BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN

A. SUBJEK PAJAK (250304 )

1. Siapa Subjek BPHTB ?

Subjek BPHTB adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh hak atas tanah dan atau bangunan. Subjek BPHTB yang dikenakan kewajiban membayar BPHTB menurut perundang-undangan perpajakan yang menjadi Wajib Pajak.

B. OBJEK PAJAK (250304 ) 1. Apa yang menjadi objek BPHTB ? Objek BPHTB adalah perolehan hak atas tanah dan atau bangunan, meliputi: a. Pemindahan hak karena:

y y y y

jual beli; tukar-menukar; hibah; hibah wasiat, yaitu suatu penetapan wasiat yang khusus mengenai pemberian hak atas tanah dan atau bangunan kepada orang pribadi atau badan hukum tertentu, yang berlaku setelah pemberi hibah wasiat meninggal dunia; waris; pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lainnya, yaitu pengalihan hak atas tanah dan atau bangunan dari orang pribadi atau badan kepada Perseroan Terbatas atau badan hukum lainnya sebagai penyertaan modal pada Perseroan Terbatas atau badan hukum lainnya tersebut; pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan, yaitu pemindahan sebagian hak bersama atas tanah dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan kepada sesama pemegang hak bersama; penunjukan pembeli dalam lelang, yaitu penetapan pemenang lelang oleh Pejabat Lelang sebagaimana yang tercantum dalam Risalah Lelang; pelaksanaan putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap, yaitu adanya peralihan hak dari orang pribadi atau badan hukum sebagai salah satu pihak kepada pihak yang ditentukan dalam putusan hakim tersebut; penggabungan usaha, yaitu penggabungan dari dua badan usaha atau lebih dengan cara tetap mempertahankan berdirinya salah satu badan usaha dan melikuidasi badan usaha lainnya yang menggabung; peleburan usaha, yaitu penggabungan dari dua atau lebih badan usaha dengan cara mendirikan badan usaha baru dan melikuidasi badan-badan usaha yang bergabung tersebut; pemekaran usaha, yaitu pemisahan suatu badan usaha menjadi dua badan usaha atau lebih dengan cara mendirikan badan usaha baru dan mengalihkan sebagian aktiva dan pasiva kepada badan usaha baru tersebut yang dilakukan tanpa melikuidasi badan usaha yang lama ;

y y

y y y

y

y y

yaitu hak untuk mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh Negara dalam jangka waktu sebagaimana yang ditentukan oleh perundang-undangan yang berlaku. c. 2. penggunaan tanah untuk keperluan pelaksanaan tugasnya. terkuat. 2. o Objek pajak yang diperoleh karena waris dan hibah wasiat pengenaan BPHTB-nya diatur lebih lanjut dalam PP Nomor 111 Tahun 2000. Apa saja yang termasuk hak atas tanah ? Hak atas tanah meliputi : a. segala sesuatu sepanjang tidak bertentangan dengan jiwa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. di luar pelepasan hak. yaitu hak turun-temurun. 3. Pemberian hak baru karena: y y y y y 1. d. b. hak milik. b. f. yaitu hak menguasai dari Negara yang kewenangan pelaksanaannya sebagian dilimpahkan kepada pemegang haknya. . yaitu suatu perbuatan hukum berupa penyerahan hak atas tanah dan atau bangunan yang dilakukan oleh orang pribadi atau badan hukum kepada penerima hadiah. hak pengelolaan. Hak milik atas satuan rumah susun meliputi juga hak atas bagian bersama. Objek pajak apa saja yang tidak dikenakan BPHTB ? y objek pajak yang diperoleh perwakilan diplomatik. e. yaitu hak untuk mendirikan dan mempunyai bangunan-bangunan atas tanah yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria. hak guna usaha (HGU). yaitu pemberian hak baru kepada orang pribadi atau badan hukum dari Negara atas tanah yang berasal dari pelepasan hak. yaitu pemberian hak baru atas tanah kepada orang pribadi atau badan hukum dari Negara atau dari pemegang hak milik menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. antara lain. konsulat berdasarkan asas perlakuan timbal balik. yang bukan perjanjian sewa-menyewa atau perjanjian pengolahan tanah. dan terpenuh yang dapat dipunyai orang pribadi atau badanbadan hukum tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah. yaitu hak untuk menggunakan dan atau memungut hasil dari tanah yang dikuasai langsung oleh Negara atau tanah milik orang lain. o Perolehan hak atas tanah dan atau bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan atau bangunan oleh orang pribadi atau badan. hak milik atas satuan rumah susun. hak guna bangunan (HGB). o Objek pajak yang diperoleh karena pemberian hak pengelolaan pengenaan BPHTB-nya diatur lebih lanjut dengan PP Nomor 112 Tahun 2000. yaitu hak milik atas satuan yang bersifat perseorangan dan terpisah. kelanjutan pelepasan hak. yang memberi wewenang dan kewajiban yang ditentukan dalam keputusan pemberiannya oleh pejabat yang berwenang memberikannya atau dalam perjanjian dengan pemilik tanahnya. dan tanah bersama yang semuanya merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan satuan yang bersangkutan. benda bersama. penyerahan bagian -bagian dari tanah tersebut kepada pihak ketiga dan atau bekerja sama dengan pihak ketiga. hak pakai. berupa perencanaan peruntukan dan penggunaan tanah.y hadiah.

c. pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan adalah nilai pasar. hibah adalah nilai pasar. o Yang dimaksud wakaf adalah perbuatan hukum orang pribadi atau badan yang memisahkan sebagian dari harta kekayaannya yang berupa hak milik tanah dan atau bangunan dan melembagakannya untuk selama-lamanya untuk kepentingan peribadatan atau kepentingan umum lainnya tanpa imbalan apapun. e. objek pajak yang diperoleh orang pribadi atau badan yang digunakan untuk kepentingan ibadah. TARIF PAJAK (250304 ) 1. hibah wasiat adalah nilai pasar. waris adalah nilai pasar. Berapa besarnya tarif BPHTB ? Tarif BPHTB adalah 5% (lima persen). f. y y y y o Yang dimaksud dengan tanah dan atau bangunan yang digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan dan atau untuk pelaksanaan pembangunan guna kepentingan umum adalah tanah dan atau bangunan yang digunakan untuk penyelenggaraan pemerintahan baik Pemerintah Pusat maupun oleh Pemerintah Daerah dan kegiatan yang semata-mata tidak ditujukan untuk mencari keuntungan. peralihan hak karena pelaksanaan putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap adalah nilai pasar. D. . jalan umum. objek pajak yang diperoleh orang pribadi atau badan karena konversi hak atau karena perbuatan hukum lain dengan tidak adanya perubahan nama. y y y y y y y b. o Yang dimaksud dengan konversi hak adalah perubahan hak dari hak lama menjadi hak baru menurut Undang-undang Pokok Agraria. y y C. objek pajak yang diperoleh badan atau perwakilan organisasi internasional yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri dengan syarat tidak menjalankan usaha atau melakukan kegiatan lain di luar fungsi dan tugas badan atau perwakilan organisasi tersebut. jual beli adalah harga transaksi. h. g. d. tanah dan atau bangunan yang digunakan untuk instansi pemerintah. termasuk pengakuan hak oleh Pemerintah. objek pajak yang diperoleh orang pribadi atau badan karena wakaf. Apakah dasar pengenaan BPHTB ? Dasar pengenaan BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP).y y objek pajak yang diperoleh Negara untuk penyelenggaraan pemerintahan dan atau untuk pelaksanaan pembangunan guna kepentingan umum. rumah sakit pemerintah. pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lainnya adalah nilai pasar. DASAR PENGENAAN DAN CARA PENGHITUNGAN PAJAK (250304 ) 1. tukar-menukar adalah nilai pasar. yaitu a. misalnya.

.000. k.(tiga ratus juta rupiah). pemberian hak baru atas tanah sebagai kelanjutan dari pelepasan hak adalah nilai pasar. E.000. Dalam hal NPOP tidak diketahui atau lebih rendah daripada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) PBBpada tahun terjadinya perolehan. Bagaimana cara menghitung BPHTB terutang ? y y BPHTB terutang = 5 % x NPOP Kena Pajak. atau hibah wasiat yang diterima oleh orang pribadi dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat. Berapa besarnya NPOPTKP ? NPOPTKP ditetapkan secara regional (setiap kabupaten/kota) paling banyak Rp60. b. Apa yang boleh dikurangkan dalam penghitungan BPHTB ? Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP). 2.y y y y y y y i. 4. NPOPTKP regional paling banyak Rp300. NPOP Kena Pajak = NPOP ± NPOPTKP. Kapan saat BPHTB terutang dan harus dilunasi ? Saat terutang dan pelunasan BPHTB untuk: y y a. termasuk suami/istri. Ketentuan besarnya NPOPTKP diatur lebih lanjut dalam PP Nomor 113 Tahun 2000. dasar pengenaan BPHTB yang dipakai adalah NJOP PBB.000. Dalam hal NJOP PBB pada tahun terjadinya perolehan belum ditetapkan. NPOPTKP diberikan untuk setiap perolehan hak sebagai pengurang penghitungan BPHTB terutang. peleburan usaha adalah nilai pasar. j. pemberian hak baru atas tanah di luar pelepasan hak adalah nilai pasar. pemekaran usaha adalah nilai pasar.000. o. y y Yang dimaksud dengan harga transaksi adalah harga yang terjadi dan telah disepakati oleh pihak-pihak yang bersangkutan. besarnya NJOP PBB ditetapkan oleh Menteri Keuangan. y y Besarnya NPOPTKP ditetapkan oleh Kepala Kanwil DJP atas nama Menteri Keuangan untuk setiap kabupaten/kota dengan mempertimbangkan pendapat Pemda setempat. kecuali dalam hal perolehan hak karena waris. . penggabungan usaha adalah nilai pasar. n. penunjukan pembeli dalam lelang adalah harga transaksi yang tercantum dalam Risalah Lelang. hadiah adalah nilai pasar. jual beli adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. tukar-menukar adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. l. SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG (250304 ) 1.00 (enam puluh juta rupiah). 3. m. yaitu tanggal dibuat dan ditandatanginya akta pemindahan hak di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris.

pemberian hak baru atas tanah sebagai kelanjutan dari pelepasan hak adalah sejak tanggal ditandatangani dan diterbitkannya surat keputusan pemberian hak. peleburan usaha adalah sejak tanggal dibuat dan ditanda-tanganinya akta. lelang adalah sejak tanggal penunjukan pemenang lelang. waris adalah sejak tanggal yang bersangkutan mendaftarkan peralihan haknya ke Kantor Pertanahan. h. hadiah adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. dimana Wajib Pajak membayar BPHTB yang terutang dengan tidak mendasarkan pada adanya surat ketetapan pajak. i. n. hibah adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. hibah wasiat adalah sejak tanggal yang bersangkutan mendaftarkan peralihan haknya ke Kantor Pertanahan. F. DAN PENAGIHAN (250304 ) 1. pemekaran usaha adalah sejak tanggal dibuat dan ditanda-tanganinya akta. g. PENETAPAN. m. pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lainnya adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. o. y y y y y y y y 2. pemberian hak baru di luar pelepasan hak adalah sejak tanggal ditandatangani dan diterbitkannya surat keputusan pemberian hak. f. pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan adalah sejak tanggal dibuat dan ditandatanganinya akta. yaitu Kantor Pos dan atau Bank Badan Usaha Milik Negara atau Bank Badan Usaha Milik Daerah atau tempat pembayaran lain yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan menggunakan Surat Setoran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (SSB). 2. yaitu tanggal ditandatanganinya Risalah Lelang oleh Kepala Kantor Lelang Negara atau kantor lelang lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang memuat antara lain nama pemenang lelang.y y y y y c. Dalam waktu berapa lama SKBKB dapat diterbitkan ? . Bagaimana cara membayar BPHTB ? BPHTB yang terutang dibayar ke kas negara melalui Bank/Kantor Pos Persepsi BPHTB. Sistem apakah yang dipakai sebagai dasar pemungutan BPHTB ? Sistem self assessment. e. d. Dimana tempat BPHTB terutang? Tempat BPHTB terutang adalah wilayah Kabupaten. PEMBAYARAN. j. k. 3. Kota. penggabungan usaha adalah sejak tanggal dibuat dan ditanda -tanganinya akta. atau Propinsi yang meliputi letak tanah dan atau bangunan. putusan hakim adalah sejak tanggal putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap. l.

8. Berapa besarnya BPHTB terutang dalam SKBKBT ? BPHTB terutang dalam SKBKBT adalah BPHTB terutang yang belum atau kurang dibayar ditambah dengan sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah kekurangan BPHTB tersebut. Wajib Pajak dikenakan sanksi administrasi berupa denda dan atau bunga. Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar (SKBKB) apabila berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain ternyata jumlah BPHTB yang terutang kurang dibayar. Bagaimana kedudukan STB dalam proses penagihan BPHTB ? STB mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan surat ketetapan pajak sehingga penagihannya dapat dilanjutkan dengan penerbitan Surat Paksa.Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sesudah saat terutangnya BPHTB. 4. dihitung mulai saat terutangnya BPHTB sampai dengan diterbitkannya SKBKB dimaksud. b. c. kecuali Wajib Pajak melaporkan sendiri sebelum dilakukan tindakan pemeriksaan. 5. dari hasil pemeriksaan SSB terdapat kekurangan pembayaran BPHTB sebagai akibat salah tulis dan atau salah hitung. 10. BPHTB yang terutang tidak atau kurang dibayar. 6. Apakah dasar penagihan BPHTB ? . Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Surat Ketetapan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan Kurang Bayar Tambahan (SKBKBT) apabila ditemukan data baru dan atau data yang semula belum terungkap yang menyebabkan penambahan jumlah BPHTB yang terutang setelah diterbitkannya SKBKB. 9. Berapa besarnya BPHTB terutang dalam SKBKB ? BPHTB terutang dalam SKBKB adalah BPHTB terutang yang belum atau kurang dibayar ditambah dengan sanksi administrasi berupa bunga 2% (dua persen) sebulan dari jumlah kekurangan BPHTB tersebut untuk jangka waktu paling lama 24 (dua puluh empat) bulan. 7. Bilamana STB diterbitkan ? Surat Tagihan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (STB) diterbitkan apabila : a. Berapa besarnya BPHTB terutang dalam STB ? BPHTB terutang dalam STB akibat tidak atau kurang dibayar dan akibat salah tulis dan atau hitung adalah BPHTB terutang yang belum atau kurang dibayar ditambah sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% (dua persen) sebulan dari jumlah kekurangan BPHTB tersebut untuk jangka waktu paling lama 24 (dua puluh empat) bulan sejak saat terutangnya BPHTB. Dalam waktu berapa lama SKBKBT dapat diterbitkan ? Dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sesudah saat terutangnya BPHTB.

Su rat Keputusan Keberatan. Apabila sampai dengan jangka waktu 1 (satu) bulan sebagaimana dimaksud tidak atau kurang dibayar. Apa saja yang dapat diajukan permohonan keberatan BPHTB ? Yang dapat diajukan keberatan kepada Direktur Jenderal Pajak adalah : a. Melampirkan foto kopi sebagai berikut : o Fotocopy SSB o Asli SKBKB/SKBKBT/SKBLB/SKBN o Fotocopy Akta/Risalah Lelang/Surat Keputusan Pemberian Hak Baru/Putusan Hakim o Fotocopy KTP/ Paspor / KK /identitas lain Ø Permohonan keberatan yang tidak memenuhi persyaratan tidak dianggap sebagai Surat Keberatan sehingga tidak dipertimbangkan. Tata cara penagihan BPHTB diatur lebih lanjut dengan Keputusan Menteri Keuangan. STB dan Surat Keputusan Pembetulan. y 11. maupun Putusan Banding yang menyebabkan jumlah BPHTB yang harus dibayar bertambah. SKBKBT. BANDING. c. maupun Putusan Banding yang menyebabkan jumlah BPHTB yang harus dibayar bertambah harus dilunasi dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan sejak diterima oleh Wajib Pajak. b. kecuali Wajib Pajak dapat menunjukkan bahwa jangka waktu itu tidak dapat dipenuhi karena keadaan di luar kekuasaannya. dapat ditagih dengan Surat Paksa. DAN PENGURANGAN (250304 ) 1. yaitu surat ketetapan yang menentukan jumlah kelebihan pembayaran BPHTB karena jumlah BPHTB yang telah dibayar lebih besar daripada BPHTB yang seharusnya terutang. Berapa lama jangka waktu pelunasan SKBKB. maupun Putusan Banding yang menyebabkan jumlah BPHTB yang harus dibayar bertambah? y y BPHTB terutang dalam SKBKB. 2. yaitu surat perintah membayar pajak dan tagihan yang berkaitan dengan pajak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yang mempunyai kekuatan sama dengan putusan pengadilan (parate executie). yaitu surat ketetapan yang menentukan jumlah BPHTB yang terutang sama besarnya dengan jumlah BPHTB yang dibayar.. SKBKBT. besarnya sanksi administrasi. SKBLB. yaitu surat ketetapan yang menentukan tambahan atas jumlah BPHTB yang telah ditetapkan. KEBERATAN. Bagaimana tata cara permohonan keberatan BPHTB ? y Membuat permohonan secara tertulis dalam bahasa Indonesia kepada Kepala KPPBB dengan mengemukakan jumlah BPHTB yang terutang menurut penghitungan Wajib Pajak disertai dengan alasan yang jelas. Menyampaikan permohonan secara lengkap sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam batas wakt u 3 (tiga) bulan sejak diterimanya SKBKB. yaitu didukung dengan data atau bukti bahwa jumlah BPHTB yang terutang atau lebih bayar yang ditetapkan oleh fiskus tidak benar. dan jumlah yang masih harus dibayar. STB dan Surat Keputusan Pembetulan. y y y y y y y . yaitu surat ketetapan yang menentukan besarnya jumlah BPHTB terutang. jumlah kekurangan pembayaran pokok pajak. G. SKBKB. atau SKBN. SKBKBT. SKBN. Surat Keputusan Keberatan. STB dan Surat Keputusan Pembetulan.y Dasar penagihan BPHTB adalah SKBKB. SKBLB. Surat Keputusan Keberatan. d. SKBKBT. SKBKBT.

6. Apa yang dapat dilakukan Wajib Pajak jika permohonan keberatannya ditolak ? y y Wajib Pajak yang keberatannya ditolak dapat mengajukan banding ke Badan Pengadilan Pajak (BPP).tidak dapat diterima. apabila data/bukti-bukti yang dilampirkan dalam pengajuan keberatan dan/atau diperoleh dalam pemeriksaan tidak terbukti kebenarannya. menambah jumlah pajaknya. . .menambah pajak yang harus dibayar. . mengakibatkan peningkatan jumlah BPHTB-nya. Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tidak memberikan suatu keputusan. Apa yang dapat disampaikan oleh Wajib Pajak sebelum keputusan keberatan BPHTB diterbitkan ? Sebelum surat keputusan keberatan diterbitkan. . 5. 4. Apa bentuk keputusan keberatan ? Keputusan Keberatan dapat berupa : y y y y menerima seluruhnya. 8. apabila data/bukti-bukti yang dilampirkan dalam pengajuan keberatan dan/atau diperoleh dalam pemeriksaan terbukti kebenarannya. 7. Berapa lama jangka waktu penyelesaian permohonan keberatan BPHTB ? Direktur Jenderal Pajak dalam jangka waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal Surat Permohonan Keberatan diterima. Apa bentuk putusan Banding ? Putusan Banding dapat berupa : y y y y . maka keberatan yang diajukan tersebut dianggap diterima. menerima sebagian. 3. apabila data/bukti-bukti yang dilampirkan dalam pengajuan keberatan dan/atau diperoleh dalam pemeriksaan sebagian terbukti kebenarannya. Permohonan dimaksud diatur lebih lanjut dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2002 tentang Pengadilan Pajak. apabila data/bukti-bukti yang dilampirkan dalam pengajuan keberatan dan/atau diperoleh dalam pemeriksaan.mengabulkan sebagian atau seluruhnya. Bagaimana sifat Putusan Banding ? Putusan Banding oleh BPP bukan merupakan putusan final dan dapat diajukanPeninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung. menolak. Wajib Pajak dapat menyampaikan alasan tambahan atau penjelasan tertulis.y Ø Tanda penerimaan Surat Keberatan yang diberikan oleh pejabat Direktorat Jenderal Pajak yang ditunjuk untuk itu atau tanda pengiriman Surat Keberatan melalui pos tercatat menjadi tanda bukti penerimaan Surat Keberatan tersebut bagi kepentingan Wajib Pajak.menolak. harus memberi keputusan atas keberatan yang diajukan.

kondisi Wajib Pajak yang ada hubungannya dengan sebab-sebab tertentu. e. permohonan pengurangan dikabulkan. Kepada siapa pengurangan BPHTB dapat diberikan ? Pengurangan BPHTB dapat diberikan Wajib Pajak melalui permohonan karena: a. PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN (250304 ) 1. Bagaimanakah perlakuan atas kelebihan pembayaran BPHTB ? Kelebihan Pembayaran PBB dapat dikembalikan kepada Wajib Pajak (restitusi). 3. diperhitungkan dengan utang pajak lainnya.9. pengajuan keberatan atas ketetapan BPHTB dikabulkan seluruhnya atau sebagian. perubahan peraturan. tanah dan atau bangunan digunakan untuk kepentingan sosial atau pendidikan yang semata -mata tidak untuk mencari keuntungan. BPHTB yang dibayar tidak seharusnya terutang. H. Bagaimana jika Putusan Banding menerima sebagian atau seluruhnya ? Apabila putusan banding menerima sebagian atau seluruhnya. 10. d. f. atau c. kondisi tertentu Wajib Pajak yang ada hubungannya dengan Objek BPHTB. c. permohonan banding terhadap keputusan keberatan dikabulkan seluruhnya atau sebagian. 2. atau disumbangkan kepada Negara. atau b. Dalam jangka waktu maksimal berapa lama KPPBB harus memberikan jawaban atas surat permohonan pengembalian kelebihan pembayaran BPHTB dimaksud ? Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak harus diterbitkan dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak diterimanya surat permohonan secara lengkap dari Wajib Pajak. maka kelebihan pembayaran dikembalikan dengan ditambah imbalan bunga sebesar 2% untuk jangka waktu paling lama 24 (dua puluh empat) bulan dihitung sejak tanggal pembayaran yang menyebabkan kelebihan pembayaran BPHTB sampai dengan diterbitkannya Putusan Banding. Dalam hal apa terjadi kelebihan pembayaran BPHTB ? Kelebihan pembayaran BPHTB terjadi dalam hal : a. BPHTB yang dibayar lebih besar daripada yang seharusnya terutang. Apabila dalam jangka waktu tersebut surat . b.

Dalam hal Kepala KPPBB terlambat menerbitkan SPMKB. I. PEMBAGIAN HASIL PENERIMAAN BPHTB (250304 ) 1.20 % (duapuluh persen) untuk pemerintah pusat yang selanjutnya dikembalikan lagi secara merata ke setiap kabupaten/kota .64 % (enampuluh empat persen) untuk kabupaten/kota. yaitu dengan diterbitkannya Surat Perintah Membayar Kelebihan BPHTB (SPMKB) oleh Kepala KPPBB. maka Wajib Pajak diberikan b unga sebesar 2 % (dua persen) sebulan sampai dengan diterbitkannya SPMKB dimaksud. Bagaimana pengelolaan hasil penerimaan BPHTB ? Hasil penerimaan BPHTB dibagi dengan perimbangan sebagai berikut : y y y . apabila jumlah BPHTB yang dibayar sama dengan jumlah BPHTB yang terutang. apabila jumlah BPHTB yang dibayar ternyata lebih besar daripada jumlah BPHTB yang terutang atau dilakukan pembayaran BPHTB yang tidak seharusnya terutang. . Apakah bentuk Surat Keputusan yang dapat diterbitkan atas pengembalian kelebihan pembayaran BPHTB ? Direktur Jenderal Pajak setelah melakukan pemeriksaan (sederhana dan lapangan) menerbitkan: y y y SKBLB. Kapan Pejabat dapat menandatangani akta pemindahan hak atas tanah dan atau bangunan. 4. SKBKB. menandatangani dan menerbitkan surat keputusan pemberian hak atas tanah (SKPH). KETENTUAN BAGI PEJABAT (250304 ) 1. Pejabat Lelang Negara hanya dapat menandatangani Risalah Lelang perolehan hak atas tanah dan atau bangunan pada saat Wajib Pajak menyerahkan bukti pembayaran berupa SSB. SKBN. apabila jumlah BPHTB yang dibayar ternyata kurang dari jumlah BPHTB yang seharusnya terutang. J. menandatangani risalah lelang.keputusan tidak diterbitkan maka permohonan Wajib Pajak dianggap dikabulkan serta Kepala KPPBB harus menerbitkan SKBLB dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan. Kapan pengembalian kelebihan pembayaran BPHTB dilakukan ? Pengembalian kelebihan pembayaran BPHTB dilakukan dalam jangka waktu paling lama 2 (dua) bulan sejak diterbitkannya SKBLB. .16 % (enambelas persen) untuk propinsi. 5. mendaftar peralihan hak atas tanah karena waris atau hibah wasiat ? y y Pejabat Pembuat Akta Tanah/Notaris hanya dapat menandatangani akta pemindahan hak atas tanah dan atau bangunan pada saat Wajib Pajak menyerahkan bukti pembayaran berupa SSB. .

6.000.000. 3.00 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) untuk setiap pelanggaran. . 4.00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) untuk setiap laporan. Apa sanksi bagi PPAT/Notaris atau Pejabat Lelang Negara yang menandatangani akta pemindahan hak atas tanah dan atau bangunan/risalah lelang tanpa adanya bukti pembayaran berupa SSB ? Dikenakan sanksi administrasi dan denda sebesar Rp7. Pendaftaran peralihan hak atas tanah karena waris atau hibah wasiat hanya dapat dilakukan oleh Pejabat Pertanahan Kabupaten/Kota pada saat Wajib Pajak menyerahkan bukti pembayaran berupa SSB. Apa sanksi bagi Kepala Kantor Lelang Negara yang tidak melaporkan pembuatan risalah lelang ke KPPBB ? Dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Apa sanksi bagi Pejabat Pertanahan yang menandatangani dan menerbitkan SKPH atau mendaftar peralihan hak atas tanah karena waris atau hibah wasiat tanpa adanya bukti pembayaran berupa SSB ? Dikenakan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Apa sanksi bagi PPAT/Notaris yang tidak melaporkan pembuatan akta pemindahan hak atas tanah dan atau bangunan ke KPPBB ? Dikenakan sanksi administrasi dan denda sebesar Rp250. Apa kewajiban PPAT/Notaris atau Pejabat Lelang Negara ? y Melaporkan pembuatan akta pemindahan hak atas tanah dan atau bangunan atau Risalah Lelang perolehan hak atas tanah dan atau bangunan kepada Direktorat Jenderal Pajak (KPPBB setempat) selambat-lambatnya pada tanggal 10 (sepuluh) bulan berikutnya.y Pejabat yang berwenang menandatangani dan menerbitkan SKPH hanya dapat menandatangani dan menerbitkan surat keputusan dimaksud pada saat Wajib Pajak menyerahkan bukti pembayaran berupa SSB.500. y 2. 5.