P. 1
MESIN ARUS SEARAH

MESIN ARUS SEARAH

|Views: 383|Likes:
Published by Anang Satyawidjaya

More info:

Published by: Anang Satyawidjaya on Jul 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/31/2013

pdf

text

original

MESIN ARUS SEARAH

BAGIAN – BAGIAN MESIN ARUS SEARAH Bagian-bagian penting pada suatu mesin arus searah dilukiskan pada gambar 1. statornya memiliki kutub tonjol dan dikelilingi oleh satu atau lebih

kumparan medan. Gambar 1 Kumparan medan terbuat dari kawat tembaga yang dililitkan sedemikian rupa dengan ukuran tertentu pada sebuah inti yang terbuat dari lembaran besi tuang atau baja tuang. Sedangkan kumparan jangkar (rotor) berbentuk seperti permata yang normalnya bentangan kumparan adalah 180 0 listrik, yang berarti ketika sisi kumparan berada di tengah suatu kutub, sisi lain berada di tengah kutub yang berbeda polaritasnya. Kumparan yang membentang 180 0 listrik memiliki tegangan yang sama antar sisi-sisinya dan berlawanan arah setiap waktu. Komutator terbuat dari batang tembaga yang dikeraskan, yang diisolasi dengan bahan sejenis mika. Fungsi dari komutator ini adalah mengumpulkan arus listrik induksi dari konduktor jangkar dan mengkonversikannya menjadi arus searah melalui sikat. Sedangkas sikat terbuat dari karbon, grafit, lagam grafit atau campuran karbon grafit yang dilengkapi dengan pegas penekan dan kotak sikatnya. Besarnya tekanan pegas dapt diatur sesuai dengan keinginan. Permukaan sikat ditekan ke permukaan segmen komutator untuk menyalurkan arus listrik. Karbon yang ada diusahkan memiliki konduktivitas yang tinggi untuk mengurangi rugi-rugi listrik, dan koefisien gesekan yang rendah untuk mengurangi keausan. PRINSIP KERJA MESIN ARUS SEARAH Pada mesin arus searah (dc) ini tegangan ac yang dibangkitkan pada masing-masing kumparan armatur yang berputar diubah menjadi dc pada ujung-ujung armatur luar melalui sutu komutator berputar dan sikat diam yang menghubungkan ujung-ujung kawat armatur/ kumparan jangkar. Efek dari penyebaran lilitan ke dalam beberapa celah tampak pada gambar 2 di bawah ini,

Gambar 2 Jika terdapat selusin atau lebih segmen komutator tiap kutub, maka riaknya menjadi sangat kecil. Dan tegangan yang dibangkitkan rata-rata dipandang dari sikat-sikat akan sama dengan jumlah dari harga rata-rata tegangan kumparan yang disearahkan. PERMASALAHAN KOMUTASI PADA MESIN ARUS SEARAH Komutasi adalah proses pembalikan arah arus pada kumparan jangkar saat segmen komutator pada kumparan terhubung melewati di bawah sikat. Sikat-sikat diletakkan sehingga menghubung singkat kumparan jangkar ketika kumparan tidak memotong pada medan magnet. Pada saat itu tidak ada aliran arus dan tidak ada bunga api pada sikat-sikat. Bunga api pada sikat-sikat apabila dibiarkan akan menyebabkan kerusakan sikat dan komutator. Arus yang mengalir pada kumparan jangkar menimbulkan gaya gerak magnet yang kuat yang memotong dan melemahkan fluks yang datang dari kutub-kutub. Efek distorsi dan pelemahan medan tersebut disebut reaksi jangkar. Gambar 3 menunjukkan bagaimana medan jangkar memotong kutub utama yang menyebabkan garis netral tergeser searah dengan arah putaran. Jika sikat tetap dibiarkan tetap berada pada garis netral lama, sikat akan menghubung singkat kumparan yang mempunyai tegangan induksi di dalamnya. Untuk mencegah hal itu sikat-sikat harus

Gambar 3 Pada mesin dc apabila bebannya berfluktuasi. Jadi. Motor dc seri dapat membangkitkan torsi starting yang besar karena arus yang sama yang melewati jangkar juga melewati medan. tetapi kecepatan akan bertambah kalau beban turun. jika jangkar memerlukan arus lebih banyak. Secara umum dikatakan bahwa motor listrik bekerja dengan prinsip bahwa dua medan magnet dapat dibuat berinteraksi untuk menghasilkan gerakan. Gambar 4 MACAM – MACAM MESIN ARUS SEARAH A.5 Motor dc Jenis Seri Motor ini terdiri dari medan seri dibuat dari sedikit lilitan kawat besar yang dihubungkan seri dengan jangkar. Ini berarti bahwa motor dapat start atau menggerakkan beban yang sangat berat. Pada generator yang lebih besar. motor seri berputar cepat dengan beban ringan dan berputar lambat saat beban . menambah kekuatan medan. Oleh karena itu. Medan magnet yang dibangkitkan oleh kutub bantu dirancang untuk memperbaiki komutasi. garis netral mondar-mandir antara posisi tanpa beban dan beban penuh. Untuk generator kecil. dipasang interpole antar kutub medan utama untuk mengurangi pengaruh reakasi jangkar. sikat-sikatnya dipasang pada posisi tengah untuk menghasilkan komutasi yang dapat diterima pada semua beban. Operasi motor tergantung pada interaksi dua magnet.digeserkan pada garis netral yang baru. Gbr. Motor Arus Searah Motor listrik menggunakan energi listrik dan energi magnet untuk menghasilkan energi mekanis. arus ini juga melewati medan. Jenis motor dc ini mempunyai karakteristik torsi start dan kecepatan variable yang tinggi.

kumparan medan shunt dibuat dengan banyak lilitan kawat kecil sehingga mempunyai tahanan yang tinggi. Hubungan dua lilitan ini menghasilkan karakteristik pada motor medan shunt dan motor medan seri. Kecepatan motor tersebut bervariasi lebih sedikit dibandingkan motor shunt. Ini berarti motor shunt berputar cepat dengan arus medan rendah dan berputar lambat pada saat arus medan ditambah. . Motor dc jenis compound juga mempinyai torsi starting yang agak besar – jauh lebih besar daripada motor jenis shunt. yang umumnya digabung sehingga medan-medannya bertambah secara komulatif.ditambahkan. Gbr 6 Motor dc Jenis Shunt Pada motor shunt. Keistimewaan gabungan ini membuat motor compound memberikan variasi penggunaan yang luas. tetapi tidak sebayak motor seri. Motor shunt mempunyai rangkaian jangkar dan medan yang dihubungkan parallel yang memberikan kekuatan medan dan kecepatan motor yang sangat konstan. Kecepatan motor dapat dikontrol di atas kecepatan dasar. Motor shunt dapat melaju pada kecepatan tinggi jika arus kumparan medan hilang Gbr 7 Motor dc Jenis Compound Motor jenis ini menggunakan lilitan seri dan lilitan shunt. Kecepatan motor akan menjadi berbanding terbalik dengan arus medan. tapi lebih kecil dibandingkan jenis seri.

Bentuk tegangan yang dibangkitkan pada loop masih bentuk tegangan gelombang sinus ac. Gbr 9 Gambar diatas ini menunjukkan gambaran generator dc sederhana.Gbr8 B. Komutator bertindak sebagai saklar mekanis atau penyearah untuk secara otomatis mengubah tegangan ac yang dibangkitkan menjadi tegangan dc. Dulu pabrik industri kadang-kadang menggunakan perangkat motor generator untuk mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Satu-satunya perbedaan yang penting antara generator ac dan dc adalah penggunaan cincin-geser pada generator ac dan komutator pada generator dc. Arus bolak-balik yang diberikan pada motor dan tegangan dc diperoleh dari generator. Generetor Arus Searah Generator arus searah tidak banyak dipakai seperti dulu sebab arus searah dapat dihasilkan oleh dioda penyearah solid-state. Pada aplikasi ini motor ac digunakan untuk menggerakkan generator dc. Yaitu generator yang diberi penguatan terpisah dan generator dengan penguatan sendiri. Generator dc yang mempunyai arus medan sendiri yang disuplai oleh sumber luar disebut dengan generator dengan penguatan terpisah. Sumber luar tersebut kemungkinan baterai atau jenis suplay dc . Generator arus searah diklasifikasikan menurut metode dimana arus diberikan pada kumparan medan.

atau compound. Generator dengan penguatan sendiri kemungkinan di seri. misalnya untuk las listrik. kumparan medan shunt dihubungkan paralel dengan jangkar. Gbr10 Generator dengan penguatan sendiri Untuk generator dengan penguatan sendiri menggunakan sebagian arus yang dibangkitkan untuk memperkuat medan. Kumparan medan shunt terdiri dari banyak lilitan dengan kawat yang relatif kecil. Pada generator yang dihubung seri fluks medannya diperoleh dari rangkaian medan yang dihubungkan seri dengan kumparan jangkar generator tersebut. Karenanya generator jenis ini hanya digunakan untuk keperluan khusus. Gbr 11 Pada generator shunt. Reostart yang dihubungkan seri dengan kumparan medan digunakan untuk mengubah arus medan. dimana untuk aplikasi ini yang dipentingkan adalah pasokan arus listrik yang besar. shunt. yang pada gilirannya mengontrol tegangan output generator. tergantung pada besarnya arus beban yang ditarik. Saat beban . Generator dengan penguatan sendiri diklasifikasikan menurut metode dimana kumparan medan dihubungkan. Generator jenis ini memiliki tegangan yang tidak konstan.yang lain dengan kecepatan konstan.

Generator mendorong muatan listrik untuk bergerak melalui sebuah sirkuit . tapimotor adalah alat yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Walau generator dan motor punya banyak kesamaan. Generator abad 20 awal Generator listrik adalah sebuah alat yang memproduksi energi listrik dari sumber energi mekanik. kecuali bahwa pada compound generator mempunyai tambahan kumparan medan yang dihubungkan seri dengan jangkar. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa "Generator" beralih ke halaman ini. Kumparan medan yang dihubung seri tesebut dipasang atau ditempatkan pada kutub yang sama dengan kumparan medan shunt. cukup besar untuk mengalirkan arus jangkar. lihat Generator (disambiguasi). Gbr12 Compound generator hampir sama dengan generator shunt.ditambahkan pada generator tegangan output akan turun. Untuk kegunaan lain dari Generator. Generator ini dikembangkan untuk mencegah tegangan terminal generator dc dari penurunan akibat penambahan beban Generator listrik Dari Wikipedia bahasa Indonesia. biasanya dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Proses ini dikenal sebagai pembangkit listrik. dibuat dengan sedikit lilitan dengan kawat yang besar.

generator menggunakan prinsip elektrostatik.1 Faraday 1. Mesin Wimshurstmenggunakan induksi elektrostatik atau "influence". air yang jatuh melakui sebuah turbin maupun kincir air. Generator Van de Graaff menggunakan satu dari dua mekanisme:   Penyaluran muatan dari elektroda voltase-tinggi Muatan yang dibuat oleh efek triboelektrisitas menggunakan pemisahan dua insulator [sunting]Faraday Cakram Faraday Generator portabel (pandangan samping) . Daftar isi [sembunyikan] • o o o • 1 Pengembangan 1. turbin angin.2 Dinamo 1. udara yang dimampatkan. yang menciptakan aliran air tapi tidak menciptakan air di dalamnya. Sumber enegi mekanik bisa berupa resiprokat maupun turbin mesin uap. engkol tangan. energi surya atau matahari.3 Dinamo Gramme 2 Lihat pula [sunting]Pengembangan Sebelum hubungan antara magnet dan listrik ditemukan. mesin pembakaran dalam. atau apa pun sumber energi mekanik yang lain. tapi generator tidak menciptakan listrik yang sudah ada di dalam kabel lilitannya. Hal ini bisa dianalogikan dengan sebuah pompa air.listrik eksternal.

seorang pembuat peralatan dari Perancis. Pixii menemukan bahwa magnet yang berputar memproduksi sebuah pulsa arus di kawat setiap kali sebuah kutub melewati kumparan.Antonio Pacinotti. Arus balik itu membatasi tenaga yang dialirkan ke kawat penghantar dan menginduksi panas yang dihasilkan cakram tembaga. membuat arus menjadi lancar. di Paris pada 1870-an. dan masih merupakan generator terpenting yang digunakan pada abad ke-21. Desainnya sekarang dikenal dengan . Generator homopolar yang dikembangkan selanjutnya menyelesaikan permasalahan ini dengan menggunakan sejumlah magnet yang disusun mengelilingi tepi cakram untuk mempertahankan efek medan magnet yang stabil. Ini berarti bahwa sebagian dari kumparan terus melewati magnet. seorang ilmuwan Italia. Dinamo menggunakan prinsip elektromagnetisme untuk mengubah putaran mekanik menjadi listrik arus bolak-balik. dikarenakan jalur arus tunggal yang melalui fluks magnetik. Dia membuat generator elektromagnetik pertama berdasarkan efek ini menggunakan cakram tembaga yang berputar antara kutubmagnet tapal kuda. Alat ini menggunakan magnet permanen yang diputar oleh sebuah "crank". Desain alat yang dijuluki ‘cakram Faraday’ itu tidak efisien dikarenakan oleh aliran arus listrik yang arahnya berlawanan di bagian cakram yang tidak terkena pengaruh medan magnet. yang dia ciptakan dengan mebungkus cincin besi. Zénobe Gramme menciptakan kembali desain ini beberapa tahun kemudian ketika mendesain pembangkit listrik komersial untuk pertama kalinya. Kelemahan yang lain adalah amat kecilnya tegangan listrik yang dihasilkan alat ini. kutub utara dan selatan magnet menginduksi arus di arah yang berlawanan. [sunting]Dinamo Gramme Namun. Pixii dapat mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah. Magnet yang berputar diletakaan sedemikian rupa sehingga kutub utara dan selatannya melewati sebongkah besi yang dibungkus dengan kawat. memperbaikinya dengan mengganti kumparan berputar dengan yang "toroidal". [sunting]Dinamo Dinamo adalah generator listrik pertama yang mampu mengantarkan tenaga untuk industri. Proses ini menghasilkan arus searah yang kecil. Dengan menambah sebuah komutator. Lebih jauh lagi. Arus yang diinduksi langsung di bawah magnet akan mengalir kembali ke bagian cakram di luar pengaruh medan magnet. Dinamo pertama berdasarkan prinsip Faraday dibuat pada 1832 oleh Hippolyte Pixii. kedua desain di atas menderita masalah yang sama: mereka menginduksi "spike" arus diikuti tanpa arus sama sekali.Generator portabel (pandangan sudut) Pada 1831-1832 Michael Faraday menemukan bahwaperbedaan potensial dihasilkan antara ujung-ujung konduktor listrik yang bergerak tegak lurus terhadap medan magnet.

Sedangkan bagian rotor terdiri dari: komutator. regulator tegangan digital. dan bagian rotor. bearing dan terminal box. bearing dan rumah generator atau casis. Generator DC menghasilkan arus DC / arus searah. sikat arang. Generator DC dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan dari rangkaian belitan magnet atau penguat eksitasinya terhadap jangkar (anker). yaitu bagian mesin DC yang diam. belitan rotor. belitan stator. penyearah. yaitu bagian mesin DC yang berputar. yaitu stator. Generator DC merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. tetapi konsep dasar dari memutar loop kawat yang tak pernah habis tetap berada di hati semua dinamo modern. Bagian stator terdiri dari: rangka motor. kipas rotor dan poros rotor. . serta bagian rotor. Konstruksi Generator DC Generator DC terdiri dua bagian. Generator kompon 1. Gambar 1 menunjukkan gambar potongan melintang konstruksi generator DC. jenis generator DC yaitu: 1. Konstruksi Generator DC Pada umumnya generator DC dibuat dengan menggunakan magnet permanent dengan 4-kutub rotor.nama dinamo Gramme. Generator penguat terpisah 2. Beberapa versi dan peningkatan lain telah dibuat. proteksi terhadap beban lebih. Generator shunt 3. Gambar 1. starter eksitasi.

. seperti ditunjukkan Gambar 3.Bagian yang harus menjadi perhatian untuk perawatan secara rutin adalah sikat arang yang akan memendek dan harus diganti secara periodic / berkala. maka dihasilkan listrik AC (arus bolak-balik) berbentuk sinusoidal. Hal ini karena tidak adanya perpotongan medan magnet dengan penghantar pada jangkar atau rotor. 2. Proses pembangkitan tegangan tegangan induksi tersebut dapat dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3. Komutator harus dibersihkan dari kotoran sisa sikat arang yang menempel dan serbuk arang yang mengisi celah-celah komutator. akan menghasilkan tegangan induksi nol. Prinsip kerja Generator DC Pembangkitan tegangan induksi oleh sebuah generator diperoleh melalui dua cara: • dengan menggunakan cincin-seret. maka akan terjadi perpotongan medan magnet oleh lilitan kawat pada rotor.(2) dengan dua belahan. Gambar 3. Jika rotor diputar dalam pengaruh medan magnet. Jika ujung belitan rotor dihubungkan dengan slip-ring berupa dua cincin (disebut juga dengan cincin seret).(b). Sedangkan posisi jangkar pada Gambar 2. maka dihasilkan listrik DC dengan dua gelombang positip. Tegangan induksi terbesar terjadi saat rotor menempati posisi seperti Gambar 2 (a) dan (c). Hal ini akan menimbulkan tegangan induksi. Gambar 2. Pembangkitan Tegangan Induksi. Pada posisi ini terjadi perpotongan medan magnet secara maksimum oleh penghantar.(1). menghasilkan tegangan DC. Bila ujung belitan rotor dihubungkan dengan komutator satu cincin Gambar 3. • dengan menggunakan komutator. menghasilkan tegangan induksi bolak-balik. Daerah medan ini disebut daerah netral. Tegangan Rotor yang dihasilkan melalui cincin-seret dan komutator. gunakan amplas halus untuk membersihkan noda bekas sikat arang.

. Reaksi Jangkar Fluks magnet yang ditimbulkan oleh kutub-kutub utama dari sebuah generator saat tanpa beban disebut Fluks Medan Utama (Gambar 5). 3. • Besarnya tegangan yang dihasilkan oleh sebuah generator DC. sebanding dengan banyaknya putaran dan besarnya arus eksitasi (arus penguat medan). Pada umumnya jangkar terbuat dari bahan yang kuat mempunyai sifat feromagnetik dengan permiabilitas yang cukup besar. Belitan tersebut merupakan tempat terbentuknya tegangan induksi. Gambar 4. Permiabilitas yang besar diperlukan agar lilitan jangkar terletak pada derah yang induksi magnetnya besar. Belitan jangkar terdiri dari beberapa kumparan yang dipasang di dalam alur jangkar. Sebuah komutator berfungsi sebagai penyearah tegangan AC. Jangkar Generator DC. Jangkar Generator DC Jangkar adalah tempat lilitan pada rotor yang berbentuk silinder beralur. Fluks ini memotong lilitan jangkar sehingga timbul tegangan induksi. Tiap-tiap kumparan terdiri dari lilitan kawat atau lilitan batang. sehingga tegangan induksi yang ditimbulkan juga besar.• Rotor dari generator DC akan menghasilkan tegangan induksi bolak-balik. 4.

seperti ditunjukkan pada Gambar 7. Pengaruh adanya interaksi antara medan utama dan medan jangkar ini disebut reaksi jangkar. Medan Jangkar dari Generator DC (a) dan Reaksi Jangkar (b). garis netral akan bergeser. . Arus jangkar ini menyebabkan timbulnya fluks pada penghantar jangkar tersebut dan biasa disebut FIuks Medan Jangkar (Gambar 6). Medan Eksitasi Generator DC Bila generator dibebani maka pada penghantar jangkar timbul arus jangkar. Dengan kata lain. Untuk mengembalikan garis netral ke posisi awal. dipasangkan medan magnet bantu (interpole atau kutub bantu). Gambar 6.Gambar 5.(a). Munculnya medan jangkar akan memperlemah medan utama yang terletak disebelah kiri kutub utara. Pergeseran garis netral akan melemahkan tegangan nominal generator. tetapi bergeser sebesar sudut α. Reaksi jangkar ini mengakibatkan medan utama tidak tegak lurus pada garis netral n. dan akan memperkuat medan utama yang terletak di sebelah kanan kutub utara.

yaitu: 1. Jika sikat dipertahankan pada posisi semula (garis netral). Magnet permanent / magnet tetap (Gambar 8. Generator shunt 3. Kini dalam rangkaian generator DC memiliki tiga lilitan magnet. Terdapat dua jenis generator penguat terpisah. Generator penguat terpisah 2. Penguat elektromagnetik (Gambar 8.Gambar 7. Generator kompon • Generator Penguat Terpisah Pada generator penguat terpisah.b) . sebab sikat terhubung dengan penghantar yang mengandung tegangan. yaitu: 1. Reaksi jangkar ini dapat juga diatasi dengan kompensasi yang dipasangkan pada kaki kutub utama baik pada lilitan kutub utara maupun kutub selatan. Belitan Kompensasi (b). generator dengan komutator dan lilitan kompensasinya. Bila sikat tidak digeser maka komutasi akan jelek. Dengan bergesernya garis netral. seperti ditunjukkan pada gambar 7 (a) dan (b). sikat juga harus digeser sesuai dengan pergeseran garis netral. maka sikat yang diletakkan pada permukaan komutator dan tepat terletak pada garis netral n juga akan bergeser.a) 2. Kutub Bantu. Jenis-Jenis Generator DC Seperti telah disebutkan diawal. maka akan timbul percikan bunga api. Oleh karena itu. yaitu: • lilitan magnet utama • lilitan magnet bantu (interpole) • lilitan magnet kompensasi 5. belitan eksitasi (penguat eksitasi) tidak terhubung menjadi satu dengan rotor. Generator dengan Kutub Bantu (a) dan Generator Kutub Utama. Lilitan magnet bantu berupa kutub magnet yang ukuran fisiknya lebih kecil dari kutub utama. dan ini sangat berpotensi menimbulkan kebakaran atau bahaya lainnya. bahwa generator DC berdasarkan dari rangkaian belitan magnet atau penguat eksitasinya terhadap jangkar (anker) dibagi menjadi 3 jenis.

Karakteristik tegangan V relatif konstan dan tegangan akan menurun sedikit ketika arus beban I dinaikkan mendekati harga nominalnya. Karakteristik Generator Penguat Terpisah .Gambar 8. Pengaturan dapat dilakukan secara elektronik atau magnetik. Karakteristik Generator Penguat Terpisah Gambar 9. Energi listrik yang dihasilkan oleh penguat elektromagnet dapat diatur melalui pengaturan tegangan eksitasi. Generator ini bekerja dengan catu daya DC dari luar yang dimasukkan melalui belitan F1-F2. Penguat dengan magnet permanen menghasilkan tegangan output generator yang konstan dari terminal rotor A1-A2. Generator Penguat Terpisah.

Makin besar arus eksitasi shunt. makin besar medan penguat shunt yang dihasilkan.Tegangan output generator akan sedikit turun jika arus beban semakin besar. I adalah arus beban. maka sisa megnetisasi tidak akan ada. b. karakteristik generator penguat terpisah saat eksitasi penuh (Ie 100%) dan saat eksitasi setengah penuh (Ie 50%).Gambar 9 menunjukkan: a. c. Karakteristik Generator Shunt . sampai dicapai tegangan nominalnya. Pengaturan arus eksitasi yang melewati belitan shunt E1E2 diatur oleh tahanan geser. Diagram Rangkaian Generator Shunt Jika generator shunt tidak mendapatkan arus eksitasi. penguat eksitasi E1-E2 terhubung paralel dengan rotor (A1-A2). sehingga tegangan induksi menjadi kecil. • Generator Shunt Pada generator shunt. atau rotor terhubung-singkat. Tegangan awal generator diperoleh dari magnet sisa yang terdapat pada medan magnet stator. maka tidak akan ada tegangan atau energi listrik yang dihasilkan oleh generator tersebut. Perurunan tegangan akibat resistansi jangkar dan reaksi jangkar. selanjutnya mengakibatkan turunnya pasokan arus penguat ke medan magnet. Gambar 10. Diagram rangkaian generator shunt dapat dilihat pada Gambar 10. Ie adalah arus eksitasi. dan tegangan terminal meningkat sampai mencapai tegangan nominalnya. atau jika belitan eksitasi salah sambung atau jika arah putaran terbalik. dihasilkan tegangan yang akan memperkuat medan magnet stator. Kerugian tegangan akibat reaksi jangkar. Rotor berputar dalam medan magnet yang lemah.

Satu penguat eksitasi merupakan penguat shunt. Pengatur medan magnet (D1-D2) terletak di depan belitan shunt. dibandingkan dengan tegangan output pada generator penguat terpisah. dan lainnya merupakan penguat seri. karakteristik dari generator penguat terpisah dan generator shunt tentu kurang baik. Karakteristik Generator Shunt. Generator shunt mempunyai karakteristik seperti ditunjukkan pada Gambar 11. Diagram rangkaian generator kompon ditunjukkan pada Gambar 12. karena seharusnya sebuah generator mempunyai tegangan output yang konstan. Tegangan output akan turun lebih banyak untuk kenaikan arus beban yang sama. Sebagai sumber tegangan.Gambar 11. . namun hal ini dapat diperbaiki pada generator kompon. • Generator Kompon Generator kompon mempunyai dua penguat eksitasi pada inti kutub utama yang sama.

baik pada arus eksitasi penuh maupun eksitasi 50%. yang cenderung naik tegangannya jika arus beban bertambah besar. yang cenderung tegangannya akan turun jika arus bebannya naik.Sistem Pembangkitan dan Konversi Energi Newer PostOlder Post .Gambar 12. Kategori: Mesin Listrik. Tegangan output generator terlihat konstan dengan pertambahan arus beban. Diagram Rangkaian Generator Kompon Karakteristik Generator Kompon Gambar 13. Karakteristik Generator Kompon Gambar 13 menunjukkan karakteristik generator kompon. Hal ini disebabkan oleh adanya penguatan lilitan seri. Jadi ini merupakan kompensasi dari generator shunt.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->