dengan demikian definisi Prisma adalah : bangun ruang tertutup yang dibatasi oleh
dua sisi berbentuk segi banyak yang sejajar dan kongruen, serta sisi-sisi lainnya
berbentuk persegipanjang.

Perhatikan contoh berikut :
Gambar di samping adalah prisma segi lima . Dua sisi yang sama
yang sejajar dan kongruen adalah bangun ABCDE dan FGHIJ, yang
sebagai alas dan atapnya. Sedangkan sisi tegaknya ABGF, BCIG,
CDJI, DEKJ dan AEKF.
Untuk bangun-bangun prisma yang lain pastilah akan demikian artinya
selalu memiliki dua bangun datar yang sejajar dan kongruen dan sisi
tegak yang menghubungkan dua bangun datar tersebut.
Dalam pemberian nama prisma tergantun pada dua bangun datar yang
sejajar dan kongruen tersebut. Seperti contoh di samping karena
bangun yang sejjajar dan kongruen berbentuk segi lima maka diberi
nama Prisma segi lima.

Dari definisi prisma terebut diatas apakah balok temasuk prisma ? Jelaskan jawabanmu !






A B
C
D
E
F
G
I
J
K
68
B. Limas
Sama halnya dengan prisma limas, suatu saat kita akan temui bangun-bangun ruang sisi
datar yang bentuknya tidak menyerupai kubus, balok atau prisma. Sebagi contoh coba
perhatikan gambar berikut !

Dari gambar di atas terdapat model bangun ruang yang bukan merupakan kubus, balok
maupun prisma, bila kita buat sketsanya sebagi berikut :

Bangun tersebut namanya Limas. Nama limas tersebut adalah
limas persegi. Sama halnya dengan prisma pemberian nama
limas tergantung pada alasnya.
Unsur-unsur limas disamping antara lain : ABCD adalah alas,
TA, TB, TC dan TD adalah rusuk tegak AB,BC,CD dan AD
adalah rusuk alas, TO adalah garis tegak dengan bidang alas
dan melalui T adalah tinggi limas.



Sedangkan gambar di samping adalah jaring-
jaring dari limas persegi. Trebentuk dari sebuah
persegi ABCD dan empat segitiga yaitu ABT,
BCT, CDT dan ADT sebagai dinding-
dindingnya. Garis TX adalah garis tinggi bidang
tegaknya.














Desain Lampu
Foto gedung
A B
C
D
T
O
A
T
T
T
T
B
C D
X
69
Model Nama Unsur-unsur Gambar jaring-
jaringya
Banyaknya
Titik sudut
Banyaknya
sisi
Banyaknya
rusuk













Limas
segitiga/bidang
empat ( Okta
hedron)




4






4






6































Limas segi
lima







6







6







10







....



















....







....







....







....








....









Dengan demikian maka definisi limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh
sebuah bidang segibanyak sebagai sisi alas dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga.










70
C. Luas permukaan Prisma dan Limas
Luas permukaan prisma adalah luas seluruh sisi dari prisma, Dengan kata lain luas
permukaan primsa adalah jumlah dari luas masing-masing bangun pembentuk sisi Prisma
tersebut .
Berikut ini uraian tentang cara menenmukan rumus luas permukaan prisma :
Sebagai contoh kita akan mencari luas permukaan prisma segitiga dengan rusuk alas a cm, b
cm dan c cm dan tinggi t cm..








Luas permukaan prisma = luas jaring-jaringnya
= L1 + L2 + L3 + L4 + L5, L4 = L5= L
alas

= 2. L
alas
+ L1 + L2 + L3
= 2. L
alas
+ c.t + a.t + b.t
= 2. L
alas
+ ( a + b + c ).t
Luas permukaan prisma = 2. L
alas
+ K
alas
.t

Contoh:
Sebuah orisma segitiga siku-siku dengan rusuk alas 3 cm, 4 cm dan 5 cm tinggi Prisma 12
cm, maka hitunglah luas permukaan prisma tersebut !
Jawab :
a = 4 cm, b = 3 cm, c = 5 cm, dan t = 12 cm.
Luas permukaan prisma = 2. L
alas
+ K
alas
.t
= 2. ½ 4 .3 + (3 + 4 + 5).12
= 12 + 168 = 180 cm
2
.


Luas permukaan Limas adalah luas seluruh sisi limas atau luas seluruh bangun datar
yang membentuk sisi limas.

















Luas permukaan limas = luas jaring-jaringnya
= L ABCD + LAABT + LABCT + LACDT LAADT

Luas permukaan limas = L
alas
+ L
Bidang tengaknya
a
b c
t
a
c
b
t t
a
b
c
a
c
a
b
b
c
a
t t L1 L2
L3
L4
L5
a
b c
t
A B
C
D
T
O
A
T
T
T
T
B
C D
X
71
Contoh:
Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alasnya 6 cm dan tingginya 4 cm, maka
hitunglah luas permukaan limas tersebut !
Jawab :
AB = BC = 6 cm, TO = 4 cm
TX =
2 2
0 T OX +
TX =
2 2
4 3 + = 25
TX = 5 cm
L alas = 6 x 6 = 36 cm
2
.
L bidang tegak = 4 x L AABT
= 4 x ½ x6 x 5
= 60 cm
2
.
Jadi luas limas = L alas + L bidang tegak
= 36 + 60 = 96 cm
2
.

D. Volume Prisma dan limas.
Volume Prisma.
Untuk menemukan rumus volume prima dapat kita ambil salah satu contoh prisma yaitu
prisma persegi panjang. Perhatikan uraian berikut !

Volume Prisma ABCD.EFGH = V balok
= p x l x t, p x l = L alas prisma
Volume Prisma = L
alas
x t


Contoh soal :
Sebuah prisma segitiga siku-siku dengan alas 4 cm, 3 cm dan 5 cm, tinggi prisma 20 cm,
maka hitunglah volume prisma tersebut !
Jawab :
Volume = L alas x t
= ½ x 4 x 3 x 20
= 120 cm
2
.

Volume Limas.
Untuk menentukan rumus volume Limas perhatikan uraian berikut !
Kita akan mengambil contoh Limas persegi yang diambil dari kubus.
Dari gambar di samping dapat kita lihat bahwa dari sebuah kubus
dapat kita bentuk 6 limas yang sama besar yaitu Limas PQRST,
SRVWX,EUVWX,PQUTX,QRVUX dan PSMTX.
Tinggi limas = ½ tinggi rusuk kubus
t = ½ . s , atau s = 2.t
Volume Kubus = 6x Volume limas
Volume limas =
6
1
x Volume kubus
= s s s . . .
6
1
, sxs = L
alas

= ) . 2 .( .
6
1
t L
alas

Volume limas = t L
alas
. .
3
1


A B
C
D
T
O

B
C
E
F
G
H
D
p
l
t
P Q
R
T
U
V
W
X
S
72
Contoh soal:
Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alas 6 cm, dan tinggi limas 3 cm, maka
hitunglah volumenya !
Jawab :
S = 6 cm , t = 4 cm.
Vaolume = t L
alas
. .
3
1

= 4 . 6 . 6 .
3
1
= 48 cm
3
.

I. Soal-soal pemahaman konsep
1. Hitunglah Volume dan luas permukaan bangun ruang berikut !
a. Prisma alas segitiga dengan sisi alas 6 cm, 8 cm dan 10 cm, dan tinggi 20 cm
b. Prisma alas segitiga sama sisi dengan panjang rusuk alas 8 cm dan tinggi prisma 12 cm.
c. Prisma segienam beraturan dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 20 cm
d. Limas persegi dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 12 cm
e. Limas persegi panjang dengan rusuk alas 10 cm dan 18 cm dan tingginya 12 cm.

2. Sebuah Prisma segitiga siku-siku dengan luas permukaan 660 cm
2
. Panjang rusuk alas
siku-sikunya 5 cm dan 12 cm, maka hitunglah :
a. t
b. Volume

3. Sebuah limas alas persegi dengan luas permukaan 864 cm
2
. Jika diketahui tinggi limas 12
cm, maka hitunglah :
a. panjang rusuk alas
b. Volume

4. Sebuah balok dengan panjang rusuknya 10 cm x 8 cm x 6 cm.
Hitungalah : a. Luas permukaan Limas ABCDT
b. Volume limas ABCDT





II. Soal-soal penalaran dan kominikasi
1. Gambarlah jaring-jaring bangun ruang berikut sesuaikan dengan ukuran yang tertera !
a. b.







2. Tentukan volume dan luas permukaan bangun berikut !
a. Tetrahedron dengan panjang rusuk 6 cm. b.






A
X
B
C
E
F
G
H
D
p
l
t T
10 cm
5 cm
5 cm
4 cm
10 cm 8 cm
4 cm
10 cm
5 cm
12 cm
A
X
B
C
E
F
G
H
D
10cm
6 cm
8cm
5cm
5cm
73
3. Jika diketahui panjang rusuk limas berikut a cm, maka tunjukkan bahwa
Volumenya =
3
. 2
3
1
a !





4. Perhatikan gambar berikut ! Hitunglah volume bangun tersebut !







III. Soal Pemecahan Masalah
1. Sebuah tandon air berbentuk risma segitiga siku-siku. Dengan rusuk alas siku-siku 2 m dan
1 m. Tinggi limas 2 m, maka hitunglah ;
a. Volume tandon air tersebut !
b. Jika air pada tandon tersebut dialitkan dengan kecepatan mengalir 1 liter/detik, maka
tentukan waktunya sehingga air pada tandon tersebut tinggal setengahnya !

2. Seseorang akan membuat tandon air berbentuk piramida, semula dibuat dengan tinggi 5 m
dan rusuk alas 6 m. Karena tempatnya tidak cukup terpaksa prisma tersebut dipotong
dibagian ujungnya sehingga tingginya tinggal 3 m seperti gambar berikut .
Tentukan Volume bangun setelah dipotong !






3. Bila kita akan membuat pondasi untuk tiang rumah berbentuk limas terpancung seperti
gambar berikut, maka hitunglah :
a. Semen yang diperlukan jika tiap 10 cm
3
memerlukan 1 ons semen !
b. Luas permukaan pondasi tersebut !


















10 cm
10 cm
10 cm
5m
6 m
6 m
3m
12m
12m
12 cm
7cm
7cm
74
Latihan soal Ulangan umum semester genap.
1. Sebuah segitiga sama kaki dengan panjang alasnya 10 cm dan panjang kaki-kakinya
13 cm, maka luas segitiga tersebut adalah... cm
2

a. 36 b. 45 c. 65 d. 60

2. Sebuah segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-sikunya 12 cm dan 5 cm, maka
keliling segitiga tersebut adalah ... cm
2
.
a. 29 b. 30 c. 32 d. 60

3. Perhatikan segitiga di samping!
Jika panjang AB = 14 cm, BC 15 cm
dan AC 13 cm, maka panjang garis
tinggi yang titik C adalah... cm.
a. 15 c. 13
d. 14 d. 12

4. Sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisinya 10 cm, maka luas segitiga tersebut
adalah...cm
2

a. 3 25 b. 3 20 c. 2 15 d. 2 10

5. Jika diketahui AB = 6 cm , AC = 8 cm
dan ZA siku-siku, maka panjang jari-
jari lingkaran singgung dalam pada
gambar di samping adalah....cm
a. 6 c. 4
b. 5 d 2.

6. Seorang petani mempunyai tanah
seperti pada gambar di samping !
Jika panjang AB = 26 m , BC = 28 m
dan AC = 30 m, maka luas tanah petani
tersebut adalah...m2.
a. 356 c. 336
b. 345 d. 300
7. Sebuah lingkaran dengan jari-jarinya 7 cm dan t =
7
22
, maka keliling lingkaran
tersebut adalah.... cm
a. 154 c. 88 c. 44 d. 22

8. Sebuah lingkaran dengan luas 314 cm
2
, jika t = 3,14, maka diameter lingkaran
tersebut adalah...cm.
a. 20 b. 10 c. 8 d. 5

A
B
C
A
C
B
A
B
C
75
9. Luas daerah yang diarsir pada gambar
di samping , jika AB = 7 cm dan AC
14 cm adalah...cm
2
.(t =
7
22
)
a. 57,75 c. 77,00
b. 67,77 d. 115,50

10. Sebuah roda dengan diameter 10 cm. Jika roda tersebut mengelinding sebanyak
1.000 kali, maka jarak yang ditempuh oleh roda tersebut adalah...m.(t = 3,14)
a. 314 b. 3.140 c. 31.400 d. 62.800

11. Perhatikan gambar di samping! Jika
panjang OA = 7 cm, t = 22/7 dan
ZAOB =
0
60 , maka luas juring AOB
adalah...m
2

a. 154,00 c. 38,50
b. 77,00 d. 25,67

12. Perhatikan gambar di samping ! Jika
panjang jari-jari lingkaran = 12 cm , t=
3,14 dan ZAOB = 120
o
, maka panjang
busur AB adalah... cm
a. 15,12 c. 28,15
b. 25,12 d. 30,15

13. Luas daerah yang diarsir pada gambar di
samping jika AE = 2r , AB= BC = CD =
DE adalah...
a.
2
r t c.
2
4
3
r t
b.
2
2
1
r t d.
2
2 r t

14. Besar ZAOB =
0
120 , maka besar
ZACB adalah...
o
.
a. 20 c. 40
b. 30 d. 60


15. Besar ZATB pada gambar di samping
jika diketahui ZAOB =
0
140 , ZDOC =
0
50 adalah...
o
.
a. 95 c. 65
b. 90 d. 45

A
B
C
O
A
B
O
A
B
A
C
E
B D
O
A
B
C
A
D
B
C
T
O
76
16. Besar ZABC pada gambar di samping
adalah...
o
.
a. 90 c.70
b. 80 d.20



17. Besar o pada gambar di samping
adalah...
o
.
a. 60 c. 80
b. 70 d. 100


18. Dua buah lingkaran berjari-jari 8 cm dan 4 cm dan jarak kedua pusatnya 15 cm,
maka panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah...
cm.
a. 27 b. 23 c. 12 d. 9

19. Dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 15 cm dan 3 cm, jika jarak
kedua pusat lingkaran tersebut 20 cm, maka panjang garis singgung persekutuan
luarnya adalah ...cm
a. 16 b. 18 c. 20 d. 25

20. Jika diketahui Panjang OP = 25 cm, dan
panjang jari-jari lingkaran 7 cm, maka AP
adalah...cm.
a. 18 c. 22
b. 20 d. 24

21. Garis singgung persekutuan luar dua buah lingkaran 12 cm, jika jarak kedua
pusatnya 15 cm dan panjang jari-jari salah satu lingkarannya 11 cm, maka panjang
jari-jari lingkaran yang lain adalah...cm
a. 5 b. 4 c. 3 d. 2

22. Sebuah balok dengan ukuran panjang 10 cm, lebar 8 cm dan tinggi 5 cm, maka
luas permukaan balok tersebut adalah...cm
2
.

a. 400 b. 340 c. 170 c. 92

23. Sebuak kubus dengan panjang rusuk 10 cm, maka volume kubus tersebut
adalah...cm
3
.
a. 400 c. 600 c. 600 c. 1.000





-
A
B
C
O
20
o

-
O
100
o

o
O
A
P
77
24. Pada gambar di samping jika panjang AB = 8 cm , BC = 6 cm, ZB siku-siku dan
tinggi prisma 20 cm, maka volume prisma adalah...cm
3
.
a. 480 c. 600
b. 528 d. 960





25. Sebuah limas dengan alas persegi yang panjang rusuk alasnya 10 cm dan tinggi
limas 12 cm, maka volume limas tersebut adalah...cm
3
.
a. 400 b. 360 c. 450 d. 1.200

26. Sebuah kubus dengan volume 125 cm, maka luas permukaan kubus tersebut
adalah...cm
2
.
a. 150 b. 200 c. 250 d. 300.

27. Sebuah bak mandi berbentuk balok dengan ukuran panjang 1 m, lebar 1 m dan
tinggi 1,5 m, maka volume air pada bak mandi tersebut adalah...liter.
a. 15 b. 150 c. 500 d. 1.500

28. Berikut ini adalah jaring-jaring bangun rung ...
a. Balok c. Limas
b. Prisma segitga c. Prisma persegi




29. Banyaknya diagonal ruang pada kubus adalah ... buah
a. 2 b. 3 c. 4 d. 6

30. Banyaknya rusuk pada balok adalah... buah
a. 4 b. 8 c. 12 d. 14


II. Jawablah dengan benar dan singkat !
31. Hitunglah panjang rangka untuk membuat
bangun di samping !





32. Gambarlah sebuah jaring-jaring balok dan sebuah jaring-jaring kubus dengan
ukuran terserah kamu !

A
B
C
D
E
F
7 cm 7 cm 7 cm
78
33. Sebuah balok berukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. Balok tersebut akan diisi dengan air
dengan kecepatan air mengalir 12 cm
3
/menit, maka berapakah waktu yang
diperlukan agar balok tersebut penuh ?

34. Sebuah tandon air berbentuk kubus dengan panjang rusuk 1 m. Jika tandon
tersebut diisi air dengan menggunkan timba balok dengan ukuran panjang 50 cm,
lebar 50 cm dan tinggi 20 cm, maka berapakah balok kecil yang diperlukan agar
tandon tersebut penuh?

35. Sebuah roda berputar 500 kali dan jarak yang ditempuh 220 m, jika t =
7
22
, maka
berapakah diameter roda ?




BAB I LINGKARAN
Tujuan pembelajaran : a.Menyebutkan unsur-unsur dari lingkaran. b.Menentukan nilai Phi c.Menemukan rumus Keliling dan Luas lingkaran d.Menghitung Keliling dan Luas lingkaran e.Mengenal sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama. f.Menentukan sudut keliling jika menghadap diameter dan busur yang sama g.Menentukan panjang busur , luas juring dan tembereng h.Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan tembereng untuk menyelesaikan masalah. i.Menentukan sifat sudut yang dibentuk oleh garis singgung dan garis yang melalui titik pusat.

1. Definisi Lingkaran adalah kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang sama pada suatu titik, dimana titik tersebut disebut Pusat Lingkaran.Perhatikan gambar di samping O adalah Pusat lingkaran.

O

Gb. 1
Bidang lingkaran dibatasi oleh lingkaran. adalah daerah yang

O

Gb. 2 B C P A D O

2. Unsur-unsur lingkaran. a. Jari-jari lingkaran adalah jarak setiap titik yang pada lingkaran terhadap pusat lingkaran. Pada gambar di samping yang merupakan jari-jari lingkaran adalah

Q

BO , CO ,dan DO .

b. Tali busur adalah garis uang meghubungkan dua titik berbeda pada lingkaran. Pada gambar di samping yang merupakan tali busur adalah AB dan CD . c. Diameter adalah tali busur yang melalui titik pusat lingkaran. Pada gambar di samping adalah

Gb.3

CD .

2

d. Apotema adalah ruas garis yang ditarik pusat lingkaran dan tegak lurus dengan tali busur dihadapannya. Pada gambar di samping adalah

PO .

e. Arah panah adalah garis perpanjangan dari apotema sampai pada busur lingkaran. Pada gambar di atas adalah

PQ .
Gb. 4

f. Busur lingkaran adalah bagian dari keliling lingkaran. Busur lingkaran ada dua jenis yaitu busur kecil dan busur besar. Busur kecil adalah busur lingkaran di depan sudut pusat yang besarnya kurang dari 180 o. Sedangkan busur besar adalah busur lingkaran di depan sudut pusat yang besarnya lebuh dari 180o. Busur lingkaran dilambangan “”. Busur besar

O

Busur kecil g. Juring lingkaran atau sektor adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jarijari dan sebuah tali busur di hadapan sudut pusatnya. Pada Gb.1 adalah BOC. h. Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh busur lingkaran dan tali busur didepannya. Dengan demikian maka tembereng pun ada dua jenis yaitu tembereng kecil dan tembereng besar. Tetapi untuk pertanyaan kedepan yang dimaksud tembereng adalah tembereng kecil. Perhatikan Gb. 5 !

Gb. 5

O

Tembereng kecil Tembereng besar

I.Soal –soal pemahaman konsep 1. Dari gambar di samping tentukan : a. Jari-jari b. Diameter c. Tali busur d. Busur kecil e. Busur besar f. Juring kecil g.Juring besar h. Apotema i. Arah panah j. Tembereng kecil k. Tembereng kecil

A O G

B

F

H

C

D E

3

Dari gambar di saping jika diketahui jari-jari lingkaran = 10 cm. OE c. dan AB = 12 cm. Soal Penalaran dan komunikasi 1. Tembereng Q O P T S R . Juring. Diketahui tiga titik seperti pada gambar berikut !. maka dengan menggunakan jangka dan penggaris sebuah lukislah lingkaran yang melalui ketiga titik tersebut ! C  A B 4 .jari b. Perhatikan gambar di samping ! Jika diketahui AC = BD. BC C O A E D B II. Tali busur e. Diameter c. maka hitunglah panjang : a. Busur d. maka buktikan bahwa OA = OD ! O A B C D 2. dan f. 3. DE d. Dari gambar di samping tentukan : a.2. AE b. Jari..

Sehingga antara nilai keliling suatu lingkaran akan sebanding dengan diamternya. Pada pelajaran-pelajaran di sekolah dasar (SD) sering kita nilai konstanta yang terdapat pada lingkaran yang merupakan hasil perbandingan Keliling dan Diameter lingkaran yang disebut Phi ().III. Soal Pemecahan masalah 1. 3. maka itu adalah keliling lingkaran. Sebuah pipa dengan diameter 20 cm dan panjang pipa 1 meter. Lakukan sampai tanda pada keliling lingkaran tersebut berada pada bagian bahwah lagi 5. Kemudian ukurlah pusisi pertama tanda dengan posisi terakhir tanda pada keliling lingkaran. Percoban menemukan nilai Phi : 1. Berilah tanda dengan menggunakan spidol pada keliling lingkaran 3. 6. berisi air sehingga tinggi kedalaman air pada pipa tersebut 4 cm. dan 14 cm. maka hitung luas permukaan air pada pipa tersebut ! (penampang pipa dan air seperti gambar di samping ! ) O air 2. spidol dan pengaris. 10 cm. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 orang setiap kelompok 2. 7. Sediakan pensil. Kemudian putarlah/gelindingkan lingkaran tersebut seperti roda ke arah seperti gambar 4.     Keliling lingkaran  5 . Kemudian lakukan hal yang sama untuk lingkaran yang lain. Berikut ini langkah-langkah percobaan dalam menentukan nilai Phi (). Sebuah penampang pipa berisi air dengan lebar 72 cm dan kedalaman air 54 cm. Sediakan lingkaran dari kertas karton dengan unkuran diameter : 5 cm. Catatlah hasilnya pada tabel yang telah disediakan. Keliling Lingkaran a. Menemukan nilai Phi () Lingkaran merupakan bangun datar yang dalam menentukan kelilingnya unsur yang mempengaruhi adalah diameterya. Ukurlah keliling masing-masing lingkaran yang terbuat dari karton tersebut dengan cara seperti gambar di bawah 2. Bila kita perhatikan bangun datar yang lain minimal mempunyai 2 unsur untuk menentukan keliling atau luasnya. Kemudian lakukan langkah-langkah percobaan berikut: 1. 7 cm. maka hitunglah diameter pipa ! 3.

4 c.. 7 cm 7 K = 22 cm I. 1.. dan  = 3. Sebuah lingkaran dengan panjang jari-jari 5 cm. maka keliling lingkaran tersebut adalah. jika roda tersebut berputar 2.. Menghitung Keliling Lingkaran Dari hasil percobaan di atas nilai  = Keliling .4 d. K =  D 2..24 cm dan  = 3. N S S = 3. 31. dimana K = D keliling lingkaran.. D = diameter lingkaran dan r = jari-jari lingkaran. 8 b. = K D . 21 b. maka jarak yang roda tersebut adalah.14 .. Hitunglah keliling lingkaran dengan diameter 7 cm ! 2...8 b. 7 Contoh : 1.Tabel. ..D .. cm. Jawab : 1.. maka nilai = 22 sedangkan yang lain  = 3. a..000 = 62. jika pajang kawat 50... 2. .. Untuk mempermudah dalam perhitungan jika diameter atau jari-jarinya merupakan bilangan kelipatan 7. 10 c..14. 14 6 .07 2. Diketahui sebuah roda dengan diameter 10 cm. 41. No 1 2 3 4 Diameter 5 cm 10 cm 7 cm 14 cm Rata-rata Kesimpulan apa yang kamu peroleh dari percobaan di atas !: b.D atau K = . Jarak ( S ) = K. . N = jumplah putaran S = .cm. Sebuah meja berbentuk lingkaran dengan keliling meja 88 cm dan  = meja tersebut adalah .r = 2r. K .... 15. maka K = ...14. 62. 10 cm. N ..800 cm = 628 m 22 K= . maka jari-jari lingkaran tersebut adalah. . 12 d.. 15 c.000 kali.14. 7 22 . ... maka jari-jari 7 3. Sebuah kawat dibentuk menjadi sebuah lingkaran. 14 d.cm. a. . Soal – soal pemahaman konsep. a.2.. .

. maka jarak yang ditempuh roda tersebut adalah . 66 cm c.N II.. Perbandingan antara keliling dengan diameter c.K = 2. maka rumus keliling lingkaran adalah. b. a.. 73 7 cm 7 cm 5.4.. 7 cm 7 cm 7 cm 7 . a. . 58 d. Jika suatu roda mempunyai diameter d . Hitunglah panjang kawat untuk membuat kerangka seperti bangun berikut ! a. 440 b. Perbandingan antara dua kali jari-jari dengan keliling d. Sebuah roda berputar sebanyak 500 kali  = 3.r 9. 55 cm d. 66 b.. Soal – soal penalaran dan komunikasi 1.m. maka jari-jari roda tersebut adalah. 47 c. 30 b.000 kali. cm a. Sebuah roda mempunyai diameter 14 cm dan berputar sebanyak 1.14 dan jarak yang ditempuh 471 m. a.d... jika jarak yang ditempu roda tersebut S .N d.. K = r  c.. 10.. Perbandingan anatara keliling dengan dua kali diameter. a. K = . Jika diketahui r adalah jari-jari suatu lingkaran. S = ½. 540 c. Tentukan panjang kawat yang diperlukan untuk membuat bangun tersebut ! a. 44 cm b... Nilai  didapat dari . a. 15 d. 880 d. 21 cm 7 cm 7 cm 7 cm 8. 20 c.cm.N c. 940 6. Perhatikan gambar di samping !. S = 2.dan berputar sebanyak N kali..r b. Perbandingan antara jari-jari dengah keliling b.d. maka rumus S adalah.N b.d.K =  r d. S = 4.d.. Keliling bangun datar di samping adalah. 10 7... S = .

Sebuah satelit dalam mengitari bumi memerlukan waktu 20 jam. Jarak yang ditempuh mobil tersebut! b.5 jam. Sebuah roda mobil dengan jari-jari 14 cm.Jika tersedia sebuag kawat dengan panjang 10 m .c. 7 cm 7 cm 7 cm 7 cm 2. Berapa kali putaran roda mobil tersebut harus berputar 3.000 kali selama 20 menit. Soal-soal penalaran dan komunikasi 1. Jarak yang ditempuh mobil b. maka tentukan : a. dan roda tersebut berputar sebanyak 2. akan dibentuk sebuah kerangka bangun seperti bangun berikut . maka hitunglah ketinggian satelit tersebut dari permukaan bumi! 8 . Jika mobil berjalan selama 0. mobil tersebut mempunyai kecepatan 72 km/jam.Jika jari-jari bumi 6400 km. Kecepatan mobil tersebut ! 2. dengan kecepatan 2015. Sebuah dengan diameter rodanya 20 cm.88 km/jam. maka berapa banyak kerangka yang dan dapat di buat dan sisa kawatnya ? 14 cm 14 cm III. maka hitunglah : a.

( 2  r )x r L O =  .4. Menemukan rumus luas lingkaran Untuk menemukan rumus luas lingkaran ada bebrapa cara. salah satunya dengan membagi lingkaran tersebut menjadi beberapa sektor kemudian disusun menjadi persegi panjang. r2 2 Jadi LO = r 9 . Luas lingkaran a. Perhatikan tabel berikut ! No Lingkaran (dengan jari-jari r) Persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran 1 O 2 O Apabila proses tersebut berlangsung sampai lingkaran tersebut dipotong menjadi sektorsektor yang tak tehingga.Kxr L O = ½. r O r ½K Sehingga L lingkaran ( L O ) = L persegi panjang LO =pxl LO = ½. maka akan terbentuk persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran dengan jari-jari r.

420 3.7  . 3.28.38. a. r 62..14.78.. Hitunglah Luas lingkaran yang mempunyai keliling = 62. L =  .. Hitunglah luas darah bidang datar berikut ! 22 )! 7 7 cm Jawab : 1. L = 1  .r2.. a. 157 c..d 2 2 c.untuk menenrapka rumus tersebut perahtikan contoh-contoh berikut! Contoh : 1.8 = 2. maka luas lingkaran tersebut adalah.  = 22/7 L =  .2) L = 57.cm2 a. K = 62. maka rumus luas lingkaran tersebut adalah.  = 22/7. 300 2. r = 7 cm. 102 = 3. L = 1  . Jika suatu lingkaran dengan diameter = d. Menghitung luas lingkaran Dari uraian sebelumnya diketahui bahwa Luas lingkaran = . .14) ! 3. r 62. maka luas lingkaran tersebut adalah. Hituglah luas lingkaran yang diketahui r = 7 cm (  = 2.  = 3. 308 d..r2 = 22/7..r r = 62.75cm2 I.. r = 7/2 cm L = ½ (  . 88 b. L = 1  .. R = 7 cm.8/6. Suatu lingkaran dengan dengan jari-jari 5 cm. r2 = 3. Keliling lingkaran dengan 44 cm.8 cm.8 = 6.5 b.14 .d 2 4 10 .28 = 10 cm L =  . Soal-soal pemahaman konsep 1.   L=½   7 7 2    L = ½ ( 154 .cm2.14 K = 2.72 = 154 cm2 2.d 2 b.d 2 3 d.5) L = ½ (115. 185 d.14 .. 154 c..8 cm (  = 3.. R2 .14 . 100 = 314 cm2 3.  = 3.b. r2) 7 cm  22 2 22  7  2  .

9 : 4 9. 2 : 3 b. 12. 20% c.5 d. Jika persegi tersebut mempunyai panjang rusuk 7 cm adalah.. Diketahui dua buah lingkaran dengan degan L 1 : L2 = 9 : 16.4. maka perbandingan r1 : r2 adalah.125` 8. maka panjang diameter lingkaran adalah. 16 c. Sebuah lingkaran dengan luas = 113. a. Soal-soal penalaran dan komunikasi 1. 22% 10. a. 118. 3 : 2 c.5 b.5 c. 41.5 b. Sebuah lingkaran dengan jari-jari r ...04 cm2.0 6.. maka hitunglah luas lingkaran tersebut ! 2.. Dua buah lingkaran dengan jar-jari = r cm. maka pertambahan luas lingkaran tersebut adalah..cm2. 120. 121. 55. 14 d. Luas daerah yang di arsir pada gambar di samping jika persegi tersebut mempunyai rusuk 10 cm adalah. a.5 d. Luas daerah yang diarsir pada gambar di 2 samping adalah. 9 : 16 II. 4 : 6 c. 2 : 3 b. maka. Luas daerah yang diarsir pada gambar di samping.5 7 cm 7 cm 7...cm. kemudian jari-jari lingkaran tersebut ditambah 10%. 10. cm a. 21.. maka jika lingkaran tersebut diperkecil 15%...125 d.. 115.125 b. 10% b. maka tentukan jari-jari lingkaran tersebut masing-masing ! 11 . 45. 21% d. Dua buah lingkaran diketahui K1 = L2 dan L1 = K2. 12 5.. Berapakah diameter lingkaran agar luas lingkaran tersebut 4 kali kelilingnya? 3.cm2. 6 : 9 d.125 c. = 3. 4 : 9 d. a.. 18 b. Jika dua buah lingkaran dengan r 1 : r2 = 2 : 3. a. 65. a.5 c. perbandingan luas lingkaran pertama dengan lingkaran ke dua adalah.14. 15.

000.Soal Pemecahan masalah Berikut ini adalah suatu hiasan pada kaca jendela.00 ! (Untuk soal b daerah yang akan dicat adalah daerah bertanda x ) 7 cm a. 7 cm 7 cm 7 cm 7 cm III. Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ! a b. Lingkaran singgung dalam Langkah-langkah melukis Lingkaran singgung dalam pada segitiga.1 memotong sisi AB dan AC. 1. Lingkaran singgung pada segitiga a. Soal. 7 cm x 7 cm x 7 cm 7 cm x x 7 cm 5. dan Gb. Buat busur lingkaran dengan pusat di A. maka berapa luas daerah yang akan di cat dan hitunglah biaya untuk membeli catnya jika setiap 2 cm nya Rp5. Buatlah Garis bagi sudut pada titik A. b. Gb.4. Jika daerah yang diarsir akan dicat.1 B A C 12 .

2. Buat busur lingkaran pada dengan pusat masing-masing perpotongan busur pada langkah pertama dengan jari-jari yang sama.2 B A C 3. Gb 3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk titik sudut B dan C. Gb. Buatlah lingkaran singgung dalam pada segitiga dengan pusat perpotongan ketiga garis bagi sudut tersebut.3 B A C Soal-soal Pemahaman konsep. 2.3 B A C 4. Gambarlah lingkaran singgung dalam pada segitiga-segitiga ini ! 1 C A B 13 . Gb. 4. Gb. Gb. Gb.

r = ½ .AB. Untuk menentukan panjang jari-jari lingkaran dinggung dalam pada suatu segitiga perhatikan uraian berikut ! L L L r = LOAB + LOBC + LOAC = ½. b = 13 cm dan c= 5 cm ! 2.(AB + BC + AC) = B M O L L r 1 ( AB  BC  AC ) 2 L = .r + ½. B C 3.r. Menentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam pada segitiga.BC. atau r = s . maka panjang jari-jari lingkaran singgung dalam pada segitiga tersebut ! 14 .Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam suatu segitiga ABC yang diketahui panjang sisi a = 12 cm. ½ (AB+BC+AC) = s A K C s( s  a)(s  b)(s  c) s Contoh : 1.AC. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm.r + ½ . A A C B b.2.

Gb.dengan memuat bususe lingkaran dengan pusat di A.2. 1 Gb. s = (10 +10 +10)/1 =15 r = r = 15. b = 13 cm. Kemudian tariklah titik potong antara busur lingkaran tersebut! Gb. Gb. Buatlah garis sumbu pada sisi AC. r = s( s  a)(s  b)(s  c) s 15(15  12)(15  13)(15  5) 15. a = 12 cm. 15 s( s  a)(s  b)(s  c) s 15(15  10)(15  10)(15  10) = 15 2.1 B A C 2.3. Untuk dapat melukis lingkaran singgung luar pada segitiga perhatikan langkah-langkah berikut ini ! 1. c = 5 cm.5.( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5) = 15 cm.5 15 r = 25 3 5 3 = cm. Buatlah juga dengan jari-jari yang sama dengan pusat di C.10 = = 15 15 30 =  2 cm.5. s = ½ .Jawab : 1.2.2 B A C 15 . 15 3 c. Lingkaran singgung luar pada segitiga.

Gb.5 B A C 16 . Lakukan berikutnya untuk membuat garis sumbu pda sisi BC. 4. Gb. 5 Gb. titik tersebut merupakan titik pusat dari lingkaran singgung luar segitiga ABC.4 B A C 5. 3 Gb. Lakukan langkah yang sama untuk membuat garis sumbu pada sisi AB. Gb. Ketiga garis umbu pada masing-masing sisi tersebut berpotongan pada satu titik.3 B A C 4.3. Gb.

. C B A B C A 3.(1) CE 1 2 L L ABC = xABxCE  CE = ... AED = DAC = 90o.. . sehingga E D ADC dan  BEC sebangun.. menghadap busur yang sama.. Darigambar di samping. karena sama-sama sudut keliling dan . Akibatnya : BC: DC = CE : AC  B BCxAC . DC = 2R 2 L 2 L AB ABxBCxAC ABxBCxAC axbxc axbxc 2R   R = atau R = 2 L 4 L 4 L 4 s( s  a)(s  b)(s  c) DC  17 .. terdapat ADE dan ABC yang besarnya sama.. A C B d. Lukislah lingkaran singgung luar pada segitiga-segitiga berikut ini ! 1 2. Menentukan panjang panjang jari-jari lingkaran singgung luar suatu segitiga...Soal-soal Pemahaman konsep.(2) 2 AB DC  Dari persamaan (1) dan (2).. maka diperoleh : O C A BCxAC ABxBCxAC  ..

Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm. b = 14 cm. b = 13 cm dan c= 5 cm ! 2. Hitunglah : a. c = 5 cm. s = ½ .Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung Luar suatu segitiga ABC yang diketahui panjang sisi a = 12 cm. r R 18 . Soal – soal Penalaran dan komunikasi 1. R= axbxc 4 s( s  a)(s  b)(s  c) 12 x13x5 R= 4 15(15  12)(15  13)(15  5) 12 x13x5 65 R=  cm 4 x84 28 2. dan c = 15 cm.Contoh Soal 1. maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran singgung dalam dan luar segitiga tersebut ! B A 2.( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5) = 15 cm. Gambar di samping  PQR sama sisi dengan panjang sisinya 10 cm. b = 13 cm. Dari gambar di samping. a = 12 cm. s = (10 +10 +10)/1 =15 R= = 12 x13x5 4 15 x3x 2 x10 axbxc 4 s( s  a)(s  b)(s  c) 10 x10 x10 4 10(15  10)(15  10)(15  10) R= = 10 x10 x10 4 10 x5 x5 x5 R= 10 x10 x10 4 x 25 3 = 10 3  10 3 cm 3 C I. Panjang R dan r b. Luas daerah yang diarsir. jika diketahui panjag sisi segitiga tersebut a = 13 cm. maka panjang jari-jari lingkaran singgung luar pada segitiga tersebut ! Jawab: 1.

3. maka hitunglah volume gift yang diperlukan dan voluma campuran semen . maka berapakah jarijari pipa tersebut ? 2. Supaya lebih kuat bagian dalamnya di lubagi berbentuk tabung. volume tiang / prisma = L alas x tinggi). Jika kedalam balok tersebut dimasukkan pipa dengan panjang yang sama dengan balok tersebut. 12 cm 9 cm 4. 19 . b. Dari gambar di samping hitunglah : a. 1. Dari gambar di samping hitunglah luas daerah yang diarsir! 10 cm 8 cm II. pasir dan batu ! ( Volume tabung = L alas x tinggi. kemudian di isi dengan campuran semen. Soal – soal soal pemecahan masalah. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 10 cm x 500 cm. jari-jari lingkaran singgung dalam. Gambar di samping adalah gambar sebuah tiang penyangga yang terbuat dari gift. dan tinggi tiang 4 m. luas daerah yang diarsir. Jika alas tiang tersebut sama sisi dengan panjang 15 cm. pasir dan batu.

Panjang busur. 80 0 A   BC x 80o= 12 x 60o   BC = 20 .  = 80o  AB =   AB =  360 0 x 2. dan  = 80o. 7cm   AB = 0 7 360 2 88   AB = x44cm = cm 9 9 2. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7 cm. o o AOB = 80 .6. dengan menggunkan perbandingan senilai. maka hitunglah panjang  AB ! Jawab : r = 7 cm.r A x 2. Dari gambar di samping jika diketahui  AB = 12 cm. a. Panjang busur (  ) Untuk mengetahui cara menghitung panjang busur suatu lingkaran perhatikan uraian berikut ! B Dari gambar di samping diketahui : o Sudut lingkaran dengan pusat O = 360 AOB = .r 360 0 80 0 22 x 2. maka hitunglah panjang  BC ! Jawab :  C  O  B   AB    BC  80 o 12cm  60 0  BC 60 o x12 = 9 cm.r atau  AB =   360 0 360 0 x. BOC = 60 . maka berlaku : O   360 0   AB K lingkaran   AB x 360o =  x Klingkaran   AB =   AB = A  360 0 xK lingkaran x 2. luas juring dan tembereng.D B O  Contoh: 1.

Sama halnya dengan panjang busur. maka kan B berlakut :  360 0  LjAOB . dan sudut pusat yang menghadap busur tersebut adalah 45o. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7 cm. lingkaran dengan besar sudut 360 o.  = 22/7. Luas juring.5 = r 14  r =  5.r  5.5 = x 2 r 8 7 11  5.5 = x2 r 0 0 7 360 360 1 22  5. untuk menentukan luas juring pun dapat menggunkan cara yang sama dengan menentukan panjang busur. D 2 4 360 0  Contoh : 1.3. Llingkaran = = O  A  Lj AOB x 360o =  x Llingkaran  Lj AOB  Lj AOB   360 0 360 0 xLlingkaran xr 2 atau Lj AOB = 1 x. maka hitunglah panjang Lj AOB ! Jawab : r = 7 cm. dan  = 80o. Suatu busur lingkaran panjangnya 5. LjAOB = Luas juring AOB.  = 80o Lj AOB  Lj AOB  Lj AOB  Lj AOB = B xr 2 360 0 80 0 22 2 x x7 = 360 0 7 2 = x154 9 308 2  34 cm 2 = 9 9  O  A 21 . Perhatikan uraian berikut ! Dari gambar di samping diketahui terdapat Sudut pusat yang besarnya = .5 cm.5 x14 =7 cm 11 b. maka hitunglah jari-jari lingkaran tersebut ! Jawab : 45 0 22  AB = x 2.

jika diketahui OA = 10 cm. maka hitunglah diameter lingkaran tersebut ! Jawab : Lj AOB = 45 0 1 1 x.25 =  D2  1 1 x. BOC = 60o.14. Dari gambar di samping hitunglah daerah yang diarsir.25cm2. maka :  AB  LjAOB  dan .25 = x. D 2  39.14 xD 2 8 4 39.25 x8 x 4 = = 400 3.  AB = 8 cm! Jawab : Pada rumus busur luas juring berlaku perbandingan senilai. AOB = 80o.14 xD 2 360 0 4 360 0 4  39. Juring suatu lingkaran mempunyai luas 39. 80 0 3. sehingga : 0 K lingkaran Llingkaran 360 360   AB LjAOB  AB LjAOB     0 K lingkaran Llingkaran K lingkaran Llingkaran 360 0    Lj AOB =  Lj AOB =  AB xLlingkaran K lingkaran  AB xr 2 2r  AB 1 xr = x  ABxr  Lj AOB = 2 2 1 2  Lj AOB = x8cmx10cm  40cm 2 22 . x3. Dari gambar di samping jika diketahui LjAOB = 18 cm2. dan sudut pusat pada juring tersebut adalah 45o.5 cm2.  = 3. x3.14 = D 400  20cm B O A 4. maka hitunglah panjang LjBOC ! Jawab : C  O  B  LjAOB 80 o 18cm 2     LjBOC 60 0 LjBOC  Lj BOC x 80o = 18 x 60o  LjBOC A = 60 o x18 = 13.2.

I. 1 x154  38. Jika pada lingkaran dengan pusat O terdapat dua titik A dan B pada keliling lingkaran .maka berlaku..5 – 24.  AB AOB  K lingkaran 360 0  AB AOB  K lingkaran 360 0  AB K lingkaran  d. langkah pertama yang kita lakukan adalah menhitung luas sektor atau juring AOB. maka hitunglah : a. 2. 3. terdapat dua titik A dan B pada keliling lingkaran tersebut sehingga AOB = 60o.. Soal-soal pemahaman konsep 1. a.  AB 360 o  AOB K lingkaran b.33 2. Luas juring AOB b.c. perhatikan gambar disamping ! Tembereng adalah daerah yang diarsir.LAOB  L tembereng = 38.5cm 2 4 L tembereng = LjAOB .cm.67 c. 2.5 =14 cm2. B O  A B Contoh: Dari gambar disamping diketahui.67 d... Luas tembereng ( daerah yang diarsir) O A Jawab : a. r = 7 cm.LAOB. AOB 360 0 c. L tembereng = Lj AOB . Sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari 7 cm. 7. AOB siku-siku. 23 . Sehingga untuk mementukan luas tembereng.33 b.5 – ½ x7x7  L tembereng = 38. a. kemudian dikurangi luas segitiga AOB. maka panjang AB adalah. Luas tembereng Tembreng merupakan bagian dari sektor atau juring. Lj AOB  Lj AOB =  0 360 90 0 22 2 x x7 = 360 0 7 = xr 2  Lj AOB b..

. Dari gambar di samping . 25 b. 21 o O 50 B 3. 20. Dari gambar di samping. 9 c. a. 10 b. LjAOB   360 0 Llingkaran O  B b.6 c.14.14) a. a.25 d.cm2.cm.85 O  A 8. 30 C 60o 15 cm B O A 5.. maka LjAOB adalah. 22 c. Dari gambar di samping.. Dari gambar di samping diketahui LjBOC= 12 cm2. a.... panjang diameter lingkaran tersebut adalah.cm2.3. 21. 12. Llingkaran Llingkaran  A B 7. jika titik A.cm. AOB = 50o. 10 c. 19.  LjAOB  360 0 LjAOB 360 0  d. a. r = 10 cm dan  = 3.5 d. 18 d....63 b. 18 b. Dari gambar di samping jika diketahui  = 45o. maka BC =. a. panjang AB adalah. Sebuah AB panjangnya 16 cm.925 cm A 6. 8 C 600 0 O 40 B A 24 . 7.. 78. maka LjAOB adalah..cm. 25.( =3.B dan C berada pada keliling suatu lingkaran yang sama.BOC = 80o.6 4. 14 d.0 b.  LjAOB  Llingkaran 360 0 c. maka berlaku hibungan.. 20 d.50 c.. 39.

26 d.253) b.33 . Dari gambar di samping jika diketahui r = 10 cm. 100 b. B a. 20. (52. Luas juring disamping adalah. .. 80 d. maka besar sudut  9 adalah. 7 2 dan LjAOB = 119 cm . (55.14) a...maka luas daerah yang di arsir (tembereng) adalah. jika diketahui r = 10 cm. 11. LjAOB K   AB L LjAOB  AB b.... Jika diameter kolam tersebut 8 m. 14 10 cm O B 4 cm A 13.  K L a.5 d. Dari gambar di samping. 28. 50 c.33 .29 O B 14. 57.2 O A 12.o. Hubungan berikut yang benar adalah. 18.9..14) a.m2.0 c.. a. 337. 90 c. 423. (65. Dari gambar di samping .33 .cm2.cm2.  L K c. 70 B O  A 10. a. ( = 3. maka luas daerah yang diarsir adalah.cm2. Dari gambar di samping adalah gambar sebuah kolam renang jika daerah persegi merupakan daerah yang 1 meter lebih dalam dari bagian yang lain .. maka luas daerah yang dangkal adalah. 168.253) c..255) d..92 b.96 c. 20 b. dan segitiga AOB sama sisi. jika diketahui r = 14 cm. LjAOB    AB 360 LjAOB  AB d.5 b.255) O A 25 .33 . ( = 3. (52. 40 d. 286...

Tentukan luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ini ! a. 7 cm 7 cm 7 cm 2. Soal – Soal Penalaran dan komunikasi 1. b 10 cm 7 cm 10 cm c. Dari gambar di samping ! Buktikan bahwa luas daerah x sama dengan Luas daerah y ! 7 cm x y 7 cm 26 .II.

Sudut keliling adalah sudut yang terbentuk dari dua buah tali busur yang berpotongan pada keliling lingkaran. Dari keterangan gambar tersebut berapakah luas areal yang dapat disirami ? 2. Perhatikan gambar di samping  adalah salah satu contoh dari sudut pusat. Sudut pusat. Pada gambar disamping  adalah salah satu contoh sudut keliling pada lingkaran. 1. C B  O A 27 . Sudut pusat dan Sudut keliling. a. B O  A b. Jika tekanan airnya dikurangi dan luas areal yang disirami menjadi setengah dari luas pada no. Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk dari dua buah jari-jari pada suatu lingkaran. Sudut keliling. Seorang ahli desain pertamanan membuat sketsa taman seperti gambar di samping dan perencanaan pengairannya. Soal pemecahan masalah. maka berapakah panjang jari-jarinya? 7.III. 1.

Hubungan sudut pusat dan sudut keliling. jadi COA = 2CBA.c. C B A o O 76 28 . COA = COD + AOD COD = 2x + 2y = 2 (x +y). x Demikian pula BAO = ABD = y. COD = 2x ( karena sudut luar  DCO) AOD = 2y ( karena sudut luar  DOA). Tentukan besar  pada gambar di samping ! Jawab : Besar refleks COA = 360o – 76o = 284o Jadi  = ½ . Contoh: 1. 80o   = 40o  =  = 40o ( karena mengahadap pada busur yang sama yaitu AD). ( menghadap busur yang sama yaitu busur besar CA). = 142o. 284o . D B x O y y A Sudut pusat = 2 x sudut keliling yang menghadap pada busur yang sama. Cara langsung :  = ½ . D C   o O 80 B A 2. Untuk mengetahui hubungan sudut pusat dan sudut keliling perhatikan uraian berikut! Perhatikan gambar disamping! C Dari gambar disamping CBD = BCO = x ( karena  BCO sama kaki). COB = ½. Tentukan besar  dan  pada gambar di samping ! Jawab :  = ½ DOA   = ½. (360 – 76)o = 142o.

25o = 130o. Dari hasil tersebut dapat ditarik hubungan antara dua  da . Sudut yang terbentuk di dalam lingkaaran dari perpotongan dua tali busur. maka:  = ABD + CDB   = ½ AOD + ½ COB   = ½ (AOD + COB) B D Contoh: Drai gambar si samping jika diketahui AOD = 120o. perhatikan uraian  berikut ! E AOD sudut pusat dengan sudut kelilingnya ABD. C Untuk menentukan besar sudut . (360 –130)o = 115o. COB = 80o. 180o  = 90o Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwah setiap sudut keliling yang mengahadap diameter lingkaran besarnya 90o atau siku-siku. maka hitunglah  ! Jawab :  = ½ (AOD + COB)   = ½ (120o + 80o) o   = 100 . AOB  = ½ .3. ( sudut yang saling berhadapan dalam segiempat tali busur jumlahnya 180o) 4.Sehingga pada segitia BDE . sebagai berikut :  +  = 180o. 130o = 65o. Dari gambar di samping tentukan besar  dan  ! Jawab : OAC = OCA = 25o ( karena OCA sama kaki) COA = 180o – 2.  = ½ . C B  E O A D 29 . O COB sudut pusat dengan sudut kelilingnya A CDB. adalah sudut luar segitiga. Dari gambar di samping sudut  adalah sudut yang terbentuk dari perpotongan talibusur AB dab CD. COA = ½.  = ½. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut  ! Jawab : AOB = 180o ( garis lurus/diameter)  = ½ . C D   B 25 o O A C  B O A d.

maka hitunglah besar  ! Jawab :  = ½ ( AOB –  DOC)   = ½ (100o – 40o )   = 30o. T  C f. COD sudut pusat D dengan sudut kelilingnya CBD. Dari gambar di sampik dapat ditarik hubungan sebagi berikut : AT x DT = BT x CT T D A O B C c. Sehingga berlaku : ADB = DBC +  B   =  ADB .e. Bila diperhatikan segitiga BDT. Dari gambar di samping diketahui AOB sudut pusat dengan sudut kelilinya ADB. Panjang tali busur pada lingkaran (Pengayaan) a. adalah sudut yang terbentuk dari perpanjangan tali busur AD dan A O BC. DOC=40o. maka sudut ADB C adalah sudut luar dari segitiga BDT. DBC   = ½  AOB – ½  DOC   = ½ ( AOB –  DOC) Contoh : Perhatikan gambar di samping! Jika diketahui AOB = 100o. Dari gambar di samping dapat ditarik hubungan sebagai berikut : AE x EB = DE x EC. Dari gambar di samping dapat di tarik hubungan sebagai berikut : AB x CD = AD x CD + AC x BD C E O B A D 30 . B E O A D b. Sudut yang terbetuk di luar lingkaran dari perpanjangan dua tali busur lingkaran.

Dari gambar di samping hitung besar sudut ADC dan AOC ! 5. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut ABC ! B A O o 100 C B 2. Dari gambar di samping jika diketahui besar sudut OCA = 20o. maka hitunglah besar sudut ABD dan sudut AOD ! C 50o O A D 4. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut AOC ! 55o O A B C 3. Dari gambar di samping hitung besar sudut ABC dan sudut AOC ! B O A 110 D B C o 6. Dari gambar di samping dikatahui sudut ACD = 50 o. maka hitunglah besar sudut AOC. 1. Soal – soal pemahaman konsep.I. sudut ABC dan sudut ADC ! O A D C 31 .

x. f. T 50 O  B o 40o 110o O  A 100o D 80o C   e. b. T O B D 40o C  A c. b. Hitunglah panjang ED ! b. c. Dari gambar berikut diketahui: AD = 10 cm..7. DT = 12 cm. i. Dari gambar-gambar berikut tentukan besar sudut ..dan y! a. T A o 50o O  B g. A x 110o D C 30o o  O  70 x o y 8. Tentukan panjang ruas garis-ruas garis pada gambar berikut ! a. maka hitunglah panjang C 6cm 8 cm B BC an ET ! T A E 10 cmO D D A O B C 32 . dan 8 cm. T D  O y o D o C 30o A 110 o x 25o  o C B B y O 85o C B 75 O x A o 100 y D o h. 120o O  80o 50o O  45 o  110o O 70o d.

BD = 8 cm. Dari gambar di samping diketahui BC = 12 cm. Maka buktikan bahwa : A Besar  AC =  DC +  DE ! C   E   D  B T 2. Dari gambar di samping diketahui dua buah lingkaran tersebut mempunyai jari – jari yang sama. dan DC = 18 cm. maka hitunglah panjang AB ! C E O B A D II. DE = 5 cm. BC = 10 cm. maka hitung panjang AC ! B D O A C E 33 . Soal-soal penalaran dan komunikasi 1.c. D = 30o. Dari gambar di samping buktikan bahwa : DFC = DC + DTC ! D A O F B C 3.AC = 7 cm. Dari gambar berikut diketahui AD = 12 cm.

PETA KONSEP GARIS SINGGUNG PADA LINGKARAN KEDUDUKAN GARIS TERHADAP LINGKARAN GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DUA LINGKARAN MEMOTONG MENYINGGUNG TIDAK MEMOTONG DAN TIDAK MENYINGGUNG GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DALAM TITIK SINGGUNG PADA LINGKARAN TITIK SINGGUNG DI LUAR LINGKARAN 34 .

1 Gb. Jika terdapat sebuah titik pada lingkaran maka akan dapat tepat satu buah garis singgung yang melalui titik tersebut. Sedangkan suatu garis dikatakan memotong  lingkaran jika antara garis dan lingkaran R tersebut memiliki 2 titik pesekutuan. . Perahatikan beberapa contoh kedudukan garis terhadap suatu lingkaran. Perhatikan gambar di samping ! a  Q c b O P l Cara melukis garis singgung dengan titik singgung pada lingkaran. Dari gambar di samping dapat dilihat bahwah garis a tidak memotong atau menginyinggung lingkarn. maka garis dikatakan O menyinggung lingkaran jika anata garis dan lingkaran tersebut memiliki satu titik persekutuan. Mengenal garis singgung persekutuan luar dan dalam pada dua lingkaran. 1. Garis singunggung pada lingaran melalui sebuah titik pada lingkaran. Kedudukan garis terhadap lingkaran.2 35 .BAB II GARIS SINGGUNG PADA LINGKARAN Tujuan pembelajaran : a. O  P  O  P  Gb. 2.  Garis b menginggung lingkaran dan garis c P memotong lingkaran. Menentukan sifat-sifat garis singgung dan garis yang melalui titik pusat. Dengan demikian. b.

Gb.kedua busur tersebut harus berjari-jari sama . Dari sebuah titik yang terdapat di luar lingkaran akan dapat dibuat dua buah garis yang menyinggung linfgkaran tersebut. Buatlah busur lingkaran dengan pusat masing-masing perpotongan antara lingkaran dengan garis yang melalui titik O dan P.3  P  l Langkah : 1. 3. Garis singgung pada lingkaran yang melalui titik diluar lingkaran. O P O P 36 . Gb 3. maka garis yang terbentuk (garis l ).1 2. Perhatikan gambar di samping ! O P a.O Gb. Tariklah garis melalui perpotongan-perpotongan titik busur lingkaran yang terbentuk pada langkah ke-2.. Buatlah garis yang menghubungkan titik pusat denga titik p. Cara melukis garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran. Gb 2 3. kemudian buatlah lingkaran dengan pusat titik P.

Buatlah busur lingkaran dengan pusat O dan P dengan jari-jari yang sama.Gb4.4.1 2. A O  P O P Gb.Gb. Buatlah garis yang melalui titik O dan P. Gb 6.2 O  P O  P Gb. Buatlah lingkaran dengan pusat perpotongan antara garis OP dan garis yang tadi dibuat pada langkah ke-3. 5. Gb.5 Gb. Buatlah garis singgung yang melalui perpotongan lingkaran pada langkah ke-4 dengan lingkaran O ke titik P. Gb5. Garis yang melalui titik AP dan BP adalah garis singgung yang kita cari. Gb3. 6. Tariklah garis yang menghubungkan dua titik perpotongan kedua busur lingkaran pada langkah ke-2. 37 . 4. Gb 2 3.6 B Langkah-langkah: 1. 1 Gb. Tariklah masing-masing jari pada masing-masing titik singgungnya.3 Gb.

Soal-soal Pemahaman konsep Lukislah garis singgung-garis singgung pada lingkaran yang melalui titik-titik berikut ! 1. O P O P 5. O P P O 3 4. P O 38 . 2..

AB Jawab : a.b.Diketahui sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 6 cm. karena pada gambar tersebut terbentuk dua segitiga siku-siku yaitu  AOP dan BOP. OP = 10 cm Panjang garis singggung = = OP 2  r 2 10 2  6 2 = 64  8cm 2. c. AB = salah satu diagonal layang-layang OAPB. Menghitung panjang garis singgung yang dibentuk dari titik di luar lingkaran. A maka dapat dibuat persamaan yang menggunakan dalil Pythagoras. OP = 5 cm. Luas OAPB c. AP = = A O D P OP 2  r 2 B 5 2  32 = 16  4cm. Luas OAPB = 12 cm2 5x AB AB OPxAB 2 5xAB = 2 = 2 x 12 = 24/5 = 4. 3 x 4 ) = 2 x 6 cm = 12 cm2. Maka hitunglah panjang garis singgung yang terbentuk ! Jawab : r = 6 cm. Perhatikan gambar di samping ! Dari gambar tersebut. 39 . Sehingga dapat ditarik hubungan: O AP = AP = P OP  OA 2 2 OP 2  r 2 B Contoh soal : 1. AP b. Dari gambar di samping jika diketahui OA = 3 cm. Luas OAPB = 2x LOAP (karena layang-layang OAPB terbentuk dari OAP dan OBP) = 2x (1/2 . maka hitunglah : a. dari titik P yang berjarak 10cm dari pusat lingkaran tersebut ditarik garis sinngung terhadap lingkaran tersebut.8 cm. b.

4 A O D B C 4. 6. 8 d. Drai gambar di samping jika diketaui panjang OA = 6 cm dan OB = 10 cm. 1. 50 A O B C 3. Sebuah titik berada pada jarak 10 cm dari pusat suatu lingkaran dengan jari-jari 6 cm. Soal Pemahaman konsep. 5.cm a.6 c.cm2 a. maka luas layang-layang OABC adalah. maka panjang garis singgung lingkaran yang melalui titik tersebut adalah. Dari gambar di saping jika diketahui panjang AP= 9 cm dan OC = 7 cm. 65 c.cm. 6.4 d. maka panjang BC adalah. 20 A O D B C 40 . 48 c. dan panjang AB = 20 cm..72 d. 5 2..50 b. 4..... 9. 2.. 10 b.75 A B P D C O 5. 9. 9 c...I.cm a.00 c.. a. Drai gambar di samping jika diketahui luas layang-layang OABC = 150 cm2. cm. maka panjang Ac adalah. 60 d. Dari gambar di samping diketahui OA= 5 cm dan OB = 13 cm. 55 b. 25 d.8 b. 9... maka panjang AC adalah. 24 b. a.

. a. Dari gambar di samping luas daerah yang diarsir adalah.. 2OP = r 8. maka perssamaan berikut yang benar adalah.. Dari gambar di samping jika jari-jari lingkaran = r . maka syarat berikut yang harus berlaku agar terdapat minimal satu garis yang melewati titik P dan menyinggung lingkaran O adalah. Jika terdapat lingkaran yang berpusat di O dan berjari-jari r.. L  2.. 49 5  103 3 c.. 16 b. AB 2  OP 2  r 2 b.cm2.AC b. 45 3  102 1 3 1 d. Soal penalaran dan komunikasi. jika terdapat titik P . L  2 a.cm. OP  r c. L c. 1.r. Jika panjang garis singgung yang melalui titik P pada lingkaran O adalah 12 cm . maka luas hitunglah luas daerah yang diarsir ! O B C 41 . maka luas OABC adalah. 45 5  103 7 cm  14 cm 30o 7.. r. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 5 cm.. Dari gambar di samping buktikan bahwa : AD + BC = AB + DC ! D R P A A  Q C R B 2. a. 13 II. sehingga terbentuk garis yang melalui titik P dan menyinggung lingkaran O. a.. 16 c.. dan sebuah titik P di liuar lingkaran. AB L  r. 14 d. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari r. d. AB O D B C 10. AB 2  r 2  OP 2 d. AB  OP  r A 9. OP < r b. OP  r d. dan panjang OP = 13 cm. garis tersebut AP. terdapat titik P di luar lingkaran..maka panjang OP adalah.. 49 3  102 3 a.. Dari gambar di sampin jika diketahui panjang jarijari lingkaran = 5 cm. AB 2  OP 2  r 2 c.AB 2 r. 1 3 2 b.6.

Jelaskan kapan kita dapat melukis garis yang menyinggung lingkaran O dan melalui titik P ! ( gunakan gambar untuk menjelaskan jawabanmu! ) 42 . B dan  C ! C 65o 45o A B 4. Dari gambar di samping hitunglah besar A . Jika terdapat sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari r.dan terdapat titik P.3.

Kemudian tarik lah garis yang menghubungkan titi-titik ada perpotongan dua busur tersebut. Tariklah garis yang menghubungkan dau titik pusat lingkaran A dab B. seperti gambar 2 (Gb. Langkah-langakah: 1. Lukislah busur lingkaran dengan pusat di A dan B dengan jari-jari lebih panjang dari setengah AB. Gb. 2. 1 Gb.4. Garis singgung persekutuan dalam. dan sebenarnya masih banyak contoh-contoh yang lain. Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran ada dua jenis yaitu: 1. Melukis garis singgung persekutuan dalam. Kemudian buat lah lingkaran dengan pusat di A dengan panjang jari-jari merupakan penjumlahan dari dua jari-jari lingkaran tersebut ( R+r). ban pengerak pada mesin dan ada beberapa bagian dari mesin mobil yang menggunakan prinsip garis singgung persekutuan luar antara duda lingkaran. Garis singgung persekutuan luar. seperti gambar 1 (Gb. Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran.Sebagai contoh rantai pada sepeda. A  R B 43 . A B 2. A. 1).2 Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai penggunaan dari garis singgung persekutuan antara dua lingkaran. 2).

Tariklah garis yang mengubungkan titik X dengan B. Kemudian buatlah garis yang sama dan sejajar dengan XB dan melalui titik P sehingga menyinggung lingkaran B dititik Q. Melukis garis singgung persekutuan luar. Lukislah lingkaran dengan pusat titik R. Kemudian buatlah lingkaran dengan pusat di A dengan panjang jari-jari hasil pengurangan jari-jari lingkaran A dan B ( R – r). Tandailah perptongan garis AX dengan lingkaran A dengan titik P P X A  R B 44 . Dengan panjang jari-jarinya sama dengan setengah dari panjang AB. Hubungkan dua titik pusat A dan B pada kedua lingkaran tersebut. 1. Dengan panjang jari-jarinya sama dengan setengah dari panjang AB. Kemudian tariklah garis AX. 2. Maka PQ adalah garis singgung persekutuan dalam lingkaran A dan B. A B A  R B 3. Lukislah lingkaran dengan pusat titik R. x P A  R Q B B. Kemudian tariklah garis AX.x 3. P A  R B 4. Kemudian tariklah garis yang menghubungkan titi-titik ada perpotongan dua busur tersebut. Tandailah perptongan garis AX dengan lingkaran A dengan titik P. Lukislah busur lingkaran dengan pusat di A dan B dengan jari-jari lebih panjang dari setengah AB.

2. P X A  R Q B Soal-soal Pemahaman konsep Lukislah garis singgung persekutuan dalam dari dua lingkaran berikut ! 1.4. Maka PQ adalah garis singgung persekutuan dalam lingkaran A dan B. 2. Tariklah garis yang mengubungkan titik X dengan B. A B A B Lukislah garis singgung persekutuan luar dari dua lingkaran berikut ! 1. Kemudian buatlah garis yang sama dan sejajar dengan XB dan melalui titik P sehingga menyinggung lingkaran B dititik Q. A B A B 45 .

berapakah jarak kedua pusatnya ? Jawab : R = 8 cm. maka hitunglah panjang garis singgung persekutuan dalamnya ! Jawab: AB = 10 cm. r = 2 cm. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B. Garis singgung persekutuan dalam ( gd )  AB 2  ( R  r )2  102  (4  2)2  100  (6)2  100  36  64  8cm 2. jika jarak kedua pusatnya 10 cm. gd = 9 cm gd 9   AB 2  ( R  r )2 AB 2  (8  4)2 92  AB 2  122 AB 2  92  122 AB  81  144  15 cm. Garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran. Panjang XB = PQ. Garis singgung persekutuan luar. 2. Segitiga ABX adalah segitiga siku-siku dan sikusiku di X. Maka berlaku: P X A Q B AB 2  XB 2  AX 2 XB 2  AB 2  AX 2 XB  AB 2  ( R  r )2 . Duabuah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 8 cm dan 4 cm. Panjang XB = PQ ( garis singgung P persekutuan dalam). 1. R = 4 cm. masing-masing berjari-jari 4 cm dan 2 cm. R AB  XB  AX XB 2  AB 2  AX 2 XB  AB 2  ( R  r )2 . x Perhatikan segitiga ABX adalah segitiga sikusiku di X. Sehingga berlaku . 1. Perhatikan gambar di Samping !. Contoh soal. jika diketahui panjang garis singgung prsekutuan dalamnya 9 cm. r = 4 cm.C. Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran. 2 2 2 A Q B r jadi panjang PQ  AB 2  ( R  r )2 . jadi panjang PQ ( gl )  Contoh: AB 2  ( R  r )2 46 .

.. 5 cm 2. 6 d. AB = 20 cm. salah satu jari-jari lingkaran tersebut 11 cm. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B dengan jari-jari masing-masig 16 cm dan 4 cm. dan gl = 12 cm gl 12 122  AB 2  ( R  r )2  152  (11  r )2  152  (11  r )2 (11  r )2  225  144 (11  r )  81 =9 = 9 -11 = -2 r = 2 cm 11.. jika panjang masing-masing jarijarinya 18 cm dan 3 cm.. Jika jarak kedua pusatnya 10 cm. 24 cm b... Jika panjang garis singgung persekutuan dalamnya 8 cm.... maka hitunlah panjang garis singgung persekutuan luar (gl) kedua lingkaan tersebut ! Jawab: R = 16 cm. a. Jika jarak kedua pusatnya 20 cm.r -r I. 8 cm b. AB = 15 cm. 10 b. Salah satu jari-jari lingkaran tersebut adalah 4 cm. 24 cm b. 10 cm 3. 18 cm d. Soal-soal pemahaman konsep. jika panjang garis singung persekutuan dalan dua lingkaran tersebut maka jarak kedua pusatnya adalah. 16 cm 4. a. 6 cm d.. 20 cm c.cm. a. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 25 cm . Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 15 cm. 7 cm c. Maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran yang lain ! Jawab : R = 11 cm.. a. lingkaran dngan pusat Q dengan jari-jari 4 cm. Dua buah lingkaran jarak kedua pusatnya 10 cm. maka panjang garis singgung persekutuan dalamnya adalah. Lingkaran dengan pusat O berjari-jari 8 cm. dan panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaan tersebut 12 cm. 2 47 .1. gl gl gl gl  AB 2  ( R  r )2  202  (16  4)2  400  (12)2  400  144  16cm 2. 20 cm c. 1. r = 4 cm. Dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari 6 cm dan 2 cm. maka panjang garis singung persekutuan luar dua lingkaran tersebjut adalah.. 8 c. maka pajang jari-jari lingkaran yang lain adalah. 12 cm d.

Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 20 cm. Tentukan syarat jarak kedua pusat lingkaran tersebut agar kedua lingkaran tersebut : a. DC b. Jika panjang jari-jari lingkaran yang kecil 4 cm.. panjang garis singgung persekutuan luarnya 16 cm. 45 b..cm. w2  z 2  ( x 2  y 2 ) 2 2 2 2 b. maka hitunglah luas daerah yang di arsir ! A B O P .... 7 1 7 6.cm. jika panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah w maka dapat dinyatakan sebagai. 4 :1 c. mempunyai garis singgung persekutuan dalam 3. 6 :1 9.. 17 6 7 c. Dikatahui dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 16 cm dan 6 cm. 35 d. w  z  ( x  y ) a. DE c.. w  z  ( x  y ) a. mempunyai garis singgung persekutuan luar b.. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y).cm. 40 c.jika jarak kedua pusatnya z. Maka panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut adalah. a.... maka hitunglah : a. a. Dari gambar di samping jika diketahui DA = 12 cm. PO = 8 cm... BE D C A B E 2. 5 :1 d. 14 d. jarak kedua pusatnya 37 cm. Diketahui dua buah lingkaran dengan jari-jai masing-masing 20 cm dan 8 cm. w2  z 2  ( x  y)2 2 2 2 d.5. II. maka jarak kedua pusat dua lingkaran tersebut adalah. 15 8.. 30 7. w2  z 2  ( x  y)2 2 2 2 d.. jika panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut adalah w maka dapat dinyatakan sebagai. w  z  ( x  y) c. 10 b. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y).cm. 26 6 7 b. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B berjari-jari R. r ( R > r). 10. BC = 5 cm dan AB = 25 cm. Jika garis singgng persekutuan luar dua lingkaran tersebut diperpanjang sehinggan memotong di x dengan perpanjang OP. 10 6 7 d. w2  z 2  ( x 2  y 2 ) 2 2 2 2 b. maka perpandingan jari-jari lingkaran besar dan kecil adalah. a.. Dari gambar di samping jika diketahui OB = 2 cm. Jika panjang garis singgung persekutuan luar adanata kedua lingkaran tersebut adalah 12 cm. 48 . Jarak kedua pusat lingkaran tersebut 24 cm.. Soal-soal penalaran dan komunikasi 1. w  z  ( x  y) c. maka panjan OX adalah .. Diketahui lingkaran dengan pusat O berjari-jari 5 cm dan dengan pusat P jari-jarinya 2 cm.. 13 c.. 2 : 1 b.jika jarak kedua pusatnya z. a.

Dari gambar di samping jika diketahui panjang jarijari lingkaran A = 9 cm. DC b. AB 2  ( R  r )2 0 0 360 360  49 .2r  2.2 Panjang seluruh rantai yang digunakan untuk menghubungkan kedua roda tersebut adalah panjang sabuk luar (Gb. dan lingkaran B = 4 cm. Gb. Panjang sabuk lilitan luar dan dalam antar dua linkaran.2R  . maka hitung panjang jari-jari lingkaran C ! ( boleh menggunakan Kalkulator) A  C B D. Dari gambar di samping hitung panjang: a.2) 1.4. 1) dan panjang sabuk dalam (Gb. C 20 cm 15 cm D B 25 cm A 5. Menghitung panjang sabuk luar. Jari-jari masing-masing lingkaran.1 Gb. Dari gambar di samping maka dapat untuk menghitung panjang sabuk lilitan luar adalah ( SL) : P R  A Q r o  B 360 - 3600   SL  .

AB = 14 cm.48 = 53. 142  (5  2)2  SD  0 360 7  SD = 29.14. Jawab :  = 360o-2x60o =240o R = 7 cm. AB 2  ( R  r )2 Contoh : Hitunglah panjang sabuk lilitan dalam pada gambar di samping ! P 5 cm o A  60 B 2 cm Q 14 cm Jawab : R = 5 cm. AB 2  ( R  r )2 50 . AB 2  ( R  r )2  SD   360 0 . r = 2 cm.2  2.84 cm.2 R  r   2.2 R  r   2. r = 2 cm P 7 cm o A 60 Q 2 cm B 10 cm 3600   SL  .33 + 24.2 . Menghitung panjang sabuk lilitan dalam.19  2. 102  (7  2)2 3600 7 3600  SL  29.2R   3600 .81cm SD   0 .2r  2.2r  2. 75 = 50. maka panjang sabuk liltan dalam (SD) dapat dihitung sebagai berikut :  P R A  Q B r SD   360 0 .  = 360o-2x60o =240o 360 240o 22 . AB2  ( R  r ) 2 0 0 360 360 2400 22 3600  2400 .2 5  2  2.7  .2R  .2. Dari gambar di samping.33  4.Contoh : Perhatikan gambar di samping ! Hitunglah panjang sabuk lilitan yang diperlukan oleh gambar di samping.  SL  2.3.

Jika terdapat sepuluh pipa seperti gambar berikut. 20 cm 4 cm 10 cm 4 cm 10 cm 10 cm 4 cm II. 1. b. Jika diameter figora tersebut 20 cm dan sudut POA = 30 o. 51 . d. Soal-soal pemahaman konsep. P 8 cm o A  60 B 2 cm Q 4. Terdapat 6 buah pipa dengan diameter yang sama. maka panjang tali yang digunakan untuk menggantung figora tersebut! P A O 3. D 12cm 0 85 C 5cm 25cm A B E 3. Soal-soal pemecahan masalah. Bagaimanakah cara mengikat 6 pipa tersebut menjadi satu dengan menggunakan tali yang seminim mungkin ? Jelaskan dengan menggunakan gambar ! 2. jika diameter pipa sama? Jelaskan dengan menghitung masing-masing panjang tali pada gambar berikut ! a. Maka cara mengikat yan manakah yang memerlukan tali yang paling sedikit. c. 8 cm o A 60 15 cm Q 3 cm B 2. Gambar di samping adalah sebuah figora berbentuk lingkaran.I. Hitunglah panjang sabuk dalam dan luar pada gambar berikut ! (boleh menggunakan kalkulator) P 1.

PETA KONSEP BANGUN RUNAG SISI DATAR (BRSD) UNSUR-UNSUR BRSD JARING-JARING BRSD LAS PERMUKAAN VOLUME 52 .

b. Memiliki 4 diagonal ruang 6. maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ! 1. Coba kamu ingat bangun ruang sisi datar apa saja yang pernah kamu pelajari ?. balok. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! H E D F G C A B 53 .EFGH di atas. Unsur-unsur bangun ruang sisi datar Bila kita perhatikan Bangun ruang sisi datar adalah suatu topik pelajaran yang pernah kita pelajari di sekolah dasar (SD). prisma dan limas 1. Memiliki 12 diagonal sisi H 5. prisma dan limas e. Sebutkan semua titik sudutnya ! 3. 4 rusuk lebar dan 4 rusuk tinggi. Menemukan luas pemukan kubus . Unsur-unsur Balok dan kubus H Dari gambar di samping maka dapat kita ketahui unsur balok adalah: E 1. Karena ukuran panjang lebar dan tingginya tidak sama. balok.Bila kita sekarang berada di dalam suatu model bangun ruang. Menentujan luas permukaan kubus. Memiliki 12 rusuk yang terdiri dari 4 rusuk panjang. Menyebutkan unsur-unsur kubus. primas dan limas c. Memiliki 4 titik sudut 3. kirakira bangun ruang apa yang sedang kita amati ?Mengapa demikian ? Coba perhatikan baik-baik unsur-unsur apa sajakah yang dimiliki oleh ruangan kelasmu tersebut ! Bila kita perhatikan bangun ruang yang menyerupai kelas kita adalah balok. 2. Memilki 6 bidang diagonal E G F C B G F C D A B Berdasarkan gambar balok ABCD. balok. Membuat jaring-jaring kubus. Menemukan rumus volume kubus. balok. Sebutkan semua sisinya ! 4. Memilki 6 sisi ( dinding ) A 4. prisma dan limas f. prisma dan limas. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut ! 2. prisma dan limas d.balok. balok. Menentukan volume kubus.BAB III BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD) Tujuan pembelajaran : a.

Berdasarkan model kubus PQRS.TUVW tersebut. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar ! 11. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! B G F C H E D F G E H F D H G E D C B A H G E D C C A B B F B G C A H E D C A B A F B G E D A H F 7. maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut : 1. PQRS.TUVW ! W T U V R P W T S P Q 54 U R Q V . Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus ! 12. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan ! 9. Jelaskan ! Untuk berikutnya perhatikan gambar di samping !. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! H E D F G C A 6. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan ! 10.TUVW adalah sebuah kubus. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar ! 8. Sebutkan semua unsur-unsur dari kubus PQRS.5. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan ?.

Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! W V U S R Q T P 6. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar ! 12.2. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan ?. V U R Q V U R Q P T T W U S P W U S Q V T R Q V T R P W U S P W U S Q V R Q V R 8. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! W T S P W T S P . Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan ! 11. Jelaskan ! 55 . Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut ! 3. Sebutkan semua sisinya ! 5. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus ! 13. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! W U S V T R Q P 7. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar ! 9. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan ! 10. Sebutkan semua titik sudutnya ! 4.

Satu diantara dua kotak tersebut di lepas menjadi-jaringnya 4. kemudian satu buah kotak yang utuh ditempelkan pada kertas karon dan sebelanya jaringjarinya dan sebelahnya gambar jaring-jarinya dengan ukuran yang sama dengan aslinya. Perhatikan jaring-jaring balok berikut dan cara memotongnya menjadi jaring-jaring balok ! H E D F G E E H F G F C A B A Arah guntingan D A C B B E F 56 . Jaring-jaring Balok dan kubus Contoh jaring-jaring Balok Dari gambar di atas adalah suatu gambar dari bentuk balok sebuah kotak roti kemudian kita lepas bagian-bagian sehingga menjadi jaring-jaringnya.2. Carilah dua buah kotak tempat makanan atau roti yang ukuran dan jenisnya sama. Tugas kelompok : 1. 3. 2. Ukurlah panjang rusuk-rusuknya.

berikut ini ! V 57 . BC = 2 cm. F H E D F G C A B W T S P Q U R . Buatlah 6 buah jaring-jaring yang berbeda dari kubus dengan panjang rusuk 3 cm.. dan AE = 3 cm.Contoh Jaring-jaring kubus. E F H E D A B F G E C A D C B H G F Arah guntingan A B E Soal-soal pemahaman konsep 1. 2.EFGH berikut ! Ukuran balok AB = 4 cm.Buatlah 4 jaring-jaring berbeda dari balok ABCD.

TUVW sama halnya menghitung luas daerah dari jaring-jaring kubus tersebut. Luas permukaan balok Demikian pula untuk meghitungluas permukaan balok caranya sama dengan cara menghitung luas permukaan kubus. lebar = l cm dan tinggi = t cm.3. H E F G E C E H F G F A H E D B G F C A D A C B B A B E F 58 . Cobalah tunjukkan bahwa luas permukaan balok = 2 x( pxl  pxt  lxt ) . Luas permukaan kubus Luas permukaan kubus adalah jumlah dari luas masing-masing sisi kubus tersebut. bila balok ABCD. Deengan demikian maka dapat ditulis : Luas permukaan kubus = Luas juring kubus = 6 x luas persegi =6xsxs Luas permukaan kubus = 6 x s2 2. Perhatikan Gambar kubus PQRS.EFGH mempunyai panjang = p cm.TUVW dengan panjang rusuk s cm berikut ! W T U V T s s Q R P W U S s V s s Q R s L = s2 s P s Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa mencari luas permukaan kubus PQRS. Besaran-besaran pada Kubus dan balok 1.

Luas permukaan. Sebuah balok dengan panjang seluruh rusuknya 76 cm. luas permukaaanya Jawab : 2 2 2 b. Jawab : a. maka hitunglah : a. panjang seluruh rusuknya b. 5. Diagonal sisi (ds) = 8 ds  ds s = = 2 cm. panjang rusuk b.( p + l + t ) = 2 x ( 8x5 + 5x4 + 8x4) = 4 . Luas permukaannya Jawab : Panjang rusuknya ( s) = 6 cm a. l = 5 cm dan t = 4 cm b. luas balok tersebut.( 8 + 5 + 4 ) = 184 cm2 = 4. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 8 cm. Panjang seluruh rusuk balok = 4. tinggi balok tersebut b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt ) a. Luas = 6 x s2 = 6 x 82 = 384 cm2 2s 2 8 2=s 2 = 8 cm. maka hitunglah : a. panjang rusuk kubus b. jika p = 10 cm. Jawab : a. Luas = 6 x s2 a.( p + l + t )  76 = 4. Panjang seluruh rusuk kubus = 12 x s = 12 x 6 cm = 72 cm. l = 4 cm. Kubus ABCD. maka hitunglah : 2 cm. 3. AG = diagonal ruang = s  s  s = 6 x 102 2 = 600 cm2  10 3 = 3s   10 s 3 =s 3 = 10 cm 4. s2  s2 b. 17 = 68 cm.Contoh : 1. luas permukaanya Jawab : P = 8 cm. b. maka hitunglah : a. (10 + 4 + t) 59 . Sebuah kubus dengan panjang diagonal sisinya 8 a. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 6 cm. Panjang seluruh rusuk balok = 4. Panjang seluruh rusuknya b.EFGH diketahui panjang AG = 10 3 cm. lebar = 5 cm dan tinggi = 4 cm. Luas permukaan = 6 x s2 = 6 x 62 = 216 cm2. 2. maka hitunglah: a.

40 d. Sebuah balok dengan ukuran 8 cm x 6 cm x 5 cm . 30 c.. maka luas permukaan balok tresebut adalah. 158 c. maka luas permukaan kubus tersebut adalah.. luas EFGH = 40 cm dan AE = 6 cm a. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt ) 60/6 = AB = 2 x ( 10x4 + 4x6 + 10x6) AB = 10 cm.. a.. bagian depan 32 cm2. 200 c. 12 c.cm2. maka E F hitubglah : a. = 2 x ( pxl + lxt + pxt ) = 2 x ( 10x4 + 4x5 + 10x5) = 2 x(110) = 220 cm2 H G 6. 24 7. maka luas daerah ACGE adalah.. 160 b..    b. 125 d.. a. 60 c. a. 12 3 c.( 14 + t) 76/4 = 14 + t 19 – 14 = t t = 5 cm.cm2..cm2. a. Soal-soal Pemahaman Konsep 1. 400 d. 240 3. 20 b. 1000 60 . Kubus dengan luas permukaan 96 cm . maka luas bidang diagoalnya adalah. 76 c.. 24 d. 104 d. 48 4. 208 b.EFGH dengan ukuran AB = 8 cm. Sebuah balok bagian alas luasnya 48 cm2..maka luas permukaan balok tersebut adalah. 19 b. 20 3 6. BC = 6 cm dan AE = 4cm.. panjang AB . a.. a.cm2.. 236 d.cm2. 80 b.EFGH C Jawab : 2 2 A B Luas ABFE = 60 cm ..cm2. = 296 cm2 Luas EFGH = EF x EH. Luas permukaan ABCD. 4 b. 130 2. Sebuah kubus dengan keliling alas 40 cm.. EF = AB = 10 cm 40 = 10 x EH 40/10 = EH EH = 4 cm I. Sebuah kubus dengan panjang rusuknya 4 cm. luas EFGH = 40 cm dan AE = 6 cm.. maka panjang seluruh rusuk kubus tersebut adalah. Luas  Luas  Luas 76 = 4. jika tinggi balok tersebut 4 cm. Dari gambar di samping jika diketahui luas ABFE = 2 2 60 cm .. a. Sebuah balok ABCD... Luas permukaan kubus dengan panjang rusuk 5 cm adalah. 16 3 d. 2 8 3 b.. 80 5.cm. dan EH D b. Luas ABFE = AB x AE 60 = AB x 6 b.

3. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperkecil 10 %. 49 3 c. Kubus dengan luas permukaannya 216 cm2.. 5. Tentukan besar perubahan luas permukaan kubus yang mempunyai rusuk 8 cm. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 144 a. Sebuah balok dengan p = 12 cm. b. rusuknya diperpanjang 20% dari semula 2. 120 d. 81 3 d.. luas permukaannya 3 cm2.. panjang selurruh rusuknya. Gambar balok di samping terbentuk dari tiga buah kubus jika panjang rusuk kubus 6 cm. Maka hitung : a.cm2. Sebuah kubus rusunya s.. 91 : 100 d. 81 : 100 II. 100 : 81 c. Sebuah balok dengan perbandingan p : l : t = 4 : 3 : 2 dan lluas permukaan balok tersebut 208 cm2. Maka hitunglah : a. 150 10. a. a. panjang rusuknya b. l dan t b..8. Maka luas bidang diagonal kubus tersebut adalah.cm2 a. p . Jika diketahu panjang balok tersebut 6 cm. 102 c.. rusuknya dikurangi 10% dari panjang semula b.. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2 : 1. 88 b. 1. Mka hitunglah . t = 8 cm. maka perbandingan luas permukaan semula dengan luas setelah diperkecil adalah. 100 : 90 b. l = 10 cm. maka hitunglah luas permukaan balok ! 61 . Soal-soal penalaran dan komunikasi.. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperpanjang 20% 4. kemudian rusuk kubus tersebut diperkecil 10 %. dan mengalami : a. maka luas permukaan balok tersebut adalah.. 100 3 9. 36 3 b.

Dari karton berikut buatlah sebuah kotak tempat kue masing-masing berbentuk kubus dan balok lengkap dengan ukuran kertas untuk penutup dan lipatan untuk lemnya ! Kubus Balok 62 . masing akan dibuat jaring-jaring kubus dan balok. Masing.III. maka tentukan ukuran kubus dan balok yang dapat dibentuk agar sisa kertas korton yang terbuang minimum (paling sedikit) ! 2. 1. Terdapat dua buak kertas karton dengan ukuran yang sama. yaitu 14 cm x 12 cm. Soal – soal pemecahan masalah.

Volume kubus = 27 kubus kecil ternyata sama dengan 3 x 3 x 3. Dan Volume kubus =. V = 2x( pxl + pxt + lxt ) b. Volume Kubus Untuk mengetahui volume atau isi kubus perhatikan ilustrasi berikut ! Kubus yang besar akan kita isi dengan kubus kecil sampai penuh... Bagaimana halnya dengan volume balok ?.... V = 4x( p + l + t) c... V = pxlxt d.... a...... V = 4xs2 d. V = 2xpxlxt 63 .. Pada prinsipnya sama. lebar = l dan tingginya = t. V = 6xs2 c.3.. Dengan menggunakan ilustrasi berikut tentukan rumus volume balok ! 3 cm 1 cm 2 cm 5 cm 1 cm 1 cm 5 cm 3 cm 2 cm Dari ilustrasi dia atas.... Jumlah kubus kecil yang dapat masuk edalam kubus besar merupakan isi atau volume dari kubus besar tersebut..... V = s3 b.Kubus kecil.... maka volume balok tersebut adalah.... maka berapa jumlah kubus kecil yang diperlukan untuk memenuhi balok ?. V = s2 2.... Sebuah balok dengan ukuran panjang = p. Dengan demikian maka Volume atau isi kubus besar = 27 kubus kecil.. I. Sebuah kubus dengan rusuk s.. Soal-soal Pemahaman konsep.. Jadi Volume Kubus = s x s x s 3 =s 4. 1.... Bila kita lanjutkan sampai penuh ternyata jumlah kubus yang diperlukan untuk memenuhi kubus besar adalah 27 kubus kecil. Volume Balok. maka rumus volume kubus tersebut adalah... Perhatikan gambar beriku ! 3 cm 3 cm 3 cm 3 cm 1 cm 1 cm 1 cm 3 cm 3 cm Dari gambar di atas maka menurutkamu berapakah jumlah kubus kecil yang dapat dimasukkan kedalam kubus besar ?. a. Jadi volume balok = ...

a. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 10 cm. 814 9. a. perubahan volumenya jika masing-masing rusuknya diperkecil 20 %. 200 c. 800 c..cm3. Jika panjang balok tersebut 12 cm. 10 : 9 b. Banyaknya kubus kecil yang tidak mempunyai sisi yang berwarna biru.3.cm3. Jika p= 7 cm dan l = 4 cm.menit. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2: 1. maka volume balok tersebut adalah. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai tiga sisi yang berwarna biru. Maka volume balok tersebut adalah. 400 c. 125 b. 100 d. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 1002 cm2.. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 10 cm. a.menit. 200 5. 64 .. hitunglah perubahan yang terjadi jika : a. 625 6..000 2 3 8. b. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai satu sisi yang berwarna biru.cm . 200 b. 800 d.. 100/3 c...cm3. a. d. maka volume kubus tersebut adalah. 376 d. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai dua sisi yang berwarna biru. Maka volume kubus tersebut adalah.. maka waktu yang diperlukan untuk mengisi tandon tersebut sampai penuh adalah.. 490 c. Sebuah balok dengan ukuran 12 cm x 10 cm x 8 cm. 1. Soal –soal penalaran dan komunikasi.000 d.cm3..cm3.. 343 c.600 b. a. maka volume balok tersebut adalah. a. 150 c.. 140 b... 9 : 10 d.... 220 d. Jika air mengalir kedalam tandon dengan kecepatan 0. lebar = 8 cm. 200/3 b... Sebuah balok dengan luas permukaan 166 cm2. Diisi dengan air dengan kecepatan air mengalir 1 liter/detik. 284 b. Maka volume kubus tersebut adalah.. 1. perubahan luas permukaan jika masing-masing rusuknya diperpanjang 10 %. Sebuah kubus dengan kliling alasnya 28 cm. 525 d.. 1. maka perbandingan volume mula-mula dengan volume setelah diperkecil adalah. 60 II. 729 : 1000 11. 383 d. Kubus dengan panjang rusuknya s cm. Jika rusuknya diperkecil 10 %. Setelah kering kubus tersebut dipotong menjadi kubus – kubus kecil dengan dengan ukuran 1 cm.. b. Maka waktu yang diperlukan untuk mengisi tandon tersebut adalah.. 80/3 d. Sebuah kubus dengan luas permukaan 150 cm . a. maka volume balok tersebut adalah.5 liter/detik.. 150 b.Maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ! a.cm3. Sebuah kubus berukuran 6 cm terbuat dari kayu.. 480 b.. a. 20/3 12. 1000 : 729 c. 443 10. Kemudian kubus tersebut di cat permukaannya dengan warna biru. Sebuah tandon air berbentuk balok dengan ukuran 1 m x 2 m x 3 m.. 684 c... 2. a. 280 7. 804 d. a. dan tinggin = 6 cm. Sebuah tandon berbentuk kubus dengan rusuk 1 m. 120 c.200 4. c. 1. 384 b..

maka bangun ruang apakah yang mempunyai volume paling besar dan sisa kawat yang paling sedikit ? ( bangun ruang Kubusa atau balok ).EFGH dengan luas segitiga ACF = 323 cm. lebar balok 2/3 rusuk kubus dan tinggi balok ½ dari panjang balok. model manakanh yang memiliki volume yang paling besar dengan sissa kertas yang paling sedikit ( model balok atau kubus )? Dan hitunglah volume dan sisa kortonya ! 3. III. Sebuah kubus dan balok mempunyai hubungan rusuk-rusuknya sebagai berikut : panjang balok 1. maka hitunglah : a. Dua buah kubus dengan perbandingan rusuk-rusuknya 2 : 3.3. Maka hitunglah perabndingan volume kubus dan balok ! 5.Maka tentukan : a. 1. Luas permukaan kubus b. Jika balok tersebut diisi dengan air sampai dengan penuh kemudian sebagian airnya dipindahkan ke sebuah kubus dengan rusuk 8 cm. Kubus ABCD. Berapakan besar volume dan sisa kawatnya ? 65 . Perbandingan luas permukaannya b. Perbandingan volumenya.5 rusuk kubus. 4. Sebuah kawat panjang 8 m akan dibuat kerangka bangun ruang.sehingga tinggi air di kedua tempat sama. maka berapakah tinggi air tersebut ! 2. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. Volume kubus. Jika karton tersebut akan dibuat model bangun ruang. Sebuah kertas karton dengan ukuran 12 cm x 25 cm. Soal-soal pemecahan masalah.

Bila diperhatikan bentuk-bentuk bangunn ruang yang menyusun bangunan tersebut beragam. Coba perhatikan bentuk salah-satu atap bangunan tersebut sepertibangun ruang berikut : Bangun di atas dinamakan prisma segitiga sama kaki. Prisma dan Limas A. salah satunya balok. Pada gambar di atas sisi yang sama dan sejajar adalah segitiga sama kaki. Prisma segitiga adalah bangun ruang yang memiliki dua sisi yang mempunyai bentuk dan ukuran sama serta saling sejajar. Berikut ini adalah contoh beberapa prisma serta unsur-unsurnya. Dalam pemberian nama prisma berdasarkan pada dua sisi yang sama dan sejajar tersebut.4. Maka prisma tersebut dinamakan prisma segitiga sama kaki. Prisma Dari gambar berikut terlihat sebuah bangunan. Model Nama Banyaknya Titik sudut Unsur-unsur Banyaknya sisi Banyaknya rusuk Gambar jaring-jaringya Prisma segitiga 6 5 9 66 .

serta sisi-sisi lainnya berbentuk persegipanjang.. yang K I sebagai alas dan atapnya. F Untuk bangun-bangun prisma yang lain pastilah akan demikian artinya selalu memiliki dua bangun datar yang sejajar dan kongruen dan sisi D tegak yang menghubungkan dua bangun datar tersebut. Sedangkan sisi tegaknya ABGF. .. E C Dalam pemberian nama prisma tergantun pada dua bangun datar yang A B sejajar dan kongruen tersebut. Seperti contoh di samping karena bangun yang sejjajar dan kongruen berbentuk segi lima maka diberi nama Prisma segi lima. Dua sisi yang sama J yang sejajar dan kongruen adalah bangun ABCDE dan FGHIJ... DEKJ dan AEKF.. . Perhatikan contoh berikut : Gambar di samping adalah prisma segi lima ... . ...Model Nama Banyaknya Titik sudut Unsur-unsur Banyaknya sisi Banyaknya rusuk Gambar jaring-jaringya Prisma segi lima beraturan 10 7 15 .. G CDJI.... ... BCIG.... Dengan demikian definisi Prisma adalah : bangun ruang tertutup yang dibatasi oleh dua sisi berbentuk segi banyak yang sejajar dan kongruen. Dari definisi prisma terebut diatas apakah balok temasuk prisma ? Jelaskan jawabanmu ! 67 .

CDT dan ADT sebagai dindingdindingnya. TB. Nama limas tersebut adalah limas persegi. Trebentuk dari sebuah persegi ABCD dan empat segitiga yaitu ABT. balok maupun prisma. bila kita buat sketsanya sebagi berikut : T D A O B T Bangun tersebut namanya Limas. Limas Sama halnya dengan prisma limas.B.BC. T 68 . Garis TX adalah garis tinggi bidang tegaknya. suatu saat kita akan temui bangun-bangun ruang sisi datar yang bentuknya tidak menyerupai kubus.CD dan AD C adalah rusuk alas. TA. TC dan TD adalah rusuk tegak AB. D X T A C T B Sedangkan gambar di samping adalah jaringjaring dari limas persegi. TO adalah garis tegak dengan bidang alas dan melalui T adalah tinggi limas. balok atau prisma. Sebagi contoh coba perhatikan gambar berikut ! Desain Lampu Foto gedung Dari gambar di atas terdapat model bangun ruang yang bukan merupakan kubus. Unsur-unsur limas disamping antara lain : ABCD adalah alas. BCT. Sama halnya dengan prisma pemberian nama limas tergantung pada alasnya.

........Model Nama Banyaknya Titik sudut Unsur-unsur Banyaknya sisi Banyaknya rusuk Gambar jaringjaringya Limas segitiga/bidang empat ( Okta hedron) 4 4 6 Limas segi lima 6 6 10 .. ... Dengan demikian maka definisi limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah bidang segibanyak sebagai sisi alas dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga... 69 . ..... ... .

t + b.t + a..12 c b = 12 + 168 = 180 cm2. maka hitunglah luas permukaan prisma tersebut ! Jawab : a = 4 cm. b cm dan c cm dan tinggi t cm. t c a b c b L5 b c aa a t L1 t L2 t L3 t a c L4 b b c a = luas jaring-jaringnya = L1 + L2 + L3 + L4 + L5.t t = 2. c = 5 cm. = 2. ½ 4 . Luas permukaan Prisma dan Limas Luas permukaan prisma adalah luas seluruh sisi dari prisma. Luas permukaan prisma = 2. Lalas + L1 + L2 + L3 = 2.C. Lalas + c. dan t = 12 cm. 4 cm dan 5 cm tinggi Prisma 12 cm.3 + (3 + 4 + 5).t = 2. b = 3 cm.t = 2. Lalas + Kalas. Lalas + Kalas. a Luas permukaan Limas adalah luas seluruh sisi limas atau luas seluruh bangun datar yang membentuk sisi limas. T T D D O A B A B C T T X C Luas permukaan limas = luas jaring-jaringnya = L  ABCD + LABT + LBCT + LCDT LADT = L alas + L Bidang tengaknya T Luas permukaan limas 70 . Lalas + ( a + b + c ).t L4 = L5= Lalas Luas permukaan prisma Luas permukaan prisma Contoh: Sebuah orisma segitiga siku-siku dengan rusuk alas 3 cm. Berikut ini uraian tentang cara menenmukan rumus luas permukaan prisma : Sebagai contoh kita akan mencari luas permukaan prisma segitiga dengan rusuk alas a cm. Dengan kata lain luas permukaan primsa adalah jumlah dari luas masing-masing bangun pembentuk sisi Prisma tersebut .

TO = 4 cm TX = OX 2  T 02 2 2 TX = 3  4 = 25 TX = 5 cm L alas = 6 x 6 = 36 cm2. tinggi prisma 20 cm. Tinggi limas = ½ tinggi rusuk kubus t = ½ . maka hitunglah volume prisma tersebut ! Jawab : Volume = L alas x t = ½ x 4 x 3 x 20 = 120 cm2. Perhatikan uraian berikut ! H G t Volume Prisma ABCD.t Volume Kubus = 6x Volume limas W T X S P Q U V R 1 x Volume kubus 6 1 . maka hitunglah luas permukaan limas tersebut ! T Jawab : AB = BC = 6 cm. Dari gambar di samping dapat kita lihat bahwa dari sebuah kubus dapat kita bentuk 6 limas yang sama besar yaitu Limas PQRST. L bidang tegak = 4 x L ABT = 4 x ½ x6 x 5 = 60 cm2.Contoh: Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alasnya 6 cm dan tingginya 4 cm. D A C O B D. Volume Limas.Lalas. Volume Prisma.Lalas.PQUTX. Jadi luas limas = L alas + L bidang tegak = 36 + 60 = 96 cm2. Volume Prisma = Lalas x t E p x l = L alas prisma F D p B lC Contoh soal : Sebuah prisma segitiga siku-siku dengan alas 4 cm. s . 3 cm dan 5 cm.t Volume limas = 3 Volume limas = 71 . Volume Prisma dan limas.EFGH = V balok = p x l x t.EUVWX. SRVWX.s. Untuk menentukan rumus volume Limas perhatikan uraian berikut ! Kita akan mengambil contoh Limas persegi yang diambil dari kubus. Untuk menemukan rumus volume prima dapat kita ambil salah satu contoh prisma yaitu prisma persegi panjang.s .t ) = 6 1 .QRVUX dan PSMTX. = sxs = L alas 6 1 . atau s = 2.s.(2.

3 I. Panjang rusuk alas siku-sikunya 5 cm dan 12 cm. maka hitunglah volumenya ! Jawab : S = 6 cm . Limas persegi panjang dengan rusuk alas 10 cm dan 18 cm dan tingginya 12 cm. 5cm H 5cm G F 8cm 6C cm E D A X 10cm B 72 . Tentukan volume dan luas permukaan bangun berikut ! a. dan tinggi limas 3 cm.Contoh soal: Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alas 6 cm. Volume 4. 10 cm 5 cm 12 cm 4 cm 8 cm 10 cm 4 cm 5 cm 5 cm 10 cm A X B 2. Volume 3. Sebuah limas alas persegi dengan luas permukaan 864 cm2. Tetrahedron dengan panjang rusuk 6 cm. t b. panjang rusuk alas b. 8 cm dan 10 cm. Luas permukaan Limas ABCDT E b. Hitungalah : a. Prisma segienam beraturan dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 20 cm d. Jika diketahui tinggi limas 12 cm. Sebuah Prisma segitiga siku-siku dengan luas permukaan 660 cm2. maka hitunglah : a. Soal-soal pemahaman konsep 1.4 = 48 cm3. dan tinggi 20 cm b. maka hitunglah : a.Lalas. Prisma alas segitiga sama sisi dengan panjang rusuk alas 8 cm dan tinggi prisma 12 cm. Soal-soal penalaran dan kominikasi 1. Sebuah balok dengan panjang rusuknya 10 cm x 8 cm x 6 cm. Volume limas ABCDT H T D p F G t lC II. Vaolume = 1 . Prisma alas segitiga dengan sisi alas 6 cm. Gambarlah jaring-jaring bangun ruang berikut sesuaikan dengan ukuran yang tertera ! a.t 3 1 = . Hitunglah Volume dan luas permukaan bangun ruang berikut ! a.6. c. b. 2. Limas persegi dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 12 cm e. b.6. t = 4 cm.

3.

Jika diketahui panjang rusuk limas berikut a cm, maka

tunjukkan

bahwa

1 Volumenya = 2 .a 3 ! 3

4. Perhatikan gambar berikut ! Hitunglah volume bangun tersebut ! 10 cm
5m

10 cm

10 cm

III. Soal Pemecahan Masalah 1. Sebuah tandon air berbentuk risma segitiga siku-siku. Dengan rusuk alas siku-siku 2 m dan 1 m. Tinggi limas 2 m, maka hitunglah ; a. Volume tandon air tersebut ! b. Jika air pada tandon tersebut dialitkan dengan kecepatan mengalir 1 liter/detik, maka tentukan waktunya sehingga air pada tandon tersebut tinggal setengahnya ! 2. Seseorang akan membuat tandon air berbentuk piramida, semula dibuat dengan tinggi 5 m dan rusuk alas 6 m. Karena tempatnya tidak cukup terpaksa prisma tersebut dipotong dibagian ujungnya sehingga tingginya tinggal 3 m seperti gambar berikut . Tentukan Volume bangun setelah dipotong !

3m 6m 6m
3. Bila kita akan membuat pondasi untuk tiang rumah berbentuk limas terpancung seperti gambar berikut, maka hitunglah : a. Semen yang diperlukan jika tiap 10 cm3 memerlukan 1 ons semen ! b. Luas permukaan pondasi tersebut ! 7cm 7cm 12 cm 12m 12m

73

Latihan soal Ulangan umum semester genap .

1. Sebuah segitiga sama kaki dengan panjang alasnya 10 cm dan panjang kaki-kakinya 13 cm, maka luas segitiga tersebut adalah... cm 2 a. 36 b. 45 c. 65 d. 60 2. Sebuah segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-sikunya 12 cm dan 5 cm, maka keliling segitiga tersebut adalah ... cm 2. a. 29 b. 30 c. 32 d. 60 3. Perhatikan segitiga di samping! Jika panjang AB = 14 cm, BC 15 cm dan AC 13 cm, maka panjang garis tinggi yang titik C adalah... cm. a. 15 c. 13 d. 14 d. 12 C

A

B

4. Sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisinya 10 cm, maka luas segitiga tersebut adalah...cm2 a. 25 3 b. 20 3 c. 15 2 d. 10 2 5. Jika diketahui AB = 6 cm , AC = 8 cm dan A siku-siku, maka panjang jarijari lingkaran singgung dalam pada gambar di samping adalah....cm a. 6 c. 4 b. 5 d 2. 6. Seorang petani mempunyai tanah seperti pada gambar di samping ! Jika panjang AB = 26 m , BC = 28 m dan AC = 30 m, maka luas tanah petani tersebut adalah...m2. a. 356 c. 336 b. 345 d. 300 C

A C

B

A

B

7. Sebuah lingkaran dengan jari-jarinya 7 cm dan  = tersebut adalah.... cm a. 154 c. 88 c. 44

22 , maka keliling lingkaran 7
d. 22

8. Sebuah lingkaran dengan luas 314 cm2, jika  = 3,14, maka diameter lingkaran tersebut adalah...cm. a. 20 b. 10 c. 8 d. 5

74

9. Luas daerah yang diarsir pada gambar di samping , jika AB = 7 cm dan AC 22 14 cm adalah...cm2 .( = ) 7 a. 57,75 c. 77,00 b. 67,77 d. 115,50

A

B

C

10. Sebuah roda dengan diameter 10 cm. Jika roda tersebut mengelinding sebanyak 1.000 kali, maka jarak yang ditempuh oleh roda tersebut adalah...m.( = 3,14) a. 314 b. 3.140 c. 31.400 d. 62.800 11. Perhatikan gambar di samping! Jika panjang OA = 7 cm,  = 22/7 dan AOB = 60 0 , maka luas juring AOB adalah...m2 a. 154,00 c. 38,50 b. 77,00 d. 25,67 12. Perhatikan gambar di samping ! Jika panjang jari-jari lingkaran = 12 cm , = 3,14 dan AOB = 120o, maka panjang busur AB adalah... cm a. 15,12 c. 28,15 b. 25,12 d. 30,15 13. Luas daerah yang diarsir pada gambar di samping jika AE = 2r , AB= BC = CD = DE adalah... 3 a. r 2 c. r 2 4 1 2 b. r d. 2r 2 2 14. Besar AOB = 120 0 , maka besar ACB adalah...o. a. 20 c. 40 b. 30 d. 60 C 15. Besar ATB pada gambar di samping jika diketahui AOB = 140 0 , DOC = 50 0 adalah...o. a. 95 c. 65 b. 90 d. 45 A B O A

O B

A

B

C A

D

E

O B D A O B 75 C T

o. lebar 8 cm dan tinggi 5 cm...cm a. 600 c. 80 d. 92 23.cm2. 400 b. 18 c. 23 c. 3 d.. Sebuah balok dengan ukuran panjang 10 cm. 20 d. 90 c. 100 C B 20o  O 100o  O  18.. a... Jika diketahui Panjang OP = 25 cm. maka panjang jari-jari lingkaran yang lain adalah. 4 c. maka volume kubus tersebut adalah. a.. 20 d. 12 d. a.cm. 170 c. jika jarak kedua pusat lingkaran tersebut 20 cm. Sebuak kubus dengan panjang rusuk 10 cm. 18 c.. 5 b. maka luas permukaan balok tersebut adalah. 22 b. 16 b.20 A 17.. 27 b.. a. 24 A O P 21. 400 c. 80 b. Garis singgung persekutuan luar dua buah lingkaran 12 cm. cm.16. 340 c. Besar  pada gambar di samping adalah. a. 70 d. 25 20. Dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 15 cm dan 3 cm. Dua buah lingkaran berjari-jari 8 cm dan 4 cm dan jarak kedua pusatnya 15 cm.70 b... a.. maka panjang garis singgung persekutuan luarnya adalah . 9 19.o.cm a. Besar ABC pada gambar di samping adalah.. 600 c.. jika jarak kedua pusatnya 15 cm dan panjang jari-jari salah satu lingkarannya 11 cm. 1. 60 c.. dan panjang jari-jari lingkaran 7 cm.cm3. 2 22. maka AP adalah. maka panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah.000 76 .

450 d.5 m. 27.... 6 c. a. 4 30..500 28.cm 3.. Jawablah dengan benar dan singkat ! 31. 360 c. 14 II. Sebuah kubus dengan volume 125 cm. 500 d. 600 D F b. 960 B C 25. 480 c.. a. Limas b. 528 d. Banyaknya rusuk pada balok adalah. 2 b. BC = 6 cm. Berikut ini adalah jaring-jaring bangun rung .cm2. Prisma segitga c. maka luas permukaan kubus tersebut adalah.cm 3. 400 b.. 12 d. Balok c. a.. lebar 1 m dan tinggi 1. 15 b. buah a. Sebuah bak mandi berbentuk balok dengan ukuran panjang 1 m.. Banyaknya diagonal ruang pada kubus adalah . Pada gambar di samping jika panjang AB = 8 cm .200 26. 200 c.. a.. 4 b. 3 c... a. 300. maka volume prisma adalah. buah a. Prisma persegi A 29. 250 d. 8 d. 150 b. 1. 1. Sebuah limas dengan alas persegi yang panjang rusuk alasnya 10 cm dan tinggi limas 12 cm. maka volume air pada bak mandi tersebut adalah. Hitunglah panjang rangka untuk membuat bangun di samping ! 7 cm 7 cm 7 cm 32. B siku-siku dan E tinggi prisma 20 cm. maka volume limas tersebut adalah.. 150 c.liter. Gambarlah sebuah jaring-jaring balok dan sebuah jaring-jaring kubus dengan ukuran terserah kamu ! 77 .24.

maka berapakah waktu yang diperlukan agar balok tersebut penuh ? 34. Sebuah balok berukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. maka berapakah balok kecil yang diperlukan agar tandon tersebut penuh? 35. Jika tandon tersebut diisi air dengan menggunkan timba balok dengan ukuran panjang 50 cm. jika  = berapakah diameter roda ? 22 .33. Sebuah tandon air berbentuk kubus dengan panjang rusuk 1 m. Balok tersebut akan diisi dengan air dengan kecepatan air mengalir 12 cm3/menit. Sebuah roda berputar 500 kali dan jarak yang ditempuh 220 m. maka 7 78 . lebar 50 cm dan tinggi 20 cm.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful