C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yaitu bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara demokratis serta bertanggungjawab. Prinsip yang terkandung dari tujuan itu bahwa pendidikan berperan untuk mengembangkan potensi manusia agar terbentuk kompetensi pada dirinya menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cerdas, berbudi pekerti yang luhur, sehat jasmani rohani, kreatif, mandiri, demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapai tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Pendidikan diyakini sebagai dasar pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, Pendidikan diperlukan oleh manusia untuk proses pendewasaan, tidak dapat disangkal bahwa rendahnya nilai moral dan kualitas sumber daya manusia disebabkan oleh rendahnya mutu pendidikan. Sedangkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan. Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar Nasional Pendidikan terdiri atas: (1) standar isi, (2) standar proses, (3) standar kompetensi lulusan, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan. Empat dari kedelapan Standar Nasional Pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Proses, dan Standar Penilaian Pendidikan merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Untuk memenuhi amanat Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tersebut di atas, dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan pendidikan sekolah pada

1

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

khususnya, SMP Negeri 1 Tampaksiring sebagai satuan pendidikan tingkat menengah pertama mengembangkan Kurikulum sekolah. Dalam mengembangkan kurikulum, SMP Negeri 1 Tampaksiring melibatkan seluruh warga sekolah dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan (stake holders). Melalui Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring ini diharapkan sekolah dapat melaksanakan program pendidikan sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. B. Landasan Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 22 tahun 2006 tentang Standar Isi. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 tahun 2006 dan No. 6 tahun 2007 tentang pelaksanaan Permendiknas RI No. 22 dan 23 tahun 2006. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 24 tahun 2007 tentang Standar Sarana Prasarana. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 16 tahun 2007 tentang Kualifikasi Tenaga Pendidik. Peraturan Daerah Provinsi Bali No. 3 tahun 1992 tentang muatan lokal Bahasa dan Aksara Bali. 12. Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Bali Bali No. 715 / I. 19 / I. 1994 tentang muatan lokal Pendidikan Budi Pekerti. 14. Peraturan Mentri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 63 tahun 2009 tentang Standar Biaya. C. Tujuan Pengembangan Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.

2

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

Kurikulum dikembangkan dengan tujuan : a. Interaksi proses belajar mengajar Kurikulum merupakan rencana tertulis yang berisi tentang ide-ide dan gagasan yang dikembangkan oleh pengembang kurikulum. Kurikulum mengandung sejumlah komponen yang saling terkaitan satu dengan yang lain seperti komponen tujuan yang menjadi arah pendidikan, komponen pengalaman belajar, komponen strategi pencapaian tujuan dan komponen evaluasi. Komponen yang saling berkaitan ini akan membentuk sistem pengajaran, yang selanjutnya akan dijadikan pedoman oleh guru dalam proses belajarmengajar. Sistem pengajaran melahirkan tindakan-tindakan guru dan siswa yang pada dasarnya merupakan implementasi dari kurikulum. Kurikulum berhubungan dengan sebuah program, sebuah perencanaan, isi/materi pelajaran (content/subject matter) serta pengalaman belajar (learning experiences), sedangkan pengajaran berhubungan dengan metode, tindakan mengajar implementasi dan presentasi. Jadi, apapun yang dilakukan dalam kegiatan belajar-mengajar, pada dasarnya merupakan implementasi dari kurikulum yang sudah direncanakan dan dibuat sebelumnya dalam bentuk sebuah program. Guru, dalam melakukan proses belajar-mengajar harus berdasarkan kurikulum. Karena kurikulum memberikan arahan dalam interaksi belajarmengajar. Dengan kata lain, kurikulum merupakan jantungnya pendidikan. b. Pertanggungjawaban (accuntability) akademik. Kurikulum memiliki posisi sentral dalam setiap upaya pendidikan. Apa pun yang dilakukan harus berdasarkan kurikulum. Posisi sentral ini menunjukkan bahwa di setiap unit pendidikan kegiatan yang utama adalah interaksi akademik antara peserta didik, pendidik, sumber dan lingkungan. Dapat dikatakan bahwa, kegiatan pendidikan atau pengajaran tidak bisa lepas dari interaksi kurikulum. Dalam posisi ini, maka kurikulum adalah bentuk akuntabilitas lembaga pendidikan terhadap masyarakat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik, kurikulum harus mampu memberikan gambaran yang jelas tentang kegiatan akademik yang berlangsung dan terjadi di suatu lembaga pendidikan (interaksi akademik). Sebagai bentuk pertanggungjawaban formal, kurikulum harus mampu memberikan gambaran yang jelas tetang pengalaman belajar yang terjadi di suatu lembaga pendidikan yang tidak bertentangan dengan hukum. c. Evaluasi pembelajaran/pendidikan Kurikulum adalah program atau rencana. Sebagai sebuah rencana, maka dalam kurikulum harus dicantumkan juga tentang evaluasi pembelajaran. Kegiatan evaluasi merupakan hal yang mutlak dilakukan dalam penyelenggaraan pendidikan. Evaluasi bertujuan untuk menentukan apakah kualitas yang diharapkan sudah dimiliki oleh peserta didik. Selain itu, dari konsep evaluasi memberikan suatu rujukan terhadap proses mempertimbangkan untuk memberi nilai dan arti terhadap kurikulum dan pembelajaran. Jadi evaluasi merupakan suatu proses dalam membuat suatu keputusan.

3

evaluasi juga berperan untuk memperbaiki pembelajaran dengan pertimbangan yang dibuat oleh evaluator berdasarkan hasil evaluasi. transpormasi dari masyarakat agraris ke masyarakat idustri. dan nantinya akan menjadi sebuah kebutuhan. kemampuan mengembangkan ilmu teknologi dan seni. Kurikulum yang disusun pada hakikatnya untuk proses pembelajaran siswa dalam upaya pencapaian tujuan yang telah ditentukan. masa sekarang. Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang berorientasi pada siswa. serta pengembangan berbagai kualitas bangsa. sedangkan pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dapat mencapai tujuan secara optimal sesuai dengan program perencanaan. hidup sehat dan fisik sehat ( Karakter Bangsa). d. Apabila kurikulum membatasi diri terhadap hal tersebut. toleran. Siswa memiliki gaya belajar serta kemampuan berbeda. cinta damai. apakah sudah baik. maka segala bentuk tantangan masyarakat tidak akan pernah terjawab.Posisi ketiga adalah kurikulum untuk membangun kehidupan masa depan. 4 . Posisi pertama adalah kurikulum adalah ”construct” yang dibangun untuk mentransper apa yang sudah terjadi di masa lalu kepada generasi berikutnya untuk dilestarikan. Seperti misalnya. Dari sistem pemerintahan sentralisasi ke desentralisasi. memiliki daya saing. Jadi. seperti sikap dan tindakan demokrasi. Pendidikan untuk masa sekarang dan masa depan Dalam konteks ini. kurikulum harus mampu menegakan akuntabilitasnya dalam akademik akuntabilitas dan formal akuntabilitas. Kurikulum harus berusaha menyediakan segala sesuatu yang menjadi kriteria pendidikan masa depan. diadaptasikan sehingga menjadi kepedulian dan masalah kurikulum. Dengan demikian implementasi kurikulum harus melibatkan siswa secara penuh. dan apakah sudah efektif. dan berbagai rencana pengembangan dan pembangunan bangsa dijadikan dasar untuk mengembangkan kehidupan masa depan. maka guru harus mengadakan evaluasi terhadap program dan pembelajaran. Posisi kurikulum pada dasarnya ada tiga.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Dalam pembelajaran. lembaga pendidikan. peran evaluasi adalah sebagai wahana untuk proses mempertimbangkan suatu pogram/kurikulum pendidikan apakah perlu ditambah atau di kurangi sesuai dengan tuntutan masyarakat atau mungkin diganti. Untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan program. dimana kehidupan masa lalu. diteruskan atau dikembangkan selanjut (berpegangan pada pandangan filosofis perenialisme dan esensialisme). implementasi kurikulum harus sesuai dengan apa yang ditulis dalam kurikulum. bukan sebagai objek belajar. produktif. Hendaknya problema masyarakat dianggap sebagai tuntutan. Tuntutan masyarakat seperti ini harus diterjemahkan ke dalam setiap jenjang pendidikan. Sehingga kurikulum tidak boleh membatasi dan menutup diri pada persoalan pendidikan dalam pandangan perenialisme dan esensialisme serta terhadap perubahan yang terjadi. oleh sebab itu guru harus menempatkan siswa sebagai subjek belajar. adalah kurikulum berposisi sebagai jawaban untuk menyelesaikan masalah sosial yang berkenaan dengan pendidikan (berpegang pada pandangan filosofi progresivisme). semangat kebangsaan tinggi. Selain itu. Posisi kedua. Dari posisi ketiga inilah lahirnya tujuan pendidikan Nasional yang merupakan angan-angan pendidikan dimasa depan. dari pembelajaran teacher certered ke student centered. Tuntutan masyarakat itu selanjutnya. dan pada gilirannya menjadi tujuan kurikulum.

pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. adat istiadat. ketrampilan akademik dan ketrampilan vokasional merupakan keniscayaan. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. bidang kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan. Kebutuhan dan Kepentingan Peserta Didik dan Lingkungannya. Menyeluruh dan Berkesinambungan. Kurikulum mencerminkan keterkaitan unsur-unsur 5 . Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip sebagai berikut : 1. kondisi daerah. perkembangan. teknologi. dan seni berkembang secara dinamis. Beragam dan Terpadu. jenjang dan jenis pendidikan serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedaan agama. sehat berilmu. Oleh karena itu pengembangan ketrampilan pribadi. dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan. Substansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi. muatan lokal dan pengembangan diri secara terpadu serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar substansi. 6. Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan. Kurikulum dikembangkan dengan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. suku budaya. dunia usaha dan dunia kerja. Untuk mendukung pencapain tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum D. Pengembangan kurikulum dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (steakholder) untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan. teknologi dan seni. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman karakteristik peserta didik. ketrampilan berfikir. Oleh karena itu. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum. 3. Prinsip Pengembangan Kurikulum Kurikulum dikembangkan sesuai dengan relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. 5. Perkembangan. status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu pengetahuan. Belajar Sepanjang Hayat. 4. Berpusat Pada Potensi. ketrampilan sosial. berakhlak mulia. kebutuhan. cakap kreatif. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan pembelajaran berpusat pada peserta didik. Pengembangan kurikulum mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BNSP serta memperhatikan pertimbangan komite sekolah. Teknologi dan Seni. semangat dan isi kurikulum dan memberikan pengalaman belajar peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. 2. Relevan dengan Kebutuhan Kehidupan.

karakteristik lingkungan. Oleh karena itu kurikulum harus dikembangkan 6 . Seimbang Antara Kepentingan Nasional dan Kepentingan Daerah. Pendidikan merupakan proses sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang memungkinkan potensi diri (afektif. kognitif dan psikomotor) berkembang secara optimal. kurikulum disusun dengan memperhatikan potensi. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehar-hari. Peningkatan potensi. tantangan dan keragaman. kebutuhan. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah memiliki potensi. 2. Oleh sebab itu. Hal ini sangat penting terutama bagi peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan dan mempunyai kecakapan hidup. emosional dan sosial. 7. berbangsa dan bernegara. Kurikulum disusun yang memungkinkan semua mata pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia. kurikulum perlu memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki dunia kerja. 4. minat kecerdasan intelektual. 6.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum pendidikan formal. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendorong partisipasi masyarakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan keperibadian peserta didik secara utuh. Sejalan dengan itu. kecerdasan. non formal dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan lingkungan yang selalu berkembang serta arah pengembangan manusia seutuhnya. tingkat perkembangan. spiritual dan kinestetik peserta didik. Acuan Operasional Penyusunan Kurikulum Kurikulum disusun dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Untuk itu keduanya harus ditampung secara berimbang dan saling mengisi. dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik. teknologi dan seni. Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa masyarakat berbasis pengetahuan dimana ipteks sangat berperan sebagai penggerak utama perubahan. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pendidikan harus terus menerus melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan ipteks sehinga tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. 5. E. Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat. 3. Perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan daerah.

7. Pergaulan antar bangsa yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu bersaing serta mempunyai kemampuan untuk berdampingan dengan suku dan bangsa lain. Standar Isi No 1 Aspek Struktur Kurikulum Indikator a. misi. tujuan. teknologi dan seni. Dinamika perkembangan global. muatan lokal dengan Kondisi sekolah Struktur kurikulum terdiri dari 10 mata pelajaran. Struktur kurikulum terdiri dari 10 mata pelajaran. Kurikulum harus dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya. Pendidikan diarahkan untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik yang menjadi landasan penting bagi upaya memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dalam kerangka NKRI. Identifikasi Standar Isi. baik pada individu maupun bangsa. taqwa dan akhlak mulia. Agama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung peningkatan iman dan taqwa serta ahklak mulia dengan tetap memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Pendidikan harus menciptakan kemandirian. Kurikulum harus dikembangkan sesuai dengan visi. Standar Kompetensi Lulusan. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan. kondisi dan ciri khas satuan pendidikan. Standar Proses. 10. Oleh karena itu kurikulum harus mendorong berkembangnya wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI. Oleh karena itu muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung peningkatan iman. yang sangat penting ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. 5 muatan lokal dengan jumlah 36 jam pelajaran. dan 1 jam pelajaran pada muatan 7 . Kesetaraan jender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan jender. 9. F. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat. 12. 8. dan pengembangan diri. Analisis Konteks I. Upaya pencapaian Adanya penambahan 1 jam pelajaran pada mata pelajaran Matematika. 11. Karakteristik satuan pendidikan. Standar Pengelolaan Dan Standar Penilaian Pendidikan 1. Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum secara berkala dan berkesinambungan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

jumlah 32 jam pelajaran, dan pengembangan diri. b. Penetapan KKM 90 % guru memahami untuk masing – masing mata pelajaran minimal ideal 75 melalui analisis intake, kompleksitas dan daya dukung. c. Kenaikan kelas dan kelulusan memiliki peraturan tersendiri. d.Sekolah memiliki kriteria mutasi peserta didik e. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tertuang dalam 2 Silabus Silabus dan RPP Silabus masingmasing mata pelajaran dikembangkan oleh MGMP sekolah Silabus dikembangkan dengan 7 langkah mulai dari 3 RPP mengkaji SK-KD. Tenaga pendidik menyusun RPP masing – masing mata pelajaran yang diampunya dengan berpedoman pada Permendiknas No.41 Tahun 2007 90 % silabus masingmasing mata pelajaran dikembangkan oleh MGMP sekolah 90 % tenaga pendidik memahami tentang analisis (mengkaji) SKKD. 80 % Tenaga pendidik menyusun RPP masing – masing mata pelajaran yang diampunya dengan berpedoman pada Permendiknas No.41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Sekolah belum menetapkan kriteria mutasi peserta didik Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa tertuang dalam Silabus dan RPP Sekolah menetapkan kriteria ujian sekolah. prosedur dalam menetapkan KKM untuk masing – masing mata pelajaran.

lokal Budi Pekerti.

Sekolah mengadakan workshop penetapan KKM.

Sekolah menetapkan kriteria ujian sekolah.

Sekolah menetapkan kriteria mutasi peserta didik Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa agar diintegrasikan dalam Silabus dan RPP Mendatangkan nara sumber untuk mencapai 100% pengembangan silabus. Mendatangkan narasumber dalam menganalisis (mengkaji ) SK-KD Mendatangkan narasumber dalam menyusun RPP masing – masing mata pelajaran dan setiap tenaga pendidik menguasai Permen No. 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses.

8

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

tentang Standar Proses. 2. Standar Kompetensi Lulusan No Aspek 1 SKL Satuan Pendidikan Indikator Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari Kondisi sekolah Belum semua peserta didik mampu menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari Upaya pencapaian Memaksimalkan seluruh peserta didik untuk menganalisis dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehariMenunjukkan dan inovatif. kemampuan Peserta didik hari belum Tenaga pendidik memberikan tugas berfikir mandiri tidak membuat karya tulis sederhana. 2 SKL Agama Hindu Memahami Dharmagita dalam menyanyikan contoh lagu kerohanian Peserta didik belum mampu memahami Dharmagita dalam menyanyikan contoh 3 SKL Bahasa Indonesia Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi dan drama. lagu kerohanian Peserta didik belum mampu mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi, pengalaman, pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara, presentasi laporan, diskusi, protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek, novel remaja, puisi dan drama karena kurangnya perbendaharaan kata Guru belum mampu menyediakan media untuk proses Memantapkan kegiatan ekstrakurikuler Dharmagita Peserta didik diarahkan untuk banyak membaca dan berbicara komunikatif dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar.

berfikir logis, kritis, kreatif menunjukkan kemampuan inovatif.

logis, kritis, kreatif dan terstruktur untuk

4

SKL Bahasa Inggris

Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana,

Mengeintensifkan kegiatan kursus Bahasa Inggris

9

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum

secara formal maupun informal dalam bentuk Reccount, naratiff, procedure, descriftive, dan report, dalam konteks

pembelajaran secara maksimal

kehidupan sehari-hari Mengungkapkan makna Peserta didik belum secara lisan dalam wacana mampu interpersonal transaksional secara informal recount, report dalam formal dalam sederhana, secara lisan dalam maupun wacana interpersonal bentuk dan transaksional narrative, sederhana, secara konteks informal dalam bentuk recount, narrative, procedure, descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari karena lingkungan tidak 5 SKL Matematika Memahami konsep bilangan riil, operasi hitung dan sifatsifatnya barisan bilangan sederhana serta penggunaannya dalam pemecahan masalah mendukung Peserta didik belum memahami konsep bilangan riil, operasi hitung dan sifatsifatnya barisan bilangan sederhana serta penggunaannya dalam pemecahan Memahami konsep aljabar meliputi bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya, himpunan dan operasinya, relasi, fungsi dan grafiknya sistem persamaan linier dan penyelesaiannya serta menggunakannya dalam masalah Peserta didik mengalamai kesulitan dalam memahami konsep aljabar meliputi bentuk aljabar dan unsur-unsurnya, persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya, himpunan dan

Tenaga pendidik mengarahkan bercakap-cakap bahasa inggris sederhana seharihari.

dan mengungkapkan makna peserta didik

procedure, descriptive dan formal maupun kehidupan sehari-hari.

Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan

Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan

10

segitiga ( termasuk melukis segitiga) dan segi empat. mencatat pengamatan dan lensa pengamatan Peserta didik belum yang mampu melakukan melakukan percobaan karena hasil IPA belum memadai dan peralatan percobaan sesuai prosedur. kesebangunan dan kongruensi. limas dan jaring-jaringnya. ukuran dan pengukurannya meliputi hubungan antar garis. krucut. sarana laboratorium pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai. fungsi dan grafiknya sistem persamaan linier dan penyelesaiannya serta menggunakannya dalam pemecahan masalah Peserta didik belum mampu memahami bangun ruang karena media pembelajaran matematika belum memadai Memahami bangun-bangun geometri. Melakukan dengan sesuai.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum pemecahan masalah operasinya. balok. tabung. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. membuat kesimpulan dan 11 . bola serta menggunakannya 6 SKL IPA dalam pemecahan masalah Menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin dan lensa Tenaga pendidik berusaha membuat media pembelajaran. relasi. lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya). sudut ( melukis sudut dan membagi sudut). Peserta didik belum mampu menyelidiki sifat-sifat cahaya dan hubungannya dengan berbagai bentuk cermin Mengefektifkan kelompok belajar dan pembinaan yang berkesinambungan Sekolah secara bertahap menambah sarana lab IPA. teorama Pyhtagoras. kubus. lingkaran ( garis singgung sekutu. prisma.

Peserta didik belum mampu memahami ragam teks non sastra dengan berbagai cara membaca Peserta didik belum mampu bersikap dan Karya wisata 8 SKL Penjaskes Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan tubuh serta lingkungan Mendatangkan nara sumber dari Puskesmas untuk sosialisasi budaya hidup sehat sehari-hari seperti perawatan budaya hidup sehat 9 SKL Seni Budaya Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perorangan dan kelompok Memperbanyak kegiatan pergelaran tingkat kelas dan sekolah.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat 10 SKL Muatan Lokal Bahasa Bali Memahami ragam teks non sastra dengan berbagai cara membaca Mengintensifkan pembinaan dalam kegiatan ekstra kurikuler dan lomba PORSENIJAR Latihan membaca secara intensif 11 SKL Budi Pekerti Bersikap dan berprilaku sopan santun terhadap lingkungan yang Mengaktifkan kegiatan berprilaku sopan santun ekstrakurikuler 12 . 7 SKL IPS Membuat peta wilayah serta menggunakan peta atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan Peserta didik belum mampu membuat peta wilayah serta menggunakan peta atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan Peserta didik belum mampu memahami dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan Peserta didik belum mampu mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara perorangan dan kelompok karena keterbatasan sarana Peserta didik belum mampu mengapresiasi karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di Bali.

memelihara terhadap lingkungan yang mencerminkan menjaga.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum mencerminkan semangat untuk menjaga. pengolah kata dan pengolah menggunakan angka untuk menghasilkan perangkat/komputer dokumen sederhana. jumlah peserta didik 32 orang per rombel. inti (eksplorasi. maksimal 40 jam pelajaran/minggu Perangkat pembelajaran lengkap Setiap tenaga pendidik menyusun RPP sesuai mata pelajaran yang diampu Langkah pembelajaran terdiri dari. jumlah peserta didik 32 orang per rombel. inti (eksplorasi. kegiatan pendahuluan. memelihara dan melestarikan pramuka terutama dalam hal pecinta alam dan melestarikan lingkungan semangat untuk 12 SKL TIK Menggunakan lingkungan perangkat Peserta didik Sekolah berusaha menambah jumlah unit komputer. belum semua tenaga pendidik menganalisis hasil belajar peserta didik Upaya pencapaian Sekolah berusaha memenuhi srandar jumlah peserta didik 32 orang per rombel. beban mengajar guru ditingkatkan dengan jalan pengembangan kelas dan program pengajaran berTIM Tenaga pendidik melengkapi perangkat pembelajaran Sekolah mengadakan workshop 2 3 Perangkat pembelajaran Perencanaan Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran 4 Kepala sekolah mengadakan seprvisi pelaksanaan pembelajaran melalui diskusi dan pelatihan 13 . 3. elaborasi dan konfirmasi) dan kegiatan penutup. kegiatan pendahuluan. beban mengajar guru minimal 24. buku pegangan siswa 2 : 1. elaborasi dan konfirmasi) dan kegiatan penutup hasil belajar peserta didik dianalisis Kondisi sekolah Ruang belajar. luas ruang belajar 7 x 9 m. secara bergiliran sehingga kemampuan peserta didik untuk menggunakan pengolah kata dan pengolah angka belum optimal. luas ruang belajar 7 x 9 m. beban mengajar guru rata-rata 24 jam/minggu Perangkat pembelajaran belum lengkap 90 % RPP disusun oleh tenaga pendidik masing-masing mata pelajaran 85% pelaksanaan pembelajaran sesuai langkah pembelajaran terdiri dari. buku pegangan siswa 2 : 1. Persyaratan pelaksanaan pembelajaran Indikator Ruang belajar. Standar Proses No Aspek 1.

supervisi dan evaluasi teradministrasi dengan baik untuk dilaporkan tepat waktu.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 5 Pemantauan Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik 6 Supervisi Kepala sekolah melakasanakan supervisi akademik tenaga pendidik Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik. 9 Tindak Lanjut Hasil analisis kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi ditindaklanjuti 4. 7 Evaluasi Kepala sekolah melaksanakan evaluasi akademik tenaga pendidik 8 Pelaporan Kepala Sekolah melaporkan kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi Laporan kepala sekolah untuk kegiatan pemantauan. supervisi dan evaluasi belum tepat waktu Hasil kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi belum dianalisis dan ditindaklanjuti. Standar Pengelolaan No 1 Aspek Program remidial Indikator Tenaga pendidik merencanakan program remidial Kondisi sekolah 90% tenaga pendidik sudah merencanakan program remidial Upaya pencapaian Pembinaan dari Kepala Sekolah dan pengawas sekolah secara berkala Mendatangkan nara sumber untuk pembinaan dan penyempurnaan program pengembangan diri Berusaha menghimpun dana 2 Program pengembangan diri Semua jenis pengembangan diri memiliki program Semua jenis pengembangan diri memiliki program tetapi belum lengkap 3 Rencana Kerja Sekolah (RKS) Rencana Kerja Sekolah : menengah(4 tahun) dan satu Rencana Kerja Sekolah: menengah(4 14 . Hasil kegiatan pemantauan supervisi dan evaluasi diadministrasikan dengan baik untuk dianalisis dan ditindaklanjuti . tetapi belum teradministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik belum teradministrasi dengan baik Kepala sekolah mengevaluasi kegiatan akademik belum terdministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan kegiatan pemantauan akademik tenaga pendidik dan teradministrasi dengan baik Kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik seluruh tenaga pendidik dan teradministrasi dengan baik Kepala sekolah mengevaluasi kegiatan akademik seluruh tenaga pendidik dan terdministrasi dengan baik sebagai dasar pemberian DP3 Laporan kepala sekolah untuk kegiatan pemantauan.

dilengkapi dengan kisi-kisi 15 . Tenaga pendidik wajib menganalisis seluruh hasil belajar siswa Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masingmasing dan dilengkapi dengan 2 Pelaksanaan Penilaian Penilaian terlaksana dengan baik Pelaksanaan penilaian belum baik 3 Penugasan Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur terlaksana sesuai dengan RPP dari mata pelajaran. Penilaian dilaksanakan dengan baik melalui perencanaan dan instrumen yang baik. Tenaga pendidik melaksanakan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur sesuai dengan RPP Tenaga pendidik menetapkan rancangan dan kriteria penilaian. Penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur tercantum dalam RPP dan belum dilaksanakan sepenuhnya Tenaga pendidik belum menggunakan berbagai teknik penilaian Tenaga pendidik belum sepenuhnya menganalisis hasil belajar siswa Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masingmasing tetapi belum dilengkapi dengan kisikisi 4 a. 5. Penilaian Hasil Belajar b. Standar Penilaian Pendidikan No 1 Aspek Perangkat Penilaian Indikator Perangkat Penilaian Lengkap Kondisi sekolah Perangkat penilaian belum lengkap Upaya pencapaian Perlu diadakan pelatihan tentang rancangan penilaian. tahun) dan satu tahun terealisasi belum optimal karena terbatasnya dana dan sumber daya 4 Kalender Pendidikan Kalender pendidikan terlaksana sesuai yang ditetapkan Terdapat kegiatan yang sifatnya insidental yang belum tercantum dalam kalender dari donatur melalui proposal serta maksimalisasi tugas TIM Pengembang sekolah Kalender pendidikan disusun dengan perhitungan yang rinci dan benar. Analisis Hasil Belajar Siswa Penilaian hasil belajar menggunakan berbagai teknik penilaian Semua hasil belajar siswa dianalisis 5 6 Ulangan tengah semester Tes ulangan tengah semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masing-masing.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum tahun terealisasi dengan baik.

Analisis Kondisi Sekolah No Aspek 1 Peserta didik Kondisi Sekolah Jumlah peserta didik 735 orang terbagi dalam 24 rombel. SKL nya disosialisasikan ke sekolah masingmasing. dilengkapi dengan kisi-kisi Tes ujian sekolah dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kabupaten ) 9 Ujian nasional Test ujian nasional di buat TIM Nasional II. Tes ujian sekolah yang dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kabupaten). Tindak Lanjut Memberdayakan secara intensif seluruh warga sekolah. SKL nya disosialisasikan ke sekolah masingmasing. dengan kapasitas 32 orang per rombel 2 Tenaga pendidik 90 % Tenaga pendidik sudah berkualifikasi S1 dan kompetensi profesional tenaga pendidik belum Tenaga pendidik lebih cepat termotivasi dan berinovasi Kekuatan Memiliki potensi untuk meraih prestasi di bidang akademis dan non akademis Kelemahan Mengelola jumlah peserta didik yang banyak memerlukan manajemen yang kompleks Tenaga pendidik belum sepenuhnya berkualifikasi S1. 8 Ujian Sekolah Tes ujian sekolah dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran yang di US kan. 16 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 7 Ulangan umum akhir semester Tes ulangan umum akhir semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran masing-masing. Meningkatkan motivasi intrinsik untuk melanjutkan studi. dilengkapi dengan kisi-kisi Tes ulangan umum akhir semester dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kecamatan ) kisi-kisi Tes ulangan umum akhir semester yang dibuat oleh tenaga pendidik mata pelajaran sekolah lain (MGMP Kecamatan).

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3 Tenaga kependidi kan optimal 100 % Tenaga kependidikan sudah berkualifikasi SMA setara jumlah 16 orang. Kepala Sekolah. 1 Laptop . Yayasan dan memberdayakan seluruh warga sekolah 17 . ruang tenaga pendidik. Parkir Sepeda Motor. PMR. Yayasan dan dana Blok Grand. APBD. TU. 4 Prasarana Segala aktifitas berjalan dengan baik Biaya perawatan tinggi Mengoptimalkan penggunakan dana BOS. Lab Komputer.PRAMUKA. Sarana Lab IPA memadai.6 rombel. Sarana Lab Komputer dengan 16 unit komputer. 1 tape recorder. OSIS. Pemeliharaannya Mengoptimalkan perlu dana tinggi penggunaan dana BOS.kompetensi profesional tenaga kependidikan belum optimal Ruang kelas 16 ruang. UKS. 1 Tenaga kependidikan berkualifikasi SMA setara lebih cepat termotivasi dan berinovasi Jumlah tenaga kependidikan belum memadai dengan bidang tugas di sekolah Mengusulkan penambahan tenaga kependidikan kepada yayasan. Tamu.Lab Bahasa. APBD Komite. dan 1 orang D1. Jamban 13. Kantin. Padmasana. 1 Seperangkat Sound system. Perpustakaan. BK. ruang penunjang : Lab IPA. komite.memberday akan seluruh warga sekolah 5 Sarana Proses Pembelajaran terlaksana belum optimal. proyektor 2.Ruang Multimedia. 8 LCD.

Blok grand direalisasikan tepat waktu III. Blok grand dan komite. 4. 3. Daerah tujuan wisata Stake Holder belum mendukung Sekolah menyusun kriteria siswa miskin dan proposal kegiatan. APBD dan komite. 5. Potensi Alam dan Budaya G. Menunjukkan sikap percaya diri. kritis. Standar Kompetensi Lulusan selengkapnya sebagai berikut : 1. standar kompetensi lulusan minimal kelompok mata pelajaran dan standar kompetensi lulusan minimal pelajaran. Menghargai keberagaman agama. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap Memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Tantangan Sekolah menyusun program peningkatan mutu pendidikan. ras dan golongan Mencari dan menerapkan informasi dari lingkungan sekitar dan sosial ekonomi dalam lingkup nasional. agar dana BOS. Memahami aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungan yang perkembangan remaja. 2. suku. dan kreatif. 6. Penguasaan bahasa asing. budaya. Analisis Kondisi Lingkungan No Aspek 1 Komite Peluang Pengurus komite sekolah terdiri dari orang tua peserta didik dan personal yang peduli pada 2. dengan dana BOS. APBD. CD player 1.1 unit 6 Biaya Keyboard Sumber dana di sekolah : BOS. 18 . Dewan Pendidikan DU ( LPD ) pendidikan Dewan Pendidikan berperan aktif dalam kegiatan pendidikan LPD peduli pendidikan dan siap membantu kegiatan sekolah. rencana 4. 3. Pelaksanaan operasional tidak sesuai dengan Berkoordinasi dengan Disdikpora /Pusat. sumber – sumber lain secara logis. lebih luas. Blok Grand Operasional sekolah dapat dilaksanakan APBD.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum kamera saku. Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan Standar Kompetensi Lulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Repbublik Indonesia Nomor 23 Tahun 2006 meliputi standar kompetensi lulusan minimal satuan pendidikan dasar dan menengah.

17. berbangsa Menghargai karya seni dan budaya nasional. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis naskah pendek Menunjukkan ketrampilan menyimak. Memahami weda sebagai kitab suci dan para resi penerima wahyu. aman dan memanfaatkan Berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan santun. bugar. kritis. waktu luang. 13. Pendidikan Kewarganegaraan 19 . dan bernegara demi terwujudnya persatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Memahami dharma gita. 1. 10. sad atatayi. 7. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di Menghargai adanya perbedaan pendapat. 5. 9.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 7. menengah. berkarya. 15. 8. Memahami ajaran kepemimpinan Hindu. kreatif dan inovatif. H. Pendidikan Agama Hindu Meyakini Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai Asta Aiswarya. 20. Menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam bermasyarakat. membaca dan Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan potensi yang dimilikinya. 4. sejarah masuknya agama hindu ke Indonesia dan keberadaan kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia. 19. 14. masyarakat. Memahami ajaran sad ripu. Memahami hari-hari suci keagamaan dan hakekatnya. Awatara. berbicara. sehat. 3. sederhana. 6. Memahami latar belakang timbulnya yadnya dan hakekatnya. Memahami hubungan buana agung dan buana alit. 2. b. Menghargai tugas pekerjaan dan memiliki kemampuan untuk Menerapkan hidup bersih. 11. menulis dalam Bahasa Indonesia dan berbahasa Inggris. 21. 18. 16. Menunjukkan kemampuan berfikir logis. Menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah Mendeskripsikan gejala alam dan sosial. Dewa dan Bhatara. dalam kehidupan sehari-hari. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran a. Memanfaatkan lingkungan secara bertanggung jawab. sapta timira sebagai aspek diri yang harus dihindari. Memahami keberadaan orang suci agama Hindu. 8. 12.

drama. dongeng. pidato. teks berita. slogan. d. poster. novel remaja. novel remaja. perasaan dan informasi dalam bentuk buku harian. b. 3. protokoler dan pidato serta dalam berbagai karya sastra berbentuk cerita pendek. Bahasa Inggris a. dan cerpen. 2. karya ilmiah sederhana. c. novel dari berbagai angkatan. pengalaman. pidato. iklan baris. informasi. Menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan kehidupan demokrasi dan kedaulatan rakyat. pesan singkat. rangkuman. laporan. karangan. 8. Menampilkan perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UndangUndang Dasar 1945. 7. 4. Berbicara Menggunakan wacana lisan untuk mengungkapkan pikiran. dialog interaktif. Menunjukkan sikap kritis dan apresiatif terhadap dampak globalisasi. 5. adat istiadat dan peraturan dalam kehidupan berbangsa dan berbegara. khotbah/ceramah dan pembacaan berbagai karya sastra berbentuk dongeng. Mendengarkan 20 . diskusi. Memahami dan menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma kebiasaan. novel remaja. Mendengarkan Memahami wacana lisan dalam kegiatan wawancara. Membaca Menggunakan berbagai jenis membaca untuk memahami berbagai bentuk wacana tulis. puisi dan drama. presentasi laporan. pendapat dan komentar dalam kegiatan wawancara. resensi. drama. surat dinas. pelaporan. dan berbagai karya sastra berbentuk puisi. drama. Menjelaskan makna otonomi daerah dan hubungan antara pemerintah pusat dan daerah. syair. Menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia sesuai dengan suasana kebatinan konstitusi pertama. antologi puisi. kutipan dan sinopsis novel. cerita pendek. d. Menulis Melakukan berbagai kegiatan menulis untuk mengungkapkan pikiran. Menghargai perbedaan dan kemerdekaan dalam mengemukakan pendapat dengan bertanggung jawab. perasaan. surat pembaca dan berbagai karya sastra berbentuk pantun. Bahasa Indonesia a. c. puisi. puisi. surat pribadi. petunjuk. 6. Memahami prestasi diri untuk berprestasi sesuai dengan keindividuannya. penyampaian berita radio/TV.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 1.

Berbicara Mengungkapkan makna secara lisan dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana. Memiliki kemampuan berfikir logis. grafik) rentangan data. narrative. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. bola serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. b. Memahami konsep bilangan real. himpunan dan operasinya. diagram. ukuran dan pengukurannya meliputi hubungan antar garis. b. c. sudut ( melukis sudut dan membagi sudut). kubus. e. g. fungsi dan grafiknya. serta memanfaatkannya dalam pemecahan masalah. asosiatif. sistematis. prisma. Membaca Memahami makna dalam wacana tertulis interpersonal dan transaksional sederhana. operasi hitung dan sifat-sifat (komutatif. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. rerata hitung. Matematika a. analitis. krucut. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. d. pengumpulan dan penyajian data ( dengan tabel. Memahami bangun-bangun geometri. distributif). secara formal maupun informal dalam bentuk recount. Ilmu Pengetahuan Alam 21 . persamaan dan pertidaksamaan linier serta penyelesaiannya. Memiliki sikap menghargai matematika dan kegunaannya dalam kehidupan. kritis dan kreatif serta mempunyai kemampuan bekerja sama. e. d. Memahami konsep aljabar meliputi : bentuk aljabar dan unsur-unsurnya. narrative. procedure.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Memahami makna dalam wacana lisan interpersonal dan transaksional sederhana secara formal maupun informal dalam bentuk recount. kesebangunan dan kongruensi. Memahami konsep data. procedure. narrative. serta menggunakannya dalam pemecahan masalah. median seta menerapkannya dalam pemecaha masalah. balok. lingkaran ( garis singgung sekutu. lingkaran luar dan lingkaran dalam segitiga dan melukisnya). procedure. Memahami konsep ruang sampel dan peluang kejadian. f. teorama Pyhtagoras. barisan bilangan sederhana ( barisan aritmetika dan sifat-sifatnya) serta penggunaannya dalam pemecahan masalah. sistem persamaan linier dan penyelesainnya. procedure. narrative. secara formal maupun informal dalam bentuk recount. gambar. f. modus. unsur-unsur dan sifat-sifatnya. c. limas dan jaring-jaringnya. relasi. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. Menulis Mengungkapkan makna secara tertulis dalam wacana interpersonal dan transaksional sederhana. descriptive dan report dalam konteks kehidupan sehari-hari. tabung. segitiga ( termasuk melukis segitiga) dan segi empat.

Hindu Budha sampai masa kolonial Eropa. b. e. cara pelesatriannya. f. kerja sama internasional dan peran Indonesia dalam kerja sama dan perdagangan internasional serta dampaknya terhadap perekonomian Indonesia. serta ciri-ciri negara maju dan berkembang. d. Memahami konsep gaya. gelombang.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum a. i. serta saling ketergantungan antar mahluk hidup di dalam ekosistem. berbagai bentuk. atlas dan globe untuk mendapatkan informasi keruangan. kebudayaan dan pemerintah sejak pra aksara. getaran. 22 . listrik. mempertahankan kemerdekaan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mendeskripsikan keanekaragaman bentuk muka bumi. magnet dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. f. keterkaitan unsur-unsur geografi dan penduduk. energi. sifat dan wujud zat. Memahami konsep partikel materi. optik. kalsifikasi keragamannya berdasarkan ciri. d. mencatat hasil pengamatan dan pengukuran dalam tabel dan grafik yang sesuai. j. g. Memahami proses interaksi dan sosialisasi dalm pembentukan kepribadian manusia. Mendeskripsikan perkembangan perkembangan masyarakat. Mendeskripsikan perkembangan lembaga internasional. e. usaha persiapan kemerdekaan. melakukan percobaan sesuai prosedur. c. k. Mengidentifikasikan upaya penanggulangan permasalahan kependudukan dan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya. Ilmu Pengetahuan Sosial a. usaha. perubahan dan kegunaannya. Memahami sistem organ pda manusia dan kelangsungan mahluk hidup. membuat kesimpulan dan mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis sesuai dengan bukti yang diperoleh. proses pembentukan dan dampaknya terhadap kehidupan. c. h. Memahami keanekaragaman hayati. Mendeskripsikan perubahan sosial budaya dan tipe-tipe perilaku masyarakat dalam menyikapi perubahan serta mengidentifikasi berbagai penyakit sosial sebagai akibat penyimpangan sosial dalam masyarakat dan upaya pencegahannya. Mengidentifikasi region-region di permukaan bumi berkenaan dengan pembagian permukaan bumi atas benua dan samudra. Mendeskripsikan manusia sebagai mahluk sosial dan ekonomi serta mengidentifikasi tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhannya. Melakukan pengamatan dengan peralatan yang sesuai. Mendeskripsikan gejala-gejala yang terjadi di gejala – gejala di geosfer dan dampaknya terhadap kehidupan. g. Membuat sketsa dan peta wilayah serta menggunakan peta. b. Memahami proses kebangkitan nasional.

pikiran dan suara.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum l. Mengunggkapkan gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi berupa kegiatan konsumsi. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu mancanegara secara perseorangan dan kelompok. 3. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa murni yang dikembangkan dari beragam unsur seni rupa nusantara dan mancanegara. 2. Seni Budaya a. i. Mempraktekkan senam lantai dan irama dengan alat dan tanpa alat. Olahraga dan Kesehatan Mempraktekkan variasi dan kombinasi teknik permainan. berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari nusantara. Pendidikan Jasmani. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat. nusantara dan mancanegara. berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari mancanegara. karya seni grafis dan kriya tekstil batik daerah nusantara. 2. 4. b. Mengapresiasi Mengapresiasi Mengapresiasi Seni Teater Mengapresiasi dan bereksplorasi teknik olah tubuh. Seni Musik 1. 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu tradisonal nusantara secara perseorangan dan berkelompok. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater tradisonal. 1. c. 3. 2. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar bentuk obyek tiga dimensi yang ada di daerah setempat. 2. h. produksi dan distribusi barang/jasa untuk kesejahteraan. Mempraktekkan teknik renang dengan gaya dada. mencapai kemandirian dan 23 . modern dan kreatif terhadap keunikan dan pesan moral seni teater daerah setempat. dan dan dan mengekspresikan mengekspresikan mengekspresikan karya karya karya seni seni seni tari tari tari tunggal tunggal tunggal dan dan dan berpasangan/kelompok terhadap keunikan seni tari daerah setempat. 3. 1. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni teater terhadap keunikan dan pesan moral seni teater nusantara. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni musik lagu daerah setempat secara persorangan dan berkelompok. Mengapresiasi dan mengekspresikan karya seni rupa terapan melalui gambar/lukis. olahraga serta atletik dan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. Seni Rupa 1. gaya bebas dan gaya punggung. 3. Seni Tari 1. d.

c. 24 . cakap kreatif. Bab II Pasal 3: Menyatakan bahwa pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. BAB II TUJUAN PENDIDIKAN A. kepribadian. j. interaktif dan optimal. Mempraktekkan kegiatan-kegiatan di luar kelas seperti melakukan perkemahan. Tujuan Pendidikan Dasar. b. 4. berakhlak mulia. ahklak mulia serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. 5. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Berdasarkan Undang .pengetahuan. mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik IndonesianNo. Memahami prinsip dasar internet/intranet dan menggunakannya untuk memperoleh informasi.undang Republik Indonesia No. 1. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. mengenal berbagai penyakit dan cara pencegahannya serta menjauhi narkoba. Berdasarkan Panduan Penyusunan KTSP dari BSNP: menyatakan bahwa tujuan Pendidikan Dasar adalah meletakkan dasar kecerdasan . Berprestasi dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. Memahami budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari seperti perawatan tubuh serta lingkungan. Berprestasi dalam bidang akademik. B. Teknologi Informasi dan Komunikasi Memahami penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dan prospeknya di masa mendatang : Menguasai dasar – dasar ketrampilan komputer. sehat. Mempraktekkan teknik kebugaran dengan jenis latihan beban menggunakan alat sederhana. berilmu. 2. Menggunakan perangkat pengolah kata dan pengolah angka untuk menghasilkan dokumen sederhana. Bab II Pasal 4: Menyatakan bahwa standar nasional pendidikan bertujuan menjamin mutu pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. 2.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3. 3. penjelajahan alam sekitar dan piknik. Visi Sekolah Unggul Dalam Mutu Berpijak Pada Iman Dan Taqwa Indikator visi : Berprestasi dalam pelaksanaan kurikulum secara optimal.

KSPAN. 10. Berprestasi dalam bidang agama. Terlaksananya kegiatan pertandingan persahabatan pada liburan sekolah. D.Tenis Meja. Terlaksananya kurikulum secara efektif dan optimal. 6. sepak bola . Bahasa Inggris. Terlaksananya kegiatan persembahyangan bersama purnama.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Berprestasi dalam bidang non akademik.untuk lomba tingkat kabupaten. Melaksanakan kegiatan penataan lingkungan Karya Ilmiah Remaja (KIR). Melaksanakan tata tertib sekolah secara berkesinambungan. Melaksanakan kegiatan pesraman kilat secara berkala. interaksi dan optimal 4. 8. melalui lomba Tingkat Kabupaten secara berkala 8. Terlaksananya kegiatan dharma tula pada hari Saraswati. 3. Saraswati. Terlaksananya Kegiatan Kelompok Belajar : Matematika. bulutangkis dan silat. Melaksanakan pelatihan kecakapan hidup seperti menganyam dan mejejahitan. 13. Melaksanakan kurikulum secara efektif dan optimal. Siwa Ratri. 10. Tercapainya prestasi olah raga : atletik. 11. Bahasa Inggris. piodalan sekolah dan piodalan di Pura Tegeh dan Pura Tirta Empul secara rutin dan berkesinambungan. Mading. 6.Tabuh. 11. Melaksanakan kegiatan dharma tula dan dharma wecana. Melaksanakan Kegiatan Kelompok Belajar : Matematika. Berprestasi dalam bidang UKS C. sepak bola. lomba tingkat dan jambore secara berkala. Tercapainya prestasi kepramukaan melalui persami. Tujuan Sekolah : 2. Tercapainya kegiatan seni : seni tari Bali. Catur. 5. 25 . untuk lomba tingkat kabupaten. tilem. 2. Melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. 7.English Conversation . seni lukis dan dharma gita . Misi Sekolah : 1. IPA dan Melaksanakan kegiatan olah raga : atletik.catur.Nyastra bali. Tercapainya prestasi Kegiatan PMR. 5. Melaksanakan kegiatan pramuka secara berkala. 4. 9. 9. seni lukis dan dharma gita. 7. untuk lomba tingkat kabupaten. Melaksanakan kegiatan pertandingan persahabatan.Bulu Tangkis. dharma wecana pada hari Siwa Ratri. 3. Melaksanakan kegiatan keagamaan secara berkesinambungan.dan Bela Diri. IPA ( Olimpiade) dan Karya Ilmiah Remaja (KIR). Terlaksananya Kegiatan Belajar Mengajar secara efektif. dan dharma widya pada libur semester genap. Melaksanakan kegiatan seni : seni tari Bali. Berprestasi dalam bidang budaya. interaksi dan optimal. 12.

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. tanggung jawab sosial. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. berbangsa serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. pelestarian lingkungan hidup. melalui kegiatan pengembangan diri. kolusi dan nepotispme. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pelajaram yang harus ditempuh oleh peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Kelompok Mata Pelajaran Agama dan Ahklak Mulia Meliputi : Pendidikan Agama Kelompok mata pelajaran agama dan ahklak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Matematika. Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan peserta didik akan status. 3. 2. budi pekerti atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. kemajemukan bangsa. menganyam dan mejejahitan. 13. Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut : 1. Terlaksananya tata tertib sekolah oleh seluruh warga sekolah secara berkesinambungan. Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan. penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia. Terlaksananya kegiatan penataan lingkungan ( 9K) sekolah yang bersih dan asri . Kompetensi yang dimaksud terdiri atas Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang dikembangkan berdasarkan Standar Isi. dan kewajibannnya dalam kehidupan bermasyarakat. Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial. jiwa dan patriotisme bela negara. Akhlak mulia mencakup etika. kesetaraan gender. Terlaksananya pelatihan kecakapan hidup seperti. Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi dasar ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berfikir ilmiah secara kritis. ketaatan membayar pajak dan sikap serta perilaku anti korupsi. ketaatan pada hukum. Struktur Kurikulum terdiri dari tiga komponen yaitu komponen mata pelajaran. kreatif dan mandiri. Kelompok Mata Pelajaran Kewarganegaraan dan Kepribadian Meliput : Pendidikan Kewarganegaraan. hak. 15. demokrasi. Bahasa Inggris. Kelompok Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Meliputi : Bahasa Indonesia. 14. 26 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 12. Terlaksananya kegiatan pesraman kilat secara berkala pada libur semester genap. muatan lokal dan pengembangan diri.

Tembang. Bahasa Inggris 5. Pengembangan diri bukan merupakan mata pelajaran yang harus diasuh oleh guru. Kelompok Mata Pelajaran Jasmani. Bahasa Indonesia 4. dan Muatan Lokal. Penambahan 1 jam muatan lokal Budi Pekerti sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Bali serta 2 Jam Untuk Mulok IRT.Osai berdasarkan kesepakatan kabupaten Gianyar.Tembang . Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah 35 minggu Adapun Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini Struktur Kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring Komponen A. Matematika Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX 2 2 4 4 5** 2 2 4 4 5** 2 2 4 4 5** 27 . Pendidikan Budi Pekerti. Kelompok Mata Pelajaran Estetika. Struktur kurikulum disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut : a. 5. Pendidikan Agama 2.OSAI. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan serta harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup maupun dalam kehidupan kemasyarakatan sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi oleh guru yang dilakukan dalam bentuk ekstrakurikuler. Struktur kurikulum ini meliputi substansi yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan selama tiga tahun mulai kelas VII sampai dengan kelas IX. 5 muatan lokal dan 21 jenis pengembangan diri. Meliputi : Seni Budaya dan Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Mata Pelajaran 1. Muatan lokal yang dikembangkan di SMP 1 Tampaksiring adalah Bahasa dan Aksara Bali.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. Olahraga dan Kesehatan Meliputi : Pendidikan Jasmani. Alokasi waktu satu jam pelajaran 40 menit. Pengembangan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kondisi sekolah. c. olahraga dan kesehatan dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. b. Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. d.IRT. Kurikulum ini memuat 10 mata pelajaran. e. Olahraga dan Kesehatan Kelompok mata pelajaran jasmani. Penambahan masing-masing satu jam pelajaran pada Matematika mengingat mata pelajaran ini lebih sulit dipahami dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan IPA Terpadu dan IPS Terpadu. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan seperti tertera dalam struktur kurikulum dengan menambah jam pada mata pelajaran matematika.

3. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan. Memiliki kemampuan berfikir secara rasional. 3. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Pendidikan Jasmani. Bahasa Indonesia Tujuan mata pelajaran Bahasa Indonesia agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai 28 . Bahasa dan Aksara Bali 2. Budi Pekerti 3. Ilmu Pengetahuan Sosial 8. Memiliki ketrampilan intelektual dan ketrampilan berpartisipasi secara demokratis dan bertanggung jawab. Pendidikan Agama 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 4 4 2 2 2 2 1** 2** 2* 36 Meliputi : Agama Hindu. Muatan Kurikulum 1.Tembang.OSAI C. 2. Pengembangan Diri Jumlah (A dan B) Keterangan : * ) : Ekuivalen 2 jam pelajaran **) : Tambahan 1(satu) jam pelajaran **): Tambahan 2(dua) Jam Pelajaran B. Teknologi Informasi dan Komunikasi B.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 6. Memberikan wawasan terhadap keragaman agama di Indonesia. Menghargai dan bangga menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa sesuai keyakinan agamanya masingmasing. b. Seni Budaya 9. 3. berikut : 1. IRT. 2. Muatan Lokal 1. c. Kewarganegaraan dan Kepribadian Adapun tujuan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan adalah mengembangkan kompetensi sebagai berikut : 1. Memiliki watak dan kepribadian yang baik sesuai dengan norma-norma yang berlaku. 2. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku baik secara lisan maupun tertulis. Mengamalkan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan remaja. Olahraga & Kesehatan 10. Agama Islam dan Agama Kristen Katolik Tujuan mata pelajaran pendidikan agama secara umum mengembangkan kompetensi : 1. kritis dan kreatif sehingga mampu memahami berbagai wacana kewarganegaraan. Mata Pelajaran a.

C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. Mengkomunikasikan gagasan dan simbol. memperhalus budi pekerti. berikut : 1. akurat. efisien dan tepat dalam pemecahan masalah. diagram atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah. Biologi dan Kimia Mata Pelajaran IPA bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. 3. 3. Menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual serta kematangan emosional dan sosial. tabel. berikut : 1. menjelaskan keterkaitan antar konsep dan mengaplikasikan konsep atau logaritma secara luwes. 2. Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulisan untuk mencapai tingkat literasi functional. Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam. 6. 29 . f. Menikmati berbahasa. Ilmu Pengetahuan Alam Matematika Mata pelajaran matematika bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai Bahasa Inggris Tujuan mata pelajaran Bahasa Inggris agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan. 5. Memiliki kesadaran tentang hakekat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat global. d. 5. merancang model matematika. keindahan dan keteraturan ciptaan-Nya. konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 2. melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi. menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh. Mengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dan budaya. Menghargai dan mengembangkan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat. e. menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan yaitu memiliki rasa ingin tahu. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah. Memahami konsep matematika. Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan. serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan Meliputi : Fisika. perhatian dan minat dalam mempelajari matematika serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah. 2. 4.

4. Ekonomi dan Geografi Mata Pelajaran IPS bertujuan agar peserta didik memiliki kemapuan sebagai berikut : 1. memecahkan masalah dan ketrampilan dalam kehidupan sosial. Pendidikan Jasmani. 2. teknologi dan masyarakat. 3. Mengembangkan rasa ingin tahu. 4. sikap positif dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya. bekerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk di tingkat lokal. menjaga dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal regional maupun global. Memiliki kemampuan dasar untuk berfikir logis dan kritis. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik. Seni Tari dan Seni Teater. i. g. Seni Musik. Seni Budaya Meliputi : Seni Rupa. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan. Menampilkan kreatifitas melalui seni budaya 4. h. Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1. Ilmu Pengetahuan Sosial Meliputi : Sejarah. rasa ingin tahu. konsep dan ketrampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Olahraga dan Kesehatan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut : 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3. Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan gerak dasar. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya. Memiliki kemampuan berkomunikasi. 2. Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berfikir. 4. olahraga dan kesehatan. Meningkatkan pengetahuan. Olahraga dan Kesehatan Meliputi mata pelajaran Jasmani. 7. 5. Mengembangkan ketrampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktifitas jasmani dan olahraga yang terpilih. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya 3. nasional dan global. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. Meningkatkan kesadaran untuk berperan serta dalam memelihara. 30 . Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani. 6. 2. 3. bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi. inkuiri. lingkungan.

Mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan membuat produk kerajinan dan produk teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia. dalam rangka melestarikan Budaya Bali maka Bahasa Daerah Bali dan Budi Pekerti merupakan muatan lokal wajib diberikan pada semua jenjang pendidikan. Mampu mengidentifikasi potensi daerah setempat yang dikembangkan melalui kegiatan kerajinan dan pemanfaatan teknologi sederhana. 7. apresiasi terhadap produk kerajinan. jujur.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 5. produk teknologi artefak dari berbagai wilayah nusantara. Mendengarkan dan memahami isi berita yang dibacakan atau melalui siaran atau rekaman (mencatat isi/pesan pokok dari berita radio/TV. Bahasa dan Aksara Bali Tujuannya adalah membina ketrampilan berbahasa secara lisan dan tertulis serta dapat menggunakan bahasa Bali sebagai alat komunikasi dan pemahaman Iptek. apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. percaya diri dan demokratis. pola hidup sehat dan kebugaran. bertanggungjawab. 4. menuliskan isi pidato secara ringkas dan runtut. Ketrampilan/Teknologi Informasi dan Komunikasi Meliputi ketrampilan pravokasional dan teknologi informasi dan komunikasi. 31 . 5. Memiliki rasa estetika. 3. Menghargai karya cipta di bidang teknologi informasi dan komunikasi. kreatif. Mata pelajaran ketrampilan/teknologi informasi dan komunikasi bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan : 1. 2. terampil serta memiliki sikap yang positif. Memahami teknologi informas dan komunikasi 6. 2. disiplin. j. 7. 1. 8. kerjasama. Mengembangkan ketrampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri. Mengembangkan ketrampilan untuk memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. menuliskan secara singkat pesan yang disampaikan secara lisan. Mengembangkan sikap kritis. Mengembangkan sikap positif. Memiliki sikap profesional dan kewirausahaan. 6. orang lain dan lingkungan. Memahami konsep aktivitas jasmani dan olahraga di lingkungan yang bersih sebagai informasi untuk mencapai pertumbuhan fisik yang sempurna. a. Muatan Lokal Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 1992.

menjawab pertanyaan isi bacaan/wacana) 8. Memahami dan menerapkan nilai-nilai hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. 9. disiplin diri. Menghargai diri sendiri. Membaca cepat memidai (menemukan kata tertentu dalam kamus. 13. Memahami dan menerapkan nilai-nilai konsep hubungan manusia dengan manusia dan manusia dengan lingkungan. Menulis surat pribadi (menulis catatan-catatan pada buku harian dengan memperhatikan waktu penulisan). Menulis buku harian ( menulis catatan – catatan pada buku harian dengan memperhatikan waktu penulisan dan menulis dengan kalimat-kalimat ekspresif). menemukan makna kata. menemukan gagasan pokok. 12. Membaca diam ( membaca diam wacana beraksara bali. mengungkapkan kembali isi cerita dan temannya mengajukan pertanyaan tentang isi cerita. rasa malu. Tanya jawab dengan teman ( mendengarkan pertanyaan tentang tata krama dan sopan santun). membaca lancar teks beraksara Bali “ Keturunan Gajah Nyapa Kadi Aku “. Mampu menguraikan pengertian Budi Pekerti secara etimologi. 2. menyimpulkan isi teks). 14. menemukan sesuatu yang dicari dari suatu daftar). 4. menemukan isi atau pokok dari bacaan. Pendidikan Budi Pekerti Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang norma-norma yang berlaku di masyarakat agar : 1. 7. mentaati ajaran agama. menjawab dengan benar isi bacaan. 3. 11. menyatakan kembali isi bacaan). Menulis/menyalin teks (menulis/menyalin teks dengan ejaan aksara Bali yang benar). mengungkapkan makan/tujuan cerita) 3. Bercerita (menceritakan pengalaman yang mengesankan) 4. b. membaca lancar teks beraksara latin “ Kesusastraan “. 6. Menyimak cerita itihasa wacana dengan sikap yang sesuai dengan isi cerita (mencatat isi pokok dari cerita itihasa. bercakap-cakap membahas pelajaran (widyatula). IRT Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang keterampilan sederhana membuat industri kecil rumah tangga agar : 32 . Menulis/mengarang pengalaman berkreasi (mengarang pengalaman bertamasya ke tempat rekreasi ). menjawab pertanyaan tentang isi dan pembelajaran kebahasaan. 10. menunjukkan sikap dan prilaku yang mencerminkan keyakinan kepatuhan. Berdialog (berdialog tentang kehidupan sehari-hari. Membaca lancar intensif. c. 5.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2. etos kerja dan memiliki rasa keterbukaan. Mengarang bentuk dialog (mengarang bentuk dialog antar teman dengan bahasa komunikatif). Membaca cepat (membaca cepat 200 kata per menit.

5. Memiliki sikap kerjasama kelompok. a. Memahami cara hidup masyarakat bali 3. 4. c. OSAI Tujuannya adalah untuk memberikan pemahaman terhadap siswa tentang sistem organisasi masyarakat yang tumbuh dan berkembang dibali agar : 1. b. 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 1. Melatih siswa untuk membangkitkan solideritas rasa kemanusiaan 4. Sebagai wahana siswa untuk berlatih organisasi Melatih siswa untuk terampil dan mandiri. 1. PMR 1. Belajar hidup sehat Kegiatan Pengembangan Diri wajib Pelayanan Konseling Melayani : Masalah kesulitan belajar siswa Pengembangan karir siswa Pemilihan jenjang pendidikan yang lebih tinggi Masalah dalam kehidupan sosial siswa. 2. Memahami adat istiadat masyarakat bali 2. Kepramukaan 1. Melatih siswa untuk trampil dalam bidang kesehatan 3. Tembang Tujuannya adalah memberikan pemahaman terhadap siswa tentang nilai-nilai budaya lokal khususnya seni tembang agar : 1. Melestarikan adat istiadat masyarakat bali 3. 3. 4. Memahami teknik sederhana untuk memanfaatkan bahan-bahan lingkungan untuk kebutuhan sendiri 3. Melestarikan salah satu budaya bali melalui seni tembang e. Memahami cara mengolah sandang dan pangan secara sederhana untuk kebutuhan sehari-hari d. 2. 6. Memahami keterampilan sederhana untuk menyiapkan kebutuhan hidup sehari 2. 2. Memahami nilai-nilai luhur yang tertuang melalui seni tembang 3. Memahami teknik metembang bali untuk keperluan uapacara dan adat istiadat bali. Melatih siswa untuk mempertahankan hidup Memiliki jiwa sosial dan peduli kepada orang lain. Kegiatan Pengembangan Diri Berdasarkan kondisi obyektif sekolah maka kegiatan pengembangan diri meliputi terprogram dan tidak terprogram . Kegiatan pengembangan diri terprogram terdiri dari kegiatan pengembangna diri wajib dan pilihan. 3. Sebagai wahana siswa untuk berlatih organisasi 2. Dapat menyelesaikan permasalahan dengan tepat. 33 .

2. 2. Mengembangkan berbagai macam seni seperti mengukir. Kegiatan Kelompok Ilmiah Remaja 1. Kegiatan Pengembangan diri pilihan : Kegiatan Menuju Olimpiade MIPA 1. Keterampilan Mejejahitan 1. d.Tari. Mempersiapkan diri dalam penyelenggaraan tata cara upacara masyarakat bali 2. Sebagai wahana untuk berlatih organisasi 2. Mengembangkan keterampilan mejejahitan 2. Mendalami teknik penyampai pesan menggunakan bahasa bali 2. prestasi seperti sepak bola. Pendalaman materi mata pelajaran matematika dan IPA Meningkatkan prestasi dan kejuaraan dalam lomba MIPA Bahasa Inggris 1. seni tari Bali. g. Mengembangkan olahraga tangkis. 2. Melatih siswa untuk berfikir kritis 2. Melatih siswa untuk tanggap terhadap masalah penyakit sosial 3. Melatih siswa terampil dalam menulis karya ilmiah. Mengembangkan seni bela diri : Perisai Diri (PD). dan atletik. Pidato Basa Bali 1. Kegiatan Olahraga dan Seni 1. Mendukung pengadaan fasilitas upacara adat istiadat bali 3. Melatih siswa untuk meningkatkan ketrampilan dalam menanggulangi bahaya Narkotika. b. Tabuh. bulut e. Mengembangkan cara beribadah Hindu Bali f. Memahami makna yang tersirat dalam sistim tata cara upacara masyarakat bali 34 . KSPAN 1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum d. Memperlancar komunikasi dalam rangka interaksi sosial dengan masyarakat. 3. bola Poli. c. Upakara 1. seni lukis dan dharma gita. 2. a. Mempersipkan pembekalan diri dalam menyampaikan aspirasi pada saat parum desa adat 3. Melatih siswa untuk mengenal bahaya narkotika dan Aids 4. Pendalaman materi mata pelajaran Bahasa Inggris Meningkatkan prestasi dan kejuaraan dalam lomba Bahasa Inggris.

05 09. Pengaturan Beban Belajar Keterangan Sangat Baik Baik Cukup Kurang Beban belajar SMP Negeri 1 Tampaksiring dilaksanakan dengan menggunakan sistem paket.45 – 11.45 – 11.05 09. 20 21 Jadwal Kegiatan (Tabel 2) Jadwal Kegiatan Pengembangan Diri Nama Kegiatan Hari Pelayanan Konseling Sabtu Kegiatan Kepramukaan Sabtu Kegiatan Menuju Olimpiade MIPA (OSN) Sabtu Kegiatan KIR Sabtu Sepak Bola Sabtu Atletik Sabtu Bulu Tangkis Sabtu Silat Sabtu Seni Tari Bali Sabtu Seni Lukis Sabtu Dharma Gita/Shanti Sabtu Mejejahitan Sabtu Mengukir Sabtu Pidato Basa Bali & Upakara Sabtu Bahasa Inggris Sabtu Mading & Apresiasi Sastra Sabtu Komputer Sabtu Catur Sabtu Nyurat Aksara Bali Sabtu PMR Sabtu KSPAN Sabtu Waktu 08. 5.45 – 11.45 – 11.45 – 11. Sistem paket adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang peserta didiknya diwajibkan mengikuti seluruh program pembelajaran dan beban belajar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur kurikulum SMP Negeri 1 Tampaksiring Beban 35 .45 – 11.45 – 11.45 – 11.05 09.45 – 11.05 09.45 – 11. Tabel 3 Penilaian Kegiatan Pengembangan Diri Kategori A B C D 4. 6.05 09.05 09. 3. b.05 09.05 09. 2.30 09.05 09. 9. 16.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 3.45 – 11. 4. 18. Kegiatan pengembangan diri diberikan di luar jam pelajaran (ekstrakurikuler) dibina oleh guru – guru.45 – 11.05 09.45 – 11.05 c. 17.05 09. VIII dan IX diberikan 2 jam pelajaran (ekuivalen 2 x 40 menit ) d. 19.45 – 11.05 09. No 1.05 09. 11.05 09.05 09. 13.05 09. Penilaian Kegiatan pengembangan diri dinilai dan dilaporkan secara berkala kepada Kepala Sekolah dan orang tua dalam bentuk kualitatif. 14. 12. Alokasi Waktu Untuk kelas VII.45 – 11.10 – 09. bekerja sama dengan masyarakat yang memilki kualifikasi yang baik berdasarkan Keputusan Kepala Sekolah. 8.45 – 11. 15.05 09.05 09.45 – 11.45 – 11.45 – 11. Mekanisme Pelaksanaan a.05 09. Memahami tingkat /runtutan dalam tata cara upacara masyarakat bali 2. 7.45 – 11. 10.

Matematika 6. a. Pendidikan Agama A 76 76 75 75 75 75 75 75 76 76 77 77 77 77 77 76 76 76 76 76 76 77 77 78 78 78 78 78 77 77 77 77 77 77 78 78 79 79 79 Ketuntasan VIII 79 79 78 78 78 78 78 78 79 79 80 80 80 80 80 79 79 79 79 79 79 80 80 81 81 81 81 81 80 80 80 80 80 80 81 81 82 82 82 VII IX 76 76 76 77 77 77 78 78 78 79 79 79 80 80 80 81 81 81 36 . Bahasa dan Aksara Bali 2. Waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur bagi peserta didik 50% dari jumlah waktu kegiatan tatap muka dari mata pelajaran bersangkutan. Penjaskes 10. Pendidikan Kewarganegaraan 3. Seni Budaya 9. Pendidikan Agama 2. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Peserta Didik No Mata Pelajaran Kriteria Ketuntatasan Minimal ( KKM) Kelas VII Kelas VIII Kelas IX Ganjil Genap Ganjl Genap Ganjil Genap b. daya dukung sekolah. Bahasa Indonesia 4. Ilmu Pengetahuan Alam 7. Beban belajar kegiatan tatap muka per minggu pada SMP Negeri 1 Tampaksiring adalah 36 jam pelajaran dan 34 minggu dalam setahun. Teknologi Informasi dan Komunikasi B Muatan Lokal 1. Ilmu Pengetahuan Sosial 8.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum belajar kegiatan tatap muka per jam pembelajaran berlangsung selama 40 menit. Bahasa Inggris 5. Satu Jam Pemb Tatap Muka 40 40 Jumlah Jam Pemb Per Minggu 36 36 36 Minggu Efektif Pemb Per Tahun 34 34 34 Waktu Waktu Pembel/ Pembel/ jam/menit jam/tahun 816 48960 816 48960 48960 816 IX 40 Ketuntasan Belajar SMP Negeri 1 Tampaksiring menetapkan Kritreria Ketuntasan Minimal (KKM) berdasarkan intake kedalaman materi ajar. Beban Belajar Kegiatan Tatap Muka Kelas VII VIII 5. Mata Pelajaran 1. Akhlak Mulia Jumlah Rata-rata No Mata Pelajaran 1. Pendidikan Budi Pekerti 3. IRT/Tembang/OSAI Ketuntasan Kelompok Mata Pelajaran Kelompok Mata Pelajaran Agama dan 1. Tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.

Kewarganegaraan dan kepribadian c. Kelulusan Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 pasal 72 ayat 1 peserta didik dinyatakan lulusan apabila : 1. Penjaskes Kesehatan Jumlah Rata-rata 76 76 76 75 75 75 75 75 76 451 75. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh kelompok mata pelajaran : a. Bahasa Indonesia.2 78 78 78 77 77 77 77 77 78 463 77. Lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 37 . Kriteria Kenaikan Kelas Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. 3.2 77 77 77 76 76 76 76 76 77 457 76. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran. 2. Pendidikan jasmani. Olahraga dan 1. 5. 4. 1. b. olah raga dan kesehatan 3. Estetika d. Kenaikan Kelas dan Kelulusan a. Pendidikan Kewarganegaraan. Kehadiran minimal 90 % 4. Inggris Ilmu Matematika Pengetahuan dan IPA Teknologi IPS TIK Jumlah Rata-rata Estetika Seni Budaya Jumlah Rata-rata Jasmani. Pendidikan Kewarganegaraan Kewarganega raan Jumlah Rata-rata Bhs. Agama dan akhlak mulia b. Indonesia Bhs. 2.2 80 80 80 79 79 79 79 79 80 475 79.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2.2 79 79 79 78 78 78 78 78 79 469 78. Nilai kegiatan pengembangan diri minimal baik ( B). Peserta didik yang dinyatakan tidak naik kelas diberi kesempatan untuk mengulang pada kelas yang sama dan mengikuti seluruh mata pelajaran di kelas bersangkutan. 3. 2 81 81 81 80 80 80 80 80 81 481 80. Nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) maksimal 3 mata pelajaran pada semester genap kecuali pelajaran Agama. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran selama dua semester di kelas yang diikuti.2 75 75 75 76 76 76 76 76 76 77 77 77 77 77 77 78 78 78 78 78 78 79 79 79 79 79 79 80 80 80 80 80 80 81 81 81 6. Nilai akhlak dan Kepribadian minimal baik (B). 5.

8.1 boleh ada 6.education) Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya di lingkungan sekolah dan di masyarakat sesuai dengan prinsip managemen berbasis sekolah. Rapor 3. Tujuan khusus pendidikan kecakapan hidup adalah: a. Mengikuti seluruh mata pelajaran yang diujikan b. Memberikan wawasan yang luas mengenai pengembangan karir. Siswa yang mutasi masuk nilainya harus memenuhi KKM yang telah ditetapkan Jika nilainya tidak memenuhi KKM. 4. Memiliki NISN 5. 7. menggunakan metode dan penelitian ilmiah. Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran adalah kecakapan akademik. Penyesuaian pakaian seragam. Setiap mata pelajaran yang diujikan memperoleh nilai minimal 7. siswa yang bersangkutan harus mengikuti tes Memenuhi administrasi mutasi masuk : 1. Mengaktualisasikan potensi peserta didik sehingga dapat digunakan untuk memecahkan berbagai masalah. b. meliputi : menguasai pengetahuan. kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampu mengatasinya. Pendidikan Kecakapan Hidup Kecakapan hidup (life skill) adalah kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problema hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan.5 sebanyak 2 mata pelajaran 4. e. c. Lulus Ujian Nasional (mengikuti POS) Peserta didik yang tidak lulus diberi kesempatan untuk mengulang pada kelas IX dan mengikuti seluruh mata pelajaran kelas bersangkutan. Ijasah SD dan SKHUN 2. Mutasi Siswa a. b. Pas photo hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 ( 5 lembar ) 6. Surat Keterangan Pindah dari sekolah asal disahkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. c. angka 38 . Rata-rata nilai untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan 8. yaitu mengembangkan potensi peserta didik dalam menghadapi perannya di masa mendatang secara menyeluruh. Memberikan bekal dengan latihan dasar tentang nilai-nilai yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari Memberikan kesempatan kepada sekolah untuk mengembangkan pembelajaan yang fleksibel sesuai dengan prinsip pendidikan berbasis luas (broad based.0 c. Tujuan umum pendidikan kecakapan hidup adalah memfungsikan pendidikan sesuai dengan fitrahnya.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Kriteria lulusan ujian sekolah a. d.

club biologi. disiplin. pengetahuan. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah secara mandiri. 2. 4. merangakai bunga. Kecakapan personal meliputi beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia. berinteraksi dalam masyarakat. keterampilan penguasaan TIK. Tari Bali Melukis Mejejahitan Tabuh Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal dan Global Tari Bali Melukis Mejejahitan Keunggulan Lokal : 39 . keterampilan merangakai alat. kegiatan ektrakurikuler seni dan olahraga. sispala. berkomunikasi secara ilmiah. menulis indah. percaya diri. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum bersikap ilmiah. 3. melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran estetika. desain grafis. kegiatan ektrakurikuler club matematika. meliputi keterampilan bekerja. dan hidup sehat melalui kegiatan pembelajaranpada semua kelompok mata pelajaran. membudayakan berpikir kreatif. menggunakan pengetahuan dan nilai-nilai untuk mengambil keputusan yang tepat. 8. c. memahami diri sendiri. b. dan Kelompok Ilmiah Remaja (KIR). 2. latihan kepemimpinan. club fisika. bertanggung jawab. ekstrakurikuler sablon. berpikir rasional. yang dilakukan melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran akhlak mulia. dan teater. kegiatan UKS. membudayakan sikap sportif. 3. Kecakapan sosial meliputi kecakapan bekerja sama. Kecakapan Hidup yang dikembangkan adalah: 1. nilai-nilai untuk mengambil keputusan melalui kegiatan pembelajaran khususnya pada kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. mengembangkan kapasitas sosial untuk belajar sepanjang hayat. d. menggunakan teknologi. mengembangkan berpikir strategis. menggunakan teknologi. kewarganegaraan dan kepribadian. berinteraksi dalam budaya lokal dan global. keterampilan kewirausahaan. ekstrakurikuler pramuka dan PMR. menghargai dan menilai diri. Pendidikan kecakapan hidup dilaksanakan secara integral dalam pembelajaran beragama mata pelajaran yang ada di SMP Negeri 1 Tampaksiring Kecakapan hidup yang dikembangkan melalui pembelajaran meliputi : a. membudayakan berpikir dan berperilaku ilmiah. Kecakapan akademik meliputi penguasaan pengetahuan menggunakan metode dan penelitian ilmiah. memperoleh kompetensi lanjut akan ilmu pengetahuan dan teknologi. 1. kegiatan keagamaan. doa bersama. Kecakapan vokasional.

dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. T I K Melalui pelajaran TIK terampil mengoperasikan komputer sehingga wawasan siswa akan bertambah dengan mengakses berita dan informasi dari luar dengan membuka internet. Pendidikan karakter pada tingkatan institusi mengarah pada pembentukan budaya sekolah. pemberdayaan sarana prasarana. Pendidikan karakter bertujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik secara utuh. Materi pembelajaran yang berkaitan dengan norma atau nilai-nilai pada setiap mata pelajaran perlu dikembangkan. 2. Bahasa Inggris Dapat berkomunikasi Bahasa Inggris secara aktif sehingga cakap menjelaskan budaya setempat. hukum. yaitu isi kurikulum. kesadaran atau kemauan. tradisi. dieksplisitkan. karakter atau watak. melukis. terpadu. mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nilai-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari. sesama manusia. dan ethos kerja seluruh warga dan lingkungan sekolah. Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa. Melalui pendidikan karakter diharapkan peserta didik SMP mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya. semua komponen (stakeholders) harus dilibatkan. dan simbolsimbol yang dipraktikkan oleh semua warga sekolah. termasuk komponen-komponen pendidikan itu sendiri. yaitu nilai-nilai yang melandasi perilaku. Budaya sekolah merupakan ciri khas.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4. perkataan. proses pembelajaran dan penilaian. kualitas hubungan. kebiasaan keseharian. maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. dikaitkan dengan konteks kehidupan 40 . Dalam pendidikan karakter di sekolah. budaya. dan citra sekolah tersebut di mata masyarakat luas. dan adat istiadat. seni tari. penanganan atau pengelolaan mata pelajaran. Tabuh Dengan mempelajari tabuh. Pendidikan karakter dapat diintegrasikan dalam pembelajaran pada setiap mata pelajaran. dan masyarakat sekitar sekolah. diri sendiri. pembiayaan. lingkungan. mengukir dapat ditampilkan dalam kearifan lokal. Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan. dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama. pengelolaan sekolah. sesuai standar kompetensi lulusan. tata krama. dan seimbang. diri sendiri. Keunggulan Global : 1. pelaksanaan aktivitas atau kegiatan ko-kurikuler. sesama. 9. lingkungan. mejejahitan. dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran. baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME). sikap. perasaan.

4. minggu efektif belajar. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Semester adalah : Sistem penyelenggaraan pendidikan pada sekolah yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu bulan Juli setiap tahun dan berakhir pada bulan Juni tahun berikutnya. dan pengamalan nyata dalam kehidupan peserta didik sehari-hari di masyarakat. 2. Setiap permulaan tahun pembelajaran tim pengembang kurikulum SMP Negeri 1 Tamapksiring menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan selama satu tahun pelajaran. jeda antar semester. Kalender Pendidikan Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum sehari-hari. Hari libur dapat berbentuk jeda tengah semester. BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A. 41 . waktu pembelajaran efektif dan hari libur. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. hari libur agama. tetapi menyentuh pada internalisasi. Dengan demikian. atau Menteri Agama dalam hal terkait dengan hari raya keagamaan. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. Beberapa aspek penting menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan adalah: 1. libur akhir tahun pelajaran. serta ketentuan dari Pemerintah Daerah. 7. dan hari libur khusus. 3. karakteristik sekolah. Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pembelajaran pada setiap satuan pendidikan. dan SMP Negeri 1 Tamapksiring dapat menetapkan hari libur khusus. jeda antar semester. Libur jeda tengah semester. ditambah dengan kegiatan pengembangan diri. Kepala Daerah Tingkat Kabupaten/Kota. 6. Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan Nasional. pembelajaran nilai-nilai karakter tidak hanya pada tataran kognitif. 5. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun pelajaran. libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk menyiapkan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun. Pengaturan waktu belajar di sekolah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

Libur Sekolah adalah : Hari libur yang ditetapkan untuk tidak diadakan proses pembelajaran disekolah yang terdiri atas hari libur semester.bencana alam atau libur lain diluar ketentuan libur umum yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 8. 11. 9. Kalender Pendidikan Semester Ganjil 42 . SMP Negeri 1 Tampaksiring dapat mengatur hari libur keagamaan.hari besar nasional desesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat dan Daerah. libur khusus dan libur umum. 5. Hari libur umum/Nasional atau penetapan hari libur serentak untuk memperingati hari besar keagamaan dan hari. keadaan musim. 10. Libur khusus SMP Negeri 1 Tampaksiring adalah Libur yang diadakan sehubungan dengan peringatan keagamaan . tanpa mengurangi jumlah minggu efektif belajar dan waktu pembelajaran efektif.

31 URAIAN KEGIATAN Penyerahan Raport Smt ganjil Libur Smt Ganjil TANGGAL 19 23 24 . GANJIL JULI 2011 Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu 1 2 3 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 7 8 9 7 8 9 10 11 12 13 4 5 6 7 8 9 10 10 11 12 13 14 15 16 14 15 16 17 18 19 20 11 12 13 14 15 16 17 17 18 19 20 21 22 23 21 22 23 24 25 26 27 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 24 25 26 27 28 29 30 28 29 30 31 31 JUMLAH HBE 1 1 2 2 2 2 JUMLAH HBE 5 4 3 4 4 4 JUMLAH HBE 4 4 3 4 4 4 JUMLAH HBE 5 4 4 4 4 4 JUMLAH HBE 4 5 4 4 4 3 25 26 27 28 29 30 31 JUMLAH HBE 2 2 2 2 2 2 TANGGAL 17 19 .16 18 .20 21 .2 4 .C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN : 2011/2012 SEMESTER .31 URAIAN KEGIATAN Hari Kemerdekaan RI Hari Raya Idul Fitri TANGGAL 1.30 URAIAN KEGIATAN Kegiatan Tengah Semester Ganjil TANGGAL 17 30 .23 URAIAN KEGIATAN Libur semester genap 2010/2011 Libur akhir tahun pelajaran 2010/2011 MOS tahun ajaran 2011/2012 Kerja bakti / Persiapan Pembagian Kelas AGUSTUS 2011 SEPTEMBER 2011 OKTOBER 2011 Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu 1 2 3 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 6 7 8 6 7 8 9 10 11 12 4 5 6 7 8 9 10 9 10 11 12 13 14 15 13 14 15 16 17 18 19 11 12 13 14 15 16 17 16 17 18 19 20 21 22 20 21 22 23 24 25 26 18 19 20 21 22 23 24 23 24 25 26 27 28 29 27 28 29 30 30 31 TANGGAL 1 URAIAN KEGIATAN Kegiatan Tengah Semester Ganjil NOPEMBER 2011 DESEMBER 2010 43 .30 URAIAN KEGIATAN Hari Ray saraswati a Hari Raya Pagerwesi Ulangan Umum Smt Ganjil TANGGAL 28 .

GENAP Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu Minggu senin Selasa Rabu Kamis Jumat sabtu JANUARI 2012 1 8 15 22 2 9 16 22 3 10 17 23 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 PEBRUARI 2012 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 MARET 2012 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 APRIL 2012 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 6 13 20 27 7 14 21 28 MEI 2012 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 3 10 17 24 4 11 18 25 5 12 19 26 JUNI 2012 3 10 17 4 11 18 5 12 19 6 13 20 7 14 21 1 8 15 22 2 9 16 23 29 30 31 26 27 28 29 25 26 27 28 29 30 31 29 30 27 28 29 30 31 24 25 26 27 28 29 30 JUML AH HBE 5 3 4 4 4 4 JUML AH HBE 3 3 3 2 2 2 JUML AH HBE 4 4 3 3 3 3 JUML AH HBE 5 4 4 4 3 4 JUML AH HBE 4 5 5 4 4 4 JUML AH HBE 2 2 2 2 2 2 TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Siwaratri Tahun baru Imlek Hari Raya Galungan 22 23 31 TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Galungan dan Kuningan 1.30 1 .6-11 4 Maulid Nabi Muhamad SAW TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Raya Pengerupukan 22 23 24 28 .raj Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap 15 16 18 .2.31 Hari Raya Nyepi Hari Raya Pagerwesi Kegiatan Tengah Smt Genap TANGGAL URAIAN KEGIATAN Hari Wafat Yesus Kristus 6 TANGGAL URAIAN KEGIATAN 17 Kenaikan Yesus Kristus TANGGAL URAIAN KEGIATAN Pembagian Raport Smt Genap Isra Mira.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum KALENDER PENDIDIKAN SMP NEGERI 1 TAMPAKSIRING TAHUN PELAJARAN : 2011/2012 SEMESTER .3.

30 Nov s/d 1.2. Pel 14 Jml 22 7 7 6 12 13 67 3 14 11 6 11 18 Jml Hari 31 31 30 31 30 31 184 31 29 31 30 31 30 Smt Bulan Hari Efek Sekolah 12 24 26 26 24 15 127 23 15 24 24 26 13 Hari Efektif Belajar 9 24 23 25 21 11 110 23 12 15 18 10 12 Juli 2011 Agustus 2011 I September 2011 Oktober 2011 Nopermber 2011 Desember 2011 JUMLAH Januari 2012 Februari 2012 Maret 2012 II April 2012 Mei 2012 Juni 2012 Juli 2012 Jumlah Jumlah Keseluruhan 125 252 90 200 11 38 21 43 6 9 13 15 12 24 12 26 63 130 182 366 200: 6 = 33.4. Idul Adha ES EB 110 Non Libur Ef Keterangan 127 Tatap Muka (KBM) 3 4 6 5 1 1 2 1 1 1 18 – 20 Juli 2011 28.3 minggu Rincian Analisis Hari Efektif Sekolah. MOS 3.30 Sept s/d 1 Oktober 2011 28. Ul.3 Desember 2011 12 . 2011 17 Desember 2011 17 Agustus 2011 30 – 31 agustus 2011 19 November 2011 23 November 2011 6 November 2011 4 2 .2. Libur Pagerwesi 4.5.1.29.29.5.3. Libur Saraswati 4.2. Non Kurikuler dan Hari Libur Hari Libur Non Kuri kuler 3 3 1 6 1 14 22 3 1 4 4 6 1 4 5 4 4 1 1 1 1 1 12 2 2 9 2 Mng 5 4 4 5 4 2 12 12 14 3 Um Khu Smt Akh Th.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Analisis Hari Belajar Sekolah Efektif.3. Efektif Belajar. Efektif Belajar dan Libur Alokasi Waktu Smt I No 1 2 3 Kegiatan Hari Efektif Sekolah Hari Efektif Guru Hari Non Efektif 3. Penerimaan Raport Hari Libur Hut Proklamasi RI Libur Idul fitri 4. Pengisian Raport 3.16 Des. Umum Smt Gjl 3. Kegiatan Tengah Smst 3.

Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester.2. Ciwa Ratri 4. Ujian Sekolah 3. Maulud Nabi 4.9 April 2012 7 – 10 Mei 2012 21 – 26 Mei 2012 28 – 31 Mei s/d 1.2. Kelulusan Hari Libur 4.6. Wafatnya Yesus Kristus 4.6 s/d 11 Pebruari 2012 4 Pebruari 2012 22 Maret 2012 23 Maret 2012 24 Maret 2012 6 April 2012 17 Mei 2012 16 Juni 2012 18 – 30 Juni 2012 2 – 14 Juli 2012 4 A.19 – 21 Maret 2012 2.8. Pengm.6. Pembagian Raport 3.Kegiatan Tengah Smst.8.3.j nabi Muhamad SAW 4.3. Perkiraan Try Out Sekolah 3. Tawur Ag.6.Kesanga 4. Ul.5.3.3. Libur Smt Genap 4.1.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 4.4.29 Pebruari s/d 1 Maret 2012 28 . Perk.6. Ngembak Geni 4. Libur Akhir Tahun Pel.9.10.Isra Mira.13.7. Tahun Baru Hijriah 4. Ujian Nasional 3. Libur Natal 4.31 Maret 2012 17. Tahun Baru 4.12.28. 1.7. − Waktu pembelajaran adalah : Jumlah jam pembelajaran setiap minggu meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. jeda antar : Jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun Waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal 3 . Libur Semester Ganjil II 1 2 3 Hari Efektif Sekolah Hari Efektif Guru Hari Non Efektif 3. 3.2. − Minggu efektif belajar adalah pelajaran.4.11.8. Kenaikan Yesus Kristus 4. Alokasi Waktu Permulaan tahun ajaran adalah : tahun pelajaran.7. Perk.9. Umum Smt Gnp 3.4. Pemantapan UN 3.Tahun Baru Imlek 4. Hari Raya Nyepi 4.2 Juni 2012 15 Juni 2012 18 Juni 2012 1 1 1 9 1 1 1 1 1 1 1 12 12 62 01 Januari 2012 22 Januari 2012 23 Pebruari 2012 31Januari . − Waktu libur adalah : Waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal. Perkiraan Ujian Praktek 3. Jumlal Total 252 200 38 125 90 4 4 4 6 4 6 6 1 1 1 1 14 27 November 2011 25 Desember 2011 18 – 31 desember 2011 Tatap Muka (KBM) 27.5.1. Galungan dan Kuningan 4.5.

5. Pr Tirta Minggu Belajar Jeda Tengah Semester Jeda Antar Semester Liburan Akhir Tahun Pelajaran Hari Libur Keagamaan Hari Libur Umum/Nasional Kegiatan Khusus Sekolah Total Minggu Per Tahun 48 Kegiatan Awal Tahun Setiap permulaan tahun pelajaran. Kegiatan Alokasi Keterangan Waktu/Minggu Efektif 33. 3. Kegiatan Penyusunan SK Tim Pengembang Waktu Pelaksanaan 4 Juli 2011 Keterangan Kepala Sekolah 1. hari libur keagamaan.3 Digunakan untuk kegiatan pembelajaran efektif 1 1 4 2 2 4 Satu Minggu Setiap Semester Antara Semester Ganjil & Genap Digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir & awal tahun pelajaran Galungan dan Kuningan Hari Raya Nyepi. Tim Pengembang Kurikulum di SMP Negeri 1 Tampaksiring menyusun kalender pendidikan untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran yang mencakup permulaan tahun pelajaran. Persiapan pembagian ruang belajar 1 hari. 4. kebutuhan peserta didik dan masyarakat. 6. Permulaan tahun pelajaran telah ditetapkan oleh Pemerintah yaitu bulan Juli. Hari-hari pertama masuk sekolah berlangsung selama 1 minggu dengan pengaturan waktu sbb: • • • No 1 Pra MOS 2 hari. Maulud Nabi Muhamad MOS dan Kegiatan Minggu Pertama Masuk Sekolah ( 3 Hari) Penyusunan Laporan Hasil Belajar dan Penerimaan Rapor ( 1 Minggu ) Try Out Sekolah. 7. serta ketentuan dari Pemerintah Daerah.Tes Pemantapan dan Ujian Sekolah Kelas IX ( 2 Minggu ) Piodalan Sekolah. karakteristik sekolah. 2. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. libur akhir tahun pelajaran. Pengaturan waktu belajar di sekolah mengacu kepada Standar Isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Pr Tegeh. minggu efektif belajar. MOS 3 hari. Alokasi Waktu Pada Kalender Pendidikan Selama Satu Tahun Pelajaran No 1. hari libur umum termasuk har– hari besar nasional.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum semester. Kegiatan Awal Tahun Pelajaran 2011/2012 4 . Beberapa aspek penting yang menjadi pertimbangan dalam menyusun kalender pendidikan sebagai berikut: Permulaan tahun pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran.

15 07.30 – 12. Waktu Belajar : Minggu efektif belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2 3 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 Kurikulum Penyusunan SK Pembentukan Panitia Rapat Kerja Pengembangan Kurikulum Penyusunan Jadwal Raker Pengembangan Dokumen I Kurikulum Pengkajian Draft Kurikulum Revisi Draft Kurikulum Dokumen I Presentasi Draft Kurikulum Dokumen I di hadapan warga Sekolah Penyusunan Jadwal Raker Pengembangan Dokumen II Kurikulum Pelaksanaan Raker Pengembangan Dokumen II Kurikulum. Tabel 2. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. Waktu pembelajaran efektif adalah jumlah jam pembelajaran setiap minggu.VIII.30 – 12. Kurikulum 14 Juli 2011 Tim Pengembang Kurikulum 15 juli 2011 Panitia Raker 16 – 18 Juli 2011 Panitia dan Narasumber 8 Juni 2011 11 Juli 2011 11 Juli 2011 11 Juli 2011 Guru dan Pegawai Seluruh Staf Staf TU Guru dan Pegawai Seluruh Wali Kelas Pembina dan pengurus osis 27 s/d 30 juni 2011 11 s/d 12 Juli 2011 18 s/d 20 Juli 2011 25 Juli 2011 19 Juli 2011 Panitia PPDB Panitia MOS Panitia MOS Seluruh Warga sekolah Pengurus dan anggota Warga Sekolah.30 – 12.IX 5 .15 07.15 07.15 07.1 dan Tabel 2.15 Pengembangan Diri KLS VII. IX Hari Senin Selasa Rabu Waktu 07.30 – 12.Narasumber 2. Rapat persiapan PPDB Rapat koordinasi staf Rapa koordinasi TU Rapat persiapan KBM Rapa koordinasi Wali Kelas Rapa koordinasi OSIS Penerimaan PPDB Pra MOS Pelaksanaan M O S Hari pertama KBM Rapat pleno komite Review Kurikulum Dokumen I 4 Juli 2011 5 Juli 2011 Kepala Sekolah Tim Pengembang kurikulum 11 Juli 2011 Tim Pengemb Kurikulum 11 – 13 Juli 2011 Tim Pengemb.15 Kamis Jumat Sabtu Hari Waktu 07.30 – 12. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri .30 – 12.2 menunjukkan pengaturan waktu belajar Pagi Kelas VIII.

1 Agustus HUT SMP Negeri 1 Tampaksiring 2011 Selasa.30 September – 1 Kegiatan Tengah Semester Ganjil Oktober 2011 Sabtu. 6 S/d selasa. Program Kegiatan Semester Ganjil SMP Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2011 / 2012 No. 17 Desember Penyerahan Raport ke siswa 2011 Senin.26 Juli 2011 penyampaian Silabus dan Penilaian oleh guru mata pelajaran. Kegiatan Semester a.s/d Libur Semester Ganjil dan Libur Khusus Hari 6 .30 12.30 12. Kerja bakti kebersihan ruang kelas dan Rabu. MOS PPDB ( Masa Orientasi Peserta Didik 23 Juli 2011 Baru) SMP Negeri 1 Tampaksiring Senin.66) 2011 Selasa.14 Mei 2011 Jenis Kegiatan Ket Rapat Pendahuluan Pembentukan Panitia Pelaksana PPDB 18 s/d 24 Mei 2011 Pendaftaran Peserta Didik Baru Pertemuan MGMP Sekolah Testing Penerimaan Peserta Didik Baru Sabtu. lingkungan sekolah serta pendataan peserta 28 juli 2011 ekstra kurikuler. 24 – Rabu.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Siang Kelas VII Hari Senin Selasa Rabu Waktu 12.30 Perkiraan Ulangan Umum Semester Ganjil Nopember 2011 Sabtu.30 – 17.30 12. 25 juli 2011 Pembagian Kelas VII.30 3.30 12.30 – 17. 28. 6-12. 31 Hari raya Idul Fitri Agustus 2011 Rabu.7 Mei 2011 melalui Lomban Galang Prestasi SPINSA I Senin. 21 – Sabtu.30 – 17.VIII dan IX Baru Mencatat jadwal Pelajaran tahun 2010 / 2011.30 – 17. 2 Agustus Kegiatan Belajar Mengajar Mulai efektif 2011 dilaksanakan Rabu.30 – 17. 27 – Kamis. Selasa . Jumat. 7 Testing Penerimaan Peserta didik Baru Juni 2011 melalui TPA + Jalur Penghargaan Prestasi Sabtu 25 juni 2011 Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru Senin .30 Daftar Ulang Peserta Didik Baru Juni 2011 Kamis.Sabtu 30 Kegiatan Menyambut HUT SMP Negeri 1 Juli 2011 Tampaksiring Senin.30 Kamis Jumat Sabtu Hari Waktu 12. 30 – Rabu.27 .30 – 17. 29 . 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 17 18 20 21 26 27 28 Hari/Tanggal Sabtu.Kamis. 17 Agustus Apel Bendera ( Hari Kemerdekaan RI ke. 23 Nopember Libur Khusus Hari Raya Pagerwesi I 2011 Kamis.19 Nopember Libur Khusus Hari Raya Saraswati I 2011 Rabu.29.

J Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap Libur Akhir Tahun Ajaran 2011/2012 Ket 4. 24 – 31 Mei 2012 Jumat. 23 Maret 2012 Sabtu. 15 Juni 2012 Sabtu.2.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 29 Sabtu. Genap ( Perkiraan ) Pembagian Raport Smt Genap Libur Umum Isra Mira.2 – 14 juli 2012 Jenis Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar Semester Genap Libur Umum Tahun Baru Masehi Perkiraan Kegiatan Ceramah Agama Libur Khusus Hari Raya siwa Ratri Libur Umum Tahun baru Imlek Libur khusus Hari raya Galungan dan Kuningan Maulid Nabi Muhamad SAW Perkiraan Ujian Pemantapan Libur Khusus Tawur Agung Kesanga Libur Umum Hari Raya Nyepi Libur khusus Hari Ngembak Geni Pelaksanaan KegiatanTengah Semester Genap Perkiraan Try out sekolah Libur Umum Wafatnya Yesus Kristus Perkiraan Ujian Praktek Perkiraan Ujian sekolah Perkiraan Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN ) Libur Umum Kenaikan Yesus Kristus Pelaksanaan Ulangan Umum Smt.6 – 11 Pebruari .4 Pebruari 2012 Senin. 2 – 3 Maret 2012 Jumat. 24 Maret 2012 Rabu. 22 Maret 2012 Jumat. 2 januari 2012 Senin . 28 -31 Maret 2012 Senin .22 Januari 2012 Sabtu .30 April s/d 1. 16 – 21 April 2012 Senin.2012 Sabtu.3. 6 april 2012 Senin. 930Juni 2012 Senin. 18 Juni s/d Sabtu.3 Mei 2012 Kamis. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 Hari/Tanggal Selasa. 18-12-’10 Selasa. 7 Desember 2010 Raya Galungan & Kuningan Libur Umum Tahun Baru Hijriyah Program Kegiatan Semester Genap SMP Negeri 1 Tampaksiring Tahun Pelajaran 2010 / 2011 No.31 Januari S/d 1. 17 Mei 2012 Senin. 16 juni 2012 Senin. 1 Januari 2011 Jumat. 23 Januari 2012 Selasa. 9 – 14 April 2012 Senin. 3 januari 11 s/d 23 Mei ’12 Sabtu. Libur Sekolah : 7 . 12 – 15 Maret 2012 Kamis.2.

2.SAW Tawur Agung Kesanga Hari Raya Nyepi Ngembak Geni Jeda Antar Semester Wafatnya Yesus Kristus Kenaikan Yesus Kristus Isra Mira. 8. Maret 2012 28 – 31 Maret 2012 6. menunjukkan pengaturan minggu efektif dan minggu minggu libur. dan/atau Menteri Agama dalam hal yang terkait dengan Hari Raya Keagamaan.J Nabi Muhamad SAW Libur Semester Genap Libur Akhir Tahun Pel. Hari Libur Umum Nasional dan Libur Khusus No 1. tahun Pelajaran 2011 / 2012 No Tanggal Kegiatan 1. dan hari libur khusus. jeda antarsemester.1. 16. 7. 3. 10. jeda antar semester. 14. Maret 2012 24.Nopember 2011 19 – 31 Desember 2011 22. 18. libur akhir tahun pelajaran. 11.Pebruari 2012 22. Hari libur sekolah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional. hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional. 4. Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar. Hari libur umum/nasional atau penetapan hari libur serentak untuk di SMP .Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Gianyar Tabel 3.6 – 11 Pebruari 2012 4 . 2. 15. Januari 2012 31 .3. libur akhir tahun pelajaran digunakan untuk penyiapan kegiatan dan administrasi akhir dan awal tahun pelajaran . April 2012 17 Mei 2012 16 Juni 2012 18 – 30 Juni 2012 2 – 14 Juli 2012 Jenis Libur Libur Hut Proklamasi RI Libur Idul Fitri Jeda Tengah Semester Libur Saraswati Libur Pagerwesi Libur Semester Ganjil Hari Raya Siwa Ratri Tahun Baru Imlek Libur Galungan dan Kuningan Maulid Nabi Muhamad. Januari s/d 1.30.29. Januari 2012 23. 17. 13. Oktober 2011 19. Waktu libur berbentuk jeda tengah semester. 6. Libur jeda tengah semester. Nopember 2011 23. Tanggal 17 Agustus 2011 30 – 31 Agustus 2011 28. 5. Kegiatan Sekolah Uaraian Kegiatan SMP Negeri 1 Tampaksiring. Keterangan Libur Umum Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus Umum Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus LiburUmum Libur Umum Libur Umum Libur Khusus Libur Khusus 5. 9. Maret 2012 23.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pembelajaran terjadwal.Negeri 1 Tampaksiring disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Pusat. dan/atau organisasi penyelenggara pendidikan dapat menetapkan hari libur khusus. 4 S/d 16 Juli 2011 : Liburan Akhir Tahun Pelajaran 2010/2011 8 . Sept s/d 1. 12. hari libur keagamaan. 19.

49. 12. 38. 22. 16. 24. 9.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 2.27 Agustus 2011 18 s/d 29 Agustus 2011 30 s/d 31 Agustus 2011 1 s/d 27 September 2011 28 September s/d 1 Oktober 2011 3.20. No 18 s/d 20 Juli 2011 11 juli 2011 30 Juli 2011 25 s/d 30 Juli 2011 1 s/d 16 Agustus 2011 17 Agustus 2011 6. 5.25 Pebruari 2012 1 s/d 9 Maret 2012 10 Maret 2012 12 s/d 15 Maret 2012 16 s/d 21 Maret 2012 22 Maret 2012 23 Maret 2012 24 Maret 2012 26 s/d 27 Maret 2012 28 s/d 31 Maret 2012 3. 10. 11.17 Maret 2012 2 s/d 3 April 2012 4 s/d 5 April 2012 6 April 2012 7 April 2012 9 s/d 14 April 2012 16 s/d 21 April 2012 23 s/d 28 April 2012 28 April 2012 1 s/d 3 mei 2012 4 s/d 16 Mei 2012 17 Mei 2012 24 s/d 31 Mei 2012 5. 23. 41. 31. 28. 37. 36. 17. 3. 13. 39. 55. 52. 27.17. 15. 32. 54. 19. 46. 33. 30. 14.29 Oktober 2011 1 s/d 18 Nopember 2011 19 Nopember 2011 21 s/d 22 Nopember 2011 23 s/d 30 Nopember 2011 5.10. 48. 47. 45.21. 8.12. 43.28 Januari 2012 4 Pebruari 2012 13 s/d 29 Pebruari 2012 18. 42. 53.13.12 Nopember 2011 1 s/d 16 Desember 2011 12 Desember 2011 17 Desember 2011 19 s/d 31 Desember 2011 2 s/d 21 Januari 2012 22 Januari 2012 23 Januari 2012 31 januari s/d 11 Pebruari 2012 7.14.24 September 2011 3 s/d 31 Oktober 2011 8. 35. 50. 25. 34. 29.19 Mei 2012 Tanggal : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Masa Orientasi Peserta Didik Baru Rapat Dewan Guru Pemilihan Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Peringatan Hari Kemerdekaan RI Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya Idul Fitri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kegiatan Tengah Semester Ganjil Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya Saraswati Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Perkiraan Ulangan Umum Semester Ganjil Pengembangan Diri Pemeriksaan Hasil Ulum dan Persiapan pembagian Raport Semester Ganjil Rapat Dewan Guru Penyerahan Raport Semester Ganjil Libur Semester Ganjil Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Smt Genap Hari Raya Siwaratri Tahun Baru Imlek Hari Raya Galungan dan Kuningan Pengembangan Diri Maulid Nabi Muhamad SAW Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Rapat Dewan Guru Perkiraan Ujian Pemantapan Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Raya pengerupukan/Tawur Kesanga Hari Raya Nyepi Hari Raya Pagerwesi Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kegiatan tengah semester Genap Pengembangan Diri Perkiraan Try Out Sekolah Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Hari Wafatnya Yesus Kristus Persiapan Ujian Praktek Perkiraan Ujian Praktek Sekolah Perkiraan Ujian Sekolah Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Pengembangan Diri Perkiraan Ujian Nasional Hari Efektif Belajar/Tatap Muka Kelas VII. 20. 21. 51. 7.15. 26. 44.10. 4. 18.VIII Kenaikan Yesus Kristus Perkiraan Ulangan Umum Smt Genap Pengembangan Diri Kegiatan 9 .22. 6. 40.

59. 1 s/d 14 Juni 2012 7 Juni 2012 15 Juni 2012 16 Juni 2012 20 s/d 30 Juni 2012 18 Juni 2012 19 juni 2012 2 s/d 14 Juli 2012 : : : : : : Pemeriksaan hasil Ulum Dan persiapan Pembagian Raport Smt Genap Rapat Dewan Guru Pembagian raport Smt Genap Hari Raya Isa Mira. Kegiatan pembelajaran apa saja yang seharusnya diskenariokan oleh guru sehingga peserta didik mampu berinteraksi dengan sumber-sumber belajar.j Muhamad SAW Hari Libur Semester Genap Perkiraan Rapat Pelulusan Perkiraan pengumuman Pelulusan Kelas IX Libur Akhir Tahun Ajaran 2011/2012 BAB V SILABUS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A. 7. Bagaimanakah cara mengetahui pencapaian kompetensi berdasarkan indikator sebagai acuan dalam menentukan jenis dan aspek yang akan dinilai. Indikator apa saja yang harus dirumuskan untuk mengetahui ketercapaian KD dan SK.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 55.kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Landasan Pengembangan Silabus 10 .kegiatan ke dalam materi pembelajaran. 62.permasalahan sebagai berikut: 1. 6. 60. 3. Silabus penjabaran kompetensi pokok/pembelajaran .alokasi waktu dan sumber bahan / alat belajar.materi dan pokok dasar pembelajaran. Materi pokok / pembelajaran apa saja yang perlu dibahas dan dipelajari peserta didik untuk mencapai Standar Isi. Kompetensi apa saja yang harus dicapai siswa sesuai dengan apa yang dirumuskan oleh Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). 58. 61.kompetensi standar kompetensi dasar. 2. Sumber belajar apa yang dapat diperdayakan untuk Standar Isi tertentu. 2. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai Standar Isi tertentu.penilaian. Pengertian Silabus Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu mencakup merupakan standar kompetensi. 57. 5.indikator. 4. Silabus 1. Silabus pada dasarnya menjawab permasalahan. 56.

4 . Dalam pengembangan silabus sekolah . Dinas Pendidikan Dinas pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru yang berpengalaman di bidang masing-masing .SMK serta Departemen yang menangani urusan pemerintah dibidang Agama untuk : MI. MA. b. metode pengajaran. dan MAK.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Landasan pengembangan silabus dan perencanaan proses pembelajaran yang meliputi Silabus dan RPP tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 17 ayat 2 dan pasal 20 sebagai berikut: 1.LPMP atau unit terkait yang ada di Departemen Pendidikan Nasional. 2. sekolah bersama komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari pergurunan tinggi. Kelompok Sekolah Apabila guru kelas atau guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri . Sekolah bersama komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. kelompok kerja guru atau Dinas pendidikan dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi . materi ajar. kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan Dinas Pendidikan. MTs.maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk mengembangkan silabus yang akan dipergunakan oleh sekolah tersebut.SMP. LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang / Depdiknas.SMA. sumber belajar dan penilaian hasil belajar(pasal 20). LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang Depdiknas dalam penyusunan silabus. LPMP dan lembaga terkait Balitbang Pepdiknas. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Beberapa sekolah dan atau sekolah-sekolah dalam sebuah Yayasan dapat bergabung untuk menyusun silabus. Sekolah dan Komite Sekolah Pengembangan silabus adalah sekolah bersama komite sekolah untuk menghasilkan silabus yang bermutu. 2.kelompok musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan Dinas Pendidikan. 3. a. Sekolah dan komite sekolah dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. Proses pembelajaran yang meliputi silabus dan RPP yang memuat sekurangkurangnya tujuan pembelajaran. 1. Pengembangan Silabus Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah. 4. 3. Sekolah dan Komite Sekolah Pengembangan silabus adalah sekolah bersama komite sekolah untuk menghasilkan silabus yang bermutu. Prinsip Pengembangan Silabus Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah. Sekolah dan komite sekolah mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan silabusnya berdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan di bawah supervisi Dinas Pendidikan untuk SD. Kelompok sekolah 11 .

Menuliskan Kompetensi Dasar Kompetensi dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. penyusun terlebih dahulu mengkaji standar isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : a. mata pelajaran. Identitas silabus ditulis di atas matriks silabus. Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK dan KD. c. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. Kolompok sekolah ini juga dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. Menuliskan Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan. Hal ini dimungkinkan sebab sekolah dan komite sekolah karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan penyusunan silabus. LPMP dan lembaga terkait seperti Balitbang Depdiknas dalam penyusunan silabus. sikap dan ketrampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. b. Sebelum menuliskan Standar Kompetensi. d. Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar mata pelajaran. b. c.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Apabila guru kelas atau guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri. kelompok kerja guru atau Dinas pendidikan dapat meminta bimbingan teknis dari perguruan tinggi. Urutan berdasarkan hierarki Kompetensi Dasar. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Dinas Pendidikan Dinas Pendidikan setempat dapat menfasilitasi penyusunan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru yang berpengalam di bidang masing-masing. kelas dan semester. c. Mengisi Indentitas Silabus Identitas terdiri dari nama sekolah. Dalam menentukan materi pokok/pembelajaran harus dipertimbangkan : 12 . Standar Kompetensi diambil dari Standar Isi ( Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar ) Mata Pelajaran. maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk mengembangan silabus yang akan dipergunakan oleh sekolah tersebut. d. Keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran. Musyawarah Guru Mata Pelajaran Beberapa sekolah dan atau sekolah-sekolah dalam sebuah Yayasan dapat bergabung untuk menyusun silabus. LPMP atau unit terkait yang ada di Depertemen Pendidikan Nasional 5. c. Dalam pengembangan silabus ini sekolah. Menentukan Materi Pokok/Pembelajaran konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan b. Langkah – Langkah Pengembangan Silabus a.

e. Kegiatan pembelajaran yang dimaksud dapat diwujudkan melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Penentuan urutan langkah pembelajaran sangat penting artinya bagi KD-KD yang memerlukan prasyarat tertentu. c. Kebermanfaatan bagi peserta didik Struktur keilmuan Kedalaman dan keluasan materi Relevansi dengan kebutuhan peserta didik dengan tuntutan lingkungan Alokasi waktu. Menarik minat (interest) : materinya menarik minat siswa dan memotivasinya untuk mempelajari lebih lanjut. c. Materi kegiatan pembelajaran dapat berupa pengetahuan. Kegiatan pembelajaran memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasia peserta didik. Pembelajaran bersifat spiral (terjadi pengulang-pengulangan materi tertentu). Kebermanfaatan ( utility ) : materi tersebut memberikan dasar – dasar pengetahuan dan ketrampilan pada jenjang berikutnya. d. Perumusan kegiatan pembelajaran harus jelas memuat materi yang harus dikuasai untuk mencapai kompetensi dasar. 13 . peserta didik dengan guru. b.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum a. d. f. d. Selain itu harus diperhatikan hal – hal berikut : a. sikap dan ketrampilan. e. g. h. e. f. Kriteria dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran sebagai berikut : a. Kesahihan (validity) : materi memang benar-benar teruji kebenaran dan kesahihannya. emosional. Relevansi materi pokok dengan SK dan KD Tingkat perkembangan fisik. Tingkat kepentingan (significance) : materi yang diajarkan memang benar-benar diperlukan oleh siswa. b. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengelaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi atar peserta didik. Kegiatan pembelajaran berpusat pada siswa ( student center). lingkungan dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. sosial dan spiritual peserta didik. e. Kegiatan pembelajaran memuat rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa secara berurutan untuk mencapai kompetensi dasar. c. Guru harus berfikir kegiatan apa yang bisa dilakukan agar siswa memiliki kompetensi dasar yang telah ditetapkan. Kegiatan pembelajaran disusun berdasarkan atas satu tuntutan kompetensi dasar. Layak dipelajari ( learnability) : materi layak dipelajari baik dari aspek tingkat kesulitan maupun aspek pemanfaatan bahan ajar dan kondisi setempat. intelektual. Kegiatan pembelajaran disusun bertujuan untuk memberikan bantuan kepada para pendidik khususnya guru agar mereka dapat bekerja dan dapat melaksanakan proses pembelajaran secara profesional sesuai dengan tuntutan kurikulum. g. b.

Teknik tes merupakan cara untuk memperoleh informasi melalui pertanyaan yang memerlukan jawaban betul 14 . Sesuai tingkat perkembangan berpikir siswa. Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan dalam rangka penilaian ini. Rumusan pernyataan dalam kegiatan pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan pengelolaan kegiatan pembelajaran siswa yaitu kegiatan (siswa dan guru) dan obyek belajar. a). d. d. terlebih dahulu diperhatikan indikator. mengolah. yang secara garis besar dapat dikategorikan sebagai teknik tes dan teknik non tes. minat. sumber belajar dan sarana yang tersedia.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum i. kemampuan. c. g. Bervariasi dengan mengkombinasikan kegiatan individu/ perorangan. Disesuaikan dengan kemampuan siswa. (b) bentuk instrumen. Pemilihan kegiatan pembelajaran mempertimbangkan hal – hal sebagai berikut : a. Memperhatikan sumber-sumber belajar yang relevan. Memperhatikan aspek manfaat dalam kehidupan sehari-hari (life skills) Harus dapat menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa secara utuh (kognitif. (c) contoh instrumen. menemukan sendiri pengetahuan di bawah bimbingan guru. Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. g. afektif. Memperhatikan pelayanan terhadap perbedaan individual siswa seperti bakat. Teknik Penilaian Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh. berpasangan. mengelola dan Mencerminkan ciri khas mata pelajaran dalam pengembangan kemampuan peserta didik. di dalam penentuan indikator diperlukan kriteria-kriteria berikut : a. Adapun yang dimaksud dengan teknik penilaian adalah cara – cara yang ditempuh untuk memperoleh informasi mengenai proses dan produk yang dihasilkan pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. e. latar belakang keluarga. b. Dapat diukur/dapat dikuantitatifkan/dapat diamati. kelompok dan klasik. menganalisis dan menafsirkan proses dan belajar siswa yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan sehingga menjadi informasi yang bemakna dalam pengambilan keputusan untuk menentukan tingkat keberhasilan pencapaian kompetensi yang telah ditentukan. e. Merumuskan Indikator Untuk mengembangkan instrumen penilaian. Menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur. Oleh karena itu. Memberikan peluang kepada siswa untuk mencari. f. c. dan psikomotor). b. Berkaitan dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. sosial ekonomi dan budaya serta masalah khusus yang dihadapi siswa bersangkutan. f. Dalam kegiatan ini terdapat tiga komponen penting yang meliputi (a) teknik penilaian.

Apabila siswa belum menguasai suatu kompetensi dasar. 5. 9. 4. 3. Kompetensi Dasar dan Indikator. 2. ia diberi tugas pengayaan. penyusun silabus perlu memperhatikan prinsip-prinsip berikut ini : 1. Teknik non tes adalah suatu cara untuk memperole informasi melalui pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban betul atau salah. 8. Penilaian dilakukan secara berkelanjutan (direncanakan dan dilakukan terus menerus) guna mendapatkan gambaran yang utuh mengenai perkembangan penguasaan kompetensi siswa baik sebagai efek langsung ( main effect) maupun efek pengiring (nurturant effect) dari proses pembelajaran. Pemilihan jenis penilaian harus disertai dengan aspek-aspek yang akan dinilai sehingga memudahkan dalam penyusunan soal. Siswa yang telah menguasai semua atau hampir semua dasar dapat diberi tugas untuk mempelajari kompetensi berikutnya. dengan demikian hasilnya akan memberikan gambaran mengenai perkembangan pencapaian kompetensi. ia harus mengikuti proses pembelajaran lagi dan bila telah menguasai kompetensi dasar. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindakan perbaikan berupa program remidi. afektif dan psikomotor dengan menggunakan berbagai model penilaian baik formal maupun non formal secara berkesinambungan. Penilaian menggunakan acuan kriteria yang berdasarkan apa yang bisa dilakukan siswa setelah siswa mengikuti proses pembelajaran dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. dalam artian semua indikator ditagih kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum serta untuk mengetahui kesulitan siswa. 15 . Penilaian merupakan suatu proses pengumpulan dan penggunaan informasi tentang hasil belajar siswa dengan menerapkan prinsip berkelajutan. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian indikator. 12. Dalam melaksanakan penilaian. 10. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. guru harus membuat kisi-kisi penilaian dan rancangan penilaian secara menyeluruh untuk satu semester dengan menggunakan teknik penilaian yang tepat. Penilaian dilakukan untuk menyeimbangkan berbagai aspek pembelajaran kognitif. Penilaian merupakan proses identifikasi pencapain kompetensi dan hasil belajar yang dikemukakan melalui pernyataan yang jelas tentang standar yang harus dan telah dicapai disertai dengan peta kemajuan hasil belajar siswa. bukti – bukti autentik akurat dan konsisten sebagai akuntabilitas publik.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum atau salah. 11. Penilaian berorientasi pada Standar Kompetensi. 6. Dalam sistem penilaian berkelanjutan. 7.

6. Ragam Teknik Penilaian Beserta Bentuk Instrumen. pilihan ganda. karya dan atau prestasi Tes Lisan Tes Unjuk Kerja Penugasan Observasi Wawancara Portofolio Penilaian Diri c). kaya dan atau prestasi siswa Lembar Penilaian Diri Tes tulis dapat berupa tes esai/uraian. b). Penilaian diri dengan menggunakan lembar penilaian diri. isian. Portofolio dapat menggunakan dokumen pekerjaan. Berikut ini disajikan ragam teknik penilaian beserta instrumen yang dapat digunakan. Setelah penentuan instrumen tes telah dipandang tepat selanjutnya instrumen tes itu dapat dituliskan di dalam kolom matriks silabus yang tersedia. 2. 3. Apabila pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan. Tes lisan yaitu berbentuk daftar pertanyaan. 8. Oleh karena itu bentuk instrumen yang dikembangkan dapat berupa : 1. uj petik prosedur atau uji petik prosedur dan produk. Teknik Tes Tulis                 Bentuk Instrumen Tes Isian Tes Uraian Tes Pilihan Ganda Menjodohkan Daftar Pertanyaan Tes Identifikasi Tes Simulasi Uji Petik Kerja Produk Uji Petik Kerja Prosedur Uji Petik Kerja Prosedur dan Produk Tugas Proyek Tugas Rumah ( Tugas Terstruktur dan Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur ) Lembar Observasi Pedoman Wawancara Dokumen pekerjaan. Observasi yaitu dengan menggunakan lembar observasi Wawancara yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara. 7. Bentuk Instrumen Bentuk instrumen yang dipilih harus sesuai dengan teknik penilaiannya.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum 13. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran yang ditempuh dalam proses pembelajaran. penilaian harus diberikan baik pada proses (ketrampilan proses) misalnya teknik wawancara maupun produk/hasil dengan melakukan observasi lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan. siswa. Tes unjuk kerja dapat berupa tes identifikasi. Penugasan seperti tugas proyek atau tugas rumah. tes simulasi dan uji petik kerja produk. 4. 5. Contoh Instrumen 16 . menjodohkan dan sebagainya.

Oleh karena itu. Alokasi waktu mata pelajaran c. guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Setelah ditetapkan bentuk instrumennya selanjutnya dibuat contohnya. 7. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan. nara sumber. apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Contoh instrumen dapat dituliskan di dalam kolom matriks silabus yang tersedia. dan/atau lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. 2. media elektronik. B. 5. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. apa yang tertuang di dalam RPP 17 . guru harus menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). 3. Minggu efektif per semester. RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas. b. Jumlah kompetensi per semester 6. Pengertian RPP Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus. Menentukan Alokasi Waktu Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu dengan memperhatikan : a. Penyusunan silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan per semester. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu. Sumber Belajar. lingkungan alam sekitar dan sebagainya. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Dalam rangka mengimplementasikan pogram pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam silabus. Metode Pembelajaran. Unit Waktu 1. laboratorium. Namun apabila dipandang hal itu menyulitkan karena kolom yang tersedia tidak mencukupi selanjutnya contoh instrumen penilaian diletakkan di dalam lampiran tersendiri. dan Penilaian. media cetak. per tahun dan alokasi waktu pelajaran lain yang sekelompok Implementasi pembelajaran per semester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada pada struktur kurikulum.Materi Pembelajaran. RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas untuk setiap Kompetensi dasar. Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang diperlukan dalam kegiatan pembelajaran yang dapat berupa : buku teks. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran.

Sumber Belajar. Dalam menyusun RPP guru harus mencantumkan Standar Kompetensi yang memayungi Kompetensi Dasar yang akan disusun dalam RPP-nya. Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran. Mencantumkan Standar Kompetensi Standar Kompetensi adalah kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan. dan KD b. Metode Pembelajaran. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) indikator atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih. Sebelum menuliskan Standar Kompetensi. penyusun terlebih dahulu mengkaji Standar Isi mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal berikut : a.Materi Pembelajaran. Kompetensi Dasar. waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan − Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan. dan Penilaian. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan dijabarkan dalam silabus. Standar kompetensi diambil dari Standar Isi (Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar). − Standar Kompetensi. dalam mata pelajaran keterkaitan antar standar kompetensi dan kompetensi dasar urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau SK 18 . Komponen RPP Tujuan Pembelajaran Materi Ajar Metode pembelajaran Sumber Belajar Penilaian Hasil Belajar Langkah-langkah Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Mencantumkan identitas − Nama sekolah − Mata Pelajaran − Kelas/Semester − Alokasi Waktu Catatan: − RPP disusun untuk satu Kompetensi Dasar. Oleh karena itu. dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu. yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. sikap. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Tujuan Pembelajaran.

bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kompetensi Dasar dipilih dari yang tercantum dalam Standar Isi. mata pelajaran. dasar antar mata pelajaran Mencantumkan Tujuan Pembelajaran Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Mencantumkan Materi Pembelajaran Materi pembelajaran yang ada dalam silabus. b. Inti Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. menyenangkan. Apabila rumusan kompetensi dasar sudah operasional. Sebelum menentukan atau memilih Kompetensi Dasar. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif. c. b. langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan : a. Mencantumkan Metode Pembelajaran/Model Pembelajaran Metode dapat diartikan benar-benar sebagai metode. rumusan tersebutlah yang dijadikan dasar dalam merumuskan tujuan pembelajaran. inspiratif. menantang. Pada dasarnya. Mencantumkan Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran Untuk mencapai suatu kompetensi dasar dalam kegiatan pembelajaran harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan dalam setiap pertemuan. Pendahuluan Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari kompetensi dasar.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum c. penyusun terlebih dahulu mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut : a. Mencantumkan Kompetensi Dasar keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi dasar antar Kompetensi Dasar merupakan sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai SK mata pelajaran tertentu. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok Urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu Keterkaitan antar standar kompetensi dan dan/atau tingkat kesulitan Kompetensi Dasar kompetensi dasar dalam mata pelajaran Keterkaitan standar kompetensi dan kompetensi 19 . tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan.

.. : ........ dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. pengarang... 4......... media............................ : .... tes unjuk kerja............... Misalnya.. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi..... Sumber Belajar F......... Beberapa Pengertian / Istilah : ..... Mata Pelajaran Kelas/Semester Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu A. sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referens. dan tindak lanjut.................... Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Pertemuan 1 Pertemuan 2 dst E......... dan kemandirian sesuai dengan bakat. Mencantumkan Penilaian Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian. Materi Pembelajaran C.... bentuk instrumen.. Penutup Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan. Apabila penilaian menggunakan teknik tes tertulis uraian. penilaian dan refleksi...... : . dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data........... minat........... kreativitas... 20 . Metode Pembelajaran D.. dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian.. dan bahan... Dalam sajiannya dapat dituangkan dalam bentuk matrik horisontal atau vertikal....C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. lingkungan.... Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) SMP/MTs.... Penilaian C... c.. serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa. umpan balik. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional... : ..... narasumber...... : ....... x 40 menit (… pertemuan) Standar Kompetensi : .. alat. dan konfirmasi... elaborasi.... dikembangkan oleh satuan pendidikan............... Mencantumkan Sumber Belajar Pemilihan sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang Sumber belajar mencakup sumber rujukan. dalam RPP harus dicantumkan judul buku teks tersebut... Tujuan Pembelajaran B............... dan halaman yang diacu..

Penugasan Terstruktur adalah kegiaatan pembelajaran yang berupa pandalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi.C/KTSP SMPN 1 Tps/Team Pengembang Kurikulum Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan bagian dari perencanaan prose pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran. waktu pembelajaran efektif dan hari libur. kegiatan pembelajaran. KTSP terdiri dari tujuan tingkat satuan pendidikan. sumber balajar. penilaian. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran. Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran tertentu yang mencakup standar komptensi. ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Waktu Pembelajaran Efektif adalah jumlah jam pelajaran setiap minggu. kegiatan pembelajaran. kalender pendidikan. metode pengajaran. meliputi jumlah jam pembelajaran untuk seluruh mata pelajaran termasuk muatan lokal. dan penilaian hasil belajar. Waktu penyelesaiannya ditentukan oleh peserta didik. Permulaan Tahun Pelajaran adalah waktu dimulainya kegiatan pembelajaran pada awal tahun pelajaran pada setiap satuan pendidikan. sumber belajar dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Kalender Pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum opersasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. struktur dan muatan kurikuluim tingkat satuan pendidikan. materi ajar. Waktu Libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakannya kegiatan pembelajaran terjadwal 21 . Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran. Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang berupa pendalaman materi pembelajaran oleh peserta didik yang dirancang oleh pendidik untuk mencapai standar kompetensi. Minggu Efektif Belajar adalah jumlah minggu kegiatan pembelajaran untuk setiap tahun pelajaran. minggu efektif belajar. kompetensi dasar. alokasi waktu dan sumber/alat/bahan belajar. materi pokok/pembelajaran. dan silabus. indicator. Waktu penyelesaian penugasan terstruktur ditentukan oleh pendidik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful