Bentuk pemerintahan Bentuk pemerintahan adalah suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada rangkaian institusi politik

yang digunakan untuk mengorganisasikan suatu negara untuk menegakkan kekuasaannya atas suatu komunitas politik [1]. Definisi ini tetap berlaku bahkan untuk pemerintahan yang tidak sah atau tidak berhasil menegakkan kekuasaannya. Tak tergantung dari kualitasnya, pemerintahan yang gagalpun tetap merupakan suatu bentuk pemerintahan. Beberapa bentuk pemerintahan yang pernah ada antara lain sebagai berikut: 1. Aristokrasi berasal dari bahasa Yunani kuno aristo yang berarti “terbaik” dan kratia yang berarti “untuk memimpin”. Aristokrasi dapat diterjemahkan menjadi sebuah sistem pemerintahan yang dipimpin oleh individu yang terbaik. Sebagai salah satu istilah bentuk pemerintahan, aristokrasi dapat dibandingkan dengan:
• •

otokrasi – “pemerintahan oleh seorang individu”. meritokrasi – “pemerintahan oleh individu yang paling pantas untuk

memimpin”.
• • • •

plutokrasi – “pemerintahan oleh orang-orang kaya”. oligarki – “pemerintahan oleh segelintir individu”. monarki – “pemerintahan oleh seorang individu”. demokrasi – “pemerintahan oleh rakyat”.

2. Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut.

Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances. Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembaga-lembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan. Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting, misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum. Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih). Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung, tetapi dalam arti yang lebih luas. Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilih sendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatan rakyat. Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar, suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi. Ini adalah akibat cara berpikir lama dari sebagian masyarakat yang masih terlalu

Para mereka tidak karena sewenang-wenang mereka takluk ataupun hukum tidak dan diktator Romawi diberikan kekuasaan mutlak pada saat-saat darurat. J. Demokrasi totaliter adalah sebuah istilah yang diperkenalkan oleh sejarahwan Israel. diktatur merujuk kepada suatu bentuk pemerintah absolut yang otokratis oleh suatu kepemimpinan yang tidak dibatasi oleh hukum. dan yang tak memliki catatan kriminal (misal. tidak ada lagi bentuk diktatur seperti itu. narapidana atau bekas narapidana). . 4. kepada membutuhkan pembenaran di kemudian hari. 3. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpin negara. atau faktor-faktor sosial dan politis lainnya di dalam negara. masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. misalnya umur 18 tahun.H. Talmon untuk merujuk kepada suatu sistem pemerintahan di mana wakil rakyat yang terpilih secara sah mempertahankan kesatuan negara kebangsaan yang warga negaranya. Carr. konstitusi. tidak banyak atau bahkan sama sekali tidak memiliki partisipasi dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. • Dalam penggunaan masa kini. Setelah awal abad ke-2 SM.L. seperti misalnya Sulla dan Kaisar Romawi menggunakan kekuasaannya dalam cara yang jauh lebih besifat pribadi dan sewenang-wenang. meskipun memiliki hak untuk memilih.tinggi meletakkan tokoh idola. Diktatur adalah suatu bentuk pemerintahan otokratis yang dipimpin oleh seorang diktator. Namun kekuasaan dipertanggungjawabkan. bukan sistem pemerintahan yang bagus. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu. Kata ini mempunyai dua kemungkinan arti: • Diktator Romawi yaitu suatu jabatan politis dari Republik Romawi. Ungkapan ini sebelumnya telah digunakan oleh Bertrand de Jouvenel dan E. sebagai tokoh impian ratu adil. dan para diktator di kemudian hari.

sebuah federasi adalah sebuah bentuk pemerintahan di mana beberapa negara bagian bekerja sama dan membentuk negara kesatuan. . Dalam pengertian modern. Federasi dari Belanda. tetapi untuk bekerja sama saja. mereka berjanji untuk tidak memerangi sesama. Federal adalah kata sifat (adjektif) dari kata Federasi. Russia dan Amerika Serikat. di mana biasanya hanya ada provinsi saja. federasi pertama dari arti ini adalah “perjanjian” daripada Kerajaan Romawi dengan suku bangsa Jerman yang lalu menetap di provinsi Belgia. atau melingkup wilayah yang luas dari sebuah wilayah. Biasanya kata ini merujuk pada pemerintahan bahasa pusat atau pemerintahan berasal pada dari tingkat bahasa nasional. Kala itu. federatie. Ini berbeda dengan sebuah negara kesatuan. Federasi mungkine multi-etnik. Dalam sebuah federasi setiap negara bagian biasanya memiliki otonomi yang tinggi dan bisa mengatur pemerintahan dengan cukup bebas. 6. foeduratio yang artinya “perjanjian”. Latin. yang merupakan sebuah negara yang terdiri dari tujuh emirat federal yang masing-masing diperintah seorang emir. jamak imarat) adalah sebuah wilayah yang diperintah seorang emir. Masing-masing negara bagian memiliki beberapa otonomi khusus dan pemerintahan pusat mengatur beberapa urusan yang dianggap nasional.5. meskipun keduanya bukan suatu keharusan. Federasi biasanya ditemukan dalam sebuah persetujuan awal antara beberapa negara bagian “sovereign”. Emirat (bahasa Arab: imarah. kira-kira pada abad ke 4 Masehi. Brazil. Kelebihan sebuah negara kesatuan. Federasi modern termasuk Australia. meski dalam bahasa Arab istilah tersebut dapat merujuk secara umum kepada provinsi apapun dari sebuah negara yang diperintah anggota kelompok pemerintah. India. Contoh penggunaan dalam arti yang terakhir disebut adalah Uni Emirat Arab. Bentuk pemerintahan atau struktur konstitusional ditemukan dalam federasi dikenal sebagai federalisme. ialah adanya keseragaman antar semua provinsi. Kanada.

meritokrasimenunjuk suatu bentuk sistem politik yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi atau berkemampuan. Oligarki (Bahasa Yunani: Ὀλιγαρχία.dan pemerintahan berdaulat penuh. memiliki rakyat. Dalam pengertian khusus meritokrasi kerap di pakai menentang birokrasi yang sarat KKN terutama pada aspek nepotisme. 8. tetapi tetap dikritik sebagai bentuk ketidak adilan yang kurang memberi tempat bagi mereka yang kurang memiliki kemampuan untuk tampil memimpin. 10. Otokrasi biasanya dibandingkan dengan oligarki (kekuasaan oleh minoritas. Negara-negara kota dewasa ini adalah Singapura. Otokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya dipegang oleh satu orang. Oligarkhía) adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang oleh kelompok elit kecil dari masyarakat. atau pengembalian sistem kerajaan sebagai sebuah bentuk pemerintahan dalam sebuah negara. atau militer. Kata ini berasal dari kata bahasa Yunani untuk “sedikit” (ὀλίγον óligon) dan “memerintah” (ἄρχω arkho).7. oleh rakyat). Monarkisme adalah sebuah dukungan terhadap pendirian. Meritokrasi Berasal dari kata merit atau manfaat. Negara kota biasanya memiliki wilayah yang kecil yang meiliki luas sebesar kota pada umumnya. Negara Kota adalah negara yang berbentuk kota yang memiliki wilayah. Istilah ini diturunkan dari bahasa Yunani autokratôr yang secara literal berarti “berkuasa sendiri” atau “penguasa tunggal”. Kerap dianggap sebagai suatu bentuk sistem masyarakat yang sangat adil dengan memberikan tempat kepada mereka yang berprestasi untuk duduk sebagai pemimpin. oleh kelompok kecil) dan demokrasi (kekuasaan oleh mayoritas. keluarga. 11. baik dibedakan menurut kekayaan. Monako dan Vatikan. pemeliharaan. 9. .

ketua negara suatu republik biasanya seorang saja. Republikanisme juga dapat mengarah pada ideologi dari . tetapi disebabkan dasar apartheid sekitar 80% penduduk kulit hitamnya dilarang untuk mengikuti pemilu. Konsep republik telah digunakan sejak berabad lamanya dengan republik yang paling terkenal yaitu Republik Roma. Plutokrasi merupakan suatu sistem pemerintahan yamg mendasarkan suatu kekuasaan atas dasar kekayaan yang mereka miliki. Afrika Selatan yang telah menjadi republik sejak 1961. Misalnya. Italia. terdapat majelis tujuh pemimpin yang merangkap sebagai ketua negara.12. Dalam zaman modern ini. Namun republik berbeda dengan konsep demokrasi. Mengambil kata dari bahasa Yunani. Di dalam Republik tersebut. Terdapat kasus dimana negara republik diperintah secara totaliter. bukan dari prinsip keturunan bangsawan. Tentu saja terdapat juga negara republik yang melakukan perwakilan secara demokrasi. dipanggil Bundesrat. riwayat keterlibatan kaum hartawan dalam politik kekuasaan memang berawal di kota Yunani. jabatan ketua negara dipegang oleh dua orang. yanng artinya kerajaan dimilik serta dikawal oleh rakyat. prinsip-prinsip seperti anualiti (memegang pemerintah selama satu tahun saja) dan “collegiality” (dua orang memegang jabatan ketua negara) telah dipraktekkan. tetapi ada juga beberapa pengecualian misalnya di Swiss. Republikanisme adalah pandangan bahwa sebuah republik merupakan bentuk pemerintahan terbaik. dan di San Marino. Ploutos yang berarti kekayaan dan Kratos yang berarti kekuasaan. yaitu Presiden. atau “urusan awam”. Istilah ini berasal dari bahasa Latin res publica. 13. sebuah republik adalah sebuah negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat. untuk kemudian diikuti di kawasan Genova. Republik Dalam pengertian dasar. yang bertahan dari 509 SM hingga 44 SM.

atau parlemen. 14. karena kefleksibilitasannya dan tanggapannya kepada publik. atau mempunyai akarnya dari anti-monarkisme.banyak partai politik yang menamakan diri mereka Partai Republikan. di mana sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden dan seorang perdana menteri. memberikan keseimbangan dalam sistem ini. seperti dalam Republik Weimar Jerman dan Republik Keempat Perancis. dan kepala negara ditunjuk sebagai dengan kekuasaan sedikit atau seremonial. Berbeda dengan sistem presidensiil. Kekurangannya adalah dia sering mengarah ke pemerintahan yang kurang stabil. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan. Untuk kebanyakan partai republikanhanyalah sebuah nama dan partai-partai ini. Namun beberapa sistem parlemen juga memiliki seorang presiden terpilih dengan banyak kuasa sebagai kepala negara. serta pihak yang berhubungan dengan mereka. Beberapa dari antaranya adalah. yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. dengan kepala pemerintahan adalah perdana menteri. . Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Dalam presidensiil. sering dikemukakan melalui sebuah veto keyakinan. Sistem parlemen biasanya memiliki pembedaan yang jelas antara kepala pemerintahan dan kepala negara. menuju kritikan dari beberapa yang merasa kurangnya pemeriksaan dan keseimbangan yang ditemukan dalam sebuah republik kepresidenan. mempunyai sedikit keserupaan selain dari nama mereka. Sistem parlementer dibedakan oleh cabang eksekutif pemerintah tergantung dari dukungan secara langsung atau tidak langsung cabang legislatif. Oleh karena itu. Sistem parlemen dipuji. tidak ada pemisahan kekuasaan yang jelas antara cabang eksekutif dan cabang legislatif. presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan. dibanding dengan sistem presidensiil. yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. namun dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja.

presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan tidak dapat dijatuhkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan politik. Menurut Rod Hague. Jika presiden melakukan pelanggaran konstitusi. pemerintahan presidensiil terdiri dari 3 unsur yaitu: • Presiden yang dipilih rakyat memimpin pemerintahan dan mengangkat pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait. merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif. Namun masih ada mekanisme untuk mengontrol presiden.15. posisi presiden bisa dijatuhkan. tidak bisa saling menjatuhkan. atau disebut juga dengan sistem kongresional. • Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan nondepartemen. • Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasan eksekutif presiden bukan kepada kekuasaan legislatif. Sistem presidensiil (presidensial). • Presiden dengan dewan perwakilan memiliki masa jabatan yang tetap. Ciri-ciri pemerintahan presidensiil yaitu: • Dikepalai oleh seorang presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. Dalam sistem presidensiil. • Presiden tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif. • Tidak ada status yang tumpang tindih antara badan eksekutif dan badan legislatif. . • Kekuasan eksekutif presiden diangkat berdasarkan demokrasi rakyat dan dipilih langsung oleh mereka atau melalui badan perwakilan rakyat.

maka nilai tersebut akan didoktrinkan ke dalam pola pikir masyarakat.16. Sebagai akibatnya. Contoh kasus : Pimpinan partai tunggal ini mengontrol sistem negara. kepercayaan dan paham dari masyarakat. Sistem ini digunakan oleh Republik Kelima Perancis. Totalitarian Sebagai lawan dari sistem demokrasi. Walaupun demikian. tetapi juga selalu berusaha menentukan nilai-nilai ‘baik’ dan ‘buruk’ dari prilaku. Dalam sistem ini. Dua ciri utama totalitarian yang terpenting adalah adanya ideologi yang disebarkan dan dimasukkan ke dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat dan keberadaan partai politik tunggal agar seluruh komponen masyarakat bisa dimobilisir melalui partai tunggal tersebut. tetapi sebaliknya sebanyak mungkin anggota masyarakat. Di dalam sistem totalitarian. Terkadang. Presiden melaksanakan kekuasaan bersama-sama dengan perdana menteri. termasuk lembaga-lembaga pengadilan dan parlemen (jika ada). Misalnya diwajibkan menjadi anggota satu-satunya partai politik atau satusatunya serikat buruh bentukan pemerintah. lembaga-lembaga . sistem ini juga disebut dengan Dualisme Eksekutif. Semipresidensiil adalah sistem pemerintahan yang menggabungkan kedua sistem pemerintahan: presidensiil dan parlementer. presiden dipilih oleh rakyat sehingga memiliki kekuasaan yang kuat. 17. khususnya mereka yang bekerja di lembaga-lembaga pemerintah. tak ada lagi batas pemisah antara hak dan kewajiban oleh negara dan oleh masyarakat. diwajibkan melaksanakan berbagai tugas untuk membantu penguasa membangun negara ke arah bentuk ideal. sistem totalitarian adalah bentuk pemerintahan dari suatu negara yang bukan hanya selalu berusaha menguasai segala aspek ekonomi dan politik masyarakat. Berbagai bentuk sistem totalitarian dalam suatu pemerintahan berpijak pada ideologi-ideologi yang berbeda. bukan negara yang melayani masyarakat. semuanya memiliki ciri-ciri bersama. Apabila nilai-nilai komunis (atau nilai-nilai suatu agama) dianggap oleh penguasa sebagai bentuk ideal.

tetapi pada perkembangannya. seperti yang masih dilakukan pemerintah Republik Rakyat Cina hingga sekarang ini). bahkan bila perlu dengan mengerahkan polisi rahasia. Misalnya totalitarian di masa sekarang tidak lagi tergantung pada keberadaan secara fisik aparat rahasia atau aparat militer yang langsung melakukan operasi pengontrolan dan pemaksaan nilai-nilai. Regim komunis di Uni Soviet dan Cina berusaha mencapai ‘nilai-nilai manusiawi yang universal’ dengan menciptakan berbagai kelas masyarakat. yang kemudian menjadi sebutan standar untuk menggantikan “Khalifat Allah”. Pada awal keberadaannya. Khalifah adalah gelar untuk pemimpin umat islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Tidak jelas. tetapi lebih tergantung pada teknologi. Kata “Khalifah” (‫ خليفة‬Khalīfah) dapat diterjemahkan sebagai “pengganti” atau “perwakilan”. Negara Sosial Nasionalis Jerman berusaha mewujudkan ‘keunggulan dan kelebihan positif’ bangsa Arya. yang berarti “pengganti Nabi Allah”. bisa dikategorikan sebagai konsep totalitarian. televisi.pendidikan. Dengan kemajuan teknologi (misalnya teknologi internet). perwujudan suatu pemerintah totalitarian modern mungkin berbeda dan lebih tersamar. mengontrol komunikasi melalui radio. sebutan ini diganti menjadi “Khalifat rasul Allah”. . para pemimpin islam ini menyebut diri mereka sebagai “Khalifat Allah”. mewajibkan beberapa mata pelajaran tentang filsafat Pancasila dan sampai tahun-tahun 70-80-an melarang radio dan televisi-televisi swasta (sebelum salah seorang anak Soeharto ikut membidani kelahiran stasiun TV swasta pertama). yang berarti perwakilan Allah (Tuhan). Jerman di masa Nazi and Republik Rakyat Cina di masa Mao. apakah pemerintah Indonesia di masa orde baru yang hanya mengijinkan satu partai politik (Golkar). Contoh sistem pemerintahan yang paling sering disebut sebagai pemerintah totalitarian adalah bekas pemerintah Uni Soviet di bawah Stalin. dan berbagai alat komunikasi (di masa modern termasuk internet. 18.

yang kemudian of digantikan Religious oleh Kepresidenan Affairs) atau sering Masalah disebut Keagamaan (The sebagai Diyainah. dan Bani Usmaniyah. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Utsman bin Affan. berhasil meluaskan kekuasaannya sampai ke Spanyol. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945. Setelah kepemimpinan Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik. yang terkadang disingkat menjadi “emir” atau “amir”. Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus .Meskipun begitu. kekhalifahan yang dipegang berturutturut oleh Bani Umayyah. Presidency SISTEM PEMERINTAHAN Filed under: Uncategorized — witantra @ 4:30 pm Pembukaan UUD 1945 Alinea IV menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan. Khalifah juga sering disebut sebagai Amīr al-Mu’minīn (‫ )أميمممر الممممؤمنين‬atau “pemimpin orang yang beriman”. dan beberapa khalifah kecil. Afrika Utara. beberapa akademis memilih untuk menyebut “Khalīfah” sebagai pemimpin umat islam tersebut. sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. dan Mesir. Bani Abbasiyah. Jabatan dan pemerintahan Khalifah berakhir dan dibubarkan dengan pendirian Republik Turki pada tanggal 3 Maret 1924 ditandai dengan pengambilalihan kekuasaan dan wilayah kekhalifahan oleh Majelis Besar Nasional Turki. dan Ali bin Abi Thalib). atau “pemimpin umat muslim”. Umar bin Khattab.

dan yang berasal dari kata perintah. Dan dalam Kamus Bahasa Indonesia. kata-kata itu berarti: a. pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan-badan legislative. daerah. atau. jaringan. “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undanag-Undang Dasar. sistem pemerintahan di Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Apa yang dimaksud dengan sistem pemerintahan presidensial? Untuk mengetahuinya. urusan dalam memerintah Maka dalam arti yang luas. eksekutif. tatanan. yaitu Kekuasaan Eksekutif yang berarti kekuasaan menjalankan undang-undang atau kekuasaan menjalankan pemerintahan. atau cara.kepala pemerintahan.” Dengan demikian. pemerintaha adalah perbuatan memerintah yang dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. Perintah adalah perkataan yang bermakna menyuruh melakukan sesuatau b. c. Sistem pemerintaha diartikan sebagai suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. Kata system merupakan terjemahan dari katasystem (bahasa Inggris) yang berarti susunan. Kekuasaan dalam suatu Negara menurut Montesquieu diklasifikasikan menjadi tiga. Negara. dan yudikatif di suatu Negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara. I. . cara. Pemerintahan adalaha perbuatan. Dalam arti yang sempit. terlebih dahulu dibahas mengenai sistem pemerintahan. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi. Pemerintah adalah kekuasaan yang memerintah suatu wilayah. Pengertian Sistem Pemerintahan Istilah system pemerintahan berasal dari gabungan dua kata system dan pemerintahan. hal. Sedangkan Pemerintahan berasal dari kata pemerintah.

Komponen-komponen tersebut secara garis besar meliputi lembaga eksekutif. Apabile semua menteri yang ada tersebut dikoordinir oleh seorang perdana menteri maka dapat disebut dewan menteri/cabinet. Kabinet Presidensial Kabinet presidensial adalah suatu kabinet dimana pertanggungjawaban atas kebijaksanaan pemerintah dipegang oleh presiden.Kekuasaan Legislatif yang berate kekuasaan membentuk undang-undang. hubungan antarlembaga negara. a. Dan Kekuasaan Yudiskatif yang berate kekuasaan mengadili terhadap pelanggaran atas undang-undang. Setiap departemen akan dipimpin oleh seorang menteri. mencerdaskan kehidupan bangsa. Presiden merangkap jabatan sebagai perdana menteri sehingga para menteri tidak bertanggung jawab kepada perlemen/DPR melainkan kepada presiden. Dalam suatu negara yang bentuk pemerintahannya republik. Jadi. serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Misalnya. dan bekerjanya lembaga negara dalam mencapai tujuan pemerintahan negara yang bersangkutan. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet presidensial adalah Amarika Serikat dan Indonesia . Lembaga-lembaga yang berada dalam satu system pemerintahan Indonesia bekerja secara bersama dan saling menunjang untuk terwujudnya tujuan dari pemerintahan di negara Indonesia. dan kabinet ministrial. presiden adalah kepala negaranya dan berkewajiban membentuk departemendepartemen yang akan melaksakan kekuasaan eksekutif dan melaksakan undang-undang. legislative dan yudikatif. Tujuan pemerintahan negara pada umumnya didasarkan pada cita-cita atau tujuan negara. tujuan pemerintahan negara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. system pemerintaha negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga negara. Kabinet dapat berbentuk presidensial. perdamaian abadi dan keadilan social.

kabinet nasional. negara-negara didunia menganut salah satu dari sistem pemerintahan tersebut. Bhakan. yaitu cabinet parlementer dan cabinet ekstraparlementer. Kabinet Ekstraparlementer adalah kebinet yang pembentukannya tidak memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara serta keadaan dalam parlemen/DPR. cabinet parlementer dibagi menjadi tiga. Pada umumnya. Sistem Pemerintahan Parlementer Dan Presidensial Sistem pemerintahan negara dibagi menjadi dua klasifikasi besar. Apabila dilihat dari cara pembentukannya. dan kabinet partai.b. sistem pemerintahan presidensial. cabinet ministrial dapat dibagi menjadi dua. Contoh negara yang menggunakan sistem kabinet ini adalah negara-negara di Eropa Barat. Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua sistem pemerintahan diatas. Kabinet parlementer adalah suatu kabinet yang dibentuk dengan memperhatikan dan memperhitungkan suara-suara yang ada didalam parlemen. Kabinet Ministrial Kabinet ministrial adalah suatu kabinet yang dalam menjalankan kebijaksaan pemerintan. baik seorang menteri secara sendiri-sendiri maupun bersamasama seluruh anggota kebinet bertanggung jawab kepada parlemen/DPR. 2. Jika dilihat dari komposisi (susunan keanggotaannya). Inggris disebut sebagai Mother of Parliaments (induk . Negara Inggris dianggap sebagai tipe ideal dari negara yang menganut sistem pemerintahan parlemen. yaitu kabinet koalisi. yaitu: 1. sistem pemerintahan parlementer. II.

Partai politik yang menang dalam pemilihan umum memiliki peluang besar menjadi mayoritas dan memiliki kekuasaan besar di parlemen. Untuk lebih jelasnya. Amerika Serikat juga sebagai pelopor dalam sistem pemerintahan presidensial. berikut ini ciri-ciri. Inggris adalah negara pertama yang menjalankan model pemerintahan parlementer. Perdana menteri dipilih oleh parlemen . Sistem pemerintahan disebut presidensial apabila badan eksekutif berada di luar pengawasan langsung badan legislatif. Kedua negara tersebut sampai sekarang tetap konsisten dalam menjalankan prinsip-prinsip dari sistem pemerintahannya.parlemen).Parlemen memiliki kekuasaan besar sebagai badan perwakilan dan lembaga legislatif. kemudian sistem pemerintahan diadopsi oleh negaranegara lain dibelahan dunia. 3. Kedua negara tersebut disebut sebagai tipe ideal karena menerapkan ciriciri yang dijalankannya. Dari dua negara tersebut. 2. Sistem pemerintahan disebut parlementer apabila badan eksekutif sebagai pelaksana kekuasaan eksekutif mendapat pengawasan langsung dari badan legislatif. Ciri-ciri dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut: 1. Pemerintah atau kabinet terdiri dari atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin kabinet. Anggota parlemen terdiri atas orang-orang dari partai politik yang memenangkan pemiihan umum. sedangkan Amerika Serikat merupakan tipe ideal dari negara dengan sistem pemerintahan presidensial. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahan parlementer. Badan legislatif atau parlemen adalah satu-satunya badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Klasifikasi sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif.

Ia hanya berperan sebgai symbol kedaulatan dan keutuhan negara. Kelebihan Sistem Pemerintahan Parlementer: a.untuk melaksakan kekuasaan eksekutif. Kepala negara tidak memiliki kekuasaan pemerintahan. Hal ini karena kekuasaan eksekutif dan legislatif berada pada satu partai atau koalisi partai. Kepala negara tidak sekaligus sebagai kepala pemerintahan. Selanjutnya. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi barhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas. Sebagai imbangan parlemen dapat menjatuhkan kabinet maka presiden atau raja atas saran dari perdana menteri dapat membubarkan parlemen. Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen dan dapat bertahan sepanjang mendapat dukungan mayoritas anggota parlemen. b. 4. diadakan pemilihan umum lagi untuk membentukan parlemen baru. kekuasaan eksekutif berada pada perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Kekurangan Sistem Pemerintahan Parlementer: . Pembuat kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. 5. Anggota kabinet umumnya berasal dari parlemen. Hal ini berarti bahwa sewaktu-waktu parlemen dapat menjatuhkan kabinet jika mayoritas anggota parlemen menyampaikan mosi tidak percaya kepada kabinet. c. Kepala pemerintahan adalah perdana menteri. 6. Dalam sistem ini. sedangkan kepala negara adalah presiden dalam negara republik atau raja/sultan dalam negara monarki.

Penyelenggara negara berada ditangan presiden. b. .a. Mereka dipilih oleh rakyat secara terpisah. tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan majelis. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tidak bias ditentukan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktuwaktu kabinet dapat bubar. kelebihan serta kekurangan dari sistem pemerintahan presidensial. Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlemen. Kabinet bertangungjawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif. Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan manjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya. Hal itu terjadi apabila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai meyoritas. Kabinet (dewan menteri) dibentuk oleh presiden. d. Karena pengaruh mereka yang besar diparlemen dan partai. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. 2. Presiden adalah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Ciri-ciri dari sistem pemerintaha presidensial adalah sebagai berikut. Untuk lebih jelasnya. berikut ini ciri-ciri. anggota kabinet dapat mengusai parlemen. Kedua badan tersebut tidak berhubungan secara langsung seperti dalam sistem pemerintahan parlementer. Presiden tidak dipilih oleh parlemen. badan eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang independen. c. 1. Dalam sistem pemerintahan presidensial.

Kekurangan Sistem Pemerintahan Presidensial: a. d. Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen. Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri. b. 4. 5. Kelebihan Sistem Pemerintahan Presidensial: a. Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak. c. b.3. III. Presiden tidak bertanggungjawab kepada parlemen. Hal itu dikarenakan presiden tidak dipilih oleh parlemen. Presiden Indonesia adalah lima tahun. Misalnya. Parlemen memiliki kekuasaan legislatif dan sebagai lembaga perwakilan. masa jabatan Presiden Amerika Serikat adalah empat tahun. c. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawarmenawar antara eksekutif dan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakan waktu yang lama. Presiden tidak dapat membubarkan parlemen seperti dalam sistem parlementer. Pengaruh Sistem Pemerintahan Satu Negara Terhadap Negara-negara Lain. Sistem pertanggungjawaban kurang jelas. Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Penyusun program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. . Anggota parlemen dipilih oleh rakyat. Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung pada parlemen. 6.

Contohnya. Mesir. Bahkan. Negara-negara dapat mencari dan menemukan beberapa persamaan dan perbedaan antarsistem pemerintahan. Dari dua model tersebut. negara-negara tertentu memakai sistem campuran antara presidensial dan parlementer (mixed parliamentary presidential system). Filipina. Misalnya. kemudian dicontoh oleh negara-negar lainnya. terdapat variasi-variasi disesuaikan dengan perkembangan ketatanegaraan negara yang bersangkutan. Contoh negara yang menggunakan sistem pemerintahan presidensial: Amerika Serikat. Meskipun sama-sama menggunakan sistem presidensial atau parlementer. sistem pemerintahan presidensial dan sistem pemerintahan parlementer merupakan dua model sistem pemerintahan yang dijadikan acuan oleh banyak negara. Suatu negara dapat mengadakan perbandingan sistem pemerintahan yang dijalankan dengan sistem pemerintahan yang dilaksakan negara lain. dan Australia. Jepang.Sistem pemerintahan negara-negara didunia ini berbeda-beda sesuai dengan keinginan dari negara yang bersangkutan dan disesuaikan dengan keadaan bangsa dan negaranya. Indonesia yang menganut sistem pemerintahan presidensial tidak akan sama persis dengan sistem pemerintahan presidensial yang berjalan di Amerika Serikat. Negara tersebut memiliki presiden sebagai kepala negara yang memiliki kekuasaan besar. negara Prancis sekarang ini. Brasil. Sistem pemerintahan suatu negara berguna bagi negara lain. Sebagaimana dikemukakan sebelumnya. tetapi juga terdapat perdana menteri yang diangkat oleh presiden untuk menjalankan pemerintahan sehari-hari. Malaysia. India. Amerika Serikat dan Inggris masing-masing dianggap pelopor dari sistem pemerintahan presidensial dan sistem pemerintahan parlementer. Salah satu kegunaan penting sistem pemerintahan adalah sistem pemerintahan suatu negara menjadi dapat mengadakan perbandingan oleh negara lain. dan Argentina. Dan contoh negara yang menggunakan sistem pemerintahan parlemen: Inggris. Tujuan selanjutnya adalah negara dapat mengembangkan suatu .

politisi. Para pejabat negara. Pembangunan sistem pemerintahan di Indonesia juga tidak lepas dari hasil mengadakan perbandingan sistem pemerintahan antarnegara. dan para anggota parlemen negara sering mengadakan kunjungan ke luar negeri atau antarnegara. Seusai kunjungan para anggota parlemen tersebut memiliki pengetahuan dan wawasan yang semakin luas untuk dapat mengembangkan sistem pemerintahan negaranya. IV. Sistem pemerintahan dari kedua negara tersebut selanjutnya banyak ditiru oleh negara-negara lain di dunia yang tentunya disesuaikan dengan negara yang bersangkutan. Indonesia banyak mengadopsi praktik-praktik pemerintahan di Amerika Serikat. tidak semua praktik pemerintahan di Indonesia bersifat tiruan semata dari sistem pemerintahan Amerika Serikat. Sebagai negara dengan sistem presidensial. Contohnya. Namun. sedangkan di Amerika Serikat tidak ada lembaga semacam itu. Indonesia mengenal adanya lembaga Majelis Permusyawaratan Rakyat. Dengan demikian. pemilihan presiden langsung dan mekanisme cheks and balance. pengkajian. Mereka melakukan pengamatan. Mereka bisa pula mengadopsi sistem pemerintahan negara lain sebagai sistem pemerintahan negara yang bersangkutan. Misalnya.sistem pemerintahan yang dianggap lebih baik dari sebelumnya setelah melakukan perbandingan dengan negara-negara lain. Amerika Serikat dan Inggris masing-masing telah mampu membuktikan diri sebagai negara yang menganut sistem pemerintahan presidensial dan parlementer seara ideal. Sistem Pemerintahan Indonesia . perbandingan sistem pemerintahan negara yang dikunjungi dengan sistem pemerintahan negaranya. sistem pemerintahan suatu negara dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan atau model yang dapat diadopsi menjadi bagian dari sistem pemerintahan negara lain. Konvensi Partai Golkar menjelang pemilu tahun 2004 juga mencontoh praktik konvensi di Amerika Serikat.

a. Menteri negara ialah pembantu presiden. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. 4. Ciri dari sistem pemerintahan masa itu adalah adanya kekuasaan yang amat besar pada lembaga kepresidenan. Presiden adalah penyelenggara pemerintah negara yang tertinggi dibawah Majelis Permusyawaratan Rakyat. Berdasarkan tujuh kunci pokok sistem pemerintahan. Sistem Konstitusional. Kekuasaan kepala negara tidak tak terbatas. menteri negara tidak bertanggungjawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Pokok-pokok sistem pemerintahan negara Indonesia berdasarkan UUD 1945 sebelum diamandemen tertuang dalam Penjelasan UUD 1945 tentang tujuh kunci pokok sistem pemerintahan negara tersebut sebagai berikut. 6. 2. Hamper semua kewenangan presiden yang di atur menurut UUD 1945 tersebut dilakukan tanpa melibatkan pertimbangan atau persetujuan DPR sebagai wakil rakyat. Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum (rechtsstaat). maka kekuasaan presiden sangat besar dan cenderung dapat disalahgunakan. 5. Sistem pemerintahan ini dijalankan semasa pemerintahan Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Suharto. 7. kekuasaan yang besar pada . sistem pemerintahan Indonesia menurut UUD 1945 menganut sistem pemerintahan presidensial. 1. Mekipun adanya kelemahan. Sistem Pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Sebelum Diamandemen. Karena itui tidak adanya pengawasan dan tanpa persetujuan DPR. 3. Kekuasaan negara yang tertinggi di tangan Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Pemerintah konstitusional bercirikan bahwa konstitusi negara itu berisi 1. Sistem pemerintahan lebih stabil. Konflik dan pertentangan antarpejabat negara dapat dihindari. diharapkan dapat terbentuk sistem pemerintahan yang lebih baik dari yang sebelumnya. b.presiden juga ada dampak positifnya yaitu presiden dapat mengendalikan seluruh penyelenggaraan pemerintahan sehingga mampu menciptakan pemerintahan yang kompak dan solid. Berdasarkan hal itu. Untuk itu. tidak mudah jatuh atau berganti. dengan mengamandemen UUD 1945 menjadi konstitusi yang bersifat konstitusional. sistem pemerintahan Indonesia masih mendasarkan pada UUD 1945 dengan beberapa perubahan seiring dengan . 2000. 2. adanya pembatasan kekuasaan pemerintahan atau eksekutif. berdasarkan UUD 1945 yang telah diamandemen itulah menjadi pedoman bagi sistem pemerintaha Indonesia sekarang ini. 2001. jaminan atas hak asasi manusia dan hak-hak warga negara. bangsa Indonesia bertekad untuk menciptakan sistem pemerintahan yang demokratis. dan 2002. Amandemen atas UUD 1945 telah dilakukan oleh MPR sebanyak empat kali. Memasuki masa Reformasi ini. yaitu pada tahun 1999. dalam praktik perjalanan sistem pemerintahan di Indonesia ternyata kekuasaan yang besar dalam diri presiden lebih banyak merugikan bangsa dan negara daripada keuntungan yang didapatkanya. Sebelum diberlakukannya sistem pemerintahan baru berdasarkan UUD 1945 hasil amandemen keempat tahun 2002. perlu disusun pemerintahan yang konstitusional atau pemerintahan yang berdasarkan pada konstitusi. Sistem pemerintahan Negara Indonesia Berdasarkan UUD 1945 Setelah Diamandemen Sekarang ini sistem pemerintahan di Indonesia masih dalam masa transisi. Reformasi yang harus dilakukan adalah melakukan perubahan atau amandemen atas UUD 1945. Namun.

5. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Beberapa variasi dari sistem pemerintahan presidensial di Indonesia adalah sebagai berikut. Presiden dalam mengangkat penjabat negara perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. 2. presiden dan wakil presiden akan dipilih secara langsung oleh rakyat dalam satu paket. sedangkan sistem pemerintahan presidensial. Parlemen terdiri atas dua bagian (bikameral). 2. Untuk masa jabatan 2004-2009. 1. Sistem pemerintahan ini juga mengambil unsure-unsur dari sistem pemerintahan parlementer dan melakukan pembaharuan untuk menghilangkan kelemahan-kelemahan yang ada dalam sistem presidensial. Bentuk negara kesatuan dengan prinsip otonomi daerah yang luas. 6. 1. DPR tetap memiliki kekuasaan megawasi presiden meskipun secara tidak langsung. Para anggota dewan merupakan anggota MPR. Pokok-pokok sistem pemerintahan Indonesia adalah sebagai berikut. . Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Makamah Agung dan badan peradilan dibawahnya. Sistem pemerintahan baru diharapkan berjalan mulai tahun 2004 setelah dilakukannya Pemilu 2004. Wilayah negara terbagi dalam beberapa provinsi. Presiden dan wakil presiden dipilih dan diangkat oleh MPR untuk masa jabatan lima tahun. 4. Presiden sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh MPR atas usul dari DPR. 3. Jadi. Kabinet atau menteri diangkat oleh presiden dan bertanggung jawab kepada presiden.adanya transisi menuju sistem pemerintahan yang baru. DPR memiliki kekuasaan legislatif dan kekuasaan mengawasi jalannya pemerintahan. Bentuk pemerintahan adalah republik.

birokratif. yaitueksekutif. dan pemberian kekuasaan yang lebih besar kepada parlemen untuk melakukan pengawasan dan fungsi anggaran. Pembagian sistem pemerintahan negara secara modern terbagi dua. Perubahan baru tersebut. Sebaliknya. mekanisme cheks and balance. dan yudikatif. Pembagian sistem pemerintahan presidensial dan parlementer didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. dan dewan menteri. Presiden dalam mengeluarkan kebijakan tertentu perlu pertimbangan atau persetujuan dari DPR. terdapat lembaga lain atau unsur lain seperti parlemen. Dalam sistem parlementer. sistem bikameral. antara lain adanya pemilihan secara langsung. badan eksekutif mendapat pengwasan langsung dari legislatif. Parlemen diberi kekuasaan yang lebih besar dalam hal membentuk undang-undang dan hak budget (anggaran) Dengan demikian. yaitu presidensial dan ministerial (parlemen). Kesimpulan Sistem pemerintahan negara menggambarkan adanya lembaga-lembaga yang bekerja dan berjalan saling berhubungan satu sama lain menuju tercapainya tujuan penyelenggaraan negara. ada perubahan-perubahan baru dalam sistem pemerintahan Indonesia. pemilu. lebaga-lembaga negara itu berjalan sesuai dengan mekanisme demokratis. Dalam sistem pemerintahan negara republik. Selain itu.3. apabila badan eksekutif berada diluar pengawasan legislatif maka sistem pemerintahannya adalah presidensial. Hal itu diperuntukan dalam memperbaiki sistem presidensial yang lama. 4. Lembaga-lembaga negara dalam suatu sistem politik meliputi empat institusi pokok. lembaga itu bekerja sesuai dengan prinsip-prinsip yang berbeda. legislatif. . sedangkan dalam sistem pemerintahan negara monarki.

Hal itu bermula dari adanya krisis moneter dan krisis ekonomi. yaitu saat perpindahan kekuasaan atau kepemimpinan dalam negara. terdapat juga beberapa persamaan antarsistem pemerintahan negara itu. Perubahan pemerintah di negara terjadi pada masa genting. Namun. Artikel ini ditulis oleh Oleh: Azan Sumarwan (072997) & Dianah (073009) sebagai tugas mata kuliah Kewarganegaraan.org .Sistem pemerintahan suatu negara berbeda dengan sistem pemerintahan yang dijalankan di negara lain. Perubahan pemerintahan di Indonesia terjadi antara tahun 1997 sampai 1999. Misalnya. dua negara memiliki sistem pemerintahan yang sama. .