Sistem Hukum dan Peradilan Internasional

A. MENDESKRIPSIKAN SISTEM HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL 1. Pengertian Hukum
a. Pengertian Sistem Hukum Pengertian Sistem, Menurut Para Ahli :

1. Pamudji Sistem adalah suatu Kebulatan atas Keseluruhan yang Komplek dan Trorganisir 2. Poerwardaminta Sistem adalah sekelompok bagian-bagian (alat dan sebagainya) yang berkerja bersamasama untuk melaksanakan suatu maksud 3. Sumantri Sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang berkerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud Jadi, Sistem adalah sekelompok bagian-bagian yang berkerja bersama-sama untuk

melakukan suatu maksud.

b. Pengertian Hukum  Menurut Para Ahli : a. Prof. Dr. Van Kan Hukum adalah keseluruhan peraturan hidup yang bersifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia di dalam Masyarakat. b. Utrecht Hukum adalah himpunan petunjuk hidup (perintah dan larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat dan jika dilanggar dapat menimbulkan tindakan dari pemerintah. c. J. C. T Simorangkir Dan Woerjono Sastropranoto Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa dan dibuat Oleh badanbadan resmi yang berwajib, yang menentukan tingkah laku dalam lingkungan masyarakat. 

Unsur-unsur Hukum : a. Peraturan atas kaidah-kaidah tingkah laku manusia

b. Peraturan dibuat oleh lembaga yang berwenang membuatnya c. Peraturan bersifat memaksa

d. Peraturan mempunyai sanksi yang tegas  Ciri-ciri Hukum : a. Adanya perintah dan larangan b. Perintah dan Larangan harus ditaati oleh setiap orang  Isi Hukum, terdiri atas tiga macam yaitu : a. Gebod (Suruhan) Adalah kaidah Hukum yang berisikan suruhan. Contoh : Pasal 45 ayat 1 UU No. 1/1974 tentang pokok ³Perkawinan menyatakan bahwa kedua orang tua wajib mendidik putra-putrinya (anak)´ b. Verbod (Larangan) Adalah kaidah Hukum yang berisikan Larangan Contoh : Pasal 8 UU No.1/1974, menyatakan bahwa perkawinan dilarang berhubungan darah dalam garis keturunan lurus kebawah ataupun keatas. c. Mogen (Kebolehan)

Adalah aidah Hukum yang berisikan Kebolehan Contoh : Pasal 1 UU No. 1/1974, menyatakan pihak yang menikah dapat mengadakan perjanjian tertulis pada waktu atau sebelum perkawinan berlangsung.  Tujuan Hukum, juga dapat dirinci yaitu : 1. Untuk mewujudkan keadilan 2. Untuk mengatur tata tertib masyarakat secara damai 3. Melindungi kepentingan manusia dalam masyarakat 4. Untuk menjamin adanya ebahagiaan hidup Manusia 5. Untuk mengadakan pembaruan masyarakat  Prinsip-prinsip kekuasaan Hukum, yaitu : 1. Adanya pengakuan dan Jaminan HAM 2. Adanya peradilan yang bebas tidak memihak 3. Adanya jaminan kepastian Hukum dalam semua bentuk persoalan.  Kepastian Hukum mangadung berberapa Pengertian, yaitu : 1. Pemahaman dan Pemakaian terhadap tertib Hukum yang ada 2. Keharusan Hukum menjadi Positif 3. Pemakaian terhadap tertib hukum yang ada

 Fungsi Hukum : 1. Untuk menyelesaika pertikaian 2. Memberikan jaminan dan kepastian Hukum 3. Menata kehidupan masyarakat agar terib dalam pergaulan hidup 4. Memelihara dan mempertahankan aturan tata tertib dalam msyarakat 5. Menciptakan rasa tanggung jawab terhadap perbuatan anggota masyarakat dan penguasa.

c.

Pengertian Hukum Internasional

o Menurut Para Ahli :

1. Mochtar Kusumaatmadja Hukum Internasional adalah keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas-batas Negara-negara antara Negara dengan Negara; Negara dengan subjek Hukum lain bukan negra atau Subyek hukum bukan Negara satu sama lain. 2. J.G. Strke Mendefenisikan Hukum Internasonal sebagai sekumpulan Hukum (Body of Law) yang sebagian besar terdiri dari asas-asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan Negara-negara satu sama lain. 3. Ivan A. Shearer Hukum internasional adalah sekumpulan peraturan hukum yang sebagian besar mengatur tentang prinsip-prinsip dan aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh Negara-negara (Subjek Hukum internasional) dan Hubungannya satu sama lain meliputi : a. Aturan-aturan hukum yang berhubungan dengan Fungsi-fungsi institusi atau Organisasi-organisasi, hubungan antara institusi dan Organisasi-organisasi tersebut, serta hubungan antara institusi dan Organisasi-organisasi tersebut dengan Negara dan Individu-individu. b. Aturan-aturan Hukum tertentu yang berhubungan dengan individu-individu yang menjadi perhatian Komunitas internasional selain entitas Negara.

o Jadi, Hukum Internasional adalah Hukum Internasional merupakan Hukum yang

mengatur Hubungan hukum antara Negara dan Negara, Negara dan Subjek hukum lain Bukan Negara, atau Subjek Hukum bukan Negara satu sama lain.

o Tujuan Hukum Internasional

Untuk mengatur masalah-masalah bersama yang penting dalam hubungan di antara subjek-subjek hukum Internasional.

2. Sumber Hukum Internasional
Menurut Mochtar Kusumaatmadja dalam Hukum Internasional Humaniter (1980), Sumber Hukum Internasional dibedakan atas Sumber hukum dalam arti Formal dan Sumber Hukum dalam arti material. Sumber Hukum Inernasional formal diatur dalam Piagam PBB. Sedangkan Sumber Hukum Material membahas tentang dasar belakunya Hukum di suatu Negara. 

Sumber hukum material Terdiri dari dua aliran berikut : 1. Aliran Naturalis, Aliran ini bersandar pada Hak Asasi atau hak -hak alamiah yang bersumber dari Hukum Tuhan sehingga menempati Posisi yang lebih tinggi dari Hukum Nasional (Grotius) 2. Aliran Positivisme, Aliran ini mendasarkan berlakunya hukum Internasional pada persetujuan bersama dari Negara-negara ditambah dengan asas pacta sunt servada (Hans Kelsen) 

Sumber Hukum Formal Sumber Hukum Internasional dalam arti Formal merupakan sumber Hukum Internasional yang paling Utama dan memiliki Otoritas tertinggi serta otentik yang dapat dipergunakan oleh mahkamah internasional di dalam memutuskan suatu sengketa internasional sebagaimana tercantum dalam Pasal 38 ayat 1 Statuta Mahkamah Internasional, yaitu sebagai berikut :

1. Perjanjian Internasional (Traktat) Perjanjian Internasional adalah suatu Ikatan Hukum yang terjadi berdasarkan kata sepakat antara Negara-negara sebagai anggota Organisasi bangsa-bangsa dengan tujuan melaksanakan Hukum tertentu yang mempunyai akibat Hukum tertentu. Konvensi-konvensi atau perjanjian Internasional merupakan sumber utama hukum internasional. Konvensi tersebut dapat berbentuk bilateral maupun Multilateral.

Keputusan-keputusan peradilan Keputusan-keputusan peradilan memainkan peranan yang cukup penting dalam membantu pembentukan norma-norma baru hukum Internasional. Traktat (Treaty) : Perjanjian Internasional c. Terbentuknya suatu Hukum kebiasaan didasari oleh Praktik yang sama. 27 agustus 1928 c. yaitu sebagai berikut : a. S. Fungsi dari prinsip-prinsip Hukum umum ini terdiri atas tiga hal berikut yaitu : 1.  Sumber Umum Hukum Internasional yaitu : Sumber Hukum Internasional dapat dikategorian dalam lima bentuk yaitu sebagai berikut : a. Asas Hukum umum yang diakui bagi Negara-negara beradab . Sebagai pelengkap dari Hukum kebiasaan dan perjanjian Internasional 2. Sebagai pembatasan bagi perjanjian Internasional dan Hukum Kebiasaan 4. Kebiasaan Internasional b. Piagam perserikatan Bangsa-bangsa Konvensi-konvensi Wina mengenai Hubungan diplomatik 1961 dan Hubungan Konsuler 1963 e. General treaty for the renunciation of war. 1982 2. Prinsip-prinsip Umum Hukum Menurut Sri Setianigsih Suwardi.Konvensi-konvensi internasional yang merupakan sumber utama hokum Internasional adalah konvensi yang berbentuk Law Making treaties adalah perjajian-perjanjian Internasional yang berisikan prinsip-prinsip dan ketentuan yang berlaku secara Umum.H. 3. Konvensi-konvensi Den Haag 1899 dan 1907 mengenai Hukum perang dan penyelesaian sangketa secara damai b.. Hukum kebiasaan Internasional Hukum Kebiasaan berasal dari prakti Negara-negara melalu sikap dan tindakan yang diambilnya terhadap suatu persoalan. dijalankan secara Konstan tanpa adanya pihak yang menentang serta diikuti oleh banyak Negara. Sebagai penafsiran bagi perjanjian Internasional dan Hukum Kebiasaan 3. Konvensi PBB tentang hukum laut. d.

Asas Hukum Internasional a. Agar Pergaulan dan Hubungan antarbangsa dapat berjalan dengan baik. yaitu : a. Yuri Prudensi : Keputusan hakim terahulu yang kemudian dujadikan sebagai dasar Hukum Pengambilan keputusan Hakim 3. Untuk mencegah dan mengatasi perselisihan atau kesalahpahaman Dallam Hubungan Internasional c.d. Hukum Internasional bersifat hanya sebagai hukum Koorditif. Jika terjadi suatu pelanggaran dari perikatan yang telah disepakati dan menimbulkan peselisihan. Kedua Hukum tersebut selalu mengandung unsur-unsur asing didalamnya. adalah ketentuan-ketentuan yang mengatur hubungan hukum antara seseorang dan Orang lain yang berlainan warga negaranya dalam sebuah Negara yang berkenaan dengan keperdataan. 4. 5. adalah Kumpulan peraturan Hukum tentang hubungan antar Negara merdeka dan berdaulat b. Asas Teritorial Asas territorial adalah asas yang didasarkan pada kekuasaan Negara atas daerahnya. Konsep Dasar Hukum Internasional Hukum internsional digolongkan menjadi dua. Menurut asas ini negra melaksanaan hukum bagi semua orang dan barang yang berada diwilayahnya berlaku Hukum Internasional. . Makna Hukum Internasional a. yaitu hubungan hukum yang terjadi berkenaan dengan sebuah Negara dan Negara lain atau warga Negara dengan Orang asing. Hukum Publik Internasional. apabila masing-masing negara menghargai dan menaati Hukm Internasional b. atau Orang asing dengan orang asing dalam sebuah Negara. Doktrin : Ajaran Para ahli terkemuka e. Membawa Dunia yang tertib dan Damai sehingga akan membawa kesejahteraan umat manusia. Hukum (Privat) Perdata. maka penyelesaiannya dapat dilakukan Oleh Mahkamah Internasional.

Ne Bis In Idem Maksud dari asas tersebut yaitu : 1) Tidak seorang pun dapat diadili sehubungan dengan perbuatan kejahatan yang untuk itu uang bersangkutan telah diputus bersalah atau dibebaskan 2) Tidak seorangpun dapat diadili di pengadilan lain Untuk kejahatan dimana Orang tersebut telah dihukum atau dibebaskan oleh pengadilan pidana Internasional. hukum tidak terikat dengan batas-batas wilayah suatu Negara. Asas Persamaan Derajat Adalah Hubungan antar bangsa hendaknya didasarkan pada asas bahwa Negara yang berhubungan adalah Negara yang berdaulat. 3) Tidak seorang pun yang telah diadili oleh suatu pengadilan disuatu Negara mengenai perbuatan yang dilarang berdasarkan Pasal 6. e. dan pasal 8 boleh diadili berkenaan dengan perbuatan yang sama. f. Asas Kebangsaan Asas kebangsaan adalah asas yang didasak pada kekuasaan Negara untuk warga an negaranya. Negara dapat menyesuaikan diri dengan keadaan dan peristiwa yang berkaitan dengan kepentingan umum. c. Pacta Sunt Servanda .b. g. serta kewajiban dalam menjalin Hubungan Internasional. Pasal 7. Menurut asas ini setiap warga Negara di mana pun ia berada tetap mendapat perlakuan Hukum dari negaranya. Sehingga masing-masing pihak mengetahui secara jelas manfaat. tetapi secara Faktual dan Substansinya masih terjadi ketidaksamaan derajat. Asas Keterbukaan Dalam Hubungan antar bangsa yang berdasarkan hukum internasional diperlukan adanya kesediaan masing-masing untuk memberikan informasi secara jujur dan dilandasi rasa keadilan. d. hak. Secara Formal memang Negara -negara didunia sudah lama derajatnya. khusunya dalam bidang ekonomi. Asas kepentingan Umum Adalah asas yang didasarkan pada wewenang Negara untuk melindungi dan mengatur kepentingan hidup masyarakat. Jadi.

Individu atu perorangan. dan pemberontak atau Pihak yang sedang bersangketa. Dalam Pedoman tertib Diplomatik dan Prootokoler. h. ³Involability´ meruapak terjemahan dari istilah ³Inviolable´ yang artinya seorang penjabat diplomatic tidak dapat ditangkap atau ditahan oleh alat perlengkapan Negara penerima dan sebaliknya Negara penerima berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah demi mencegah serangan atas kehormatan dan kekebalan dari pribadi penjabat diplomatik yang bersangkutan. Negara Negara adalah Subjek Hukum Internasional. Jus Cogents Dalam perjanjian Internasional pun dikenal asas Jus Congenst. i. Hal ini sejalan dengan lahirnya Hukum Internasional itu sendiri atau sesuai dengan Istilah lain dari Hukum Internasional (Hukum Antar Negara) b. Tahta Suci (Vatikan) . Berikut penjelasannya adalah sebagai berikut : a.Merupakan asas yang dikenal dalam perjanjian Internasional. 6. palang merah Internasional. antara lain Negara. Tahta Suci di Vatikan. Inviolability dan Immunity Dalam Hukum Diplomatik dan Konsuler dikenal asas Inviolability dan Immunity. Asas ini menjadi kekuatan Hukum dan Moral bagi semua Negara yang mengikatkan diri dalam perjanjian Internasional. Maksudnya ialah bahwa perjajian Internasional dapat batal demi hukum jika pada pembentukannya bertentangan dengan suatu kaidah dasar dari Hukum Internasional umum (Pasal 53 Konvensi Wina 1969). Organisasi-organisasi Internasional. Subjek Hukum Internasional Hal-hal yang menjadi Subjek hukum Internasional.

misalnya mereka pun memiliki hak yang sama untuk : 1) Menentukan nasib sendiri 2) Hak secara bebas memilih sistem ekonomi. Palang merah Internasioanl dijadikan sebagai Subjek Hukum Internasional karena adanya berberapa perjanjian dan berberapa Konvensi Palang merah (Konvesi Jenewa) tentang perlindungan korban perang. . orang perorangan dapat dikatakan sebagai Subjek Hukum Internasional. pemberontak dapat memperoleh kedudukan dan hak sebagai pihak yang bersengketa dalam berberapa hal tertentu. musisi atau wakil olahraga. Orang perorangan (Individu) Dalam arti yang terbatas. c.Merupakan suatu Contoh dari Subjek Hukum internasional selain Negara. Palang Merah Internasional Palang merah Internasional berkeduduan di Jenewa Swiss. d. Misalnya. ILO. Hal ini merupakan peninggalan sejarah dari sejak zaman dahulu ketika Paus bukan hanya merupakan kepala gereja Roma. dan FAO memiliki hak dan kewjiban. Pemberontakan dan Pihak Sangketa Menurut hukum perang. seperti telah ditetapkan dalam konvensi-konvensi Internasional sebagai anggaran dasarnya. Organisasi Internasional Organisasi Internasional seperti PBB. para turis. Selain itu. melainkan memiliki kekuasaan duniawi. dan kejahatan perang Oleh mahkamah Internasional. Perjanjian Versailles pada 1919 yang mengakhiri Perang Dunia I telah menetapkan pasal-pasal yang memungkinkan orang-orang mengajukan perkara ke hadapan mahkamah bitrasi internasional. pelajar. Para pemberontak dianggap sebagai salah satu seubjek Hukum Internasional yang memiliki berberapa alasan. GATT. WHO. ada penuntutan terhadap bekas para pemimpin perang jerman dan jepang yng dituntut untuk orang perseorangan (Individu) dalam perebutan yang dikelompokkan sebagai kejahatan terhadap perdamaian kejahatan terhadap kemanusiaan. individu para perwakilan suatu Negara. f. Politik dan Sosial sendiri 3) Hak menguasai sumber kekayaan alam dari wilayah yang didudukinya. e.

kecuali bagi Negara-negara yang telah menandatangai Optional Clause. 2. setiap Negara anggota PBB tidak diwajibkan membawa masalah perselisihan yang mereka hadapi ke pengadilan.7. Masa dipilih para hakim mahkamah Internasional adalah 9 tahun sekali dengan ketentuan dapat dipilih kembali. b. Mempunyai Reputasi yang baik dan terhormat 2. Member nasehat tentang persoalan hukum kepada majelis Umum dan Dewan Kemanan. Lembaga Peradilan Internasional a. Pengadilan Internasional Dalam penyelenggaraan Pengadilan Internasional. Ketentuan tersebut dicantumkan dalam pasal 36 ayat 2 Piagam Mahkamah Inetrnasional yang menyatakan bahwa ³Negara-negara peserta Piagam Mahkamah Internasional dapat menerangkan bahwa mereka mengakui kekuasaan ahkamah Internasional sebagai kekuasaan yang mengikat berdasar hukum dan dapat tidak mengikat berdasarkan perjanjian Istimewa´ . Sedangkan pada ayat 2 menyatakan bahwa ³Negara yang bukan anggota PBB boleh menjadi peserta dari Piagam Mahkamah Internasonal sesuai Syarat-syarat yang ditetapkan oleh majelis Umum atas anjuran Dewa Keamanan´. Mahkamah bertugas menyelesaikan perselisihan internasional dari Negara-negara anggota PBB. sebab semua anggota PBB adalah Ipsofacto dari PBB. Sebagai peradilan Internasional. Mahkamah Internasional y Mahkamah Internasional berkedudukan di Den Haag (Belanda). Mempunyai Ilmu Pengetahuan yang luas di bidang hukum Internasional y Tugas Hakim Internasional Menerima Perkara-perkara dari Negara anggota yang telah ditentukan dewan keamanan 1. mahkamah Internasional beranggotakan 15 hakim yang dipilih oleh Majelis Umum dan Dewan keamanan. Sebagai aparat perlengkapan PBB. Menerima persengketaan hukum Internasional dari dewan keamanan 3. y Syarat-syarat untuk menjadi Hakim Internasional 1.

misalnya mengatur batas negara. B. mengatur hubungan diplomasi. Pelanggaran-pelanggaran Internasional (kesalahan-kesalahan yang tidak ada kaitannya dengan kewajiban-kewajiban kontraktual) c. baik masa perang maupun masa damai. Peranan hukum internasional. Hubungan internasional mengenai proses perkara berdasarkan surat gugatan. Prinsip hukum internasional adalah bahwa ³setiap pelanggaran atas perjanjian menimbulkan suatu kewajiban untuk mengganti rugi. negara dan korporasi asing serta sengketa antarnegara dan kesatuan kenegaraan bukan negara. SENGKETA INTERNASIONAL 1. yaitu : a. seperti perundingan diplomatik dan mediasi dengan meminta pihak ketiga sebagai perantara. dan budaya. walaupun penandatanganan dari Negara -negara anggota hanya mengenai penyelesaian perselisihan Hukum saja. Dengan adanya Optional Clause menunjukkan langkah penting menuju suatu pengadilan Internasional wajib. negara dan individu. sengketa internasional melibatkan hubungan antarnegara. Hukum damai mengurus hubungan antarnegara walaupun dalam keadaan damai. sosial.Dalam hal ini. Tujuan hukum internasional ialah mengatur hubungan-hubungan antarnegara berdasarkan keadilan. dan kesusilaan. Hukum perang adalah hukum yang mengatur hubungan antarnegara yang berperan dan menentukan larangan-larangan cara berperang. Hukum damai juga mengatur cara memecahkan perselisihan dengan jalan damai. Selain mengatur masalah kepentingan bersama dalam bidang ekonomi. perikemanusiaan. Dalam konteks hukum internasional. Klaim-klaim . Sebab ± Sebab Sengketa Internasional Sengketa adalah permasalahan antara Dua Negara atau lebih. Pelanggaran traktat atau berkenan dengan kewajiban-kewajiban kontraktual. maka sengketa internasional mencakup sengketa antarnegara dan negara. membuat.´ b.  Macam-macam Pelanggaran Internasional. Jika dilihat dari cakupannya. melaksanakan. dan menghapus traktat. pengambilan hak milik. Dari beberapa permasalahan mengenai suatu tindakan yang dapat menimbulkan sengketa internasional dapa dibagi dalam t pelanggaran internasional.

Faktor Ideologi. seperti : Agresi. Kompleksitas Organisasi (Bisnis maupun Non Bisnis) yang cukup tinggi i. Dalam Hal ini pada Umumnya kelompok mayoritas yang dominan l. Kusnadi mengemukakan berberapa sebab timbulnya Konflik yaitu : a. Adanya tugas yang saling bergantung satu sama lain h. yaitu : a. yaitu : a. genocide. Adanya kepribadian yang saling bertentangan b. pertentangan antara Negara pendukung Negara Liberal dan Negara pendukung Ideologi Sosialis-komunis . Gangguan terhadap hubungan persahabatan negara-negara. apartheid serta pencemaran besar-besaran tehadap atmosfer dan udara. Adanya harapan yang sangat Sulit untuk Dipenuhi m. c. tindakan-tindakan yang membahayakan atau dapat membahayakan Perdamaian Internasional. Misalnya. Mempertahankan dominasi kolonial dengan kekuatan (yang bertentangan dengan penentuan nasib sendiri). Adanya yugas yang batasannya kurang jelas dan sering kali bersifat Tumpang Tindih d. Pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya serius terhadap larangan melakukan perbudakan. Gangguan terhadap kemerdekaan nasional.  Pelanggaran internasional yang dapat menimbulkan sengketa. k. Adanya system nilai yang saling bertentangan c. Pelanggaran agresi. yaitu pertentangan atau sangketa Internasional yang dipicu Oleh perbedaan Ideologi. b. j. Adanya persaingan yang diberi fasilitas yang sangat terbatas Prosese Komunikasi yang tidak tepat g. Adanya persaingan yang tidak Fair e. f.  H. Adanya kebijakan-kebijakan yang tidak jelas dan tidak dapat diterima secara rasional Adanya berbagai tekakan yang cukup besar Adanya keputusan yang dibuat berdasarkan kolektif. Permasalahan dilematis yang sangat sulit untuk diselesaikan  Faktor Yang menyebabkan terjadinya Sengketa Internasional.

Misalnya. yaitu pertentangan atau sangketa antarnegara yang dipicu oleh adanya perebutan sumber daya alam (SDA). Fanatisme Budaya Arab terhadap Dunia Non-Arab sehingga terjadi pemberontakan dan terror (Mesir. Misalnya. Saat Irak menduduki dan mempertahankan wilayah Kuwait. Misalnya. yaitu a. Faktor Pertahanan dan Keamanan. Faktor Ekonomi. Aljazair.b. Factor Politik. kemudian diserang oleh Pasukan Amerika Serikat dengan Pasukan Multinasional dari berbagai Negara.Sangketa antara Malaysia dan Indonesia mengenai Pulai Sipandang dan Ligitan. Penyelesaian Sengketa Internasional y Cara Menyelesaikan sengketa Internasional. Pada Dasarnya negosiasi hana berpusat pada diskusi yang dilakukan oleh pihak -pihak yang terkait. 2. Mediasi Mediasi artinya perantaraan. ketika amerika Serikat menyerang Irak. Negosiasi Merupakan metode Penyelesaian sengketa yang paling tradisional dan sederhana. penyelesaian sengketa tidak melibatkan pihak ketiga. Dalam metode negosiasi. banyak pengamat politik yang menduga bahwa disamping faktor Politik. Faktor Sosial Budaya. Misalnya. 2. d. Iran. yaitu pertentangan atau sangketa antarnegara yang dipicu Oleh adanya kepentingan Untuk menguasai bagian wilayah Negara atau perbatasan wilayah Negara. c. yaitu petentangan atau sangketa yang terjadi karena pebedaan sosial budaya. Juga Faktor ekonomi. yakni salah satu cara penyelesaian sengketa internasional di mana adanya keterlibatan atau campur tangan sengketa atau perselisihan dan menghasilkan penyelesaian yang dapat di terima oleh pihak -pihak . yaitu ingin mengusai Minyak Di Timur Tengah. yaitu pertentangan atau sangketa yang terjadi karena masing-masing pihak mempertahankan daerahnya atau kekuasaannya. Metode-metode Diplomatik 1. dan Libya) e.

3. baik yang bersifat tetap atau ad hoc untuk menangani suatu sengketa. Mediasi merupakan Bentuk lain dari Negosiasi. yaitu untuk menyelidiki sengketa dan menyarankan batas penyelesaian yang mungkin. pembatalan dan sebagainya. Perbedaanya. Inquiry Metode ini digunakan untuk mencapai penyelesaian sebuah sengketa dengan cara mendirikan sebuah Komisi atau badan yang bersifat Internasional untuk mencari dan mendengarkan semua bukti-bukti yang relavan dengan permasalahan. atau memberi pihak-pihak. Berikut Metode-metode penyelesaian sengketa internasional secara Legal yaitu : 1. Semua komisi konsiliasi mempunyai fungsi yang sama. Tugas komisi ialah mendukung dan menyusun agenda dialog-dialog. Merills menyatakan bahwa kelebihan dari arbitrasi adalah arbitrasi dapat . berada pada pemeriksaan yang tidak memihak atas sengketa tersebut dan berusaha untuk menentukan batas penyelesaian yang dapat di terima oleh pihak-pihak. keputusan arbitrasi akan memutuskan sengketa. sambil memberi mereka bantuan apa saja yang mungkin berguna untuk mencapai kesimpulan yang tepat dan berhasil.yang bersengketa. Metode-metode Legal Metode ini merupakan cara penyelesaian sengketa internasional secara yudisial (Hukum) dalam hukum Interasional. Arbitrasi memberikan keputusan yang mengikat. Seseorang mediator merupakan pihak ketiga memiliki peran aktif untuk mencari solusi yang tepat dalam melancarkan terjadinya kesepakatan di antara pihak-pihak yang terkait. yang tentu saja berbeda dengan system hukum nasional. Arbitrase Arbitrasi berperan untuk memberi pihak-pihak yang bersengketa kesempatan mendapatkan keputusan dari hakim atau hakim-hakim berdasarkan pilihan mereka sendiri. seperti bantuan yang mereka minat. Konsiliasi Pengertian konsiliasi adalah suatu cara untuk menyelesaikan sengketa internasional mengenai keadaan apapun di mana suatu komisi yang di bentuk oleh pihak-pihak. Mediasi melibatkan Pihak ketiga yang bertindak sebagai pelaku mediasi (Mediator). b. pandangan untuk menyelesaikannya. 4. Akibatnya tidak akan timbul masalah penafsiran.

Mahkamah Internasional berwenang untuk memutuskan suatu kasus melalui persetujuan dari semua Pihak yang bersengketa. Karena cara kekerasan ini justru akan mendatangkan malapetaka baru bagi kehidupan masyarakat dan mengganggu kedamaian masyarakat internasional secara umum. dinyatakan bahwa sangketa dapat diselesaikan melalui Organisasi Regional. Salah Satu Fungsi Utama Organisasi adalah menyediaan wadah yang terstruktur bagi pemerintah Negara untuk melakukan Hubungan-hubungan diplomatik. Dalam pelaksanaan mewujudkan perdamaian dunia LBB tidak berhasil. Contoh Organiasi Regional yaitu NATO.digunakan untuk menghasilkan penyelesaian atas masalah yang dipilih dan berlandaskan pada suatu dasar yang di setujui. Latar Belakang terbentuknya PBB LBB didirikan pada tanggal 10 januari 1920 yang dipelopori oleh presiden Amerika Serikat yaitu Woodrow Wilson. Cara-cara penyelesaian perdamaian mempunyai kelebihan di samping juga adanya kekurangan. Tujuan LBB . PBB 1. 3. ASEAN. Pengadilan-pengadilan Lainnya Salah satu Persoalan hukum yang acapkali timbul dalam era Globalisasi adalah Persengketaan dalam perdagangan internasional. Uni Eropa. dan Liga Arab. y Penyelesaian Sengketa melalui Organisasi internasional a. Organisasi Regional Dalam Deklarasi manila (1982) tentan penyelesaian sangketa secara damai. Gagasan ini muncul sebelum PD I. WTO sebgai sebuah Organisasi perdagangan dunia memiliki sistem peradiln tersendiri dalam kaitannya dengan Penyelesaian sengketa. 2. Tentu saja bagi setiap negara yang bersengketa menghendaki jalan keluar yang terbaik dan menghindari penyelesaian dengan cara kekerasan. b. Mahkamah Internasional Merupakan Pengadilan yang memiliki yurisdiksi atas berbagai macam persoalan internasional. seperti peperangan.

sosial. yaitu : y y y PBB dibentuk atas dasar persamaan kedaulatan bagi anggota-anggotanya Setiap anggota dalam memenuhi kewajibanya harus dengan itikad baik Setiap anggota dalam menyelesaikan pertikaian harus dengan jalan damai . o Menciptakan perdamaian dan keamanan Internasional o Memajukan Hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan hak. dan kemanusiaan. Tujuan Tersebut sangat erat kaitannya dengan upaya penyelesaian sangketa Internasional secara damai. yaitu : menghimbau untuk membentuk secepatnya organisasi internasional yang bertujuan memelihara perdamaian dan keamanan internasional. Isi Atlantic Charter yaitu : Bangsa-bangsa dapat menentukan nasib sendiri b. Tolak jalannya kekerasan kekuasaan - Isi Deklarasi Moskow. Tujuan PBB Sebagaimana Pasal 1 Piagam PBB. o Menjadikan PBB sebagai pusat Usaha dalam merealisasikan tujuannya. kebudayaan. hak menentukan nasib sendiri. Perdamaian dunia d. Gagalnya LBB dalam mewujudkan perdamaian Dunia b. Pecahnya PD II 2. Asas-asas PBB (pasal 2 ayat 1 Piagam PBB). - Berdirinya PBB yaitu : a. dan tidak mencampuri urusan dalam negeri Negara lain o Mewujudkan kerjasama internasional dalam memecahkan permasalahan internasional di bidang ekonomi. a. Bangsa-bangsa dapat ikut daam perdagangan atau ekonomi c. 3.Untuk menciptakan perdamaian dan keamanan dunia serta mewujudkan kerjasama dunia. salah satu tujuan PBB adalah mempertahankan perdamaian dan keamanan Internasional.

Inggris. Dewan Keamanan (Security Council) Terdiri dari dua macam keanggotaan yaitu anggota tetap dan tidak tetap. Rusia.y Setiap anggota harus memberikan bantuan kepada PBB dengan cara-cara yang telah digariskan dalam piagam PBB y y PBB tidak diperkenankan mencampuri urusan dalam negeri Negara anggota PBB menjamin supaya Negara-negara bukan anggota dapat bertindak selaras dengan asas-asas piagam PBB 4. Bersedia memenuhi kewajiban sebagai anggota PBB 3. Keaggotaan PBB terdiri dari : a. Apabila dalam suatu persidangan salah satu anggota tetap memveto keputusan maka keputusan tersebut dibatalkan. Tugas Dewan Keamanan adalah membantu mencapai perdamaian dunia dan berupaya menyelesaikan konflik yang terjadi antarnegara di dunia agar dapat terselesaikan secara damai. Badan Pokok 1. Negara merdeka dan cinta damai 2. Alat atau Perlengkapan PBB terdiri dari : a. Prancis. . Majelis Umum (General Assembly) Melaksanakan sidang sekitar bulan September sampai Oktober tiap tahunnya. Bertugas merundingkan permasalahan yang ditetapkan dalam Piagam PBB termasuk yang diajukan Dewan Keamanan. Telah mendapat rekomendasi dari Dewan Keamanan PBB serta disetujui oleh 2/3 dari Jumlah anggota Majelis umum PBB yang hadir dalam sidang. yaitu AS. dan Cina. Anggota Tambahan Yaitu anggota yang masuk. 5. kemudian dengan melalui Syarat-syarat tertentu yaitu : 1. artinya hak untuk membatalkan suatu keputusan. Anggota tetap Dewan Keamanan memiliki hak veto. Anggota tetap terdiri atas lima negara (The Big Five). Sedang anggota tidak tetap terdiri dari sepuluh negara yang dipilih setiap dua tahun dalam sidang umum. dan menyusun anggaran belanja PBB. 2. Anggota Asli (Original Member) Yaitu Negara yang ikut langsung menandatangani piagam PBB di San Fransisco tanggal 26 Juni 1945 b.

Sekretariat. UNTAC 7. Ilmu Pengetahuan. Mahkamah juga mengangkat panitera dan pegawai-pegawai lain yang di anggap perlu. tetapi kuorum dengan 9 anggota sudah cukup untuk mengadili suatu perkara. Mahkamah memilih ketua dan wakil ketua untuk masa jabatan tiga tahun dan dapat dipilih kembali.3. Badan Khusus : 1. 5. dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal Sekretariat PBB bertugas melaksanakan tugas-tugas administratif PBB. PERANAN MAHKAMAH INETRNASIONAL DALAM PENYELESAIAN SENGKETA INTERNASIONAL Mahkamah internasional berkedudukan di Den Haag. dan mengajukan kepada Dewan Keamanan PBB mengenai situasi yang menurut pendapatnya dapat membahayakan perdamaian dan keamanan dunia. UNESCO : Organisasi Pendidikan. b. Berkedudukan di Den Haag. Sidang-sidang lengkap pada prinsipnya dihadiri oleh 15 anggota. Belanda. Mahkamah Internasional (International Court of Justice) Bertugas memberi keputusan atas dasar hukum internasional mengenai perselisihan internasional. UNCI : Pasukan Perdamaian PBB untuk menyelesaikan sengketa di kamboja : Pasukan perdamaian PBB untuk menyelesaikan sengketa Indonesia- Belanda tahun 1947 8. Belanda. ILO 2. atas . UNHCR : Komisi tinggi PBB untuk urusan pengungsian 3. Namun. FAO 3. 4. harus Prancis dan Inggris. membuat laporan tahunan untuk Majelis Umum mengenai kegiatan PBB. dan Kebudayaan 6. Dewan Perwalian (Trusteeship Council) Bertugas mengawasi masa transisi suatu wilayah yang belum mempunyai pemerintahan sendiri. WHO : Organisasi Buruh Internasional : Organsasi Pangan dan Pertanian : Dana Keuangan Internasional : Organisasi Kesehatan Sedunia 5. IMF 4. Adapun bahasa-bahasa resmi yang digunakan menurut Pasal 39 statuta.

wewenang mahkamah Internasional tidak berlaku terhadap sangketa tersebut. Jenis atau besarnya ganti Rugi yang harus dilaksanakan karena Pelanggaran dari suatu Kewajiban Internasional. yaitu mengenai jenis sengketa-sengketa yang dapat diajukan. Pada Prinsipmya wewenang mahkamah Internasional bersifat Fakultatif. yaitu siapa-siapa saja yang dapat mengajukan perkara ke mahkamah dan wewenang ratione materiae. Adanya suatu Fakta yang bila terbukti akan merupakan pelanggaran terhadap kewajiban Internasional 4. a. mahkamah dapat mengizinkan penggunaan bahasa lain. Wewenang Mahkamah Wewenang mahkamah diatur dalam Bab II statute yang khusus mengenai wewenang mahkamah dengan ruang lingkup masalah-masalah mengenai sengketa. Namun Demikian. . Untuk mempelajari wewenang ini harus di bedakan antara wewenang ratione personae. Ketentuan-ketentuan Prosedur dalam kegiatan Mahkamah Internasional sama sekali berada duluar kekuasaan Negara-negara yang bersangketa karena ketentuanketentuan yang dimaksud sudah ada sebelum sangketa sangketa-sangketa tersebut timbul. Penafsiran Suatu Perjanjian 2. Karenanya. yang berarti bila terjadi suatu sangketa antara dua Negara. Bahkan Pasal 30 Statuta Mahkamah Internasional memberikan wewenang kepada Mahkamah Internasional untuk membuat peraturan tata tertib. menurut pasal 36 ayat (2) Statuta mahkamah Internasional. Tanpa adanya persetujuan antarpihak yang bersangketa. Intervensi Mahkamah Internasional baru dapat terjadi bila Negara-negara yang bersangketa tersebut dengan persetujuan bersama membawa perkaranya ke mahkamah Internasional. Negara-negara Pihak Statuta Mahkamah Internasional.permintaan salah satu dari pihak yang bersengketa. ketentuan Prosedur tersebut merupakan tindakan sepihak Mahmakamah Internasional yang mengikat Negara-negara yang bersangketa. Setiap Persoalan Hukum Internasional 3. Berikut ini akan di jelaskan beberapa hal yang berkaitan dengan peranan mahkamah internasional (International Court of Justice). dapat setiap saat menyatakan untuk menerim wewenang wajib Mahkamah Internasional tanpa persetujuan Khusus dalam Hubungannya dengan Negara lain yang menerima Kewajiban yang sama dalam sangketa Hukum mengenai Hal-hal berikut yaitu : 1.

Hakim Dalam Mahkamah Internasional MI terdiri dari 15 Hakim. Piagam PBB menciptakan mesin untuk menjaga perdamaian dan keamanan serta menyelesaikan Konflik antarbangsa. merumuskan Hukum tentang perdagangan Internasional dan perkembangan ekonomi. Untuk menjalankan tugas ini. Piagam PBB juga secara Khusus mengarahkan Majelis Umum untuk mendorong perkembangan berkelajutan dan Kodifikasi Hukum Internasional. Hubungan Diplomatik. Telah terjadi pelanggaran HAM atau kejahatan Humaniter (kemanusiaan) di suatu Negara terhadap Negara lain atau rakyat Negara lain . PROSEDUR PENYELESAIAN SENGKETA INTERNASIONAL MELALUI MAHKAMAH INTERNASIONAL Sangketa Internasional dapat diselesaikan oleh Mahkamah Internasional dengan melalui Prosedur berikut : 1. hukum Traktat antar bangsa-bangsa dan Organisasi Internasional. Setelah disetujui Oleh Majelis Umum. Para Hakim Dipilih untuk jangka waktu Sembilan tahun dan dapat dipilih kembali . Selama bertahun-tahun Komisi Hukum Internasional mempersiapkan draft Traktat untuk mengkodifikasi dan memodernsasi sejumlah topik dalam Hukum Internasional termasuk Hukum Laut. Hukum Traktat antarbangsa. c. hubungan Konsular. Dukungan Keputusan Mahkamah Internasional dalam Menyelesaikan S engketa Internasional. yang masing-masing dipilih melalui Sistem Mayoritas Absolut Oleh Dewan Kemanan dan Majelis Umum.b. Majelis Umum menciptakan dua organ turunan yaitu Komisi Hukum Internasional (1947) dan Komisi Hukum Perdagangan Internasional (1966). draf dari Komisi ini biasanya diajukan ke konferensi internssional yang diadakan oleh PBB untuk pelaksanaan Konvensi. Komisi Hukum Perdagangan Interasional. Tidak Boleh ada ada dua hakim MI dari Negara yang sama. berkelanju tan suatu Negara dalam hal Traktt. kekebalan Negara dari yurisdiksi Negara lain. yang masing -masing mengambil Suara secara Independen. 4. serta Hukum perairan air tawar Internasional.

3. HIDUP BERDAMPINGAN SECARA DAMAI BERDASARKAN PERSAMAAN DERAJAT Sudah selaknya umat manusia saling menghormati.2. final. dan tanpa banding. Pengaduan ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Mahkamah Internsional memutuskan sangketa berdasarkan hukum. Jika ditemui bukti-bukti kuat terjadinya pelanggaran HAM atau kejahatan kemanusiaan lainnya. Keputusan Mahkamah Internasional mengikat para pihak yang bersangketa dan hanya utnuk perkara yang disangketakan. Dimulailah Proses peradilan sampai dijatuhkan sanksi. Sanksi dapat dijatuhkan bila terbukti bahwa pemerintahan atau Individu yang bersangkutan telah melakukan pelanggaran terhadap Konvensi-konvensi Intenasional berkaitan dengan palanggaran HAM atau kajahatan humaniter. Pengaduan disampaikan ke Komisi Tinggi HAM PBB atau melalui lembaga-lembaga HAM internasional lainnya 4. Dalam Pasal 57 statuta. dan penyidikan. hidup berdampingan dengan damai berdasarkan persamaan derajat. Ada pengaduan dari Korban (Rakyat) dan pemerintahan Negara yang menjadi Korban terhadap Pemerintahan dari Negara yang bersangkutan karena di dakwa telah melakukan pelanggaran HAM atau kejahatan Humaniter lainnya. dan tidak melakukan apa-apa untuk mencegah terjadinya perbuatan itu. pronsip-prinsip hidup berdampingan secara damai berdasaran persamaan derajat adalah menghormati kedaulatan negra lain. tetapi tidak dilakukan. dan saling berkerjasama dalam berbagai bidang kehidupan. maka pemerintah dari Negara yang didakwa melakukan kejahatan humaniter dapat diajukan ke Mahkamah Internasional 5. Keputusan dapat dilakukan berdasarkan kepantasan dan kebaikan apabila disetujui oleh Negara yng bersangketa. pemeriksaan. Keputusan Mahkamah Internasional bersifat mengikat. mempunyai wewenang untuk mencegah terjadinya pelanggaran itu. . tidak mencampuri urusan dalam Negara lain. Dalam sudut pandang ilmu kewarganegaraan. yang juga merupakan hukum diplomatik. hakim Mahkamah Internasional dapat mengemukan pendapat terpisah atau Dissenting Opinion (Pendapat seorang hakim yang tidak menyetujui suatu keputusan dan menyatakan keberatannya terhadap motif-motif yang diberikan dalam keputusan tersebut). 5.

Hukum Internasional didasarkan atas pikiran adanya masyarakat internasional yang terdiri atas sejumlah negara yang berdaulat dan merdeka dalam arti masing-masing berdiri sendiri yang satu tidak dibawah kekuasaan lain sehingga merupakan suatu tertib hukum koordinasi antara anggota masyarakat internasional yang sederajat. (2) Hukum Internasional Khusus : Hukum Internasional dalam bentuk kaedah yang khusus berlaku bagi negara-negara tertentu seperti Konvensi Eropa mengenai HAM sebagai cerminan keadaan. Pada awalnya. taraf perkembangan dan tingkat integritas yang berbeda-beda dari bagian masyarakat yang berlainan. . Hukum Internasional hanya diartikan sebagai perilaku dan hubungan antar negara namun dalam perkembangan pola hubungan internasional yang semakin kompleks pengertian ini kemudian meluas sehingga hukum internasional juga mengurusi struktur dan perilaku organisasi internasional dan. seperti Hukum Internasional Amerika / Amerika Latin. pada batas tertentu. Hukum bangsa-bangsa dipergunakan untuk menunjukkan pada kebiasaan dan aturan hukum yang berlaku dalam hubungan antara raja-raja zaman dahulu. seperti konsep landasan kontinen (Continental Shelf) dan konsep perlindungan kekayaan hayati laut (conservation of the living resources of the sea) yang mula-mula tumbuh di Benua Amerika sehingga menjadi hukum Internasional Umum. Hukum antar bangsa atau hukum antar negara menunjukkan pada kompleks kaedah dan asas yang me ngatur hubungan antara anggota masyarakat bangsa-bangsa atau negara. perusahaan multinasional dan individu. pengembangan hubungan persaudaraan antar bangsa. dan menjalin persahabatan dalam Hukum Internasional Hukum internasional adalah bagian hukum yang mengatur aktivitas entitas berskala internasional.Bedasarkan Hukum Diplomatik. kebutuhan. hukum internasional harus dapat diterapkan dalam bidang-bidang kejahatan perang antarnegara. penjaminan terlaksananya hukum publik internasional dan hukum privat Internasional di seluruh dunia. pemeliharan perdamaian. Berbeda dengan regional yang tumbuh melalui proses hukum kebiasaan. Hukum Internasional terdapat beberapa bentuk perwujudan atau pola perkembangan yang khusus berlaku di suatu bagian dunia (region) tertentu : (1) Hukum Internasional regional : Hukum Internasional yang berlaku/terbatas daerah lingkungan berlakunya.

penerapan peraturan. kemampuan membentuk hukum. yang merupakan penerusan dari aturan-aturan setempat dari masyarakat dan budaya-budaya yang ada di wilayah Nusantara. baik perdata maupun pidana. pengadilan dan penegakan hukum serta pengaruh diferensiasi lembaga dalam masyarakat terhadap unsur-unsur dasar tersebut. Perkembangan demikian ini menyebabkan susunan masyarakat menjadi semakin komplek.Hukum Nasional di Indonesia merupakan campuran dari sistem hukum hukum Eropa. khususnya dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan wilayah jajahan dengan sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie). Dengan demikian tinjauan perkembangan hukum difokuskan pada hubungan timbal balik antara diferensiasi hukum dengan diferensiasi sosial yang dimungkinkan untuk menggarap kembali peraturan-peraturan. Sebagian besar sistem yang dianut. hukum Agama dan hukum Adat. yaitu: bertambah meningkatnya diferensiasi internal dari keempat unsur dasar system hukum tersebut. mahkamah pidana internasional dan panel khusus dan spesial pidana internasional. menyangkut perangkat peraturan. Komponen-kompenen tersebut terdiri dari mahkamah internasional. yaitu: pranata peraturan. keadilan dan institusi penegak hukum. Diferensiasi itu sendiri merupakan ciri yang melekat pada masyarakat yang tengah mengalami perkembangan. Dengan diferensiasi . kekeluargaan dan warisan. prosedur pemberian keputusan oleh pengadilan dan lembaga penegakan hukum. Hukum Agama. Pengertian Sistem Peradilan Internasional Kata sistem dalam kaitannya dengan peradilan internasional adalah unsur -unsur atau komponen-komponen lembaga peradilan internasional yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan dalam rangka mencapai keadilan internasional. Dalam hal ini pendekatan pengembangan terhadap sistem hukum menekankan pada beberapa hal. maka dominasi hukum atau Syari¶at Islam lebih banyak terutama di bidang perkawinan. Setiap sistem hukum menunjukkan empat unsur dasar. Melalui diferensiasi ini suatu masyarakat terurai ke dalam bidang spesialisasi yang masing -masing sedikit banyak mendapatkan kedudukan yang otonom. di Indonesia juga berlaku sistem hukum Adat. karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam. proses penyelenggaraan hukum. berbasis pada hukum Eropa kontinental. Selain itu.

untuk memilih anggota mahkamah dilakukan pemungutan suara secara independen oleh majelis MU dan Dewan Keamanan (DK). meliputi: . tugasnya untuk memeriksa dan memutuskan perkara yang disidangkan baik yang bersifat sengketa maupun yang bersikap nasihat. Pasal 9 Statuta MI menjelaskan. Fungsi utama MI adalah untuk menjelaskan kasus-kasus persengkataan intersional yang subjeknya adalah negara. Biasanya 5 hakim MI berasal dari anggota tetap DK PBB. 2. komposisi MI terdiri dari 15 hakim.dimungkinkan untuk menimbulkan daya adaptasi masyarakat yang lebih besar terhadap lingkungannya. Menurut Wolfgang Friedmann perubahan hukum dalam masyarakat yang sedang berubah meliputi perubahan hukum tidak tertulis (common law). perubahan konsepsi mengenai hak milik umpamanya dalam masyarakat industri moderen. Statuta adalah hukum-hukum yang terkandung.2 Mahkamah Internasional MI adalah organ utama lembaga kehakiman PBB. yang kedudukan di Den Haag. Yurisdiksi adalah kewenangan yang dimiliki oleh MI yang bersumber pada hukum internasional untuk menentukan dan menegakan sebuah aturan hukum. Mahakamah ini mulai berfungsi sejak tahun 1946 sebagai pengganti MIP. Ke-15 calon hakim tersebut direkrut dari warga negara anggota yang dinilai cakap dibidang hukum internasional. Sebagai salah satu sub-sistem dalam masyarakat. Hukum disamping mempunyai kepentingan sendiri untuk mewujudkan nilai-nilai tertentu di dalam masyarakat terikat pada bahan-bahan yang disediakan oleh masyarakatnya. perubahan dalam jangkauan ruang lingkup hukum internasional dan perubahan-perubahan lain. hukum tidak terlepas dari perubahan-perubahan yang terjadi masyarakat. perubahan pembatasan hak milik yang bersifat publik. perubahan di dalam menafsirkan hukum perundang-undangan. perubahan fungsi dari perjanjian kontrak. Belanda. peralihan tanggung jawab dari tuntutan ganti rugi ke ansuransi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa hukum sangat dipengaruhi oleh perubahan yang ter jadi di sekelilingnya.

Keputusan MI mengenai Yurisdiksinya 5. Kejahatan perang 4.4 Panel khusus dan spesial pidana internasional Panel khusus pidana internasional (PKPI) dan Panel spesial pidana internasional (PSPI) adalah lembaga peradilan internasional yangberwenang mengadili para tersangka kejahatan berat internasional yang bersifat tidak permanen. 3.memutuskan perkara-perkara pertikaian dan memberikan opini-opini yang bersifat nasihat. Kejahatan terhadap kemanusiaan 3. Kejahatan agresi 2. perjanjian khusus 2. Pernyataan penundukan diri negara peserta statuta MI 4. Perbedaan antara PKPI dan PSPI terletak pada komposisi penuntut dan hakim ad hoc-nya. Pada PSPI komposisi penuntut dan hakim ad hoc-nya merupakan gabungan . Artinya selesai mengadili. Penundukkan diri dalam perjanjian Internasional.3 Mahkamah Pidana Internasional MPI adalah Mahkamah Pidana Internasional yang berdiri permanen berdasarkan traktat multilateral. Kejahatan genosida 2. yang mewujudkan supremasi hukum internasional yang memastikan bahwa pelaku kejahatan berat internasional di pidana. Beberapa kemungkinan cara penerimaan tersebut: 1. Jenis kejahatan berat pada pasal 5-8 statuta yaitu sebagai berikut: 1. Penafsiran putusan 6. peradilan ini dibubarkan. Perbaikan putusan 2.

2. ada satu istilah hukum yang dapat merangkum cita-cita peradilan pidana. Secara keliru arti dari proses hukum yang adil dan layak ini seringkali hanya dikaitkan dengan penerapan aturan-aturan hukum acara pidana suatu Negara pada seorang tersangka atau terdakwa.8 Tahun 1981. yaitu ³due process of law´ yang dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi proses hukum yang adil atau layak. hak didampingi penasehat hukum dalam setiap tahap pemeriksaan. Pemahaman tentang proses hukum yang adil dan layak mengandung pula sikap batin penghormatan terhadap hak-hak yang dipunyai warga masyarakat meskipun ia menjadi pelaku kejahatan. Paling tidak hak-hak untuk didengar pandangannya tentang peristiwa yang terjadi. yaitu kebangkitan hukum nasional yang mengutamakan perlindungan hak asasi manusia dalam sebuah mekanisme sistem peradilan pidana. diharapkan sejak awal sudah dapat diberikan dan ditegakkan.5 Proses Hukum yang Adil atau Layak Di dalam pelaksanaan peradilan pidana. kehidupan hukum Indonesia telah meniti suatu era baru. Sedangkan pada PKPI komposisi sepenuhnya ditentukan berdasarkan ketentuan peradilan internasional. Dengan keberadaan UU No. hak memajukan pembelaan dan hak unt k u disidang dimuka pengadilan yang bebas dan dengan hakim yang tidak memihak. juga harus didukung oleh sikap batin penegak hukum yang menghormati hak-hak warga masyarakat. Perlindungan hak-hak tersebut. Selain itu diharapkan pula penegakan hukum berdasarkan undang-undang tersebut memberikan kekuasaan kehakiman yang bebas dan bertanggung jawab. Padahal arti dari due process of law ini lebih luas dari sekedar penerapan hukum atau perundang-undangan secara formil.antara peradilan nasional dan internasional. Namun kedudukannya sebagai manusia memungkinkan dia untuk mendapatkan hak-haknya tanpa diskriminasi. Konsekuensi logis dari dianutnya proses hukum yang adil dan layak tersebut ialah sistem peradilan pidana selain harus melaksanakan penerapan hukum acara pidana sesuai dengan asas-asasnya. .

sebaiknya kita lihat dulu pengertian hukum menurut para ahli hukum terkemuka berikut ini : a. Mr. Drs. Karena itu.M. Hukum. Sistem Sistem adalah suatu kesatuan susunan. a. Meyers Hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan. Prof. . E. dan menjadi pedoman bagi penguasa negara dalam melaksanakan tugasnya. dan Peradilan Nasional 1. Van Apeldoorn mengatakan bahwa ´ definisi hukum sangat sulit dibuat karena tidak mungkin untuk mengadakannya yang sesuai dengan kenyataan´. E. Hukum Hukum sulit didefinisikan karena kompleks dan beragamnya sudut pandang yang akan dikaji. yaitu mempergunakan segenap unsur yang terlibat didalamnya sebagai suatu kesatuan dan saling interrelas dan saling mempengaruhi i satu sama lain. Utrecht. A. aturan yang daya penggunaannya pada saat tertentu diindahkan oleh suatu masyarakat sebagai jaminan dari kepentingan bersama dan yang pelanggaran terhadapnya akan menimbulkan reaksi bersama terhadap pelakunya. tetapi dilihat menurut fungsinya terhadap keseluruhan kesamaan susunan tersebut. 2.H Hukum adalah himpunan peratuan ( perintah dan larangan ) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. S. Leon Duguit Hukum adalah aturan tingkah laku anggota masyarakat. dimana masing ± masing unsur yang ada di dalamnya tidak diperhatikan hakikatnya. ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat.Namun semua itu hanya terwujud apabila orientasi penegakan hukum dilandaskan pada pendekatan sistem. a. Pengertian Sistem. Prof.

H. yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib. dengan tujuan mewujudkan ketertiban dalam pergaulan manusia. Prof. kemerdekaan jiwa. sedangkan unsur-unsur keadilan ialah : Pendapat yang Dikemukakan Hukum itu mengabdi pada tujuan negara.M. a. 3. . Subekti. 2. Van Apeeldoorn Teori Etis Oeny Bentham (Teori Utilitarianisme) Hukum itu semaa-mata menghendaki ³keadilan´. S. J. S. 1). Y. Adapun tujuan dibuatnya hukum dapat dilihat pada mariks di bawah ini: No. (kehormatan.C. yaitu mendatangkan atau ingin mencapai kemakmuran dan kebahagiaan pada rakyatnya. Tujuan Hukum Nasional Indonesia Tokoh / Pakar Prof. S. Simorangkir. yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat. SH.a. Mengatur melindungi pergaulan oleh hukum dengan hukum kepentingan-kepentingan manusia tertentu.H Hukum adalah peratuan-peraturan yang bersifat memaksa. 1.. Tujuan dan Penggolongan Hukum a. yaitu hukuman terentu. Van Kant 7. Isi hukum semata-mata harus ditentukan oleh kesadaran etis kita mengenai ³apa yang adil dan apa yang tidak adil´. dan Woerjono Sastropranoto.T. 6. Geny 8. 5. 4. harta benda) dari pihak yang merugikan. S. Hukum bertujuan semata-mata untuk mencapai keadilan. Amin. dan yang pelanggaran terhadapnya mengakibatkan diambilnya tindakan. Tujuan Hukum Hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa.H Hukum merupakan kumpulan peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi.

yaitu terciptanya masyarakat yang terlindungi oleh hukum. Penggolongan hukum yBerdasarkan Wujudnya . hukum merupakan peraturan-peraturan hidup di dalam masyarakat yang dapat memaksa orang supaya mentaati tata tertib dalam masyarakat sera memberikan sanksi yang tegas (berupa hukuman) terhadap siapa saja yang tidak mematuhinya. lembagalembaga tinggi negara. Sebagai unsur keadilan. Dengan demikian. setiap warga Indonesia agar semuanya dapat melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan tindakan-tindakan demi terwujudnya tujuan nasional bangsa Indonesia. yaitu hukum yang dapat kita temui dalam bentuk tulisan dan dicantumkan dalam berbagai peraturan negara. ada kepentingan daya guna dan kemanfaatan. Tujuan hukum ialah untuk menjaga agar kepentingan tiap-tiap manusia tidak diganggu. ³Menjamin kebahagiaan sebesar-besarnya bagi sebanyak mungkin orang´. Dengan kata lain.³Kepentingan dayaguna dan kemanfaaannya´. Tujuan hukum adalah semata-mata untuk mewujukan apa yang berfaedah bagi banyak orang.Hukum tertulis. . Hukum bertujuan semata-mata untuk mencapai keadilan. semua pejabat negara. cerdas. Ingin mengatur secara pasti hak-hak dan kewajiban lembaga tertinggi negara. cinta dan bangga bertanah air Indonesia dalam suasana hidup makmur dan adil berdasarkan falsafah Pancasila. b. terampil.

Hukum antargolongan yaitu hukum yang mengatur dua orang atau lebih yang masing-masingnya tunduk pada hukum yang berbeda. . hukum adat Ende Lio-Flores. yaitu hukum yang mengatur dan berlaku bagi semua golongan.Hukum satu golongan. yaitu hukum yang berlaku di negara tertentu (hukum Indonesia.Hukum yang berlaku saat ini (ius constitutum). yaitu hukum yang masih hidup dan tumbuh dalam keyakinan masyarakat tertentu (hukum adat). . Mesir dan sebagainya). dan sebagainya). Alam praktik ketatanegaraan hukum tidak tertulis disebut konvensi (Contoh: pidato kenegaraan presiden setiap tanggal 16 Agustus) yBerdasarkan Ruang atau Wilayah Berlakunya . yaitu hukum yang mengatur suatu peristiwa yang menyangkut hukum yang beraku saat ini dan hukum yang berlaku pada masa lalu. Batak. .Hukum lokal. dan sebagainya.Hukum yang berlaku pada waktu yang akan datang (ius constituendum).Hukum nasional. yBerdasarkan Pribadi yang Diaturnya . hukum perdata internasional.. yaitu hukum yang hanya berlaku di daerah tertentu saja (hukum adat Manggarai-Flores. Jawa Minangkabau. yBerdasarkan Waktu yang Diaturnya . .Hukum tidak tertulis.Hukum internasional. Malaysia. yBerdasarkan Isi Masalah yang Diaturnya .Hukum semua golongan.Hukum antarwaktu. disebut juga hukum positif . . yaitu hukum yang mengatur dan berlaku hanya bagi golongan tertentu saja. yaiu hukum yang mengatur hubungan antara dua negara atau lebih (hukum perang.

hukum dapat dibedakan menjadi: hukum publik dan hukum privat. d. melaksanakan atau mempertahankan hukum material. a. Hukum Administrasi Negara Adalah Seperangkat peraturan yang mengatur cara bekerja alat-alat perlengkapan negara termasuk cara melaksanakan kekuasaan dan wewenang yang dimiliki oleh setiap organ negara. penganiayaan. pembunuhan dan sebagainya. Hukum Pidana Aalah hukum yang mengatur pelangaran-pelanggaran dan kejahatan-kejahatan terhadap kepentingan hukum yang diancam dengan sanksi piana tertentu. bentuk pemerintahan.Berdasarkan isi masalah yang diaturnya. Hukum Acara Disebut juga hukum formal (Pidana dan Perdata). hukum acara adalah seperangkat aturan yang berisi tata cara menyelesaikan. . pelanggaran (Ovrtredingen) adalah perbuatan yang melanggar (ringan) dengan ancaman denda. alat-alat perlengkapan negara. Di dalam Kitab Undang-undang Hukum . dan sebagainya. c. b. hak-hak asasi warga negara. hukum publik mencakup Hukum Tata Negara Hukum Administrasi Negara. Hukum Tata Negara Hukum Taa Negara mempelajari negara tertentu. seperti bentuk negara. Singkatnya mempelajari hal-hal yang bersifat mendasar bagi negara. Singkatnya mempelajari hal-hal yang bersifat teknis dari negara. Dalam arti formal. Dalam KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana).Hukum Publik. Sedangkan kejahaan (misdrijven) adalah perbuatan yang melanggar (berat) seperti pencurian. yaitu hukum yang mengaur hubungan antara warga negara dan negara yang menyangkut kepentingan umum. hukum Pidana dan Hukum Acara.

atau sipil. pengadilan yang berwenang. Perkawinan yaitu mengatur perbuaan-perbuatan hukum serta akibatakibatnya antara dua pihak (laki-laki dan perempuan) dengan maksud hidup bersama untuk jangka waku yang lama menurut undang-undang. Perdata. yaitu seseorang/perkumpulan tertentu yang ditunjuk hakim untuk menjadi kurator (pengampun) bagi orang dewasa yang diampuninya (kurandus) karena adanya kelainan. Kekuasaan Orangtua. Dalam arti luas hukum privat (perdata) mencakup juga Hukum Dagang dan hukum Adat. adalah hukum yang mengatur kepentingan orangperorangan. terlalu nakal putusnya perkawinan. Pengampuan. berarti warga negara pribadi. diatur dengan UU No. penahanan.8/1981 diatur tata cara penangkapan. a. c. penyitaan dan penuntutan. Manusia dan Badan Hukum (PT. CV. Perwalian. yaitu seseorang/perkumpulan terenu yang bertindak sebagai wali untuk memelihara anak yatim piatu sampai cukup umur. penyelidikan. sakit ingatan. karena perkawinan kedua orangtuanya puus. boros. yaitu kewajiban membimbing anak sebelum cukup umur. dan sebagainya) merupakan ³pembawa hak´ atau sebagai ³subyek hukum´. . Selain iu juga diatur siapa-siapa yang berhak melakukan penyitaan.Acara Pidana (KUHAP) No. Di Indonesia. dan berkelakuan buruk. Sumber pokok hukum perdata adalah Buergelijk Wetboek (BW).Hukum Privat (Hukum Perdata). Hukum Perorangan Adalah himpunan peraturan yang mengatur manusia sebagai subjek hukum dan tentang kecakapannya memiliki hak-hak serta bertindak sendiri dalam melaksanakan hak-haknya itu. Hukum Perdata dapat dibagi sebagai berikut: a. misalnya. tidak sanggup mengurus diri. . b. Hukum keluarga dapat dibagi sebagai berikut: a. wali pengawas dijalankan oleh pejabat Balai Harta Peninggalan. b. Firma. Kekuasaan Orangtua putus ketika seorang anak telah dewasa (21 tahun). Di Indonesia. lemah daya. Hukum Keluarga Adalah hukum yang memuat serangkaian peraturan yang timbul dari pergaulan hidup dalam keuarga (terjadi karena perkawinan yang melahirkan anak). dan sebagainya. Hal ini terjadi. 1/1974. d.

Obyeknya adalah prestasi. Hukum waris mengatur pembagian hara peninggalan ahli waris. 2) Hukum Benda idak Bergerak: karena sifatnya (tanah dan bangunan) karena tujuannya (mesin-mesin pabrik) an karena peneapan unang-nang (hak opstal dan hipotik).c. tetapi apabila ia tiak mempunyai keturunan pembagian warisannya diatur menurut undangundang. yaitu pembagian waris berdasarkan pesan atau kehendak terakhir (wasiat) dari si pwaris yang harus inyaakan secara tertulis dalam . d. Hukum Benda. Menurut Undang-undang. yaitu hal pemenuhan perikatan yang terdiri dari: 1) memberikan sesuatu. dan sebagainya. Contoh: jika seorang ayah meninggal. dan sebagainya. mengatur hubungan yang bersifat kehartaan antara dua orang atau lebih. tidak memakai merk tertentu karena putusan pengadilan. Pembagian waris dapat ilakukan engan cara: a. Pihak pertama (kreditur)berhak atas suau prestasi (pemenuhan sesuau). uruan penerimaan waris. yaitu memperbaiki barang yang rusak. sera wasiat. Hukum Waris Hukum yang mengaur kedudukan hukum harta kekayaan seserang seelah ia meninggal. karena puusan pengadilan. Menurut Wasiat. b. mengatur hak-hak kebendaan yang bersifat mutlak (diakui dan dihormati setiap orang). 3) iak berbua sesuatu. hartanya akan diwariskan kepada istri dan anaknya. eruama berpindahnya harta kekayaan iu kepada orang lain. yaitu tidak mendirikan bangunan. Bila debitur tidak menepati perkataannya. Pihak lain (sebitur) wajib memberikan sesuau. Hukum Kekayaan Adalah peaturan-peraturan hukum yang mengatur hak dan kewajiban manusia yang dapat dinilai dengan uang. yaitu membayar harga menyerahkan barang. memboongkar bangunan. Hukum kekayaan mencakup: a. hal itu inamakan wanpresasi. a. b. yaitu pembagian warisan kepada si pewaris yang memiliki hubungan darah erdekat. 2) berbuat sesuatu. hibah. Hukum kekayaan mengatur benda (segala barang dan hak yang dapat menjadi milik orang atau obyek hak m ilik) dan hakhak yang dapat dimiliki atas benda. Hukum bena terdiri dari: 1) Hukum Benda Bergerak: karena sifatnya (kendaraan bermotor) dan karena peneapan undang-undang (surat-surat berharga). Hukum Perikatan.

Hal-hal yang diatur mencakup: Buku 1 (perniagaan pada umumnya). Hukum Adat Hukum adat adalah hukum yang umbuh dan berkembang di dalam masyarakat terentu serta hanya dipatuhi dan diaai oleh masyaraka yang bersangkutan. an bagian warisan yang diterimannya disebu legaat. pembagian waris di Batak. Peraturan diadakan oleh badan ± badan resmi yang berwajib. Contoh: pernikahan menurut adat Manggarai-Flores. e. III ) Sistem Hukum Jadi. f. Dalam arti luas. pernikahan daerahBugis. Peraturan bersipat memaksa. 2). Hukum Dagang (Bersumber dari Wetboek Van Koopehandel) Hukum dagang aalah hukum yang mengaur soal-soal perdaganganperniagaan yang timbul karena tingkah laku manusia (person) dalam perdagangan atau perniagaan. Peran Lembaga Hukum Lembaga hukum (lembaga peradilan) adalah lembaga yang mengatur segala sesuatu tentang hukum. Sanksi pelanggar peraturan tersebut adalah tegas. . Peran lembaga hukum dalam menjalankan hukum adalah mengatur segala sesuatu hukum yang berlaku.ake noaris. B. Unsur hukum : y y y y Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat. dan Buku II (hak an kewajiban yang timbul daam dunia perniagaan). Penerimaan warisan disebu legaaris. hukum perdata mencakup pula Hukum agang an Hukum Adat. sistem hukum adalah suatu kesatuan hukum dari unsur hukum yang saling berhubungan dan bekerjasama sebagai suatu kesatuan untuk mencapai tujuan tertentu.

C. Di Negara . Di Masyarakat . Di Keluarga .Melaksanakan tugas sesuai dengan kesepakatan keluarga .Ikut Melaksanakan ronda malam . Di Sekolah .Tidak menyontek saat ulangan .Mentaati hukum yang berlaku di Negara .Mematuhi nasihat orangtua .Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru .Mengikuti kegiatan kerja bakti .Menghormati Guru .Mentaati peraturan (adat istiadat) yang berlaku di masyarakat a. Perbuatan Yang Sesuai Dengan Ketentuan Hukum Sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum adalah sikap yang mentaatii semua hukum dan Norma yang berlaku.Membersihkan rumah sesuai jadwal yang yelah ditetapkan b.Turut sertamembela negara .Melaksanakan tugas piket a.Mematuhi tata tertib sekolah . y Contoh Perilaku yang sesuai dengan ketentuan hukum: a.

E. 1. hal ini disebabkan karena kurangnya moral yang dimiliki para pejabat kita. Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia Salah satu upaya pemberantasan korupsi oleh pemerintah Indonesia adalah pembentukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Tetapi. Pengertian KKN Dalam kehidupan sehari-hari. tingkat korupsi di Indonesia masih tetap tinggi. dan Nepotisme. dan intelektual. Menampilkan peran serta dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia Peran kita sebagai pelajar dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia ada tiga. Analisis Upaya Pemberantasan Korupsi Di Indonesia I. Yaitu penyalahgunaan sesuatu yang berharga yang bisa merugikan orang lain. yaitu: 1. Kolusi. tetapi juga bisa berupa korupsi waktu. kita sering mendengar istilah ³KKN´. meskipin begitu. Korupsi adalah merupakan salah satu perbuatan yang melanggar hukum. 8 tahun 2001 mengenai pemberantasan dan pencegahan korupsi. KKN adalah singkatan dari Korupsi. Upaya pemberantasn Korupsi sdiatur dalam TAP MPR No.D. korupsi tidak hanya berupa materi. Sebagai Saksi Peran kita sebagai saksi adalah bersedia menjadi saksi dan memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya jika kita diminta untuk menjadi saksi pada sidang kasus korupsi . Sebagai Pelapor Peran kita sebagai pelapor adalah melaporkan setiap kejadian korup yang kita si ketahui kepada pihak yang berwenang. II. KPK bertugas menyelidiki para pejabat-pejabat yang dicurigai melakukan tindakan korupsi.

1. Peninggalan produk Belanda sampai saat ini masih banyak yang berlaku. KUHPerdata. Menurut seharahnya sebelum penjajah Belanda datang ke Indonesia. 2004) Sistem Peradilan Indonesia dapat diartikan sebagai ³suatu susunan yang teratur dan saling berhubungan. Hal tersebut terdapat dalam Pasal 24 Undang-undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman. sifatnya religius. dan asas-asas di bidang peradilan yang berlaku di Indonesia´. Bukti adanya hubungan antara satu lembaga pengadilan dengan lembaga pengadilan yang lainnya salah satu diantaranya adalah adanya ³Perkara Koneksitas´. Sistem Hukum Adat. yaitu : 1. Islam telah diterima oleh Bangsa Indonesia. Adat merupakan cermin kepribadiansuatu bangsa dan penjelmaan jiwa bangsa yang bersangkutan dari abad ke abad (Soerojo Wigdjodipuro. mulai tahun 1855. 1995 : 13). Sebagai Korban Jika kita menjadi korban tindak korupsi. yang bersifat komunal. 2. 3. Muchsin. Adanya pengakuan hukum Islam seperti Regeling Reglement. yang mempunyai sifat individualistik. yang merupakan warisan para penjajah kolonial Belanda. Sistem Hukum Islam. Oleh karena itu dapat diketahui bahwa Peradilan yang diselenggarakan di Indonesia merupakan suatu sistem yang ada hubungannya satu sama lain. peradilan/pengadilan yang lain tidak berdiri sendiri-sendiri. dsb. seperti KUHP. maka sebaiknya kita melaporkan kejadian korupsi yang kita alami kepada pihak yang berwenang supaya ada tindakan hukum yang dilakukan untuk menangkap dan mengadili sipelaku korupsi Pada dasarnya sistem hukum nasional Indonesia terbentuk atau dipengaruhi oleh 3 sub-sistem hukum. maupun peradilan tata usaha negara. yang didasari oleh pandanganm. peradilan militer. . peradilan agama. baik itu pengadilan yang berada di lingkungan peradilan umum. teori. Sistem Peradilan Indonesia dapat diketahui dari ketentuan Pasal 24 Ayat (2) UUD 1945 dan Pasal 10 Ayat (1) Undang-undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman. membuktikan bahwa keberadaan hukum Islam sebagai salah satu sumber hukum Indonesia nerdasarkan teori ³Receptie´ (H. Sistem Hukum Barat. melainkan saling berhubungan dan berpuncak pada Mahkamah Agung. yang berkaitan dengan kegiatan pemeriksaan dan pemutusan perkara yang dilakukan oleh pengadilan.

Mahkamah Syariah NAD (UU No.d kolonel . 31 Tahun 1999 jo UU No. untuk mengadili anggota TNI ketika terjadi perang. 5 Tahun 2005 I. Pengadilan Lalu Lintas (UU No. Pengadilan Syariah Islam di Provinsi Nangro Aceh Darussalam merupakan pengadilan khusus dalam lingkungan peradilan agama sepanjang kewenangannya menyangkut kewenangan peradilan agama. 14 Tahun 1985 jo UU No. Pengadilan Niaga (Perpu No. 1 Tahun 1989) c. Pengadilan Hubungan Industrial (UU No. untuk mengadili anggota TNI yang berpangkat perwira s. PERADILAN AGAMA Mahkamah Syariah di Nangro Aceh Darussalam apabila menyangkut peradilan Agama. maka sistem peradilan yang ada di Indonesia sebagai berikut: A. MAHKAMAH AGUNG UU No. 20 tahun 2002) e.Pengadilan Militer Tinggi. Pengadilan Anak (UU No. 14 Tahun 1992) II.Dalam Pasal 15 UU Kekuasaan Kehakiman diatur mengenai Pengadilan Khusus sebagai berikut : 1. PERADILAN LAIN-LAIN a. Pengadilan HAM (UU No. Pengadilan khusus hanya dapat dibentuk dalam salah satu lingkungan peradilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 yang diatur dengan Undang-Undang. Berdasarkan uraian tersebut. IV. Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) . 26 Tahun 2000) d.Pengadilan Militer untuk mengadili anggota TNI yang berpangkat prajurit. 2 Tahun 2004) f.Pengadilan Militer Utama. PERADILAN MILITER . PERADILAN UMUM a. 18 Tahun 2001) g. untuk mengadili anggota TNI yang berpangkat Jenderal. . PERADILAN TATA USAHA NEGARA . 2.Pengadilan Militer Pertempuran. 14 Tahun 2002) V. . 3 Tahun 1997) b. Pengadilan TPK (UU No. III.Pengadilan Pajak (UU No. Mahkamah Pelayaran b. dan merupakan pengadilan khusus dalam lingkungan paradilan umum sepanjang kewenangannya menyangkut peradilan umum.

B. yaitu: . Hukum perdata Belanda sendiri disadur dari hukum perdata yang berlaku di Perancis dengan beberapa penyesuaian. perkawinan. perceraian. Memutus perselisihan tentang PEMILU. harta benda. Hukum perdata di Indonesia didasarkan pada hukum perdata di Belanda. 4. Kitab undang-undang hukum perdata (disingkat KUHPer) terdiri dari empat bagian. 24 Tahun 2003) Tugas Mahkamah Konstitusi adalah : 1.) yang berlaku di Indonesia tidak lain adalah terjemahan yang kurang tepat dari Burgerlijk Wetboek (atau dikenal dengan BW)yang berlaku di kerajaan Belanda dan diberlakukan di Indonesia (dan wilayah jajahan Belanda) berdasarkan azas konkordansi. Hukum adalah sekumpulan peraturan yang berisi perintah dan larangan yang dibuat oleh pihak yang berwenang sehingga dapat dipaksakan pemberlakuaanya berfungsi untuk mengatur masyarakat demi terciptanya ketertiban disertai dengan sanksi bagi pelanggarnya Salah satu bidang hukum yang mengatur hak dan kewajiban yang dimiliki pada subyek hukum dan hubungan antara subyek hukum. Jika hukum publik mengatur hal-hal yang berkaitan dengan negara serta kepentingan umum (misalnya politik dan pemilu (hukum tata negara). kegiatan pemerintahan sehari-hari (hukum administrasi atau tata usaha negara). sistem hukum komunis. 5. sistem hukum Eropa kontinental. kematian. Untuk Indonesia yang saat itu masih bernama Hindia Belanda. BW diberlakukan mulai 1859. Memberikan putusan atas pendapat DPR tentang dugaan Presiden/Wakil Presiden melanggar hukum. kegiatan usaha dan tindakan tindakan yang bersifat perdata lainnya. atau perbuatan tercela lainnya. Wikisource memiliki naskah sumber yang berkaitan dengan The Civil Code Bahkan Kitab Undang-undang Hukum Perdata (dikenal KUHPer. Menguji Undang-Undang terhadap UUD 1945 2. kejahatan (hukum pidana). suap. pewarisan. maka hukum perdata mengatur hubungan antara penduduk atau warga negara sehari-hari. sistem hukum Islam dan sistem-sistem hukum lainnya. Memutus Pembubaran Partai Politik. MAHKAMAH KONSTITUSI (UU No. Hukum perdata disebut pula hukum privat atau hukum sipil sebagai lawan dari hukum publik. korupsi. Memutus sengketa kewenangan Lembaga Negara yang kewenangannya diberi oleh UUD 1945. seperti misalnya kedewasaan seseorang. khususnya hukum perdata Belanda pada masa penjajahan. 3. tindak pidana berat lainnya. antara lain sistem hukum Anglo-Saxon (yaitu sistem hukum yang berlaku di Kerajaan Inggris Raya dan negara-negara persemakmuran atau negara-negara yang terpengaruh oleh Inggris. berupa : mengkhianati negara. Ada beberapa sistem hukum yang berlaku di dunia dan perbedaan sistem hukum tersebut juga memengaruhi bidang hukum perdata. misalnya Amerika Serikat).

Khusus untuk bidang perdagangan. mengatur tentang hukum benda. sebagian ketentuanketentuannya telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan. Buku II tentang Kebendaan.T Kansil). Begitu pula bagian mengenai penjaminan dengan hipotik. syarat-syarat dan tata cara pembuatan suatu perjanjian. bangunan dan kapal dengan berat tertentu). Di Indonesia. Kitab undang-undang hukum dagang (KUHD) juga dipakai sebagai acuan. kedewasaan. Buku IV tentang Daluarsa dan Pembuktian. hukum dapat dibagi menjadi 2.S. (ii) benda berwujud yang bergerak. Khusus untuk bagian tanah. khususnya Buku III. telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU tentang hak tanggungan. yaitu hukum yang mengatur hak dan kewajiban yang dimiliki subyek hukum yang berkaitan dengan benda. Bisa dikatakan KUHD adalah bagian khusus dari KUHPer. pengaturan hukum pidana formil telah disahkan dengan UU nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana (KUHAP). mengatur tentang hukum perseorangan dan hukum keluarga. yaitu benda berwujud lainnya selain yang dianggap sebagai benda berwujud tidak bergerak. mengatur tentang hukum perikatan (atau kadang disebut juga perjanjian (walaupun istilah ini sesunguhnya mempunyai makna yang berbeda). Buku III tentang Perikatan.y y y y Buku I tentang Orang. yaitu hukum yang mengatur status serta hak dan kewajiban yang dimiliki oleh subyek hukum. kelahiran. Antara lain ketentuan mengenai timbulnya hak keperdataan seseorang. antara lain tentang jenis-jenis perikatan (yang terdiri dari perikatan yang timbul dari (ditetapkan) undang-undang dan perikatan yang timbul dari adanya perjanjian). Hukum pidana Indonesia Berdasarkan isinya. Di Indonesia. antara lain hak-hak kebendaan. Isi KUHD berkaitan erat dengan KUHPer. Hukum pidana merupakan bagian dari hukum publik. pengaturan hukum pidana materiil diatur dalam kitab undang-undang hukum pidana (KUHP). . keluarga. Hukum pidana materiil mengatur tentang penentuan tindak pidana. sebagian ketentuan-ketentuannya telah dinyatakan tidak berlaku dengan di undangkannya UU nomor 5 tahun 1960 tentang agraria. dan (iii) benda tidak berwujud (misalnya hak tagih atau piutang). Sistematika yang ada pada KUHP tetap dipakai sebagai acuan oleh para ahli hukum dan masih diajarkan pada fakultas-fakultas hukum di Indonesia. perkawinan. perceraian dan hilangnya hak keperdataan. Hukum pidana formil mengatur tentang pelaksanaan hukum pidana materiil. yaitu hukum yang mengatur tentang hak dan kewajiban antara subyek hukum di bidang perikatan. mengatur hak dan kewajiban subyek hukum (khususnya batas atau tenggat waktu) dalam mempergunakan hak-haknya dalam hukum perdata dan hal-hal yang berkaitan dengan pembuktian. Khusus untuk bagian perkawinan. waris dan penjaminan. Yang dimaksud dengan benda meliputi (i) benda berwujud yang tidak bergerak (misalnya tanah. Hukum pidana terbagi menjadi dua bagian. pelaku tindak pidana. sedangkan hukum publik adalah hukum yg mengatur hubungan antara negara dengan warga negaranya. dan pidana (sanksi).Hukum privat adalah hukum yg mengatur hubungan orang perorang. yaitu hukum pidana materiil dan hukum pidana formil. yaitu hukum privat dan hukum publik (C.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful