P. 1
Makalah Sunni Dan Syiah

Makalah Sunni Dan Syiah

|Views: 2,140|Likes:
Published by Kiki Subuki

More info:

Published by: Kiki Subuki on Jul 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/28/2013

pdf

text

original

Þerbedaan Sunnl dan Svlah 1

BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Umat Islam di mana pun berada seyogianya dapat bersatu padu dalam menialankan
ibadah baik habluminallah maupun habluminallah. Hal ini penting karena manusia
dilahirkan untuk beribadah dan sebagai khaliIah di muka bumi ini. Sabda Rasulullah
SAW yang berbunyi :

Ɗ-='-¹' Ɗ·-¹' : .Ƈ'=-'· ·-¹= '-' '~ .-

' Golongan vang selamat dan akan masuk surga adalah golongan vang berpegang
dengan apa-apa vang aku keriakan bersama sahabat-sahabatku.`

Namun, seiak Nabi Muhammad SAW meninggal, persatuan ini sedikit
terguncang dengan tiadanya sumber yang haq untuk mengadukan permasalahan agama.
Penentuan khaliIah saat itu memumculkan banyak permasalahan yang ternyata meniadi
semakin mengakar kuat, sampai sekarang.
Salah satu konIlik yang muncul adalah adanya kaum syiah dan sunni yang
memiliki dasar yang berbeda. Perbedaan ini tidak hanya menimbulkan perbedaan kecil
saia tetapi iuga perbedaan besar yang diduga mendalangi banyak ilmu sesat yang
mengatasnamakan Islam.
Bagaimana perbedaan ini sebenarnya berakar, ini tentu sangat penting dikaii,
mengingat kita, umat Islam harus memahai agar dapat memperkuat iman dan islamnya.

Þerbedaan Sunnl dan Svlah 2


B. Rumusan Masalah
alam pembahasan makalah ini, rumusan masalah dapat diuraikan sebagai
berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan Sunni dan Syiah?
2. Bagaimana seiarah Sunni dan Syiah?
3. Bagaimana perbedaan antara Sunni dan Syiah?

. Tujuan Pembahasan
Pembahasan makalah ini memiliki tuiuan umum untuk mendalami pengetahuan
mengenai Sunni dan Syiah, sementara tuiuan khususnya adalah sebagai berikut.
1. Mengetahui deskripsi umum mengenai Sunni dan Syiah
2. Memahami seiarah Sunni dan Syiah
3. Memahami perbedaan antara Sunni dan Syiah

D. Metode Pembahasan
alam penulisan makalah ini, penulis menggunakan studi pustaka, yaitu dengan
menelusuri berbagai sumber pustaka. Hasil penulusuran dari berbagai sumber pustaka ini
diolah kembali dengan memakai analisis penulis

E. $stematka Pembahasan
Struktur pembahasan makalah ini disusun sebagai berikut.
BAB 1 PENAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tuiuan Pembahasan
. Metode Pembahasan
E. Struktur Pembahasan
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 3

BAB 2 PEMBAHA$AN
BAB 3 PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Rekomendasi


Þerbedaan Sunnl dan Svlah 4

BAB 2
PEMBAHA$AN
PERBEDAAN $UNNI DAN $IAH

A. Defns $unn dan $ah
Sunni merupakan Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah atau Ahlus-Sunnah wal
Jama'ah atau lebih sering disingkat Ahlul-Sunnah atau Sunni. Ahlussunnah adalah
mereka yang senantiasa tegak di atas Islam berdasarkan Al Qur'an dan hadits yang shahih
dengan pemahaman para sahabat, tabi'in, dan tabi'ut tabi'in. Sekitar 90° umat Muslim
sedunia merupakan kaum Sunni, dan 10° menganut aliran Syi'ah.
asar Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah adalah sabda Rasulullah SAW yang berbunyi :

Ɗ-='-¹' Ɗ·-¹' : .Ƈ'=-'· ·-¹= '-' '~ .-

' Golongan vang selamat dan akan masuk surga adalah golongan vang berpegang
dengan apa-apa vang aku keriakan bersama sahabat-sahabatku.`

Syiah adalah aliran sempalan dalam Islam dan Syiah merupakan salah satu dari
sekian banyak aliran-aliran sempalan dalam Islam. Istilah Svi´ah berasal dari kata Bahasa
Arab Ɗ · - ~Svi`ah. Bentuk tunggal dari kata ini adalah Svi`i . · - ~.
"Syi'ah" adalah bentuk pendek dari kalimat berseiarah Svi`ah `Ali Ɗ · - ~ .¹ =
artinya "pengikut Ali", yang berkenaan tentang Q.S. Al-Bayyinah ayatkhoirulbarivvah,
saat turunnya ayat itu Nabi SAW bersabda: "Wahai Ali kamu dan pengikutmu adalah
orang-orang yang beruntung" (va Ali anta wa svi´atuka humulfaaizun)
|1|

Syi'ah menurut etimologi bahasa Arab bermakna: pembela dan pengikut
seseorang. Selain itu iuga bermakna: Setiap kaum yang berkumpul di atas suatu
perkaraSebagai contoh, Syiah Muhammad artinya pengikut Muhammad atau pecinta
Muhammad atau kelompok Muhammad.Oleh karena itu dalam arti bahasa, Muslimin bisa
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 3

disebut sebagai Syiahnya Muhammad bin Abdillah SAW dan pengikut Isa bisa disebut
sebagai Syiahnya Isa alaihis salam.
Selaniutnya oleh karena aliran-aliran Syiah itu bermacam-macam, ada aliran
Syiah Zaidiyah ada aliran Syiah Imamiyah Itsna Asyariah ada aliran Syiah Ismailiyah dll,
maka saat ini apabila kita menyebut kata Syiah, maka yang dimaksud adalah aliran Syiah
Imamiyah Itsna Asyariah yang sedang berkembang di negara kita dan berpusat di Iran
atau yang sering disebut dengan Syiah Khumainiyah.
Muslim Syi'ah percaya bahwa Keluarga Muhammad (yaitu para Imam Syi'ah)
adalah sumber pengetahuan terbaik tentang Qur'an dan Islam, guru terbaik tentang Islam
setelah Nabi Muhammad, dan pembawa serta peniaga tepercaya dari tradisi Sunnah.
Secara khusus, Muslim Syi'ah berpendapat bahwa Ali bin Abi Thalib, yaitu
sepupu dan menantu Muhammad dan kepala keluarga Ahlul Bait, adalah penerus
kekhaliIahan setelah Nabi Muhammad, yang berbeda dengan khaliIah lainnya yang
diakui oleh Muslim Sunni. Muslim Syi'ah percaya bahwa Ali dipilih melalui perintah
langsung oleh Nabi Muhammad, dan perintah Nabi berarti wahyu dari Allah.

B. $ejarah $unn dan $ah
ahulu di zamaan Rasulullaah SAW. kaum muslimin dikenal bersatu, tidak ada golongan
ini dan tidak ada golongan itu, tidak ada syiah ini dan tidak ada syiah itu, semua dibawah
pimpinan dan komando Rasulullah SAW.
Bila ada masalah atau beda pendapat antara para sahabat, mereka langsung datang kepada
Rasulullah SAW. itulah yang membuat para sahabat saat itu tidak sampai terpecah belah, baik
dalam masalah akidah, maupun dalam urusan duniawi.
Kemudian setelah Rasulullah SAW. waIat, benih-benih perpecahan mulai tampak dan
puncaknya teriadi saat Imam Ali kw. meniadi khaliIah. Namun perpecahan tersebut hanya bersiIat
politik, sedang akidah mereka tetap satu yaitu akidah Islamiyah, meskipun saat itu benih-benih
penyimpangan dalam akidah sudah mulai ditebarkan oleh Ibin Saba`, seorang yang dalam seiarah
Islam dikenal sebagai pencetus Iaham Syiah (RawaIid).
Tapi setelah para sahabat waIat, benih-benih perpecahan dalam akidah tersebut mulai
membesar, sehingga timbullah Iaham-Iaham yang bermacam-macam yang menyimpang dari
aiaran Rasulullah SAW.
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 6

Saat itu muslimin terpecah dalam dua bagian, satu bagian dikenal sebagai golongan-
golongan ahli bid`ah, atau kelompok-kelompok sempalan dalam Islam, seperti Mu`tazilah, Syiah
(RawaIid), Khowarii dan lain-lain. Sedang bagian yang satu lagi adalah golongan terbesar, yaitu
golongan orang-orang yang tetap berpegang teguh kepada apa-apa yang dikeriakan dan diyakini
oleh Rasulullah SAW. bersama sahabat-sahabatnya.
Golongan yang terakhir inilah yang kemudian menamakan golongannya dan akidahnya
Ahlus Sunnah Waliamaah. Jadi golongan Ahlus Sunnah Waliamaah adalah golongan yang
mengikuti sunnah-sunnah nabi dan iamaatus shohabah.
Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW : bahwa golongan yang selamat dan akan
masuk surga (al-Firqah an Naiivah) adalah golongan yang mengikuti apa-apa yang aku
(Rasulullah SAW) keriakan bersama sahabat-sahabatku.
engan demikian akidah Ahlus Sunnah Waliamaah adalah akidah Islamiyah yang dibawa
oleh Rasulullah dan golongan Ahlus Sunnah Waliamaah adalah umat Islam. Lebih ielasnya,
Islam adalah Ahlus Sunnah Waliamaah dan Ahlus Sunnah Waliamaah itulah Islam. Sedang
golongan-golongan ahli bid`ah, seperti Mu`tazilah, Syiah(RawaIid) dan lain-lain, adalah golongan
yang menyimpang dari aiaran Rasulullah SAW yang berarti menyimpang dari aiaran Islam.
engan demikian akidah Ahlus Sunnah Waliamaah itu sudah ada sebelum Allah
menciptakan Imam Ahmad, Imam Malik, Imam SyaIii dan Imam Hambali. Begitu pula sebelum
timbulnya ahli bid`ah atau sebelum timbulnya kelompok-kelompok sempalan.
Akhirnya yang perlu diperhatikan adalah, bahwa kita sepakat bahwa Ahlul Bait adalah
orang-orang yang mengikuti sunnah Nabi SAW. dan mereka tidak menyimpang dari aiaran nabi.
Mereka tidak dari golongan ahli bid`ah, tapi dari golongan Ahlus Sunnah.
aman 8asulullah SAW SvlahŴsvlah aLau kelompokŴkelompok vana ada sebelum lslamţ semuanva
dlhllanakan oleh 8asulullah SAWţ sehlnaaa saaL lLu Lldak ada laal Svlah lLu dan Lldak ada Svlah
lnlŦ
Pal mana karena 8asulullah SAW dluLus unLuk mempersaLukan umaL dan Lldak dluLus unLuk
membuaL kelompokŴkelompok aLau svlah lnl svlah lLuŦ
Allah berflrman ť
'··-ƍ `· '·-~= -' .ƈ=Ƈ '·~-Ǝ='· ) .'~·¹' : `·¯ (


' an berpegang teguhlah kalian semuanya kepada tali (agama) Allah dan ianganlah kalian
bercerai berai (berkelompok-kelompok).¨
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 7

Tapi setelah Rasulullah SAW waIat, benih-benih perpecahan mulai ada, sehingga
saat itu ada kelompok-kelompok atau syiah-syiah yang mendukung seseorang, tapi
siIatnya politik.
Misalnya sebelum Sayyidina Abu Bakar di baiat sebagai KhaliIah, pada waktu itu
ada satu kelompok dari orang-orang Ansor yang berusaha ingin mengangkat Saad bin
Ubadah sebagai KhaliIah. Tapi dengan disepakatinya Sayyidina Abu Bakar meniadi
KhaliIah, maka bubarlah kelompok tersebut.
Begitu pula saat itu ada kelompok kecil yang berpendapat bahwa Sayyidina Ali
lebih berhak meniadi KhaliIah dengan alasan karena dekatnya hubungan kekeluargaan
dengan Rasulullah SAW. Tapi dengan baiatnya Sayyidina Ali kepada KhaliIah Abu
Bakar, maka selesailah masalah tersebut.
Oleh karena dasarnya politik dan bukan aqidah, maka hal-hal yang demikian itu
selalu teriadi, sebentar timbul dan sebentar hilang atau bubar.
Begitu pula setelah Sayyidina Ali dibaiat sebagai KhaliIah, dimana saat itu Muawiyah
memberontak dari kepemimpinan KholiIah Ali, maka hal yang semacam itu timbul lagi,
sehingga waktu itu ada kelompok Ali atau Syiah Ali dan ada kelompok Muawiyah atau
syiah Muawiyah.
Jadi istilah syiah pada saat itu tidak hanya dipakai untuk pengikut atau kelompok
Imam Ali saia, tapi pengikut atau kelompok Muawiyah iuga disebut Syiah.
Argumentasi tersebut diperkuat dengan apa yang tertera dalam surat perianiian atau
SohiIah At-tahkim antara Imam Ali dengan Muawiyah, dimana dalam perianiian tersebut
disebutkan:
Ini adalah apa yang telah disepakati oleh Ali bin Abi Talib dan Muawiyah bin Abi
SuIyan dan kedua Syiah mereka.
(Ushul Mazhab Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah)
engan demikian penyebutan kata syiah pada saat itu memang sudah ada, tetapi
hanya dalam arti bahasa dan dasarnya hanya bersiIat politik dan bukan landasan aqidah
atau mazhab.


Þerbedaan Sunnl dan Svlah 8

. Perbedaan $unn dan $ah
Hubungan antara Sunni dan Syi'ah telah mengalami kontroversi seiak masa awal
terpecahnya secara politis dan ideologis antara para pengikut Bani Umayyah dan para
pengikut Ali bin Abi Thalib. Sebagian kaum Sunni menyebut kaum Syi'ah dengan
nama #afidhah, yang menurut etimologi bahasa Arab bermakna meninggalkan.
|4|
alam
terminologi syariat Sunni, RaIidhah bermakna "mereka yang
menolak imamah (kepemimpinan) Abu Bakar dan Umar bin Khattab, berlepas diri dari
keduanya, dan sebagian sahabat yang mengikuti keduanya".
Sebagian Sunni menganggap firqah (golongan) ini tumbuh tatkala
seorang Yahudi bernama Abdullah bin Saba yang menyatakan dirinya masuk Islam,
mendakwakan kecintaan terhadap Ahlul Bait, terlalu memuia-muii Ali bin Abu Thalib,
dan menyatakan bahwa Ali mempunyai wasiat untuk mendapatkan kekhaliIahan. Syi'ah
menolak keras hal ini. Menurut Syiah, Abdullah bin Saba' adalah tokoh IiktiI.
Namun terdapat pula kaum Syi'ah yang tidak membenarkan anggapan Sunni
tersebut. Golongan Zaidiyyah misalnya, tetap menghormati sahabat Nabi yang meniadi
khaliIah sebelum Ali bin Abi Thalib. Mereka iuga menyatakan bahwa terdapat riwayat-
riwayat Sunni yang menceritakan pertentangan di antara para sahabat mengenai masalah
imamah Abu Bakar dan Umar.
|5|

Sebutan RaIidhah ini erat kaitannya dengan sebutan Imam Zaid bin Ali yaitu
anak dari Imam Ali Zainal Abidin, yang bersama para pengikutnya memberontak kepada
KhaliIah Bani Umayyah Hisyam bin Abdul-Malik bin Marwan di tahun 121
Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waliamaah
dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah) dianggap sekedar dalam masalah
khilaIiyah Furu`iyah, seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah, antara
Madzhab SaIi`i dengan Madzhab Maliki.
Karenanya dengan adanya ribut-ribut masalah Sunni dengan Syiah, mereka
berpendapat agar perbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Selaniutnya
mereka berharap, apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakan
pendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah, lalu mengapa antara Syiah dan Sunni
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 9

tidak dilakukan ?.Oleh karena itu, disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah,
mereka meniadi penonton dan tidak ikut berkiprah.
Apa yang mereka harapkan tersebut, tidak lain dikarenakan minimnya
pengetahuan mereka mengenai aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah).
Sehingga apa yang mereka sampaikan hanya terbatas pada apa yang mereka ketahui.
Semua itu dikarenakan kurangnya inIormasi pada mereka, akan hakikat aiaran Syiah
Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah). isamping kebiasaan berkomentar, sebelum
memahami persoalan yang sebenarnya.
Sedangkan apa yang mereka kuasai, hanya bersumber dari tokoh-tokoh Syiah
yang sering berkata bahwa perbedaan Sunni dengan Syiah seperti perbedaan antara
Madzhab Maliki dengan Madzahab SyaIi`i.
Padahal perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab SyaIi`i, hanya dalam
masalah Furu`iyah saia. Sedang perbedaan antara Ahlussunnah Waliamaah dengan Syiah
Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah), maka perbedaan-perbedaannya disamping dalam
Furuu` iuga dalam Ushuul.
Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita, rukun Islamnya iuga
berbeda, begitu pula kitab-kitab hadistnya iuga berbeda, bahkan sesuai pengakuan
sebagian besar ulama-ulama Syiah, bahwa Al-Qur'an mereka iuga berbeda dengan Al-
Qur'an kita (Ahlussunnah).
Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-
Qur'annya sama, maka dalam menaIsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan.
Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah Waliamaah mengatakan : Bahwa
Sviah Imamivah Itsna Asvarivah (1a'farivah) adalah satu agama tersendiri.
Melihat pentingnya persoalan tersebut, maka di bawah ini kami nukilkan sebagian
dari perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waliamaah dengan aqidah Syiah Imamiyah
Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah).

1. Ahlussunnah : Rukun Islam kita ada 5 (lima)
a) Syahadatain
b) As-Sholah
c) As-Shoum
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 10

d) Az-Zakah
e) Al-Hai
$ah : Rukun Islam Syiah iuga ada 5 (lima) tapi berbeda:
a) As-Sholah
b) As-Shoum
c) Az-Zakah
d) Al-Hai
e) Al wilayah

2. Ahlussunnah : Rukun Iman ada 6 (enam) :
a) Iman kepada Allah
b) Iman kepada Malaikat-malaikat Nya
c) Iman kepada Kitab-kitab Nya
d) Iman kepada Rasul Nya
e) Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat
I) Iman kepada Qadar, baik-buruknya dari Allah.
$ah : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)*
a) At-Tauhid
b) An Nubuwwah
c) Al Imamah
d) Al Adlu
e) Al Ma`ad

3. Ahlussunnah : ua kalimat syahadat
$ah : Tiga kalimat syahadat, disamping Asyhadu an Laailaha illallah, wa
asyhadu anna Muhammadan Rasulullah, masih ditambah dengan menyebut dua
belasimam-imam mereka.

4. Ahlussunnah : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman.
Adapuniumlah imam-imam Ahlussunnah tidak terbatas. Selalu timbul imam-imam,
sampai hari kimat.
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 11

Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau iumlah tertentu, tidak dibenarkan.
$ah : Percaya kepada dua belas imam-imam mereka, termasuk rukun
iman.Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka
(seperti orang-orang Sunni), maka menurut aiaran Syiah dianggap kaIir dan akan masuk
neraka.

5. Ahlussunnah : KhulaIaurrosyidin yang diakui (sah) adalah :
a) Abu Bakar
b) Umar
c) Utsman
d) Ali Radhiallahu anhum
$ah : Ketiga KhaliIah (Abu Bakar, Umar, Utsman) tidak diakui oleh
Syiah. Karena dianggap telah merampas kekhaliIahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam
Ali sendiri membai'at dan mengakui kekhaliIahan mereka).

6. Ahlussunnah : KhaliIah (Imam) adalah manusia biasa, yang tidak mempunyai
siIatMa`shum.
Berarti mereka dapat berbuat salah/ dosa/ lupa. Karena siIat Ma`shum, hanya dimiliki
oleh para Nabi.
$ah : Para imam yang iumlahnya dua belas tersebut mempunyai siIat
Ma'`hum, seperti para Nabi.

7. Ahlussunnah : ilarang mencaci-maki para sahabat.
$ah : Mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa bahkan Syiah berkeyakinan,
bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW waIat, mereka meniadi murtad dan tinggal
beberapa orang saia. Alasannya karena para sahabat membai'at Sayyidina Abu Bakar
sebagai KhaliIah.

8. Ahlussunnah : Siti Aisyah istri Rasulullah sangat dihormati dan dicintai.
Beliau adalah Ummul Mu`minin.
$ah : Siti Aisyah dicaci-maki, diIitnah, bahkan dikaIirkan.
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 12


. Ahlussunnah : Kitab-kitab hadits yang dipakai sandaran dan ruiukan
Ahlussunnah adalah Kutubussittah :
a) Bukhari
b) Muslim
c) Abu aud
d) Turmudzi
e) Ibnu Maiah
I) An Nasa`i
(kitab-kitab tersebut beredar dimana-mana dan dibaca oleh kaum Muslimin sedunia).
$ah : Kitab-kitab Syiah ada empat :
a) Al KaaIi
b) Al Istibshor
c) Man Laa Yah huruhu Al Faqih
d) Att Tahdziib
(Kitab-kitab tersebut tidak beredar, sebab kebohongannya takut diketahui oleh pengikut-
pengikut Syiah).

10. Ahlussunnah : Al-Qur'an tetap orisinil
$ah : Al-Qur'an yang ada sekarang ini menurut pengakuan ulama Syiah
tidakorisinil. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah).

11. Ahlussunnah : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah
dan Rasul Nya.
Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya.
$ah : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam
Ali,walaupun orang tersebut tidak taat kepada Rasulullah.
Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang memusuhi Imam Ali, walaupun orang
tersebut taat kepada Rasulullah.

Þerbedaan Sunnl dan Svlah 13

12. Ahlussunnah : Aqidah Rai`Ah tidak ada dalam aiaran Ahlussunnah. Rai`ah
adalah besok diakhir zaman sebelum kiamat, manusia akan hidup kembali. imana saat
itu Ahlul Bait akan balas dendam kepada musuh-musuhnya.
$ah : Rai`ah adalah salah satu aqidah Syiah. imana diceritakan : bahwa
nanti diakhir zaman, Imam Mahdi akan keluar dari persembunyiannya. Kemudian dia
pergi ke Madinah untuk membangunkan Rasulullah, Imam Ali, Siti Fatimah serta Ahlul
Bait yang lain.
Setelah mereka semuanya bai'at kepadanya, diapun selaniutnya membangunkan Abu
Bakar, Umar, Aisyah. Kemudian ketiga orang tersebut disiksa dan disalib, sampai mati
seterusnya diulang-ulang sampai ribuan kali. Sebagai balasan atas perbuatan iahat
mereka kepada Ahlul Bait.
Keterangan : Orang Syiah mempunyai Imam Mahdi sendiri. Berlainan dengan
Imam Mahdinya Ahlussunnah, yang akan membawa keadilan dan kedamaian.

13. Ahlussunnah : Mut`ah (kawin kontrak), sama dengan perbuatan zina dan
hukumnya haram.
$ah : Mut`ah sangat dianiurkan dan hukumnya halal. Halalnya Mut`ah ini
dipakai oleh golongan Syiah untuk mempengaruhi para pemuda agar masuk Syiah.
Padahal haramnya Mut`ah iuga berlaku di zaman KhaliIah Ali bin Abi Thalib.

14. Ahlussunnah : Khamer/ arak tidak suci.
$ah : Khamer/ arak suci.

15. Ahlussunnah : Air yang telah dipakai istinia` (cebok) dianggap tidak suci.
$ah : Air yang telah dipakai istinia` (cebok) dianggap suci dan
mensucikan.

16. Ahlussunnah : iwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri
hukumnya sunnah.
$ah : iwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri
membatalkan shalat.
Þerbedaan Sunnl dan Svlah 14

(iadi shalatnya bangsa Indonesia yang diaiarkan Wali Songo oleh orang-orang Syiah
dihukum tidak sah/ batal, sebab meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri).

17. Ahlussunnah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat
adalah sunnah.
$ah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat dianggap
tidak sah/ batal shalatnya.
(Jadi shalatnya Muslimin di seluruh dunia dianggap tidak sah, karena mengucapkan
Amin dalam shalatnya).

18. Ahlussunnah : Shalat iama` diperbolehkan bagi orang yang bepergian dan bagi
orang yang mempunyai udzur syar`i.
$ah : Shalat iama` diperbolehkan walaupun tanpa alasan apapun.

1. Ahlussunnah : Shalat huha disunnahkan.
$ah : Shalat huha tidak dibenarkan.
(padahal semua Auliya` dan salihin melakukan shalat huha).

emikian perbedaan-perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waliamaah dan
aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah).
Apabila tokoh-tokoh Syiah sering mengaburkan perbedaan-perbedaan tersebut,
serta memberikan keterangan yang tidak sebenarnya, maka hal tersebut dapat kita
maklumi, sebab mereka itu sudah memahami benar-benar, bahwa Muslimin Indonesia
tidak akan terpengaruh atau tertarik pada Syiah, terkecuali apabila disesatkan (ditipu).
Oleh karena itu, sebagian besar orang-orang yang masuk Syiah adalah orang-orang yang
tersesat, yang tertipu oleh buiuk rayu tokoh-tokoh Syiah.




Þerbedaan Sunnl dan Svlah 13

BAB 3
PENUTUP

A. Kesmpulan
Perbedaan Sunni dan Syiah mulai muncul pada pemilihan khaliIah pada saat Nabi
Muhammad SAW waIat. Perbedaan ini tumbuh meniadi perbedaan akidah karena
memiliki dasar yang berbeda.
Padahal, khaliIah Ali Bin Abi Thalin maupun Abu Bakar sama-sama meniuniung
tinggi Quran dan Hadits sebagai dasar agama. Entah perkembangan ini mendapat
intervensi dari mana, perbedaan ini semakin menguat.
Sayangnya banyak yang tidak menggubris dan apatis, karena menganggap ini
merupakan perbedaan kecil dan teknis seperti perbedaan Madzhab Maliki dengan
Madzhab SyaIi`i, hanya dalam masalah Furu`iyah saia. Sedang perbedaan antara
Ahlussunnah Waliamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja`Iariyah), maka
perbedaan-perbedaannya disamping dalam Furuu` iuga dalam Ushuul.

B. Rekomendas

Menghimbau kepada Alim Ulama serta para tokoh masyarakat, untuk selalu
memberikan penerangan kepada umat Islam mengenai kesesatan aiaran Syiah. Begitu
pula untuk selalu menggalang persatuan sesama Ahlussunnah dalam menghadapi
rongrongan yang datangnya dari golongan Syiah. Serta lebih waspada dalam memantau
gerakan Syiah didaerahnya. Sehingga bahaya yang selalu mengancam persatuan dan
kesatuan bangsa kita dapat teratasi.
Selaniutnya aparat pemerintahan lebih peka dalam menangani masalah Syiah di
Indonesia. Sebab bagaimanapun, kita tidak menghendaki apa yang sudah mereka
lakukan, baik di dalam negri maupun di luar negri, terulang di negara kita.
Semoga Allah selalu melindungi kita dari penyesatan orang-orang Syiah dan aqidahnya.
Amin.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->