Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah Nabi

Posted on March 31, 2011 by admin

Sholat merupakan salah satu dari rukun islam yang kedua, Sholat adalah perkara wajib bagi setiap muslim yang sudah baligh. Tapi sebelum kita berbicara masalah sholat, lebih baik kita membahas wudhunya terlebih dulu. Karena wudhu itu adalah sebuah sunnah (petunjuk) yang berhukum wajib, ketika seseorang mau mendirikan sholat. Al-Hafizh Ibnu Hajar Asy-Syafi¶iy -rahimahullah- berkata, ³Kata wudhu¶ terambil dari kata al-wadho¶ah/kesucian ( ). Wudhu disebut demikian, karena orang yang sholat membersihkan diri dengannya. Akhirnya, ia menjadi orang yang suci´. [Lihat Fathul Bariy (1/306)] Adapun makna wudhu¶ menurut tinjauan syari¶at, kata Syaikh Sholih Ibnu Ghonim As-Sadlan -hafizhohullah-, : ³Makna wudhu¶ adalah menggunakan air yang suci lagi menyucikan pada anggota-anggota badan yang empat (wajah, tangan, kepala, dan kaki) berdasarkan tata cara yang khusus menurut syari¶at´. [Lihat Risalah fi Al-Fiqh Al-Muyassar (hal. 19)] Nah setelah kita tahu wudhu itu apa, mari kita bahas tentang masalah kewajiban kewajiban dalam wudhu ( ), yakni anggota-anggota badan mana saja yang harus dan wajib dibasuh (dicuci). Kewajiban-kewajiban ( ) tersebut adalah: 1. 2. 3. 4. 5. Membasuh wajah. Termasuk wajah, adalah hidung, dan mulut. Membasuh kedua tangan sampai kepada dua siku. Mengusap kepala (termasuk kepala, adalah kedua telinga kita) Membasuh kedua kaki sampai kepada kedua mata kaki Melakukannya secara berurutan sesuai yang disebutkan dalam Al-Qur¶an (QS. Al-Maa¶idah : 6) 6. Dilakukan secara beruntun, tanpa selang waktu yang lama.

Abu Dawud (134).pernah berkata.berfirman. tapi kalau tidak dilaksanakan dengan tertib dalam menunaikan kewajiban wudhunya. hendaknya janganlah lupa untuk mengusap kedua telinga sekaligus karena keduanya termasuk kategori kepala. dan Ibnu Majah (444). ³Hai orang-orang yang beriman. dan menghirup air ke dalam hidung dari satu telapak tangan. ³Kedua telinga termasuk kepala´. maka ada beberapa perkara yang perlu diingat bahwa disaat mengusap kepala. Kalau wudhunya saja sudah tidak sah. Al-Maa¶idah : 6) Dari sebagian sahabat Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam. Oleh karenanya.bersabda. [HR. . At-Tirmidziy (37). (QS. dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki´. [HR.pernah melihat seseorang melakukan sholat. berkumur-kumur.Jadi intinya jika salah satu dari kewajiban wudhu tersebut kita lewatkan maka wudhu kita tidak akan sah. Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Ash-Shohihah (36)] Dan perkara lain yang perlu ditoleh ketika berwudhu¶ ±khususnya saat membasuh wajah-. Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam. maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai ke siku. dan Ahmad (14948). apabila kamu hendak mengerjakan shalat.pun memerintahkannya untuk mengulangi wudhu¶ dan sholatnya´. Abu Dawud dalam Sunan-nya (1/216). apalagi sholatnya yah? Hmmmm Allah -Azza wa Jalla. maka percuma saja wudhu kita tidak akan sah.pernah bersabda usai mengusap kepala dan telinganya. ³Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam. Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam. lalu menyemburkannya. sebab mulut dan hidung bagian dari wajah. Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam. sedang pada punggung kakinya terdapat lum¶ah (bagian yang tak tercuci) seukuran uang dirham yang tak terkena air wudhu. Berkumur dan menghirup air ke hidung merupakan kewajiban yang masuk dalam kewajiban membasuh wajah. walaupun kita menghabiskan air satu kolam. Hadits ini di-shohihkan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Al-Irwa' (86)] Ketika seseorang berwudhu.

[HR. walaupu agak n sulit diterapkan.³Jika seorang diantara kalian berwudhu¶. kecuali jika ada dalil lain yang memalingkan hukumnya menjadi mustahab atau mubah. Jadi. 144). merupakan kesalahan yang hampir merata di tengah masyarakat. Yaitu dengan cara mengambil air tersendiri untuk dihirup selain dari air untuk berkumur-kumur. Dan tolong juga diperhatikan beberapa kesalahan dalam berwudhu yang mungkin sering kita lakukan diantaranya : Memisahkan Antara Kumur-Kumur dan Menghirup Air. cet. berkumur-kumur dan menghirup air secara bersamaan dari satu telapak tangan sebanyak tiga kali cidukan. di antaranya hadits µAbdullah bin Zaid riwayat Bukhary-Muslim. Beliau mengerjakan itu sebanyak tiga kali. maka hendaknya memasukkan air dalam hidungnya.berkumur-kumur dan menghirup air secara bersamaan sebanyak tiga kali dari satu kali cidukan air dengan satu telapak tangan. tetapi memungkinkan dan bisa dilakukan. Abu Dawud dalam Sunan-nya (144). Maktabah Al-Ma'arif.´ Kedua . sedang dalam perkara ini tak ada dalil yang memalingkannya. Hal ini diterangkan dalam beberapa hadits. lalu semburkanlah´. lalu menyemburkannya. maka berkumur-kumurlah´. Ini menunjukkan wajibnya kedua perkara itu. ³Jika engkau berwudhu¶. sebab kaifiyah ini telah diterangkan dalam hadits µAbdullah bin Zaid riwayat Bukhary. Cara ini. ³Maka beliau berkumur-kumur dan menghirup air dari satu telapak tangan. Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (1/48/no. 1421 H] Di dalam hadits ini terdapat perintah berkumur-kumur dan menghirup air ke hidung. Yang benar adalah yang seperti diterangkan dalam hadits Rasulullah shallallahu µ alaihi wa alihi wa sallam yaitu tentang tiga kaifiyah µcara¶ dalam berkumurkumur dan menghirup air. [Muslim dalam Ath-Thoharoh (237)] Beliau juga bersabda dalam memerintahkan berkumur. . hukumnya tetap wajib. sebab segala yang diperintahkan beliau hukumnya wajib. Pertama .

dalam At-Talkhish . Kadang beliau mencuci anggota wudhunya tiga-tiga kali.´ (diriwayatkan oleh Abu Daud. ³Jika kamu hendak shalat. maka sempurnakanlah wudhu. ini adalah kesalahan besar. apalagi kalau yang terluput dari basuhan air itu adalah anggota yang merupakan rukun wudhu. Hal ini dijelaskan dalam hadits µAli bin Abi Thalib. dalam mencuci anggota wudhu.´ Ketiga . Wallahu a¶lam. tetapi zhahirnya menunjukkan kaifiyah tersendiri. . seperti hadits µUtsman bin µAffan riwayat Bukhary-Muslim dan hadits µAbdullah bin Zaid riwayat Bukhary-Muslim. An-Nasa`i dan lain-lain.´ (diriwayatkan oleh Bukhary-Muslim) Mencuci Anggota Wudhu Lebih Dari Tiga Kali Rasulullah shallallahu µ alaihi wa alihi wa sallam . Baca Ikhtiyarat Ibnu Qudamah 1/158. ³Kemudian beliau memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana lalu berkumur-kumur tiga kali dan menghirup air tiga kali. Lalai Dalam Menyempurnakan Wudhu Yaitu yang menyebabkan ada bagian dari anggota wudhu (anggota badan dalam berwudhu) yang terluput dari basuhan air. berkumur-kumur tiga kali lalu menghirup air tiga kali dari satu kali cidukan dengan satu telapak tangan. menyebutkan jalan-jalan yang banyak dari hadits ini) Walaupun hadits ini mengandung ihtimal µkemungkinan¶. mencontohkan beberapa kaifiyah. sebagaimana yang diterangkan dalam hadits yang sangat banyak. Al-Mughny 1/170-171. dan Al-Majmu¶ 1/397-398. dan dishahihkan oleh Syaikh Muqbil dalam Jami¶ Ash-Shahih dan Al-Hafizh.³Maka beliau berkumur-kumur dan (menghirup air lalu) mengeluarkannya sebanyak tiga kali dari satu cidukan. maka wudhu dianggap batal. bahwa Rasulullah shallallahu µ alaihi wa alihi wa sallam mengajar seseorang yang jelek shalatnya.

dan ini merupakan batasan wajibnya. . Jadi yang benar itu ketika kita mengusap kepala 1 kali ke belakang lalu ditarik ke depan lagi maka sapuan airnya itu langsung di sapukan lagi ke telinga kita. 111. Hal ini diterangkan oleh Ibnu µAbbas dalam riwayat Bukhary. ³Sesungguhnya Nabi shallallahu µ alaihi wa alihi wa sallam berwudhu 2 kali 2 kali. Dishahihkan oleh Syaikhuna Muqbil dalam Al-Jami¶ Ash-Shahih .´ Riwayat Abu Daud no. 642. 92. dan lain-lain. 48. Kan kebanyakan dari kita dalam membasuh kepala dan telinga itu suka dipisah pisah secara 3 kali. An-Nasa`i no. ³ Kemudian beliau mengusap kepalanya satu kali . sebagaimana dalam hadits µAbdullah bin Zaid riwayat Bukhary. ³Nabi shallallahu µ alaihi wa alihi wa sallam berwudhu satu kali satu kali. Tirmidzy no. Ahmad 1/154. ³Kemudian beliau mengusap mengebelakangkannya satu kali. Al-Maqdasy no.Kadang pula beliau mencuci anggota wudhunya dua-dua kali.´ Kadang beliau juga mencuci anggota wudhunya satu-satu kali.´ y kepalanya mengedepankan dan Hadits µAli bin Abi Thalib radhiyallahu µanhu ketika beliau mencontohkan wudhu Rasulullah shallallahu µ alaihi wa alihi wa sallam . di antaranya: y Hadits µAbdullah bin Zaid riwayat Bukhary-Muslim. Dalil akan kuatnya pendapat ini sangat banyak. Al-Baihaqy 1/68.´ Mengusap Kepala Tiga Kali Mengusap kepala tiga kali juga termasuk kesalahan-kesalahan dalam wudhu karena hal tersebut tidak dibangun di atas landasan yang kuat.

Sabda Rasulullah Shalallahu µalaihi wassalam: Maksudnya: ³Tiada sholat untuk siapa yang tidak berwudhu baginya. Air itu dimasukkan ke dalam mulut dan hidung dengan menggunakan tangan kanan. dia berkata aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: ³Bahwa sesungguhnya setiap amalan itu dengan niat´ (Riwayat alBukhari di dalam muqaddimah sahihnya dan Imam Muslim hadis no:1908 ) . cukup dalam hati saja. Dari Umar RA. . tiada wudhu¶ untuk siapa yang tidak menyebut nama Allah Subhanahu Wa Ta¶ala. Memasukkan air ke dalam mulut dan hidung dengan serentak sebanyak tiga kali kemudian menghembuskannya keluar. 2). Mencuci kedua pergelangan tangan sebanyak tiga kali.Terlebih dahulu berniatlah untuk berwudhu. Tidak usah dilafadzkan.Membaca basmalah yakni µ µ (bismillah) yang bermaksud ³Dengan nama Allah´. Sahih al-Jami¶ as-Shoghir (7514) (1).´ Riwayat Abu Daud (101).Untuk lebih jelasnya lihat gambar : . Al-Albani menyatakan ia sahih. Ibn Majah (399) dan at-Tirmizi (26).

Hal ini diterangkan dalam hadis berikut: Dari Abd Khair. dia berkata kami duduk-duduk dan melihat Ali Rhadiyallahu µanhu ketika beliau berwudhu¶. Membasuh muka sebanyak tiga kali. Dan dari telinga kanan hingga telinga kiri. Kawasan muka ialah dari pangkal tumbuhnya rambut hingga bawah dagu atau janggut. Kemudian Ali Rhadiyallahu µanhu berkata: ³Barangsiapa ingin melihat cara Rasulullah Shalallahu µalaihi wassalam berwudhu¶.Kemudian air tersebut dikeluarkan menggunakan tangan kiri. dia memasukkan air ke dalam mulut dan hidungnya dengan menggunakan tangan kanan kemudian mengeluarkannya dengan menggunakan tangan kiri. maka beginilah cara wudhu¶nya. Sabda Rasulullah Shalallahu µalaihi wassalam: ³Bersungguh-sungguhlah dalam memasukkan air ke dalam hidung melainkan ketika kamu berpuasa´ (3). Beliau melakukan hal tersebut sebanyak tiga kali.´ Memasukkan air ke dalam hidung hendaklah dilakukan dengan bersungguhsungguh kecuali ketika berpuasa. .

(4). Menyapu keseluruhan kepala dan telinga sekali saja. cukup dengan hanya membasuhnya sahaja. (6). maka wajib membasuhnya sehingga kulit yang dilindungi bulu-bulu tersebut. Jika rambut yang tumbuh pada wajah tidak terlalu tebal. Membasuh tangan dari hujung tangan hingga ke siku sebanyak tiga kali. Rasulullah Shalallahu µalaihi wassalam bersabda: ³Kedua telinga adalah daripada kepala.´ . Kedua-dua telinga adalah termasuk dalam kawasan kepala. Sedangkan jika terlalu tebal. (5).

antaranya: Umar Ibn Khattab Radiyallahu µanhu berkata: Rasulullah Shalallahu µalaihi wassalam bersabda: ³Tidaklah siapa di antara kamu yang melakukan wudhu dan menyempurnakan wudhunya kemudian membaca: .Setelah melakukan hal-hal di atas.(7). hendaklah membaca doa selepas wudhu¶ yang wujud di dalam sunnah. Membasuh kaki dari ujung jari hingga ke buku kaki sebanyak tiga kali. Cara menyapu kepala ialah dengan meratakan air ke seluruh kepala dan setelah itu kedua-dua jari telunjuk digunakan untuk membersihkan bagian dalam telinga manakala kedua-dua ibu jari pula digunakan untuk membersihkan bahagian belakang telinga. Ada beberapa jenis bentuk doa setelah berwudhu¶. . (8).

Ashhadu anlaa ilaaha illallaahu wahdahu la a shareekalahu washhadu anna Muhammadan µabduhu wa rasooluhu (Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Allah yang Esa yang tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahawa Nabi Muhammad itu hambaNya dan RasulNya) melainkan kesemua delapan pintu syurga akan dibuka untuknya. Abu Daud:169.dan dia akan memasukinya melalui mana-mana pintu yang dia kehendaki. anNasai:148 dan Ibn Majah:470) Di dalam riwayat at-Tirmizi ditambah kalimat di bawah kepada doa di atas: Allahummaj¶alni minat tawwabin. (Riwayat Muslim: 234. waj µalni minal mutatohhirin (Ya Allah. jadikanlah aku dari kalangan manusia yang bertaubat dan jadikanlah aku dari mereka yang bersuci.) ( Di nilai Sahih oleh al-Albani ) . at-Tirmizi:55.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful