Hidup dan Kepausan Paus Yohanes Paulus II, Karol Josef Wojtyla (19202005

)
Posted: Apr. 09, 2005 19:23:22 WIB

Foto file dari Paus Yohanes Paulus II memberkati peziarah dan pengunjung di Lapangan St. Peter dari balkon pusat Basilika St. Peter, pada hari Natal, 25 Desember 1993. Paus Yohanes Paulus II, Paus Polandia yang mengepalai Gereja Katolik Roma selama 26 tahun dan memainkan peranan kunci penting dalam kejatuhan komunisme di Europa, wafat 2 April 2005 dalam usia 84 tahun. Jutaan orang berkabung atas kematiannya. REUTERS/Vatican/Pool/FILE Jutaan orang menyaksikan pemakaman salah seorang pemimpin relijius yang paling berpengaruh dalam abad 20, dalam suatu proses pemakaman terbesar pada era ini. Pemakaman almarhum Paus Yohanes Paulus II, pemimpin 1,1 milyar umat Katolik Roma, Jumat, 8 April, disaksikan oleh sekitar 1 milyar pemirsa melalui layar televisi. Sekitar 80 pemimpin negara hadir, disertai para pemimpin relijius dunia dan tokoh-tokoh dunia. Hidup dan karisma Paus diakui tidak hanya oleh umat Kristiani, tetapi juga oleh masyarakat dunia, melampaui batas agama, suku, asal-usul, dan negara. Hidup dari Karol Josef Wojtyla, yang lebih dikenal sebagai Paus Yohanes Paulus II, menyatakan harapan dan kekuatan bagi banyak orang di seluruh dunia. Jutaan orang berkabung atas kepergiannya.

Walaupun hidupnya tidak biasa dan bermomentum setelah naiknya ia ke tahta kepausan pada tahun 1978 pada usia 58 tahun, tahun-tahun yang memimpin kepada titik itu membantu untuk membentuk dia. Dari awal yang sederhana dari kota di luar ibukota Polandia, Krakow, sampai kematian hampir seluruh anggota keluarganya pada usianya yang muda 20 tahun, sampai kepada penganiayaan dari Nazi Jerman yang datang di negara itu pada tahun 1940an dan hidup sebagai orang dewasa di negara komunis, awal-awal tahun kehidupan Karol Josef Wojtyla menyediakan latar belakang untuk membentuk seorang pria, yang bagi banyak orang, dinyatakan sebagai pemimpin moral dan Kristiani yang luar biasa. Persahabatan Masa Muda Karol Josef Wojtyla lahir di Wadowice, Polandia pada tanggal 18 Mei 1920. Ayahnya, Karol Wojtyla, (dibaca voy-TIH-wah) adalah mantan prajurit dan juga penjahit. Ibunya, Emilia Kaczorowska Wojtyla, adalah guru sekolah. Wadowice terletak sekitar 35 mil dari ibukota Krakow. Populasi pada saat itu terdiri dari 8.000 orang pengikut katolik dan 2.000 orang Yahudi. Dia tumbuh di apartemen dua lantai sederhana yang dimiliki oleh sebuah keluarga Yahudi. Salah satu teman masa kecilnya, seorang Yahudi, mengingat permainan sepakbola yang biasanya mereka mainkan. Pertandingan itu biasanya Katolik vs Yahudi. Kluger mengatakan Karol Wojtyla muda akan secara sukarela bermain untuk pihak Yahudi, bahkan di lapangan. “Biasanya tidak ada cukup (anak) Yahudi, jadi seseorang harus bermain untuk pihak Yahudi, dan dia selalu sepertinya siap, ya kamu tahu,”kata Kluger dalam suatu wawancara dengan CNN tahun 2003. Persahabatan itu dilanjutkan saat tahun 1993, ketika saat itu Klugerlah yang dipanggil Yohanes Paulus II untuk bertindak sebagai pengantara antar Israel dan Vatikan dalam negosiasi-negosiasi yang memimpin Vatikan untuk menghadiahkan Israel hubungan diplomatik formal, menurut New York Times. Kehilangan Masa Muda Pada masa muda, ia suka berenang di Sungai Skawa dan seorang pemain bola yang sering berhenti untuk berdoa dalamperjalanannya ke sekolah, menurut LA Times. Namun kematian saudara-saudaranya membuat kehidupannya berbeda dengan anak-anak lain. Sebelum ia lahir, kakak perempuannya meninggal. Pada tahun 1929, sebulan sebelum hari ulang tahunnya yang ke-9, ibunya wafat karena sakit jantung. Ia mengikuti

Komuni Kudus pada bulan yang sama. Di usia 12 tahun, kakak laki-lakinya meninggal akibat demam. Karol kecil juga hampir tewas dua kali. Sekali karena tertabrak mobil dan kedua tertabrak truk tahun 1944. "Masa muda Paus bukan masa yang menyenangkan," kata Pastor Joseph Vandrisse dari Perancis. "Ia banyak merenungkan arti penderitaan," katanya. Sepeninggalan anggota keluarga yang lain, ia dibesarkan oleh ayahnya dan hidup sederhana di sebuah Spartan, apartemen satu kamar di belakang gereja. Lulus dari sekolah menengah tahun 1938, Lolek dan ayahnya pindah ke Krakow, tempat ia belajar sastra dan filsafat di Universitas Jagiellonian. Di sana ia bergabung dengan kelompok pembaca puisi dan kelompok diskusi sastra. "Ia seorang aktor hebat dan penyanyi berbakat," kata beberapa temannya. Ia selamat dari pendudukan Jerman dengan bekerja sebagai seorang pemotong batu pada tahun 1940. Pada Februari 1941, ayahnya yang merupakan penganut Katolik taat, meninggal dunia tanpa sempat terkabul keinginannya melihat anaknya mendedikasikan hidupnya untuk melayani Tuhan. Akademis yang Bersemangat, Menjanjikan Kenaikan 18 bulan berikutnya, Wojtyla mulai memenuhi harapan ayahnya dengan belajar di seminari bawah tanah di Krakow, sekaligus belajar teologi di universitas. Ia harus belajar sembunyi-sembunyi karena adanya larangan dari penguasa Jerman saat itu. Dia belajar sembari bekerja di sebuah pabrik hingga Agustus 1944. Namun, ketika tentara Jerman mulai menangkapi pemuda-pemuda Polandia, Wojtyla bersembunyi di rumah Uskup Krakow hingga perang berakhir. Ia ditahbiskan sebagai asisten pastor di Krakow tahun 1946. Tahun 1948 ia mendapatkan gelar doktor dalam etika. Pada tahun 1953, ia memperoleh gelar doktor dalam teologi dan mula mengar pada seminar gereja di Krakow. Dia juga menjadi seorang professor dan mengepalai departemen filsafat di Universitas Katolik di Lublin tahun 1954. Wojtyla naik secara pesat melalui hirarki gereja setelah ini, menjadi pembantu uskup pada tahun 1958 dan uskup pada tahun 1964. Pada tahun 1967, Paus Paulus VI menjadikan Wojtyla seorang kardinal.

Ia menentang komunisme tetapi penunjukkannya disambut oleh pemerintah Plandia yang melihat Wojtyla sebagai “keras tapi fleksible” dan sebagai seorang reformator moderat, menurut CNN. Biografi saat itu menyebutkan Wojtyla sebagai “musuh dari komunisme dan pemenang dalam hak asasi manusia, penginjil yang berkuasa dan intelektual yang rendah hati yang mampu mengalahkan Marxists dalam bahasa mereka sendiri.” Saat ditanya apakah dia takut akan larangan pejabat pemerintahan, Wojtyla membalas, “Saya tidak takut akan mereka. Mereka yang takut akan saya,” menurut CNN. Pada tahun-tahun yang mengikuti penunjukkannya sebagai kardinal, Wojtyla dikenal luas sebagai pribadi yang inteletual, administrator dan penggalang dana. Pada tahun 1978, setelah Yohanes Paulus I wafat secara tidak diduga 33 hari setelah menjadi Paus, para Kardinal di seluruh dunia berkumpul untuk memilih penggantinya. Ketika para kardinal tidak bisa menemukan kata sepakat setelah tujuh kali pemungutan suara, pada putaran voting ke delapan muncul nama Wojtyla. Ia terpilih. Menurut CNN, ia menerima hasil pemilihan itu dengan mata berkaca-kaca. Pada tanggal 16 Oktober 1978, ia ditahbiskan sebagai Paus. Ia menjadi paus termuda setelah lebih dari 120 tahun dan merupakan paus non Italia pertama setelah Adrian VI dari Belanda dipilih tahun 1522. Kepausan yang Karismatik Sebagai paus, Yohanes Paulus II menjadi seorang paus yang melakukan perjalan terbanyak ke luar negeri. Ia mengunjungi 125 negara dalam jangka waktu 26 tahun. Ia menarik jutaan masa. Ia juga berbicara multi bahasa, dapat berbicara dalam 8 bahasa. Yohanes Paulus II menyatakan karisma yang besar. Pengarang buku , “The Making of Popes 1978,” Andrew M. Greely menulis gaya paus hadir di tengah kerumunan, "Gerekannya, kehadirannya, senyumnya, keramahannya, sikapnya … menyenangkan siapapun. ... Ia luar biasa di tengah-tengah kerumunan --- berjabatan tangan, tersenyum, berbincang, mencium bayi-bayi,” menurut CNN. Saat dia kembali ke Polandia tahun 1997, LA Times melaporkan saat pemunculannya, kerumunan menjadi diam, “beberapa orang jatuh berlutut dan menangis saat Yohanes Paulus berjalan menuju altar.” Ia adalah paus yang bersemangat bahkan sebelum kesehatannya mulai menurun. “Ia tampaknya tidak mampu untuk menyia-nyiakan satu menit. Saya tidak pernah melihatnya jatuh dalam kesedihan ataupun tegang, “ kata juru bicara kepausan, Joaquin Navarro-Valls suatu ketika.

Bahkan pemimpin Kuba yang keras Fidel Castro, dikenal selalu mengenakan pakaian militer hijau zaitun, mengenakan pakaian resmi ketika Yohanes Paulus II mengunjungi negaranya pada tahun 1998. Mengikutsertakan Dunia Paus melibatkan dirinya sendiri dalam isu-isu luas, terutama dalam hak asasi manusia. “Keterlibatannya sebagai paus bukan anya untuk menyebarkan injil, untuk menyebarkan iman, tetapi juga untuk mentransformasi kepausan Roma menjadi juru bicara hak asasi manusia,” kata Marco Politi, pengarang buku “His Holiness,” kepada CNN tahun 2003. Ia mengkritik diktator Alfred Stroessner di Paraguay, Agusto Pinochet di Chili dan Ferdinand Marcos di Filipina. Ia membantu mempercepat kejatuhan komunis dengan mendukung gerakan Solidaritas disana. Kunjungan Paus ke negara asalnya Polandia pada tahun 1979 menarik kerumunan yang kemudian bertekad merubah pemerintah mereka. Ini mempercepat kehatuhan Uni Soviet dan Sekutunya di Eropa Timur, menurut Associated Press. Ia juga mengkritik Barat saat kunjungan pertamanya ke Amerika Serikat, ia memperingatkan bangsa itu tentang bahaya dari paham materialisme, egoisme dan sekularisme. Ia juga yang mengusulkan penurunan standar hidup mereka dan berbagi kekayaan dengan dunia ketiga. Ia menegaskan paham materialisme bukanlah jawaban. " Dunia ini tidaklah mampu membuat orang bahagia," kata Yohanes Paulus. Ia memandang hubungan dengan Tuhan sebagai pengejaran yang utama dalam hidup. Ia berdoa sangat sering sehingga dikatakan ia membuat keputusan " pada lututnya," kata CNN. Suara untuk Konservatisme Religius, yang Sosial Tema yang terkemuka lain dalam masa jabatan kepausan Yohanes Paulus adalah cara pendiriannya yang konservatif atas isu sosial dan doktrin gereja. Ia absolute menolak total pengguguran dan kontrasepsi, yang mana banyak mengasingkan banyak Katolik. Ketika ia datang dalam kekuasaan dan ia telah dipilih, ia menyadari bahwa satu hal ia harus lebih dulu lakukan adalah untuk memugar kembali kejelasan ke ajaran Katholik. Dan ia mengatakan, ' OK, barangkali mereka tidak akan patuh, barangkali mereka tidak akan menerima, tetapi setidaknya mereka akan mengetahui apa yang gereja wakili," kata Wilton Wynn, pengarang dari "Keeper Of The Keys," dalam suatu wawancara dengan CNN.

Paus suatu ketika berbicara dengan Time, " Adalah suatu kesalahan untuk mengaplikasikan prosedur demokratis Amerika ke (dalam) iman dan kebenaran." Ia menambahkan, " Kamu tidak bisa mengambil suatu voting tentang kebenaran." Paus adalah juga aktif dalam mendiamkan pandangan yang liberal di dalam Katolikisme. "Gereja tidak bisa menjadi suatu asosiasi dari free thinkers (pemikir bebas)," ia berkata di tahun 1981, menurut CNN Ia juga dengan sepenuhnya menentang pengguguran dan euthanasia. Dalam suatu surat ia mengutuk " kultur dari kematian," ia berkata pengguguran itu " selalu mendasari suatu kekacauan moral sejak secara terbuka membunuh manusia yang tidak bersalah secara sengaja,' kata Paus, menurut CNN. Isu-isu sosial lain yang ia pertentangkan adalah pembuahan buatan, hubungan seksual di luar perkawinan, dan hubungan homoseksual- meski demikian ia menghimbau toleransi untuk homoseksual. Selama masa jabatannya, ia menolak untuk mentahbiskan wanita, berkata bahwa gereja harus mengikuti contoh dari Yesus yang hanya memilih pria sebagai rasul-rasulnya, menurut AP Ia juga menekankan kebutuhan akan alim ulama (Katolik) untuk melakukan selibat. Mengikuti Jalan Perdamaian Walaupun warisan Yohanes Paulus pastilah meliputi usaha-usahanya pada perdamaian dengan Kristiani yang lain, dan bahkan dialog-dialog antar agama, satu contoh dari pengertian pribadi Yohanes Paulus akan harapan untuk mengatur hal-hal menjadi benar kembali adalah pengampunan yang ia tunjukkan bagi orang yang mencoba untuk membunuh dia di tahun 1981. Pada 13 Mei tahun itu, selagi memasuki Lapangan St. Peter untuk bertemu dengan yang hadir, seorang penembang dari Turki yang bernama Mehmet Ali Agca menembak Sri Paus, hampir membunuh dia. Pada tahun yang sama, dua hari setelah Natal, paus pergi ke penjara di mana orang yang akan membunuhnya tinggal dan mengadakan suatu percakapan dengan dia. Keduanya berbicara pelan-pelan dan sekali-kali, Agca tertawa, menurut Time. Paus memaafkan dia. Paus mencari perdamaian dengan berbagai cabang dari Kekristenan, termasuk Kaum Orthodox timur dan gereja Anglikan. Akan tetapi, keputusan Gereja Inggris untuk mentahbiskan wanita di tahun 1992 dan keputusan Episkopal untuk memilih uskup gay yang terbuka pada tahun 2004 mungkin telah merintangi usaha-usaha itu. Paus juga menggapai Yahudi, di depan umum meminta pengampunan Tuhan untuk penyiksaan Yahudi oleh orang Katolik sepanjang waktu. Di tahun 1993, Vatikan menetapkan hubungan diplomatik formal dengan Israel.

II. Masturbasi 3. Mengusahakan kemurnian tubuh dan jiwa secara praktis. . Tujuan kemurnian IV.bentuk kemurnian V. Apa itu kemurnian? 1." Itu " juga memberi kita suatu perasaan tentang Tuhan yang telah mendahului kita dan memimpin kita mengenal jalan manusia. Dasar kemurnian 1. Nafsu/ ketidakmurnian 2. Ketelanjangan Asali (Original Nakedness) III. Kemurnian = peneguhan dan pemberian diri yang tidak diwarnai cinta diri/ mementingkan diri sendiri. Time mengatakan ia menulis. membantu kita tidak hanya untuk menghidupi kehidupan kita sebagai suatu perjalanan. Bentuk. Kesatuan Asali (Original Unity) 3. Apa pentingnya kemurnian (chastity)? II. Perkosaan 7. tetapi yang menjadi rekan perjalanan kita. Kesendirian Asali (Original Solitude) 2. Kemurnian = keutuhan seksualitas secara jasmani dan rohani 2. dari satu kota ke yang lain.Mengunjungi Israel bulan Maret 2000 ia berdiri di Bethlehem. tempat kelahiran Yesus. Bagaimana jika sudah terlanjur tidak murni? VIII. Percabulan 4. Tuhan yang tidak meremehkan kita dari tempat tinggi. Kebajikan penguasaan diri dan hubungannya dengan kemurnian 3. Ia juga berdiri pada suatu tempat yang memperlihatkan sungai Galilea yang dikatakan bahwa Yesus mengajarkan Kotbah di Atas Bukit. Prostitusi 6. Dari perjalanan ke Yerusalem. Kemurnian = pengendalian diri yang mengacu kepada kelemahlembutan dan kesetiaan Allah 3. " Untuk pergi dalam roh doa dari satu tempat ke lain.” Kemurnian di luar perkawinan PEMBAHASAN • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • • I. Berlatih kemurnian adalah seperti berlatih mendidik anak-anak VI. Pornografi 5. Dosa menjadikan manusia berjuang dalam kekudusan dan kemurnian 1. Pelanggaran terhadap kemurnian 1. Dosa mengubah persepsi manusia akan kondisi asali 2. Homoseksualitas VII.

karena hanya dengan menerapkannya. artinya Tuhan menginginkan agar kita menjadi sempurna. Itulah sebabnya kita perlu mengetahui dan melaksanakan kebajikan kemurnian. Mengenal diri sendiri 2. tidak akan hidup bahagia. Sedangkan seseorang yang mau memberikan dirinya bagi orang lain akan menemukan arti hidupnya. Nah. “Manusia dapat sepenuhnya menemukan jati dirinya. Apa sih perlunya? Mengapa Gereja repot. seperti pada awalnya saat Ia . karena mereka akan melihat Allah” (Mat 5:8). Demikian juga.muluk’ dan terlalu idealis. Caranya adalah dengan mengasihi. Tuhan menciptakan kita sesuai dengan gambaran-Nya untuk maksud yang mulia: yaitu agar kita berbahagia bersamaNya. dan memberikan diri. II. “Berbahagialah orang yang suci hatinya. Seseorang yang selalu berpusat pada diri sendiri dan tak pernah memberikan dirinya kepada orang lain. Apa pentingnya kemurnian (chastity)? Mungkin ada banyak dari kita merasa bahwa ‘kemurnian’ itu suatu hal yang aneh untuk dibicarakan.repot mengajarkannya? Mungkin jawabannya singkat saja: karena kemurnian berhubungan erat dengan kebahagiaan kita. Melatih pengendalian diri 4. maka kita dapat sungguh berbahagia dan kelak dapat memandang Allah di surga. adalah pemberian kasih yang murni. yang tidak terkontaminasi oleh zatzat lain yang buruk. Kesimpulan: Kemurnian = mengasihi dengan jiwa dan tubuh I.”[1]. hanya di dalam pemberian dirinya yang tulus. Ef 1:3-6). Tuhan menghendaki kemurnian kita.• • • • • 1. pemberian diri yang tulus yang dikehendaki Tuhan ini. sepertinya ‘muluk. yang terbayang di pikiran kita adalah suatu zat dalam kondisi awal yang semestinya. Apa itu kemurnian? Kalau kita mendengar kata emas murni atau air murni. Mohon rahmat Tuhan 3. tubuh dan jiwa. Kemurnian hati mensyaratkan sikap bersahaja (modesty): IX. tanpa cacat dan cela (lih.

yang di dalamnya nyata. dan menemukan arti hidupnya dengan melakukan kasih. maka kita dapat melihat bahwa tubuh kita diciptakan Tuhan untuk maksud yang ilahi. bahwa manusia termasuk dalam dunia badani dan biologis. KGK 2346 Kasih adalah bentuk semua kebajikan.menciptakan manusia yang sungguh sangat baik adanya (lih. pada saat menyerahkan dirinya pada orang lain. dan dengan tubuh ini kita dapat memuliakan Tuhan. Pengendalian diri diarahkan kepada penyerahan . Seksualitas. Kemurnian = keutuhan seksualitas secara jasmani dan rohani KGK 2337 Kemurnian berarti keutuhan seksualitas yang membahagiakan di dalam pribadi dan selanjutnya kesatuan batin manusia dalam keberadaannya secara jasmani dan rohani. namun tak terkira dalam maknanya adalah: kasih yang seperti kasih Yesus. Jika kita menghayati makna keutuhan tubuh dan jiwa ini. kasih seperti apa? Jawaban yang sederhana. antara seorang laki. Di bawah pengaruhnya. Kej 1:31). Dengan demikian kebajikan kemurnian melibatkan keutuhan pribadi dan kesempurnaan penyerahan diri. Inilah kemurnian kasih yang Tuhan ajarkan kepada kita. Pertanyaannya adalah. Kemurnian = pengendalian diri yang mengacu kepada kelemahlembutan dan kesetiaan Allah Kemurnian menjadi penting. Inilah yang menjadikan manusia dapat mengenal dan mengasihi Allah. “Terima kasih Tuhan. kita dapat berkata. 2) mengagungkan hal. Maka tak mengherankan jika Gereja Katolik mendefinisikan kemurnian. karena kasih yang sempurna mensyaratkan kemurnian dalam cara menyampaikannya. di dalam penyerahan timbal balik secara sempurna dan tidak terbatas oleh waktu. Engkau telah menciptakan tubuhku dengan sangat baik?” Atau selanjutnya. kemurnian tampak sebagai latihan penyerahan diri. kita tidak mudah dibingungkan oleh kedua pandangan ekstrim yang ada di dunia ini: 1) mengagungkan hal. yang berakal budi dan berkehendak bebas. sehingga dapat menjadi saksi bagi orang lain tentang kesetiaan dan kelemahlembutan kasih Allah. seorang yang murni adalah seorang yang dapat mengendalikan dirinya. 2.hal rohani sampai menolak segala sesuatu yang bersifat jasmani/ seksual dan menganggapnya dosa. yaitu kasih yang melibatkan tubuh dan jiwa. menjadi pribadi dan benar-benar manusiawi ketika pribadi ini digabungkan ke dalam hubungan antara satu orang dengan yang lainnya.laki dan seorang perempuan. dan menolak segala yang bersifat rohani. demikian: 1. Pertanyaannya kemudian adalah: Apakah saat kita memandang tubuh kita sendiri di depan kaca cermin.hal jasmani dan seksual sampai ke tingkat yang tidak semestinya. sudah cukupkah kita memperhatikan dan menjaga kecantikan rohani kita di samping menjaga kecantikan jasmani? Manusia diciptakan sebagai mahluk rohani yang mempunyai tubuh. Kedua pandangan ekstrim ini keliru karena memisahkan tubuh dan jiwa. Dengan penghayatan ini. Nah. seperti yang dinyatakan-Nya di kayu salib.

Adam mengalami kesendirian di tengah dunia ciptaan Tuhan. “Para pria dan wanita yang ber-relasi satu sama lain dengan kemurnian sungguh memuliakan Allah dengan tubuh mereka. 2. Dalam khotbahnya. Paus mengajarkan adanya tiga pengalaman dasar yang dapat membantu kita membayangkan keadaan tersebut: 1.”[3] II. Kemurnian menjadikan orang yang hidup sesuai dengannya. kita harus melihat keadaan pada saat awal mula manusia diciptakan oleh Tuhan. Ketelanjangan Asali (Original Nakedness) . 3. terutama karena manusia cenderung memiliki rasa cinta diri. Kesatuan ini mengatasi kesendirian manusia. dan kesatuan antar seorang laki.laki dan perempuan yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah ini. Kej 2:20). Theology of the Body 18:5)) 3. Kesadaran akan kesatuan asali ini memberikan dasar bagi kemampuan seseorang untuk memberikan dirinya kepada orang lain dan menghargai orang lain.laki dan saudara perempuan di dalam kesatuan umat manusia” (lih. Dasar kemurnian Paus Yohanes Paulus II mengajarkan agar kita dapat memahami makna kemurnian. Pope John Paul II. sungguh berbeda dengan persetubuhan binatang. Theology of the Body. fokus saya adalah menyenangkan diri sendiri atau menyenangkan orang lain? Apakah dalam berelasi dengan orang lain saya membantunya untuk hidup kudus/ murni atau malah menjerumuskannya? Paus Yohanes Paulus II mengajarkan. Kesendirian ini memanggilnya untuk bersekutu dengan Tuhan Sang Pencipta dan dengan mahluk lain yang ’sejenis’ dengannya (lih.”[2] Hal pemberian diri yang murni ini memang tidak mudah dilakukan. Kemurnian = peneguhan dan pemberian diri yang tidak diwarnai cinta diri/ mementingkan diri sendiri. Kesatuan Asali (Original Unity) Ayat Kej 2:24 “…. Kasih kita kepada sesama secara umum dapat diuji dengan pertanyaan ini: Apakah dalam berelasi dengan sesama. sebab ia menyadari bahwa ia tidak sama dengan ciptaan lainnya (lih.diri. sebagai “saudara laki. Kesadaran ini timbul dari pengalaman tentang tubuhnya. “Kemurnian adalah peneguhan penuh sukacita dari seseorang yang mengetahui bagaimana ia hidup dengan memberikan dirinya. Kej 2:23). dan keduanya menjadi satu tubuh”… merupakan dasar akan adanya kesatuan asali. yang tidak dibatasi oleh segala bentuk perbudakan cinta diri. Kesendirian Asali (Original Solitude) Pada saat awal mula penciptaan. seorang saksi bagi sesamanya tentang kesetiaan dan kasih Allah yang lemah lembut.

Selamanya. inilah Darah-Ku” (lih.Ketelanjangan asali merupakan pengalaman telanjang namun tanpa rasa malu (Kej 2:25). Sedangkan hubungan seksual di luar perkawinan yang hanya berfokus untuk memuaskan keinginan tubuh. maka kita dapat mempergunakan tubuh ini untuk mengasihi dan melayani sesama. dan tidak didasari oleh persekutuan rohani di dalam Kristus. hanya tubuh saja. “Sesungguhnya tubuh. Luk 22:14-23). Dengan perkataan lain. Tanpa paksaan. segalanya. kita harus mempunyai kesadaran penuh akan makna tubuh kita seperti pada saat awal diciptakan Tuhan. Tuhan Yesus memerintahkan kepada para rasul untuk mengenangkan-Nya dengan melakukan perjamuan kudus. dan pemberian diri serupa ini yang menjadi teladan bagi suami untuk memberikan dirinya kepada istrinya. Aku mendukung/ meneguhkan engkau. dan akhirnya mengorbankan Tubuh-Nya itu sebagai tebusan bagi dosa manusia.hal buruk yang dapat merusak hubungan pasangan itu sendiri. dan tak heran jika kemudian mengakibatkan hal. Mrk 14:17-25. Dan aku menerima pemberian dirimu yang engkau berikan kepadaku.. baik lakilaki maupun perempuan. inilah yang memampukan manusia menyatakan diri mereka melalui pemberian diri yang tulus (the sincere gift of self). Itulah sebabnya. Sebab. “Inilah Tubuh-Ku…. Setulusnya. di kayu salib? Kristus memberikan Diri-Nya sehabis. maka hal ini adalah dosa.”[4]. Bukankah pernyataan serupa ini dinyatakan oleh Kristus kepada Mempelai-Nya yaitu Gereja. agar kita semua dapat memahami besarnya kasih Tuhan kepada kita manusia (lih. Selamanya. cenderung tidak total. tidak didasari oleh komitmen kesetiaan selamanya. Dalam konteks perkawinan. Maksudnya di sini adalah. sebagai pernyataan keseluruhan pribadi kita sebagai manusia. namun bukan maksudnya bahwa kemudian orang boleh telanjang dan tidak perlu malu. Segala yang ada padamu. Aku memberkati engkau. Maka jika kita memahami makna ketelanjangan asali ini. yang mampu memperlihatkan misteri Allah yang tidak kelihatan…” (TOB 96:6. Itulah sebabnya Kristus Sang Firman menjadi daging (Yoh 1:14) mengambil tubuh manusia (Ibr 10:5). maka kita akan melihat bagaimana rahmat Allah yang tidak kelihatan itu disampaikan kepada manusia. .habisnya kepada Gereja. maka penghayatan pengalaman kesatuan asali dan ketelanjangan asali ini diwujudkan dalam hubungan seksual suami istri yang maknanya adalah: “Aku memberikan diriku sepenuhnya kepadamu. dengan menyadari kasih yang Tuhan sampaikan kepada kita melalui tubuh kita ini. Dan karena hubungan ini tidak dilakukan sesuai dengan kehendak Allah. tanpa ada yang kusimpan sendiri. Kekudusan yang melibatkan cara memandang seseorang sebagai ciptaan Tuhan yang baik adanya. tanpa syarat. Yoh 3:16). 19:4). Mat 26:20-29. di mana Ia akan hadir dalam rupa roti dan anggur.

kita dapat semakin menghargai kehidupan para religius yang memilih untuk mempersembahkan keseluruhan kasih mereka yang total kepada Allah. Lalu.samar akan kesatuan kasih Allah Trinitas. namun demikian kesatuan mereka merupakan sesuatu yang seharusnya digambarkan dalam setiap perkawinan Kristiani. sedangkan yang tidak menikah. Hubungan kasih suami istri yang dapat melahirkan kehidupan baru. entah seseorang hidup sebagai seorang religius.bentuk kemurnian Sebagai umat beriman. Lumen Gentium Bab V). bahwa mereka dianugerahkan oleh Allah satu untuk yang lain.III. yaitu yang menyangkut kemurnian pasangan suami istri. dan kemurnian para perawan/ selibat. Maka ada tiga bentuk kemurnian. 1 Kor 6:19). sebab mereka tidak kawin dan dikawinkan namun menjaga kemurnian kasih dalam kesatuan dengan Allah. Tentu saja persekutuan ketiga Pribadi Allah ini bukan karena ada perkawinan di dalam Pribadi Allah. Persatuan ini terjadi ketika pasangan tersebut telah dipersatukan oleh Kristus. Maka mereka yang sudah menikah dipanggil untuk hidup dalam kemurnian pernikahan. Kita semua dipanggil untuk hidup kudus (lih.[5]. Ini adalah salah satu makna. Inilah sebabnya mengapa hubungan jasmani suami istri memiliki makna yang luhur. sebab tubuh kita ini adalah bait Allah Roh Kudus (lih. Bentuk. kemurnian para janda/ duda. bagaimana untuk orang-orang yang sedang bertunangan? Katekismus mengajarkan: KGK 2350. Tujuan kemurnian Telah disampaikan bahwa kemurnian membawa manusia kepada keselamatan kekal. sehingga kehidupan mereka di dunia ini menjadi tanda yang lebih jelas tentang persekutuan kekal antara Allah dan manusia dalam “perjamuan Anak Domba” yang tidak melibatkan perkawinan secara jasmani. dengan penghayatan akan makna perkawinan. karena hanya di dalam Kristuslah manusia menemukan makna luhur perkawinan. merupakan gambaran samar. kita semua dipanggil untuk hidup murni. bahwa manusia diciptakan menurut gambar Allah (Kej 1:27). Mengapa? Karena kemurnian menunjukkan arti penciptaan manusia sebagai pria dan wanita: yaitu bahwa kita dipanggil untuk mengambil bagian dalam kasih persekutuan Allah dalam Trinitas di dalam Kristus. Mereka yang selibat untuk Kerajaan Allah merupakan tanda yang jelas di dunia ini tentang makna persekutuan dengan Allah pada akhir jaman nanti. tetapi juga jiwa. Karena kasih suami istri tidak saja melibatkan tubuh. yaitu kasih persekutuan Allah Bapa dan Allah Putera yang menghembuskan Roh Kudus. Mereka yang terikat/bertunangan dan akan menikah dihimbau agar hidup murni dalam suasana berpantang. kemurnian dengan tidak melakukan aktivitas seksual. Dalam hal ini. Konsili Vatikan II. saling menghormati dan saling menyatakan kesetiaan dengan harapan. persekutuan tubuh tidak terlepas dari persatuan jiwa. atau mereka yang menikah maupun yang tidak menikah. Mereka harus menghindari pernyataan cinta kasih yang merupakan cinta kasih suami isteri. Mereka harus melihat waktu percobaan ini sebagai waktu. Demikian juga. di mana mereka belajar. IV. .

sehingga kita sebagai manusia memang selalu mempunyai kecenderungan untuk berbuat dosa. mereka kehilangan karunia-karunia tersebut. sejak awal mula sejarah. Adam dan Hawa menurunkan dosa asal dan akibatnya kepada keturunan mereka.hal seksual. terlebih dengan adanya banyak propaganda yang seolah mengumbar hal. Apa yang kita ketahui berkat Perwahyuan itu memang cocok dengan pengalaman sendiri. adalah harmoni atau tunduknya nafsu kedagingan pada akal budi. atas bujukan si Jahat. Gaudium Et Spes menuliskan tentang dosa asal dan bagaimana manusia senantiasa berjuang dalam kekudusan di tengah-tengah kecenderungan untuk berbuat dosa. Jika pasangan mendahulukan keintiman jasmani. telah menyalahgunakan kebebasannya. dan ingin mencapai tujuannya di luar Allah. termasuk kita. kesatuan yang ingin dilambangkan sebenarnya belum ada. mereka tidak memuliakan-Nya sebagai Allah. “Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya. Sebab bila memeriksa batinnya sendiri manusia memang menemukan juga. 3) mempunyai pengetahuan akan Tuhan atau ‘infused knowledge’ dan 4) berkat keutuhan atau ‘integrity’ maksudnya. misalnya dengan hubungan seksual sebelum menikah. Nampaknya. 2) tidak dapat menderita. dan kemurnian jiwa dan tubuh mereka menjadi korbannya. maka sebenarnya keduanya mengambil sesuatu sebelum waktunya. Ia memberontak melawan Allah. Akan tetapi manusia. Thomas Aquinas mengajarkan bahwa manusia pertama (Adam dan Hawa) diciptakan dengan rahmat pengudusan Allah (sanctifying grace) dan karunia preternatural gifts yaitu 1) keabadian atau tidak dapat mati. Dosa mengubah persepsi manusia akan kondisi asali St. Yesus mengajar. Mereka harus saling membantu agar dapat tumbuh dalam kemurnian. sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya…. Hal perzinahan di pikiran sudah termasuk dalam dosa melawan kemurnian. Ini penting. dan tidak terpisahkan darinya. Dengan demikian waktu berpacaran/ bertunangan merupakan waktu yang harus digunakan untuk mengenal pribadi pasangan. karena hal persekutuan rohani sesungguhnya yang mendasari persekutuan jasmani. Meskipun orang-orang mengenal Allah. Namun sejak manusia pertama jatuh dalam dosa. Salah satu dokumen Vatikan II. dan . terutama secara rohani. Namun percabulan tidak hanya disebabkan oleh hubungan seksual sebelum perkawinan. dan mereka memilih mengabdi makhluk dari pada Sang Pencipta[10].sampai pada waktu mereka menikah. Mengapa ada kecenderungan manusia jatuh ke dalam dosa seksual ini? V. Dosa menjadikan manusia berjuang dalam kekudusan dan kemurnian 1. kemurnian menjadi sesuatu yang sulit dijalankan. ” (Mat 5:28). bahwa ia cenderung untuk berbuat jahat. melainkan hati mereka yang bodoh diliputi kegelapan. yang diciptakan oleh Allah dalam kebenaran.

Oleh karena itu dalam batinnya manusia mengalami perpecahan. itu pun perjuangan yang dramatis. manusia akan senantiasa berjuang dalam kekudusan. pengharapan dan kasih). nampak sebagai perjuangan. Oleh karena itu. dan dengan melemparkan keluar penguasa dunia ini (lih. termasuk dalam menjaga kemurnian. berkat keutuhan (gift of integrity) tidak terpulihkan. Karena keinginan tak teratur “tertinggal untuk perjuangan. maka ia tidak akan merugikan mereka. “dapur dosa” [fomes peccati]. Itulah sebabnya. 2. penyakit. Dengan demikian ia merusak keterarahannya yang sejati kepada tujuan yang terakhir. yang tradisi namakan concupiscentia [keinginan tak teratur] atau. dengan membaharuinya dari dalam. secara kiasan. walaupun telah dibaptis – yang berarti telah menerima rahmat pengudusan. siapa yang berjuang dengan benar. dan karunia menjadi anak-anak Allah – manusia senantiasa mempunyai kecenderungan berbuat dosa (concupiscence). serta kecondongan kepada dosa. Tetapi di dalam orang-orang yang dibaptis tetap ada beberapa akibat sementara dari dosa: penderitaan. akan menerima mahkota (2 Tim 2:5)” (Konsili Trente: DS 1515). antara kebaikan dan kejahatan. menemukan penjelasannya yang terdalam. mengapa seluruh hidup manusia. Bahkan manusia mendapatkan dirinya tidak mampu untuk atas kuasanya sendiri memerangi serangan-serangan kejahatan secara efektif. ditinjau secara perorangan maupun secara kolektif. begitu pula seluruh hubungannya yang sesungguhnya dengan dirinya sendiri. sehingga manusia dapat tetap mengambil bagian di dalam kehidupan Tuhan. Adapun dosa yang merongrong manusia sendiri dengan menghalang-halanginya untuk mencapai kepenuhannya. 1264.tenggelam dalam banyak hal-hal buruk. Yoh 12:31). Dalam terang Perwahyuan itulah baik panggilan luhur maupun kemalangan mendalam. Sering ia menolak mengakui Allah sebagai dasar hidupnya. kematian. antara terang dan kegelapan. dengan sesama manusia. sehingga setiap orang merasa diri ibarat terbelenggu dengan rantai. yang tidak menyerah kepadanya dan yang dengan bantuan rahmat Yesus Kristus menantangnya dengan perkasa. Katekismus Gereja Katolik mendefinisikan concupiscence / tinder of sin / kecenderungan berbuat dosa sebagai berikut: KGK. yang dialami oleh manusia. karunia Roh Kudus. namun dipakai oleh Tuhan sebagai cara sehingga manusia dapat membuktikan kasihnya kepada Tuhan. maka kita dapat melihat bahwa sampai akhir hayatnya. Malahan lebih dari itu. kelemahan yang berhubungan dengan kehidupan (seperti misalnya kelemahan tabiat). tiga kebajikan ilahi (iman.”[6] Rahmat pengudusan dipulihkan oleh rahmat yang mengalir dari misteri Paskah Kristus. Akan tetapi datanglah Tuhan sendiri untuk membebaskan dan meneguhkan manusia. Sebaliknya. dan dengan segenap ciptaan. Kebajikan penguasaan diri dan hubungannya dengan kemurnian . yang tidak mungkin berasal dari Penciptanya yang baik. Dari pemaparan di atas. yang menahan manusia dalam perbudakan dosa[11].

dengan segenap jiwa. Manusia yang menguasai diri mengarahkan kehendak inderawi-nya kepada yang baik. maka akan semakin sulit untuk dikontrol. minuman dan juga dalam seksualitas.[8] Seperti anak-anak yang dibiarkan untuk berbuat apa saja. namun jangan sampai hubungan tersebut hanya didasari oleh nafsu belaka. Penguasaan diri dapat diterapkan dalam makanan. sehingga kita dapat hidup murni? Kata kemurnian (chastity) menurut St. sampai akhirnya pendidikan tersebut menjadi bagian dari dirinya. supaya jangan dikalahkan oleh kelicikan atau penipuan (inilah kebijaksanaan)” (Agustinus. bagi pasangan yang belum menikah. bagaimana kita dapat mengendalikan kecenderungankecenderungan ini. Sedangkan suami istri walaupun diperbolehkan untuk melakukan hubungam intim. dan berpegang pada kata-kata: “Jangan mengikuti setiap kecenderungan walaupun engkau mampu. 1. Dalam Perjanjian Baru ia dinamakan “kebijaksanaan” atau “ketenangan”. Thomas adalah memurnikan kecenderungan berbuat dosa (concupiscence) dengan akal budi. Aristoteles membandingkan hal ini seperti proses pendidikan anak-anak. semakin anak-anak dilatih dan dididik. (Oleh penguasaan diri) orang mencintai-Nya dengan cinta sempurna.Sehubungan dengan kemurnian (chastity). dan dengan segenap pikiran. kita akan membahas secara khusus tentang kebajikan penguasaan diri. adalah wajar untuk ingin saling berdekatan. Sir 37:27-31) Kebajikan penguasaan diri sering dipuji dalam Perjanjian Lama: “Jangan dikuasai oleh keinginan-keinginanmu. namun memakainya dengan ukuran yang tepat dan sesuai dengan akal budi yang benar. sehingga menjadikan pasangan hanya sebagai obyek pelampiasan semata. sehingga pendidikan tersebut bukan menjadi sesuatu yang mengekang namun menjadi sesuatu yang membebaskan. namun jangan sampai melakukan melakukan hubungan intim yang hanya diperbolehkan untuk suami dan istri. “Hidup yang baik itu tidak lain dari mencintai Allah dengan segenap hati. Penguasaan diri bukan berarti meniadakan sama sekali keinginan yang menjadi bagian darinya. Katekismus Gereja Katolik mendefinisikan sebagai berikut: KGK 1809 Penguasaan diri adalah kebajikan moral yang mengekang kecenderungan kepada berbagai macam kenikmatan dan yang membuat kita mempergunakan benda-benda duniawi dengan ukuran yang tepat. . Bdk. Eccl. mempertahankan kemampuan sehat untuk menilai. Namun. adil. tetapi kuasailah segala nafsumu” (Sir 18:30). 3. Kita harus hidup “bijaksana. dan jangan engkau mengikuti hawa nafsumu” (Sir 5:2.25. dan beribadah di dalam dunia sekarang ini” (Tit 2:12).[7] Contohnya. yang tidak dapat digoyahkan oleh kemalangan apa pun (karena keberanian yang hanya mematuhi Dia (karena keadilan) dan yang siaga supaya menilai semua hal. Ia menjamin penguasaan kehendak atas kecenderungan dan tidak membiarkan kecenderungan melampaui batas-batas yang patut dihormati. mor. Berlatih kemurnian adalah seperti berlatih mendidik anak-anak Pertanyaannya adalah. maka dia akan semakin menurut.46).

bertentangan dengan hakikat tujuannya”. dengan alasan apa pun. Masturbasi KGK 2352 Masturbasi adalah rangsangan alat-alat kelamin yang disengaja dengan tujuan membangkitkan kenikmatan seksual. di mana seseorang menempatkan kenikmatan badani sebagai tuhannya.VI. Percabulan KGK 2353 Percabulan adalah hubungan badan antara seorang pria dan seorang wanita yang tidak menikah satu dengan yang lain. Nafsu/ ketidakmurnian KGK 2351 Nafsu adalah hasrat yang menyimpang akan. kenikmatan seksual dicari di luar “hubungan seksual yang diatur oleh hukum moral/ kesusilaan dan yang di dalamnya dicapai arti sepenuhnya dari penyerahan diri secara timbal balik dan juga suatu pembuahan manusiawi di dalam cinta yang sejati”[9]. “Penggunaan kemampuan seksual dengan sengaja. Walaupun ada pandangan psikologis yang menyetujui masturbasi sebagai suatu cara ‘penyaluran’ dorongan seksual. Pelanggaran terhadap kemurnian Setelah kita mengetahui kemurnian dan hubungannya dengan kebajikan. ataupun kenikmatan yang tidak teratur akan kesenangan seksual. tetapi mengarahkannya kepada aktivitas lain yang membangun tubuh dan jiwa. maka kita akan melihat beberapa hal yang dipandang sebagai pelanggaran terhadap kemurnian: 1. agar fokusnya bukan menyalurkan dorongan tersebut dengan melakukan aktivitas seksual. Sebab di sini. namun Gereja tidak pernah membenarkan tindakan tersebut.dorongan seksual. yang dilakukan di luar hubungan suami isteri yang normal. . 2. dan ini dapat beresiko menjadikan seseorang kecanduan seksual. untuk mencap masturbasi sebagai satu tindakan yang sangat menyimpang”. 3. Ini adalah satu pelanggaran besar terhadap martabat orang-orang ini dan terhadap seksualitas manusia itu sendiri. apabila ia dikejar karena dirinya sendiri dan dengan demikian dilepaskan dari tujuan batinnya untuk melanjutkan kehidupan (procreative) dan untuk hubungan cinta kasih (unitive). karena dengan demikian moral anak-anak muda dirusakkan. Keinginan seksual itu tidak teratur secara moral. yang dari kodratnya diarahkan kepada kebahagiaan suami isteri serta kepada melahirkan keturunan dan pendidikan anak-anak. Maka harus dicari jalan yang positif untuk menyalurkan dorongan. Masturbasi adalah tindakan didasari motif mengagungkan kenikmatan seksual di atas segalanya. “Baik Wewenang Mengajar Gereja dalam tradisinya yang tidak berubah maupun perasaan susila umat beriman telah tidak pernah meragukan. serta menyadari perlunya untuk mengarahkan dorongan kodrati (sensitive appetite). Selain itu ia juga merupakan skandal berat.

Ia sangat merusak martabat semua mereka yang ikut berperan (para aktor. Prostitusi KGK 2355 Prostitusi menodai martabat orang yang melakukannya dan orang dengan demikian merendahkan diri sendiri dengan menjadikan diri obyek kenikmatan sematamata bagi orang lain. dan saling membangun kasih kepada Yesus dan Gereja-Nya. Mat 5:28. Pornografi menenggelamkan semua yang berperan di dalamnya dalam sebuah dunia semu. karena ia meyimpangkan makna hubungan suami isteri. Siapa yang melakukannya. Diperlukan kehendak yang kuat dan konsistensi untuk menolak pornografi.mana dan mudah diakses oleh kalangan luas termasuk anak. Sayangnya. penyerahan diri yang intim antara suami dan isteri. 5. pasangan tersebut harus memfokuskan diri untuk lebih mengenal pasangan secara lebih akrab secara rohani. namun daripada membangkitkan hasrat seputar keintiman ini. Ia adalah suatu pelangaran berat. Pemerintah berkewajiban mencegah pengadaan dan penyebarluasan bahan-bahan pornografi.laki itu melihat dengan cara sedemikian kepada perempuan yang adalah istrinya. dan penonton). Ia menodai kemurnian. pedagang. ciuman bibir dan segala yang lain yang dapat mendorong hasrat seksual harus dihindari. Percabulan ini juga tidak terbatas dengan tindakan nyata. maksudnya adalah seorang pria tidak boleh memandang seorang wanita dengan nafsu. ia tetap melakukan percabulan di hatinya. Paus Yohanes Paulus II mengatakan. dewasa ini pornografi ini marak di mana. Pornografi KGK 2354 Pornografi mengambil persetubuhan yang sebenarnya atau yang dibuat-buat dengan sengaja dan keintiman para pelaku dan menunjukkannya kepada pihak ketiga. KGK 2528). Maka di sini Paus mengajarkan bahwa hubungan suami istri tidak boleh direduksi artinya hanya sebagai pemuasan kebutuhan seksual. karena mereka ini menjadi obyek kenikmatan primitif dan sumber keuntungan yang tidak diperbolehkan. karena umumnya mereka yang melakukannya mempunyai kecenderungan untuk melakukan dosa percabulan. tetapi karena ia melihat dengan cara sedemikian kepada seorang perempuan…. Meskipun laki. berdosa berat terhadap diri sendiri.” (TOB 43:2). sebab seseorang dapat jatuh dalam dosa percabulan dengan pikirannya (lih. Hasrat untuk berdekatan secara fisik antara sepasang kekasih adalah sesuatu yang wajar.anak. Bagaimana agar tidak jatuh dalam dosa percabulan sebelum menikah? Demikian adalah anjuran dari Johann Christoph Arnold. namun sebagai ungkapan kasih yang total antara suami istri sesuai dengan kehendak Tuhan. “Percabulan di hati dilakukan bukan hanya karena laki-laki melihat dengan cara sedemikian kepada seorang perempuan yang bukan istrinya. 4.Termasuk di sini adalah hidup bersama sebelum menikah. dalam bukunya A Plea for Purity: “Pelukan yang lama. saling bercumbu. ia .” [10] Ketika Tuhan Yesus berbicara tentang percabulan di hati.

kenisah Roh Kudus (Bdk. . Bagaimana jika sudah terlanjur tidak murni? Jika karena satu dan lain hal. 1 Kor 6:15-20). Rm 1:24-27.. yang merasa diri tertarik dalam hubungan seksual. keutuhan fisik.saksi kebangkitan-Nya dan karya penyelamatan-Nya dalam hidup kita. Perkosaan adalah pelanggaran hak yang dimiliki setiap manusia atas penghormatan. 1 Kor 6:10. kisah pertobatan Maria Magdalena ini harus mendorong kita untuk bertobat. dan jiwa. Yesuspun dapat mengampuni kita dan mengubah kehidupan kita. Berdasarkan Kitab Suci yang melukiskannya sebagai penyelewengan besar (Bdk. dan selalu tidak ada kata terlambat untuk bertobat. agar mereka dapat mengetahui kabar gembira tentang kemurnian ini. janganlah berputus asa. Bagaimanapun perbuatan itu tidak dapat dibenarkan. anak-anak. kepada orang sejenis kelamin…. bahwa kepada perempuan ini Tuhan Yesus menampakkan diri pada hari kebangkitan-Nya. Selanjutnya usahakanlah untuk menjaga kemurnian ini. dan pengampunan ini mengubah kehidupan perempuan ini.Kej 19:1-29. karena kelanjutan kehidupan tidak mungkin terjadi waktu persetubuhan. maka Tuhan akan mengampuninya. Alkitab mencatat.dosa manusia. Sebagaimana. Perbuatan itu melawan hukum kodrat. ataukah karena kesalahan) seseorang tidak sepenuhnya menjalankan ajaran kemurnian di masa yang lalu. Lebih buruk lagi. Asalkan ia dengan tulus menyesali segala dosa dan kesalahannya. Homoseksualitas KGK 2357 Homoseksualitas adalah hubungan antara para pria atau wanita. apabila orang-tua atau para pendidik memperkosa anak-anak yang dipercayakan kepada mereka. 1 Tim 1:10) tradisi Gereja selalu menjelaskan. Maka. Perkosaan KGK 2356 Perkosaan adalah satu pelanggaran dengan kekerasan dalam keintiman seksual seorang manusia.anak kita. (entah karena ketidaktahuan. dan mengajarkannya kepada anak.. bahwa “perbuatan homoseksual itu sangat menyimpang”[11]. tetapi juga para pria. semata-mata atau terutama. VII.memutuskan hubungan dengan kemurnian yang telah ia janjikan pada waktu Pembaptisan. kebebasan. 7. biasa ia menyangkut para wanita. yang dapat membebani korban seumur hidup. dan melaksanakannya dalam kehidupan mereka. Prostitusi adalah satu bencana untuk masyarakat. Ia selalu merupakan suatu perbuatan yang pada dasarnya/ dengan sendirinya jahat. dan menodai tubuhnya. Semoga kitapun dapat menjadi saksi. Tuhan Yesus datang untuk mengampuni dosa. Seperti Yesus mengampuni perempuan yang berdosa (Maria Magdalena). Perbuatan itu tidak berasal dari satu kebutuhan benar untuk saling melengkapi secara afektif dan seksual. 6. atau orang muda (kedua kelompok terakhir melibatkan dosa tambahan karena penyesatan)…. Ia menyebabkan kerusakan besar. Ia adalah pelanggaran terhadap keadilan dan cinta kasih.

KGK 2530 Perjuangan melawan keinginan daging terjadi melalui pembersihan hati dan latihan menjaga batas dalam segala hal. Sikap yang bersahaja melindungi jati diri seseorang. kerendahan hati. KGK 2532 Untuk pembersihan hati dibutuhkan doa. Untuk itu. Ia bijaksana dalam menghormati privacy orang lain. . yang terdiri dari kesabaran.VIII. Carilah kesibukan yang lebih bermanfaat dan membangun. mempraktekkan kemurnian. Ia mengundang untuk bersabar dan mengekang diri dalam hubungan cinta kasih. kita minta agar Roh Kudus menyingkapkan apa yang tersebunyi. kita harus melatih pengendalian diri. 4. Melatih pengendalian diri Selanjutnya. KGK 2522 Sikap bersahaja (modesty) melindungi rahasia pribadi dan cinta kasihnya. Berikut ini adalah langkah. Pedoman praktis: jauhi segala kesempatan yang mendorong kita untuk berpikir atau melakukan hal. dan mempraktekkan ajaran kemurnian ini. dalam pikiran. sehingga kita tahu di area mana kita harus memperbaiki diri. yang ada di dalam diri kita. Kemurnian hati mensyaratkan sikap bersahaja (modesty): KGK 2533 Kemurnian hati menuntut sikap yang bersahaja. dan kehati-hatian (discretion). Ia diam atau menahan diri jika ada resiko ingin tahu yang tidak sehat.langkah praktis untuk mengusahakan kemurnian tubuh dan jiwa: 1. Mohon rahmat Tuhan Kita memohon kepada Tuhan agar membersihkan hati kita dari pikiran. Ia mempengaruhi pemilihan busana.pikiran dan kecenderungan yang tidak semestinya. 3. Jauhilah pembicaraan yang ‘nyerempet’ ke arah hal yang porno. Dalam sikap tersebut termasuk pula sikap kepantasan/ kelayakan. Mengenal diri sendiri Kita harus mengenal diri sendiri. Mengusahakan kemurnian tubuh dan jiwa secara praktis. 2. mempunyai maksud dan pandangan yang murni.hal yang tidak sopan. Sikap bersahaja mensyaratkan bahwa prasyarat-prasyarat untuk ikatan definitif dan penyerahan timbal balik dari suami dan isteri dipenuhi. perkataan dan perbuatan.

dapat saling memberi dan menerima secara lebih mendalam dan spiritual. seksualitas manusia adalah sesuatu yang baik. Jadi. Oleh sebab itu hubungan suami istri memiliki makna luhur dan suci. lihat. Dengan demikian. St. Hanya dengan mempraktekkan kebajikan kemurnian inilah maka kita dapat sungguh berbahagia. Pope John Paul II. De viduis 4. 24 [↩] 2. dan inilah yang membedakan manusia dengan ciptaan lainnya. sehingga dapat menghormati pasangan dan mengasihi pasangan lebih dari sekedar tubuh pasangan. perbuatan dan cara berpakaian adalah sangat penting untuk menciptakan atmosfir yang cocok untuk pertumbuhan kemurnian…. Christopher West. seminar tentang “kabar baik tentang seks dan perkawinan” yang diselenggarakan oleh Seksi Kerasulan Keluarga Paroki Stella Maris. Hubungan kasih ini mengatasi hubungan kontrak ataupun perjanjian. 2007). Orang tua perlu waspada sehingga mode.”[12] IX. namun terutama mengasihi pasangan sebagai seseorang / pribadi.relasi satu sama lain dengan tubuhnya. Kesimpulan: Kemurnian = mengasihi dengan jiwa dan tubuh Sebagai mahluk yang diciptakan Tuhan sesuai dengan gambaran Allah. Konsili Vatikan II. 17 [↩] 3. Maka setiap manusia diberi kemampuan oleh Tuhan untuk mengasihi dengan memberikan dirinya dengan tulus. sebab manusia ber. Kebajikan kemurnian adalah segala upaya untuk menggunakan berkat seksualitas sesuai dengan rencana Tuhan. sebab yang mengikat adalah Kristus sendiri. dan dalam karya penciptaan-Nya. manusia diciptakan untuk mengasihi. yaitu ketika pasangan suami istri dipersatukan oleh Allah untuk mengambil bagian di dalam kehidupan Allah sendiri. Dalam perkawinan. The Truth and Meaning of Human Sexuality. bagi pasangan yang menuju jenjang perkawinan harus mempraktekkan kemurnian. Maka tujuan akhir seksualitas adalah kasih.sikap yang tidak pantas tidak melanggar keutuhan sebuah rumah tangga.137 [↩] 5. pasangan ini dapat saling mengenal satu sama lain. terutama karena salah penggunaan mass media. pemberian dan penerimaan kasih terjadi sedemikian rupa. Catatan: Bahan ini diberikan untuk session 4 (tanggal 2 November 2010) dari 9 session.“Sikap yang pantas dan bersahaja (modesty) dalam perkataan. Oleh karena itu. p. yaitu kasih yang melibatkan kegiatan memberi dan menerima. yang adalah Kasih.mode pakaian yang tidak sopan dan sikap. Gaudium et Spes. CATATAN KAKI: 1. dan karena itu tidak dapat diartikan dan dilakukan sekehendak hati manusia. lih. 23: PL 16. Theology of the Body Explained (Boston: Pauline Books anda Media. yang melibatkan tubuh dan jiwa. Theology of the Body 57:3 [↩] 4. sehingga menggambarkan kasih yang total sebagaimana kasih Kristus kepada Gereja-Nya. 255A [↩] . The Pontifical Council of the Family. Ambrose.

56 [↩] Ditulis oleh Stefanus Tay & Ingrid Tay pada 01 11 10 Disimpan dalam Antropologi. ST.. reprint). 13 [↩] 7. (Farmimgton: The Plough Publishing House of the Bruderhof Foundation. Perny. 102 [↩] 11. [↩] 9. Keluarga. 154.12. II-II. . 1. “Persona humana” 8 [↩] 12. ST. Kami berterima kasih atas kesediaan Rachel untuk membagikan kisah pergumulan batinnya sampai akhirnya memilih untuk menjadi seorang Katolik. 151. CDF. 1. [↩] 8. Johann Christoph Arnold. Hal Kontemporer. CDF. II-II. a. Persona humana 9 [↩] 10. a. q. Ethics 3. Pontifical Council for the Family.0. q. Nich. A Plea for Purity. Semoga kisah kesaksian iman ini dapat juga menguatkan iman kita semua…. Perny. Anda dapat meninggalkan pesan atau trackback di artikel i Kisah Perjalananku Menuju Gereja Katolik Dari Katolisitas: Tulisan ini merupakan bagian kedua dari kesaksian iman Rachel.6. Artikel. 1119a33. The truth and meaning of human sexuality. 1998. Anda dapat mengikuti pesan-pesan di artikel ini melalui RSS 2. See Aristotle. Gaudium et Spes.

khususnya ajaran mengenai ‘Maria’. kini aku. dengan langkah pasti dan kepala tegap terangkat. serta acap kali menemui persimpangan jalan hingga membuatku cukup mengalami depresi. Di situ dikatakan bahwa ketika Allah mengusir Lucifer dari Firdaus. berarti untuk selamanya!! Setelah melalui perjalanan yang panjang dengan liku-likunya. termasuk pacarku sendiri.“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Apapun yang orang Katolik jelaskan.” (Pengkhotbah 3 : 11) Tak pernah terbayang sebelumnya. tentang doktrin Maria. hatiku selalu memberontak dengan keras. otakku tidak bisa menerimanya. dengan pikiranku. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. dengan seluruh keberadaanku sebagai seorang Protestan. aku sangat membenci doktrin-doktrin Katolik. bernama “Mukendi”. Ya. yang terkadang penuh duri dan terasa amat menyakitkan. ia tidak hanya terlempar seorang diri saja. dan para pengikutnya . Dulu. Bagiku. Gereja Katolik! Gereja Katolik yang dahulunya sangat bertentangan dengan hatiku. Sekali mengatakan “Ya”. Aku pernah membaca sebuah buku yang ditulis oleh seorang mantan penyihir dari Afrika. karangan Paus semata! Salah satu penyebab kebencianku terhadap Maria adalah juga karena kegemaranku membaca buku-buku rohani yang berhubungan dengan alam roh. tetapi bersama pengikut-pengikutnya. Ini merupakan keputusan terbesar dalam hidupku setelah pernikahan. dapat mengarahkan hatiku untuk melangkah memasuki Gereja Katolik. bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Bagiku doktrin Maria hanyalah buatan manusia. kalau pada akhirnya aku akan memilih untuk menjadi seorang Katolik. Maria adalah penghalang utama orang Katolik untuk mendekat lebih lagi kepada Yesus.

dan menjadi penguasa langit. Contohnya Musa dan Elia yang menampakan diri kepada Yesus!” Aku terdiam dan jadi heran sendiri. Aku pernah bertanya kepada pacarku yang seorang Katolik: “Kalau memang tujuan dari setiap penampakan Maria itu adalah membawa orang untuk lebih dekat lagi kepada Yesus. dan menjadi penguasa lautan. yang berarti “naga”.itu tersebar ke berbagai tempat. Kebetulan malaikat penguasa laut ini bernama “Maria Marguella”. tetapi. Ada yang terjatuh ke dalam laut. Bukan hanya karena jawaban dari pacarku itu. ketika Yesus dan ketiga muridNya naik ke gunung yang tinggi. terutama doktrin Maria ini. Aku menelan seluruh isi buku itu bulat-bulat. sementara doa Bapa kami cuma satu kali saja?” . karena buku tersebut sudah kuberikan kepada seseorang yang tidak kukenal. dan mengasihani orang-orang Katolik. Kisah cintaku semasa pacaran banyak dihiasi dengan pertengkaran seputar doktrin Katolik. kenapa harus Maria? Apa mungkin Maria yang adalah manusia biasa. Dan menurut Mukendi. bukan karena hilang. di dalam pikiranku sendiri tiba-tiba muncul gambaran tentang penampakan Musa dan Elia. tapi terutama tentang gambaran yang tadi tiba-tiba saja muncul di dalam pikiranku. Ada juga malaikat yang jatuh ke langit. secara tidak langsung mereka sedang berdoa kepada malaikat penguasa lautan ini. yang sudah hampir menemui ajalnya karena sakit berat. dibawah kakinya terdapat tulisan: Rosa. atau kubuang. (sekarang aku baru menyesal). Aku juga pernah berkata kepada pacarku kemudian. orang yang berdoa kepada Maria. kalau itu memang sesuai dengan kehendak Tuhan. bisa dengan mudahnya naik turun Surga hanya untuk menampakkan dirinya?” Sementara aku sedang mengajukan pertanyaan itu. sama seperti kita. yang sekarang sudah menjadi suami tercintaku: “Kenapa sih dalam doa Rosario. Matius 17:3 Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Sekarang buku itu sudah tidak ada lagi. tanpa ada sedikit pun perlawanan dari dalam diriku. Salam Maria didoakan sampai 10 kali. ia sering mengaku sebagai Maria ibu Yesus. Masih banyak hal lainnya yang membuatku semakin membenci Maria. kenapa tidak Yesus sendiri saja yang langsung menampakan diriNya kepada orang-orang. Dan orang yang berdoa Rosario secara tidak langsung juga mereka sesungguhnya sedang berdoa kepada malaikat penguasa langit tersebut. Kemudian aku mendengar pacarku itu menjawab: “Mungkin saja. seolaholah aku sudah diberitahu jawabannya terlebih dahulu sebelum pacarku menjawab.

sebagai ibu rohaninya. dan mulai saat itu Yohanes menerima Maria di dalam rumahnya. dia pun pergi dengan penuh kemarahan. dan kepada murid terkasihNya: ” Inilah ibumu!”. (Yoh 19 : 26-27) Karena kita juga adalah murid terkasih Yesus. tapi yang aku tidak dapat lupakan adalah tanggapannya yang sangat keras: “Yayang boleh sepuasnya menghina Koko. Yohanes. mereka semua berasal dari Satu. Aku sudah sangat sering mendengar nama dan karya . bukan mamanya!” Tapi sekarang aku sudah mengerti bahwa yang dimaksud pacarku waktu itu adalah Maria sebagai mamanya. tapi sesungguhnya hatiku porak poranda. Yesus menyerahkan ibuNya kepada murid terkasihNya. tunjukkan padaku siapakah itu Maria?” Pada suatu hari. Aku langsung berlari masuk ke dalam kamar dan menangis sejadi-jadinya. dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat. sudah amat keterlaluan. karena pikirku: “Siapa juga yang menghina mamanya. Bahkan dalam Ibrani 2 : 11-12. mengapa harus aku yang mengalami hal seperti ini? Engkau tahu kalau aku ini paling anti Katolik… Tak pernah sekalipun dalam doaku. inilah anakmu!”. Aku bertanya kepada Tuhan: “Mengapa Tuhan…. tapi jangan sekali-kali Yayang menghina Mama Koko. Buku itu sangat menarik minatku. Aku sudah lupa bagaimana kejadiannya saat itu. dengan berkata kepada ibuNya: “Ibu. itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara. aku kembali berkata dengan ketus: “Dasar Maria egois! serakah! Maunya dia yang paling banyak didoakan!” Saat itu pacarku masih sabar dalam menghadapi perlawananku.Tanpa menunggu jawaban dari pacarku itu. orang yang aku hina Maria. karena mendengar penghinaanku terhadap Bunda Maria. yang kalau kupikir sekarang. aku memohon kepadaMu untuk mengirimkan padaku seorang pacar Katolik…! Lalu mengapa Kau malah mengirimkan padaku seseorang yang bahkan sangat kuat dalam iman Katoliknya? Siapakah itu Maria? Tolong Tuhan. apalagi Mama yang sangat Koko hormati!” Setelah berkata seperti itu.” Meski bibirku tersenyum mendengar kata-kata pacarku yang menyebut Maria sebagai mamanya. meninggalkan aku sendiri yang pada saat itu masih juga dapat tersenyum. ada suatu waktu dia sudah tidak dapat lagi menahan kemarahannya. Ibrani 2 : 11 Sebab Ia yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan. Ibrani 2 : 12 Kata-Nya: “Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara-Ku. Yesus menyebut kita adalah saudara-saudaraNya. aku melihat sebuah buku dari daftar buku di perpustakaan kantorku. Saat tergantung di kayu salib. Tapi. maka ibuNya pun menjadi ibu kita.

tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya. karena dia melayani bukan di negaranya sendiri. mengapa orang Katolik bisa melakukan hal luar biasa seperti ini? Mengapa mereka memiliki kasih yang sedemikian nyatanya. India.sungguh luar biasa yang dikerjakan tokoh utama dalam buku itu. dan nampak dalam setiap laku mereka? Aku juga melihat bahwa Bunda Theresa memiliki hubungan yang akrab dengan Yesus. yaitu : Bunda Theresa. Bagaimana ini bisa terjadi…? Bukankah seharusnya Maria menjadi penghalang hubungan mereka dengan Yesus? Padahal Bunda Theresa juga sering berdoa Rosario. Bunda Theresa mampu melewati semuanya itu dengan penuh kesabaran dan ketekunan. Aku mulai membayangkan perjalanan Bunda Theresa yang pastinya penuh perjuangan. apa sebenarnya yang salah dalam buku ini? Setelah membaca habis buku itu. Aku sungguh terharu dan kagum menyaksikan kasih yang dinyatakan oleh Bunda Theresa kepada orang-orang kusta di Kalkuta. perjuangannya lebih terasa berat lagi. melayani orang-orang berpenyakitan dan menjadi sampah masyarakat. aku akan menjawab dia: “Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan. apakah gunanya itu? 2:17 Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan. bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. Kesaksian yang sesungguhnya! Aku merasa heran. kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”. 2:18 Tetapi mungkin ada orang berkata: “Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan”. padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia? 2:15 Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari. . tetapi pada akhirnya banyak dari mereka yang percaya kepada Yesus. Aku jadi teringat dengan perkataan Yakobus dalam suratnya: Yakobus 2. dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku. jika seorang mengatakan. Bukan hanya itu saja. bahwa ia mempunyai iman. maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. berarti dia juga memiliki hubungan yang dekat dengan Maria? Lalu. 2:16 dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan. Ini barulah kesaksian yang hidup. yang dinyatakan kepada mereka yang malang. tetapi di negara orang. aku duduk termenung. hingga seolah-olah Yesus sendiri yang berkerja dalam mereka. karena melihat perbuatan nyata penuh kasih yang dilakukan Bunda Theresa. Sekalipun dia tidak pernah mengatakan tentang Yesus kepada orang-orang malang yang dilayaninya. saudara-saudaraku. Oleh karena kasihnya kepada Yesus. 2:14 Apakah gunanya. tapi baru kali ini aku berminat untuk membaca seluruh kisah kehidupannya.” 2:19 Engkau percaya.

Tetapi aku menemukan seorang Santa yang membuat mataku semakin terbuka lebar dan membuat keherananku semakin menjadi-jadi. maukah engkau mengakui sekarang. Bahkan. dan aku menemukan kisah para Santa/Santo. apalah gunanya kotbah yang berkobar-kobar. dalam buku harian Santa ini. Polandia pada tanggal 25 Agustus 1905 sebagai anak ketiga dari sepuluh putera-puteri pasangan suami isteri Katolik yang saleh Stanislaw Kowalski dan Marianna Babel. di atas mezbah? 2:22 Kamu lihat. Sungguh kebalikan 180 derajat dari apa yang kupikirkan mengenai orang Katolik.2:20 Hai manusia yang bebal. Jarang sekali aku menemukan teman-temanku Katolik yang mengerti Alkitab. aku menemukan sesuatu yang sangat berbeda. yang lebih parahnya lagi. Seseorang yang begitu akrab dengan Yesus. Ayahnya seorang petani merangkap tukang . aku makin penasaran dengan kisah hidup orang-orang Katolik. Ia melihat dan berbicara kepada Yesus seperti ia sedang melihat dan berbicara dengan sahabatnya sendiri. Banyak daftar nama-nama Santa/Santo di sana. bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah. maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran. Santa ini bernama St. ada juga yang bingung ketika mencari letak dari kitab tertentu dalam Alkitab! Tapi di sini. bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. Aku berpikir mereka hanya patuh pada peraturan yang dibuat Paus saja. jika tidak disertai dengan perbuatan nyata penuh kasih? Setelah hari itu. anaknya.” 2:24 Jadi kamu lihat. orang-orang yang dianggap kudus oleh Gereja Katolik. atau karyanya yang telah membawa suatu kesaksian dalam pertumbuhan iman Katolik. Bagiku orang-orang Katolik hanyalah bonekaboneka hidup yang datang dan pulang Gereja bukan karena kerinduan untuk mencari Tuhan. karena teladan hidupnya yang luar biasa. Tak pernah sekalipun kusangka sebelumnya akan menemukan yang seperti ini di dalam sejarah Gereja Katolik. sampai seolah-olah Yesus benar-benar nampak di dalam kehidupan sehari-hari Santa ini. dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya. 2:23 Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah. ketika ia mempersembahkan Ishak. tapi hanya sebatas kewajiban. Aku mulai melirik website yang berbau Katolik di internet. Mereka pulang tak ada bedanya dengan ketika mereka datang. Jadi. Faustina Kowalska. bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong? 2:21 Bukankah Abraham. Helena Kowalska dilahirkan di Glogowiec. Begitu nyata dan alami. dan dia mendapat gelar sebagai: RASUL KERAHIMAN ILAHI. bapa kita.

kayu. Patuh pada kehendak orangtua. Seringkali ia mengumpulkan teman-teman sebayanya dan menjadi `katekis’ bagi mereka dengan menceritakan kisah santa dan santo yang dikenalnya. setahun kemudian ia pulang ke rumah untuk minta ijin masuk biara. Yesus menderita sengsara.” Namun. “Papa tidak punya uang untuk membelikan pakaian dan barang-barang lain yang kau perlukan di biara. Ia seorang anak yang cerdas dan rajin. Helena mulai bekerja sebagai pembantu rumah tangga agar dapat meringankan beban ekonomi keluarga. aku rebah (= prostratio) di hadapan Sakramen Mahakudus dan memohon dengan sangat kepada Tuhan agar berbaik hati membuatku mengerti apa yang harus aku lakukan selanjutnya. aku tidak perlu uang. sama seperti penduduk Glogowiec lainnya. hingga suatu hari pada bulan Juli 1924 terjadi suatu peristiwa yang menggoncang jiwanya. Kerapkali ia bangun tengah malam dan berdoa seorang diri hingga lama sekali. hanya ada Yesus dan aku di sana.” Ketika usianya 16 tahun. hidup miskin dan menderita dalam penjajahan Polandia oleh Rusia. Mendengar keinginan Helena. Selain itu. juga rendah hati dan lemah lembut hingga disukai orang banyak. Ketika aku mulai berdansa. Aku mengambil tempat duduk di samping saudariku terkasih. sekujur tubuh-Nya penuh luka-luka. “Papa. Keluarga Kowalski. Apabila ibunya menegur. Papa masih menanggung hutang!” Puterinya mendesak. Lalu aku mendengar kata-kata ini: “Segeralah pergi ke Warsawa. “Suatu ketika aku berada di sebuah pesta dansa dengan salah seorang saudariku. ayahnya menanggapi dengan tegas. ia akan menjawab. berpura-pura sakit kepala guna menutupi apa yang terjadi dalam jiwaku. Helena kecil juga suka berdoa. Beberapa saat kemudian aku menyelinap pergi. buku kegemarannya adalah riwayat hidup para santa dan santo. Lampu-lampu sudah mulai dinyalakan. orangtuanya tetap tidak memberikan persetujuan mereka. “Malaikat pelindung yang membangunkanku untuk berdoa. Tuhan Yesus sendiri yang akan mengusahakan aku masuk biara. Sementara semua orang berpesta-pora. Sementara menggembalakan sapi. meninggalkan saudari dan semua teman-temanku. Helena hanya sempat bersekolah hingga kelas 3 SD saja.” . orang-orang di sekelilingku lenyap dari penglihatan. Tanpa mempedulikan sekeliling. engkau akan masuk suatu biara di sana. Helena bekerja kembali sebagai pembantu. hanya sedikit orang saja ada dalam katedral. Ia hidup penuh penyangkalan diri dan matiraga. sekonyong-konyong aku melihat Yesus di sampingku. melangkahkan kaki menuju Katedral St. nyaris telanjang. Helena biasa membaca buku. Tetapi. Stanislaus Kostka. jiwaku tersiksa begitu hebat. Ia berkata kepadaku: “Berapa lama lagi Aku akan tahan denganmu dan berapa lama lagi engkau akan mengabaikan-Ku” Saat itu hingar-bingar musik berhenti.

yaitu Moeder Jenderal Michael yang sekarang. dengan baju yang melekat di tubuh. Sebisaku. “Bagaimana. aku bertanya kepada Yesus. Kongregasi ini membaktikan diri pada pelayanan kepada para perempuan yang terlantar secara moral. “Beberapa saat kemudian suatu terang memenuhi bilikku.” Begitulah bagaimana aku diterima dalam biara. Sejak awal didirikannya oleh Teresa Rondeau. kongregasi mengaitkan misinya dengan misteri Kerahiman Ilahi dan misteri Santa Perawan Maria Berbelas Kasih. Setelah ditolak di banyak biara. apakah Engkau mau menerimaku? Salah seorang suster menyuruhku untuk menanyakannya kepada-Mu. membereskan hal-hal yang perlu diselesaikan. Seketika aku mengerti bahwa aku diminta menanyakan hal ini kepada Tuhan Yesus. “Aku merasa sangat bahagia. Aku memintanya untuk menyampaikan selamat tinggal kepada orangtua kami. Moeder Superior langsung bertanya. Helena diterima dalam Kongregasi Suster-suster Santa Perawan Maria Berbelas Kasih. Tak paham arti semua ini. keluar untuk menemuiku. “Ketika Moeder Superior. maka aku juga akan menerimamu. engkau ada dalam Hati-Ku. menjelang ulangtahunnya yang ke-20. “Yesus. Akhirnya pada tanggal 1 Agustus 1925. tiga minggu kemudian Helena bermaksud meninggalkan biara dan pindah ke suatu biara kontemplatif yang menyediakan lebih banyak waktu untuk berdoa. Aku telah menyediakan banyak rahmat bagimu. aku tiba di Warsawa.Aku bangkit berdiri. ia menyuruhku untuk menemui Tuan rumah dan menanyakan apakah Ia mau menerimaku. seakan-akan aku telah melangkahkan kaki ke dalam kehidupan Firdaus. akhirnya Helena tiba di biara Kongregasi Suster-suster Santa Perawan Maria Berbelas Kasih. setelah berbincang sejenak.” kenang St Faustina. apakah sang Tuan menerimamu?” Aku menjawab.” Ketika aku kembali dari kapel. Ke tempat inilah engkau Ku-panggil dan bukan ke tempat lain. Helena yang bingung dan bimbang rebah dalam doa di kamarnya.” Aku mohon pengampunan pada Yesus dan segera mengubah keputusanku.” “Jika Tuan telah menerimamu. Helena terkejut melihat kehidupan para biarawati yang sibuk sekali hingga kurang berdoa. pulang ke rumah. aku menceritakan kepada saudariku apa yang telah terjadi dalam jiwaku.” Segera aku mendengar suara ini: “Aku menerimamu. Luka-luka menganga memenuhi WajahNya dan butir-butir besar airmata jatuh menetes ke atas seprei tempat tidurku. siapakah gerangan yang telah menyengsarakan-Mu begitu rupa?” Yesus berkata kepadaku: “Engkaulah yang akan mengakibatkan sengsara ini pada-Ku jika engkau meninggalkan biara. Helena masih harus tetap bekerja lebih dari setahun lamanya guna mengumpulkan cukup uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari pada tahap awal tinggal di biara. Setelah tinggal di biara. dan di atas tirai aku melihat wajah Yesus yang amat menderita. dan lalu. tanpa barang-barang lainnya.” demikian tulis St Faustina di kemudian hari.” Namun demikian. “Ya. Dengan kegirangan aku menuju kapel dan bertanya kepada Yesus: “Tuan rumah ini. Karenanya.” .

St Faustina mulai menerima pesan Kerahiman Ilahi dari Kristus yang harus disebarluaskannya ke seluruh dunia. . dan bahwa tulisannya itu setara dengan karya-karya tulis para mistikus besar. dua kali St Faustina tiba-tiba lemas. di kebun atau di pintu sebagai penerima tamu. para ilmuwan dan juga para teolog terheran-heran bahwa seorang biarawati sederhana dengan pendidikan formal yang amat minim dapat menulis begitu jelas serta terperinci. pemahaman. Menanggapi permintaan Tuhan Yesus. tugas yang dipercayakan kepadanya sungguh sederhana. pembawa sukacita dan damai bagi sesama. teristimewa para pendosa berat dan mereka yang di ambang maut. pada tahun 1934. yaitu di dapur. kepada Sakramen Ekaristi dan Sakramen Tobat memberi St Faustina kekuatan untuk menanggung segala penderitaannya sebagai suatu persembahan kepada Tuhan atas nama Gereja dan mereka yang memiliki kepentingan khusus. Semuanya dijalankan St Faustina dengan penuh kerendahan hati. Dalam upacara penerimaan jubah. Meskipun sadar akan ketidaklayakannya. pertama. Selama empat tahun ia mencatat wahyu-wahyu ilahi. dalam hidup sehari-hari ia akan menjadi pelaku belas kasih. akan menjadi suatu kurban hidup yang diperuntukkan bagi orang lain. Dalam Buku Catatan Harian. ia mulai menulis buku catatan harian dalam ketaatan pada pembimbing rohaninya. menekankan pentingnya kepercayaan pada tindak kasih-Nya dalam segala segi kehidupan kita. Dalam biara. ia mendorong yang lain untuk mengandalkan Yesus dan dengan demikian mempersiapkan dunia bagi kedatangan-Nya kembali. Kristus memintanya untuk menjadi rasul dan sekretaris Kerahiman Ilahi. menjadi alat-Nya untuk menegaskan kembali rencana belas kasih Allah bagi dunia. dan di atas segalanya. Buku itu menunjukkan suatu contoh luar biasa bagaimana menanggapi belas kasih Allah dan mewujudnyatakannya kepada sesama. yaitu St Maria Faustina. ketika jubah dikenakan padanya. pengalaman-pengalaman mistik. Di kemudian hari. St Faustina menulis bahwa ia panik sekaligus tidak berdaya karena pada saat itu ia melihat penderitaan yang harus ditanggungnya sebagai seorang biarawati. sesuai teladan Kristus. juga pikiran-pikiran dari lubuk hatinya sendiri. menjadi teladan belas kasih kepada sesama. Hasilnya adalah suatu buku catatan harian setebal 600 halaman. seijin kongregasi ia menambahkan “dari Sakramen Mahakudus”. Helena menerima jubah biara dan nama baru. ketika tulisan-tulisan St Faustina diperiksa. serta doa-doanya. Seluruh hidupnya. Pada tanggal 22 Februari 1931. toh akhirnya. St Faustina dengan rela mempersembahkan penderitaan pribadinya dalam persatuan dengan-Nya sebagai silih atas dosa-dosa manusia. yang dalam bahasa sederhana mengulang serta menjelaskan kisah kasih Injil Allah bagi umatnya. serta ngeri akan pemikiran harus berusaha menuliskan sesuatu. kedua. dan juga pada Tuhan Yesus sendiri. mereka memaklumkan bahwa tulisan St Faustina sepenuhnya benar secara teologis. di belakang namanya. Devosinya yang istimewa kepada Santa Perawan Maria Tak Bercela.Pada tanggal 30 April 1926. dan dengan menulis mengenai Kerahiman Ilahi. ketika menerima jubah.

Pesan Kerahiman Ilahi yang diterima St Faustina sekarang telah tersebar luas ke segenap penjuru dunia. dan persekutuan dengan para kudus! Mengapa orang Katolik harus berdoa kepada Maria. seperti sedang mencari sebuah harta karun yang terkubur dalam gua-gua mengerikan. St Faustina memaklumkan: “Aku merasa yakin bahwa misiku tidak akan berakhir sesudah kematianku. Namun. Pada tahun 1967. (Sumber : YESAYA) Sejak saat itu. beserta berbagai rahasianya yang kian menguak di depan mataku. Jenasahnya mula-mula dimakamkan di pekuburan biara. kenapa harus melalui jalan yang memutar? Apa fungsi doa Rosario yang diulang-ulang? Mengapa juga mereka . Pesta St Faustina dirayakan setiap tanggal 5 Oktober. sebab telah dikatakan kepadanya bahwa pesan Kerahiman Ilahi akan tersebar luas melalui tulisan-tulisan tangannya demi keselamatan jiwa-jiwa. dan buku catatan hariannya. Dalam suatu pernyataan nubuat yang ditulisnya. aku sudah mengetahui nama apa yang kelak akan kupakai sebagai nama baptisku: “Faustina”. Sementara hatiku kian menggelegak dalam kerinduan pencarian akan kebenaran yang tersembunyi dalam Gereja Katolik. kapel tersebut dijadikan Sanctuarium Reliqui Abdi Allah St Faustina Kowalska. yang senantiasa penuh sukacita dan bersahaja. 281) St Maria Faustina Kowalska dari Sakramen Mahakudus. dan menjadikannya perantara kepada Yesus? Mengapa tidak langsung saja berbicara kepada Yesus. demikian hatiku menjelajah kian jauh menelusup dalam gudang rahasia Gereja Katolik. “Kerahiman Ilahi Dalam Jiwaku” menjadi buku pegangan bagi Devosi Kerahiman Ilahi. melainkan akan dimulai. di sisi yang lain dalam otakku masih juga tak dapat memahami tentang doktrin Maria. Pada Pesta Kerahiman Ilahi tanggal 18 April 1993. dengan dekrit Kardinal Karol Wojtyla. St Faustina dibeatifikasi oleh Paus Yohanes Paulus II dan pada Pesta Kerahiman Ilahi tanggal 30 April 2000 dikanonisasi oleh Paus yang sama. bahkan teman-temannya yang terdekat terperanjat mengetahui betapa besar penderitaan dan betapa dalam pengalaman-pengalaman mistik yang dianugerahkan kepada saudari mereka ini. Aku merasakan hatiku semakin terbuka terhadap Gereja Katolik. hanya pembimbing rohani dan beberapa superior saja yang mengetahui bahwa suatu yang istimewa tengah terjadi dalam hidupnya. Setelah wafat St Faustina.St Faustina Kowalska menulis dan menderita diam-diam. aku akan menyingkapkan bagi kalian selubung Surga guna meyakinkan kalian akan kebajikan Allah” (Buku Catatan Harian. api penyucian. lalu dipindahkan ke sebuah kapel yang dibangun khusus di biara. Wahai jiwa-jiwa yang bimbang. wafat pada tanggal 5 Oktober 1938 di Krakow dalam usia 33 tahun karena penyakit TBC yang dideritanya. Uskup Agung Krakow. St Faustina sendiri tak akan terkejut mengenai hal ini. rasul Kerahiman Ilahi.

Mengapa hati dan pikiranku menjadi kalut seperti ini? Apakah aku sudah menjadi gila karena bingung? . 17 Des 2007) Tuhan. dan perlahan-lahan jurang keputusasaan akan dengan sukarela menyambut tubuhku amblas ke dalam pelukannya? Tuhan.sering berdoa pada Santa atau Santo. aku mencoba menuangkannya ke dalam bentuk tulisan. Dan meyakinkan diriku untuk mengikuti jejak yang mereka pikir benar? Siapakah yang benar? Apakah kebenaran itu? O Tuhan. Siapakah yang perduli akan kesengsaraanku? Siapakah yang perduli akan sakit yang kurasakan Akibat pertempuran hebat yang berkecamuk di dalam jiwaku ini? Haruskah aku berjuang seorang diri? Haruskah aku menangis di balik punggung-Mu? Atau haruskah aku terus berdiri diam sambil menantikan orang datang menarik-narik tanganku. orang-orang yang sudah mati? Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang membuat otakku menjadi linglung! Akhirnya. dan tulisanku itu kuberi judul “Linglung”. Hatiku sungguh diliputi kebingungan Diselimuti ketakutan dan keragu-raguan. Ke manakah aku harus melangkah? Ke gunung yang manakah aku harus meletakan kedua kakiku? Atau mungkinkah aku harus bertahan pada kedua gunung itu? Hingga kedua kakiku menjadi lemas. apakah yang Engkau inginkan supaya aku perbuat? Apakah yang sedang Engkau rancangkan bagi hidupku? Mengapa Engkau menarik aku ke dalam suasana hati yang tidak karuan seperti ini? Seakan kakiku berpijak pada dua buah gunung. yang dipisahkan oleh sebuah jurang yang terjal. untuk menumpahkan kepenatanku akibat memikirkan tentang hal-hal itu. LINGLUNG (Senin. Yang siap kapan saja untuk menerjunkan diriku ke dalamnya.

Kusam tanpa berkilau. Rahasia yang lambat laun mulai menguak di depan mataku. Gunung yang telah membesarkanku. Tapi. gunung yang begitu kukagumi dengan segala keindahannya. menghadirkan kehangatan dan kenyamanan. Tapi di sisi yang lain.. Mengapa kini… Mengapa kini hatiku seakan merasakan sesuatu yang lain? Mengapa mataku kini seolah-olah mulai melihat keindahan di balik mutiara yang buruk dan mengerikan itu? Menyingkapkan kebenaran yang indah namun begitu terasa menyakitkan hatiku? Adakah yang salah dengan hatiku? Ataukah gunung itu yang salah? Gunung yang mana? Yang kiri atau yang kanan? . Gunung yang begitu kukasihi.. Mutiara yang sesaat lalu tampak begitu buruk di mataku Begitu mengerikan. Menyodorkan segenggam mutiara. Gunung yang tak begitu kukenal. dan mengasihi aku hingga saat ini. Bunga-bunga tumbuh seirama Menebarkan keharuman di tengah-tengah keheningan yang menyejukan Penuh kelembutan dan kesederhanaan Namun terasa begitu asing bagiku. Gunung yang satu dipenuhi dengan aneka bunga berwarna-warni menebarkan keharuman yang sudah sangat kukenal. Seakan menyimpan sejuta rahasia yang sulit kumengerti. yang merasuk sampai ke sumsum dan tulang-tulangku. memeliharaku.Kapankah gembalaku datang? Kapankah gembalaku yang baik itu menolongku dan membawa aku pulang? Pulang ke mana? Ke gunung yang mana? Kini kedua gunung tampak begitu menarik di mataku. Yang juga menampilkan keindahan. Aku melihat gunung yang serupa namun tak sama.

Aku takkan mau turut yang lain. lagu Malam Kudus. tetap berdiri kokoh seperti batu karang di tengah terjangan badai dunia! Matius 16:18 Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Ya. hai gembala yang baik! Datanglah sekarang juga untuk menolong aku! Karena aku benar-benar linglung dibuatnya. Datanglah. hai gembala yang baik? Ke manakah Engkau memanggil aku pulang? Pulang ke mana? Ke gunung yang mana? Ah. Takut kalau-kalau aku salah melangkah. berusaha menemukan kebenaran yang telah. Keharuman serta keindahan yang secara perlahan-lahan mengerogoti kengerianku terhadap sosok Gereja Katolik. sangat sedikit tercium olehku. baik dalam masa tenang maupun melewati masa-masa gelap. hanya baru separuh terlihat. Bagi kita berdua! Aku terus mencari dan mencari. oh belum. sejarah pohon natal. Paus pertama dalam sejarah Gereja Katolik! Dan telah melewati berabad-abad. Hanya Kau! Hanya Kau saja yang sanggup membawa aku pulang ke rumah-Mu. kalau aku linglung dibuatnya? Linglung karena ketakutanku. . dari sejarah Gereja Katolik. Keharuman yang baru sedikit. dan yang kuharapkan Kedatangan-Nya untuk menjemput aku masuk ke dalam kemuliaan-Nya yang abadi. semuanya itu dimulai oleh Katolik. orang-orang Katolik! Gereja Katolik yang berani dengan jelas menyatakan bahwa dirinya adalah Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus sendiri melalui Rasul Petrus.Di manakah Engkau berada. hingga sejarah Alkitab. Jangan diam terlalu lama! Jangan Kau biarkan aku linglung kelamaan! Hanya Engkau saja yang akan kuturuti. Takut kalau-kalau aku menyakiti hati-Mu. Mengecewakan gembalaku yang sudah sangat kucintai. Tuhan! Tahukah Kau. Ke rumah yang telah Kau siapkan bagiku. Aku mulai membaca lebih dalam lagi. kukasihi.

Pacarku juga mulai mengirimiku banyak artikel tentang Bunda Maria. Tidak seperti dulu, kini hatiku makin melunak dalam memandang Maria sebagai seseorang yang sangat dihormati oleh orang Katolik. Hingga suatu hari, pacarku memberikan kepadaku sebuah buku yang merupakan serentetan peluru senapan yang berhasil menjebol dinding pertahananku. Buku yang mengisahkan kepindahan seorang pendeta Presbytarian, seorang anti Katolik yang menganggap orang-orang Katolik adalah orang-orang malang yang perlu diselamatkan, dan menyebut Gereja Katolik sebagai pelacur dari Babilonia. Menjadi seorang Katolik, seorang pengikut Paus yang luar biasa dalam pengetahuannya tentang ajaran Katolik. Dalam bukunya yang berjudul : “Rome Sweet Home (Roma Rumahku)”, Scott dan isterinya, Kimberly, menceritakan dengan detil, bagaimana mereka bisa sampai mengakui Gereja Katolik sebagai rumah sejatinya. Bagaimana, dengan rinci dan penuh ketelitian, serta mengacu pada ayat-ayat dalam Alkitab, Scott menjabarkan bahwa ajaran Katolik sangatlah Alkitabiah. Bagaimana Kimberly, baik dalam segi perasaan dan pandangannya terhadap ajaran Katolik, khususnya Maria, sama persis dengan apa yang telah dan sedang kurasakan serta pikirkan sekarang. Dan bagaimana cara dia mengatasinya, sungguh membuatku semakin mengerti dan menjadi semakin berkobar-kobar dalam kerinduanku meneguk habis setiap kebenaran yang disodorkan Alkitab mengenai ajaran Gereja Katolik! PANTAI KETEGUHAN (Jumat 4 Januari 2008) Desak rindu tak terbendung Rasa hati kian tak menentu Kebencian bergantikan kekaguman ketakutan bergantikan pengharapan. Meruntuhkan dinding keangkuhan, mematahkan deret rantai keragu-raguan Mendamparkan jiwa di pantai keteguhan, melangkah dengan iman kepada terang kebenaran yang sejati Akan kuteguk air sungai kehidupan Hingga kutemukan pulau kedamaian jiwa yang sesungguhnya. PERAHU KEMENANGAN (Sabtu 5 Januari 2008) Kutapaki lembaran baru dalam perjalanan iman mengarungi samudra kehidupan dalam perahu kemenangan

Cinta Tuhanku telah menghanguskan aku melumatku hingga ke dasar sanubari menerbangkanku ke awan persemayaman cinta yang bersinar kemilau bagaikan emas murni membalutku dalam selimut kedamaian yang sebelumnya tak pernah sekalipun melintas di benakku. Kini aku bagaikan seekor burung kecil yang terbang mengelilingi angkasa raya kemuliaan. Bersarang dalam dekapan terang kasih Tuhan sambil menyenandungkan nyanyian sukacita berkumpul kembali dalam kehangatan kasih persaudaraan Bersama segenap laskar surgawi, Memuji dan mengagungkan sang Raja Kemuliaan: ‘Yesus Kristus’ Setiap Minggu, aku dan pacarku pergi ke Gereja Katolik. Dulu aku sangat menganggap remeh setiap tata cara liturginya. Bagiku dulu, nyanyian dan segala hal yang mencakup tata cara ibadah, termasuk kotbah Romo, sangat membosankan! Aku pernah mengejek pacarku yang setiap masuk dan keluar pintu Gereja selalu membungkukan badan, menghadap Altar Tuhan, kebetulan beberapa kali aku tepat berada di depannya, jadi aku secara spontan berkata: “Duh…, nggak usah repot-repot nyembah aku!” Dan dalam beberapa kesempatan, aku sengaja melakukan apa yang dilarang pacarku untuk dilakukan di dalam Gereja, terutama saat Misa berlangsung. Seperti misalnya, aku sengaja minum dari botol minum yang kubawa ketika Romo sedang berkhotbah! Aku melakukan itu, semata-mata hanya ingin menunjukan kepada pacarku kalau aku tidak terikat pada peraturan, yang kupikir, hanya merupakan peraturan-peraturan yang dibuat oleh manusia. Tapi sekarang, aku sudah mengerti, kalau sesungguhnya ketaatan itu sangat penting. Satu hal yang tidak dapat iblis lakukan adalah ‘taat’! Dan aku tidak mau disamakan dengan iblis! Yesus saja taat kepada BapaNya sampai mati…, sampai mati di kayu salib! I Petrus 1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. Ketika hatiku mulai mengerti, aku dapat melihat setiap detil dalam tata cara liturgi sangatlah bermakna. Seperti membungkuk, bersujud, dan melagukan kata-kata, semuanya itu sungguh-sungguh memiliki arti yang mendalam. Mereka percaya bahwa Yesus

sungguh hadir dalam setiap perayaan Ekaristi kudus. Bahwa Hosti yang berada di Altar adalah Yesus sendiri, bukan sekedar simbol dari tubuh dan darah Kristus, tapi sungguhsungguh Yesus sendiri! Oleh sebab itulah mengapa mereka sangat menghormati Altar kudus, karena di situlah Sang Raja kemuliaan bersemayam! Dan puncak dalam setiap perayaan Ekaristi adalah “Komuni”, di mana kita sungguh-sungguh dipersatukan kembali dengan Kristus. Sungguh misteri yang luar biasa, yang baru kutemukan dan baru kusadari keindahannya! Demikianlah, sedikit demi sedikit, satu demi satu rahasia itu mulai tersingkap di hadapanku. Begitu manis dan menggairahkan, seolah menggugah kerinduanku untuk melahap lebih dan lebih lagi. Aku terus melangkah dan melangkah, menapaki lembaran baru dalam perjalanan imanku, menyambut setiap kebenaran baru dengan penuh kekaguman. Namun, setiap kali berhadapan dengan doktrin Maria, aku kembali terbentur. Seakan-akan kakiku tertanam amat dalam, hingga sulit melangkah pada yang satu ini! Tiap malam aku selalu bertanya kepada Tuhan: “Siapakah itu Maria yang dihormati sedimikian rupa oleh orang Katolik?… Tolong Tuhan, tunjukanlah padaku, siapakah itu Maria, dan apa yang sepatutnya harus aku perbuat, agar aku tidak menyakiti hatiMu?” Demikianlah aku terus bergumul dalam doaku untuk tahap pencarianku pada yang satu ini. Suatu hari aku menemukan ayat dalam perjanjian lama yang menggambarkan tentang kebundaan Maria lewat Batsyeba, ibu dari raja Salomo. 1 Raja-raja 2:19 Batsyeba masuk menghadap raja Salomo untuk membicarakan hal itu untuk Adonia, lalu bangkitlah raja mendapatkannya serta tunduk menyembah kepadanya; kemudian duduklah ia di atas takhtanya dan ia menyuruh meletakkan kursi untuk bunda raja, lalu perempuan itu duduk di sebelah kanannya. 2:20 Berkatalah perempuan itu: “Suatu permintaan kecil saja yang kusampaikan kepadamu, janganlah tolak permintaanku.” Jawab raja kepadanya: “Mintalah, ya Ibu, sebab aku tidak akan menolak permintaanmu.” Di sini bunda ratu bertindak sebagai perantara permohonan Adonia kepada raja, dan sebagai seorang anak kepada ibunya, raja sangat menghormatinya, sehingga raja berkata : “Mintalah, ya Ibu, sebab aku tidak akan menolak permintaanmu.” Tapi apa yang terjadi pada ayat-ayat sesudahnya, bahwa keputusan terakhir tetaplah berada di tangan raja. Aku mulai mengerti, bahwa beginilah orang-orang Katolik memandang Bunda Maria sebagai perantara doa mereka kepada Yesus, sang Raja.

Kita dapat memohon kepada mereka yang di Sorga untuk mendoakan kita. dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Ibrani 12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi. karya-Nya yang terbesar. dengan begitu cermat.” *** Karena Allah adalah keluarga. dan saudara-saudara kita yang telah mendahului kita menikmati janji Tuhan. marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita. Karena seluruh sejarah adalah persiapan dunia untuk menyambut saat ketika Sabda menjadi daging. ”Dalam misteri terdalam-Nya. ia menelitinya dari sisi Alkitabnya juga. maka Allah pun ingin menarik kita. dan menjadi saksi dari perlombaan yang sedang kita jalani sekarang. *** “Orang-orang Kristen pertama mengikuti cara Tuhan dalam membaca Alkitab. maupun yang di Sorga. bagaikan awan yang mengelilingi kita. Scott menjabarkan secara terperinci tentang kebundaan Maria beserta dengan gelar-gelarnya. pastilah mereka dengan suka hati akan terus mendoakan kita.Seperti yang dikatakan Scott dalam bukunya yang berjudul: “Hail. orang-orang percaya. baik yang masih berziarah di bumi. sempurna. dan Perjanjian Lama terungkap dalam Perjanjian Baru. Allah itu bukanlah suatu kesendirian. Seperti biasa. *** “Bagaimanapun. yakni berkumpul kembali dalam keluarga Kerajaan Allah. Holy Queen (Salam Ratu Surgawi): Bahwa kita adalah satu keluarga besar dengan keluarga Kerajaan Allah. Dalam bukunya. Ibu kita dalam Yesus.” *** Scott juga mengajak pembaca untuk mempelajari tentang gambaran. Agustinus berkata bahwa Perjanjian Baru tersembunyi dalam Perjanjian Lama. untuk masuk menjadi anggota keluargaNya. keputraan. Dimana betapa eratnya hubungan antara Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru. St. dan hakikat dari keluarga. Demikian jugalah dengan Bunda Maria. yakni: pewahyuan diri definitif-Nya dalam Yesus Kristus. kita. Sebagai keluarga yang utuh. Paus Yohanes Paulus II menyatakan hal ini dengan baik. Allah sendiri adalah suatu keluarga yang abadi. saudara-saudara. atau teman-teman kita untuk mendoakan kita. yang terungkap dalam Tritunggal Mahakudus. yakni kasih. saat ketika Allah menjadi anak manusia dalam rahim seorang perawan muda dari Nazaret. memiliki ikatan persaudaraan yang erat. Dalam . Wahyu 8:4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. dan penggenapan dari. tetapi suatu keluarga karena dalam diri-Nya la memiliki kebapaan. seperti layaknya kita meminta orang-orang terdekat kita: ibu. ayah. *** “Seluruh Alkitab dapat dilihat sebagai kisah persiapan Allah untuk.

tempat-tempat kelahiran dan kematian Yesus. dan keduanya tampil dalam panggung sejarah untuk menyiapkan jalan bagi peristiwa yang lebih besar – dalam hal Bapa bangsa Yusuf: keluaran yang dipimpin oleh Musa.” dan bahwa ”ini melambangkan pembaptisan yang menyelamatkan Anda sekarang” (1 Ptr 3:20-21). Misalnya. Jadi. Misalnya. keduanya dilukiskan sebagai orang ”benar” atau ”tulus”. ketika menafsirkan kisah anak-anak Abraham sebagai ”suatu gambaran” (Gal 4:24). ibu dari semua yang hidup. istri Abraham. Petrus menulis bahwa Nuh dan keluarganya ”diselamatkan lewat air. Keduanya menyandang nama yang sama. sejarah yang maknanya menjadi jelas. Sang Penebus. dalam suratnya. dan pribadi ibu Yesus. Dari orang-orang Kristen pertama kita mempelajari bahwa kenisah Yerusalem merupakan bayangan dari kediaman surgawi para kudus dalam kemuliaan (2 Kor 5:1-2. 128-130). sebaliknya. ada lebih banyak lagi gambaran yang tersirat secara implisit tetapi sungguh nyata. bahkan sejarah yang mendapat tempat dalam rencana Allah. benda. ia juga menyatakan kepada kita tentang Surga. bahwa Israel menggambarkan Gereja (Gal 6:16). Kita temukan Maria digambarkan dalam diri Hawa. peran St. Gambaran adalah detail historis yang sungguh ada. Demikian juga. yang mengandung anaknya secara ajaib. keduanya menerima pewahyuan lewat mimpi. 12:1-6. Yusuf: penebusan yang diwujudkan oleh Yesus. melukiskan Adam sebagai ”gambaran” dari Yesus Kristus (Roma 5:14). rasul. dalam hal St. keduanya dibuang ke Mesir.Surat kepada Orang Ibrani. ia menegaskan peristiwa itu sebagai sejarah. Paulus. Gambaran-gambaran tentang Maria pun melimpah dalam Perjanjian Lama. Dari kata ”tipe” kita mendapatkan kata ”tipologi”. St. atau kejadian dalam Perjanjian Lama yang pada masa silam sudah melukiskan sesuatu yang lebih besar dalam Perjanjian Baru. dan bahwa tabut perjanjian adalah gambaran dari Santa Perawan Maria (Why 11:19. perlu aku tekankan bahwa gambaran bukanlah simbol fiktif. sungguh terjadi. Sang Pembebas. Paulus tidak bermaksud bahwa cerita itu tidak pernah sungguh terjadi.” Dan St. Why 21:9-22). Di samping itu. yakni suatu telaah mengenai gambaran-gambaran tentang Kristus dalam Perjanjian Lama (lihat Katekismus Gereja Katolik. bahwa kedua belas bapa bangsa dalam Perjanjian Lama merupakan gambaran dari kedua belas rasul dalam Perjanjian Baru (Luk 22:30). apa itu gambaran? Gambaran adalah orang. Ekaristi. Di samping gambaran-gambaran yang secara eksplisit disebut dalam Perjanjian Baru. dalam sosok bunda ratu dalam . Tipologi mengungkap tidak hanya pribadi Kristus. Perkataan Petrus yang diterjemahkan dengan ”melambangkan” sebenarnya dari akar kata asli Yunani yang dialihbahasakan menjadi tipe atau typify yang berarti ”menggambarkan. Gereja. Yusuf dalam kehidupan duniawi Yesus jelas mengikuti peran Bapa Yusuf dalam kehidupan duniawi Israel. dalam diri Sara. St.13-17). baru sesudah penggenapannya pada zaman akhir. no. dan sebagai ”bayangan dari keselamatan yang akan datang” (Ibr 10:1). tempat. kemah Perjanjian Lama dan ritualnya dilukiskan sebagai ”gambaran dan bayangan dari apa yang ada di Surga” (Ibr 8:5).

hatiku terus dipenuhi dengan perasaan rindu yang kian mendalam untuk bertemu Tuhan dalam Ekaristi kudus. hatiku mulai terasa rindu untuk berdamai dengan Bunda Maria.kerajaan Israel. dan kurasakan sedang memperhatikan aku. Bapa yang kekal. dombaNya yang kini telah kembali pulang. bahwa Dia. akan kubahas dengan lebih rinci dalam bab yang bersangkutan. Aku mulai senang membaca-baca segala sesuatu tentang Katolik. setelah membaca habis buku ini. Kakak Sulungku. Benar-benar misteri yang teramat dalam dan sulit dipahami. yang lebih penting lagi. sehingga jam kantorku dimajukan hanya sampai jam 4 sore). Tuhan. Aku memberanikan diri untuk mengambil Rosario dan mendoakannya. yang menjadi penghubung antara rakyat dan sang raja. pacarku mengajak aku untuk mengikuti Misa harian di Katedral yang dimulai pada jam 6 sore. . apabila dengan berdoa Rosario seperti ini aku telah melukai hatiMu!” Ternyata keputusanku untuk berdamai dengan Bunda Maria ini. demikian Perawan Maria diciptakan untuk mengemban Perjanjian Baru. yang kini. merupakan titik balik keterbukaanku terhadap seluruh ajaran Katolik. Yesus. telah meruntuhkan dinding-dinding keangkuhan dalam hatiku dan telah menenggelamkan diriku seutuhnya ke dalam kasihMu yang menyelamatkan! Waktu terus bergulir dengan cepatnya. hatiku pun sudah merasa semakin rileks jika sedang berdoa Rosario. Di sini aku hanya akan menegaskan bahwa. Mulai saat itu. Raja Damai. yang selama ini sangat “kubenci”. hatiku sungguh diliputi rasa syukur dan cinta yang mendalam kepada Yesus. setiap pulang kantor (yang waktu itu kebetulan sedang puasa umat Muslim. aku membaca buku ini secara cepat. hari ini aku mau berdoa Rosario…. sebagaimana tabut dibuat untuk mengemban Perjanjian Lama. tidak seperti dulu yang selalu tegang jika mendengar. Penasihat Ajaib. Sebelumnya aku berkata kepada Tuhan : “Tuhan. Perlu kecermatan serta ketelitian. Sepanjang Misa. apalagi menyebut kata ‘Maria’ dalam doa. tuntunan Roh Kudus dalam membacanya. walaupun masih kurang mengerti. Gambaran yang paling eksplisit dalam Perjanjian Baru. dan dalam banyak cara lain (misalnya. Aku sungguh menikmati kebersamaan kita dalam Ekaristi kudus. aku sungguh mencintaiMu dengan segenap hatiku. dengan seluruh keberadaanku. Oh Yesus Kristus Tuhanku. Karenanya. hanya sekilas saja. Allah dan Penyelamat jiwaku. Tapi. dalam banyak tempat. dan. hatiku dengan HatiMu. ada bersama-sama kami dalam Ekaristi kudus. Hana dan Ester).” *** Awalnya. sehingga membuatku makin pusing kepala. tabut perjanjian. kutahu. KehadiranMu yang mempersatukan diriku dengan DiriMu. maafkan aku.

aku tetap memberikan anakku untuk dibaptis secara Katolik. dan anak kami lahir serta dibaptis dengan nama baptis ‘Gabriella’. agar tidak salah sasaran: ngomong dulu sama papi. Demikianlah. Jadi kami hanya melakukan penyerahan anak. kalau papi bilang “Ya!”. Sejak saat itu aku percaya bahwa anakku sungguh-sungguh sudah menjadi milik Tuhan seutuhnya. Namun. sementara mami sedang berada di kamar mandi. dan Novena kepada Sakramen Mahakudus. Air dan minyak yang diolesi merupakan penanda bahwa anakku sudah tercatat sebagai anggota kerajaan Allah. mempelajari Novena kepada Hati Kudus Yesus. bahwa pembaptisan itu hanya diberikan kepada orang-orang yang sudah dapat mengerti dan menerima Kristus secara pribadi. Mengenai pembaptisan bayi. kumohon. maka aku baru akan bicara dengan mami. aku sudah berencana. masih bergantung pada iman kedua orang tuanya. jikalau memang ini adalah kehendakMu agar aku masuk menjadi keluarga Katolik. tetapi ini tandanya bukan dalam bentuk kartu. Jadi. sehingga koleksi Rosarioku pun menjadi banyak. yang penting aku sudah bicara dengan yang empunya keputusan akhir. Sampai tiba saatnya aku dan pacarku dipersatukan dalam Pemberkatan nikah di Gereja Katolik. Sementara bayi atau kanak-kanak dibawah 12 tahun. Tetapi ketika Romo mengucurkan air. Aku sering membayangkan anakku yang sedang berkumpul dengan teman-temannya. otakku masih juga menahan hatiku dengan berkata: “Belum waktunya!”. aku belum juga mengikuti Katekumen. . biarlah orang tuaku pun menyutujui keputusanku untuk mengikuti katekumen!” Ketika aku dan papi sedang berada di kamar hotel di Semarang. karena yang kutahu dari pengajaran Gerejaku dulu. seperti yang dilakukan Maria ketika menyerahkan bayi Yesus kepada Imam Simeon untuk didoakan. Aku sudah berpikir berulang-ulang sebelum meluncurkan tembakan. Novena kepada Roh Kudus. aku juga senang mendaraskan doa Koronka. dan kemudian ia pun mengolesi minyak di dahi anakku. terlebih saat menanti tanggapannya. sementara hatiku sudah dapat menerima dan rindu untuk benar-benar terjun ke dalamnya. awalnya aku pun kurang setuju. masalah diterima atau ditolaknya keinginanku itu. aku memberanikan diri untuk meminta ijin dibaptis secara Katolik. tunjukanlah hal ini juga kepada orang tuaku. “Pap. keterbukaan hatiku terus melebar seirama dengan pengetahuanku yang semakin bertambah mengenai ajaran Katolik. Semacam KTP. benar-benar menjadi keluarga Katolik yang sah dengan mengikuti Katekumen.Selain Rosario. melainkan cap yang menempel di dahi anakku dan tidak ada masa expired. Tetapi. ada perbedaan yang mencolok di antara mereka: di dahi anakku terpancar sinar yang tidak dimiliki anak-anak lain! Aku pernah berkata kepada Tuhan: “Tuhan. aku merasa hatiku pun dialiri sukacita yang berlimpah-limpah. aku mau dibaptis Katolik ya?” Aku benar-benar tegang saat mengatakan hal itu. Meski demikian.

website katolisitas. “Mam. aku pun dapat berkata kepada suamiku : “Aku siap mengikuti katekumen!” Bila kurenungkan kembali pencarianku akan kebenaran ajaran Gereja Katolik. demikian juga sebaliknya. bahkan jauh sebelumnya lagi. sejak zaman Yesus dan para Rasul.org. Andai saja orang-orang Protestan mau sedikit saja meluangkan waktu dan membuka hati mereka untuk menengok dan mempelajari kedalaman ajaran Katolik yang telah diwariskan secara turun-temurun. dapat kembali berjalan dengan normal dan terasa sangat ringan. Memang sebaiknya suami isteri itu berjalan samasama…” Kira-kira begitulah jawaban papi. Kalau bukan karena Rahmat. orang Protestan untuk membuka hati terhadap ajaran Katolik. Nah. ketika kami sedang makan malam. terserah kamu saja… kamu kan sekarang sudah dewasa dan bisa memutuskan sendiri mana yang menurut kamu baik. kalau aku sudah masuk dalam kelas katekumen. Dan selang beberapa bulan kemudian. Ok??? I. mungkin sampai sekarang pun aku akan tetap bertahan pada pengertianku sendiri bahwa “Ajaran Gerejakulah yang paling benar!”. dengan hati ringan dan keyakinan penuh.5 tahun yang lalu. sampai di sini dulu saja ya ceritaku untuk saat ini.Tapi. dan tidak mungkin terlihat jika mereka tidak mau tahu dan tidak mau berusaha menggalinya! Tapi. sekarang aku baru mengerti. aku mau dibaptis Katolik ya?” Mami pun menjawab: “hmm!” Jawaban yang sangat singkat. Nanti. maka mereka pun pasti akan tercengang menemukan harta karun yang begitu berharga. namun rencana-Nya begitu indah. “Ya…. yang dimulai 2. yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Ajaran Katolik sungguh kaya raya dan luar biasa. sungguh merupakan perjalanan yang sangat panjang dan penuh misteri. jelas dan padat! :) Kini. ternyata jawaban papi saat itu membuat nafasku yang cukup bergemuruh akibat keteganganku. Sungguh tidak pernah terbayangkan. bahwa tidak mudah bagi kami. aku akan bercerita lagi padamu. Sekarang aku sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengikuti kelas katekumen. aku kembali memberanikan diri untuk bicara kepada Mami. Kerinduan yang menjadi kenyataan. Karena semua itu hanyalah karena ‘Rahmat’. Tuhan sungguh bekerja dengan cara yang tak terselami. yang bermodalkan keinginan kuat dan kerinduan mendalam untuk . Harta karun yang tersembunyi.

org.benar terwujud. Bermula dari e-mail dari Pak Samuel pada tanggal 19 November kepada beberapa teman. ketika akhirnya ide tersebut benar. 1. Terima kasih juga kepada para donatur yang membantu katolisitas secara finansial. baik dalam tahap persiapan maupun pada saat berjalannya acara. karena alasan sibuk. Terima kasih kepada Widi yang menuliskan narasi singkat tentang pertemuan Temu Darat Katolisitas 1.Gereja Katolik kuno? Siapa bilang? – silakan klik II. seperti: Bumi Serpong Damai. dll. . Saya sendiri tidak begitu serius merespon ide tersebut. Samuel Rismana. Jakarta Selatan. serta para panitia (Antonius Hendry. dengan tema “Gereja Katolik kuno? Siapa Bilang?” Pertemuan ini begitu istimewa. karena pertemuan ini tidak akan mungkin terjadi tanpa dukungan dari para Romo. Bogor. Terima kasih kepada Romo Wanta dan Romo Santo.Orang Muda Katolik (OMK) dan penghayatan imannya – silakan klik. Awalnya skeptis dan ragu. mungkin bisa dimanfaatkan untuk penyelenggaraan temu darat. karena dari pembicaraan dengan Pak Stef sebelumnya. Dari pengalaman sebelumnya. Terima kasih juga kepada teman-teman yang lain. kami merencanakan acara ini pada bulan Januari 2011 supaya memberi waktu yang cukup untuk persiapan. Jakarta Timur. yang semakin menguatkan kami untuk terus berkarya dalam karya kerasulan katolisitas. Simon Welly) – yang adalah pengunjung setia katolisitas. baik dalam acara ini maupun membantu biaya-biaya operasional yang lain. termasuk Pak Stef. namun belum pernah bisa terealisir sampai hari Selasa kemarin tanggal 7 Desember 2010.membagikan pengajaran Gereja Katolik. Alam Sutera. Artikel lengkap untuk pertemuan ini adalah sebagai berikut: . Bagi kita yang rutin mengunjungi dan membaca posting surat di katolisitas.org. Jakarta Utara. baik Romo Wanta dan Romo Santo. Laporan dari panitia dadakan. kami mengalami kesulitan mencari teman sukarelawan dari katolisitas yang bersedia untuk serius membantu kegiatan temu darat. Peserta yang datang dari paroki-paroki yang berbeda-beda disatukan oleh kerinduan untuk mengetahui dan mengasihi iman Katolik. ditambah lagi dengan kenyataan bahwa sebagian besar umat paroki belum mengenal atau tidak berminat pada karya situs katolisitas. Dan akhirnya. yang mengingatkan bahwa tanggal 7 Desember adalah hari libur nasional. Selain itu juga ada kesulitan mendapatkan pinjaman tempat (gratis) di beberapa paroki karena rumitnya prosedur ijin pengurus paroki setempat. yang membantu dalam mengisi dan membantu selama masa persiapan.org tentu mengetahui bahwa ide untuk melaksanakan jumpa atau temu darat sudah sering kali di usulkan. .org. terima kasih kepada semua peserta temu darat ini. dapat berkembang dan pada akhirnya dapat menyelenggarakan temu darat Katolisitas 1. Mari kita ikuti bersama liputan temu darat ini. namun peserta datang dari berbagai macam sudut kota Jakarta. karena walaupun diselenggarakan di Pluit. Jakarta Pusat.

Tanggal 23 November saya menerima lagi e-mail dari pak Samuel tentang restoran Moonstar di Pluit Utara yang punya ruang ballroom cukup luas untuk disewa, cocok untuk menyelenggarakan acara pertemuan dengan biaya yang relatif tidak terlalu mahal. Pak Stef juga setuju. Begitulah kemudian kami saling berbalas e-mail, sms dan telpon. Lalu kami semua mulai memberi masukan ide tentang : setting pertemuan mau seperti apa? Apakah cuma bertemu dan dialog bebas, apakah perlu semacam seminar kecil? jika ya, thema- nya apa? Lalu berapa kira-kira peserta yang bisa diajak? Budget biaya-nya berapa? Apakah Romo Wanta dan Romo Santo yang selalu sibuk dapat ikut hadir? Kami yang cuma berlima saat itu : saya, Pak Samuel, Pak Simon, Pak Stef dan Ibu Ingrid, apa sanggup mengurus semuanya? Padahal semuanya punya kesibukan kerja masing masing.

2. Persiapan yang serba terburu-buru dan banyak lupa.
Meski dengan rasa pesimis saya tetap mencoba kontak ke Romo Wanta dan Romo Santo meminta kesediaan mereka untuk ikut hadir mendukung. Tanggal 23 November malam hari saya dapat balasan email Romo Santo, isinya pendek tapi mantap, katanya: Lanjutkan!! Sehari kemudian, tanggal 24 November menyusul jawaban dari Romo Wanta: OKE katanya. Jawaban para romo ini membuat saya yang tadinya setengah hati tiba- tiba menjadi bersemangat. Lagipula akan malu nantinya terhadap romo jika sudah ngomong booking namun akhirnya tidak jadi. Maka mulailah kami bergerak cepat membagi tugas, mulai dari menyusun “iklan” acara, publikasi dan penyebaran undangan kepada beberapa pengunjung katolisitas (sebagian besar tidak merespon atau mengatakan tidak bisa hadir, sehingga saya sempat berkecil hati), membuat alamat e-mail pendaftaran dan mengurus administrasi data pendaftar, mencetak brosur, spanduk, dll. Lokasi tempat tinggal dan kantor yang terpencar jauh serta jadwal kerja masing masing yang padat membuat kami berlima sulit sekali mengatur waktu untuk bisa bertemu untuk rapat persiapan panitia. Praktis kami bekerja sama hanya mengandalkan komunikasi e-mail dan HP. Setiap hari ada saja hal-hal yang “kelupaan” sehingga kami harus sering saling mengingatkan dan sibuk menelpon ke sana sini minta bantuan pinjaman peralatan dan lain-lain. Bahkan sampai malam hari tanggal 5 desember (hari minggu) yaitu 1-1/2 hari sebelum waktu pelaksanaan kami masih belum mencetak brosur, belum ada name- tag, belum siapkan foto copy makalah, dll. Juga belum jelas siapa nanti yang akan bantu di meja registrasi, siapa yang mengurus dokumentasi, siapa yang kontrol makanan? dll. Adalah kasih Allah Roh Kudus yang kemudian membantu mengirimkan tangan- tangan “malaikat” melalui Pak Samuel, Pak Simon, Pak Tjokro, dan Pak Usman dan Ibu Hany yang pada saat-saat terakhir berhasil membantu mencarikan semua kebutuhan peralatan dan lain-lain. Saya yakin Pak Stef dan Ibu Ingrid sendiri pasti kurang tidur dalam beberapa hari terakhir karena begitu banyak yang harus mereka persiapkan dan atur. Seperti mukjijat, pada pagi hari tgl 7 Desember semua kebutuhan- kebutuhan perlengkapan, cetakan brosur, name tags, makalah, LCD screen, dll, semua sudah tersedia.

Saat mulai acara pagi tgl 7 Desember, di meja pendaftaran yang suasananya agak kacau balau akhirnya berangsur “under control” setelah mendapat bantuan ibu I-ing (terima kasih ibu), juga di meja satu lagi tempat kami membagikan brosur ada seorang teman yang langsung membantu. Terima kasih Tuhan, dan tentunya terima kasih untuk semua teman yang telah beringan tangan membantu.

3. Pendaftaran dan jumlah peserta.
Tgl 26 November saat harus membayar DP booking restoran kami hanya berani booking tempat untuk 50 orang plus cadangan 10 kursi, dengan perhitungan jika sampai tidak ada peserta kami tidak “nombok” terlalu besar dan order makanan jadi berlebihan. Sampai tanggal 29 November saya yang kebetulan bertugas mengurus data pendaftaran peserta mencatat jumlah peserta kurang dari 30 orang. Tanggal 30 November cuma 41 orang. Rencananya, pendaftaran ditutup tanggal 5 Desember. Benak saya berkata : perkiraan booking 50-60 kursi kelihatannya angka yang tepat. Namun hari-hari berikutnya dugaan saya ini meleset. Sebab, ternyata jumlah pendaftar terus meningkat. Terakhir pada saat pendaftaran kami tutup tanggal 5 Desember tercatat jumlah peserta melonjak jadi 109 orang. Beberapa kesulitan kami alami saat mengurus data pendaftar karena hampir 50% pendaftar melakukannya tidak melalui e-mail seperti yang disyaratkan dalam publikasi iklan, namun via “titipan” kepada teman melalui SMS atau telpon. Sebagian juga tidak memberikan data lengkap menyulitkan kami saat mau mengkonfirmasi kehadiran dan mencatat informasi alamat, paroki, dan lain lain (maklum karena kami harus memperhitungkan jumlah booking kursi dan makanan serta menyiapkan name tag). Pak Samuel sempat bingung karena saya terus menerus menelpon dan sms beliau untuk minta tambahan booking makanan dan kursi (kami kuatir makanan yang dipesan kurang jumlahnya).Tanggal 6 desember, sehari setelah pendaftaran ditutup kami masih menerima sms dan telpon titipan tambahan pendaftar sebanyak 11 orang. Akhirnya, pada saat acara tgl 7 Desember jumlah dan data peserta yang ada di catatan kami sebagai berikut : 1. Dari 109 + 11 = 120 orang peserta yang mendaftar, ada 29 orang yang membatalkan/tidak hadir. 3 orang memberi kabar pembatalan via email (terima kasih atas inisiatifnya), sisanya tidak memberi kabar. 2. Tercatat 28 orang yang hadir tanpa mendaftar. Sempat ada pula seorang ibu yang nonkatolik tiba-tiba datang mau ikut hadir. Saya sempat bingung harus bersikap bagaimana. Akhirnya setelah kami jelaskan tentang isi dan thema acara dan ibu yang bersangkutan tidak berkeberatan, akhirnya ia kami terima dengan baik.

4. Jalannya Acara.
Secara umum, menurut saya acara berjalan sesuai jadwal dan susunan acara yang telah dibuat, meskipun acara agak molor kira-kira 30 menit dari jadwal waktu usai yang direncanakan (kita diberi batas waktu sampai jam 13.00 oleh pihak restoran). Semua peralatan pendukung juga berfungsi dengan baik. Kekurang teraturan terjadi pada bagian registrasi dan pengaturan makanan dan minuman, dapat dimaklumi karena memang dari semula kami kekurangan tenaga panitia yang bertugas, ditambah lagi dengan data pendaftaran peserta yang kurang akurat dan kurang tertib. Saat sesi tanya-jawab ada begitu banyak pertanyaan dengan topik yang luas, padahal kita semua di batasi oleh waktu, mengakibatkan banyak pertanyaan yang tidak sempat dijawab oleh nara sumber. Kesempatan berdialog dua arah antara penanya dan nara sumber juga menjadi terbatas. Saat sesi tanya-jawab berlangsung seru, waktu sudah menunjukkan lebih dari jam 12.30 siang. Kami panitia sudah mulai khawatir karena mengerti sebagian peserta lainnya sudah mulai resah menunggu saat makan siang. Saya mengerti ada peserta yang belum puas dan masih mau bertanya dan dialog dua arah. Atas nama nara sumber kami mohon maaf atas keterbatasan yang terjadi. Secara khusus saya juga mau menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Romo Santo yang ternyata adalah seorang vegetarian padahal semua makanan yang kami pesan mengandung daging. (Aduh bodohnya saya!!). Untung ada bantuan beberapa bapak dan ibu peserta yang langsung berinisiatif mengajak Romo Santo turun ke restoran di bawah untuk memesan makanan khusus. Saya sampaikan terima kasih pada Pak Chris dan Ibu Jenti yang tidak sempat saya kenal waktu itu. Di luar dari apa yang sempat saya sampaikan disini mengenai jalannya acara, mungkin pak Stef/ Ibu Ingrid, Romo Wanta dan Romo Santo, jika sempat juga bisa membantu memberi komentar dan saran tambahan.

5. Donasi dan Biaya penyelenggaraan.
Secara etika saya pikir kami juga harus melaporkan tentang jumlah uang Dana Kasih Katolisitas, donasi yang diterima, serta biaya-biaya penyelenggaraan yang sudah dibayarkan, sebagai berikut : a). Total Biaya Makanan dan Minuman untuk 110 porsi Rp. 6.725.000,b). Biaya Cetak Brosur = Rp 350,000,c). Stipendium Rp 0 (donasi) Rp 1,000,000,Total Biaya Rp 7,725,000,Total kolekte peserta yang diterima Rp 6,811,000,-

000. biaya name tags.000.000.- Sisa kelebihan uang sebesar Rp 1. Donasi tambahan dari donatur (anonim) 914. baru pertama kali dilakukan dan baru pertama kali terjadi dalam sejarah situs ini. Tentunya tidak bisa dipungkiri kalau ada beberapa kurang sana-sini.000.000. Sekali lagi. Catatan : terdapat biaya-biaya lain seperti biaya pembuatan Spanduk. Salam dalam kasih Tuhan. Pak Samuel dan Pak Simon) putuskan untuk di serahkan ke rekening Katolisitas untuk membantu mengganti berbagai biaya. dll yang tidak kami laporkan disini karena semua biaya tersebut telah dibayarkan oleh para teman-teman donatur. Semua ini pada dasarnya kita lakukan hanya untuk meninggikan dan memuliakan nama Yesus.biaya lain (yang tidak termasuk disini) yang sudah dibayarkan oleh Katolisitas.SISA UANG Rp 1. Demikian laporan kegiatan yang dapat kami sampaikan secara garis besar. Sekali lagi mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan temu darat yang pertama ini.ini kami (saya. terima kasih atas sumbangannya. Jakarta 9 Desember 2010.086.. Tentunya dengan harapan kita mampu melakukannya dengan lebih baik dan teratur. sewa LCD Projector. biaya foto copy.- Rp 2. Tuhan dan Juruselamat kita.Defisit Rp e. Narasi singkat dari Temu Darat Katolisitas 1 Pertemuan Katolisitas ini merupakan pertemuan yang perdana. Pekerja “dadakan” Temu Darat Katolisitas I. Kami juga berharap teman-teman lain sesama pengunjung Katolisitas pada kesempatan lain ada yang terpanggil untuk ikut berpartisipasi membantu di kepanitian atau pun mendukung dalam bentuk apapun lainnya. Antonius Hendry Samuel Rismana Simon Welly III. biaya dokumentasi.086. Kami sendiri tidak kapok untuk mau tetap membantu jika nanti ada event katolisitas yang sama di masa mendatang. Beberapa item memang belum .

Tentunya banyak pula hadirin yang mengajukan pertanyaan dan pendapat. hampir semuanya penuh. Ibadah pagi dan sarapan pagi menjadi pembuka dari keseluruhan acara ini. Rm. HKBP: habis komuni buru-buru pulang. Santo sendiri sebagai penulis kesaksian. dan para nara sumber yaitu pengasuh situs. sampai perkenalan dengan Mba Uti yang juga tidak sengaja akibat sebuah kasus penipuan. para Romo yang mengisi dan membantu situs ini. ada pula yang menanyakan mengenai kisah Harry Potter dalam kaitannya dengan pendidikan anak. persiapan pernikahan dan beberapa kali menyinggung mengenai hukum kanonik. situs Katolisitas hanya dikunjungi oleh 100 orang. dan para romo. Pada bulan pertama. diawali oleh Romo Santo yang memberi pembahasan mengenai iman Katolik di kalangan orang muda. tentunya dengan joke-joke dari Rm. Silakan melihat artikel yang dibawakan oleh Romo Santo di sini – silakan klik. Bagaimana beliau juga membahas mengenai fenomena-fenomena orang muda dan tipetipe warga katolik ketika hadir dalam perayaan Ekaristi di gereja (ada yg boring: bobo miring. juga mengenai rumusan doa dan status imam yang hidup selibat. Beberapa rekan yang menulis kesaksian pun juga dipersilahkan untuk maju ke depan dan mengungkapkan pengalamannya mengenai katolisitas. Hanya kasih karunia Tuhan saja yang menjadi sandaran berdirinya katolisitas. 000 orang (unique visitors) per-bulannya. yaitu Rm. yang terjadi karena kebetulan. Wanta menyusul kemudian dengan pembahasan mengenai pernikahan. yang juga turut hadir. Ada empat orang. namun justru disitulah tampak kasih Tuhan Yesus hadir dalam pertemuan kali ini. . Seru dan meriah. Diadakan di Moon Star Restaurant. Pembahasan berikutnya dipaparkan oleh para romo. yaitu Bpk. dari sekian banyak kursi. yang dimulai dari harapan sederhana untuk membuat situs ‘kecil. membuat para hadirin tertawa bersama.org dan hubungannya dengan peneguhan iman katolik. sebuah restoran bercirikan Chinese food yang terletak di kompleks Pluit. Ada fenomena juga mengenai seorang anak yang kelihatannya sering ke gereja namun hanya setor muka saja dan lain sebagainya. Ditambah dengan sentilan-sentilan beliau yang spontan. Stef dan Ibu Ingrid. Pak Stef sendiri juga menerangkan asal usul situs ini. Wanta dan Rm. Puji Tuhan. dll). Bagaimana orang muda Katolik dewasa ini cenderung semakin tidak menjadikan Kristus sebagai acuannya.sempurna. Mulai dari perkenalan dengan Romo Wanta. Ada juga wartawan dari majalah rohani Shalom Betawi. Tampak begitu semangat dan menggebu-gebu hadirin mengajukan pertanyaan. Santo. Para hadirin terlihat sangat antusias dan sangat ingin terlibat dalam acara saat itu. Dipandu oleh Pak Samuel. Para pembaca situs Katolisitas yang tergerak oleh Roh Kudus hadir dalam pertemuan perdana ini. termasuk Rm. Santo yang segar dan kocak. Selain itu banyak karunia Tuhan yang hadir dalam perintisan situs ini. ada beberapa peserta yang berkali-kali mengacungkan tangan untuk bertanya. hingga kini menjadi 97. tanpa direncanakan sebelumnya. Acara kemudian diteruskan dengan perkenalan singkat dari Pak Stef. Jakarta Utara.org ini. Seru dan semarak.kecilan’ saja. acara secara keseluruhan berjalan dengan baik. Sungguh Tuhan hadir membantu umatnya untuk lebih mengenal iman Katolik. Memang beliau membawakan dengan tegas dan lugas. atau sekitar 3000-an lebih perhari.

Roh Kudus berkarya melalu pewartaan media situs katolisitas. mungkin perlu difokuskan khusus untuk membahas satu topik saja agar tidak melebar. dan seluruh pembaca. karya dan tenaga kita semua untuk dapat menyampaikan warta gembiraNya ke tengah-tengah dunia.buru. semoga bisa menjadi pijakan awal untuk melangkah. disajikan oleh Bp. untuk menggerakkan dan mengundang siapa saja yang rindu akan pewartaan sabda Tuhan. berhubung waktu yang disediakan terbatas – walaupun pembahasan dan tanya jawab terjadi selama hampir 4 jam. Jakarta. Siapa Bilang? Detail dan penjelasan lebarnya ada di situs katolisitas – silakan klik. 8 Desember 2010. Wanta sambil menyantap makanan dan berdikusi mengenai perkawinan. Masih dibutuhkan banyak talenta.Pada penutup. Acara pertemuan ini hanya merupakan secuil alat Tuhan yang dipakai untuk mengumpulkan domba-domba-Nya yang hilang.org. Proficiat untuk Katolisitas. Tuhan telah hadir. Stef dan Ibu Inggrid mengenai Topik Gereja Katolik Kuno. keteguhan dan magisteriumnya. Dari hidangan yang disediakan seluruhnya habis. beberapa peserta sebenarnya masih kurang puas akan jawaban dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. Ditutup kemudian dengan doa penutup dan kemudian makan siang bersama. rumusan doa dan lainya. Semoga damai Tuhan selalu beserta kita semua. Secara keseluruhan acara memang berjalan dengan baik. Sekali lagi proficiat untuk katolisitas. Beberapa orang lainnya mengabadikan momen-momen bersama para pengasuh katolisitas.org atas pertemuan daratnya yang pertama. namun pada intinya adalah menjelaskan mengenai keagungan Gereja Katolik dengan ajarannya. Namun terlepas dari semua persiapan dan kondisi pertemuan yang diadakan oleh tim katolisitas dan sukarelawan tersebut. khususnya melalui situs katolisitas. mari bersama kita ucapkan puji syukur atas karunia Roh Kudus yang hadir dalam setiap karya pelayanan situs katolisitas. dan tidak terkesan terburu. Ada yang juga berbincangbincang bersama Bp. Tampak antusias beberapa peserta mengerumuni Rm.org. sehingga dapat disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Dari pengamatan saya. menjangkau umat lebih banyak. Antusias peserta tinggi dan hampir semuanya yang hadir benar-benar ingin mengetahui lebih dalam iman katolik dan situs ini. Untuk ke depannya. yang berakar dari ajaran yang disampaikan oleh Tuhan Yesus kepada para rasul-Nya.org.org. Dalam damai kasih Tuhan Benedictus Widi Handoyo Mengapa aborsi itu dosa PEMBAHASAN . Dan untuk semua yang hadir. Stef dan Ibu Ingrid.

Dokter dengan sarung tangan memegang gunting dan pisau untuk ‘membuka’ perut ibu. Gereja Katolik sendiri selalu ada dalam posisi “pro-life” karena Gereja Katolik selalu mendukung kehidupan manusia. karena ‘pro-choice‘ sebenarnya bukan ‘choice‘. Beberapa menit kemudian.“Tolong. yaitu membunuh bayi yang masih dalam usia kandungan. termasuk mereka yang masih di dalam kandungan. yaitu mengenai aborsi.choice‘ -karena mengacu kepada hak ibu untuk ‘memilih’ nasib dirinya dan bayi yang dikandungnya. jangan menusuk saya!” Namun mungkin para dokter itu sudah terbiasa melakukan “pekerjaan” itu. seolah berteriak. Tak lama kemudian hancurlah sudah tubuh manusia kecil dan tak berdaya itu. Tidak sebagai manusia. Sang bayi yang kecil dan lemah itu . Bayi kecil itu mati terpotong-potong. sedangkan yang tidak setuju menyebut diri ‘pro-life‘. jangan tusuk saya!” Saya pernah menonton suatu program TV yang menunjukkan proses aborsi pada bayi usia 6 bulan. tak peduli seberapa muda usianya. Umumnya mereka yang setuju aborsi menyebut diri sebagai ‘pro. Sebenarnya secara objektif terminologi yang dipakai sudah rancu. terdapat isu yang cukup hangat. namun hanya sebagai ‘benda’ yang dibuang karena dianggap mengganggu dan tidak diharapkan…. saya melihat suatu adegan yang membuat jantung saya hampir berhenti berdetak: keluarlah sebuah tangan kecil dari perut itu memegangi ujung gunting itu. sebab pilihan yang diambil dalam hal ini hanya satu. “Tolong. yang tak jarang mengundang perdebatan. dan dalam sekejap. bagian perut sudah tersayat. Pro Choice vs Pro-life Di Amerika dewasa ini.

“Sebuah zygote adalah sebuah keseluruhan manusia yang unik. sebab ia ditentukan untuk mati. Logika sendiri sesungguhnya mengatakan. karena bahkan dalam ilmu pengetahuan-pun diketahui. Kehidupan manusia terbentuk pada saat konsepsi.[2] Analisa science menyimpulkan bahwa fertilisasi bukan suatu “proses” tetapi sebuah kejadian yang mengambil waktu kurang dari satu detik.tidak membuat pilihan. dalam 24 jam pertama. Ayb 31: 15: “Bukankah Ia. Adalah suatu ironi untuk membayangkan bahwa kita manusia berasal dari ‘fetus’ yang bukan manusia. Pada saat konsepsi ini. bahwa apa yang akan bertumbuh menjadi manusia layak disebut sebagai manusia. Dasar Kitab Suci 1. artinya. Selengkapnya. Selanjutnya. Kapan kehidupan manusia terbentuk? Gereja Katolik ‘pro. yang membuat aku dalam kandungan. yang diperoleh manusia sejak masa konsepsi (pembuahan) antara sel sperma dan sel telur. untuk melihat pandangan para scientists tentang kapan hidup manusia dimulai. membuat orang itu juga? Bukankah satu juga yang membentuk kami dalam rahim?” Ayub menyadari bahwa ia dan juga orang-orang lain telah diciptakan/ dibentuk oleh Allah sejak dalam kandungan. yang lain jika dibandingkan dengan sel telur ibunya. . silakan klik.life‘ karena Tuhan mengajarkan kepada kita untuk menghargai kehidupan. yang menentukan kematiannya adalah ibunya sendiri yang mengandungnya.”[1] Pada saat konsepsi inilah sebuah kesatuan sel manusia yang baru terbentuk. terbentuk sel baru yang terdiri dari 46 kromosom (seperti halnya sel manusia dewasa) dengan kemampuan untuk mengganti bagi dirinya sendiri sel-sel yang mati. persatuan sel telur dan sperma bertindak sebagai sebuah organisme manusia. Kitab suci juga mengajarkan bahwa manusia sudah terbentuk sebagai manusia sejak dalam kandungan ibu: Yes 44:2: “Beginilah firman TUHAN yang menjadikan engkau. dapat lahir dan berkembang sebagai manusia dewasa. atau setidaknya mereka menghindari kenyataan tersebut dengan berbagai alasan. yang membentuk engkau sejak dari kandungan dan yang menolong engkau…” Allah sendiri mengatakan telah membentuk kita sejak dari kandungan. orang-orang yang “pro-choice” tidak menganggap bahwa yang ada di dalam kandungan itu adalah manusia. Pada saat itulah Tuhan ‘menghembuskan’ jiwa kepada manusia baru ciptaan-Nya. silakan membaca di link ini. Masalahnya. sejak dalam kandungan kita sudah menjadi manusia yang telah dipilih-Nya. dan bukan sebagai sel manusia semata-mata. yang kelak bertumbuh dalam rahim ibunya. Padahal science sangat jelas mengatakan terbentuknya sosok manusia adalah pada saat konsepsi (pembuahan sel telur oleh sel sperma). ataupun sel sperma ayahnya. Tragisnya.

15-16: “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku. 3. Allah telah membentuk kita secara khusus. maka sesaatpun aku tidak minta pertimbangan kepada manusia” Luk 1:41-42: “Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria. 1. . ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi.” Mazmur 139: 13. dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk. Maka sekarang firman TUHAN. Aku telah mengenal engkau.TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku…. Tentulah ini menunjukkan bahwa kehidupan janin di dalam kandungan sudah menunjukkan kehidupan seorang manusia. “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Janin di dalam kadungan bukan hanya sekedar sepotong daging/ fetus tanpa identitas. sebelum ada satupun dari padanya. Aku telah menguduskan engkau. yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya. Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa. memperlengkapi kita dengan berbagai sifat dan karakter tertentu agar nantinya dapat melakukan tugas-tugas perutusan kita di dunia. sebab dengan demikian kita melakukannya untuk Kristus sendiri. melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus lalu berseru. dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah. Yohanes Pembaptis yang masih berada dalam kandungan Elisabet dapat melonjak gembira pada saat mendengar salam Maria. yang sudah dapat turut melonjak karena suka cita. 2. Kitab Suci mengajarkan bahwa setiap kehidupan di dalam rahim ibu adalah ciptaan yang unik. supaya aku memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi. Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk memperhatikan dan mengasihi saudara-saudari kita yang terkecil dan terlemah. mata-Mu melihat selagi aku bakal anak. Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu.” Di dalam kisah ini. untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya…” Nabi Yesaya mengajarkan bahwa Allah telah memanggilnya sejak ia masih di dalam kandungan (sesuatu yang tidak mungkin jika ketika di dalam kandungan ia bukan manusia).” Gal 1:15-16: “Tetapi waktu Ia. Sejak di dalam kandungan. yang sudah dikenal oleh Tuhan: Yer 1:5: “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu. Lalu Elisabet-pun mengucapkan salam kepada Maria dan kepada Yesus yang ada dalam kandungan Bunda Maria sebagai ‘buah rahim’-nya.5: “…. menenun aku dalam kandungan ibuku…. dan layak untuk ‘diberkati’ sebagai manusia. yang telah memilih aku sejak kandungan ibuku dan memanggil aku oleh kasih karunia-Nya.Yes 49. berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam aku. dan sebelum engkau keluar dari kandungan.

Mrk 12:31. yang menyangkut Presiden Barrack Obama yang terkenal oleh kebijakannya memperbolehkan aborsi. Atau.Mat 25:45: “… sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini. maka sudah selayaknya kita tidak menyiksanya apalagi membunuhnya! Kita malah harus sedapat mungkin memeliharanya dan memperlakukannya dengan kasih. tentu kitapun tak ingin ditusuk dan dipotong-potong sampai mati. adalah tindakan pembunuhan yang bertentangan dengan perintah Yesus untuk memperhatikan dan mengasihi saudari-saudari kita yang terkecil dan terlemah. Gal 5:14: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” 1 Yoh 3:15 “Setiap orang yang membenci saudaranya. kalau kita mengatakan bahwa kita mengimani Kristus Tuhan yang hadir di dalam mahluk ciptaan-Nya yang terkecil itu. Kitab Suci menuliskan. tetapi bayi-bayi manusia dimatikan dan tidak dilindungi. maka adalah suatu ironi. Ul 5:17. jika kita tidak ingin diperlakukan demikian. Maka menjadi suatu ironi yang mengenaskan: ikan lumba-lumba dilindungi mati-matian. Kitab Suci menuliskan bahwa kita tidak boleh membunuh. Suatu permenungan: seandainya kita adalah janin itu. kita sama dengan Kain. janganlah kita melakukannya terhadap bayi itu.” Mat 22:36-40. Apalagi jika aborsi dilegalkan/ diperbolehkan secara hukum. Kel 20: 13. Kel 4:8).” Aborsi yang pada akhirnya membunuh janin.” Jika di dunia ini mulai banyak kampanye untuk melindungi binatang-binatang. “Aku tidak tahu. jika manusia malahan melakukan aborsi yang membunuh sesama manusia. Maka. adalah seorang pembunuh manusia. yang derajatnya lebih tinggi dari binatang. Pada suatu kesempatan dalam wawancara tanggal 16 Agustus 2008 (pada saat itu ia masih menjadi senator Illinois). kamu tidak melakukannya juga untuk Aku. Luk 10:27. Rom 13:9. (terutama binatang langka). bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya. 19:18: “Jangan membunuh. bahwa jika kita tidak peduli akan nasib saudara-saudari kita yang lemah ini. “Di mana Habel adikmu itu?” Ia (Kain) menjawab. Dan kamu tahu. Kel 4: 9 Firman Tuhan kepada Kain. 5. Mat 5:21-22.” Padahal tidak mungkin ia tidak tahu sebab Kain sendirilah yang memukul Habel adiknya hingga ia mati (lih. yang pura-pura tidak tahu nasib saudaranya sendiri. atau jika mau dikatakan dengan kalimat positif. entah di dalam atau di luar kandungan. Adalah suatu fakta yang memprihatinkan. 4. ia ditanya oleh Pastor Rick Warren. kita harus mengasihi sesama kita. “Jadi kapan menurut anda seorang bayi memperoleh hak azasinya?” Ini adalah pertanyaan yang menyangkut iman dan bagaimana iman itu .

aborsi dan mungkin juga kontrasepsi (yang dikatakan dalam istilah “magic” atau “drug“)[4] 2. Didache: Pengajaran dari kedua belas Rasul (80. Di hari ke 42. is above my pay grade. Sebab fakta science dan bahkan akal sehat sesungguhnya telah begitu jelas menunjukkan kapan manusia terbentuk sebagai manusia. Bishop of Arles (470-543) Theodorus Priscianus (c. walaupun masih di dalam kandungan. Ini sungguh mirip dengan jawaban Kain. Satu sel ini kemudian berkembang menjadi janin yang sungguh sudah berbentuk manusia. kamu tahu. Dalam Didache. you know. gerak refleks sudah ada. Jantung janin telah berdetak di hari ke-18. DNA dan keseluruhan 46 kromosom terbentuk saat konsepsi.” Padahal.” (Menjawab pertanyaan itu dengan detailnya. silakan klik. Hanya orang yang menutup diri terhadap semua fakta ini dapat berkata.bekerja dalam hati nurani dan kebijaksanaan sang (calon) Presiden.329-379) Ambrose (c. keseluruhan struktur syaraf terbentuk di hari ke. “Answering that question with specificity. Namun sayangnya jawaban Obama adalah. dan apakah janin itu seorang manusia atau bukan. Konsili Elvira (305) dan Konsili Ancyra (314) mengecam aborsi.160-240) Athenagoras (d. Semua sistem tubuh berfungsi dalam 12 minggu.340-397) Jerome (347-420) John Chrysostom (347-407) Augustine of Hippo (354-430) St. 177) Minucius (3rd Century AD) Basil (c. tetapi lebih tepatnya tidak mau tahu. tentu bukannya tidak tahu. Pengajaran Bapa Gereja 1. Caesarius. silakan melihat teks lengkapnya di link ini. Alkitab menunjukkan dan bahkan ilmu pengetahuan membuktikan bahwa kehidupan manusia berawal dari masa konsepsi. itu melampaui batas gaji/ penghasilan saya). Otak dan semua sistem tubuh terbentuk di minggu ke-8.4th-5th century AD) Justinian (527-565) Gregory the Great (540-604) Disciple of Cassiodorus (after 540 AD) Apocalypse of Paul . Beberapa Bapa Gereja yang mengajarkan larangan aborsi: The Apocalypse of Peter (ca.110)[3] Mungkin tak banyak orang mengetahui bahwa larangan aborsi sudah berlaku sejak abad ke-1. 135) Tertullian (c. 3. yang merupakan katekese moral. “Aku tidak tahu. Suatu jawaban yang kelihatan sangat enteng untuk pertanyaan yang sangat serius. “aku tidak tahu” kapan kehidupan manusia dimulai. semua tulang sudah lengkap.20.

1. a life is begun which is neither that of the father nor the mother. Dalam surat ensiklik yang sana Paus Paulus VI juga menyebutkan kedua aspek perkawinan yaitu persatuan (union) dan penciptaan kehidupan baru (pro-creation). meskipun untuk alasan terapi. misalnya bentuk pembunuhan yang mana pun juga. sehingga kaum buruh diperalat semata-mata untuk menarik keuntungan…. manusia tidak mempunyai dominasi penuh atas kemampuannya berkembang biak justru karena pemberian kemampuan berkembang biak itu ditentukan oleh Allah untuk memberi kehidupan baru. Maka “usaha interupsi/ pemutusan terhadap proses generatif yang sudah berjalan. perbuatan-perbuatan itu lebih mencemarkan mereka yang melakukannya. pembuangan orang-orang. Declaration on Procured Abortion: (18 November 1974). Konsili Vatikan II. karena memang demikianlah yang sudah diajarkan oleh para rasul dan diimani Gereja sepanjang sejarah. Congregation for the Doctrine of the Faith. eutanasia atau bunuh diri yang disengaja. apa pun yang melanggar keutuhan pribadi manusia. penumpasan suku. Paus Paulus VI dalam surat ensikliknya.” 2. lagi pula sangat berlawanan dengan kemuliaan Sang Pencipta. It has demonstrated that . dari pada mereka yang menanggung ketidak-adilan. Humanae Vitae 13 mengutip Paus Yohanes XXIII mengatakan. it is rather the life of a new human being with his own growth. aborsi yang dengan sengaja diinginkan.” Maka manusia tidak mempunyai dominasi yang tak terbatas terhadap tubuhnya secara umum. 3. Pengajaran Magisterium Gereja Katolik Maka.”[5]. perdagangan wanita dan anak-anak muda. “Selain itu apa saja yang berlawanan dengan kehidupan sendiri. and … modern genetic science offers clear confirmation. adalah mutlak tidak termasuk dalam cara-cara yang diizinkan untuk pengaturan kelahiran.The Apostolic Constitutions The Letter of Barnabas Hippolytus Teks lengkapnya dari masing-masing Bapa Gereja tersebut. It would never be made human if it were not human already. pemenjaraan yang sewenangwenang. ia secara langsung melibatkan tindakan penciptaan oleh Allah. seperti kondisi-kondisi hidup yang tidak layak manusiawi. perbudakan. 738: “…from the time that the ovum is fertilized. itu semua dan hal-hal lain yang serupa memang perbuatan yang keji. …. This has always been clear. Magisterium Gereja Katolik dengan teguh menjunjung tinggi kehidupan manusia dan menentang aborsi. Dan sementara mencoreng peradaban manusiawi. silakan klik di link ini. pelacuran. dari sejak permulaannya. “Hidup manusia adalah sesuatu yang sakral. dan terutama. apa pun yang melukai martabat manusia. nos 12-13. pengguguran (aborsi). Gaudium et Spes 27. AAS (1974). di mana Tuhan adalah sumber dan asalnya. begitu pula kondisi-kondisi kerja yang memalukan.

“Pilihlah kehidupan. hak-haknya sebagai manusia harus diakui. Sesungguhnya atas dasar pengakuan akan hak untuk hidup inilah setiap komunitas manusia dan komunitas politik didirikan. Setiap orang yang terbuka terhadap kebenaran dan kebaikan akan mengenali hukum kodrat yang tertulis di dalam hatinya (lih. Evangelium Vitae menekankan bahwa Injil Kehidupan (the Gospel of Life) yang diterima Gereja dari Tuhan Yesus sebenarnya telah menggema di hati semua orang. berakar dari mental hedonistik yang tidak mau menanggung akibat dalam hal seksualitas. supaya engkau hidup. Paus Yohanes Paulus II menyebutkan mentalitas sedemikian mendorong bertumbuhnya “culture of death” di dalam masyarakat. this individual person with his characteristic aspects already well determined. sedangkan aborsi menghancurkan kehidupan manusia. Maka keduanya sebenarnya berasal dari pohon yang sama. albeit dispersed throughout the world. by the authority which Christ conferred upon Peter and his Successors. that . [6] 4. Kontrasepsi menentang kebajikan kemurnian di dalam perkawinan.” Karena hidup manusia dimulai saat konsepsi/ fertilisasi. Right from fertilization the adventure of a human life begins. dengan mengasihi Tuhan Allahmu. have shown unanimous agreement concerning this doctrine-I declare that direct abortion.from the first instant there is established the programme of what this living being will be: a person. terutama haknya untuk hidup. in communion with the Bishops-who on various occasions have condemned abortion and who in the aforementioned consultation. Kontrasepsi menentang kebenaran sejati tentang hubungan suami istri. Suatu yang sangat menyedihkan! Padahal seharusnya.[7] Paus Yohanes Paulus II kemudian menyebutkan adanya hubungan yang dekat antara kontrasepsi dan aborsi. berpusat pada kebebasan yang egois. yang menganggap ‘pro-creation‘ sesuatu beban untuk pencapaian cita-cita/ personal fulfillment. mendengarkan suara-Nya dan berpaut kepada-Nya…. yang pada dasarnya menentang kehidupan. Yohanes Paulus II dalam surat ensikliknya. dan dengan demikian dapat mengakui adanya hak dari setiap orang untuk dapat hidup. 2:14-15) tentang kesakralan kehidupan manusia dari sejak awal mula sampai akhirnya.[9] Dalam mentalitas ini. baik engkau maupun keturunanmu. Akhirnya. sejak saat konsepsi.” (Ul 30:19-20). and each of its capacities requires time-a rather lengthy time-to find its place and to be in a position to act. sedangkan aborsi menentang kebajikan keadilan dan merupakan pelanggaran perintah “Jangan membunuh”[8]. berikut ini adalah pengajaran definitif dari Paus Yohanes Paulus II yang menolak aborsi[10]: “Therefore. manusia memilih kehidupan seperti yang diperintahkan Allah. bayi/ anak-anak maupun orang tua yang sakit-sakitan dianggap sebagai ‘beban’ sehingga muncullah budaya aborsi dan euthanasia. maka manusia harus dihormati dan diperlakukan sebagai manusia sejak masa konsepsi dan karenanya.

” Efek-efek negatif dari aborsi Tidak mengherankan. yang tidak lagi melihat kesakralan makna perkawinan. terutama generasi muda. sehingga jutaan selnya kemudian mempunyai resiko tinggi mengalami keganasan.is. terutama generasi muda. bahkan sampai mempunyai kecenderungan bunuh diri. Bagi yang telah melakukan aborsi Paus Yohanes Paulus II dengan kebapakan mengatakan bahwa Gereja menyadari bahwa terdapat banyak faktor yang menyebabkan seorang wanita melakukan aborsi. menjadi pemarah. Suatu mentalitas yang sangat bertentangan dengan ajaran Kristiani. Tekanan kejiwaan ini membuat mereka depresi. steril. Perbuatan aborsi tetap merupakan perbuatan yang sangat salah dan dosa. maupun juga kepada para pelaku aborsi dan masyarakat umum. namun juga janganlah berputus asa dan kehilangan harapan. Percayakanlah . mengalami kesedihan yang berkepanjangan. yaitu kemungkinan komplikasi fisik. atau komplikasi lainnya seperti prematur. terutama menanggung akibat negatif. always constitutes a grave moral disorder. resiko infeksi. karena aborsi adalah perbuatan yang menentang hukum alam dan hukum Tuhan. Legalisasi aborsi semakin memerosotkan moral generasi muda. yang dapat mempunyai kecenderungan untuk mengagungkan kesenangan seksual. penelitian dalam Journal of the National Cancer Institute di Amerika juga menunjukkan wanita yang melakukan aborsi meningkatkan resiko 50% terkena kanker payudara. 20% wanita post-aborsi mengalami nervous breakdown. Gereja mengajak para wanita yang telah melakukan aborsi untuk menghadapi segala yang telah terjadi dengan jujur.akibat negatif.wanita yang mengalami aborsi. Selanjutnya tentang hal ini dapat anda lihat di link ini. Ini belum menghitung adanya akibat negatif dalam masyarakat. membenci diri sendiri. is transmitted by the Church’s Tradition and taught by the ordinary and universal Magisterium. atau bahkan kematian. ataupun memikirkan kepentingan diri sendiri. Selanjutnyapun kehamilan berikutnya mempunyai peningkatan resiko gagal 45%. baik bagi fisik maupun psikologis. 10% dirawat oleh psikiatris. abortion willed as an end or as a means. Sebab aborsi membuat terputusnya proses perkembangan natural payudara. maka tindakan ini membawa akibat. Di atas semua itu adalah tekanan kejiwaan yang biasanya dialami oleh wanita. kerusakan cervix. since it is the deliberate killing of an innocent human being. This doctrine is based upon the natural law and upon the written Word of God. tanpa memperhitungkan tanggung jawab. dikejar perasaan bersalah. Selanjutnya. Datanglah kepada Tuhan dalam pertobatan yang sungguh dalam Sakramen Pengakuan Dosa. silakan klik. perdarahan. 28% wanita sesudah melakukan aborsi mencoba bunuh diri. Ibu yang mengandung bayi. terutama kepada ibu dan ayah bayi. Menurut studi yang diadakan oleh David Reardon yang memimpin the Elliot Institute for Social Sciences Research di Springfield Illinois (di negara Obama menjadi senator): 98% wanita yang melakukan aborsi menyesali tindakannya.

gambaran kemuliaan Tuhan Pencipta yang telah menciptakan manusia sesuai dengan gambaran-Nya. perbuatan ini mengakibatkan hal yang sangat negatif kepada orang-orang yang terlibat di dalamnya. sebab. Lihat Bob Larson. Paul. MI: Zondervan. dan memperlakukan setiap manusia sebagaimana mestinya demi kasih dan hormat kita kepada Tuhan yang menciptakannya. kita sebagai umat Katolik dengan berani menyuarakan “kehidupan”/ culture of life. di tengah-tengah budaya yang menyerukan “kematian”/ culture of death. Semoga kita dapat memiliki hati nurani yang jernih. yang menyatakan kepenuhan kebenaran tentang manusia dan tentang kehidupan manusia. Perbuatan aborsi menentang hukum alam dan hukum Allah. Gereja Katolik tidak pernah urung dalam menyatakan sikapnya yang “pro-life“/ mendukung kehidupan. engkau lakukan untuk Aku…” (lih. Tindakan melindungi kehidupan ini merupakan bukti nyata dari iman kita kepada Kristus. Kehidupan. walaupun ada sebagian orang yang menutup mata terhadap kenyataan ini. atau bahkan menjadi promotor bagi banyak orang agar mempunyai pandangan yang baru dalam melihat makna kehidupan manusia. Sebab Yesus bersabda. 1983) cited in Abortion: Opposing Viewpoints (St. di dalam setiap orang yang hidup maupun yang meninggal. Dengan demikian. Semoga semakin banyak orang dapat melihat kejahatan aborsi. IL: Tyndale House. 1986). Shettles. Gereja menghormati Allah Pencipta yang memberikan kehidupan itu.[11]. Mari. dan mulai sekarang junjunglah kehidupan. “Apa yang kau lakukan terhadap saudaramu yang paling kecil ini. “Human Life Begins at Conception. dan manusia tidak berkuasa untuk ‘mempermainkannya’.” in Rites of Life (Grand Rapids. entah dengan komitmen mengasuh anak-anak yang lain. p. kita dapat menghormati setiap orang. p. A Handbook of Patrology [↩] . sehingga tidak lagi mau melakukannya. Larson’s Book of Family Issues (Wheaton. yang adalah Sang Hidup (Yoh 14:6) dan pemberi hidup itu sendiri. Mari kita melihat di dalam setiap anak yang lahir. CATATAN KAKI: 1. and David Rorvik. sehingga kita dapat mendengar seruan Tuhan untuk memperhatikan dan mengasihi sesama kita yang terkecil. Tixeront. Kesimpulan Pengajaran Alkitab dan Gereja Katolik menyatakan.16 [↩] 2. yakni mereka yang sedang terbentuk di dalam rahim para ibu.kepada Allah Bapa jiwa anak yang telah diaborsi. 297 [↩] 3. M.D. Aborsi adalah tindakan pembunuhan manusia. Lihat J. MN: Greenhaven Press. Mat 25:45). “Kehidupan manusia adalah sakral karena sejak dari awalnya melibatkan tindakan penciptaan Allah”[12]. seperti halnya kematian adalah sesuatu yang menjadi hak Allah[13]. 1986). Landrum B. Mari bersama kita mewartakan Injil Kehidupan. entah dengan menganjurkannya ataupun dengan melakukan/ membantu proses aborsi itu sendiri. petugas medis atau siapapun yang pernah terlibat dalam tindakan aborsi. Anjuran ini juga berlaku bagi para dokter. maka tak heran.

1. Evangelium Vitae 53 [↩] 13. I. 1072 [↩] 6. p. S.org/archives/Abortion_Euthanasia/Abortion_Euthana sia_004. mengutip Roman Catechism of the Council of Trent. lihat Evangelium Vitae. 39. Part II. 19 ai says: Orang Muda Katolik (OMK) dan penghayatan imannya PEMBAHASAN . thou shalt not steal. 79 [↩] 7. Evangelium Vitae 62 [↩] 11. Anda dapat mengikuti pesan-pesan di artikel ini melalui RSS 2. thou shalt not commit fornication. thou shalt not procure abortion. Lihat Yohanes Paulus II. Moral Teologi. 51: AAS 58. Paus Pius XI.J. “The Catholic Tradition on the of Contraception” on line http://www. Konsili Vatikan II.4. Humanae Vitae 14. Lihat Evangelium Vitae. 2 [↩] 8. 13 [↩] 9.htm Ia menulis: Istilah ini ‘mageia‘ dan ‘pharmaka‘ dimengerti berkaitan dengan ritus-ritus magis dan/ atau minuman/ obat untuk kontrasepsi dan sebagai dosa besar. No. Lihat John Hardon. ensiklik Casti Connubii: AAS 22 (1930). Instruction on Respect for Human Life in its Origin and on the Dignity of Procreation Donum Vitae: (22 February 1987). 26. thou shalt not use drug.. 28 [↩] 10. nor commit infanticide.0. Evangelium Vitae. 562-64. Fundamental Teologi. …. Lihat Evangelium Vitae 99 [↩] 12. lihat Congregation for the Doctrine of the Faith. thou shalt not use magic. 1966. lihat Ayub 12:10 [↩] Ditulis oleh Ingrid Listiati pada 06 10 09 Disimpan dalam Artikel. II. Paus Paulus VI. ch. Gaudium et Spes. pp.therealpresence. yang umum dilakukan oleh orang-orang pagan: “Thou shalt not commit sodomy. ((Didache. 1-2 [↩] 5. Anda dapat meninggalkan pesan atau trackback di artikel ini 48 komentar untuk “Mengapa aborsi itu dosa” 1. AAS 80 (1988). 8. Lihat Evangelium Vitae 24.

• • • • • • Keluhan-keluhan Menimbang Perkara Kedalaman Mistik Berkomunitas Katekese yang Menggerakkan Pembimbing yang Berkarakter Kuat Keluhan-keluhan Dengan segala hormat pada seorang ibu yang menuliskan keluhan melalui e-mail kepada saya. jadi jika sudah kumpul sama teman-temannya suka lupa waktu. pernah jadi anaknya kabur. jadi percuma saja saya berdoa (saya sedih sekali dengarnya) Saya ingin giring dia untuk mau mengaku dosa tapi kog susah banget ya? Semoga ada Bapak Rohani yang bisa nasehati dia. terima kasih sudah mau membaca uneg2 saya. Semoga ada advis dari Romo. Sebab kerap kali jika berbicara dengan ayahnya. surat beliau saya tampilkan sebagai awal tulisan ini: (Friday. February 13. kami orangtua tahu. pintar omong dan sangat setia kawan. yang berakibat saya jadi sangat hati – hati kalau bicara dengan dia kawatir tersinggung. Sementara ini dulu. Anak pertama saya ini. berwatak keras. Sepertinya dia mengalami kehampaan. tapi perasaannya sangat halus. termasuk No. Pernah suatu kali dia bilang Tuhan tidak pernah dengar doa saya. sementara saya dan adiknya pendiam. Surat di atas ialah salah satu dari sekian banyak surat yang mampir ke in-box saya. menurut dia itu hanya setor muka saja. sering beda pendapat dan berakibat perang mulut. Jadi kalau ribut begini kami berdua sedih dan tidak suka. meskipun tempat di mana dia ngumpul / nongkrong. laki-laki. Tentang ke gereja. Keluhan mengenai soal psikologis dan . Kerap kali dia tidak komuni. akhirnya marah2 . 2009 6:46 AM): Romo bisa beri advis ke kami tentang anak saya. Anak saya saat ini usianya 17 tahun. HP teman-temannya . Keluhan para orangtua mengenai dinamika anak-anaknya pada saat mereka beranjak remaja dan menjadi pemuda-pemudi kerap terdengar.

Syukurlah lumayan baik. persiapan krisma) masih berupa formalitas alias sebagai syarat saja untuk menerima komuni I dan krisma. Saya jujur saja kini sedang goyah. Dari pihak OMK sendiri pun keluhan soal pengetahuan iman sering muncul. 2009.bagaimana mendampingi perkembangan Orang Muda Katolik (OMK) biasanya juga bersamaan dengan keluhan mengenai perkembangan iman Katolik-nya. hingga menjelang masuk jenjang perkawinan. maka penghayatannya menjadi goyah. Bagaimana Romo. Di in-box saya sepanjang tahun 2008 telah mampir 23 keluhan kebingungan mengenai pengetahuan iman.47 PM): Romo. suami-isteri . saya bingung. tidak akan menyemangati OMK untuk menambah pengetahuan imannya. Pengetahuan iman mereka begitu-begitu saja sejak ia komuni pertama. membatasi usia OMK sejak 13 hingga 35 tahun sejauh masih lajang. pengetahuan iman OMK mengalami stagnasi. Ketika mengucapkan janji pernikahan dahulu di depan altar. penghayatan iman yang suam-suam kuku. seperti surat ibu di atas yang mengeluhkan iman anaknya yang sedang mengalami kehampaan. Saya bingung nih Romo. walau sering banjir. Pedoman Karya Pastoral Kaum Muda yang dikeluarkan Komisi Kepemudaan KWI. Salah satunya ini: (Wednesday. Kita bisa pula menimbang dari sisi pewarisan pengetahuan dan penghayatan iman dari keluarga. Surat yang kedua dari seorang gadis Katolik berusia 34 tahun. Juga soal katolik menyembah Bunda Maria dan bikin patung itu salah besar. Yang bikin saya gelisah. January 14. krisma. Pada kedua surat tersebut. Surat yang pertama di atas ialah mengenai seorang anak berusia 17 tahun yang bersemangat suam-suam kuku dan bolehlah ditebak berpengetahuan iman rendah. Tak pernah lagi ikut misa. Tapi yg saya gelisah. Sebaliknya. Dari pengalaman menerima keluhan sekitar iman OMK itu. Teman saya cowok beragama bukan Katolik. Ia baik. saya menemukan ada sebuah fakta yang sukar dibantah. Pengetahuan iman yang minim akan membuat semangat OMK dalam menghayati iman gampang padam. namun oleh karena pengetahuan imannya rendah. Metode Katekese yang tidak menyentuh hati dan merangsang daya pikir itulah yang bisa jadi membuat iman Katolik kurang bergema di hati dan pemikiran OMK. yaitu bahwa pengetahuan dan penghayatan iman saling berhubungan. Saya pun tak tahu mesti ngejawab apa. itupun dikatakan bahwa paus kebal salah. dengan penghayatan iman yang pada mulanya semangat. Misalnya ia bilang bahwa Katolik salah karena percaya paus yang hanya manusia. Juga salah jika kita misa karena itu berarti kejam karena menyalibkan Tuhan Yesus lagi. Saya menduga hal ini mungkin karena katekese kita yang “tradisional” (persiapan komuni I. baik OMK berusia 17 tahun maupun OMK berusia 33 tahun ternyata pengalaman dan pengetahuan imannya relatif sama. Tampaknya ia naksir saya. saya telah 3 bulan kerja di kawasan Kelapa Gading. tapi suka bertanya-tanya ttg iman Katolik. 15. ia memberi buku-buku dan mempertanyakan iman Katolik saya. saya memberanikan diri menarik fakta bahwa sejak usia 13 tahun hingga 35 tahun. Menimbang Perkara Dari dua pucuk surat elektronik di atas.

Saya mengusulkan hal-hal di bawah ini. Sistem pendidikan nasional di Indonesia makin menekan mereka dengan berbagai kesulitan pribadi yang tidak mudah dipecahkan. ketika manusia beriman termasuk OMK secara pribadi bertemu Allah. seprofesi sekalipun. sebaya. Iman sejati menyentuh pada tataran mistik. pastor paroki. Iman tidak sekedar ajaran yang di’ketahui’ saja melainkan juga sebuah sikap dan cara hidup yang di’hayati’. namun tetap diragukan kehandalannya tanpa dukungan nyata dari pembimbing yang mereka percayai. Kedalaman Mistik Pasca Konsili Vatikan II (1965). Di samping itu. ulet dan militan. mesti dibuat liturgi sedemikian rupa sehingga OMK merasakan sentuhan pada lapisan kedalaman hatinya yang terdalam. Berkomunitas Pentingnya berkomunitas bagi OMK mesti didasarkan pula oleh paham teologis yang tepat mengenai Gereja. tetap ada harapan bahwa situasi kualitas iman OMK ini bisa diubah menjadi lebih tangguh. Liturgi perlu dikerjakan sesuai dengan bahasa OMK yang merayakannya. sebuah “Gereja keluarga”. Lebih dari itu. Marilah kita menelaah dari kekayaan ajaran Katolik sendiri yang memberikan inspirasi bagi peningkatan iman OMK.berjanji akan mendidik anak-anak secara Katolik. agar dapat dipahami dan dihayati. seminat. dengan mensyaratkan peran pembimbing. Seruan apostolik Paus Yohanes Paulus II “Familiaris Consortio” serta surat-surat beliau kepada keluarga ( 2 Februari 1994) jelas-jelas menunjuk betapa agung dan indahnya tugas ini. Dei Verbum. Sungguh. jika OMK diberi kepercayaan dan didampingi dengan serius oleh pendamping yang tekun. entah orangtua. mereka akan mennghayati iman secara hidup dan cool. paham akan Allah Tritunggal Mahakudus dan Gereja Kudus bukan saja menjadi sebuah pengetahuan melainkan juga sebuah misteri pengalaman hidup konkrit umat beriman baik secara pribadi maupun bersama di tengah dunia yang sedang dan selalu berubah. Dari sisi OMK sendiri. batin. maka mereka akan melakukan perkara-perkara baik yang tidak kita duga sebelumnya. Liturgi haruslah dirancang dan dipersiapkan serta dilaksanakan oleh imam dengan melibatkan OMK sedemikian rupa sehingga membantu OMK untuk menghayati iman tersebut. Sampai dengan Konsili Vatikan II. melainkan relasi personal dengan Allah yang telah mewahyukan diri dalam Kristus. Pendidikan itu mestinya pertama-tama merupakan kesaksian cinta kasih. Maka. doa dan iman serta pendidikan hati nurani. Jika mereka mengelompok dalam kelompok se-lingkungan. 5). Doa-doa dalam pertemuan OMK mesti dibuat tanpa bosan-bosan. maupun para pendamping lainnya. Iman itu lebih dari sekedar pengetahuan. doa dalam keluarga mesti dibiasakan oleh orangtua sejak anak-anak mereka masih kecil. agar misteri kedalaman penghayatan iman itu dikenal. Keluarga merupakan sekolah iman yang pertama. Sebenarnya. mereka kini mengalami tekanan berat dari sistem ekonomi dan politik serta budaya yang kurang mempercayai mereka. Karya itu terjadi dalam diri manusia berkat jasa Roh Kudus (bdk. kita tahu. maka tak ayal. banyak orang memahami Gereja sebagai sebuah ‘fenomena sosial/keagamaan’ yakni kelompok orang kristiani . tekanan itu bisa ditahan. kebenaran. separoki. kerohanian.

“iman katolik”. Lumen Gentium. Katekese yang Menggerakkan Pengajaran iman yang animatif. perlu mempelajari cara-cara baru untuk mengajarkan bagian-bagian pengajaran iman Katolik.4). Seorang muda yang menulis surat kedua di atas akan tertolong jika memiliki dan dimiliki oleh sebuah komunitas OMK yang hangat. Pembimbing OMK mesti menyadari bahwa komunitaskomunitas OMK perlu berjejaring dan bergerak dalam misteri ini. bahwa mereka memiliki daya kekuatan ilahi dari dalam . Ia merupakan pengejawantahan Gembala yang Baik. atau yang lari akan kembali. OMK percaya kepadanya. yang jasmani belaka. Dalam penelusuran saya. Yang menarik adalah. dan domba-dombanya mengenalnya. yang kelihatan. Konsili menegaskan bahwa paham seperti itu tidak cukup! Gereja harus dimengerti bukan sebagai fenomena sosial. Katekis bisa saja membuka kesempatan OMK mempelajari pokok-pokok iman dari internet. namun pertama-tama karena inisiatif Yesus yang memanggil mereka menjadi satu kawanan. Mmetode ini mensyaratkan adanya website-website Katolik yang baik. Perlu dibatinkan oleh pembimbing. yang berpusat pada misteri kehadiran Kristus. bahwa OMK ada karena panggilan Allah sendiri melalui Kristus dalam Roh Kudus. harapan dan kasih dalam Kristus (bdk. Jika hal ini dibuat.3. menggerakkan olah pikir pasti akan menggairahkan OMK. ia tahu kapan saat menarik benang dan kapan saat untuk mengulurnya. Bagaikan menerbangkan layang-layang. “ekaristi”. Kita bisa mencoba mencari dengan googgle dengan kata kunci misalnya “katolisitas”. Cara ini akan jauh menggairahkan dan menggerakkan jika pembimbing OMK terampil membuat tantangan bagi OMK agar memanfaatkan teknologi terkini yang mulai nereka digemari ini. Ia mendengar perkembangan OMK yang dinamik. Pembimbing yang Berkarakter Kuat Pembimbing yang berkarakter kuat ialah pendamping OMK yang sabar dan tekun. sebagaimana ia percaya kepada OMK yang ia dampingi. Metode katekese calon komuni I dan krisma mestinya tak hanya klasikal dan tradisional. “gereja katolik”. yang mengenal domba-dombanya. sumbersumber itu sekarang bisa didapatkan secara berlimpah ruah oleh para pendamping dan katekis manakala mereka mengunduh bahan-bahan itu dari internet. OMK perlu dirangsang agar kritis dan tertantang untuk menanyakan segala hal yang menjadi ganjalan hatinya manakala mendengar aspek katekese tertentu. Selain itu. Lebih dari itu. bahkan orangtua. 8) Gereja ada bukan karena prakarsa manusia melainkan atas prakarsa Allah (bdk. ada (available) untuk dan bersama komunitas OMK. dengan melibatkan orangtua untuk mendampingi dan memeriksanya. dan semacamnya. Lumen Gentium 2. karena merasakan kehangatan rohani dalam misteri panggilan Kristus dalam gerejaNya. tentu keluhan bahwa OMK lari ke komunitas lain tak akan terjadi. telah ada web-web mengenai pengajaran iman Katolik dalam bahasa Indonesia. Para katekis dan pastor. muncul prakarsa-prakarsa dari para pendamping yang melibatkan OMK sendiri untuk membangun situs web dengan memanfaatkan media internet. Mereka tak sekedar berkumpul karena sama-sama berminat akan hobi tertentu.yang dipimpin oleh hirarki. Ia adalah komunitas iman. mencermati arah angin.

Dulu ada Pemuda Katolik. Kata lainnya ialah pembimbing yang berusaha menjadikan diri mereka teladan. para pastor. yang diselenggarakan pada tanggal 7 Desember 2010 di Jakarta Utara. biasalah dibagi buku panduan berupa pertanyaan-pertanyaan sesuai tema APP tahun ini. Anda dapat mengikuti pesan-pesan di artikel ini melalui RSS 2. dan semacamnya. sayangnya hirarki gereja saat ini lebih suka otak-atik nama tanpa pernah menyentuh akar masalahnya. OMK akan menghargai dan mengikuti arah keteladanan pembimbing yang mengakui kelemahannya. yang menghayati iman dalam perkara harian. namun tidak berkompromi untuk dibelokkan ke arah budaya sekularistik. para penggiat OMK di komunitas-komunitas ketegorial seperti komunitas pelajar. Ditulis oleh Romo Yohanes Dwi Harsanto. Legio Maria mana sih yang kalau dia tergolong junior dia juga tidak merasa kalau dirinya Mudika. Pr. Anda dapat meninggalkan pesan atau trackback di artikel ini 32 komentar untuk “Orang Muda Katolik (OMK) dan penghayatan imannya” 1. lalu muncul mudika sekarang OMK… baju baru tapi masalah tetap sama. organisasi pengelola pastoral OMK semestinya selalu mengkader pembimbing-pembimbing yang handal. 16 yusak says: January 24. Ketua Mudika Paroki dan sekarang menjabat Pegurus Pemuda Katolik Komcab Surabaya. Saya sungguh sedih melihat perkembangan Mudika saat ini. untuk membentuk pendidikan para pembina. Suatu hari saya pernah mengikuti Pendalaman Iman rutin di Wilayah saya. para animator dan pengurus bidang kepemudaan paroki. Saya pernah jadi Ketua Mudika wilayah. Misdinar mana sih yang tidak merasa kalau dia itu juga Mudika?. Lalu sang petugas yang memberikan panduan mulai melontarkan . Catatan: Artikel ini dibuat untuk acara “Temu Darat Katolisitas 1″. Misi Evangelisasi. Perlu dibuat secara rutin oleh Komisi Kepemudaan dalam kerjasama dengan komisi lain dalam Gereja. pada 09 12 10 Disimpan dalam Artikel. agar ada out put ketersediaan pembina yang berkarakter gembala yang baik.0. Maka. mahasiswa dan karyawan muda Katolik. Sudah Hedonnya minta ampun ditambah tidak adanya pembina-pembina Mudika yang mumpuni. Artikel ini pernah dimuat di buletin KommKel KWI tahun 2009.diri mereka untuk berkembang. Pembimbing yang demikian itu ialah para orangtua dalam keluarga. dll. 2011 at 3:47 pm Bagi saya OMK itu suatu bentuk otak-atik nama saja.

. Mungkin dalam hati orang-orang kalau nanggapi salah maka nilainya juga jelek. Waduh. 2011 at 6:38 pm Salam Yusak. says: January 24. akar masalah saya kira masih sama. Para peserta pertemuan nasional OMK tahun 2005 telah menyepakatinya dan prosesnya telah bermula sejak tahun 1990 an mengenai keprihatinan OMK ke depan. cilaka 12 pikir saya. sebagaimana istilah “Mudika” bukan hasil otak-atik hirarki. Saya tetap menilai orang muda Katolik secara positif dan berpengharapan pada mereka. orang-orang seperti ini berapa banyak jumlahnya? saat ini memang ada website ini…. Ternyata ketika saya jadi relawan di Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya (K3S). Harapannya satu saja.sangat bagus…. bahwa iman Katolik di kota kecil dan bahkan di pedesaan pasti kuat-kuat. Lihat penjelasan saya pada kolom tanya jawab ini mengenai istilah OMK. yang saya lihat Mudika-nya sangat mengharapkan tambahan pengetahuan akan imannya dari orang-orang di Kota. agar semua yang merasa orang. istilah-istilah gereja. Pr. padahal kami-kami ini yang di kota besar justru mengalami krisis iman karena gaya hidup hedon dan konsumerisme yang tinggi. Istilah “OMK”. Suasana berubah agak hangat ketika dari pertanyaan-pertanyaan itu…. bahwa mereka anak-anak Allah yang dikasihiNya secara unik dan kepada merekalah kita .ada pertanyaan dan tidak ada yang berani nanggapi. masalah-masalah gereja. Reply o 16. Pengetahuan saya memang tidak banyak-banyak amat tetapi rupanya pengetahuan saya yang masih minim masih lebih baik daripada orang yang sudah sepuh-sepuh apalagi yang muda. Saya kira sudahlah Hirarki gereja janganlah lagi main utak-atik nama. Saya kira model Pendalaman Iman yang seperti ini haruslah benar-benar ditinggalkan. Doa Lingkungan dan Pendalaman Iman model ini (tanya-jawab) akan terarah baik kalau petugas panduannya juga baik memberikan panduan.pertanyaan-pertanyaan sesuai buku panduan tersebut. Cuma memang.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. Tempora Muntatur et nos Mutamur Illis (Waktu berubah dan kitapun ikut berubah di dalamnya). Terima kasih bahwa Anda masih setia mendampingi OMK dan tetap mau berprihatin untuk OMK. berusia muda dan beragama Katolik makin tersapa dan mau peduli pada iman Katoliknya dalam kebersamaan Gereja dan masyarakat. ketidak tahuan umat lebihlebih kaum mudanya untuk bagaimana menghayati iman Katolik di tengah perkembangan jaman yang sunggu cepat ini. Tak ada uskup atau imam Indonesia apalagi KWI yang menginstruksikan hal itu.cuma memang juga ada masalah berapa banyak orang yang bisa internetan? Dulu saya pernh berpikir.saya lontarkan sedikit saja dari sejarah gereja. Suasana sunyi senyap….

Waktu persiapan krisma. Anda dan teman-teman yang memiliki sarana ber-internet. makanya kita ga pernah sayang. Saya harap dengan adanya website-website yang memuat pengetahuan dan kesaksian iman Katolik khususnya katolisitas ini. Kami mayoritas baptis dewasa dan melalui proses katekisasi di sekolah atau di paroki di daerah. Salam Rm Santo Reply 2. . Bener-bener ga ada yang nyantol. Boro-boro mw inget Tuhan. Hari senin-sabtu. 15 L. ya manusia dunia aja. Boro-boro mau menyentuh. Mungkin itu kali ada pepatah “tak kenal maka tak sayang”. sangat mengalami apa yang dibahas di atas mengenai metode katekese yang tidak menyentuh. Tapi tanpa pengetahuan yang memadai dan cuma sebatas norma-norma umum yang tidak menggigit dan tidak nyantol di otak. sampaikan salam saya untuk teman-teman pengurus K3S. Mungkin karena kita ga kenal sama yang Nama-Nya Yesus itu kali. katekese dibuat sebagai program singkat semacam paket kilat yang penting bentar lagi dibaptis dan bisa merasakan roti putih itu yang katanya Tubuh dan Darah Kristus. Ga ada kesan sama sekali. Benedictus Giuseppe-Maria says: January 19. Kini… tidak ada satu pun ilmu yang kami dapet waktu dulu jadi katekumen yang masih nyangkut di otak… hahahahaha…. 2011 at 9:42 am Sekedar mau sharing di sini tentang metode katekese yang dibahas oleh Rm. bisa menularkan informasi iman ini kepada temanteman yang belum memiliki internet. ya cuma gitu aja. Santo di artikel ini… Saya dan beberapa teman di komunitas saya (bisa dibilang mayoritas)…. jadi klo datang ke misa. Jika berjumpa.mempercayakan masa depan mulai dari sekarang. tapi harus masuk ke hati… supaya kita ga jadi angkatan kaum farisi kontemporer. Apalagi dibawakan dengan hemat: hanya 1 tahun potong libur sekolah dan kalau ada ujian. ritual hari minggu dengan segudang aturan dan rumusan. pastor ketua serta para relawan semuanya. Tapi ya Ilmu Ketuhanan (teologi) ga boleh cuma mampir di otak doank. lebih hebat lagi.

stef – katolisitas. Silakan melihat informasi tentang acara ini di sini – silakan klik. info apa yang mau dikasih ke katekumennya nanti ya? Reply o 15.1 Stefanus Tay says: January 19. baik dari segi materi maupun cara penyajiannya. Jadi mereka yang mau mencari tahu tentang Tuhan dan Gereja-Nya bisa mendapat referensi yang terpercaya.” Dalam sarasehan ini. bagaimana untuk memperbaiki sistem katekese.org Reply  15. termasuk dalam proses katekese. Benedictus Giuseppe-Maria says: .1 L. bagaimana untuk mendidik anak. Terima kasih atas sharingnya untuk proses katekese. Salam kasih dalam Kristus Tuhan. sehingga dapat benarbenar memberikan pondasi iman Katolik yang baik bagi para katekumen. Bayangkan saja kalau generasi ini suatu saat jadi katekis. wah… ga kebayang…. dan salah satunya katolisitas ini. kita akan diskusikan bersama. Dan yang terpenting adalah bagaimana merancang suatu proses katekisasi yang tepat dan mengena.1. Saya mengundang anda dan seluruh pembaca katolisitas untuk hadir dalam sarasehan “Pendidikan anak sejak usia dini di dalam keluarga.untung aja jaman sekarang sudah ada teknologi canggih dan website2 yang informatif. Kami tunggu kedatangan anda dan teman-teman yang lain. 2011 at 10:08 am Shalom Benedictus. Padahal Informasi yang seharusnya didapat dari katekisasi sebenernya kan bisa dijadikan suatu tolak ukur moral bangsa ini terutama generasi muda dalam menghadapi pertentangan dan pilihan hidup sehari-hari. Supaya OMK yang katanya adalah masa depan Gereja Katolik siap untuk menjadi masa depan itu. Memang. paroki dan sekolah. kita harus benar-benar memikirkan.

yaitu Baltimore Catechism. dengan model tanya jawab.1 Stefanus Tay says: January 19. Buku tersebut memuat tanya jawab seperti yang anda ceritakan. Sehingga dari pertanyaan ringkas. Salam kasih dalam Kristus Tuhan. Dengan pertanyaan yang bisa muncul dari para katekumenat.1. Semoga saja sarasehan ini dapat memberikan hasil yang berguna. Pax et Bonum Reply  15. Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) gitu kali yah…. terutama untuk anak-anak. 2011 at 11:47 am Shalom Benedictus. Memang metode katekese ada bermacam-macam. 2011 at 11:28 am Terima kasih atas undangannya.January 19. Metode yang anda ceritakan dipakai di Amerika. sehingga bisa dijiwai sepenuhnya.1. proses katekisasi dapat dibuat seperti jaman dulu. Seperti Siapakah itu Yesus? Apakah itu transubstansiasi? Apa itu dosa berat? Apa itu neraka? Pertanyaan simple tapi mendasar. yang memberikan definisi yang baik dalam setiap jawabannya. Jadi dengan metode simple tapi informasi yang didapat nyantol di otak… Itu kan inti dari katekese? Mendapatkan informasi sehingga informasi itu bisa diresapi ke hati dan muncul lewat tindakan.org . Kalau jaman saya sekolah dulu. muncul jawaban tepat dan ringkas. Sebenarnya kan proses katekese adalah suatu awal/pengenalan untuk suatu transformasi Kristiani. Dengan metode 8w + 1h. Mungkin untuk sekedar masukan. stef – katolisitas. Benar-benar informasi dasar mengenai iman katolik.

Duh. sesekali juga perlu disentil dan diingatkan. jadinya sombong. kalau saya ditendangin terus? Bagaimana bisa 1 tubuh Kristus.” Banyak orang-orang yang selalu ingin menjatuhkan orang katolik karena orang katolik (dari yang saya lihat) terkadang terlihat santai. So? Tidak menjadikan diri gue tidak katolik. Namanya umat. paus bisa salah. Kalau anda ingin tahu katolik itu seperti apa. tapi tidak apatis. kalau sekali-kali Romo itu galak. Soal kalau ada orang non-katolik yang berusaha menggoyahkan seperti menyatakan paus bisa salah. anak mudanya. Jadi orang boleh baik. Saya rasa. Wajar. lah. Saya bergaul dengan semua orang. ada lagi yang BB-an. Waktu ada ‘operet kecil’ dalam misa Jumat agung (padahal itu serius). Apalagi kalau sudah fanatik. ya. isinya mostly orang-orang yang seperti itu. itu. silakan tanya ke orang yang lebih jago atau mencari kebenarannya dengan DOA. orang-orang seperti saya yang . tidak hanya yang katolik. Saya sampai malu (pada Tuhan) dan tidak berani melihat ke altar. menyembah “patung”. ‘anak-anak’. Kenalan2 saya dulu ada yang pacaran sama orang non-katolik. sekarang makin banyak orang muda katolik yang tidak menghargai keimanannya sendiri sebagai anugrah dan mengentengkan.”iya. Saya. kalau saya simple aja. 2011 at 10:08 am Saya ke gereja St Perawan Maria Ratu di daerah Santa. jakarta. Sayangnya lagi. orang-orang malah melihatnya sebagai lawakan. tetap katolik dan ironisnya adalah kadang-kadang yang justru menyebalkan adalah orang2 katolik. dan terbuka. padahal paling super aktif di KMK. Bagaimana bisa 1 tubuh Kristus. Saya akan bilang. Saya sendiri tidak aktif lagi di lingkungan karena. kalau ada orang2 yang merasa lebih tinggi dari lainnya? Ironisnya. jangan tidak peduli dan masa bodoh. Saya tidak menyembah patung dan cara saya mengimani agama saya sama sekali bukan urusan anda. Dan rasanya saya pernah melihat ada anak2 muda yang mengajak temannya yang non-katolik maju terima komuni (saya bisa menduga dia bukan katolik karena mukanya celingukan dan tidak tau harus diapakan komuni itu. ke gereja pakai celana pendek. seringkali ujung-ujunganya. Bergaul dalam suatu organisasi juga belum tentu menolong. tidak menegur. tidak langsung dia makan…).Reply 3. 14 Dini says: January 8. easy going. Gawatnya adalah kalau terbuka tapi tanpa perisai. Romo di situ seperti cuma diam saja. puji Tuhan. merasa benar sendiri dan lalu merasa ‘pantas’ berkata2 apapun terhadap orang lain.

Usia muda merupakan usia terminal.justru ditekan untuk. pacaran beda agama. Mudika kadang-kadang sering dijadikan tempat berkumpul saja tapi tanpa ada pengembangan iman dan juga dorongan untuk serius dengan pendidikan. kita dikobarkobarkan semangat dan ‘cinta’ terhadap keimanan tapi kalau yang terkobar jadi ‘kebanggaan’ yang lama-lama jadi kesombongan gawat juga. Tidak mudah menyelami gejolak keinginan orang muda. Sebenarnya. bla…”…Lha? That’s not the point! Maksudnya. *Anak2 mudika (mungkin tidak semua tapi yang saya temui sih kebanyakan kacau2). masalah seputar sex. Sayang sekali. bergaul secara katolik. Ingin ikut lagi tapi tidak tahu masih ada atau tidak. *Dorongan dari imam agar omk menghargai keimanannya sebagai orang katolik juga perlu. Berbuah. memaafkan dan membiarkan? *Kursus2 kitab suci untuk membantu memahami iman sangatlah baik. Reply o 14. berdiskusi keimanan dan hal-hal sensitif yang terjadi di sekitar (maaf. satu tubuh. Saya dulu pernah ikut beberapa kali. pendidikan. Masa itu akan berlalu cepat namun sekaligus menentukan masa dewasa. 2011 at 11:31 am Dini yang baik. bagus. *Dorongan dari imam agar omk bisa menjadi ‘public relation’ gereja di masa depan yang rendah hati juga perlu digiatkan (rasanya sampai sekarang. Komentar anda ada benarnya sebagai kasus. Saya mencoba menempatkan komentar Anda dalam konteks Pelayanan Dewan Paroki. berbuah jadi orang-orang yang menyebalkan and I’ve seen A LOT like that). Namun saya yakin. Taruh aja mereka di ruang pertemuan.dll dll). kan. kalau misalnya.”kita.karena komentar Anda mengenai . Pr.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. mungkin pacaran dengan orang katolik juga tapi belum tentu menjadikan hidupnya katolik. says: January 10. saya belum pernah mendengar kotbah tentang itu. Harus bisa ‘memaafkan’…bla. Tuhan tidak pernah melepaskan rencana keselamatanNya melalui dan dalam diri orang muda. Komentar anda itu mengingatkan saya pada ungkapan bahwa Gereja tanpa pembinaan orang muda hanyalah calon museum. sih. sesekali anak2 mudika mendapat pengarahan keimanan dari imam dan ‘tetua’2 di gereja. Menarik. Mungkin bagus juga. rekoleksi karena biasanya kalau yang begini jadinya pada merasa liburan semua dan pesan2 masuk kuping kiri keluar kuping kanan saja. Tidak usah retret. Cinta yang terselubung kesombongan tidak akan pernah bisa berbuah.

diakonia (pelayanan pemberdayaan sosial-ekonomi). dalam pikiran saya muncul banyak pertanyaan tentang omk. yaitu membawa orang Katolik di paroki makin beriman mendalam sebagai satu komunitas iman dan makin bermakna bagi masyarakat. Semua Dewan Paroki yang dikepalai Pastor Paroki memiliki satu tujuan pokok. Ia ditepatkan pada tim atau seksi Kepemudaan atau OMK Paroki. Baguslah jika Dini bersedia menyampaikan kritik yang membangun langsung kepada pastor paroki setempat serta kepada pembina OMK paroki tersebut. tampaknya pelayanan OMK tidak terwadahi. Jika dibaca sekilas. Sebaliknya. 2010 at 4:04 pm Biarlah Allah berkarya dalam OMK. Pelayanan pada OMK teritorial paroki ada dalam kelima bidang tersebut. salah satunya adalah : apakah kita pernah tahu berapa . dan lain-lain. 13 Rudi Haryanto says: December 30. ruang.pelayanan untuk OMK di Paroki. masih ada pelayanan kategorial. OMK yang aktif dalam kelompok kategorial mau memperhatikan OMK paroki pula karena sebenarnyalah mereka tetaplah orang muda Katolik yang beriman pada Kristus. . Ada baiknya jika OMK Paroki mau belajar dari OMK kategorial dalam hal semangat mendalami spiritualitas Katolik dan bagaimana mereka mengalami Kristus yang hidup dalam dinamika komunitas. Choice. dan berikanlah waktu. OMK harus mempelajari keempat bidang tersebut dalam semangat pengorbanan diri. Legio Mariae. sakramensakramen) dan semuanya disinari dengan semangat Martyria (pengorbanan diri). apa yang dikeluhkan di paroki dipuaskan dalam pelayanan kelompok-kelompok kategorial yang tidak terikat di paroki seperti Persekutuan Doa Karismatik Katolik. Selain pelayanan teritorial. dan liturgia (peribadatan. kualitas pembinaan juga tergantung pada kualitas dan kepedulian pembinanya. Salam Romo Santo Reply 4. kerygma (pengajaran iman). maka biarlah kalau wadah OMK berjalan dinamis . bagaimana OMK dengan sadar menjauh dari Allah / bergabung menjadi keluarga Allah ? padahal disadari atau tidak bahwa OMK akan menjadi bagian pemegang kesetiaan iman gereja kepada Allah. Pelayanan itu meliputi koinonia (persaudaraan). peran pendamping OMK di paroki sangat vital bagi kualitas OMK paroki dalam menghayati iman Katolik mereka. Biasanya. sebab sungguh Dia sang maha Bijaksana. Bagaimanapun. Dalam hal ini. Sant Aegidio.

Menempatkan diri dalam “sepatu” mereka. Tuhan memberkati Reply 6. 12 Felix Henry says: December 22. serta meningkatkan KUALITAS INDIVIDU para OMK. sebenarnya ada 2 golongan utama: 1. Golongan yang Apriori atau Apatis terhadap organisasi maupun kegiatan OMK. 70% lebih dari total OMK. Menurut pendapat saya. safe to say. 2. terlepas dari apapun motivasinya. 2010 at 5:18 pm Artikel yang mambuat saya makin mantap dalam mengikut Kristus serta berperanserta aktif dalam manjaga api yang ada dalam tubuh OMK sendiri. prioritas utama adalah strategi (IMHO): 1. Dengan demikian kita juga boleh berpengharapan kepada mereka suatu saat nanti kitapun akan digantikannya ( OMK -red ) Reply 5. dengan cara: a. Golongan yang memang ingin / sudah terlibat dalam kegiatan para OMK.harapan serta pendampingan yang seluas-luasnya kepada mereka. (pendalaman iman atau cari jodoh atau biar kelihatan sibuk. . 11 paulus prana says: December 21. Golongan yang kedua ini. Meng-embrace golongan apriori atau apatis (yg jmlnya sangat banyak). untuk menyemarakkan OMK. shg kegiatan & cara-cara pendekatan kita menjadi FUN & COOL bagi mereka. 2010 at 1:28 pm Ikutan urun rembug. Jadi. dari sekian banyak OMK. atau dll). jumlahnya barangkali.

dll 2. karena kegiatannya terus di”belokkan” dgn cara yang menurut mereka “NOT FUN”. Misal: kelompok skateboarding. Terimakasih atas pemetaannya. d. dugem community (dlm batas tertentu). Hal ini lebih efektif. nonton bareng. 2011 at 4:10 pm Salam Paulus Prana. selama dampak & tujuan kegiatan tsb berhasil membuat mereka menjadi individu yang “Lebih Dekat” dengan Ajaran Kristus “SECARA SUBSTANSIAL”. Tinggal. Misa tema olahraga. saya rasa worth trying. Mereka tidaklah homogen.b. Misa tema anak muda yg selengekan. Charity Basketball for Merapi. jangan sampai mereka merasa “Tertipu” atau “Lho-Kok-Gitu effect”. says: January 13. 4. Dugem is FUNdraising for Mentawai. Tentu. untuk membuat mereka benar-benar “Betah” dalam komunitas yang FUN tadi. grup basket. Walaupun mungkin pasti ada pandangan konservatif yang tidak sepaham. Pr. dll. tapi belum tentu bgt kan mnrt mereka) 3. rock-band. barang kali: Rock-Metal Band for Christmas. kembali pada kita. yg mungkin untuk ukuran standar saat ini dianggap “terlalu progresif”. group online-game. dibanding “maksain” menjual ide bahwa kegiatan yg sudah ada selama ini FUN lho (menurut yg ngajakin. Reply o 11. Bagaimana kalau Youth Mass. Graffiti for Orphans. Misa bertema tokoh game populer. Komisi Kepemudaan KWI dan KomisiKomisi Kepemudaan Keuskupan-Keuskupan se Indonesia serta parokiparoki di bawahnya telah sepakat bahwa pembinaan OMK merupakan .1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. maka kegiatan ini telah mencapai tujuannya. c. IMHO. dll. dengan topik yang ganti-ganti: misalnya: Rock&Jazz Mass. 5. Kegiatan ini SUBJEK-nya para OMK (spt cara pandang mrk. sehingga mrk bisa menemukan “sesuatu” yg bermanfaat) atau KITA (supaya mereka bertindak spt apa yang menurut kita baik & saleh)… Salam. sehingga perlu ada variasi kegiatan. Bentuk kegiatan yg FUN. penggemar grafitti. tetapi sejauh tujuan & ukurannya jelas.

yaitu “masuk melalui pintu mereka dan keluar melalui pintu kita”. Semua metode sebenarnya berprinsip satu saja. Pembina tidak boleh merendahkan OMK sebagai Objek bina saja seolah mereka pasti hanya ingin fun dan cool. Namun demikian. Mereka pun tetap manusia utuh dengan segala dimensinya. OMK bukan orang yang tak bisa serius. Sebagai contoh. Semua lalu bisa dipentaskan menjadi karya seni mereka. tidak bisa dipatok harus begini atau harus begitu. Untuk ekaristi OMK. . yaitu bersama mereka dan mendengarkan serta berdialog. Hanya metode yang pantas. Dalam setiap zaman. Ada bagian dalam liturgi yang bisa dibuat variasi. tidak semua metode dipakai. bermartabat dan sesuai dengan ajaran Gereja saja yang layak kita tawarkan untuk OMK. pembina mengajak mereka ke pemukiman kumuh di kota yang sama. Kita pun tidak bisa melayani semau mereka. Pembina lalu merangsang mereka untuk mencermati hati nurani dan daya iman OMK setelah melihat kenyataan tersebut. Kita percaya. Justru metode yang sejati ialah metode yang dibuat Yesus ketika mendampingi para rasul. Untuk itu. mengenai makna tertentu. OMK menemukan daya kritis dan refleksinya mengenai budaya mall. OMK harus sampai mengalami dikasihi secara pribadi oleh Yesus Kristus dalam kebersamaan sebagai Gereja Katolik dan warga Masyarakat. OMK bisa ber-refleksi secara mendalam. Film/Fun). atau “Makna/Nilai Iman apa yang mau dicapai”. Bagi Gereja. usia OMK dan tingkat pendidikannya pun menentukan gaya pendampingan. bukan hanya ingin fun dan cool saja. termasuk dengan pemetaan minat serta perilaku OMK. misalnya keadilan dsb. Kita adalah Pembina. ada pula yang tak boleh diubah sama sekali. metode MSF (Musik. bisa pula dipersembahkan dalam Perayaan Ekaristi sebagai temuan berharga dan niat mereka untuk menyumbangkan sesuatu yang lebih bermakna bagi kehidupan. Seorang Pembina OMK kota besar suatu hari mengajak sekelompok OMK ke mall. Dengan pola refleksi yang sama. Dengan gembira namun serius. Tentu saja. Lain kali. Mereka pun bukan pengikut kita yang hanya jika kita memberi yang fun dan cool. ialah “pintu kita” atau “pintu Ajaran Gereja” atau “Pintu Yesus Kristus”. bisa saja dibuat kreatif dengan mengindahkan kaidah liturgi. Ada yang mengupayakan pemetaan seperti yang dibuat Paulus Prana tersebut. Pembina OMK harus peka pada perubahan pola dan strategi pembinaan. Banyak cara dan metode telah pernah dibuat. termasuk keterlibatan mereka sendiri di mall tersebut. Pembina mengajak berdialog dengan mengeksplorasi kesadaran baru bagi OMK binaanya. dan lain sebagainya. karena sifat OMK yang dinamik mengikuti perkembangan zaman. Di mall. satu hal yang tak boleh lupa. bukan pengikut mereka. Sport. Pembina mengajak mereka mengeksplorasi kesan perasaan. Dengan berbagai metode dan strategi yang banyak dan selalu dicari yang baru setiap saat itu. mereka menemukan makna yang lain lagi.langkah dinamik. pemikiran dan daya refleksi mereka mengenai isi mall dan rantai kegiatannya serta pelaku-pelakunya.

says: . mungkin saja mereka menganggap dengan menjadi seorang Katolik saja sudah cukup. entah karena alasan apa. Ada yang menganggap ini sebagai sebuah kebijaksanaan. ada pula yang memang sengaja menghindari debat kusir. Saya semakin bangga dan bersyukur terlahir di keluarga Katolik. Itu terlihat sebagai sebuah ideologi “percaya saja”. teman-teman yang tergabung dalam Mudika (di lingkungan saya) sangat kurang tertarik dalam pendalaman iman Katolik. Mohon bimbingannya Romo. Namun menurut saya. Keseharian sebagai Orang Muda Katolik hanya dinikmati sebagai akibat dari lahir dari keluarga Katolik. terutama di lingkungan saya. Yang membuat saya prihatin adalah nasib Mudika ke depan. Reply o 10.Salam Rm Santo Reply 7.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. dan lebih bersyukur lagi ternyata selalu ada jawaban atas semua ketidaktahuan saya tentang Katolik. yang saya dapatkan dari katolisitas. 2010 at 6:27 pm Luar biasa. Di lingkungan tempat tinggal saya. mereka kurang tertarik membahas iman Katolik. Salam dalam Kasih Kristus.org ini. Karena itu. seorang Mudika wajib tahu dan mau menjawab semua pertanyaan dari orang non Katolik tentang keKatolikan. Pr. semoga saya salah. Kebijaksanaan yang dituntut disini adalah menjawab dengan baik semua pertanyaan. tidak jarang Mudika cenderung menghindari debat agama. Menurut pengamatan saya (semoga saya salah). Sekali lagi. tanpa perlu tahu alasan di balik itu. saya selalu merekomendasikan situs ini kepada teman-teman Mudika (di lingkungan kami Mudika lebih familiar daripada Orang Muda Katolik) sebagai sebuah referensi tentang keKatolikan. 10 Bintara Tarigan says: December 18. tanpa pernah menyalahkan iman orang yang bertanya itu.

. selamat pagi romo… Romo. Dalam mempertanggungjawabkan iman Katolik. 2010 at 3:14 pm Salam Bintara.tapi setelah lama2 di cuekin.” Salam. makasih .KSK. 9 devi ayu says: December 16.Bina Iman Anak... tapi setiap ada yang baru gabung disambut dengan hangat. Rm Santo Reply 8. tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat. sampe2 kita di bagi menjadi.... Benarlah bahwa Orang Muda Katolik wajib mengetahui rahasia imannya dan mengalami kasih Kristus dalam Gereja Katolik yang setia sejak para rasul.December 23. 2010 at 10:19 am Syalom..OMK&MUDIKA. di Paroki Kristus Raja Karawag.. itu banyak sekali anak mudanya. saya mau cerita.. nah yang buat saya mengganjal pantes gak seh kalau pembimbing Mudika or OMK itu memilih anak2 yang berbakat aja dan yang terlihat cantik…?? selama ini OMK itu di buat sebagai ajang cari jodoh. OMK hendaknya menghayati ungkapan dari Santo Petrus dalam 1 Petrus 3:15:” Tetapi kuduskanlah KRISTUS di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu.

Pemuda Katolik (ormas) dll. Legio Mariae muda. OMK meliputi Mudika. Devi Ayu pun bisa melakukannya. Maka hendaknya Pembina atau pastor paroki melakukan funngsinya sebagai gembala yang baik. Karena itu. OMK yang saling jatuh cinta dalam kegiatan bersama hendaknya mengatur diri sedemikian rupa sehingga tetap konsentrasi pada agenda kegiatan. Muda di sini menurut ketentuan Pedoman Karya Pastoral Orang Muda yang diterbitkan oleh Komkep KWI ialah lajang usia 13-35 tahun. Kalaupun harus menegur karena kegiatan melenceng. Misdinar. muda dan katolik. Di atas pembimbing mesti ada orang atau sekelompok orang yang dituakan yang ikut mendampingi kegiatan agar suasana dan alur kegiatan berjalan sebagaimana yang telah direncanakan. atau Anda lihat bahwa pembimbing melanggar etika. mereka ialah OMK. says: December 16. dari kelompok muda katolik manapun. asalkan diumumkan “hadirilah misa OMK”. PDKK Muda. Sedangkan Mudika ialah istilah bagi OMK yang tidak gabung di kelompok-kelompok kategorial. maka tegurlah dia bawah empat mata dengan penuh kasih demi kebaikan semua. Dwi Harsanto Pr Reply . BIR. Namun demikian. pokoknya asal orang. Istilah “OMK” dibuat pasca Pertemuan Nasional OMK Oktober 2005 di Cibubur yang diselenggarakan oleh Komisi Kepemudaan KWI. yang mengarahkan domba-domba ke tujuan. Tak sedikit yang menikah dan berbahagia. maka orang muda apapun komunitasnya mestinya ikut terlibat. Pr. Salam Y.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. Siapapun OMK. Salah satu akibat yang baik dari pembinaan OMK ialah bahwa di antara OMK putra dan putri saling menemukan jodoh. OMK ialah setiap orang yang muda dan beragama Katolik. OMK lebih luas daripada Mudika. 2010 at 5:18 pm Salam Devi Ayu. Pembimbing hendaknya mengingatkan akan hal ini. Kasus-kasus seperti yang Anda ceritakan memang tidak pantas jika hal itu benar terjadi. Begitulah misalnya. Karyawan muda Katolik. Istilah OMK justru untuk mengatasi pengkotak-kotakan kelompok baik kategorial maupun teritorial.Reply o 9. dengan penuh kasih.

tidak pernah di beritakan. Saya ingin mengajukan pertanyaan yang berhubungan dengan penghayatan OMK terhadap panggilan hidupnya masing-masing. Bagaimana cara gereja Katolik menanggapi masa pertumbuhan kedewasaan seseorang.tapi tetap saja seperti itu seolah2 saya yang selalu salah… sehingga trkadang saya tidak pernah di tegur. jadi saya terkadang juga tidak pernah mengikutinya lagi.1.. 2010 at 9:05 pm Syalom katolisitas. 8 Yosh says: December 14.1 devi ayu says: December 20. 2010 at 2:52 pm terima kasih romo atas sarannya… Saya pernah mencoba mengungkapkannya kepada pembimbing.org.. Seringkali OMK terlibat didalam kondisi yang lingkungan pertumbuhannya penuh dengan kompetisi yang membutuhkan keterampilan dan proses belajar tingkat tinggi. terutama yang sedang mencari jati dirinya berhubungan dengan kesadarannya untuk mengenal tujuan hidup pribadi dan rencana Tuhan? b. ada banyak kegagalan disekitarnya terutama yang ... a.Karena masalah-masalah seperti ini biasanya banyak dialami oleh orang-orang muda yang belum berhasil mengetahui rencana Tuhan dalam hidupnya. 9.padahal saya terilbat dalam kepengurusan… Ya semoga saja semuanya akan berjalan dengan baik. terima kasih romo Reply 9.apalagi kalo ada acara yang bersangkutan dengan OMK. Jika ternyata...

Gereja Katolik mewujudkan tanggungjawabnya atas pembinaan OMK. Setiap Keuskupan memiliki Komisi Kepemudaan serta di paroki-paroki pun ada Tim Kepemudaan sampai stasi dan lingkugan atau komunitas basis. dan Para Uskup Indonesia yang tergabung dalam Konferensi Waligereja Indonesia membentuk Komisi Kepemudaan. Kepausan membentuk Youth Section di bawah Dewan Kepausan untuk Kaum Awam.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. Kemasyarakatan. Reply o 8. dan sebagainya. Pelayanan pembinaan secara formal-struktural diadakan dengan berbagai program yang mengarah ke kelima bidang di atas. Sant Aegidio. Perhatian Gereja Katolik sangatlah besar terhadap OMK. Kepemimpinan/ Organisasi. says: December 16. Secara struktural hirarkis. juga Pelajar Katolik dan Remaja (Bina Iman Remaja). Ada pula berbagai kelompok kategorial pembinaan OMK seperti Choice. Orang Muda Katolik yaitu orang Katolik lajang usia 13 – 35 tahun berjumlah dua per tiga dari seluruh populasi umat Katolik. Juga ada berbagai jenis kegiatan bersama dari tingkat terkecil di lingkungan/ Komunitas Basis. nasional. Di samping itu. . Di tingkat Federasi Konferensi-Konferensi Uskup se Asia dibentuk Youth Desk di bawah kantor urusan Kerawam dan Keluarga. hal – hal yang dapat dipraktekkan secara langsung sehari. ada pula pembinaan organ Kemahasiswaan Mahasiswa Katolik di Kampus serta Karyawan Muda. Adakah saran / tips yang bisa diberikan secara pribadi agar OMK dapat menghayati panggilan hidupnya dengan baik. bagaimana cara supaya OMK terdorong dan terbantu untuk melewati krisis kepercayaan diri ? c.hari ? Terima kasih. PDKK Muda-Mudi. Kepribadian. paroki. dll).berhubungan dengan faktor luar. pengenalan panggilan untuk mahasiswa. Pr. dan Profesionalitas. keuskupan. Jadi secara kelembagaan. 2010 at 5:10 pm Yosh yang baik. Apa isi dan arah pembinaan OMK? Pedoman Karya Pastoral Orang Muda yang dikeluarkan oleh KomKep KWI tahun 1995 menyebut 5 bidang pembinaan yang integral yaitu: Spiritualitas Katolik/ Katolisitas. Dibuat berbagai jenis retret seperti pengenalan diri untuk remaja.

Dwi Harsanto Pr Reply  8. Saya sebagai OMK juga jadi merasa sangat penting dan perlu artinya untuk meningkatkan peran generasi muda di dunia modern ini. Terimakasih banyak atas penjelasannya tentang OMK dan peran gereja Katolik. seperti yang antara lain telah ditulis dalam buku-buku doa Katolik. Biasakanlah membuat refleksi akhir hari dengan penelitian batin di hadirat Tuhan. Didirikan pula aneka tempat kegiatan dan tempat pembinaan OMK baik di paroki maupun keuskupan seperti Youth Center dan Rumah Retret. Semua itu mengarah ke OMK. Terima Kasih. Pendek kata.regional hingga dunia seperti “World Youth Day” yang dihadiri Paus. Salam Y. Tak ada resep jadi untuk mendampingi OMK selain harus terjun langsung. agar OMK bertumbuh “makin dikasihi Allah dan manusia”. memliki komunitas dan syukur-syukur punya seorang pembimbing rohani sangatlah membantu bagi perkembangan kedewasaan OMK. Jangan lupa. teladan Anda dalam penghayatan iman Katolik dan pengorbanan diri dalam perkara harian sangat dinanti OMK. Maka tips bagi OMK agar kuat dan bertumbuh sehat ialah memupuk kebiasaan membuat refleksi diri. masyarakat maupun Gereja. Selain itu. Sedangkan tips agar kita bisa menggerakkan OMK ialah hadir terlibat dalam kegiatan OMK dan mendengarkan mereka.1 Yosh says: December 19. 2010 at 6:35 pm Syalom Romo Santo. agar seorang muda Katolik benar-benar mengalami kasih Kristus dan mau mengasihiNya pula dengan mengasihi sesama dan dengan itu OMK siap menyambut panggilan Tuhan untuk dirinya dalam keluarga. Yang terpenting ialah agar OMK bisa beraksi sekaligus membuat refleksi dengan jujur di hadapan Sabda Tuhan dengan bantuan pembimbing.1. Yosh Reply . terutama berhubungan dengan 5 bidang yang romo sebutkan.

. Dan disinilah tantangannya. Matur nuwun… Berkah Dalem R Y Agung Setijono Reply 11. pengetahuan iman OMK mengalami stagnasi. 2010 at 11:37 pm Syalom. berguna dll. 7 R Y Agung Setijono says: December 12. niat mempelajari dipicu oleh rasa ingin tahu. rasa tertarik muncul bisa karena sesuatu itu menyenangkan. mengagumkan. Saya baru mulai ke gereja lagi setelah menggali pemahaman iman katolik dr situs2 katolik. terutama katolisitas. 2010 at 8:20 pm Mo Santo… Sharing njenengan menyemangati-meneguhkan saya dalam menemani kawan muda katolik…khususnya mahasiswa katolik…. Tapi yang terutama adalah bagaimana meyakinkan orang bahwa “menyenangkan hati Tuhan dan memuliakan namaNya” adalah sangat berharga shg perlu diperjuangkan bahkan dgn resiko kehilangan nyawa spt martir/orang2 kudus dahulu. rasa tertarik itu (kalaupun ada sedikit) sering menjadi semakin berkurang setelah menyaksikan ketidakkonsekuenan/ kemunafikan dr org2 yg aktif ke gereja.bagaimana caranya agar orang tertarik utk memahami dan kemudian menghayati iman tersebut dalam gegap gempita dan gemerlapnya daya tarik duniawi ? Dan disaat bersamaan juga. Untuk meningkatkan pemahaman dibutuhkan niat mempelajari. –saya memberanikan diri menarik fakta bahwa sejak usia 13 tahun hingga 35 tahun. Agar pemahaman berkembang menjadi penghayatan. berharga. .10. rasa ingin tahu biasanya muncul karena tertarik. 6 anton says: December 10. Kita membutuhkan lebih banyak orang-orang yg bisa menginspirasi dengan buah2 imannya.

Seharusnya pelayanan pendampingan OMK sudah ada di setiap paroki dan dimasukkan dalam pelayanan Dewan Paroki. Mudika dalam perkembangan sejarahnya menyempit menjadi kelompok teritorial paroki. Dengan demikian.] Reply 12. wilayah. says: December 14. Mari kita bersama-sama membangun Gereja Katolik yang kita kasihi dari dalam.Maaf kalau tulisan ini tidak bermanfaat. Karyawan Muda dan sebagainya. Pr. lingkungan. 2010 at 10:48 am OMK itu sama juga dengan Mudika ya Romo? Di mana saya bisa mencari pendamping atau pembimbing OMK? Reply o 5. Tuhan memberkati. Legio Mariae. Silahkan menghubungi pastor paroki setempat. [dari katolisitas: masukan yang sangat baik. 5 David Richardo says: December 10. meliputi kelompok kategorial selain Mudika seperti PDKK. Bina Iman Remaja.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. sesuai namanya. Misdinar. OMK meliputi Orang Muda Katolik seluruhnya yaitu Orang Muda usia 13-35 tahun lajang/ belum pernah menikah dan beragama Katolik. OMK lebih luas daripada Mudika. Salam YDHpr Reply . 2010 at 1:36 pm David Richardo Sesuai namanya.

Selain IPTEK mungkin juga bisa dibidang sosial dan sastra. says: January 8. 2011 at 9:03 am Salam Fransiskus Wijayanto. Reply  5. seperti mengadakan kursus. tutorial atau workshop gratis ? contoh : mereka2 yg kuliah mengkader adik2nya yg masih SMU utk membangun pondasi IPTEK. seperti mentoring akuntansi.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. sehingga muda-mudi Katolik punya sumbangsih terhadap bangsa dan negara. Citra pendidikan dan IPTEK jauh dari OMK. kami bersikap terbuka terhadap usulan dan ide apapun demi pengembangan kualitas OMK serta umat Katolik pada umumnya. PIKA di Semarang). sy saran apa tidak sebaiknya kaum muda Katolik dilibatkan dalam pengembangan IPTEK.1. Mohon maaf romo. serta Pendidikan Industri (Misalnya ATMI di Surakarta.1. Jadi anak2 SMU maupun SMK yg Katolik punya mentor2 yg membantu memberikan pandangan2 utk masa depan mereka. selama ini setahu saya OMK hanya aktif acara2 olaharaga dan seni saja. 5.1 Fransiskus Wijayanto says: December 24. Lontaran ide yang bagus. psikologi. bisnis. Sedangkan kursus sosial kebudayaan . Hirarki sendiri memiliki beberapa tenaga dan lembaga yang mengurusi aplikasi IPTEK untuk pendidikan formal dan pelayanan langsung kemasyarakatan seperti Kursus Pertanian-Peternakan (misalnya KPPT Salatiga). Pr.1. 2010 at 1:46 am Romo. Dari pihak hirarki.

serta susastra dan musik secara formal selama ini ada di universitas-universitas Katolik serta elemen pendidikan Katolik lainnya.jadi pembimbing OMK or Bina Iman. tampaknya tiada waktu dan tenaga lagi. Salam Y Dwi Harsanto Pr Reply 13. Jika tertarik. Saya tahu bahwa banyak sekali OMK yang aktif di bidangbidang itu. Julia juga ikut di Temu Darat Katolisitas 7 Dec kemarin. sangat menggugah hati. 4 MoEd says: December 10. 2010 at 7:35 am kunjungan perdana… terima kasih Rm Santo cs yang berjuang untuk katekese di kalangan OMK… Berkah dalem MoEd Reply 14. Baiklah jika saling berkomunikasi mengenai hal ini. Jadi kepengen bantuin…. jika tertarik. 3 Julianti Sugiman says: December 9. Sangat menarik. bisa beritahu kami daftar di mana? . 2010 at 2:40 pm Thanks atas artikel ini Romo Santo. Namun untuk gerakan yang bersifat pembinaan informal untuk OMK. Maka diharapkan dari OMK dan umat sendiri untuk bergerak untuk mweujudkannya dalam komunikasi yang baik dan koordinasi dengan hirarki.

Reply o 2. Herman Embuiru. namun cuman 1 hal yang tertinggal dan AMAT SANGAT PENTING dan seharusnya diletakkan di bagian awal. SVD ). 2010 at 5:03 pm Syalom Ambros. Berdoa selalu contoh novena kepada Bunda maria. mudah – mudahan berkenan. Mempermasalahkan iman anda adalah awal diskrimasi iman anda dan pribadi anda secara utuh. Sering ke gereja dan bergabung dgn OMK dan minta nasihat dr pastor. Saran – saran anda luar biasa. Julia Reply 15. kawin campur hancurkan masa depan dan pendidikan anak ( Pater Dr. karena pertolongannya nyata bagi jutaan umat yg meminta dan dikabulakan. salam damai dalam kristus . 2 AMBROS M. . 3. Jauhi pergulan dgn cowok itu. 7. karena beda keyakinan adlh awal krisis keluraga. 4. Hindari pertemuan khusus secara tersendiri.Thanks and cheers in Christ. 2010 at 12:38 pm Sumbang saran ttg bagi cewek yg bermasalah dgn calon pacarnya bukan katolik. Jaga dan pelihara iman adalah kesaksian iman yg nyata. yaitu Doakan cowok itu agar TUHAN bisa menuntun apakah memang cowok itu yang TUHAN inginkan dan dibawa ke Gereja Katolik. Mencntai seseorg yg beda agama sdh bermasalah. 5. Deru Gore says: December 9. 1. 6. Bunda Maria.1 Budi Darmawan Kusumo says: December 9. 2.

Lalu mrk memberi tanggapan seperti tertulis dibawah ini.yaitu permainan Katu Tarot yg menurut orang-orang yang kami temui hal ini adalah hal Psikologi bukan magis atau perdukunan dan digemari oleh OMK. khususnya dikaji dalam bidang keilmuan psikologi. nama saya Bernard.TUHAN YESUS MEMBERKATI & Bunda maria selalu menuntun anda pada putraNYA Reply 16. “Tanggapan dari OMK yg mendalami Psikologi Tarot ” Masih banyak orang yang menganggap bahwa tarot sebagai hal yang mistik atau berkaitan dengan supranatural.ada pertanyaan yg saya ajukan dimana saya dan teman-teman paroki tidak dapat menjawab beberapa hal dalam paroki kami.paroki Roh Kudus. Saya mengucap syukur dan berterimakasih atas Web Katolisitas. . Sehingga tarot dapat digunakan sebagai sarana konsultasi. Salam. Seringkali orang mengkaitkan tarot sebagai media meramal masa depan. Mohon penjelasannya dan Tuhan Memberkati. yang membingkai tarot dalam sudut pandang psikologi atau Tarot Psikologi menyatakan bahwa tarot sebagai suatu hal yang alamiah serta ilmiah. terapi atau membantu untuk mendapatkan pencerahan diri dari pikiran bawah sadarnya.Ul 18 :10-12 ) dan seperti tiruan dari Karunia Roh Kudus yang “mirip” dengan Sabda Pengetahuan /Word of Knowledge dan Nubuat .perkenalkan. Dan tidak sedikit orang yang menganggap tarot sebagai hal yang tidak ilmiah. tidak bisa dipercaya dan cuma kebetulan saja. Spirit yang dibawa dalam tarot psikologi adalah tarot yang digunakan sebagai sarana berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar.kami memberi nasihat pada OMK ttp tidak dihiraukan. Betulkah demikian ??? Bagi kami. 2010 at 1:16 pm Kepada Ytk : Tim Katolisitas. Bernard. 1 Bernard says: December 8.berasal dari Surabaya. hanya permainan. Kami secara pribadi tidak menyetujui krn kami melihat hal ini spt ramalan dimana tertulis dalam KS ( bdk.

hal itu merupakan ‘kebetulan yang bukan kebetulan’ yang oleh Jung diungkapkan sebagai synchronity atau sinkronitas bahwa segala sesuatu saling berhubungan dengan sesuatu yang lain. terapis atau konselor juga dapat melihat bagaimana dinamika yang terjadi dalam pikiran bawah sadar. dari self. Terapis atau konselor dapat melihat tingkat kesadaran klien. self dan shadow.yang diturunkan dari generasi ke generasi. sehingga terapis / konselor dapat memberi kesadaran baru dalam ketidaksadarannya. Seperti misalnya figur Ibu digambarkan sebagai ratu. gagasan atau kebijaksanaan yang bersifat universal. Dan kartu tarot merupakan sistem simbol yang merepresentasikan dari archetype yang mewakili isi ketidaksadaran manusia. ramalan hanyalah akibat dari sebuah sebab dalam dinamika pikiran bawah sadar. menggambarkan kebutuhan serta bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut. dalam tarot psikologi berkeyakinan bahwa masa depan masih bisa berubah. Bagi kami. higher self menuju ke spiritual self dalam rangka menuju keutuhan diri. khususnya dari ketidaksadarannya yang mempengaruhi 88% dari sikap dan perilakunya. anima – animus. karakter atau kecenderungan seseorang dalam mempersepsi pengalaman. Sehingga tidak heran bila kartu tarot dapat digunakan untuk mengungkap dari isi ketidaksadaran manusia. Disamping itu. Menurut pakar psikologi. Ketidaksadaran kolektif memuat nilai. Sehingga ketika kartu tarot yang terbuka sesuai dengan keadaan klien. yaitu dengan pemberian sugesti : “setelah ini kamu akan…” atau sebuah ramalan masa depan yang pasti terjadi dan klien hanya menunggu masa itu terjadi. Terapis atau konselor dapat melihat pola – pola dalam pikiran bawah sadarnya dalam mempersepsi dan merespon sesuatu yang dapat menghasilkan akibat tertentu. yang selanjutnya dapat melihat pola sebab akibat dalam pikiran bawah sadar klien. dengan kartu tarot kita dapat melihat program apa yang salah dalam pikiran bawah sadarnya. sehingga menghasilkan out put atau akibat atau masa depan yang berbeda menjadi lebih baik. yang kesemuanya mewakili dari ketidaksadaran manusia. yang bersifat universal. yang terkoneksi dengan ketidaksadaran kolektif. Carl Gustav Jung (1875 – 1959) menyatakan bahwa setiap manusia memiliki ketidaksadaran kolektif. figure ayah digambarkan sebagai raja. Semuanya merupakan bagian dari archetype manusia. Dan melalui inilah budaya – budaya jaman dahulu serta seseorang mengakses alam semesta terhadap kebijaksanaan universal. Sehingga. keseimbangan digambarkan di kartu kesederhanaan dan seterusnya. kebijaksanaan digambarkan sebagai ahli tafsir agama. Banyak orang yang mengartikan akibat tersebut merupakan ramalan yang mesti terjadi. sepanjang seseorang mau merubah dirinya sendirinya. Didalam ketidaksadaran kolektif memuat archetype yang memuat tentang tema.Sehingga tarot psikologi menafikkan tarot digunakan untuk meramal. Pada archetype memuat persona. pengorbanan digambarkan sebagai laki-laki tergantung. padahal tidak. . dimana melalui hal itulah manusia saling terhubung satu sama lain.

Dengan kartu tarot. dengan berkomunitas. Pr. Bp. Herry Zudianto. kami mengkolaborasikan seni wacana tarot dengan teknik hipnosis yang kami beri nama hipno – tarot. says: January 7. sehingga dapat melengkapi dan menindaklanjuti ketika terapis atau konselor telah mengetahui dan mengevaluasi bersama program pikiran yang salah dalam ketidaksadarannya melalui kartu tarot. Karena teknik hipnosis terbukti efektif untuk mereprogramming pikiran bawah sadar manusia menjadi lebih baik. sehingga nantinya out put yang dihasilkan juga lebih baik.Selain itu. therapist dapat melihat dinamika ketidaksadaran seseorang yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti dengan teknik serta script sugesti hipnosis yang sesuai dengan keadaan bawah sadarnya. Berkaitan dengan hal tersebut kami ingin berbagi hal tersebut melalui pelatihan sertifikasi tarot psikologi.MM di Jogyakarta (sebelumnya bernama Association of Diviner Tarot Indonesia) Reply o 1. Selain itu. Walikota Jogjakarta. mempergunakan sarana- . yang dapat dipergunakan untuk sarana konsultasi. agar dengan bijaksana menempuh kehidupan hanya berpegang pada akal sehat sebagai perwujudan iman. SE.1 Romo Yohanes Dwi Harsanto. terapi atau membantu untuk mendapatkan pencerahan diri dari pikiran bawah sadarnya. Pelatihan ini sangat patut menjadi referensi bagi orang – orang yang mendedikasikan diri sebagai terapis. Nama Perkumpulan : Asosiaisi Tarot Nusantara Indonesia (ATNI) Berdiri : Tanggal 07 Juli 2007 dan dituangkan pada akte Notaris no 4/2007 tanggal 5 Nopember 2007 dihadapan Notaris Asnahwati H Herwidhi SH dikukuhkan oleh Bp. pelatihan ini sangat penting bagi orang – orang yang ingin mencerahkan dirinya untuk semakin lebih baik. 2011 at 4:46 pm Salam Bernard. H. Bunda Gereja dengan hati-hati memperingatkan putra-putrinya. konselor atau pendidik. bahkan sebagai sarana komunikasi dengan pikiran bawah sadar Anda di segala bidang kehidupan Anda.

Indonesia Senin. secara akal sehat. Bagaimana mungkin berdialog dengan alam yang tidak disadari? Lagi pula. alam bawah sadar hanya bisa diangkat ke alam sadar dengan cara menyadarinya secara jernih. serta mengindahkan keadilan. Hendaknya dengan wajar mengacu pada nasihat Santo Paulus dalam menilai gerak kecenderungan suatu hal agar dipimpin oleh Roh yang baik yang akan menghasilkan buah-buah roh yang baik pula ( Galatia 5:16-26).42 0 komentar . sehat dan wajar pula. sehingga kehilangan daya kreatif untuk mengasihi Tuhan dan sesama. menelitinya dengan refleksi diri dan didoakan. bagaimanapun. bisa dibahayakan oleh kecenderungan membatasi (men-cap) dirinya sendiri sesuai hasil ramalan tersebut.sarana yang secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan. Metodenya bukan dengan berdialog dengan alam bawah sadar. dan bahkan bisa saja kehilangan kesadaran bahwa dirinya pribadi unik yang dikasihi Tuhan. Marilah menjadi dewasa. Salam Y Dwi Harsanto Pr Reply Archdiocese of Makassar. Gereja Katolik memiliki kegiatan yang sudah teruji dalam membantu banyak Orang Muda Katolik menuju pribadi yang dewasa dan bertanggung jawab. namun dengan cara refleksi untuk pengenalan diri di hadapan Allah dan sesama dalam terang Sabda Tuhan. kepantasan pergaulan dan budaya. sehat dan wajar dengan cara dewasa. pribadi manusia tidak bisa disederhanakan dengan pengelompokan kode atau simbol tertentu karena manusia itu dinamik dan mampu menggunakan kebebasannya secara bertanggung jawab dalam situasinya yang nyata. Dan yang lebih penting. Orang tetap wajib terbuka terhadap segala yang akan terjadi di masa depan dengan cahaya iman harapan dan kasih Allah. Orang yang percaya pada hasil ramalan (dan kartu tarot). Menurut ilmu psikologi yang saya terima. bagaimanapun. manusia itu multidimensi dan dilingkupi misteri kasih Allah sendiri. Pandangan pribadi saya sebagai berikut. yaitu retret pengenalan diri. 23 Maret 2009 Selamat Paskah 2009! 1 pukul 09.

4 no. 18 Maret 2009 Memahami dan Menjalankan Inkulturasi secara Benar . 19 Maret 2009 Cover Koinonia vol.Kamis.20 0 komentar Rabu. 2 pukul 09.

penyembahan). colere. Munas IX UNIO Indonesia yang berlangsung di Makassar dan Tana Toraja. di(atas) atau menunjukkan ke mana sesuatu bergerak: ke. khususnya di Toraja. yaitu ‘akulturasi’ dan ‘enkulturasi’. Khusus untuk Keuskupan kita. cultum (= menanami. Pemahaman yang tepat mengenai inkulturasi akan membantu kita menjalankan upaya tersebut secara benar. Sebagaimana mungkin kita masih ingat. Munas tersebut mengambil tema “Menemukan Benih-Benih Sabda di Toraja”. ke dalam. tanah pertanian. pemujaan. ‘Inkulturasi’ sebagai proses pengintegrasian pengalaman iman Gereja ke dalam suatu . memelihara. colui. Dalam antropologi kebudayaan terdapat dua istilah tehnis yang berakar kata sama. ke atas). tampaknya dari gabungan semua arti tersebutlah kata cultura mendapatkan arti kebudayaan. Dari kata kerja ini berasal kata benda cultura (=pengusahaan. jelaslah istilah tersebut berasal-usul dari bahasa Latin. Dibentuk dari kata depan in (menunjukkan di mana sesuatu ada/berlangsung: di(dalam). ke arah. menjadi pendorong bangkitnya semangat menggumuli upaya inkulturasi secara lebih serius. Maka “inculturatio” secara harafiah berarti “penyisipan ke dalam suatu kebudayaan”. inkulturasi diajukan sebagai suatu tugas bagi Gereja. 4-10 Agustus 2008 yang lalu. I. mengolah. dan kata kerja colo. menghormati. menyembah. Di banyak tempat orang berbicara dan mengupayakan inkulturasi.PENGANTAR Pasca Konsili Vatikan II (1962-1965) ‘inkulturasi’ menjadi salah satu istilah yang populer dalam lingkungan Gereja Katolik. mendiami. penanaman. Sedangkan ‘enkulturasi’ menunjuk pada proses inisiasi seorang individu ke dalam budayanya. sungguh dibutuhkan pemahaman yang tepat mengenai apa itu ‘inkulturasi’. mengerjakan. Dan. APA ITU ‘INKULTURASI’ Asal-Usul dan Arti Istilah Walaupun kata “inculturatio” tidak terdapat dalam bahasa Latin klasik. pendidikan. lebih dari itu. beribadat). penggemblengan. ‘Akulturasi’ sinonim dengan ‘kontak-budaya’. yaitu pertemuan antara dua budaya berbeda dan perubahan yang ditimbulkannya. Agar upaya tersebut tidak melenceng.

AG. Perbedaan itu pertama-tama terletak di sini. khususnya berkat kegiatan dua rasul besar. 2:1-41) dipandang sebagai hari kelahiran Gereja. ketika menjadi Kristen. yang dengannya Gereja menjadi bagian dari sebuah masyarakat tertentu (bdk. Peristiwa Pentakosta (Kis. “Paulus pergi berdiri di atas Areopagus dan berkata: ‘Hai orang-orang Atena. mengarahkan. bahwa Gereja tidak terikat pada suatu budaya tertentu. II. aku lihat. Karena itu. Sebab yang dimaksud dengan ‘inkulturasi’ ialah proses yang dengannya Gereja menjadi bagian dari budaya tertentu. apakah orang bukan-Yahudi yang menjadi Kristen harus mengikuti adatistiadat yang diwariskan oleh Musa (budaya Yahudi) atau tidak? Di sini terjadi pro-kontra yang tajam. melainkan juga sebagai unsur yang memperkaya Gereja sejagat. seseorang dari budaya manapun. . Keputusan Konsili Yerusalem ini sangat penting bagi kehidupan dan perkembangan Gereja selanjutnya. Dapat dipahami bahwa permenungan teologis sekitar hal ini belum sangat berkembang dalam Perjanjian Baru. proses inkulturasi itu bukan sekedar suatu jenis ‘kontak’. Gereja dapat ber-inkarnasi dalam semua budaya yang baik. Segera saja Gereja yang baru lahir itu digoncang oleh sebuah persoalan besar. itulah yang kuberitakan kepadamu” (Kis. Paulus menemukan tanda kehadiran Allah secara tersembunyi dalam budaya-religius Yunani. bahwa dalam segala hal kamu sangat beribadah kepada dewa-dewa. sunat dan larangan makanan tertentu bagi orang Kristen keturunan bukan-Yahudi tidaklah diwajibkan (lih. Keputusan ini menegaskan. Para penganut pertama Kekristenan adalah orang-orang Yahudi. 15:1-34). melainkan juga menjadi kekuatan yang menjiwai. DASAR KITAB SUCI DAN AJARAN GEREJA Landasan Biblis Inkulturasi Kekristenan lahir dalam lingkungan budaya Yahudi. Apa yang kamu sembah tanpa mengenalnya. tidak perlu meninggalkan budayanya. aku menjumpai juga sebuah mezbah dengan tulisan: Kepada Allah yang tidak dikenal. Kecuali itu. tidak hanya di dalam kebudayaan tersebut. Kis. 42). Demikian juga ‘inkulturasi’ berbeda dari ‘enkulturasi’. Sebab ketika aku berjalan-jalan di kotamu dan melihat-lihat barang-barang pujaanmu. Konsili ini memutuskan. sejauh unsur budaya tersebut tidak bertentangan dengan iman Kristiani. dan dengan demikian menciptakan suatu kesatuan dan ‘communio’ baru. Sebab Gereja “berkaitan dengan misi dan hakekatnya. dan memperbaharui kebudayaan bersangkutan. Ketika berada di Atena. dan bukan sekedar inisiasi seorang individu ke dalam budayanya. tentu saja berbeda dari ‘akulturasi’. Definisi ‘Inkulturasi’ ‘Inkulturasi’ ialah: pengintegrasian pengalaman Kristiani sebuah Gereja lokal ke dalam kebudayaan setempat sedemikian rupa sehingga pengalaman tersebut tidak hanya mengungkapkan diri di dalam unsur-unsur kebudayaan bersangkutan. 17:16-34 memberikan landasan teologis yang cukup jelas. Tetapi selanjutnya Kekristenan mulai berkembang di kalangan bangsa-bangsa lain.budaya tertentu. tidak terikat pada suatu bentuk budaya tertentu” (GS. 10). Persoalannya. bahwa hubungan antara Gereja dan sebuah budaya tertentu tidak sama dengan kontak antar-budaya. bahwa peraturan Yahudi tentang kenajisan. melainkan sebuah penyisipan mendalam. 17:22-23). Tetapi Kis. Paulus dan Barnabas. Untuk membicarakan persoalan ini diadakanlah Konsili para Rasul di Yerusalem (sekitar tahun 50 AD).

“apa pun yang baik. yang terjadi pada dua sisi.Ajaran Gereja Penemuan Paulus di atas menjadi salah satu pusat permenungan teologis pada masa selanjutnya. namun berkat rahmat ilahi berusaha menempuh hidup yang benar. De Civitate Dei. yang terdapat pada mereka. TAHAP-TAHAP INKULTURASI Kembali pada definisi “inkulturasi” yang sudah diberikan di atas. 22). Atas dasar itu. yang terdapat tertaburkan dalam hati dan budi orangorang. Konsili Vatikan II sesungguhnya telah memberi peringatan yang sama dalam kata-kata yang berbeda. dari kebijaksanaan dan ajaran mereka. Dengan demikian.17: PL 41. khususnya Gereja-Gereja muda. 17:25-28). karena Ia memberi semua kehidupan dan nafas dan segalanya (lih. yaitu: (1) pengintegrasian iman dan hidup Kristiani ke dalam budaya yang . Konsili Vatikan II mengetengahkan tema inkulturasi sebagai suatu tugas bagi Gereja. lih. Posisi para Bapa Gereja ini diambil alih dan dikembangkan secara matang dengan mengetrapkannya pada semua budaya dan agama bukan-Kristiani oleh Konsili Vatikan II (lih. bahwa “rencana keselamatan (Allah) juga merangkum mereka. di antara mereka terdapat terutama kaum Muslimin…Pun dari umat lain. atau dalam adat-kebiasaan serta kebudayaan-kebudayaan yang khas para bangsa. tidak jauhlah Allah. 17. misalnya. segala sesuatu. 16). disingkat NA). Yustinus (meninggal sebagai martir antara 163-167 AD) dan Clemens dari Alexandria (meninggal 215 atau 216 AD). di jaman para Bapa Gereja (abad ke-2 s/d ke-8). Penegasan Konsili Vatikan II sangat jelas. kita melihat bahwa keseluruhan proses inkulturasi itu merupakan suatu pengintegrasian.16 dan khususnya Deklarasi “Nostra Aetate” tentang Hubungan Gereja dengan Agama-Agama Bukan-Kristiani. benar-benar dapat melandaskan suatu “persiapan untuk Injil” (praeparatio evangelica). Agustinus. dan sebagai Penyelamat menghendaki keselamatan semua orang (lih. 1 Tim. “Gereja-Gereja itu meminjam dari adatistiadat dan tradisi-tradisi para bangsanya. menurut Eusebius dari Kaisarea. 9. yaitu agar dicegah “semua bentuk sinkretisme (pencampuradukkan) dan partikularisme yang keliru” (AG. 1975). oleh Gereja dipandang sebagai “persiapan Injil” (LG. dengan tidak kurang tegas mengingatkan agar tetap dijaga kesetiaan kepada Injil. yang mencari Allah yang tak mereka kenal dalam bayangan dan gambaran. LG. untuk memperjelas rahmat Sang Penebus. Paus Paulus VI kembali secara tegas menekankan lagi mandat inkulturasi ini dalam tugas pewartaan. 22). Sebab apa pun yang baik dan benar. 2:4)… Penyelenggaraan ilahi tidak menolak memberi bantuan yang diperlukan untuk keselamatan kepada mereka. yang mengakui Sang Pencipta.646). dari kesenian dan ilmu pengetahuan mereka. untuk mempermalukan setan dan demi kebahagiaan manusia” (AG. dan untuk mengatur hidup kristiani dengan saksama” (AG. Dan ini semua. menemukan hadirnya “benih-benih Sabda” dalam filsafat Yunani. di lain pihak. bukan hanya tidak hilang. Dalam Ajakan Apostolik Evangelii Nuntiandi (8 Des. diangkat dan disempurnakan demi kemuliaan Allah. Kis. Namun. 63). juga LG. “Evangelisasi menghadapi risiko kehilangan kekuatannya dan sekaligus lenyap apabila seseorang mengosongkan atau memalsukan isinya dengan dalih menerjemahkannya” (EN. melainkan disembuhkan. yang tanpa bersalah belum sampai kepada pengetahuan yang jelas tentang Allah. 19. yang dapat merupakan sumbangan untuk mengakui kemuliaan Sang Pencipta. III.

Gereja semakin mengasimilasikan diri pada kebudayaan setempat. karena salah paham akibat perbedaan budaya. dan khususnya ketika para klerus atau imam pribumi makin berkembang. Dalam proses menuju integrasi bersisi-dua tersebut dapatlah dibedakan tiga tahap utama. Pastor?” Pastor merasa tersinggung. Di sini dibutuhkan kecermatan memadai demi mencegah “setiap bentuk sinkretisme dan partikularisme yang keliru”. Tahap Asimilasi Ketika semakin banyak penduduk setempat menjadi anggota Gereja. pandangan asli Timur tidak melihat manusia sebagai pusat melainkan bagian dari alam. sedang orang Timur berdasarkan obyek yang dipandang. Pastor”. Karena itu dibutuhkan pedoman umum praksis berikut: a. sapaan tersebut sama dengan ucapan “Selamat malam.Tahap Terjemahan Ini tahap awal. Dan ini tentu mempunyai dampak luas dalam kehidupan sosio-religius masyarakat Timur. kesenian. Cerita lain. 2. Para misionaris dan umat Kristiani setempat mengasimilasikan unsur-unsur budaya satu sama lain. sebagai berikut: 1. karena sebagai orang Barat beliau menganggap anak itu mau mencampuri urusannya. Padahal di daerah itu. dll) diambil alih ke dalam kehidupan Gereja. Gereja dengan sendirinya semakin berasimilasi pada budaya masyarakat sekeliling. Dengan ramah anak pastoran itu menyambutnya dengan kata-kata. upacara atau pesta. muncul dari tahap awal ini.bersangkutan. terjemahan dipersiapkan. Walau diupayakan penyesuaian-penyesuaian kecil. simbol-simbol. Anak itu menunjukkan sisi kanan dan sisi kiri persis terbalik dari yang dipikirkan Pastor. dan menjadi seorang Kristiani seringkali berarti meninggalkan budayanya sendiri. berkontak dengan sebuah kebudayaan baru. saat beliau tiba kembali di pastoran dari mengunjungi orang sakit. Inilah tahap yang kritis. simbol-simbol. upacara atau pesta. Pada tahap pertama ini berlangsung proses akulturasi (perjumpaan dua budaya berbeda). seorang anak pembantu pastoran suatu malam bukan kepalang terperanjat ketika dimarahi oleh Pastor. Gereja toh mempunyai pandangan asing. sementara mengajar di kelas sebuah SD. seorang Pastor misionaris meneriaki seorang anak sebagai tolol. Memang. sambil memperkenalkan pesan dan hidup Kristiani dalam wujud budaya lain. Tidakkah di sini terungkap perbedaan pandangan yang lebih mendalam menyangkut hubungan manusia dan kosmos? Sementara orang Barat cenderung menganut paham antroposentrisme (manusia merupakan pusat dari alam). dll) ke dalam penggunaan gerejawi. Banyak unsur dari kebudayaan setempat (ritus. melalui para misionaris asing. Sejumlah cerita kecil aneh rada lucu. “Dari mana. perlulah: (1) . orang Barat menentukan sisi kanan dan kiri berdasarkan subyek yang memandang. sebagaimana sudah dikemukakan di atas. Metode Tiga Langkah Dalam mengambil alih manifestasi-manifestasi budaya dan keagamaan setempat (ritus. Misalnya. Beliau meminta anak itu menunjukkan mana sisi kanan mana sisi kiri dari sebuah lukisan yang tergantung di dinding. di mana para pelaku utama adalah mereka yang berasal dari budaya setempat. dan (2) pengintegrasian sebuah ungkapan baru pengalaman Kristiani ke dalam kehidupan Gereja semesta. di mana Gereja. yang berbeda dari masyarakat Barat. Pada tahap ini proses inkulturasi yang sesungguhnya mulai.

lalu (2) menerima yang baik atau yang sudah dimurnikan. berkat cahaya Injil. Mereka tahu matahari itu ciptaan Tuhan. refleksi teologis membutuhkan data antropologis dan sosiologis setempat. sementara tetap utuhlah tempat utama Takhta Petrus. bagaimana melestarikannya dan membuatnya tetap relevan di tengah arus perubahan dan perkembangan teknologis yang semakin cepat. Dibutuhkan Telaah Sosiologis-Antropologis dan Teologis Jelaslah metode 3 langkah di atas harus didukung oleh refleksi teologis yang andal. Kitab Suci sendiri tidak mencatat hal itu. hari kelahiran Yesus Kristus pada 25 Desember. Oleh karena itulah dibutuhkan penelaahan antropologis dan sosiologis setempat. lalu 25 Desember diterima (langkah kedua).pertama-tama diusahakan memurnikan manifestasi-manifestasi tersebut dari unsur-unsur takhyul dan magis. Data itu terutama menyangkut apa makna asli dari manifestasimanifestasi budaya dan keagamaan yang ingin diambil alih ke dalam kehidupan Gereja. dan diberi makna baru: peristiwa inkarnasi Terang dunia (langkah ketiga). dengan mengangkatnya ke dalam kepenuhan Kristiani. dan dengan demikian (3) memberi makna baru kepadanya. Bagi orang Kristen Maha Terang yang sesungguhnya adalah Yesus Kristus. kini disebut Natal. Demikianlah akan dimengerti lebih jelas. didoronglah refleksi teologis. Secara historis tanggal kelahiran Yesus Kristus tidak diketahui. untuk – dalam terang Tradisi Gereja semesta – meneliti secara baru peristiwa-peristiwa maupun amanat sabda yang telah diwahyukan oleh Allah. akan mendapat tempat mereka dalam persekutuan gerejawi. yaitu Matahari. disemarakkan dengan tradisi-tradisi mereka. 22). orang Kristen tidak mau menerima Matahari sebagai Mahadewa Terang. yang mengetuai segenap paguyuban cinta kasih” (AG. Begitulah akan terbuka jalan menuju penyesuaian lebih mendalam di seluruh lingkup hidup kristiani. b. cita-rasa kehidupan dan tertib sosial dapat diserasikan dengan tata-susila yang kita terima berkat perwahyuan ilahi. hidup kristiani akan makin sesuai dengan watak perangai serta sifat-sifat setiap kebudayaan. dicantumkan dalam Kitab Suci. bagaimana iman –dengan mengindahkan filsafah serta kebijaksanaan para bangsa – dapat mencari pengertian. dan diuraikan oleh para Bapa serta Wewenang Mengajar Gereja. Dengan cara bertindak demikian segala kesan sinkretisme (pencampuradukkan) dan partikularisme yang keliru akan dielakkan. seperti dikatakan. . Ketika agama Kristen mulai berkembang di wilayah kekaisaran Romawi. hari besar 25 Desember dibersihkan dari unsur takhyul (matahari ditolak sebagai Dewa Terang). dalam kerjasama khususnya dengan tokoh-tokoh dan para ahli adat setempat. Terang Dunia. Konsili Vatikan II menegaskan bahwa untuk mewujudkan inkulturasi secara benar perlulah. Akhirnya Gereja-Gereja khusus baru. Perlu jelas pula seberapa jauh nilai-nilai asli itu masih menjiwai hidup masyarakat setempat sekarang ini. akan ditampung dalam kesatuan Katolik. ialah perayaan Natal. Maka melalui metode 3 langkah di atas hari besar 25 Desember diambil alih ke dalam penggunaan Gereja: merayakan peristiwa inkarnasi Sang Sabda. Sebagaimana nyata dari kutipan di atas. Diketahui bahwa pada tanggal 25 Desember itu aslinya dalam kekaisaran Romawi dirayakan sebagai hari besar Mahadewa Terang. dan tradisi-tradisi khusus beserta bakat-bawaan setiap keluarga bangsa-bangsa. Pada langkah pertama. Sebuah contoh klasik demi lebih menjelaskan metode tiga langkah ini. “bahwa di setiap kawasan sosio-budaya yang luas. dan bagaimana adat-kebiasaan.

(Rome): 1-56. dlm.. AG. Crollius. SJ 1982 “Inculturation and the Challenges of Moderrity”. tahap transformasi. Kita dituntut untuk terus-menerus memperdalam dan memperluas pemahaman kita. dlm. terus-menerus berkembang. V.Dalam refleksi teologis. langkah demi langkah. Tahap Transformasi Apabila proses asimilasi itu berjalan baik. dengan harapan lebih mudah diikuti dan dipahami. I. Working Papers on Living Faith and Cultures. harus ditafsirkan dalam terang Kitab Suci dan tradisi Gereja. Kebanyakan telah diberikan dalam tulisan-tulisan saya sebelumnya. SJ. Id. Inculturation. 646. Ekspresi khas pengalaman Kristiani ini pada gilirannya memperkaya. Semoga lewat upaya inkulturasi. (Rome): 1-18. ed. maka lama-kelamaan iman Kristiani akan tertanam dan mulai berfungsi normatif dalam memberi orientasi baru pada kebudayaan bersangkutan. termasuk di KOINONIA. ed. 1984a “What is so new about inculturation?”. 9). V. Sang Sabda yang telah menjelma lebih 2000 tahun lalu ke dalam budaya Yahudi.17. Working Papers on Living Faith and Cultures. maupun Gereja Katolik semesta. (Rome): 33-54. . 17. dlm. De Gasperis. melainkan juga pada bidang refeleksi iman (teologi) serta pada bidang sikap dasar dan praksis iman (spiritualitas). PENUTUP Sebagian besar yang dikemukakan dalam tulisan ini bukanlah hal baru. tidak hanya pada bidang pengungkapan eksternal (seperti bentuk-bentuk liturgi dan ibadat).. 1983 “Continuity and newness in the Faith of the Mother Church of Jerusalem”. Pada tahap ini kita akan menemukan terbentuknya sebuah komunitas Kristiani baru.. untuk mempermalukan setan dan demi kebahagiaan manusia” (LG. Agustinus. Working Papers on Living Faith and Cultures. Inculturation. Id. khususnya nilainilai yang terkandung di dalamnya. Marcello de Carvalho. semakin berinkarnasi pula ke dalam budaya kita. antara lain dengan banyak membaca. baik eksistensi budaya yang bersangkutan sendiri. “demi kemuliaan Allah. PL 41. Inculturation. manifestasi-manifestasi budaya dan keagamaan...ed. dlm. Ary Roest. Hanya di sini dicoba disajikan secara lebih runtut. Inilah tahap ke-3 dalam proses inkulturasi. AR Crollius. 19. sebuah “communio” yang memiliki kekhasan dinamis. SJ 1984 “Inculturation and the meaning of culture”. De Civitate Dei. Perlu disadari bahwa tugas inkulturasi bukanlah pekerjaan yang sederhana dan mudah. Awal Maret 2009 + John Liku-Ada’ Bibliografi Terbatas Azevedo. SJ. Makassar. Francesco Rossi.

V. no. AR Crollius. dlm. Reposisi relasi Negara dan Agama dalam masyarakat plural. Sarana Karya Perutusan Gereja. 1965 Deklarasi “Nostra Aetate” tentang Hubungan Gereja dengan Agama-Agama BukanKristiani. 1984 “Inculturation and the Specificity of Christian Faith”. Theodorus 1989 Evangelium und Tongkonan. 4:2-5. (Jakarta-Yogyakarta). 2008b “Menurut kamu. ed. 3. Liku-Ada’. (Rome): 19-69. SJ. 3. ed. . siapa Aku ini?”. ed. Konsili Vatikan II 1964 Konstitusi Dogmatis “Lumen Gentium” tentang Gereja. III. M. 2008d “Perjumpaan paham Allah dalam Kekristenan dan Aluk To Dolo dalam konteks Pancasila”. SAWI. KOINONIA. Sunarko. ed. OFM. vol. vol. (KKM-KWI & KKI. A. Thēoneste. SJ. Mali. Crollius. no. Perjumpaan Pancasila dan Kristianitas. Jakarta): 107-114. Eddy Kristiyanto. (Dissertatio ad Doctoratum. John 2008 “Dari Munas IX UNINDO: Kristenisasi Budaya Toraja atau Torajanisasi Iman Kristen?” dlm. (Ammersbek bei Hamburg). (Rome): 21-29. dlm. Menyapa Bumi Menyembah Hyang Ilahi. OFM – A. SJ. (Bantul-Yogyakarta): 151-220. Working Papers on Living Faith and Cultures. with a View to an Inculturated Authentic Christian Spirituality of Solidarity. Menemukan Wajah Toraja Yesus”. No.. eine Untersuchung über die Begegnung zwischen christlicher Botschaft und der Kultur der Toraja.. 16-17. Romae). John 1986 Towards a Spirituality of Solidarity.AR. Working Papers on Living Faith and Cultures. 3: 2-5. dlm. Inculturation. 21. Media Gereja Lokal KAMS. Komisi Teologi KWI. a Study of Sa’dan-Torajan Solidarity in the Light of “Gaudium et Spes”. Tinjauan Teologis atas Lingkungan Hidup. eds. (Yogyakarta): 71-101. John Liku-Ada’ 2006 Dialog antara Iman dan Budaya. aa. 2008a “Manusia dan Lingkungannya dalam Falsafah Religius Toraja”. dlm. KOINONIA. Nkéramihigo. 2008c “Perjumpaan Injil dan Budaya: Inkulturasi Iman”. Media Gereja Lokal KAMS. Kobong. Liku-Ada’. 1965a Dekrit ”Ad Gentes” tentang Kegiatan Misioner Gereja. dlm. Inculturation. Pontificia Universitas Gregoriana.

P. Komisi Kerasulan Awam mengajak umat katolik untuk melihat politik bukan sebagai sesuatu yang dihindari melainkan sebagai bentuk tanggungjawab untuk mengembangkan hidup bersama. STK Pradnyawidya. Paus 1975 Ajakan Apostolik “Evangelii Nuntiandi” tentang Evangelisasi dalam Dunia Modern. (Skripsi. serta berbagai macam cara yang digunakan untuk mendapatkan kekuasaan. Politik menjadi kotor karena di dalamnya sering kali terjadi berbagai intrik-intrik negatif antara lain: suap. Itulah gambaran pandangan awal yang sebagian besar ditemukan di tengah kaum beriman katolik. pukul 07. Komisi Kerawam mengajak umat sungguh menghayati bahwa kegembiraan dan harapan. (Roma): khususnya 170 dsl. Paulus VI. duka dan kecemasan orang-orang zaman sekarang. Terdorong oleh situasi seperti itu. a Patristic View of Non-Christian Religions. terutama kaum miskin dan siapa saja . Yogyakarta). Saldanha. dan Kevikepan Makassar untuk mengembangkan Keterlibatan Politik Kaum Awam Politik itu adalah sesuatu yang kotor. Kevikepan Luwu.Paniki-Siman.46 1 komentar Merasul Melalui Politik Kunjungan Komisi Kerawam ke Kevikepan Toraja. Sacra Congregatio de Propaganda Fide 1977 Annuario 1976 (1). (LAS-Roma). 1974 Korban. sesuai dengan anjuran Konsili Vatikan II. saling menjatuhkan dan menjelekkan. Untuk itu. Politik pertama-tama hendaknya dipahami sebagai sebuah panggilan bagi kaum awam untuk merasul di tengah dunia untuk memberitakan kabar gembira keselamatan atau yang menghadirkan kerajaan Allah. Chrys 1984 Divine Pedagogy.

akan tetapi ketika berada di lingkungan Gereja mereka sepakat untuk tetap bersatu dan memperjuangkan kepentingan bersama dan kepentingan Gereja. merupakan kegembiraan dan harapan. Umat Katolik harus menjadi kelompok minoritas kreatif di tengah kelompok mayoritas sebagaimana konteks sosial yang terjadi di Kevikepan Luwu. Komisi Kerasulan Awam juga mengadakan kunjungan untuk melaksanakan animasi di Kevikepan Luwu pada tanggal 31 Januari – 01 Februari. Ajakan seperti ini ternyata mendapatkan tanggapan yang demikian positif dari dari setiap kunjungan yang dilaksanakan di Kevikepan Toraja. memajukan kesejahteraan umum (bonum commune) yang sejati. Komisi Kerasulan Awam juga mengadakan beberapa bentuk . Pengurus Stasi dan Rukun. sosial-budaya. Mereka sepakat untuk mengembangkan prinsip “bersaing di jalanan. menjadi Ketua RT/RW) dan lain sebagainya. Dengan demikian. Pertemuan di Kevikepan Luwu juga dirangkaikan dengan Sosialisai Seruan Pemilu 2009 dari KWI-PGI dan dari Uskup Agung KAMS. Misi tersebut hanya dapat terwujud bila umat katolik secara aktif terlibat dalam pengambilan keputusan menyangkut hidup bersama. Forum ini di ketuai oleh Bpk. Pengurus Kelompok Kategorial dan Ormas. Luwu. Di Kevikepan Makassar.yang menderita. antara lain dalam menjadi legislator dan senator. pemberdayaan ormas.” Para caleg boleh berbeda partai dan boleh berbeda pilihan. Forum ini dimaksudkan untuk membantu umat katolik supaya semakin terlibat untuk memajukan hidup bersama di tengah masyarakat. terlibat dalam hidup bermasyarakat sehari-hari. Selain itu. bersatu di pangkalan. Theo Rosandi dan dibantu oleh kepengurusan inti serta beberapa bidang: sosial-ekonomi. dan Makassar. serta umat katolik yang selama ini banyak terlibat dalam politik praktis di lingkungan partai politik. yaitu membarui tata dunia dgn semangat Injil. Aktivis Paroki. duka dan kecemasan para murid Kristus juga (GS 1). politik tidak lagi sekedar dipahami sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan melainkan terlebih sebagai sebuah bentuk keterlibatan sosial untuk mengembangkan hidup bersama ke arah yang lebih baik. sosial-politik. mewujudkan keadilan dan perdamaian terciptanya kesejahteraan bersama (bonum communae). Keterlibatan tersebut dilandasi oleh adanya misi yang diemban oleh kaum awam. dan lingkungan hidup. Dalam pertemuan tersebut. antara lain: Pendidikan Politik umat menjelang Pemilu 2009 dan Seminar Kebudayaan Toraja pada tanggal 10-11 Maret 2009. semakin disadari perlunya umat katolik hadir dan merasul dengan cara menjadi garam dan terang di tengah dunia. Animasi “Merasul lewat Politik” dimulai di Kevikepan Toraja pada 21 Juni 2009. Hadir pula dalam pertemuan ini beberapa umat katolik yang menjadi calon legislatif dan senator dalam pemilihan umum 2009. Antusiasme itu terungkap dari kehadiran dan keterlibatan yang sangat aktif dari para peserta kegiatan yang umumnya merupakan pengurus Dewan Pastoral Paroki. menerima tanggung jawab yang dipercayakan sekecil apa pun (mis. Sudah beberapa kegiatan yang dibuat oleh Forum ini. Setelah melalui beberapa pertemuan. akhirnya umat katolik di Kevikepan Toraja menindaklanjuti animasi ini dengan membentuk sebuah forum yang disebut Forum Komunikasi Komunitas Katolik Toraja (FKKT).

Proses animasi ini masih akan terus berlangsung sebagai sebuah proses pembelajaran politik yang tidak dibatasi hanya oleh Pemilihan Umum 2009. antara lain: Pertemuan Komisi Kerawam Regio Makassar. Selain itu. masih ada program Komisi Kerawam yang masih akan dilaksanakan dalam tahun ini. . Sementara bagi seluruh umat di Kevikepan Makassar. Sejak dikeluarkannya IMB. Kehadiran mereka semakin membuat pertemuan menjadi lebih dinamis sekaligus terjadinya saling kenal dan sapa antara para calon pemilih dengan calon legislatif dan senator. pertemuan ini juga ternyata menarik minat para calon legislatif dan senator yang beragama katolik untuk hadir. Manado (MAM). Sebagaimana sudah dilakukan di Kevikepan Toraja dan Kevikepan Luwu. Pada awal pendirian Gereja Barru dipakai bergantian bersama umat Gereja Kibait sampai tahun 1996. Selain kehadiran para pengurus DEPAS. direncanakan proses selanjutnya akan dilaksanakan di Kevikepan Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara. Ambon. pertemuan dengan umat ini dimaksudkan sebagai bentuk penyadaran kepada umat agar tidak bersikap apolitis. *** pukul 07. umat Barru mulai membangun gereja secara bahu membahu bersama masyarakat setempat.27 0 komentar Pemberkatan Gereja Stasi Barru Gereja Stasi Barru berdiri tahun 1972 dengan jumlah umat 102 jiwa. Izin Membangun Bangunan (IMB) gereja baru dikeluarkan oleh pemerintah setempat pada tanggal 15 Agustus 1997 dengan nomor IMB: 612/IMB/BR/1997. Rukun.kegiatan animasi: “Merasul lewat Politik”. Bagi para calon legislatif sudah diadakan beberapa kali pertemuan untuk membantu mereka menyadari tanggungjawab sosial yang mereka emban dalam keterlibatan sebagai seorang calon legislatif. Untuk itu. yang pada umumnya berstatus PNS. Wilayah. kegiatan ini dilaksanakan dengan cara berkeliling dari satu paroki ke paroki lain selama bulan Februari hingga Maret 2009. Komisi Kerawam juga membangun kerja sama lintas komisi dengan Komisi Hubungan Antaraagama dan Kepercayaan (HAK) dalam membangun sikap dialogis di tengah masyarakat yang majemuk. Sekaligus pertemuan ini dimaksudkan menjadi sebuah bentuk dukungan Gereja Lokal KAMS terhadap keterlibatan politik umat katolik. Ormas dan Kelompok Kategorial.

John Liku-Ada’ dari pihak gereja dan Wakil Bupati Barru. Arifin Arsyad. Acara peresmian dimulai dengan Misa Kudus yang dipimpin langsung oleh Bapa Uskup Agung Makassar serta didampingi oleh Pastor Paroki St. Rektor Seminari Menengah St.Proses pembangunan Gereja Barru sangat lama. Arifin Arsyad. Saat pemberkatan umat sangat antusias mengikuti proses pemberkatan sampai selesai walaupun hujan deras dan angin kencang disertai kilat tidak mengurangi semangat umat untuk bersyukur kepada Tuhan. Direktur Baruga Kare. Keyakinan inilah yang memotivasi mereka untuk terus membangun hingga berhasil diberkati pada tanggal 11 Januari 2009 oleh Bapa Uskup Agung Makassar. Bapak Uskup Agung Makassar dan Bapak Wakil Bupati Barru serta lagu dan tarian dari berbagai kelompok umat basis. para Pastor konselebran bersama para undangan diundang menuju tenda resepsi untuk mengikuti acara penandatanganan prasasti peresmian Gereja Barru dan resepsi bersama. yakni: 82 jiwa dan 18 KK. P. Usai perayaan puncak Ekaristi. Rudy Kwary Pr. SH dan Kasi Penerangan Agama Islam Barru sebagai Wakil Kakandepag Barru. Acara penandatanganan prasasti dilakukan oleh Bapak Uskup Agung Makassar.30 terpaksa tertunda ke jam 10. H. P. P. Hal itu terlihat dari antusias umat dalam mengikuti perayaan Ekaristi pemberkatan gereja. H. John Liku-Ada’. H. Acara penandatanganan prasasti dan resepsi dihadiri oleh Wakil Bupati Barru. Mgr. Albert Arina Pr. H. Kamril Daeng Mallongi.30 karena rombongan umat dari Kota Parepare dan Pinrang terlambat tiba di tempat perayaan akibat hujan lebat dan terjebak pohon asam yang tumbang menghalangi jalan di Mallustasi. Petrus Rasul Parepare. yakni mulai dari tahun 1997 sampai tahun 2009 karena jumlah umatnya sangat sedikit. Uskup Agung Makassar. Kamril Daeng Mallongi. Walaupun demikian. Sisilia Kota Parepare dan umat Stasi Pinrang. Walaupun alam tidak bersahabat. Drs. Perayaan Ekaristi dimeriahkan oleh koor gabungan St. Misa pemberkatan yang direncanakan jam 9. Willi Welle Pr. Willem Tulak Pr. . SH dari PEMDA setempat serta didampingi oleh utusan Kepala Kantor Departemen Agama Barru. P. Mgr. Petrus Claver Makassar. John Liku-Ada’. tetapi umat yang hadir dalam Misa Pemberkatan Gereja Stasi Barru tetap bersemangat. Sedangkan acara resepsi sangat meriah karena diisi oleh kata sambutan dari Kakandepag Barru. Drs. umat Barru tetap sabar dan percaya bahwa dalam kekecilan itu Tuhan selalu bersama mereka. dan Ekonom Keuskupan Agung Makassar. Mgr.

Sebab Gereja adalah umat Allah (umat beriman. Wakil Bupati dan utusan Kakandepag Barru menyampaikan bahwa pemerintah setempat pada dasarnya mendukung pembangunan rumah ibadat semua agama demi peningkatan iman umatnya serta siap melindunginya dari berbagai ancaman yang mengganggu proses peribadatan menurut keyakinan agama masing-masing. red. Dengan pemberkatan gereja. Cahaya lilin itu akan redup kalau umat Barru sendiri tidak berani memulai melakukan sesuatu dalam karya nyata bagi diri dan sesamanya. Inilah nilai iman yang patut dipertahankan serta disebarluaskan di kalangan Gereja Katolik.23 0 komentar Animasi APP 2009: Gerakan Pemberdayaan Kesejatian Hidup Bersama Umat Beragama Lain Aksi Puasa Pembangunan (APP) tahun 2009 Keuskupan Agung Makassar mengambil tema: “Pemberdayaan kesejatian hidup melalui kebersamaan dengan umat beragama lain dalam perhatian terhadap orang-orang miskin. Proses perumusan tema dan bahan animasi APP 2009 dimulai pada bulan Agustus tahun 2008 . Komisi Pendidikan. Sedangkan Bapa Uskup Agung Makassar. Bapa Uskup mengajak umat Barru untuk memperlihatkan identitas minoritas di tengah mayoritas dengan melakukan hal-hal yang berguna bagi Gereja dan masyarakat agar orang lain bisa melihat cahaya Kristus yang hidup di tengah umat Katolik Barru.*** Penulis: Martinus Jimung pukul 07.Dalam kata sambutan resepsi. Komisi KKI. Pemberkatan Gereja Stasi Barru bukanlah akhir dari perjuangan umat kelompok minoritas di tengah mayoritas.) dan pembangunan gereja harus mulai dari umat itu sendiri. Tugas ini memang berat. Tema APP ini dirumuskan bersama team APP Pleno KAMS yang berintikan Komisi PSE. Selain itu. Karena itu kehadiran pemerintah setempat untuk melayani semua golongan tanpa pilih kasih. Mgr. umat Barru ibarat sebuah ‘lilin kecil’ yang bernyala menerangi sesama yang ada di sekitarnya. Komisi Katekese/Liturgi/Kitab Suci. Maka umat Barru harus diyakinkan bahwa karya pertolongan Tuhan masih mungkin tumbuh di tengah minoritas jika umat Barru berusaha keras dan mampu membangun misi cinta kasih Tuhan bagaikan lilin kecil yang terus menyala di tengah dunia. tegas Bapa Uskup. tak berdaya dan perhatian pada lingkungan hidup untuk kesejahteraan bersama”. Komisi Kepemudaan dan utusan-utusan dari Kevikepan. melainkan awal pembangunan iman yang sesungguhnya. bahwa sesuatu itu akan menjadi luar biasa kalau ada tekad dan kemauan yang kuat dari setiap kaum beriman. tetapi bersama Kristus segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. tegas Bapak Uskup dalam mengakhiri kata sambutannya. John Liku-Ada’ dalam kata sambutannya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada umat Barru yang begitu sabar dan bekerja keras bersama masyarakat setempat serta para donaturnya membangun Gereja Barru hingga pemberkatan. Uskup juga menyatakan syukur kepada umat Barru yang ‘berani’ memulai membangun rumah Tuhan dari kekurangan di tengah kelompok mayoritas. Selanjutnya.

Tujuannya adalah supaya utusan-utusan paroki lebih banyak sehingga dapat terjun langsung ke rukun-rukun atau wilayah. . Selanjutnya kegiatan yang sama dilakukan pada tanggal 21 Januari untuk Paroki Mamajang dan Andalas di aula Paroki Mamajang. Peserta kegiatan ini berjumlah 32 orang. Kelompok dan Sekolah-Sekolah pada bulan Januari 2009. Kegiatan animasi di tiga tempat ini difasilitasi bersama oleh P. Kegiatan ini diikuti oleh 65 orang. Kegiatan ini dihadiri 92 orang dengan peserta terbanyak dari Paroki Kare. Leo Sugiyono. Bone-Bone dan Mangkutana. Pembekalan untuk Paroki Sungguminasa diadakan pada tanggal 16 Februari 2009 diikuti 36 orang. Kemudian pada tanggal 22 Januari 2009 kegiatan pembekalan animator APP diadakan untuk Paroki Kare. bahan untuk Pertemuan OMK. bahan untuk pertemuan Bina Iman Anak dan bahan untuk Pendalaman Iman di Sekolah-Sekolah serta poster-poster APP 2009.lewat rapat-rapat. Toraja. Kegiatan pembekalan ini dilaksanakan di 4 kevikepan yakni Makassar. Fredy Rante Taruk. Bahan Untuk Pertemuan Komunitas Basis. Komisi APP Pleno memandang perlu untuk mensosialisasikan bahan tersebut. Sulawesi Barat. Tello dan Mandai di Baruga Kare. Kegiatan di Sugguminasa ini difasilitasi oleh P. Setelah melewati beberapat tahap akhirnya bahan-bahan tersebut tersedia pada pertengahan Desember 2009. MSC. bahan untuk pertemuan Orang Muda Katolik (OMK) dan bahan untuk pendalaman iman di Sekolah-Sekolah. Luwu. Sementara Kevikepan Sultra sudah mengadakan sosialisasi pada bulan Oktober 2008. Pembekalan dihadiri sekitar 100 orang dan difasilitasi oleh P. Leo Sugiyono. MSC. tanggal 6-7 Februari 2009. Pr selaku Ketua Komisi PSE/APP dan P. MSC selaku Ketua Komisi Kateketik/Kitab Suci/Liturgi. Leo Sugiyono. Sementara itu Paroki Pare-Pare dan beberapa stasi Paroki Soppeng berkumpul di Pare-Pare pada tanggal 18 Februari 2009. Fredy Rante Taruk. Sesuai dengan rekomendasi dari rapat evaluasi APP tahun 2008. bahan untuk Bina Iman Anak/Semika. Kevikepan Luwu secara khusus mengadakan kegiatan pembekalan Animator APP dan aktivis PSE selama 2 hari. khusus untuk kevikepan Makassar diusulkan agar pembekalan animator APP ini diadakan untuk 2 atau 3 paroki berdekatan. Lamasi. Kegiatan ini juga difasilitasi oleh P. Pr. Palopo. Paroki Mariso dan Parok Asisi mengadakan kegiatan pembekalan sendiri. yakni team untuk bahan animasi di Paroki. Saluampak. Pr dan P. Komisi PSE/APP kemudian mengandakan bahan tersebut kemudian didistribusikan ke Paroki-Paroki. Fredy Rante Taruk. Kegiatan ini dihadiri oleh 102 orang yang berasal dari Paroki Padang Sappa. Bahan-bahan yang dikirim ke paroki-paroki adalah. Sesuai dengan kesepakatan di bentuk 4 team untuk mempersiapkan bahan animasi APP 2009. Selain ini Komisi KKI menyediakan satu VCD untuk Bina Iman Anak. Komisi APP kemudian berkoordinasi dengan kevikepan-kevikepan untuk pelaksanaan pembekalan animator APP di tingkat paroki-paroki. Kegiatan pembekalan di Kevikepan Makassar dimulai tanggal 19 Januari 2009 di Aula Katedral untuk Paroki Katedral dan Gotong-Gotong.

Demikianlah serangkaian kegiatan Animasi APP tahun 2009 yang diselenggarakan oleh Komisi APP Pleno. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 17 Februari 2009. Mateus Patton. Pemilu Legislatif/DPD 10 Jumat Agung . Acara 01 Rapat SC Semlok Inkulturasi 03 Misa setahun meninggalnya P. Fasilitator utamanya adalah P. Kegiatan ini dihadiri Paroki Mamuju. Fredy Rante Taruk. Komisi APP juga mengadakan pembekalan untuk Guru-Guru Agama tingkat SD-SMP di wilayah Kevikepan Makassar. HHK dan Bapak Pablius Jurung.18 0 komentar Agenda Bapa Uskup Maret-Mei 2009 Maret 2009 Tgl. dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai Perayaan Hari Pangan Sedunia dan Caritas Makassar. Bonifasius. Messawa dan Baras. Fredy Rante Taruk Pr. yang difasilitasi oleh Fr. Stef Salenda Lebang. Pr bersama dengan anggoat team APP Kevikepan Toraja. Kegiatan ini dipandu oleh P. Bartholomeus Pararak. Juga kepada semua kevikepan dan paroki yang berkenan memberikan kesempatan dan tempat untuk kegiatan APP tahun 2009 ini. Pr dan P. Komisi PSE/APP KAMS pukul 07. Pembekalan untuk Kevikepan Sulawesi Barat diadakan di Mamuju pada tanggal 20-21 Februari 2009. Pr mengadakan pembekalan untuk animator APP dari parokiparoki di Kevikepan Toraja pada tanggal 17 Februari 2009. Acara 02 Rekoleksi Imam dan Misa Pemberkatan Tiga Minyak Suci 07 Hari Imam 09 Kamis Putih. Selain pembekalan untuk Paroki-paroki. Selain membahas materi APP 2009. *** Penulis: P. Pr.Sementara itu. Arie Maitimo 04 Pertemuan Laporan Lengkap Keuangan Munas IX UNINDO 09-10 Semlok Inkulturasi di IKAR Rantepao 14 Pertemuan silaturrahmi dengan YSI 16 Hari Imam 19 Pemberkatan Gedung Serba Guna SMP-SMU Rajawali 21 Misa Pelantikan Dewan Keuangan KAMS 24 Hari Imam 26-27 Seminar di Jakarta 31 Hari Imam April 2009 Tgl. Komisi APP menghaturkan terima kasih kepada semua komisi terkait yang telah terlibat dalam kegiatan Animasi ini mulai dari persiapan bahan sampai pada kegiatan animasi. Team APP Kevikepan Toraja yang dikoordinir P.

00 26 Hari Imam 31 Krisma di Katedral pkl. P. 08.11 Sabtu Suci 12 Paskah 14 Hari Imam 16 Rapat Dewan Konsultor 21 Hari Imam 28 Hari Imam Mei 2009 Tgl.45 24 Krisma Paroki Gotong-gotong pkl. Jinhard Kouwagam 3. Willibrordus Welle Sekretaris : P. Yulis Malli Anggota : 1. SH 4. 08.10 0 komentar Sayap CU Mengepak di Bumi Mekongga .2014: Ketua : P. Carolus Patampang Dilepaskan dari tugas sebagai Pastor Moderator Tim Kepemudaan (termasuk Ormas) Kevikepan Toraja dan asisten tetap di Paroki St. Widartiningsih. Theresia Rantepao. John Theodore 2. 08. P. Acara 05-07 Rapat Dewan Imam 09-10 Ziarah di Soppeng 13-15 Rapat Presidium KWI 16 Pertemuan dengan Pengurus PUKAT Jakarta 17 Paskah PUKAT Jakarta 19 Hari Imam 21 Krisma Paroki Andalas pkl. Dewan Keuangan KAMS masa bakti 2009 . Ernesto Amigleo CICM Wakil ketua : P. 2. Penugasan sementara sebagai Pastor Bantu di Paroki Hati Yesus yang Maha Kudus Katedral Makassar.16 0 komentar Mutasi Personalia KAMS 1. 3. Kunradus Kampo pukul 07.30 pukul 07. Oktafianus Edy Kaniu Diangkat sebagai staf Seminar Menengah St. Petrus Claver Makassar.

30 September 2008 malah diberitakan bahwa di Kelurahan Ulunggolaka. kami berpikir terbentuknya Credit Union di bumi Mekongga hanya angan-angan belaka. Sebelum kami kembali ke Unaaha dan Rm. demikian nama yang dipilih oleh anggota awal yang berjumlah 106 orang. Daerah yang selama ini dikenal sebagai penghasil kakao dan memiliki kekayaan alam yaitu nikel. patut dicatat dalam perjalanan sejarah Bumi Mekongga. dengan total asset 600 juta rupiah. 15 km dari Kota Kolaka diketemukan emas. Unaaha. Tetapi di sisi lain Pastor Paroki. Rintisan pendirian Credit Union di Kolaka melewati tahapan-tahapan yang pada awalnya agak meragukan. Burung ini pula (Mekongga) yang digunakan Lakidende dalam perjalanannya menuju Pulau Padamaran untuk bertapa. CU Mekar Kasih. Tanggal 20 Agustus 2008. Sepertinya Tuhan telah memberikan segalanya bagi manusia. Selanjutnya kunjungan kami kedua di Pomalaa (lokasi PT Antam) dan ketiga di Dawi-Dawi (untuk yang kedua kalinya). Makassar. kami berpesan pada mereka “kalau tidak mencapai anggota 101. didukung anggota Depas. Mekongga artinya burung raksasa yang menyelamatkan tiga suku di Sulawesi Selatan yaitu Suku Makassar. Letaknya persis di bagian “selangkangan” kaki Sulawesi Tenggara dan Selatan. Piet Majina Pr. Kab. Bugis dan Toraja. Fredy ke Makassar setelah sosialisasi CU yang ketiga. Dengan demikian seluruh pengurus dan anggota CU bersama-sama mewujudkan kehidupan yang damai dan sejahtera secara ekonomi di bumi Mekongga. Dengan kondisi yang seperti itu. PT Antam sudah agak lama mengeruk kekayaan alam bumi Mekongga ini. Piet bersama anggota Depas waktu itu.Bumi Mekongga demikian orang menyebut Kabupaten Kolaka. Tetapi di pihak lain ada bahaya masyarakat terbuai dan lupa diri dalam menata hidup jauh ke depan. Credit . nama Kantor Managemen CU Kolaka. “Selamat datang CU di daerah penghasil kakao dan nikel”. “Kasih Mekongga” berupa Kantor Managemen dari TP Kasih Mulia. P. jumlah umat yang hadir sudah semakin banyak. demikian kira-kira harapan P. Alam bumi Mekongga memang menjanjikan sejuta harapan bagi masyarakatnya untuk hidup damai dan sejahtera. Bombana. Namun keraguan kami belum hilang. Fredy untuk sosialisasi hanya dihadiri belasan orang. Pemilihan nama ini sarat dengan makna yang bagi masyarakat Kolaka sudah lama hidup di tengah-tengah mereka. tepatnya di lokasi obyek wisata permandian air panas. “Kasih Mekongga”. Kecamatan Latambaga. Sulawesi Tenggara. Hari ini Credit Union terbang dan hinggap di bumi Mekongga. CU Mekar Kasih adalah burung “mekongga” yang terbang dari Sulawesi Selatan dan kini hinggap di bumi Anoa. semoga tidak hanya sekedar nama tetapi sungguh menjadi sarana penyelamat bagi penghuni bumi Mekongga. Tinggal keuletan dan kesabaran dalam menggali potensi alam. Dalam harian berita Kendari Pos. Ibaratnya. “Kasih Mekongga”. Kunjungan kami pertama di Dawi-Dawi bersama Rm. tetap bersemangat dan tekad yang kokoh untuk menghadirkan Credit Union di bumi Mekongga. Sebelumnya memang sudah lama tersiar kabar tentang ditemukannya emas di Sahi Ite. Wilayah ini terletak tepat pada perbatasan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan. Di lokasi tersebut kini ratusan atau malah ribuan orang mengadu nasib.

Pr. Kantor Manajemen “Kasih Mekongga” d/a. Linus Oge. 8 Maret 2009 menjadi hari yang penuh makna dan cahaya bagi umat Paroki St. karena pada hari itu dideklarasikan pendirian Tempat Pelayanan (TP) Tebar Kasih Credit Union (CU) Mekar Kasih. menekankan bahwa TP Tebar Kasih diharapkan mampu menjadi alat untuk menyejahterahkan umat Paroki Baras dan masyarakat sekitar dalam wilayah Mamuju Utara. sebagai selebran utama sekaligus sebagai Ketua Komisi PSE KAMS yang memfasilitasi Pendirian TP dari CU Mekar Kasih Makassar ini. Matheus Bakolu Pr. Pada saat yang sama turut dilantik Pengurus Kantor Managemen. diresmikanlah Kantor Managemen (KM) “Kasih Mekongga”. 0405-310246 “Tanam Kasih Tuai Sejahtera”. Rm.*** Penulis: P. Yusuf Pekerja Baras di bawah pimpinan Pastor Paroki Baras. tanggal 20 Agustus 2008 lahirlah CU di bumi Mekongga. Pendeklarasian Pendirian TP Tebar Kasih ini sebenarnya telah jauh hari disiapkan oleh Dewan Pastoral Paroki St. Fredy Rante Taruk Pr sebagai Fasilitator. Yusuf Pekerja Baras. Turut hadir. Dalam Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Vikep Sultra. . Berselang tiga bulan kemudian.Union di Kolaka bakalan tidak terbentuk”. berkat doa dan tekad membaja Pastor Paroki bersama umatnya. Umat Baras Menyambut Hari Minggu. Ketua KomisY(PSE KAMS. Wakil Ketua II CU Mekar Kasih. Yan Marcel. Sulawesi Barat. Solo Service Poros Kolaka – Pomalaa Telp. P. di mana sebagai penanggungjawabnya adalah Bartholomeus Katatong dan Nico Bara’ Sombolayuk sebagai Koordinator Tim Inti serta Martinus Wahyudi Eko Prasetyo sebagai staf. Makassar.04 1 komentar CU Tebar Kasih Berdiri. Pastor Fredy Rante Taruk. Pr pukul 07. Yusuf Pekerja Baras. Dalam misa pendeklarasian CU TP Tebar Kasih Paroki St.

Pastor Fredy banyak mengulas tentang makna hidup manusia dan memberikan motivasi untuk perbaikan ekonomi umat melalui pendidikan ala CU.Vius Octavian. Dalam 3 hari lokakarya tersebut telah terdaftar 206 orang anggota dengan aset pertama Rp 1.Pr. Vius Octavian. Kita berharap semua pihak menjadi lebih bertanggung jawab pada diri sendiri dan pada sesama lain. Wakil ketua II: Lorensius Hadum. Ketua PSE KAMS ini menantang umat Paroki Baras untuk tetap bertahan dengan penghasilan dari Sawit di tengah-tengah krisis ekonomi ini. Kosmas Kopong Boro. Para Pengurus diminta untuk sungguh serius menggeluti dan mengawal perjalanan TP Tebar Kasih ini sehingga kelak umat Baras sungguh sejahtera dalam hidup mereka. Yusuf Pekerja Baras. menyiapkan tempat dan peralatan dan sarana lain yang dibutuhkan bahkan semua ibu-ibu dan bapak-bapak terlibat menyiapkan makanan bagi seluruh peserta yang hadir.195. Fredy Rante Taruk. Cita-cita dan impian untuk mandiri dan sejahtera dari umat Paroki St. Koordinator team Fasilitator Pendidikan Dasar adalah P. Wakil ketua I: Kaitanus Malik. umat dan masyarakat Baras harus mampu membuat perencanaan keuangan sekarang dan untuk masa depan. dan maju dalam segala hal. Hadirnya TP Tebar Kasih memang telah menjadi cita-cita dan kerinduan umat di Paroki Baras karena umat merasa sungguh membutuhkan sebuah sarana yang dapat memajukan hidup mereka baik dalam hal ekonomi. pendidikan nilai. pendidikan penyadaran sampai pendidikan politik dan kecintaan pada lingkungan hidup yang harmonis. Persiapan ini telah berlangsung sejak tahun 2007 dan pada Rapat Pleno Rancangan Strategic Planning Depas 2008. Kosmas Kopong Boro. Pr.Pr. dan Bendahara: Yustina Ina Tulit.000. dan Kapelan P.*** Penulis: P. Rencana pendirian ini kemudian ditindaklanjuti lewat sosialisasi CU secara massal dua kali di pusat paroki dan di setiap stasi pada setiap kunjungan periodik mingguan. sejumlah besar umat mendaftarkan diri segera setelah pendirian Tempat Pelayanan Tebar Kasih tersebut. Badan Pengawas terdiri atas: Ketua: P. Banyak hal yang menjadi nilai positif dari hasil pendidikan nilai dan pencerahan selama sosialisasi CU selama ini.Yusuf Pekerja Baras tentu juga menjadi impian semua orang. dan akhirnya berpuncak pada lokakarya Strategic Planning Pendirian TP Tebar Kasih pada 58 Maret 2009. Dalam rangka itu. Anggota: Everistus Fridus Tafoen. Lokakarya yang diadakan di pusat Paroki St. termasuk pada alam lingkungan.-.Pr. Fasilitator lokakarya pendirian TP Tebar Kasih adalah P. Hasil tersebut nampak dalam partisipasi seluruh umat menyukseskan lokakarya tersebut lewat terlibatnya semua umat menyumbangkan dana untuk konsumsi. Sekretaris: Yulius Palete Masiku. Oleh karenanya para pengurus yang terpilih untuk periode 2009-2011 yang terdiri dari: Dewan Pimpinan Ketua: Dominikus Dedu. Yusuf Pekerja Baras ini diikuti oleh 256 orang dari 14 stasi dalam wilayah Paroki St. Seluruh umat sangat antusias mengikuti pertemuan dan mengalami penyadaran akan pentingnya menata ekonomi keluarga.275. Pr dan Bapak Eduar Edy Susanto (Fasilitator CU Kalimantan) serta dibantu oleh Staf CU Mekar Kasih Elsa Brigitha Noviyanthi.Vius Octavian. Pr . Sebagai wujud konkret. bahkan sampai rencana peremajaan sawit yang sekarang berumur di atas 10 tahun.P.. Sekretaris Nicolaus Fahik.

Beliau juga sudah mengabdi di Keuskupan kita ini selama 10 tahun.pukul 06. Dan atas kebersamaan dengannya selama berkarya pada Keuskupan yang kita cintai ini. Vikjen KAMS bilamana mereka hendak ke luar daerah. *** pukul 06. umur yang sudah tidak muda lagi serta usia yang ditetapkan untuk masuk masa pensiun. Namun Om Herman masih akan bekerja pada Keuskupan sebagai tenaga honorer. Namun karena usianya yang sudah mencapai usia 55 tahun.56 0 komentar Profil: Paulus Parinding . kami mengucapkan banyak terima kasih! Kepada keluarga tak lupa kami juga mengucapkan banyak terima kasih. karena dia sadar bahwa yang diantar bukan orang biasa melainkan Pemimpin tertinggi Keuskupan Agung Makassar. Sekretaris KAMS. Om Herman juga suka bercanda dan suka membantu kami jika membutuhkan pertolongannya. Tugas utama Om adalah mengemudikan mobil di kantor Keuskupan. Tuhan memberkati. Sapaan akrab yang sering kami panggilkan kepada saudara kami ini adalah Om Herman Djawa. teristimewa Om Herman senantiasa mengantar Bapa Uskup ke mana saja. Frans Nipa. Puji Tuhan para Pastor senantiasa merasa aman sepanjang jalan bersama Om Herman. baik kunjungan pastoral ke daerah maupun acara pemerintahan. Om Herman ini senantiasa melaksanakan pekerjaannya dengan penuh rasa tanggung jawab. Dan kadang-kadang Om Herman juga mengantar P. namun sebelumnya beliau sudah bekerja selama 13 tahun di Kare bersama Ketua KKI pada waktu itu adalah Suster Wilhelmina Bhato CIJ dan kemudian bersama Suster Imanuella JMJ. Tadinya kami mengira bahwa Herman Djawa ini berasal dari pulau Jawa. Ernesto Amigleo. P. ternyata beliau berasal dari tanah Flores.58 0 komentar Profil: Herman Djawa Jangan salah mengira bahwa rekan kami ini adalah berasal dari Jawa.

Basuki Tjahaja Purnama. namun cara saudara kita ini melaksanakan dan menyelesaikan tugasnya itu sangat luar biasa Beliau tidak mengenal hujan atau teriknya panas matahari. Dialog dibuka dengan Kata Pengantar Vikep Makassar P. CICM selaku Vikjen KAMS dan sesudahnya dilanjutkan dengan acara ramah tamah. Paulus. Maka ketidakhadirannya di kantor sangat kami rasakan.*** pukul 06. Selama bekerja di Keuskupan. Namun karena kesehatannya terganggu (penyakit stroke berkepanjangan) maka rekan kami ini terpaksa pensiun dini. Chris dan Rita. Jos van Rooy. dan atas segala kerja sama yang baik.Paulus Parinding adalah sosok yang orang yang mau bekerja keras. Tuhan memberkati kita semua. Tugas-tugas yang dipercayakan kepadanya adalah: mengurus paspor para Pastor di kantor imigrasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 Februari 2009 di aula KAMS dengan menghadirkan dua narasumber: Romo Eddy Kristiyanto OFM. Terima kasih atas pengabdian serta pengorbananmu kepada Keuskupan yang kita cintai ini. namun dia senantiasa melaksanakan tugasnya dengan penuh suka cita. Paulus senantiasa memperlihatkan kemampuannya dan menjalankan tugasnya dengan setia dan penuh tanggung jawab.50 0 komentar Politik di Tengah Orang Muda Katolik Keluarga Mahasiswa Katolik Kevikepan Makassar menggelar kegiatan Dialog Interaktif bertajuk “Politik di Tengah Orang Muda Katolik”. Di sela kesibukannya. Rm. Beliau sudah mengabdi dan bekerja di lingkungan Keuskupan Agung Makassar selama 21 tahun. mengurus STNK dan SIM para Pastor serta mengantar surat-surat yang sering kita sebut ekspedisi. Doa kami. Misa Syukur sebagai tanda rasa persaudaraan kami telah dilaksanakan bersama di Kapel Keuskupan pada 23 Februari 2009 yang dipimpin oleh P. Vikep menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini yang disebutnya dapat menumbuhkan kesadaran berpolitik khususnya di kalangan orang muda Katolik di Kevikepan Makassar sebagai bentuk keterlibatan Gereja di tengah masyarakat. Mungkin kita melihat tugas-tugas ini sebagai perkara kecil. Eddy Kristiyanto OFM menyampaikan pandangannya mengenai Sakramen Politik dengan memaparkan situasi sosial masyarakat terkini di Indonesia. Dia juga suka membantu dan selalu siap membuka tangannya kepada siapapun yang membutuhkan bantuannya. kondusif untuk bekerja lebih baik. mantan Bupati Belitung Timur. semoga Paulus cepat sembuh. Dalam sambutannya. teristimewa kami rekanmu Ida. Dan terima kasih pula kepada Istri dan anakanak Bpk. Paulus juga suka bercanda dan bercerita lelucon dengan mimik yang lucu sehingga membuat temantemannya tertawa. Ernesto Amigleo. dengan maksud agar dia senantiasa mendapat perawatan dan perhatian dari segenap keluarganya sehingga dapat pulih kembali. Humomya membuat suasana kantor ceria. Demikianlah sekilas mengenai rekan kami ini. penulis buku “Sakramen Politik: Mempertanggungjawabkan Memoria” dan Bpk. Kami semua rekan kerjanya merasa sangat kehilangan seorang sosok teman yang selalu membuat suasana kantor menjadi cerah dan penuh rasa persaudaraan. dan panggilan Gereja .

MM. “Dengan membangun Rumah Sakit dan Sekolah-sekolah. tetapi justru sebaliknya.” Itulah yang mendorongnya masuk ke kancah politik praktis dan dijadikannya sebagai dasar pijakan. sebetulnya Gereja pun sudah berpolitik dalam pengertian luas”. malah ia dimusuhi dan dikucilkan oleh rekan-rekan anggota DPRD lainnya.13 persen pasangan ini terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Belitung Timur definitif pertama. Mengenai istilah “Sakramen Politik”. Basuki merupakan etnis Tionghoa pertama yang menjadi Bupati Kabupaten Belitung Timur. Ia rela menjadi salah seorang anggota masyarakat warga? Kekotoran dan kehirukpikukan dunia ini tidak menjadikan-Nya miris dan apatis. Eddy. Gereja Katolik Roma tidak lagi memperdebatkan jumlah sakramen. memang dikenal memiliki keinginan kuat dan kepedulian besar terhadap kesejahteraan rakyat. Karena pengusaha yang mau pikirkan rakyat banyak itu tidak mungkin”. mantan Bupati Belitung Timur (ingat setting film Laskar Pelangi?) lebih banyak men-sharingkan pengalamannya dalam dunia politik serta keyakinan panggilan sebagai murid Kristus untuk terjun ke dalam dunia politik. Tujuh saja. Basuki Tjahaja Purnama. bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara. terlibat dalam dunia politik itu merupakan rahmat istimewa. Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Belitung Timur tahun 2005. demikian ia biasa disapa. Ahok bercerita bahwa masuknya dia ke dunia politik didasari oleh pesan sang ayah (Zhong Kim Nam) yang pernah berkata “Kamu cocoknya jadi pejabat. Ir. bagi orang Kristen. Pengembalian uang sisa perjalanan dinas ini bukan suatu hal yang dianggap baik dan wajar oleh rekan lainnya yang di DPRD. kata pengajar di STF Driyarkara Jakarta ini. Bukankah suatu pencerahan bagi kegelapan dunia ini ketika Allah menjadi manusia. Ia dan rekan satu partainya pernah mengembalikan sisa uang perjalanan dinas dari kunjungan kerja ke Malang-Jawa Timur. BSc ikut sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Belitung Timur periode 2005-2010. Maka secara teologis keterlibatan para anggota Gereja dalam dunia politik mendapat dasar kokoh kuat pada misteri inkarnasi. Ahok menemukan Sabda Tuhan yang menyentuh hatinya pada Mazmur 9:19 “Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan. beliau menjelaskan: “Sebelum penetapan oleh Konsili Trente (1545-1563). Ahok dikenal sebagai seorang politisi yang bersih. Dengan mengantongi suara 37. tetapi juga pernah "belasan". Ahok.” Menurut Rm. Ketika menjadi wakil rakyat di DPRD Kabupaten Belitung Timur.untuk terlibat aktif dalam pembangunan masyarakat. Basuki berpasangan dengan Khairul Effendi. mengingat misteri ‘inkarnasi' sendiri langsung berkaitan dengan hal tersebut. . jumlah sakramen dalam Gereja Katolik Roma pernah jumlah sakramen mencapai duapuluhan. Akan tetapi. sejak Konsili Trente.

melalui rapat internal di DPRD. Ahok dinilai berhasil menekan semangat korupsi pejabat pemerintah daerah. Antusiasme peserta pada babak tanya-jawab ini menunjukkan rasa ingin tahu di kalangan orang muda Katolik terhadap mahluk asing bernama “politik”. baik itu komisi atau fraksi. Ahok mengalihkan tunjangan bagi pejabat pemerintah untuk kepentingan rakyat. Ini ditandai dengan penyelenggaraan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat Belitung Timur. kegiatan yang digerakkan oleh KMK-KMK beberapa kampus di Kevikepan Makassar ini dapat dikatakan berjalan baik. Kisah hidup dan perjalanan karir Ahok pun telah dibukukan dan diterbitkan oleh Gramedia berjudul: “Tidak Selamanya Orang Miskin Dilupakan”. *** Penulis: Toni pukul 06. Acara ini diisi dengan permainan band dan dialog peserta dengan nara sumber. John da Cunha selaku Pastor Mahasiswa mengatakan bahwa kegiatan Dialog Interatif ini baru merupakan awal dari serangkaian kegiatan Pendidikan Politik bagi Mahasiswa. lancar dan mendapat sambutan positif umat. Kejujuran dan ketulusannya dalam mengabdikan diri untuk kesejahteraan rakyat dan Republik Indonesia juga menghantarkan Ahok menjadi salah seorang dari 10 tokoh yang mengubah Indonesia oleh Tempo. P. Sebagai langkah awal.15 0 komen .Oleh pimpinan dewan. Ahok di nobatkan sebagai Tokoh Anti Korupsi dari unsur penyelenggara Negara. ia tidak diperkenankan menjabat sebagai pimpinan dalam alat kelengkapan DPRD.

Paus Polandia yang mengepalai Gereja Katolik Roma selama 26 tahun dan memainkan peranan kunci penting dalam kejatuhan komunisme di Europa. pada hari Natal. dan negara.Hidup dan Kepausan Paus Yohanes Paulus II. disertai para pemimpin relijius dunia dan tokoh-tokoh dunia. menyatakan harapan dan kekuatan bagi banyak orang di seluruh dunia. Jutaan orang berkabung atas kepergiannya. Jumat. tahun-tahun yang memimpin kepada titik itu membantu untuk membentuk dia. melampaui batas agama.1 milyar umat Katolik Roma. . Karol Josef Wojtyla (19202005) Posted: Apr. 2005 19:23:22 WIB Foto file dari Paus Yohanes Paulus II memberkati peziarah dan pengunjung di Lapangan St. 25 Desember 1993. Sekitar 80 pemimpin negara hadir. tetapi juga oleh masyarakat dunia. Hidup dari Karol Josef Wojtyla. Hidup dan karisma Paus diakui tidak hanya oleh umat Kristiani. Peter. dalam suatu proses pemakaman terbesar pada era ini. 09. asal-usul. 8 April. Peter dari balkon pusat Basilika St. disaksikan oleh sekitar 1 milyar pemirsa melalui layar televisi. Jutaan orang berkabung atas kematiannya. yang lebih dikenal sebagai Paus Yohanes Paulus II. Walaupun hidupnya tidak biasa dan bermomentum setelah naiknya ia ke tahta kepausan pada tahun 1978 pada usia 58 tahun. wafat 2 April 2005 dalam usia 84 tahun. Pemakaman almarhum Paus Yohanes Paulus II. suku. pemimpin 1. Paus Yohanes Paulus II. REUTERS/Vatican/Pool/FILE Jutaan orang menyaksikan pemakaman salah seorang pemimpin relijius yang paling berpengaruh dalam abad 20.

Persahabatan Masa Muda Karol Josef Wojtyla lahir di Wadowice. ibunya wafat karena sakit jantung. Kehilangan Masa Muda Pada masa muda. awal-awal tahun kehidupan Karol Josef Wojtyla menyediakan latar belakang untuk membentuk seorang pria. Populasi pada saat itu terdiri dari 8. “Biasanya tidak ada cukup (anak) Yahudi. Namun kematian saudara-saudaranya membuat kehidupannya berbeda dengan anak-anak lain. Karol Wojtyla. sampai kepada penganiayaan dari Nazi Jerman yang datang di negara itu pada tahun 1940an dan hidup sebagai orang dewasa di negara komunis. sebulan sebelum hari ulang tahunnya yang ke-9. ia suka berenang di Sungai Skawa dan seorang pemain bola yang sering berhenti untuk berdoa dalamperjalanannya ke sekolah. jadi seseorang harus bermain untuk pihak Yahudi. Ayahnya. Karol kecil juga hampir tewas dua kali. . Dia tumbuh di apartemen dua lantai sederhana yang dimiliki oleh sebuah keluarga Yahudi. dan dia selalu sepertinya siap. dinyatakan sebagai pemimpin moral dan Kristiani yang luar biasa. Kluger mengatakan Karol Wojtyla muda akan secara sukarela bermain untuk pihak Yahudi. Sekali karena tertabrak mobil dan kedua tertabrak truk tahun 1944. Krakow.”kata Kluger dalam suatu wawancara dengan CNN tahun 2003. seorang Yahudi.000 orang pengikut katolik dan 2. Emilia Kaczorowska Wojtyla. adalah guru sekolah. yang bagi banyak orang. Ia mengikuti Komuni Kudus pada bulan yang sama. ya kamu tahu. Di usia 12 tahun. mengingat permainan sepakbola yang biasanya mereka mainkan.Dari awal yang sederhana dari kota di luar ibukota Polandia. kakak laki-lakinya meninggal akibat demam. Ibunya. menurut LA Times. bahkan di lapangan. sampai kematian hampir seluruh anggota keluarganya pada usianya yang muda 20 tahun. ketika saat itu Klugerlah yang dipanggil Yohanes Paulus II untuk bertindak sebagai pengantara antar Israel dan Vatikan dalam negosiasi-negosiasi yang memimpin Vatikan untuk menghadiahkan Israel hubungan diplomatik formal. Pada tahun 1929. Salah satu teman masa kecilnya.000 orang Yahudi. (dibaca voy-TIH-wah) adalah mantan prajurit dan juga penjahit. Polandia pada tanggal 18 Mei 1920. Wadowice terletak sekitar 35 mil dari ibukota Krakow. Pertandingan itu biasanya Katolik vs Yahudi. kakak perempuannya meninggal. menurut New York Times. Sebelum ia lahir. Persahabatan itu dilanjutkan saat tahun 1993.

Ia menentang komunisme tetapi penunjukkannya disambut oleh pemerintah Plandia yang melihat Wojtyla sebagai “keras tapi fleksible” dan sebagai seorang reformator moderat." katanya. Pada Februari 1941. tempat ia belajar sastra dan filsafat di Universitas Jagiellonian. penginjil yang berkuasa dan intelektual yang rendah hati yang mampu mengalahkan Marxists dalam bahasa mereka sendiri."Masa muda Paus bukan masa yang menyenangkan. Wojtyla bersembunyi di rumah Uskup Krakow hingga perang berakhir. menjadi pembantu uskup pada tahun 1958 dan uskup pada tahun 1964. ia memperoleh gelar doktor dalam teologi dan mula mengar pada seminar gereja di Krakow. ia dibesarkan oleh ayahnya dan hidup sederhana di sebuah Spartan. apartemen satu kamar di belakang gereja. Wojtyla mulai memenuhi harapan ayahnya dengan belajar di seminari bawah tanah di Krakow. Di sana ia bergabung dengan kelompok pembaca puisi dan kelompok diskusi sastra. ketika tentara Jerman mulai menangkapi pemuda-pemuda Polandia. Lolek dan ayahnya pindah ke Krakow. Menjanjikan Kenaikan 18 bulan berikutnya. Ia ditahbiskan sebagai asisten pastor di Krakow tahun 1946. Ia harus belajar sembunyi-sembunyi karena adanya larangan dari penguasa Jerman saat itu. Wojtyla naik secara pesat melalui hirarki gereja setelah ini. Lulus dari sekolah menengah tahun 1938. Tahun 1948 ia mendapatkan gelar doktor dalam etika. Pada tahun 1967. Biografi saat itu menyebutkan Wojtyla sebagai “musuh dari komunisme dan pemenang dalam hak asasi manusia. Paus Paulus VI menjadikan Wojtyla seorang kardinal. Akademis yang Bersemangat. "Ia banyak merenungkan arti penderitaan." kata beberapa temannya.” . Dia belajar sembari bekerja di sebuah pabrik hingga Agustus 1944. meninggal dunia tanpa sempat terkabul keinginannya melihat anaknya mendedikasikan hidupnya untuk melayani Tuhan. Dia juga menjadi seorang professor dan mengepalai departemen filsafat di Universitas Katolik di Lublin tahun 1954. Pada tahun 1953. menurut CNN. sekaligus belajar teologi di universitas. Namun." kata Pastor Joseph Vandrisse dari Perancis. Sepeninggalan anggota keluarga yang lain. Ia selamat dari pendudukan Jerman dengan bekerja sebagai seorang pemotong batu pada tahun 1940. ayahnya yang merupakan penganut Katolik taat. "Ia seorang aktor hebat dan penyanyi berbakat.

.” Andrew M. dapat berbicara dalam 8 bahasa. “Saya tidak takut akan mereka. dikenal selalu mengenakan pakaian militer hijau zaitun. Pada tahun-tahun yang mengikuti penunjukkannya sebagai kardinal. Pada tanggal 16 Oktober 1978. keramahannya.” menurut CNN. Mereka yang takut akan saya. Greely menulis gaya paus hadir di tengah kerumunan. terutama dalam hak asasi manusia. Menurut CNN. Ia mengunjungi 125 negara dalam jangka waktu 26 tahun. Ia menarik jutaan masa. Saya tidak pernah melihatnya jatuh dalam kesedihan ataupun tegang. para Kardinal di seluruh dunia berkumpul untuk memilih penggantinya.. tersenyum. LA Times melaporkan saat pemunculannya.” Ia adalah paus yang bersemangat bahkan sebelum kesehatannya mulai menurun. Yohanes Paulus II menyatakan karisma yang besar. “beberapa orang jatuh berlutut dan menangis saat Yohanes Paulus berjalan menuju altar. “The Making of Popes 1978. Bahkan pemimpin Kuba yang keras Fidel Castro. . kehadirannya. “Ia tampaknya tidak mampu untuk menyia-nyiakan satu menit. Wojtyla dikenal luas sebagai pribadi yang inteletual. kerumunan menjadi diam. Ia terpilih. mengenakan pakaian resmi ketika Yohanes Paulus II mengunjungi negaranya pada tahun 1998. Saat dia kembali ke Polandia tahun 1997.” menurut CNN. Yohanes Paulus II menjadi seorang paus yang melakukan perjalan terbanyak ke luar negeri. . Ia menjadi paus termuda setelah lebih dari 120 tahun dan merupakan paus non Italia pertama setelah Adrian VI dari Belanda dipilih tahun 1522. ia menerima hasil pemilihan itu dengan mata berkaca-kaca. mencium bayi-bayi.Saat ditanya apakah dia takut akan larangan pejabat pemerintahan. setelah Yohanes Paulus I wafat secara tidak diduga 33 hari setelah menjadi Paus. pada putaran voting ke delapan muncul nama Wojtyla. Pada tahun 1978. berbincang. ia ditahbiskan sebagai Paus. Wojtyla membalas. Ketika para kardinal tidak bisa menemukan kata sepakat setelah tujuh kali pemungutan suara. administrator dan penggalang dana. Kepausan yang Karismatik Sebagai paus. "Gerekannya. senyumnya. Ia luar biasa di tengah-tengah kerumunan --. Pengarang buku . sikapnya … menyenangkan siapapun. Joaquin Navarro-Valls suatu ketika. Mengikutsertakan Dunia Paus melibatkan dirinya sendiri dalam isu-isu luas.berjabatan tangan. Ia juga berbicara multi bahasa. “ kata juru bicara kepausan.

untuk menyebarkan iman. egoisme dan sekularisme. Ia juga yang mengusulkan penurunan standar hidup mereka dan berbagi kekayaan dengan dunia ketiga." ia berkata di tahun 1981." kata CNN. Ketika ia datang dalam kekuasaan dan ia telah dipilih. Ia absolute menolak total pengguguran dan kontrasepsi. barangkali mereka tidak akan patuh. menurut CNN . tetapi setidaknya mereka akan mengetahui apa yang gereja wakili.” kata Marco Politi. Ia membantu mempercepat kejatuhan komunis dengan mendukung gerakan Solidaritas disana. pengarang dari "Keeper Of The Keys. Ia menegaskan paham materialisme bukanlah jawaban." kata Yohanes Paulus. " Dunia ini tidaklah mampu membuat orang bahagia. ia memperingatkan bangsa itu tentang bahaya dari paham materialisme.“Keterlibatannya sebagai paus bukan anya untuk menyebarkan injil. Ia berdoa sangat sering sehingga dikatakan ia membuat keputusan " pada lututnya. Ia mengkritik diktator Alfred Stroessner di Paraguay. Paus suatu ketika berbicara dengan Time. tetapi juga untuk mentransformasi kepausan Roma menjadi juru bicara hak asasi manusia." Ia menambahkan. Ini mempercepat kehatuhan Uni Soviet dan Sekutunya di Eropa Timur. " Kamu tidak bisa mengambil suatu voting tentang kebenaran. Ia memandang hubungan dengan Tuhan sebagai pengejaran yang utama dalam hidup. barangkali mereka tidak akan menerima. Ia juga mengkritik Barat saat kunjungan pertamanya ke Amerika Serikat. yang Sosial Tema yang terkemuka lain dalam masa jabatan kepausan Yohanes Paulus adalah cara pendiriannya yang konservatif atas isu sosial dan doktrin gereja. ia menyadari bahwa satu hal ia harus lebih dulu lakukan adalah untuk memugar kembali kejelasan ke ajaran Katholik. "Gereja tidak bisa menjadi suatu asosiasi dari free thinkers (pemikir bebas). ' OK. menurut Associated Press." Paus adalah juga aktif dalam mendiamkan pandangan yang liberal di dalam Katolikisme. Agusto Pinochet di Chili dan Ferdinand Marcos di Filipina." kata Wilton Wynn. pengarang buku “His Holiness.” kepada CNN tahun 2003. Kunjungan Paus ke negara asalnya Polandia pada tahun 1979 menarik kerumunan yang kemudian bertekad merubah pemerintah mereka." dalam suatu wawancara dengan CNN. yang mana banyak mengasingkan banyak Katolik. Suara untuk Konservatisme Religius. Dan ia mengatakan. " Adalah suatu kesalahan untuk mengaplikasikan prosedur demokratis Amerika ke (dalam) iman dan kebenaran.

Pada 13 Mei tahun itu. Mengikuti Jalan Perdamaian Walaupun warisan Yohanes Paulus pastilah meliputi usaha-usahanya pada perdamaian dengan Kristiani yang lain. ia menolak untuk mentahbiskan wanita. dari satu kota ke yang lain. Pada tahun yang sama. di depan umum meminta pengampunan Tuhan untuk penyiksaan Yahudi oleh orang Katolik sepanjang waktu. Peter untuk bertemu dengan yang hadir. Keduanya berbicara pelan-pelan dan sekali-kali. menurut CNN." ia berkata pengguguran itu " selalu mendasari suatu kekacauan moral sejak secara terbuka membunuh manusia yang tidak bersalah secara sengaja. paus pergi ke penjara di mana orang yang akan membunuhnya tinggal dan mengadakan suatu percakapan dengan dia. Selama masa jabatannya. selagi memasuki Lapangan St. satu contoh dari pengertian pribadi Yohanes Paulus akan harapan untuk mengatur hal-hal menjadi benar kembali adalah pengampunan yang ia tunjukkan bagi orang yang mencoba untuk membunuh dia di tahun 1981.meski demikian ia menghimbau toleransi untuk homoseksual. Di tahun 1993. keputusan Gereja Inggris untuk mentahbiskan wanita di tahun 1992 dan keputusan Episkopal untuk memilih uskup gay yang terbuka pada tahun 2004 mungkin telah merintangi usaha-usaha itu. hubungan seksual di luar perkawinan. Time mengatakan ia menulis." . Mengunjungi Israel bulan Maret 2000 ia berdiri di Bethlehem. Dalam suatu surat ia mengutuk " kultur dari kematian. Paus mencari perdamaian dengan berbagai cabang dari Kekristenan. berkata bahwa gereja harus mengikuti contoh dari Yesus yang hanya memilih pria sebagai rasul-rasulnya. " Untuk pergi dalam roh doa dari satu tempat ke lain. Akan tetapi. Agca tertawa. Paus memaafkan dia. hampir membunuh dia. dua hari setelah Natal. seorang penembang dari Turki yang bernama Mehmet Ali Agca menembak Sri Paus. Vatikan menetapkan hubungan diplomatik formal dengan Israel. Paus juga menggapai Yahudi. dan hubungan homoseksual. Dari perjalanan ke Yerusalem. tempat kelahiran Yesus. membantu kita tidak hanya untuk menghidupi kehidupan kita sebagai suatu perjalanan. termasuk Kaum Orthodox timur dan gereja Anglikan. dan bahkan dialog-dialog antar agama. menurut Time. Isu-isu sosial lain yang ia pertentangkan adalah pembuahan buatan. Ia juga berdiri pada suatu tempat yang memperlihatkan sungai Galilea yang dikatakan bahwa Yesus mengajarkan Kotbah di Atas Bukit.Ia juga dengan sepenuhnya menentang pengguguran dan euthanasia.' kata Paus. menurut AP Ia juga menekankan kebutuhan akan alim ulama (Katolik) untuk melakukan selibat.

ayahnya dan kakak lelakinya. Karol kala itu mengajar ilmu etika di Universitas Jagiellonian. Perjuangan dan Teladan Paus Yohanes Paulus II 27 10 2005 Narasumber: Pator Josef Kristianto. Jerman. pemain sepakbola. Pada 1958 Karol diangkat menjadi uskup pembantu (auxiliary bishop (?)). Spanyol. Kraków dan kemudian di Universitas Katholik Lublin. Rusia.” Hidup. siapa sebenarnya beliau ini. Masa kecilnya terpengaruh kontak intensif dengan komunitas Yahudi di Kraków. Sebagai uskup dan uskup agung.Nama panggilannya: Lolex Silka: Sejak kapan Karol Józef Wojtyła menjadi Pastor? Mengapa akhirnya dia memilih untuk menjadi Pastor? Romo: Karol Wojtyła ditahbiskan sebagai pastor pada 1 November 1946 (usia 26 thn). sebagai seorang anak opsir pada Tentara Kekaisaran Habsburg Austria. tetapi yang menjadi rekan perjalanan kita. Silka: Bila kita kembali ke sejarah kepausan ini. lahir di Wadowice. Ketika menjabat di kemudian hari. dan memberikan kontribusi pada dokumen-dokumen penting yang kelak menjadi Pernyataan tentang Kebebasan Beragama (Dignitatis Humanae) dan Konstitusi Pastoral tentang Gereja . Tuhan yang tidak meremehkan kita dari tempat tinggi. penulis sandiwara. dan Inggris. yang juga bernama Karol Wojtyła. Semasa itu Karol bekerja di tambang batu dan pabrik kimia. Pada 30 Desember 1963. Petrus adalah kepala Para Rasul yang diangkat sebagai paus pertama oleh Yesus Kristus sendiri Silka: Baik. Italia. Karol sudah kehilangan ibunya. Paus Paulus VI mengangkatnya sebagai Uskup Agung (Archbishop (?)) Kraków. Sepanjang 26 tahun sebagai Paus. beliau telah menghasilkan banyak perubahan yang baik dan signifikan bagi umat Katolik sedunia dan muka bumi ini.Itu " juga memberi kita suatu perasaan tentang Tuhan yang telah mendahului kita dan memimpin kita mengenal jalan manusia. seperti kita ketahui bersama bahwa almarhum Paus Yohanes Paulus II adalah salah satu sosok legendaris dunia. kembali ke sosok Paus Yohanes Paulus II. dan menguasai bermacammacam bahasa. Slovakia. Host: Carolline Silka Wibowo dan Rocky Natio Pasaribu Rekan setia. Pada 1941. bahasa yang dikuasainya secara fasih adalah: Bahasa Polandia. Perancis. Portugis. pemain sandiwara. Polandia pada tanggal 18 Mei 1920. Wojtyła ikut serta menghadiri Konsili Vatikan II. MSF dan Bapak Jimmy Yapianto. yang kala itu berkembang dan pengalaman buruk pendudukan Nazi. yang sekarang kita nikmati sebagai warisan-warisannya. Uskup Kraków dan empat tahun kemudian meneruskannya menjadi Uskup dengan gelar Vicar Capitular. Karol adalah seorang olahragawan. Beliau dikenal dengan perjuangannya melawan kekerasan atau peperangan. Romo? Romo: Paus Yohanes Paulus II (nama asli: Karol Józef Wojtyła (dilafazkan sebagai: voi-TI-wa). siapa sebenarnya Paus yang pertama? Bisa ceritakan sedikit sejarah mengapa umat Katolik memiliki Paus? Romo:Paus pertama adalah Petrus. Pada masa mudanya. ditambah dengan pengetahuan akan Bahasa Latin Gerejawi.

Motto: M = Maria . Sri Paus dimakamkan enam hari kemudian pada 8 April di Basilika St. Pada usia 65. Paus Yohanes Paulus I wafat. Dia memerangi komunisme. masih dengan Romo Kris. melebihi Paus Paulus VI dalam perjalannya dan menurut beberapa orang bahkan melampaui kemampuan intelektual Paus Pius XII dan kharisma Paus Yohanes XXIII. bisa jelaskan sedikit. pertama kalinya sejak percobaan pembunuhan terhadapnya pada tahun 1981 oleh Mehmet Ali Ağca. yang menjabat untuk sesaat antara tahun 1522-1523. Pada Agustus 1978. apa penyebab wafatnya Paus Yohanes Paulus II ini? Romo: Sang Paus telah didiagnosa dengan penyakit Parkinson sejak tahun 2001 sehingga pendengaran dan pergerakannya terbatas. pada wafatnya Paus Paulus VI. Dia adalah Paus non-Italia pertama sejak Paus Adrianus VI. Luciani bisa dikatakan masih muda sebagai Paus. pada usia 58. kewarganegaraan. ditilik dari sudut pandang historis dan pengaruhnya.dalam Dunia Modern (Gaudium et Spes). seorang ekstremis sayap kanan berwarganegara Turki dan berfaham fasisme. banyak yang menyebutnya sebagai "sang pria dari negara yang jauh. Namun tidak dikira bahwa ternyata konklaf selanjutnya datang begitu cepat pada 28 September 1978. sebagai Paus Yohanes Paulus I. Wojtyła meneruskan Paus Yohanes Paulus I. Kardinal Venesia. Pada 31 Maret 2005.Hari Perdamaian Sedunia = 1 JanuariPengampunan terhadap mereka yang mencelakakan dirinya = Mehmet Aqca (penembak Paus) Silka: Romo. karena keinginannya untuk meninggal di Vatikan. Totus Tuus = KepadaMu. Karol memecahkan semua rekor Paus. Pada Oktober 1978 Wojtyła kembali ke Vatikan untuk menghadiri konklaf kedua dalam waktu kurang dari dua bulan. Dia dengan tegas melawan aborsi dan membela pendekatan Gereja Katolik Roma yang lebih tradisional terhadap seksualitas manusia. Karol menghadiri konklaf Paus yang memilih Albino Luciani. bagaimana perjalanan karir Karol Wojtyła di hierarki Gereja sampai akhirnya beliau terpilih menjadi Paus Yohanes Paulus II Romo: Pada 1967 Paus Paulus VI mengangkatnya menjadi Kardinal. Wojtyła pada usia 58 masih bisa mengharapkan untuk menghadiri sebuah konklaf Paus lainnya sebelum mencapai usia 80 tahun (usia maksimal dalam mengikuti konklaf)." Melihat usia. dan kondisi kesehatan mantan olahragawan dan penulis skenario sandiwara ini. apa saja yang menjadi perjuangan Paus Yohanes Paulus II ini selama 26 thn kepemimpinannya? Romo: Paus Yohanes Paulus II diangkat pada usia 58 tahun pada tahun 1978. hanya 33 hari setelah menjabat. kapitalisme yang tak terkendali dan penindasan politik. Paus terkena "demam tinggi yang disebabkan infeksi pada saluran uriner" namun tidak dibawa ke rumah sakit di Roma. ku abdikan segalanya Rocky: Romo. pada usia 84 tahun. Pada pengumuman terpilihnya seorang Paus non-Italia dalam kurun waktu 455 tahun. dua hasil utama Konsili. dia diberikan Sakramen Perminyakan oleh Gereja Katholik Roma. . Petrus. Rocky: Baik.Pada 16 Oktober 1978. Pada hari yang sama. Kelak Karol menjadi pemimpin Gereja Katholik Roma yang paling dominan dalam abad ke-20.Keadaanya semakin memburuk hingga akhirnya dia meninggal pada 2 April pukul 19:37 UTC (03:37 WIB).