UNDANG-UNDANG DASAR 1945 SEBAGAI HUKUM DASAR NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

1. Pengantar Kegiatan Belajar 1 dengan judul Pengertian, Fungsi, Kedudukan, dan Sejarah Pembentukan Undang-Undang Dasar 1945 ini berisi uraian tentang UUD 1945 sebagai hukum dasar tertulis (konstitusi), juga diuraikan tentang hukum dasar yang tidak tertulis (konvensi) yang berlaku dalam praktek penyelenggaraan negara. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. Pembukaan terdiri dari 4 Alinea. Pasal-pasal terdiri dari 16 Bab, Bab I sampai dengan Bab XVI, pasal 1 sampai dengan pasal 37. Setelah amandemen IV, UUD 1945 terdiri dari 20 Bab, Bab I sampai dengan Bab XVI (Bab IV dihapus), dan 72 pasal, Pasal 1 sampai dengan Pasal 37, ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Pembukaan dan Pasal-pasal merupakan satu kesatuan. Disamping hukum dasar tertulis, di Negara Indonesia juga berlaku hukum dasar yang tidak tertulis, yaitu konvensi sebagai kebiasaan yang hidup dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan. Sebagai hukum dasar tertulis UUD 1945 mengikat: Pemerintah, Lembaga Negara, Lembaga Masyarakat, setiap Warga Negara Indonesia, dan setiap Penduduk yang berada di Wilayah Negara Republik Indonesia. UUD 1945 bukan hukum biasa melainkan hukum dasar yang merupakan sumber hukum yang tertinggi, sehingga seluruh hukum yang berlaku tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945. UUD 1945 terbentuk melalui sejarah yang amat panjang melalui pasang surutnya kejayaan bangsa dan masa-masa penderitaan penjajahan, dan masa-masa perjuangan untuk merdeka, menentukan sendiri hidup dan masa depannya. UUD 1945 untuk pertama kalinya diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 1945, naskahnya pertama kali dimuat secara resmi dalam Berita Negara yaitu Berita Republik Indonesia Tahun II No.7 tanggal 15 Februari 1946. Sebagai warga negara Republik Indonesia, Anda perlu mengetahui apakah yang dimaksud dengan UUD 1945, bagaimana fungsi dan kedudukannya dalam Tata Hukum Negara Republik Indonesia, dan perlu juga mengetahui bagaimana terjadinya (pembentukannya) serta keterangan suasana pada waktu UUD 1945 itu dibuat. MODUL UUD 1945 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. Kegiatan Belajar 1 PENGERTIAN, FUNGSI, KEDUDUKAN, DAN SEJARAH PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 2.1 Uraian 2.1.1. PENGERTIAN Sebelum mempelajari lebih jauh materi UUD 1945, terlebih dahulu marilah kita samakan persepsi kita tentang UUD 1945. Menurut Anda apakah yang dimaksud dengan UUD 1945? Baik !, Memang itulah sebenarnya yang dimaksud

dengan UUD 1945. Baiklah mari kita bahas bersama-sama. Yang dimaksud dengan Undang-Undang Dasar 1945 adalah keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan). Pembukaan terdiri atas 4 Alinea, yang di dalam Alinea keempat terdapat rumusan dari Pancasila, dan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari 20 Bab (Bab I sampai dengan Bab XVI) dan 72 pasal (pasal 1 sampai dengan pasal 37), ditambah dengan 3 pasal Aturan Peralihan dan 2 pasal Aturan Tambahan. Bab IV tentang DPA dihapus, dalam amandemen keempat penjelasan tidak lagi merupakan kesatuan UUD 1945. Pembukaan dan Pasal-pasal UUD 1945 merupakan satu kebulatan yang utuh, dengan kata lain merupakan bagian-bagian yang satu sama lainnya tidak dapat dipisahkan. Naskahnya yang resmi telah dimuat dan disiarkan dalam ³Berita Republik Indonesia´ Tahun II No. 7 yang terbit tanggal 15 Februari 1946, suatu penerbitan resmi Pemerintah RI. Sebagaimana kita ketahui Undang-Undang Dasar 1945 itu telah ditetapkan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indoneisa (PPKI) dan mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Rancangan UUD 1945 dipersiapkan oleh suatu badan yang bernama Badan Penyelidik Usaha-usaha Pesiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Tjoosakai, suatu badan bentukan Pemerintah Penjajah Jepang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka persiapan kemerdekaan Indonesia. Dengan demikian pengertian UUD 1945 dapat digambarkan sebagai berikut: MODUL UUD 1945 6 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 UUD 1945 PEMBUKAAN Terdiri dari: 4 ALINEA ALINEA 4 : Terdapat rumusan Sila-sila dari Pancasila dan PASAL-PASAL Terdiri dari : Bab I s.d. Bab XVI (20 Bab) Pasal 1 s.d. Pasal 37 (72 Pasal), ditambah 3 Pasal Aturan Peralihan 2 Pasal Aturan Tambahan UUD 1945 : - Dirancang oleh BPUPKI - Ditetapkan PPKI tanggal 18 Agustus 1945 - Disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II No.7 Tanggal 15 Februari 1946 (naskah ³Penjelasan´ telah dihapuskan berdasarkan amandemen keempat UUD 1945). 2.1.2. FUNGSI UUD 1945 Setiap sesuatu dibuat dengan memiliki sejumlah fungsi, sebagai contoh kunci dibuat dengan fungsi sebagai penutup dan pembuka sebuah pintu, dengan demikian secara sederhana dapat dijelaskan bahwa kunci berfungsi sebagai pembeda antara pemilik dan bukan pemilik sebuah rumah. Demikian juga halnya dengan UUD 1945, apakah sebenarnya yang menjadi fungsi dari sebuah UUD 1945

dalam praktek penyelenggaraan negara? Marilah bersama-sama kita membahas hal tersebut. Di atas telah kita bahas bersama bahwa yang dimaksud dengan UUD 1945 adalah hukum dasar tertulis. Dari pengertian tersebut dapatlah dijabarkan bahwa UUD 1945 mengikat pemerintah, lembaga-lembaga negara, lembaga masyarakat, dan juga mengikat setiap warga negara Indonesia dimanapun mereka berada dan juga mengikat setiap penduduk yang berada di wilayah Negara Republik Indonesia. MODUL UUD 1945 7 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Sebagai hukum dasar, UUD 1945 berisi norma-norma, dan aturan-aturan yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua komponen tersebut di atas. Undang-undang Dasar bukanlah hukum biasa, melainkan hukum dasar, yaitu hukum dasar yang tertulis. Sebagai hukum dasar, UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis. Dengan demikian setiap produk hukum seperti undangundang, peraturan pemerintah, peraturan presiden, ataupun bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah haruslah berlandaskan dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi, yang pada akhirnya kesemuanya peraturan perundang-undangan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945, dan muaranya adalah Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara (Pasal 2 UU No. 10 Tahun 2004). Dalam kedudukan yang demikian itu, UUD 1945 dalam kerangka tata urutan perundangan atau hierarki peraturan perundangan di Indonesia menempati kedudukan yang tertinggi. Dalam hubungan ini, UUD 1945 juga mempunyai fungsi sebagai alat kontrol, dalam pengertian UUD 1945 mengontrol apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai atau tidak dengan norma hukum yang lebih tinggi, dan pada akhirnya apakah norma-norma hukum tersebut bertentangan atau tidak dengan ketentuan UUD 1945. 2.1.3. KEDUDUKAN UUD 1945 Sebagaimana telah dijelaskan di muka, bahwa UUD 1945 bukanlah hukum biasa, melainkan hukum dasar. Sebagai hukum dasar, UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi dari keseluruhan produk hukum di Indonesia. Produk-produk hukum seperti undang-undang, peraturan pemerintah, atau peraturan presiden, dan lain-lainnya, bahkan setiap tindakan atau kebijakan pemerintah harus dilandasi dan bersumber pada peraturan yang lebih tinggi, yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan UUD 1945. Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah: dalam kedudukannya yang demikian, dimanakah letak UUD 1945 dalam tata urutan peraturan perundangan kita atau secara hierarki dimanakah kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan Republik Indonesia? Tata urutan peraturan perundang-undangan pertama kali diatur dalam Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966, yang kemudian diperbaharui dengan Ketetapan MPR No. III/MPR/2000, dan terakhir diatur dengan Undang-undang No. 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, dimana MODUL UUD 1945 8 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dalam Pasal 7 diatur mengenai jenis dan hierarki Peraturan Perundang-undangan

Aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara (dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus) dalam praktek penyelenggaraan negara. Undang-Undang Dasar bukanlah satu-satunya atau keseluruhan hukum dasar. namun tetap dijaga dan dipelihara dalam praktek penyelenggaraan kenegaraan Republik Indonesia. Konvensi merupakan aturan pelengkap atau pengisi kekosongan hukum yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan ketatanegaaan. Hukum dasar yang tidak tertulis tersebut merupakan aturanaturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara meskipun tidak tertulis ± yaitu yang biasa dikenal dengan nama µKonvensi¶. Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis hubungan antara hukum dasar tertulis dengan hukum dasar yang tidak tertulis. Praktek yang demikian tidak diatur dalam UUD 1945. Meskipun Konvensi juga merupakan hukum dasar (tidak tertulis). Peraturan Daerah Provinsi dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi bersama dengan Gubernur. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat. MODUL UUD 1945 9 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Hukum Dasar Tertulis : UUD 1945 Hukum Dasar Tidak Tertulis: KONVENSI 1. yaitu hukum dasar yang tertulis.adalah sebagai berikut: 1. Peraturan Presiden 5. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota bersama Bupati/Walikota. 2. Tidak bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 3. 3. Disamping itu masih ada hukum dasar yang lain. ia tidaklah boleh bertentangan dengan UUD 1945. Undang-Undang/Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 3. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 2. karena Konvensi tidak terdapat dalam UUD 1945. Peraturan Daerah Peraturan Daerah meliputi: 1. 2. Presiden RI menyampaikan pidato pertanggungjawaban kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Peraturan Pemerintah 4. yaitu hukum dasar yang tidak tertulis. Contoh : Konvensi atau kebiasaan ketatanegaraan yang masih dipelihara selama ini adalah setiap tanggal 16 Agustus. Sebagai pelengkap/pengisi . dibuat oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya bersama dengan kepala desa atau nama lainnya. melainkan hanya merupakan sebagian dari hukum dasar.

b. Sebagai Alat Kontrol Yaitu mengecek apakah norma hukum yang lebih rendah sesuai dengan ketentuan UUD 1945. setiap Lembaga Negara/Masyarakat. UUD merupakan sumber hukum tertulis (tertinggi) Setiap produk hukum (seperti UU. 2. yang tugasnya menyusun Dasar Indonesia Merdeka (Undang-Undang Dasar). sehingga akhir Perang Asia Timur Raya sudah berada di ambang pintu.1. Berisi norma-norma: sebagai dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara harus dilaksanakan dan ditaati.kekosongan yang timbul dalam praktek penyelenggaraan negara. SEJARAH PEMBENTUKAN UUD 1945 Bahwasannya konstitusi atau Undang-Undang Dasar dianggap memegang peranan yang penting bagi kehidupan suatu negara. b. setiap WNRI dan penduduk di RI. Sesuai janji Perdana Menteri Koiso yang diucapkan pada tanggal 7 September 1944. Sebagai (norma) hukum: a. Niat Pemerintah Militer Jepang tersebut dilatarbelakangi kekalahan balatentara Jepang di berbagai front. Janji Jenderal Mc Arthur ³I shall return´ ketika meninggalkan Filipina (1942) rupanya akan menjadi kenyataan. 2. terbukti dari kenyataan sejarah ketika Pemerintah Militer Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia. Soeroso. KEDUDUKAN UUD 1945 UUD 1945 adalah: Hukum dasar yang tertulis (di samping itu masih ada hukum dasar yang tidak tertulis. Para anggota BPUPKI yang dilantik pada tanggal 28 Mei 1945 bersidang dalam dua tahap: pertama. PP. Perda) dan setiap kebijaksanaan Pemerintah berlandaskan UUD 1945. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R.4. Perpres. yaitu Konvensi) 1. HUKUM DASAR HUKUM DASAR MODUL UUD 1945 10 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Skema di bawah ini akan menjelaskan secara sistematis kedudukan UUD 1945 dalam tata hukum di Indonesia. kedua. dari tanggal 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang berhasil membuat Undang-Undang Dasar (Harun Al . dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 untuk menetapkan dasar negara dan berhasil merumuskan Pancasila yang didasarkan pada pidato anggota Soekarno pada 1 Juni 1945.P. maka dibentuklah badan yang bernama Dokuritsu Zyunbi Choosakai (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia/BPUPKI) pada tanggal 29 Arpil 1945 yang diketuai oleh Dr. Sebagai hukum dasar: a. UUD bersifat mengikat terhadap: Pemerintah.

Yamin disebut dengan istilah Piagam Jakarta. yang bertugas mengatur pemindahan kekuasaan (transfer of authority) dari Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Indonesia.Rasid. namun pada malam harinya dibawa kembali ke Jakarta lalu mengadakan rapat di rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. yaitu rumah kediaman Bung Karno. H. Setelah selesai melaksanakan tugasnya. Muh. Muh. tetapi lebih kecil daripada jumlah anggota BPUPKI. sepuluh hari sebelum tibanya Hari-H tersebut. 1 Jakarta. Mr. Subardjo. A. dan 16 Agustus 1945 menjelang Hari Proklamasi. yaitu 69 orang. Pada tanggal 14 Juli 1945 pada sidang kedua BPUPKI. Pada tanggal 22 Juni 1945 diadakan pertemuan antara gabungan paham kebangsaan dan golongan agama yang mempersoalkan hubungan antara agama dengan negara. Teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 adalah hasil kerja Panitia Perancang UUD yang diketuai oleh Prof. Hatta. Menurut rencana. Soepomo. Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Rakyat Indonesia pada tanggal 24 Agustus 1945. Anggota PPKI kemudian ditambah 6 orang. Jepang menyatakan kapitulasi kepada Sekutu tanpa syarat (undconditional surrender). timbul konflik antara Soekarno-Hatta dengan kelompok pemuda dalam masalah pengambilan keputusan.00 WIB. Maramis. 2002). Soekarno-Hatta dibawa (diculik) oleh para pemuda ke Rengasdengklok. pukul 10. Soekarno dan Wakil Ketuanya Drs. Panitia Sembilan berhasil membuat rancangan Preambule Hukum Dasar. yaitu mengenai MODUL UUD 1945 12 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 cara bagaimana (how) dan kapan (when) kemerdekaan itu akan diumumkan. Namun terdapat rakhmat Allah yang tersembunyi (blessing in disguise) karena. Mr. Yamin. Abikusno Tjokrosujoso. KH. Moh. Moh. Soekarno. 15. Pada akhir sidang pertama. Abdul Kahar Moezakir. Pada tanggal 17 Agustus 1945 petang hari datanglah utusan dari Indonesia bagian Timur yang menghadap Drs. yang disebut Panitia Delapan. yaitu pada tanggal 14. Atas usulan tersebut maka dibentuklah PPKI dengan jumlah anggota 21 orang yang diketuai oleh Ir. Ir. setelah melalui perdebatan dan perubahan. Dalam rapat tersebut dibentuk Panitia Sembilan. A. dan Mr. Hatta. A. Agus Salim. ketua sidang membentuk sebuah panitia yang terdiri dari 8 orang dan diketuai oleh Ir. Wachid Hasyim. Pada hari Kamis pagi. Hatta dan menyatakan bahwa rakyat di . Soekarno-Hatta masih ingin berembuk dulu dengan Pemerintah Jepang sedangkan kelompok pemuda ingin mandiri dan lepas sama sekali dari campur tangan Pemerintah Jepang. Soekarno. teks Pernyataan Indonesia Merdeka dan teks Pembukaan UUD 1945 diterima oleh sidang. terdiri dari Drs. Dalam tiga hari yang menentukan. Pada malam itulah dicapai kata sepakat bahwa Proklamasi Kemerdekaan akan diumumkan di Jalan Pegangsaan Timur 56. Moh. yang oleh Mr. pada hari Jum¶at 17 Agustus 1945 (9 Ramadhan 1364). tanggal 16 Agustus 1945. BPUPKI melaporkan hasilnya kepada Pemerintah Militer Jepang disertai usulan dibentuknya suatu badan baru yakni Dokutsu Zyunbi Linkai (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia/PPKI).

yaitu K. UUD 1945 memiliki kedudukan paling tinggi dalam tata urutan atau hierarki peraturan perundang-undangan di Indonesia sesuai dengan Undangundang Nomor 10 Tahun 2004. Moh. termasuk di dalamnya rancangan dasar negara dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka. yaitu: Sidang I dari tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. Dengan demikian tujuh kata dalam pembukaan UUD 1945 tersebut dihilangkan. namun ia merupakan hukum dasar tertulis.P. Radjiman Wedyodiningrat dan Ketua Muda R. Wachid Hasyim. dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya´. yaitu Badan yang merancang UUD yang diperlukan Indonesia untuk menjadi negara merdeka. MODUL UUD 1945 13 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. Dengan demikian hasil Sidang BPUPKI adalah: 1. Untuk lebih jelasnya dapat diuraikan sebagai berikut: bahwa badan yang merancang UUD 1945 termasuk di dalamnya rancangan dasar negara Pancasila adalah BPUPKI yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945. yang pada akhirnya harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kententuan UUD 1945. Sebagai hukum dasar tertulis. Rancangan Pernyataan Indonesia Merdeka. Kasman Singodimedjo. Setelah Jepang mengalahkan sekutu dalam peperangan. maka dibentuklah PPPKI pada tanggal 7 Agustus 1945. Jepang berjanji akan memberikan kemerdekaan Indonesia. BPUPKI mengadakan dua kali persidangan. dan Teuku M. BPUPKI dibentuk oleh Jepang pada tanggal 29 April 1945 yang diketuai oleh Dr. Setelah selesai melaksanakan tugasnya yaitu merancang UUD 1945 berikut rancangan dasar negara. dan rancangan pernyataan Indonesia merdeka.H. maka naskah Penjelasan dihapus. dapat diselesaikan oleh Drs. maka Indonesia yang semula merupakan jajahan Belanda beralih ke Jepang. Dalam menghadapi masalah tersebut dengan disertai semangat persatuan. Agar Rakyat Indonesia mempercayai janji-janji Jepang. BPUPKI bertugas merumuskan Dasar Indonesia Merdeka. Rancangan Pembukaan UUD 1945. yang berfungsi sebagai alat kontrol. UUD 1945 bukan merupakan hukum biasa. Hatta bersama 4 anggota PPKI. Karena Jepang memerlukan rakyat Indonesia untuk membantu Jepang memenangkan perang Asia Timur Raya. Soeroso. Setelah dilakukan amandemen. Hasil Sidang BPUPKI . maka Jepang menjanjikan kepada Indonesia. maka dibentuklah BPUPKI. Ki Bagus Hadikusumo.2 Rangkuman UUD 1945 adalah merupakan keseluruhan naskah yang terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal.daerah itu sangat berkeberatan pada bagian kalimat dalam rancangan Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: ³Ke-Tuhanan. 2. yaitu mengontrol apakah ketentuan yang lebih rendah bertentangan atau tidak dengan peraturan yang lebih tinggi. Hasan. dan Sidang II dari tanggal 10 Juli sampai dengan 16 Juli 1945. 3. apabila rakyat Indonesia membantu Jepang memenangkan perang. PPKI adalah badan yang menetapkan UUD 1945 dan yang mulai berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. Mr. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945. keesokan harinya menjelang sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945.

maka PPKI yang menetapkan UUD 1945 yang berlaku pada tanggal 18 Agustus 1945. atau Peraturan Menteri) yang bertentangan dengan peraturan yang lebih tinggi. Indonesia memerlukan UUD. Soekarno dan Drs. serta memuat dasar pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengingat MPR belum terbentuk pada saat itu. Jelaskan apa yang dimaksud fungsi UUD sebagai alat kontrol? Apabila menurut Anda ada suatu aturan (UU. kolonialisme.1.1. Pembukaan UUD 1945 yang telah dirumuskan dengan padat dan khidmat dalam empat alinea. PP. Peraturan Presiden. MAKNA ALINEA-ALINEA PEMBUKAAN UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 berisi pokok pikiran pemberontakan melawan imperialisme. Rancangan Pasal-pasal UUD 1945 Badan yang mengesahkan UUD 1945 setelah BPUPKI selesai melaksanakan tugasnya adalah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 yang diketuai Ir. Hatta sebagai Wakil Ketua. Rancangan pernyataan Indonesia merdeka. dan fasisme. Rancangan Pembukaan UUD 1945 3.1 Uraian 3. Moch. 2. Jelaskan kedudukan UUD 1945 dalam tata urutan perundangan di Indonesia! Uraikan dengan jelas ketentuan yang pernah berlaku selam ini! Mengapa Ketetapan MPR tidak lagi merupakan dasar hukum sehingga tidak masuk lagi dalam tata urutan perundangan saat ini? 4. berikut dasar negara. setelah Sekutu menjatuhkan bom atom di Nagasaki dan Hirosima. Sebagai negara yang merdeka dan berdaulat. Sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya sesuai janji Jepang. Jelaskan makna Proklamasi Negara Republik Indonesia! MODUL UUD 1945 15 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Selain daripada itu. Karena MODUL UUD 1945 14 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Belanda berusaha kembali menjajah Indonesia setelah Jepang kalah. Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. dimana setiap alinea mengandung arti dan makna yang sangat dalam. Menurut pasal 3 UUD 1945 yang berwenang menetapkan UUD adalah MPR. 2.3 Latihan 1. ternyata Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. maka pada tanggal 17 Agustus 1945. Uraikan pembentukan UUD 1945! Mengapa suatu negara memerlukan konstitusi! Jelaskan perbedaan antara hukumm dasar tertulis dengan hukum dasar tidak tertulis! 5. mempunyai nilai-nilai yang . Jelaskan apa yang dimaksud dengan UUD 1945? Apa yang membedakan dengan UUD 1945 sebelum dilakukan amandemen? 2. Naskah UUD 1945 telah dimuat dan disiarkan dalam Berita Republik Indonesia Tahun II Nomor 7 terbit tanggal 15 Februari 1946. Kegiatan Belajar 2 PEMBUKAAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 3.adalah: 1. bagaimana penyelesaiannya? 3.

bersatu. bersatu. dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). Selanjutnya marilah kita uraikan satu persatu makna masing-masing Alinea Pembukaan UUD 1945 sebagai berikut: Alinea pertama : ³Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. Dalil tersebut di atas meletakkan tugas kewajiban bangsa/pemerintah Indonesia untuk senantiasa berjuang melawan setiap bentuk penjajahan dan mendukung kemerdekaaan setiap bangsa. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan´ MODUL UUD 1945 16 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Makna yang terkandung dalam Alinea pertama ini adalah menunjukkan keteguhan dan kuatnya pendirian bangsa Indonesia menghadapai masalah kemerdekaan melawan penjajah. berdaulat. Aline kedua : ³Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka. . Selain mengungkapkan dalil obyektif. dan makmur).universal dan lestari. dan oleh karenanya harus ditentang dan dihapuskan agar semua bangsa di dunia ini dapat menjalankan hak kemerdekaannya sebagai hak asasinya. Alinea-alinea Pembukaan UUD 1945 pada garis besarnya adalah: Alinea I : terkandung motivasi. yaitu bahwa penjajahan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Mengandung nilai universal artinya mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa beradab di seluruh dunia. bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. yaitu aspirasi bangsa Indonesia sendiri untuk membebaskan diri dari penjajahan. sedangkan lestari artinya mampu menampung dinamika masyarakat dan akan tetap menjadi landasan perjuangan bangsa dan negara selama bangsa Indonesia tetap setia kepada Negara Proklamasi 17 Agustus 1945. Alinea II : mengandung cita-cita bangsa Indonesia (negara yang merdeka. Pendirian tersebut itulah yang melandasi dan mengendalikan politik luar negeri kita. alinea ini juga mengandung suatu pernyataan subyektif. Alinea IV : memuat tugas negara/tujuan nasional. dasar. Ini berarti setiap hal atau sifat yang bertentangan atau tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan juga harus secara sadar ditentang oleh bangsa Indonesia. Alinea ini mengungkapkan suatu dalil obyektif. adil. Alinea III : memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan bahwa kemerdekaan atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa). penyusunan UUD 1945. Disitulah letak moral luhur dari pernyataan kemerdekaan Indonesia. Alasan bangsa Indonesia menentang penjajahan ialah karena penjajahan itu bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

MODUL UUD 1945 17 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 2. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. persatuan Indonesia. 3. Hal tersebut berarti bahwa bangsa Indonesia mendambakan kebidupan yang berkeseimbangan material dan spiritual serta keseimbangan kebidupan di dunia dan di akhirat. Bahwa perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampai pada tingkat yang menentukan. Bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan tujuan akhir tetapi masih harus diisi dengan mewujudkan negara yang merdeka. untuk menyatakan kemerdekaannya. Bahwa momentum yang telah dicapai tersebut harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. Alinea keempat : ³Kemudian daripada itu untuk membentuk susunan pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. dan mendirikan negara yang berwawasan kebangsaan. tetapi juga menjadi keyakinan motivasi spiritualnya. Berkat ridho-Nyalah bangsa Indonesia berhasil dalam perjuangan mencapai kemerdekaannya. kemanusiaan yang adil dan beradab. ialah Negara Indonesia yang merdeka. dan makmur. perdamaian abadi. Alinea ini mewujudkan adanya ketetapan dan ketajaman penilaian : 1. dan keadilan sosial. Alinea ini memuat motivasi spiritual yang luhur dan mengilhami Proklamasi Kemerdekaan (sejak dari Piagam Jakarta) serta menunjukkan pula ketaqwaan bangsa Indonesia kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam alinea ini jelas apa yang dikehendaki atau diharapkan oleh para "pengantar" kemerdekaan. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya´ Kalimat tersebut bukan saja menegaskan apa yang menjadi motivasi nyata dan materiil bangsa Indonesia. dan makmur´ Kalimat tersebut menunjukkan kebanggaan dan penghargaan kita akan perjuangan bangsa Indonesia selama ini. berdaulat. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat . adil. Hal Ini juga berarti adanya kesadaran keadaan sekarang yang tidak dapat dipisahkan dari keadaan kemarin dan langkah yang kita ambil sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Alinea ketiga : ³Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur. Nilai-nilai itulah yang selalu menjiwai segenap bangsa Indonesia dan terus berusaha untuk mewujudkannya. berdaulat. bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah Yang Maha Kuasa. bersatu. adil. adil dan makmur. bersatu. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa.berdaulat.

untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 Selain apa yang diuraikan di muka. Ada empat pokok pikiran yang memiliki makna sangat dalam .. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." MODUL UUD 1945 19 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Dalam pembukaan ini diterima aliran pengertian negara persatuan. Kemanusiaan yang adil dan beradab.. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan pasal-pasal UndangUndang Dasar 1945 dengan menyatakan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu mengandung pokok-pokok pikiran yang diciptakan dan dijelmakan dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. yaitu : 1. mencerdaskan kebidupan bangsa. Negara. Negara Indonesia berbentuk Republik dan berkedaulatan rakyat. Tujuan nasional negara Indonesia dirumuskan dengan ".. Inilah suatu dasar negara yang tidak . dan untuk memajukan kesejahteraan umum. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia´ MODUL UUD 1945 18 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Alinea ini merumuskan dengan padat sekali tujuan dan prinsip-prinsip dasar. begitu bunyinya . "Negara . Dengan rumusan yang panjang dan padat ini. yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.2. dan keadilan sosial" Sedangkan prinsip dasar yang dipegang teguh untuk mencapai tujuan itu adalah dengan menyusun kemerdekaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia. menurut pengertian "pembukaan" itu menghendaki persatuan.1. Negara Indonesia mempunyai fungsi yang sekaligus menjadi tujuannya yaitu: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. perdamaian abadi. Negara Indonesia mempunyai dasar falsafah Pancasila. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.. dan keadilan sosial. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. meliputi segenap bangsa Indonesia seluruhnya. mengatasi segala paham perseorangan. 2. 3.. mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 3. Jadi negara mengatasi segala paham golongan. Persatuan Indonesia.kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan. alinea keempat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sekaligus menegaskan: 1. negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. perdamaian abadi. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan PancasiIa. Pokok pikiran pertama.. memajukan kesejahteraan umum.

boleh dilupakan.3. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat. menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab´. penyelenggara negara.1. Pokok pikiran kedua. Pokok-pokok pikiran dalam UUD 1945 itu dijelmakan dalam PasalMODUL UUD 1945 20 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 pasal UUD 1945. Dengan pengertian yang lazim. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 adalah "Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. 3. undang-undang dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur". yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. 3. ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. Pokok pikiran keempat. yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ialah "negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan perwakilan. "Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia". Memang aliran ini sesuai dengan sifat masyarakat Indonesia". Sebagaimana diuraikan di muka. negara. Di sinilah arti fungsi Pancasila sebagai dasar negara. Dengan tetap menyadari akan keagungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan dengan tetap memperhatikan hubungan antara Pembukaan dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. karena Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 mengandung pokokpokok pikiran yang dijelmakan lebih lanjut dalam Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945. Rumusan ini menunjukkan pokok pikiran persatuan. 2. dapatlah disimpulkan bahwa Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat dasar falsafah negara Pancasila dengan Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan satu . dan cita hukum UUD 1945 besumber atau dijiwai oleh falsafah Pancasila. Apabila anda perhatikan keempat pokok pikiran itu tampaklah bahwa pokok-pokok pikiran itu tidak lain adalah pancaran dari falsafah negara. Oleh karena itu. Ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. dan setiap warga negara wajib mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan ataupun perorangan. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu sistem negara yang terbentuk dalam Undang-Undang Dasar harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan/perwakilan. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN PASAL-PASAL UUD 1945 Sebagaimana diketahui bahwa dalam Pembukaan UUD 1945 itu mengandung beberapa pokok pikiran yang merupakan cita-cita nasional dan cita hukum kita. Pancasila. Pokok pikiran ketiga. 4.

Pasal-pasal Undang-Undang Dasar 1945 merupakan perwujudan dari pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UndangUndang Dasar 1945. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak lain adalah pancaran dari Pancasila. Jelaskan dari mana Anda mengetahui bahwa bangsa Indonesai adalah sebagai bangsa yang religius! Jelaskan pula mengapa negara mengatur juga masalahmasalah yang berkaitan dengan keagamaan! 3. yang tidak lain adalah pokok-pokok pikiran Persatuan Indonesia. Keadilan Sosial. pokok pikiran ketiga adalah negara yang berkedaulatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. pembukaan UUD 1945 juga memiliki pokok-pokok pikiran yang meliputi. Jelaskan apa yang menjadi dasar motivasi dan alasan pembenar bagi perjuangan bangsa Indonesia untuk merdeka! 2. Uraikan pokok-pokok pikiran yang mendasari Pembukaan UUD 1945! 4. Dengan pernyataan ini bukan saja bangsa Indonesia bertekad untuk merdeka. Alinea ketiga selain apa yang menjadi motivasi nyata dan meteriil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. juga menjadi keyakinan serta menjadi motivasi spiritualnya bahwa maksud dan tindakan menyatakan kemerdekaan itu diberkati oleh Allah MODUL UUD 1945 21 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Yang Maha Kuasa.3 Latihan 1. 3. Alinea keempat merumuskan tujuan dan prinsip-prinsip dasar untuk mencapai tujuan bangsa Indonesia setelah menyatakan dirinya merdeka. Selain memiliki makna. pokok pikiran kedua adalah negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Alinea kedua menunjukkan adanya kebanggaan dan penghargaan akan perjuangan bangsa Indonesia. serta pokok pikiran keempat adalah negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. dan keadaan sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. dan dihayati oleh setiap insan Indonesia. pokok pikiran pertama menunjukkan pokok pikiran persatuan. tetapi akan tetap berdiri pada barisan paling depan dalam menentang dan menghapus penjajahan di atas dunia.kesatuan yang tak dapat dipisahkan. bahkan merupakan rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. yang masing-masing memiliki makna yang hakiki bagi perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan negara. Alinea pertama menunjukkan adanya keteguhan dan kematangan pendirian bangsa Indonesia menghadapi masalah kemerdekaan melawan penjajah. 3.2 Rangkuman Pembukaan UUD 1945 mengandung empat Alinea. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. Jelaskan apa yang menjadi ³core bussiness´ dari Departemen Keuangan! Jelaskan dari mana Anda mengetahui hal itu! 5. Gambarkan (kalau perlu dengan skema) hubungan antara Pembukaan UUD 1945 dengan Pasal-pasalnya! . Hal itu berarti juga adanya kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dari keadaan yang lalu. dipahami.

sedangkan ketentuan lebih lanjut dijabarkan ke dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah. Kita telah mengetahui bahwa banyak bentuk negara yang dapat dijumpai di dunia ini. Inggris yang berbentuk monarkhi (kerajaan). Dalam kegiatan belajar 3 ini. kepada peserta diklat hanya akan diajak membahas beberapa kandungan dari Undang-Undang Dasar 1945 yang dirasa harus diketahui (must know). untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan «««´. dan lain sebagainya.1. karena itu Undang-Undang Dasar 1945 hanya mengatur pokok-pokoknya saja. misalnya Amerika Serikat yang berbentuk negara serikat yang terdiri dari beberapa negara bagian (federal). juga mengatur kehidupan bermasyarakat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. yang antara lain meliputi: bentuk negara. misalnya kepala negara. Filipina yang berbentuk republik. Undang-Undang Dasar 1945 memang bukan hukum biasa. sistem pemerintahan. sistem kabinet yang dianut.1 Uraian Undang-Undang Dasar 1945 terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal. yang berbentuk Republik´ Bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah Negara Kesatuan yang berbentuk . sedangkan untuk hal-hal yang lain Saudara dapat mempelajarinya melalui beberapa literatur atau sumber yang banyak tersedia. Sekarang bagaimanakah bentuk negara kita? Mari kita sama-sama menganalisa dari ketentuan yang ada berdasarkan konstitusi UUD 1945. Kegiatan Belajar 3 KANDUNGAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 4. Dari rumusan tersebut nampaklah bahwa para founding fathers kita sejak semula menghendaki terbentuknya suatu negara kesatuan. tetapi ia merupakan hukum dasar tertulis. dan lain-lainnya.1. Kandungan tersebut telah dituangkan dalam beberapa pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945. pokok pikiran adanya negara persatuan. sistem pemerintahan negara.MODUL UUD 1945 22 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Mari kita lihat pada Alinea keempat dari Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi: ³Kemudian MODUL UUD 1945 23 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 daripada itu. negara yang bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rumusan Alinea tersebut kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 yang berbunyi: ³Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. pemilihan umum. BENTUK NEGARA Permasalahan yang paling pokok di dalam mendirikan suatu negara adalah bagaimanakah bentuk negara yang dikehendaki untuk didirikan? Karena permasalahan tersebut pada akhirnya akan menentukan tata penyelenggaraan negara selanjutnya. dan pemerintah daerah. 4. Pasal-pasal dalam Undang-Undang Dasar 1945 mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan ketatanegaraan dan ketatapemerintahan. kelembagaan negara.

4. Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatan selama lima tahun. Pasal ini menyatakan bahwa Indonesia bukan negara berdasarkan kekuasaan (machstaat). 4. Bangsa Indonesia memilih bentuk negara yang dinamakan Republik yang merupakan suatu pola yang mengutamakan pencapaian kepentingan umum (res publica) dan bukan kepentingan perseorangan atau kepentingan golongan. 3. dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden (Pasal 7B ayat (1)). Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD 1945 (Pasal 1 ayat (2)). Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD (Pasal 4 ayat (1)). Pasal 1 ayat (2) UUD 1945 ini juga mengandung pengertian bahwa kekuasaan negara tertinggi di tangan rakyat. Pasal ini menyatakan bahwa negara Republik Indonesia menganut sistem konstitusional. Dengan demikian idee untuk membentuk negara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia. korupsi. hanya untuk satu kali masa jabatan (Pasal 7). dan ini merupakan kesejahteraan yang ingin dicapai dalam hidup berkelompok (aspek homo ekonomikus). Ketentuan pasal tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan negara adalah penyelenggara pemerintahan yang dilaksanakan oleh Presiden. Dalam Pasal 37 ayat (5) UUD 1945 dinyatakan bahwa khusus tentang bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dapat dilakukan perubahan. dimana menteri-menteri negara tidak bertanggung jawab kepada DPR tetapi bertanggung jawab kepada Presiden.1. KELEMBAGAAN NEGARA . mengadili. 6. atau perbuatan tercela. 2. tindak pidana berat lainnya. 5. Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara (Pasal 17 ayat (1)). Ketentuan UUD 1945 tersebut menunjukkan bahwa negara Indonesia menganut sistem Presidensial. dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap Negara.2.. tidak mendapatkan tempat dalam konstitusi Republik Indonesia.3. dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. MODUL UUD 1945 24 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4.³Republik´. maka sistem penyelenggaraan pemerintahan Negara didasarkan pada asas-asas sebagai berikut: 1. Negara Indonesia adalah Negara hukum (rechstaat) (Pasal 1 ayat (3)). Pasal 17 ayat (2) menyebutkan bahwa menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh Presiden.1. tidak lagi di tangan MPR. yakni maksimal hanya dua kali masa jabatan saja. SISTEM PEMERINTAHAN NEGARA Dengan telah dilakukan amandemen UUD 1945 sebanyak empat kali sejak 1999 ± 2002. Pasal tersebut menunjukkan bahwa kekuasaan Presiden terbatas. penyuapan.

sampai habis masa jabatannya selambat-lambatnya dalam waktu tiga puluh hari. Memilih dan dipilih. h. b. Memilih Presiden dan Wakil Presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan dalam masa jabatannya. Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diajukan Presiden. Setelah UUD 1945 diamandemen sebanyak empat kali. diberhentikan. DPD. 2. f. dan putusan dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya lima puluh persen ditambah satu dari seluruh anggota MPR. Mengubah dan menetapkan undang-undang dasar. Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya tersebut.Kelembagaan negara merupakan lembaga-lembaga negara yang diatur dalam UUD 1945. MA. Sebagai Lembaga Negara. Bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun. g. anggota MPR mempunyai hak-hak sebagai berikut : a. wewenang. Menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut di atas paling lambat tiga puluh hari sejak diterimanya usul tersebut. Melantik Presiden dan Wakil Presiden berdasarkan hasil pemilihan umum. sedangkan DPA telah dihapus. Sebagai pelaksana fungsi konstitutif Tugas dan wewenang: a. e. dalam Sidang Paripurna MPR. Presiden. berhenti. yang dapat diuraikan sebagai berikut: 1. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Kedudukan: 1. Memutuskan usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan untuk menyampaikan penjelasan di dalam Sidang Paripurna MPR. atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya dalam masa jabatannya. . lembaga-lembaga negara yang ada adalah: MPR. apabila terjadi kekosongan Wakil Presiden dalam masa jabatan selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. dan hak masing-masing. DPR. Usul perubahan secara tertulis diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. Lembaga-lembaga negara tersebut disertai dengan tugas. d. Bepeka. dari dua paket calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang paket calon presiden dan wakil presiden meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan sebelumnya. dengan susunan keanggotaan terdiri dari anggota DPR dan DPD hasil pemilihan umum. MK. b. sidang dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. Mengajukan usul perubahan pasal-pasal Undang-Undang Dasar oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden apabila Presiden mangkat. MODUL UUD 1945 25 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 c.

6. Memegang jabatan selama lima tahun dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama untuk satu kali. c. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya dalam waktu yang bersamaan. membuat perdamaian dan perjanjian internasional dengan negara lain. Dipilih secara langsung oleh rakyat dalam suatu pemilihan umum. 2. Imunitas. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu). Protokoler. 2. Dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif) dan Kepala Negara. Menyatakan keadaan bahaya. Keuangan dan administrastif. Jika mangkat. memberi grasi. Mengajukan dan membahas rancangan undang-undang bersama DPR. d. e. Memegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat. 4. Tugas dan wewenangnya selaku Kepala Pemerintahan (fungsi eksekutif dan fungsi legislatif): a. Kedudukan: Sebagai pengemban amanat rakyat yang mempunyai kedudukan: 1. f. . Angkatan Laut. Membela diri. d. Tugas dan wewenangnya sebagai Kepala Negara: a. Mengajukan dan membahas usul RAPBN bersama DPR. yang syarat-syarat dan akibatnya ditetapkan dengan undang-undang. berhenti. Jika mangkat. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya diganti Wakil Presiden sampai habis masa jabatannya. b. Menjalankan kekuasaan pemerintahan negara menurut Undang-undang Dasar. berhenti. maka Pelaksana Tugas Kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. 5. diberhentikan. e. MODUL UUD 1945 26 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR. serta menerima penempatan duta negara lain. menyatakan perang. Dapat diberhentikan dari jabatannya oleh MPR atas usul DPR berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi. 7. mengangkat duta dan konsul. Menetapkan Peraturan Pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. Dengan persetujuan DPR.c. Presiden Sebagai pelaksana fungsi eksekutif dan legislatif. c. Menteri Dalam Negeri. diberhentikan. dan Angkatan Udara. dan rehabilitasi. e. b. dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama. d.

pelaksanaan APBN. i. 3. i. Anggaran c. pendidikan. Susunannya diatur dalam undang-undang. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kedudukan: 1. Fungsi DPR mempunyai fungsi : a. Pengawasan Tugas dan wewenang: a. 2. Memilih anggota Badan Pemeriksa Keuangan dengan memperhatikan . c. MODUL UUD 1945 27 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 h. Membahas dan memberikan persetujuan peraturan pemerintah penggati undang-undang. pemekaran. f. DPR tidak dapat dibekukan atau dibubarkan oleh Presiden. Seluruh anggota DPR adalah anggota MPR. Membentuk undang-undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama. pajak. Anggota DPR dipilih melalui pemilihan umum. dan agama. Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD. pendidikan. serta kebijakan pemerintah. pembentukan. Legislasi b. Membentuk suatu dewan pertimbangan yang bertugas memberikan nasehat dan pertimbangan kepada Presiden. Sebagai Lembaga Negara. Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan sesuai dengan undang-undang. d. APBN. g. Memberi gelaran. 5. Memperhatikan pertimbangan DPD atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan Pajak. e. memberi amnesti dan abolisi. Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakan dalam pembahasan. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. g. Dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Rakyat. dan agama. h. 3. 4. Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri negara. 6.f. sumber daya alam MODUL UUD 1945 28 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 dan sumber daya ekonomi lainnya. Anggota DPR dapat diberhentikan dari jabatannya yang diatur dalam undang-undang. b. dan penggabungan daerah. Membahas dan menindaklanjuti hasil pengawasan yang diajukan oleh DPD terhadap pelaksanaan UU mengenai otonomi daerah.

hubungan pusat dan daerah. l. Bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. Tugas dan Wewenang: a. k. 3. Memberikan persetujuan kepada Presiden untuk menyatakan perang. dan penggabungan daerah. m. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kedudukan : 1. Membahas dan menindaklanjuti hasil pemeriksaan atas pertanggungjawaban keuangan negara yang disampaikan BPK. Menyatakan pendapat Anggota DPR mempunyai hak: a. Dapat mengajukan kepada DPR RUU yang berkaitan dengan otonomi daerah. serta membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara dan/atau pembentukan UU. b. Memberikan pertimbangan kepada Presiden untuk mengangkat duta. Jumlah anggota DPD di setiap provinsi sama dan jumlah seluruh anggota DPD tidak boleh lebih dari 1/3 dari jumlah anggota DPR. Hak DPR mempunyai hak: a. o. Memberikan persetujuan kepada Presiden atas pengangkatan dan pemberhentian anggota Komisi Yudisial.pertimbangan DPD. 5. Anggota DPD dipilih dari setiap provinsi melalui pemilihan umum. Imunitas 4. b. d. membuat perdamaian. n. yang syarat-syarat dan tatacaranya diatur dalam undang-undang. pembentukan dan pemekaran. dan perjanjian dengan negara lain. Interpelasi b. 2. Memilih tiga orang calon anggota hakim konstitusi dan mengajukannya kepada Presiden untuk ditetapkan. Mengajukan usul RUU. Angket c. Anggota DPD dapat diberhentikan dari jabatannya. Seluruh anggota DPD adalah anggota MPR. DPD merupakan lembaga perwakilan daerah yang berkedudukan sebagai lembaga negara. pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. Memberikan persetujuan calon hakim agung yang diusulkan Komisi Yudisial untuk ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. dan memberikan pertimbangan dalam pemberian amnesti dan abolisi. Menyampaikan usul dan pendapat. j. MODUL UUD 1945 29 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. menerima penempatan duta negara lain. Mengajukan pertanyaan. c. .

5). d. Membahas RUU pada huruf b tersebut bersama-sama DPR atas undangan DPR sesuai tata teritb DPR. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan. f. 5. Undang-undang mengenai pajak. Mahkamah Agung (MA) Sebagai pemegang kekuasaan kehakiman dan penyelenggara peradilan yang merdeka untuk menegakkan hukum dan keadilan. Undang-undang mengenai pembentukan. Tugas dan Wewenang: a. Melakukan pengawasan sebagai pertimbangan DPR atas pelaksanaan: 1). 4). Undang-undang mengenai hubungan pusat dan daerah. MODUL UUD 1945 30 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. dan agama. dan penggabungan daerah. Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh Hakim Agung. 3). Memutus permohonan kasasi terhadap putusan pengadilan tingkat banding atau tingkat terakhir dari semua lingkungan peradilan. sebelum DPR membahas RUU tersebut dengan pemerintah.c. d. c. Undang-undang mengenai otonomi daerah. pemekaran. dan hukum acara Mahkamah Agung diatur dalam undang-undang. dan agama. kedudukan. 5. 3. b. Memberikan pertimbangan kepada DPR atas RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan pajak. . pendidikan. Menguji secara materil terhadap peraturan perundangan di bawah undang-undang terhadap undang-undang. Memeriksa dan memutus permohonan peninjauan kembali pada tingkat pertama dan terakhir atas putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Bersifat mandiri. 2). Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam memberikan grasi dan rehabilitasi. Komisi Yudisial Kedudukan: 1. Calon Hakim Agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan dan ditetapkan sebagai Hakim Agung oleh Presiden. 2. pendidikan. Undang-undang mengenai pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya. 6). Susunan Mahkamah Agung diatur dengan undang-undang. Sebagai Lembaga Negara yang berfungsi sebagai pengadilan tertinggi bagi semua peradilan terlepas dari pengaruh Pemerintah dan pengaruhpengaruh lainnya. Kedudukan: 1. APBN e. keanggotaan. 6. Susunan.

Memberikan putusan atas pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden diduga telah melakukan pelanggaran hukum berupa penghianatan terhadap negara. kedudukan. Mahkamah Konstitusi merupakan salah satu lembaga negara yang melakukan kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. 8. Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota. Susunan Mahkamah Konstitusi diatur dalam undang-undang. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kedudukannya : 1. Anggota dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD. Mengusulkan pengangkatan Hakim Agung. DPD. Merupakan Lembaga Negara yang bebas dan mandiri dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. serta perilaku hakim. 4. Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. tindak pidana berat lainnya. Memutus perselisihan hasil pemilihan umum. paling lama sembilan puluh hari. rekomendasi. 3. Mahkamah Konstitusi Kedudukan : 1. 7. Sebagai pelaksana fungsi auditif. 2. dan DPRD sesuai dengan kewenangannya. e. penyuapan. keluhuran martabat. Tugas dan wewenang: 1. Memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. b. Mempunyai sembilan orang anggota Hakim Konstitusi yang diusulkan oleh masing-masing Presiden tiga orang. 2. Menguji undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 b. Diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. dan keanggotaan Komisi Yudisial diatur dengan undang-undang. operatif. Tugas dan wewenang: a. c. BPK menyerahkan hasil pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara kepada DPR. MODUL UUD 1945 31 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Tugas dan Wewenang: a. 3. . dan Mahkamah Agung tiga orang. Berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap provinsi. Susunan. 4. atau perbuatan tercela. 2. dan/atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. judikatif. Memiliki wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. korupsi. Ketua dan Wakil Ketua dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi. 3. 5. DPR tiga orang.2. dan diresmikan oleh Presiden. Memutus pembubaran partai politik d.

dan adil setiap lima tahun sekali. seperti telah ditegaskan dalam UUD 1945. 2. 5. 5. 6. 4. PEMERINTAH DAERAH 1. Ketentuan lebih lanjut tentang pemilu diatur dengan undang-undang. 7. dan kota dipilih secara demokratis. Konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah bahwa Negara Indonesia dipimpin oleh seorang Presiden yang berfungsi sebagai Kepala Negara sekaligus sebagai Kepala Pemerintahan. Demikian halnya dengan Indonesia. 2. 6.1. dan DPD. daerah kabupaten.4. 3. Negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemda yang bersifat khusus atau bersifat istimewa diatur dengan undang-undang. rahasia. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPD adalah perseorangan. Susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang. Pemilihan umum (Pemilu) dilakukan secara langsung. bahwa negara Indonesia adalah negara Kesatuan yang berbentuk Republik. dimana Kepala Negaranya adalah seorang Raja/Ratu sedangkan Kepala Pemerintahannya . dan kota mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.1. yang diatur dengan undangundang. Walikota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi. yang masing-masing mempunyai pemerintahan daerah yang diatur dengan undang-undang. Pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas-luasnya. NKRI dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota. PEMILIHAN UMUM 1. Presiden dan Wakil Presiden. 4. 4. Bupati. daerah kabupaten. dan kota memiliki DPRD yang anggota-anggotanya dipilih melalui pemilu.4. Hubungan wewenang antara Pemerintah Pusat dan Pemda Provinsi. umum. bebas. misalnya. atau antara Provinsi dan kabupaten dan Kota diatur dengan UU dengan memperhatikan kekhususan dan keragaman daerah. 4. 8. dan Kota. Kabupaten. DPRD. seperti Amerika mempunyai bentuk negara Serikat dan terdiri dari negara-negara bagian (federal). 3. kabupaten.2 Rangkuman Setiap negara di dunia ini mempunyai bentuknya masing-masing. jujur. Gubernur. Peserta pemilu untuk memilih anggota DPR dan anggota DPRD adalah parpol. MODUL UUD 1945 32 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 tetap.5. Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan prinsip NKRI. Pemerintahan daerah provinsi. Pemilu diselenggarakan untuk memilih anggota DPR. 9. Pemilu diselenggarakan oleh suatu komisi pemilu yang bersifat nasional. kecuali urusan pemerintahan yang oleh undang-undang ditentukan sebagai urusan Pemerintah Pusat. Pemerintahan daerah provinsi. Hal tersebut berlainan dengan negara Inggris. dan mandiri.

Jelaskan perbedaan antara Negara Australia dengan Indonesia dilihat dari bantuk sistem pemerintahannya! 2. Salah satu lembaga yang ada menurut UUD 1945 adalah Dewan Perwakilan Daerah (DPD). sedangkan DPA dihapuskan. Perubahan tatanan kehidupan kenegaraan dimulai dengan melakukan perubahan (amandemen) terhadap UUD 1945. konsekuensi dari ketentuan tersebut adalah rakyatlah yang berwenang memilih pemimpin negaranya. Rakyat suatu daerah diberikan wewenang untuk memilih para pemimpinnya ± Gubernur. 4. Menurut Anda setelah UUD 1945 ini mengalami perubahan. dan DPD. langsung. termasuk dalam bidang pemerintahan. Pemerintahan daerah diberikan kewenangan penuh untuk menyelenggarakan pemerintahannya melalui pelaksanaan otonomi yang seluasluasnya. Kedaulatan adalah di tangan rakyat. Walikota melalui mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) yang demokratis. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Indonesai adalah negara Hukum (rechtsstaats)! 3. umum.1 Uraian 5. rakyatlah yang kemudian diberi wewenang untuk menentukan kepala negaranya melalui suatu pemilihan umum yang jujur. bebas. apakah kewenangan tersebut sudah dicabut sepenuhnya dari tangan MPR? Diskusikan dengan teman Anda! 4. DPD.1. MK. jelaskan hubungannya dengan MPR! MODUL UUD 1945 34 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. DPRD.1. Sebutkan beberapa kewenangan yang dimiliki oleh Mahkamah Konstitusi! Jelaskan perbedaannya dengan Mahkamah Agung! 5. Dalam kurun waktu 1945-1949 sistem pemerintahan dan lembaga-lembaga negara belum berjalan sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. Melalui amandemen UUD 1945. Reformasi yang digulirkan menjangkau juga pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah.3 Latihan 1. Karena . BPK. kedaulatan dikembalikan sepenuhnya kepada rakyat. dan rahasia. Rakyat juga diberi wewenang untuk memilih wakil-wakilnya yang akan duduk dalam lembaga DPR. Kegiatan Belajar 4 UUD 1945 DALAM GERAK PELAKSANAANNYA 5. DPR. yang berakibat pula pada perubahan kelembagaan negara. Berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu pertama dari tanggal 18 Agustus 1945 hingga tanggal 27 Desember 1949. MODUL UUD 1945 33 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 Reformasi menghendaki perubahan di segala bidang. Lembaga-lembaga negara yang ada menurut UUD 1945 saat ini adalah MPR. pihak kolonial Be1anda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. MA. Bupati. karena situasi yang tidak memungkinkan dimana dalam kurun waktu 1945-1949.dipegang oleh seorang Perdana Menteri. UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA UUD 1945 berlaku dalam dua kurun waktu. Presiden.

Berubahnya fungsi Komite Nasional Pusat Komite Nasional Pusat yang semula hanya sebagai pembantu Presiden menjadi badan yang memegang kekuasaan legislatif dan ikut menetapkan Garis-Garis Besar daripada Haluan Negara berdasarkan maklumat Wakil Presiden No. karena pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. kekuasaan Presiden sangat besar karena meliputi kewenangan semua lembaga-lembaga tinggi negara. oleh karena itu PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1945-1949 adalah sebagai berikut: 1. karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan tersebut di MODUL UUD 1945 35 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 atas. b. untuk pembenarannya dicantumkan pasal IV Aturan Peralihan. DPA dibentuk menurut UUD ini. 3. 2. X tanggal 16 Oktober 1945. sebagaimana yang tercantum daIam UUD 1945 karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Berdasarkan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Setelah itu ditetapkan Dekrit Presiden tanggal 5 Juli 1959 merupakan dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua hingga sekarang (sebelum diamandemen). PPKI menetapkan Komite Nasional sebagai pembantu Presiden. Diperlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 (asli). segala kekuasaannya dijalankan oleb Presiden dengan bantuan Komite Nasional". DPR. DPA) belum dapat dibentuk. Lembaga-lembaga tinggi negara belum dapat dibentuk berdasarkan ketentuan UUD 1945. Perubahan sistem Kabinet Presidensial menjadi Kabinet Parlementer . sedangkan Komite Nasional hanya berfungsi sebagai pembantu Presiden. Sistem Kabinet Presidensial yang harus dilaksanakan menurut UUD 1945 diubah menjadi Kabinet Parlementer. untuk pembenarannya diberlakukan Pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945. Konstitusi RIS tidak berlaku di negara Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta yang tetap memberlakukan UUD 1945. Dalam kurun waktu pertama dari tahun 1945-1949. Karena lembaga-lembaga negara yang tercantum dalam UUD 1945 belum dapat dibentuk karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan maka diberlakukan pasal IV Aturan Peralihan UUD 1945 yang berbunyi : "Sebelum MPR. Antara kurun waktu pertama dan kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 berlaku konstitusi RIS dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950.lembaga-lembaga negara (MPR. DPR. Ada dua penyimpangan konstitusional yang terjadi karena kekuasaan Presiden yang sangat besar berdasarkan pasal IVAturan Peralihan. Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu tahun 1945-1949 Indonesia memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan. yaitu : a. Selanjutnya sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959 berlaku Undang-Undang Dasar Sementara 1950 (UUDS 1950).

negara bagian Indonesia Timur dan lainlainnya. 5. Meskipun Indonesia sudah merdeka sejak diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. Para menteri dan perdana menteri bertanggung jawab kepada KNIP yang berfungsi sebagai DPR. dan diumumkan dengan maklumat pemerintah tanggal 14 Nopember 1945 maka sistem kabinet presidensial diganti dengan sistem kabinet parlementer. 2. berubah menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA SERIKAT Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua negara Indonesia. c. Terbentuknya negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS) a. dengan nama Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian Pulau Jawa dan Sumatera dengan ibukota Yogyakarta. sejak tanggal 27 Desember 1949.Berdasarkan usul Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BPKNIP) pada tanggal 11 Nopember 1945. c. Terbentuknya Konstitusi RIS a. b. sistem pemerintahan sering berubah dari sistem presidensial menjadi sistem parlementer dan sebaliknya. Pada tanggal 14 Desember 1949 di Jakarta rancangan Konstitusi RIS disetujui oleh wakil-wakil pemerintah dan KNIP. Sejak tanggal 14 Nopember 1945. kekuasaan pemerintah tidak dipegang oleh Presiden. Selanjutnya dalam sidang lanjutan pada Komperensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag negara Belanda. yang kemudian disetujui oleh Presiden. b. rancangan Konstitusi RIS disetujui .2. Bahwa dalam kurun waktu 1945-1949 di dalam situasi dimana bangsa Indonesia dalam upaya memepertahankan kemerdekaan dari pihak kolonial Belanda. negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan wakil masing-masing pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Negara BFO. tetapi dipegang oleh Perdana Menteri sebagai pimpinan kabinet dengan para menteri sebagai anggota kabinet yang secara bersama-sama atau sendiri-sendiri. Pada tangga1 29 Oktober 1949 rancangan konstitusi RIS disepakati bersama antara wakil-wakil pemerintah Republik Indonesia (Jogjakarta) dengan wakil-wakiI pemerintah negara-negara bagian RIS lainnya yaitu wakil-wakil pemerintah negara BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) di kota pantai Scheveningen. pada saat berlangsungnya Komprensi Meja Bundar (KMB). Dengan po1itik ³Devide et Impera´ dari pihak kolonial Belanda. d.1. terbentuk negara-negara bagian di wilayah Indonesia. MODUL UUD 1945 36 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 1. misalnya negara bagian Sumatera Timur. yang berlaku pada saat Indonesia menjadi negara Federal Republik Indonesia Serikat (RIS). Indonesia yang diproklamasikan pada tanggaJ 17 Agustus 1945 sebagai negara kesatuan. namun pihak kolonial Belanda ingin menjajah kembali Indonesia yang sudah merdeka. Republik Indonesia menjadi negara bagian RIS.

Negara Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. 2. Presiden bukan sebagai kepala pemerintahan.1. Pada bulan April 1950 hanya tinggal beberapa bagian dari negara bagian Indonesia Timur dan Sumatera Timur saja yang belum bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta ). Konstitusi RIS menganut sistem parlementer Sebagai konstitusi yang berlaku di negara Federal RIS. tetapi hanya sebagai kepala negara.semua pihak. 3. Berlakunya Konstitusi RIS Konstitusi RIS berlaku di seluruh wilayah Indonesia. dan ingin bergabung dengan negara bagian Republik Indonesia yang beribukota Jogjakarta. Negara Indonesia kembali menjadi negara kesatuan a. MODUL UUD 1945 37 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 4. Pada tanggal 17 Agustus 1950 negara Indonesia yang berbentuk negara federal RIS menjadi negara kesatuan. kecuali negara bagian Republik Indonesia (Jogjakarta) tetap memberlakukan UUD 1945. c. Terbentuknya Undang-Undang Dasar Sementara 1950 a. 1. Pembubaran dan penggabungan negara-negara bagian itu dimungkinkan dalam pasal 43 dan pasal 49 Konstitusi RlS. yang dalam waktu sesingkat-singkatnya bersama-sama mendirikan negara kesatuan. Presiden sekedar ³Konstitusional´ belaka. b. UNDANG-UNDANG DASAR SEMENTARA 1950 Undang-Undang Dasar Sementara (UUDS) merupakan konstitusi ketiga negara Republik Indonesia yang berlaku sah sejak tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. 5. Dalam kenyataannya sejak berdirinya RIS. Negara federal RIS berlangsung sangat singkat hanya 8 bulan yaitu dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. Persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan tersebut dalam butir c secara resmi dimuat dalam suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950. Karena rancangan Konstitusi RIS telah disetujui semua pihak. karena tidak memegang kekuasaan pemerintahan. timbul suatu keinginan dari negara-negara bagian RIS buatan Belanda yang merasa tidak cocok atas terbentuknya RIS hasil KMB. d. Konstitusi RIS menganut sistem kabinet parlementer dimana kekuasaan pemerintahan ditangan para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri.3. Pada akhirnya tercapai suatu kesepakatan antara negara Republik Indonesia (Jogjakarta) dan negara RlS yang sekaligus mewakili negara bagian Indonesia Timur dan negara bagian Sumatera Timur. maka Kontitusi RIS diberlakukan di seluruh Wilayah Indonesia. Setelah persetujuan untuk mendirikan negara kesatuan dimuat dalam . kecuali negara Republik Indonesia yang wilayahnya meliputi sebagian pulau Jawa dan Sumatera dengan Ibukota Jogjakarta. Konstitusi RIS berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 hingga tanggal 17 Agustus 1950. d.

Berlakunya UUDS 1950 UUDS 1950 berlaku di seluruh Wilayah Indonesia dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga tanggal 5 Juli 1959. 1. 3. 5. MODUL UUD 1945 38 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 b. maka proses selanjutnya adalah membuat rancangan perubahan Konstitusi RIS menjadi UUDS RI oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta). Kurun waktu 2 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 yang dikenal dengan masa Pasca Orde Baru.suatu piagam persetujuan tanggal 19 Mei 1950 sebagaimana diuraikan dalam butir l d tersebut. UUD 1945 DALAM KURUN WAKTU KEDUA Dasar hukum berlakunya UUD 1945 dalam kurun waktu kedua adalah Dekrit Presiden tangga1 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945 sebagai konstitusi negara Republik Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 1950-1959 sistem Kabinet Parlementer tidak menjamin kestabilan pemerintah. Kurun waktu 11 Maret 1966 hingga 21 Mei 1998 yang dikenal dengan masa Orde Baru. Menganut Landasan Demokrasi Liberal UUDS menganut Demokrasi Liberal yang mengutamakan kebebasan individu. Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum11 Maret 1966 . Kurun waktu 5 Juli 1959 hingga sebelum 11 Maret 1966. yaitu: 1. pada tangal 15 Agustus 1950 presiden menyatakan bahwa rancangan perubahan tersebut telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta).4. Di depan rapat gabungan senat dan DPR RIS.1. b. c. Dalam kurun waktu berlakunya UUDS 1950 dari tanggal 17 Agustus 1950 hingga 5 Juli 1959. 2. saat Dekrit Presiden dikeluarkan. c. Para menteri yang dipimpin oleh Perdana Menteri bertanggung jawab kepada DPR/Parlemen. Kekuasaan pemerintah ditangan kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri. Naskah UUDS yang telah disetujui oleh pihak RIS dan negara RI (Jogjakarta) ditandatangani bersama Perdana Menteri dan Menteri Kehakiman RIS. 4. telah terjadi pergantian kabinet sebanyak 7 (tujuh) kali karena dijatuhkan DPR. UUDS menganut sistem Kabinet Parlementer a. 4. Kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang. MODUL UUD 1945 39 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3. Presiden sekedar "konstitusional" belaka. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 hingga sekarang dapat dibagi dalam empat periode. Presiden tidak memegang kekuasaan pemerintahan. yang selanjutnya diumumkan oleh Menteri Kehakiman dan mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 1950 di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

sebelum 21 Mei 1998: a. d.MPRS mengangkat Presiden seumur hidup. Terjadi pemberontakan G-30-S/PKI Sewaktu terjadi pemberontakan G-30-S/PKI kondisi negara Indonesia memprihatinkan khususnya di bidang ekonomi.Turunkan harga-harga/perbaikan ekonomi c. . . politik. Sidang Istimewa MPRS Tahun 1967 Pada tahun 1967 diadakan sidang Istimewa MPRS. yang menetapkan GBHN dan memilih Presiden dan Wakil Presiden. yang mengangkat Jendera1 Soeharto sebagai Presiden tetap sampai terpilihnya Presiden hasil pemilu (TAP MPRS No. Lahirnya Supersemar dianggap sebagai lahirnya Orde Baru.a.1998 Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . rakyat menyampaikan TRlTURA yaitu: . d.1998 dikenal dengan masa Orde Baru. selanjutnya mengangkat Jenderal Soeharto sebagai pejabat Presiden (TAP MPRS No. Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) Pada tanggal 11 Maret 1966 Presiden mengeluarkan Supersemar kepada Letjen Soeharto untuk mengambil langkah-langkah dan tindakan untuk mengamankan negara. . 2.21 Mei 1998 1).Hak Budget DPR tidak berjalan.Bersihkan Kabinet dari unsur-unsur G-30-S/PKI. Sidang Umum MPRS Tahun 1973 Pemilu pertama dalam masa Orde Baru diadakan pada tahun 1971. yang menarik MODUL UUD 1945 40 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 kembali mandat MPRS dari Presiden pada saat itu yaitu Ir. Akhirnya pemberontakan PKI dapat digagalkan. Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1945 sampai sebelum 11 Maret 1966: . XLIV/MPRS/1968). Sidang Umum MPRS Tahun 1968 Pada tahun 1968 diadakan Sidang Umum MPRS. Hal-hal yang dapat dicatat dalam kurun waktu 1966 . Pelaksanaan UUD 1945 dalam kurun waktu 1966 . dan hukum. Tri Tuntutan Rakyat (TRITURA) Dengan dipelopori oleh pemuda/mahasiswa. karena DPR tidak menyetujui RAPBN yang diajukan pemerintah.Bubarkan PKI. . sebagaimana tercantum dalam UUD 1945. XXXIIl/MPRS/I967). dan pada tahun 1960 Presiden membubarkan DPR. c. Kurun waktu 1966 . tugas.Lembaga-lembaga negara belum dibentuk berdasarkan Undangundang. selanjutnya pada tahun 1973 diadakan sidang umum MPR. Fungsi. b. .Ketua lembaga-lembaga tinggi negara dijadikan menteri-menteri negara. b. dan wewenang dari lembaga-lembaga negara dalam . Soekarno.

perubahan yang penting adalah dibatasinya masa jabatan Presiden paling banyak 2 masa jabatan dan dinyatakan bahwa pemegang kekuasaan pembentuk UU adalah DPR. Dike1uarkannya TAP MPR No. Lembaga Tinggi negara BPK yang memeriksa tanggung jawab keuangan negara.I/MPR/1983. di lain pihak lembaga-lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas dan wewenangnya belum optimal. dan hak menyatakan pendapat. dan apabila MPR hendak merubah UUD 1945 harus melalui referendum. Pemerintahan Orde Baru berakhir. 2).Mengadakan perubahan pertama UUD 1945 yang ditetapkan tanggal 19 Oktober 1999. DPR mempunyai hak-hak yaitu hak interpelasi. Pelaksanaan UUD 1945 sesudah tanggal 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 a. anggaran. c).Memilih dan mengangkat Presiden dan Wakil Presiden. Lembaga tinggi negara Mahkamah Agung sebagai pemegang kekuasaan kehakiman yang merdeka. Ketentuan yang tercantum dalam pasal l04 TAP MPR No. Pada tanggal 14 Oktober sampai dengan 22 Oktober 1999 diadakan sidang umum MPR hasil pemilu 7 Juni 1999 yang menetapkan: . TAP MPR No. dan dalam amandemen ini ditegaskan tentang fungsi DPR (legislasi. Untuk melaksanakan fungsinya. bukan lagi Presiden. IV/MPR/1983 tentang referendum. 3). Pada tanggal 10 sampai dengan 13 Nopember 1998 diadakan Sidang Istimewa MPR. artinya terlepas dari pengaruh dan kekuasaan pemerintah. kekuasaan lembaga tinggi presiden sangat berperan. Dikeluarkannya TAP MPR No. dimana dinyatakan bahwa MPR berkehendak mempertahankan UUD 1945. VIII/MPR/1998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasal 37 UUD 1945 yang mengatur tentang perubahan UUD 1945. b. . I/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. terlepas dari kekuasaan pemerintah. Pada tanggal 21 Mei 1998. Dalam amandemen ini. MODUL UUD 1945 41 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 3.penye1enggaraan negara belum berjalan secara optimal. c. . IV/MPR/1983 telah dicabut dengan TAP MPR No. hak angket. Disatu pihak. Dalam Sidang Tahunan tahun 2000 diadakan perubaban kedua UUD 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus 2000. dan pengawasan). dalam pasal l04 dinyatakan bahwa MPR berketetapan untuk mempertahankan dan tidak akan melakukan perubahan terhadap UUD 1945. VII/MPR/I998 tanggal 13 Nopember 1998 karena tidak sejalan dengan pasaI 37 UUD 1945 yag mengatur perubahan UUD 1945. Menurut UUD 1945 antara lain dinyatakan: a). b). Lembaga tinggi negara yaitu DPR berwenang mengawasi jalannya pemerintahan.

MPR tidak lagi memilih Presiden dan Wakil Presiden. . . tetapi hanya melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum secara langsung oleh rakyat.Mengubah seluruh aturan peralihan dan aturan tambahan. .Adanya lembaga baru yaitu: DPD.Penyempurnaan pasal 23.MPR tidak lagi menetapkan GBHN.Peraturan baru tentang Bank Sentral. Adapun perubahan-perubahan yang mendasar adalah: . kebudayaan.Presiden dan atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dari jabatannya. .Presiden dan Wakil Presiden dipilih 1angsung oleh rakyat. .Dengan tegas dinyatakan bahwa Presiden tidak dapat membekukan dan membubarkan DPR. .penyempurnaan pasal 18 tentang Pemerintahan Daerah. .Susunan MPR tardiri dari anggota DPR dan DPD.MPR tidak lagi memegang dan melaksanakan kedaulatan rakyat. . . Dalam amandemen ini. . . Dengan demikian MPR bukan lagi sebagai lembaga tertinggi negara.Macam dan harga mata uang. Secara skematis. . Pelaksanaan UUD sejak kurun waktu pertama sampai dengan kurun waktu kedua dapat digambarkan sebagai berikut: UUD 1945 KURUN WAKTU PERTAMA 18 Agustus 1945 s. Komisi Yudisial. d.MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan atau Wakil Presiden atas usul DPR berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi. Mahkamah Konstitusi. Pada tahun 2001 MPR dalam Sidang Tahunan tahun 2001 ditetapkan perubahan ketiga atas UUD 1945. Tahun 2002 dalam Sidang Tahunan ditetapkan perubahan UUD keempat.Tidak ada lagi Lembaga Tinggi Negara yang namanya DPA. MODUL UUD 1945 42 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 . dan kesejahteraan sosial. tapi Presiden diberi wewenang untuk membentuk Dewan Pertimbangan yang memberi nasihat/pertimbangan kepada Presiden yang diatur dengan UU.Pengaturan kembali tentang perubahan UUD terutama prosedurnya. adalah: .d 27 Desember 1949 KONSTITUSI RIS . perubahan yang sangat mendasar.Adanya Bab baru tentang Pemilu. . .Pengertian wilayah negara. penyempurnaan pasal 28 ditambah pasal 28 A sampai dengan pasal 28 J tentang Hak Asasi Manusia (HAM) dan penyempurnaan pasal 30 tentang Pertahanan Keamanan. .Mengatur kembali tentang pendidikan. e.

2 Rangkuman UUD 1945 telah beberapa kali mengalami periode keberlakuannya. berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan terbitnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. kemudian diganti dengan Konstitusi RIS yang berlaku dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. UUD Sementara 1950 sebagai pengganti Konstitusi RIS. Konstitusi RIS merupakan konstitusi kedua yang berlaku di Indonesia dari tanggal 27 Desember 1949 sampai dengan 17 Agustus 1950. UUDS 1950 merupakan konstitusi ketiga yang berlaku di Indonesia .d Sekarang (telah diubah empat kali) Sistem Kabinet : Presidensiil MODUL UUD 1945 43 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 5. Dalam kurun waktu ini sistem pemerintahan dan kelembagaan tidak berjalan sebagaimana dikehendaki dalam UUD 1945. Karena lembaga-lembaga negara belum dapat dibentuk. Perubahan fungsi Komite Nasional menjadi Parlemen 2. maka penyelenggaraan negara termasuk di dalamnya penyelenggaraan pemerintah diperlakukan ketentuan Pasal IV Aturan Peralihan. Periode pertama berlaku dari tanggal 18 Agustus 1945 sampai dengan 27 Desember 1949. sebagai negara bagian RIS yang tetap memberlakukan UUD 1945. Perubahan Kabinet Presidensil menjadi Kabinet Parlementer Sistem Kabinet : Parlementer UUD SEMENTARA 1950 17 Agustus 1950 s. Dalam kurun waktu pertama berlakunya UUD 1945 terjadi dua penyimpangan konstitusional. dan berlaku di seluruh wilayah kecuali Negara Republik Indonesia dengan Ibukota Jogyakarta. maka atas dasar Dekrit Presiden tersebut UUD 1945 diberlakukan untuk yang kedua kalinya. yaitu berubahnya fungsi KNIP menjadi parlemen dan berubahnya sistem kabinet dari Kabinet Presidensiil menjadi Kabinet Parlementer.27 Desember 1949 s. Konstitusi RIS berlaku pada saat negara Indonesia menjadi negara federal.d 17 Agustus 1950 Sistem Kabinet : Presidensil Dua penyimpangan konstitusional : 1. UUD 1945 dalam kurun pertama tidak dapat dilaksanakan dengan baik karena kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan yaitu disatu pihak kolonial Belanda berupaya untuk menguasai Indonesia kembali. dilain pihak Indonesia berusaha memusatkan segala upaya untuk mempertahankan kemerdekaan yang baru saja diproklamirkan. Setelah terjadi krisis dalam penyelenggaraan negara.d 5 Juli 1959 Sistem Kabinet : Parlementer Demokrasi : Liberal UUD 1945 KURUN WAKTU KEDUA 5 Juli 1959 s.

sedangkan Penjelasan dihapus. dan Komisi Yudisial. Kurun waktu berlakunya UUD 1945 kedua dapat dibagi menjadi beberapa periode. periode IV. antara lain terjadinya pemberotakan G-30-S/PKI yang kemudian diikuti dengan lahirnya Tritura. sistem kabinet yang berlaku adalah Kabinet Parlementer. sedangkan DPA dihapus. UUDS 1950 berlaku dari tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan 5 Juli 1959. terdapat lembaga-lembaga baru. Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 dari tanggal 5 Juli 1959 sampai dengan sekarang. Dalam amandemen ini. periode II. dan disusul dengan terbitnya Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) pada tanggal 11 Maret 1966 yang kemudian dianggap sebagai momen lahirnya Orde Baru. Sistem demokrasi yang berlaku adalah demokrasi liberal dengan mengutamakan kebebasan individu. kurun waktu 11 Maret 1966 sampai dengan 21 Mei 1998 (masa Orde Baru). dimana pada periode ini UUD 1945 telah mengalami perubahan (amandemen) sebanyak empat kali (sampai dengan tahun 2002). Kurun waktu kedua berlakunya UUD 1945 ditandai dengan MODUL UUD 1945 44 PUSDIKLAT PEGAWAI BPPK 2008 beberapa kejadian. seperti: DPD. kurun waktu 21 Mei 1998 hingga 22 Oktober 1999 (Pasca Orde Baru).menggantikan Konstitusi RIS. dimana kekuasaan pemerintah dijalankan oleh kabinet yang dipimpin oleh Perdana Menteri yang bertanggung jawab kepada Parlemen (DPR). Pada saat berlakunya UUDS 1950. yaitu: periode I. yang dibentuk berdasarkan undang-undang. kurun waktu 5 Juli 1959 sampai dengan sebelum 11 Maret 1966. Mahkamah Konstitusi. dan Presiden diberi kewenangan untuk membentuk Dewan Pertimbangan. periode III. UUD 1945 mengalami perubahan yang signifikan. . Disamping itu. kurun waktu 22 Oktober 1999 hingga sekarang (ada penulis yang membagi periode ini menjadi beberapa periode). yaitu sturktur UUD 1945 yang hanya terdiri dari Pembukaan dan Pasal-pasal (Pasal II Aturan Tambahan).