Scribd Upload a Document

Top of Form

Search Documents
Bottom of Form

Explore

Ira Komarawati

Welcome to Scribd - Where the world comes to read, discover, and share...
We’re using Facebook to give you reading recommendations based on what your friends are sharing and the things you like. We've also made it easy to connect with your friends: you are now following your Facebook friends who are on Scribd, and they are following you! In the future you can access your account using your Facebook login and password. Learn moreNo thanks Some of your friends are already on Scribd:

/ 11
Top of Form

Bottom of Form

Download this Document for Free

OSIS

OSIS (kepanjangannya adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah suatu organisasi yang berada di

84 tanggal 1 Oktober 1984 perihal Wawasan Wiyatamandala sebagai sarana ketahanan sekolah. mencerdaskan kehidupan bangsa. baik melalui proses belajar mengajar maupun melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler. Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. mengeterapkan Wawasan Wiyatamandala yang merupakan konsepsi yang mengandung anggapan-anggapan sebagai berikut. Dan secara operasional diatur melalui Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. kecerdasan dan keterampilan. OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS. Latar Belakang berdirinya OSIS Tujuan nasional Indonesia. adalah melindungi segenap Bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum.tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama((SMP)) dan Sekolah Menengah Atas((SMA)). mempertinggi budi pekerti. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing seorang guru yang dipilih oleh pihak sekolah. Wawasan Wiyatamandala Dengan memperhatikan kondisi sekolah dan masyarakat dewasa ini yang umumnya masih dalam taraf perkembangan. Berdasarkan surat Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah nomor :13090/CI. perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pembangunan Nasional dilaksanakan di dalam rangka pembangunan Manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia. maka upaya pembinaan kesiswaan perlu diselenggarakan untuk menunjang perwujudan sekolah sebagai Wawasan Wiyatamandala.  Sekolah merupakan Wiyatamandala (lingkungan pendidikan) sehingga tidak boleh digunakan untuk . bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang maha Esa. agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa. Mengingat tujuan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang ditetapkan baik di dalam Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 maupun di dalam garis-garis besar Haluan Negara amat luas lingkupnya. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Di dalam garis-garis besar haluan Negara ditetapkan bahwa pendidikan nasional berdasarkan Pancasila. maka diperlukan sekolah sebagai lingkungan pendidikan yang merupakan jalur pendidikan formal yang sangat penting dan strategis bagi upaya mewujudkan tujuan tersebut. Garis-garis Besar Haluan Negara juga menegaskan bahwa generasi muda yang di dalamnya termasuk para siswa adalah penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan nasional yang berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945. Departemen pendidikan dan kebudayaan. Pembangunan pendidikan merupakan bagian dari Pembangunan Nasional. memperkuat kepribadian dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. maka dalam rangka usaha meningkatkan pembinaan ketahanan sekolah bagi sekolah-sekolah di lingkungan pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasra dan Menengah. seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

 Para guru. betapapun sulitnya keadaan yang melingkunginya. Dalam hal ini OSIS Insan Cendekia dipandang sebagai suatu sistem. di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. ko-kurikuler. 3. 4. kegiatan kokurikuler. yang harus berdasarkan Pancasila dan bertujuan untuk: 1. kegiatan kurikuler. 2. Secara Fungsional Dalam rangka pelaksanaan kebijaksanaan pendidikan khususnya di bidang pembinaan kesiswaan di sekolah dan asrama. Antara guru dengan orang tua siswa harus ada saling pengertian dan kerjasama yang baik untuk mengemban tugas pendidikan. keindahan. namun harus mencegah masuknya sikap dan perbuatan yang sadar atau tidak. meningkatkan ketakwaan teradap Tuhan yang maha Esa. 1. pembinaan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). harus senantiasa menjunjung tinggi martabat dan citra guru sebagai manusia yang dapat digugu (dipercaya) dan ditiru.  Sekolah harus bertumpu pada masyarakat sekitarnya. di samping ketiga jalur yang lain. memiliki sejumlah peranan . berarti OSIS sebagai tempat kehidupan berkelompok siswa bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. berorientasi pada tujuan 2. Upaya untuk mewujudkan wawasan Wiyatamandala antara lain dengan menciptakan sekolah sebagai masyarakat belajar. yaitu : Latihan Kepemimpinan. dimana sekumpulan para siswa mengadakan koordinasi dalam upaya menciptakan satu organisasi yang mampu mencapai tujuan pembinaan kesiswaan di sekolah dan asrama. 5. arti yang terkandung lebih jauh dalam pengertian OSIS adalah sebagai salah satu dari empat jalur pembinaan kesiswaan. 2. mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Oleh karena itu. kebersihan. Wawasan Wiyatamandala. mempertinggi budi pekerti. dan ekstra-kurikuler. sehingga proses belajar mengajar. serta menciptakan suatu kondisi kemampuan dan ketangguhan yakni memiliki tingkat keamanan. ketertiban. mencakup pola pembinaan siswa di sekolah dan asrama. Ekstrakurikuler. Secara Organisasi OSIS adalah satu-satunya wadah organisasi siswa yang sah di Insan Cendekia.tujuan-tujuan diluar bidang pendidikan. yang tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain dan tidak menjadi bagian/alat dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. 3. dan kekeluargaan yang mantap. Secara Sistem Apabila OSIS dipandang sebagai suatu sistem. meningkatkan kecerdasan dan keterampilan. dapat menimbulkan pertientangan antara kita sama kita. dan ekstrakurikuler dapat berlangsung dengan mantap. OSIS sebagai suatu sistem ditandai beberapa ciri pokok : 1.  Untuk mengimplementasikan wawasan Wiyatamandala perlu diciptakan suatu situasi di mana siswa dapat menikmati suasana yang harmonis dan menimbulkan kecintaan terhadap sekolahnya. memperkuat kepribadian. memiliki susunan kehidupan kelompok 3.  Kepala sekolah mempunyai wewenang dan tanggung jawab penuh untuk menyelenggarakan seluruh proses pendidikan dalam lingkungan sekolahnya.

. jiwa dan semangat kesatuan dan persatuan di antara para siswa. Adapun mengenai hak. bakat dan minat siswa ke dalam salah satu wadah yang bebas dari pengaruh negatif dari luar sekolah. 2. 2. dan kewajiban MPK adalah sebagai berikut : 1. dan yang penting memberikan kepuasan kepada anggota. berkelanjutan dalam waktu tertentu Tujuan 1. Sebagai tempat dan sarana untuk berkomunikasi. Berpartisipasi dan dinamis di kelasnya. Berkelakuan baik. Dapat bersikap netral. Mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil rapat di kelasnya. 3. Sebagai Wadah Organisasi Siswa Intra Sekolah merupakan satu-satunya wadah kegiatan para siswa di Insan Cendekia bersama dengan jalur pembinaan yang lain untuk mendukung tercapainya tujuan pembinaan kesiswaan. 2. wawasan dan pengambilan keputusan. Mendorong sikap. kreatifitas. 3. pengurus mampu membawa OSIS selalu dapat menyesuaikan dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan. peranan OSIS adalah : 1. pemikiran. memiliki daya tangkal terhadap ancaman. memanfaatkan peluang dan perubahan. Memiliki jiwa pemimpin. sehingga timbul satu kebanggaan untuk mendukung peran sekolah sebagai tempat terselenggaranya proses belajar mengajar. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. yaitu latihan kepemimpinan. terlebih dahulu dilakukan musyawarah di kelas masing-masing. menyampaikan pikiran dan gagasan dalam usaha untuk lebih mematangkan kemampuan berpikir. Dipilih berdasarkan musyawarah dan tanpa paksaan atau tekanan dari pihak lain. Oleh sebab itu OSIS dalam mewujudkan fungsinya sebagai wadah.4. Menghimpun ide. 8. tidak mementingkan kepentingan kelompoknya. terkoordinasi 5. Terdaftar sebagai siswa di sekolah bersangkutan. 6. 7. yaitu : menghadapi perubahan. MPK Anggota MPK terdiri dari 2 (dua) orang perwakilan tiap kelas. OSIS akan tampil sebagai penggerak apabila para pembina. Sebagai penggerak/motivator Motivator adalah perangsang yang menyebabkan keinginan. peranan OSIS sebagai wadah tidak akan berfungsi dengan optimal. MPK mempunyai hak : a. 5. b. Semangat para siswa untuk berbuat dan melakukan kegiatan bersama dalam mencapai tujuan. 4. Tanpa saling bekerjasama dengan berbagai jalur. Peranan Sebagai salah satu jalur dari pembinaan kesiswaan. Mampu menampung dan menyalurkan aspirasi kelas. wahana harus selalu bersama-sama dengan jalur yang lain. Adapun syarat-syarat anggota MPK adalah sebagai berikut : 1. Sebelum menjadi anggota MPK. ekstrakurikuler dan wawasan wiyatamandala. Bersama Pengurus OSIS menyusun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kinerja Pengurus OSIS selama satu tahun. Mewakili kelasnya dalam rapat perwakilan kelas. e. b. Perangkat OSIS Perangkat OSIS Insan Cendekia terdiri dari : Penasehat OSIS. Majelis Permusyawaratan Siswa (MPS) dan Pengurus OSIS.c. pembinaan dan pengembangan OSIS. 2. Pembina OSIS. 1. pembinaan dan pengembangan OSIS Memberikan arahan kepada Majelis Permusyawaratan Siswa dan Pengurus OSIS Memberikan arahan kepada Ketua Umum OSIS dan Tim Formatur dalam penyusunan Pengurus OSIS Mengarahkan penyusunan Anggaran Rumah Tangga dan Program Kerja OSIS Menghadiri rapat-rapat Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS o o o o o 3. Penasehat OSIS. Bersama pengurus OSIS membuat dan menetapkan Garis Besar Program Kerja (GBPK) OSIS yangdisahkan oleh Pembina OSIS dan Kepala Sekolah. MPK mempunyai kewajiban : a. Menampung dan menyalurkan aspirasi siswa kepada pihak sekolah. Meminta Laporan Pertanggungjawaban dari Pengurus OSIS. Memberi kritik dan saran terhadap kinerja Pengurus OSIS. Rincian Tugas : o Bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan. Mengajukan usul kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS d. Mengesahkan dan melantik keanggotaan Majelis Permusyawaratan Siswa dengan Surat Keputusan Mengesahkan dan melantik Pengurus OSIS dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah o o Kepala Sekolah o 2. c. Pembina OSIS Pembina OSIS adalah guru yang ditugaskan oleh Kepala Sekolah yang disahkan dengan Surat Keputusan. terdiri dari :  Kepala Sekolah  Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan  Wakil Kepala Sekolah Bidang Keasramaan dan Keagamaan Rincian Tugas : o Menugaskan Guru sebagai Pembina OSIS dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah. d. Majelis Permusyawaratan Siswa (MPS) Terdiri dari 2 (dua) orang siswa dari setiap kelas RincianTugas: . Memberikan arahan kepada Pembina dalam pengelolaan.

Memiliki nilai prestasi hasil belajar yang baik 4. Takwa kepada Allah s. yang dibuktikan dengan pernyataan tertulis 3.t. kehormatan dan martabat Insan Cendekia 3) Kepemimpinan pengurus OSIS bersifat kolektif 4) Menyampaikan laporan pertanggungjawban kepada rapat Majelis Permusyawaratan Kelas pada akhir masa jabatan 5) Selalu berkonsultasi dengan Pembina Struktur dan Rincian Tugas Pengurus 1. Tidak duduk di kelas 3 (tiga) Kewajiban Pengurus : 1) Menyusun dan melaksanakan Program Kerja sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga OSIS 2) Selalu menjunjung tinggi nama baik. Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya. menyampaikan laporan pertangungjawaban kepada rapat perwakilan kelas pada akhir masa jabatannya. Mendapat izin dari orang tua. . Memiliki bakat sebagai pemimpin 6. OSIS Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document Info and Rating SMPNEGERI12PONTIANAK Share & Embed Related Documents PreviousNext 1. Memiliki kemauan. kemampuan dan pengetahuan yang memadai 7. Mewakili kelasnya dalam rapat permusyawaratan siswa  Mengajukan ususl kegiatan untuk dijadikan program kerja OSIS Mengajukan calon pengurus OSIS berdasarkan hasil rapat kelas Menilai laporan pertanggungjawaban pengurus OSIS pada akhir jabatannya Mempertanggungjawabkaan segala tugas kepada Pembina OSIS Bersama-sama pengurus menyusun Anggaran Rumah Tangga 4. sehingga pelajarannya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS 8.w. Memiliki budi pekerti yang baik dan sopan santun terhadap orang tua. guru dan teman 5. 2. Pengurus OSIS Syarat Pengurus OSIS : 1. bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan AD ART 2.

p. p. 3. p. p. p. p. 2. . p.p. 4. p. p. p. p.

p. p.5. p. 6. p. p. p. 7. p. p. . p. p. 8. p. p.

p. 10. p. 12. p. .9. p. p. p. p. p. p. 11. p. p.

p. . 15. 13.p. p. p. p. p. p. p. 16. 14. p. p. p. p.

18. p. p.p. 17. p. p. p. p. p. 19. . 20. p. p. p. p.

14 p. 14 p. Recent Readcasters Add a Comment Top of Form Bottom of Form Upload a Document Top of Form . 2. 7 p.More from this user PreviousNext 1. 11 p.

com/scribd twitter.com/scribd About Press Blog Partners Scribd 101 Web Stuff Scribd Store Support FAQ Developers / API Jobs Terms Copyright Privacy Copyright © 2011 Scribd Inc. Language: English .com/scribd facebook.Search Documents Bottom of Form • • • • • • • • • • • • • • • • • • Follow Us! scribd.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful