DAMPAK POLUSI ASAP KENDARAAN BERMOTOR

December 30th, 2009 • Related • Filed Under DAMPAK POLUSI ASAP KENDARAAN BERMOTOR NAMA : Aqsa nuddin Npm / Kelas : 38409509 Email : aqsa_nuddin_03@yahoo.com PENDAHULUAN Kecerahan langit dari hari ke hari kian memudar. Terlihat langit biru yang kita idamkan sepertinya telah jauh dari harapan. Udara yang kita hirup semakin tercemar oleh berbagai polutan. Di kota lebih banyak tercemar dibandingkan di daerah pedesaan, karena di kota banyak terdapat industri yang telah dibangun dan banyaknya jumlah kendaraan yang telah meningkat pesat, tetapi juga banyak kendaraan yang tidak dirawat dengan baik, disamping kualitas bahan bakar yang masih mengandung timbel ( Pb ), sehingga menghasilkan emisi yang dapat mengganggu kesehatan. Contohnya kota-kota di Indonesia, khususnya di kota-kota besarnya seperti, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan lain-lain. Kendaraan bermotor ,mempunyai andil yang sangat besar dalam memberikan kontribusi pada polusi udara. Kontribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara mencapai 60-70%, bandingkan dengan industri yang hanya berkisar antara 10-15%. Sedangkan sisanya berasal dari rumah tangga, pembakaran sampah, kebakaran hutan/ladang dan lain-lain. Dari jumlah total tiap zat pencemaran utama yang dikeluarkan setiap tahun,karbon monoksida ( CO )merupakan zat pencemar terbanyak dan kendaraan bermotor adalah sumber utamanya. Namun perlu diingat kita tidak boleh memandang jenis zat tercemar atau sumbernya semata-mata berdasarkan jumlah total emisi tiap tahun. Kita juga harus mempertimbangkan sejauh mana tingkat bahaya setiap jenis zat pencemar, terutama terhadap kesehatan manusia. PEMBAHASAN Polusi udara adalah udara yang mengandung satu atau lebih zat kimia dalam konsentrasi yang cukup tinggi yang dapat gangguan pada manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan dan harta benda. Polusi udara berpotensi mempengaruhi kesehatan masyarakat, antara lain menimbulkan berbagai penyakit. Penyakit yang ditimbulkan tergantung pada bahan pencemaran udara tersebut. Polusi udara dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia melalui berbagai cara, antara lain dengan merangsang timbulnya atau sebagai faktor pencetus sejumlah penyakit. Kelompok yang terkena terutama bayi, orang tua dan golongan berpenghasilan rendah biasanya tinggal di kota-kota besar dengan kondisi perumahan dan lingkungan yang buruk. Terdapat korelasi yang kuat antara pencemaran udara dengan penyakit bronchitis kronik ( menahun ). Walaupun merokok hampir menjadi urutan tertinggi sebagai penyebab dari penyakit pernapasan menahun, sulfur oksida, asam sulfur, pertikulat dan nitrogen dioksida telah menunjukkan sebagai penyebab dan pencetus ashma brochiale, bronchitis menahun dan emphysema paru. Hubungan yang sebenarnya antara pencemaran udara dan kesehatan atau pun timbulnya

pembahasan penglihatan atau akibat-akibat lain yang merugikan pada lingkungan ( adversi level ). Bronchopneumonia. Khusus polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang tak ramah lingkungan. Meskipun bukan penyebab predisposing faktor tersebut memegang peranan penting dalma menimbulkan penyakit pada manusia. 3. Tindakan pencegahan mestinya telah perlu dilaksanakan pada tingkat yang sedini mungkin. data meteorologi dan sebagainya. 4. Hal ini membuktikan prevalensinya tak dipengaruhi oleh macam pekerjaan sehari-hari. apalagi bila telah ada tanda-tanda penyakit jantung ischemik sebelumnya. Cor pulmonale kronikum. Tingkat IV : konsentrasi yang mungkin menimbulkan penyakit akut atau kematian pada golongan populasi yang peka ( emergency level ). Emphysema pulmonum. 2. Namun dari statistik dan epidemiologik hubungan ini dapat dilihat dengan nyata. kebiasaan makan. 6. kini banyak tanaman yang mengandung residu Pb akibat polusi udara oleh bahan kimia ini.apalagi penemuan-penemuan kelainan fisikologik pada kehidupan manusia yang terjadi lebih dini sebelum tanda-tanda penyakit dapat dilihat atau pun dirasakan. baik secara langsung maupun tidak langsung. dapat ditemukan prevalensi tinggi penyakit ini. yang sering disebut sebagai faktor yang menunjang ( predisposing faktor ). Tingkat III : Konsenterasi yang mungkin menimbulkan hambatan pada fungsi-fungsi faali yang fital serta perubahan yang mungkin dapat menimbulkan penyakit menahun atau pemendekan umur ( serious level ). Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh polusi udara : 1. juga ditemukan dua kali lebih besar morbiditasnya di daerah dengan polusi udara tinggi. Pada umumnya data morbiditas dapat dianggap lebih penting dan berguna daripada data mengenai mortalitas. Tingkat II : Kosentrasi yang mungkin dapat ditemui iritasi pada pencaidera. terutama karena masih mengandung sejumlah Pb. Celakanya timbel (Pb) tidak hanya terserap lewat saluran pernapasan. Karbon-monoksida ternyata dapat menyebabkan bahaya pada jantung. karena akan menurunkan tingkat kecerdasan anak-anak. Pengaruh pada wanita maupun pria kurang lebih sama. Penyakit jantung. di daerah industri. Demikian juga di India bagian utara. Dengan membersihkan udara dapat terjadi penurunan 40% dari angka mortalitas.penyakit yang disebabkan masih merupakan problema yang sangat komplek. jelas lebih penting lagi artinya. Banyak faktorfaktor lain yang ikut menentukan hubungan sebab akibat ini.dengan juga memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh. dikhawatirkan akan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Bronchitis kronika. 5. Afinitas CO terhadap hemoglobin adalah 210 kali lebih besar daripada O2 sehingga bila kadar CO Hb . Penyelidikan-penyelidikan ini harus dilakukan secara prospektif dan komparatif antara daerah-daerah dengan pencemaran udara hebat dan ringan. Asthma bronchiale. Stocks & Campbell menemukan mortalitas pada non-smokers di daerah kota 10 kali lebih besar daripada daerah rural. Czechoslovakia umpamanya. Seperti yang kita ketahui di PBB mempunyai badan yang bergerak di bidang kesehatan yaitu WHO Inter Regional Symposium on Criteria for Air Quality and Method of Measurement telah menetapkan beberapa tingkat konsentrasi polusi udara dalam hubungan dengan akibatnya terdapatnya terhadap kesalahan maupun lingkungan sebagai berikut : Tingkat I : Konsentrasi dan waktu expose yang tidak ditemui akibat apa-apa. misalnya kualitas udara. merokok. Kanker paru. 7. akibat berbahaya pada tumbuh-tumbuhan. penduduk tinggal di rumah-rumah tanah liat tanpa jendela dan menggunakan kayu api untuk pemanas rumah. sebagai akibat dari pencemaran udara.

penyelidikan pada penderita dengan penyakit tertentu misalnya penyakit jantung. jumlah morbiditas pada orang-orang usia lanjut. Namun. Penyelidikan-penyelidikan ini harus dilakukan secara prospektif dan komparatif antara daerah-daerah dengan pencemaran udara hebat dan ringan. Khusus polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang tak ramah lingkungan. sedangkan di daerah lain pembentukannya normal.ac. Kadar lebih rendah dari itu pun telah dapat mengganggu faal jantung. dengan juga memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh. karena akan menurunkan tingkat kecerdasan anak-anak. Kini banyak tanaman yang mengandung residu Pb. dikhawatirkan akan menurunkan kualitas sumberdaya manusia. 9. perawatan kendaraan dan jika perlu pembatasan usia kendaraan mutlak dilakukan. DAFTAR PUSTAKA KORAN SUARA RAKYAT MERDEKA http://wartawarga.sama atau lebih besar dari 50%. kebiasaan makan. Kanker lambung. diperlukan peraturan perundangan yang berlaku. karena sebagian besar polusi udara disebabkan oleh pembakaran. penggunaan bahan bakar yang berasal dari gas alam yang sangat ramah lingkungan. ditemukan dua kali lebih banyak pada daerah dengan polusi tinggi. merokok. Celakanya. Di samping itu ada pula standar yang diberlakukan bagi kualitas bahan bakar.gunadarma. akibat polusi udara oleh bahan kimia ini. yang sering disebut sebagai faktor yang menunjang (predisposing factor). umpamanya iritasi mata. dapat pula dibuat peraturan yang khusus untuk mengelola sumber-sumber pengotor udara. Meskipun bukan penyebab. Penyakit-penyakit lain. Karena itu. Kualitas hasil atau sisa pembakaran tergantung antara lain dari kualitas bahan bakar yang digunakan. jumlah morbiditas para pekerja yang berisiko mendapat pencemaran udara. jumlah morbiditas pada anak-anak. 8. akan dapat terjadi nekrosis otot jantung. jumlah perawatan dalam rumah sakit. KESIMPULAN Mengingat kendaraan bermotor mempunyai andil terbesar dalam polusi udara. misalnya kualitas udara. Di Rusia pernah ditemukan hambatan pembentukan antibodi terhadap influenza vaccin di daerah kota dengan tingkat polusi tinggi. kulit dan sebagainya banyak juga dihubungkan dengan polusi udara. Kendaraan bermotor yang beroperasi di kota harus telah lulus uji emisi. Juga gangguan pertumbuhan anak dan kelainan hematologik pernah diumumkan. terutama karena masih mengandung sejumlah Pb.id/2009/12/dampak-polusi-asap-kendaraanbermotor/ . jumlah sertifikat/surat keterangan dokter. ANALISA Apabila memungkinkan. maka pengendalian polusi udara juga berarti pengendalian emisi kendaraan bermotor. timbel tidak hanya terserap lewat saluran pernapasan. kualitas pembakaran oleh kendaraan bermotor tidak kalah pentingnya. Beberapa cara menghitung/memeriksa pengaruh pencemaran udara terhadap kesehatan adalah antara lain dengan mencatat: jumlah absensi pekerjaan/dinas. paru dan sebagainya. predisposing factor tersebut memegang peranan penting dalam menimbulkan penyakit pada manusia. Hal ini memungkinkan dilakukan jika secara berkala dilakukan uji emisi kendaraan. data meteorologik dan sebagainya. Peraturan seperti ini dikenal sebagai standar emisi. khususnya emisi kendaraan bermotor.

Kondisi demikian diperparah tidak seimbangnya antara pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor dengan pertambahan jalan raya. nitrogen oksida (Nox) 54 persen. Sekjen Sustran Network for Asia and the Pacific (Jaringan Kegiatan Transportasi Berkelanjutan untuk Asia dan Pasifik) Bambang Susantono mengatakan gaya hidup masyarakat perkotaan dan perilaku ugal-ugalan dalam berkendaraan ikut mempengaruhi tingginya tingkat pencemaran udara di Jakarta. apalagi emisi gas buang kendaraan bermotor yang langsam dan merayap (macet) berbeda 12 kalinya dibanding saat kendaraan berjalan normal atau lancar. sebagai contoh. dan sistem saraf. dan akhirnya berdampak pada pencemaran udara. menurunkan fertilitas dan kualitas spermatozoa. saluran pencernakan. efek toksik pada timbel dapat mengganggu fungsi ginjal. Kandungan timbel juga menurunkan tingkat kecerdasan atau IQ terutama pada anak-anak. 70 persen sumber pencemar berasal dari emisi gas buang kendaraan bermotor.5 ug Pb/I urine.aiRa-fluff: Polusi Udara dan Implikasinya terhadap Kesehatan Menurut World Bank. sedang pertambahan jalan raya hanya 3-5 persen saja. truk. sekitar 4 juta unit diantaranya berseliweran di jalanan Jakarta. Akibat ini secara nyata sudah dirasakan oleh masyarakat. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di kotakota besar Indonesia berkisar antara 8-12 persen per tahun. Hal itu menyebabkan pemborosan pemakaian BBM. Gangguan kesehatan akibat zat-zat pencemar seperti gangguan pada syaraf dan ketidak-nyamanan kini menghantui masyarakat kita.000 kematian pertahun di dunia diakibatkan polusi udara. juga lebih tinggi dari . Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Mabes Polri dan FKUI pada tahun 1995 juga mengungkapkan besarnya pengaruh timbel (Pb) dari emisi kendaraan bermotor terhadap kualitas air mani polisi lalu lintas di Jakarta. sekitar 35 persen. dan kendaraan berbahan bakar solar lainnya.8 persen. dan timbel (Pb) 90 persen. Zat pencemar lain adalah sulfur oksida (Sox) yang banyak disumbangkan oleh kendaraan bus. Dari jumlah tersebut. Saat ini terdapat lebih dari 20 juta unit kendaraan bermotor di Indonesia. Keadaan ini mengakibatkan kemacetan di jalan-jalan yang akhirnya polusi udara juga meningkat. Gaya hidup boros itu terlihat dari kebiasaan menggunakan satu mobil untuk tiap anggota keluarga. Dampak terhadap kesehatan Berbagai zat pencemar yang beterbangan di udara tersebut akan sangat merugikan dan berdampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungannya. Zat-zat pencemar tersebut diantaranya karbon monoksida (CO) sebesar 58 persen. hidrokarbon 88. Penelitian itu melibatkan 232 orang polisi lalu lintas yang bekerja di tepi jalan raya dibandingkan dengan 58 orang polisi lalu lintas yang bekerja di kantor. Dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tinggi menyebabkan pencemaran udara di Indonesia menjadi sangat serius. Kajian JICA (Japan International Cooperation Agency) tahun 1996 menyebutkan bahwa penyumbang zat-zat pencemar terbesar di Jakarta adalah kendaraan pribadi. Hasil pengukuran timbel urine secara keseluruhan 266. apalagi WHO memperkirakan 800.

dan memiliki sifat neurotoksik dan karsinogenik sehingga bisa mengganggu sistem saraf pusat. tulang belakang.8). muntah. anemia. Dr. Timbel padahal bersifat persistent dalam tubuh manusia. .yang diperbolehkan. penelitian yang dilakukan oleh Universitas Brigham Young dan Universitas New York seperti dimuat pada jurnal The American Medical Association. Anak-anak merupakan kelompok sensitif terhadap timbel karena mereka lebih peka dan lima kali lebih mudah menyerap timbel daripada orang dewasa.4 vs 7. Sedangkan sisanya berasal dari rumah tangga. diperoleh hasil kadar timbel sebesar 54 Ug/dL. Demikian juga analisis yang dilakukan terhadap air susu mereka. dan saat ini menjadi pembunuh utama. Gejala keracuan akut kronis bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan. dalam sebuah seminar tentang ”Mewaspadai Efek Kesehatan BBM dari Bensin Bertimbel” bulan Februari yang lalu. Prof. zat itu tidak memberi keuntungan bagi tubuh manusia. sekitar 42 sampai 48 persen anak di Jakarta menghirup timbel yang bersumber dari asap pencemaran udara. mengungkapkan bahwa mereka yang terpapar polusi udara jangka panjang . Penelitian yang dilakukan pada tahun 1998 di Surabaya oleh UI dan GTZ juga tidak kalah mengkhawatirkan bahkan lebih mencengangkan. kejang. Sementara itu. Timbel sebagai bahan yang tidak dapat terurai di alam tidak akan hilang. Kanker paru telah membunuh lebih dari sejuta orang setiap tahunnya. dan pertumbuhan tulang. dan gangguan penglihatan.5 Ug/Dl. pembakaran sampah. kelompok yang menghirup pencemar udara yang mengandung bahan logam atau timbel akan menimbulkan penyakit perut. derajat keasaman (pH) semen (air mani) mempunyai nilai lebih besar dari standar normal (8. bandingkan dengan industri yang hanya berkisar antara 10-15%. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa kanker paru merupakan penyebab kematian tertinggi. Menurut Dirjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan. dan akan terakumulasi di tempat-tempat deposit.terutama jelaga yang dikeluarkan oleh industri dan knalpot kendaraan . lelah. Hampir 90% pengidap kanker paru tidak bisa diselamatkan. dengan melibatkan data kesehatan 500. dengan mudah kanker akan menyebar ke jaringan tubuh sekelilingnya seperti hati. jika dibandingkan standar baku WHO (standar normal). terutama kelompok penduduk di atas. yakni 0. dan otak melalui pembuluh darah. kelumpuhan anggota badan. lalu lintas dalam hal ini kendaraan bermotor. sakit kepala. Dari penelitian yang melibatkan 94 ibu hamil itu. diketahui kadar timbel dalam darah sebesar 42 Ug/dL yang jauh melebihi ambang batas yaitu 20 Ug/dL. Konstribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara mencapai 60-70%. kebakaran hutan/ladang dan lain-lain. Secara biologis.000 penduduk urban sejak tahun 1982-1998. aiRa-fluff: Dampak Polusi Asap Kendaraan bagi Kesehatan Di Indonesia. sistem fungsi ginjal. Umar Fahmi Achmadi. Lebih jauh. mempunyai andil yang sangat besar dalam memberikan kontribusi pada polusi udara. yakni 65 ug Pb/I urine.meningkatkan risiko terkena kanker paru. konstipasi. atau diare akut.2-7. Temuan kualitas air mani pada penelitian itu. karena jika sudah akut. Paparan polusi udara ini sama bahayanya dengan hidup bersama seorang perokok dan terkena asapnya setiap hari. khususnya di kota-kota besar. atau lebih dari 10 kali lipat ambang batas yang diizinkan.

Kini banyak tanaman yang mengandung residu Pb. asam sulfur. pembatasan penglihatan atau akibat-akibat lain yang merugikan pada lingkungan (adverse level). dikhawatirkan akan menurunkan kualitas sumberdaya manusia. -WHO Inter Regional Symposium on Criteria for Air Quality and Method of Measurement telah menentapkan beberapa tingkat konsentrasi polusi udara dalam hubungan dengan akibatnya terhadap kesehatan maupun lingkungan sebagai berikut: Tingkat I: Konsetrasi dan waktu expose yang tidak ditemui akibat apa-apa. Tingkat IV: Konsentrasi yang mungkin menimbulkan penyakit akut atau kematian pada golongan populasi yang peka (emergency level). sulfur oksida. baik secara langsung maupun tidak langsung.Asap Kendaraan Bermotor mengganggu Kesehatan Polusi udara dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia melalui berbagai cara. akibat berbahaya pada tumbuh-tumbuhan. Penyakit Penyakit-penyakit yang dapat disebabkan oleh polusi udara adalah: . Tingkat II: Konsentrasi yang mungkin dapat ditemui iritasi pada pencaindera. antara lain dengan merangsang timbulnya atau sebagai faktor pencetus sejumlah penyakit. Kelompok yang terkena terutama bayi. Khusus polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang tak ramah lingkungan. bronchitis menahun dan emphysema paru Hasil-hasil penelitian di Amerika Serikat sekitar tahun 70-an menunjukkan bronchitis kronik menyerang 1 di antara 5 orang laki-laki Amerika umur antara 40-60 tahun dan keadaan ini berhubungan dengan merokok dan tinggal di daerah perkotaan yang udaranya tercemar. Celakanya. pertikulat dan nitrogen dioksida telah menunjukkan sebagai penyebab dan pencetus asthma brochiale. karena akan menurunkan tingkat kecerdasan anak-anak. Terdapat korelasi yang kuat antara pencemaran udara dengan penyakit bronchitis kronik (menahun). terutama karena masih mengandung sejumlah Pb. timbel tidak hanya terserap lewat saluran pernapasan. Walaupun merokok hampir selalu menjadi urutan tertinggi sebagai penyebab dari penyakit pernafasan menahun. akibat polusi udara oleh bahan kimia ini. Tingkat III: Konsentari yang mungkin menimbulkan hambatan pada fungsi-fungsi faali yang fital serta perubahan yang mungkin dapat menimbulkan penyakit menahun atau pemendekan umur (serious level). orang tua dan golongan berpenghasilan rendah biasanya tinggal di kota-kota besar dengan kondisi perumahan dan lingkungan yang buruk.

Di Rusia pernah ditemukan hambatan pembentukan antibodi terhadap influenza vaccin di daerah kota dengan tingkat polusi tinggi. Demikian juga di India bagian utara. aiRa-fluff: Polusi Mengubah Fungsi Otak Para peneliti mengamati reaksi otak dari 10 relawan yang dibiarkan terpapar asap kendaraan selama satu jam. Namun. 3. Bronchopneumonia. akan dapat terjadi nekrosis otot jantung. Hal ini membuktikan prevalensinya tak dipengaruhi oleh macam pekerjaan sehari-hari. Pengaruh pada wanita maupun pria kurang lebih sama. Satu lagi penelitian yang kian menguatkan dampak negatif dari polusi udara akibat asap kendaraan bermotor. Penyakit-penyakit lain. 4. Di daerah industri. apalagi bila telah ada tanda-tanda penyakit jantung ischemik sebelumnya. Cor pulmonale kronikum. sedangkan di daerah lain pembentukannya normal. Kadar lebih rendah dari itu pun telah dapat mengganggu faal jantung. Dengan membersihkan udara dapat terjadi penurunan 40% dari angka mortalitas. Asthma bronchiale. ''Jika terpapar asap kendaraan selama satu jam. 6. . kulit dan sebagainya banyak juga dihubungkan dengan polusi udara. 8. maka seseorang tak hanya akan menderita sakit kepala. Namun.'' ungkap Paul Borm dari Zuyd University yang memimpin penelitian tersebut.1. Juga gangguan pertumbuhan anak dan kelainan hematologik pernah diumumkan. 5. Penyakit jantung. penduduk tinggal di rumah-rumah tanah liat tanpa jendela dan menggunakan kayu api untuk pemanas rumah. Stocks & Campbell menemukan mortalitas pada non-smokers di daerah kota 10 kali lebih besar daripada daerah rural. Afinitas CO terhadap hemoglobin adalah 210 kali lebih besar daripada O2 sehingga bila kadar CO Hb sama atau lebih besar dari 50%. Kanker lambung. hal tersebut bisa mengubah fungsi otak. umpamanya iritasi mata. 9. Kanker paru. telah banyak penelitian yang mengungkap bagaimana nanopartikel yang dikeluarkan dari emisi kendaraan bermotor masuk ke jaringan otak. Bronchitis kronika. ditemukan dua kali lebih banyak pada daerah dengan polusi tinggi. Emphysema pulmonum. 7. dapat ditemukan prevalensi tinggi penyakit ini. Para pakar kesehatan di Belanda menyatakan bahwa asap kendaraan bermotor bisa mengubah fungsi otak bagi siapa pun yang terpapar asap beracun tersebut. Czechoslovakia umpamanya. Karbon-monoksida ternyata dapat menyebabkan bahaya pada jantung. juga ditemukan dua kali lebih besar morbiditasnya di daerah dengan polusi udara tinggi. Sesungguhnya. 2. penelitian ini adalah yang pertama kali mengungkapkan bagaimana proses itu terjadi.

dan bahkan secara langsung bisa masuk ke pembuluh darah. ''Namun. Di Belgia. Sebuah penelitian pada dog yang hidup di kawasan tinggi polusi di Meksiko memperlihatkan bahwa terjadi kerusakan otak pada hewan tersebut yang menyerupai penyakit alzheimer. tak perlu menunggu satu jam untuk melihat reaksi dari paparan asap kendaraan tadi. seperti ditulis oleh BBC. Menurutnya. Para peneliti juga memasang alat electroencephalograph (EEG). Finlandia berkurang 3. Sementara. jika itu dikaitkan dengan penyakit-penyakit pada otak yang kemudian menyebabkan kematian. dan polusi domestik. ''Kami hanya dapat berspekulasi bahwa dampak ini mungkin menjadi serius pada kota-kota sibuk dengan tingkat polusi udara yang tinggi. Kematian dini Polusi udara nyatanya memang bukan perkara sepeleh. Yang mengkhawatirkan. sangat penting dilakukan penelitian lebih lanjut. Ternyata. Mereka terus dimonitor selama terpapar asap kendaraan hingga satu jam setelah mereka meninggalkan ruangan tadi.'' ungkap Donaldson. Sementara. di kota-kota tersebut terdapat partikel-partikel dari asap kendaraan sangat tinggi.Hal penelitian yang ditulis di jurnal Particle and Fibre Toxology ini mengungkapkan bahwa para peneliti meminta 10 relawan untuk menghabiskan waktu selama satu jam di dalam dua jenis ruangan. ''Karena itu. ungkapnya. kontrol mengenai penelitian dampak dari polusi udara terhadap otak secara etika kerap memunculkan masalah.'' katanya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa partikel supermini yang disebut partikulat dari polusi udara bisa masuk ke jaringan respirasi. ungkap Donaldson. temuan itu tidak terlalu mengejutkan. industri. bisa jadi polusi udara memang berkaitan dengan infeksi pada otak yang bisa berakibat fatal. Dalam penelitian ini dijabarkan kesempatan hidup di sejumlah negara di Eropa berkurang akibat polusi udara. Ini menunjukkan adanya indikasi perubahan dari proses sistem informasi pada bagian otak yang disebut korteks. terjadi respons stres pada otak yang terpantau oleh EEG. namun menurut Ken Donaldson. Ruangan pertama yaitu ruang yang udaranya bersih dan ruang kedua dipenuhi asap dari mesin diesel. yang akan mendeteksi sinyal elektrik pada otak 10 relawan tersebut. perlu diketahui bagaimana pengaruh jangka panjang dari paparan asap kendaraan bermotor tadi terhadap fungsi normal otak. sebuah penelitian oleh Komisi Eropa juga menyimpulkan dampak negatif dari polusi udara.1 bulan dan Irlandia . perlu dilakukan investigasi lebih mendalam mengenai perubahan fisiologi tersebut dalam jangka panjang. dog yang hidup di kawasan pedesaan yang polusinya lebih rendah ternyata memiliki kerusakan otak yang lebih kecil. Mereka menyebutkan bahwa polusi udara bertanggung jawab terhadap 310 ribu kematian dini di Eropa setiap tahunnya. Meski secara jelas penelitian ini memperlihatkan pengaruh pada fungsi otak. rata-rata kesempatan hidup penduduknya diduga berkurang 13. Bisa jadi.6 bulan dan di Belanda 12. Beberapa waktu lalu. Apalagi. efek tersebut ternyata terus berlanjut hingga mereka meninggalkan ruangan yang dipenuhi asap tersebut. guru besar bidang toksologi respirasi dari University of Edinburgh menyatakan. sulit dilakukan. Partikulat ini umumnya berasal dari asap kendaraan bermotor. Namun. Penelitian pada populasi di area yang terpapar polusi udara dalam jangka panjang. Meski demikian. penelitian ini sangat menarik dan sangat penting.7 bulan. lanjut Borm.'' ungkap Borm. Setelah 30 menit berjalan. Meski demikian.

Dia juga mendata secara detail anak-anak yang meninggal dunia di bawah usia 16 tahun yang meninggal karena leukemia dan kanker jenis lainnya antara tahun 1966 hingga 1980.69747.photobucket.3. Anak-anak yang terpapar polusi udara memiliki meninggal karena kanker sebelum usia 16 tahun. Polusi udara juga diduga bisa memicu kanker pada anak..html .ligagame. Penelitian yang dilakukan profesor George Knox dari University of Birmingham.0/wap2.photobucket..)6 Joya: Bajaj.jpg bronchopneumonia: http://i343. Racun-racun berbahaya dari polusi bisa masuk ke rahim melalui plasenta aiRa-fluff: ^ ^ dog = hewan an jing ~__~" kaget pas di post disensor berikut gambaran2 apa yang terjadi pada paru-paru begitu terkena penyakit dibawah ini (dimana penyakit ini dapat disebabkan asap kendaraan bermotor): emphysema paru: http://i343. Dia menyimpulkan bahwa anak-anak yang lahir dalam radius 1 kilometer dari partikulat akibat polusi berisiko dua hingga empat kali lipat lebih tinggi terkena kanker sebelum usia 16 tahun. gw tau emang gk gampang.php/topic. memetakan emisi kimia di Inggris pada tahun 2001. bus patas. metromini parah banget tuh asepnya diilangin aja kenapa sih.com/forum/index.com/albums/o469/airafluff/bronchopneumonia2.jpg ---------smoga info diatas dapat berguna ^^ . cuma masa gk di apa2in? http://www.9 bulan.com/albums/o469/airafluff/emphysemaparu. Menurutnya. polusi bahkan bisa mempengaruhi janin yang masih berada di dalam kandungan ibunya.

Bukan hanya jumlah kendaraan bermotor yang kian meningkat pesat.Dampak Polusi Asap Kendaraan bagi Kesehatan LANGIT biru yang kita idamkan agaknya kian jauh dari kenyataan. polusi udara berpotensi mempengaruhi kesehatan masyarakat. disamping kualitas bahan bakar yang masih mengandung timbel (Pb). binatang. yang terdiri atas simpulsimpul A. kebakaran hutan/ladang dan lain-lain. khususnya di kota-kota besar. Polusi udara umumnya diberi batasan sebagai udara yang mengandung satu atau lebih zat kimia dalam konsentrasi yang cukup tinggi untuk dapat menyebabkan gangguan pada manusia. Konstribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara mencapai 60-70%. tumbuh-tumbuhan dan harta benda. Urutan-urutan dalam efek kesehatan dari zat-zat pencemar memberikan dasar yang lebih rasional dan realistik dalam merencanakan program pengendalian dan penanggulangan polusi udara. Simpul A adalah yang diemisikan dari sumber. Udara kita telah tercemar oleh berbagai polutan udara kota. Emisi memegang peranan penting dalam menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat. Sedangkan sisanya berasal dari rumah tangga. mempunyai andil yang sangat besar dalam memberikan kontribusi pada polusi udara. Bahkan di Prancis. Dalam kesehatan lingkungan dikenal ”teori simpul”. bandingkan dengan industri yang hanya berkisar antara 10-15%. dalam hal ini asap . Di samping berpengaruh terhadap kenyamanan hidup. sehingga menghasilkan emisi yang dapat mengganggu kesehatan. Gambaran yang mirip terjadi pula di Amerika Serikat. dipandang dari segi efek dan gangguan kesehatan yang membahayakan. baik dari kegiatan industri maupun terutama lalu lintas atau transportasi darat. Dari jumlah total tiap zat pencemar utama yang dikeluarkan setiap tahun. antara lain menimbulkan berbagai penyakit. Berdasarkan tabel tersebut di atas. Kita juga harus mempertimbangkan sejauh mana tingkat bahaya setiap jenis zat pencemar. seperti terlihat pada tabel berikut ini. polusi udara dinyatakan sebagai pengotoran udara yang dapat membahayakan kesehatan dan keamanan umum. yaitu semua macam kontaminasi undara dalam kualitas yang dapat menyebabkan gangguan pada manusia atau membahayakan kesehatan serta keselamatannya. pertanian serta preservasi monumen-monumen umum atau keindahan alam. merusak milik serta mengganggu kehidupan tanaman dan hewan. pembakaran sampah. C dan D. Namun perlu diingat kita tidak boleh memandang jenis zat pencemar atau sumbernya semata-mata berdasarkan jumlah total emisi tiap tahun. tetapi juga banyak kendaraan yang tidak dirawat dengan baik. B. lalu lintas dalam hal ini kendaraan bermotor. Sebaliknya karbon monoksida menempati urutan terbawah dari ke 5 jenis zat pencemar. terutama terhadap kesehatan manusia. Emisi Kendaraan Di Indonesia. Penyakit yang ditimbulkan tergantung pada bahan pencemar udara tersebut. Kanada memberikan batasan serupa. sulfur oksida dan partikulat menempati dua urutan teratas. karbon monoksida (CO) merupakan zat pencemar terbanyak dan kendaraan bermotor adalah sumber utamanya.

Tingkat II: Konsentrasi yang mungkin dapat ditemui iritasi pada pencaindera. Mengganggu Kesehatan Polusi udara dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia melalui berbagai cara. bronchitis menahun dan emphysema paru. Namun dari data statistik dan epidemiologik hubungan ini dapat dilihat dengan nyata. antara lain dengan merangsang timbulnya atau sebagai faktor pencetus sejumlah penyakit. sedangkan simpul C timbunan sejumlah gas atau partikel dalam darah maupun organ tubuh tetapi belum menimbulkan efek terhadap kesehatan. WHO Inter Regional Symposium on Criteria for Air Quality and Method of Measurement telah menentapkan beberapa tingkat konsentrasi polusi udara dalam hubungan dengan akibatnya terhadap kesehatan maupun lingkungan sebagai berikut: Tingkat I: Konsetrasi dan waktu expose yang tidak ditemui akibat apa-apa. Hubungan yang sebenarnya antara pencemaran udara dan kesehatan atau pun timbulnya penyakit yang disebabkannya masih merupakan problema yang sangat komplek. Simpul B adalah ambient. baik secara langsung maupun tidak langsung. jelas lebih penting lagi artinya. Tindakan pencegahan mestinya telah perlu dilaksanakan pada tingkat yang sedini mungkin. pembatasan penglihatan atau akibat-akibat lain yang merugikan pada lingkungan (adverse level). Kelompok yang terkena terutama bayi. Hasil-hasil penelitian di Amerika Serikat sekitar tahun 70-an menunjukkan bronchitis kronik menyerang 1 di antara 5 orang laki-laki Amerika umur antara 40-60 tahun dan keadaan ini berhubungan dengan merokok dan tinggal di daerah perkotaan yang udaranya tercemar. Pada umumnya data morbiditas dapat dianggap lebih penting dan berguna daripada data mengenai mortalitas. sebagai akibat dari pencemaran udara. akibat berbahaya pada tumbuh-tumbuhan. Tingkat IV: Konsentrasi yang mungkin menimbulkan penyakit akut atau kematian pada golongan populasi yang peka (emergency level). Simpul D adalah kondisi terminal. Terdapat korelasi yang kuat antara pencemaran udara dengan penyakit bronchitis kronik (menahun). asam sulfur.knalpot kendaraan. pertikulat dan nitrogen dioksida telah menunjukkan sebagai penyebab dan pencetus asthma brochiale. telah menimbulkan efek terhadap kesehatan maupun kecacatan. Tingkat III: Konsentari yang mungkin menimbulkan hambatan pada fungsi-fungsi faali yang fital serta perubahan yang mungkin dapat menimbulkan penyakit menahun atau pemendekan umur (serious level). . Walaupun merokok hampir selalu menjadi urutan tertinggi sebagai penyebab dari penyakit pernafasan menahun. Apalagi penemuan-penemuan kelainan fisiologik pada kehidupan manusia yang terjadi lebih dini sebelum tanda-tanda penyakit dapat dilihat atau pun dirasa. Banyak faktor-faktor lain yang ikut menentukan hubungan sebab akibat ini. sulfur oksida. orang tua dan golongan berpenghasilan rendah biasanya tinggal di kota-kota besar dengan kondisi perumahan dan lingkungan yang buruk.

6. penyelidikan pada penderita dengan penyakit tertentu misalnya penyakit jantung. akan dapat terjadi nekrosis otot jantung. Kini banyak tanaman yang mengandung residu Pb. umpamanya iritasi mata.Beberapa cara menghitung/memeriksa pengaruh pencemaran udara terhadap kesehatan adalah antara lain dengan mencatat: jumlah absensi pekerjaan/dinas. jumlah morbiditas para pekerja yang berisiko mendapat pencemaran udara. Asthma bronchiale. kulit dan sebagainya banyak juga dihubungkan dengan polusi udara. predisposing factor tersebut memegang peranan penting dalam menimbulkan penyakit pada manusia. Di daerah industri. Penyakit Penyakit-penyakit yang dapat disebabkan oleh polusi udara adalah: 1. timbel tidak hanya terserap lewat saluran pernapasan. juga ditemukan dua kali lebih besar morbiditasnya di daerah dengan polusi udara tinggi. misalnya kualitas udara. Czechoslovakia umpamanya. apalagi bila telah ada tanda-tanda penyakit jantung ischemik sebelumnya. Cor pulmonale kronikum. 2. Penyakit jantung. jumlah morbiditas pada anak-anak. terutama karena masih mengandung sejumlah Pb. . Hal ini membuktikan prevalensinya tak dipengaruhi oleh macam pekerjaan sehari-hari. Afinitas CO terhadap hemoglobin adalah 210 kali lebih besar daripada O2 sehingga bila kadar CO Hb sama atau lebih besar dari 50%. kebiasaan makan. dengan juga memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh. paru dan sebagainya. 9. sedangkan di daerah lain pembentukannya normal. dapat ditemukan prevalensi tinggi penyakit ini. jumlah sertifikat/surat keterangan dokter. penduduk tinggal di rumah-rumah tanah liat tanpa jendela dan menggunakan kayu api untuk pemanas rumah. 8. Kanker lambung. Meskipun bukan penyebab. dikhawatirkan akan menurunkan kualitas sumberdaya manusia. Kanker paru. 4. 5. Stocks & Campbell menemukan mortalitas pada nonsmokers di daerah kota 10 kali lebih besar daripada daerah rural. 3. Khusus polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dengan bahan bakar yang tak ramah lingkungan. karena akan menurunkan tingkat kecerdasan anak-anak. Kadar lebih rendah dari itu pun telah dapat mengganggu faal jantung. Juga gangguan pertumbuhan anak dan kelainan hematologik pernah diumumkan. yang sering disebut sebagai faktor yang menunjang (predisposing factor). data meteorologik dan sebagainya. Penyelidikan-penyelidikan ini harus dilakukan secara prospektif dan komparatif antara daerah-daerah dengan pencemaran udara hebat dan ringan. 7. Di Rusia pernah ditemukan hambatan pembentukan antibodi terhadap influenza vaccin di daerah kota dengan tingkat polusi tinggi. ditemukan dua kali lebih banyak pada daerah dengan polusi tinggi. Demikian juga di India bagian utara. Pengaruh pada wanita maupun pria kurang lebih sama. Bronchopneumonia. Dengan membersihkan udara dapat terjadi penurunan 40% dari angka mortalitas. Penyakit-penyakit lain. merokok. Celakanya. jumlah perawatan dalam rumah sakit. akibat polusi udara oleh bahan kimia ini. Karbon-monoksida ternyata dapat menyebabkan bahaya pada jantung. jumlah morbiditas pada orang-orang usia lanjut. Bronchitis kronika. Emphysema pulmonum.

Demikian pula taman-taman kota perlu digalakkan untuk mengimbangi polusi udara kota dan agar “langit biru” tidak sekedar menjadi isapan jempol. terutama dimulai dari tempat tinggal masing-masing.9 18. khususnya emisi kendaraan bermotor.com) Tabel Sumber dan Dampak Zat Pencemar di Amerika Serikat Emisi Tahunan Zat Pencemar: % Uruta % total Urutan total n Sulfur oksida Partikular Nitrogen oksida Hidrokarbon Karbon monoksida Jumlah Sumber: Efek Kesehatan Relatif 12.6 13. kualitas pembakaran oleh kendaraan bermotor tidak kalah pentingnya. maka pengendalian polusi udara juga berarti pengendalian emisi kendaraan bermotor. Misalnya setiap keluarga. perawatan kendaraan dan jika perlu pembatasan usia kendaraan mutlak dilakukan. Kualitas hasil atau sisa pembakaran tergantung antara lain dari kualitas bahan bakar yang digunakan.7 8.6 17.7 1. Karena itu. dalam hal ini intervensi terhadap simpul B.0 3 4 5 2 1 34. Di samping itu ada pula standar yang diberlakukan bagi kualitas bahan bakar. Niscaya lima tahun ke depan. dapat pula dibuat peraturan yang khusus untuk mengelola sumber-sumber pengotor udara. Peraturan seperti ini dikenal sebagai standar emisi.0 1 2 3 4 5 . selain peraturan perundangan yang berlaku umum. Hal ini memungkinkan dilakukan jika secara berkala dilakukan uji emisi kendaraan. menanam sebuah bibit pohon angsana. Kendaraan bermotor yang beroperasi di kota harus telah lulus uji emisi. telah tercipta lingkungan yang asri dan terhindar dari polusi udara. terutama di kota.2 100.Pengendalian Mengingat kendaraan bermotor mempunyai andil terbesar dalam polusi udara. (www.1 55.7 100. Gerakan penghijauan seyogianya terus ditingkatkan.9 9. Sangat dianjurkan menggunakan pohon yang berdaun lebar atau yang berpotensi mengurangi polusi udara. Pengendalian tingkat ini adalah pengendalian terhadap simpul A dalam “teori simpul”. Apabila memungkinkan. Di DKI Jakarta telah diujicoba penggunaan bahan bakar yang berasal dari gas alam yang sangat ramah lingkungan. Peran serta masyarakat dalam mengurangi polusi pada udara ambient. Namun. sangat diperlukan.6 27.suaramerdeka. karena sebagian besar polusi udara disebabkan oleh pembakaran.

5 7.7 22.9 15.0 2 3 1 4 5 6 43.2 4. 1979.0 1.2 1.Pembangkit tenaga Industri Transportasi Kebakaran hutan/ladang Pembakaran sampah pdt Lain-lain Jumlah Sumber : Miller. 16.8 100. 2007 .4 3.7 100.0 25.0 1 2 3 4 5 6 Februari 6.3 4.3 54.

juga sangat diharapkan bisa menjadi momentum peluncuran dana adaptasi bagi Negara berkembang. jika Negara berkembang begitu antusias dan bersemangat dalam menghadapi agenda strategis tersebut. karena dampaknya yang sangat membahayakan eksistensi kita semua sebagai penduduk bumi. Hal lain yang juga sangat mendasar adalah reduksi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD). Tuntutan tersebut memang tidak mudah. karena adanya ketidaksiapan dunia industri di AS dalam . menjadikan proses alam yang tidak normal. Membuat tergenangnya sejumlah pantai produktif. suhu bumi rata-rata akan meningkat 3oC atau 1oC di Khatulistiwa dan meningkat 4oC di kutup yang menyebabkan mencairnya sungai dan lapisan es di daerah kutub (karena kenaikan suhu bumi) akan meningkatkan resiko naiknya permukaan air laut. dan tidak kalah pentingnya respon baik positif dari Negara maju.Menanti Hasil Konferensi Global Warming Senin. 3 Desember 2007 18:58 Tajuk | komentar Konfrensi tentang global warming yang dilaksanakan oleh United Nations Framework Convention on climate change (UNFCCC) rencananya akan di buka hari ini (3/12/07). Kenaikan air laut bisa menyebabkan 330 juta jiwa yang harus mengungsi. Kenaikan suhu dan ekspansi terhadap siklus air juga bisa menyebabkan merebaknya wabah penyakit menular melalui binatang seperti. penyepakatan 2009 sebagai batas akhir komitmen pascaprotokol Kyoto. Penyakit pembunuh seperti malaria bisa meningkat hingga 220-400 juta penderita. Kenaikan suhu yang terjadi dapat lebih meluas dan mempengaruhi suhu air laut yang kemudian disebut “pemanasan air laut”. bahkan akhir-akhir ini telah menjadi sorotan utama masyarakat di seluruh dunia. Kedua. termasuk bisa menyebabkan rusaknya terumbu karang. Acara ini menjadi perhatian serius semua pihak. Ekosistem dan keragaman hayati akan mengalami pemutihan separuh terumbu karang dunia. transfer teknologi dan pendanaan). Indonesia paling tidak mempunyai tiga harapan yang besar dalam agenda ini. Kerentanan yang dihadapi pembangunan manusia akibat perubahan iklim adalah penurunan produksi pangan yang diperkirakan akan menambah gizi buruk (malnutrisi) sampai 600 juta pada 2080. identifikasi persoalan yang perlu dirundingkan lebih lanjut dari empat building blocks (mitigasi. belum terhitung yang mengalami krisis. Pertama. Ketiga. Apalagi wilayah kita sangat besar wilayah lautan. Bisa melahirkan ratusan korban yang meninggal akibat ‘kepanasan’. yang sekarang ini saja sudah membawa kematian tiap tahun. Tantangan besar dari Negara maju seperti AS tetap akan muncul. Kelangkaan air laut yang dimaksudkan di atas akan melanda 1. merusak area pertanian. yang tentu dapat mengancam perikanan dan keanekaragaman hayati di laut.8 miliar jiwa pada 2080. malaria dan demam berdarah. adaptasi. Global warming juga berdampak kekuarangan air atau kekeringan dan kualitas air yang bisa membuat terjadinya kegagalan panen bagi petani. perlu dukungan Negara berkembang lainnya. pembukaan perundingan untuk kesepakatan emisi pasca Protocol Kyoto. mekanisme pembangunan bersih (CDM). Secara garis besarnya.Dalam 50 tahun yang akan datang. Apalagi Negara Indonesia menjadi tumpuan Negara-negara industri atau Negara yang diharapkan menjadi paru-paru dunia. Tidak heran. Suhu yang berlebihan akibat efek rumah kaca’ atau Greenhouse Effect.

Hilangnya karbondioksida dalam jumlah besar pada pohon oleh karena kebakaran dan penebangan hutan yang dapat menyebabkan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca. jika konferensi ini menjadi momentum yang sangat penting dalam menentukan masa depan hidup manusia khususnya penduduk Negara berkembang.org/3665-03122007. Sebagaimana apa yang dituntut oleh UNDP harus didorong dan didukung Negara berkembang. Bukan hanya membuat suhu bumi makin terasa panas. kotoran hewan. Teruslah berjuang dengan penuh semangat dan harapan. (IC) http://gp-ansor. Karena penyumbang utama terjadinya global warming tidak lain disebabkan oleh kerakusan dan gaya hidup manusia yang menghasilkan banyak emisi karbon oleh penggunaan energi fosil. Oleh karena itu. Emisi dari pembangkit listrik dan kendaraan bermotor. batubara dan sejenisnya. Pemakaian pupuk buatan pada pertanian yang menghasilkan dinitrooksida (N2O). dan tekanan udara yang pada akhirnya merubah pola iklim dunia. berubahnya pola curah hujan. bisa menjadi alas an mendasar AS menolak untuk meratifikasi Protokol Kyoto. pembakaran batu bara. minyak dan gas bumi untuk menghasilkan bahan bakar dan listrik.aspek green industry. termasuk dalam hal ini penggunaan minyak. agar setiap tahun secara global Negara-negara maju mengumpulkan dana investasi senilai US$86 miliar untuk mendukung adaptasi perubahan iklim bagi Negara miskin. tidak perlu tekanan yang lebih tegas dan kerelaan Negara maju untuk untuk memotong emisi karbonnya. Terlebih lagi saat manusia memasuki proses industri. tetapi juga dapat meningkatkan terjadinya penguapan di udara.html . Semoga mendapat hasil yang maksimal dalam menyelamatkan bumi ini khususnya bumi Indonesia yang kita cintai. setiap kesepakatan yang dilahirkan hendaknya realistis dan bisa mempengaruhi dinamika politik global. dan sampah organik akan melepaskan gas methana (CH4). Intinya. Tidak salah. yang memiliki keterbatasan dalam membendung arus besar pengaruh negatif global warming. pembusukan pakan ternak.