C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis serta bertanggungjawab. Prinsip yang terkandung dari tujuan itu bahwa pendidikan berperan untuk mengembangkan potensi manusia agar terbentuk kompetensi pada dirinya menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas, berbudi pekerti yang luhur, sehat jasmani rohani, kreatif, mandiri, demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapai tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Pendidikan diyakini sebagai dasar pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, Pendidikan diperlukan oleh manusia untuk proses pendewasaan, tidak dapat disangkal bahwa rendahnya nilai moral dan kualitas sumber daya manusia disebabkan oleh rendahnya mutu pendidikan. Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas: (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan. Empat dari kedelapan Standar Nasional Pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Untuk memenuhi amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tersebut di atas, dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada

1

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

khususnya, SMP Negeri 1 Tampaksiring sebagai satuan pendidikan tingkat menengah pertama mengembangkan Kurikulum sekolah. Dalam mengembangkan kurikulum, SMP Negeri 1 Tampaksiring melibatkan seluruh warga sekolah dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (stake holders). Melalui Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring ini diharapkan sekolah dapat melaksanakan program pendidikan sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. B. Landasan Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 tahun 2006 dan No. 6 tahun 2007 tentang pelaksanaan Permendiknas RI No. 22 dan 23 tahun 2006. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana Prasarana. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi Tenaga Pendidik. Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 3 tahun 1992 tentang muatan lokal Bahasa dan Aksara Bali. 12. Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Bali Bali No. 715 / I. 19 / I. 1994 tentang muatan lokal Pendidikan Budi Pekerti. 14. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 63 tahun 2009 tentang Standar Biaya. C. Tujuan Pengembangan Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.

2

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

Kurikulum dikembangkan dengan tujuan : a. Interaksi proses belajar mengajar Kurikulum merupakan rencana tertulis yang berisi tentang ide-ide dan gagasan yang dikembangkan oleh pengembang kurikulum. Kurikulum mengandung sejumlah komponen yang saling terkaitan satu dengan yang lain seperti komponen tujuan yang menjadi arah pendidikan, komponen pengalaman belajar, komponen strategi pencapaian tujuan dan komponen evaluasi. Komponen yang saling berkaitan ini akan membentuk sistem pengajaran, yang selanjutnya akan dijadikan pedoman oleh guru dalam proses belajarmengajar. Sistem pengajaran melahirkan tindakan-tindakan guru dan siswa yang pada dasarnya merupakan implementasi dari kurikulum. Kurikulum berhubungan dengan sebuah program, sebuah perencanaan, isi/materi pelajaran (content/subject matter) serta pengalaman belajar (learning experiences), sedangkan pengajaran berhubungan dengan metode, tindakan mengajar implementasi dan presentasi. Jadi, apapun yang dilakukan dalam kegiatan belajar-mengajar, pada dasarnya merupakan implementasi dari kurikulum yang sudah direncanakan dan dibuat sebelumnya dalam bentuk sebuah program. Guru, dalam melakukan proses belajar-mengajar harus berdasarkan kurikulum. Karena kurikulum memberikan arahan dalam interaksi belajarmengajar. Dengan kata lain, kurikulum merupakan jantungnya pendidikan. b. Pertanggungjawaban (accuntability) akademik. Kurikulum memiliki posisi sentral dalam setiap upaya pendidikan. Apa pun yang dilakukan harus berdasarkan kurikulum. Posisi sentral ini menunjukkan bahwa di setiap unit pendidikan kegiatan yang utama adalah interaksi akademik antara peserta didik, pendidik, sumber dan lingkungan. Dapat dikatakan bahwa, kegiatan pendidikan atau pengajaran tidak bisa lepas dari interaksi kurikulum. Dalam posisi ini, maka kurikulum adalah bentuk akuntabilitas lembaga pendidikan terhadap masyarakat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik, kurikulum harus mampu memberikan gambaran yang jelas tentang kegiatan akademik yang berlangsung dan terjadi di suatu lembaga pendidikan (interaksi akademik). Sebagai bentuk pertanggungjawaban formal, kurikulum harus mampu memberikan gambaran yang jelas tetang pengalaman belajar yang terjadi di suatu lembaga pendidikan yang tidak bertentangan dengan hukum. c. Evaluasi pembelajaran/pendidikan Kurikulum adalah program atau rencana. Sebagai sebuah rencana, maka dalam kurikulum harus dicantumkan juga tentang evaluasi pembelajaran. Kegiatan evaluasi merupakan hal yang mutlak dilakukan dalam penyelenggaraan pendidikan. Evaluasi bertujuan untuk menentukan apakah kualitas yang diharapkan sudah dimiliki oleh peserta didik. Selain itu, dari konsep evaluasi memberikan suatu rujukan terhadap proses mempertimbangkan untuk memberi nilai dan arti terhadap kurikulum dan pembelajaran. Jadi evaluasi merupakan suatu proses dalam membuat suatu keputusan.

3

Posisi kedua. memiliki daya saing. apakah sudah baik. d. Dengan demikian implementasi kurikulum harus melibatkan siswa secara penuh. Dari posisi ketiga inilah lahirnya tujuan pendidikan Nasional yang merupakan angan-angan pendidikan dimasa depan. Seperti misalnya. Hendaknya problema masyarakat dianggap sebagai tuntutan. Posisi pertama adalah kurikulum adalah ”construct” yang dibangun untuk mentransper apa yang sudah terjadi di masa lalu kepada generasi berikutnya untuk dilestarikan. bukan sebagai objek belajar. evaluasi juga berperan untuk memperbaiki pembelajaran dengan pertimbangan yang dibuat oleh evaluator berdasarkan hasil evaluasi.Posisi ketiga adalah kurikulum untuk membangun kehidupan masa depan. Jadi. semangat kebangsaan tinggi. cinta damai. transpormasi dari masyarakat agraris ke masyarakat idustri. kurikulum harus mampu menegakan akuntabilitasnya dalam akademik akuntabilitas dan formal akuntabilitas. toleran. lembaga pendidikan. 4 . Selain itu. serta pengembangan berbagai kualitas bangsa. dan berbagai rencana pengembangan dan pembangunan bangsa dijadikan dasar untuk mengembangkan kehidupan masa depan. maka guru harus mengadakan evaluasi terhadap program dan pembelajaran. produktif. seperti sikap dan tindakan demokrasi. Posisi kurikulum pada dasarnya ada tiga. hidup sehat dan fisik sehat ( Karakter Bangsa). masa sekarang. diteruskan atau dikembangkan selanjut (berpegangan pada pandangan filosofis perenialisme dan esensialisme). sedangkan pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dapat mencapai tujuan secara optimal sesuai dengan program perencanaan. kemampuan mengembangkan ilmu teknologi dan seni. peran evaluasi adalah sebagai wahana untuk proses mempertimbangkan suatu pogram/kurikulum pendidikan apakah perlu ditambah atau di kurangi sesuai dengan tuntutan masyarakat atau mungkin diganti. Sehingga kurikulum tidak boleh membatasi dan menutup diri pada persoalan pendidikan dalam pandangan perenialisme dan esensialisme serta terhadap perubahan yang terjadi. Apabila kurikulum membatasi diri terhadap hal tersebut. dari pembelajaran teacher certered ke student centered. adalah kurikulum berposisi sebagai jawaban untuk menyelesaikan masalah sosial yang berkenaan dengan pendidikan (berpegang pada pandangan filosofi progresivisme). dan pada gilirannya menjadi tujuan kurikulum. Tuntutan masyarakat itu selanjutnya. Pendidikan untuk masa sekarang dan masa depan Dalam konteks ini. diadaptasikan sehingga menjadi kepedulian dan masalah kurikulum. implementasi kurikulum harus sesuai dengan apa yang ditulis dalam kurikulum. maka segala bentuk tantangan masyarakat tidak akan pernah terjawab. Kurikulum harus berusaha menyediakan segala sesuatu yang menjadi kriteria pendidikan masa depan. Tuntutan masyarakat seperti ini harus diterjemahkan ke dalam setiap jenjang pendidikan. dan nantinya akan menjadi sebuah kebutuhan. Untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan program. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang berorientasi pada siswa. oleh sebab itu guru harus menempatkan siswa sebagai subjek belajar. Siswa memiliki gaya belajar serta kemampuan berbeda.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Dalam pembelajaran. dimana kehidupan masa lalu. dan apakah sudah efektif. Kurikulum yang disusun pada hakikatnya untuk proses pembelajaran siswa dalam upaya pencapaian tujuan yang telah ditentukan. Dari sistem pemerintahan sentralisasi ke desentralisasi.

sehat berilmu. Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. 2. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. dan seni berkembang secara dinamis. ketrampilan berfikir. semangat dan isi kurikulum dan memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. Beragam dan Terpadu. adat istiadat. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. Kurikulum mencerminkan keterkaitan unsur-unsur 5 . muatan lokal dan pengembangan diri secara terpadu serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi. Berpusat Pada Potensi. Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum D. Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan. Kurikulum dikembangkan dengan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 4. Oleh karena itu pengembangan ketrampilan pribadi. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. status sosial ekonomi dan gender. cakap kreatif. 3. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. Pengembangan kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BNSP serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. perkembangan. Teknologi dan Seni. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (steakholder) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. ketrampilan sosial. kondisi daerah. jenjang dan jenis pendidikan serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Belajar Sepanjang Hayat. Kebutuhan dan Kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya. Untuk mendukung pencapain tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi. berakhlak mulia. Oleh karena itu. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. 6. Menyeluruh dan Berkesinambungan. ketrampilan akademik dan ketrampilan vokasional merupakan keniscayaan. Perkembangan. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. teknologi dan seni. teknologi. kebutuhan. 5. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. suku budaya. dunia usaha dan dunia kerja.

5. 6. minat kecerdasan intelektual. 7. Hal ini sangat penting terutama bagi peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk itu keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi. kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi. Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum Kurikulum disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. 2. kebutuhan.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum pendidikan formal. Peningkatan potensi. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehar-hari. tingkat perkembangan. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. tantangan dan keragaman. Oleh karena itu kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah. kognitif dan psikomotor) berkembang secara optimal. Perkembangan ilmu pengetahuan. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan keperibadian peserta didik secara utuh. 3. Seimbang Antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. non formal dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki potensi. kecerdasan. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. E. Oleh sebab itu. Sejalan dengan itu. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. berbangsa dan bernegara. emosional dan sosial. Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan dimana ipteks sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. teknologi dan seni. karakteristik lingkungan. spiritual dan kinestetik peserta didik. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan ipteks sehinga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu kurikulum harus dikembangkan 6 . 4.

Standar Pengelolaan Dan Standar Penilaian Pendidikan 1. Standar Kompetensi Lulusan. Struktur kurikulum terdiri dari 10 mata pelajaran. tujuan. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. Dinamika perkembangan global. dan pengembangan diri. kondisi dan ciri khas satuan pendidikan. Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta ahklak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain. 8. baik pada individu maupun bangsa. Upaya pencapaian Adanya penambahan 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Matematika. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. dan 1 jam pelajaran pada muatan 7 . muatan lokal dengan Kondisi sekolah Struktur kurikulum terdiri dari 10 mata pelajaran. Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. 10. 5 muatan lokal dengan jumlah 36 jam pelajaran. 11. 9. 12.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Pendidikan harus menciptakan kemandirian. F. taqwa dan akhlak mulia. teknologi dan seni. Karakteristik satuan pendidikan. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Oleh karena itu kurikulum harus mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Identifikasi Standar Isi. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk berdampingan dengan suku dan bangsa lain. Oleh karena itu muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. Standar Isi No 1 Aspek Struktur Kurikulum Indikator a. Analisis Konteks I. misi. Kesetaraan jender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender. Standar Proses. 7.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

jumlah 32 jam pelajaran, dan pengembangan diri. b. Penetapan KKM 90 % guru memahami untuk masing – masing mata pelajaran minimal ideal 75 melalui analisis intake, kompleksitas dan daya dukung. c. Kenaikan kelas dan kelulusan memiliki peraturan tersendiri. d.Sekolah memiliki kriteria mutasi peserta didik e. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tertuang dalam 2 Silabus Silabus dan RPP Silabus masingmasing mata pelajaran dikembangkan oleh MGMP sekolah Silabus dikembangkan dengan 7 langkah mulai dari 3 RPP mengkaji SK-KD. Tenaga pendidik menyusun RPP masing – masing mata pelajaran yang diampunya dengan berpedoman pada Permendiknas No.41 Tahun 2007 90 % silabus masingmasing mata pelajaran dikembangkan oleh MGMP sekolah 90 % tenaga pendidik memahami tentang analisis (mengkaji) SKKD. 80 % Tenaga pendidik menyusun RPP masing – masing mata pelajaran yang diampunya dengan berpedoman pada Permendiknas No.41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Sekolah belum menetapkan kriteria mutasi peserta didik Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tertuang dalam Silabus dan RPP Sekolah menetapkan kriteria ujian sekolah. prosedur dalam menetapkan KKM untuk masing – masing mata pelajaran.

lokal Budi Pekerti.

Sekolah mengadakan workshop penetapan KKM.

Sekolah menetapkan kriteria ujian sekolah.

Sekolah menetapkan kriteria mutasi peserta didik Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa agar diintegrasikan dalam Silabus dan RPP Mendatangkan nara sumber untuk mencapai 100% pengembangan silabus. Mendatangkan narasumber dalam menganalisis (mengkaji ) SK-KD Mendatangkan narasumber dalam menyusun RPP masing – masing mata pelajaran dan setiap tenaga pendidik menguasai Permen No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses.

8

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

tentang Standar Proses. 2. Standar Kompetensi Lulusan No Aspek 1 SKL Satuan Pendidikan Indikator Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari Kondisi sekolah Belum semua peserta didik mampu menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari Upaya pencapaian Memaksimalkan seluruh peserta didik untuk menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehariMenunjukkan dan inovatif. kemampuan Peserta didik hari belum Tenaga pendidik memberikan tugas berfikir mandiri tidak membuat karya tulis sederhana. 2 SKL Agama Hindu Memahami Dharmagita dalam menyanyikan contoh lagu kerohanian Peserta didik belum mampu memahami Dharmagita dalam menyanyikan contoh 3 SKL Bahasa Indonesia Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi dan drama. lagu kerohanian Peserta didik belum mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi dan drama karena kurangnya perbendaharaan kata Guru belum mampu menyediakan media untuk proses Memantapkan kegiatan ekstrakurikuler Dharmagita Peserta didik diarahkan untuk banyak membaca dan berbicara komunikatif dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

berfikir logis, kritis, kreatif menunjukkan kemampuan inovatif.

logis, kritis, kreatif dan terstruktur untuk

4

SKL Bahasa Inggris

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana,

Mengeintensifkan kegiatan kursus Bahasa Inggris

9

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

secara formal maupun informal dalam bentuk Reccount, naratiff, procedure, descriftive, dan report, dalam konteks

pembelajaran secara maksimal

kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna Peserta didik belum secara lisan dalam wacana mampu interpersonal transaksional secara informal recount, report dalam formal dalam sederhana, secara lisan dalam maupun wacana interpersonal bentuk dan transaksional narrative, sederhana, secara konteks informal dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari karena lingkungan tidak 5 SKL Matematika Memahami konsep bilangan riil, operasi hitung dan sifatsifatnya barisan bilangan sederhana serta penggunaannya dalam pemecahan masalah mendukung Peserta didik belum memahami konsep bilangan riil, operasi hitung dan sifatsifatnya barisan bilangan sederhana serta penggunaannya dalam pemecahan Memahami konsep aljabar meliputi bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya, himpunan dan operasinya, relasi, fungsi dan grafiknya sistem persamaan linier dan penyelesaiannya serta menggunakannya dalam masalah Peserta didik mengalamai kesulitan dalam memahami konsep aljabar meliputi bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya, himpunan dan

Tenaga pendidik mengarahkan bercakap-cakap bahasa inggris sederhana seharihari.

dan mengungkapkan makna peserta didik

procedure, descriptive dan formal maupun kehidupan sehari-hari.

Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan

Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan

10

Melakukan dengan sesuai. kesebangunan dan kongruensi. relasi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum pemecahan masalah operasinya. teorama Pyhtagoras. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. Peserta didik belum mampu menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan Sekolah secara bertahap menambah sarana lab IPA. bola serta menggunakannya 6 SKL IPA dalam pemecahan masalah Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa Tenaga pendidik berusaha membuat media pembelajaran. limas dan jaring-jaringnya. ukuran dan pengukurannya meliputi hubungan antar garis. lingkaran ( garis singgung sekutu. balok. mencatat pengamatan dan lensa pengamatan Peserta didik belum yang mampu melakukan melakukan percobaan karena hasil IPA belum memadai dan peralatan percobaan sesuai prosedur. segitiga ( termasuk melukis segitiga) dan segi empat. krucut. kubus. fungsi dan grafiknya sistem persamaan linier dan penyelesaiannya serta menggunakannya dalam pemecahan masalah Peserta didik belum mampu memahami bangun ruang karena media pembelajaran matematika belum memadai Memahami bangun-bangun geometri. sarana laboratorium pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai. membuat kesimpulan dan 11 . sudut ( melukis sudut dan membagi sudut). lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya). prisma. tabung.

Peserta didik belum mampu memahami ragam teks non sastra dengan berbagai cara membaca Peserta didik belum mampu bersikap dan Karya wisata 8 SKL Penjaskes Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan tubuh serta lingkungan Mendatangkan nara sumber dari Puskesmas untuk sosialisasi budaya hidup sehat sehari-hari seperti perawatan budaya hidup sehat 9 SKL Seni Budaya Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perorangan dan kelompok Memperbanyak kegiatan pergelaran tingkat kelas dan sekolah. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat 10 SKL Muatan Lokal Bahasa Bali Memahami ragam teks non sastra dengan berbagai cara membaca Mengintensifkan pembinaan dalam kegiatan ekstra kurikuler dan lomba PORSENIJAR Latihan membaca secara intensif 11 SKL Budi Pekerti Bersikap dan berprilaku sopan santun terhadap lingkungan yang Mengaktifkan kegiatan berprilaku sopan santun ekstrakurikuler 12 . 7 SKL IPS Membuat peta wilayah serta menggunakan peta atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan Peserta didik belum mampu membuat peta wilayah serta menggunakan peta atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan Peserta didik belum mampu memahami dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan Peserta didik belum mampu mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perorangan dan kelompok karena keterbatasan sarana Peserta didik belum mampu mengapresiasi karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di Bali.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh.

jumlah peserta didik 32 orang per rombel. kegiatan pendahuluan. beban mengajar guru ditingkatkan dengan jalan pengembangan kelas dan program pengajaran berTIM Tenaga pendidik melengkapi perangkat pembelajaran Sekolah mengadakan workshop 2 3 Perangkat pembelajaran Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran 4 Kepala sekolah mengadakan seprvisi pelaksanaan pembelajaran melalui diskusi dan pelatihan 13 . elaborasi dan konfirmasi) dan kegiatan penutup hasil belajar peserta didik dianalisis Kondisi sekolah Ruang belajar. pengolah kata dan pengolah menggunakan angka untuk menghasilkan perangkat/komputer dokumen sederhana. buku pegangan siswa 2 : 1. memelihara dan melestarikan pramuka terutama dalam hal pecinta alam dan melestarikan lingkungan semangat untuk 12 SKL TIK Menggunakan lingkungan perangkat Peserta didik Sekolah berusaha menambah jumlah unit komputer. elaborasi dan konfirmasi) dan kegiatan penutup. luas ruang belajar 7 x 9 m. 3. inti (eksplorasi. Standar Proses No Aspek 1. kegiatan pendahuluan. maksimal 40 jam pelajaran/minggu Perangkat pembelajaran lengkap Setiap tenaga pendidik menyusun RPP sesuai mata pelajaran yang diampu Langkah pembelajaran terdiri dari. Persyaratan pelaksanaan pembelajaran Indikator Ruang belajar. jumlah peserta didik 32 orang per rombel. memelihara terhadap lingkungan yang mencerminkan menjaga. belum semua tenaga pendidik menganalisis hasil belajar peserta didik Upaya pencapaian Sekolah berusaha memenuhi srandar jumlah peserta didik 32 orang per rombel. beban mengajar guru minimal 24. buku pegangan siswa 2 : 1. luas ruang belajar 7 x 9 m. beban mengajar guru rata-rata 24 jam/minggu Perangkat pembelajaran belum lengkap 90 % RPP disusun oleh tenaga pendidik masing-masing mata pelajaran 85% pelaksanaan pembelajaran sesuai langkah pembelajaran terdiri dari.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum mencerminkan semangat untuk menjaga. secara bergiliran sehingga kemampuan peserta didik untuk menggunakan pengolah kata dan pengolah angka belum optimal. inti (eksplorasi.

Hasil kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi diadministrasikan dengan baik untuk dianalisis dan ditindaklanjuti . supervisi dan evaluasi belum tepat waktu Hasil kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi belum dianalisis dan ditindaklanjuti. 9 Tindak Lanjut Hasil analisis kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi ditindaklanjuti 4. 7 Evaluasi Kepala sekolah melaksanakan evaluasi akademik tenaga pendidik 8 Pelaporan Kepala Sekolah melaporkan kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi Laporan kepala sekolah untuk kegiatan pemantauan.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 5 Pemantauan Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik 6 Supervisi Kepala sekolah melakasanakan supervisi akademik tenaga pendidik Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik. supervisi dan evaluasi teradministrasi dengan baik untuk dilaporkan tepat waktu. Standar Pengelolaan No 1 Aspek Program remidial Indikator Tenaga pendidik merencanakan program remidial Kondisi sekolah 90% tenaga pendidik sudah merencanakan program remidial Upaya pencapaian Pembinaan dari Kepala Sekolah dan pengawas sekolah secara berkala Mendatangkan nara sumber untuk pembinaan dan penyempurnaan program pengembangan diri Berusaha menghimpun dana 2 Program pengembangan diri Semua jenis pengembangan diri memiliki program Semua jenis pengembangan diri memiliki program tetapi belum lengkap 3 Rencana Kerja Sekolah (RKS) Rencana Kerja Sekolah : menengah(4 tahun) dan satu Rencana Kerja Sekolah: menengah(4 14 . tetapi belum teradministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik belum teradministrasi dengan baik Kepala sekolah mengevaluasi kegiatan akademik belum terdministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik dan teradministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik seluruh tenaga pendidik dan teradministrasi dengan baik Kepala sekolah mengevaluasi kegiatan akademik seluruh tenaga pendidik dan terdministrasi dengan baik sebagai dasar pemberian DP3 Laporan kepala sekolah untuk kegiatan pemantauan.

Analisis Hasil Belajar Siswa Penilaian hasil belajar menggunakan berbagai teknik penilaian Semua hasil belajar siswa dianalisis 5 6 Ulangan tengah semester Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masing-masing. Penilaian dilaksanakan dengan baik melalui perencanaan dan instrumen yang baik. dilengkapi dengan kisi-kisi 15 . Penilaian Hasil Belajar b. Tenaga pendidik wajib menganalisis seluruh hasil belajar siswa Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masingmasing dan dilengkapi dengan 2 Pelaksanaan Penilaian Penilaian terlaksana dengan baik Pelaksanaan penilaian belum baik 3 Penugasan Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur terlaksana sesuai dengan RPP dari mata pelajaran. tahun) dan satu tahun terealisasi belum optimal karena terbatasnya dana dan sumber daya 4 Kalender Pendidikan Kalender pendidikan terlaksana sesuai yang ditetapkan Terdapat kegiatan yang sifatnya insidental yang belum tercantum dalam kalender dari donatur melalui proposal serta maksimalisasi tugas TIM Pengembang sekolah Kalender pendidikan disusun dengan perhitungan yang rinci dan benar. Tenaga pendidik melaksanakan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur sesuai dengan RPP Tenaga pendidik menetapkan rancangan dan kriteria penilaian. Standar Penilaian Pendidikan No 1 Aspek Perangkat Penilaian Indikator Perangkat Penilaian Lengkap Kondisi sekolah Perangkat penilaian belum lengkap Upaya pencapaian Perlu diadakan pelatihan tentang rancangan penilaian.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum tahun terealisasi dengan baik. Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur tercantum dalam RPP dan belum dilaksanakan sepenuhnya Tenaga pendidik belum menggunakan berbagai teknik penilaian Tenaga pendidik belum sepenuhnya menganalisis hasil belajar siswa Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masingmasing tetapi belum dilengkapi dengan kisikisi 4 a. 5.

Tindak Lanjut Memberdayakan secara intensif seluruh warga sekolah. dilengkapi dengan kisi-kisi Tes ujian sekolah dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kabupaten ) 9 Ujian nasional Test ujian nasional di buat TIM Nasional II. 8 Ujian Sekolah Tes ujian sekolah dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran yang di US kan.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 7 Ulangan umum akhir semester Tes ulangan umum akhir semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masing-masing. dilengkapi dengan kisi-kisi Tes ulangan umum akhir semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kecamatan ) kisi-kisi Tes ulangan umum akhir semester yang dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kecamatan). SKL nya disosialisasikan ke sekolah masingmasing. dengan kapasitas 32 orang per rombel 2 Tenaga pendidik 90 % Tenaga pendidik sudah berkualifikasi S1 dan kompetensi profesional tenaga pendidik belum Tenaga pendidik lebih cepat termotivasi dan berinovasi Kekuatan Memiliki potensi untuk meraih prestasi di bidang akademis dan non akademis Kelemahan Mengelola jumlah peserta didik yang banyak memerlukan manajemen yang kompleks Tenaga pendidik belum sepenuhnya berkualifikasi S1. Analisis Kondisi Sekolah No Aspek 1 Peserta didik Kondisi Sekolah Jumlah peserta didik 735 orang terbagi dalam 24 rombel. Tes ujian sekolah yang dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kabupaten). 16 . SKL nya disosialisasikan ke sekolah masingmasing. Meningkatkan motivasi intrinsik untuk melanjutkan studi.

memberday akan seluruh warga sekolah 5 Sarana Proses Pembelajaran terlaksana belum optimal. ruang penunjang : Lab IPA. 1 Seperangkat Sound system.Ruang Multimedia. BK. Jamban 13. PMR. Sarana Lab IPA memadai. Kepala Sekolah. 4 Prasarana Segala aktifitas berjalan dengan baik Biaya perawatan tinggi Mengoptimalkan penggunakan dana BOS. 8 LCD. 1 Tenaga kependidikan berkualifikasi SMA setara lebih cepat termotivasi dan berinovasi Jumlah tenaga kependidikan belum memadai dengan bidang tugas di sekolah Mengusulkan penambahan tenaga kependidikan kepada yayasan. Sarana Lab Komputer dengan 16 unit komputer. APBD.Lab Bahasa. Parkir Sepeda Motor. Yayasan dan memberdayakan seluruh warga sekolah 17 . UKS. TU. Lab Komputer.kompetensi profesional tenaga kependidikan belum optimal Ruang kelas 16 ruang. APBD Komite.6 rombel. Pemeliharaannya Mengoptimalkan perlu dana tinggi penggunaan dana BOS. dan 1 orang D1. Kantin. proyektor 2. Perpustakaan. 1 tape recorder. ruang tenaga pendidik. 1 Laptop .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3 Tenaga kependidi kan optimal 100 % Tenaga kependidikan sudah berkualifikasi SMA setara jumlah 16 orang. komite.PRAMUKA. Tamu. Padmasana. OSIS. Yayasan dan dana Blok Grand.

Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Repbublik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah. Potensi Alam dan Budaya G. 18 . CD player 1. Tantangan Sekolah menyusun program peningkatan mutu pendidikan. sumber – sumber lain secara logis. Penguasaan bahasa asing. Memahami aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang perkembangan remaja.1 unit 6 Biaya Keyboard Sumber dana di sekolah : BOS. Analisis Kondisi Lingkungan No Aspek 1 Komite Peluang Pengurus komite sekolah terdiri dari orang tua peserta didik dan personal yang peduli pada 2. kritis. dan kreatif. 5. ras dan golongan Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sosial ekonomi dalam lingkup nasional. rencana 4. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri. lebih luas. agar dana BOS. 4. 2. suku. Standar Kompetensi Lulusan selengkapnya sebagai berikut : 1. Menghargai keberagaman agama. budaya. 3. Blok grand direalisasikan tepat waktu III. Daerah tujuan wisata Stake Holder belum mendukung Sekolah menyusun kriteria siswa miskin dan proposal kegiatan.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum kamera saku. 3. 6. APBD. Blok Grand Operasional sekolah dapat dilaksanakan APBD. standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran dan standar kompetensi lulusan minimal pelajaran. dengan dana BOS. Menunjukkan sikap percaya diri. Dewan Pendidikan DU ( LPD ) pendidikan Dewan Pendidikan berperan aktif dalam kegiatan pendidikan LPD peduli pendidikan dan siap membantu kegiatan sekolah. APBD dan komite. Pelaksanaan operasional tidak sesuai dengan Berkoordinasi dengan Disdikpora /Pusat. Blok grand dan komite.

2. 13.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 7. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah Mendeskripsikan gejala alam dan sosial. menengah. berkarya. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab. 5. Memahami ajaran kepemimpinan Hindu. Dewa dan Bhatara. Memahami latar belakang timbulnya yadnya dan hakekatnya. b. sejarah masuknya agama hindu ke Indonesia dan keberadaan kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia. berbangsa Menghargai karya seni dan budaya nasional. menulis dalam Bahasa Indonesia dan berbahasa Inggris. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam bermasyarakat. waktu luang. dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. 21. 10. Memahami ajaran sad ripu. kritis. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di Menghargai adanya perbedaan pendapat. H. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek Menunjukkan ketrampilan menyimak. Memahami hubungan buana agung dan buana alit. sad atatayi. 11. 6. 3. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk Menerapkan hidup bersih. Memahami dharma gita. berbicara. 18. 19. Memahami hari-hari suci keagamaan dan hakekatnya. Menunjukkan kemampuan berfikir logis. 14. 7. 17. Memahami keberadaan orang suci agama Hindu. bugar. kreatif dan inovatif. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran a. sapta timira sebagai aspek diri yang harus dihindari. Pendidikan Agama Hindu Meyakini Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai Asta Aiswarya. 12. 20. masyarakat. 16. Memahami weda sebagai kitab suci dan para resi penerima wahyu. 1. 8. 15. sederhana. aman dan memanfaatkan Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun. 8. Pendidikan Kewarganegaraan 19 . Awatara. membaca dan Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan potensi yang dimilikinya. sehat. dalam kehidupan sehari-hari. 9. 4.

perasaan dan informasi dalam bentuk buku harian.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 1. drama. dan cerpen. antologi puisi. syair. kutipan dan sinopsis novel. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945. pengalaman. b. 7. novel remaja. surat pribadi. novel remaja. surat pembaca dan berbagai karya sastra berbentuk pantun. drama. informasi. pidato. dan berbagai karya sastra berbentuk puisi. Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak globalisasi. karangan. pesan singkat. d. c. d. presentasi laporan. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara. Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma kebiasaan. dialog interaktif. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami berbagai bentuk wacana tulis. cerita pendek. puisi. resensi. puisi dan drama. rangkuman. pidato. 8. 5. novel remaja. perasaan. drama. karya ilmiah sederhana. Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab. surat dinas. penyampaian berita radio/TV. Bahasa Inggris a. Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sesuai dengan suasana kebatinan konstitusi pertama. Menjelaskan makna otonomi daerah dan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. c. Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindividuannya. teks berita. Menulis Melakukan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. 2. Mendengarkan 20 . dongeng. iklan baris. novel dari berbagai angkatan. protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek. pelaporan. puisi. petunjuk. 6. 3. 4. adat istiadat dan peraturan dalam kehidupan berbangsa dan berbegara. diskusi. pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara. khotbah/ceramah dan pembacaan berbagai karya sastra berbentuk dongeng. poster. slogan. laporan. Bahasa Indonesia a. Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Memahami konsep ruang sampel dan peluang kejadian. operasi hitung dan sifat-sifat (komutatif. Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana. d. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana. kubus. segitiga ( termasuk melukis segitiga) dan segi empat. narrative. analitis. g. narrative. median seta menerapkannya dalam pemecaha masalah.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana secara formal maupun informal dalam bentuk recount. gambar. balok. narrative. sistem persamaan linier dan penyelesainnya. persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya. Memiliki kemampuan berfikir logis. Memahami konsep data. b. prisma. ukuran dan pengukurannya meliputi hubungan antar garis. e. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. Memahami bangun-bangun geometri. Memahami konsep aljabar meliputi : bentuk aljabar dan unsur-unsurnya. b. lingkaran ( garis singgung sekutu. kesebangunan dan kongruensi. f. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. rerata hitung. d. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. kritis dan kreatif serta mempunyai kemampuan bekerja sama. limas dan jaring-jaringnya. pengumpulan dan penyajian data ( dengan tabel. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. sudut ( melukis sudut dan membagi sudut). tabung. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. barisan bilangan sederhana ( barisan aritmetika dan sifat-sifatnya) serta penggunaannya dalam pemecahan masalah. serta memanfaatkannya dalam pemecahan masalah. procedure. teorama Pyhtagoras. himpunan dan operasinya. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. Memahami konsep bilangan real. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. Matematika a. narrative. c. krucut. grafik) rentangan data. c. fungsi dan grafiknya. procedure. asosiatif. relasi. Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional sederhana. e. distributif). Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan. procedure. lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya). diagram. modus. f. bola serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. Ilmu Pengetahuan Alam 21 . procedure. sistematis.

Memahami konsep partikel materi. optik. e. Mendeskripsikan keanekaragaman bentuk muka bumi. berbagai bentuk. usaha. g. Mengidentifikasikan upaya penanggulangan permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan. atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan. magnet dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mendeskripsikan perkembangan lembaga internasional. f. gelombang. cara pelesatriannya. perubahan dan kegunaannya. Memahami keanekaragaman hayati. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya. Memahami sistem organ pda manusia dan kelangsungan mahluk hidup. d. Memahami konsep gaya. mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai. b. g. h. c. getaran. b.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum a. c. Mendeskripsikan perubahan sosial budaya dan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan serta mengidentifikasi berbagai penyakit sosial sebagai akibat penyimpangan sosial dalam masyarakat dan upaya pencegahannya. 22 . d. listrik. Melakukan pengamatan dengan peralatan yang sesuai. mempertahankan kemerdekaan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. j. membuat kesimpulan dan mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh. proses pembentukan dan dampaknya terhadap kehidupan. sifat dan wujud zat. keterkaitan unsur-unsur geografi dan penduduk. usaha persiapan kemerdekaan. kalsifikasi keragamannya berdasarkan ciri. f. Mendeskripsikan manusia sebagai mahluk sosial dan ekonomi serta mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya. Mendeskripsikan perkembangan perkembangan masyarakat. Memahami proses kebangkitan nasional. serta ciri-ciri negara maju dan berkembang. Ilmu Pengetahuan Sosial a. energi. Mengidentifikasi region-region di permukaan bumi berkenaan dengan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudra. kebudayaan dan pemerintah sejak pra aksara. serta saling ketergantungan antar mahluk hidup di dalam ekosistem. melakukan percobaan sesuai prosedur. kerja sama internasional dan peran Indonesia dalam kerja sama dan perdagangan internasional serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. Mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di gejala – gejala di geosfer dan dampaknya terhadap kehidupan. k. i. e. Memahami proses interaksi dan sosialisasi dalm pembentukan kepribadian manusia. Hindu Budha sampai masa kolonial Eropa. Membuat sketsa dan peta wilayah serta menggunakan peta.

2. 3. gaya bebas dan gaya punggung. b. olahraga serta atletik dan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisonal. Mengapresiasi Mengapresiasi Mengapresiasi Seni Teater Mengapresiasi dan bereksplorasi teknik olah tubuh. dan dan dan mengekspresikan mengekspresikan mengekspresikan karya karya karya seni seni seni tari tari tari tunggal tunggal tunggal dan dan dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari daerah setempat. Mempraktekkan teknik renang dengan gaya dada.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum l. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara persorangan dan berkelompok. i. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater nusantara. Seni Rupa 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa nusantara dan mancanegara. pikiran dan suara. berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari mancanegara. 2. 2. Seni Musik 1. c. 3. 4. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu mancanegara secara perseorangan dan kelompok. Pendidikan Jasmani. 3. 2. 1. Mengunggkapkan gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi berupa kegiatan konsumsi. d. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat. Mempraktekkan senam lantai dan irama dengan alat dan tanpa alat. modern dan kreatif terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat. karya seni grafis dan kriya tekstil batik daerah nusantara. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu tradisonal nusantara secara perseorangan dan berkelompok. mencapai kemandirian dan 23 . Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar/lukis. berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari nusantara. produksi dan distribusi barang/jasa untuk kesejahteraan. Olahraga dan Kesehatan Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik permainan. 3. nusantara dan mancanegara. 2. Seni Tari 1. h. 1. Seni Budaya a.

5. Berdasarkan Panduan Penyusunan KTSP dari BSNP: menyatakan bahwa tujuan Pendidikan Dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan . c. Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melakukan perkemahan. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. kepribadian. Berprestasi dalam bidang akademik. Menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana. Bab II Pasal 4: Menyatakan bahwa standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Berprestasi dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. ahklak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Bab II Pasal 3: Menyatakan bahwa pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik IndonesianNo. Berdasarkan Undang . Mempraktekkan teknik kebugaran dengan jenis latihan beban menggunakan alat sederhana. cakap kreatif.undang Republik Indonesia No. berakhlak mulia. Visi Sekolah Unggul Dalam Mutu Berpijak Pada Iman Dan Taqwa Indikator visi : Berprestasi dalam pelaksanaan kurikulum secara optimal. interaktif dan optimal. Teknologi Informasi dan Komunikasi Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dan prospeknya di masa mendatang : Menguasai dasar – dasar ketrampilan komputer.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3. mengenal berbagai penyakit dan cara pencegahannya serta menjauhi narkoba. sehat. penjelajahan alam sekitar dan piknik. Tujuan Pendidikan Dasar. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. j. 24 .pengetahuan. b. 3. B. 4. 1. berilmu. 2.

8. Bahasa Inggris. 7. Terlaksananya kurikulum secara efektif dan optimal. 11. 13. Melaksanakan kegiatan pesraman kilat secara berkala. untuk lomba tingkat kabupaten. Berprestasi dalam bidang budaya. Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. Misi Sekolah : 1. 10.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Berprestasi dalam bidang non akademik. IPA ( Olimpiade) dan Karya Ilmiah Remaja (KIR). Melaksanakan kegiatan pertandingan persahabatan. Tercapainya kegiatan seni : seni tari Bali. dharma wecana pada hari Siwa Ratri. Melaksanakan kegiatan dharma tula dan dharma wecana. D. Terlaksananya kegiatan dharma tula pada hari Saraswati. lomba tingkat dan jambore secara berkala. seni lukis dan dharma gita . 10. 3. Terlaksananya kegiatan persembahyangan bersama purnama. 2. Melaksanakan kegiatan keagamaan secara berkesinambungan. Siwa Ratri. bulutangkis dan silat. Tercapainya prestasi kepramukaan melalui persami. Terlaksananya kegiatan pertandingan persahabatan pada liburan sekolah. untuk lomba tingkat kabupaten.KSPAN. Melaksanakan kegiatan seni : seni tari Bali. 5. 9. interaksi dan optimal 4. dan dharma widya pada libur semester genap. 12. Bahasa Inggris. melalui lomba Tingkat Kabupaten secara berkala 8.Nyastra bali. 25 .Bulu Tangkis. sepak bola . 4.catur.dan Bela Diri. sepak bola. Mading. tilem. Berprestasi dalam bidang agama.Tabuh. Tercapainya prestasi Kegiatan PMR. Melaksanakan pelatihan kecakapan hidup seperti menganyam dan mejejahitan.English Conversation . 9. seni lukis dan dharma gita. Melaksanakan tata tertib sekolah secara berkesinambungan. piodalan sekolah dan piodalan di Pura Tegeh dan Pura Tirta Empul secara rutin dan berkesinambungan. IPA dan Melaksanakan kegiatan olah raga : atletik.untuk lomba tingkat kabupaten. Terlaksananya Kegiatan Kelompok Belajar : Matematika. Catur. Melaksanakan kegiatan penataan lingkungan Karya Ilmiah Remaja (KIR).Tenis Meja. Tercapainya prestasi olah raga : atletik. Saraswati. Melaksanakan kegiatan pramuka secara berkala. Melaksanakan kurikulum secara efektif dan optimal. 6. interaksi dan optimal. Melaksanakan Kegiatan Kelompok Belajar : Matematika. Terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. 11. 6. Berprestasi dalam bidang UKS C. 7. 3. Tujuan Sekolah : 2. 5.

Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut : 1. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. berbangsa serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. 15. Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Meliputi : Bahasa Indonesia. Terlaksananya kegiatan penataan lingkungan ( 9K) sekolah yang bersih dan asri . 2. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaram yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Struktur Kurikulum terdiri dari tiga komponen yaitu komponen mata pelajaran. 14. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. Terlaksananya pelatihan kecakapan hidup seperti. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berfikir ilmiah secara kritis. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. demokrasi. melalui kegiatan pengembangan diri. dan kewajibannnya dalam kehidupan bermasyarakat. Akhlak mulia mencakup etika. Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial. 26 . Terlaksananya tata tertib sekolah oleh seluruh warga sekolah secara berkesinambungan. Terlaksananya kegiatan pesraman kilat secara berkala pada libur semester genap. 13.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 12. kemajemukan bangsa. Matematika. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang dikembangkan berdasarkan Standar Isi. tanggung jawab sosial. Kelompok Mata Pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian Meliput : Pendidikan Kewarganegaraan. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Ahklak Mulia Meliputi : Pendidikan Agama Kelompok mata pelajaran agama dan ahklak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. hak. kreatif dan mandiri. ketaatan membayar pajak dan sikap serta perilaku anti korupsi. kesetaraan gender. BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. menganyam dan mejejahitan. jiwa dan patriotisme bela negara. 3. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. ketaatan pada hukum. pelestarian lingkungan hidup. kolusi dan nepotispme. muatan lokal dan pengembangan diri. Bahasa Inggris.

IRT. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Penambahan masing-masing satu jam pelajaran pada Matematika mengingat mata pelajaran ini lebih sulit dipahami dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi oleh guru yang dilakukan dalam bentuk ekstrakurikuler.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. b. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kurikulum ini memuat 10 mata pelajaran. Olahraga dan Kesehatan Meliputi : Pendidikan Jasmani. Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan IPA Terpadu dan IPS Terpadu. Matematika Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX 2 2 4 4 5** 2 2 4 4 5** 2 2 4 4 5** 27 . dan Muatan Lokal. Penambahan 1 jam muatan lokal Budi Pekerti sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Bali serta 2 Jam Untuk Mulok IRT. 5 muatan lokal dan 21 jenis pengembangan diri.Osai berdasarkan kesepakatan kabupaten Gianyar.Tembang . Pendidikan Budi Pekerti.Tembang. Kelompok Mata Pelajaran Estetika. Alokasi waktu satu jam pelajaran 40 menit. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Meliputi : Seni Budaya dan Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi. Struktur kurikulum disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut : a. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan seperti tertera dalam struktur kurikulum dengan menambah jam pada mata pelajaran matematika. 5. Kelompok Mata Pelajaran Jasmani. Bahasa Indonesia 4. e. Struktur kurikulum ini meliputi substansi yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai dengan kelas IX. Pengembangan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kondisi sekolah.OSAI. Pendidikan Agama 2. Mata Pelajaran 1. olahraga dan kesehatan dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Bahasa Inggris 5. d. Muatan lokal yang dikembangkan di SMP 1 Tampaksiring adalah Bahasa dan Aksara Bali. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 35 minggu Adapun Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring Komponen A. c.

b. Teknologi Informasi dan Komunikasi B. IRT. 2. Budi Pekerti 3. Memberikan wawasan terhadap keragaman agama di Indonesia. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Memiliki watak dan kepribadian yang baik sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Kewarganegaraan dan Kepribadian Adapun tujuan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah mengembangkan kompetensi sebagai berikut : 1. Memiliki kemampuan berfikir secara rasional. Olahraga & Kesehatan 10. Memiliki ketrampilan intelektual dan ketrampilan berpartisipasi secara demokratis dan bertanggung jawab. Mata Pelajaran a. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. 2.Tembang. berikut : 1. kritis dan kreatif sehingga mampu memahami berbagai wacana kewarganegaraan. Bahasa Indonesia Tujuan mata pelajaran Bahasa Indonesia agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai 28 . Muatan Kurikulum 1. Seni Budaya 9. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku baik secara lisan maupun tertulis. Pendidikan Agama 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 Meliputi : Agama Hindu. 3.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 6. 2. Agama Islam dan Agama Kristen Katolik Tujuan mata pelajaran pendidikan agama secara umum mengembangkan kompetensi : 1.OSAI C. Muatan Lokal 1. 3. 3. Pengembangan Diri Jumlah (A dan B) Keterangan : * ) : Ekuivalen 2 jam pelajaran **) : Tambahan 1(satu) jam pelajaran **): Tambahan 2(dua) Jam Pelajaran B. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja. Bahasa dan Aksara Bali 2. c. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa sesuai keyakinan agamanya masingmasing. Pendidikan Jasmani.

29 . Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam. Menikmati berbahasa. Memahami konsep matematika. d. efisien dan tepat dalam pemecahan masalah. Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulisan untuk mencapai tingkat literasi functional. Menghargai dan mengembangkan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. f. melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi. Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu. 6.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengkomunikasikan gagasan dan simbol. Ilmu Pengetahuan Alam Matematika Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai Bahasa Inggris Tujuan mata pelajaran Bahasa Inggris agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan. 3. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial. menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau logaritma secara luwes. 2. Mengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dan budaya. menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Memiliki kesadaran tentang hakekat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. 2. diagram atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. merancang model matematika. 2. e. 5. menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. berikut : 1. memperhalus budi pekerti. Biologi dan Kimia Mata Pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Meliputi : Fisika. 5. 4. keindahan dan keteraturan ciptaan-Nya. 3. akurat. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. berikut : 1. tabel. perhatian dan minat dalam mempelajari matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah.

i. Seni Budaya Meliputi : Seni Rupa. Pendidikan Jasmani. menjaga dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam. 5. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik. memecahkan masalah dan ketrampilan dalam kehidupan sosial. Olahraga dan Kesehatan Meliputi mata pelajaran Jasmani. konsep dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. rasa ingin tahu. lingkungan. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya. 30 . h. Ekonomi dan Geografi Mata Pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemapuan sebagai berikut : 1. 4. Olahraga dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. teknologi dan masyarakat. Memiliki kemampuan berkomunikasi. Mengembangkan rasa ingin tahu. Ilmu Pengetahuan Sosial Meliputi : Sejarah. 4. nasional dan global. inkuiri. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Menampilkan kreatifitas melalui seni budaya 4. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan. 7. 4.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya 3. Meningkatkan pengetahuan. 2. bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi. bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingkat lokal. Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktifitas jasmani dan olahraga yang terpilih. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya. 3. 2. g. olahraga dan kesehatan. 2. 6. Seni Tari dan Seni Teater. sikap positif dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani. Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak dasar. Memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis dan kritis. Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berfikir. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal regional maupun global. 3. Seni Musik.

produk teknologi artefak dari berbagai wilayah nusantara. Mengembangkan sikap positif. 1. percaya diri dan demokratis. orang lain dan lingkungan. Mengembangkan ketrampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. 5. kreatif. Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi. 7. 3. Memahami teknologi informas dan komunikasi 6.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 5. Memiliki sikap profesional dan kewirausahaan. menuliskan isi pidato secara ringkas dan runtut. pola hidup sehat dan kebugaran. 8. 2. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna. Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi Meliputi ketrampilan pravokasional dan teknologi informasi dan komunikasi. j. dalam rangka melestarikan Budaya Bali maka Bahasa Daerah Bali dan Budi Pekerti merupakan muatan lokal wajib diberikan pada semua jenjang pendidikan. 6. apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. bertanggungjawab. jujur. Muatan Lokal Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 1992. Mampu mengidentifikasi potensi daerah setempat yang dikembangkan melalui kegiatan kerajinan dan pemanfaatan teknologi sederhana. Mendengarkan dan memahami isi berita yang dibacakan atau melalui siaran atau rekaman (mencatat isi/pesan pokok dari berita radio/TV. 7. 2. Mengembangkan ketrampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri. apresiasi terhadap produk kerajinan. Memiliki rasa estetika. Mengembangkan sikap kritis. disiplin. menuliskan secara singkat pesan yang disampaikan secara lisan. 4. Mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan membuat produk kerajinan dan produk teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia. Bahasa dan Aksara Bali Tujuannya adalah membina ketrampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa Bali sebagai alat komunikasi dan pemahaman Iptek. a. kerjasama. 31 . terampil serta memiliki sikap yang positif. Mata pelajaran ketrampilan/teknologi informasi dan komunikasi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan : 1.

Memahami dan menerapkan nilai-nilai konsep hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan. Mampu menguraikan pengertian Budi Pekerti secara etimologi. Tanya jawab dengan teman ( mendengarkan pertanyaan tentang tata krama dan sopan santun). bercakap-cakap membahas pelajaran (widyatula). b. c. 14. Bercerita (menceritakan pengalaman yang mengesankan) 4. menjawab dengan benar isi bacaan. Menulis surat pribadi (menulis catatan-catatan pada buku harian dengan memperhatikan waktu penulisan). 10. 9. menemukan gagasan pokok. Mengarang bentuk dialog (mengarang bentuk dialog antar teman dengan bahasa komunikatif). menjawab pertanyaan tentang isi dan pembelajaran kebahasaan. Menulis/mengarang pengalaman berkreasi (mengarang pengalaman bertamasya ke tempat rekreasi ). menemukan isi atau pokok dari bacaan. menunjukkan sikap dan prilaku yang mencerminkan keyakinan kepatuhan. 12. mengungkapkan kembali isi cerita dan temannya mengajukan pertanyaan tentang isi cerita. 4. Menulis buku harian ( menulis catatan – catatan pada buku harian dengan memperhatikan waktu penulisan dan menulis dengan kalimat-kalimat ekspresif). rasa malu. disiplin diri. membaca lancar teks beraksara Bali “ Keturunan Gajah Nyapa Kadi Aku “. etos kerja dan memiliki rasa keterbukaan. menyimpulkan isi teks). Membaca diam ( membaca diam wacana beraksara bali. 7. 3. Menghargai diri sendiri. menemukan makna kata. Membaca cepat (membaca cepat 200 kata per menit. Memahami dan menerapkan nilai-nilai hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. Menulis/menyalin teks (menulis/menyalin teks dengan ejaan aksara Bali yang benar). Menyimak cerita itihasa wacana dengan sikap yang sesuai dengan isi cerita (mencatat isi pokok dari cerita itihasa. mengungkapkan makan/tujuan cerita) 3. mentaati ajaran agama. Pendidikan Budi Pekerti Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang norma-norma yang berlaku di masyarakat agar : 1. menyatakan kembali isi bacaan). membaca lancar teks beraksara latin “ Kesusastraan “. 5. Membaca lancar intensif. Berdialog (berdialog tentang kehidupan sehari-hari. 11. menemukan sesuatu yang dicari dari suatu daftar).C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. 2. 13. 6. IRT Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang keterampilan sederhana membuat industri kecil rumah tangga agar : 32 . Membaca cepat memidai (menemukan kata tertentu dalam kamus. menjawab pertanyaan isi bacaan/wacana) 8.

Melatih siswa untuk membangkitkan solideritas rasa kemanusiaan 4. c. 2. 4. Memahami teknik metembang bali untuk keperluan uapacara dan adat istiadat bali. Memahami cara hidup masyarakat bali 3.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 1. 1. Kegiatan pengembangan diri terprogram terdiri dari kegiatan pengembangna diri wajib dan pilihan. Kegiatan Pengembangan Diri Berdasarkan kondisi obyektif sekolah maka kegiatan pengembangan diri meliputi terprogram dan tidak terprogram . a. 3. Memahami adat istiadat masyarakat bali 2. 1. Tembang Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang nilai-nilai budaya lokal khususnya seni tembang agar : 1. Melatih siswa untuk trampil dalam bidang kesehatan 3. 2. Belajar hidup sehat Kegiatan Pengembangan Diri wajib Pelayanan Konseling Melayani : Masalah kesulitan belajar siswa Pengembangan karir siswa Pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi Masalah dalam kehidupan sosial siswa. 5. Memahami teknik sederhana untuk memanfaatkan bahan-bahan lingkungan untuk kebutuhan sendiri 3. 2. OSAI Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman terhadap siswa tentang sistem organisasi masyarakat yang tumbuh dan berkembang dibali agar : 1. 3. Melestarikan salah satu budaya bali melalui seni tembang e. Sebagai wahana siswa untuk berlatih organisasi 2. Memahami cara mengolah sandang dan pangan secara sederhana untuk kebutuhan sehari-hari d. Memahami keterampilan sederhana untuk menyiapkan kebutuhan hidup sehari 2. 4. Memahami nilai-nilai luhur yang tertuang melalui seni tembang 3. PMR 1. Melatih siswa untuk mempertahankan hidup Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain. Sebagai wahana siswa untuk berlatih organisasi Melatih siswa untuk terampil dan mandiri. 33 . b. 6. Melestarikan adat istiadat masyarakat bali 3. Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat. Memiliki sikap kerjasama kelompok. Kepramukaan 1.

Melatih siswa untuk berfikir kritis 2. Melatih siswa untuk meningkatkan ketrampilan dalam menanggulangi bahaya Narkotika. KSPAN 1. b. bulut e. Mengembangkan seni bela diri : Perisai Diri (PD). 2. Mempersipkan pembekalan diri dalam menyampaikan aspirasi pada saat parum desa adat 3. Kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja 1. bola Poli. Pidato Basa Bali 1. c. Mendalami teknik penyampai pesan menggunakan bahasa bali 2.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum d. dan atletik. Pendalaman materi mata pelajaran Bahasa Inggris Meningkatkan prestasi dan kejuaraan dalam lomba Bahasa Inggris. Pendalaman materi mata pelajaran matematika dan IPA Meningkatkan prestasi dan kejuaraan dalam lomba MIPA Bahasa Inggris 1. Memperlancar komunikasi dalam rangka interaksi sosial dengan masyarakat. Mendukung pengadaan fasilitas upacara adat istiadat bali 3. Melatih siswa untuk mengenal bahaya narkotika dan Aids 4. Kegiatan Pengembangan diri pilihan : Kegiatan Menuju Olimpiade MIPA 1. Tabuh. Upakara 1. Mengembangkan berbagai macam seni seperti mengukir. 2. Keterampilan Mejejahitan 1.Tari. 2. Sebagai wahana untuk berlatih organisasi 2. seni tari Bali. g. Kegiatan Olahraga dan Seni 1. Melatih siswa terampil dalam menulis karya ilmiah. seni lukis dan dharma gita. Melatih siswa untuk tanggap terhadap masalah penyakit sosial 3. prestasi seperti sepak bola. d. Mengembangkan cara beribadah Hindu Bali f. Mempersiapkan diri dalam penyelenggaraan tata cara upacara masyarakat bali 2. Mengembangkan olahraga tangkis. Mengembangkan keterampilan mejejahitan 2. 3. Memahami makna yang tersirat dalam sistim tata cara upacara masyarakat bali 34 . a. 2.

12.05 09.45 – 11.05 09.05 c. 11. 13. VIII dan IX diberikan 2 jam pelajaran (ekuivalen 2 x 40 menit ) d. 15.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3.45 – 11. Pengaturan Beban Belajar Keterangan Sangat Baik Baik Cukup Kurang Beban belajar SMP Negeri 1 Tampaksiring dilaksanakan dengan menggunakan sistem paket. 20 21 Jadwal Kegiatan (Tabel 2) Jadwal Kegiatan Pengembangan Diri Nama Kegiatan Hari Pelayanan Konseling Sabtu Kegiatan Kepramukaan Sabtu Kegiatan Menuju Olimpiade MIPA (OSN) Sabtu Kegiatan KIR Sabtu Sepak Bola Sabtu Atletik Sabtu Bulu Tangkis Sabtu Silat Sabtu Seni Tari Bali Sabtu Seni Lukis Sabtu Dharma Gita/Shanti Sabtu Mejejahitan Sabtu Mengukir Sabtu Pidato Basa Bali & Upakara Sabtu Bahasa Inggris Sabtu Mading & Apresiasi Sastra Sabtu Komputer Sabtu Catur Sabtu Nyurat Aksara Bali Sabtu PMR Sabtu KSPAN Sabtu Waktu 08.05 09.45 – 11.45 – 11. Memahami tingkat /runtutan dalam tata cara upacara masyarakat bali 2.45 – 11.05 09.10 – 09. 19.05 09.30 09. 18.05 09. Alokasi Waktu Untuk kelas VII.05 09. 10.45 – 11.05 09.45 – 11.05 09.05 09.45 – 11.05 09. 2.05 09. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring Beban 35 . No 1. 14. Kegiatan pengembangan diri diberikan di luar jam pelajaran (ekstrakurikuler) dibina oleh guru – guru. 4.05 09.05 09. 3. Tabel 3 Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri Kategori A B C D 4. Penilaian Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara berkala kepada Kepala Sekolah dan orang tua dalam bentuk kualitatif. Mekanisme Pelaksanaan a.45 – 11. 9.05 09.05 09. b.45 – 11. 17. bekerja sama dengan masyarakat yang memilki kualifikasi yang baik berdasarkan Keputusan Kepala Sekolah.45 – 11.45 – 11.05 09.45 – 11.45 – 11.45 – 11. 7.45 – 11. 8. 16.05 09.45 – 11.45 – 11. 6.05 09. 5.45 – 11.45 – 11.

Pendidikan Budi Pekerti 3. Satu Jam Pemb Tatap Muka 40 40 Jumlah Jam Pemb Per Minggu 36 36 36 Minggu Efektif Pemb Per Tahun 34 34 34 Waktu Waktu Pembel/ Pembel/ jam/menit jam/tahun 816 48960 816 48960 48960 816 IX 40 Ketuntasan Belajar SMP Negeri 1 Tampaksiring menetapkan Kritreria Ketuntasan Minimal (KKM) berdasarkan intake kedalaman materi ajar. Bahasa Inggris 5. Mata Pelajaran 1. IRT/Tembang/OSAI Ketuntasan Kelompok Mata Pelajaran Kelompok Mata Pelajaran Agama dan 1. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Bahasa dan Aksara Bali 2. Penjaskes 10. Bahasa Indonesia 4.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran berlangsung selama 40 menit. a. Matematika 6. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Pendidikan Agama A 76 76 75 75 75 75 75 75 76 76 77 77 77 77 77 76 76 76 76 76 76 77 77 78 78 78 78 78 77 77 77 77 77 77 78 78 79 79 79 Ketuntasan VIII 79 79 78 78 78 78 78 78 79 79 80 80 80 80 80 79 79 79 79 79 79 80 80 81 81 81 81 81 80 80 80 80 80 80 81 81 82 82 82 VII IX 76 76 76 77 77 77 78 78 78 79 79 79 80 80 80 81 81 81 36 . Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik No Mata Pelajaran Kriteria Ketuntatasan Minimal ( KKM) Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Ganjil Genap Ganjl Genap Ganjil Genap b. daya dukung sekolah. Teknologi Informasi dan Komunikasi B Muatan Lokal 1. Pendidikan Agama 2. Tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Seni Budaya 9. Akhlak Mulia Jumlah Rata-rata No Mata Pelajaran 1. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik 50% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran bersangkutan. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Kelas VII VIII 5. Beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada SMP Negeri 1 Tampaksiring adalah 36 jam pelajaran dan 34 minggu dalam setahun.

Agama dan akhlak mulia b. 2. 3. Inggris Ilmu Matematika Pengetahuan dan IPA Teknologi IPS TIK Jumlah Rata-rata Estetika Seni Budaya Jumlah Rata-rata Jasmani. Nilai kegiatan pengembangan diri minimal baik ( B). b.2 77 77 77 76 76 76 76 76 77 457 76. Olahraga dan 1. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh kelompok mata pelajaran : a. 5.2 79 79 79 78 78 78 78 78 79 469 78.2 78 78 78 77 77 77 77 77 78 463 77. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran selama dua semester di kelas yang diikuti. Kewarganegaraan dan kepribadian c. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. 5. 3. Nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) maksimal 3 mata pelajaran pada semester genap kecuali pelajaran Agama. Kenaikan Kelas dan Kelulusan a. Pendidikan Kewarganegaraan Kewarganega raan Jumlah Rata-rata Bhs. 2 81 81 81 80 80 80 80 80 81 481 80. Bahasa Indonesia. 4. Estetika d. Pendidikan jasmani. Nilai akhlak dan Kepribadian minimal baik (B). 2. Penjaskes Kesehatan Jumlah Rata-rata 76 76 76 75 75 75 75 75 76 451 75.2 80 80 80 79 79 79 79 79 80 475 79. Pendidikan Kewarganegaraan. olah raga dan kesehatan 3. Indonesia Bhs. Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 37 .2 75 75 75 76 76 76 76 76 76 77 77 77 77 77 77 78 78 78 78 78 78 79 79 79 79 79 79 80 80 80 80 80 80 81 81 81 6. 1. Kehadiran minimal 90 % 4. Kriteria Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Peserta didik yang dinyatakan tidak naik kelas diberi kesempatan untuk mengulang pada kelas yang sama dan mengikuti seluruh mata pelajaran di kelas bersangkutan. Kelulusan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 pasal 72 ayat 1 peserta didik dinyatakan lulusan apabila : 1.

education) Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya di lingkungan sekolah dan di masyarakat sesuai dengan prinsip managemen berbasis sekolah. d. kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. angka 38 . meliputi : menguasai pengetahuan. b. Memiliki NISN 5. Tujuan umum pendidikan kecakapan hidup adalah memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya. 4. e. Lulus Ujian Nasional (mengikuti POS) Peserta didik yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengulang pada kelas IX dan mengikuti seluruh mata pelajaran kelas bersangkutan. 8. Setiap mata pelajaran yang diujikan memperoleh nilai minimal 7. Rata-rata nilai untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan 8. Rapor 3. 7. Mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan berbagai masalah. Mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan b. b. siswa yang bersangkutan harus mengikuti tes Memenuhi administrasi mutasi masuk : 1.5 sebanyak 2 mata pelajaran 4. Mutasi Siswa a. Penyesuaian pakaian seragam. c. Ijasah SD dan SKHUN 2.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Kriteria lulusan ujian sekolah a. Pas photo hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 ( 5 lembar ) 6. Surat Keterangan Pindah dari sekolah asal disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.1 boleh ada 6. Memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengembangkan pembelajaan yang fleksibel sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis luas (broad based. Tujuan khusus pendidikan kecakapan hidup adalah: a. Memberikan wawasan yang luas mengenai pengembangan karir. Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran adalah kecakapan akademik. Siswa yang mutasi masuk nilainya harus memenuhi KKM yang telah ditetapkan Jika nilainya tidak memenuhi KKM. yaitu mengembangkan potensi peserta didik dalam menghadapi perannya di masa mendatang secara menyeluruh. Pendidikan Kecakapan Hidup Kecakapan hidup (life skill) adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan. c.0 c. menggunakan metode dan penelitian ilmiah.

Kecakapan vokasional. b. kegiatan ektrakurikuler seni dan olahraga. berinteraksi dalam masyarakat. menulis indah. 8.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum bersikap ilmiah. menghargai dan menilai diri. berinteraksi dalam budaya lokal dan global. merangakai bunga. membudayakan berpikir kreatif. bertanggung jawab. menggunakan teknologi. Pendidikan kecakapan hidup dilaksanakan secara integral dalam pembelajaran beragama mata pelajaran yang ada di SMP Negeri 1 Tampaksiring Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran meliputi : a. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah. Kecakapan sosial meliputi kecakapan bekerja sama. meliputi keterampilan bekerja. ekstrakurikuler sablon. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah secara mandiri. 1. ekstrakurikuler pramuka dan PMR. 3. Tari Bali Melukis Mejejahitan Tabuh Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global Tari Bali Melukis Mejejahitan Keunggulan Lokal : 39 . 4. memahami diri sendiri. club biologi. menggunakan pengetahuan dan nilai-nilai untuk mengambil keputusan yang tepat. keterampilan merangakai alat. yang dilakukan melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran akhlak mulia. menggunakan teknologi. percaya diri. keterampilan penguasaan TIK. club fisika. Kecakapan personal meliputi beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia. Kecakapan akademik meliputi penguasaan pengetahuan menggunakan metode dan penelitian ilmiah. 2. doa bersama. 3. mengembangkan kapasitas sosial untuk belajar sepanjang hayat. nilai-nilai untuk mengambil keputusan melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. disiplin. kewarganegaraan dan kepribadian. mengembangkan berpikir strategis. Kecakapan Hidup yang dikembangkan adalah: 1. dan hidup sehat melalui kegiatan pembelajaranpada semua kelompok mata pelajaran. kegiatan ektrakurikuler club matematika. latihan kepemimpinan. memperoleh kompetensi lanjut akan ilmu pengetahuan dan teknologi. dan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). keterampilan kewirausahaan. c. berkomunikasi secara ilmiah. kegiatan UKS. 2. pengetahuan. berpikir rasional. sispala. d. melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran estetika. membudayakan sikap sportif. desain grafis. dan teater. kegiatan keagamaan.

kesadaran atau kemauan. diri sendiri. lingkungan. Budaya sekolah merupakan ciri khas. sikap. tradisi. mengukir dapat ditampilkan dalam kearifan lokal. sesama manusia. termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri. seni tari. pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler. dan adat istiadat. dan seimbang. mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari. budaya. Bahasa Inggris Dapat berkomunikasi Bahasa Inggris secara aktif sehingga cakap menjelaskan budaya setempat. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik SMP mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya. dan masyarakat sekitar sekolah. perkataan. Tabuh Dengan mempelajari tabuh. sesuai standar kompetensi lulusan. dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran. Dalam pendidikan karakter di sekolah. Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh. baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME). dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. dieksplisitkan. perasaan. maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. karakter atau watak. dan simbolsimbol yang dipraktikkan oleh semua warga sekolah. hukum. Pendidikan karakter pada tingkatan institusi mengarah pada pembentukan budaya sekolah. pengelolaan sekolah. Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan. yaitu nilai-nilai yang melandasi perilaku. melukis. proses pembelajaran dan penilaian. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan. dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama. mejejahitan. pemberdayaan sarana prasarana. kebiasaan keseharian. dan citra sekolah tersebut di mata masyarakat luas. T I K Melalui pelajaran TIK terampil mengoperasikan komputer sehingga wawasan siswa akan bertambah dengan mengakses berita dan informasi dari luar dengan membuka internet. sesama. yaitu isi kurikulum. 9. tata krama. kualitas hubungan. diri sendiri. lingkungan. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa. pembiayaan. dikaitkan dengan konteks kehidupan 40 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. Pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. dan ethos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah. terpadu. Keunggulan Global : 1. semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan. penanganan atau pengelolaan mata pelajaran. 2.

libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk menyiapkan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun. Kalender Pendidikan Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. dan pengamalan nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum sehari-hari. ditambah dengan kegiatan pengembangan diri. 6. 2. Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semester. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. jeda antar semester. Beberapa aspek penting menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan adalah: 1. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pembelajaran pada setiap satuan pendidikan. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. 4. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota. atau Menteri Agama dalam hal terkait dengan hari raya keagamaan. pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif. 41 . waktu pembelajaran efektif dan hari libur. serta ketentuan dari Pemerintah Daerah. Setiap permulaan tahun pembelajaran tim pengembang kurikulum SMP Negeri 1 Tamapksiring menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan selama satu tahun pelajaran. dan SMP Negeri 1 Tamapksiring dapat menetapkan hari libur khusus. tetapi menyentuh pada internalisasi. jeda antar semester. Semester adalah : Sistem penyelenggaraan pendidikan pada sekolah yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. hari libur agama. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. Libur jeda tengah semester. Pengaturan waktu belajar di sekolah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. dan hari libur khusus. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional. 7. libur akhir tahun pelajaran. karakteristik sekolah. 3. 5. minggu efektif belajar. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran. Dengan demikian. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran.

11. libur khusus dan libur umum. Hari libur umum/Nasional atau penetapan hari libur serentak untuk memperingati hari besar keagamaan dan hari. Libur khusus SMP Negeri 1 Tampaksiring adalah Libur yang diadakan sehubungan dengan peringatan keagamaan . tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif. Kalender Pendidikan Semester Ganjil 42 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 8.hari besar nasional desesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat dan Daerah. 9. SMP Negeri 1 Tampaksiring dapat mengatur hari libur keagamaan. keadaan musim.bencana alam atau libur lain diluar ketentuan libur umum yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah. 10. 5. Libur Sekolah adalah : Hari libur yang ditetapkan untuk tidak diadakan proses pembelajaran disekolah yang terdiri atas hari libur semester.

2 4 .31 URAIAN KEGIATAN Hari Kemerdekaan RI Hari Raya Idul Fitri TANGGAL 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN : 2011/2012 SEMESTER .16 18 .30 URAIAN KEGIATAN Hari Ray saraswati a Hari Raya Pagerwesi Ulangan Umum Smt Ganjil TANGGAL 28 .31 URAIAN KEGIATAN Penyerahan Raport Smt ganjil Libur Smt Ganjil TANGGAL 19 23 24 .30 URAIAN KEGIATAN Kegiatan Tengah Semester Ganjil TANGGAL 17 30 .23 URAIAN KEGIATAN Libur semester genap 2010/2011 Libur akhir tahun pelajaran 2010/2011 MOS tahun ajaran 2011/2012 Kerja bakti / Persiapan Pembagian Kelas AGUSTUS 2011 SEPTEMBER 2011 OKTOBER 2011 Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu 1 2 3 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 6 7 8 9 10 11 12 4 5 6 7 8 9 10 9 10 11 12 13 14 15 13 14 15 16 17 18 19 11 12 13 14 15 16 17 16 17 18 19 20 21 22 20 21 22 23 24 25 26 18 19 20 21 22 23 24 23 24 25 26 27 28 29 27 28 29 30 30 31 TANGGAL 1 URAIAN KEGIATAN Kegiatan Tengah Semester Ganjil NOPEMBER 2011 DESEMBER 2010 43 .20 21 . GANJIL JULI 2011 Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu 1 2 3 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 7 8 9 7 8 9 10 11 12 13 4 5 6 7 8 9 10 10 11 12 13 14 15 16 14 15 16 17 18 19 20 11 12 13 14 15 16 17 17 18 19 20 21 22 23 21 22 23 24 25 26 27 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 24 25 26 27 28 29 30 28 29 30 31 31 JUMLAH HBE 1 1 2 2 2 2 JUMLAH HBE 5 4 3 4 4 4 JUMLAH HBE 4 4 3 4 4 4 JUMLAH HBE 5 4 4 4 4 4 JUMLAH HBE 4 5 4 4 4 3 25 26 27 28 29 30 31 JUMLAH HBE 2 2 2 2 2 2 TANGGAL 17 19 .

GENAP Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu JANUARI 2012 1 8 15 22 2 9 16 22 3 10 17 23 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 PEBRUARI 2012 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 MARET 2012 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 APRIL 2012 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 MEI 2012 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 JUNI 2012 3 10 17 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 29 30 31 26 27 28 29 25 26 27 28 29 30 31 29 30 27 28 29 30 31 24 25 26 27 28 29 30 JUML AH HBE 5 3 4 4 4 4 JUML AH HBE 3 3 3 2 2 2 JUML AH HBE 4 4 3 3 3 3 JUML AH HBE 5 4 4 4 3 4 JUML AH HBE 4 5 5 4 4 4 JUML AH HBE 2 2 2 2 2 2 TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Siwaratri Tahun baru Imlek Hari Raya Galungan 22 23 31 TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Galungan dan Kuningan 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN : 2011/2012 SEMESTER .2.6-11 4 Maulid Nabi Muhamad SAW TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Pengerupukan 22 23 24 28 .31 Hari Raya Nyepi Hari Raya Pagerwesi Kegiatan Tengah Smt Genap TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Wafat Yesus Kristus 6 TANGGAL URAIAN KEGIATAN 17 Kenaikan Yesus Kristus TANGGAL URAIAN KEGIATAN Pembagian Raport Smt Genap Isra Mira.3.30 1 .raj Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap 15 16 18 .

2011 17 Desember 2011 17 Agustus 2011 30 – 31 agustus 2011 19 November 2011 23 November 2011 6 November 2011 4 2 . Libur Pagerwesi 4. Kegiatan Tengah Smst 3. Libur Saraswati 4.3. Penerimaan Raport Hari Libur Hut Proklamasi RI Libur Idul fitri 4.4.3.5.3 Desember 2011 12 . Pengisian Raport 3. Umum Smt Gjl 3.5.1.29. MOS 3.30 Nov s/d 1.16 Des. Idul Adha ES EB 110 Non Libur Ef Keterangan 127 Tatap Muka (KBM) 3 4 6 5 1 1 2 1 1 1 18 – 20 Juli 2011 28. Ul.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Analisis Hari Belajar Sekolah Efektif. Efektif Belajar. Efektif Belajar dan Libur Alokasi Waktu Smt I No 1 2 3 Kegiatan Hari Efektif Sekolah Hari Efektif Guru Hari Non Efektif 3.2.3 minggu Rincian Analisis Hari Efektif Sekolah. Pel 14 Jml 22 7 7 6 12 13 67 3 14 11 6 11 18 Jml Hari 31 31 30 31 30 31 184 31 29 31 30 31 30 Smt Bulan Hari Efek Sekolah 12 24 26 26 24 15 127 23 15 24 24 26 13 Hari Efektif Belajar 9 24 23 25 21 11 110 23 12 15 18 10 12 Juli 2011 Agustus 2011 I September 2011 Oktober 2011 Nopermber 2011 Desember 2011 JUMLAH Januari 2012 Februari 2012 Maret 2012 II April 2012 Mei 2012 Juni 2012 Juli 2012 Jumlah Jumlah Keseluruhan 125 252 90 200 11 38 21 43 6 9 13 15 12 24 12 26 63 130 182 366 200: 6 = 33.2.2.30 Sept s/d 1 Oktober 2011 28.29. Non Kurikuler dan Hari Libur Hari Libur Non Kuri kuler 3 3 1 6 1 14 22 3 1 4 4 6 1 4 5 4 4 1 1 1 1 1 12 2 2 9 2 Mng 5 4 4 5 4 2 12 12 14 3 Um Khu Smt Akh Th.

12.Tahun Baru Imlek 4. Galungan dan Kuningan 4.1.4. Umum Smt Gnp 3.6. Pemantapan UN 3. Libur Akhir Tahun Pel. Perk.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4.31 Maret 2012 17. 3.19 – 21 Maret 2012 2. Ciwa Ratri 4. jeda antar : Jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun Waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal 3 . Pengm.8. Tahun Baru 4.6 s/d 11 Pebruari 2012 4 Pebruari 2012 22 Maret 2012 23 Maret 2012 24 Maret 2012 6 April 2012 17 Mei 2012 16 Juni 2012 18 – 30 Juni 2012 2 – 14 Juli 2012 4 A.5.6.28. Ujian Sekolah 3. Perkiraan Ujian Praktek 3. − Waktu pembelajaran adalah : Jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri.7.5.7. Jumlal Total 252 200 38 125 90 4 4 4 6 4 6 6 1 1 1 1 14 27 November 2011 25 Desember 2011 18 – 31 desember 2011 Tatap Muka (KBM) 27.4.2. Kenaikan Yesus Kristus 4.9.j nabi Muhamad SAW 4. Ngembak Geni 4.6. Perkiraan Try Out Sekolah 3.3.3.Isra Mira. Libur Semester Ganjil II 1 2 3 Hari Efektif Sekolah Hari Efektif Guru Hari Non Efektif 3.1.10. Ul. Ujian Nasional 3.Kesanga 4.8.13. Libur Smt Genap 4.2.3.11. Perk.8. Hari Raya Nyepi 4.7. Pembagian Raport 3.Kegiatan Tengah Smst.29 Pebruari s/d 1 Maret 2012 28 . Kelulusan Hari Libur 4. Maulud Nabi 4. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester. − Minggu efektif belajar adalah pelajaran. Tawur Ag. Tahun Baru Hijriah 4. Wafatnya Yesus Kristus 4.9. Libur Natal 4.9 April 2012 7 – 10 Mei 2012 21 – 26 Mei 2012 28 – 31 Mei s/d 1.2.6. Alokasi Waktu Permulaan tahun ajaran adalah : tahun pelajaran. − Waktu libur adalah : Waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal.2 Juni 2012 15 Juni 2012 18 Juni 2012 1 1 1 9 1 1 1 1 1 1 1 12 12 62 01 Januari 2012 22 Januari 2012 23 Pebruari 2012 31Januari .5.3.4. 1.

Alokasi Waktu Pada Kalender Pendidikan Selama Satu Tahun Pelajaran No 1. serta ketentuan dari Pemerintah Daerah. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. 4. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 1 minggu dengan pengaturan waktu sbb: • • • No 1 Pra MOS 2 hari. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu bulan Juli. minggu efektif belajar. Pr Tirta Minggu Belajar Jeda Tengah Semester Jeda Antar Semester Liburan Akhir Tahun Pelajaran Hari Libur Keagamaan Hari Libur Umum/Nasional Kegiatan Khusus Sekolah Total Minggu Per Tahun 48 Kegiatan Awal Tahun Setiap permulaan tahun pelajaran. 3.3 Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif 1 1 4 2 2 4 Satu Minggu Setiap Semester Antara Semester Ganjil & Genap Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir & awal tahun pelajaran Galungan dan Kuningan Hari Raya Nyepi. hari libur keagamaan. Pengaturan waktu belajar di sekolah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Kegiatan Penyusunan SK Tim Pengembang Waktu Pelaksanaan 4 Juli 2011 Keterangan Kepala Sekolah 1. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. MOS 3 hari. libur akhir tahun pelajaran. hari libur umum termasuk har– hari besar nasional. Tim Pengembang Kurikulum di SMP Negeri 1 Tampaksiring menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum semester. 2. Maulud Nabi Muhamad MOS dan Kegiatan Minggu Pertama Masuk Sekolah ( 3 Hari) Penyusunan Laporan Hasil Belajar dan Penerimaan Rapor ( 1 Minggu ) Try Out Sekolah. 6. Persiapan pembagian ruang belajar 1 hari. Kegiatan Alokasi Keterangan Waktu/Minggu Efektif 33. karakteristik sekolah. 5. 7.Tes Pemantapan dan Ujian Sekolah Kelas IX ( 2 Minggu ) Piodalan Sekolah. Kegiatan Awal Tahun Pelajaran 2011/2012 4 . Pr Tegeh. Beberapa aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan sebagai berikut: Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2 3 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Kurikulum Penyusunan SK Pembentukan Panitia Rapat Kerja Pengembangan Kurikulum Penyusunan Jadwal Raker Pengembangan Dokumen I Kurikulum Pengkajian Draft Kurikulum Revisi Draft Kurikulum Dokumen I Presentasi Draft Kurikulum Dokumen I di hadapan warga Sekolah Penyusunan Jadwal Raker Pengembangan Dokumen II Kurikulum Pelaksanaan Raker Pengembangan Dokumen II Kurikulum.15 07.30 – 12.15 07.IX 5 .30 – 12. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal.15 Pengembangan Diri KLS VII.30 – 12.30 – 12. Tabel 2.VIII.30 – 12. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu. Rapat persiapan PPDB Rapat koordinasi staf Rapa koordinasi TU Rapat persiapan KBM Rapa koordinasi Wali Kelas Rapa koordinasi OSIS Penerimaan PPDB Pra MOS Pelaksanaan M O S Hari pertama KBM Rapat pleno komite Review Kurikulum Dokumen I 4 Juli 2011 5 Juli 2011 Kepala Sekolah Tim Pengembang kurikulum 11 Juli 2011 Tim Pengemb Kurikulum 11 – 13 Juli 2011 Tim Pengemb.Narasumber 2.30 – 12.15 Kamis Jumat Sabtu Hari Waktu 07.15 07. Waktu Belajar : Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. Kurikulum 14 Juli 2011 Tim Pengembang Kurikulum 15 juli 2011 Panitia Raker 16 – 18 Juli 2011 Panitia dan Narasumber 8 Juni 2011 11 Juli 2011 11 Juli 2011 11 Juli 2011 Guru dan Pegawai Seluruh Staf Staf TU Guru dan Pegawai Seluruh Wali Kelas Pembina dan pengurus osis 27 s/d 30 juni 2011 11 s/d 12 Juli 2011 18 s/d 20 Juli 2011 25 Juli 2011 19 Juli 2011 Panitia PPDB Panitia MOS Panitia MOS Seluruh Warga sekolah Pengurus dan anggota Warga Sekolah. IX Hari Senin Selasa Rabu Waktu 07. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri .15 07.2 menunjukkan pengaturan waktu belajar Pagi Kelas VIII.1 dan Tabel 2.

Kegiatan Semester a.30 – 17. 31 Hari raya Idul Fitri Agustus 2011 Rabu. Kerja bakti kebersihan ruang kelas dan Rabu. 7 Testing Penerimaan Peserta didik Baru Juni 2011 melalui TPA + Jalur Penghargaan Prestasi Sabtu 25 juni 2011 Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru Senin .30 Perkiraan Ulangan Umum Semester Ganjil Nopember 2011 Sabtu. 17 Desember Penyerahan Raport ke siswa 2011 Senin.30 3. MOS PPDB ( Masa Orientasi Peserta Didik 23 Juli 2011 Baru) SMP Negeri 1 Tampaksiring Senin.30 12.30 – 17.30 September – 1 Kegiatan Tengah Semester Ganjil Oktober 2011 Sabtu. 1 Agustus HUT SMP Negeri 1 Tampaksiring 2011 Selasa. 27 – Kamis.66) 2011 Selasa. 28.7 Mei 2011 melalui Lomban Galang Prestasi SPINSA I Senin. lingkungan sekolah serta pendataan peserta 28 juli 2011 ekstra kurikuler.27 .s/d Libur Semester Ganjil dan Libur Khusus Hari 6 .30 Daftar Ulang Peserta Didik Baru Juni 2011 Kamis. 29 .30 – 17.30 – 17.30 12. Jumat. 17 Agustus Apel Bendera ( Hari Kemerdekaan RI ke. 25 juli 2011 Pembagian Kelas VII.26 Juli 2011 penyampaian Silabus dan Penilaian oleh guru mata pelajaran. 2 Agustus Kegiatan Belajar Mengajar Mulai efektif 2011 dilaksanakan Rabu.30 12. Program Kegiatan Semester Ganjil SMP Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2011 / 2012 No. 21 – Sabtu.30 12.19 Nopember Libur Khusus Hari Raya Saraswati I 2011 Rabu. 23 Nopember Libur Khusus Hari Raya Pagerwesi I 2011 Kamis. 6 S/d selasa. Selasa . 24 – Rabu. 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 26 27 28 Hari/Tanggal Sabtu. 30 – Rabu.Sabtu 30 Kegiatan Menyambut HUT SMP Negeri 1 Juli 2011 Tampaksiring Senin.30 – 17.30 – 17.Kamis.29.VIII dan IX Baru Mencatat jadwal Pelajaran tahun 2010 / 2011.14 Mei 2011 Jenis Kegiatan Ket Rapat Pendahuluan Pembentukan Panitia Pelaksana PPDB 18 s/d 24 Mei 2011 Pendaftaran Peserta Didik Baru Pertemuan MGMP Sekolah Testing Penerimaan Peserta Didik Baru Sabtu.30 Kamis Jumat Sabtu Hari Waktu 12.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Siang Kelas VII Hari Senin Selasa Rabu Waktu 12. 6-12.

22 Januari 2012 Sabtu .2 – 14 juli 2012 Jenis Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Semester Genap Libur Umum Tahun Baru Masehi Perkiraan Kegiatan Ceramah Agama Libur Khusus Hari Raya siwa Ratri Libur Umum Tahun baru Imlek Libur khusus Hari raya Galungan dan Kuningan Maulid Nabi Muhamad SAW Perkiraan Ujian Pemantapan Libur Khusus Tawur Agung Kesanga Libur Umum Hari Raya Nyepi Libur khusus Hari Ngembak Geni Pelaksanaan KegiatanTengah Semester Genap Perkiraan Try out sekolah Libur Umum Wafatnya Yesus Kristus Perkiraan Ujian Praktek Perkiraan Ujian sekolah Perkiraan Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Libur Umum Kenaikan Yesus Kristus Pelaksanaan Ulangan Umum Smt. 16 juni 2012 Senin. 930Juni 2012 Senin. 15 Juni 2012 Sabtu. 2 januari 2012 Senin .2. 16 – 21 April 2012 Senin. 18-12-’10 Selasa. 7 Desember 2010 Raya Galungan & Kuningan Libur Umum Tahun Baru Hijriyah Program Kegiatan Semester Genap SMP Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2010 / 2011 No. 28 -31 Maret 2012 Senin . 24 – 31 Mei 2012 Jumat.30 April s/d 1. 3 januari 11 s/d 23 Mei ’12 Sabtu.2012 Sabtu.2.J Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap Libur Akhir Tahun Ajaran 2011/2012 Ket 4.3 Mei 2012 Kamis. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Hari/Tanggal Selasa. 2 – 3 Maret 2012 Jumat.31 Januari S/d 1. Libur Sekolah : 7 . 23 Maret 2012 Sabtu. 17 Mei 2012 Senin. 18 Juni s/d Sabtu. 9 – 14 April 2012 Senin. 24 Maret 2012 Rabu. 12 – 15 Maret 2012 Kamis.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 29 Sabtu. 22 Maret 2012 Jumat. 1 Januari 2011 Jumat. 23 Januari 2012 Selasa.6 – 11 Pebruari .4 Pebruari 2012 Senin. Genap ( Perkiraan ) Pembagian Raport Smt Genap Libur Umum Isra Mira. 6 april 2012 Senin.3.

6 – 11 Pebruari 2012 4 . dan hari libur khusus. Waktu libur berbentuk jeda tengah semester. Maret 2012 28 – 31 Maret 2012 6. menunjukkan pengaturan minggu efektif dan minggu minggu libur. jeda antarsemester. 8. 7. Maret 2012 24. Kegiatan Sekolah Uaraian Kegiatan SMP Negeri 1 Tampaksiring. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional.1. 5. Nopember 2011 23. Oktober 2011 19. Januari s/d 1.29. 15. 9.Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar Tabel 3. tahun Pelajaran 2011 / 2012 No Tanggal Kegiatan 1. 6.Nopember 2011 19 – 31 Desember 2011 22. hari libur keagamaan. jeda antar semester. Januari 2012 31 . 2. 4 S/d 16 Juli 2011 : Liburan Akhir Tahun Pelajaran 2010/2011 8 .2. dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional. Maret 2012 23. Januari 2012 23. 18. Keterangan Libur Umum Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus Umum Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus LiburUmum Libur Umum Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus 5. April 2012 17 Mei 2012 16 Juni 2012 18 – 30 Juni 2012 2 – 14 Juli 2012 Jenis Libur Libur Hut Proklamasi RI Libur Idul Fitri Jeda Tengah Semester Libur Saraswati Libur Pagerwesi Libur Semester Ganjil Hari Raya Siwa Ratri Tahun Baru Imlek Libur Galungan dan Kuningan Maulid Nabi Muhamad. Hari libur umum/nasional atau penetapan hari libur serentak untuk di SMP . Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar. Tanggal 17 Agustus 2011 30 – 31 Agustus 2011 28.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. 19. libur akhir tahun pelajaran. 16.Pebruari 2012 22.Negeri 1 Tampaksiring disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat. 11.30. Sept s/d 1. Hari Libur Umum Nasional dan Libur Khusus No 1. 13. Libur jeda tengah semester. 3. 10. dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan Hari Raya Keagamaan.J Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap Libur Akhir Tahun Pel.3. 17. libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran . 14. 12.SAW Tawur Agung Kesanga Hari Raya Nyepi Ngembak Geni Jeda Antar Semester Wafatnya Yesus Kristus Kenaikan Yesus Kristus Isra Mira. 4.

19 Mei 2012 Tanggal : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Masa Orientasi Peserta Didik Baru Rapat Dewan Guru Pemilihan Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Peringatan Hari Kemerdekaan RI Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya Idul Fitri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kegiatan Tengah Semester Ganjil Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya Saraswati Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Perkiraan Ulangan Umum Semester Ganjil Pengembangan Diri Pemeriksaan Hasil Ulum dan Persiapan pembagian Raport Semester Ganjil Rapat Dewan Guru Penyerahan Raport Semester Ganjil Libur Semester Ganjil Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Smt Genap Hari Raya Siwaratri Tahun Baru Imlek Hari Raya Galungan dan Kuningan Pengembangan Diri Maulid Nabi Muhamad SAW Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Rapat Dewan Guru Perkiraan Ujian Pemantapan Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya pengerupukan/Tawur Kesanga Hari Raya Nyepi Hari Raya Pagerwesi Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kegiatan tengah semester Genap Pengembangan Diri Perkiraan Try Out Sekolah Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Wafatnya Yesus Kristus Persiapan Ujian Praktek Perkiraan Ujian Praktek Sekolah Perkiraan Ujian Sekolah Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Perkiraan Ujian Nasional Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kelas VII. 18. 11. 37. 24.14. 19. 50. 28. 48. 53. 20.28 Januari 2012 4 Pebruari 2012 13 s/d 29 Pebruari 2012 18. 39. 31.15. 6. 54. 43. 23. 21.12 Nopember 2011 1 s/d 16 Desember 2011 12 Desember 2011 17 Desember 2011 19 s/d 31 Desember 2011 2 s/d 21 Januari 2012 22 Januari 2012 23 Januari 2012 31 januari s/d 11 Pebruari 2012 7. 25. 36. 4. 32. 44. 8. 42. 22. 41.10. 45.20.21. 10. 12. 15.22. 55. No 18 s/d 20 Juli 2011 11 juli 2011 30 Juli 2011 25 s/d 30 Juli 2011 1 s/d 16 Agustus 2011 17 Agustus 2011 6. 49.10.24 September 2011 3 s/d 31 Oktober 2011 8. 7. 26. 52. 47. 51. 14.27 Agustus 2011 18 s/d 29 Agustus 2011 30 s/d 31 Agustus 2011 1 s/d 27 September 2011 28 September s/d 1 Oktober 2011 3. 9. 27.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. 30.17 Maret 2012 2 s/d 3 April 2012 4 s/d 5 April 2012 6 April 2012 7 April 2012 9 s/d 14 April 2012 16 s/d 21 April 2012 23 s/d 28 April 2012 28 April 2012 1 s/d 3 mei 2012 4 s/d 16 Mei 2012 17 Mei 2012 24 s/d 31 Mei 2012 5.12.13. 35. 5. 13. 29. 38.25 Pebruari 2012 1 s/d 9 Maret 2012 10 Maret 2012 12 s/d 15 Maret 2012 16 s/d 21 Maret 2012 22 Maret 2012 23 Maret 2012 24 Maret 2012 26 s/d 27 Maret 2012 28 s/d 31 Maret 2012 3. 16.29 Oktober 2011 1 s/d 18 Nopember 2011 19 Nopember 2011 21 s/d 22 Nopember 2011 23 s/d 30 Nopember 2011 5. 33.17. 17.VIII Kenaikan Yesus Kristus Perkiraan Ulangan Umum Smt Genap Pengembangan Diri Kegiatan 9 . 46. 3. 40. 34.

permasalahan sebagai berikut: 1.j Muhamad SAW Hari Libur Semester Genap Perkiraan Rapat Pelulusan Perkiraan pengumuman Pelulusan Kelas IX Libur Akhir Tahun Ajaran 2011/2012 BAB V SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 55. Materi pokok / pembelajaran apa saja yang perlu dibahas dan dipelajari peserta didik untuk mencapai Standar Isi. 61.materi dan pokok dasar pembelajaran. Pengertian Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu mencakup merupakan standar kompetensi. Sumber belajar apa yang dapat diperdayakan untuk Standar Isi tertentu. 62. 57.indikator. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai Standar Isi tertentu.kegiatan ke dalam materi pembelajaran. 4. 6. 60.penilaian. Landasan Pengembangan Silabus 10 . Kegiatan pembelajaran apa saja yang seharusnya diskenariokan oleh guru sehingga peserta didik mampu berinteraksi dengan sumber-sumber belajar.alokasi waktu dan sumber bahan / alat belajar. 58. Silabus 1. 1 s/d 14 Juni 2012 7 Juni 2012 15 Juni 2012 16 Juni 2012 20 s/d 30 Juni 2012 18 Juni 2012 19 juni 2012 2 s/d 14 Juli 2012 : : : : : : Pemeriksaan hasil Ulum Dan persiapan Pembagian Raport Smt Genap Rapat Dewan Guru Pembagian raport Smt Genap Hari Raya Isa Mira.kompetensi standar kompetensi dasar. Indikator apa saja yang harus dirumuskan untuk mengetahui ketercapaian KD dan SK. 3. 59. Silabus penjabaran kompetensi pokok/pembelajaran . 56.kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. 5. 7. Bagaimanakah cara mengetahui pencapaian kompetensi berdasarkan indikator sebagai acuan dalam menentukan jenis dan aspek yang akan dinilai. 2. Kompetensi apa saja yang harus dicapai siswa sesuai dengan apa yang dirumuskan oleh Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). 2. Silabus pada dasarnya menjawab permasalahan.

LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang / Depdiknas. 3. Prinsip Pengembangan Silabus Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah. 4. LPMP dan lembaga terkait Balitbang Pepdiknas. kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan Dinas Pendidikan. a.kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan Dinas Pendidikan. Sekolah dan komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. dan MAK. Dalam pengembangan silabus sekolah .maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk mengembangkan silabus yang akan dipergunakan oleh sekolah tersebut. 4 . Pengembangan Silabus Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah. b. kelompok kerja guru atau Dinas pendidikan dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi . materi ajar.SMK serta Departemen yang menangani urusan pemerintah dibidang Agama untuk : MI. Sekolah dan komite sekolah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan di bawah supervisi Dinas Pendidikan untuk SD. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Beberapa sekolah dan atau sekolah-sekolah dalam sebuah Yayasan dapat bergabung untuk menyusun silabus. 2.SMA. Dinas Pendidikan Dinas pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru yang berpengalaman di bidang masing-masing . sumber belajar dan penilaian hasil belajar(pasal 20). Kelompok Sekolah Apabila guru kelas atau guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri . Sekolah bersama komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Landasan pengembangan silabus dan perencanaan proses pembelajaran yang meliputi Silabus dan RPP tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 17 ayat 2 dan pasal 20 sebagai berikut: 1. MTs. sekolah bersama komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari pergurunan tinggi.SMP.LPMP atau unit terkait yang ada di Departemen Pendidikan Nasional. metode pengajaran. MA. Sekolah dan Komite Sekolah Pengembangan silabus adalah sekolah bersama komite sekolah untuk menghasilkan silabus yang bermutu. 3. 2. Sekolah dan Komite Sekolah Pengembangan silabus adalah sekolah bersama komite sekolah untuk menghasilkan silabus yang bermutu. 1. Kelompok sekolah 11 . Proses pembelajaran yang meliputi silabus dan RPP yang memuat sekurangkurangnya tujuan pembelajaran. LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang Depdiknas dalam penyusunan silabus.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Apabila guru kelas atau guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri. Menentukan Materi Pokok/Pembelajaran konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan b. d. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. Standar Kompetensi diambil dari Standar Isi ( Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar ) Mata Pelajaran. Dalam pengembangan silabus ini sekolah. Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK dan KD. c. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Beberapa sekolah dan atau sekolah-sekolah dalam sebuah Yayasan dapat bergabung untuk menyusun silabus. Menuliskan Kompetensi Dasar Kompetensi dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. c. penyusun terlebih dahulu mengkaji standar isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : a. maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk mengembangan silabus yang akan dipergunakan oleh sekolah tersebut. c. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Kolompok sekolah ini juga dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. LPMP atau unit terkait yang ada di Depertemen Pendidikan Nasional 5. mata pelajaran. Mengisi Indentitas Silabus Identitas terdiri dari nama sekolah. Menuliskan Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan. Sebelum menuliskan Standar Kompetensi. kelas dan semester. sikap dan ketrampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. d. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. b. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. b. Urutan berdasarkan hierarki Kompetensi Dasar. Identitas silabus ditulis di atas matriks silabus. Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan setempat dapat menfasilitasi penyusunan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru yang berpengalam di bidang masing-masing. kelompok kerja guru atau Dinas pendidikan dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang Depdiknas dalam penyusunan silabus. Langkah – Langkah Pengembangan Silabus a. Hal ini dimungkinkan sebab sekolah dan komite sekolah karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan penyusunan silabus. c. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. Dalam menentukan materi pokok/pembelajaran harus dipertimbangkan : 12 .

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum a. Kebermanfaatan bagi peserta didik Struktur keilmuan Kedalaman dan keluasan materi Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dengan tuntutan lingkungan Alokasi waktu. Selain itu harus diperhatikan hal – hal berikut : a. g. Perumusan kegiatan pembelajaran harus jelas memuat materi yang harus dikuasai untuk mencapai kompetensi dasar. e. Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dapat diwujudkan melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. b. Menarik minat (interest) : materinya menarik minat siswa dan memotivasinya untuk mempelajari lebih lanjut. c. Kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa ( student center). lingkungan dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengelaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi atar peserta didik. f. b. Kegiatan pembelajaran disusun berdasarkan atas satu tuntutan kompetensi dasar. Penentuan urutan langkah pembelajaran sangat penting artinya bagi KD-KD yang memerlukan prasyarat tertentu. intelektual. Layak dipelajari ( learnability) : materi layak dipelajari baik dari aspek tingkat kesulitan maupun aspek pemanfaatan bahan ajar dan kondisi setempat. Materi kegiatan pembelajaran dapat berupa pengetahuan. c. Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasia peserta didik. d. b. e. Guru harus berfikir kegiatan apa yang bisa dilakukan agar siswa memiliki kompetensi dasar yang telah ditetapkan. peserta didik dengan guru. emosional. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar. g. d. e. f. c. sikap dan ketrampilan. Kriteria dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran sebagai berikut : a. Tingkat kepentingan (significance) : materi yang diajarkan memang benar-benar diperlukan oleh siswa. Kebermanfaatan ( utility ) : materi tersebut memberikan dasar – dasar pengetahuan dan ketrampilan pada jenjang berikutnya. h. e. Kegiatan pembelajaran disusun bertujuan untuk memberikan bantuan kepada para pendidik khususnya guru agar mereka dapat bekerja dan dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional sesuai dengan tuntutan kurikulum. 13 . Kesahihan (validity) : materi memang benar-benar teruji kebenaran dan kesahihannya. Relevansi materi pokok dengan SK dan KD Tingkat perkembangan fisik. sosial dan spiritual peserta didik. Pembelajaran bersifat spiral (terjadi pengulang-pengulangan materi tertentu). d.

g. Teknik tes merupakan cara untuk memperoleh informasi melalui pertanyaan yang memerlukan jawaban betul 14 . di dalam penentuan indikator diperlukan kriteria-kriteria berikut : a. menganalisis dan menafsirkan proses dan belajar siswa yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bemakna dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tingkat keberhasilan pencapaian kompetensi yang telah ditentukan. Pemilihan kegiatan pembelajaran mempertimbangkan hal – hal sebagai berikut : a. Dalam kegiatan ini terdapat tiga komponen penting yang meliputi (a) teknik penilaian. kemampuan. Disesuaikan dengan kemampuan siswa. c. c. sosial ekonomi dan budaya serta masalah khusus yang dihadapi siswa bersangkutan. Dapat diukur/dapat dikuantitatifkan/dapat diamati. Memperhatikan sumber-sumber belajar yang relevan. Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. mengolah. d. Berkaitan dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. g. yang secara garis besar dapat dikategorikan sebagai teknik tes dan teknik non tes. dan psikomotor). Adapun yang dimaksud dengan teknik penilaian adalah cara – cara yang ditempuh untuk memperoleh informasi mengenai proses dan produk yang dihasilkan pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. berpasangan. latar belakang keluarga. mengelola dan Mencerminkan ciri khas mata pelajaran dalam pengembangan kemampuan peserta didik. Teknik Penilaian Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. sumber belajar dan sarana yang tersedia. Sesuai tingkat perkembangan berpikir siswa. b. Memberikan peluang kepada siswa untuk mencari. (b) bentuk instrumen. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan kegiatan pembelajaran siswa yaitu kegiatan (siswa dan guru) dan obyek belajar. d. terlebih dahulu diperhatikan indikator. Memperhatikan pelayanan terhadap perbedaan individual siswa seperti bakat. e. f. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan dalam rangka penilaian ini. Memperhatikan aspek manfaat dalam kehidupan sehari-hari (life skills) Harus dapat menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa secara utuh (kognitif. f. Merumuskan Indikator Untuk mengembangkan instrumen penilaian. menemukan sendiri pengetahuan di bawah bimbingan guru. a). Menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur. kelompok dan klasik. minat. Oleh karena itu. Bervariasi dengan mengkombinasikan kegiatan individu/ perorangan. (c) contoh instrumen. e. b. afektif.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum i.

8. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindakan perbaikan berupa program remidi. Dalam melaksanakan penilaian. Penilaian merupakan proses identifikasi pencapain kompetensi dan hasil belajar yang dikemukakan melalui pernyataan yang jelas tentang standar yang harus dan telah dicapai disertai dengan peta kemajuan hasil belajar siswa. 3. Teknik non tes adalah suatu cara untuk memperole informasi melalui pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban betul atau salah. Kompetensi Dasar dan Indikator. 2. Penilaian dilakukan secara berkelanjutan (direncanakan dan dilakukan terus menerus) guna mendapatkan gambaran yang utuh mengenai perkembangan penguasaan kompetensi siswa baik sebagai efek langsung ( main effect) maupun efek pengiring (nurturant effect) dari proses pembelajaran. dalam artian semua indikator ditagih kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum serta untuk mengetahui kesulitan siswa. 4. Penilaian merupakan suatu proses pengumpulan dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa dengan menerapkan prinsip berkelajutan. bukti – bukti autentik akurat dan konsisten sebagai akuntabilitas publik. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Apabila siswa belum menguasai suatu kompetensi dasar. 5. 6. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian indikator. ia diberi tugas pengayaan.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum atau salah. 11. Dalam sistem penilaian berkelanjutan. Penilaian berorientasi pada Standar Kompetensi. Penilaian dilakukan untuk menyeimbangkan berbagai aspek pembelajaran kognitif. 9. 12. penyusun silabus perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini : 1. dengan demikian hasilnya akan memberikan gambaran mengenai perkembangan pencapaian kompetensi. Pemilihan jenis penilaian harus disertai dengan aspek-aspek yang akan dinilai sehingga memudahkan dalam penyusunan soal. 7. guru harus membuat kisi-kisi penilaian dan rancangan penilaian secara menyeluruh untuk satu semester dengan menggunakan teknik penilaian yang tepat. Siswa yang telah menguasai semua atau hampir semua dasar dapat diberi tugas untuk mempelajari kompetensi berikutnya. 15 . 10. ia harus mengikuti proses pembelajaran lagi dan bila telah menguasai kompetensi dasar. Penilaian menggunakan acuan kriteria yang berdasarkan apa yang bisa dilakukan siswa setelah siswa mengikuti proses pembelajaran dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. afektif dan psikomotor dengan menggunakan berbagai model penilaian baik formal maupun non formal secara berkesinambungan.

Apabila pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan. b). 8. menjodohkan dan sebagainya. Setelah penentuan instrumen tes telah dipandang tepat selanjutnya instrumen tes itu dapat dituliskan di dalam kolom matriks silabus yang tersedia.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 13. siswa. Oleh karena itu bentuk instrumen yang dikembangkan dapat berupa : 1. karya dan atau prestasi Tes Lisan Tes Unjuk Kerja Penugasan Observasi Wawancara Portofolio Penilaian Diri c). uj petik prosedur atau uji petik prosedur dan produk. Teknik Tes Tulis                 Bentuk Instrumen Tes Isian Tes Uraian Tes Pilihan Ganda Menjodohkan Daftar Pertanyaan Tes Identifikasi Tes Simulasi Uji Petik Kerja Produk Uji Petik Kerja Prosedur Uji Petik Kerja Prosedur dan Produk Tugas Proyek Tugas Rumah ( Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur ) Lembar Observasi Pedoman Wawancara Dokumen pekerjaan. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. penilaian harus diberikan baik pada proses (ketrampilan proses) misalnya teknik wawancara maupun produk/hasil dengan melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. Portofolio dapat menggunakan dokumen pekerjaan. 3. 2. Berikut ini disajikan ragam teknik penilaian beserta instrumen yang dapat digunakan. Tes lisan yaitu berbentuk daftar pertanyaan. 4. Contoh Instrumen 16 . tes simulasi dan uji petik kerja produk. 5. Tes unjuk kerja dapat berupa tes identifikasi. Penilaian diri dengan menggunakan lembar penilaian diri. Bentuk Instrumen Bentuk instrumen yang dipilih harus sesuai dengan teknik penilaiannya. Ragam Teknik Penilaian Beserta Bentuk Instrumen. 6. Penugasan seperti tugas proyek atau tugas rumah. Observasi yaitu dengan menggunakan lembar observasi Wawancara yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara. isian. kaya dan atau prestasi siswa Lembar Penilaian Diri Tes tulis dapat berupa tes esai/uraian. 7. pilihan ganda.

B. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang diperlukan dalam kegiatan pembelajaran yang dapat berupa : buku teks. media elektronik. apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Menentukan Alokasi Waktu Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu dengan memperhatikan : a. Sumber Belajar. dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. dan Penilaian. b. per tahun dan alokasi waktu pelajaran lain yang sekelompok Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada pada struktur kurikulum. Jumlah kompetensi per semester 6. 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus.Materi Pembelajaran. 7. Oleh karena itu. 5. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Namun apabila dipandang hal itu menyulitkan karena kolom yang tersedia tidak mencukupi selanjutnya contoh instrumen penilaian diletakkan di dalam lampiran tersendiri. 3. Pengertian RPP Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus. Minggu efektif per semester. media cetak. nara sumber. Metode Pembelajaran. RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas. guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). apa yang tertuang di dalam RPP 17 . Contoh instrumen dapat dituliskan di dalam kolom matriks silabus yang tersedia. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan. laboratorium. RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas untuk setiap Kompetensi dasar. Alokasi waktu mata pelajaran c. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Unit Waktu 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Setelah ditetapkan bentuk instrumennya selanjutnya dibuat contohnya. Oleh karena itu. lingkungan alam sekitar dan sebagainya.

yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. dan KD b. Sumber Belajar. waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. Sebelum menuliskan Standar Kompetensi. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan − Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan. Standar kompetensi diambil dari Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). dalam mata pelajaran keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK 18 . Metode Pembelajaran. penyusun terlebih dahulu mengkaji Standar Isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : a. Oleh karena itu. − Standar Kompetensi. Mencantumkan Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan. Komponen RPP Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Metode pembelajaran Sumber Belajar Penilaian Hasil Belajar Langkah-langkah Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mencantumkan identitas − Nama sekolah − Mata Pelajaran − Kelas/Semester − Alokasi Waktu Catatan: − RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar.Materi Pembelajaran. Kompetensi Dasar. dan Penilaian. sikap. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar. bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. Pendahuluan Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Mencantumkan Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode. menantang. tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu Keterkaitan antar standar kompetensi dan dan/atau tingkat kesulitan Kompetensi Dasar kompetensi dasar dalam mata pelajaran Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi 19 . langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan : a. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. Mencantumkan Kompetensi Dasar keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan. Inti Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. dasar antar mata pelajaran Mencantumkan Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional. Pada dasarnya. rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran. b. inspiratif. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari kompetensi dasar. adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. mata pelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum c. c. b. Mencantumkan Materi Pembelajaran Materi pembelajaran yang ada dalam silabus. Mencantumkan Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Untuk mencapai suatu kompetensi dasar dalam kegiatan pembelajaran harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan dalam setiap pertemuan. menyenangkan.

. Penutup Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan. pengarang... : .. media.... alat. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi... Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Pertemuan 2 dst E. Mencantumkan Sumber Belajar Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang Sumber belajar mencakup sumber rujukan........... Apabila penilaian menggunakan teknik tes tertulis uraian..... dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. 20 ............. umpan balik.......... dikembangkan oleh satuan pendidikan...... Penilaian C...... tes unjuk kerja................... 4. penilaian dan refleksi...... Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP/MTs...... Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional... dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut.... sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens. dan konfirmasi. Dalam sajiannya dapat dituangkan dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal.......... dan bahan... : .. elaborasi..... lingkungan...... Tujuan Pembelajaran B......... dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik... serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa..C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.. Mencantumkan Penilaian Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian... dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian...... narasumber............. : .... Misalnya... Mata Pelajaran Kelas/Semester Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu A... : ..... : ...... dan halaman yang diacu.. minat....................... bentuk instrumen.. Beberapa Pengertian / Istilah : ....... Metode Pembelajaran D....... kreativitas. dan kemandirian sesuai dengan bakat. c. dan tindak lanjut.... x 40 menit (… pertemuan) Standar Kompetensi : ..... Materi Pembelajaran C....... Sumber Belajar F.....

dan silabus. Permulaan Tahun Pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. penilaian. Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. KTSP terdiri dari tujuan tingkat satuan pendidikan. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran tertentu yang mencakup standar komptensi. kompetensi dasar. Penugasan Terstruktur adalah kegiaatan pembelajaran yang berupa pandalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. metode pengajaran. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum opersasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan prose pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. Waktu penyelesaiannya ditentukan oleh peserta didik. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik. materi ajar. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. struktur dan muatan kurikuluim tingkat satuan pendidikan. materi pokok/pembelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. kegiatan pembelajaran. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Minggu Efektif Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. minggu efektif belajar. kegiatan pembelajaran. sumber belajar dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Waktu Pembelajaran Efektif adalah jumlah jam pelajaran setiap minggu. kalender pendidikan. Waktu Libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakannya kegiatan pembelajaran terjadwal 21 . dan penilaian hasil belajar. indicator. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. alokasi waktu dan sumber/alat/bahan belajar. sumber balajar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful