C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis serta bertanggungjawab. Prinsip yang terkandung dari tujuan itu bahwa pendidikan berperan untuk mengembangkan potensi manusia agar terbentuk kompetensi pada dirinya menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas, berbudi pekerti yang luhur, sehat jasmani rohani, kreatif, mandiri, demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapai tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Pendidikan diyakini sebagai dasar pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, Pendidikan diperlukan oleh manusia untuk proses pendewasaan, tidak dapat disangkal bahwa rendahnya nilai moral dan kualitas sumber daya manusia disebabkan oleh rendahnya mutu pendidikan. Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas: (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan. Empat dari kedelapan Standar Nasional Pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Untuk memenuhi amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tersebut di atas, dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada

1

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

khususnya, SMP Negeri 1 Tampaksiring sebagai satuan pendidikan tingkat menengah pertama mengembangkan Kurikulum sekolah. Dalam mengembangkan kurikulum, SMP Negeri 1 Tampaksiring melibatkan seluruh warga sekolah dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (stake holders). Melalui Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring ini diharapkan sekolah dapat melaksanakan program pendidikan sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. B. Landasan Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 tahun 2006 dan No. 6 tahun 2007 tentang pelaksanaan Permendiknas RI No. 22 dan 23 tahun 2006. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana Prasarana. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi Tenaga Pendidik. Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 3 tahun 1992 tentang muatan lokal Bahasa dan Aksara Bali. 12. Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Bali Bali No. 715 / I. 19 / I. 1994 tentang muatan lokal Pendidikan Budi Pekerti. 14. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 63 tahun 2009 tentang Standar Biaya. C. Tujuan Pengembangan Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.

2

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

Kurikulum dikembangkan dengan tujuan : a. Interaksi proses belajar mengajar Kurikulum merupakan rencana tertulis yang berisi tentang ide-ide dan gagasan yang dikembangkan oleh pengembang kurikulum. Kurikulum mengandung sejumlah komponen yang saling terkaitan satu dengan yang lain seperti komponen tujuan yang menjadi arah pendidikan, komponen pengalaman belajar, komponen strategi pencapaian tujuan dan komponen evaluasi. Komponen yang saling berkaitan ini akan membentuk sistem pengajaran, yang selanjutnya akan dijadikan pedoman oleh guru dalam proses belajarmengajar. Sistem pengajaran melahirkan tindakan-tindakan guru dan siswa yang pada dasarnya merupakan implementasi dari kurikulum. Kurikulum berhubungan dengan sebuah program, sebuah perencanaan, isi/materi pelajaran (content/subject matter) serta pengalaman belajar (learning experiences), sedangkan pengajaran berhubungan dengan metode, tindakan mengajar implementasi dan presentasi. Jadi, apapun yang dilakukan dalam kegiatan belajar-mengajar, pada dasarnya merupakan implementasi dari kurikulum yang sudah direncanakan dan dibuat sebelumnya dalam bentuk sebuah program. Guru, dalam melakukan proses belajar-mengajar harus berdasarkan kurikulum. Karena kurikulum memberikan arahan dalam interaksi belajarmengajar. Dengan kata lain, kurikulum merupakan jantungnya pendidikan. b. Pertanggungjawaban (accuntability) akademik. Kurikulum memiliki posisi sentral dalam setiap upaya pendidikan. Apa pun yang dilakukan harus berdasarkan kurikulum. Posisi sentral ini menunjukkan bahwa di setiap unit pendidikan kegiatan yang utama adalah interaksi akademik antara peserta didik, pendidik, sumber dan lingkungan. Dapat dikatakan bahwa, kegiatan pendidikan atau pengajaran tidak bisa lepas dari interaksi kurikulum. Dalam posisi ini, maka kurikulum adalah bentuk akuntabilitas lembaga pendidikan terhadap masyarakat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik, kurikulum harus mampu memberikan gambaran yang jelas tentang kegiatan akademik yang berlangsung dan terjadi di suatu lembaga pendidikan (interaksi akademik). Sebagai bentuk pertanggungjawaban formal, kurikulum harus mampu memberikan gambaran yang jelas tetang pengalaman belajar yang terjadi di suatu lembaga pendidikan yang tidak bertentangan dengan hukum. c. Evaluasi pembelajaran/pendidikan Kurikulum adalah program atau rencana. Sebagai sebuah rencana, maka dalam kurikulum harus dicantumkan juga tentang evaluasi pembelajaran. Kegiatan evaluasi merupakan hal yang mutlak dilakukan dalam penyelenggaraan pendidikan. Evaluasi bertujuan untuk menentukan apakah kualitas yang diharapkan sudah dimiliki oleh peserta didik. Selain itu, dari konsep evaluasi memberikan suatu rujukan terhadap proses mempertimbangkan untuk memberi nilai dan arti terhadap kurikulum dan pembelajaran. Jadi evaluasi merupakan suatu proses dalam membuat suatu keputusan.

3

Dari sistem pemerintahan sentralisasi ke desentralisasi. lembaga pendidikan. transpormasi dari masyarakat agraris ke masyarakat idustri. maka guru harus mengadakan evaluasi terhadap program dan pembelajaran. Dari posisi ketiga inilah lahirnya tujuan pendidikan Nasional yang merupakan angan-angan pendidikan dimasa depan. Dengan demikian implementasi kurikulum harus melibatkan siswa secara penuh. 4 . semangat kebangsaan tinggi. dan apakah sudah efektif. maka segala bentuk tantangan masyarakat tidak akan pernah terjawab. seperti sikap dan tindakan demokrasi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Dalam pembelajaran. Seperti misalnya. Jadi. memiliki daya saing. Selain itu. implementasi kurikulum harus sesuai dengan apa yang ditulis dalam kurikulum. diteruskan atau dikembangkan selanjut (berpegangan pada pandangan filosofis perenialisme dan esensialisme). kurikulum harus mampu menegakan akuntabilitasnya dalam akademik akuntabilitas dan formal akuntabilitas. Siswa memiliki gaya belajar serta kemampuan berbeda. dari pembelajaran teacher certered ke student centered. Posisi kurikulum pada dasarnya ada tiga. dan nantinya akan menjadi sebuah kebutuhan. evaluasi juga berperan untuk memperbaiki pembelajaran dengan pertimbangan yang dibuat oleh evaluator berdasarkan hasil evaluasi. peran evaluasi adalah sebagai wahana untuk proses mempertimbangkan suatu pogram/kurikulum pendidikan apakah perlu ditambah atau di kurangi sesuai dengan tuntutan masyarakat atau mungkin diganti. apakah sudah baik. dan berbagai rencana pengembangan dan pembangunan bangsa dijadikan dasar untuk mengembangkan kehidupan masa depan. toleran. sedangkan pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dapat mencapai tujuan secara optimal sesuai dengan program perencanaan. serta pengembangan berbagai kualitas bangsa. Pendidikan untuk masa sekarang dan masa depan Dalam konteks ini. dimana kehidupan masa lalu. adalah kurikulum berposisi sebagai jawaban untuk menyelesaikan masalah sosial yang berkenaan dengan pendidikan (berpegang pada pandangan filosofi progresivisme). Untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan program. Apabila kurikulum membatasi diri terhadap hal tersebut. oleh sebab itu guru harus menempatkan siswa sebagai subjek belajar. produktif. kemampuan mengembangkan ilmu teknologi dan seni. Tuntutan masyarakat seperti ini harus diterjemahkan ke dalam setiap jenjang pendidikan. diadaptasikan sehingga menjadi kepedulian dan masalah kurikulum. Posisi kedua. Kurikulum yang disusun pada hakikatnya untuk proses pembelajaran siswa dalam upaya pencapaian tujuan yang telah ditentukan. Tuntutan masyarakat itu selanjutnya. Posisi pertama adalah kurikulum adalah ”construct” yang dibangun untuk mentransper apa yang sudah terjadi di masa lalu kepada generasi berikutnya untuk dilestarikan. hidup sehat dan fisik sehat ( Karakter Bangsa). bukan sebagai objek belajar. masa sekarang. Kurikulum harus berusaha menyediakan segala sesuatu yang menjadi kriteria pendidikan masa depan.Posisi ketiga adalah kurikulum untuk membangun kehidupan masa depan. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang berorientasi pada siswa. d. Sehingga kurikulum tidak boleh membatasi dan menutup diri pada persoalan pendidikan dalam pandangan perenialisme dan esensialisme serta terhadap perubahan yang terjadi. cinta damai. dan pada gilirannya menjadi tujuan kurikulum. Hendaknya problema masyarakat dianggap sebagai tuntutan.

Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. muatan lokal dan pengembangan diri secara terpadu serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi. Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan. dan seni berkembang secara dinamis. suku budaya. kondisi daerah. ketrampilan akademik dan ketrampilan vokasional merupakan keniscayaan. 3. jenjang dan jenis pendidikan serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. ketrampilan sosial. Oleh karena itu. Beragam dan Terpadu. dunia usaha dan dunia kerja. 5. pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Teknologi dan Seni. Belajar Sepanjang Hayat. Kurikulum dikembangkan dengan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. status sosial ekonomi dan gender. kebutuhan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (steakholder) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. cakap kreatif.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum D. teknologi dan seni. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. Kebutuhan dan Kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya. Kurikulum mencerminkan keterkaitan unsur-unsur 5 . adat istiadat. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. 6. Perkembangan. berakhlak mulia. Menyeluruh dan Berkesinambungan. 4. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. sehat berilmu. semangat dan isi kurikulum dan memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. Untuk mendukung pencapain tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. teknologi. ketrampilan berfikir. 2. Oleh karena itu pengembangan ketrampilan pribadi. Pengembangan kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BNSP serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. perkembangan. Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Berpusat Pada Potensi. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1.

kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehar-hari. teknologi dan seni. Hal ini sangat penting terutama bagi peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. kebutuhan. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan keperibadian peserta didik secara utuh. E. minat kecerdasan intelektual. Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum Kurikulum disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan ipteks sehinga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. non formal dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. kecerdasan. karakteristik lingkungan. tingkat perkembangan. kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. 3. 5. kognitif dan psikomotor) berkembang secara optimal. Seimbang Antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah. Oleh sebab itu. Sejalan dengan itu. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki potensi. 4. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia. Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan dimana ipteks sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum pendidikan formal. tantangan dan keragaman. Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. Oleh karena itu kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. Perkembangan ilmu pengetahuan. Peningkatan potensi. 6. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. 7. berbangsa dan bernegara. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Oleh karena itu kurikulum harus dikembangkan 6 . emosional dan sosial. spiritual dan kinestetik peserta didik. Untuk itu keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi. 2.

taqwa dan akhlak mulia. Standar Pengelolaan Dan Standar Penilaian Pendidikan 1. muatan lokal dengan Kondisi sekolah Struktur kurikulum terdiri dari 10 mata pelajaran. 8.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Struktur kurikulum terdiri dari 10 mata pelajaran. 9. tujuan. Oleh karena itu muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk berdampingan dengan suku dan bangsa lain. baik pada individu maupun bangsa. Oleh karena itu kurikulum harus mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta ahklak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. F. 7. Pendidikan harus menciptakan kemandirian. Identifikasi Standar Isi. 5 muatan lokal dengan jumlah 36 jam pelajaran. teknologi dan seni. Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. Karakteristik satuan pendidikan. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. kondisi dan ciri khas satuan pendidikan. Kesetaraan jender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender. Standar Isi No 1 Aspek Struktur Kurikulum Indikator a. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain. dan 1 jam pelajaran pada muatan 7 . Standar Proses. Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Dinamika perkembangan global. 11. 12. dan pengembangan diri. 10. Analisis Konteks I. Upaya pencapaian Adanya penambahan 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Matematika. misi. Standar Kompetensi Lulusan. Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

jumlah 32 jam pelajaran, dan pengembangan diri. b. Penetapan KKM 90 % guru memahami untuk masing – masing mata pelajaran minimal ideal 75 melalui analisis intake, kompleksitas dan daya dukung. c. Kenaikan kelas dan kelulusan memiliki peraturan tersendiri. d.Sekolah memiliki kriteria mutasi peserta didik e. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tertuang dalam 2 Silabus Silabus dan RPP Silabus masingmasing mata pelajaran dikembangkan oleh MGMP sekolah Silabus dikembangkan dengan 7 langkah mulai dari 3 RPP mengkaji SK-KD. Tenaga pendidik menyusun RPP masing – masing mata pelajaran yang diampunya dengan berpedoman pada Permendiknas No.41 Tahun 2007 90 % silabus masingmasing mata pelajaran dikembangkan oleh MGMP sekolah 90 % tenaga pendidik memahami tentang analisis (mengkaji) SKKD. 80 % Tenaga pendidik menyusun RPP masing – masing mata pelajaran yang diampunya dengan berpedoman pada Permendiknas No.41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Sekolah belum menetapkan kriteria mutasi peserta didik Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tertuang dalam Silabus dan RPP Sekolah menetapkan kriteria ujian sekolah. prosedur dalam menetapkan KKM untuk masing – masing mata pelajaran.

lokal Budi Pekerti.

Sekolah mengadakan workshop penetapan KKM.

Sekolah menetapkan kriteria ujian sekolah.

Sekolah menetapkan kriteria mutasi peserta didik Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa agar diintegrasikan dalam Silabus dan RPP Mendatangkan nara sumber untuk mencapai 100% pengembangan silabus. Mendatangkan narasumber dalam menganalisis (mengkaji ) SK-KD Mendatangkan narasumber dalam menyusun RPP masing – masing mata pelajaran dan setiap tenaga pendidik menguasai Permen No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses.

8

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

tentang Standar Proses. 2. Standar Kompetensi Lulusan No Aspek 1 SKL Satuan Pendidikan Indikator Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari Kondisi sekolah Belum semua peserta didik mampu menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari Upaya pencapaian Memaksimalkan seluruh peserta didik untuk menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehariMenunjukkan dan inovatif. kemampuan Peserta didik hari belum Tenaga pendidik memberikan tugas berfikir mandiri tidak membuat karya tulis sederhana. 2 SKL Agama Hindu Memahami Dharmagita dalam menyanyikan contoh lagu kerohanian Peserta didik belum mampu memahami Dharmagita dalam menyanyikan contoh 3 SKL Bahasa Indonesia Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi dan drama. lagu kerohanian Peserta didik belum mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi dan drama karena kurangnya perbendaharaan kata Guru belum mampu menyediakan media untuk proses Memantapkan kegiatan ekstrakurikuler Dharmagita Peserta didik diarahkan untuk banyak membaca dan berbicara komunikatif dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

berfikir logis, kritis, kreatif menunjukkan kemampuan inovatif.

logis, kritis, kreatif dan terstruktur untuk

4

SKL Bahasa Inggris

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana,

Mengeintensifkan kegiatan kursus Bahasa Inggris

9

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

secara formal maupun informal dalam bentuk Reccount, naratiff, procedure, descriftive, dan report, dalam konteks

pembelajaran secara maksimal

kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna Peserta didik belum secara lisan dalam wacana mampu interpersonal transaksional secara informal recount, report dalam formal dalam sederhana, secara lisan dalam maupun wacana interpersonal bentuk dan transaksional narrative, sederhana, secara konteks informal dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari karena lingkungan tidak 5 SKL Matematika Memahami konsep bilangan riil, operasi hitung dan sifatsifatnya barisan bilangan sederhana serta penggunaannya dalam pemecahan masalah mendukung Peserta didik belum memahami konsep bilangan riil, operasi hitung dan sifatsifatnya barisan bilangan sederhana serta penggunaannya dalam pemecahan Memahami konsep aljabar meliputi bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya, himpunan dan operasinya, relasi, fungsi dan grafiknya sistem persamaan linier dan penyelesaiannya serta menggunakannya dalam masalah Peserta didik mengalamai kesulitan dalam memahami konsep aljabar meliputi bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya, himpunan dan

Tenaga pendidik mengarahkan bercakap-cakap bahasa inggris sederhana seharihari.

dan mengungkapkan makna peserta didik

procedure, descriptive dan formal maupun kehidupan sehari-hari.

Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan

Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan

10

fungsi dan grafiknya sistem persamaan linier dan penyelesaiannya serta menggunakannya dalam pemecahan masalah Peserta didik belum mampu memahami bangun ruang karena media pembelajaran matematika belum memadai Memahami bangun-bangun geometri. kubus. krucut. Melakukan dengan sesuai. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. relasi. sudut ( melukis sudut dan membagi sudut). ukuran dan pengukurannya meliputi hubungan antar garis. sarana laboratorium pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai. Peserta didik belum mampu menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan Sekolah secara bertahap menambah sarana lab IPA. balok. mencatat pengamatan dan lensa pengamatan Peserta didik belum yang mampu melakukan melakukan percobaan karena hasil IPA belum memadai dan peralatan percobaan sesuai prosedur.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum pemecahan masalah operasinya. segitiga ( termasuk melukis segitiga) dan segi empat. membuat kesimpulan dan 11 . lingkaran ( garis singgung sekutu. lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya). limas dan jaring-jaringnya. teorama Pyhtagoras. kesebangunan dan kongruensi. bola serta menggunakannya 6 SKL IPA dalam pemecahan masalah Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa Tenaga pendidik berusaha membuat media pembelajaran. prisma. tabung.

Peserta didik belum mampu memahami ragam teks non sastra dengan berbagai cara membaca Peserta didik belum mampu bersikap dan Karya wisata 8 SKL Penjaskes Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan tubuh serta lingkungan Mendatangkan nara sumber dari Puskesmas untuk sosialisasi budaya hidup sehat sehari-hari seperti perawatan budaya hidup sehat 9 SKL Seni Budaya Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perorangan dan kelompok Memperbanyak kegiatan pergelaran tingkat kelas dan sekolah. 7 SKL IPS Membuat peta wilayah serta menggunakan peta atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan Peserta didik belum mampu membuat peta wilayah serta menggunakan peta atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan Peserta didik belum mampu memahami dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan Peserta didik belum mampu mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perorangan dan kelompok karena keterbatasan sarana Peserta didik belum mampu mengapresiasi karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di Bali. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat 10 SKL Muatan Lokal Bahasa Bali Memahami ragam teks non sastra dengan berbagai cara membaca Mengintensifkan pembinaan dalam kegiatan ekstra kurikuler dan lomba PORSENIJAR Latihan membaca secara intensif 11 SKL Budi Pekerti Bersikap dan berprilaku sopan santun terhadap lingkungan yang Mengaktifkan kegiatan berprilaku sopan santun ekstrakurikuler 12 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh.

luas ruang belajar 7 x 9 m. 3. belum semua tenaga pendidik menganalisis hasil belajar peserta didik Upaya pencapaian Sekolah berusaha memenuhi srandar jumlah peserta didik 32 orang per rombel. maksimal 40 jam pelajaran/minggu Perangkat pembelajaran lengkap Setiap tenaga pendidik menyusun RPP sesuai mata pelajaran yang diampu Langkah pembelajaran terdiri dari. beban mengajar guru minimal 24. memelihara dan melestarikan pramuka terutama dalam hal pecinta alam dan melestarikan lingkungan semangat untuk 12 SKL TIK Menggunakan lingkungan perangkat Peserta didik Sekolah berusaha menambah jumlah unit komputer. pengolah kata dan pengolah menggunakan angka untuk menghasilkan perangkat/komputer dokumen sederhana. memelihara terhadap lingkungan yang mencerminkan menjaga.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum mencerminkan semangat untuk menjaga. inti (eksplorasi. kegiatan pendahuluan. buku pegangan siswa 2 : 1. luas ruang belajar 7 x 9 m. inti (eksplorasi. elaborasi dan konfirmasi) dan kegiatan penutup hasil belajar peserta didik dianalisis Kondisi sekolah Ruang belajar. kegiatan pendahuluan. buku pegangan siswa 2 : 1. beban mengajar guru rata-rata 24 jam/minggu Perangkat pembelajaran belum lengkap 90 % RPP disusun oleh tenaga pendidik masing-masing mata pelajaran 85% pelaksanaan pembelajaran sesuai langkah pembelajaran terdiri dari. secara bergiliran sehingga kemampuan peserta didik untuk menggunakan pengolah kata dan pengolah angka belum optimal. elaborasi dan konfirmasi) dan kegiatan penutup. jumlah peserta didik 32 orang per rombel. beban mengajar guru ditingkatkan dengan jalan pengembangan kelas dan program pengajaran berTIM Tenaga pendidik melengkapi perangkat pembelajaran Sekolah mengadakan workshop 2 3 Perangkat pembelajaran Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran 4 Kepala sekolah mengadakan seprvisi pelaksanaan pembelajaran melalui diskusi dan pelatihan 13 . Standar Proses No Aspek 1. Persyaratan pelaksanaan pembelajaran Indikator Ruang belajar. jumlah peserta didik 32 orang per rombel.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 5 Pemantauan Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik 6 Supervisi Kepala sekolah melakasanakan supervisi akademik tenaga pendidik Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik. Hasil kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi diadministrasikan dengan baik untuk dianalisis dan ditindaklanjuti . supervisi dan evaluasi belum tepat waktu Hasil kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi belum dianalisis dan ditindaklanjuti. 7 Evaluasi Kepala sekolah melaksanakan evaluasi akademik tenaga pendidik 8 Pelaporan Kepala Sekolah melaporkan kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi Laporan kepala sekolah untuk kegiatan pemantauan. supervisi dan evaluasi teradministrasi dengan baik untuk dilaporkan tepat waktu. 9 Tindak Lanjut Hasil analisis kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi ditindaklanjuti 4. Standar Pengelolaan No 1 Aspek Program remidial Indikator Tenaga pendidik merencanakan program remidial Kondisi sekolah 90% tenaga pendidik sudah merencanakan program remidial Upaya pencapaian Pembinaan dari Kepala Sekolah dan pengawas sekolah secara berkala Mendatangkan nara sumber untuk pembinaan dan penyempurnaan program pengembangan diri Berusaha menghimpun dana 2 Program pengembangan diri Semua jenis pengembangan diri memiliki program Semua jenis pengembangan diri memiliki program tetapi belum lengkap 3 Rencana Kerja Sekolah (RKS) Rencana Kerja Sekolah : menengah(4 tahun) dan satu Rencana Kerja Sekolah: menengah(4 14 . tetapi belum teradministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik belum teradministrasi dengan baik Kepala sekolah mengevaluasi kegiatan akademik belum terdministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik dan teradministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik seluruh tenaga pendidik dan teradministrasi dengan baik Kepala sekolah mengevaluasi kegiatan akademik seluruh tenaga pendidik dan terdministrasi dengan baik sebagai dasar pemberian DP3 Laporan kepala sekolah untuk kegiatan pemantauan.

Tenaga pendidik melaksanakan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur sesuai dengan RPP Tenaga pendidik menetapkan rancangan dan kriteria penilaian. dilengkapi dengan kisi-kisi 15 . Standar Penilaian Pendidikan No 1 Aspek Perangkat Penilaian Indikator Perangkat Penilaian Lengkap Kondisi sekolah Perangkat penilaian belum lengkap Upaya pencapaian Perlu diadakan pelatihan tentang rancangan penilaian. tahun) dan satu tahun terealisasi belum optimal karena terbatasnya dana dan sumber daya 4 Kalender Pendidikan Kalender pendidikan terlaksana sesuai yang ditetapkan Terdapat kegiatan yang sifatnya insidental yang belum tercantum dalam kalender dari donatur melalui proposal serta maksimalisasi tugas TIM Pengembang sekolah Kalender pendidikan disusun dengan perhitungan yang rinci dan benar. 5. Tenaga pendidik wajib menganalisis seluruh hasil belajar siswa Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masingmasing dan dilengkapi dengan 2 Pelaksanaan Penilaian Penilaian terlaksana dengan baik Pelaksanaan penilaian belum baik 3 Penugasan Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur terlaksana sesuai dengan RPP dari mata pelajaran. Penilaian dilaksanakan dengan baik melalui perencanaan dan instrumen yang baik. Penilaian Hasil Belajar b. Analisis Hasil Belajar Siswa Penilaian hasil belajar menggunakan berbagai teknik penilaian Semua hasil belajar siswa dianalisis 5 6 Ulangan tengah semester Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masing-masing.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum tahun terealisasi dengan baik. Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur tercantum dalam RPP dan belum dilaksanakan sepenuhnya Tenaga pendidik belum menggunakan berbagai teknik penilaian Tenaga pendidik belum sepenuhnya menganalisis hasil belajar siswa Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masingmasing tetapi belum dilengkapi dengan kisikisi 4 a.

dilengkapi dengan kisi-kisi Tes ulangan umum akhir semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kecamatan ) kisi-kisi Tes ulangan umum akhir semester yang dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kecamatan). Tindak Lanjut Memberdayakan secara intensif seluruh warga sekolah.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 7 Ulangan umum akhir semester Tes ulangan umum akhir semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masing-masing. SKL nya disosialisasikan ke sekolah masingmasing. dilengkapi dengan kisi-kisi Tes ujian sekolah dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kabupaten ) 9 Ujian nasional Test ujian nasional di buat TIM Nasional II. SKL nya disosialisasikan ke sekolah masingmasing. 16 . Tes ujian sekolah yang dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kabupaten). 8 Ujian Sekolah Tes ujian sekolah dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran yang di US kan. Meningkatkan motivasi intrinsik untuk melanjutkan studi. dengan kapasitas 32 orang per rombel 2 Tenaga pendidik 90 % Tenaga pendidik sudah berkualifikasi S1 dan kompetensi profesional tenaga pendidik belum Tenaga pendidik lebih cepat termotivasi dan berinovasi Kekuatan Memiliki potensi untuk meraih prestasi di bidang akademis dan non akademis Kelemahan Mengelola jumlah peserta didik yang banyak memerlukan manajemen yang kompleks Tenaga pendidik belum sepenuhnya berkualifikasi S1. Analisis Kondisi Sekolah No Aspek 1 Peserta didik Kondisi Sekolah Jumlah peserta didik 735 orang terbagi dalam 24 rombel.

Perpustakaan. TU. BK.Lab Bahasa. Sarana Lab IPA memadai. Sarana Lab Komputer dengan 16 unit komputer.PRAMUKA.memberday akan seluruh warga sekolah 5 Sarana Proses Pembelajaran terlaksana belum optimal. Yayasan dan memberdayakan seluruh warga sekolah 17 . APBD Komite. Kantin. UKS. proyektor 2. Padmasana. 8 LCD. ruang penunjang : Lab IPA.Ruang Multimedia. 1 tape recorder. ruang tenaga pendidik. Kepala Sekolah. 4 Prasarana Segala aktifitas berjalan dengan baik Biaya perawatan tinggi Mengoptimalkan penggunakan dana BOS. dan 1 orang D1. 1 Laptop .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3 Tenaga kependidi kan optimal 100 % Tenaga kependidikan sudah berkualifikasi SMA setara jumlah 16 orang. APBD. OSIS. PMR. Tamu.6 rombel. Jamban 13. Pemeliharaannya Mengoptimalkan perlu dana tinggi penggunaan dana BOS. 1 Seperangkat Sound system. Yayasan dan dana Blok Grand. 1 Tenaga kependidikan berkualifikasi SMA setara lebih cepat termotivasi dan berinovasi Jumlah tenaga kependidikan belum memadai dengan bidang tugas di sekolah Mengusulkan penambahan tenaga kependidikan kepada yayasan. komite.kompetensi profesional tenaga kependidikan belum optimal Ruang kelas 16 ruang. Parkir Sepeda Motor. Lab Komputer.

dengan dana BOS. Daerah tujuan wisata Stake Holder belum mendukung Sekolah menyusun kriteria siswa miskin dan proposal kegiatan. Memahami aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang perkembangan remaja. CD player 1.1 unit 6 Biaya Keyboard Sumber dana di sekolah : BOS. Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Repbublik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah. Standar Kompetensi Lulusan selengkapnya sebagai berikut : 1. Menghargai keberagaman agama. dan kreatif. APBD dan komite. Dewan Pendidikan DU ( LPD ) pendidikan Dewan Pendidikan berperan aktif dalam kegiatan pendidikan LPD peduli pendidikan dan siap membantu kegiatan sekolah. Blok Grand Operasional sekolah dapat dilaksanakan APBD. APBD.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum kamera saku. Pelaksanaan operasional tidak sesuai dengan Berkoordinasi dengan Disdikpora /Pusat. agar dana BOS. lebih luas. suku. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Blok grand dan komite. 5. Penguasaan bahasa asing. Tantangan Sekolah menyusun program peningkatan mutu pendidikan. 3. rencana 4. Blok grand direalisasikan tepat waktu III. Potensi Alam dan Budaya G. 4. budaya. 6. standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran dan standar kompetensi lulusan minimal pelajaran. Menunjukkan sikap percaya diri. 2. 18 . sumber – sumber lain secara logis. kritis. ras dan golongan Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sosial ekonomi dalam lingkup nasional. 3. Analisis Kondisi Lingkungan No Aspek 1 Komite Peluang Pengurus komite sekolah terdiri dari orang tua peserta didik dan personal yang peduli pada 2.

14. b. sederhana. 6. Memahami keberadaan orang suci agama Hindu. Memahami ajaran sad ripu. sehat. Pendidikan Agama Hindu Meyakini Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai Asta Aiswarya. kreatif dan inovatif. 19. Pendidikan Kewarganegaraan 19 . 18. 8. 9. bugar.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 7. membaca dan Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan potensi yang dimilikinya. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam bermasyarakat. kritis. masyarakat. berkarya. Awatara. Dewa dan Bhatara. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab. 7. berbicara. aman dan memanfaatkan Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun. menulis dalam Bahasa Indonesia dan berbahasa Inggris. 1. menengah. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah Mendeskripsikan gejala alam dan sosial. sad atatayi. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek Menunjukkan ketrampilan menyimak. sapta timira sebagai aspek diri yang harus dihindari. 15. Memahami ajaran kepemimpinan Hindu. waktu luang. Memahami hubungan buana agung dan buana alit. Memahami weda sebagai kitab suci dan para resi penerima wahyu. 5. Memahami hari-hari suci keagamaan dan hakekatnya. sejarah masuknya agama hindu ke Indonesia dan keberadaan kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia. 20. 4. 13. H. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di Menghargai adanya perbedaan pendapat. 10. 11. dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Memahami latar belakang timbulnya yadnya dan hakekatnya. 16. 21. 12. 8. berbangsa Menghargai karya seni dan budaya nasional. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran a. 2. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk Menerapkan hidup bersih. 3. dalam kehidupan sehari-hari. 17. Memahami dharma gita. Menunjukkan kemampuan berfikir logis.

cerita pendek. 4. novel remaja. petunjuk. pidato. puisi. laporan. pesan singkat. b. karangan. c. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara. d.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 1. teks berita. dan cerpen. puisi. informasi. 7. drama. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami berbagai bentuk wacana tulis. surat dinas. 5. c. Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma kebiasaan. Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindividuannya. novel remaja. surat pribadi. diskusi. Menulis Melakukan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. pelaporan. protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek. presentasi laporan. dan berbagai karya sastra berbentuk puisi. Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945. resensi. iklan baris. Bahasa Indonesia a. surat pembaca dan berbagai karya sastra berbentuk pantun. kutipan dan sinopsis novel. dongeng. khotbah/ceramah dan pembacaan berbagai karya sastra berbentuk dongeng. puisi dan drama. karya ilmiah sederhana. Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sesuai dengan suasana kebatinan konstitusi pertama. pidato. perasaan dan informasi dalam bentuk buku harian. perasaan. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. poster. Mendengarkan 20 . drama. 8. novel dari berbagai angkatan. 6. Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak globalisasi. novel remaja. d. antologi puisi. 2. syair. 3. slogan. drama. pengalaman. Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat. Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab. dialog interaktif. adat istiadat dan peraturan dalam kehidupan berbangsa dan berbegara. Bahasa Inggris a. pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara. penyampaian berita radio/TV. rangkuman. Menjelaskan makna otonomi daerah dan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

narrative. e. Matematika a. limas dan jaring-jaringnya. procedure. ukuran dan pengukurannya meliputi hubungan antar garis. rerata hitung. Memahami bangun-bangun geometri. Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional sederhana. balok. barisan bilangan sederhana ( barisan aritmetika dan sifat-sifatnya) serta penggunaannya dalam pemecahan masalah. teorama Pyhtagoras. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. g. sistematis. narrative. gambar. d. asosiatif. Memahami konsep data. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana. prisma. d. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. operasi hitung dan sifat-sifat (komutatif. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. himpunan dan operasinya. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan. procedure. narrative. c. serta memanfaatkannya dalam pemecahan masalah. analitis. kesebangunan dan kongruensi. narrative. segitiga ( termasuk melukis segitiga) dan segi empat. Memiliki kemampuan berfikir logis. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana secara formal maupun informal dalam bentuk recount. distributif). grafik) rentangan data. f. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. lingkaran ( garis singgung sekutu. e. persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya. Memahami konsep aljabar meliputi : bentuk aljabar dan unsur-unsurnya. Memahami konsep ruang sampel dan peluang kejadian. krucut. tabung. modus. procedure. relasi. bola serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. procedure. kritis dan kreatif serta mempunyai kemampuan bekerja sama. sistem persamaan linier dan penyelesainnya. c. median seta menerapkannya dalam pemecaha masalah. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. fungsi dan grafiknya. lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya). secara formal maupun informal dalam bentuk recount. sudut ( melukis sudut dan membagi sudut). Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana. b. Memahami konsep bilangan real. pengumpulan dan penyajian data ( dengan tabel. b. f. diagram. Ilmu Pengetahuan Alam 21 . kubus.

Ilmu Pengetahuan Sosial a. 22 . e. mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai. Mengidentifikasi region-region di permukaan bumi berkenaan dengan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudra. magnet dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. optik. gelombang. proses pembentukan dan dampaknya terhadap kehidupan. h. Mendeskripsikan manusia sebagai mahluk sosial dan ekonomi serta mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya. d. kerja sama internasional dan peran Indonesia dalam kerja sama dan perdagangan internasional serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Mendeskripsikan keanekaragaman bentuk muka bumi. j. b. b. melakukan percobaan sesuai prosedur. kebudayaan dan pemerintah sejak pra aksara. g. Membuat sketsa dan peta wilayah serta menggunakan peta. Memahami konsep partikel materi. listrik. f. sifat dan wujud zat. Mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di gejala – gejala di geosfer dan dampaknya terhadap kehidupan. energi. Memahami keanekaragaman hayati. atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan. f. serta saling ketergantungan antar mahluk hidup di dalam ekosistem. serta ciri-ciri negara maju dan berkembang. Mengidentifikasikan upaya penanggulangan permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan. cara pelesatriannya. berbagai bentuk. mempertahankan kemerdekaan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mendeskripsikan perkembangan perkembangan masyarakat. c. usaha persiapan kemerdekaan. perubahan dan kegunaannya. Mendeskripsikan perubahan sosial budaya dan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan serta mengidentifikasi berbagai penyakit sosial sebagai akibat penyimpangan sosial dalam masyarakat dan upaya pencegahannya. Memahami konsep gaya. Memahami sistem organ pda manusia dan kelangsungan mahluk hidup. usaha. d. kalsifikasi keragamannya berdasarkan ciri.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum a. e. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya. c. g. membuat kesimpulan dan mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh. Hindu Budha sampai masa kolonial Eropa. keterkaitan unsur-unsur geografi dan penduduk. getaran. i. Mendeskripsikan perkembangan lembaga internasional. k. Melakukan pengamatan dengan peralatan yang sesuai. Memahami proses interaksi dan sosialisasi dalm pembentukan kepribadian manusia. Memahami proses kebangkitan nasional.

mencapai kemandirian dan 23 . 2. 4. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu mancanegara secara perseorangan dan kelompok. 2. modern dan kreatif terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat. berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari mancanegara. d. Seni Tari 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa nusantara dan mancanegara. 2. h. i. pikiran dan suara. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat. Olahraga dan Kesehatan Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik permainan. produksi dan distribusi barang/jasa untuk kesejahteraan. Seni Musik 1. gaya bebas dan gaya punggung. 1. Mempraktekkan senam lantai dan irama dengan alat dan tanpa alat. dan dan dan mengekspresikan mengekspresikan mengekspresikan karya karya karya seni seni seni tari tari tari tunggal tunggal tunggal dan dan dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari daerah setempat. Mengapresiasi Mengapresiasi Mengapresiasi Seni Teater Mengapresiasi dan bereksplorasi teknik olah tubuh. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu tradisonal nusantara secara perseorangan dan berkelompok. olahraga serta atletik dan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. nusantara dan mancanegara. 1. Seni Budaya a. 3. 3. karya seni grafis dan kriya tekstil batik daerah nusantara.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum l. 2. 2. 3. Seni Rupa 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar/lukis. b. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara persorangan dan berkelompok. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater nusantara. c. Pendidikan Jasmani. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisonal. 3. Mengunggkapkan gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi berupa kegiatan konsumsi. berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari nusantara. Mempraktekkan teknik renang dengan gaya dada.

Teknologi Informasi dan Komunikasi Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dan prospeknya di masa mendatang : Menguasai dasar – dasar ketrampilan komputer. 2. b. 5. mengenal berbagai penyakit dan cara pencegahannya serta menjauhi narkoba. penjelajahan alam sekitar dan piknik. Berprestasi dalam bidang akademik. sehat. Berdasarkan Undang . ahklak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 2. 24 . berilmu. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan. Bab II Pasal 4: Menyatakan bahwa standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Tujuan Pendidikan Dasar. BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A. Menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana. 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. kepribadian. B. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik IndonesianNo. 3. Berdasarkan Panduan Penyusunan KTSP dari BSNP: menyatakan bahwa tujuan Pendidikan Dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan . cakap kreatif. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 4. Bab II Pasal 3: Menyatakan bahwa pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mempraktekkan teknik kebugaran dengan jenis latihan beban menggunakan alat sederhana. Visi Sekolah Unggul Dalam Mutu Berpijak Pada Iman Dan Taqwa Indikator visi : Berprestasi dalam pelaksanaan kurikulum secara optimal.pengetahuan. Berprestasi dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melakukan perkemahan. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.undang Republik Indonesia No. berakhlak mulia. c. j. interaktif dan optimal.

Terlaksananya kurikulum secara efektif dan optimal.English Conversation . IPA ( Olimpiade) dan Karya Ilmiah Remaja (KIR).Nyastra bali. Melaksanakan kegiatan dharma tula dan dharma wecana. untuk lomba tingkat kabupaten. 12. Mading. Terlaksananya kegiatan pertandingan persahabatan pada liburan sekolah. Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. untuk lomba tingkat kabupaten. Terlaksananya kegiatan dharma tula pada hari Saraswati. 7. D.dan Bela Diri. 9. sepak bola. 11. lomba tingkat dan jambore secara berkala. 2. 3. 6. Melaksanakan tata tertib sekolah secara berkesinambungan. Melaksanakan pelatihan kecakapan hidup seperti menganyam dan mejejahitan.KSPAN. Melaksanakan kegiatan seni : seni tari Bali. Tujuan Sekolah : 2. 10. Bahasa Inggris.Tenis Meja. dharma wecana pada hari Siwa Ratri. Bahasa Inggris. Misi Sekolah : 1. 4. Melaksanakan kegiatan pertandingan persahabatan. Terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. Berprestasi dalam bidang UKS C. 9. Melaksanakan kegiatan pesraman kilat secara berkala. Berprestasi dalam bidang agama. 3.untuk lomba tingkat kabupaten. interaksi dan optimal. 7. 13. IPA dan Melaksanakan kegiatan olah raga : atletik. Tercapainya prestasi olah raga : atletik. Melaksanakan kegiatan keagamaan secara berkesinambungan. 25 .Tabuh. bulutangkis dan silat.catur. 10. 11. Saraswati. 5. melalui lomba Tingkat Kabupaten secara berkala 8. piodalan sekolah dan piodalan di Pura Tegeh dan Pura Tirta Empul secara rutin dan berkesinambungan. Tercapainya kegiatan seni : seni tari Bali. seni lukis dan dharma gita.Bulu Tangkis. Melaksanakan kurikulum secara efektif dan optimal. Melaksanakan kegiatan penataan lingkungan Karya Ilmiah Remaja (KIR). sepak bola . Melaksanakan Kegiatan Kelompok Belajar : Matematika. Siwa Ratri. 8. Tercapainya prestasi kepramukaan melalui persami. Melaksanakan kegiatan pramuka secara berkala. Terlaksananya Kegiatan Kelompok Belajar : Matematika. tilem. Berprestasi dalam bidang budaya. interaksi dan optimal 4. 5. Tercapainya prestasi Kegiatan PMR. dan dharma widya pada libur semester genap. Catur. 6. seni lukis dan dharma gita . Terlaksananya kegiatan persembahyangan bersama purnama.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Berprestasi dalam bidang non akademik.

ketaatan pada hukum. Struktur Kurikulum terdiri dari tiga komponen yaitu komponen mata pelajaran. ketaatan membayar pajak dan sikap serta perilaku anti korupsi. Bahasa Inggris. pelestarian lingkungan hidup. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. 2. Akhlak mulia mencakup etika. Terlaksananya tata tertib sekolah oleh seluruh warga sekolah secara berkesinambungan. Terlaksananya pelatihan kecakapan hidup seperti. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berfikir ilmiah secara kritis. Matematika. berbangsa serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. 3. Terlaksananya kegiatan penataan lingkungan ( 9K) sekolah yang bersih dan asri . Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Ahklak Mulia Meliputi : Pendidikan Agama Kelompok mata pelajaran agama dan ahklak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. kolusi dan nepotispme. melalui kegiatan pengembangan diri. kemajemukan bangsa. budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. menganyam dan mejejahitan. 26 . 14. jiwa dan patriotisme bela negara. dan kewajibannnya dalam kehidupan bermasyarakat. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. muatan lokal dan pengembangan diri. hak. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. 15. demokrasi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 12. Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut : 1. tanggung jawab sosial. BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. 13. Terlaksananya kegiatan pesraman kilat secara berkala pada libur semester genap. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaram yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Meliputi : Bahasa Indonesia. kreatif dan mandiri. kesetaraan gender. Kelompok Mata Pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian Meliput : Pendidikan Kewarganegaraan. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang dikembangkan berdasarkan Standar Isi.

b.Tembang. Meliputi : Seni Budaya dan Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi. e. dan Muatan Lokal. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis.Tembang . Struktur kurikulum ini meliputi substansi yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai dengan kelas IX.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. Alokasi waktu satu jam pelajaran 40 menit. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan seperti tertera dalam struktur kurikulum dengan menambah jam pada mata pelajaran matematika. Mata Pelajaran 1. Olahraga dan Kesehatan Meliputi : Pendidikan Jasmani. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi oleh guru yang dilakukan dalam bentuk ekstrakurikuler. Pendidikan Agama 2. 5. Muatan lokal yang dikembangkan di SMP 1 Tampaksiring adalah Bahasa dan Aksara Bali. Pendidikan Budi Pekerti. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan IPA Terpadu dan IPS Terpadu.IRT. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Struktur kurikulum disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut : a. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Bahasa Indonesia 4. Matematika Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX 2 2 4 4 5** 2 2 4 4 5** 2 2 4 4 5** 27 . Pengembangan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kondisi sekolah. Bahasa Inggris 5. Penambahan masing-masing satu jam pelajaran pada Matematika mengingat mata pelajaran ini lebih sulit dipahami dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain.Osai berdasarkan kesepakatan kabupaten Gianyar. Kurikulum ini memuat 10 mata pelajaran. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 35 minggu Adapun Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring Komponen A. Penambahan 1 jam muatan lokal Budi Pekerti sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Bali serta 2 Jam Untuk Mulok IRT. olahraga dan kesehatan dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Kelompok Mata Pelajaran Estetika. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Kelompok Mata Pelajaran Jasmani.OSAI. Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani. 5 muatan lokal dan 21 jenis pengembangan diri. c. d.

Muatan Lokal 1. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan. 3. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa sesuai keyakinan agamanya masingmasing. Bahasa Indonesia Tujuan mata pelajaran Bahasa Indonesia agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai 28 . Budi Pekerti 3. Kewarganegaraan dan Kepribadian Adapun tujuan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah mengembangkan kompetensi sebagai berikut : 1. 2. Olahraga & Kesehatan 10. berikut : 1. Pendidikan Jasmani. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku baik secara lisan maupun tertulis.OSAI C. 3.Tembang. c. Memiliki watak dan kepribadian yang baik sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Memiliki kemampuan berfikir secara rasional.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 6. kritis dan kreatif sehingga mampu memahami berbagai wacana kewarganegaraan. Memberikan wawasan terhadap keragaman agama di Indonesia. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja. Seni Budaya 9. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Bahasa dan Aksara Bali 2. b. Mata Pelajaran a. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. 2. Muatan Kurikulum 1. 3. IRT. Memiliki ketrampilan intelektual dan ketrampilan berpartisipasi secara demokratis dan bertanggung jawab. Agama Islam dan Agama Kristen Katolik Tujuan mata pelajaran pendidikan agama secara umum mengembangkan kompetensi : 1. Ilmu Pengetahuan Alam 7. 2. Pendidikan Agama 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 Meliputi : Agama Hindu. Pengembangan Diri Jumlah (A dan B) Keterangan : * ) : Ekuivalen 2 jam pelajaran **) : Tambahan 1(satu) jam pelajaran **): Tambahan 2(dua) Jam Pelajaran B.

3. serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Meliputi : Fisika. melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi. Menikmati berbahasa. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. e. Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam. perhatian dan minat dalam mempelajari matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. 29 . keindahan dan keteraturan ciptaan-Nya. menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulisan untuk mencapai tingkat literasi functional. Mengkomunikasikan gagasan dan simbol. 5. diagram atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. Memahami konsep matematika. 2. Ilmu Pengetahuan Alam Matematika Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai Bahasa Inggris Tujuan mata pelajaran Bahasa Inggris agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan. Menghargai dan mengembangkan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. berikut : 1. 5. merancang model matematika. Memiliki kesadaran tentang hakekat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global. konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Biologi dan Kimia Mata Pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. 2. menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau logaritma secara luwes. akurat. f. memperhalus budi pekerti.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. berikut : 1. 6. tabel. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial. 3. 4. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. 2. efisien dan tepat dalam pemecahan masalah. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu. Mengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dan budaya. d.

Seni Budaya Meliputi : Seni Rupa. Olahraga dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. rasa ingin tahu. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya. teknologi dan masyarakat. 7. inkuiri. 6. memecahkan masalah dan ketrampilan dalam kehidupan sosial. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak dasar. Menampilkan kreatifitas melalui seni budaya 4. 5. Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berfikir. 3. bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingkat lokal. 2. menjaga dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam. Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. Meningkatkan pengetahuan. nasional dan global. 4. olahraga dan kesehatan. Olahraga dan Kesehatan Meliputi mata pelajaran Jasmani. Mengembangkan rasa ingin tahu. Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktifitas jasmani dan olahraga yang terpilih. Pendidikan Jasmani. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal regional maupun global. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan. bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi. 4. Seni Musik. 3. Memiliki kemampuan berkomunikasi. 4. g. Seni Tari dan Seni Teater. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Ekonomi dan Geografi Mata Pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemapuan sebagai berikut : 1. 2. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya 3. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya. Memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis dan kritis. lingkungan. 2. 30 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara. i. h. sikap positif dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA. konsep dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Ilmu Pengetahuan Sosial Meliputi : Sejarah.

Memahami teknologi informas dan komunikasi 6.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 5. 1. Muatan Lokal Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 1992. Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Memiliki sikap profesional dan kewirausahaan. 2. Mengembangkan sikap positif. Bahasa dan Aksara Bali Tujuannya adalah membina ketrampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa Bali sebagai alat komunikasi dan pemahaman Iptek. kerjasama. pola hidup sehat dan kebugaran. 2. Mengembangkan sikap kritis. Mata pelajaran ketrampilan/teknologi informasi dan komunikasi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan : 1. menuliskan isi pidato secara ringkas dan runtut. a. kreatif. bertanggungjawab. 4. Memiliki rasa estetika. Mampu mengidentifikasi potensi daerah setempat yang dikembangkan melalui kegiatan kerajinan dan pemanfaatan teknologi sederhana. Mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan membuat produk kerajinan dan produk teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia. Mengembangkan ketrampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. 8. 3. Mengembangkan ketrampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri. 31 . Mendengarkan dan memahami isi berita yang dibacakan atau melalui siaran atau rekaman (mencatat isi/pesan pokok dari berita radio/TV. 5. percaya diri dan demokratis. 7. 6. dalam rangka melestarikan Budaya Bali maka Bahasa Daerah Bali dan Budi Pekerti merupakan muatan lokal wajib diberikan pada semua jenjang pendidikan. jujur. j. Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi Meliputi ketrampilan pravokasional dan teknologi informasi dan komunikasi. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna. disiplin. terampil serta memiliki sikap yang positif. orang lain dan lingkungan. produk teknologi artefak dari berbagai wilayah nusantara. apresiasi terhadap produk kerajinan. menuliskan secara singkat pesan yang disampaikan secara lisan. 7. apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

menyatakan kembali isi bacaan). b. menemukan gagasan pokok. IRT Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang keterampilan sederhana membuat industri kecil rumah tangga agar : 32 . Berdialog (berdialog tentang kehidupan sehari-hari. membaca lancar teks beraksara latin “ Kesusastraan “. menyimpulkan isi teks). disiplin diri. 5. menemukan makna kata. rasa malu. Menghargai diri sendiri. 2. 12. Mengarang bentuk dialog (mengarang bentuk dialog antar teman dengan bahasa komunikatif). Mampu menguraikan pengertian Budi Pekerti secara etimologi. 9. mengungkapkan kembali isi cerita dan temannya mengajukan pertanyaan tentang isi cerita. c. Menulis surat pribadi (menulis catatan-catatan pada buku harian dengan memperhatikan waktu penulisan). menemukan isi atau pokok dari bacaan. 11. Bercerita (menceritakan pengalaman yang mengesankan) 4. Menyimak cerita itihasa wacana dengan sikap yang sesuai dengan isi cerita (mencatat isi pokok dari cerita itihasa. Pendidikan Budi Pekerti Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang norma-norma yang berlaku di masyarakat agar : 1. Menulis/mengarang pengalaman berkreasi (mengarang pengalaman bertamasya ke tempat rekreasi ). 14. menjawab dengan benar isi bacaan. Menulis buku harian ( menulis catatan – catatan pada buku harian dengan memperhatikan waktu penulisan dan menulis dengan kalimat-kalimat ekspresif). menunjukkan sikap dan prilaku yang mencerminkan keyakinan kepatuhan. etos kerja dan memiliki rasa keterbukaan. 3. 10. 7. menemukan sesuatu yang dicari dari suatu daftar). 13. membaca lancar teks beraksara Bali “ Keturunan Gajah Nyapa Kadi Aku “. Memahami dan menerapkan nilai-nilai konsep hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan. bercakap-cakap membahas pelajaran (widyatula). menjawab pertanyaan tentang isi dan pembelajaran kebahasaan. menjawab pertanyaan isi bacaan/wacana) 8. Membaca lancar intensif. Membaca cepat memidai (menemukan kata tertentu dalam kamus. 4.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. Tanya jawab dengan teman ( mendengarkan pertanyaan tentang tata krama dan sopan santun). 6. Membaca cepat (membaca cepat 200 kata per menit. Memahami dan menerapkan nilai-nilai hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Menulis/menyalin teks (menulis/menyalin teks dengan ejaan aksara Bali yang benar). mengungkapkan makan/tujuan cerita) 3. Membaca diam ( membaca diam wacana beraksara bali. mentaati ajaran agama.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 1. 2. Memahami cara hidup masyarakat bali 3. 4. Memahami cara mengolah sandang dan pangan secara sederhana untuk kebutuhan sehari-hari d. 5. Memiliki sikap kerjasama kelompok. OSAI Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman terhadap siswa tentang sistem organisasi masyarakat yang tumbuh dan berkembang dibali agar : 1. Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat. Tembang Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang nilai-nilai budaya lokal khususnya seni tembang agar : 1. c. 4. Melestarikan adat istiadat masyarakat bali 3. Melatih siswa untuk membangkitkan solideritas rasa kemanusiaan 4. Kegiatan Pengembangan Diri Berdasarkan kondisi obyektif sekolah maka kegiatan pengembangan diri meliputi terprogram dan tidak terprogram . 1. Belajar hidup sehat Kegiatan Pengembangan Diri wajib Pelayanan Konseling Melayani : Masalah kesulitan belajar siswa Pengembangan karir siswa Pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi Masalah dalam kehidupan sosial siswa. Kepramukaan 1. Memahami teknik metembang bali untuk keperluan uapacara dan adat istiadat bali. 3. 1. Sebagai wahana siswa untuk berlatih organisasi Melatih siswa untuk terampil dan mandiri. Memahami teknik sederhana untuk memanfaatkan bahan-bahan lingkungan untuk kebutuhan sendiri 3. 2. 3. 33 . 2. 6. Memahami keterampilan sederhana untuk menyiapkan kebutuhan hidup sehari 2. b. Kegiatan pengembangan diri terprogram terdiri dari kegiatan pengembangna diri wajib dan pilihan. Sebagai wahana siswa untuk berlatih organisasi 2. Melatih siswa untuk mempertahankan hidup Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain. Melatih siswa untuk trampil dalam bidang kesehatan 3. Melestarikan salah satu budaya bali melalui seni tembang e. PMR 1. Memahami nilai-nilai luhur yang tertuang melalui seni tembang 3. Memahami adat istiadat masyarakat bali 2. a.

Memahami makna yang tersirat dalam sistim tata cara upacara masyarakat bali 34 . g. a. 2. Mengembangkan olahraga tangkis. dan atletik. Memperlancar komunikasi dalam rangka interaksi sosial dengan masyarakat. Kegiatan Pengembangan diri pilihan : Kegiatan Menuju Olimpiade MIPA 1. prestasi seperti sepak bola. d. Mempersipkan pembekalan diri dalam menyampaikan aspirasi pada saat parum desa adat 3. 3. Pendalaman materi mata pelajaran Bahasa Inggris Meningkatkan prestasi dan kejuaraan dalam lomba Bahasa Inggris. b. Melatih siswa untuk berfikir kritis 2. Mengembangkan cara beribadah Hindu Bali f. Tabuh. Melatih siswa untuk mengenal bahaya narkotika dan Aids 4. Upakara 1. Sebagai wahana untuk berlatih organisasi 2. bulut e.Tari. seni tari Bali. Kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja 1. 2. Mendukung pengadaan fasilitas upacara adat istiadat bali 3. bola Poli. Mengembangkan berbagai macam seni seperti mengukir. Pendalaman materi mata pelajaran matematika dan IPA Meningkatkan prestasi dan kejuaraan dalam lomba MIPA Bahasa Inggris 1. Keterampilan Mejejahitan 1. Mengembangkan keterampilan mejejahitan 2. Kegiatan Olahraga dan Seni 1. Pidato Basa Bali 1. Melatih siswa terampil dalam menulis karya ilmiah. c. Mengembangkan seni bela diri : Perisai Diri (PD). Mempersiapkan diri dalam penyelenggaraan tata cara upacara masyarakat bali 2. Melatih siswa untuk tanggap terhadap masalah penyakit sosial 3. 2. seni lukis dan dharma gita. KSPAN 1. Melatih siswa untuk meningkatkan ketrampilan dalam menanggulangi bahaya Narkotika. 2.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum d. Mendalami teknik penyampai pesan menggunakan bahasa bali 2.

45 – 11.45 – 11.45 – 11.05 09. 6.45 – 11.45 – 11.05 09. 15.05 09. 16.45 – 11. 9. b. 2. 17.30 09.45 – 11.05 09. 18. 4.45 – 11. 8.45 – 11. 3.05 09.05 09.05 09.05 09. bekerja sama dengan masyarakat yang memilki kualifikasi yang baik berdasarkan Keputusan Kepala Sekolah. Tabel 3 Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri Kategori A B C D 4. 10.05 09.45 – 11.45 – 11.05 09.45 – 11.10 – 09. 13.45 – 11. No 1. 5.05 09.05 09.05 09.05 09. Penilaian Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara berkala kepada Kepala Sekolah dan orang tua dalam bentuk kualitatif.45 – 11. Alokasi Waktu Untuk kelas VII.45 – 11.05 c. Kegiatan pengembangan diri diberikan di luar jam pelajaran (ekstrakurikuler) dibina oleh guru – guru.05 09.45 – 11.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3.45 – 11. 20 21 Jadwal Kegiatan (Tabel 2) Jadwal Kegiatan Pengembangan Diri Nama Kegiatan Hari Pelayanan Konseling Sabtu Kegiatan Kepramukaan Sabtu Kegiatan Menuju Olimpiade MIPA (OSN) Sabtu Kegiatan KIR Sabtu Sepak Bola Sabtu Atletik Sabtu Bulu Tangkis Sabtu Silat Sabtu Seni Tari Bali Sabtu Seni Lukis Sabtu Dharma Gita/Shanti Sabtu Mejejahitan Sabtu Mengukir Sabtu Pidato Basa Bali & Upakara Sabtu Bahasa Inggris Sabtu Mading & Apresiasi Sastra Sabtu Komputer Sabtu Catur Sabtu Nyurat Aksara Bali Sabtu PMR Sabtu KSPAN Sabtu Waktu 08. VIII dan IX diberikan 2 jam pelajaran (ekuivalen 2 x 40 menit ) d. 12.45 – 11.05 09. 7. Pengaturan Beban Belajar Keterangan Sangat Baik Baik Cukup Kurang Beban belajar SMP Negeri 1 Tampaksiring dilaksanakan dengan menggunakan sistem paket. 14.45 – 11. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring Beban 35 .05 09.45 – 11.05 09.05 09. 11. Mekanisme Pelaksanaan a. 19. Memahami tingkat /runtutan dalam tata cara upacara masyarakat bali 2.

Mata Pelajaran 1. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik 50% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran bersangkutan. Seni Budaya 9. Satu Jam Pemb Tatap Muka 40 40 Jumlah Jam Pemb Per Minggu 36 36 36 Minggu Efektif Pemb Per Tahun 34 34 34 Waktu Waktu Pembel/ Pembel/ jam/menit jam/tahun 816 48960 816 48960 48960 816 IX 40 Ketuntasan Belajar SMP Negeri 1 Tampaksiring menetapkan Kritreria Ketuntasan Minimal (KKM) berdasarkan intake kedalaman materi ajar. Beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada SMP Negeri 1 Tampaksiring adalah 36 jam pelajaran dan 34 minggu dalam setahun. Matematika 6. Pendidikan Agama A 76 76 75 75 75 75 75 75 76 76 77 77 77 77 77 76 76 76 76 76 76 77 77 78 78 78 78 78 77 77 77 77 77 77 78 78 79 79 79 Ketuntasan VIII 79 79 78 78 78 78 78 78 79 79 80 80 80 80 80 79 79 79 79 79 79 80 80 81 81 81 81 81 80 80 80 80 80 80 81 81 82 82 82 VII IX 76 76 76 77 77 77 78 78 78 79 79 79 80 80 80 81 81 81 36 . a.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran berlangsung selama 40 menit. IRT/Tembang/OSAI Ketuntasan Kelompok Mata Pelajaran Kelompok Mata Pelajaran Agama dan 1. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa dan Aksara Bali 2. Pendidikan Budi Pekerti 3. Akhlak Mulia Jumlah Rata-rata No Mata Pelajaran 1. Bahasa Indonesia 4. Teknologi Informasi dan Komunikasi B Muatan Lokal 1. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Kelas VII VIII 5. Tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Bahasa Inggris 5. Pendidikan Agama 2. daya dukung sekolah. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik No Mata Pelajaran Kriteria Ketuntatasan Minimal ( KKM) Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Ganjil Genap Ganjl Genap Ganjil Genap b. Penjaskes 10.

Menyelesaikan seluruh program pembelajaran selama dua semester di kelas yang diikuti. b. 2 81 81 81 80 80 80 80 80 81 481 80. Nilai akhlak dan Kepribadian minimal baik (B).2 80 80 80 79 79 79 79 79 80 475 79.2 77 77 77 76 76 76 76 76 77 457 76. Indonesia Bhs. Pendidikan Kewarganegaraan. Kelulusan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 pasal 72 ayat 1 peserta didik dinyatakan lulusan apabila : 1. olah raga dan kesehatan 3. Kenaikan Kelas dan Kelulusan a. Peserta didik yang dinyatakan tidak naik kelas diberi kesempatan untuk mengulang pada kelas yang sama dan mengikuti seluruh mata pelajaran di kelas bersangkutan. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Pendidikan Kewarganegaraan Kewarganega raan Jumlah Rata-rata Bhs.2 75 75 75 76 76 76 76 76 76 77 77 77 77 77 77 78 78 78 78 78 78 79 79 79 79 79 79 80 80 80 80 80 80 81 81 81 6. 3. 4. Kewarganegaraan dan kepribadian c. 2. 3. Nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) maksimal 3 mata pelajaran pada semester genap kecuali pelajaran Agama. Bahasa Indonesia. Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 37 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. Estetika d. Kriteria Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Pendidikan jasmani. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh kelompok mata pelajaran : a.2 79 79 79 78 78 78 78 78 79 469 78. Penjaskes Kesehatan Jumlah Rata-rata 76 76 76 75 75 75 75 75 76 451 75. 5. Olahraga dan 1. 2. Inggris Ilmu Matematika Pengetahuan dan IPA Teknologi IPS TIK Jumlah Rata-rata Estetika Seni Budaya Jumlah Rata-rata Jasmani.2 78 78 78 77 77 77 77 77 78 463 77. 1. Agama dan akhlak mulia b. 5. Kehadiran minimal 90 % 4. Nilai kegiatan pengembangan diri minimal baik ( B).

Ijasah SD dan SKHUN 2. Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran adalah kecakapan akademik.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Kriteria lulusan ujian sekolah a. Mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan b. b.5 sebanyak 2 mata pelajaran 4. 4. e. Tujuan umum pendidikan kecakapan hidup adalah memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya. Pas photo hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 ( 5 lembar ) 6. Penyesuaian pakaian seragam. yaitu mengembangkan potensi peserta didik dalam menghadapi perannya di masa mendatang secara menyeluruh. Mutasi Siswa a. c.education) Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya di lingkungan sekolah dan di masyarakat sesuai dengan prinsip managemen berbasis sekolah. menggunakan metode dan penelitian ilmiah. 8. Rata-rata nilai untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan 8. angka 38 . 7. Setiap mata pelajaran yang diujikan memperoleh nilai minimal 7. kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya.1 boleh ada 6. Mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan berbagai masalah. siswa yang bersangkutan harus mengikuti tes Memenuhi administrasi mutasi masuk : 1. Tujuan khusus pendidikan kecakapan hidup adalah: a. Surat Keterangan Pindah dari sekolah asal disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. c. Siswa yang mutasi masuk nilainya harus memenuhi KKM yang telah ditetapkan Jika nilainya tidak memenuhi KKM. Rapor 3. Pendidikan Kecakapan Hidup Kecakapan hidup (life skill) adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan. d.0 c. Lulus Ujian Nasional (mengikuti POS) Peserta didik yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengulang pada kelas IX dan mengikuti seluruh mata pelajaran kelas bersangkutan. b. meliputi : menguasai pengetahuan. Memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengembangkan pembelajaan yang fleksibel sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis luas (broad based. Memberikan wawasan yang luas mengenai pengembangan karir. Memiliki NISN 5.

keterampilan kewirausahaan. Kecakapan vokasional. 3. latihan kepemimpinan. menggunakan teknologi. Tari Bali Melukis Mejejahitan Tabuh Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global Tari Bali Melukis Mejejahitan Keunggulan Lokal : 39 . pengetahuan. merangakai bunga. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah. berpikir rasional. memahami diri sendiri. menggunakan pengetahuan dan nilai-nilai untuk mengambil keputusan yang tepat. berinteraksi dalam masyarakat. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah. club biologi. berinteraksi dalam budaya lokal dan global. keterampilan penguasaan TIK. yang dilakukan melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran akhlak mulia. kegiatan UKS. berkomunikasi secara ilmiah. dan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). 3. sispala. 1. kegiatan ektrakurikuler club matematika. Kecakapan sosial meliputi kecakapan bekerja sama. menghargai dan menilai diri. memperoleh kompetensi lanjut akan ilmu pengetahuan dan teknologi. ekstrakurikuler sablon. percaya diri. nilai-nilai untuk mengambil keputusan melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. ekstrakurikuler pramuka dan PMR. kegiatan keagamaan. b. Kecakapan personal meliputi beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia. 8. dan teater. 2. meliputi keterampilan bekerja. Pendidikan kecakapan hidup dilaksanakan secara integral dalam pembelajaran beragama mata pelajaran yang ada di SMP Negeri 1 Tampaksiring Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran meliputi : a. melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran estetika. Kecakapan akademik meliputi penguasaan pengetahuan menggunakan metode dan penelitian ilmiah. mengembangkan berpikir strategis. mengembangkan kapasitas sosial untuk belajar sepanjang hayat. membudayakan berpikir kreatif. kegiatan ektrakurikuler seni dan olahraga. desain grafis. d. kewarganegaraan dan kepribadian. disiplin. membudayakan sikap sportif. bertanggung jawab. dan hidup sehat melalui kegiatan pembelajaranpada semua kelompok mata pelajaran. menggunakan teknologi. c. 4. doa bersama. club fisika. 2.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum bersikap ilmiah. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah secara mandiri. Kecakapan Hidup yang dikembangkan adalah: 1. keterampilan merangakai alat. menulis indah.

dan adat istiadat. Bahasa Inggris Dapat berkomunikasi Bahasa Inggris secara aktif sehingga cakap menjelaskan budaya setempat. pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler. Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan. sesama. sikap. lingkungan. 2. dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran. Keunggulan Global : 1. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan. terpadu. sesuai standar kompetensi lulusan. termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri. dan citra sekolah tersebut di mata masyarakat luas. pengelolaan sekolah. diri sendiri. Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh. Budaya sekolah merupakan ciri khas. mengukir dapat ditampilkan dalam kearifan lokal. penanganan atau pengelolaan mata pelajaran. Pendidikan karakter pada tingkatan institusi mengarah pada pembentukan budaya sekolah.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. kesadaran atau kemauan. kualitas hubungan. mejejahitan. baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME). yaitu nilai-nilai yang melandasi perilaku. Dalam pendidikan karakter di sekolah. pembiayaan. tradisi. hukum. budaya. pemberdayaan sarana prasarana. melukis. 9. tata krama. dan masyarakat sekitar sekolah. dan ethos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah. dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik SMP mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya. dikaitkan dengan konteks kehidupan 40 . T I K Melalui pelajaran TIK terampil mengoperasikan komputer sehingga wawasan siswa akan bertambah dengan mengakses berita dan informasi dari luar dengan membuka internet. proses pembelajaran dan penilaian. perkataan. mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari. sesama manusia. perasaan. lingkungan. seni tari. Tabuh Dengan mempelajari tabuh. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. yaitu isi kurikulum. dan simbolsimbol yang dipraktikkan oleh semua warga sekolah. dieksplisitkan. karakter atau watak. semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan. diri sendiri. kebiasaan keseharian. dan seimbang. dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama.

jeda antar semester. 3. 7. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk menyiapkan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun. BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. 4. Kalender Pendidikan Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Semester adalah : Sistem penyelenggaraan pendidikan pada sekolah yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). 6. 41 . kebutuhan peserta didik dan masyarakat. dan pengamalan nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat. ditambah dengan kegiatan pengembangan diri. dan SMP Negeri 1 Tamapksiring dapat menetapkan hari libur khusus. libur akhir tahun pelajaran. jeda antar semester. 5. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Beberapa aspek penting menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan adalah: 1. dan hari libur khusus.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum sehari-hari. Setiap permulaan tahun pembelajaran tim pengembang kurikulum SMP Negeri 1 Tamapksiring menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan selama satu tahun pelajaran. atau Menteri Agama dalam hal terkait dengan hari raya keagamaan. minggu efektif belajar. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. serta ketentuan dari Pemerintah Daerah. Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semester. Pengaturan waktu belajar di sekolah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Libur jeda tengah semester. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pembelajaran pada setiap satuan pendidikan. tetapi menyentuh pada internalisasi. karakteristik sekolah. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota. Dengan demikian. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran. hari libur agama. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. 2. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional.

5. keadaan musim. Libur khusus SMP Negeri 1 Tampaksiring adalah Libur yang diadakan sehubungan dengan peringatan keagamaan . 10.bencana alam atau libur lain diluar ketentuan libur umum yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. Hari libur umum/Nasional atau penetapan hari libur serentak untuk memperingati hari besar keagamaan dan hari. Kalender Pendidikan Semester Ganjil 42 . libur khusus dan libur umum. Libur Sekolah adalah : Hari libur yang ditetapkan untuk tidak diadakan proses pembelajaran disekolah yang terdiri atas hari libur semester. SMP Negeri 1 Tampaksiring dapat mengatur hari libur keagamaan. 9.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 8. tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. 11.hari besar nasional desesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat dan Daerah.

2 4 .30 URAIAN KEGIATAN Hari Ray saraswati a Hari Raya Pagerwesi Ulangan Umum Smt Ganjil TANGGAL 28 .31 URAIAN KEGIATAN Penyerahan Raport Smt ganjil Libur Smt Ganjil TANGGAL 19 23 24 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN : 2011/2012 SEMESTER . GANJIL JULI 2011 Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu 1 2 3 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 7 8 9 7 8 9 10 11 12 13 4 5 6 7 8 9 10 10 11 12 13 14 15 16 14 15 16 17 18 19 20 11 12 13 14 15 16 17 17 18 19 20 21 22 23 21 22 23 24 25 26 27 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 24 25 26 27 28 29 30 28 29 30 31 31 JUMLAH HBE 1 1 2 2 2 2 JUMLAH HBE 5 4 3 4 4 4 JUMLAH HBE 4 4 3 4 4 4 JUMLAH HBE 5 4 4 4 4 4 JUMLAH HBE 4 5 4 4 4 3 25 26 27 28 29 30 31 JUMLAH HBE 2 2 2 2 2 2 TANGGAL 17 19 .31 URAIAN KEGIATAN Hari Kemerdekaan RI Hari Raya Idul Fitri TANGGAL 1.30 URAIAN KEGIATAN Kegiatan Tengah Semester Ganjil TANGGAL 17 30 .20 21 .16 18 .23 URAIAN KEGIATAN Libur semester genap 2010/2011 Libur akhir tahun pelajaran 2010/2011 MOS tahun ajaran 2011/2012 Kerja bakti / Persiapan Pembagian Kelas AGUSTUS 2011 SEPTEMBER 2011 OKTOBER 2011 Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu 1 2 3 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 6 7 8 9 10 11 12 4 5 6 7 8 9 10 9 10 11 12 13 14 15 13 14 15 16 17 18 19 11 12 13 14 15 16 17 16 17 18 19 20 21 22 20 21 22 23 24 25 26 18 19 20 21 22 23 24 23 24 25 26 27 28 29 27 28 29 30 30 31 TANGGAL 1 URAIAN KEGIATAN Kegiatan Tengah Semester Ganjil NOPEMBER 2011 DESEMBER 2010 43 .

31 Hari Raya Nyepi Hari Raya Pagerwesi Kegiatan Tengah Smt Genap TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Wafat Yesus Kristus 6 TANGGAL URAIAN KEGIATAN 17 Kenaikan Yesus Kristus TANGGAL URAIAN KEGIATAN Pembagian Raport Smt Genap Isra Mira. GENAP Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu JANUARI 2012 1 8 15 22 2 9 16 22 3 10 17 23 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 PEBRUARI 2012 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 MARET 2012 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 APRIL 2012 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 MEI 2012 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 JUNI 2012 3 10 17 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 29 30 31 26 27 28 29 25 26 27 28 29 30 31 29 30 27 28 29 30 31 24 25 26 27 28 29 30 JUML AH HBE 5 3 4 4 4 4 JUML AH HBE 3 3 3 2 2 2 JUML AH HBE 4 4 3 3 3 3 JUML AH HBE 5 4 4 4 3 4 JUML AH HBE 4 5 5 4 4 4 JUML AH HBE 2 2 2 2 2 2 TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Siwaratri Tahun baru Imlek Hari Raya Galungan 22 23 31 TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Galungan dan Kuningan 1.2.3.6-11 4 Maulid Nabi Muhamad SAW TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Pengerupukan 22 23 24 28 .raj Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap 15 16 18 .30 1 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN : 2011/2012 SEMESTER .

Libur Pagerwesi 4.2.29.2.30 Nov s/d 1.5. Penerimaan Raport Hari Libur Hut Proklamasi RI Libur Idul fitri 4. 2011 17 Desember 2011 17 Agustus 2011 30 – 31 agustus 2011 19 November 2011 23 November 2011 6 November 2011 4 2 . Pel 14 Jml 22 7 7 6 12 13 67 3 14 11 6 11 18 Jml Hari 31 31 30 31 30 31 184 31 29 31 30 31 30 Smt Bulan Hari Efek Sekolah 12 24 26 26 24 15 127 23 15 24 24 26 13 Hari Efektif Belajar 9 24 23 25 21 11 110 23 12 15 18 10 12 Juli 2011 Agustus 2011 I September 2011 Oktober 2011 Nopermber 2011 Desember 2011 JUMLAH Januari 2012 Februari 2012 Maret 2012 II April 2012 Mei 2012 Juni 2012 Juli 2012 Jumlah Jumlah Keseluruhan 125 252 90 200 11 38 21 43 6 9 13 15 12 24 12 26 63 130 182 366 200: 6 = 33.3 Desember 2011 12 . Kegiatan Tengah Smst 3. Idul Adha ES EB 110 Non Libur Ef Keterangan 127 Tatap Muka (KBM) 3 4 6 5 1 1 2 1 1 1 18 – 20 Juli 2011 28. Umum Smt Gjl 3.3 minggu Rincian Analisis Hari Efektif Sekolah. Pengisian Raport 3.29.5.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Analisis Hari Belajar Sekolah Efektif.3.4. Ul. Non Kurikuler dan Hari Libur Hari Libur Non Kuri kuler 3 3 1 6 1 14 22 3 1 4 4 6 1 4 5 4 4 1 1 1 1 1 12 2 2 9 2 Mng 5 4 4 5 4 2 12 12 14 3 Um Khu Smt Akh Th.30 Sept s/d 1 Oktober 2011 28. Efektif Belajar.1.3.2. MOS 3. Efektif Belajar dan Libur Alokasi Waktu Smt I No 1 2 3 Kegiatan Hari Efektif Sekolah Hari Efektif Guru Hari Non Efektif 3.16 Des. Libur Saraswati 4.

Ciwa Ratri 4.8.11.1.9 April 2012 7 – 10 Mei 2012 21 – 26 Mei 2012 28 – 31 Mei s/d 1. Libur Smt Genap 4.6.3.3. 3.5. Pembagian Raport 3. Perk. Perk.2.9.Kegiatan Tengah Smst. Pengm. Hari Raya Nyepi 4. Tahun Baru 4.7.31 Maret 2012 17.2 Juni 2012 15 Juni 2012 18 Juni 2012 1 1 1 9 1 1 1 1 1 1 1 12 12 62 01 Januari 2012 22 Januari 2012 23 Pebruari 2012 31Januari .3. Jumlal Total 252 200 38 125 90 4 4 4 6 4 6 6 1 1 1 1 14 27 November 2011 25 Desember 2011 18 – 31 desember 2011 Tatap Muka (KBM) 27. Ujian Nasional 3.10.7.1.7.8. Maulud Nabi 4.Tahun Baru Imlek 4.19 – 21 Maret 2012 2. Ul. Perkiraan Try Out Sekolah 3. Pemantapan UN 3.4.9. Tawur Ag. Alokasi Waktu Permulaan tahun ajaran adalah : tahun pelajaran. Umum Smt Gnp 3. Tahun Baru Hijriah 4.28.6.6.j nabi Muhamad SAW 4.2.6. Libur Natal 4.29 Pebruari s/d 1 Maret 2012 28 . Perkiraan Ujian Praktek 3. − Waktu libur adalah : Waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. 1.4.5. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester.12.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4.Isra Mira.4. Ngembak Geni 4. − Minggu efektif belajar adalah pelajaran. Kenaikan Yesus Kristus 4. Kelulusan Hari Libur 4.8. Galungan dan Kuningan 4.Kesanga 4. Libur Semester Ganjil II 1 2 3 Hari Efektif Sekolah Hari Efektif Guru Hari Non Efektif 3.3. Wafatnya Yesus Kristus 4. Libur Akhir Tahun Pel.13. − Waktu pembelajaran adalah : Jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.6 s/d 11 Pebruari 2012 4 Pebruari 2012 22 Maret 2012 23 Maret 2012 24 Maret 2012 6 April 2012 17 Mei 2012 16 Juni 2012 18 – 30 Juni 2012 2 – 14 Juli 2012 4 A.5. jeda antar : Jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun Waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal 3 . Ujian Sekolah 3.2.

5. Persiapan pembagian ruang belajar 1 hari. karakteristik sekolah. MOS 3 hari. Kegiatan Penyusunan SK Tim Pengembang Waktu Pelaksanaan 4 Juli 2011 Keterangan Kepala Sekolah 1. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 1 minggu dengan pengaturan waktu sbb: • • • No 1 Pra MOS 2 hari. hari libur keagamaan. 4.3 Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif 1 1 4 2 2 4 Satu Minggu Setiap Semester Antara Semester Ganjil & Genap Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir & awal tahun pelajaran Galungan dan Kuningan Hari Raya Nyepi. Beberapa aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan sebagai berikut: Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran. 6. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Kegiatan Alokasi Keterangan Waktu/Minggu Efektif 33. 3.Tes Pemantapan dan Ujian Sekolah Kelas IX ( 2 Minggu ) Piodalan Sekolah. 2. Pr Tegeh. hari libur umum termasuk har– hari besar nasional.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum semester. serta ketentuan dari Pemerintah Daerah. Tim Pengembang Kurikulum di SMP Negeri 1 Tampaksiring menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. Alokasi Waktu Pada Kalender Pendidikan Selama Satu Tahun Pelajaran No 1. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. Kegiatan Awal Tahun Pelajaran 2011/2012 4 . minggu efektif belajar. 7. libur akhir tahun pelajaran. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu bulan Juli. Pr Tirta Minggu Belajar Jeda Tengah Semester Jeda Antar Semester Liburan Akhir Tahun Pelajaran Hari Libur Keagamaan Hari Libur Umum/Nasional Kegiatan Khusus Sekolah Total Minggu Per Tahun 48 Kegiatan Awal Tahun Setiap permulaan tahun pelajaran. Maulud Nabi Muhamad MOS dan Kegiatan Minggu Pertama Masuk Sekolah ( 3 Hari) Penyusunan Laporan Hasil Belajar dan Penerimaan Rapor ( 1 Minggu ) Try Out Sekolah. Pengaturan waktu belajar di sekolah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

IX Hari Senin Selasa Rabu Waktu 07.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2 3 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Kurikulum Penyusunan SK Pembentukan Panitia Rapat Kerja Pengembangan Kurikulum Penyusunan Jadwal Raker Pengembangan Dokumen I Kurikulum Pengkajian Draft Kurikulum Revisi Draft Kurikulum Dokumen I Presentasi Draft Kurikulum Dokumen I di hadapan warga Sekolah Penyusunan Jadwal Raker Pengembangan Dokumen II Kurikulum Pelaksanaan Raker Pengembangan Dokumen II Kurikulum. Waktu Belajar : Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran.30 – 12.1 dan Tabel 2.30 – 12. Kurikulum 14 Juli 2011 Tim Pengembang Kurikulum 15 juli 2011 Panitia Raker 16 – 18 Juli 2011 Panitia dan Narasumber 8 Juni 2011 11 Juli 2011 11 Juli 2011 11 Juli 2011 Guru dan Pegawai Seluruh Staf Staf TU Guru dan Pegawai Seluruh Wali Kelas Pembina dan pengurus osis 27 s/d 30 juni 2011 11 s/d 12 Juli 2011 18 s/d 20 Juli 2011 25 Juli 2011 19 Juli 2011 Panitia PPDB Panitia MOS Panitia MOS Seluruh Warga sekolah Pengurus dan anggota Warga Sekolah.15 07.VIII.15 07.2 menunjukkan pengaturan waktu belajar Pagi Kelas VIII.30 – 12.30 – 12. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri .15 Kamis Jumat Sabtu Hari Waktu 07.IX 5 .30 – 12. Rapat persiapan PPDB Rapat koordinasi staf Rapa koordinasi TU Rapat persiapan KBM Rapa koordinasi Wali Kelas Rapa koordinasi OSIS Penerimaan PPDB Pra MOS Pelaksanaan M O S Hari pertama KBM Rapat pleno komite Review Kurikulum Dokumen I 4 Juli 2011 5 Juli 2011 Kepala Sekolah Tim Pengembang kurikulum 11 Juli 2011 Tim Pengemb Kurikulum 11 – 13 Juli 2011 Tim Pengemb.15 07.30 – 12.Narasumber 2. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal.15 07. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. Tabel 2.15 Pengembangan Diri KLS VII.

30 12. 7 Testing Penerimaan Peserta didik Baru Juni 2011 melalui TPA + Jalur Penghargaan Prestasi Sabtu 25 juni 2011 Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru Senin . 29 .VIII dan IX Baru Mencatat jadwal Pelajaran tahun 2010 / 2011. Kerja bakti kebersihan ruang kelas dan Rabu.29. 31 Hari raya Idul Fitri Agustus 2011 Rabu. Program Kegiatan Semester Ganjil SMP Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2011 / 2012 No.30 12.26 Juli 2011 penyampaian Silabus dan Penilaian oleh guru mata pelajaran.Kamis. 28. 21 – Sabtu.7 Mei 2011 melalui Lomban Galang Prestasi SPINSA I Senin. 24 – Rabu. 25 juli 2011 Pembagian Kelas VII. 27 – Kamis.66) 2011 Selasa.30 – 17.30 12. 6 S/d selasa. Jumat.30 – 17.30 – 17.30 – 17. Kegiatan Semester a.14 Mei 2011 Jenis Kegiatan Ket Rapat Pendahuluan Pembentukan Panitia Pelaksana PPDB 18 s/d 24 Mei 2011 Pendaftaran Peserta Didik Baru Pertemuan MGMP Sekolah Testing Penerimaan Peserta Didik Baru Sabtu. 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 26 27 28 Hari/Tanggal Sabtu. Selasa . 1 Agustus HUT SMP Negeri 1 Tampaksiring 2011 Selasa. 17 Agustus Apel Bendera ( Hari Kemerdekaan RI ke.27 .30 Daftar Ulang Peserta Didik Baru Juni 2011 Kamis.19 Nopember Libur Khusus Hari Raya Saraswati I 2011 Rabu.s/d Libur Semester Ganjil dan Libur Khusus Hari 6 . MOS PPDB ( Masa Orientasi Peserta Didik 23 Juli 2011 Baru) SMP Negeri 1 Tampaksiring Senin.30 Perkiraan Ulangan Umum Semester Ganjil Nopember 2011 Sabtu.30 3.30 Kamis Jumat Sabtu Hari Waktu 12.30 September – 1 Kegiatan Tengah Semester Ganjil Oktober 2011 Sabtu.30 12. 17 Desember Penyerahan Raport ke siswa 2011 Senin.30 – 17.Sabtu 30 Kegiatan Menyambut HUT SMP Negeri 1 Juli 2011 Tampaksiring Senin. 30 – Rabu. 2 Agustus Kegiatan Belajar Mengajar Mulai efektif 2011 dilaksanakan Rabu.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Siang Kelas VII Hari Senin Selasa Rabu Waktu 12.30 – 17. 23 Nopember Libur Khusus Hari Raya Pagerwesi I 2011 Kamis. 6-12. lingkungan sekolah serta pendataan peserta 28 juli 2011 ekstra kurikuler.

J Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap Libur Akhir Tahun Ajaran 2011/2012 Ket 4. 6 april 2012 Senin.2. 17 Mei 2012 Senin.30 April s/d 1. 24 – 31 Mei 2012 Jumat. 2 – 3 Maret 2012 Jumat. 15 Juni 2012 Sabtu.3 Mei 2012 Kamis. 28 -31 Maret 2012 Senin .22 Januari 2012 Sabtu .3. 22 Maret 2012 Jumat.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 29 Sabtu.2012 Sabtu. 23 Januari 2012 Selasa. 7 Desember 2010 Raya Galungan & Kuningan Libur Umum Tahun Baru Hijriyah Program Kegiatan Semester Genap SMP Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2010 / 2011 No. 3 januari 11 s/d 23 Mei ’12 Sabtu. 2 januari 2012 Senin . 23 Maret 2012 Sabtu.6 – 11 Pebruari . 16 – 21 April 2012 Senin. 1 Januari 2011 Jumat.2. 12 – 15 Maret 2012 Kamis. 18 Juni s/d Sabtu.2 – 14 juli 2012 Jenis Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Semester Genap Libur Umum Tahun Baru Masehi Perkiraan Kegiatan Ceramah Agama Libur Khusus Hari Raya siwa Ratri Libur Umum Tahun baru Imlek Libur khusus Hari raya Galungan dan Kuningan Maulid Nabi Muhamad SAW Perkiraan Ujian Pemantapan Libur Khusus Tawur Agung Kesanga Libur Umum Hari Raya Nyepi Libur khusus Hari Ngembak Geni Pelaksanaan KegiatanTengah Semester Genap Perkiraan Try out sekolah Libur Umum Wafatnya Yesus Kristus Perkiraan Ujian Praktek Perkiraan Ujian sekolah Perkiraan Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Libur Umum Kenaikan Yesus Kristus Pelaksanaan Ulangan Umum Smt. 16 juni 2012 Senin. Libur Sekolah : 7 . 24 Maret 2012 Rabu.4 Pebruari 2012 Senin. 930Juni 2012 Senin. 9 – 14 April 2012 Senin. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Hari/Tanggal Selasa. 18-12-’10 Selasa. Genap ( Perkiraan ) Pembagian Raport Smt Genap Libur Umum Isra Mira.31 Januari S/d 1.

dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan Hari Raya Keagamaan.Pebruari 2012 22. 15. Keterangan Libur Umum Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus Umum Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus LiburUmum Libur Umum Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus 5. Kegiatan Sekolah Uaraian Kegiatan SMP Negeri 1 Tampaksiring. dan hari libur khusus. Januari 2012 23.2. 14. 17. April 2012 17 Mei 2012 16 Juni 2012 18 – 30 Juni 2012 2 – 14 Juli 2012 Jenis Libur Libur Hut Proklamasi RI Libur Idul Fitri Jeda Tengah Semester Libur Saraswati Libur Pagerwesi Libur Semester Ganjil Hari Raya Siwa Ratri Tahun Baru Imlek Libur Galungan dan Kuningan Maulid Nabi Muhamad. tahun Pelajaran 2011 / 2012 No Tanggal Kegiatan 1. libur akhir tahun pelajaran.Nopember 2011 19 – 31 Desember 2011 22. 12. menunjukkan pengaturan minggu efektif dan minggu minggu libur. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional. 10.J Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap Libur Akhir Tahun Pel. dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. Libur jeda tengah semester. 16.1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. 3. 18. 4. 2. 13. hari libur keagamaan. 8. jeda antar semester. Waktu libur berbentuk jeda tengah semester. Maret 2012 23.Negeri 1 Tampaksiring disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat. 6.3. 19.6 – 11 Pebruari 2012 4 . 11. libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran . Maret 2012 28 – 31 Maret 2012 6. Nopember 2011 23. Maret 2012 24. 9.29. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Januari 2012 31 .Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar Tabel 3. Sept s/d 1. Hari Libur Umum Nasional dan Libur Khusus No 1. 5. 7.30.SAW Tawur Agung Kesanga Hari Raya Nyepi Ngembak Geni Jeda Antar Semester Wafatnya Yesus Kristus Kenaikan Yesus Kristus Isra Mira. Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar. Januari s/d 1. jeda antarsemester. 4 S/d 16 Juli 2011 : Liburan Akhir Tahun Pelajaran 2010/2011 8 . Hari libur umum/nasional atau penetapan hari libur serentak untuk di SMP . Tanggal 17 Agustus 2011 30 – 31 Agustus 2011 28. Oktober 2011 19.

22. 11. 44.10. 6. 49.25 Pebruari 2012 1 s/d 9 Maret 2012 10 Maret 2012 12 s/d 15 Maret 2012 16 s/d 21 Maret 2012 22 Maret 2012 23 Maret 2012 24 Maret 2012 26 s/d 27 Maret 2012 28 s/d 31 Maret 2012 3. 43. 8.24 September 2011 3 s/d 31 Oktober 2011 8.VIII Kenaikan Yesus Kristus Perkiraan Ulangan Umum Smt Genap Pengembangan Diri Kegiatan 9 .17 Maret 2012 2 s/d 3 April 2012 4 s/d 5 April 2012 6 April 2012 7 April 2012 9 s/d 14 April 2012 16 s/d 21 April 2012 23 s/d 28 April 2012 28 April 2012 1 s/d 3 mei 2012 4 s/d 16 Mei 2012 17 Mei 2012 24 s/d 31 Mei 2012 5.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. 30. 18. 52.21. 20.15.12.22. 23. 34. 19. 53. 13.28 Januari 2012 4 Pebruari 2012 13 s/d 29 Pebruari 2012 18. 7. 45. 21.12 Nopember 2011 1 s/d 16 Desember 2011 12 Desember 2011 17 Desember 2011 19 s/d 31 Desember 2011 2 s/d 21 Januari 2012 22 Januari 2012 23 Januari 2012 31 januari s/d 11 Pebruari 2012 7. 28. 47. 29. 50. 38. 16. 24. 46. 40.17. 31. 33. 48. 35. 26. No 18 s/d 20 Juli 2011 11 juli 2011 30 Juli 2011 25 s/d 30 Juli 2011 1 s/d 16 Agustus 2011 17 Agustus 2011 6. 10.13.20. 12. 4.29 Oktober 2011 1 s/d 18 Nopember 2011 19 Nopember 2011 21 s/d 22 Nopember 2011 23 s/d 30 Nopember 2011 5.19 Mei 2012 Tanggal : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Masa Orientasi Peserta Didik Baru Rapat Dewan Guru Pemilihan Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Peringatan Hari Kemerdekaan RI Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya Idul Fitri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kegiatan Tengah Semester Ganjil Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya Saraswati Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Perkiraan Ulangan Umum Semester Ganjil Pengembangan Diri Pemeriksaan Hasil Ulum dan Persiapan pembagian Raport Semester Ganjil Rapat Dewan Guru Penyerahan Raport Semester Ganjil Libur Semester Ganjil Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Smt Genap Hari Raya Siwaratri Tahun Baru Imlek Hari Raya Galungan dan Kuningan Pengembangan Diri Maulid Nabi Muhamad SAW Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Rapat Dewan Guru Perkiraan Ujian Pemantapan Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya pengerupukan/Tawur Kesanga Hari Raya Nyepi Hari Raya Pagerwesi Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kegiatan tengah semester Genap Pengembangan Diri Perkiraan Try Out Sekolah Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Wafatnya Yesus Kristus Persiapan Ujian Praktek Perkiraan Ujian Praktek Sekolah Perkiraan Ujian Sekolah Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Perkiraan Ujian Nasional Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kelas VII. 39. 55. 3. 27. 36. 9. 25. 5. 17.27 Agustus 2011 18 s/d 29 Agustus 2011 30 s/d 31 Agustus 2011 1 s/d 27 September 2011 28 September s/d 1 Oktober 2011 3. 51.14. 37.10. 54. 41. 14. 15. 42. 32.

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai Standar Isi tertentu. 59. Bagaimanakah cara mengetahui pencapaian kompetensi berdasarkan indikator sebagai acuan dalam menentukan jenis dan aspek yang akan dinilai.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 55. 62.j Muhamad SAW Hari Libur Semester Genap Perkiraan Rapat Pelulusan Perkiraan pengumuman Pelulusan Kelas IX Libur Akhir Tahun Ajaran 2011/2012 BAB V SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. Kegiatan pembelajaran apa saja yang seharusnya diskenariokan oleh guru sehingga peserta didik mampu berinteraksi dengan sumber-sumber belajar. 2.alokasi waktu dan sumber bahan / alat belajar. 6. 2. 60. 5.materi dan pokok dasar pembelajaran. Sumber belajar apa yang dapat diperdayakan untuk Standar Isi tertentu. Silabus penjabaran kompetensi pokok/pembelajaran . Silabus 1. Kompetensi apa saja yang harus dicapai siswa sesuai dengan apa yang dirumuskan oleh Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). Landasan Pengembangan Silabus 10 . Indikator apa saja yang harus dirumuskan untuk mengetahui ketercapaian KD dan SK. 4. Silabus pada dasarnya menjawab permasalahan. 3.kegiatan ke dalam materi pembelajaran. 57. Materi pokok / pembelajaran apa saja yang perlu dibahas dan dipelajari peserta didik untuk mencapai Standar Isi. 56.penilaian. Pengertian Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu mencakup merupakan standar kompetensi. 7. 61.kompetensi standar kompetensi dasar. 1 s/d 14 Juni 2012 7 Juni 2012 15 Juni 2012 16 Juni 2012 20 s/d 30 Juni 2012 18 Juni 2012 19 juni 2012 2 s/d 14 Juli 2012 : : : : : : Pemeriksaan hasil Ulum Dan persiapan Pembagian Raport Smt Genap Rapat Dewan Guru Pembagian raport Smt Genap Hari Raya Isa Mira.permasalahan sebagai berikut: 1. 58.kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian.indikator.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Landasan pengembangan silabus dan perencanaan proses pembelajaran yang meliputi Silabus dan RPP tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 17 ayat 2 dan pasal 20 sebagai berikut: 1. sumber belajar dan penilaian hasil belajar(pasal 20). Kelompok Sekolah Apabila guru kelas atau guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri . kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan Dinas Pendidikan.LPMP atau unit terkait yang ada di Departemen Pendidikan Nasional. metode pengajaran. Sekolah dan komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. MTs. sekolah bersama komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari pergurunan tinggi. LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang / Depdiknas.kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan Dinas Pendidikan. 3. materi ajar. 2. 2. dan MAK. b. 1. Dinas Pendidikan Dinas pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru yang berpengalaman di bidang masing-masing .SMA. LPMP dan lembaga terkait Balitbang Pepdiknas. 4. Pengembangan Silabus Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah. Dalam pengembangan silabus sekolah .SMK serta Departemen yang menangani urusan pemerintah dibidang Agama untuk : MI. 4 . Kelompok sekolah 11 . Sekolah dan Komite Sekolah Pengembangan silabus adalah sekolah bersama komite sekolah untuk menghasilkan silabus yang bermutu. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Beberapa sekolah dan atau sekolah-sekolah dalam sebuah Yayasan dapat bergabung untuk menyusun silabus. MA.SMP. Sekolah dan Komite Sekolah Pengembangan silabus adalah sekolah bersama komite sekolah untuk menghasilkan silabus yang bermutu. Sekolah bersama komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. Sekolah dan komite sekolah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan di bawah supervisi Dinas Pendidikan untuk SD. Prinsip Pengembangan Silabus Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah. kelompok kerja guru atau Dinas pendidikan dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi . LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang Depdiknas dalam penyusunan silabus. 3. a. Proses pembelajaran yang meliputi silabus dan RPP yang memuat sekurangkurangnya tujuan pembelajaran.maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk mengembangkan silabus yang akan dipergunakan oleh sekolah tersebut.

Urutan berdasarkan hierarki Kompetensi Dasar. maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk mengembangan silabus yang akan dipergunakan oleh sekolah tersebut. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. Sebelum menuliskan Standar Kompetensi. Dalam menentukan materi pokok/pembelajaran harus dipertimbangkan : 12 . Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. Standar Kompetensi diambil dari Standar Isi ( Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar ) Mata Pelajaran. Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK dan KD. c. Kolompok sekolah ini juga dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. c. c. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Beberapa sekolah dan atau sekolah-sekolah dalam sebuah Yayasan dapat bergabung untuk menyusun silabus. kelompok kerja guru atau Dinas pendidikan dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. mata pelajaran. b. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. d. kelas dan semester. d. Identitas silabus ditulis di atas matriks silabus. Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan setempat dapat menfasilitasi penyusunan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru yang berpengalam di bidang masing-masing. Menentukan Materi Pokok/Pembelajaran konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan b. Dalam pengembangan silabus ini sekolah. Hal ini dimungkinkan sebab sekolah dan komite sekolah karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan penyusunan silabus. Menuliskan Kompetensi Dasar Kompetensi dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. Mengisi Indentitas Silabus Identitas terdiri dari nama sekolah. c. b. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Menuliskan Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan. Langkah – Langkah Pengembangan Silabus a. penyusun terlebih dahulu mengkaji standar isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : a.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Apabila guru kelas atau guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri. LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang Depdiknas dalam penyusunan silabus. sikap dan ketrampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. LPMP atau unit terkait yang ada di Depertemen Pendidikan Nasional 5. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a.

Kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa ( student center). Relevansi materi pokok dengan SK dan KD Tingkat perkembangan fisik. Kegiatan pembelajaran disusun bertujuan untuk memberikan bantuan kepada para pendidik khususnya guru agar mereka dapat bekerja dan dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional sesuai dengan tuntutan kurikulum. c. d. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar. peserta didik dengan guru. Tingkat kepentingan (significance) : materi yang diajarkan memang benar-benar diperlukan oleh siswa. d. h. Selain itu harus diperhatikan hal – hal berikut : a. f. intelektual. b. lingkungan dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Layak dipelajari ( learnability) : materi layak dipelajari baik dari aspek tingkat kesulitan maupun aspek pemanfaatan bahan ajar dan kondisi setempat. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengelaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi atar peserta didik. e. e. Kriteria dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran sebagai berikut : a. sikap dan ketrampilan. Kesahihan (validity) : materi memang benar-benar teruji kebenaran dan kesahihannya. sosial dan spiritual peserta didik. d. Materi kegiatan pembelajaran dapat berupa pengetahuan. Pembelajaran bersifat spiral (terjadi pengulang-pengulangan materi tertentu). e. Penentuan urutan langkah pembelajaran sangat penting artinya bagi KD-KD yang memerlukan prasyarat tertentu. Kebermanfaatan bagi peserta didik Struktur keilmuan Kedalaman dan keluasan materi Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dengan tuntutan lingkungan Alokasi waktu. Kebermanfaatan ( utility ) : materi tersebut memberikan dasar – dasar pengetahuan dan ketrampilan pada jenjang berikutnya. g. Menarik minat (interest) : materinya menarik minat siswa dan memotivasinya untuk mempelajari lebih lanjut. c.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum a. emosional. g. e. f. b. c. Perumusan kegiatan pembelajaran harus jelas memuat materi yang harus dikuasai untuk mencapai kompetensi dasar. Kegiatan pembelajaran disusun berdasarkan atas satu tuntutan kompetensi dasar. 13 . Guru harus berfikir kegiatan apa yang bisa dilakukan agar siswa memiliki kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasia peserta didik. Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dapat diwujudkan melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. b.

b. Oleh karena itu. e. Dalam kegiatan ini terdapat tiga komponen penting yang meliputi (a) teknik penilaian. Berkaitan dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. Bervariasi dengan mengkombinasikan kegiatan individu/ perorangan. di dalam penentuan indikator diperlukan kriteria-kriteria berikut : a. Adapun yang dimaksud dengan teknik penilaian adalah cara – cara yang ditempuh untuk memperoleh informasi mengenai proses dan produk yang dihasilkan pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. d. kemampuan. a). Sesuai tingkat perkembangan berpikir siswa. Memperhatikan sumber-sumber belajar yang relevan. mengelola dan Mencerminkan ciri khas mata pelajaran dalam pengembangan kemampuan peserta didik. sumber belajar dan sarana yang tersedia. Memberikan peluang kepada siswa untuk mencari. sosial ekonomi dan budaya serta masalah khusus yang dihadapi siswa bersangkutan. yang secara garis besar dapat dikategorikan sebagai teknik tes dan teknik non tes. dan psikomotor).C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum i. c. Teknik Penilaian Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. Merumuskan Indikator Untuk mengembangkan instrumen penilaian. f. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan dalam rangka penilaian ini. menganalisis dan menafsirkan proses dan belajar siswa yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bemakna dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tingkat keberhasilan pencapaian kompetensi yang telah ditentukan. menemukan sendiri pengetahuan di bawah bimbingan guru. Menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur. kelompok dan klasik. Teknik tes merupakan cara untuk memperoleh informasi melalui pertanyaan yang memerlukan jawaban betul 14 . Memperhatikan aspek manfaat dalam kehidupan sehari-hari (life skills) Harus dapat menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa secara utuh (kognitif. f. d. minat. terlebih dahulu diperhatikan indikator. berpasangan. Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. g. Memperhatikan pelayanan terhadap perbedaan individual siswa seperti bakat. (b) bentuk instrumen. Disesuaikan dengan kemampuan siswa. c. (c) contoh instrumen. afektif. Dapat diukur/dapat dikuantitatifkan/dapat diamati. g. mengolah. Pemilihan kegiatan pembelajaran mempertimbangkan hal – hal sebagai berikut : a. latar belakang keluarga. b. e. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan kegiatan pembelajaran siswa yaitu kegiatan (siswa dan guru) dan obyek belajar.

penyusun silabus perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini : 1. Dalam melaksanakan penilaian. ia harus mengikuti proses pembelajaran lagi dan bila telah menguasai kompetensi dasar. Penilaian berorientasi pada Standar Kompetensi. 4. 10. Apabila siswa belum menguasai suatu kompetensi dasar. Siswa yang telah menguasai semua atau hampir semua dasar dapat diberi tugas untuk mempelajari kompetensi berikutnya. Penilaian menggunakan acuan kriteria yang berdasarkan apa yang bisa dilakukan siswa setelah siswa mengikuti proses pembelajaran dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. Penilaian dilakukan secara berkelanjutan (direncanakan dan dilakukan terus menerus) guna mendapatkan gambaran yang utuh mengenai perkembangan penguasaan kompetensi siswa baik sebagai efek langsung ( main effect) maupun efek pengiring (nurturant effect) dari proses pembelajaran. dalam artian semua indikator ditagih kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum serta untuk mengetahui kesulitan siswa. afektif dan psikomotor dengan menggunakan berbagai model penilaian baik formal maupun non formal secara berkesinambungan. bukti – bukti autentik akurat dan konsisten sebagai akuntabilitas publik. Penilaian dilakukan untuk menyeimbangkan berbagai aspek pembelajaran kognitif. 15 . 5. Kompetensi Dasar dan Indikator. dengan demikian hasilnya akan memberikan gambaran mengenai perkembangan pencapaian kompetensi. 7. guru harus membuat kisi-kisi penilaian dan rancangan penilaian secara menyeluruh untuk satu semester dengan menggunakan teknik penilaian yang tepat. Pemilihan jenis penilaian harus disertai dengan aspek-aspek yang akan dinilai sehingga memudahkan dalam penyusunan soal. Teknik non tes adalah suatu cara untuk memperole informasi melalui pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban betul atau salah. 3. 9. Penilaian merupakan proses identifikasi pencapain kompetensi dan hasil belajar yang dikemukakan melalui pernyataan yang jelas tentang standar yang harus dan telah dicapai disertai dengan peta kemajuan hasil belajar siswa. Dalam sistem penilaian berkelanjutan. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian indikator. 8. 6. 2. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindakan perbaikan berupa program remidi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum atau salah. ia diberi tugas pengayaan. 11. 12. Penilaian merupakan suatu proses pengumpulan dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa dengan menerapkan prinsip berkelajutan. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan.

6. 3. b). 8. isian. tes simulasi dan uji petik kerja produk. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. siswa. Contoh Instrumen 16 . uj petik prosedur atau uji petik prosedur dan produk. Observasi yaitu dengan menggunakan lembar observasi Wawancara yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara. Penilaian diri dengan menggunakan lembar penilaian diri. 4. Ragam Teknik Penilaian Beserta Bentuk Instrumen. kaya dan atau prestasi siswa Lembar Penilaian Diri Tes tulis dapat berupa tes esai/uraian. Berikut ini disajikan ragam teknik penilaian beserta instrumen yang dapat digunakan. Teknik Tes Tulis                 Bentuk Instrumen Tes Isian Tes Uraian Tes Pilihan Ganda Menjodohkan Daftar Pertanyaan Tes Identifikasi Tes Simulasi Uji Petik Kerja Produk Uji Petik Kerja Prosedur Uji Petik Kerja Prosedur dan Produk Tugas Proyek Tugas Rumah ( Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur ) Lembar Observasi Pedoman Wawancara Dokumen pekerjaan. penilaian harus diberikan baik pada proses (ketrampilan proses) misalnya teknik wawancara maupun produk/hasil dengan melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. Tes lisan yaitu berbentuk daftar pertanyaan. karya dan atau prestasi Tes Lisan Tes Unjuk Kerja Penugasan Observasi Wawancara Portofolio Penilaian Diri c). 2. Bentuk Instrumen Bentuk instrumen yang dipilih harus sesuai dengan teknik penilaiannya. Penugasan seperti tugas proyek atau tugas rumah. pilihan ganda. Oleh karena itu bentuk instrumen yang dikembangkan dapat berupa : 1. Apabila pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan. 7. Setelah penentuan instrumen tes telah dipandang tepat selanjutnya instrumen tes itu dapat dituliskan di dalam kolom matriks silabus yang tersedia. menjodohkan dan sebagainya. 5.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 13. Tes unjuk kerja dapat berupa tes identifikasi. Portofolio dapat menggunakan dokumen pekerjaan.

Menentukan Alokasi Waktu Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu dengan memperhatikan : a. Oleh karena itu. laboratorium. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran. 7. Sumber Belajar. media elektronik. Jumlah kompetensi per semester 6. 5. Alokasi waktu mata pelajaran c. 2. Metode Pembelajaran. RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas untuk setiap Kompetensi dasar.Materi Pembelajaran. RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas. nara sumber. lingkungan alam sekitar dan sebagainya.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Setelah ditetapkan bentuk instrumennya selanjutnya dibuat contohnya. Unit Waktu 1. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. dan Penilaian. Namun apabila dipandang hal itu menyulitkan karena kolom yang tersedia tidak mencukupi selanjutnya contoh instrumen penilaian diletakkan di dalam lampiran tersendiri. B. guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). apa yang tertuang di dalam RPP 17 . media cetak. per tahun dan alokasi waktu pelajaran lain yang sekelompok Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada pada struktur kurikulum. Contoh instrumen dapat dituliskan di dalam kolom matriks silabus yang tersedia. Pengertian RPP Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan. guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Oleh karena itu. Minggu efektif per semester. apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. b. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang diperlukan dalam kegiatan pembelajaran yang dapat berupa : buku teks. 3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus. dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar.

Oleh karena itu. Kompetensi Dasar. yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya. dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan − Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Standar kompetensi diambil dari Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Metode Pembelajaran. − Standar Kompetensi. Mencantumkan Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih. dalam mata pelajaran keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK 18 . dan Penilaian.Materi Pembelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Sebelum menuliskan Standar Kompetensi. penyusun terlebih dahulu mengkaji Standar Isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : a. dan KD b. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. Komponen RPP Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Metode pembelajaran Sumber Belajar Penilaian Hasil Belajar Langkah-langkah Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mencantumkan identitas − Nama sekolah − Mata Pelajaran − Kelas/Semester − Alokasi Waktu Catatan: − RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. Sumber Belajar. sikap. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran.

penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. c. mata pelajaran. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan. dasar antar mata pelajaran Mencantumkan Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Mencantumkan Kompetensi Dasar keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran. Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar. Inti Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu Keterkaitan antar standar kompetensi dan dan/atau tingkat kesulitan Kompetensi Dasar kompetensi dasar dalam mata pelajaran Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi 19 . langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan : a. inspiratif. menantang. Pada dasarnya. b. bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari kompetensi dasar. Pendahuluan Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. Mencantumkan Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Untuk mencapai suatu kompetensi dasar dalam kegiatan pembelajaran harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan dalam setiap pertemuan. b. Mencantumkan Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum c. Mencantumkan Materi Pembelajaran Materi pembelajaran yang ada dalam silabus. menyenangkan.

................ c... Mencantumkan Penilaian Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian.. penilaian dan refleksi.. Dalam sajiannya dapat dituangkan dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal....... dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian... : ......... tes unjuk kerja..... bentuk instrumen... kreativitas............. elaborasi........ Tujuan Pembelajaran B.... lingkungan. : .. : . dan bahan... media... dan kemandirian sesuai dengan bakat.......... narasumber..... alat.. x 40 menit (… pertemuan) Standar Kompetensi : ...... 4....... Sumber Belajar F................. dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik..... Apabila penilaian menggunakan teknik tes tertulis uraian....... Beberapa Pengertian / Istilah : .. : . Penilaian C. Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP/MTs.. dan tindak lanjut... Mata Pelajaran Kelas/Semester Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu A....... 20 . dan konfirmasi... pengarang.....C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif..... : . sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens. Penutup Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan......... dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data....... dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut.... Materi Pembelajaran C. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Pertemuan 2 dst E........ dan halaman yang diacu.. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional.................... umpan balik..... Misalnya. Metode Pembelajaran D... minat.... Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi....... serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. dikembangkan oleh satuan pendidikan....... Mencantumkan Sumber Belajar Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang Sumber belajar mencakup sumber rujukan....

penilaian. kompetensi dasar. Waktu Libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakannya kegiatan pembelajaran terjadwal 21 . Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Minggu Efektif Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. materi pokok/pembelajaran. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum opersasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Penugasan Terstruktur adalah kegiaatan pembelajaran yang berupa pandalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. alokasi waktu dan sumber/alat/bahan belajar. sumber belajar dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. kalender pendidikan. struktur dan muatan kurikuluim tingkat satuan pendidikan. dan silabus. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan prose pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran tertentu yang mencakup standar komptensi. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. kegiatan pembelajaran. Waktu penyelesaiannya ditentukan oleh peserta didik. Waktu Pembelajaran Efektif adalah jumlah jam pelajaran setiap minggu. materi ajar. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Permulaan Tahun Pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. dan penilaian hasil belajar. sumber balajar. indicator. minggu efektif belajar. kegiatan pembelajaran. Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. metode pengajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. KTSP terdiri dari tujuan tingkat satuan pendidikan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful