P. 1
PENYULUHAN DIARE

PENYULUHAN DIARE

|Views: 115|Likes:
Published by rosdianailham

More info:

Published by: rosdianailham on Jul 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

DEFENÌSÌ

Uiare memane merupakan salah satu penvakit
vane paline serine menverane balita. Badan
dunia untuk anak-anak dan pendidikan
(uNlCLl) menvatakan diare masih menjadi
pemvakit pembunuh bavi di bawah usia lima
tahun (balita) terbesar di dunia. ¬asil survei
Badan Anak Uunia tahun 2001 menunjukkan,
setiap detik satu balita menineeal karena
diare.
NJUTN........
Diare adalah suatu penyakit dengan tanda-tanda
adanya perubahan bentuk dan konsistensi dari tinja.
yang melembek sampai mencair dan bertambahnya
frekwensi berak lebih dari biasanya. {3 kali atau lebih
dalam 1 hari·.
Penyakit diare sampai kini masih menjadi masalah
kesehatan masyarakat. walaupun secara umum angka
kesakitan masih berfluktuasi. dan kematian diare yang
dilaporkan oleh sarana pelayanan dan kader kesehatan
mengalami penurunan namun penyakit diare ini masih
sering menimbulkan KLB yang cukup banyak bahkan
menimbulkan kematian.
HASIL HASIL SURVEI SURVEI
Di ¡ndonesia. hasil survei yang dilakukan oleh
program. diperoleh angka kesakitan Diare untuk tahun
2000 sebesar 301 per 1.000 penduduk. angka ini
meningkat bila dibandingkan dengan hasil survei yang
sama pada tahun 1996 sebesar 280 per 1.000 penduduk.
8edangkan berdasarkan laporan kabupaten/ kota pada
tahun 2008 diperoleh angka kesakitan diare sebesar
27.97 per 1000 penduduk. 8edangkan angka kesakitan
diare pada tahun 2009 sebesar 27.25 per 1000
penduduk. Jauh menurun jika dibandingkan 12 tahun
sebelumnya. Jika hal tentang diare mampu di pahami
masyarakat. maka akan terjadi penurunan angka kasus
yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu perlu di
lakukan suatu penyuluhan tentang diare di masyarakat
misalnya di sekolah demi mengurangi jumlah kasus
diare yang dapat terjadi di masyarakat.
ANTARA KEWASPADAAN DAN KEPANIKAN
Uiare harus diwaspadai, karena ia adalah penvakit
vane berbahava, namun tentu saja kekhawatiran
tidak sama denean kepanikan. Aear tidak
kehilanean kewaspadaan tetapi juea tidak jatuh
pada kepanikan vane tak proporsional, orane tua
perlu meneenal denean baik apa peneertian diare
dan juea tanda bahava dari penvakit ini. Pada
baeian selanjutnva tulisan ini akan dipaparkan
beberapa anoaman bahava vane perlu dikenal
orane tua denean baik.
TANDA BAHAYA UMUM
1auda baua·a umum ·aug uarus divaspadai pada auak
deugau diare adaiau .
¡.1idak sadar . kareua deuidrasi berat atau iu|eksi
iutrakrauiai .euse|aiitis atau meuiugitis)
!.Ke}aug . kareua gaugguau keseimbaugau eiektroiit berat.
misaiu·a uiperuatremia atau iu|eksi iutrakrauiai
!.Memuutaukau semuau·a . dapat meu·ebabkau deuidrasi
atau pemberatau deuidrasi
AMBAR : MENAWARKAN MINUMAN (SUMBER :
ICATT)
eteranean eambar: Anak vane menealami penurunan kesadaran tidak merespons jika
ditawari minum. Bandinekan denean anak tak dehidrasi (minum wajar) dan anak denean
dehidrasi tak berat (minum lahap)
AMBAR: MENUNTAHKAN SEMUANYA (SUMBER
ICATT)
eteranean : Anak vane memuntahkan semua vane diberikan harus dirujuk ke fasilitas
kesehatan denean rawat inap karena saneat berisiko untuk menealami dehidrasi atau
memperburuk derajad dehidrasinva.
DIARE PADA BAYI MUDA SELALU
DIANAP BERBAHAYA
Uiare pada bavi vane berusia 0-2 bulan selalu dianeeap
berbahava, terutama jika terjadi pada empat mineeu
pertama kehidupan. Uiare pada usia ini serinekali
merupakan pertanda adanva infeksi vane berat.
alaupun tidak, dehidrasi vane terjadi pada kelompok
usia ini lebih berbahava bila dibandinekan denean
kelompok usia vane lebih tua. arenanva, orane tua
perlu meneenali pola buane air besar normal pada bavi
dan juea selalu waspada apabila bavi muda menderita
diare.
DIARE DENAN FESES BERCAMPUR
DARAH
Feses yang bercampur bercak darah merupakan tanda kIinis
adanya disenteri. Umumnya disebabkan oIeh bakteri shigeIa,
namun dapat juga disebabkan oIeh amoeba. Disenteri memerIukan
antibiotika atau anti amoeba, sedangkan diare Iain umumnya tidak
memerIukan pemberian obat-obat ini. Disenteri yang tidak
mendapat antibiotika mungkin akan menjadi berkepanjangan.
ApabiIa meIampaui 2 minggu, diare ini akan disebut dengan diare
persisten. Diare yang berkepanjangan akan menyebabkan
masaIah nutrisi pada anak, karena anak menjadi maIas makan dan
juga dapat menyebabkan penyerapan sari makanan kurang baik.
Akibatnya, anak dapat menderita gizi kurang dan bukan tidak
mungkin akan jatuh ke daIamgizi buruk.
DIARE DENAN DEMAM TINI
Uemam tineei juea dapat menjadi pertanda adanva
diare karena infeksi bakterial vane memerlukan
antibiotika. Uemam vane tidak tineei dan tidak adanva
darah dalam feses biasanva menunjukkan, bahwa diare
tidak disebabkan oleh bakteri dan tidak memerlukan
antibiotika. Namun demikian, seperti dijelaskan di
depan, masih ada anoaman bahava lain pada setiap
anak diare, vakni dehidrasi. 1adi penoeeahan dehidrasi
atau meneatasi dehidrasi harus menjadi perhatian pada
setiap anak denean keluhan diare.
BAAIMANA DOKTER MENENTUKAN
DERAJAD DEHIDRASI ?
Ada beberapa oara menentukan derajad
dehidrasi, di antaranva adalah :
1. Memerhitunekan kehilanean berat badan.
Cara ini sulit dilakukan, karena berat badan
anak sebelum sakit belum tentu diketahui
2. 3kor Maurioe ine
3. Menurut M1B3 dan w¬0
NJUTN.....
Menurut M1B3 dan w¬0, 4 tanda dehidrasi vane perlu
diperiksa adalah : keadaan umum (letarei, tidak merespons
minuman, eelisah atau baik) : rasa haus (tak merespons
minuman, lahap atau biasa), elastisitas kulit (oubitan kulit
perut kembali saneat lambat, lambat atau normal) dan mata
oekune (ada atau tidak).
DENAN PANDUAN MTBS DAN DENAN KERJA SAMA
DENAN KELUARA PASIEN, DOKTER ATAU
PARAMEDIS DAPAT MENENTUKAN DERAJAD
DEHIDRASI ANAK
!EMERÌKSN ESTÌSÌTS KUÌT MTEKUNG
PENOBATAN DIARE YAN BENAR
Pencegahan dehidrasi atau mengatasi dehidrasi yangt
sudah terjadi adalah pengobatan yang terbaik untuk
anak yang menderita diare. Anak perlu minum lebih
banyak daripada biasanya. Pemberian A8¡ harus
dilanjutkan. Oralit atau cairan elektrolit lain diberikan
sesuai dengan status dehidrasi anak. Eloknya.
ternyata secara fisiologis pemberian oralit juga akan
membantu mempercepat berhentinya diare. Pemberian
makanan juga dilanjutkan. Antibiotika hanya diberikan
jika diare disebabkan oleh bakteri seperti telah
dibicarakan di depan. Penggunaan antibiotika yang
tidak tepat justru dapat memacu atau memperberat
diare. Penelitian mengenai hal ini banyak dilakukan
para ahli. Bila berminat. silakan membaca artikel yang
bertopik "diare akibat penggunaan antibiotika" atau
menggunakan kata kunci "antibiotic-associated
diarrhea"
OBAT-OBAT BARU UNTUK DIARE
ink merupakan obat yang relatif baru
dalam pengobatan diare. Berbagai
penelitian menunjukkan. bahwa pemberian
zink bermanfaat dalam pengobatan diare
karena membantu mempercepat
berhentinya diare secara tidak langsung
melalui perbaikan kondisi usus. ink juga
perlu diberikan pada anak diare karena
selama diare anak juga kehilangan zink
bersama dengan hilangnya cairan dan
elektrolit akibat keluarnya feses yang
berlebihan.
NJUTN.....
Probiotik juea merupakan konsep
peneobatan vane relatif baru. 3avanenva
obat ini tereolone mahal, sehineea walaupun
sudah banvak penelitian vane membuktikan
manfaat pemberian probiotik, obat ini belum
masuk dalam rekomendasi resmi w¬0.
Probiotik dapat diberikan pada anak vane
menderita diare bersama-sama denean
pemberian zink dan oairan elektrolit
PENCEGAHAN D¡ARE
Tujuh upaya yang telah terbukti efektif
mencegah diare adalah
1. Pemberian A8¡
2. Memperbaiki makanan sapihan
3. Menggunakan air bersih yang cukup banyak
4. Kebiasaan mencuci tangan
5. Menggunakan jamban keluarga
6. Cara membuang tinja yang baik dan benar
{termasuk tinja bayi·
7. ¡munisasi campak {1-7% diare berhubungan
dengan campak. diare yang terjadi pada anak
dengan campak lebih sulit diobati dan
cenderung lebih lama dan lebih berat·

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->