TUGAS INDIVIDU

MAKALAH PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA

OLEH NUR AKSA 2332 X .3

SMK VETERAN RI 2011

BAB I PERGERAKAN NASIONAL INDOESIA
Kesadaran nasional adalah suatu sikap yang dimiliki suatu bangsa berkaitan dengan tanggung jawab hak dan kewajibannya. Kesadaran nasional ini tumbuh setelah memahami sejarah bangsanya. Dengan adanya kesadaran nasional akan mampu menumbuhkan semangat untuk bertindak menentang penjajahan. Salah satu wujud adanya kesadaran itu adalah pertumbuhan organisasi pergerakan nasional seperti BU, SI, Insulinde, Indische Partij, dan sebagainya. Disamping itu juga muncul strstegi perjuangan seperti melalui cara kooperasi, non koperasi. Bangsa Indonesia memperingati hari Kebangkitan Nasionalnya setiap tanggal 20 Mei. Hal ini mengingatkan kita akan lahirnya Budi Utomo pada tanggal 20 Mai 1908. Dari uraian berikut ini, kamu akan dapat memahami terbentuknya kesadaran nasional, identitas Indonesia dan perkembangan Pergerakan Kebangsaan Indonesia.

A. TERBENTUKNYA KESADARAN NASIONAL

1. Lahirnya kelompok intelektual

Sistem diskriminasi rasial terjadi dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat baik dalam bidang politik, sosial, ekonomi, budaya dan pendidikan. Sistem yang dikembangkan tersebut dikenal dengan Stelsel Kolonial. Masyarakat terbelah dalam beberapa strata yaitu orang Belanda asli/totok, Belanda Campuran, Timur Asing dan Bumi Putra (pribumi). Masyarakat pribumi ini masih memiliki tingkatan-tingkatan seperti golongan bangsawan, priyayi dan rakyat biasa. Dalam masalah pendidikanpun juga terjadi diskriminasi, karena sekolah untuk masyarakat Eropa, Timur Asing dan kelompok

bangsawan berbeda dengan sekolah untuk golongan pribumi. Untuk pribumi adalah sekolah kelas dua, yang hanya untuk kemampuan membaca dan menulis. Dengan demikian golongan pribumi akan tertinggal dalam bidang intelektual. Salah satu ciri masyarakat terjajah, adalah terbatasnya kaum cerdik pandai (intelektual). Jika ingin merubah semua itu tentunya bagaimana rakyat dapat memperoleh kesempatan belajar yang selama ini terjadi diskriminasi antara orang Belanda dengan kaum Bumi Putra. Dalam rangka mendapatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan pengajaran ternyata masih ada sekelompok masyarakat di Belanda yang peduli akan nasib rakyat Indonesia itu. Pada tahun 1898, dalam majalah de Gids, dia menulis artikel berjudul Een Ereschuld (Hutang Kehormatan atau Hutang Budi). Dijelaskannya bahwa Belanda banyak menyengsarakan rakyat Indonesia. Telah begitu besar kekayaan Indonesia mengalir ke Belanda (politik batig slof). Untuk itu, perlu ada pengembalian kepada bangsa Indonesia oleh pemerintah Belanda, karena itu merupakan suatu hutang. Terbatasnya kaum cerdik pandai oleh karena bidang pendidikan bukan menjadi prioritas Belanda. Pada masa VOC keinginan Belanda adalah bagaimana memperoleh kekayaan sebanyak-banyaknya. Itulah sebabnya diambil kebijakan monopoli perdagangan. Sistem Tanam Paksa yang dilakukan oleh Belanda ternyata membawa kesengsaraan yang luar biasa bagi rakyat Indonesia. Pelaksanaan sistem tanam paksa telah mengakibatkan rakyat Indonesia menderita. Namun karena desakan dari berbagai pihak terutama dari kalangan kaum liberal di negeri Belanda lahir kemudian politik etis. Kebijaksanaan yang diambil sebagai balas budi adalah dengan menerima konsep Th. C. Van Deventer yang dituangkan dalam trilogi, yang meliputi irigasi, emigrasi, dan edukasi. Di atas telah disebutkan, bahwa sistem pendidikan kolonial bersifat diskriminatif. Pada mulanya,

yang kemudian menjadi sebuah gerakan. yang kemudian menjelma menjadi organisasi modern. Wahidin Sudirohusodo. Bagi golongan Eropa dan para bangsawan disediakan Sekolah Rendah. Hal itu terlihat dari munculnya semangat kebangsaan. orang-orang yang punya kedudukan dalam masyarakat. Dengan Politik Asosiasi dan semboyan unifikasi. Semua itu tidak terlepas dari munculnya para intelektual yang akhirnya menjadi pelopor pergerakan nasional. seperti dr.diperkenalkan Sekolah Kelas Dua untuk anak-anak pribumi dan Sekolah Kelas Satu untuk anak-anak pegawai negeri. dan Surjadi Suryaningrat.Perkembangan sistem pendidikan itu sebenarnya menjadi bumerang bagi Belanda di Indonesia. pemerintah Belanda mencanangkan Politik Asosiasi dengan semboyan unifikasi. Politik Asosiasi berkaitan dengan sikap damai dan menciptakan hubungan harmonis antara Barat (Belanda) dan Timur (Rakyat pribumi). Sutomo. sehingga politik Asosiasi justru menimbulkan hubungan yang paternalistik. tidak dapat dilepaskan dari adanya kemajuan dalam bidang pendidikan tersebut. Belanda berperan sebagai Bapak dan Indonesia . akan terjadi suatu proses pembelandaan terhadap rakyat Indonesia. Untuk mendukung pelaksanaan Politik Etis. Mereka berpandangan bahwa bangsa Belanda merasa superior. dr. kesadaran mereka justru tumbuh subur untuk menyusun kekuatan. Melalui ilmu yang diperoleh di bangku sekolah. Muncullah tokoh-tokoh pergerakan nasional. dan masyarakat golongan ³berpunya´. lebih kuat dan unggul. Namun demikian ternyata cara yang dilakukan Belanda ini tidak memperoleh sambutan dari rakyat Indonesia sehingga kebijakan ini tidak membawa hasil. disediakan sekolah sambungan (Vervolgschool) selama dua tahun. akan tetapi rasa kebangsaan rakyat Indonesia tidaklah luntur. Bagi yang akan melanjutkan. Sejak Abad ke-20 dibuka sistem sekolah desa atau Volksschool yang lamanya tiga tahun. Walaupun sistem pendidikan Barat memperkenalkan sistem nilai Barat.

Dalam pendidikan tingkat menengah ada HBS (Hogere Burger School) MULO (Meer Uitegbreit Ondewijs). Dalam perkembangannya pada tahun 1902 menjadi dokter Bumiputra (Inlandsch Arts). Sekolah Tinggi Hukum (Rechschool). Timur Asing dan Bumiputra). Disamping itu juga ada beberapa sekolah kejuruan/keguruan seperti Kweek School. Untuk pendidikan tinggi. kemudian pda tahun 1875 diubah menjadi Ahli Kesehatan Bumiputra (Inlandsch Geneeskundige). AMS (Algemene Middelbare Aschool). Sistem pendidikan juga dikembangkan disesuaikan dengan status sosial masyarakat (Eropa. maka struktur pendidikan terdiri dari pendidikan dasar yang didalamnya ada ELS (Europese Legerschool) dan HIS (Holandsch Inlandschool) untuk keturunan Indonesia asli yang berada pada golongan atas. Untuk kelompok bumiputra masih diwarnai oleh status keturunan yang terdiri dari kelompok bangsawan kaum priyayi dn rakyat jelata. Setelah dilaksanakannya Politik Etis sebagai salah satu kebijakan pemerintah Hindia Belanda. Normaal School. Berkaitan dengan hal tersebut di atas. ada Pendidikan Tinggi Teknik (Koninklijk Instituut voor Hoger Technisch Ondewijs in Nederlandsch Indie). STOVIA. Sekolah ini diberi nama STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) yang kemudian pada tahun 1913 diubah menjadi NIAS (Nederlandsch Indische Artsenschool). Sedangkan untuk golongan Indonesia asli dari kelas bawah disediakan Sekolah Kelas Dua. NIAS dan GHS (Geneeskundige Hogeschool). Di atas telah dikatakan bahwa munculnya sistem pendidikan tidak dapat dipisahkan dengan politik etis. banyak lembaga pendidikan mulai berdiri. Dari sinilah mulai adanya perhatian terhadap perkembangan pendidikan mengingat salah satu dari Trilogi van Deventer secara .sebagai anak yang masih harus dibina. Pendidikan kesehatan (kedokteran tersebut di atas) yang sejak 2 Januari 1849 semula lahir sebagai Sekolah Dokter Jawa. dan Sekolah Tinggi Kedokteran yang berkembang sejak dari Sekolah Dokter Jawa. Namun demikian ternyata diskriminasi rasial menjadi salah satu hambatan masuk sekolah.

eksplisit menyebutkan mengenai edukasi. Komunikasi sangat bermanfaat dalam upaya mengkoordinasikan perjuangan. pemerintah Belanda juga menerbitkan pers berbahasa Melayu. Dengan demikian. menjadi alat pendidikan. peranan lulusan sekolah Belanda memiliki posisi yang sangat penting. sebab bagaimanapun sebuah terbitan pasti memiliki ³warna´ dan nuansa yang subjektif. kedudukan pers amat penting. Jika dikaitkan dengan lahirnya pergerkan nasional. Ketajaman ³pena´ pers itu dapat memberikan motivasi pada para pejuang. Kurangnya komunikasi ini dapat memberikan dampak negatif dalam sebuah perjuangan. Sebagai contoh. pers dapat berfungsi sebagai alat propaganda demi kepentingan bangsa Indonesia. dalam perjuangan bangsa Indonesia. Secara umum. Hal ini terbukti dengan kehadirannya sebagai pelopor dalam pergerakan nasional dengan mendirikan organisasi seperti studie Fond maupun Budi Utomo. sebagai lembaga pengawasan dan juga sebagai upaya untuk penggalangan opini umum. setelah Budi Utomo didirikan pada tanggal 20 Mei . dalam usaha untuk menarik pembaca. alat penyalur aspirasi. pers harus mampu memeperjuangkan objektivitas. Salah satu sarana yang dapat dipergunakan untuk mengkomunikasikan perjuangan itu adalah melalui pers. Peranan Pers Dalam Pergerakan Nasional Salah satu hal mendasar yang dialami oleh para pejuang. pers dapat berfungsi sebgai alat perjuangan bangsa. Oleh karena itu. amat penting karena dapat menarik pembaca dari kelompok Bumi Putra. Keberadaan pers yang berbahasa Melayu merupakan ancaman bagi pers Belanda atau pers Tionghoa. khususnya pada masa pergerakan nasional adalah bagaimana mengkomunikasikan perjuangan itu pada pihak lain. Pers yang berbahasa Melayu. Pers mampu memberikan sumbangan terhadap timbulnya kesadaran bangsa Indonesia. Bagi bangsa Indonesia pada masa pergerakan nasional itu. 2. Oleh karena itu.

Ini terbukti dari seringnya Perhimpunan Indonesia mengikuti pertemuan internasional. Hal yang sama juga dilakukan oleh majalah Jong Indie. surat edaran yang berkaitan dengan pendirian BU itu dimuat dalam Surat Khabar De Locomotif dan Bataviaasch Nieuwsblad. seperti lahirnya Pasundan. Nasionalisme adalah faham yang berkaitan denga kecintaan terhadap tanah air. Jong Sumatranen Bond. Jong Selebes. MUNCULNYA ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL Nasionalisme jika dilihat dari aspek bahasa. Semua organisasi tersebut mendorong timbulnya kesadaran nasional bangsa Indonesia. PPPI (Perhimpunan Pelajar. Hal itu terlihat dari pemuatan tulisan Suwardi Surjaningrat dalam surat kabar de¶ Express (surat kabar yang dimiliki Indische Partij). memiliki akar kata Natie (Belanda). atau nation (Inggris) yang berarti bangsa. Pemuda Indonesia/ Jong Indonesia. Di luar negeri pun (negeri Belanda) Perhimpunan Indonesia menerbitkan Indonesia Merdeka. Peranan pers tidak terbatas pada terbitan di Hindia Belanda. Timorees ver Bond. Orang yang bersifat nasionalis adalah orang yang mencintai bangsa dan tanah airnya.Pelajar Indonesia).1908. Kehadiran Jong Java mendorong lahirnya beberapa perkumpulan serupa. 1. Pemuatan surat edaran pendirian Budi Utomo itu memberikan nilai positif karena masyarakat segera tahu sesuatu telah terjadi. Kepanduan. Penerbitan tersebut memberikan sumbangan besar dalam mengkomunikasikan perjuangan bangsa Indonesia di luar negeri. Budi Utomo (BU) . B. Jong Islamienten Bond. Jong Ambon. Jong Minahasa. Jong Batak. dan sebagainya. Memperingati 100 tahun bebasnya negara ini dari kekuasaan Perancis mendapatkan reaksi yang amat keras.

para mahasiswa STOVIA memproklamasikan berdirinya Budi Utomo. Studie ini merupakan badan yang bertujuan mengumpulkan dana untuk memberikankesempatan yang lebih luas kepada bangsa Indonesia dalam memperoleh pendidikan dan pengajaran di sekolah. . c. Mas Ngabehi Wahidin Sudiro Husodo. Organisasi yang baru berdiri itu menentukan keanggotaannya. Di bawah pimpinan Wahidin Sudirohusodo. dari golongan terpelajar (intelektual). Pada kesempatan itu. Memajukan kebudayaan dan menjunjung tinggi cita-cita kemanusiaan dalam upaya mencapai kehidupan yang layak. Mendirikan badan wakaf yang akan mengumpulkan dana untuk kepentingan belanja anakanak sekolah. b. Hal itu dapat dilihat dari tujuan yang ingin dicapainya. ternyata mempengaruhi jiwa Sutomo. Cita-cita luhur itu ternyata kurang memperoleh dukungan. Dalam tahun 1906 dan 1907 mulai mengadakan kampanye di kalangn priyayi di pulau Jawa. Untuk merealisasikan tujuan tersebut. dari golongan priyayi. diupayakan pengumpulan dana untuk memajukan pendidikan di Indonesia. seorang mahasiswa STOVIA Jakarta. Mengupayakan hubungan kekeluargaan atas segenap bangsa Bumi Putera. Tujuan tersebut adalah sebagai berikut: a. Mengadakan perbaikan pelajaran di sekolah-sekolah. Sutomo ditunjuk sebagai ketuanya. khususnya. dan d. didirikan Studie Fond. Pada awalnya. seorang dokter di Yogyakarta dan termasuk golongan priyayi rendahan. Budi Utomo bukanlah organisasi politik. Usaha Wahidin Sudiro Husodo tersebut. Pada tanggal 20 Mei 1908.Budi Utomo sebagai pelopor Pergerakan Nasional Indonesia memiliki semboyan hendak meningkatkan martabat rakyat.

seorang bupati. akan tetapi Budi Utomo menjadi tonggak awal kebangkitan nasional.A. Walaupun ruang lingkup kegiatan Budi Utomo terbatas pada golongan terpelajar dan wilayahnya meliputi Jawa. Oleh karena ketuanya seorang bupati.T. Terpilihnya R. Karena itu. R.Budi Utomo mengadakan Kongres pertama di Yogyakarta. Organissi ini menjadi model bagi gerakan berikutnya. dan Tjipto Mangunkusumo. Djojosubroto. R. Budi Utomo merupakan pelopor organisasi moderen. Dalam kongres yang dihadiri delapan cabang tersebut. walaupuin dipilihnya karena ditunjuk oleh Gubernur Jenderal. kelahiran Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan . pada tanggal 3 Oktober sampai dengan 5 Oktober 1908.M. ia diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menggalang keanggotaan Budi Utomo. Sebagai bupati. artinya bersedia bekerjasama dengan Pemerintah Kolonial Belanda. Budi Utomo memilih garis perjuangan kooperasi. oleh Bangsa Indonesia. ialah untuk lebih memberikan kekuatan pada Budi Utomo. Tirtokusumo. dihasilkan susunan pengurus sebagai berikut: Ketua : Raden Tumenggung Aryo Tirtokusumo (Bupati Karanganyar) Wakil Ketua : Wahidin Sudiro Husodo Sekretaris I : Mas Ngabei Dwidjosewojo Sekretaris II : Raden Sostrosugondo Bendahara : Raden Mas Panji Gondoatmodjo Komisaris : Raden Mas Arjo Surdiputro. Madura dan Bali. Panji Gondosumarjo.

Dengan sistem monopoli yang dilakukan oleh para pedagang Tionghoa itu. b. terutama dalam penentuan harga. Memajukan pengajaran dan mempercepat naiknya derajat Bangsa Bumi Putra. SDI juga memiliki tujuan seperti yang terumus dalam anggaran dasarnya sebagai berikut. Untuk itu. dan d. Dengan perubahan itu. 2. Itu merupakan penghalang bagi upaya SDI untuk menjangkau keanggotaan yang lebih luas. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia. Sarekat Islam (SI) Semula. SDI didirikan di Kota Solo oleh H. Sarekat Islam berkembang dengan pesat karena . Kelahiran SDI didorong dengan adanya keinginan untuk bersaing dengan pedagang Tionghoa dalam monopoli perdagangan batik di Solo. Sarekat Dagang Islam diubah menjadi Sarekat Islam (SI). para pengrajin batik yang ada di Solo sangat dirugikan. organisasi ini bernama Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan pada tahun 1911 oleh Haji Samanhudi. ada keinginan agar SDI menjelma menjadi organisasi massa. c. Mengembangkan jiwa berdagang. tanggal 16 Desember 1959. Nomor 31. Memberi bantuan kepada para anggotanya yang mengalami kesukaran. Samanhudi dengan maksud untuk memajukan perdagangan di bawah panji-panji Islam. Menggalang persatuan umat Islam khususnya dalam memajukan kehidupan Agama Islam. Sarekat Islam menjadi organisasi yang terbuka sehingga memungkinkan untuk menjangkau keanggotaan yang lebih banyak karena Islam menjadi identitas pribumi. Ruang lingkup keanggotaan SDI terbatas (hanya pedagang yang beragama Islam). a. pada tahun 1912. Oleh karena itu.Nasional.

ternyata ditolak oleh Belanda. Kedua tokoh itu memiliki pandangan yang bertolak belakang. tahun 1921. baik yang pribumi maupun nonpribumi. sedangkan Semaun seorang sosialis (bahkan komunis). Keinginan tersebut. dan Muhammad Hatta sangat menguntungkan . ada upaya untuk mendapatkan badan hukum dari Pemerintah Kolonial Belanda. Sarekat Islam mengajukan badan hukum. Tidak diperkenankan adanya keanggotaan rangkap maupun jabatan rangkap antara SI dengan oraganisasi lain. pada tahun 1925. Kedatangan tokoh-tokoh pergerakan nasional ke Negeri Belanda seperti Tjipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat. yang ada di Negeri Belanda. Perkembangan Sarekat Islam amat mengkhawatirkan Belanda. Perpecahan semula terjadi antara Agus Salim dan Abdul Muis dengan Semaun. Hal ini menjadi penting karena mulai digunakan kata Indonesia sebagai upaya menunjukkan identitas kita. Dalam perkembangannya. yang memperoleh badan hukum justru Sarekat Islam lokal. diganti namanya menjadi Perhimpunan Indonesia. Agus Salim adalah seorang yang agamis (religius). Pelopor berdirinya organisasi ini adalah Sultan Kasayangan seorang mahasiswa dan Noto Suroto seorang penyair dari Jogjakarta. Perhimpunan Indonesia Orang-orang Indonesia yang ada di Negeri Belanda pada tahun 1908. 3. sehingga terjadi perpecahan diberbagai daerah.Agama Islam menjadi motivasinya. Tujuan yang dirumuskan oleh organisasi ini adalah memajukan kepentingan bersama atas orang-orang yang berasal dari Indonesia. Karena itu. Dalam rangka memantapkan keberadaan Sarekat Islam. mendirikan organisasi yang diberi nama Indische Vereniging. dan sejak itu nama perkumpulan ini menggunakan istilah ³Indonesia´. Indische Vereniging. Dalam Kongres Sarekat Islam. dilakukan disiplin partai.

dan seorang keturunan Belanda yaitu E. seperti konferensi internasional yang diadakan di Paris dan Belgia. Dengan semboyan Indie voor Indiers yang artinya Indonesia untuk Bangsa Indonesia. para pemimpinnya berupaya agar mendapatkan pengakuan dari pemerintah Hindia Belanda. Dalam upaya mempertahankan keberadaannya sebagai organisasi. Suwardi Surjaningrat.perkembangan Perhimpunan Indonesia. aktivitas Perhimpunan Indonesia semakin meluas. nama Hindia Putra diganti menjadi Indonesia Merdeka. Melalui media ini perjuangan dan cita-cita Bangsa Indonesia disampaikan kepada pihak lain. Perhimpunan Indonesia banyak mengikuti pertemuan internasional. Indische Partij (IP) Indische Partai didirikan pada tanggal 2 Desember 1912 sebagai organisasi politik didirikan oleh Tjipto Mangunkusumo. organisasi itu berusaha . Pada masa kepemimpinan Muhammad Hatta. Pendirian Indische Partij juga dimaksudkan untuk menggantikan Indische Bond yang merupakan organisasi orang-orang Indo dan Eropa di Indonesia. Tujuannya adalah bekerja sama atas dasar persamaan ketatanegaraan dalam memajukan tanah air. Untuk lebih menunjukkan sifat keIndonesiaannya. Perjuangannya bersifat non-cooperasi dan self help. sehingga mereka dapat mengomunikasikan perjuangan Bangsa Indonesia kepada dunia internasional. 4.E. Tujuan yang ingin dicapai oleh Indische Partij adalah membangun patriotisme sesama ³Indiers´ terhadap tanah air yang memberi lapangan hidup kepada mereka. Douwes Dekker. PI memiliki media. Keberadaan PI dalam sejarah Pergerakan Nasional memiliki arti penting mengingat organisasi itu juga membuka keanggotaannya untuk semua mahasiswa yang ada di Hindia Belanda.F. yaitu majalah Hindia Putra. Akan tetapi usaha itu gagal karena pemerintah Hindia Belanda dengan segala cara selalu melarang berdirinya organisasi yang dianggap membahayakan.

Pada tanggal 13 November 1926. diubah menjadi Partai Komunis Hindia. PKI mengadakan pemberontakan di Banten. Partai Komunis Indonesia (PKI) secara resmi berdiri tanggal 23 Mei 1920. Tokoh yang ada di belakang pendirian PKI adalah Sneevlit. 6. dan H. Darsono (Wakil Ketua). Dekker sebagai bendahara. Banyak penangkapan terhadap tokoh perjuangan. Lebihlebih setelah terjadi polemik Suwardi Surjaningrat dengan pemerintah Belanda dalam artikelnya ³Als ik een Nederlanders was´ yang dimuat dalam de¶Express. diubah lagi menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI).W. Indische Social Democratische Vereniging (ISDV) Para pegawai Belanda di Indonesia. organisasi itu dianggap berbahaya. Partai Nasional Indonesi (PNI) Partai Nasional Indonesia (PNI) lahir di Bandung pada tanggal 4 Juli 1927. Karena gerakannya yang radikal. yang dibuang ke Digul dan Tanah Merah. Rapat pendirian PNI. Sumatera disusul tindakan kekerasan di Jawa Barat. . Polemik itu terjadi setelah tulisaannya itu diterjemahkan dalam bahasa Melayu/Indonesia. Jawa Tengah. Dalam perkembangannya. para pemimpinnya mendapatkan kesulitan dalam melakukan aktivitas organisasi. dihadiri oleh Ir. Tjipto Mangunkusumo. Soekarno. Akibatnya. dan Jawa Timur. dr. 5. Sugono.membangkitkan semangat cinta tanah air walaupun tanpa badan hukum. Sudjadi. Akibatnya para pemimpinnya ditangkap dan diasingkan ke negeri Belanda. Pengurusnya ialah Semaun (Ketua). semula. pada tanggal 20 Mei 1920. ISDV. mendirikan Indische Social Democratische Veregining (ISDV). seorang pegawai Belanda yang dikirim ke Indonesia. Setelah itu. Kelahiran PNI tidak terlepas dari peranan Algemeen Studie Club. Bergsma (Sekretaris) dan anggota pengurus yang terdiri dari Baars. yaitu suatu kelompok studi para mahasiswa di Bandung.

Soekarno Sekretaris/Bendahara : Mr. dalam mewujudkannya kemudian didirikan sekolahsekolah. Mr. terbentuklah susunan pengurus yang disahkan dalam kongres PNI pertama di Surabaya tanggal 27 sampai 30 Mei 1928. memajukan perekonomian nasional. Dalam suatu kongres luar biasa di Jakarta tanggal 25 April 1931. Dalam sidang tersebut. Gatot Mangkuprodjo. Susunan pengurusnya adalah sebagai berikut: Ketua/Pemuka : Ir. Garis perjuangan PNI adalah noncooperative. Samsi Mr. Penangkapan terhadap tokoh PNI merupakan pukulan berat sehingga menggoyahkan kehidupan partai tersebut. dan Supriadinata ditangkap dan dajatuhi hukuman oleh pengadilan Bandung. para tokoh PNI kemudian ditangkap pada tahun 1930. Anwari Dalam Kongres tersebut juga mengesahkan program kerja yang meliputi bidang politik untuk mencapai Indonesia merdeka. Soekarno. Sartono Mr. Soenarjo Ir. . artinya tidak mau bekerja sama dengan pemerintah kolonial Belanda. Iskaq Tjokrohadisurjo. Soekarno menulis pembelaan deangan judul Indonesia Menggugat. Soenarjo. Akibatnya. Oleh karena itu. poliklinikpoliklinik. diambil keputusan bahwa PNI dibubarkan. dan memajukan pelajaran nasional. Karena ketatnya pengawasan politik oleh pihak kolonial Belanda. Markum Sumodiredjo. Budiarto dan Mr. dan perkumpulan koperasi. Iskaq Tjokrohadisurjo Anggota : dr. bank nasional.Mr. Pada rapat pendirian tersebut.

Dalam kongres itu diusahakan peredaan ketegangan diantara organisasi-organisasi politik yang ada di Indonesia. Indonesische Studie Club. Tujuan yang ingin dicapai dari federasi ini adalah kesatuan aksi dalam menghadapi imperialisme Belanda. dan Algmeen Studie Club. b. 7. Permufakatan Perhimpunan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) Pendirian PPPKI atas usul PNI bersama-sama Sarekat Islam. c. Gabungan Politik Indonesia (GAPI) . Upaya PPPKI yang memberikan sumbangan terhadap perjuangan Bangsa Indonesia adalah sebagai berikut: a. Pasundan. Kaum Betawi. baik yang radikal maupun yang maderat. PPPKI mengadakan rapat tahun 1930 karena terjadinya penangkapan terhadap para pemimpin Frond Nasional yang diharapakan dapat memberikan bantuan terhadap keluarga yang ditinggalkan karena masuk penjara Belanda. 8. PPPKI mendirikan badan yang bertugas memberikan bantuan terhadap pembebasan pelajar di negeri Belanda. Sartono kemudian mendirikan Partindo sedangkan Moh. Hatta dan Sutan Syahrir mendirikan PNI Baru (Pendidikan Nasional Indonesia).Pembubaran PNI ini membawa perpecahan pada para pendukungnya. Sumatransche Bond. mampu mengordinasikan gerakan yang ada. Sebagai suatu federasi dari gerakan kebangsaan PPPKI. BU. Kesepakatan itu terjadi dalam rapat tanggal 17 sampai 18 Desember 1927. PPPKI ikut menghadiri Kongres Indonesia Raya tahun 1932.

Yang menjadi latar belakang berdirinya GAPI adalah: a. Pasundan. sebuah federasi baru. sikap pemerintah kolonial Belanda yang kurang memperhatikan kepentingan Bangsa Indonesia. Persatuan Minahasa. Untuk pertama kalinya.H. Di dalam anggaran dasarnya.TekananPemerintahan Kolonial Belanda mengakibatkan PPPKI sebagai suatu federasi tidak dapat menjalankan fungsinya. persatuan nasional. Semboyan yang dikumandangkan dalam konferensi pertamanya tanggal 4 Juli 1939 adalah Indonesia berparlemen. PSII. b. menyebabkan Studie Club mulai memfungsikan dirinya dalam membina kader-kader bangsa. PII. Karena itulah. GAPI mencantumkan hak untuk menentukan sendiri. didirikan GAPI. Gerindro. Indonesische Studie Club Surabaya yang dipimpin oleh dr. Oleh karena itu. 9. Amir Syarifuddin. kegentingan nasional akibat timbulnya bahaya fasis. dan Partai Katolik. dan persatuan aksi seluruh pergerakan Indonesia. GAPI mengeluarkan pernyataan yang dikenal dengan nama Manifesto GAPI yang isinya menyerukan kepada semua pihak untuk waspada terhadap bahaya fisis. Partai Indonesia Raya (Parindra) Adanya tekanan terhadap organisasi politik non cooperative oleh pemerintah kolonial Belanda. dan Abikusno Tjokrosujono. Diubahlah Indonesische Studie Club . Sutomo mulai mengembangkan pengaruhnya di kalangan masyarakat. Husni Tamrin. kegagalan Petisi Sutardjo. Yang menjadi anggotanya adalah Parindra. dan c. dalam rapat pendirian Concentrasi Nasional yang diadakan tanggal 21 Mei 1939 di Batavia. GAPI dipimpin oleh M.

Kehadiran Jong Java ini mendorong lahirnya beberapa perkumpulan serupa. organisasi itu lebih banyak diikuti oleh golongan tua. Tujuan perkumpulan ini adalah mencapai Jawa Raya dengan cara memperkokoh rasa persatuan antar pemuda Jawa. Jong Minahasa. Madura. Dalam perkembangan selanjutnya. Satiman Wirjosandjojo. pada kongres di Solo tanggal 12 Juli 1918. Jong Batak. Bali. Jong Ambon. SUMPAH PEMUDA DAN TERBENTUKNYA IDENTITAS BANGSA Peranan pemuda dalam pergerakan nasional dimulai sejak berdirinya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908.menjadi Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) pada tahun 1931. Kadarman. menambah pengetahuan anggota serta berusaha menimbulkan rasa cinta pada budaya sendiri. Oleh karena itu. Perkumpulan itu diberi nama Trikoro Dharmo. para pemuda seperti dr. PBI merupakan salah satu cikal bakal dari Parindra. Timorees ver Bond. Kepanduan. Jong Islamienten Bond. dan bakti. Pada tanggal 7 Maret 1915. dan Sunardi mendirikan organisasi kepemudaan yang keanggotaannya terdiri dari anak sekolah menengah di Jawa dan Madura. Jong Java tidak melibatkan diri dalam masalah politik. Sunda. R. dan sebagainya. dan Lombok. Di samping gerakangerakan pemuda. di Jakarta. Jong Selebes. Cara yang harus ditempuh untuk mewujudkan tujuan itu adalah mempererat perasatuan. Trikoro Dharmo artinya tiga tujuan mulia yang meliputi: sakti. budi. seperti lahirnya Pasundan. juga terdapat organisasi wanita seperti Puteri . Jong Sumatranen Bond. Tujuan yang ingin dicapai ialah mendidik para anggota supaya kelak dapat memberikan tenaganya untuk membangun Jawa Raya. Pemuda Indonesia/ Jong Indonesia. C. para pemuda selalu ingin menggalang kekuatan yang merupakan pencerminan aktivitas para pemuda. Dalam rangka untuk mewujudkan persatuan. Dalam perjuangannya. PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia). Trikoro Dharmo diubah menjadi Jong Java.

dan Organisasi Wanita Taman Siswa.Indonesia. Membicarakan beberapa masalah pergerakan pemuda Indonesia. Wanita Sarekat Ambon. disahkan perhimpunan baru yang bernama Jong Indonesia. Kongres yang mengambil keputusan untuk mengadakan fusi dan berbagai perkumpulan pemuda itu akhirnya melahirkan suatu momentum yang berupa Sumpah Pemuda yang rinciannya sebagai berikut: PERTAMA: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH SATOE. dilaksanakan Kongres Pemuda Indonesia II yang tujuannya: 1. Memperkuat kesadaran kebangsaan Indonesia dan memperteguh persatuan Indonesia. 3. Keberadaan organisasi yang bersifat kedaerahan itu melahirkan keinginan untuk menciptakan wadah tunggal pemuda Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai dalam Kongres Pemuda I ini adalah menanamkan semangat kerja sama antar perkumpulan pemuda di Indonesia. Melahirkan cita-cita semua perkumpulan pemuda-pemuda Indonesia. Atas inisisatif PPPI. BANGSA INDONESIA . Kongres Pemuda Pertama dilaksanakan mulai tanggal 30 April 1926 sampai dengan 2 Mei 1926 di Jakarta. Pada tanggal 31 Agustus 1926. pada tanggal 27-28 Oktober 1928. TANAH INDONESIA KEDUA: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE. Perjuangan untuk menyatukan kehendak para pemuda akhirnya menjadi kenyataan. 2. Oleh karena itu. ada upaya untuk membentuk wadah federasi dari organisasi pemuda Indonesia. Aisijah.

Tekad untuk persatuan itu akhirnya menjadi kenyataan setelah tanggal 31 Desember 1930 dalam Konferensi Pemuda di Solo terbentuk ³Indonesia Moeda´. dan Organisasi Wanita Taman Siswa. . Disamping gerakan pemuda. golongan. Aisiyah (bagian wanita Muhammadiyah). maupun kedaerahan. Dengan demikian. gerakan wanita juga tidak tinggal diam. Walaupun telah menghasilkan Sumpah Pemuda. Walaupun demikian. Selain mengucapkan sumpah. Hal tersebut memberikan bukti bahwa para pemuda kita lebih mengutamakan persatuan dan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi. dengan tercetusnya Sumpah Pemuda itu. pada saat itu diperkenalkan ³Lagu Kebangsaan Indonesia Raya´ yang diciptakan oleh Wage Rudolf Supratman danpengibaran bendera ³Pusaka´ Sang Merah Putih. kehadiran Indonesia Moeda merupakan pelopor dalam upaya secara nyata untuk mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. BAHASA INDONESIA Keputusan yang kemudian disebut Sumpah Pemuda oleh Bangsa Indonesia tersebut diperingati tiap tahun sebagai ³Hari Sumpah Pemuda´ dan sekaligus ³Hari Pemuda Indonesia´.KETIGA: KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE MENJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN. Wanita Serikat Ambon. para pemuda belum mampu menciptakan fusi wadah bagi para pemuda Indonesia. Hal ini nampak dari berdirinya Putri Indonesia. telah memberikan bukti atas ketegasan konsepsi perjuangan bangsa Indonesia yang bersatu dan berdaulat.

Nasionalisme. b. Pan Islamisme ORGANISASI PENDORONG DAN FAKTOR PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA 1. dr. Goenawan Mangoenkoesoemo. Diskriminasi (Membedakan warna kulit) yang dilakukan oleh Pemerintah Kolonial Pax Neerlandica (Kesatuan Hindia Belanda) yang menimbulkan rasa senasib sepenanggungan 2. Faktor Luar Negeri Kemenangan Jepang terhadap Rusia dalam Perang Jepang-Rusia tahun 1905 Pengaruh pergerakan kemerdekaan bangsa lain seperti Cina. Keanggotaan organisasi hanya meliputi suku Jawa dan Madura kemudian ditambah Bali karena dianggap mempunyai kebudayaan yang sama. Soetomo. India. Faktor Dalam Negeri Penderitaan bangsa Indonesia akibat penjajahan Kenangan akan kejayaan masa lalu seperti kejayaan Kerajaan Sriwijaya. dan lain-lain c. Pengaruh pendidikan akibat Politik Etis/Etika (Balas Budi) yang melahirkan kaum cendekiawan d. dr. e. a. Pendirinya adalah para mahasiswa STOVIA (Sekolah Kedokteran Jawa di Jakarta) yang dipelopori dr. Sosialisme. Philipina. dr. Majapahit & Kerajaan Islam c. Wahidin Soedirohoesodo. Keanggotaan hanya meliputi kaum . dan lainlain. Turki. Munculnya paham baru dr Eropa & Asia seperti Liberalisme. Tjipto Mangoenkoesoemo.1. b. Jepang. Boedi Oetomo (BO) Berdiri pada tanggal 20 Mei 1908 di Yogyakarta. a.

Boedi Oetomo dalam perjuangannya kemudian melebur dalam PPPKI (Permufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia) selanjutnya melebur dalam PBI (Persatuan Bangsa Indonesia) yang berubah namanya menjadi Parindra (Partai Indonesia Raya).bangsawan/elit saja. SI bersifat nasionalis. menentang penjajah Belanda dan . Madura. tidak pernah mencita-citakan Indonesia merdeka. 2. Organisasi Boedi Oetomo ditetapkan sebagai organisasi modern pertama di Indonesia dan merupakan tonggak awal kebangkitan nasional Indonesia. Latar belakang berdirinya SDI adalah sebagai perlawanan terhadap golongan pedagang Cina yang memonopoli bahan batik sedangkan tujuan berdirinya adalah memajukan perdagangan Indonesia yang berdasarkan Islam. Pada tahun 1935 Boedi Oetomo secara resmi dibubarkan. Pada awal berdirinya Boedi Oetomo bergerak di bidang pendidikan dan sosial budaya dan baru berpolitik pada tahun 1915. Jawa Tengah tanggal 16 Oktober 1905 dengan nama awal Syarikat Dagang Islam yang dipimpin/didirikan oleh Haji Samanhudi. Syarikat Islam (SI) Berdiri di Solo. ( anggotanya hanya orang Jawa. anti agama bahkan tidak ikut serta mengantarkan kemerdekaan Indonesia karena organisasi BO bubar pada tahun 1935. dan Bali). Suatu keputusan politik pemerintah RI yang masih menimbulkan perdebatan di kalangan bangsa Indonesia karena organisasi ini sebenarnya mendukung penjajahan Belanda. Haluan perjuangan SI adalah anti imperialisme dan Kapitalisme. tidak nasionalis. Karena keanggotaan Syarikat dagang Islam terbatas hanya para pedagang saja maka pada tanggal 10 September 1912 diubah namanya menjadi Syarikat islam (SI) dengan pimpinan Haji Oesman Said Tjokroaminoto (HOS Tjokroaminoto).

SI yang bersifat terbuka mendapat dukungan rakyat Indonesia sehingga dalam waktu singkat menjadi organisasi yang besar.mencita-citakan Indonesia merdeka sehingga sangat berbeda jauh dengan Boedi Oetomo. Adapun dua organisasi itu adalah : a. Perlawanan SI ditujukan terhadap semua bentuk penindasan ataupun ketidakseimbangan sosial. Walaupun demikian ternyata SI tidak dijadikan sebagai tonggak kebangkitan nasional tetapi jatuh kepada Boedi Oetomo yang tidak nasionalis. yaitu : a) b) c) Aliran yang berpegang teguh kepada agama Islam Aliran yang lunak. dan non kooperatif SI akhirnya pecah menjadi dua setelah diadakan konggres ke-4 tahun 1921 untuk disiplin partai dan mempertahankan keberadaan SI. Pemerintah Kolonial Belanda tidak memberikan ijin SI menjadi badan hukum karena mencurigai dan khawatir terhadap organisasi yang besar ini walaupun terhadap SI-SI lokal ijin diberikan dengan mudah. b. evolusioner. SI Putih Dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto. dan kooperatif terhadap Pemerintah Kolonial Belanda Aliran yang keras. SI Merah . Dalam tubuh SI terdapat tiga aliran yang berbeda. SI terbuka untuk umum dengan Islam sebagai landasan perjuangan organisasi. dan Abdoel Moeis dan tetap berpegang teguh kepada dasar-dasar ke-Islam-an sesuai cita-cita semula. Haji Agoes Salim. revolusioner.Keanggotaan SI yang bersifat terbuka membuat SI kemudian pecah.

Cita-cita IP banyak disebarkan melalui surat kabar De Express. Kemajuan IP sangat luar biasa sehingga dalam waktu singkat IP telah mempunyai 30 cabang. E. IP meruipakan partai politik pertama di Indonesia penentang politik Kolonialisme. Tjipto Mangoenkoesoemo. Pada tahun 1923 nama CSI (Central Syarikat Islam) diubah namanya menjadi PSI (Partai Syarikat Islam) karena CSI dianggap menghalangi pertumbuhan gerakan SI. SI Merah nantinya berubah nama menjadi PKI (Partai Komunis Indonesia). Indische Partij (IP) Didirikan di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912 oleh Tiga Serangkai.E. Sejak Konggres Yogyakarta tahun 1925 maka SI melaksanakan haluan non kooperasi tetapi tetap memperbolehkan anggotanya duduk dalam badan pemerintah dengan nama pribadi bukan organisasi. 3.Dipimpin oleh Semaun dan Tan Malaka dan berhaluan Marxis. Hal tersebut mengkhawatirkan Pemerintah Kolonial Belanda sehingga permohonan IP untuk menjadi badan hukum tanggal 13 Maret 1913 ditolak.F. Tujuan IP adalah untuk mempersiapkan kehidupan bangsa Indonesia yang merdeka. Semboyan IP adalah Hindia for Hindia yang berarti Indonesia hanya diperuntukkan bagi orang yang menetap dan bertempat tinggal di Indonesia tanpa terkecuali. dan dr. Dengan kemajuan pergerakan nasional maka tujuan SI semakin tegas yaitu "Mencapai Kemerdekaan Nasional Berdasarkan Agama Islam". IP yang dengan tegas menyatakan diri sebagai . SI masuk ke dalam PPPKI dan tahun 1929 namanya diubah lagi menjadi PSII (Partai Syarikat Islam Indonesia). Douwes Dekker. yaitu dr. Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantoro).

E Douwes Dekker yang menyebutkan bahwa pemerintahan jajahan bukan pemerintahan tetapi kelaliman yang merupakan musuh kemakmuran rakyat yang paling berbahaya. lebih berbahaya daripada pemberontakan dan revolusi. NIP dalam perkembangannya hanya berpengaruh terhadap kalangan terpelajar dan kurang berpengaruh terhadap rakyat seperti halnya Indische Partij. . Walaupun dinyatakan sebagai partai terlarang dalam prakteknya IP masih mengadakan propaganda untuk menyebarluaskan gagasannya contohnya tulisan Soewardi Soerjaningrat yang berjudul Als Ih Een Nederlander Was ( Seandainya Aku Seorang Belanda ) yang mengkritik perayaan kemerdekaan Belanda yang ke-100 dari penjajahan Perancis dengan menarik biaya dari masyarakat bumiputera yang masih dijajah Belanda dan kritik tajam E. Tahun 1919 Partai Insulinde berganti nama lagi menjadi Partai Nasional Indische Partij (NIP). dalam perkembangannya IP berganti nama menjadi Partai Insulinde. Karena kegiatannya yang merugikan Pemerintah Kolonial Belanda maka pada bulan Agustus 1913 ketiga pemimpin Indische Partij dijatuhi hukuman buang ke negara Belanda. Dengan dibuangnya para tokoh IP maka kegiatan IP melemah.F.partai politik dan mencita-citakan Indonesia merdeka dinyatakan sebagai partai terlarang oleh Pemerintah Kolonial Belanda.

yaitu dengan mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) yang berarti kebangkitan ulama pada tahun 1926. Usaha Muhammadiyah ini nantinya mendapatkan perlawanan dari kelompok Islam tradisional yang tidak setuju dengan cara-cara Muhammadiyah memperjuangkan citacitanya. Bid'ah. Churafat ) yang berkembang di dalam masyarakat Indonesia. Selain kelompok Islam tradisional. Adapun tujuan didirikannya Muhammadiyah adalah : a. c. kelompok nasionalis juga kurang simpati kepada Muhammadiyah karena organisasi ini tidak mau bergerak dalam bidang politik. b.4. mau menerima bantuan Belanda. Memberi pengertian tentang ilmu agama yang benar Pengarahan hidup menurut ajaran Agama Islam Memajukan pengajaran modern berdasarkan agama Islam . Moehammadijah ( Muhammadiyah ) Didirikan oleh Haji Ahmad Dahlan pada tanggal 18 November 1912 di Yogyakarta. dan mempermasalahkan kemodernan dan kekolotan pelaksanaan ajaran Agama Islam. Muhammadiyah merupakan organisasi Islam modern yang kiprahnya dipengaruhi oleh gerakan Wahabi di Arab Saudi yang bercita-cita untuk memurnikan Islam seperti pada jaman Nabi Muhammad SAW masih hidup atau dengan kata lain berusaha memberantas TBC ( Takhayul.

Tujuan Muhammadiyah diatas berusaha dicapai dengan cara mendirikan dan mengembangkan sekolah-sekolah berdasarkan Islam. Bidang keagamaan Menyingkirkan tradisi kuno yang bersifat Animisme dan Dinamisme untuk memurnikan agama Islam Kegiatan Muhammadiyah juga sudah memperhatikan pendidikan wanita yang diberi nma Aisyiah dan kelompok pemudanya disebut Hisbul Wathon (HW) yang juga merupakan gerakan kepanduan. Bidang Pengajaran Memberantas buta huruf dan mendirikan sekolah-sekolah Bidang Sosial EkonomiMendirikan Bank Islam Bidang Kesehatan Mendirikan Rumah Sakit dengan nama PKO / PKU (Panti kesehatan Umat) 4. PENGERTIAN DAN LATAR BELAKANG LAHIRNYA PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA . Kegiatan Muhammadiyah yang sangat menonjol adalah : 1. 3. dan keagamaan dan cara kerjanya meniru cara kerja Misi (Penyebar Kristen Protestan) dan Zending (Penyebar Kristen Katholik). Organisasi Muhamamadiyah sampai sekarang masih eksis dan berkembang pesat sehingga memberikan kontribusi yang tidak sedikit bagi kemajuan bangsa Indonesia. Muhammadiyah merupakan organisasi yang tidak bersifat politik tetapi lebih meninitikberatkan pada kegiatan pendidikan. 2. mendirikan dan mengembangkan Masjid. dan mengembangkan ilmu agama. sosial.

Berdasarkan keterangan tersebut dapat dimengerti bahwa sejarah . Pergerakan Maksud dari "pergerakan" di sini meliputi segala macam aksi dengan mengggunakan "organisasi modern" untuk menentang penjajahan dan mencapai kemerdekaan. kultural. dan sebagainya. c.Pergerakan nasional Indonesia mempunyai pengertian sebagai berikut. dasar dan. Penggunaan organisasi modern ini menunjukkan adanya perbedaan dengan upaya melawan penjajah sebelum tahun 1908. yakni melawan penjajahan untuk digantikan dengan kekuasaan yang dipegang oleh bangsa Indonesia sendiri. Istilah ´nasional´ dalam hal ini oleh Sartono Kartodirdjo (1990) diartikan sebagai kata sifat dari suatu "nation" yang menunjukkan kumpulan individu-individu yang disatukan oleh ikatan politik. a. seperti ekonomi. budaya dan kultural dengan tujuan yang sama. yakni semua aksi dengan organisasi modern yang mencakup semua aspek kehidupan. maka sebutan "Indonesia" merupakan keharusan. b. anggota. Dengan organisasi ini menunjuk bahwa aksi tersebut disusun secara teratur dalam arti ada pemimpinnya. Nasional Istilah "nasional" menunjuk sifat dari pergerakan. politik. Indonesia Nama "Indonesia" yang digunakan berfungsi sebagai simbolis di dalam sejarah pergerakan nasional dan dengan makin majunya pergerakan nasional. bahasa. sosial. tujuan yang ingin dicapai.

ditandai dengan berdirinya Partai Komunis Indonesia (PKI). sosial. Masa Awal Perkembangan. Nasionalisme yang bersifat menyeluruh dan meliputi semua wilayah Nusantara baru muncul sekitar awal abad XX. ditandai dengan berdirinya Fraksi Nasional. Sejarah pergerakan nasional yang dimulai dari berdirinya Budi Utomo (BU) sampai dengan tercapainya kemerdekaan 1945 dapat dibagi menjadi beberapa masa. politik. yang ditandai dengan berdirinya oraginisasi seperti Budi Utomo (BU). belum bersifat nasional. Nasionalisme tersebut masih bersifat kedaerahan. Masa Radikal. Lahirnya nasionalisme bangsa Indonesia didorong oleh dua faktor. Tidak dapat dipungkiri bahwa sejarah pergerakan nasional sebagai fenomena historis adalah hasil dari perkembangan faktor ekonomi. Masa Bertahan. baik faktor intern maupun faktor ekstern. dan Gabungan Politik Indonesia (GAPI). dan Indische Partij (IP). 2. Sarekat Islam (SI).pergerakan nasional adalah bagian dari sejarah Indonesia yang meliputi periode sekitar 40 tahun yang dimulai sejak lahirnya Budi Utomo ( BU) sebagai organisasi nasional yang pertama sampai dengan terbentuknya bangsa Indonesia 1945 yang ditandai oleh Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. bukan secara tiba-tiba. Sejarah pergerakan di tanah air banyak didominasi oleh para mahasiswa dan pemuda yang memiliki watak kaum muda yaitu menginginkan perubahan. dan religius dan di antara faktor-faktor itu saling terjadiinterelasi. Perasaan akan timbulnya nasionalisme bangsa Indonesia telah tumbuh sejak lama. 1. kultural. Petisi Sutardjo. Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Perhimpunan Indonesia (IP). 3. Mulai dari revolusi . seperti berikut.

Orientasi dan tindakan politik merupakan cermin dari bagaimana mahasiswa Indonesia memahami masyarakatnya. Dari mereka itulah kemudian muncul organisasi pergerakan khususnya Budi Utomo yang kemudian menjadi pelopor pergerakan nasional. haruslah memberikan kesimpulan apakah gerakan tersebut. kaum priyayi. menentukan pemihakan pada rakyatnya serta kecakapan merealisasi nilai-nilai tujuan atau ideologinya. melalui Trilogi yang diusulkan oleh Van Deventer. Kesempatan lebih banyak diberikan pda masyarakat dari golongan eropa. para bangsawan dan kelompok timur asing. benar-benar mengarah dan bersandar pada problem-problem dan kebutuhan struktural rakyat Indonesia. dalam oreientasi dan tindakan politiknya. Ini terbukti dari kecilnya kesempatan memperoleh pendidikan pada penduduk bumi putra. orde lama dan orde baru serta orde reformasi maupun tonggak-tonggak perubahan kebangsaan lainnya mesti melibatkan mahasiswa-pemuda yang senantiasa tampil di garda depan. sistem pendidikan yang dikembangkan bersifat diskriminasi. Dalam . Politik Etika memberikan peluang lebih besar terhadap usaha memperoleh kesempatan belajar. Pemakaian istilah Indonesia sebagai nama Perhimpunan Indonesia memberikan motivasi dalam munculnya kesadaran nasional. Rangkuman Selama bangsa Indonesia yang berada dalam genggaman penjajahan Belanda. Kelompok terpelajar/kaum intelektual menjadi pelopor dalam sejarah pergerakan bangsa Indonesia. Sejarah pergerakan nasional itupun dimulai seiring dengan lahir tumbuhkembangnya organisasi mahasiswa-pemuda yang memiliki kesadaran nasionalisme dalam orientasi pergerakannya. Pembuktian sejarah gerakan mahasiswa Indonesia sesuai dengan konteks zamannya.kemerdekaan.

pelajar. Dilihat dari strategi perjuangannya. wanita. pemuda. ada yang bersifat moderat dan ada yang radikal. muncul organisasi pergerakan dengan berbagai macam latar belakang. Kongres Pemuda 28 Oktober 1928 melahirkan Sumpah Pemuda yang secara materiil mengikat persatuan bangsa Indonesia . ada juga yang non kooperasi (tidak mau bekerjasama dengan Belanda. .perkembangannya. agama. Ada yang berlatar belakang politik. ada yang kooperasi (bekerjasama dengan Belanda).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful