1

PETA KONSEP



























LINGKARAN





UNSUR-UNUSR
LINGKARAN





NILAI PHI





KELILING DAN
LUAS





SUDUT-SUDUT
PADA
LINNGKARAN





PANJANG
BUSUR, LUAS
JURING DAN
TEMBERENG
2
BAB I
LINGKARAN















1. Definisi
Lingkaran adalah kumpulan titik-titik yang
mempunyai jarak yang sama pada suatu titik,
dimana titik tersebut disebut Pusat
Lingkaran.Perhatikan gambar di samping O
adalah Pusat lingkaran.





Bidang lingkaran adalah daerah yang
dibatasi oleh lingkaran.










2. Unsur-unsur lingkaran.

a. Jari-jari lingkaran adalah jarak setiap titik yang
pada lingkaran terhadap pusat lingkaran. Pada
gambar di samping yang merupakan jari-jari
lingkaran adalah BO, CO,dan DO.

b. Tali busur adalah garis uang meghubungkan
dua titik berbeda pada lingkaran. Pada
gambar di samping yang merupakan tali busur
adalah AB dan CD.
c. Diameter adalah tali busur yang melalui titik
pusat lingkaran. Pada gambar di samping
adalah CD.
Tujuan pembelajaran :
a.Menyebutkan unsur-unsur dari lingkaran.
b.Menentukan nilai Phi
c.Menemukan rumus Keliling dan Luas lingkaran
d.Menghitung Keliling dan Luas lingkaran
e.Mengenal sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama.
f.Menentukan sudut keliling jika menghadap diameter dan busur yang sama
g.Menentukan panjang busur , luas juring dan tembereng
h.Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan tembereng untuk
menyelesaikan masalah.
i.Menentukan sifat sudut yang dibentuk oleh garis singgung dan garis yang melalui titik pusat.
- O
- O
- O
A
P
B
C
D
Q
Gb. 1
Gb. 2
Gb.3
3

d. Apotema adalah ruas garis yang ditarik pusat lingkaran dan tegak lurus dengan tali busur
dihadapannya. Pada gambar di samping adalah PO.

e. Arah panah adalah garis perpanjangan dari apotema sampai pada busur lingkaran. Pada
gambar di atas adalah PQ .

f. Busur lingkaran adalah bagian dari keliling lingkaran.
Busur lingkaran ada dua jenis yaitu busur kecil dan
busur besar. Busur kecil adalah busur lingkaran di
depan sudut pusat yang besarnya kurang dari 180
o
.
Sedangkan busur besar adalah busur lingkaran di
depan sudut pusat yang besarnya lebuh dari 180
o
.
Busur lingkaran dilambangan “·”.





g. Juring lingkaran atau sektor adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-
jari dan sebuah tali busur di hadapan sudut pusatnya. Pada Gb.1 adalah BOC.

h. Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh busur
lingkaran dan tali busur didepannya. Dengan
demikian maka tembereng pun ada dua jenis yaitu
tembereng kecil dan tembereng besar. Tetapi untuk
pertanyaan kedepan yang dimaksud tembereng
adalah tembereng kecil. Perhatikan Gb. 5 !








I.Soal –soal pemahaman konsep

1. Dari gambar di samping tentukan :
a. Jari-jari
b. Diameter
c. Tali busur
d. Busur kecil
e. Busur besar
f. Juring kecil
g.Juring besar
h. Apotema
i. Arah panah
j. Tembereng kecil
k. Tembereng kecil





- O
Busur besar
Busur kecil
Gb. 4
- O
Gb. 5
Tembereng kecil
Tembereng besar
- O
A B
C
G
D
E
F
H
4

2. Dari gambar di samping tentukan :
a. Jari- jari
b. Diameter
c. Busur
d. Tali busur
e. Juring, dan
f. Tembereng




..
3. Dari gambar di saping jika diketahui jari-jari
lingkaran = 10 cm, dan AB = 12 cm, maka hitunglah
panjang :
a. AE
b. OE
c. DE
d. BC






II. Soal Penalaran dan komunikasi

1. Perhatikan gambar di samping ! Jika diketahui AC = BD,
maka buktikan bahwa OA = OD !








2. Diketahui tiga titik seperti pada gambar berikut !, maka dengan menggunakan jangka dan
penggaris sebuah lukislah lingkaran yang melalui ketiga titik tersebut !
















- O
P
Q
R
S
T
- O
A
B
C
E
D
- O
A
B C
D
A
B
C
-
-
-
5
III. Soal Pemecahan masalah

1. Sebuah pipa dengan diameter 20 cm dan panjang
pipa 1 meter, berisi air sehingga tinggi
kedalaman air pada pipa tersebut 4 cm, maka
hitung luas permukaan air pada pipa tersebut !
(penampang pipa dan air seperti gambar di
samping ! )





2. Sebuah penampang pipa berisi air dengan lebar 72 cm dan kedalaman air 54 cm, maka
hitunglah diameter pipa !


3. Keliling Lingkaran
a. Menemukan nilai Phi (t)
Lingkaran merupakan bangun datar yang dalam menentukan kelilingnya unsur yang
mempengaruhi adalah diameterya. Bila kita perhatikan bangun datar yang lain minimal
mempunyai 2 unsur untuk menentukan keliling atau luasnya. Sehingga antara nilai keliling
suatu lingkaran akan sebanding dengan diamternya.
Pada pelajaran-pelajaran di sekolah dasar (SD) sering kita nilai konstanta yang terdapat
pada lingkaran yang merupakan hasil perbandingan Keliling dan Diameter lingkaran yang
disebut Phi (t). Berikut ini langkah-langkah percobaan dalam menentukan nilai Phi (t).

Percoban menemukan nilai Phi :
1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 orang setiap kelompok
2. Sediakan lingkaran dari kertas karton dengan unkuran diameter : 5 cm, 10 cm, 7 cm, dan
14 cm.
3. Sediakan pensil, spidol dan pengaris.

Kemudian lakukan langkah-langkah percobaan berikut:
1. Ukurlah keliling masing-masing lingkaran yang terbuat dari karton tersebut dengan cara
seperti gambar di bawah
2. Berilah tanda dengan menggunakan spidol pada keliling lingkaran
3. Kemudian putarlah/gelindingkan lingkaran tersebut seperti roda ke arah seperti gambar
4. Lakukan sampai tanda pada keliling lingkaran tersebut berada pada bagian bahwah lagi
5. Kemudian ukurlah pusisi pertama tanda dengan posisi terakhir tanda pada keliling
lingkaran, maka itu adalah keliling lingkaran.
6. Kemudian lakukan hal yang sama untuk lingkaran yang lain.
7. Catatlah hasilnya pada tabel yang telah disediakan.













- O
air
-
-
-
-
-
Keliling lingkaran
6
Tabel.

No Diameter Keliling t =
D
K

1

5 cm ... ...
2

10 cm ... ...
3

7 cm ... ...
4

14 cm ... ...

Rata-rata

...
Kesimpulan apa yang kamu peroleh dari percobaan di atas !:

b. Menghitung Keliling Lingkaran
Dari hasil percobaan di atas nilai t =
D
K
, maka K = t.D atau K = t.2.r = 2tr, dimana K =
keliling lingkaran, D = diameter lingkaran dan r = jari-jari lingkaran. Untuk mempermudah
dalam perhitungan jika diameter atau jari-jarinya merupakan bilangan kelipatan 7, maka nilai
t =
7
22
sedangkan yang lain t = 3,14.

Contoh :
1. Hitunglah keliling lingkaran dengan diameter 7 cm !
2. Diketahui sebuah roda dengan diameter 10 cm, jika roda tersebut berputar 2.000 kali,
maka jarak yang roda tersebut adalah...

Jawab :
1. K = t D 2. Jarak ( S ) = K. N , N = jumplah putaran
K =
7
22
. 7 cm S = t.D . N
K = 22 cm S = 3,14 . 10 cm. 2.000
S = 62.800 cm = 628 m


I. Soal – soal pemahaman konsep.

1. Sebuah lingkaran dengan panjang jari-jari 5 cm, dan t = 3,14, maka keliling lingkaran
tersebut adalah...cm.
a. 62,8 b. 41,4 c. 31,4 d. 15,07

2. Sebuah meja berbentuk lingkaran dengan keliling meja 88 cm dan t =
7
22
, maka jari-jari
meja tersebut adalah ,,, cm.
a. 21 b. 15 c. 14 d. 7

3. Sebuah kawat dibentuk menjadi sebuah lingkaran, jika pajang kawat 50,24 cm dan t = 3,14,
maka jari-jari lingkaran tersebut adalah...cm.
a. 8 b. 10 c. 12 d. 14
7

4. Keliling bangun datar di samping adalah... cm
a. 47 c. 66
b. 58 d. 73




5. Sebuah roda mempunyai diameter 14 cm dan berputar sebanyak 1.000 kali, maka jarak
yang ditempuh roda tersebut adalah ...m.
a. 440 b, 540 c. 880 d. 940

6. Sebuah roda berputar sebanyak 500 kali t = 3,14 dan jarak yang ditempuh 471 m, maka
jari-jari roda tersebut adalah...cm.
a. 30 b. 20 c, 15 d. 10

7. Perhatikan gambar di samping !. Tentukan
panjang kawat yang diperlukan untuk membuat
bangun tersebut !
a. 66 cm c. 44 cm
b. 55 cm d. 21 cm



8. Jika diketahui r adalah jari-jari suatu lingkaran, maka rumus keliling lingkaran adalah....
a. K = t.r b. K =
t
r
c.K =
r
t
d.K = 2.t.r

9. Nilai t didapat dari ...
a. Perbandingan antara jari-jari dengah keliling
b. Perbandingan antara keliling dengan diameter
c. Perbandingan antara dua kali jari-jari dengan keliling
d. Perbandingan anatara keliling dengan dua kali diameter.

10. Jika suatu roda mempunyai diameter d ,dan berputar sebanyak N kali, jika jarak yang
ditempu roda tersebut S , maka rumus S adalah...
a. S = 4.t.d.N b. S = 2.t.d.N c. S = t.d.N d. S = ½. t.d.N


II. Soal – soal penalaran dan komunikasi

1. Hitunglah panjang kawat untuk membuat kerangka seperti bangun berikut !
a. b.












7 cm 7 cm
7 cm
7 cm 7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
8

c.















2.Jika tersedia sebuag kawat dengan panjang 10 m , akan dibentuk sebuah kerangka bangun
seperti bangun berikut , maka berapa banyak kerangka yang dan dapat di buat dan sisa
kawatnya ?



















III. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Sebuah roda mobil dengan jari-jari 14 cm, dan roda tersebut berputar sebanyak 2.000 kali
selama 20 menit, maka hitunglah :
a. Jarak yang ditempuh mobil tersebut!
b. Kecepatan mobil tersebut !

2. Sebuah dengan diameter rodanya 20 cm, mobil tersebut mempunyai kecepatan 72 km/jam.
Jika mobil berjalan selama 0,5 jam, maka tentukan :
a. Jarak yang ditempuh mobil
b. Berapa kali putaran roda mobil tersebut harus berputar

3. Sebuah satelit dalam mengitari bumi memerlukan waktu 20 jam, dengan kecepatan 2015,88
km/jam.Jika jari-jari bumi 6400 km, maka hitunglah ketinggian satelit tersebut dari permukaan
bumi!



7 cm 7 cm
7 cm
7 cm
14 cm
14 cm
9
4. Luas lingkaran
a. Menemukan rumus luas lingkaran
Untuk menemukan rumus luas lingkaran ada bebrapa cara, salah satunya dengan membagi
lingkaran tersebut menjadi beberapa sektor kemudian disusun menjadi persegi panjang.
Perhatikan tabel berikut !

No Lingkaran (dengan jari-jari r) Persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran





1

















2


























Apabila proses tersebut berlangsung sampai lingkaran tersebut dipotong menjadi sektor-
sektor yang tak tehingga, maka akan terbentuk persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran
dengan jari-jari r.










Sehingga L lingkaran ( L O ) = L persegi panjang
L O = p x l
L O = ½ . K x r
L O = ½. ( 2 t r )x r
L O = t . r
2

Jadi L
O
= tr
2





- O
- O
- O
r
r
½ K
10
b. Menghitung luas lingkaran
Dari uraian sebelumnya diketahui bahwa Luas lingkaran = t.r
2
,untuk menenrapka rumus
tersebut perahtikan contoh-contoh berikut!

Contoh :
1. Hituglah luas lingkaran yang diketahui r = 7 cm ( t =
7
22
) !
2. Hitunglah Luas lingkaran yang mempunyai keliling = 62,8 cm ( t = 3,14) !
3. Hitunglah luas darah bidang datar berikut !






Jawab :
1. r = 7 cm, t = 22/7
L = t .r
2

= 22/7.7
2

= 154 cm
2


2. K = 62,8 cm, t = 3.14
K = 2.t . r
62,8 = 2. 3,14 . r
62,8 = 6,28.r
r = 62,8/6,28 = 10 cm

L = t . r
2

= 3,14 . 10
2

= 3,14 . 100 = 314 cm
2

3. R = 7 cm, r = 7/2 cm
L = ½ ( t . R
2
- t. r
2
)
L = ½
|
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
÷
2
2
2
7
.
7
22
7 .
7
22

L = ½ ( 154 - 38,5)
L = ½ (115,2)
L = 57,75cm
2



I. Soal-soal pemahaman konsep

1. Suatu lingkaran dengan dengan jari-jari 5 cm, t = 3,14, maka luas lingkaran tersebut
adalah...cm
2
.
a.78,5 b. 157 c. 185 d. 300

2. Keliling lingkaran dengan 44 cm, t = 22/7, maka luas lingkaran tersebut adalah...cm
2

a. 88 b. 154 c. 308 d. 420

3. Jika suatu lingkaran dengan diameter = d, maka rumus luas lingkaran tersebut adalah....
a. L =
2
..d t b. L =
2
..
2
1
d t c. L =
2
..
3
1
d t d. L =
2
..
4
1
d t
7 cm 7 cm
11
4. Sebuah lingkaran dengan luas = 113,04 cm
2
,t = 3,14, maka panjang diameter lingkaran
adalah...cm.
a. 18 b. 16 c. 14 d. 12

5. Luas daerah yang diarsir pada gambar di
samping. Jika persegi tersebut mempunyai
panjang rusuk 7 cm adalah...cm
2
.
a. 10,5 c. 15,5
b. 12,5 d. 21,0






6. Luas daerah yang diarsir pada gambar di
samping adalah... cm
2

a. 121,5 c. 118.5
b. 120,5 d. 115,5





7. Luas daerah yang di arsir pada gambar di
samping jika persegi tersebut mempunyai rusuk
10 cm adalah...cm
2
.
a. 65,125 c. 45,125
b. 55,125 d. 41,125`





8. Jika dua buah lingkaran dengan r
1
: r
2
= 2 : 3, maka, perbandingan luas lingkaran pertama
dengan lingkaran ke dua adalah...
a. 2 : 3 b. 3 : 2 c. 4 : 9 d. 9 : 4

9. Sebuah lingkaran dengan jari-jari r , kemudian jari-jari lingkaran tersebut ditambah 10%,
maka pertambahan luas lingkaran tersebut adalah...
a. 10% b. 20% c. 21% d. 22%

10. Diketahui dua buah lingkaran dengan degan L
1
: L
2
= 9 : 16, maka perbandingan r
1
: r
2

adalah...
a. 2 : 3 b. 4 : 6 c. 6 : 9 d. 9 : 16


II. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Dua buah lingkaran dengan jar-jari = r cm, maka jika lingkaran tersebut diperkecil 15%,
maka hitunglah luas lingkaran tersebut !

2. Berapakah diameter lingkaran agar luas lingkaran tersebut 4 kali kelilingnya?

3. Dua buah lingkaran diketahui K
1
= L
2
dan L
1
= K
2
, maka tentukan jari-jari lingkaran tersebut
masing-masing !

7 cm 7 cm
12

4. Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar berikut !
a b.










III. Soal- Soal Pemecahan masalah
Berikut ini adalah suatu hiasan pada kaca jendela. Jika daerah yang diarsir akan dicat, maka
berapa luas daerah yang akan di cat dan hitunglah biaya untuk membeli catnya jika setiap
cm
2
nya Rp5.000,00 ! (Untuk soal b daerah yang akan dicat adalah daerah bertanda x )


a. b.
















5. Lingkaran singgung pada segitiga
a. Lingkaran singgung dalam
Langkah-langkah melukis Lingkaran singgung dalam pada segitiga.
1. Buatlah Garis bagi sudut pada titik A. Buat
busur lingkaran dengan pusat di A. dan
memotong sisi AB dan AC. Gb.1














7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
7 cm 7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
7 cm
A
B
C
Gb.1
x
x
x x
13

2. Buat busur lingkaran pada dengan pusat
masing-masing perpotongan busur pada
langkah pertama dengan jari-jari yang sama.
Gb. 2.








3. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk titik sudut B
dan C. Gb 3.











4. Buatlah lingkaran singgung dalam pada
segitiga dengan pusat perpotongan ketiga
garis bagi sudut tersebut. Gb. 4.







Soal-soal Pemahaman konsep.
Gambarlah lingkaran singgung dalam pada segitiga-segitiga ini !
1

















A
B
C
Gb.2
A
B
C
Gb.3
A
B
C
Gb.3
A
B
C
14
2.













3.














b. Menentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam pada segitiga.
Untuk menentukan panjang jari-jari lingkaran dinggung dalam
pada suatu segitiga perhatikan uraian berikut !

LA = LAOAB + LAOBC + LAOAC
LA = ½.AB.r + ½ .BC.r + ½.AC.r
LA = ½ .r.(AB + BC + AC)
r =
) (
2
1
AC BC AB
L
+ +
A
, ½ (AB+BC+AC) = s
r =
s
LA
, atau r =
s
c s b s a s s ) )( )( ( ÷ ÷ ÷



Contoh :
1.Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam suatu segitiga ABC yang diketahui
panjang sisi a = 12 cm, b = 13 cm dan c= 5 cm !
2. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm, maka panjang jari -jari
lingkaran singgung dalam pada segitiga tersebut !






A
B
C
A
B
C
A
B
C
O
K
L
M
15
Jawab :
1. a = 12 cm, b = 13 cm, c = 5 cm, s = ½ .( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5)
= 15 cm.
r =
s
c s b s a s s ) )( )( ( ÷ ÷ ÷

=
15
) 5 15 )( 13 15 )( 12 15 ( 15 ÷ ÷ ÷
=
15
10 . 2 . 3 . 15

= 2
15
30
= cm.

2. s = (10 +10 +10)/1 =15
r =
s
c s b s a s s ) )( )( ( ÷ ÷ ÷


r =
15
) 10 15 )( 10 15 )( 10 15 ( 15 ÷ ÷ ÷
=
15
5 . 5 . 5 . 15



r =
15
3 25
=
3
3 5
cm.


c. Lingkaran singgung luar pada segitiga.
Untuk dapat melukis lingkaran singgung luar pada segitiga perhatikan langkah-langkah
berikut ini !

1. Buatlah garis sumbu pada sisi AC,dengan memuat bususe
lingkaran dengan pusat di A. Gb. 1











2. Buatlah juga dengan jari-jari yang sama dengan pusat
di C. Kemudian tariklah titik potong antara busur
lingkaran tersebut! Gb.2.








A
B
C
Gb.1
A
B
C
Gb.2
16
3. Lakukan langkah yang sama untuk membuat garis
sumbu pada sisi AB. Gb. 3











4. Lakukan berikutnya untuk membuat garis sumbu pda
sisi BC. Gb. 4.













5. Ketiga garis umbu pada masing-masing sisi tersebut
berpotongan pada satu titik, titik tersebut merupakan titik
pusat dari lingkaran singgung luar segitiga ABC. Gb. 5

























A
B
C
Gb.3
A
B
C
Gb.4
A
B
C
Gb.5
17
Soal-soal Pemahaman konsep.
Lukislah lingkaran singgung luar pada segitiga-segitiga berikut ini !
1 2. .


















3.












d. Menentukan panjang panjang jari-jari lingkaran singgung luar suatu segitiga.
Darigambar di samping, terdapat ZADE dan ZABC yang
besarnya sama, karena sama-sama sudut keliling dan .
menghadap busur yang sama, ZAED = ZDAC = 90
o
, sehingga
AADC dan A BEC sebangun.
Akibatnya :
BC: DC = CE : AC ·
CE
BCxAC
DC = ......(1)
LA ABC = xABxCE
2
1
· CE =
AB
LA 2
........(2)
Dari persamaan (1) dan (2), maka diperoleh :
A
=
A
=
L
ABxBCxAC
AB
L
BCxAC
DC
2
2
, DC = 2R
A
=
L
ABxBCxAC
R
2
2 ·
A
=
L
ABxBCxAC
R
4
=
A L
axbxc
4
atau R =
) )( )( ( 4 c s b s a s s
axbxc
÷ ÷ ÷



A
B
C
A
B
C
A
B
C
- O
D E
A
B
C
18
Contoh Soal

1.Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung Luar suatu segitiga ABC yang diketahui
panjang sisi a = 12 cm, b = 13 cm dan c= 5 cm !
2. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm, maka panjang jari -jari
lingkaran singgung luar pada segitiga tersebut !

Jawab:
1. a = 12 cm, b = 13 cm, c = 5 cm, s = ½ .( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5)
= 15 cm.
R =
) )( )( ( 4 c s b s a s s
axbxc
÷ ÷ ÷

R =
) 5 15 )( 13 15 )( 12 15 ( 15 4
5 13 12
÷ ÷ ÷
x x
=
10 2 3 15 4
5 13 12
x x x
x x

R = cm
x
x x
28
65
84 4
5 13 12
=

2. s = (10 +10 +10)/1 =15
R =
) )( )( ( 4 c s b s a s s
axbxc
÷ ÷ ÷

R =
) 10 15 )( 10 15 )( 10 15 ( 10 4
10 10 10
÷ ÷ ÷
x x
=
5 5 5 10 4
10 10 10
x x x
x x

R =
3 25 4
10 10 10
x
x x
= cm
3
3 10
3
10
=

I. Soal – soal Penalaran dan komunikasi
1. Dari gambar di samping, jika diketahui panjag sisi
segitiga tersebut a = 13 cm, b = 14 cm, dan c = 15
cm, maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran
singgung dalam dan luar segitiga tersebut !








2. Gambar di samping A PQR sama sisi dengan panjang
sisinya 10 cm. Hitunglah :
a. Panjang R dan r
b. Luas daerah yang diarsir.







A
C
B
r
R
19


3. Dari gambar di samping hitunglah :
a. jari-jari lingkaran singgung dalam.
b. luas daerah yang diarsir.









4. Dari gambar di samping hitunglah luas daerah yang
diarsir!










II. Soal – soal soal pemecahan masalah.
1. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 10 cm x 500 cm. Jika kedalam balok tersebut
dimasukkan pipa dengan panjang yang sama dengan balok tersebut, maka berapakah jari -
jari pipa tersebut ?

2. Gambar di samping adalah gambar sebuah tiang penyangga yang
terbuat dari gift. Supaya lebih kuat bagian dalamnya di lubagi
berbentuk tabung, kemudian di isi dengan campuran semen, pasir
dan batu. Jika alas tiang tersebut sama sisi dengan panjang 15 cm,
dan tinggi tiang 4 m, maka hitunglah volume gift yang diperlukan
dan voluma campuran semen , pasir dan batu ! ( Volume tabung =
L alas x tinggi, volume tiang / prisma = L alas x tinggi).


















9 cm
1
2

c
m

8 cm
10 cm
20
6. Panjang busur, luas juring dan tembereng.
a. Panjang busur ( · )
Untuk mengetahui cara menghitung panjang busur suatu lingkaran perhatikan uraian
berikut !
Dari gambar di samping diketahui :
Sudut lingkaran dengan pusat O = 360
o

ZAOB = o, dengan menggunkan perbandingan senilai, maka
berlaku :

lingkaran
K
AB ·
=
0
360
o

· · AB x 360
o
= o x K
lingkaran

· · AB =
lingkaran
xK
0
360
o

· · AB = r x t
o
. 2
360
0
atau · AB = D xt
o
.
360
0


Contoh:
1. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7
cm, dan o = 80
o
, maka hitunglah panjang · AB !

Jawab :
r = 7 cm, o = 80
o

· AB = r x t
o
. 2
360
0

· · AB = r x t
o
. 2
360
0

· · AB = cm x 7
7
22
. 2
360
80
0
0

· · AB = cm x44
9
2
= cm
9
88


2. Dari gambar di samping jika diketahui · AB = 12 cm,
ZAOB = 80
o
, ZBOC = 60
o
, maka hitunglah panjang · BC
!

Jawab :
BC
AB
·
·
=
|
o
·
BC
cm
o
·
=
12
60
80
0

· · BC x 80
o
= 12 x 60
o


· · BC = 12
80
60
0
x
o
= 9 cm.





O-
A
B
o
O-
A
B
o
O-
A
B
o
C
|
21
3. Suatu busur lingkaran panjangnya 5,5 cm, t = 22/7, dan sudut pusat yang menghadap busur
tersebut adalah 45
o
, maka hitunglah jari-jari lingkaran tersebut !
Jawab :
· AB = r x t
o
. 2
360
0
· 5,5 = r x
7
22
2
360
45
0
0

· 5,5 = r x
7
22
2
8
1

· 5,5 = r
14
11


· r =
11
14 5 , 5 x
=7 cm


b. Luas juring.
Sama halnya dengan panjang busur, untuk menentukan luas juring pun dapat menggunkan
cara yang sama dengan menentukan panjang busur. Perhatikan uraian berikut !
Dari gambar di samping diketahui terdapat Sudut pusat yang
besarnya = o, lingkaran dengan besar sudut 360
o
, maka kan
berlakut :


lingkaran
L
LjAOB
=
0
360
o
, LjAOB = Luas juring AOB.
· Lj AOB x 360
o
= o x L
lingkaran

· Lj AOB =
lingkaran
xL
0
360
o

· Lj AOB =
2
0
360
r xt
o
atau Lj AOB =
2
0
4
1
.
360
D x t
o



Contoh :
1. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7
cm, dan o = 80
o
, maka hitunglah panjang Lj AOB !

Jawab :
r = 7 cm, o = 80
o

Lj AOB =
2
0
360
r xt
o

· Lj AOB =
2
0
0
7
7
22
360
80
x x
· Lj AOB = 154
9
2
x
· Lj AOB =
2
9
2
34
9
308
cm =


O-
A
B
o
O-
A
B
o
22
2. Dari gambar di samping jika diketahui LjAOB = 18 cm
2
,
ZAOB = 80
o
, ZBOC = 60
o
, maka hitunglah panjang
LjBOC !

Jawab :
LjBOC
LjAOB
=
|
o
·
LjBOC
cm
o 2
0
18
60
80
=
· Lj BOC x 80
o
= 18 x 60
o


· LjBOC = 18
80
60
0
x
o
= 13,5 cm
2
.

3. Juring suatu lingkaran mempunyai luas 39,25cm
2
, t = 3,14, dan sudut pusat pada juring
tersebut adalah 45
o
, maka hitunglah diameter lingkaran tersebut !
Jawab :
Lj AOB =
2
0
4
1
.
360
D x t
o
· 39,25 =
2
0
0
14 , 3
4
1
.
360
45
xD x x

· 39,25 =
2
14 , 3
4
1
.
8
1
xD x x
· D
2
=
14 , 3
4 8 25 , 39 x x
= 400

· D = cm 20 400 =


4. Dari gambar di samping hitunglah daerah yang diarsir, jika
diketahui OA = 10 cm, · AB = 8 cm!
Jawab :
Pada rumus busur luas juring berlaku perbandingan senilai,
maka :

lingkaran
K
AB ·
=
0
360
o
dan
lingkaran
L
LjAOB
=
0
360
o
, sehingga :

lingkaran lingkaran
L
LjAOB
K
AB
=
·
=
0
360
o
·
lingkaran lingkaran
L
LjAOB
K
AB
=
·


· Lj AOB =
lingkaran
lingkaran
xL
K
AB ·

· Lj AOB =
2
2
r x
r
AB
t
t
·

· Lj AOB = xr
AB
2
·
= ABxr x ·
2
1

· Lj AOB =
2
40 10 8
2
1
cm cm cmx x =

O-
A
B
o
C
|
O
A
B
23
c. Luas tembereng
Tembreng merupakan bagian dari sektor atau juring, perhatikan
gambar disamping ! Tembereng adalah daerah yang diarsir.
Sehingga untuk mementukan luas tembereng, langkah pertama
yang kita lakukan adalah menhitung luas sektor atau juring AOB,
kemudian dikurangi luas segitiga AOB.
L tembereng = Lj AOB - LAAOB.






Contoh:
Dari gambar disamping diketahui, r = 7 cm, ZAOB siku-siku,
maka hitunglah :
a. Luas juring AOB
b. Luas tembereng ( daerah yang diarsir)




Jawab :
a. Lj AOB =
2
0
360
r xt
o

· Lj AOB =
2
0
0
7
7
22
360
90
x x

· Lj AOB =
2
5 , 38 154
4
1
cm x =
b. L tembereng = LjAOB - LAAOB

· L tembereng = 38,5 – ½ x7x7
· L tembereng = 38,5 – 24,5 =14 cm
2
.



I. Soal-soal pemahaman konsep
1. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari 7 cm, terdapat dua titik A dan B pada keliling
lingkaran tersebut sehingga ZAOB = 60
o
, maka panjang ·AB adalah...cm.
a. 7,33 b. 3,67 c. 2,67 d. 2,33

2. Jika pada lingkaran dengan pusat O terdapat dua titik A dan B pada keliling lingkaran ,maka
berlaku....
a.
lingkaran
o
K AOB
AB 360
=
Z
·
c.
lingkaran
K
AOB AB Z
=
·
0
360

b.
0
360
AOB
K
AB
lingkaran
Z
=
·
d.
AOB
K
AB
lingkaran
Z
=
·
0
360



O-
A
B
o
O- A
B
24
3. Sebuah ·AB panjangnya 16 cm, ZAOB = 50
o
,ZBOC = 80
o
, jika titik A,B dan C berada pada
keliling suatu lingkaran yang sama, maka ·BC =...cm.
a. 12,0 b. 20,6 c. 21,5 d. 25,6

4. Dari gambar di samping, panjang ·AB adalah...cm.
a. 10 c. 25
b. 20 d. 30








5. Dari gambar di samping, panjang diameter lingkaran
tersebut adalah...cm.(t =3,14)
a. 9 c. 18
b. 14 d. 21








6. Dari gambar di samping , maka berlaku hibungan....
a.
0
360
lingkaran
L
LjAOB
=
o
c.
lingkaran
L
LjAOB
0
360
=
o


b.
lingkaran
L LjAOB
0
360
=
o
d.
o
0
360
=
lingkaran
L
LjAOB





7. Dari gambar di samping jika diketahui o = 45o, r =
10 cm dan t = 3,14, maka LjAOB adalah...cm
2
.
a. 78,50 c. 19,63
b. 39,25 d. 7,85



8. Dari gambar di samping diketahui LjBOC= 12 cm
2
,
maka LjAOB adalah...cm
2
.
a. 22 c. 10
b. 18 d. 8





O-
A
B
50
o

3,925 cm
O-
A
B
o
O-
A
B
o
O- A
B
40
0

C
60
0

O-
A
B
60
o

C
15 cm
25
9. Dari gambar di samping , jika diketahui r = 14 cm,
dan LjAOB =
2
9
7
119 cm , maka besar sudut o
adalah...
o
.
a. 100 c. 80
b. 90 d. 70



10. Hubungan berikut yang benar adalah....
a.
L
K
AB
LjAOB
=
·
c.
360
o
=
· AB
LjAOB

b.
L
AB
K
LjAOB ·
= d.
K
AB
L
LjAOB ·
=

11. Dari gambar di samping, jika diketahui r = 10 cm,maka luas daerah yang di arsir
(tembereng) adalah...cm
2
.
a. 57,0 c. 20,5
b. 28,5 d. 18,2







12. Luas juring disamping adalah...cm
2
.
a. 50 c. 20
b. 40 d. 14




13. Dari gambar di samping adalah gambar sebuah
kolam renang jika daerah persegi merupakan
daerah yang 1 meter lebih dalam dari bagian yang
lain . Jika diameter kolam tersebut 8 m, maka luas
daerah yang dangkal adalah...m
2
. (t = 3,14)
a. 168,96 c. 337,92
b. 286,26 d. 423,29





14. Dari gambar di samping jika diketahui r = 10 cm,
dan segitiga AOB sama sisi, maka luas daerah
yang diarsir adalah...cm
2
. . (t = 3,14)
a. (52,33 - 25\3) c. (55,33 - 25\3)
b. (52,33 - 25\5) d. (65,33 - 25\5)





O-
A
B
o
O-
A
B
O
A
B
10 cm
4 cm
O-
O-
A
B
26
II. Soal – Soal Penalaran dan komunikasi
1. Tentukan luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ini !
a. b











c.










2. Dari gambar di samping ! Buktikan bahwa luas
daerah x sama dengan Luas daerah y !





























7 cm
7 cm
x
y
7 cm
7 cm 10 cm
10 cm
7 cm
7 cm
27
III. Soal pemecahan masalah.
1. Seorang ahli desain pertamanan
membuat sketsa taman seperti gambar
di samping dan perencanaan
pengairannya. Dari keterangan gambar
tersebut berapakah luas areal yang
dapat disirami ?

2. Jika tekanan airnya dikurangi dan luas
areal yang disirami menjadi setengah
dari luas pada no. 1, maka berapakah
panjang jari-jarinya?





7. Sudut pusat dan Sudut keliling.

a. Sudut pusat.
Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk dari dua
buah jari-jari pada suatu lingkaran. Perhatikan
gambar di samping o adalah salah satu contoh dari
sudut pusat.







b. Sudut keliling.
Sudut keliling adalah sudut yang terbentuk dari dua
buah tali busur yang berpotongan pada keliling
lingkaran. Pada gambar disamping | adalah salah
satu contoh sudut keliling pada lingkaran.











O-
A
B
o
O-
A
C
|
B
28
c. Hubungan sudut pusat dan sudut keliling.
Untuk mengetahui hubungan sudut pusat dan sudut keliling perhatikan uraian berikut!
Perhatikan gambar disamping!
Dari gambar disamping ZCBD = ZBCO = Zx
( karena A BCO sama kaki).

Demikian pula ZBAO = ZABD = Zy.

ZCOD = 2Zx ( karena sudut luar A DCO)

ZAOD = 2Zy ( karena sudut luar A DOA),

ZCOA = ZCOD + ZAOD

ZCOD = 2Zx + 2Zy = 2 (Zx +Zy), jadi ZCOA = 2ZCBA.










Contoh:
1. Tentukan besar Zo dan Z| pada gambar di samping !
Jawab :
Zo = ½ ZDOA
· Zo = ½. 80
o

· Zo = 40
o

Zo = Z| = 40
o
( karena mengahadap pada
busur yang sama yaitu ·AD).



2. Tentukan besar Zo pada gambar di samping !
Jawab :
Besar refleks ZCOA = 360
o
– 76
o

= 284
o

Jadi Zo = ½ . ZCOB = ½. 284
o
.
= 142
o
. ( menghadap busur yang sama yaitu
busur besar CA).
Cara langsung :
Zo = ½ . (360 – 76)
o

= 142
o
.









O-
A
C
x
B
x
y
y
D
Sudut pusat = 2 x sudut keliling yang menghadap pada
busur yang sama.
O-
A
C
B
80
o

o
|
D
O-
A
B
76
o

o
C
29
3. Dari gambar di samping tentukan besar Zo dan Z| !
Jawab :
ZOAC = ZOCA = 25
o
( karena AOCA sama kaki)
ZCOA = 180
o
– 2.25
o
= 130
o
.
Zo = ½ . ZCOA
= ½. 130
o
= 65
o
.

Z| = ½. (360 –130)
o

= 115
o
.
Dari hasil tersebut dapat ditarik hubungan antara dua
Zo da Z|, sebagai berikut : Zo + Z| = 180
o
. ( sudut
yang saling berhadapan dalam segiempat tali busur
jumlahnya 180
o
)

4. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut | !
Jawab :
ZAOB = 180
o
( garis lurus/diameter)
Z| = ½ . ZAOB
Z| = ½ . 180
o

Z| = 90
o

Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan
bahwah setiap sudut keliling yang mengahadap
diameter lingkaran besarnya 90
o
atau siku-siku.





d. Sudut yang terbentuk di dalam lingkaaran dari perpotongan dua tali busur.
Dari gambar di samping sudut o adalah sudut yang
terbentuk dari perpotongan talibusur AB dab CD.
Untuk menentukan besar sudut o, perhatikan uraian
berikut !
ZAOD sudut pusat dengan sudut kelilingnya ZABD,
ZCOB sudut pusat dengan sudut kelilingnya
ZCDB.Sehingga pada segitia BDE ,Zo adalah sudut
luar segitiga, maka:
Zo = ZABD + ZCDB
· Zo = ½ ZAOD + ½ ZCOB
· Zo = ½ (ZAOD + ZCOB)


Contoh:
Drai gambar si samping jika diketahui ZAOD = 120
o
,
ZCOB = 80
o
, maka hitunglah Zo !

Jawab :
Zo = ½ (ZAOD + ZCOB)
· Zo = ½ (120
o
+ 80
o
)
· Zo = 100
o
.


O-
A
B
25
o

|
C
o
D
O-
A
C
|
B
O-
A
B
C
D
o
E
O-
A
B
C
D
o
E
30
e. Sudut yang terbetuk di luar lingkaran dari perpanjangan dua tali busur lingkaran.
Dari gambar di samping diketahui ZAOB sudut pusat
dengan sudut kelilinya ZADB, ZCOD sudut pusat
dengan sudut kelilingnya ZCBD.Z| adalah sudut
yang terbentuk dari perpanjangan tali busur AD dan
BC. Bila diperhatikan segitiga BDT, maka sudut ADB
adalah sudut luar dari segitiga BDT. Sehingga berlaku
:
ZADB = ZDBC + Z|
· Z| = Z ADB - Z DBC
· Z| = ½ Z AOB – ½ Z DOC
· Z| = ½ (Z AOB – Z DOC)

Contoh :
Perhatikan gambar di samping! Jika diketahui ZAOB
= 100
o
, ZDOC=40
o
, maka hitunglah besar Z| !
Jawab :
Z| = ½ (Z AOB – Z DOC)
· Z| = ½ (100
o
– 40
o
)
· Z| = 30o.

f. Panjang tali busur pada lingkaran (Pengayaan)
a. Dari gambar di samping dapat ditarik hubungan
sebagai berikut : AE x EB = DE x EC.






b. Dari gambar di sampik dapat ditarik hubungan
sebagi berikut : AT x DT = BT x CT








c. Dari gambar di samping dapat di tarik hubungan
sebagai berikut : AB x CD = AD x CD + AC x BD













O -
A
B
C
D
T
|
O-
A
B
C
D
E
O -
A
B
C
D
T
O-
A
B
C
D
E
31


I. Soal – soal pemahaman konsep.
1. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut ABC !







2. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut AOC !








3. Dari gambar di samping dikatahui sudut ACD = 50
o
,
maka hitunglah besar sudut ABD dan sudut AOD !






4. Dari gambar di samping hitung besar sudut ADC dan AOC !




5. Dari gambar di samping hitung besar sudut ABC dan sudut AOC !








6. Dari gambar di samping jika diketahui besar sudut
OCA = 20o, maka hitunglah besar sudut AOC, sudut
ABC dan sudut ADC !











O -
A
B
C
100
o

O -
A
B
C
55
o

O -
A
B
C
50
o

D
A
O -
B
C
110
o

D
O -
B
A
C
D
32
7. Dari gambar-gambar berikut tentukan besar sudut o,|,¸,x,dan y!
a. b. c.









d. b. c.









e. f.










g. h. i.









8. Tentukan panjang ruas garis-ruas garis pada gambar berikut !
a. Hitunglah panjang ED ! b. Dari gambar berikut diketahui:
AD = 10 cm, DT = 12 cm, dan
8 cm, maka hitunglah panjang
BC an ET !









80
o

O -
120
o

o
O -
50
o

o
45
o

O -
110
o

o
70
o

O -
110
o

40
o

o
O -
A
B
C
D
T
100
o

40
o

o
|
O -
A
B
C
D
T
80
o

50
o

o
|
O -
A
B
C
D
T
o
o

50
o

30
o

¸
|
o

O -
A
B
C
D
T
o
o

25
o

110
o

¸
|
o

x
y
A
O -
B
C
110
o

D
85
o

x
y
A
O -
B
C
100
o

D
75
o

x
y
o
O -
30
o

70
o

x
y
o
|
o

O-
A
B
C
D
E
8 cm
6cm
10 cm
O -
A
B
C
D
T
33
c. Dari gambar berikut diketahui AD = 12 cm, BD = 8 cm, BC = 10 cm,AC = 7 cm, dan DC =
18 cm, maka hitunglah panjang AB !











II. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Dari gambar di samping diketahui dua buah
lingkaran tersebut mempunyai jari – jari yang
sama. Maka buktikan bahwa :
Besar · AC = · DC + · DE !






2. Dari gambar di samping buktikan bahwa :
ZDFC = ·DC + ZDTC !






3. Dari gambar di samping diketahui BC = 12 cm,
DE = 5 cm, ZD = 30
o
, maka hitung panjang AC !






















O-
A
B
C
D
E
- A-
C
-
-
-
D
E
-
- B
O -
A
B
C
D
T
F
O- D
E
A
C
B
34
PETA KONSEP
















GARIS SINGGUNG
PADA
LINGKARAN
KEDUDUKAN
GARIS TERHADAP
LINGKARAN
MEMOTONG MENYINGGUNG TIDAK
MEMOTONG DAN
TIDAK
MENYINGGUNG
TITIK SINGGUNG
DI LUAR
LINGKARAN
TITIK SINGGUNG
PADA
LINGKARAN
GARIS SINGGUNG
PERSEKUTUAN
DUA LINGKARAN
GARIS SINGGUNG
PERSEKUTUAN
LUAR
GARIS SINGGUNG
PERSEKUTUAN
DALAM
35
BAB II
GARIS SINGGUNG PADA LINGKARAN


.





1. Kedudukan garis terhadap lingkaran.
Perahatikan beberapa contoh kedudukan garis terhadap suatu lingkaran.
Dari gambar di samping dapat dilihat bahwah garis
a tidak memotong atau menginyinggung lingkarn.
Garis b menginggung lingkaran dan garis c
memotong lingkaran.
Dengan demikian, maka garis dikatakan
menyinggung lingkaran jika anata garis dan
lingkaran tersebut memiliki satu titik
persekutuan.
Sedangkan suatu garis dikatakan memotong
lingkaran jika antara garis dan lingkaran
tersebut memiliki 2 titik pesekutuan.

2. Garis singunggung pada lingaran melalui sebuah titik pada lingkaran.
Jika terdapat sebuah titik pada lingkaran maka
akan dapat tepat satu buah garis singgung yang
melalui titik tersebut. Perhatikan gambar di samping
!











Cara melukis garis singgung dengan titik singgung pada lingkaran.









Gb.1 Gb.2



O-
a
b
c
-
P
-
Q
-
R
O-
l
-P


O-
-P - - O-
-P - -
Tujuan pembelajaran :
a. Menentukan sifat-sifat garis singgung dan garis yang melalui titik pusat.
b. Mengenal garis singgung persekutuan luar dan dalam pada dua lingkaran.

36








Gb.3




Langkah :
1. Buatlah garis yang menghubungkan titik pusat denga titik p, kemudian buatlah lingkaran
dengan pusat titik P. Gb.1
2. Buatlah busur lingkaran dengan pusat masing-masing perpotongan antara lingkaran
dengan garis yang melalui titik O dan P,kedua busur tersebut harus berjari-jari sama . Gb 2
3. Tariklah garis melalui perpotongan-perpotongan titik busur lingkaran yang terbentuk pada
langkah ke-2. Gb 3., maka garis yang terbentuk (garis l ).




3. Garis singgung pada lingkaran yang melalui titik diluar lingkaran,
Dari sebuah titik yang terdapat di luar lingkaran akan
dapat dibuat dua buah garis yang menyinggung
linfgkaran tersebut. Perhatikan gambar di samping !











a. Cara melukis garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran.
















O-
l
-P - -
O-
-P
O-
-P
O-
-P
37
Gb. 1 Gb.2













Gb.3 Gb.4.











Gb.5 Gb.6


Langkah-langkah:

1. Buatlah garis yang melalui titik O dan P. Gb.1
2. Buatlah busur lingkaran dengan pusat O dan P dengan jari-jari yang sama. Gb 2
3. Tariklah garis yang menghubungkan dua titik perpotongan kedua busur lingkaran pada
langkah ke-2. Gb3.
4. Buatlah lingkaran dengan pusat perpotongan antara garis OP dan garis yang tadi dibuat
pada langkah ke-3.Gb4.
5. Buatlah garis singgung yang melalui perpotongan lingkaran pada langkah ke-4 dengan
lingkaran O ke titik P. Gb5.
6. Tariklah masing-masing jari pada masing-masing titik singgungnya. Garis yang melalui titik
AP dan BP adalah garis singgung yang kita cari. Gb 6.















-P
O- -
O-
-P -
O-
-P -
O-
-P
A
B
38
Soal-soal Pemahaman konsep

Lukislah garis singgung-garis singgung pada lingkaran yang melalui titik-titik berikut !
1. 2.












3 4..













5.

























O-
-P
O-
-P
O-
-P
O-
-P
O-
-P
39

b. Menghitung panjang garis singgung yang dibentuk dari titik di luar lingkaran.
Perhatikan gambar di samping ! Dari gambar tersebut,
maka dapat dibuat persamaan yang menggunakan
dalil Pythagoras, karena pada gambar tersebut
terbentuk dua segitiga siku-siku yaitu A AOP dan
ABOP.
Sehingga dapat ditarik hubungan:
AP =
2 2
OA OP ÷
AP =
2 2
r OP ÷



Contoh soal :
1.Diketahui sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 6 cm, dari titik P yang berjarak
10cm dari pusat lingkaran tersebut ditarik garis sinngung terhadap lingkaran tersebut.
Maka hitunglah panjang garis singgung yang terbentuk !
Jawab :
r = 6 cm, OP = 10 cm
Panjang garis singggung =
2 2
r OP ÷
=
2 2
6 10 ÷
= cm 8 64 =

2. Dari gambar di samping jika diketahui OA = 3 cm, OP
= 5 cm, maka hitunglah :
a. AP
b. Luas OAPB
c. AB
Jawab :
a. AP =
2 2
r OP ÷
=
2 2
3 5 ÷
= . 4 16 cm =

b. Luas OAPB = 2x LAOAP (karena layang-layang OAPB terbentuk dari AOAP dan AOBP)
= 2x (1/2 . 3 x 4 )
= 2 x 6 cm
= 12 cm
2
.

c. AB = salah satu diagonal layang-layang OAPB.
Luas OAPB =
2
OPxAB

12 cm
2
=
2
5xAB

5x AB = 2 x 12
AB = 24/5 = 4,8 cm.




O-
-P
A
B
O-
-P
A
B
D
40
I. Soal Pemahaman konsep.
1. Sebuah titik berada pada jarak 10 cm dari pusat suatu lingkaran dengan jari-jari 6 cm, maka
panjang garis singgung lingkaran yang melalui titik tersebut adalah... cm.
a. 10 b. 9 c. 8 d. 5

2. Dari gambar di samping diketahui OA= 5 cm dan OB = 13
cm, maka luas layang-layang OABC adalah...cm
2

a. 65 c. 55
b. 60 d. 50









3. Drai gambar di samping jika diketaui panjang OA = 6 cm
dan OB = 10 cm, maka panjang AC adalah...cm.
a. 9,6 c. 4,8
b. 5,4 d. 2,4









4. Dari gambar di saping jika diketahui panjang AP= 9 cm
dan OC = 7 cm, maka panjang BC adalah....cm
a. 6,00 c. 9,50
b. 6,72 d. 9,75






5. Drai gambar di samping jika diketahui luas layang-layang
OABC = 150 cm
2
, dan panjang AB = 20 cm, maka panjang
Ac adalah....cm
a. 48 c. 24
b. 25 d. 20










O-
-B
A
C
O-
-B
A
C
D
O- P- A
B
C
D
O-
-B
A
C
D
41

6. Dari gambar di samping luas daerah yang diarsir
adalah...cm
2
.
a.
3
1
102 3 45 + c.
3
1
103 5 45 +
b.
3
2
102 3 49 + d.
3
1
103 5 49 +


7. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari r, jika terdapat titik P , maka syarat berikut
yang harus berlaku agar terdapat minimal satu garis yang melewati titik P dan menyinggung
lingkaran O adalah....
a. OP < r b. OP > r c. OP = r d. 2OP = r

8. Jika terdapat lingkaran yang berpusat di O dan berjari-jari r, terdapat titik P di luar lingkaran,
sehingga terbentuk garis yang melalui titik P dan menyinggung lingkaran O, garis tersebut
AP, maka perssamaan berikut yang benar adalah....
a.
2 2 2
r OP AB + = b.
2 2 2
r OP AB ÷ = c.
2 2 2
OP r AB ÷ = d. r OP AB + =

9. Dari gambar di samping jika jari-jari lingkaran = r ,
maka luas OABC adalah....
a.
2
.AB r
L = c. AB r L . . 2 =
b.
2
.AC r
L = d. AB r L . =




10. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 5 cm, dan sebuah titik P di liuar
lingkaran. Jika panjang garis singgung yang melalui titik P pada lingkaran O adalah 12 cm
,maka panjang OP adalah...cm.
a. 16 b. 16 c. 14 d. 13


II. Soal penalaran dan komunikasi.
1. Dari gambar di samping buktikan bahwa : AD + BC = AB + DC !






2. Dari gambar di sampin jika diketahui panjang jari-
jari lingkaran = 5 cm, dan panjang OP = 13 cm,
maka luas hitunglah luas daerah yang diarsir !







30
o

7 cm
-
14 cm
O-
-B
A
C
D
A
B
C
D
-
Q
-R
P-
-R
O-
-B
A
C
42
3. Dari gambar di samping hitunglah besar ZA , ZB dan Z C !







4. Jika terdapat sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari r,dan terdapat titik P. Jelaskan
kapan kita dapat melukis garis yang menyinggung lingkaran O dan melalui titik P ! ( gunakan
gambar untuk menjelaskan jawabanmu! )













































45
o

65
o

A B
C
43
4. Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran.
Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran ada dua jenis yaitu:
1. Garis singgung persekutuan luar, seperti
gambar 1 (Gb. 1).
2. Garis singgung persekutuan dalam, seperti
gambar 2 (Gb. 2).



Gb. 1








Gb.2

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai penggunaan dari garis singgung persekutuan
antara dua lingkaran.Sebagai contoh rantai pada sepeda, ban pengerak pada mesin dan ada
beberapa bagian dari mesin mobil yang menggunakan prinsip garis singgung persekutuan luar
antara duda lingkaran, dan sebenarnya masih banyak contoh-contoh yang lain.

A. Melukis garis singgung persekutuan dalam.
Langkah-langakah:
1. Tariklah garis yang
menghubungkan dau titik pusat
lingkaran A dab B. Kemudian buat
lah lingkaran dengan pusat di A
dengan panjang jari-jari merupakan
penjumlahan dari dua jari-jari
lingkaran tersebut ( R+r).





2. Lukislah busur lingkaran dengan
pusat di A dan B dengan jari-jari
lebih panjang dari setengah AB.
Kemudian tarik lah garis yang
menghubungkan titi-titik ada
perpotongan dua busur tersebut.











A - - B
A - - B -
R
44
3. Lukislah lingkaran dengan pusat titik
R. Dengan panjang jari-jarinya sama
dengan setengah dari panjang AB.
Kemudian tariklah garis AX.
Tandailah perptongan garis AX
dengan lingkaran A dengan titik P.






4. Tariklah garis yang mengubungkan
titik X dengan B. Kemudian buatlah
garis yang sama dan sejajar dengan
XB dan melalui titik P sehingga
menyinggung lingkaran B dititik Q.
Maka PQ adalah garis singgung
persekutuan dalam lingkaran A dan
B.






B. Melukis garis singgung persekutuan luar.
1. Hubungkan dua titik pusat A dan B
pada kedua lingkaran tersebut.
Kemudian buatlah lingkaran dengan
pusat di A dengan panjang jari-jari
hasil pengurangan jari-jari lingkaran
A dan B ( R – r).

2. Lukislah busur lingkaran dengan
pusat di A dan B dengan jari-jari
lebih panjang dari setengah AB.
Kemudian tariklah garis yang
menghubungkan titi-titik ada
perpotongan dua busur tersebut.




3. Lukislah lingkaran dengan pusat
titik R. Dengan panjang jari-jarinya
sama dengan setengah dari
panjang AB. Kemudian tariklah
garis AX. Tandailah perptongan
garis AX dengan lingkaran A
dengan titik P





A - - B -
R
x
P
A - - B -
R
x
P
Q
A - - B
A - - B -
R
A - - B -
R
X
P
45
4. Tariklah garis yang mengubungkan
titik X dengan B. Kemudian buatlah
garis yang sama dan sejajar dengan
XB dan melalui titik P sehingga
menyinggung lingkaran B dititik Q.
Maka PQ adalah garis singgung
persekutuan dalam lingkaran A dan
B.







Soal-soal Pemahaman konsep
Lukislah garis singgung persekutuan dalam dari dua lingkaran berikut !
1. 2.













Lukislah garis singgung persekutuan luar dari dua lingkaran berikut !
1. 2.























A - - B -
R
X
P
Q
A - - B
A - - B
A - - B
A - - B
46
C. Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran.
1. Garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran.
Perhatikan segitiga ABX adalah segitiga siku-
siku di X. Panjang XB = PQ ( garis singgung
persekutuan dalam). Sehingga berlaku ;

2 2 2
AX XB AB + =
2 2 2
AX AB XB ÷ =
2 2
) ( r R AB XB + ÷ = ,
jadi panjang PQ
2 2
) ( r R AB + ÷ = .
Contoh soal.
1. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B, masing-masing berjari-jari 4 cm dan 2 cm,
jika jarak kedua pusatnya 10 cm, maka hitunglah panjang garis singgung persekutuan
dalamnya !
Jawab:
AB = 10 cm, R = 4 cm, r = 2 cm,
Garis singgung persekutuan dalam ( gd )
2 2
) ( r R AB + ÷ =

2 2
) 2 4 ( 10 + ÷ =

2
) 6 ( 100 ÷ =
36 100 ÷ =
cm 8 64 = =

2. Duabuah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 8 cm dan 4 cm, jika diketahui
panjang garis singgung prsekutuan dalamnya 9 cm, berapakah jarak kedua pusatnya
?
Jawab :
R = 8 cm, r = 4 cm, gd = 9 cm
gd
2 2
) ( r R AB + ÷ =
9
2 2
) 4 8 ( + ÷ = AB

2 2 2
12 9 ÷ = AB

2 2 2
12 9 + = AB
15 144 81 = + = AB cm.

2. Garis singgung persekutuan luar.
Perhatikan gambar di Samping !. Segitiga
ABX adalah segitiga siku-siku dan siku-
siku di X. Panjang XB = PQ. Maka
berlaku:

2 2 2
AX XB AB + =
2 2 2
AX AB XB ÷ =
2 2
) ( r R AB XB ÷ ÷ = ,
jadi panjang PQ ( gl )
2 2
) ( r R AB ÷ ÷ =

Contoh:
A - - B
x
P
Q
R
r
A - - B
X
P
Q
47
1. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B dengan jari-jari masing-masig 16 cm dan 4
cm. Jika jarak kedua pusatnya 20 cm, maka hitunlah panjang garis singgung
persekutuan luar (gl) kedua lingkaan tersebut !
Jawab:
R = 16 cm, r = 4 cm, AB = 20 cm.
gl
2 2
) ( r R AB ÷ ÷ =
gl
2 2
) 4 16 ( 20 ÷ ÷ =
gl
2
) 12 ( 400 ÷ =
gl cm 16 144 400 = ÷ =

2. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 15 cm, salah satu jari -jari lingkaran
tersebut 11 cm, dan panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaan tersebut 12
cm. Maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran yang lain !
Jawab :
R = 11 cm, AB = 15 cm, dan gl = 12 cm
gl
2 2
) ( r R AB ÷ ÷ =
12
2 2
) 11 ( 15 r ÷ ÷ =
12
2

2 2
) 11 ( 15 r ÷ ÷ =
144 225 ) 11 (
2
÷ = ÷ r
81 ) 11 ( = ÷ r
11- r = 9
- r = 9 -11 = -2
r = 2 cm

I. Soal-soal pemahaman konsep.
1. Dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari 6 cm dan 2 cm. Jika jarak kedua pusatnya 10
cm, maka panjang garis singgung persekutuan dalamnya adalah....
a. 8 cm b. 7 cm c. 6 cm d. 5 cm

2. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 25 cm , jika panjang masing-masing jari-
jarinya 18 cm dan 3 cm, maka panjang garis singung persekutuan luar dua lingkaran
tersebjut adalah....
a. 24 cm b. 20 cm c. 12 cm d. 10 cm

3. Lingkaran dengan pusat O berjari-jari 8 cm, lingkaran dngan pusat Q dengan jari-jari 4 cm,
jika panjang garis singung persekutuan dalan dua lingkaran tersebut maka jarak kedua
pusatnya adalah....
a. 24 cm b. 20 cm c. 18 cm d. 16 cm

4. Dua buah lingkaran jarak kedua pusatnya 10 cm. Salah satu jari-jari lingkaran tersebut
adalah 4 cm. Jika panjang garis singgung persekutuan dalamnya 8 cm, maka pajang jari-jari
lingkaran yang lain adalah....cm.
a. 10 b. 8 c. 6 d. 2






48
5. Diketahui lingkaran dengan pusat O berjari-jari 5 cm dan dengan pusat P jari-jarinya 2 cm.
Jarak kedua pusat lingkaran tersebut 24 cm. Jika garis singgng persekutuan luar dua
lingkaran tersebut diperpanjang sehinggan memotong di x dengan perpanjang OP, maka
panjan OX adalah ....cm.
a.
7
6
26 b.
7
6
17 c.
7
6
10 d.
7
1
7
6. Diketahui dua buah lingkaran dengan jari-jai masing-masing 20 cm dan 8 cm, jarak kedua
pusatnya 37 cm. Maka panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut
adalah....cm.
a. 45 b. 40 c. 35 d. 30

7. Dikatahui dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 16 cm dan 6 cm. Jika panjang
garis singgung persekutuan luar adanata kedua lingkaran tersebut adal ah 12 cm, maka jarak
kedua pusat dua lingkaran tersebut adalah....cm.
a. 10 b. 13 c. 14 d. 15

8. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 20 cm, panjang garis singgung
persekutuan luarnya 16 cm. Jika panjang jari-jari lingkaran yang kecil 4 cm, maka
perpandingan jari-jari lingkaran besar dan kecil adalah....cm.
a. 2 : 1 b. 4 :1 c. 5 :1 d. 6 :1

9. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y),jika jarak kedua pusatnya
z, jika panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah w maka
dapat dinyatakan sebagai....
a. ) (
2 2 2 2
y x z w + ÷ = c.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =
b. ) (
2 2 2 2
y x z w ÷ ÷ = d.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =

10. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y),jika jarak kedua
pusatnya z, jika panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut adalah w
maka dapat dinyatakan sebagai....
a. ) (
2 2 2 2
y x z w + ÷ = c.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =
b. ) (
2 2 2 2
y x z w ÷ ÷ = d.
2 2 2
) ( y x z w + ÷ =

II. Soal-soal penalaran dan komunikasi
1. Dari gambar di samping jika diketahui DA =
12 cm, BC = 5 cm dan AB = 25 cm, maka
hitunglah :
a. DC
b. DE
c. BE

2. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B berjari-jari R, r ( R > r). Tentukan syarat jarak
kedua pusat lingkaran tersebut agar kedua lingkaran tersebut :
a. mempunyai garis singgung persekutuan luar
b. mempunyai garis singgung persekutuan dalam


3. Dari gambar di samping jika diketahui OB = 2
cm, PO = 8 cm, maka hitunglah luas daerah
yang di arsir !


...
D
C
E
A
B
P O
A
B
49
4. Dari gambar di samping hitung panjang:
a. DC
b. Jari-jari masing-masing lingkaran.







5. Dari gambar di samping jika diketahui panjang jari-
jari lingkaran A = 9 cm, dan lingkaran B = 4 cm,
maka hitung panjang jari-jari lingkaran C ! ( boleh
menggunakan Kalkulator)







D. Panjang sabuk lilitan luar dan dalam antar dua linkaran.








Panjang seluruh rantai yang digunakan untuk menghubungkan kedua roda tersebut adalah
panjang sabuk luar (Gb. 1) dan panjang sabuk dalam (Gb.2)

1. Menghitung panjang sabuk luar.

Dari gambar di samping maka dapat
untuk menghitung panjang sabuk
lilitan luar adalah ( SL) :




2 2
0
0
0
) ( . 2 2 .
360
360
2 .
360
r R AB r R SL ÷ ÷ +
÷
+ = t
o
t
o











Gb.1
Gb.2
A - - B
P
Q
o
360
o
-o
R
r
20 cm
C
A
B
15 cm
25 cm
D
A-
-B
-
C
50
Contoh :
Perhatikan gambar di samping !
Hitunglah panjang sabuk lilitan yang
diperlukan oleh gambar di samping.

Jawab :
o = 360
o
-2x60
o
=240
o

R = 7 cm, r = 2 cm
2 2
0
0
0
) ( . 2 2 .
360
360
2 .
360
r R AB r R SL ÷ ÷ +
÷
+ = t
o
t
o

·
2 2
0
0 0
0
0
) 2 7 ( 10 . 2 2 . 14 , 3 . 2 .
360
240 360
7 .
7
22
2 .
360
240
÷ ÷ +
÷
+ = SL
· 75 . 2 19 , 4 33 , 29 + + = SL = 50,84 cm.

2. Menghitung panjang sabuk lilitan dalam.
Dari gambar di samping, maka panjang
sabuk liltan dalam (SD) dapat dihitung
sebagai berikut :







2 2
0 0
) ( . 2 2 .
360
2 .
360
r R AB r R SD + ÷ + + = t
o
t
o

· ( )
2 2
0
) ( . 2 2 .
360
r R AB r R SD + ÷ + + = t
o


Contoh :
Hitunglah panjang sabuk lilitan dalam pada
gambar di samping !






Jawab :
R = 5 cm, AB = 14 cm, r = 2 cm, o = 360
o
-2x60
o
=240
o

( )
2 2
0
) ( . 2 2 .
360
r R AB r R SD + ÷ + + = t
o

· ( )
2 2
0
) 2 5 ( 14 . 2 2 5
7
22
2 .
360
240
+ ÷ + + =
o
SD
· SD = 29,33 + 24,48 = 53,81cm


2 cm
A - - B
P
Q
60
o

7 cm
10 cm
A - - B
P
Q
R
r
o o
A - - B
P
Q
5 cm
2 cm
60
o

14 cm
51
I. Soal-soal pemahaman konsep.
Hitunglah panjang sabuk dalam dan luar pada gambar berikut ! (boleh menggunakan
kalkulator)

1. 2.







3. 4.








II. Soal-soal pemecahan masalah.
1. Terdapat 6 buah pipa dengan diameter yang sama. Bagaimanakah cara mengikat 6 pipa
tersebut menjadi satu dengan menggunakan tali yang seminim mungkin ? Jelaskan dengan
menggunakan gambar !

2. Gambar di samping adalah sebuah figora berbentuk lingkaran.
Jika diameter figora tersebut 20 cm dan sudut POA = 30
o
, maka
panjang tali yang digunakan untuk menggantung figora tersebut!







3. Jika terdapat sepuluh pipa seperti gambar berikut. Maka cara mengikat yan manakah yang
memerlukan tali yang paling sedikit, jika diameter pipa sama? Jelaskan dengan menghitung
masing-masing panjang tali pada gambar berikut !

















A - - B
P
Q
60
o

8 cm
15 cm
3 cm
A - - B
P
Q
8 cm
2 cm
60
o

20 cm
D
C
E
A
B
4 cm
4 cm
4 cm
10 cm
10 cm
10 cm

O
P
A
a. b.
c.
d.
12cm
25cm
5cm
85
0
52
PETA KONSEP

































BANGUN RUNAG
SISI DATAR
(BRSD)


UNSUR-UNSUR
BRSD


JARING-JARING
BRSD


LAS PERMUKAAN


VOLUME
53
BAB III
BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD)











1. Unsur-unsur bangun ruang sisi datar
Bila kita perhatikan Bangun ruang sisi datar adalah suatu topik pelajaran yang pernah
kita pelajari di sekolah dasar (SD). Coba kamu ingat bangun ruang sisi datar apa saja yang
pernah kamu pelajari ?.Bila kita sekarang berada di dalam suatu model bangun ruang, kira-
kira bangun ruang apa yang sedang kita amati ?Mengapa demikian ?
Coba perhatikan baik-baik unsur-unsur apa sajakah yang dimiliki oleh ruangan kelasmu
tersebut !
Bila kita perhatikan bangun ruang yang menyerupai kelas kita adalah balok. Karena
ukuran panjang lebar dan tingginya tidak sama.

Unsur-unsur Balok dan kubus
Dari gambar di samping maka dapat kita ketahui unsur
balok adalah:
1. Memiliki 12 rusuk yang terdiri dari 4 rusuk
panjang, 4 rusuk lebar dan 4 rusuk tinggi.
2. Memiliki 4 titik sudut
3. Memilki 6 sisi ( dinding )
4. Memiliki 12 diagonal sisi
5. Memiliki 4 diagonal ruang
6. Memilki 6 bidang diagonal






Berdasarkan gambar balok ABCD.EFGH di atas, maka jawablah pertanyaan-pertanyaan
berikut !
1. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut !

2. Sebutkan semua titik sudutnya !

3. Sebutkan semua sisinya !

4. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar !







Tujuan pembelajaran :
a. Menyebutkan unsur-unsur kubus, balok, prisma dan limas.
b. Membuat jaring-jaring kubus, balok, primas dan limas
c. Menemukan luas pemukan kubus ,balok, prisma dan limas
d. Menentujan luas permukaan kubus, balok, prisma dan limas
e. Menemukan rumus volume kubus, balok, prisma dan limas
f. Menentukan volume kubus, balok, prisma dan limas

A B
C
E
F
G
H
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
54

5. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !









6. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !
















7. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar !

8. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan !

9. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan !

10. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar !

11. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus !

12. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan
?. Jelaskan !

Untuk berikutnya perhatikan gambar di samping !.
PQRS.TUVW adalah sebuah kubus.

Berdasarkan model kubus PQRS.TUVW tersebut,
maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut :
1. Sebutkan semua unsur-unsur dari kubus
PQRS.TUVW !








P Q
R
T
U
V
W
P Q
R
T
U
V
W
S
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
A B
C
E
F
G
H
D
55
2. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut !

3. Sebutkan semua titik sudutnya !

4. Sebutkan semua sisinya !

5. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar !








6. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !








7. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar !















.

8. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar !

9. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan !

10. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan !

11. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar !

12. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus !

13. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan
?. Jelaskan !


P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
P Q
R
T
U
V
W
S
56
2. Jaring-jaring Balok dan kubus
Contoh jaring-jaring Balok















Dari gambar di atas adalah suatu gambar dari bentuk balok sebuah kotak roti kemudian kita
lepas bagian-bagian sehingga menjadi jaring-jaringnya.

Tugas kelompok :
1. Carilah dua buah kotak tempat makanan atau roti yang ukuran dan jenisnya sama.
2. Ukurlah panjang rusuk-rusuknya.
3. Satu diantara dua kotak tersebut di lepas menjadi-jaringnya
4. kemudian satu buah kotak yang utuh ditempelkan pada kertas karon dan sebelanya jaring-
jarinya dan sebelahnya gambar jaring-jarinya dengan ukuran yang sama dengan aslinya.



Perhatikan jaring-jaring balok berikut dan cara memotongnya menjadi jaring-jaring balok !





























A B
C
E
F
G
H
D
A
B
C D
G
H
B
F
F
E
A
E
F E
Arah guntingan
57
Contoh Jaring-jaring kubus.





















Soal-soal pemahaman konsep

1.Buatlah 4 jaring-jaring berbeda dari balok ABCD.EFGH berikut !
Ukuran balok AB = 4 cm, BC = 2 cm, dan AE = 3 cm.





..



2. Buatlah 6 buah jaring-jaring yang berbeda dari kubus dengan panjang rusuk 3 cm, berikut ini !




















A B
C
D
E
F
G H
A
B
C D
E F
E F
H G F
B
A
E
Arah guntingan
A B
C
E
F
G
H
D
P Q
R
T
U
V
W
S
58
3. Besaran-besaran pada Kubus dan balok
1. Luas permukaan kubus
Luas permukaan kubus adalah jumlah dari luas masing-masing sisi kubus tersebut.
Perhatikan Gambar kubus PQRS.TUVW dengan panjang rusuk s cm berikut !











Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa mencari luas
permukaan kubus PQRS.TUVW sama halnya menghitung
luas daerah dari jaring-jaring kubus tersebut.
Deengan demikian maka dapat ditulis :

Luas permukaan kubus = Luas juring kubus
= 6 x luas persegi
= 6 x s x s
Luas permukaan kubus = 6 x s
2


2. Luas permukaan balok
Demikian pula untuk meghitungluas permukaan balok caranya sama dengan cara
menghitung luas permukaan kubus.
Cobalah tunjukkan bahwa luas permukaan balok = ) ( 2 lxt pxt pxl x + + , bila balok
ABCD.EFGH mempunyai panjang = p cm, lebar = l cm dan tinggi = t cm.

























P Q
R
T
U
V
W
P Q
R
T
U
V
W
S
s
s
s
s
s
s
s
s
L = s
2

A B
C
E
F
G
H
A B
C
E
F
G
H
D
A
B
C D
G
H
B
F
F
E
A
E
F E
59
Contoh :
1. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 6 cm, maka hitunglah :
a. Panjang seluruh rusuknya
b. Luas permukaannya
Jawab :
Panjang rusuknya ( s) = 6 cm
a. Panjang seluruh rusuk kubus = 12 x s
= 12 x 6 cm
= 72 cm.
b. Luas permukaan = 6 x s
2

= 6 x 6
2

= 216 cm
2
.

2. Sebuah kubus dengan panjang diagonal sisinya 8 2 cm, maka hitunglah :
a. panjang rusuk
b. Luas permukaan.
Jawab :
a. Diagonal sisi (ds) = 8 2 cm.
ds =
2 2
s s +
· ds =
2
2s
· 8 2 = s 2
· s = 8 cm.

3. Kubus ABCD.EFGH diketahui panjang AG = 10 3 cm, maka hitunglah :
a. panjang rusuk kubus
b. luas permukaaanya
Jawab :
a. AG = diagonal ruang =
2 2 2
s s s + +
· 10 3 =
2
3s
· 10 3 = 3 s
· s = 10 cm

4. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 8 cm, lebar = 5 cm dan tinggi = 4 cm, maka
hitunglah:
a. panjang seluruh rusuknya
b. luas permukaanya
Jawab :
P = 8 cm, l = 5 cm dan t = 4 cm
a. Panjang seluruh rusuk balok = 4.( p + l + t )
= 4 .( 8 + 5 + 4 )
= 4. 17
= 68 cm.

5. Sebuah balok dengan panjang seluruh rusuknya 76 cm, jika p = 10 cm, l = 4 cm, maka
hitunglah :
a. tinggi balok tersebut
b. luas balok tersebut.
Jawab :
a. Panjang seluruh rusuk balok = 4.( p + l + t )
· 76 = 4. (10 + 4 + t)
b. Luas = 6 x s
2

= 6 x 8
2

= 384 cm
2

b. Luas = 6 x s
2

= 6 x 10
2

= 600 cm
2

b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt )
= 2 x ( 8x5 + 5x4 + 8x4)
= 184 cm
2

60
· 76 = 4.( 14 + t)
· 76/4 = 14 + t
· 19 – 14 = t
· t = 5 cm.

b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt )
· Luas = 2 x ( 10x4 + 4x5 + 10x5)
· Luas = 2 x(110) = 220 cm
2


6. Dari gambar di samping jika diketahui luas ABFE =
60 cm
2
, luas EFGH = 40 cm
2
dan AE = 6 cm, maka
hitubglah :
a. panjang AB , dan EH
b. Luas permukaan ABCD.EFGH
Jawab :
Luas ABFE = 60 cm
2
, luas EFGH = 40 cm
2
dan AE = 6 cm
a. Luas ABFE = AB x AE
60 = AB x 6
60/6 = AB
AB = 10 cm.

Luas EFGH = EF x EH, EF = AB = 10 cm
40 = 10 x EH
40/10 = EH
EH = 4 cm

I. Soal-soal Pemahaman Konsep
1. Luas permukaan kubus dengan panjang rusuk 5 cm adalah....cm
2
.
a. 20 b. 30 c. 125 d. 130

2. Sebuah balok dengan ukuran 8 cm x 6 cm x 5 cm ,maka luas permukaan balok tersebut
adalah...cm
2
.
a. 19 b. 76 c. 236 d. 240

3. Kubus dengan luas permukaan 96 cm
2
, maka panjang seluruh rusuk kubus tersebut
adalah....cm.
a. 4 b. 12 c. 24 d. 48

4. Sebuah balok bagian alas luasnya 48 cm
2
, bagian depan 32 cm
2
, jika tinggi balok tersebut 4
cm, maka luas permukaan balok tresebut adalah....cm
2
.
a. 208 b. 158 c. 104 d. 80

5. Sebuah kubus dengan panjang rusuknya 4 cm, maka luas bidang diagoalnya adalah....cm
2
.
a. 3 8 b. 3 12 c. 3 16 d. 3 20

6. Sebuah balok ABCD.EFGH dengan ukuran AB = 8 cm, BC = 6 cm dan AE = 4cm, maka
luas daerah ACGE adalah....cm
2
.
a. 80 b. 60 c. 40 d. 24

7. Sebuah kubus dengan keliling alas 40 cm, maka luas permukaan kubus tersebut
adalah....cm
2
.
a. 160 b. 200 c. 400 d. 1000


A B
C
E
F
G
H
D
b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt )
= 2 x ( 10x4 + 4x6 + 10x6)
= 296 cm
2

61
8. Kubus dengan luas permukaannya 216 cm
2
. Maka luas bidang diagonal kubus tersebut
adalah....cm
2

a. 3 36 b. 3 49 c. 3 81 d. 3 100

9. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2 : 1. Jika diketahu panjang balok tersebut 6 cm, maka
luas permukaan balok tersebut adalah....cm
2
.
a. 88 b. 102 c. 120 d. 150
10. Sebuah kubus rusunya s, kemudian rusuk kubus tersebut diperkecil 10 %, maka
perbandingan luas permukaan semula dengan luas setelah diperkecil adal ah...,
a. 100 : 90 b. 100 : 81 c. 91 : 100 d. 81 : 100

II. Soal-soal penalaran dan komunikasi.
1. Tentukan besar perubahan luas permukaan kubus yang mempunyai rusuk 8 cm, dan
mengalami :
a. rusuknya dikurangi 10% dari panjang semula
b. rusuknya diperpanjang 20% dari semula

2. Sebuah balok dengan perbandingan p : l : t = 4 : 3 : 2 dan lluas permukaan balok tersebut
208 cm
2
. Maka hitung :
a. p , l dan t
b. panjang selurruh rusuknya.

3. Sebuah balok dengan p = 12 cm, l = 10 cm, t = 8 cm. Maka hitunglah :
a. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperkecil 10 %.
b. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperpanjang 20%

4. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 144 3 cm
2
. Mka hitunglah ;
a. panjang rusuknya
b. luas permukaannya

5. Gambar balok di samping terbentuk dari tiga buah kubus
jika panjang rusuk kubus 6 cm, maka hitunglah luas
permukaan balok !






















62
III. Soal – soal pemecahan masalah.
1. Terdapat dua buak kertas karton dengan ukuran yang sama, yaitu 14 cm x 12 cm. Masing,
masing akan dibuat jaring-jaring kubus dan balok, maka tentukan ukuran kubus dan balok
yang dapat dibentuk agar sisa kertas korton yang terbuang minimum (paling sedikit) !

2. Dari karton berikut buatlah sebuah kotak tempat kue masing-masing berbentuk kubus dan
balok lengkap dengan ukuran kertas untuk penutup dan lipatan untuk lemnya !
Kubus

























Balok






















63
3. Volume Kubus
Untuk mengetahui volume atau isi kubus perhatikan ilustrasi berikut !
Kubus yang besar akan kita isi dengan kubus kecil sampai penuh. Perhatikan gambar
beriku !













Dari gambar di atas maka menurutkamu berapakah jumlah kubus kecil yang dapat
dimasukkan kedalam kubus besar ?. Jumlah kubus kecil yang dapat masuk edalam kubus
besar merupakan isi atau volume dari kubus besar tersebut. Bila kita lanjutkan sampai
penuh ternyata jumlah kubus yang diperlukan untuk memenuhi kubus besar adalah 27
kubus kecil. Dengan demikian maka Volume atau isi kubus besar = 27 kubus kecil.

Volume kubus = 27 kubus kecil ternyata sama dengan 3 x 3 x 3.
Jadi Volume Kubus = s x s x s
= s
3


4. Volume Balok.
Bagaimana halnya dengan volume balok ?. Pada prinsipnya sama. Dengan menggunakan
ilustrasi berikut tentukan rumus volume balok !














Dari ilustrasi dia atas, maka berapa jumlah kubus kecil yang diperlukan untuk memenuhi
balok ?, Jadi volume balok = .........Kubus kecil. Dan Volume kubus =..............................

I. Soal-soal Pemahaman konsep.
1. Sebuah kubus dengan rusuk s, maka rumus volume kubus tersebut adalah....
a. V = s
3
b. V = 6xs
2
c. V = 4xs
2
d. V = s
2


2. Sebuah balok dengan ukuran panjang = p, lebar = l dan tingginya = t, maka volume balok
tersebut adalah....
a. V = 2x( pxl + pxt + lxt ) b. V = 4x( p + l + t) c. V = pxlxt d. V = 2xpxlxt


3 cm
3 cm
3 cm
1 cm
1 cm
1 cm
3 cm
3 cm
3 cm
1 cm
1 cm
1 cm
5 cm
3 cm
2 cm
5 cm
3 cm
2 cm
64
3. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 10 cm, maka volume kubus tersebut adalah....cm
3
.
a.600 b. 800 c. 1.000 d. 1.200

4. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 10 cm, lebar = 8 cm, dan tinggin = 6 cm. Maka
volume balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 480 b. 490 c. 376 d. 200

5. Sebuah kubus dengan luas permukaan 150 cm
2
. Maka volume kubus tersebut adalah....cm
3
.
a. 125 b. 150 c. 525 d. 625

6. Sebuah balok dengan luas permukaan 166 cm
2
. Jika p= 7 cm dan l = 4 cm, maka volume
balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 140 b. 200 c. 220 d. 280

7. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 100\2 cm
2
. Maka volume kubus tersebut
adalah....cm
3
.
a. 200 b. 400 c. 800 d. 1.000


8. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2: 1. Jika panjang balok tersebut 12 cm, maka volume
balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 384 b. 684 c. 804 d. 814

9. Sebuah kubus dengan kliling alasnya 28 cm, maka volume balok tersebut adalah....cm
3
.
a. 284 b. 343 c. 383 d. 443

10. Kubus dengan panjang rusuknya s cm. Jika rusuknya diperkecil 10 %, maka perbandingan
volume mula-mula dengan volume setelah diperkecil adalah....
a. 10 : 9 b. 1000 : 729 c. 9 : 10 d. 729 : 1000

11. Sebuah tandon berbentuk kubus dengan rusuk 1 m. Jika air mengalir kedalam tandon
dengan kecepatan 0,5 liter/detik, maka waktu yang diperlukan untuk mengisi tandon tersebut
sampai penuh adalah....menit.
a. 200/3 b. 100/3 c. 80/3 d. 20/3

12. Sebuah tandon air berbentuk balok dengan ukuran 1 m x 2 m x 3 m. Diisi dengan air
dengan kecepatan air mengalir 1 liter/detik. Maka waktu yang diperlukan untuk mengisi
tandon tersebut adalah....menit.
a. 150 b. 120 c. 100 d. 60

II. Soal –soal penalaran dan komunikasi.
1. Sebuah kubus berukuran 6 cm terbuat dari kayu. Kemudian kubus tersebut di cat
permukaannya dengan warna biru. Setelah kering kubus tersebut dipotong menjadi kubus
– kubus kecil dengan dengan ukuran 1 cm.Maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut !
a. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai satu sisi yang berwarna biru.
b. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai dua sisi yang berwarna biru.
c. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai tiga sisi yang berwarna biru.
d. Banyaknya kubus kecil yang tidak mempunyai sisi yang berwarna biru.

2. Sebuah balok dengan ukuran 12 cm x 10 cm x 8 cm, hitunglah perubahan yang terjadi jika :
a. perubahan luas permukaan jika masing-masing rusuknya diperpanjang 10 %.
b. perubahan volumenya jika masing-masing rusuknya diperkecil 20 %.




65
3. Dua buah kubus dengan perbandingan rusuk-rusuknya 2 : 3, maka hitunglah :
a. Perbandingan luas permukaannya
b. Perbandingan volumenya.

4. Sebuah kubus dan balok mempunyai hubungan rusuk-rusuknya sebagai berikut : panjang
balok 1,5 rusuk kubus, lebar balok 2/3 rusuk kubus dan tinggi balok ½ dari panjang balok.
Maka hitunglah perabndingan volume kubus dan balok !

5. Kubus ABCD.EFGH dengan luas segitiga ACF = 32\3 cm.Maka tentukan :
a. Luas permukaan kubus
b. Volume kubus.

III. Soal-soal pemecahan masalah.
1. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. Jika balok tersebut diisi dengan air
sampai dengan penuh kemudian sebagian airnya dipindahkan ke sebuah kubus dengan
rusuk 8 cm,sehingga tinggi air di kedua tempat sama, maka berapakah tinggi air tersebut !

2. Sebuah kertas karton dengan ukuran 12 cm x 25 cm. Jika karton tersebut akan dibuat
model bangun ruang, model manakanh yang memiliki volume yang paling besar dengan
sissa kertas yang paling sedikit ( model balok atau kubus )? Dan hitunglah volume dan sisa
kortonya !

3. Sebuah kawat panjang 8 m akan dibuat kerangka bangun ruang, maka bangun ruang
apakah yang mempunyai volume paling besar dan sisa kawat yang paling sedikit ? ( bangun
ruang Kubusa atau balok ). Berapakan besar volume dan sisa kawatnya ?































66
4. Prisma dan Limas
A. Prisma
Dari gambar berikut terlihat sebuah bangunan. Bila diperhatikan bentuk-bentuk bangunn
ruang yang menyusun bangunan tersebut beragam, salah satunya balok.


Coba perhatikan bentuk salah-satu atap bangunan tersebut sepertibangun ruang berikut :












Bangun di atas dinamakan prisma segitiga sama kaki. Prisma segitiga adalah bangun
ruang yang memiliki dua sisi yang mempunyai bentuk dan ukuran sama serta saling sejajar.
Pada gambar di atas sisi yang sama dan sejajar adalah segitiga sama kaki. Maka prisma
tersebut dinamakan prisma segitiga sama kaki.
Dalam pemberian nama prisma berdasarkan pada dua sisi yang sama dan sejajar
tersebut. Berikut ini adalah contoh beberapa prisma serta unsur-unsurnya.

Model Nama Unsur-unsur Gambar jaring-jaringya
Banyaknya
Titik sudut
Banyaknya
sisi
Banyaknya
rusuk












Prisma
segitiga



6



5



9









67
Model Nama Unsur-unsur Gambar jaring-jaringya
Banyaknya
Titik sudut
Banyaknya
sisi
Banyaknya
rusuk













Prisma
segi lima
beraturan





10





7







15





....




























....






....







....






....






....


Dengan demikian definisi Prisma adalah : bangun ruang tertutup yang dibatasi oleh
dua sisi berbentuk segi banyak yang sejajar dan kongruen, serta sisi-sisi lainnya
berbentuk persegipanjang.

Perhatikan contoh berikut :
Gambar di samping adalah prisma segi lima . Dua sisi yang sama
yang sejajar dan kongruen adalah bangun ABCDE dan FGHIJ, yang
sebagai alas dan atapnya. Sedangkan sisi tegaknya ABGF, BCIG,
CDJI, DEKJ dan AEKF.
Untuk bangun-bangun prisma yang lain pastilah akan demikian artinya
selalu memiliki dua bangun datar yang sejajar dan kongruen dan sisi
tegak yang menghubungkan dua bangun datar tersebut.
Dalam pemberian nama prisma tergantun pada dua bangun datar yang
sejajar dan kongruen tersebut. Seperti contoh di samping karena
bangun yang sejjajar dan kongruen berbentuk segi lima maka diberi
nama Prisma segi lima.

Dari definisi prisma terebut diatas apakah balok temasuk prisma ? Jelaskan jawabanmu !






A B
C
D
E
F
G
I
J
K
68
B. Limas
Sama halnya dengan prisma limas, suatu saat kita akan temui bangun-bangun ruang sisi
datar yang bentuknya tidak menyerupai kubus, balok atau prisma. Sebagi contoh coba
perhatikan gambar berikut !

Dari gambar di atas terdapat model bangun ruang yang bukan merupakan kubus, balok
maupun prisma, bila kita buat sketsanya sebagi berikut :

Bangun tersebut namanya Limas. Nama limas tersebut adalah
limas persegi. Sama halnya dengan prisma pemberian nama
limas tergantung pada alasnya.
Unsur-unsur limas disamping antara lain : ABCD adalah alas,
TA, TB, TC dan TD adalah rusuk tegak AB,BC,CD dan AD
adalah rusuk alas, TO adalah garis tegak dengan bidang alas
dan melalui T adalah tinggi limas.



Sedangkan gambar di samping adalah jaring-
jaring dari limas persegi. Trebentuk dari sebuah
persegi ABCD dan empat segitiga yaitu ABT,
BCT, CDT dan ADT sebagai dinding-
dindingnya. Garis TX adalah garis tinggi bidang
tegaknya.














Desain Lampu
Foto gedung
A B
C
D
T
O
A
T
T
T
T
B
C D
X
69
Model Nama Unsur-unsur Gambar jaring-
jaringya
Banyaknya
Titik sudut
Banyaknya
sisi
Banyaknya
rusuk













Limas
segitiga/bidang
empat ( Okta
hedron)




4






4






6































Limas segi
lima







6







6







10







....



















....







....







....







....








....









Dengan demikian maka definisi limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh
sebuah bidang segibanyak sebagai sisi alas dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga.










70
C. Luas permukaan Prisma dan Limas
Luas permukaan prisma adalah luas seluruh sisi dari prisma, Dengan kata lain luas
permukaan primsa adalah jumlah dari luas masing-masing bangun pembentuk sisi Prisma
tersebut .
Berikut ini uraian tentang cara menenmukan rumus luas permukaan prisma :
Sebagai contoh kita akan mencari luas permukaan prisma segitiga dengan rusuk alas a cm, b
cm dan c cm dan tinggi t cm..








Luas permukaan prisma = luas jaring-jaringnya
= L1 + L2 + L3 + L4 + L5, L4 = L5= L
alas

= 2. L
alas
+ L1 + L2 + L3
= 2. L
alas
+ c.t + a.t + b.t
= 2. L
alas
+ ( a + b + c ).t
Luas permukaan prisma = 2. L
alas
+ K
alas
.t

Contoh:
Sebuah orisma segitiga siku-siku dengan rusuk alas 3 cm, 4 cm dan 5 cm tinggi Prisma 12
cm, maka hitunglah luas permukaan prisma tersebut !
Jawab :
a = 4 cm, b = 3 cm, c = 5 cm, dan t = 12 cm.
Luas permukaan prisma = 2. L
alas
+ K
alas
.t
= 2. ½ 4 .3 + (3 + 4 + 5).12
= 12 + 168 = 180 cm
2
.


Luas permukaan Limas adalah luas seluruh sisi limas atau luas seluruh bangun datar
yang membentuk sisi limas.

















Luas permukaan limas = luas jaring-jaringnya
= L ABCD + LAABT + LABCT + LACDT LAADT

Luas permukaan limas = L
alas
+ L
Bidang tengaknya
a
b c
t
a
c
b
t t
a
b
c
a
c
a
b
b
c
a
t t L1 L2
L3
L4
L5
a
b c
t
A B
C
D
T
O
A
T
T
T
T
B
C D
X
71
Contoh:
Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alasnya 6 cm dan tingginya 4 cm, maka
hitunglah luas permukaan limas tersebut !
Jawab :
AB = BC = 6 cm, TO = 4 cm
TX =
2 2
0 T OX +
TX =
2 2
4 3 + = 25
TX = 5 cm
L alas = 6 x 6 = 36 cm
2
.
L bidang tegak = 4 x L AABT
= 4 x ½ x6 x 5
= 60 cm
2
.
Jadi luas limas = L alas + L bidang tegak
= 36 + 60 = 96 cm
2
.

D. Volume Prisma dan limas.
Volume Prisma.
Untuk menemukan rumus volume prima dapat kita ambil salah satu contoh prisma yaitu
prisma persegi panjang. Perhatikan uraian berikut !

Volume Prisma ABCD.EFGH = V balok
= p x l x t, p x l = L alas prisma
Volume Prisma = L
alas
x t


Contoh soal :
Sebuah prisma segitiga siku-siku dengan alas 4 cm, 3 cm dan 5 cm, tinggi prisma 20 cm,
maka hitunglah volume prisma tersebut !
Jawab :
Volume = L alas x t
= ½ x 4 x 3 x 20
= 120 cm
2
.

Volume Limas.
Untuk menentukan rumus volume Limas perhatikan uraian berikut !
Kita akan mengambil contoh Limas persegi yang diambil dari kubus.
Dari gambar di samping dapat kita lihat bahwa dari sebuah kubus
dapat kita bentuk 6 limas yang sama besar yaitu Limas PQRST,
SRVWX,EUVWX,PQUTX,QRVUX dan PSMTX.
Tinggi limas = ½ tinggi rusuk kubus
t = ½ . s , atau s = 2.t
Volume Kubus = 6x Volume limas
Volume limas =
6
1
x Volume kubus
= s s s . . .
6
1
, sxs = L
alas

= ) . 2 .( .
6
1
t L
alas

Volume limas = t L
alas
. .
3
1


A B
C
D
T
O

B
C
E
F
G
H
D
p
l
t
P Q
R
T
U
V
W
X
S
72
Contoh soal:
Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alas 6 cm, dan tinggi limas 3 cm, maka
hitunglah volumenya !
Jawab :
S = 6 cm , t = 4 cm.
Vaolume = t L
alas
. .
3
1

= 4 . 6 . 6 .
3
1
= 48 cm
3
.

I. Soal-soal pemahaman konsep
1. Hitunglah Volume dan luas permukaan bangun ruang berikut !
a. Prisma alas segitiga dengan sisi alas 6 cm, 8 cm dan 10 cm, dan tinggi 20 cm
b. Prisma alas segitiga sama sisi dengan panjang rusuk alas 8 cm dan tinggi prisma 12 cm.
c. Prisma segienam beraturan dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 20 cm
d. Limas persegi dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 12 cm
e. Limas persegi panjang dengan rusuk alas 10 cm dan 18 cm dan tingginya 12 cm.

2. Sebuah Prisma segitiga siku-siku dengan luas permukaan 660 cm
2
. Panjang rusuk alas
siku-sikunya 5 cm dan 12 cm, maka hitunglah :
a. t
b. Volume

3. Sebuah limas alas persegi dengan luas permukaan 864 cm
2
. Jika diketahui tinggi limas 12
cm, maka hitunglah :
a. panjang rusuk alas
b. Volume

4. Sebuah balok dengan panjang rusuknya 10 cm x 8 cm x 6 cm.
Hitungalah : a. Luas permukaan Limas ABCDT
b. Volume limas ABCDT





II. Soal-soal penalaran dan kominikasi
1. Gambarlah jaring-jaring bangun ruang berikut sesuaikan dengan ukuran yang tertera !
a. b.







2. Tentukan volume dan luas permukaan bangun berikut !
a. Tetrahedron dengan panjang rusuk 6 cm. b.






A
X
B
C
E
F
G
H
D
p
l
t T
10 cm
5 cm
5 cm
4 cm
10 cm 8 cm
4 cm
10 cm
5 cm
12 cm
A
X
B
C
E
F
G
H
D
10cm
6 cm
8cm
5cm
5cm
73
3. Jika diketahui panjang rusuk limas berikut a cm, maka tunjukkan bahwa
Volumenya =
3
. 2
3
1
a !





4. Perhatikan gambar berikut ! Hitunglah volume bangun tersebut !







III. Soal Pemecahan Masalah
1. Sebuah tandon air berbentuk risma segitiga siku-siku. Dengan rusuk alas siku-siku 2 m dan
1 m. Tinggi limas 2 m, maka hitunglah ;
a. Volume tandon air tersebut !
b. Jika air pada tandon tersebut dialitkan dengan kecepatan mengalir 1 liter/detik, maka
tentukan waktunya sehingga air pada tandon tersebut tinggal setengahnya !

2. Seseorang akan membuat tandon air berbentuk piramida, semula dibuat dengan tinggi 5 m
dan rusuk alas 6 m. Karena tempatnya tidak cukup terpaksa prisma tersebut dipotong
dibagian ujungnya sehingga tingginya tinggal 3 m seperti gambar berikut .
Tentukan Volume bangun setelah dipotong !






3. Bila kita akan membuat pondasi untuk tiang rumah berbentuk limas terpancung seperti
gambar berikut, maka hitunglah :
a. Semen yang diperlukan jika tiap 10 cm
3
memerlukan 1 ons semen !
b. Luas permukaan pondasi tersebut !


















10 cm
10 cm
10 cm
5m
6 m
6 m
3m
12m
12m
12 cm
7cm
7cm
74
Latihan soal Ulangan umum semester genap.
1. Sebuah segitiga sama kaki dengan panjang alasnya 10 cm dan panjang kaki-kakinya
13 cm, maka luas segitiga tersebut adalah... cm
2

a. 36 b. 45 c. 65 d. 60

2. Sebuah segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-sikunya 12 cm dan 5 cm, maka
keliling segitiga tersebut adalah ... cm
2
.
a. 29 b. 30 c. 32 d. 60

3. Perhatikan segitiga di samping!
Jika panjang AB = 14 cm, BC 15 cm
dan AC 13 cm, maka panjang garis
tinggi yang titik C adalah... cm.
a. 15 c. 13
d. 14 d. 12

4. Sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisinya 10 cm, maka luas segitiga tersebut
adalah...cm
2

a. 3 25 b. 3 20 c. 2 15 d. 2 10

5. Jika diketahui AB = 6 cm , AC = 8 cm
dan ZA siku-siku, maka panjang jari-
jari lingkaran singgung dalam pada
gambar di samping adalah....cm
a. 6 c. 4
b. 5 d 2.

6. Seorang petani mempunyai tanah
seperti pada gambar di samping !
Jika panjang AB = 26 m , BC = 28 m
dan AC = 30 m, maka luas tanah petani
tersebut adalah...m2.
a. 356 c. 336
b. 345 d. 300
7. Sebuah lingkaran dengan jari-jarinya 7 cm dan t =
7
22
, maka keliling lingkaran
tersebut adalah.... cm
a. 154 c. 88 c. 44 d. 22

8. Sebuah lingkaran dengan luas 314 cm
2
, jika t = 3,14, maka diameter lingkaran
tersebut adalah...cm.
a. 20 b. 10 c. 8 d. 5

A
B
C
A
C
B
A
B
C
75
9. Luas daerah yang diarsir pada gambar
di samping , jika AB = 7 cm dan AC
14 cm adalah...cm
2
.(t =
7
22
)
a. 57,75 c. 77,00
b. 67,77 d. 115,50

10. Sebuah roda dengan diameter 10 cm. Jika roda tersebut mengelinding sebanyak
1.000 kali, maka jarak yang ditempuh oleh roda tersebut adalah...m.(t = 3,14)
a. 314 b. 3.140 c. 31.400 d. 62.800

11. Perhatikan gambar di samping! Jika
panjang OA = 7 cm, t = 22/7 dan
ZAOB =
0
60 , maka luas juring AOB
adalah...m
2

a. 154,00 c. 38,50
b. 77,00 d. 25,67

12. Perhatikan gambar di samping ! Jika
panjang jari-jari lingkaran = 12 cm , t=
3,14 dan ZAOB = 120
o
, maka panjang
busur AB adalah... cm
a. 15,12 c. 28,15
b. 25,12 d. 30,15

13. Luas daerah yang diarsir pada gambar di
samping jika AE = 2r , AB= BC = CD =
DE adalah...
a.
2
r t c.
2
4
3
r t
b.
2
2
1
r t d.
2
2 r t

14. Besar ZAOB =
0
120 , maka besar
ZACB adalah...
o
.
a. 20 c. 40
b. 30 d. 60


15. Besar ZATB pada gambar di samping
jika diketahui ZAOB =
0
140 , ZDOC =
0
50 adalah...
o
.
a. 95 c. 65
b. 90 d. 45

A
B
C
O
A
B
O
A
B
A
C
E
B D
O
A
B
C
A
D
B
C
T
O
76
16. Besar ZABC pada gambar di samping
adalah...
o
.
a. 90 c.70
b. 80 d.20



17. Besar o pada gambar di samping
adalah...
o
.
a. 60 c. 80
b. 70 d. 100


18. Dua buah lingkaran berjari-jari 8 cm dan 4 cm dan jarak kedua pusatnya 15 cm,
maka panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah...
cm.
a. 27 b. 23 c. 12 d. 9

19. Dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 15 cm dan 3 cm, jika jarak
kedua pusat lingkaran tersebut 20 cm, maka panjang garis singgung persekutuan
luarnya adalah ...cm
a. 16 b. 18 c. 20 d. 25

20. Jika diketahui Panjang OP = 25 cm, dan
panjang jari-jari lingkaran 7 cm, maka AP
adalah...cm.
a. 18 c. 22
b. 20 d. 24

21. Garis singgung persekutuan luar dua buah lingkaran 12 cm, jika jarak kedua
pusatnya 15 cm dan panjang jari-jari salah satu lingkarannya 11 cm, maka panjang
jari-jari lingkaran yang lain adalah...cm
a. 5 b. 4 c. 3 d. 2

22. Sebuah balok dengan ukuran panjang 10 cm, lebar 8 cm dan tinggi 5 cm, maka
luas permukaan balok tersebut adalah...cm
2
.

a. 400 b. 340 c. 170 c. 92

23. Sebuak kubus dengan panjang rusuk 10 cm, maka volume kubus tersebut
adalah...cm
3
.
a. 400 c. 600 c. 600 c. 1.000





-
A
B
C
O
20
o

-
O
100
o

o
O
A
P
77
24. Pada gambar di samping jika panjang AB = 8 cm , BC = 6 cm, ZB siku-siku dan
tinggi prisma 20 cm, maka volume prisma adalah...cm
3
.
a. 480 c. 600
b. 528 d. 960





25. Sebuah limas dengan alas persegi yang panjang rusuk alasnya 10 cm dan tinggi
limas 12 cm, maka volume limas tersebut adalah...cm
3
.
a. 400 b. 360 c. 450 d. 1.200

26. Sebuah kubus dengan volume 125 cm, maka luas permukaan kubus tersebut
adalah...cm
2
.
a. 150 b. 200 c. 250 d. 300.

27. Sebuah bak mandi berbentuk balok dengan ukuran panjang 1 m, lebar 1 m dan
tinggi 1,5 m, maka volume air pada bak mandi tersebut adalah...liter.
a. 15 b. 150 c. 500 d. 1.500

28. Berikut ini adalah jaring-jaring bangun rung ...
a. Balok c. Limas
b. Prisma segitga c. Prisma persegi




29. Banyaknya diagonal ruang pada kubus adalah ... buah
a. 2 b. 3 c. 4 d. 6

30. Banyaknya rusuk pada balok adalah... buah
a. 4 b. 8 c. 12 d. 14


II. Jawablah dengan benar dan singkat !
31. Hitunglah panjang rangka untuk membuat
bangun di samping !





32. Gambarlah sebuah jaring-jaring balok dan sebuah jaring-jaring kubus dengan
ukuran terserah kamu !

A
B
C
D
E
F
7 cm 7 cm 7 cm
78
33. Sebuah balok berukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. Balok tersebut akan diisi dengan air
dengan kecepatan air mengalir 12 cm
3
/menit, maka berapakah waktu yang
diperlukan agar balok tersebut penuh ?

34. Sebuah tandon air berbentuk kubus dengan panjang rusuk 1 m. Jika tandon
tersebut diisi air dengan menggunkan timba balok dengan ukuran panjang 50 cm,
lebar 50 cm dan tinggi 20 cm, maka berapakah balok kecil yang diperlukan agar
tandon tersebut penuh?

35. Sebuah roda berputar 500 kali dan jarak yang ditempuh 220 m, jika t =
7
22
, maka
berapakah diameter roda ?




BAB I LINGKARAN
Tujuan pembelajaran : a.Menyebutkan unsur-unsur dari lingkaran. b.Menentukan nilai Phi c.Menemukan rumus Keliling dan Luas lingkaran d.Menghitung Keliling dan Luas lingkaran e.Mengenal sudut pusat dan sudut keliling yang menghadap busur yang sama. f.Menentukan sudut keliling jika menghadap diameter dan busur yang sama g.Menentukan panjang busur , luas juring dan tembereng h.Menggunakan hubungan sudut pusat, panjang busur, luas juring dan tembereng untuk menyelesaikan masalah. i.Menentukan sifat sudut yang dibentuk oleh garis singgung dan garis yang melalui titik pusat.

1. Definisi Lingkaran adalah kumpulan titik-titik yang mempunyai jarak yang sama pada suatu titik, dimana titik tersebut disebut Pusat Lingkaran.Perhatikan gambar di samping O adalah Pusat lingkaran.

O

Gb. 1
Bidang lingkaran dibatasi oleh lingkaran. adalah daerah yang

O

Gb. 2 B C P A D O

2. Unsur-unsur lingkaran. a. Jari-jari lingkaran adalah jarak setiap titik yang pada lingkaran terhadap pusat lingkaran. Pada gambar di samping yang merupakan jari-jari lingkaran adalah

Q

BO , CO ,dan DO .

b. Tali busur adalah garis uang meghubungkan dua titik berbeda pada lingkaran. Pada gambar di samping yang merupakan tali busur adalah AB dan CD . c. Diameter adalah tali busur yang melalui titik pusat lingkaran. Pada gambar di samping adalah

Gb.3

CD .

2

d. Apotema adalah ruas garis yang ditarik pusat lingkaran dan tegak lurus dengan tali busur dihadapannya. Pada gambar di samping adalah

PO .

e. Arah panah adalah garis perpanjangan dari apotema sampai pada busur lingkaran. Pada gambar di atas adalah

PQ .
Gb. 4

f. Busur lingkaran adalah bagian dari keliling lingkaran. Busur lingkaran ada dua jenis yaitu busur kecil dan busur besar. Busur kecil adalah busur lingkaran di depan sudut pusat yang besarnya kurang dari 180 o. Sedangkan busur besar adalah busur lingkaran di depan sudut pusat yang besarnya lebuh dari 180o. Busur lingkaran dilambangan “”. Busur besar

O

Busur kecil g. Juring lingkaran atau sektor adalah daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh dua jarijari dan sebuah tali busur di hadapan sudut pusatnya. Pada Gb.1 adalah BOC. h. Tembereng adalah daerah yang dibatasi oleh busur lingkaran dan tali busur didepannya. Dengan demikian maka tembereng pun ada dua jenis yaitu tembereng kecil dan tembereng besar. Tetapi untuk pertanyaan kedepan yang dimaksud tembereng adalah tembereng kecil. Perhatikan Gb. 5 !

Gb. 5

O

Tembereng kecil Tembereng besar

I.Soal –soal pemahaman konsep 1. Dari gambar di samping tentukan : a. Jari-jari b. Diameter c. Tali busur d. Busur kecil e. Busur besar f. Juring kecil g.Juring besar h. Apotema i. Arah panah j. Tembereng kecil k. Tembereng kecil

A O G

B

F

H

C

D E

3

Diketahui tiga titik seperti pada gambar berikut !. Juring.jari b. Tembereng Q O P T S R . Soal Penalaran dan komunikasi 1. maka hitunglah panjang : a. 3. dan AB = 12 cm. Dari gambar di samping tentukan : a. maka dengan menggunakan jangka dan penggaris sebuah lukislah lingkaran yang melalui ketiga titik tersebut ! C  A B 4 .. Perhatikan gambar di samping ! Jika diketahui AC = BD. OE c. AE b. Jari. Diameter c. dan f. Dari gambar di saping jika diketahui jari-jari lingkaran = 10 cm. Busur d.2. Tali busur e. maka buktikan bahwa OA = OD ! O A B C D 2. DE d. BC C O A E D B II.

3. Sehingga antara nilai keliling suatu lingkaran akan sebanding dengan diamternya. maka hitung luas permukaan air pada pipa tersebut ! (penampang pipa dan air seperti gambar di samping ! ) O air 2. 10 cm. Bila kita perhatikan bangun datar yang lain minimal mempunyai 2 unsur untuk menentukan keliling atau luasnya. Kemudian putarlah/gelindingkan lingkaran tersebut seperti roda ke arah seperti gambar 4. Ukurlah keliling masing-masing lingkaran yang terbuat dari karton tersebut dengan cara seperti gambar di bawah 2.III. Pada pelajaran-pelajaran di sekolah dasar (SD) sering kita nilai konstanta yang terdapat pada lingkaran yang merupakan hasil perbandingan Keliling dan Diameter lingkaran yang disebut Phi ().     Keliling lingkaran  5 . Sediakan pensil. berisi air sehingga tinggi kedalaman air pada pipa tersebut 4 cm. dan 14 cm. Berikut ini langkah-langkah percobaan dalam menentukan nilai Phi (). Kemudian lakukan hal yang sama untuk lingkaran yang lain. Soal Pemecahan masalah 1. 7. Catatlah hasilnya pada tabel yang telah disediakan. Menemukan nilai Phi () Lingkaran merupakan bangun datar yang dalam menentukan kelilingnya unsur yang mempengaruhi adalah diameterya. Lakukan sampai tanda pada keliling lingkaran tersebut berada pada bagian bahwah lagi 5. Percoban menemukan nilai Phi : 1. Keliling Lingkaran a. maka itu adalah keliling lingkaran. Sediakan lingkaran dari kertas karton dengan unkuran diameter : 5 cm. spidol dan pengaris. Sebuah pipa dengan diameter 20 cm dan panjang pipa 1 meter. Kemudian lakukan langkah-langkah percobaan berikut: 1. Berilah tanda dengan menggunakan spidol pada keliling lingkaran 3. 6. Kemudian ukurlah pusisi pertama tanda dengan posisi terakhir tanda pada keliling lingkaran. maka hitunglah diameter pipa ! 3. Sebuah penampang pipa berisi air dengan lebar 72 cm dan kedalaman air 54 cm. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4 atau 5 orang setiap kelompok 2. 7 cm.

Tabel.24 cm dan  = 3.800 cm = 628 m 22 K= ... Sebuah meja berbentuk lingkaran dengan keliling meja 88 cm dan  = meja tersebut adalah . .. ... . 12 d. . . N S S = 3.4 c.D atau K = .. 10 c..8 b. 8 b. a.. Soal – soal pemahaman konsep..07 2.14.. maka nilai = 22 sedangkan yang lain  = 3. . Sebuah lingkaran dengan panjang jari-jari 5 cm.cm. cm. 21 b.. 10 cm. Untuk mempermudah dalam perhitungan jika diameter atau jari-jarinya merupakan bilangan kelipatan 7. maka jari-jari lingkaran tersebut adalah.2. 7 cm 7 K = 22 cm I. maka jarak yang roda tersebut adalah. 7 Contoh : 1..cm.. 7 22 .000 kali.4 d. 62.. a. maka jari-jari 7 3.14. dan  = 3. 2. maka K = . N . 15 c. K . 15. a. 41.D . maka keliling lingkaran tersebut adalah.14 . = K D . Menghitung Keliling Lingkaran Dari hasil percobaan di atas nilai  = Keliling ... jika roda tersebut berputar 2. D = diameter lingkaran dan r = jari-jari lingkaran. 14 6 ..... N = jumplah putaran S = .14. 1.. . jika pajang kawat 50.. 31. Sebuah kawat dibentuk menjadi sebuah lingkaran. Jawab : 1. dimana K = D keliling lingkaran. 14 d.r = 2r. Diketahui sebuah roda dengan diameter 10 cm..000 = 62.... K =  D 2. Jarak ( S ) = K. Hitunglah keliling lingkaran dengan diameter 7 cm ! 2. No 1 2 3 4 Diameter 5 cm 10 cm 7 cm 14 cm Rata-rata Kesimpulan apa yang kamu peroleh dari percobaan di atas !: b.

44 cm b. Jika suatu roda mempunyai diameter d .. 7 cm 7 cm 7 cm 7 . Hitunglah panjang kawat untuk membuat kerangka seperti bangun berikut ! a. a..d.. 73 7 cm 7 cm 5. Perhatikan gambar di samping !.. 440 b.d. a... 30 b. Sebuah roda mempunyai diameter 14 cm dan berputar sebanyak 1. 540 c.dan berputar sebanyak N kali. Perbandingan antara jari-jari dengah keliling b. Sebuah roda berputar sebanyak 500 kali  = 3. K = .000 kali. 21 cm 7 cm 7 cm 7 cm 8. 880 d.m.. 940 6. b. S = 2. maka rumus S adalah. 47 c.r b. maka rumus keliling lingkaran adalah. a. cm a.. 66 b. Soal – soal penalaran dan komunikasi 1.N b. Perbandingan antara keliling dengan diameter c.. S = ½.. 10. 58 d. 15 d.cm.. K = r  c. .N d.4. 55 cm d. a.... 10 7. Jika diketahui r adalah jari-jari suatu lingkaran. 20 c. a.N c.K =  r d. Keliling bangun datar di samping adalah.. S = 4. Perbandingan antara dua kali jari-jari dengan keliling d. 66 cm c. Nilai  didapat dari . Perbandingan anatara keliling dengan dua kali diameter.N II. Tentukan panjang kawat yang diperlukan untuk membuat bangun tersebut ! a. S = .r 9. maka jari-jari roda tersebut adalah.14 dan jarak yang ditempuh 471 m.d.K = 2. jika jarak yang ditempu roda tersebut S .d.. maka jarak yang ditempuh roda tersebut adalah .

c. dan roda tersebut berputar sebanyak 2. Kecepatan mobil tersebut ! 2. Jika mobil berjalan selama 0.Jika jari-jari bumi 6400 km. akan dibentuk sebuah kerangka bangun seperti bangun berikut . Berapa kali putaran roda mobil tersebut harus berputar 3. dengan kecepatan 2015. maka tentukan : a. Sebuah satelit dalam mengitari bumi memerlukan waktu 20 jam. maka hitunglah : a.5 jam. Jarak yang ditempuh mobil b. Sebuah dengan diameter rodanya 20 cm. mobil tersebut mempunyai kecepatan 72 km/jam. maka hitunglah ketinggian satelit tersebut dari permukaan bumi! 8 . maka berapa banyak kerangka yang dan dapat di buat dan sisa kawatnya ? 14 cm 14 cm III.88 km/jam. Jarak yang ditempuh mobil tersebut! b. Soal-soal penalaran dan komunikasi 1.000 kali selama 20 menit. Sebuah roda mobil dengan jari-jari 14 cm. 7 cm 7 cm 7 cm 7 cm 2.Jika tersedia sebuag kawat dengan panjang 10 m .

4. Luas lingkaran a. maka akan terbentuk persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran dengan jari-jari r. salah satunya dengan membagi lingkaran tersebut menjadi beberapa sektor kemudian disusun menjadi persegi panjang. r O r ½K Sehingga L lingkaran ( L O ) = L persegi panjang LO =pxl LO = ½.Kxr L O = ½. Menemukan rumus luas lingkaran Untuk menemukan rumus luas lingkaran ada bebrapa cara. r2 2 Jadi LO = r 9 . Perhatikan tabel berikut ! No Lingkaran (dengan jari-jari r) Persegi panjang dari sektor-sektor lingkaran 1 O 2 O Apabila proses tersebut berlangsung sampai lingkaran tersebut dipotong menjadi sektorsektor yang tak tehingga. ( 2  r )x r L O =  .

r r = 62. 185 d..cm2. . Jika suatu lingkaran dengan diameter = d..untuk menenrapka rumus tersebut perahtikan contoh-contoh berikut! Contoh : 1.   L=½   7 7 2    L = ½ ( 154 . a. L =  .8 = 6.. r2 = 3.. r2) 7 cm  22 2 22  7  2  .d 2 b. maka rumus luas lingkaran tersebut adalah.5) L = ½ (115. r = 7 cm. Menghitung luas lingkaran Dari uraian sebelumnya diketahui bahwa Luas lingkaran = . Hituglah luas lingkaran yang diketahui r = 7 cm (  = 2. 102 = 3.2) L = 57. 3. K = 62.cm2 a. 420 3. maka luas lingkaran tersebut adalah.28 = 10 cm L =  .8/6.b.7  .. r 62.78.28. maka luas lingkaran tersebut adalah.38.8 cm (  = 3... 100 = 314 cm2 3. Hitunglah luas darah bidang datar berikut ! 22 )! 7 7 cm Jawab : 1. r = 7/2 cm L = ½ (  .r2 = 22/7.14.  = 3. L = 1  . L = 1  ..75cm2 I..  = 22/7 L =  .8 cm.  = 3.14 . 308 d. 157 c. Soal-soal pemahaman konsep 1. R2 .5 b.14 K = 2.r2.. L = 1  .  = 22/7.72 = 154 cm2 2.14 . 88 b..14) ! 3. Keliling lingkaran dengan 44 cm. R = 7 cm.d 2 4 10 .14 . r 62.. 300 2. 154 c. Suatu lingkaran dengan dengan jari-jari 5 cm.d 2 2 c.d 2 3 d. Hitunglah Luas lingkaran yang mempunyai keliling = 62. a.8 = 2.

a. 9 : 4 9. Luas daerah yang diarsir pada gambar di 2 samping adalah.5 c. maka hitunglah luas lingkaran tersebut ! 2. maka panjang diameter lingkaran adalah. Luas daerah yang di arsir pada gambar di samping jika persegi tersebut mempunyai rusuk 10 cm adalah. 10.. 21% d...125` 8.cm. a. 45. cm a..5 d. Sebuah lingkaran dengan jari-jari r . 6 : 9 d. 14 d.5 b. perbandingan luas lingkaran pertama dengan lingkaran ke dua adalah. 12 5. maka.4.cm2. Dua buah lingkaran diketahui K1 = L2 dan L1 = K2.. 12. maka pertambahan luas lingkaran tersebut adalah. 2 : 3 b. Jika dua buah lingkaran dengan r 1 : r2 = 2 : 3. a. 120.. maka jika lingkaran tersebut diperkecil 15%. Diketahui dua buah lingkaran dengan degan L 1 : L2 = 9 : 16. a.125 d. 16 c. a.. 115. a..5 7 cm 7 cm 7. 2 : 3 b. 4 : 6 c. 22% 10.5 d.. 18 b. 15. Sebuah lingkaran dengan luas = 113.. = 3. maka perbandingan r1 : r2 adalah. Luas daerah yang diarsir pada gambar di samping.14. Berapakah diameter lingkaran agar luas lingkaran tersebut 4 kali kelilingnya? 3.125 b. 3 : 2 c. Soal-soal penalaran dan komunikasi 1.. 118.. 65. 9 : 16 II. 20% c..0 6. 10% b.125 c. Jika persegi tersebut mempunyai panjang rusuk 7 cm adalah. 4 : 9 d.cm2. maka tentukan jari-jari lingkaran tersebut masing-masing ! 11 . 55. 41.5 b. kemudian jari-jari lingkaran tersebut ditambah 10%. 21.5 c..04 cm2. 121. Dua buah lingkaran dengan jar-jari = r cm.

Lingkaran singgung pada segitiga a. 7 cm 7 cm 7 cm 7 cm III. Jika daerah yang diarsir akan dicat.1 memotong sisi AB dan AC. Buatlah Garis bagi sudut pada titik A.4. dan Gb. b. Soal.000. Gb. maka berapa luas daerah yang akan di cat dan hitunglah biaya untuk membeli catnya jika setiap 2 cm nya Rp5.00 ! (Untuk soal b daerah yang akan dicat adalah daerah bertanda x ) 7 cm a. Hitunglah luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ! a b. Lingkaran singgung dalam Langkah-langkah melukis Lingkaran singgung dalam pada segitiga. 1. Buat busur lingkaran dengan pusat di A.Soal Pemecahan masalah Berikut ini adalah suatu hiasan pada kaca jendela. 7 cm x 7 cm x 7 cm 7 cm x x 7 cm 5.1 B A C 12 .

Gb. Gambarlah lingkaran singgung dalam pada segitiga-segitiga ini ! 1 C A B 13 .3 B A C Soal-soal Pemahaman konsep. 2.3 B A C 4. Buatlah lingkaran singgung dalam pada segitiga dengan pusat perpotongan ketiga garis bagi sudut tersebut. Buat busur lingkaran pada dengan pusat masing-masing perpotongan busur pada langkah pertama dengan jari-jari yang sama.2 B A C 3. Gb.2. 4. Gb 3. Gb. Gb. Gb. Lakukan langkah 1 dan 2 untuk titik sudut B dan C.

r.r + ½.BC. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm. atau r = s . ½ (AB+BC+AC) = s A K C s( s  a)(s  b)(s  c) s Contoh : 1. B C 3.(AB + BC + AC) = B M O L L r 1 ( AB  BC  AC ) 2 L = .r = ½ . Menentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam pada segitiga. maka panjang jari-jari lingkaran singgung dalam pada segitiga tersebut ! 14 . b = 13 cm dan c= 5 cm ! 2.AC.2.AB.r + ½ . Untuk menentukan panjang jari-jari lingkaran dinggung dalam pada suatu segitiga perhatikan uraian berikut ! L L L r = LOAB + LOBC + LOAC = ½.Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung dalam suatu segitiga ABC yang diketahui panjang sisi a = 12 cm. A A C B b.

Untuk dapat melukis lingkaran singgung luar pada segitiga perhatikan langkah-langkah berikut ini ! 1. s = ½ .dengan memuat bususe lingkaran dengan pusat di A.2.2.5 15 r = 25 3 5 3 = cm. r = s( s  a)(s  b)(s  c) s 15(15  12)(15  13)(15  5) 15. Lingkaran singgung luar pada segitiga. Kemudian tariklah titik potong antara busur lingkaran tersebut! Gb. 15 s( s  a)(s  b)(s  c) s 15(15  10)(15  10)(15  10) = 15 2.5. 15 3 c.Jawab : 1. Buatlah juga dengan jari-jari yang sama dengan pusat di C. c = 5 cm. 1 Gb. a = 12 cm.3.10 = = 15 15 30 =  2 cm. Buatlah garis sumbu pada sisi AC.5.2 B A C 15 . b = 13 cm. s = (10 +10 +10)/1 =15 r = r = 15.1 B A C 2.( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5) = 15 cm. Gb. Gb.

Ketiga garis umbu pada masing-masing sisi tersebut berpotongan pada satu titik. 3 Gb.3 B A C 4. Lakukan langkah yang sama untuk membuat garis sumbu pada sisi AB. Gb. Gb. Gb.4 B A C 5.5 B A C 16 .3. Lakukan berikutnya untuk membuat garis sumbu pda sisi BC. titik tersebut merupakan titik pusat dari lingkaran singgung luar segitiga ABC. 4. 5 Gb. Gb.

(1) CE 1 2 L L ABC = xABxCE  CE = . terdapat ADE dan ABC yang besarnya sama... Darigambar di samping. karena sama-sama sudut keliling dan . Akibatnya : BC: DC = CE : AC  B BCxAC . menghadap busur yang sama..(2) 2 AB DC  Dari persamaan (1) dan (2).. AED = DAC = 90o. DC = 2R 2 L 2 L AB ABxBCxAC ABxBCxAC axbxc axbxc 2R   R = atau R = 2 L 4 L 4 L 4 s( s  a)(s  b)(s  c) DC  17 . Menentukan panjang panjang jari-jari lingkaran singgung luar suatu segitiga.. sehingga E D ADC dan  BEC sebangun.. maka diperoleh : O C A BCxAC ABxBCxAC  ..Soal-soal Pemahaman konsep... C B A B C A 3. .. A C B d... Lukislah lingkaran singgung luar pada segitiga-segitiga berikut ini ! 1 2.

jika diketahui panjag sisi segitiga tersebut a = 13 cm. r R 18 . Soal – soal Penalaran dan komunikasi 1. b = 13 cm. c = 5 cm. Luas daerah yang diarsir. Jika diketahui sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisi 10 cm. dan c = 15 cm. b = 14 cm.Contoh Soal 1. maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran singgung dalam dan luar segitiga tersebut ! B A 2.( a + b + c) = ½ ( 12 + 13 + 5) = 15 cm.Tentukan panjang jari-jari lingkaran singgung Luar suatu segitiga ABC yang diketahui panjang sisi a = 12 cm. Dari gambar di samping. Panjang R dan r b. a = 12 cm. s = ½ . Gambar di samping  PQR sama sisi dengan panjang sisinya 10 cm. s = (10 +10 +10)/1 =15 R= = 12 x13x5 4 15 x3x 2 x10 axbxc 4 s( s  a)(s  b)(s  c) 10 x10 x10 4 10(15  10)(15  10)(15  10) R= = 10 x10 x10 4 10 x5 x5 x5 R= 10 x10 x10 4 x 25 3 = 10 3  10 3 cm 3 C I. maka panjang jari-jari lingkaran singgung luar pada segitiga tersebut ! Jawab: 1. R= axbxc 4 s( s  a)(s  b)(s  c) 12 x13x5 R= 4 15(15  12)(15  13)(15  5) 12 x13x5 65 R=  cm 4 x84 28 2. b = 13 cm dan c= 5 cm ! 2. Hitunglah : a.

12 cm 9 cm 4. jari-jari lingkaran singgung dalam. Dari gambar di samping hitunglah : a. luas daerah yang diarsir. maka hitunglah volume gift yang diperlukan dan voluma campuran semen . pasir dan batu. Dari gambar di samping hitunglah luas daerah yang diarsir! 10 cm 8 cm II. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 10 cm x 500 cm. 1. Soal – soal soal pemecahan masalah. kemudian di isi dengan campuran semen.3. maka berapakah jarijari pipa tersebut ? 2. b. Jika alas tiang tersebut sama sisi dengan panjang 15 cm. Gambar di samping adalah gambar sebuah tiang penyangga yang terbuat dari gift. 19 . Jika kedalam balok tersebut dimasukkan pipa dengan panjang yang sama dengan balok tersebut. dan tinggi tiang 4 m. volume tiang / prisma = L alas x tinggi). Supaya lebih kuat bagian dalamnya di lubagi berbentuk tabung. pasir dan batu ! ( Volume tabung = L alas x tinggi.

maka hitunglah panjang  AB ! Jawab : r = 7 cm.  = 80o  AB =   AB =  360 0 x 2. BOC = 60 .r atau  AB =   360 0 360 0 x. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7 cm. luas juring dan tembereng. a.D B O  Contoh: 1. Dari gambar di samping jika diketahui  AB = 12 cm. Panjang busur (  ) Untuk mengetahui cara menghitung panjang busur suatu lingkaran perhatikan uraian berikut ! B Dari gambar di samping diketahui : o Sudut lingkaran dengan pusat O = 360 AOB = .r A x 2. maka hitunglah panjang  BC ! Jawab :  C  O  B   AB    BC  80 o 12cm  60 0  BC 60 o x12 = 9 cm. dan  = 80o. Panjang busur. dengan menggunkan perbandingan senilai. o o AOB = 80 .6. maka berlaku : O   360 0   AB K lingkaran   AB x 360o =  x Klingkaran   AB =   AB = A  360 0 xK lingkaran x 2. 7cm   AB = 0 7 360 2 88   AB = x44cm = cm 9 9 2.r 360 0 80 0 22 x 2. 80 0 A   BC x 80o= 12 x 60o   BC = 20 .

Luas juring. dan  = 80o. Sama halnya dengan panjang busur. maka hitunglah jari-jari lingkaran tersebut ! Jawab : 45 0 22  AB = x 2.5 = x 2 r 8 7 11  5. Dari gambar di samping jika diketahui jari-jari lingkaran 7 cm.3. maka hitunglah panjang Lj AOB ! Jawab : r = 7 cm. D 2 4 360 0  Contoh : 1. dan sudut pusat yang menghadap busur tersebut adalah 45o.5 cm.  = 80o Lj AOB  Lj AOB  Lj AOB  Lj AOB = B xr 2 360 0 80 0 22 2 x x7 = 360 0 7 2 = x154 9 308 2  34 cm 2 = 9 9  O  A 21 . Perhatikan uraian berikut ! Dari gambar di samping diketahui terdapat Sudut pusat yang besarnya = .  = 22/7. Suatu busur lingkaran panjangnya 5. lingkaran dengan besar sudut 360 o.5 = r 14  r =  5.r  5.5 x14 =7 cm 11 b. Llingkaran = = O  A  Lj AOB x 360o =  x Llingkaran  Lj AOB  Lj AOB   360 0 360 0 xLlingkaran xr 2 atau Lj AOB = 1 x. maka kan B berlakut :  360 0  LjAOB . untuk menentukan luas juring pun dapat menggunkan cara yang sama dengan menentukan panjang busur. LjAOB = Luas juring AOB.5 = x2 r 0 0 7 360 360 1 22  5.

jika diketahui OA = 10 cm. 80 0 3. BOC = 60o.25 x8 x 4 = = 400 3.5 cm2.  = 3. D 2  39. maka hitunglah panjang LjBOC ! Jawab : C  O  B  LjAOB 80 o 18cm 2     LjBOC 60 0 LjBOC  Lj BOC x 80o = 18 x 60o  LjBOC A = 60 o x18 = 13. x3. x3. Dari gambar di samping hitunglah daerah yang diarsir.  AB = 8 cm! Jawab : Pada rumus busur luas juring berlaku perbandingan senilai.14 xD 2 360 0 4 360 0 4  39. maka :  AB  LjAOB  dan . Dari gambar di samping jika diketahui LjAOB = 18 cm2. sehingga : 0 K lingkaran Llingkaran 360 360   AB LjAOB  AB LjAOB     0 K lingkaran Llingkaran K lingkaran Llingkaran 360 0    Lj AOB =  Lj AOB =  AB xLlingkaran K lingkaran  AB xr 2 2r  AB 1 xr = x  ABxr  Lj AOB = 2 2 1 2  Lj AOB = x8cmx10cm  40cm 2 22 .25 =  D2  1 1 x.2.14.14 = D 400  20cm B O A 4. AOB = 80o. maka hitunglah diameter lingkaran tersebut ! Jawab : Lj AOB = 45 0 1 1 x.25 = x. dan sudut pusat pada juring tersebut adalah 45o.25cm2.14 xD 2 8 4 39. Juring suatu lingkaran mempunyai luas 39.

terdapat dua titik A dan B pada keliling lingkaran tersebut sehingga AOB = 60o. 2...67 d. Luas juring AOB b.  AB 360 o  AOB K lingkaran b. perhatikan gambar disamping ! Tembereng adalah daerah yang diarsir. r = 7 cm. 3. kemudian dikurangi luas segitiga AOB. a. 1 x154  38...33 b.5 – 24.LAOB. B O  A B Contoh: Dari gambar disamping diketahui. maka hitunglah : a.5 =14 cm2. 7. Luas tembereng ( daerah yang diarsir) O A Jawab : a. L tembereng = Lj AOB .33 2.c.maka berlaku.5cm 2 4 L tembereng = LjAOB .5 – ½ x7x7  L tembereng = 38. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari 7 cm. Luas tembereng Tembreng merupakan bagian dari sektor atau juring. 23 . langkah pertama yang kita lakukan adalah menhitung luas sektor atau juring AOB.. 2. Sehingga untuk mementukan luas tembereng.  AB AOB  K lingkaran 360 0  AB AOB  K lingkaran 360 0  AB K lingkaran  d. I. Soal-soal pemahaman konsep 1. Jika pada lingkaran dengan pusat O terdapat dua titik A dan B pada keliling lingkaran . AOB siku-siku.LAOB  L tembereng = 38. maka panjang AB adalah. a.cm. Lj AOB  Lj AOB =  0 360 90 0 22 2 x x7 = 360 0 7 = xr 2  Lj AOB b. AOB 360 0 c.67 c.

a.cm.cm2.3. Dari gambar di samping.  LjAOB  Llingkaran 360 0 c. 8 C 600 0 O 40 B A 24 . maka berlaku hibungan.63 b. Sebuah AB panjangnya 16 cm.cm. 21. 20 d. Dari gambar di samping.. 19. a.cm2.5 d.. 78.. 9 c. jika titik A.. 25 b..  LjAOB  360 0 LjAOB 360 0  d.. Dari gambar di samping diketahui LjBOC= 12 cm2. a..0 b.925 cm A 6. panjang diameter lingkaran tersebut adalah. 10 b.85 O  A 8. 18 d. 25. Dari gambar di samping jika diketahui  = 45o. 30 C 60o 15 cm B O A 5. 21 o O 50 B 3. panjang AB adalah. 22 c..25 d. 12. maka BC =..14) a.cm. LjAOB   360 0 Llingkaran O  B b..14.. Dari gambar di samping . maka LjAOB adalah.BOC = 80o. Llingkaran Llingkaran  A B 7..( =3. a.B dan C berada pada keliling suatu lingkaran yang sama. 39. AOB = 50o. 10 c. 7. 14 d. 20. maka LjAOB adalah. r = 10 cm dan  = 3.6 c. a.6 4. 18 b.50 c..

50 c..9... a. Jika diameter kolam tersebut 8 m. a. dan segitiga AOB sama sisi. .33 . 28. Hubungan berikut yang benar adalah.cm2. 423. 80 d. maka luas daerah yang diarsir adalah. maka besar sudut  9 adalah. 20 b. 70 B O  A 10. LjAOB    AB 360 LjAOB  AB d.0 c..cm2. 14 10 cm O B 4 cm A 13. (52. jika diketahui r = 14 cm. 100 b.  K L a.o.5 b..33 . 7 2 dan LjAOB = 119 cm .  L K c.26 d..14) a.. 11.253) b.255) d.m2.. Dari gambar di samping. 90 c. B a. (65.92 b. 40 d.29 O B 14.. 20. ( = 3.maka luas daerah yang di arsir (tembereng) adalah.2 O A 12. jika diketahui r = 10 cm. (55. ( = 3. Dari gambar di samping . (52. Dari gambar di samping jika diketahui r = 10 cm..33 . Dari gambar di samping adalah gambar sebuah kolam renang jika daerah persegi merupakan daerah yang 1 meter lebih dalam dari bagian yang lain .cm2. 168. LjAOB K   AB L LjAOB  AB b.255) O A 25 . maka luas daerah yang dangkal adalah. Luas juring disamping adalah.96 c. 57.14) a. 18.. 286.253) c.33 .5 d. 337...

Dari gambar di samping ! Buktikan bahwa luas daerah x sama dengan Luas daerah y ! 7 cm x y 7 cm 26 . Soal – Soal Penalaran dan komunikasi 1. Tentukan luas daerah yang diarsir pada gambar berikut ini ! a. 7 cm 7 cm 7 cm 2.II. b 10 cm 7 cm 10 cm c.

Sudut pusat. 1.III. a. Dari keterangan gambar tersebut berapakah luas areal yang dapat disirami ? 2. Sudut keliling. Perhatikan gambar di samping  adalah salah satu contoh dari sudut pusat. Pada gambar disamping  adalah salah satu contoh sudut keliling pada lingkaran. maka berapakah panjang jari-jarinya? 7. Sudut keliling adalah sudut yang terbentuk dari dua buah tali busur yang berpotongan pada keliling lingkaran. B O  A b. Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk dari dua buah jari-jari pada suatu lingkaran. Seorang ahli desain pertamanan membuat sketsa taman seperti gambar di samping dan perencanaan pengairannya. Soal pemecahan masalah. Sudut pusat dan Sudut keliling. Jika tekanan airnya dikurangi dan luas areal yang disirami menjadi setengah dari luas pada no. 1. C B  O A 27 .

jadi COA = 2CBA.c. Tentukan besar  pada gambar di samping ! Jawab : Besar refleks COA = 360o – 76o = 284o Jadi  = ½ . Tentukan besar  dan  pada gambar di samping ! Jawab :  = ½ DOA   = ½. ( menghadap busur yang sama yaitu busur besar CA). (360 – 76)o = 142o. Hubungan sudut pusat dan sudut keliling. COB = ½. D B x O y y A Sudut pusat = 2 x sudut keliling yang menghadap pada busur yang sama. x Demikian pula BAO = ABD = y. Contoh: 1. = 142o. Untuk mengetahui hubungan sudut pusat dan sudut keliling perhatikan uraian berikut! Perhatikan gambar disamping! C Dari gambar disamping CBD = BCO = x ( karena  BCO sama kaki). 284o . Cara langsung :  = ½ . D C   o O 80 B A 2. COD = 2x ( karena sudut luar  DCO) AOD = 2y ( karena sudut luar  DOA). COA = COD + AOD COD = 2x + 2y = 2 (x +y). 80o   = 40o  =  = 40o ( karena mengahadap pada busur yang sama yaitu AD). C B A o O 76 28 .

maka:  = ABD + CDB   = ½ AOD + ½ COB   = ½ (AOD + COB) B D Contoh: Drai gambar si samping jika diketahui AOD = 120o. COA = ½. C B  E O A D 29 . 130o = 65o. Dari gambar di samping sudut  adalah sudut yang terbentuk dari perpotongan talibusur AB dab CD. perhatikan uraian  berikut ! E AOD sudut pusat dengan sudut kelilingnya ABD.3. Sudut yang terbentuk di dalam lingkaaran dari perpotongan dua tali busur. 180o  = 90o Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwah setiap sudut keliling yang mengahadap diameter lingkaran besarnya 90o atau siku-siku. sebagai berikut :  +  = 180o. Dari hasil tersebut dapat ditarik hubungan antara dua  da .Sehingga pada segitia BDE . Dari gambar di samping hitunglah besar sudut  ! Jawab : AOB = 180o ( garis lurus/diameter)  = ½ . adalah sudut luar segitiga. O COB sudut pusat dengan sudut kelilingnya A CDB. ( sudut yang saling berhadapan dalam segiempat tali busur jumlahnya 180o) 4.  = ½ . C D   B 25 o O A C  B O A d.  = ½. (360 –130)o = 115o. Dari gambar di samping tentukan besar  dan  ! Jawab : OAC = OCA = 25o ( karena OCA sama kaki) COA = 180o – 2. AOB  = ½ . COB = 80o. maka hitunglah  ! Jawab :  = ½ (AOD + COB)   = ½ (120o + 80o) o   = 100 .25o = 130o. C Untuk menentukan besar sudut .

DOC=40o. Dari gambar di samping dapat ditarik hubungan sebagai berikut : AE x EB = DE x EC. COD sudut pusat D dengan sudut kelilingnya CBD.e. T  C f. B E O A D b. Dari gambar di samping diketahui AOB sudut pusat dengan sudut kelilinya ADB. adalah sudut yang terbentuk dari perpanjangan tali busur AD dan A O BC. maka sudut ADB C adalah sudut luar dari segitiga BDT. Dari gambar di sampik dapat ditarik hubungan sebagi berikut : AT x DT = BT x CT T D A O B C c. Sehingga berlaku : ADB = DBC +  B   =  ADB . maka hitunglah besar  ! Jawab :  = ½ ( AOB –  DOC)   = ½ (100o – 40o )   = 30o. DBC   = ½  AOB – ½  DOC   = ½ ( AOB –  DOC) Contoh : Perhatikan gambar di samping! Jika diketahui AOB = 100o. Panjang tali busur pada lingkaran (Pengayaan) a. Dari gambar di samping dapat di tarik hubungan sebagai berikut : AB x CD = AD x CD + AC x BD C E O B A D 30 . Bila diperhatikan segitiga BDT. Sudut yang terbetuk di luar lingkaran dari perpanjangan dua tali busur lingkaran.

Dari gambar di samping dikatahui sudut ACD = 50 o. Dari gambar di samping jika diketahui besar sudut OCA = 20o. sudut ABC dan sudut ADC ! O A D C 31 . Dari gambar di samping hitung besar sudut ABC dan sudut AOC ! B O A 110 D B C o 6. Dari gambar di samping hitung besar sudut ADC dan AOC ! 5.I. maka hitunglah besar sudut ABD dan sudut AOD ! C 50o O A D 4. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut ABC ! B A O o 100 C B 2. Soal – soal pemahaman konsep. Dari gambar di samping hitunglah besar sudut AOC ! 55o O A B C 3. maka hitunglah besar sudut AOC. 1.

Tentukan panjang ruas garis-ruas garis pada gambar berikut ! a. T D  O y o D o C 30o A 110 o x 25o  o C B B y O 85o C B 75 O x A o 100 y D o h. Dari gambar berikut diketahui: AD = 10 cm. dan 8 cm. Hitunglah panjang ED ! b. A x 110o D C 30o o  O  70 x o y 8.7.x. i. DT = 12 cm. maka hitunglah panjang C 6cm 8 cm B BC an ET ! T A E 10 cmO D D A O B C 32 . T O B D 40o C  A c. c. Dari gambar-gambar berikut tentukan besar sudut . 120o O  80o 50o O  45 o  110o O 70o d. b. T 50 O  B o 40o 110o O  A 100o D 80o C   e... T A o 50o O  B g.dan y! a. f. b.

maka hitunglah panjang AB ! C E O B A D II.c. D = 30o. Dari gambar di samping diketahui BC = 12 cm. maka hitung panjang AC ! B D O A C E 33 . Soal-soal penalaran dan komunikasi 1. BC = 10 cm. Dari gambar di samping diketahui dua buah lingkaran tersebut mempunyai jari – jari yang sama. BD = 8 cm. Dari gambar berikut diketahui AD = 12 cm. Dari gambar di samping buktikan bahwa : DFC = DC + DTC ! D A O F B C 3. DE = 5 cm. Maka buktikan bahwa : A Besar  AC =  DC +  DE ! C   E   D  B T 2.AC = 7 cm. dan DC = 18 cm.

PETA KONSEP GARIS SINGGUNG PADA LINGKARAN KEDUDUKAN GARIS TERHADAP LINGKARAN GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DUA LINGKARAN MEMOTONG MENYINGGUNG TIDAK MEMOTONG DAN TIDAK MENYINGGUNG GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN LUAR GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DALAM TITIK SINGGUNG PADA LINGKARAN TITIK SINGGUNG DI LUAR LINGKARAN 34 .

Perahatikan beberapa contoh kedudukan garis terhadap suatu lingkaran. Jika terdapat sebuah titik pada lingkaran maka akan dapat tepat satu buah garis singgung yang melalui titik tersebut. Garis singunggung pada lingaran melalui sebuah titik pada lingkaran. Mengenal garis singgung persekutuan luar dan dalam pada dua lingkaran.BAB II GARIS SINGGUNG PADA LINGKARAN Tujuan pembelajaran : a. . Dari gambar di samping dapat dilihat bahwah garis a tidak memotong atau menginyinggung lingkarn. 2. b. Kedudukan garis terhadap lingkaran. O  P  O  P  Gb. Menentukan sifat-sifat garis singgung dan garis yang melalui titik pusat. Perhatikan gambar di samping ! a  Q c b O P l Cara melukis garis singgung dengan titik singgung pada lingkaran. 1.2 35 . maka garis dikatakan O menyinggung lingkaran jika anata garis dan lingkaran tersebut memiliki satu titik persekutuan.  Garis b menginggung lingkaran dan garis c P memotong lingkaran. Dengan demikian. Sedangkan suatu garis dikatakan memotong  lingkaran jika antara garis dan lingkaran R tersebut memiliki 2 titik pesekutuan.1 Gb.

Gb. kemudian buatlah lingkaran dengan pusat titik P. maka garis yang terbentuk (garis l ). Cara melukis garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran. Dari sebuah titik yang terdapat di luar lingkaran akan dapat dibuat dua buah garis yang menyinggung linfgkaran tersebut. Gb 2 3.1 2. Buatlah garis yang menghubungkan titik pusat denga titik p.3  P  l Langkah : 1.. O P O P 36 . Gb 3. Buatlah busur lingkaran dengan pusat masing-masing perpotongan antara lingkaran dengan garis yang melalui titik O dan P. Perhatikan gambar di samping ! O P a. Tariklah garis melalui perpotongan-perpotongan titik busur lingkaran yang terbentuk pada langkah ke-2.kedua busur tersebut harus berjari-jari sama . 3. Garis singgung pada lingkaran yang melalui titik diluar lingkaran.O Gb.

1 2.3 Gb.6 B Langkah-langkah: 1.4. 1 Gb. 6. Garis yang melalui titik AP dan BP adalah garis singgung yang kita cari. 4. 5. Buatlah garis yang melalui titik O dan P. 37 . A O  P O P Gb. Tariklah garis yang menghubungkan dua titik perpotongan kedua busur lingkaran pada langkah ke-2.Gb. Gb5. Gb3. Gb 6. Buatlah lingkaran dengan pusat perpotongan antara garis OP dan garis yang tadi dibuat pada langkah ke-3. Gb 2 3.5 Gb. Gb.Gb4. Buatlah garis singgung yang melalui perpotongan lingkaran pada langkah ke-4 dengan lingkaran O ke titik P. Buatlah busur lingkaran dengan pusat O dan P dengan jari-jari yang sama. Tariklah masing-masing jari pada masing-masing titik singgungnya.2 O  P O  P Gb.

2.. P O 38 .Soal-soal Pemahaman konsep Lukislah garis singgung-garis singgung pada lingkaran yang melalui titik-titik berikut ! 1. O P O P 5. O P P O 3 4.

AP = = A O D P OP 2  r 2 B 5 2  32 = 16  4cm. Luas OAPB = 2x LOAP (karena layang-layang OAPB terbentuk dari OAP dan OBP) = 2x (1/2 .b. Dari gambar di samping jika diketahui OA = 3 cm. maka hitunglah : a. AP b. 3 x 4 ) = 2 x 6 cm = 12 cm2. Menghitung panjang garis singgung yang dibentuk dari titik di luar lingkaran. A maka dapat dibuat persamaan yang menggunakan dalil Pythagoras. dari titik P yang berjarak 10cm dari pusat lingkaran tersebut ditarik garis sinngung terhadap lingkaran tersebut. Sehingga dapat ditarik hubungan: O AP = AP = P OP  OA 2 2 OP 2  r 2 B Contoh soal : 1. Luas OAPB = 12 cm2 5x AB AB OPxAB 2 5xAB = 2 = 2 x 12 = 24/5 = 4. AB = salah satu diagonal layang-layang OAPB. OP = 5 cm. c.Diketahui sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 6 cm. Maka hitunglah panjang garis singgung yang terbentuk ! Jawab : r = 6 cm. Luas OAPB c. 39 . OP = 10 cm Panjang garis singggung = = OP 2  r 2 10 2  6 2 = 64  8cm 2. AB Jawab : a. karena pada gambar tersebut terbentuk dua segitiga siku-siku yaitu  AOP dan BOP. b.8 cm. Perhatikan gambar di samping ! Dari gambar tersebut.

8 b.. 4... maka panjang BC adalah.. maka luas layang-layang OABC adalah. 9 c. 50 A O B C 3. 55 b.. 5 2.00 c.50 b. Dari gambar di samping diketahui OA= 5 cm dan OB = 13 cm. Drai gambar di samping jika diketaui panjang OA = 6 cm dan OB = 10 cm. Sebuah titik berada pada jarak 10 cm dari pusat suatu lingkaran dengan jari-jari 6 cm. 24 b. a.cm a. 65 c.I. 9.. maka panjang Ac adalah. 60 d.6 c. 8 d.75 A B P D C O 5.cm2 a. 5. 9.. Soal Pemahaman konsep. dan panjang AB = 20 cm. 2. 1. Drai gambar di samping jika diketahui luas layang-layang OABC = 150 cm2. 6.4 d.cm. a.. maka panjang garis singgung lingkaran yang melalui titik tersebut adalah.. 20 A O D B C 40 .cm a... 25 d. 6. maka panjang AC adalah. 10 b.72 d. 9. cm..4 A O D B C 4. Dari gambar di saping jika diketahui panjang AP= 9 cm dan OC = 7 cm. 48 c.

. 45 5  103 7 cm  14 cm 30o 7. r. OP < r b.. 16 b.6.. 14 d. 1. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari r.r. L  2. OP  r d. Sebuah lingkaran dengan pusat O dan berjari-jari 5 cm. AB L  r.AB 2 r.AC b. sehingga terbentuk garis yang melalui titik P dan menyinggung lingkaran O. garis tersebut AP. AB 2  OP 2  r 2 b.. a. 13 II. maka luas OABC adalah. L  2 a. Soal penalaran dan komunikasi. terdapat titik P di luar lingkaran.. Jika terdapat lingkaran yang berpusat di O dan berjari-jari r. AB O D B C 10... 45 3  102 1 3 1 d. Dari gambar di sampin jika diketahui panjang jarijari lingkaran = 5 cm. dan panjang OP = 13 cm.. maka perssamaan berikut yang benar adalah. Dari gambar di samping buktikan bahwa : AD + BC = AB + DC ! D R P A A  Q C R B 2. d. OP  r c. a. jika terdapat titik P . AB 2  OP 2  r 2 c. maka luas hitunglah luas daerah yang diarsir ! O B C 41 . a. L c. Jika panjang garis singgung yang melalui titik P pada lingkaran O adalah 12 cm .cm2. 2OP = r 8.. Dari gambar di samping jika jari-jari lingkaran = r ... 49 5  103 3 c.. 16 c. 49 3  102 3 a. dan sebuah titik P di liuar lingkaran.. AB 2  r 2  OP 2 d. Dari gambar di samping luas daerah yang diarsir adalah.maka panjang OP adalah. AB  OP  r A 9.cm. maka syarat berikut yang harus berlaku agar terdapat minimal satu garis yang melewati titik P dan menyinggung lingkaran O adalah. 1 3 2 b.

Jika terdapat sebuah lingkaran dengan pusat O dan jari-jari r.3. B dan  C ! C 65o 45o A B 4. Dari gambar di samping hitunglah besar A .dan terdapat titik P. Jelaskan kapan kita dapat melukis garis yang menyinggung lingkaran O dan melalui titik P ! ( gunakan gambar untuk menjelaskan jawabanmu! ) 42 .

1 Gb.Sebagai contoh rantai pada sepeda. 2. A  R B 43 . Kemudian buat lah lingkaran dengan pusat di A dengan panjang jari-jari merupakan penjumlahan dari dua jari-jari lingkaran tersebut ( R+r). dan sebenarnya masih banyak contoh-contoh yang lain. 2). Gb. seperti gambar 1 (Gb.2 Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai penggunaan dari garis singgung persekutuan antara dua lingkaran. Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran. A. ban pengerak pada mesin dan ada beberapa bagian dari mesin mobil yang menggunakan prinsip garis singgung persekutuan luar antara duda lingkaran. Kemudian tarik lah garis yang menghubungkan titi-titik ada perpotongan dua busur tersebut. Garis singgung persekutuan dalam. 1). A B 2. seperti gambar 2 (Gb. Lukislah busur lingkaran dengan pusat di A dan B dengan jari-jari lebih panjang dari setengah AB. Garis singgung persekutuan antara dua lingkaran ada dua jenis yaitu: 1. Langkah-langakah: 1. Tariklah garis yang menghubungkan dau titik pusat lingkaran A dab B.4. Garis singgung persekutuan luar. Melukis garis singgung persekutuan dalam.

Lukislah busur lingkaran dengan pusat di A dan B dengan jari-jari lebih panjang dari setengah AB. Kemudian buatlah lingkaran dengan pusat di A dengan panjang jari-jari hasil pengurangan jari-jari lingkaran A dan B ( R – r). Dengan panjang jari-jarinya sama dengan setengah dari panjang AB.x 3. Melukis garis singgung persekutuan luar. Kemudian tariklah garis AX. Hubungkan dua titik pusat A dan B pada kedua lingkaran tersebut. Tandailah perptongan garis AX dengan lingkaran A dengan titik P. Dengan panjang jari-jarinya sama dengan setengah dari panjang AB. Kemudian tariklah garis AX. Tariklah garis yang mengubungkan titik X dengan B. Lukislah lingkaran dengan pusat titik R. P A  R B 4. 2. Lukislah lingkaran dengan pusat titik R. Kemudian buatlah garis yang sama dan sejajar dengan XB dan melalui titik P sehingga menyinggung lingkaran B dititik Q. x P A  R Q B B. Maka PQ adalah garis singgung persekutuan dalam lingkaran A dan B. A B A  R B 3. Kemudian tariklah garis yang menghubungkan titi-titik ada perpotongan dua busur tersebut. Tandailah perptongan garis AX dengan lingkaran A dengan titik P P X A  R B 44 . 1.

A B A B 45 . Tariklah garis yang mengubungkan titik X dengan B.4. Maka PQ adalah garis singgung persekutuan dalam lingkaran A dan B. 2. 2. A B A B Lukislah garis singgung persekutuan luar dari dua lingkaran berikut ! 1. P X A  R Q B Soal-soal Pemahaman konsep Lukislah garis singgung persekutuan dalam dari dua lingkaran berikut ! 1. Kemudian buatlah garis yang sama dan sejajar dengan XB dan melalui titik P sehingga menyinggung lingkaran B dititik Q.

Segitiga ABX adalah segitiga siku-siku dan sikusiku di X. R AB  XB  AX XB 2  AB 2  AX 2 XB  AB 2  ( R  r )2 . masing-masing berjari-jari 4 cm dan 2 cm. berapakah jarak kedua pusatnya ? Jawab : R = 8 cm. Garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran.C. 2 2 2 A Q B r jadi panjang PQ  AB 2  ( R  r )2 . Maka berlaku: P X A Q B AB 2  XB 2  AX 2 XB 2  AB 2  AX 2 XB  AB 2  ( R  r )2 . jika diketahui panjang garis singgung prsekutuan dalamnya 9 cm. maka hitunglah panjang garis singgung persekutuan dalamnya ! Jawab: AB = 10 cm. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B. Panjang XB = PQ ( garis singgung P persekutuan dalam). Perhatikan gambar di Samping !. x Perhatikan segitiga ABX adalah segitiga sikusiku di X. Duabuah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 8 cm dan 4 cm. 2. jika jarak kedua pusatnya 10 cm. Garis singgung persekutuan dalam ( gd )  AB 2  ( R  r )2  102  (4  2)2  100  (6)2  100  36  64  8cm 2. 1. R = 4 cm. Menghitung panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran. r = 2 cm. jadi panjang PQ ( gl )  Contoh: AB 2  ( R  r )2 46 . gd = 9 cm gd 9   AB 2  ( R  r )2 AB 2  (8  4)2 92  AB 2  122 AB 2  92  122 AB  81  144  15 cm. Garis singgung persekutuan luar. r = 4 cm. Panjang XB = PQ. 1. Contoh soal. Sehingga berlaku .

. AB = 20 cm. 1. lingkaran dngan pusat Q dengan jari-jari 4 cm. 18 cm d. 2 47 . 6 cm d.. a. Maka hitunglah panjang jari-jari lingkaran yang lain ! Jawab : R = 11 cm. 8 c. Soal-soal pemahaman konsep.. maka hitunlah panjang garis singgung persekutuan luar (gl) kedua lingkaan tersebut ! Jawab: R = 16 cm. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 15 cm. AB = 15 cm. 12 cm d. 7 cm c. 10 cm 3.cm. 20 cm c.. dan gl = 12 cm gl 12 122  AB 2  ( R  r )2  152  (11  r )2  152  (11  r )2 (11  r )2  225  144 (11  r )  81 =9 = 9 -11 = -2 r = 2 cm 11. salah satu jari-jari lingkaran tersebut 11 cm. jika panjang masing-masing jarijarinya 18 cm dan 3 cm. a. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B dengan jari-jari masing-masig 16 cm dan 4 cm... Dua buah lingkaran jarak kedua pusatnya 10 cm. 20 cm c. maka pajang jari-jari lingkaran yang lain adalah. Jika jarak kedua pusatnya 10 cm. maka panjang garis singung persekutuan luar dua lingkaran tersebjut adalah.1. gl gl gl gl  AB 2  ( R  r )2  202  (16  4)2  400  (12)2  400  144  16cm 2. Jika panjang garis singgung persekutuan dalamnya 8 cm. a. 24 cm b. Lingkaran dengan pusat O berjari-jari 8 cm. 16 cm 4. Jika jarak kedua pusatnya 20 cm. 8 cm b.. r = 4 cm.. 5 cm 2... Dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari 6 cm dan 2 cm.. 6 d.r -r I. dan panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaan tersebut 12 cm. maka panjang garis singgung persekutuan dalamnya adalah. jika panjang garis singung persekutuan dalan dua lingkaran tersebut maka jarak kedua pusatnya adalah. 24 cm b.. Salah satu jari-jari lingkaran tersebut adalah 4 cm. a. 10 b. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 25 cm .

Jika garis singgng persekutuan luar dua lingkaran tersebut diperpanjang sehinggan memotong di x dengan perpanjang OP. r ( R > r). 48 . 10. jika panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah w maka dapat dinyatakan sebagai... 5 :1 d. 14 d.. 2 : 1 b.5.jika jarak kedua pusatnya z. a.. Diketahui dua buah lingkaran dengan jari-jai masing-masing 20 cm dan 8 cm.. 30 7. maka panjan OX adalah . jika panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut adalah w maka dapat dinyatakan sebagai. a. Dua buah lingkaran dengan jarak kedua pusatnya 20 cm.. 10 6 7 d. PO = 8 cm. w  z  ( x  y ) a. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y). 10 b.. 15 8. BC = 5 cm dan AB = 25 cm. jarak kedua pusatnya 37 cm.. Dikatahui dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 16 cm dan 6 cm.. w  z  ( x  y) c. Diketahui lingkaran dengan pusat O berjari-jari 5 cm dan dengan pusat P jari-jarinya 2 cm.. Jika panjang garis singgung persekutuan luar adanata kedua lingkaran tersebut adalah 12 cm. DC b.cm.. Tentukan syarat jarak kedua pusat lingkaran tersebut agar kedua lingkaran tersebut : a. II. 26 6 7 b. Maka panjang garis singgung persekutuan luar dua lingkaran tersebut adalah.cm.. w  z  ( x  y ) a. w2  z 2  ( x  y)2 2 2 2 d. w2  z 2  ( x 2  y 2 ) 2 2 2 2 b.. 13 c.. maka hitunglah : a.jika jarak kedua pusatnya z. w  z  ( x  y) c. 17 6 7 c. a. Dua buah lingkaran dengan pusat A dan B berjari-jari R. maka perpandingan jari-jari lingkaran besar dan kecil adalah. DE c.cm... mempunyai garis singgung persekutuan luar b.. Jika panjang jari-jari lingkaran yang kecil 4 cm. 45 b. mempunyai garis singgung persekutuan dalam 3. Dari gambar di samping jika diketahui OB = 2 cm... maka hitunglah luas daerah yang di arsir ! A B O P . a. 6 :1 9. 40 c. 35 d. 4 :1 c. 7 1 7 6. Jarak kedua pusat lingkaran tersebut 24 cm. Jika dua buah lingkaran masing-masing berjari-jari x dan y ( x > y). BE D C A B E 2. w2  z 2  ( x 2  y 2 ) 2 2 2 2 b.cm.. panjang garis singgung persekutuan luarnya 16 cm. w2  z 2  ( x  y)2 2 2 2 d. maka jarak kedua pusat dua lingkaran tersebut adalah. Soal-soal penalaran dan komunikasi 1. Dari gambar di samping jika diketahui DA = 12 cm.

maka hitung panjang jari-jari lingkaran C ! ( boleh menggunakan Kalkulator) A  C B D. Menghitung panjang sabuk luar. C 20 cm 15 cm D B 25 cm A 5.2r  2. Dari gambar di samping jika diketahui panjang jarijari lingkaran A = 9 cm. Panjang sabuk lilitan luar dan dalam antar dua linkaran.4.2) 1.2R  . AB 2  ( R  r )2 0 0 360 360  49 . DC b. Jari-jari masing-masing lingkaran.2 Panjang seluruh rantai yang digunakan untuk menghubungkan kedua roda tersebut adalah panjang sabuk luar (Gb. Gb. 1) dan panjang sabuk dalam (Gb. Dari gambar di samping maka dapat untuk menghitung panjang sabuk lilitan luar adalah ( SL) : P R  A Q r o  B 360 - 3600   SL  .1 Gb. Dari gambar di samping hitung panjang: a. dan lingkaran B = 4 cm.

AB 2  ( R  r )2 Contoh : Hitunglah panjang sabuk lilitan dalam pada gambar di samping ! P 5 cm o A  60 B 2 cm Q 14 cm Jawab : R = 5 cm.33  4.19  2. AB 2  ( R  r )2  SD   360 0 .2 .2R   3600 .2r  2.84 cm. AB = 14 cm.2 5  2  2. AB2  ( R  r ) 2 0 0 360 360 2400 22 3600  2400 . 102  (7  2)2 3600 7 3600  SL  29.7  .2 R  r   2.3.33 + 24. r = 2 cm.  = 360o-2x60o =240o 360 240o 22 .14.2  2. Dari gambar di samping.81cm SD   0 .  SL  2. 75 = 50. AB 2  ( R  r )2 50 . 142  (5  2)2  SD  0 360 7  SD = 29. Menghitung panjang sabuk lilitan dalam.2 R  r   2.2R  .Contoh : Perhatikan gambar di samping ! Hitunglah panjang sabuk lilitan yang diperlukan oleh gambar di samping.2r  2. Jawab :  = 360o-2x60o =240o R = 7 cm. maka panjang sabuk liltan dalam (SD) dapat dihitung sebagai berikut :  P R A  Q B r SD   360 0 . r = 2 cm P 7 cm o A 60 Q 2 cm B 10 cm 3600   SL  .48 = 53.2.

Jika terdapat sepuluh pipa seperti gambar berikut. Maka cara mengikat yan manakah yang memerlukan tali yang paling sedikit. Jika diameter figora tersebut 20 cm dan sudut POA = 30 o. Hitunglah panjang sabuk dalam dan luar pada gambar berikut ! (boleh menggunakan kalkulator) P 1. d. P 8 cm o A  60 B 2 cm Q 4. Soal-soal pemahaman konsep. Gambar di samping adalah sebuah figora berbentuk lingkaran. jika diameter pipa sama? Jelaskan dengan menghitung masing-masing panjang tali pada gambar berikut ! a. b. Soal-soal pemecahan masalah. maka panjang tali yang digunakan untuk menggantung figora tersebut! P A O 3. D 12cm 0 85 C 5cm 25cm A B E 3.I. 20 cm 4 cm 10 cm 4 cm 10 cm 10 cm 4 cm II. Bagaimanakah cara mengikat 6 pipa tersebut menjadi satu dengan menggunakan tali yang seminim mungkin ? Jelaskan dengan menggunakan gambar ! 2. 51 . Terdapat 6 buah pipa dengan diameter yang sama. 8 cm o A 60 15 cm Q 3 cm B 2. 1. c.

PETA KONSEP BANGUN RUNAG SISI DATAR (BRSD) UNSUR-UNSUR BRSD JARING-JARING BRSD LAS PERMUKAAN VOLUME 52 .

balok. 4 rusuk lebar dan 4 rusuk tinggi. Sebutkan semua titik sudutnya ! 3. Memiliki 12 rusuk yang terdiri dari 4 rusuk panjang. balok. Memiliki 4 titik sudut 3. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut ! 2. Unsur-unsur Balok dan kubus H Dari gambar di samping maka dapat kita ketahui unsur balok adalah: E 1. Menyebutkan unsur-unsur kubus. prisma dan limas 1.Bila kita sekarang berada di dalam suatu model bangun ruang. balok. Menemukan rumus volume kubus. 2. Karena ukuran panjang lebar dan tingginya tidak sama. balok. Membuat jaring-jaring kubus. Memilki 6 sisi ( dinding ) A 4. prisma dan limas e.BAB III BANGUN RUANG SISI DATAR (BRSD) Tujuan pembelajaran : a. Menentujan luas permukaan kubus. prisma dan limas d.balok. Sebutkan semua sisinya ! 4.EFGH di atas. Coba kamu ingat bangun ruang sisi datar apa saja yang pernah kamu pelajari ?. prisma dan limas. primas dan limas c. balok. kirakira bangun ruang apa yang sedang kita amati ?Mengapa demikian ? Coba perhatikan baik-baik unsur-unsur apa sajakah yang dimiliki oleh ruangan kelasmu tersebut ! Bila kita perhatikan bangun ruang yang menyerupai kelas kita adalah balok. Unsur-unsur bangun ruang sisi datar Bila kita perhatikan Bangun ruang sisi datar adalah suatu topik pelajaran yang pernah kita pelajari di sekolah dasar (SD). Menentukan volume kubus. b. prisma dan limas f. Menemukan luas pemukan kubus . Memilki 6 bidang diagonal E G F C B G F C D A B Berdasarkan gambar balok ABCD. Memiliki 4 diagonal ruang 6. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! H E D F G C A B 53 . Memiliki 12 diagonal sisi H 5. maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ! 1.

5. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar ! 11. Berdasarkan model kubus PQRS. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! H E D F G C A 6. maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut : 1. PQRS. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan ! 9.TUVW ! W T U V R P W T S P Q 54 U R Q V .TUVW adalah sebuah kubus. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan ?. Jelaskan ! Untuk berikutnya perhatikan gambar di samping !. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar ! 8. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan ! 10. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus ! 12. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! B G F C H E D F G E H F D H G E D C B A H G E D C C A B B F B G C A H E D C A B A F B G E D A H F 7. Sebutkan semua unsur-unsur dari kubus PQRS.TUVW tersebut.

2. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling sejajar ! 9. Sebutkan pasangan sisi yang saling tegak lurus ! 13. Sebutkan semua bidang diagonalnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! W T S P W T S P . Sebutkan semua sisinya ! 5. V U R Q V U R Q P T T W U S P W U S Q V T R Q V T R P W U S P W U S Q V R Q V R 8. Sebutkan semua diagonal ruangnya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! W U S V T R Q P 7. Sebutkan semua rusuk dari balok tersebut ! 3. Sebutkan semua diagonal sisinya ! Tunjukkan pula dengan gambar ! W V U S R Q T P 6. Jelaskan ! 55 . Sebutkan semua titik sudutnya ! 4. Sebutkan semua pasangan rusuk yang saling bersilangan ! 11. Apakah perbedaan antara rusuk yang saling berpotongan dan rusuk saling bersilangan ?. Sebutkan semua pasangan sisi yang saling sejajar ! 12. Sebuatkan semua pasangan rusuk yang saling berpotongan ! 10.

2. Perhatikan jaring-jaring balok berikut dan cara memotongnya menjadi jaring-jaring balok ! H E D F G E E H F G F C A B A Arah guntingan D A C B B E F 56 . 2. Jaring-jaring Balok dan kubus Contoh jaring-jaring Balok Dari gambar di atas adalah suatu gambar dari bentuk balok sebuah kotak roti kemudian kita lepas bagian-bagian sehingga menjadi jaring-jaringnya. Carilah dua buah kotak tempat makanan atau roti yang ukuran dan jenisnya sama. 3. kemudian satu buah kotak yang utuh ditempelkan pada kertas karon dan sebelanya jaringjarinya dan sebelahnya gambar jaring-jarinya dengan ukuran yang sama dengan aslinya. Tugas kelompok : 1. Satu diantara dua kotak tersebut di lepas menjadi-jaringnya 4. Ukurlah panjang rusuk-rusuknya.

berikut ini ! V 57 .Buatlah 4 jaring-jaring berbeda dari balok ABCD.. 2. Buatlah 6 buah jaring-jaring yang berbeda dari kubus dengan panjang rusuk 3 cm.EFGH berikut ! Ukuran balok AB = 4 cm. BC = 2 cm. F H E D F G C A B W T S P Q U R . dan AE = 3 cm. E F H E D A B F G E C A D C B H G F Arah guntingan A B E Soal-soal pemahaman konsep 1.Contoh Jaring-jaring kubus.

Luas permukaan balok Demikian pula untuk meghitungluas permukaan balok caranya sama dengan cara menghitung luas permukaan kubus. Cobalah tunjukkan bahwa luas permukaan balok = 2 x( pxl  pxt  lxt ) . Luas permukaan kubus Luas permukaan kubus adalah jumlah dari luas masing-masing sisi kubus tersebut. lebar = l cm dan tinggi = t cm. Deengan demikian maka dapat ditulis : Luas permukaan kubus = Luas juring kubus = 6 x luas persegi =6xsxs Luas permukaan kubus = 6 x s2 2.3.EFGH mempunyai panjang = p cm. bila balok ABCD. Perhatikan Gambar kubus PQRS. Besaran-besaran pada Kubus dan balok 1. H E F G E C E H F G F A H E D B G F C A D A C B B A B E F 58 .TUVW sama halnya menghitung luas daerah dari jaring-jaring kubus tersebut.TUVW dengan panjang rusuk s cm berikut ! W T U V T s s Q R P W U S s V s s Q R s L = s2 s P s Dari gambar tersebut dapat diketahui bahwa mencari luas permukaan kubus PQRS.

Sebuah kubus dengan panjang rusuk 6 cm. l = 4 cm. Jawab : a.( 8 + 5 + 4 ) = 184 cm2 = 4. Panjang seluruh rusuknya b. Panjang seluruh rusuk balok = 4. panjang rusuk kubus b. s2  s2 b. Luas = 6 x s2 a. panjang rusuk b. maka hitunglah : a. Sebuah kubus dengan panjang diagonal sisinya 8 a. b. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt ) a. Luas permukaannya Jawab : Panjang rusuknya ( s) = 6 cm a. maka hitunglah : a. maka hitunglah: a. luas permukaaanya Jawab : 2 2 2 b. luas permukaanya Jawab : P = 8 cm. 2. 5. lebar = 5 cm dan tinggi = 4 cm. Luas = 6 x s2 = 6 x 82 = 384 cm2 2s 2 8 2=s 2 = 8 cm. luas balok tersebut. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 8 cm. 17 = 68 cm. (10 + 4 + t) 59 . tinggi balok tersebut b. jika p = 10 cm. Panjang seluruh rusuk balok = 4. maka hitunglah : 2 cm.Contoh : 1. Jawab : a. maka hitunglah : a. l = 5 cm dan t = 4 cm b. Sebuah balok dengan panjang seluruh rusuknya 76 cm.EFGH diketahui panjang AG = 10 3 cm. Diagonal sisi (ds) = 8 ds  ds s = = 2 cm. Panjang seluruh rusuk kubus = 12 x s = 12 x 6 cm = 72 cm. Luas permukaan. Luas permukaan = 6 x s2 = 6 x 62 = 216 cm2. AG = diagonal ruang = s  s  s = 6 x 102 2 = 600 cm2  10 3 = 3s   10 s 3 =s 3 = 10 cm 4. panjang seluruh rusuknya b. Kubus ABCD. 3.( p + l + t ) = 2 x ( 8x5 + 5x4 + 8x4) = 4 .( p + l + t )  76 = 4.

panjang AB . = 2 x ( pxl + lxt + pxt ) = 2 x ( 10x4 + 4x5 + 10x5) = 2 x(110) = 220 cm2 H G 6.cm. maka luas permukaan kubus tersebut adalah. a. 20 b. jika tinggi balok tersebut 4 cm. maka luas bidang diagoalnya adalah. a.. 208 b. 24 7. 80 b.( 14 + t) 76/4 = 14 + t 19 – 14 = t t = 5 cm. maka panjang seluruh rusuk kubus tersebut adalah..EFGH dengan ukuran AB = 8 cm..cm2.. 24 d.. 30 c..cm2. a.cm2. Sebuah balok dengan ukuran 8 cm x 6 cm x 5 cm . Luas permukaan kubus dengan panjang rusuk 5 cm adalah. Sebuah kubus dengan keliling alas 40 cm. Sebuah balok bagian alas luasnya 48 cm2. a. = 296 cm2 Luas EFGH = EF x EH. 1000 60 . 160 b. luas EFGH = 40 cm dan AE = 6 cm. 158 c.. Sebuah kubus dengan panjang rusuknya 4 cm.EFGH C Jawab : 2 2 A B Luas ABFE = 60 cm .cm2. 20 3 6. maka luas daerah ACGE adalah.. 200 c. 12 c. maka luas permukaan balok tresebut adalah. 400 d.cm2... 236 d. 40 d. bagian depan 32 cm2. a... luas EFGH = 40 cm dan AE = 6 cm a.    b. Kubus dengan luas permukaan 96 cm . Luas permukaan ABCD. dan EH D b. 4 b. 12 3 c... 130 2. 19 b... EF = AB = 10 cm 40 = 10 x EH 40/10 = EH EH = 4 cm I. BC = 6 cm dan AE = 4cm. Dari gambar di samping jika diketahui luas ABFE = 2 2 60 cm . 16 3 d. Sebuah balok ABCD. Luas  Luas  Luas 76 = 4.maka luas permukaan balok tersebut adalah. 240 3.. Luas = 2 x ( pxl + lxt + pxt ) 60/6 = AB = 2 x ( 10x4 + 4x6 + 10x6) AB = 10 cm. 60 c. 48 4. maka E F hitubglah : a. 76 c.. Soal-soal Pemahaman Konsep 1. Luas ABFE = AB x AE 60 = AB x 6 b. a.. 2 8 3 b. a.cm2.. 104 d. 80 5. 125 d.

3. l dan t b.. 91 : 100 d. 100 : 90 b. l = 10 cm. rusuknya diperpanjang 20% dari semula 2. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperpanjang 20% 4. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 144 a. 100 3 9. a. Tentukan besar perubahan luas permukaan kubus yang mempunyai rusuk 8 cm. 49 3 c.. Kubus dengan luas permukaannya 216 cm2. dan mengalami : a. p .cm2. b.. Maka luas bidang diagonal kubus tersebut adalah. maka luas permukaan balok tersebut adalah. 150 10.. Gambar balok di samping terbentuk dari tiga buah kubus jika panjang rusuk kubus 6 cm.. 120 d.. Sebuah kubus rusunya s.. maka perbandingan luas permukaan semula dengan luas setelah diperkecil adalah. Maka hitunglah : a. maka hitunglah luas permukaan balok ! 61 .. 102 c. rusuknya dikurangi 10% dari panjang semula b.cm2 a. panjang rusuknya b. 1.. luas permukaannya 3 cm2. Maka hitung : a. panjang selurruh rusuknya. perubahan luas permukaanya jika masing-masing rusuknya diperkecil 10 %. Sebuah balok dengan perbandingan p : l : t = 4 : 3 : 2 dan lluas permukaan balok tersebut 208 cm2. 36 3 b. Jika diketahu panjang balok tersebut 6 cm. t = 8 cm.8. 88 b. 5. kemudian rusuk kubus tersebut diperkecil 10 %. 81 3 d. Soal-soal penalaran dan komunikasi. Sebuah balok dengan p = 12 cm. 100 : 81 c. Mka hitunglah . a. Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2 : 1. 81 : 100 II.

Masing. 1. Soal – soal pemecahan masalah. Dari karton berikut buatlah sebuah kotak tempat kue masing-masing berbentuk kubus dan balok lengkap dengan ukuran kertas untuk penutup dan lipatan untuk lemnya ! Kubus Balok 62 . yaitu 14 cm x 12 cm. Terdapat dua buak kertas karton dengan ukuran yang sama. maka tentukan ukuran kubus dan balok yang dapat dibentuk agar sisa kertas korton yang terbuang minimum (paling sedikit) ! 2.III. masing akan dibuat jaring-jaring kubus dan balok.

. maka volume balok tersebut adalah. Jumlah kubus kecil yang dapat masuk edalam kubus besar merupakan isi atau volume dari kubus besar tersebut. Dengan demikian maka Volume atau isi kubus besar = 27 kubus kecil.. Bagaimana halnya dengan volume balok ?. Perhatikan gambar beriku ! 3 cm 3 cm 3 cm 3 cm 1 cm 1 cm 1 cm 3 cm 3 cm Dari gambar di atas maka menurutkamu berapakah jumlah kubus kecil yang dapat dimasukkan kedalam kubus besar ?.. a. V = pxlxt d. lebar = l dan tingginya = t... Jadi volume balok = ... V = 2x( pxl + pxt + lxt ) b.... Volume kubus = 27 kubus kecil ternyata sama dengan 3 x 3 x 3..Kubus kecil. Bila kita lanjutkan sampai penuh ternyata jumlah kubus yang diperlukan untuk memenuhi kubus besar adalah 27 kubus kecil. maka rumus volume kubus tersebut adalah. a.... Soal-soal Pemahaman konsep.... Pada prinsipnya sama. Dengan menggunakan ilustrasi berikut tentukan rumus volume balok ! 3 cm 1 cm 2 cm 5 cm 1 cm 1 cm 5 cm 3 cm 2 cm Dari ilustrasi dia atas. 1. Jadi Volume Kubus = s x s x s 3 =s 4... Sebuah kubus dengan rusuk s. V = 6xs2 c.... Volume Kubus Untuk mengetahui volume atau isi kubus perhatikan ilustrasi berikut ! Kubus yang besar akan kita isi dengan kubus kecil sampai penuh.. Volume Balok. Dan Volume kubus =.... V = 4x( p + l + t) c.. maka berapa jumlah kubus kecil yang diperlukan untuk memenuhi balok ?.. V = s3 b. Sebuah balok dengan ukuran panjang = p.... V = 4xs2 d... V = 2xpxlxt 63 .... V = s2 2......3.. I..

814 9..menit. 1. 800 c. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai satu sisi yang berwarna biru.. a. 100/3 c. c. 284 b.. 384 b. 125 b. a. Kemudian kubus tersebut di cat permukaannya dengan warna biru. Sebuah balok dengan ukuran 12 cm x 10 cm x 8 cm.. maka volume balok tersebut adalah.200 4. Jika panjang balok tersebut 12 cm. 1000 : 729 c. 800 d. 804 d. 200 c. maka volume balok tersebut adalah.. 443 10. 343 c.cm3. 383 d.. 1.000 d. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai dua sisi yang berwarna biru. hitunglah perubahan yang terjadi jika : a.cm3. 60 II. a.cm3. maka volume kubus tersebut adalah.. perubahan luas permukaan jika masing-masing rusuknya diperpanjang 10 %. 1. Sebuah kubus dengan panjang rusuk 10 cm. 220 d. a. a.3. a. Sebuah balok dengan luas permukaan 166 cm2. 120 c. a. 100 d. maka perbandingan volume mula-mula dengan volume setelah diperkecil adalah. Sebuah kubus dengan luas bidang diagonalnya 1002 cm2.Maka jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ! a.. lebar = 8 cm. 525 d. Sebuah kubus berukuran 6 cm terbuat dari kayu. Sebuah kubus dengan luas permukaan 150 cm . 10 : 9 b. Setelah kering kubus tersebut dipotong menjadi kubus – kubus kecil dengan dengan ukuran 1 cm..600 b. 376 d. a. Sebuah tandon berbentuk kubus dengan rusuk 1 m. Maka volume balok tersebut adalah. a. 140 b.. 280 7. 200/3 b. Maka volume kubus tersebut adalah...000 2 3 8. 2.cm3. Banyaknya kubus kecil yang mempunyai tiga sisi yang berwarna biru. 625 6.. 64 . Jika p= 7 cm dan l = 4 cm..menit.. Maka volume kubus tersebut adalah.. 480 b.. Kubus dengan panjang rusuknya s cm.. 150 b. b. Maka waktu yang diperlukan untuk mengisi tandon tersebut adalah..cm . Sebuah balok dengan p : l : t = 3 : 2: 1. dan tinggin = 6 cm.. a. 400 c. 80/3 d..5 liter/detik. Banyaknya kubus kecil yang tidak mempunyai sisi yang berwarna biru. Sebuah kubus dengan kliling alasnya 28 cm.. d. Soal –soal penalaran dan komunikasi. 684 c.. 729 : 1000 11. 200 5. Sebuah balok dengan ukuran panjang = 10 cm. Jika air mengalir kedalam tandon dengan kecepatan 0. 20/3 12. 490 c.. Diisi dengan air dengan kecepatan air mengalir 1 liter/detik. maka volume balok tersebut adalah. maka waktu yang diperlukan untuk mengisi tandon tersebut sampai penuh adalah. Jika rusuknya diperkecil 10 %. 9 : 10 d..... b.cm3. 150 c. 200 b. 1. perubahan volumenya jika masing-masing rusuknya diperkecil 20 %.cm3... Sebuah tandon air berbentuk balok dengan ukuran 1 m x 2 m x 3 m.

maka bangun ruang apakah yang mempunyai volume paling besar dan sisa kawat yang paling sedikit ? ( bangun ruang Kubusa atau balok ). 1.sehingga tinggi air di kedua tempat sama. Perbandingan luas permukaannya b.EFGH dengan luas segitiga ACF = 323 cm. Sebuah balok dengan ukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. lebar balok 2/3 rusuk kubus dan tinggi balok ½ dari panjang balok.5 rusuk kubus. 4.Maka tentukan : a. III. Sebuah kubus dan balok mempunyai hubungan rusuk-rusuknya sebagai berikut : panjang balok 1.3. Luas permukaan kubus b. Maka hitunglah perabndingan volume kubus dan balok ! 5. Jika karton tersebut akan dibuat model bangun ruang. maka hitunglah : a. Jika balok tersebut diisi dengan air sampai dengan penuh kemudian sebagian airnya dipindahkan ke sebuah kubus dengan rusuk 8 cm. Berapakan besar volume dan sisa kawatnya ? 65 . model manakanh yang memiliki volume yang paling besar dengan sissa kertas yang paling sedikit ( model balok atau kubus )? Dan hitunglah volume dan sisa kortonya ! 3. Soal-soal pemecahan masalah. Sebuah kertas karton dengan ukuran 12 cm x 25 cm. Dua buah kubus dengan perbandingan rusuk-rusuknya 2 : 3. Sebuah kawat panjang 8 m akan dibuat kerangka bangun ruang. maka berapakah tinggi air tersebut ! 2. Perbandingan volumenya. Kubus ABCD. Volume kubus.

Bila diperhatikan bentuk-bentuk bangunn ruang yang menyusun bangunan tersebut beragam. salah satunya balok. Model Nama Banyaknya Titik sudut Unsur-unsur Banyaknya sisi Banyaknya rusuk Gambar jaring-jaringya Prisma segitiga 6 5 9 66 . Berikut ini adalah contoh beberapa prisma serta unsur-unsurnya. Dalam pemberian nama prisma berdasarkan pada dua sisi yang sama dan sejajar tersebut. Prisma segitiga adalah bangun ruang yang memiliki dua sisi yang mempunyai bentuk dan ukuran sama serta saling sejajar. Prisma Dari gambar berikut terlihat sebuah bangunan. Maka prisma tersebut dinamakan prisma segitiga sama kaki.4. Coba perhatikan bentuk salah-satu atap bangunan tersebut sepertibangun ruang berikut : Bangun di atas dinamakan prisma segitiga sama kaki. Prisma dan Limas A. Pada gambar di atas sisi yang sama dan sejajar adalah segitiga sama kaki.

.Model Nama Banyaknya Titik sudut Unsur-unsur Banyaknya sisi Banyaknya rusuk Gambar jaring-jaringya Prisma segi lima beraturan 10 7 15 . . Dengan demikian definisi Prisma adalah : bangun ruang tertutup yang dibatasi oleh dua sisi berbentuk segi banyak yang sejajar dan kongruen...... .... Perhatikan contoh berikut : Gambar di samping adalah prisma segi lima . . E C Dalam pemberian nama prisma tergantun pada dua bangun datar yang A B sejajar dan kongruen tersebut.. Dua sisi yang sama J yang sejajar dan kongruen adalah bangun ABCDE dan FGHIJ.. G CDJI.. Sedangkan sisi tegaknya ABGF.. BCIG... .. Dari definisi prisma terebut diatas apakah balok temasuk prisma ? Jelaskan jawabanmu ! 67 . . yang K I sebagai alas dan atapnya.. F Untuk bangun-bangun prisma yang lain pastilah akan demikian artinya selalu memiliki dua bangun datar yang sejajar dan kongruen dan sisi D tegak yang menghubungkan dua bangun datar tersebut. Seperti contoh di samping karena bangun yang sejjajar dan kongruen berbentuk segi lima maka diberi nama Prisma segi lima.. serta sisi-sisi lainnya berbentuk persegipanjang. DEKJ dan AEKF.

Trebentuk dari sebuah persegi ABCD dan empat segitiga yaitu ABT.CD dan AD C adalah rusuk alas. CDT dan ADT sebagai dindingdindingnya. Unsur-unsur limas disamping antara lain : ABCD adalah alas. TO adalah garis tegak dengan bidang alas dan melalui T adalah tinggi limas.B. Limas Sama halnya dengan prisma limas. Sebagi contoh coba perhatikan gambar berikut ! Desain Lampu Foto gedung Dari gambar di atas terdapat model bangun ruang yang bukan merupakan kubus. TC dan TD adalah rusuk tegak AB. bila kita buat sketsanya sebagi berikut : T D A O B T Bangun tersebut namanya Limas. balok atau prisma. suatu saat kita akan temui bangun-bangun ruang sisi datar yang bentuknya tidak menyerupai kubus. D X T A C T B Sedangkan gambar di samping adalah jaringjaring dari limas persegi. Garis TX adalah garis tinggi bidang tegaknya. Nama limas tersebut adalah limas persegi. TB. TA. balok maupun prisma. Sama halnya dengan prisma pemberian nama limas tergantung pada alasnya.BC. T 68 . BCT.

....Model Nama Banyaknya Titik sudut Unsur-unsur Banyaknya sisi Banyaknya rusuk Gambar jaringjaringya Limas segitiga/bidang empat ( Okta hedron) 4 4 6 Limas segi lima 6 6 10 .... ... 69 .. .. Dengan demikian maka definisi limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah bidang segibanyak sebagai sisi alas dan sisi-sisi tegak berbentuk segitiga....... . .. .

t t = 2. b = 3 cm. ½ 4 .t = 2. Dengan kata lain luas permukaan primsa adalah jumlah dari luas masing-masing bangun pembentuk sisi Prisma tersebut . T T D D O A B A B C T T X C Luas permukaan limas = luas jaring-jaringnya = L  ABCD + LABT + LBCT + LCDT LADT = L alas + L Bidang tengaknya T Luas permukaan limas 70 .t = 2.. a Luas permukaan Limas adalah luas seluruh sisi limas atau luas seluruh bangun datar yang membentuk sisi limas.t + a. 4 cm dan 5 cm tinggi Prisma 12 cm.3 + (3 + 4 + 5). Lalas + c. Luas permukaan Prisma dan Limas Luas permukaan prisma adalah luas seluruh sisi dari prisma.t + b. Lalas + Kalas. c = 5 cm. maka hitunglah luas permukaan prisma tersebut ! Jawab : a = 4 cm. Luas permukaan prisma = 2. Berikut ini uraian tentang cara menenmukan rumus luas permukaan prisma : Sebagai contoh kita akan mencari luas permukaan prisma segitiga dengan rusuk alas a cm. Lalas + ( a + b + c ). b cm dan c cm dan tinggi t cm.t L4 = L5= Lalas Luas permukaan prisma Luas permukaan prisma Contoh: Sebuah orisma segitiga siku-siku dengan rusuk alas 3 cm.12 c b = 12 + 168 = 180 cm2. t c a b c b L5 b c aa a t L1 t L2 t L3 t a c L4 b b c a = luas jaring-jaringnya = L1 + L2 + L3 + L4 + L5.C. = 2. dan t = 12 cm. Lalas + L1 + L2 + L3 = 2. Lalas + Kalas.

tinggi prisma 20 cm. 3 cm dan 5 cm.t ) = 6 1 .EUVWX. Untuk menemukan rumus volume prima dapat kita ambil salah satu contoh prisma yaitu prisma persegi panjang.s.PQUTX. D A C O B D. L bidang tegak = 4 x L ABT = 4 x ½ x6 x 5 = 60 cm2. SRVWX. maka hitunglah volume prisma tersebut ! Jawab : Volume = L alas x t = ½ x 4 x 3 x 20 = 120 cm2. maka hitunglah luas permukaan limas tersebut ! T Jawab : AB = BC = 6 cm. Volume Prisma dan limas. Volume Prisma. Perhatikan uraian berikut ! H G t Volume Prisma ABCD. Volume Prisma = Lalas x t E p x l = L alas prisma F D p B lC Contoh soal : Sebuah prisma segitiga siku-siku dengan alas 4 cm. Jadi luas limas = L alas + L bidang tegak = 36 + 60 = 96 cm2. atau s = 2.QRVUX dan PSMTX.Contoh: Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alasnya 6 cm dan tingginya 4 cm.t Volume Kubus = 6x Volume limas W T X S P Q U V R 1 x Volume kubus 6 1 .t Volume limas = 3 Volume limas = 71 . Volume Limas.s . = sxs = L alas 6 1 .s. s .EFGH = V balok = p x l x t. Dari gambar di samping dapat kita lihat bahwa dari sebuah kubus dapat kita bentuk 6 limas yang sama besar yaitu Limas PQRST. Tinggi limas = ½ tinggi rusuk kubus t = ½ . TO = 4 cm TX = OX 2  T 02 2 2 TX = 3  4 = 25 TX = 5 cm L alas = 6 x 6 = 36 cm2.Lalas.(2.Lalas. Untuk menentukan rumus volume Limas perhatikan uraian berikut ! Kita akan mengambil contoh Limas persegi yang diambil dari kubus.

b. Jika diketahui tinggi limas 12 cm.Lalas. Hitungalah : a. Soal-soal penalaran dan kominikasi 1.4 = 48 cm3. panjang rusuk alas b. t = 4 cm. Prisma alas segitiga dengan sisi alas 6 cm. Tentukan volume dan luas permukaan bangun berikut ! a. Prisma alas segitiga sama sisi dengan panjang rusuk alas 8 cm dan tinggi prisma 12 cm. dan tinggi limas 3 cm. Hitunglah Volume dan luas permukaan bangun ruang berikut ! a. 5cm H 5cm G F 8cm 6C cm E D A X 10cm B 72 . Limas persegi dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 12 cm e. Volume 3. Volume 4. Soal-soal pemahaman konsep 1. Sebuah Prisma segitiga siku-siku dengan luas permukaan 660 cm2. 8 cm dan 10 cm. b. Prisma segienam beraturan dengan panjang rusuk alas 10 cm dan tingginya 20 cm d. maka hitunglah : a. 10 cm 5 cm 12 cm 4 cm 8 cm 10 cm 4 cm 5 cm 5 cm 10 cm A X B 2. 2.Contoh soal: Sebuah limas persegi dengan panjang rusuk alas 6 cm. t b. 3 I. Tetrahedron dengan panjang rusuk 6 cm. maka hitunglah : a. Gambarlah jaring-jaring bangun ruang berikut sesuaikan dengan ukuran yang tertera ! a. c. Sebuah limas alas persegi dengan luas permukaan 864 cm2.6.t 3 1 = . Panjang rusuk alas siku-sikunya 5 cm dan 12 cm.6. dan tinggi 20 cm b. Vaolume = 1 . maka hitunglah volumenya ! Jawab : S = 6 cm . Sebuah balok dengan panjang rusuknya 10 cm x 8 cm x 6 cm. Luas permukaan Limas ABCDT E b. Volume limas ABCDT H T D p F G t lC II. Limas persegi panjang dengan rusuk alas 10 cm dan 18 cm dan tingginya 12 cm.

3.

Jika diketahui panjang rusuk limas berikut a cm, maka

tunjukkan

bahwa

1 Volumenya = 2 .a 3 ! 3

4. Perhatikan gambar berikut ! Hitunglah volume bangun tersebut ! 10 cm
5m

10 cm

10 cm

III. Soal Pemecahan Masalah 1. Sebuah tandon air berbentuk risma segitiga siku-siku. Dengan rusuk alas siku-siku 2 m dan 1 m. Tinggi limas 2 m, maka hitunglah ; a. Volume tandon air tersebut ! b. Jika air pada tandon tersebut dialitkan dengan kecepatan mengalir 1 liter/detik, maka tentukan waktunya sehingga air pada tandon tersebut tinggal setengahnya ! 2. Seseorang akan membuat tandon air berbentuk piramida, semula dibuat dengan tinggi 5 m dan rusuk alas 6 m. Karena tempatnya tidak cukup terpaksa prisma tersebut dipotong dibagian ujungnya sehingga tingginya tinggal 3 m seperti gambar berikut . Tentukan Volume bangun setelah dipotong !

3m 6m 6m
3. Bila kita akan membuat pondasi untuk tiang rumah berbentuk limas terpancung seperti gambar berikut, maka hitunglah : a. Semen yang diperlukan jika tiap 10 cm3 memerlukan 1 ons semen ! b. Luas permukaan pondasi tersebut ! 7cm 7cm 12 cm 12m 12m

73

Latihan soal Ulangan umum semester genap .

1. Sebuah segitiga sama kaki dengan panjang alasnya 10 cm dan panjang kaki-kakinya 13 cm, maka luas segitiga tersebut adalah... cm 2 a. 36 b. 45 c. 65 d. 60 2. Sebuah segitiga siku-siku dengan panjang sisi siku-sikunya 12 cm dan 5 cm, maka keliling segitiga tersebut adalah ... cm 2. a. 29 b. 30 c. 32 d. 60 3. Perhatikan segitiga di samping! Jika panjang AB = 14 cm, BC 15 cm dan AC 13 cm, maka panjang garis tinggi yang titik C adalah... cm. a. 15 c. 13 d. 14 d. 12 C

A

B

4. Sebuah segitiga sama sisi dengan panjang sisinya 10 cm, maka luas segitiga tersebut adalah...cm2 a. 25 3 b. 20 3 c. 15 2 d. 10 2 5. Jika diketahui AB = 6 cm , AC = 8 cm dan A siku-siku, maka panjang jarijari lingkaran singgung dalam pada gambar di samping adalah....cm a. 6 c. 4 b. 5 d 2. 6. Seorang petani mempunyai tanah seperti pada gambar di samping ! Jika panjang AB = 26 m , BC = 28 m dan AC = 30 m, maka luas tanah petani tersebut adalah...m2. a. 356 c. 336 b. 345 d. 300 C

A C

B

A

B

7. Sebuah lingkaran dengan jari-jarinya 7 cm dan  = tersebut adalah.... cm a. 154 c. 88 c. 44

22 , maka keliling lingkaran 7
d. 22

8. Sebuah lingkaran dengan luas 314 cm2, jika  = 3,14, maka diameter lingkaran tersebut adalah...cm. a. 20 b. 10 c. 8 d. 5

74

9. Luas daerah yang diarsir pada gambar di samping , jika AB = 7 cm dan AC 22 14 cm adalah...cm2 .( = ) 7 a. 57,75 c. 77,00 b. 67,77 d. 115,50

A

B

C

10. Sebuah roda dengan diameter 10 cm. Jika roda tersebut mengelinding sebanyak 1.000 kali, maka jarak yang ditempuh oleh roda tersebut adalah...m.( = 3,14) a. 314 b. 3.140 c. 31.400 d. 62.800 11. Perhatikan gambar di samping! Jika panjang OA = 7 cm,  = 22/7 dan AOB = 60 0 , maka luas juring AOB adalah...m2 a. 154,00 c. 38,50 b. 77,00 d. 25,67 12. Perhatikan gambar di samping ! Jika panjang jari-jari lingkaran = 12 cm , = 3,14 dan AOB = 120o, maka panjang busur AB adalah... cm a. 15,12 c. 28,15 b. 25,12 d. 30,15 13. Luas daerah yang diarsir pada gambar di samping jika AE = 2r , AB= BC = CD = DE adalah... 3 a. r 2 c. r 2 4 1 2 b. r d. 2r 2 2 14. Besar AOB = 120 0 , maka besar ACB adalah...o. a. 20 c. 40 b. 30 d. 60 C 15. Besar ATB pada gambar di samping jika diketahui AOB = 140 0 , DOC = 50 0 adalah...o. a. 95 c. 65 b. 90 d. 45 A B O A

O B

A

B

C A

D

E

O B D A O B 75 C T

.20 A 17. a. 80 d.16. 16 b. a. Dua buah lingkaran berjari-jari 8 cm dan 4 cm dan jarak kedua pusatnya 15 cm.. 12 d.. 22 b. 90 c. 20 d. Garis singgung persekutuan luar dua buah lingkaran 12 cm. 18 c. 1.. 400 b. 20 d.cm3.. 24 A O P 21. 600 c. 9 19. cm. 25 20. a. 60 c.000 76 . a. 340 c. 92 23. 27 b. maka panjang garis singgung persekutuan dalam dua lingkaran tersebut adalah. 3 d. o. dan panjang jari-jari lingkaran 7 cm. 70 d... 2 22.70 b. Jika diketahui Panjang OP = 25 cm.. 5 b. Dua buah lingkaran dengan jari-jari masing-masing 15 cm dan 3 cm. Besar  pada gambar di samping adalah.. a. 4 c.o... maka panjang jari-jari lingkaran yang lain adalah. 600 c.. 23 c.cm2. 18 c. maka volume kubus tersebut adalah.. 170 c.cm.. maka panjang garis singgung persekutuan luarnya adalah . 100 C B 20o  O 100o  O  18. 400 c. maka AP adalah. Besar ABC pada gambar di samping adalah. Sebuak kubus dengan panjang rusuk 10 cm. Sebuah balok dengan ukuran panjang 10 cm.cm a. maka luas permukaan balok tersebut adalah. lebar 8 cm dan tinggi 5 cm.. a. jika jarak kedua pusatnya 15 cm dan panjang jari-jari salah satu lingkarannya 11 cm. jika jarak kedua pusat lingkaran tersebut 20 cm.. 80 b.cm a.

. 15 b. Berikut ini adalah jaring-jaring bangun rung . 1.. 12 d..cm2.. 450 d. maka volume air pada bak mandi tersebut adalah. 4 b. 8 d. 3 c. 27. 4 30. 200 c.. 480 c. a. a..24. 600 D F b. 360 c. maka volume limas tersebut adalah. Sebuah kubus dengan volume 125 cm..liter. maka luas permukaan kubus tersebut adalah... 150 b... buah a. Limas b. Banyaknya diagonal ruang pada kubus adalah . a. BC = 6 cm. Hitunglah panjang rangka untuk membuat bangun di samping ! 7 cm 7 cm 7 cm 32. Sebuah limas dengan alas persegi yang panjang rusuk alasnya 10 cm dan tinggi limas 12 cm. Prisma persegi A 29. buah a. 400 b. Jawablah dengan benar dan singkat ! 31. 6 c.200 26. 150 c. Pada gambar di samping jika panjang AB = 8 cm .5 m. 960 B C 25. a. a.cm 3.. Sebuah bak mandi berbentuk balok dengan ukuran panjang 1 m.. Balok c.. 528 d. Prisma segitga c. B siku-siku dan E tinggi prisma 20 cm. 250 d. 300. 2 b. Banyaknya rusuk pada balok adalah. 14 II.500 28. 1.cm 3. 500 d. lebar 1 m dan tinggi 1. Gambarlah sebuah jaring-jaring balok dan sebuah jaring-jaring kubus dengan ukuran terserah kamu ! 77 . maka volume prisma adalah.

maka berapakah balok kecil yang diperlukan agar tandon tersebut penuh? 35. Sebuah tandon air berbentuk kubus dengan panjang rusuk 1 m. Jika tandon tersebut diisi air dengan menggunkan timba balok dengan ukuran panjang 50 cm. jika  = berapakah diameter roda ? 22 . maka berapakah waktu yang diperlukan agar balok tersebut penuh ? 34. Sebuah roda berputar 500 kali dan jarak yang ditempuh 220 m. Balok tersebut akan diisi dengan air dengan kecepatan air mengalir 12 cm3/menit. maka 7 78 . Sebuah balok berukuran 10 cm x 8 cm x 6 cm. lebar 50 cm dan tinggi 20 cm.33.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful