I.

PENGERTIAN MANAJEMEN

Seperti banyak bidang studi lainnya yang menyangkut manusia, manajemen sulit didefinisikan. Dalam kenyataannya, tidak ada definisi manajemen yang telah diterima secara universal. Mary Parker Follett mendefinisikan manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini mengandung arti bahwa para manajer mencapai tujuantujuan organisasi melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai tugas yang mungkin diperlukan, atau berarti dengan tidak melakukan tugas-tugas itu sendiri. Manajemen memang bisa berarti itu, tetapi bisa juga mempunyai pengertian lebih daripada itu. Pengertian manajemen begitu luas, sehingga dalam kenyataannya tidak ada definisi yang digunakan secara konsisten oleh semua orang. Pembahasan kita akan dimulai dengan definisi yang lebih kompleks dan mencakup aspek-aspek penting pengelolaan, seperti yang dikemukakan oleh Stoner sebagai berikut : Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dari definisi di atas terlihat bahwa Stoner telah menggunakan kata proses, bukan seni. Mengartikan manajemen sebagai seni mengandung arti bahwa hal itu adalah kemampuan atau ketrampilan pribadi. Suatu proses adalah cara sistematis untuk melakukan pekerjaan. Manajemen didefinisikan sebagai proses karena semua manajer, tanpa memperdulikan kecakapan atau keterampilan khusus mereka, harus melaksanakan kegiatan-kegiatan tertentu yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan-tujuan yang mereka inginkan.

kepala pengawas (superintendents). Ada banyak tipe manajer dengan tugas-tugas dan tanggungjawab yang berbeda-beda. menengah dan tinggi . Seperti halnya manajemen dapat diketemukan di semua organisasi manusia. 2. disebut manajemen lini / garis ± pertama (first ± line atau first ± level). kegiatan-kegiatan manajer dan berbagai ketrampilan yang dibutuhkan oleh para manajer. Sebagai contoh adalah mandor dalam pabrik. Manajemen menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer ini sering disebut dengan kepala atau pimpinan (leader). mandor (foremen). MANAJEMEN & MANAJER Secara umum ³manajer´ berarti setiap orang yang mempunyai tanggungjawab atau bawahan dan sumber daya-sumber daya organisasi lainnya. dan penyelia (supervisors). Manajer dapat diklasifikasikan dengan dua cara : menurut tingkatan mereka dalam organisasi ± rendah. Dalam bab ini akan dibahas bermacam-macam tipe manajer yang ada. kepala seksi yang langsung membawahi tenaga pengetik dan pembukuan dalam kantor yang besar. dan . Manajer lini ± pertama.II. dan penyelia teknik dalam suatu departemen riset. manajer ada dalam semua tipe organisasi.dan kegiatan-kegiatan organisasi untuk mana mereka bertanggungjawab ± manajer umum dan fungsional. fungsi-fungsi yang dilaksanakan. Para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya dan kadang-kadang juga karyawan operasional. y Tingkatan manajemen Tingkatan manajemen dalam organisasi akan membagi manajer menjadi tiga golongan yang berbeda : 1. Manajer menengah. Tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional.

wakil presiden senior dan sebagainya. Robert Blake & Jane Mouton. Edgar Schien.Taylor Frank dan Lillian Gilbreth Henry Gantt Harington Emerson Henri Fayol Jame D. Manajemen puncak bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi. PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN Periode Waktu 1870-1930 Aliran manajemen Manajemen ilmiah Kontribusi Frederick W. Ernest Dale. dan sebagai serta ahli-ahli operation research (management science). Peter Drucker. David McCleland. Manajer puncak. Sebagai contoh kepala bagian yang membawahi beberapa kepala seksi. presiden. 3. kepala divisi. atau kepala sub divisi perusahaan yang membawahi beberapa kepala bagian. III. Douglas McGregor. Banard Hawthorne Studies Elton Mayo Fritz Roethlisberger Hogo Munsterberg Abraham Maslow Chris Argyris.Mooney Mary Parker Follett Herbert Simon Chester I.sebagainya. Klasifikasi manajer tertinggi ini terdiri dari sekelompok kecil eksekutif. Sebutan khas bagi manajer puncak adalah direktur. 1900-1940 Teori organisasi klasik 1930-1940 Hubungan manusiawi 1940-sekarang Manajemen modern .

dan (3) penggunaan best possible effect untuk memotivasi karyawan. Hugo Munsterberg sering disebut ³bapak psikologi industry. manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme-mekanisme atau teknik-teknik ³a bag of tricks´ untuk meningkatkan efisiensi kerja organisasi. Dalam bukunya psikology and industrial efficiency. Dalam buku-buku literature. yang akan diuraikan satu persatu. manajemen ilmiah sering diartikan berbeda. Manajemen ilmiah mula-mula dikembangkan oleh Frederick W. Sedangkan arti kedua. Manajemen Ilmiah Aliran manajemen ilmiah (scientific management) ditandai kontribusikontribusi dari Frederick W.Taylor sekitar tahun 1900-an. Hugo Munsterberg (1863-1916). Frederick W. Sebagai pencetus psikologi industry. analisa dan pemecahan masalah-masalah organisasi. Arti pertama. Henry L. Karena karyanya tersebut. Taylor disebut sebagai ³bapak manajemen ilmiah´.Taylor (1856-1915). Dia mengemukakan bahwa untuk mencapai peningkatan produktifitas dapat dilakukan dengan melalui tiga cara (1) penemuan best possible person. . (2) penciptaan best possible work.IV.Taylor. manajemen ilmiah merupakan penerapan metode ilmiah pada studi. dia banyak menguraikan penerapan peralatan-peralatan psikologi untuk membantu pencapaian tujuan produktifitas. Frank dan Lillian Gilbreth. Gantt dan Harrington Emerson.

Jalur pertama merupakan pengembangan dar aliran hubungan manusia yang dikenal sebagai perilaku organisasi. dan yang lain dibangun atas dasar manajemen ilmiah. VI. dikenal sebagai aliran kuantitatif (operation research dan management science atau manajemen operasi).V. mencerminkan konsep diri perusahaan. Aliran Manajemen Modern Masa manajemen modern berkembang melalui dua jalur yang berbeda. terlebih dulu harus menetapkan misi atau maksud organisasi. Misi atau organisasi adalah maksud kasus (unik) dan mendasar yang membedakan organisasi dari organisas-organisasi lainnya dan mengidentifikasikan ruang lingkup operasi dalam hal produk dan pasar. Secara singkat. Misi merupakan perwujudan dasar filsafat para pembuat keputusan strategic perusahaan. Misi organisasi juga menujukkan fungsi yang hendak dijalankannya dalam sistem sosial atau ekonomi tertentu. serta menunjukkan bidang-bidang produk atau jasa pokok dan kebutuhan-kebutuhan langsung utama yang akan dipuaskan perusahaan. MISI DAN TUJUAN ORGANISAsI Sebelum organisasi menentukan tujuan-tujuan. misi menggambarkan bidangbidang produk. pasar dan teknologi yang ditekankan perusahaan. Etzioni mendefinisikan tujuan organisasi sebagai ³suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkan di mana organisasi bermaksud untuk merealisasikan´ dan sebagai ³pernyataan tentang keadaan di waktu yang akan dating di mana . Misi adalah suatu pernyataan umum dan abadi tentang maksud organisasi. di mana hal ini mencerminkan nilai-nilai dan berbagai prioritas dari para pembuat keputusan strategik.

meskipun secara fungsional berdiri sendiri. Perumusan ini . ataupun tujuan antara. falsafah maksud. berorientasi laba ataupun bukan berorientasi laba. Tujuan umum. kecil. Sebagai model umum. PERENCANAAN STRATEGIS Pendekatan perencanaan strategic (atau dapat disebut ³manajemen strategik´ merupakan penetapan serangkaian keputusan dan kegiatan dalam perumusan dan implementasi strategi-strategi yang dirancang untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi. baik organisasi besar. Proses penyusunannya meliputi tidak kurang dari 9 langkah. yang mencakup pernyataan-pernyataan umum tentang misi. Perumusan misi dan tujuan merupakan tanggung jawab kunci bagi manajer puncak. Jadi. VII. pada proses perencanaan strategik setiap organisasi. dua unsur penting tujuan adalah (1) hasil-hasil akhir yang diinginkan di waktu mendatang dengan mana (2) usahausaha atau kegiatan-kegiatan sekarang diarahkan. Secara ringkas langkah-langkah proses penyusunan startegik dapat diuraikan sebagai berikut : Langkah 1 : penentuan misi dan tujuan.organisasi sebagai kolektifitas mencoba untuk menimbulkannya´. langkah-langkah yang dibahas dapat diterapkan dengan berbagai modifikasi. dan tujuan organisasi. sehingga membentuk suatu hirarki tujuan. yang dipadukan dari berbagai pendapat berapa penulis. Tujuan-tujuan ini dapat berupa tujuan umum atau khusus. Tujuan-tujuan khusus. atau sering disebut tujuan strategic secara operasional tidak dapat berfungsi sebelum dijabarkan terlebih dahulu ke dalam tujuan-tujuan khusus yang lebih terperinci sesuai dengan jenjang manajemen. Menunjukkan langkah-langkah tersebut. Tujuan organisasi merupakan pernyataan tentang keadaan atau situasi yang tidak terdapat sekarang tetapi dimaksudkan untuk dicapai diwaktu yang akan dating melalui kegiatan-kegiatan organisasi. tujuan akhir. secara operasional terangkai di dalam suatu jaringan kegiatan yang memiliki arah sama yaitu memberikan pedoman pencapaian tujuan organisasi.

pasar organisasi. Profil perusahaan menunjukkan kesuksesan perusahaan di waktu yang lalu dan kemampuannya untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sebagai implementasi strategi dalam pencapaian tujuan di waktu yang akan datang. Langkah 3 : analisa lingkungan eksternal. pasar tenaga kerja dan lembaga-lembaga keuangan. Langkah 5. para pesaing.dipengaruhi oleh nilai-nilai yang dibawakan manajer. Indentifikasi tujuan da strategi. Langkah 6. Langkah 2 : pengembangan profil perusahaan. di mana kekuatankekuatan ini akan mempengaruhi secara langsung operasi perusahaan. atau masalah-masalah umum seperti luas perusahaan. . dan politik dapat secara tidak langsung mempengaruhi organisasi. yang mencerminkan kondisi internal dan kemampuan perusahaan. macam produk atau jasa yang akan diproduksi atau cara pengoperasian perusahaan. penilaian dan pemilihan berbagai alternatif strategik. yang terdiri dari para penyedia. Pembuatan keputusan strategik. Langkah ini dilakukan dengan mengidentifikasi tujuan-tujuan dan staretegi-strategi yang ada sekarang (existing). dengan maksud untuk mengidentifikasikan cara-cara dalam mana perubahan-perubahan lingkungan ekonomi. teknologi. Langkah selanjutnya mencakup identifikasi. serta analisa kekuatan dan kelemahan organisasi dipadukan dalam langkah ke lima : penentuan berbagai kesempatan yang tersedia bagi organisasi dan ancaman-ancaman yang harus dihadapinya. Indentifikasi kesempatan dan ancaman strategik. Di samping itu perusahaan perlu mengidentifikasikan lingkungan lebih khusus. sosial/budaya. Suatu profil perusahaan adalah hasil analisa internal perusahaan untuk mengidentifikasikan tujuan dan strategi sekarang serta memerinci kuantitas dan kualitas sumber daya-sumber daya perusahaan yang tersedia. analisa lingkungan. Nilai-nilai ini dapat mencakup masalah-masalah sosial dan etika.

Langkah 8. Dia pada dasarnya menyimpulkan bahwa ³struktur mengikuti strategi´. tugas wewenang dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam suatu organisasi. struktur. Pengembangan strategi perusahaan. Strategi organisasi untuk mencapai tujuan. dan sistem balas jasa. teknologi. sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan besaran (ukuran) satuan kerja.Langkah 7. VIII. Lima variable yang biasanya merupakan faktor-faktor kritis implementasi strategi : tugas. Keberhasilan implementasi strategi-strategi perusahaan mensyaratkan bahwa metode-metode implementasi yang dirancang dan dikelola akan menjadi efektif bila perusahaan mampu mengintegrasikan faktor-faktor tersebut secara efisien. Setelah tujuan jangka panjang dan strageti dipilih dan ditetapkan. standardisasi. STRUKTUR ORGANISASI Struktur organisasi (disain organisasi) dapat didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana organisasi dikelola. Implementasi strategi yang menyangkut kegiatan manajemen untuk mengoperasikan strategi. orang. Struktur organisasi menunjukkan kerangka dan susunan perwujudan pola tetap hubunganhubungan di antara fungsi-fungsi. koordinasi. maupun orang-orang yang menunjukkan kedudukan. Strategi akan menjelaskan bagaimana aliran wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun di antara para manajer dan . bagian-bagian atau posisi-posisi. Struktur ini mengandung unsur-unsur spesialisasi kerja. Adapun faktor-faktor utama yang menentukan perancangan struktur organisasi adalah sebagai berikut : 1. organisasi perlu menjabarkannya ke dalam sasaran-sasaran jangka pendek (tahunan) dan strategi-strategi operasional. Chandler telah menjelaskan hubungan strategi dan struktur organisasi dalam studinya pada perusahaanperusahaan industry di Amerika.

Semakin besar ukuran organisasi. 4. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi barang-barang atau jasa akan membedakan bentuk struktur organisasi. struktur organisasi akan semakin kompleks. Besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuansatuan kerjanya akan sangat mempengaruhi struktur organisasi. KOORDINASI DAN RENTANG MANAJEMEN Koordinasi (coordination) adalah proses pengintegrasian tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan pada satuan-satuan yang terpisah (departemen atau bidangbidang fungsional) suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien. Aliran kerja sangat dipengaruhi strategi. 3. wewenang dan hubungan di antara satuan-satuan kerja pada rancangan struktur organisasi. orang-orang di luar organisasi. Kebutuhan manajer dalam pembuatan keputusan juga akan mempengaruhi saluran komunikasi. Mereka akan mulai . sehingga bila strategi berubah maka struktur organisasi juga berubah. serta kebutuhan mereka untuk bekerjasama harus diperhatikan dalam merancang struktur organisasi. Kemampuan dan cara berpikir para anggota. Di samping itu. perusahaan mobil yang mempergunakan teknologi industry masal akan memerlukan tingkat standardisasi dan spesialisasi yang lebih tinggi dibanding perusahaan industri pakaian jadi yang mengutamakan perusahaan mode. IX. individu-individu dan departemen-departemen akan kehilangan pegangan atas peranan mereka dalam organisasi. Ukuran organisasi. Sebagai contoh. 2. Anggota (karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam organisasi. Tanpa koordinasi. supplier dan sebagainya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur.bawahan. seperti pelanggan. dan harus dipilih bentuk struktur yang tepat. Teknologi yang digunakan.

Disini akan menggunakan istilah rentang manajemen disamping istilah yang paling umum digunakan rentang Kendali. Dengan sedikit pandangan manajerial yang terlibat. karena ³manajemen´ lebih dapat menunjukkan keluasan dan ruang lingkup fungsi pengawasan. organisasi hanya membutuhkan sedikit manajer. span of authority. Tetapi hubungan tersebut tidak semudah itu. yang sering merugikan pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Rentang manajemen sering disebut dengan istilah-istilah span of control. . para manajer mungkin akan lebih mudah mengkoordinasi kegiatan-kegiatan antar departemen. Karena bila jumlah bawahan yang melapor ke setiap manajer lebih banyak. ada anggapan bahwa semakin besar jumlah rentangan semakin sulit untuk mengkoordinasi kegiatan-kegiatan bawahan secara efektif. Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer atau atasan. Rentang manajemen juga dapat berarti jumlah bawahan yang secara langsung memberikan laporan kepada seorang manajer tertentu. tugas yang harus dijalankan jauh lebih banyak daripada sekedar melakukan pengawasan terhadap pekerjaan bawahan. span of attention atau span of supervision. Rentang manajemen dan koordinasi adalah saling berhubungan erat. Sebagai manajer. Kelemahan dan keuntungan tersebut perlu dipertimbangkan seoptimal mungkin.mengejar kepentingan sendiri.

Tugas Kelompok .

MAKALAH POLOTIK DAN SRATEGI NASIONAL Oleh : Nama : MUHAMMAD NURZAMAN Stambuk : 02220100383 Kelas : MLP VI .