Zat Adiktif makanan dan pengaruhnya tehadap kesehatan Manusia perlu makan untuk pertumbuhan tubuh dan keperluan

lain seperti energi untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Bahan makanan yang digunakan diproses dalam proses pencernaan menjadi molekul-molekul kecil yang diserap oleh usus berupa sari-sari majanan yang kemudian mengalami metabolesme di dalam sel untuk menghasilkan energi. Bahan makanan yang digunakan ketika diperlukan untuk makan kadangkala disertai dengan zat-zat adiktif yang mempunyai fungsi sebagai penyedap, pemanis, pewarna dan pengawet. Memang masing-masing zat adiktif itu mempunyai fungsi sesuai penggunaannya, seperti : 1. Penyedap makanan Penyedap makanan digunakan untuk menambah citrarasa masakan. Bahan yang biasa digunakan adalah Monosodium Glutamt (MSG) yang dikenal dngan istilah bumbu masakan. Penggunaan bahan terebut tidak boleh melebihi dari takaran yang sudah dicantumkan pada petunjuk penggunaan bumbu masak. Kelebihan dalam penggunaan MSG berdampak kurang baik bagi kesehatan pada sistem syaraf dan trasportasi. 2. Pemanis Buatan Bahan pemanis buatan digunakan untuk memberikan rasa manis pada makanan atau minuman tanpa harus menggunakan gula, maka kandungan gizinya amat rendah. Bahan yang biasa dijual di pasar bermacam-macam nama yang embelebelnya pemanis. Bahan kimia yang digunakan sebagi bahan pemanis buatan diantaranya adalah sakarin, siklamat dan aspartan. Penggunaan bahan pemanis buatan secara berlebihan akan merugikan bagi kesehatan, arena berdasarkan percobaan dan penelitian pada mencit, diketahui bahan tersebut dapat menyebabkan kanker (bahan kariogenik) dan merangsang munculnya tumor kandung kemih. 3. Bahan Pewarna makanan Agar kelihatan menarik dan mengandung selera, makanan dan minuman sering diberi warna tertentu. Pewarna makanan yang aman bagi kesehatan harganya relative mahal, sehingga banyak para pedagang menggunakan bagan pewarna yang lebih murah namun dapat membahayakan bagi kesehatan. Pewarna tekstil sering digunakan untuk member warna pada makanan, padahal zat tersebut mengandung logam berat yang amat berbahaya. Bila tubuh banyak mengandun zat warna beracun tersebut, akan berakibat rusaknya organ hati dan ginjal. 4. Bahan Pengawet Makanan Bahan pengawet makan bertujuan agar bahan makanan dapat disimpanlebih lama. Bahan pengawet bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan mikroba pada makanan tadi. Sebagai contoh bahan pengawet biasanya dipakai asam borat (boraks), asam sorbet, asam benzoate dan lain sebaginya. Pengguanaannya harus sesuai dengan takaran dan jenis makanan yang diawetkan. Semua bahan zat adiktif makanan tersebut di atas pada dasarnya kuranglah baik bagi kesehatan apabila digunakan secara berlebihan. Akan lebih aman bila kita

2. dan minyak sayur. dan sering digunakan bersamaan. Sumber : Materi Pelatihan Terintegrasi SAINS Buku 1.blogspot. Monosodium glutamat Monosodium glutamat atau MSG yang biasa digunakan sebagai penyedap masakan ini mengandung zat adiktif yang membuat candu. Propyl gallate Propyl gallate juga termasuk bahan pengawet makanan dalam kemasan. BHA dan BHT Butylated hydroxyanisole (BHA) dan butylated hydrozyttoluene (BHT) adalah antioksidan untuk mencegah makanan dalam kemasan berbau tengik dan berminyak. 3.tidak menggunakannya. Jadi.com/waspada-bahan-makanan-ini-bikin-kecanduan/ zat aditif makanan Zat Adiktif Pada Makanan . Anda bisa menggunakan bahan-bahan segar untuk mendapatkan citarasa lezat tanpa MSG. Tanpa disadari. Fungsinya sama seperti BHA dan BHT. murah. 4. MSG bahkan bisa memunculkan gejala alergi. Tidak hanya membuat orang kecanduan tetapi juga bisa meningkatkan risiko kanker. 2004. dan memberikan rasa pada olahan daging. http://koranbaru. Untuk itu kurangi penggunaan MSG dalam masakan. Apa saja bahan-bahan tersebut? 1. memberikan warna. Sodium nitrit banyak terdapat pada produk olahan daging dan ikan asap. sebaiknya kurangi konsumsi daging olahan. Tentu saja hal ini berbahaya karena bisa membuat nafsu makan tak terkendali dan memicu kenaikan berat badan. Bahan ini juga banyak terdapat pada produk daging olahan. dan kaldu ayam kemasan. keripik kentang. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah. Bahan kimia ini banyak terdapat pada sereal. permen karet. enak. Zat adiktif makanan tersebut juga dapat mempengaruhi bagi pemakainya yaitu ketergantungan karena berbagai alasan seperti lebih menarik. Pada beberapa orang.com/2009/06/zat-adiktif-makanan-danpengaruhnya. http://keperawatankomunitas. Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. Sodium nitrit Bahan kimia ini berfungsi untuk mengawetkan. seperti sakit kepala dan mual. sejumlah makanan favorit mengandung bahan adiktif yang membuat candu.html Beberapa makanan ternyata mengandung bahan yang bisa membuat orang kecanduan. permen karet.

yaitu pewarna tekstil. zat pewarna makanan dibedakan menjadi dua.cc/2010/04/zat-aditif-makanan_18. Zat Pengawet Tujuan penambahan zat pengawet ke dalam makanan yaitu untuk menghambat pertumbuhan mikrobia sehingga makanan dapat bertahan lebih lama. Benzoladehid = Ceri amil asetat = pisang amil kaproat = apel propilasetat = pir benzyl asetat = strawberi mentol = mint d. siklamat. a.html . Bahan penambahan aroma yang ditambahkan ke dalam makanandi antaranya sebagai berikut. Bahan penyeda[ rasa yang banyak digunakan yaitu vetsin atau MSG (monosodium glumat). misalkan warna merah : pewarna alaminya adalah Karmin. c. b. Zat pewarna Penambahan zat pewarna ke dalam bahan makanan bertujuan untuk menambah daya tarik makanan sehingga menambah selera. natrium nitrit. Pengawet yang dilarang digunakan yaitu: formalin dan boraks. sedangkan pewarna buatannya adalah Karmousubm eritrosit Selain pewarna tersebut ada pewarna yang dilarang ditambahkan dalam bahan makanan. asparta. Zat Penyedap Rasa dan Penambah Aroma Zat aditif ini ditambahkan ke dalam makanan untuk mampertegas cita rasa dan aroma makanan.tentangbiologi. Contoh rhodamin B dan dari methanol yellow. Zat pemanis dapat diperoleh dari gula dan pemanis sintetis seperti sakarin. natrium nitrat. asam benzoate. Zt aditif dibedakan menjadi beberapa macam. Zat Pemanis Zat pemanis ditambahkan dalam makanan dengan tujuan maempertajam rasa manis. yaitu zat pewarna alami dan zat pewarna buatan. dan asam propionate. Contoh zat pengawet: natrium benzoate. http://www.Zat adiktif adalah zatzt atau bahan selain bahan dasar yang sengaja ditambah ke dalam makanan dengan tujuan tertentu.co. dan sorbitol.

para produsen makanan biasanya menambahkan bahan pewarna. c) cabai. Meskipun bahan pewarna tersebut diizinkan. tomat. B. Bahan Pemanis Alami . A. b) gula merah dan karamel untuk menghasilkan warna cokelat.Zat Aditif dalam Bahan Makanan Post under Biologi. Materi Pelajaran. Bahan pewarna alami lain yang juga sering digunakan. antara lain seperti berikut : a) daun pandan dan daun suji untuk menghasilkan warna hijau. Nah. kamu harus selalu berhati-hati dalam memilih makanan yang menggunakan bahan pewarna buatan karena penggunaan yang berlebihan tidak baik bagi kesehatanmu. Bahan Pewarna Buatan Pernahkah kamu melihat makanan dengan tampilan warna yang sangat menarik? Agar makanan terlihat menarik. serta rempah-rempah untuk melezatkan makanan. Pewarna alami lebih aman dikonsumsi tetapi macamnya terbatas. dan paprika untuk menghasilkan warna merah. Nenek moyang kita telah menggunakan garam untuk mengawetkan daging dan ikan. Bahan Pewarna Alami Pernahkah kamu makan nasi kuning? Dari mana asalnya warna kuning pada nasi kuning? Warna kuning itu berasal dari bumbu masakan yang disebut kunyit. bahan pewarna buatan apa saja yang biasa digunakan dalam makanan? Bahan pewarna yang masih diperbolehkan untuk dipakai yaitu : amarant (pewarna merah) tartrazine (pewarna kuning) erythrosine (pewarna merah) fast green FCF (pewarna hijau) sunset yellow (pewarna kuning) brilliant blue (pewarna biru). menambahkan kelezatan. Bahan Pewarna Makanan 1. 2. Materi SMP Zat aditif adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas makanan. dan mengawetkan makanan. Penggunaan zat aditif sebenarnya sudah dimulai sejak ribuan tahun yang lalu. Bahan Pemanis Makanan 1. dan sulit untuk memperolehnya dalam jumlah besar sehingga industri makanan lebih senang menggunakan pewarna sintetis.

Sakarin atau "biang gula" memiliki tingkat kemanisan 350 – 500 kali gula alami. sirop. Bahan pengawet alami ini digunakan untuk mengawetkan makanan agar selalu berada dalam kondisi baik. Bahan pemanis buatan ini sama sekali tidak mempunyai nilai gizi. Metode pengawetan menggunakan garam dapur (NaCl) telah dilakukan masyarakat luas selama bertahun-tahun. dan acar. antara lain sebagai berikut : Kalsium Benzoat. dan gula. Contoh pemanis buatan antara lain sakarin. bakteri spora. sering digunakan untuk mencegah tumbuhnya jamur atau kapang. Kalium nitrit berwarna putih atau kuning dan kelarutannya tinggi dalam air. Bahan Pemanis Buatan Pemanis buatan adalah bahan tambahan makanan buatan yang ditambahkan pada makanan atau minuman untuk menciptakan rasa manis. 2. C. Bahan ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada daging dan ikan dalam waktu yang singkat. salad. cuka. Beberapa produk beraroma jeruk. buah. . Bahan pengawet ini juga banyak ditambahkan pada sari buah. Bahan-bahan pengawet tersebut. selain itu ada juga gula merah yang terbuat dari pohon kelapa atau aren. Gula pasir merupakan salah satu contoh bahan pemanis alami yang sering digunakan dalam rumah tangga. Bahan Pengawet Makanan 1. Beberapa bahan pengawet diperbolehkan untuk dipakai. berbahan keju. Bahan Pengawet Alami Bahan pengawet alami yang sering digunakan adalah garam. Ketiganya termasuk dalam golongan asam propionat. namun kurang aman jika digunakan secara berlebihan. Bahan Pengawet Buatan Menurutmu adakah makanan dalam kemasan tanpa menggunakan bahan pengawet? Pada zaman modern ini rasanya hal itu tidak mungkin karena zaman sekarang ini menuntut penyajian yang serba cepat dan tahan lama. Pengawetan dengan garam ini memungkinkan daya simpan yang lebih lama dibanding dengan produk segarnya yang hanya bisa bertahan beberapa hari atau jam saja. sehingga makanan tersebut jadi lebih awet. Bahan pengawet ini biasanya digunakan untuk produk roti dan tepung. dan bakteri bukan pembusuk. Kalium Nitrit. Bahan pengawet ini dapat menghambat pertumbuhan bakteri penghasil toksin (racun). bahan apa yang ditambahkan ke dalam air teh? Kamu pasti akan menambahkan gula pasir. kacang kering. siklamat dan aspartam. Larutan garam yang masuk ke dalam jaringan diyakini mampu menghambat pertumbuhan aktivitas bakteri penyebab busuk. Kalsium Propionat/Natrium Propionat dan Natrium Metasulfat.Jika kamu ingin membuat air teh yang manis. Sulfur Dioksida (SO2). dan produk minuman kerap ditambahkan asam sorbat. buah kering. 2. Asam Sorbat.

dsb. Bahan Penyedap Buatan Zat penyedap buatan dibedakan menjadi dua macam. yaitu zat penyedap aroma dan zat penyedap rasa. cabe. cabai. berdasarkan ADI (Acceptable Daily Intake). zat aditif tidak memiliki nilai gizi. Zat penyedap rasa yang banyak digunakan adalah monosodium glutamate (MSG) atau lebih populer dengan nama vetsin dengan berbagai merek yang beredar di pasar. Tujuan ditambahkannya penyedap adalah meningkatkan cita rasa makanan. Karena manusia tidak hanya puas dengan bahan alami dalam memenuhi kebutuhan dan peningkatan kualitas hidupnya. maka dibuatlah bahan sintesis. formalin. sehingga makanan atau minuman tersebut lebih menarik.blogspot. Formalin tidak boleh digunakan karena dapat menyebabkan kanker paru-paru dan gangguan pada alat pencernaan dan jantung. yaitu tidak . Zat penyedap aroma buatan terdiri dari senyawa golongan ester. Umumnya. PENGERTIAN ZAT ADITIF Zat aditif adalah zat yang biasa ditambahkan kedalam suatu jenis makanan atau minuman. 2. dan pala. dan kacang-kacangan. 722/Menkes/PER/IX/88 tentang Bahan Tambahan Makanan. antara lain lengkuas. Zat ini berfungsi untuk mengawetkan makanan. misalnya boraks.com/2010/03/zat-aditif-dalam-bahanmakanan. Selain itu. Pada zaman dulu. ketumbar. seperti kunyit. kayu manis. dan rhodamin-B. menambah rasa dan aroma. selain itu ketiga zat ini termasuk zat yang bersifat karsinogen (penyebab timbulnya kanker) D. antara lain oktil asetat (aroma buah jeruk). hati. dan iso amil valerat (aroma buah apel).html ZAT ADITIF PADA MAKANAN A. gula.Zat pengawet yang tidak boleh digunakan karena memang tidak layak dikonsumsi atau berbahaya. antara lain santan kelapa. dan mempermudah proses pembuatan makanan ataupun minuman. Zat aditif sintesis aman dikonsumsi selama masih dalam ambang batas aman penggunaannya. Batas penggunaan bahan makanan ini. iso amil asetat (aroma buah pisang). teknik pengolahan makanan hanya menggunakan bahan-bahan alami. susu sapi. bahan penyedap lainnya yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. pandan. diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. http://mediabelajaronline. Adapun penggunaan boraks sebagai pengawet makanan dapat menyebabkan gangguan pada otak. dan kulit. Bahan Penyedap Makanan 1. Bahan Penyedap Alami Bahan penyedap alami yang sering digunakan untuk menimbulkan rasa gurih pada makanan. mengembalikan cita rasa makanan yang mungkin hilang saat pemprosesan dan memberi cita rasa tertentu pada makanan. biasanya formalin digunakan untuk mengawetkan mayat.

Akibat keracunan itu. dll. Contoh: tepung yang masih baru biasanya berwarna kuning kecoklat-coklatan atau kuning keabu-abuan. jelly. Hasil penelitian FAO/WHO tidak menetapkan ambang batas pemakaian zat warna tetapi ambang batas konsumsi perhari yang diperkenankan yang dikenal dengan singkatan ADI (Acceptable Daily Intake). buah pir kalengan.Daun pandan dan suji pemberi warna hijau . benzoil peroksida. Hidrogen peroksida biasa digunakan untuk memutihkan warna susu yang digunakan untuk membuat keju. Zat Pewarna Alami Contoh : . 2. 3.Wortel pemberi warna kuning merah . hydrogen peroksida. yaitu sebagai pemutih warna zat makanan juga sebagai pereaksi untuk menjadikan bahan makanan itu larut dalam air. Zat Pemutih Selain zat pewarna makanan kita mengenal zat pemutih makanan. . jem. B. Zat Penyedap Rasa dan Pemberi Aroma . Penetapan itu dilakukan setelah terjadi kasus keracunan zat pewarna pada kembang gula dan “popcorn” dengan dosis yang terlalu tinggi. anak menderita diare. Zat pewarna dibedakan atas zat pewarna alami dan zat pewarna buatan.Kunyit pemberi warna kuning . yoghurt.Eritrosin pemberi warna merah Misal: untuk minuman ringan dan makanan cair . jem.Karamel pemberi warna hitam coklat b. Zat pemutih ini baik untuk memperbaiki warna bahan makanan tanpa merusak komposisi bahan makanan. jelly. Ada zat pemutih yang memiliki fungsi ganda. saus apel dan udang kalengan.menimbulkan bahaya jika dikonsumsi oleh manusia dengan dasar perhitungan yaitu perkilogram berat badan.Kuning FCF pemberi warna kuning Misal: untuk es krim. Misalnya: natrium hipoklorit digunakan agar pati yang tidak larut dalam air menjadi larut dalam air. Zat Pewarna Adalah bahan yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan agar menarik.Hijau FCF Misal: untuk pemberi warna es krim. Misalnya: oksidaklor. Zat-zat pemutih tersebut dapat digunakan untuk memutihkan tepung tadi. Zat Pewarna Buatan Contoh: . MACAM-MACAM ZAT ADITIF 1. a.Coklat pemberi warna coklat .

tetapi bahan ini tidak mempunyai nilai gizi. Isobutil propionat untuk pemberi aroma buah rum 7. jika penggunaan MSG berlebihan maka menimbulkan penyakit yang dikenal dengan nama Sindrom Restoran Cina (Chinese Restaurant Syndrome) dengan gejalanya pusing. Kebanyakan zat pemberi aroma digunakan dalam minuman. Amil valerat untuk pemberi aroma buah apel 5. bumbu-bumbuan yang berasal dari alam. dll. 9. Zat Pemanis Pemanis buatan adalah zat aditif yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan. Gula baik yang terbuat dari tebu maupun dari enau atau kelapa diuraikan oleh zat dalam tubuh manusia menjadi glukosa. MSG dibuat dari fermentasi tetes tebu dengan bantuan bakteri Micrococcus glutamicus. 4. Zat Penyedap Rasa Zat penyedap rasa makanan yang paling banyak digunakan adalah MSG (Monosodium glutamat) atau sering disebut Vetsin dan asam cuka. Contoh penggunaan MSG di restoran Cina dan Jepang. Natrium Siklamat Natrium siklamat mempunyai tingkat kemanisan 50 kali lebih manis dari gula. lelah atau sesak napas.Ini sering disebut sebagai zat cita rasa makanan. Zat pemanis jenis ini dicurigai sebagai penyebab kanker Karena hasil metabolisme siklamat merupakan senyawa yang bersifat karsinogen. Metil salisilat untuk pemberi aroma minyak gandapura (wintergreen). Etil butirat untuk pemberi aroma buah nanas 3. b. Benzaldehida untuk pemberi aroma buah lobi-lobi 2. Sakarin Sakarin mempunyai tingkat kemanisan 500 kali lebih manis dari gula. Adapun hasil penelitian . bahan ini digunakan sebagai bahan pengganti gula pada penderita kencing manis. Zat manis tidak berkalori dan tidak ikut dalam proses metabolisme tubuh. Glukosa ini dioksidasi oleh oksigen menjadi gas CO2 dan H2O disertai dengan kalor atau tenaga. a. Oktil asetat untuk pemberi aroma buah jeruk 8. Zat penyedap rasa jika penggunaannya berlebihan maka menimbulkan penyakit. Rumus strukturnya sebagai berikut: O C N–H SO2 b. Oleh Karena itu. Zat Pemberi Aroma Zat pemberi aroma banyak digunakan dari golongan ester dengan rasa atau aroma buah. contoh: pala. Zat pemanis yang tidak menghasilkan kalori ini misalnya: a. Isoamil asetat untuk pemberi aroma buah pisang ambon 6. Amil asetat untuk pemberi aroma buah pisang 4. Contoh : 1. Propil asetat untuk pemberi aroma buah pir. merica laos. Misalnya. Contoh penyedap rasa lainnya: natrium/kalium guanilat dan natrium/kalium inosinat.

pada tikus menunjukkan ada kemungkinan besar bahwa pembuangan senyawa ini melalui urine dapat merangsang tumbuhnya tumor dalam kemih. Namun. dan kalium sorbat. pengawet alami dapat dilakukan dengan cara memasukan bahan makanan ke dalam garam atau diasinkan Zat pengawet yang sering digunakan adalah zat pengawet yang mudah dibuat misalnya natrium benzoat. COONa CH2 – CH = CH – CH = COOK . pengasaman. es krim. Sorbitol Sorbitol merupakan suatu senyawa polihidroksi yang mengandung kalori sama dengan gula. Zat pemanis jenis ini digunakan sebagai pemanis permen. Rumus struktur natrium siklamat sebagai berikut : NH – SO3Na c. Aspartan Aspartan merupakan zat pemanis yang mempunyai tingkat kemanisan 200 kali lebih manis dari gula. atau penguraian makanan oleh mikroorganisme. Dulsin Dulsin adalah zat pemanis yang mempunyai tingkat kemanisan 250 kali lebih manis dari gula. Rumus strukturnya sebagai berikut: O – CH2 – CH2 HN – C – NH2 O e.5-40. Rumus strukturnya sebagai berikut : HOHO H2N – C – C – N – C – C – OCH3 CH3–H–CH2 COOH Zat pemanis biasanya digunakan pada pembuatan permen. pemakaian yang berlebihan dapat menimbulkan diare. Natrium benzoat digunakan untuk bahan makanan yang mudah basi. asam propianat. minuman ringan. Zat Pengawet Zat pengawet adalah bahan yang dapat mencegah atau menghambat fermentasi. benzoat efektif pada pH 2. Pemanis ini dilarang penggunaannya oleh Depkes RI. Sorbitol tidak terurai dalam mulut sehingga tidak merusak gigi. Rumus struktur sorbitol sebagai berikut: CH2OH H – C – OH C HO – C – H H – C – OH H – C – OH CH2OH d. 5. dll. natrium nitrat.

Pemakaian zat aditif yang over dosis. serta kalsium diantrium EDTA (Ethylene Diamine Tetra Atetic Acid). dan natrium karbonat.Na-Benzoat k-sorbat Zat pengawet makanan yang dilarang Departemen Kesehatan adalah formalin. Anti Oksidan Minyak dan lemak akan dapat menjadi tengik bila di simpan lama. Butil Hidroksil Anisol (BHA) digunakan untuk lemak dan minyak. Contoh anti oksidan adalah asam askorbat (bentuk garam kalium. asam fosfat dan garamnya. kacang-kacangan. http://chemiskimia. 8. Fungsinya untuk memperbaiki gizi makanan contohnya asam askobat. Pemakaian zat-zat aditif pada makanan yang diperbolehkan mempunyai syaratsyarat sebagai berikut: a. Zat Pengatur keasaman Zat pengatur keasaman berfungsi untuk mengasamkan. Terlalu banyak makan-makanan yang mengandung zat pengawet akan mengurangi daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit. 9. Pemakaian insektisida di rumah dapat mencemari makanan 7. asam klorida. asam sitrat. dan c. dan buah-buahan kering. Diperlukan dalam proses pengolahan bahan makanan Zat aditif dapat bersifat racun dan merugikan kesehatan apabila penggunaannya tidak sesuai dengan aturan. Untuk mencegah ketengikan minyak biasanya digunakan anti oksidan. Butil Hodroksil Toluene (BHT) digunakan untuk lemak. dan Fe3+). Penambah Gizi dan Vitamin Zat ini adalah bahan aditif dalam makanan yang berupa asam amino. Ketengikan minyak disebabkan karena oksidasi dari udara.htm . Menambah makanan lebih menarik d.findtalk. menetralkan dan mempertahankan derajat keasaman. Bahan aditif yang berfungsi sebagai sekuantran ialah asam sitrat. kaldu dan buah dalam keemasan kaleng. natrium. minyak makan. contoh asam asetat. Mempertinggi mutu atau stabilitas dengan mengurangi kerusakan makanan c. Dengan terikatnya ion-ion tersebut dapat dihambat terjadinya proses oksidasi yang dapat menimbulkan perubahan warna dan aroma. feri fosfat penyakit tertentu serta pertumbuhan misalnya iodium dan mineral (Ca2+. Sekuantran Sekuentran adalah bahan aditif dalam makanan yang dapat mengikat ion-ion logam yang ada dalam makanan dan membentuk senyawa kompleks. mineral ataupun vitamin.net/chemistry-f2/zat-adiktif-t1. margarin dan mentega. Kesalahan yang dapat merugikan berasal dari: a. Zat aditif yang digunakan tidak tepat sesuai fungsinya b. boraks dan asam salisilat Etilen oksida dan etil format adalah bahan fumigasi yang digunakan untuk menghilangkan hama dari bumbu-bumbuan. dan kalsium) yang digunakan pada daging olahan. Mempertahankan kualitas gizi makanan b. 6. Mg2+.

amarath warnanya merah Pemanis Bahan pemanis adalah zat yang dapat menimbulkan rasa manis. relatif aman untuk digunakan 3. daun suji/pandan warnanya hijau 3. Macam Zat Aditif Makanan Berikut ini beberapa macam zat aditif makanan. Pewarna alami 1. yaitu pemanis alam dan pemanis buatan. cabe merah warnanya merah 6. 2. Pewarna makanan Pewarna adalah bahan tambahan makanan yang mempengaruhi penampilan makanan.Makanan mengandung bahan kimia Zat adiktif makanan adalah bahan yang ditambahkan ke dalam bahan makanan untuk mempengaruhi sifat dan bentuk makanan. baik yang mempunyai nilai gizi maupun yang tidak mempunyai nilai gizi. memiliki kelemahan. wortel warnanya jingga 5. terbuat dari hasil sintesisbahan kimia di laboratorium 2. Ada dua jenis bahan pemanis. penggunaanlebih efisien. 1. merah bit warnanya merah keunguan Pewarna buatan 1. antara lain: . terbuat dari bahan alami 2. fast green FCF warnanya hijau 5. dan tersedia dalam berbagai warna contoh : 1. Untuk Mempertahankan dan memperbaiki mutu makanan. kunyit warnanya kuning 2. Zat adiktif pewarna terbagi menjadi dua. ketersedianya terbatas. dan memiliki aroma dan rasa yang dapat menganggu rasa dan aroma asli contoh : 1. serta madu. Agar Dapat mempertahankan nilai gizi makanan tersebut. tartrazine warnanya kuning 3. Tidak mengurangi zat-zat esensial di dalam makanan. Pemanis alami. sunset yellow FCF warnanya orange 2. Manfaat Penggunaan Zat Aditif dalam Makanan Beberapa manfaat penggunaan bahan tambahan pada makanan adalah: 1. misalnya gula pasir (gula putih) dan gula merah (gula kelapa atau gula aren). wananya lebih homogen. jika terkontaminasi logam berat atau dikonsumsi secara berlebihan dapat berbahaya 3. yaitu warna yang dihasilkan tidak homogen. yaitu pewarna alami dan pewarna sintetis. quineline yellow warnanya kuning 4. 3. bunga talang warnanya biru 4. Sifat-sifat kedua zat aditif ini sebagai berikut. briliant blue FCF warnanya biru 6. Pemanis buatan.

Penggunaan MSG berlebihan itu berbahaya dan dapat menimbulkan Chinese Restaurant Syndrome (CRS). contohnya pada ikan dan buah-buahan. biasanya dilakukan dengan pemberian senyawa kimia. jus buah.com/pelajaran-sekolah/pelajaran-kimia/makanan-mengandungbahan-kimia/ BAHAN KIMIA DALAM MAKANAN RINGKASAN MATERI Dari ilustrasi di atas. seperti: • Garam benzoat digunakan untuk sirup. • Pendinginan. Neotam. • Pengasapan. dan kaldu ayam. sereh. Pengawet Bahan pengawet makanan adalah bahan yang sudah ditambahkan ke dalam makanan dengan tujuan yaitu untuk mencegah dan menghambat kerusakan atau pembusukan makanan. memiliki kadar kemanisan 400 kali larutan gula 10 % 3. Penyedap rasa Penyedap rasa adalah bahan yang berfungsi untuk meningkatkan cita rasa makanan sehingga menambah rasa nikmat dan memperjelas rasa. Aspartam. memiliki kadar kemanisan 250 kali gula. yang ditandai dengan sesak napas. margarin. • Asam propionat dan natrium propionat: dipakai pada pengawet roti dan keju. memiliki kadar kemanisan 600 kali gula. b. proses fermentasi (pembusukan). dan kecap. digunakan untuk pasta gigi c. 4. contohnya pada kelapa. Zat yang sengaja ditambahkan atau dicampurkan sewaktu pengolahan makanan untuk meningkatkan mutu makanan disebut zat aditif. memiliki kadar kemanisan 50 kali gula. Sorbitol. d. daun salam. • Asam sorbat: dipakai untuk pengawet keju. cengkeh. Ada dua macam cara pengawetan pada makanan. pengasaman. bawang putih. Pengawet buatan. pusing. g. garam guainat. kunyit mengandung zat yang dapat ditambahkan pada makanan supaya berwarna kuning. b. Bahan penyedap alami contohnya kayak biji pala. kaldu sapi. lada. Bahan pengawet sintetis lainnya adalah HVP (Hydrolisyn Vegetable Protein). dan mudah letih. Salah satu bahan penyedap sintetis yang populer adalah Monosodium Glutamat (MSG) atau vetsin. f.yaitu pengawet alami dan pengawetan buatan. Dulsin. Berdasarkan fungsinya zat aditif makanan digolongkan sebagai berikut : . a. Sukralosa. e. Dengan pemberian zat pengawet. dan garam inosinat. merupakan pemanis buatan turunan dari Aspartam. Siklamat. contohnya pembuatan manisan. laos. memiliki kadar kemanisan 200 kali. Sakarin.a. saus. http://klikbelajar. Pengawetan alami itu dengan cara • Menggunakan gula dan penggaraman. sakit dada. atau penguraian karena aktivitas mikroorganisme dapat dicegah sementara waktu. • Asam benzoat dan natrium benzoat: dipakai untuk pengawet minuman. kayu manis. dan kecap.

Selain menjadi kuning kunyit dapat membuat makanan menjadi awet. yaitu pewarna alami dan pewarna buatan (sintetik). Indigokarmin menghasilkan warna biru. Eritrosin menghasilkan warna merah digunakan untuk eskrim. Kelemahan bahan pewarna alami ini adalah keanekaragaman warna terbatas dan warnanya kurang stabil. Pewarna 2. Kelebihannya antara lain : a. Zat pewarna alami ini aman dikonsumsi. Timbulnya . e. Bahan Pewarna Bahan pewarna adalah bahan tambahan makanan yang dapat memperbaiki dan memberi warna pada makanan. Sedangkan kelemahannya sering terjadi ke tidak/sempurnaan proses pembuatan sehingga mengandung zat-zat yang berbahaya bagi kesehatan. Contoh : a. Pengawet 4. Zat aditif buatan. Kadang-kadang terjadi kasus penyalahgunakan pemakaian zat pewar untuk sembarang bahan pangan. yaitu : 1. Zat pewarna buatan ini mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan zat pewarna alami. d. kue pisang dan dadar gulung berwarna hijau manawan. Tujuan pemberian bahan pewarna ini adalah untuk membuat makanan lebih menarik selera. Jika dilihat dari asalnya terdapat dua jenis bahan warna. jeli. c. Hal ini jelas berbahaya bagi kesehatan. c. dan jeli. lebih stabil. Penyedap Bila dilihat dari asalnya zat aditif dapat dibedakan menjadi dua. b. 1. misalnya : zat pewarna tekstil dipakai untuk mewarnai bahan makanan. Kestabilan warna. lebih murah. Tartrasin menghasilkan warna kuning digunakan untuk eskrim. Praktis. mengandung zat warna klorofi untuk mewarnai kue pikang. Kunyit. A. Tahan lama. Contoh pewarna alami : a. Pewarna Buatan Bahan pewarna buatan ini dibuat dari bahan yang serupa dengan pewarna alami. dan praktis. Pada umumnya zat aditif buatan mempunyai kelebihan yaitu lebih pekat. mengandung zat warna kurkumin untuk mewarnai tahu atau nasi kuning dalam selamatan. Pewarna Alami Pewarna alami ini merupakan bahan pewarna yang umumnya diambil dari tumbuhtumbuhan. Kadang-kadang bersifat karsinogenik yang dapat merangsang terjadinya kanker pada hewan dan manusia.1. mengandung zat warna kapxantin membuat warna merah pada rendang daging. Karamelisasi : pemanasan gula tebu menjadi warna coklat pada karamel kembang gula. Zat aditif alami 2. d. b. 2. Selain itu warna buatan dapat memberikan warna sesuai yang diinginkan. Keanekaragaman warna b. Daun suji. Cabe merah. c. yoghurt. Keseragaman warna. Pemanis 3.

Aspartam. Sakarin Sakarin merupakan pemanis buatan yang paling tua. yang tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi. Sakarin 2. 1. permen. es puter. Berasa manis jika dilarutkan dalam air. Pemanis buatan merupakan bahan-bahan tambahan makanan yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan. yang dibuat dengan teknologi. selai. . Mudah larut di air. Stabil pada kisaran suhu tertentu. Dulsin. Beberapa makanan dan minuman yang sering memakai sakarin. dan berbagai minuman fermentasi. Rendah kalori. Siklamat terdapat dalam bentuk Na dan Ca siklamat yang mempunyai kemanisan lebih kurang 30 kali lebih manis dari pada gula pasir. Murah harganya (tidak lebih mahal dari gula). Sorbitol Sorbitol merupakan pemanis yang biasa digunakan untuk pemanis kismis. C. jam selai. 1. jam. Batas maksimum penggunaan siklamat adalah 500 mg. 4. serta makanan lain. Pengawet Bahan pengawet ini merupakan senyawa atau zat yang dapat mencegah atau menghambat segala macam perubahan pada bahan makanan yang disebabkan aktivitas mikroorganisme. yang dapat menjadi penyebab terjadinya penyakit kanker. 3. 2. kayu manis. Siklamat juga diperkirakan mampunyai efek karsinogen.penyalahgunaan zat pewarna ini mungkin disebabkan oleh karena ketidak tahuan masyarakat mengenai penggunaan zat pewarna untuk makanan atau tidak adanya penjelasan dalam tabel yang melarang penggunaan bahan tersebut untuk makanan. 5. Sehingga negara-negara maju seperti Amerika Canada. Contoh bahan pemanis alami adalah gula pasir. Pemanis Buatan Pemanis buatan merupakan senyawa hasil sintetis. Kemanisan dari sakarin lebih kurang 300 kali lebih mani dibandingkan gula pasir. Sakarin berada dalam bentuk garam Na atau Ca. dan minuman fermentasi. dan Inggris melarang warnanya memakai siklamat sebagai pengganti gula pasir. 5. Diperkirakan garam sakarin bersifat karsinogen. Makanan dan minuman yang sering dijumpai mengandung siklamat antara lain : es krim. Siklamat 3. Beberapa pemanis buatan yang beredar di pasaran di antaranya adalah : 1.3000 mg per kg bahan. misalnya es krim. jam. Siklamat Siklamat merupakan pemanis buatan seperti halnya sakarin. Pemanis Bahan pemanis ini ada dua macam yaitu pemanis alami dan pemanis buatan. 4. 3. selai dan roti. gula kelapa (gula jawa). saus. es lilin. es puter. 2. B. Asesulfam K.

kayu manis mengandung asam benzoat.co. adalah MSG (Monosodium Glutamat) atau Vestin.cc/2010/06/bahan-kimia-dalam-makanan. d. c.Asam Asetat D. dan sari nanas.html BAHAN KIMIA PADA MAKANAN A. nata de coco.Bahan pengawet menurut asalnya dapat dibedakan menjadi dua yaitu bahan pengawet alami dan pengawet buatan. 2. Benzoat Bahan ini biasanya digunakan untuk mengawetkan berbagai produk minuman ringan seperti. dan sebagainya. Garam nitrit Merupakan bahan pengawet untuk daging dan juga olahan daging seperti sosis.Sorbat f. http://www. kornet. Saus. MSG ini tidak berbau. Sulfit Sulfit terdapat dalam bentuk garam kalium atau natrium bisulfit. untuk memberikan rasa gurih pada makanan. Pengawet Alami Selain garam pengawet alami antara lain kayu manis. rasanya merupakan campuran rasa manis dan asin yang enak terasa di mulut. e. jam. Bahan ini dapat menimbulkan rasa enak dan mempertegas rasa. c. Bahan penyedap rasa merupakan bahan tambahan makanan yang berguna untuk melezatkan bahan makanan. sari buah. 1. a. udang beku. minuman bersoda. Pengertian Zat Adiktif Zat adiktif pada makanan atau disebut bahan tambahan makanan menurut pengertian Departemen Kesehatan RI adalah bahan yang biasanya tidak digunakan sebagai makanan dan biasanya bukan merupakan ingreditas (komposisi) khas . merupakan zat cita rasa alami b. kecap. keju dan olahan daging yang lain. Bahan penyedap ini juga yang alami dan buatan penyedap dari bahan alami antara lain. b. Propianat Propianat selain menghambat kapan juga dapat menghambat pertumbuhan bacillus mesentericus yang menyebabkan kerusakan.datafilecom. agar-agar. Daun salam. sehingga pertumbuhan clostridia di dalam daging terhambat. selai. Bahan ini sering dipakai dalam pengawetan produk roti dan keju. untuk mengharumkan makanan Penyedap buatan yang banyak dipakai dalam makanan. Pengawet Buatan Pengawet buatan ini ada berbagai macam. perkembangan mikroba dapat dihambat. Terasi. Pengawet yang mempunyai sifat antimikroba antara lain : a.Penyedap. bahan ini biasa dipakai untuk mengawetkan potongan kentang. Daun pandan.

Contoh : Asam benzoate.makanan. http://nellywedya. BHT (Butil Hidroksi Toluena). c. Contoh : Sakarin. HPV (Hydrolisis Vegetable Protein). b. f. Pemanis sintetis untuk mengatur rasa manis atau menggantikan gula. Contoh : Asam asetat(asam cuka). Penyedap rasa untuk mempertegas rasa. dan untuk menghasilkan dan mempengaruhi sifat khas makanan tersebut.wordpress. Zat Adiktif Makanan a. Contoh : Vetsin (MSG). karmoisin. mempunyai atau tidak mempunyai nilai gizi. 2. Zat adiktif pada makanan tidak boleh digunakan untuk menutupi kerusakan dari makanan. 1. Menghasilkan makanan yang tahan lama dengan tetap segar dan tidak berubah rasa. tartrazin. Pengatur keasaman adalah bahan untuk mengatur keasaman. d. yang dengan sengaja ditambahkan ke dalam makanan untuk maksud teknologi pada pembuatannya. turmeric. Contoh : beta karoten . Contoh : BHA(Butil Hidroksi Anisol). asam tartrat. asam sorbat e. asam sitrat. Mencegah reaksi yang dapat membahayakan kesehatan dari makanan jika disimpan lama (makanan tetap aman). a. Pengawet adalah bahan untuk mencegah atau menghambat penguraian(kerusakan) makanan oleh mikroorganisme. garam guanilat dan garam inosilat. siklamat dan Aspartam. TBHQ (Tersier Butil Hidroksi Quinolin) b. Antioksidan yaitu bahan untuk mencegah/menghambat oksidasi (ketengikan). Keuntungan Penggunaan Zat Adiktif Makanan. Pewarna digunakan untuk memperbaiki atau member warna pada makanan.com/ipa-terpadu-2/ipa-terpadu/ ZAT ADITIF MAKANAN Bahan Pewarna .

pendinginan. seperti siklamat. Gula merupakan pemanis alami yang mempunyai nilai kalori tinggi. garam. Penggunaan pewarna sintesis tertentu dapat menimbulkan masalah kesehatan. Contoh pengawet sintesis antara lain natrium benzoat dan natrium nitrit. Pengawetan dilakukan dengan membunuh mikroorganisme atau menciptakan kondisi yang tidak memungkinkan bagi mikroorganisme tersebut untuk dapat berkembang. Contoh pengawet alami antara lain gula. pengalengan. ada juga pewarna sintesis. Salah satu cara untuk menghindari obesitas adalah dengan mengganti gula yang nilai kalorinya tinggi dengan pemanis sintesis yang nilai kalorinya rendah. atau bahan makanan lain yang mengandung zat tepung (amilum).Nama Zat Kemanisan relatif* Sukrosa (gula tebu) 100 Laktosa (gula susu)16 Glukosa (gula darah) 74 Fruktosa (gula buah) 173 Siklamat 3000 Sakarin 50000 Aspartam 18000 Asesulfan 20000 P-4000 400000 * kemanisan relatif terhadap sukrosa denagan nilai 100 Bahan Pengawet Pengawetan memperpanjang daya simpan makanan. Pemanis sintesis yang kini banyak digunakan adalah Aspartam atau Asesulfam. . dan cabe(merah). dan cuka. telah dilarang penggunaannya karena diduga bersifat Kasinogenik (penyebab kanker). seperti daun suji(hijau). roti. iridiasi. Zat pengawet ada yang alami dan ada yang sintetis.Pewarna digunakan untuk memberi warna yang menarik pada makanan dan minuman. Bahan Penyedap Penyedap digunakan untuk memberikan cita rasa tertentu. kunyit(kuning). dan penggunaan bahan pengawet. Pewarna ada yang alami. Penyedap juga ada yang alami dan sintesis. Tubuh kita mendapatkan karbohidrat dari nasi. Pengawetan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Bahan Pemanis Hampir semua bahan makanan mempunyai cita rasa manis. Kelebihan kalori didalam tubuh dapat menyebabkan obesitas (kelebihan berat badan). karamel(coklat). seperti tartrazin(kuning) dan indigo carmine(biru). Bebagai macam pemanis sintesis. sepertipengeringan. Pewarna sintesis tidak mempunyai nilai gizi.

Gunakan aditif makanan seperlunya. Senyawa iodin yang ditambahkan ke dalam garam dapur. bertujuan untuk mencegah penyakit gondok.wordpress.com/2010/03/24/zat-aditif-makanan/ . yaitu natrium iodat (NaIO3). Tidak ada yang dapat menjamin penggunaan aditif makanan 100% aman.MSG disebut juga penguat rasa. misalnya: vitamin C pada jus buah. Contok zat antioksidan alami yaitu vitamin C dan vitamin B. Pergunakan zat aditif yang sudah mendapat pengesahan dari instansi yang berwenang. http://714iv. vitamin D dan kalsium pada susu. serta senyawa iodin pada garam dapur. Contoh zat antioksidan sintesis yaitu BHA(Butylated Hidroxyanisole) dan BHT(Butylated Hidroxytoluena) Penambah Nutrisi Zat aditif makanan ada yang ditujukan untuk menambah nutrisi. Antioksidan Antioksidan mencegah ketengikan karena dapat menetralkan radikal bebas dalam proses oksidasi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful