P. 1
SAP ISPA edit X

SAP ISPA edit X

|Views: 448|Likes:
Published by Isti 'iis'

More info:

Published by: Isti 'iis' on Jul 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

pdf

text

original

SATUAN ACARA PENYULUHAN Topik Tujuan a.

Umum : ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT) : : • •

Meningkatkan pengetahuan warga tentang ISPA Meningkatkan peran aktif warga dalam program pencegahan ISPA Meningkatkan pengetahuan tentang penanganan ISPA di rumah yang disampaikan oleh pemateri Meningkatkan keterampilan tentang penanganan ISPA yang disampaikan pemateri Meningkatkan pengetahuan tentang deteksi ISPA yang disampaikan pemateri Meningkatkan keterampilan tentang deteksi ISPA yang disampaikan pemateri

b. Khusus

: • • • •

Sasaran

: Peserta PKK RT ......

Tempat Waktu
Metode Evaluasi

: Sesuai pembagian kegiatan PKK di masing-masing RT : Tanggal 30 juni 2011
: Diskusi :

Struktur

:

1. Kegiatan DKT terlaksana sesuai jadwal

2. Tersedia tempat untuk DKT 3. Media tersedia sesuai dengan yang dibutuhkan 4. Semua anggota keluarga menjalankan tugasnya Proses : 1. Peserta yang hadir di masing-masing kegiatan minimal 8 orang 2. Peserta aktif menyampaikan pendapatnya dalam kegiatan diskusi 3. Tidak ada distrasi selama kegiatan 4. Peserta mengikuti kegiatan DKT dari awal sampai akhir Hasil :

Membahas materi DKT 2 Kegiatan Klien Mendengarkan penjelasan Media Lisan Acara inti 20 menit - Penyampaian materi Pemberian simulasi - Mendengarkan penjelasan Mempraktikan simulasi Leaflet - Tanya jawab 15 menit Penutup 5 menit - Menjawab pertanyaanpertanyaan warga Salam penutup Mengajukan pertanyaan Lisan kepada perawat dari Lisan - ISPA STUDI KEPUSTAKAAN .Salam Pembukaan .Peserta mampu menyampaikan masing-masing sub topik materi dengan benar Tahap Kegiatan Pembukaan 5 menit Kegiatan Perawat .Mengingatkan materi DKT 1 .

ruang telinga tengah dan selaput paru. Risiko terutama terjadi pada anak-anak karena meningkatnya kemungkinan infeksi silang. semua radang telinga akut harus mendapat antibiotik. menempati bagian yang cukup besar pada lapangan pediatri. Penyakit batuk pilek seperti rinitis. udara pernapasan yang mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehat kesaluran pernapasannya. Pneumonia berat ditandai secara klinis oleh adanya tarikan dinding dada kedalam. Tanda-tanda bahaya Pada umumnya suatu penyakit saluran pernapasan dimulai dengan keluhankeluhan dan gejala-gejala yang ringan. Kelainan pada sistem pernapasan terutama infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah. Dalam perjalanan penyakit mungkin gejala-gejala menjadi lebih berat dan bila semakin berat dapat jatuh dalam keadaan kegagalan pernapasan dan mungkin meninggal.1. Faringitis oleh kuman Streptococcus jarang ditemukan pada balita. bersin. serta tidak . ISPA dapat ditularkan melalui air ludah. Pneumonia dibagi atas derajat beratnya penyakit yaitu pneumonia berat dan pneumonia tidak berat. ISPA meliputi saluran pernapasan bagian atas dan saluran pernapasan bagian bawah. ISPA adalah infeksi saluran pernapasan yang berlangsung sampai 14 hari. Sebagian besar dari infeksi saluran pernapasan hanya bersifat ringan seperti batuk pilek dan tidak memerlukan pengobatan dengan antibiotik. darah. Program Pemberantasan Penyakit (P2) ISPA membagi penyakit ISPA dalam 2 golongan yaitu pneumonia dan yang bukan pneumonia. asma dan ibro kistik. faringitis. tonsilitis dan penyakit jalan napas bagian atas lainnya digolongkan sebagai bukan pneumonia. beserta organ-organ disekitarnya seperti : sinus. namun demikian anak akan menderita pneumoni bila infeksi paru ini tidak diobati dengan antibiotik dapat mengakibat kematian. Definisi ISPA ISPA sering disalah artikan sebagai infeksi saluran pernapasan atas. Etiologi dari sebagian besar penyakit jalan napas bagian atas ini ialah virus dan tidak dibutuhkan terapi antibiotik. Bila ditemukan harus diobati dengan antibiotik penisilin. Bila sudah dalam kegagalan pernapasan maka dibutuhkan penatalaksanaan yang beban immunologisnya terlalu besar karena dipakai untuk penyakit parasit dan cacing. Yang dimaksud dengan saluran pernapasan adalah organ mulai dari hidung sampai gelembung paru. Infeksi saluran pernapasan bagian atas terutama yang disebabkan oleh virus. Sedangkan untuk pneumonia tidak berat ditandai oleh adanyanafas yang cepat. tersedianya atau berlebihannyapemakaian antibiotik. Tetapi ISPA yang berlanjut menjadi pneumonia sering terjadi pada anak kecil terutama apabila terdapat gizi kurang dan dikombinasi dengan keadaan lingkungan yang tidak hygiene.2. Yang benar ISPA merupakan singkatan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut. sering terjadi pada semua golongan masyarakat pada bulan-bulan musim dingin.

Pada hal umum adalah : letih dan berkeringat banyak. 2. grunting expiratoir dan wheezing. Tanda-tanda laboratoris • hypoxemia.lebih rumit. kejang dan coma. Tanda-tanda bahaya pada anak golongan umur 2 bulan sampai 5 tahun adalah: tidak bisa minum. Pemeriksaan umum 1. kesadaran menurun. bradycardiam. hypertensi. Pada sistem respiratorik adalah: tachypnea. Wheezing. Pada sistem cerebral adalah : gelisah. kesadaran menurun. 4. Pada sistem cardial adalah: tachycardia. cyanosis. Pemeriksaan kerongkongan : tanda radang ( tampak kemerahan ) 2. bingung. maka perlu diusahakan agar yang ringan tidak menjadi lebih berat dan yang sudah berat cepat-cepat ditolong dengan tepat agar tidak jatuh dalam kegagalan pernapasan. mudah terangsang. stridor dan gizi buruk. • hypercapnia dan • acydosis (metabolik dan atau respiratorik) (4). demam dan dingin. suara napas lemah atau hilang. Tanda-tanda klinis 1. Tanda-tanda bahaya dapat dilihat berdasarkan tandatanda klinis dan tanda-tanda laboratoris. Pemeriksaan fungsi pernafasan : • Nafas cepat Nilai Normal Permenit : • Bayi baru lahir Bayi 6 bulan Anak 1-3th Anak > 3th Dewasa : 35-40 : 30 – 50 : 25 – 32 : 20-30 : 12-20 Pergerakan dinding dada . papil bendung. stridor. 3. napas tak teratur (apnea). meskipun demikian mortalitas masih tinggi. kejang. hypotensi dan cardiac arrest. Panduan Pemeriksaan A. retraksi dinding thorak. kejang. sedangkan tanda bahaya pada anak golongan umur kurang dari 2 bulan adalah: kurang bisa minum (kemampuan minumnya menurun ampai kurang dari setengah volume yang biasa diminumnya). napas cuping hidung. sakit kepala.

Pemeriksaan waspada • • • • • • • • • Nafas sangat cepat atau sangat lambat Pergerakan didnding dada Ada tidaknya pernafasan cuping hidung Ronkhi Warna bibir dan kuku kebiruan Banyak keringat Gelisah Kejang Koma atau penurunan kesadaran .• • Adanya sekret Batuk 3. Pemeriksaan leher Pemeriksaan pembesaran kelenjar getah bening B. Pemeriksaan suhu tubuh Perabaan tubuh menggunakan punggung tangan 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->