P. 1
Mutholaah (menjawab Fitnah)

Mutholaah (menjawab Fitnah)

|Views: 618|Likes:
Published by Rahmat Ali

More info:

Published by: Rahmat Ali on Jul 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

Kelas Muthola¶ah

MENJAWAB FITNAH

Class Muthola'ah

1

"Dan janganlah engkau ikuti apa yang tentang itu engkau tidak mempunyai pengetahuan. Sesungguhnya, telinga dan mata dan hati, tentang semuanya ini akan ditanya." (Bani Israil, 17:37)

"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak berprasangka, karena sebagian prasangka itu adakalanya merupakan dosa. Dan janganlah kamu saling memata-matai, dan jangan pula sebagian kamu mengumpat sebagian yang lain." (Al-Hujurat, 49:13)
Class Muthola'ah 2

Class Muthola'ah

3

`

`

Setiap orang Ahmadiyah meyakini dan mengaku beragama Islam, maka Kalimah Syahadatnya sama dengan kalimah Syahadat yang dibaca dan diakui oleh kaum muslimin lainnya, yaitu ³Asyhadu allaailaaha illallaahu Wa asyahadu anna muhamadarrasuulullaah´. Lafaz Syahadat itu pula yang dikumandangkan dalam adzan dari mesjid-mesjid yang dibangun Ahmadiyah di lebih dari 190 negara di seluruh dunia ketika datang shalat wajib lima waktu.

Class Muthola'ah

4

³Inti dari kepercayaan kami adalah: Laa Ilaaha Illallahu, Muhammadur-rasulullahu (Tak ada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah). Kepercayaan kami inilah yang menjadi tempat bergantung dalam hidup ini, dan yang padanya - dengan rahmat dan karunia Allah kami berpegang teguh sampai akhir hayat kami´. (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Izalah Auham, 1891: 137)

Class Muthola'ah

5

Class Muthola'ah

6

`

`

Tadzkirah adalah kumpulan wahyu, ilham, kasyaf, dan ru'ya yang dikutip dan dihimpun dari berbagai buku dan selebaran Pendiri Jemaat Ahmadiyah. Tadzkirah diterbitkan pertama kali menjadi sebuah buku pada tahun 1935, yaitu 27 tahun setelah wafatnya Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as.

Class Muthola'ah

7

`

Pendiri Ahmadiyah HMGA a.s. MENEGASKAN : ³tidak ada yang masuk kedalam Jamaah kami kecuali orang yang telah masuk Islam dan mengikuti Kitab Allah Al-Qur¶an dan Sunnah-sunnah junjungan kami, Muhammad Saw. yang merupakan sebaik-baiknya ciptaan serta telah yakin benar berkenaan dengan Allah Yang Maha Mulia dan Maha Pengasih dan Rasul-Nya, Hari Qiamat, Surga dan Neraka; dan ia (setiap Ahmadi) berjanji dan berikrar tidak akan memilih agama selain AGAMA ISLAM serta ia akan mati di atas agama ini, yaitu agama fitrah dengan berpegang teguh kepada Kitab Allah Yang Maha Tahu dan mengamalkan setiap apa yang terbukti sebagai sunnah, Al-Qur¶an dan Ijma¶ Sahabat yang mulia; dan siapa yang mengabaikan tiga hal ini, sungguh ia telah membiarkan jiwanya dalam Api Neraka´. ( RUHANI KHAZAIN,19 : 315 )

Class Muthola'ah

8

`

`

`

Kata ³Muqadas´ artinya adalah Suci, hal ini mengandung arti bahwa Jemaat Ahmadiyah meyakini bahwa segala wahyu dari Allah itu memiliki sifat yang suci, jauh dari sifat syaitani. Akan tetapi bukan berarti bahwa kumpulan wahyu suci tersebut dapat disebut Kitab Suci, contohnya seperti Hadist Qudsy Kata Kitab di dalam Bahasa Arab maupun Urdu berarti ³Buku´ (termasuk buku pada umumnya)

Class Muthola'ah

9

`

`

Di dalam sejarah Islam, dijumpai banyak sekali ulama-Ulama Masa Awwal, yaitu ulama-ulama yang ke zuhudan dan kesuciannya tidak diragukan lagi. Para Ulama Masa Awwal ini mengemukakan pengalaman±pengalaman rohani mereka bahwa mereka menerima wahyu dari Allah Swt,. Di dalam wahyu yang mereka terima, ada beberapa bagian memiliki persamaan dengan ayat-ayat Al-Quran, dan sebagiannya lagi, campuran kata-kata lain yang tidak sama dengan ayat-ayat Al-Quran.
Class Muthola'ah 10

Artinya: "Dan tidaklah mungkin bagi manusia agar Allah berfirman kepadanya, kecuali dengan wahyu langsung, atau dari belakang tabir, atau dengan mengirimkan seorang utusan guna mewahyukan dengan izin-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Dia Mahaluhur, Mahabijaksana".(As-Syura, 42:52)

Class Muthola'ah

11

(545 ` Artinya: "Mandikanlah Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersama pakaiannya." (HR. Al Baihaqi, dari Siti Aisyah radhiallaahu 'anhaa, Lihat Tariikhul Kaamil Jild II halaman 16, lihat pula Kitab Hadits Misykaat Baabul Kiraamaat Halaman 545). ` Ini adalah wahyu pertama dari Allah Yang Maha Mulia yang turun kepada para Sahabat radhiallaahu 'anhum setelah wafatnya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.
`

16

. 2

,

)

` `

Class Muthola'ah

12

`

`

Dan Tuhan engkau telah mewahyukan kepada lebah, ³Buatlah rumahrumah di bukit-bukit dan pada pohon-pohon dan pada kisi-kisi yang mereka buat; kemudian makanlah dari segala macam buah-buahan, dan tempuhlah jalan yang ditunjukkan Tuhan engkau dengan rendah hati´. Keluarlah dari perut mereka minuman (madu) yang warna-warni. Di dalamnya ada daya penyembuh bagi manusia. Sesungguhnya dalam yang demikian itu ada tanda bagi orang-orang yang mau merenungkan! (An-Nahl, 16:69-70)

`

Class Muthola'ah

13

`

Dan Kami wahyukan kepada Ibu Musa, ³Susuilah dia, lalu lemparkanlah dia ke dalam sungai dan janganlah engkau takut, dan jangan pula engkau berdukacita; sebab sesungguhnya akan Kami kembalikan dia kepada engkau, dan akan Kami jadikan dia salah seorang dari para Rasul (Al-Qashash, 28:8)
`

Class Muthola'ah

14

Class Muthola'ah

15

`

Ahmadiyah tidak meyakini dan tidak pernah mengatakan naik haji ke Qadian di India atau ke Rabwah di Pakistan. Ibada Haji Jamaah Ahmadiyah sebagai orang Islam adalah ke Baitullah di kota Mekkah Pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah sendiri menyatakan dengan tegas bahwa ³Kami tidak pernah membuat kalimah Syahadah atau shalat atau ibadah Haji atau masjid sekecil apapun yang terpisah dari mengikuti Muhammad Rasulullah saw; tugas kami adalah untuk mengkhidmati agama Islam ini (Malfuzhat, jilid VII, hal. 138 ± 139, Cet. Add. Nazir Isyaat 1984).

`

`

Class Muthola'ah

16

Class Muthola'ah

17

Haji merupakan suatu ibadah wajib dan termasuk rukun Islam, tetapi untuk melaksanakannya ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut adalah : 1. Bekal Perjalanan 2. Kemudahan sarana Angkutan 3. Kesehatan 4. Keamanan Perjalanan (Fiqh Ahmadiyah oleh Hazrat Hafiz Roshan Ali)
`

Class Muthola'ah

18

`

`

`

Pada saat Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. berniat hendak menunaikan ibadah haji pada saat itu ulama-ulama di Mekah telah membuat fatwa bahwa Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. adalah kafir dan murtad serta wajib dibunuh. Dengan demikian jelaslah bahwa syarat untuk menunaikan ibadah haji tidak terpenuhi pada diri beliau Apakah mungkin ketika nyawa beliau di negeri sendiri saja terancam, lalu beliau pergi ke tanah suci Mekkah? Atas dasar itu Hz. Mirza Ghulam Ahmad a.s. tidak dapat menunaikan ibadah haji.

Class Muthola'ah

19

`

`

`

Dalam hal rukun Islam seperti itu, terjadi juga pada diri Nabi kita, Muhammad Rasulullah saw. yaitu kewajiban membayar Zakat. Zakat adalah ibadah wajib dan merupakan rukun islam. akan tetapi Rasulullah saw. seumur hidup tidak pernah melaksanakannya Hal itu terjadi karena beliau tidak pernah memiliki kekayaan yang lebih dari tiga hari. Jadi, tidak adanya haul sebagai syarat untuk melaksanakannya pada diri Rasulullah Saw.

Class Muthola'ah

20

Class Muthola'ah

21

Memang benar jika dikatakan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. mempunyai dua pendapat yang kontradiksi tentang Nabi Isa a.s.. ` Hal itu juga terjadi pada diri Nabi kita Muhammad saw dan sebagian Imam penerus beliau, karena dalam beberapa hal para utusan Allah Swt. mempunyai dua periode kehidupan atau dua masa yaitu : 1. Masa sebelum mendapat wahyu/ilham 2. Masa sesudah menerima wahyu/ilham.
`

Class Muthola'ah

22

`

`

Sebelum turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad saw. yang memerintahkan menghadap Ka¶bah, beliau dan umatnya menunaikan shalat menghadap kearah BaitulMaqdis di Yerusalem yang letaknya berada di utara kota Madinah sampai sekitar 16 bulan lamanya. Jadi, ada dua macam ajaran Rasulullah saw yang kontradiksi tentang kiblat bagi umat Islam. Yaitu pertama ke Baitul Maqdis dan kemudian berubah ke Ka¶bah

Class Muthola'ah

23

`

`

`

`

Demikian juga Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s. pernah berpendapat bahwa Nabi Isa as itu masih hidup di langit, Tetapi setelah beliau menerima wahyu yang menyatakan bahwa Nabi Isa as sudah wafat Dan ternyata wahyu tersebut didukung dengan lebih dari 20 ayat Alquran dan Hadits, maka sejak saat itu beliau merobah pendiriannya. Bahkan pendirian itu diperkuat oleh hasil penelitian beliau tentang makam Nabi Isa as di Jl. Kanyar, Srinagar, Kasymir, India.

Class Muthola'ah

24

`

Bersambung«

Class Muthola'ah

25

Class Muthola'ah

26

Para sahabat Rasulullah saw dan para waliyullah banyak yang mendapatkan karunia pengalaman ruhani berupa menerima wahyu yang bunyinya sama dengan ayat Al-Quran. Dan juga ditambah dengan bunyi yang lain. Bagi mereka yang berpengetahuan luas dalam agama Islam serta terbiasa menelaah kitab-kitab kuning, tidaklah sulit untuk memahami perkara ini.
Class Muthola'ah 27

`

Contoh wahyu yang sama dengan AlQuran Hadhrat Hadhrat Muhyiddin Ibnu 'Arabi menerima wahyu. Beliau bersabda: "Maka diturunkan wahyu kepada saya,

(35

3

).

Class Muthola'ah

28

`

³Artinya: "Katakanlah!, "Kami beriman kepada yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, dan Ishaq, Ya'qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, 'Isa dan para Nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami menyerah diri kepadaNya." (Al Futuuhaatul Makkiyyah Jilid 3 Halaman 35). Wahyu yang beliau terima sebagaimana yang tersebut diatas, persis seperti firman Allah Yang Maha Kuasa, yang terdapat didalam Al Qur'an Suci, Surah Aali 'Imraan/3: 85.

`

Class Muthola'ah

29

`

Terkait masalah tersebut, Ahmadiyah memiliki keyakinan

"Sesungguhnya, Kami-lah yang telah menurunkan Peringatan (Al-Quran) ini, dan sesungguhnya Kami-lah pemeliharanya." (Al-Hijr, 15:10)
`

Menurut ayat ini Al-Quran tidak mungkin dapat diacak-acak dan di aduk-aduk karena dipelihara dan dijaga oleh Allah Swt Wujud Yang Maha Kuasa, sehingga tidak diperlukan campur tangan manusia dengan cara kekerasan untuk melindungi dan menjaganya.

`

Class Muthola'ah

30

Class Muthola'ah

31

Hazrat Masih Mau¶ud as : ³Martabat luhur yang diduduki junjungan dan penghulu kami, yang termulia dari semua manusia, Nabi yang paling agung, Hadhrat Khaatamun-Nabiyyin Saw, telah berakhir dalam diri beliau Saw. yang didalamnya terhimpun segala kesempurnaan dan yang sebaliknya tidak dapat dicapai oleh manusia´. (Ahmad, Taudhih Marram, 1891:23).

Class Muthola'ah

32

`

³Aku menyaksikan suatu kehebatan dalam wajahmu yang bersinar cemerlang, yang melebihi semua sifat manusia lain. Pada wajahnya tampak Tuhan Muhaimin dan seluruh keadaannya bagaikan cermin. Yang menampakan keindahan sifat Ilahi dan kebesarannya sungguh menyilaukan. Ia mengungguli seluruh manusia dengan kemampuan, kesempurnaan dan keelokannya dan kehebatan serta dalam kesegaran jiwanya. Sedikit pun tidak diragukan lagi, Muhammad Shallallaah µalaihi wasallam adalah terbaik di antara seluruh makhluk. Paling mulia di antara yang mulia, dan inti orangorang yang terpilih. Segala sifat yang terbaik dan terpuji, pada diri beliaulah puncaknya dan anugerah nikmat dirinya. Beliau adalah yang terbaik dari semua orang yang mendapat Qurub Ilahi. Keunggulan Beliau karena kebaikan-kebaikan, bukan karena zaman. Wahai Tuhanku, turunkanlah berkat-berkat kepada Nabi-Mu Muhammad Saw. abadi selamanya, di dunia ini dan di hari kebangkitan kedua´. (Aina Kamalati-Islam, hlm.594-596).

Class Muthola'ah

33

Class Muthola'ah

34

`

Artinya: Aku melihat diriku dalam mimpi sebagai Allah (Ainah Kamalati Islam, hal. 564) 
Melakukan

perbuatan apa saja dalam alam mimpi itu boleh-boleh saja, meskipun di alam lahir hal itu diharamkan  Seperti :  Mimpi Nabi Yusuf as yang mengatakan 11 bintang, bulan dan matahari bersujud kepada beliau. Dapatkah beliau dikatakan mengaku sebagai tuhan?
Class Muthola'ah 35

`

`

`

Imam Abu Hanifah pernah bermimpi mengumpulkan tulung-tulang Rasulullah saw dari liang kubur, sebagian beliau senangi dan sebagian beliau buang. Dapatkan beliau dituduh berbuat dosa atau kurang ajar? Rasulullah saw sendiri pernah bermimpi mengenakan 2 gelang emas di tangannya. Dapatkan beliau dikatakan berbuat dosa, karena orang laki-laki itu diharamkan memakai perhiasan dari emas?

Class Muthola'ah

36

`

`

Peristiwa dalam mimpi tersebut harus dita¶birkan. Adapun ta¶bir mimpi Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as tersebut menurut beliau adalah sebagai berikut: ³Kami tidak memaknakan peristiwa ini sebagaimana yang dimaknakan dalam kitab-kitab para pengikut WahdatulWujud (yakni aku sendiri adalah Tuhan), dan kami tidak memaknakan hal itu seperti pendapat para Hululiyin (Tuhan menitis dalam diriku), Bahkan peristiwa ini sesuai dengan Hadits Nabi shallallahu µalaihi wa sallam, yaitu Hadis Bukhari tentang penjelasan martabat hamba-hamba Allah yang shaleh yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa Ta¶ala dengan melakukan ibadah nafal yang terjemahan selengkapnya berbunyi:
Class Muthola'ah 37

`

Seorang hamba-Ku yang senantiasa berusaha mendekat kepada-Ku dengan mengerjakan ibadah nafal sehingga Aku mencintainya, apabila Aku telah mencintainya, maka Aku akan menjadi matanya yang dengannya ia melihat; Aku akan menjadi telinganya yang dengannya ia mendengar; Aku akan menjadi tangannya yang dengannya ia memegang; Aku akan menjadi kakinya yang dengannya ia berjalan; Aku akan menjadi hatinya yang dengannya ia berfikir;

Class Muthola'ah

38

`

Aku menjadi lidahnya yang dengannya ia berbicara; jika ia memanggil-Ku Aku menjawabnya; jika ia meminta kepada-Ku Aku memberinya; Aku tiada ragu melakukan sesuatu selain mencabut nyawanya yang demikian itu karena ia benci kepada kematian itu dan Aku membenci keburukannya (Ahmad bin Hanbal dalam Musnadnya, Al-Hakim dalam Al-Mustadrak, Abu Ya¶la dalam Musnadnya, Ath-Thabrani dalam Ash-Shaghir, Abu Nu¶aim dalam Ath-Thib, AlBukhari, Muslim dalam Az-Zuhd, Ibnu Asakir dari Aisyah radhiyallahu µanha dan Kanzul-Ummal, Juz I/1157)
Class Muthola'ah 39

`

Dengan demikian mimpi melihat diri beliau sebagai Tuhan itu bukan perbuatan syirik yang diharamkan, tetapi justeru menunjukkan beliau itu seorang hamba yang dekat dengan Tuhan dan mendapatkan karunia bimbingan-Nya, sebagaimana pendapat Allamah Sayyid Abdul Ghani An-Nablusi, seorang Ulama ahli dalam ta¶bir mimpi menyatakan:
`

Class Muthola'ah

40

`

Artinya: Seorang yang melihat dalam mimpi bahwa ia seolah-olah menjadi Tuhan, maka artinya ialah Allah subhanahu wa Ta¶ala akan segera menyampaikannya ke jalan yang benar( Ta¶birul-Anam, cetakan Mathba¶ Ijazi, Kairo, hal. 90).

Class Muthola'ah

41

Class Muthola'ah

42

`

`

Pendiri Ahmadiyah tidak pernah mengatakan kafir atau bukan Islam kepada orang yang mengaku beragama Islam dengan mengucapkan dua kalimah Syahadat. Kalau orang Ahmadiyah mengucapkan ghair Ahmadi kepada orang yang belum menyatakan baiat masuk ke dalam Jamaah Islam Ahmadiyah bukan berarti ia orang kafir, sama sekali tidak. Ghair Ahmadi itu artinya bukan seorang anggota Ahmadiyah. Hal ini dapat diketahui dengan mudah dari pernyataan Pendiri Ahmadiyah berikut ini:

Class Muthola'ah

43

`

³Dari sejak awal aku berpendapat bahwa tidak ada seorangpun akan menjadi kafir atau Dajjal karena menolak pengakuanku. (Tiry qul Qul b, sekarang dicetak dalam R h ni Khaz in Vol. 15 halaman 432-433, London 1984)

Class Muthola'ah

44

Class Muthola'ah

45

Allah Ta¶ala berfirman : :´Sesungguhnya, Kamilah yang telah menurunkan peringatan (Al-Quran) ini, dan sesungguhnya Kamilah pemeliharanya´ (QS Al-Hijr : 10)

³Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah pengumpulannya dan pembacaannya´(QS AlQiyamah:18)

Class Muthola'ah

46

Allah berjanji : Artinya :´Kami akan mengajari engkau Al-Quran, maka engkau tidak akan melupakannya´ (QS AlA¶la:7) Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad saw supaya setiap wahyu yang beliau terima harus segera disampaikan.(QS 5:68)

Class Muthola'ah

47

Setiap wahyu yang telah beliau saw terima segera didiktekan kepada para penulis untuk segera di catat. Diantara penulis wahyu tersebut adalah: 1. HZ Zaid ibn Tsabit 2. Hz µAbdullah ibn Sa¶d ibn Abi Sarh 3. Hz Khalid ibn Sa¶id ibn al-¶ash 4. dll. Nabi Muhammad saw menganjurkan agar ummat Islam berlomba-lomba dalam menghafal Al-Quran. Sehingga banyak sekali yang menghafal Al-Quran Di dalam setiap shalat selalu dibacakan ayat-ayat Al-Quran. dll

Class Muthola'ah

48

Class Muthola'ah

49

³Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; (QS 2:2)´

bahasa Arab adalah merupakan bentuk tunggal sedangkan bentuk jamaknya adalah Al-Kutubu.  Bila Kata tertuju kepada ³Al-Kitab´ kitab suci Kaum Nasrani maka tidak tepat, karena ³Al-Kitab´ Kitab suci Kristen terdiri dari beberapa kitab suci para nabi. 
Dalam

Class Muthola'ah

50

1. A. B. 2. A. B. 

Kaum Khatolik Kitab Perjanjian Lama 46 Kitab Kitab Perjanjian Baru 27 Kitab Protestan Kitab Perjanjian Lama 39 Kitab Kitab Perjanjian Baru 27 Kitab. Dengan demikian kitab suci Kristen tidak dapat disebut Al-Kitab dalam bentuk tunggal.
Class Muthola'ah 51

`

Akan lebih sesuai bila kata

tertuju kepada Al-Quran.  Kitab suci Kristen memang tidak memiliki nama yang tetap, berbeda setiap negara.  Berbeda dengan Al-Quran yang tetap sama hingga di setiap penjuru dunia.  Dan Nama kitab suci Kristen tidak menyebut namanya sendiri dalam kitab suci tersebut.

Class Muthola'ah

52

Class Muthola'ah

53

Class Muthola'ah

54

³Panggillah kepada jalan Tuhan engkau dengan bijaksana dan nasihat yang baik, dan bertukarpikiranlah dengan mereka, dengan cara yang sebaikbaiknya. Sesungguhnya Tuhan engkau Dia lebih mengetahui siapa yang telah sesat dari jalan-Nya: dan Dia Maha Mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.(An-Nahl:125)
Class Muthola'ah 55

a)

b)

Islam adalah agama dakwah. Dan Objek dakwah Islam adalah untuk seluruh ummat manusia, baik secara etnis maupun secara teologis. Secara Etnis : maksudnya adalah bahwa risalah Islam tidak hanya untuk Bangsa Arab saja, tetapi untuk segala bangsa. Oleh sebab itu Al-Quran sering menyebut; ³wahai manusia«´ Secara Teologis : Risalah Islam tidak hanya untuk ummat Islam saja tetapi untuk Ummat yang lain maka Al-Quran sering meyebut; ³wahai Ahlil Kitab, Wahai orang-orang kafir dan sebagainya..´

Class Muthola'ah

56

Termasuk kepada kaum Yahudi maupun kaum Kristen, maka diperlukan pengetahuan tentang AlKitab atau tentang kekristenan dalam bertabligh kepada mereka. Adalah lebih baik memahami Al-Kitab dan menggunakannya dalam bertabligh kepada kaum Kristen karena Al-Kitab adalah kitab suci mereka. Dengan mengetahui Al-kitab kita dapat berdialog maupun bertabligh lebih arif dengan para kaum Kristen.

Class Muthola'ah

57

³Janganlah kamu berbantah dengan Ahlikitab, melainkan dengan dalil-dalil yang paling baik. kecuali dengan orang-orang yang aniaya di antara mereka(Al-Ankabuut:47)

Class Muthola'ah

58

Class Muthola'ah

59

Class Muthola'ah

60

Oleh sebab itu dengan di bekalinya generasi Jemaat Ahmadiyah maupun Ahmadi pada umumnya dengan pengetahuan tentang Kristologi diharapkan mereka mampu membentengi diri, keluarga, lingkungan masyarakat dari pahampaham Kristen yang akhirnya menjurus kepada proses kristenisasi. Sejarah mencatat bahwa dari kelahiran Rasulullah SAW dan Hz Masih Mau¶ud as memiliki satu kaitan yang erat dengan proses kristenisasi yang dilancarkan oleh kaum Nasrani.

Class Muthola'ah

61

Class Muthola'ah

62

Class Muthola'ah

63

Class Muthola'ah

64

Class Muthola'ah

65

1.

2.

3.

4.

Setelah mereka berhasil membangun Gereja yang megah di San¶a (Yaman) Mereka berusaha untuk memindahkan pusat kerohanian ke Gereja tersebut Akan tetapi orang-orang masih tetap berziarah dan menjadi pusat kerohanian di Ka¶bah Maka Abraha mengajak kaum Kristen lainnya untuk menghancurkan Ka¶bah dan memaksa orang supaya beribadah ke Gereja.
Class Muthola'ah 66

`

Kelahiran Rasulullah salah satunya sebagai simbol perlawanan terhadap proses Kristenisasi.

Class Muthola'ah

67

Class Muthola'ah

68

`

`

Kelahiran Hz Masih Mau¶ud as juga ditandai gencar-gencarnya gerakan misi-misi Kristen diseluruh dunia yang dilakukan sejak tahun 1804M, khususnya ketika British and foreign Bible society terbentuk. Tahun 1814-1815 ditetapkan oleh kelompok Kristen sebagai The Great Century of World evangelization (abad Agung Penginjilan Dunia) dimana anak benua India merupakan sasaran yang dijadikan proyek besar penginjilan atau Kristenisasi sehingga jutaan orang disana masuk kedalam agama Kristen melalui gerakan Missionaris Kristen.
Class Muthola'ah 69

`

Kelahiran Hazrat Masih Mau¶ud as juga menjadi simbol akan perlawanan terhadap proses Kristenisasi

Class Muthola'ah

70 

Paus Alexander VI Brogia (1492-1503) pada tahun 1493 :´Dalam kewibawaan yang diberikan oleh Allah Maha Kuasa kepada kami, kami serahkan kepada dua raja (Spanyol dan Portugis) beserta keturunannya untuk segala waktu, agar disana menaklukan bangsa-bangsa barbar serta menjadikan orang Kristen´

Class Muthola'ah

71

Fatwa itu yang mendorong spanyol dan Portugis menjelajah ke Benua Asia dan daerah lain, yang kemudian disusul oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya. Pada permulaan abad ke 16 M, Portugis masuk ke Indonesia. Lalu disusul oleh Belanda pada tahun 1602 dengan mendirikan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie)

Class Muthola'ah

72

`

` `

(Positif) melindungi dan memperkembangkan agama Kristen (negatif) membasmi agama-agama lain. Setelah VOC hilang (1798) maka tugas tersebut dilanjutkan oleh Hindia Belanda.

Class Muthola'ah

73

Dengan mempelajari dan menyelami ajaran Kristen yang dipenuhi dengan penyimpangan maka semakin kita meyakini bahwa Islam adalah agama yang paling sempurna.  Dari penyimpangan-penyimpangan tersebut kita dapat belajar untuk menjauhkan diri kita terhadap hal tersebut, misalnya masalah Trinitas yang merupakan bagian syirik besar 

Class Muthola'ah

74

³Sungguh ingkarlah orang-orang yang berkata, "Sesungguhnya Allah itu ketiga dari yang tiga;³ pada hal tiada tuhan melainkan Tuhan Yang Esa. Dan jika mereka tidak berhenti dari apa yang dikatakan mereka, maka pasti azab yang pedih akan menimpa orang-orang yang ingkar di antara mereka.(AlMaidah:74)
Class Muthola'ah 75 

Dengan mempelajari Kristologi kita dapat menemukan pembenaran nubuatan-nubuatan AlQuran maupun hadis misalkan:

³Maka, celakalah orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, kemudian berkata mereka, "Ini dari sisi Allah, ´supaya mereka memperoleh sedikit keuntungan dengan itu. Celakalah mereka disebabkan apa yang dituliskan oleh tangan mereka dan celaka pulalah mereka karena apa yang diusahakan mereka.(AlBaqarah:79)
Class Muthola'ah 76

³Yaitu orang-orang yang mengikuti Rasul, Nabi Ummi, yang mereka dapati tercantum di dalam Taurat dan Injil´(QS Al-A¶raf:158)

Class Muthola'ah

77

`

Artinya: "Sudah dekat masanya, siapa yang hidup diantara kamu akan bertemu dengan Isa ibnu Maryam Imam Mahdi Hakam Adil. Ia akan memecahkan salib dan membunuh babi" (Musnad Ahmad bin Hambal, Jilid II, hal 156).
Class Muthola'ah 78

Dan sesuai dengan tugas tersebut Allah telah melimpahkan kepada beliau kemampuan dalam bidang ³Kristologi´ lebih dari siapapun pada masa akhir zaman ini Tentunya sebagai ahmadi yang sekaligus muridmurid beliau adalah suatu hal yang sangat lumrah apabila kita pun mewarisi atau memilki ketertarikan untuk mempelajari bidang Kristologi. Sebagai penerus Misi Beliau as

Class Muthola'ah

79 

Dalam

sejarah perkembangan Ahmadiyah tidak sedikit kita telah melihat bagaimana para Muballigh, tokoh maupun anggota Ahmadiyah mengukir prestasi yang gemilang ketika berargument atau berdiskusi dengan kaum Nasrani.

Class Muthola'ah

80

Dengan diajarkanya Kristologi kepada generasi muda Ahmadiyah maupun Ahmadi pada umumnya nantinya diharapkan mampu melahirkan Kristolog-kristolog yang handal sekaligus sebagai sarana regenerasi mengingat semakin sedikitnya lahir Kristolog-kristolog didalam Jemaat kita. Ditambah telah wafatnya kristolog-kristolog Jemaat Ahmadiyah.

Class Muthola'ah

81

Class Muthola'ah

82

Class Muthola'ah

83

Class Muthola'ah

84

Maulvi Nadzir Hussein dari Dehli :

Maulvi Muhammad Hussein Batala:

Class Muthola'ah

85

Class Muthola'ah

86

Pada tahun 1900 M, sebelas tahun setelah berdirinya Jamaah Islam Ahmadiyah orang-orang Ahmadi diperintahkan agar tidak shalat makmum dibelakang orang-orang ghair Ahmadi, karena selama itu para ulama ghair Ahmadiyah terus menerus memfatwakan bahwa orang ahmadiyah itu bukan Islam dan keluar dari Islam. Karena itu hendaknya diketahui bahwa orangorang Islam bukan ahmadiyahlah yang mula-mula melarang orang ahmadiyah masuk ke dalam masjid-masjid mereka, lalu menuduh orang ahmadiyahlah yang tidak mau bermakmun dengan mereka.

Class Muthola'ah

87

Class Muthola'ah

88

Class Muthola'ah

89

Class Muthola'ah

90

³Orang-orang yang tergesa-gesa berburuk sangka terhadap Jemaat ini berarti tidak mengindahkan Dia (Tuhan) Allah Ta¶ala :

"Sesungguhnya Allah hanya mengabulkan dari orang-orang yang bertakwa´(Al-Maidah:28).

Class Muthola'ah

91

Dikatakan (oleh Allah Ta¶ala) bahwa janganlah mendirikan shalat di belakang orang yang shalatnya tidak mencapai martabat makbul serupa itu. Semenjak dahulu para suciawan berpendapat serupa itu pula bahwa orang yang menentang kebenaran- setahap demi setahap imannya menjadi rusak.

Class Muthola'ah

92

xSiapa yang tidak menerima Kebenaran

Rasulullah saw maka kafirlah dia. xAkan tetapi, siapa yang tidak menerima Mahdi dan Masih akan timbul kemudian padanya rasa keterasingan, lalu membuat pelanggaran, dan pada akhirnya keimanannya menjadi rusak. xHal demikian ini bukan suatu perkara yang sepele dan kecil belaka. Bahkan hal demikian ini menyangkut perkara keimanan xMenyangkut masalah surga dan neraka.

Class Muthola'ah

93

xMengingkariku bukan hanya ingkar terhadapku
melainkan juga merupakan pengingkaran terhadap Allah dan RasulNya.

xSebab, siapa yang mendustakan aku, maka

dengan mendustakanku ia mula-mula menganggap ±nauzubillah-Allah Ta¶ala dusta.

Class Muthola'ah

94

Janganlah engkau mengimami suatu kaum, sedang mereka membenci engkau (Abu Daud dari Abu Amer bin Ash)

Class Muthola'ah

95

:

Sesunggunya Rasulullah saw bersabda: Tiga orang yang Allah tidak menerima shalat mereka, yaitu: Orang yang maju mengimami suatu kaum padahal mereka itu benci kepadanya; orang yang datang shalat setelah dibar, dibar adalah ia mendatangi shalat setelah itu terlewatkan (bubar) dan seseorang yang memperbudakkan budak yang telah dimerdekakan (Abu Daud, Ibnu Majah dari Abdullah bin Umar ra dan Pedoman Shalat, TM.Hasbi Ash-Shiddiqi, Hadis2 Hukum, PT Al-ma¶arif, cet 2 1981, masalah 368)

Class Muthola'ah

96

Class Muthola'ah

97

`

`

Cobalah bandingkan, kaum muslimin yang berbeda madzhab saja tidak mau bermakmum dibelakang imam yang bukan dari madzhabnya, meskipun mereka tidak dimurtadkan dan tidak dikafirkan oleh sebagian orang dari madzhab lainnya. Bukankah lebih dari cukup kesabaran orang-orang Islam Ahmadiyah menerima cacimakian, hujatan, pemurtadan dan pengkafiran dari ulama ghair Ahmadiyah sampai 11 tahun lamanya untuk mengambil sikap dengan melaksanakan shalat berjamaah yang diimami oleh sesama muslim Ahmadiyah, agar dapat melaksanakannya dengan khusyu sehingga Allah swt berkenan menerima dan meridhainya?

Class Muthola'ah

98

`

`

`

Pada pertengahan bulan Agustus 2003, JemaatAhmadiyah Indonesia mendapatkan undangan untuk mengikuti Workshop Pondok Pesantren Se Jawa ± Madura di Pondok Pesantren Pandan Aran, Kab. Sleman, Yogyakarta. Dalam acara pembukaan, KH. Abdul Muhaimin sebagai penyelenggara menginformasikan bahwa di samping Pesantren NU dan Muhammadiyah, Ahmadiyah juga kami undang sambil mengarahkan pandangannya kearah Drs. Abdul Rozaq, sebagai wakil dari Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang duduk agak belakang, sehingga banyak peserta yang menoleh kepada saya. Setelah acara pembukaan selesai, Drs. Abdul Rozaq diajak dialog Syekh Razi Yafa dalam ruangan untuk tidur dan kawan-kawan peserta banyak yang mendengarkannya. Bahkan,terdengar ucapan salah seorang peserta kepada kawannya:³Baru kali ini saya mendengar dan berjumpa dengan orang Ahmadiyah´.

Class Muthola'ah

99

`

`

Ketika waktu shalat Maghrib tiba, seorang di antara kitamengumandangkan adzan dalam ruang itu yang ditengahtengahruangan itu digelar karpet untuk shalat, maka setelah kami siapuntuk menunaikan shalat, mendadak KH. Alawi dari GulukGuluk Madura menunjuk Drs. Abdul Rozaq menjadi Imam shalat berjamaah, dengan mengatakan: ³Kyai Abdul Rozaq jadiImam!´, maka kehormatan itu tidak ia sia-siakan, dengan cepat ia merespon: ³Baik Kyai!´, sambil melangkah menuju tempat imam untuk menunaikan shalat Maghrib dan Isya dijama¶ taqdim dan banyak Kyai yang ma¶mum di belakangnya Demikian pula, ketika shalat Shubuh datang, KH. Alawi kembali menunjuknya lagi untuk menjadi Imam dan saya memenuhinya. Setelah selesai shalat berjamaah, sebagian hadirin berjalan santai di lingkungan Pondok Pesantren tersebut sambil berbincangbincang.

Class Muthola'ah

10 0

`

`

`

`

Salah seorang Kyai berkatakepadanya: ³Pak Abdul Rozaq, orang Ahmadiyah itu maunya enaknya saja. Kalau ditunjuk menjadi imam bersedia, tapi tidak mau menjadi ma¶mum kepada selain Ahmadiyah´. Lalu, Abdul Rozaq menjawab: ³Seandainya, Ulama pada zaman Pendiri Ahmadiyah itu sebaik seperti para Kyai sekarang ini, saya yakin fatwa Pendiri Ahmadiyah yang melarang ma¶mum shalat dibelakang Imam ghair Ahmadiyah itu tidak beliau ucapkan´. Spontan salah seorang Kyai menanggapi: ³Kami semua tidak bersikap seperti Ulama zaman Pendiri Ahmadiyah yang telah mengkafirkannya´. Dijawab: ³Tapi, fatwa itu belum dicabut sampai sekarang. Jadi, saya sebagai pengikutnya wajib menghormati dan tidak akan melanggarnya´.

Class Muthola'ah

10 1

Class Muthola'ah

10 2

Class Muthola'ah

10 3

Class Muthola'ah

10 4

Hal ini disebabkan karena begitu banyaknya Ulamaulama yang mengkafirkan dan mendustakan beliau as. Maka dengan menyebutkan nama-nama Ulama yang mendustakan beliau. Beliau mengajak mereka untuk bermubahalah. Termasuk nama Maulwi Tsanaullah.

Class Muthola'ah

10 5

Class Muthola'ah

10 6

Menanggapi hal tersebut Hazrat Masih Mau¶ud as menulis dalam buku ijaz Ahmadi yg terbit tahun 1902:

Class Muthola'ah

10 7

Hazrat Masih Mau¶ud as melihat ada indikasi Sanaullah enggan ikut bermubahalah

Class Muthola'ah

10 8

Class Muthola'ah

10 9

Class Muthola'ah

11 0

Class Muthola'ah

11 1

Class Muthola'ah

11 2

Class Muthola'ah

11 3

Class Muthola'ah

11 4

Maulvi Sanaullah kemudian menyadari bahwa berdasarkan pengalaman yang telah berlalu, ketika seseorang mengadakan Mubahalah dengan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as maka pastilah orang tersebut akan binasa dan Hazrat Masih Mau¶ud as tetap hidup. Maka karena kekwatiran ini (meskipun tidak jadi bermubahalah) Maulvi Sanaullah membuat rencana.

Class Muthola'ah

11 5

Class Muthola'ah

11 6

Class Muthola'ah

11 7

Allah berkehendak lain. Perangkap yang dibuat oleh Sanaullah akhirnya mengenai dirinya sendiri.  Allah membuatnya panjang umur untuk membuktikan bahwa dirinya sendirilah yang disebut pendusta. 
Demikianlah,

Class Muthola'ah

11 8

Class Muthola'ah

11 9

Class Muthola'ah

12 0

Class Muthola'ah

12 1

Class Muthola'ah

12 2

Class Muthola'ah

12 3

Lafaz Asli dari wahyu tersebut adalah :

Orang yang anti Ahmadiyah biasanya menerjemahkan wahyu itu dengan: ³Namamu sempurna, sedang nama-Ku tidak sempurna´
Class Muthola'ah 12 4

`

`

Mereka berkomentar bahwa Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as itu merasa lebih hebat daripada Allah swt, sehingga mereka berkesimpulan bahwa wahyu itu buatannya sendiri atau wahyu dari syetan untuk membangkitkan kebencian umat agar memusuhi beliau dan Ahmadiyah. Kalau orang mau membaca atau mendengar penjelasan dari Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as sebagai penerima wahyu tersebut pasti akan hormat dan mengakui bahwa beliau itu orang yang benar.
12 5

Class Muthola'ah 

Wahyu

itu beliau terima ketika beliau sudah akan mendekati ajalnya, karena itu beliau mengartikan wahyu tersebut dengan:

³Namamu wahai Ahmad akan berakhir dengan kewafatan, sedang nama-Ku tidak akan berakhir´ Dan, fakta menunjukkan bahwa setelah menerima wahyu tersebut beliau wafat meninggalkan dunia yang fana ini.

Class Muthola'ah

12 6 

Jadi, akibat kebencian dan kedengkian seseorang kepada Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as, kata ³YATIMMU´ yang mempunyai banyak arti itu ia ambil arti yang dapat mendukung keinginannya untuk menjatuhkan nama baik beliau disamping untuk mendapatkan dukungan massa. 



=
=

³mereka´ mengartikan Sempurna Hazrat Masih Mau¶ud mengartikan berakhir 

Class Muthola'ah

12 7

Class Muthola'ah

12 8

Class Muthola'ah

12 9

Artinya: "Sesungguhnya Tuhan-mu, Dialah yang lebih mengetahui tentang orang yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orangorang yang mendapat petunjuk" ` (Al-Quran surah al-An'am: 117).
13 0

Class Muthola'ah

Fatwa itu tidak mengikat, karena bukan AlQur'an dan Hadits Rasulullah saw, bahkan seringkali Fatwa itu salah, seperti: fatwa kepada Imam Husein r.a., Imam Malik bin Anas r.a. Imam Hanafi, Imam Syafi¶i dan Imam Bukhari. Agar bertambah jelas perhatikanlah fakta sejarah berikut ini :

Class Muthola'ah

13 1

³Bismillahirramanirrahiim´. ........................., menurut saya sudah terbukti bahwa Husein bin Ali telah keluar dari agama Rasulullah Saw. (Islam) oleh karena itu wajiblah ia dihukum mati. Tanda tangan Qadhi, SYURAIH Note : Fatwa ini disertai stempel dan tanda tangan 100 orang Qadhi dan Mufthi (Jawahirul Kalam hal. 88 cetakan 1462 H, Ilmi Tibris, Iran)
Class Muthola'ah 13 2

2.

Fatwa yang ditujukan kepada Imam Malik bin Anas r.a. Akibat fatwa itu beliau disiksa dengan dicambuk 70 kali didepan khalayak ramai di kota Madinah hingga punggung beliau bermandikan darah, kemudian beliau diletakkan di atas punggung onta dan diarak keliling kota Madinah dalam keadaan bermandikan darah (Sirat Aimmah Arbiah oleh Mln. Syaid Rais Ahmad Jaffari hal. 293-294).

Class Muthola'ah

13 3

3.

Fatwa yang ditujukan kepada Imam Syafi¶i. Akibat fatwa ulama Irak dan Mesir itu Hadhrat Imam Syafi¶i dihina dan dianiaya. Beliau dibawa dari Yaman ke Bagdad dalam keadaan terbelenggu untuk dipenjarakan. Sepanjang perjalanan ribuan orang mencaci maki beliau dan meneriakan kematian beliau, sedang beliau hanya menundukan kepala (Kitab Harba¶i Takfir hal. 23 cet. 2 April 1933).

Class Muthola'ah

13 4

4.

`

Fatwa kafir yang ditujukan kepada Imam Abu Hanifah. Akibat fatwa tesebut beliau disiksa dan dianiaya dengan sangat kejam sekali di dalam penjara. Akhirnya beliau diracun. Ketika efek racun itu terasa akan menyebabkan kematian, beliau segera bersujud sehingga beliau wafat dalam posisi sujud ke Hadhrat Allah swt. Lebih keji lagi, kuburan beliau digali lalu dimasukkan bangkai anjing bersama janazah beliau kemudian tempat itu dijadikan wc umum, nauzubillah (Kitab Najalisul Mukminin hal. 381, Siratun Nukman Sibli hal 63, Tarikhul Khulafa hal 141).

Class Muthola'ah

13 5

5.

Fatwa ulama-ulama Samarkand kepada Imam Bukhari r.a. sebagai kafir dan tidak bertuhan yang akibatnya beliau dibuang ke luar negeri.

Class Muthola'ah

13 6

Class Muthola'ah

13 7

1. Kontra antara idiologi yang diyakini mayoritas masyarakat Inggris dengan visi, perjuangan dan keyakinan Jemaat Ahmadiyah. 2. Sejarah mengapa muncul ungkapan terima kasih Hazrat Mirza Ghulam Ahmad kepada pemerintah Inggris 3. Tidak sedikit ulama-ulama Punjab pada saat itu juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Inggris. 4. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as juga ³mengkritik´ Inggris. 5. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as berdakwah kepada Ratu Inggris.
Class Muthola'ah 13 8

Inggris = Negara yang Fanatik terhadap keyakinan :  Trinitas  kewafatan nabi Isa saat penyaliban  Nabi Isa naik ke langit  Percaya bahwa nabi Isa Israil yang akan datang di akhir zaman
`

Class Muthola'ah

13 9

Ahmadiyah = Jamaah Islam yang berjuang menegakan:  Ketauhidan kontra trinitas  Nabi Isa as tidak wafat saat penyaliban  Nabi Isa tidak naik ke langit, wafat seperti manusia biasa.  Kedatangan Nabi Isa yang kedua kali telah tergenapi dengan hadirnya Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as

Class Muthola'ah

14 0

Class Muthola'ah

14 1

2.

Sejarah mengapa muncul ungkapan terima kasih Hazrat Mirza Ghulam Ahmad kepada pemerintah Inggris Sebelum kedatangan Inggris di Punjab India dikuasai oleh kaum Sikh Ummat Islam yang ada di India sangat menderita. Bahkan untuk menyerukan azan tidak sedikit kaum Muslim yang dibunuh. Tahun 1846 sampai tahun 1849 Inggris menaklukan Punjab. Setelah Punjab ditahlukan Inggris maka terjadiperubahan
Class Muthola'ah 14 2

Selain membangun sarana umum seprti jalan dan sebagainya Inggris juga memberikan kebebasan beribadah bagi ummat Islam. Atas dasar kebaikan itulah maka Hazrat Mizra Ghulam Ahmad berterimakasih kepada Inggris hal ini ternyata diajarkan di dalam Islam.

Class Muthola'ah

14 3

Hazrat Masih Mau¶ud as:

Class Muthola'ah

14 4

Class Muthola'ah

14 5

Class Muthola'ah

14 6

`Hazrat Masih Mau¶ud as memberikan pandangan bahwa pemerintah Inggris itu adalah Dajjal yang dijanjikan. ` ³Disini dengan jelas Nabi Muhammad saw telah mengisyaratkan kepada kereta api, karena ini adalah pendapat kaum Kristen yang dipimpin dan diketuai oleh golongan dajjal itu. Karena itu telah dinamai ³Keledai Dajjal´. ` Sekarang apakah dalil yang lebih kuat lagi dari ini , bahwa alamat-alamat yang khusus bagi Dajjal itu telah dijumpai pada bangsa ini?Mereka telah melakukan tipu daya dan tipu muslihat tanpa bandingnya««(Izalah Auham Jilid 2 hal 730-741)
Class Muthola'ah 14 7

Class Muthola'ah

14 8

Class Muthola'ah

14 9

`

`

`

Ini juga suatu pelintiran dari para penghujat yang tidak mau mengerti dan sengaja mencari-cari kesalahan serta menafsirkan sendiri Ilham yang diterima oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as. Perlu ditegaskan kembali bahwa beliau itu seorang Nabi ummati, yang tidak membawa syariat baru, tapi hanya mengikuti dan memperjuangkan Islam. Perhatikanlah doa yang senantiasa beliau panjatkan kepada Allah swt berikut ini:

Class Muthola'ah

15 0

Class Muthola'ah

15 1

Wahai Tuhanku, hidupkanlah Islam ini dengan perjuanganku, gelora semangatku, doaku dan perkataanku; kembalikanlah kemajuannya Islam, kebaikannya dan keindahannya dengan perantaraanku; dan cerai-beraikanlah (robek-robeklah) setiap kekerasan kepala musuh beserta kesombongannya. Wahai Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati ruhaninya, wahai Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku orang-orang mukmin yang mempunyai kesopanan dan orang-orang berilmu yang bijak penuh berkah dan perlihatkanlah kepadaku orang-orang yang suka mencucurkan air mata karena takut kepada-Mu serta orang-orang yang hatinya bergetar ketika mengingat Engkau (Doa Hadhrat Masih Mau¶ud µalaihis salam dalam Mir¶atu Kamalatil-Islam, hal. 9)

Class Muthola'ah

15 2

Class Muthola'ah

15 3

Wahai Maryam tinggallah engkau dan pasangan engkau di Surga.

Class Muthola'ah

15 4 

Maryam

itu wanita maka seharusnya bukan ³anta´ (engkau laki-laki) melainkan ³Anti´(engkau wanita)  Dari ini menggambarkan bahwa ilham yang diterima Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as tidak benar (na¶uzubillah)

Class Muthola'ah

15 5 

Kata

Maryam itu bentuk Muannats Ma¶nawi, yaitu dalam huruf-hurufnya tidak ada satu hurufpun yang menunjukan bahwa kata itu tertentu bagi perempuan.  Tetapi karena kata itu biasanya dipakai kaum wanita, maka dipandang sebagai muannats.  Jadi kalau kata itu dipakai untuk laki-laki tentu kata itu tidak akan dipandang sebagai muannats tapi mudzakar.  Jadi boleh menggunakan kata ³anta´ bila untuk laki-laki
Class Muthola'ah 15 6

`

`

Umpamanya kata diakui muannats akan tetapi karena dipakai untuk nama laki-laki maka menjadi mudzakar. Seperti kata bila ditambah maka menjadi laki-laki

Class Muthola'ah

15 7

Wahai Maryam tinggallah engkau dan pasangan engkau di Surga.

Class Muthola'ah

15 8

1.

1. 2.

Pada Ilham tersebut Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as disebut ³Maryam´ secara Majazi oleh Allah. Dalam Al-Quran Allah Ta¶ala telah memberikan permisalan orang-orang Mukmin. Seperti Istri Fir¶aun Seperti Hazrat Maryam

Class Muthola'ah

15 9

Class Muthola'ah

16 0

`

`

³Dan, Allah membuat misal bagi orang-orang mukmin, seperti istri Firaun ketika ia berkata. "HaiTuhan, buatkanlah bagiku di sisi Engkau sebuah rumah di surga; dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang aniaya,(At Tahrim:12) Dan, seperti Maryam putriµ Imran, ayang telah memelihara kesuciannya, maka Kami meniupkan ke dalamnya Ruh Kami, dan ia membenarkan firman Tuhan-nya dan Kitab-kitab-Nya, dan ia termasuk orang-orang yang patuh (At Tahrim:13)

Class Muthola'ah

16 1

`

Istri Firaun menggambarkan keadaan orang~orang mukmin, yang meskipun berkeinginan dan berdo¶a terus-menerus agar bebas dari dosa, tidak sepenuhnya dapat melepaskan diri dari pengaruh buruk yang dilukiskan dalam wujud Fira¶un; dan setelah sampai kepada tingkat "jiwa vang meyesali diri sendiri" (nafsu lawwamah) kadang-kadang gagal dan kadang-kadang tergelincir. Siti Maryam, ibunda Nabi Isa a.s. melambangkan hamba-hamba Allah yang muttaki, yang karena telah menutup segala jalan dosa dan karena telah berdamai dengan Allah, mereka dikaruniai ilham llahi.

`

Class Muthola'ah

16 2

³Tiada anak Adam yang dilahirkan kecuali setan menyentuhnya sewaktu dilahirkan, maka ia menjerit karena sentuhan setan itu, selain Maryam dan anaknya. Kemudian Abu Hurairah berkata;´Dan sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau akan ia dan keturunannya dari setan yang terkutuk´ (HR Bukhari, dari Abu Hurairah Juz I hal 253)

Class Muthola'ah

16 3

³Tiada anak Adam yang dilahirkan kecuali setan menyentuhnya sewaktu dilahirkan´  Nabi Muhammad saw?  Nabi-Nabi lainnya?  Para Waliullah?

Class Muthola'ah

16 4

³Maka, maksud Hadits ini adalah setiap anak yang dilahirkan, setan senantiasa menginginkan untuk menyesatkannya kecuali terhadap Maryam dan anaknya, karena mereka suci (Maksum). Dan demikian juga setiap anak yang memiliki sifat-sifat mereka (yaitu Maryam dan anaknya) (al-Kasysyaf, Juz hal 426)

Class Muthola'ah

16 5

Class Muthola'ah

16 6

Class Muthola'ah

16 7

Class Muthola'ah

16 8

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as

Hazrat Siti Maryam

Class Muthola'ah

16 9

Hazrat Siti Maryam ` Menjaga kesucian, menjadi wanita soleh ` Allah memilih beliau ` Hazrat Siti Maryam mengandung ` Melahirkan Hazrat Isa as sebagai nabi 2. Hazrat Mirza Ghulam Ahmad  Menjaga kesucian, dan mentaati Allah dan Rasulullah  Allah memilih beliau  Karena Taat kepada Allah dan RasulNya maka mengandung kerohanian yang tinggi  Maka menjadi seorang Nabi
1.
Class Muthola'ah 17 0

Class Muthola'ah

17 1

Class Muthola'ah

17 2

Al-Masih Ibn Maryam / Nabi Isa as Yesus/Mesiah

Tokoh Yang Datang

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as

Hari Masih Mau'ud as

‡

³Dan, apabila dijelaskan Ibnu Maryam sebagai misal, tiba-tiba kaum engkau meneriakan suara protes´ (QS Az-Zukhruf : 58)

Hari Masih Mau'ud as

1. 2.

3.

Nabi Isa as/ Yesus yang terdahulu telah wafat. Al-Masih Mau¶ud atau Al-Masih yang dijanjikan tersebut harus dari ummat nabi Muhammad saw. Sosok Yang Dijanjikan Tersebut Harus Sesuai Dengan Nubuatan-nubuatan Yang Tertera di Dalam Al-Quran dan Hadis

Hari Masih Mau'ud as

Hari Masih Mau'ud as

1.

Nabi Isa as/ Yesus yang terdahulu telah wafat.

Artinya: ³Dan aku senantiasa menjadi penjaga atas mereka selama aku berada di antara mereka, akan tetapi setelah Engkau wafatkan aku, maka Engkaulah yang menjadi Pengawas mereka dan Engkau Penyaksi atas segala sesuatu´(QS Al-Maidah:118).

Hari Masih Mau'ud as

Artinya: ³Ingatlah ketika Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mematikan engkau secara biasa dan akan meninggikan derajat engkau di sisi-Ku dan akan membersihkan engkau dari tuduhan orang-orang yang ingkar dan akan menjadikan orang-orang yang mengikuti engkau diatas orang-orang yang ingkar hingga hari kiamat´(QS Ali-Imran :56).

Hari Masih Mau'ud as

2. Al-Masih Mau¶ud atau Al-Masih yang dijanjikan tersebut harus dari ummat nabi Muhammad saw

Hari Masih Mau'ud as

`

Artinya : ³ Dan akan mengutus dia sebagai rasul kepada Bani Israil, dengan pesan ³sesungguhnya aku datang kepadamu membawa Tanda dari Tuhanmu´ (QS Ali-Imran : 50)

Hari Masih Mau'ud as

`

Artinya : ³Dan Ingatlah ketika Isa Ibn Maryam berkata ³ Hai Bani Israil sesungguhnya aku rasul Allah yang diutus kepadamu´ (QS Ash-Shaf : 7)

Hari Masih Mau'ud as

`

Hadist :

´Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda: ´Bagaimana sikap kamu apabila turun Ibnu Maryam di tengah-tengah kamu dan menjadi Imam dari antara kamu.´ (HR Muslim) Kata ´Minkum´ mengandung arti : ´dari antara kamu´, artinya bahwa nabi Isa yang kedua kali itu berasal dari antara kamu ya Ummat Islam
Hari Masih Mau'ud as

`

Mukhtamar NU ke III di Surabaya tanggal 28 September 1928 : Di akhir zaman nanti nabi Isa akan datang kembali dan akan mengikuti syariat Islam.

Hari Masih Mau'ud as

Hari Masih Mau'ud as

Berdasarkan Al-Quran

Hari Masih Mau'ud as

`

Artinya : ³Dia lah yang telah mengutus di tengah-tengah bangsa yang buta huruf seorang Rasul dari antara mereka sendiri yang membacakan kepada mereka tanda-tandaNya, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah walaupun sebelumnya mereka berada didalam kesesatan yang nyata. Dan Dia akan membangkitkan di tengah-tengah suatu golongan lain dari antara mereka yang belum pernah bergabung dengan mereka dan Dialah Yang Maha Perkasa Maha Bijaksana´ (QS Al-Jumu¶ah : 3-4)

Hari Masih Mau'ud as

`

: : ±3 , (135 ).

Artinya: Hadhrat Abu Hurairah r.a. menerangkan. Kami sedang dudukduduk dekat Nabi saw. ketika surah Jum¶ah diturunkan kepada beliau saw. Para sahabat bertanya, siapa yang dimaksud dalam ayat itu? Beliau saw. tidak menjawab hingga sahabat-sahabat itu bertanya sampai tiga kali. Di antara kami terdapat seorang yang bernama Salman dari Farsi(Iran). Kemudian Rasulullah saw. meletakkan tangannya ke atas pundak Salman seraya bersabda: ³Jika iman telah terbang ke bintang Tsurayya, beberapa orang laki-laki atau seorang laki-laki dari antara orang ini (asal Persia) akan mengambilnya kembali´.

Hari Masih Mau'ud as

x ³Wa yukhsoru nabiyyullah Isa wa ash-haabuhu" ± Nanti Nabi Allah Isa dan sahabat-sahabatnya akan dikepung, x ³Fayarghobu nabiyyullah Isa wa ash-haabuhu" ± Nanti Nabi Allah Isa dan sahabat-sahabatnya akan memanjatkan doa kepada Allah, x ³Tsumma yahbitu nabiyyullah Isa wa ash-haabuhu" ± Kemudian turunlah Nabi Allah Isa dan sahabat-sahabatnya, x ³Fayarghobu nabiyyullah Isa wa ashaabuhu" ± Maka mendoalah Nabi Allah Isa dan sahabat-sahabatnya.

Hari Masih Mau'ud as

Hari Masih Mau'ud as

Dari Hudzaifah bin Usaid al- Ghifari ra berkata, Nabi melihat kami sedang muzakarah (belajar), maka beliau bertanya, ³Apa yang sedang kalian pelajari?´ Kami menjawab, ³Tentang Hari Qiyamat´. Nabi bersabda, ³Qiyamat tidak akan terjadi sebelum kalian melihat sepuluh tandatanda yaitu Asap, Dajjal, Matahari terbit dari Barat, Isa bin Maryam turun (di bumi), Ya¶juj dan Ma¶juj, tiga Gerhana terjadi di Timur, Barat dan di Jazirah Arab, dan yang terakhir Api keluar dari Yaman yang menghalau manusia menuju mahsyar.´ (HR Shahih Muslim Syarah Nawawi 18/27)

Hari Masih Mau'ud as

x x x x

Tanda-tanda dalam Hadis ini pun telah sempurna dimasa Imam Mahdi dan Isa yang dijanjikan yakni Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as, Pendiri Jemaat Ahmadiyah. Misalnya: Ad-Dukhaan (Asap= Meledaknya Bom, Senjata Api, Polusi Udara/Asap Mesin-mesin dan lain-lain). Ad-Dajjaal yakni bangsa yang mengutamakan dunia dan melupakan akhirat. Ad-Daabbah (Virus & Bakteri misalnya: Wabah Pes, Kolera, Aids, HIV, Anthrax, Flu Burung, dll). Tuluu'usy Syamsi min maghriibihaa yakni ajaran Rasulullah Saw akan disebarluaskan dari Barat, karena di dalam Al-Quran Suci Yang Mulia Rasulullah Saw disebut Siraajam Muniira(n), yaitu Cahaya Matahari Yang Berkilau-kilauan. (Al-Quran Surah Al-Ahzab ayat 47)

Hari Masih Mau'ud as

x Nuzuulu 'Iisa (i)bni Maryam yaitu turunnya Isa yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw yang di dalam hadis Ibnu Majjah disebut sebagai walaa (l)mahdiyyu illaa 'Iisa = tiada Mahdi kecuali Isa, yakni Isa itulah Mahdi. Kata Nuzuul (turun) tidak berarti turun dari langit atau dari atas, sebab kata nuzul ini pun digunakan untuk besi sebagaimana dalam Al-Quran (... wa anzalnaa (l)hadiida...= dan Kami turunkan besi), padahal besi tidak diturunkan dari langit, tapi ditambang dari perut bumi.
`

Jadi, nuzul-nya Isa Ibnu Maryam pun bukan dari langit melainkan lahir di Bumi dan berasal dari ummat Islam sebagaimana yang disebutkan dalam Hadis lain tentang turunnya Isa Ibnu Maryam wa imaamukum minkum yakni, Ia (Isa) akan menjadi Imam dari antara kamu (umat Islam).

Hari Masih Mau'ud as

x Ya'juj Ma'juj yakni bangsa yang menggunakan api/panas sebagai sumber tenaga. x Tsalaatsata khusuuf: khasfun bil masyriiq wa khasfun bil maghriib wa khasfun bi jaziiratil 'arab yakni fenomena alam berupa tiga kali gerhana bulan dan gerhana matahari yang kedua-duanya terjadi di dalam satu bulan Ramadhan yaitu di Timur, di Barat dan di Jazirah Arab. Peristiwa alam ini telah terjadi dan nampak pada tahun 1894 di belahan bumi bagian Timur, beberapa lama setelah Pendiri Jemaat Ahmadiyah Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as, menda'wakan diri pada tahun l891 sebagai Imam Mahdi yang ditunggu-tunggu dan Isa yang dijanjikan. Kemudian pada tahun 1895 peristiwa gerhana yang sama terjadi lagi di belahan Bumi bagian Barat dan pada tahun 2003 telah terjadi lagi gerhana bulan dan matahari pada bulan Ramadhan yang lebih khusus nampak di Jazirah Arab dan sekitarnya.

Hari Masih Mau'ud as

x Naarun takhruju minal Yamani yakni perang saudara antar sesama muslim di jazirah Arab yang terjadi selama bertahun tahun dan menimbulkan jumlah korban jiwa yang luar biasa banyaknya (Yaman Utara Yaman Selatan).
`

Hari Masih Mau'ud as

.
`

³Sesunguhnya untuk Mahdi kami ada dua tanda yang belum pernah terjadi sejak saat langit dan bumi diciptakan; gerhana bulan akan terjadi pada malam pertama bulan Ramadhan dan gerhana matahari akan terjadi pada pertengahannya´ :Hadits Ad-Darul Qutni jilid I halaman 188 : Pada tahun 1891, Hadhrat Pendiri Jemaat Ahmadiyah mendakwakan diri sebagai Imam Mahdi dan pada tahun 1894 Allah swt. memperlihatkan gerhana bulan dan matahari dalam bulan Ramadhan untuk menyatakan kebenaran dakwa beliau a.s.

`

Hari Masih Mau'ud as

Al-Masih Ibn Maryam / Nabi Isa as Yesus/Mesiah

Tokoh Yang Datang

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as

Hari Masih Mau'ud as

‡

³Dan, apabila dijelaskan Ibnu Maryam sebagai misal, tiba-tiba kaum engkau meneriakan suara protes´ (QS Az-Zukhruf : 58)

Hari Masih Mau'ud as

Class Muthola'ah

19 8

³Hai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari laki-Iaki dan perempuan; dan Kami telah menjadikan kamu bangsa-bangsa dan bersuku-suku, supaya kamu dapat saling mengenal. Sesungguhnya, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, Maha Waspada.(QS Al Hujurat:14)

³Orang-orang Arab gurun berkata, "Kami telah beriman. ´Katakanlah, "Kamu belum beriman;´ akan tetapi hendaknya kamu berkata, "Kami telah menyerahkan diri, karena iman belum masuk ke dalam hatimu." Tetapi, jika kamu menaati Allah dan Rasul-Nya, Dia tidak mengurangi sesuatu dari amal amalmu. Sesungguhnya, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.(QS Al Hujurat:15)

"Sesungguhnya orang mukmin adalah orangorang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, kemudian tidak ragu-ragu dan terus berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.(QS Al Hujurat:16)

³Katakanlah, "Apakah kamu mengajarkan kepada Allah tentang agamamu? Padahal Allah mengetahui apa yang ada di seluruh langit dan bumi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu³(QS Al Hujurat:17)

Tuhan tidak memberikan hak kepada siapapun untuk mengatakan kepada orang lain bahwa ³dalam hatimu tidak ada iman´.  Akan tetapi pada ayat ini Allah mengkhabarkan kepada Nabi Muhammad saw dengan berfirman:´Kami mengetahui dalam hati mereka tidak ada iman, karena itu Kami memberi kewenangan kepada engkau, katakanlah kepada mereka bahwa kalian bukan mukmin´. 

Karena apa? Karena hanya Allah yang mengetahui yang gaib.  Tuhan berfirman : ³katakanlah kepada mereka bahwa Tuhan yang mengetahui hal yang gaib telah mengkhabarkan bahwa di dalam diri kalian belum ada iman,  Karena itu janganlah berkata ³kami telah beriman,  Ya, sungguhpun demikian Kami tidak merampas haq kalian untuk mengatakan ³KAMI ADALAH MUSLIM´ (quuluu aslamnaa)  Tanpa ragu katakanlah, kami adalah muslim walaupun dalam hati kalian belum ada iman.  

Sekalipun kalian dilarang untuk mengatakan µkami adalah orang beriman (mukmin) karena dalam pandangan Tuhan kalian bukan mukmin, Namun walaupun demikian kalian diizinkan untuk menyatakan ³KAMI ADALAH MUSLIM´. Dan setiap orang mempunyai hak untuk mengatakan ³saya adalah Muslim´, terhadap yang telah dikaruniakan ini tidak ada satu kekuatan duniapun yang dapat merampasnya, karena merampas hak seseorang merupakan kekufuran yang tidak ada bandingnya.

Khabar ini datang dari Tuhan Yang Maha Mengetahui, hal-hal yang gaib diberitahukan kepada orang yang paling benar.  Dan sungguhpun demikian Dia pun berfirman:´Wahai Rasul, engkau ini pun jangan mengatakan bukan-Islam kepada mereka´  Selama beliau saw hidup tidak pernah beliau saw mengatakan kepada orang-orang Arab gurun, ³Kalian bukan Muslim´ padahal mengenai mereka Allah Ta¶ala berfirman:´Keimanan belum masuk ke dalam hati kalian´ 

Bahkan dalam sejarah Islam tergambar bahwa begitu banyak ummat Islam yang mengaku ³ kami orang yang beriman´ ³Kami mukmin´ meskipun dalam kenyataannya keimanan belum masuk dalam hati mereka, namun Rasulullah tidak memaksa mereka untuk mengatakan hal tersebut. Hal ini tergambar bahwa masalah ada tidaknya keimanan itu hanya Allah yang mengetahui. Hal tersebut bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Pakistan.

1.

2.

Apakah dari Kitabullah atau Rasulullah s.a.w. ada suatu definisi tentang Muslim yang tanpa kecuali telah disampaikan pada masa Rasulullah s.a.w. sendiri? Jika ada, apa definisi itu ? Di luar definisi itu ± yang telah diuraikan oleh Kitabullah dan Rasulullah s.a.w., dan yang terbukti telah disampaikan pada masa Rasulullah s.a.w. sendiri ± apakah dibenarkan atau tidak untuk menetapkan suatu definisi lain pada zaman tertentu ?

3.

4.

Selain definisi tersebut di atas, jika ada definisidefinisi lain tentang Muslim yang berasal dari berbagai ulama atau golongan-golongan di berbagai zaman, apa saja definisi-definisi itu? Dan bagaimana kedudukan definisi-definisi itu secara syariat di hadapan definisi yang telah diuraikan pada bagian pertama ? Di zaman Abu Bakar Shiddiq r.a., pada masa terjadi pergolakan kemurtadan, apakah Abu Bakar Shiddiq r.a. ataupun para sahabah Rasulullah s.a.w. telah merasa perlu untuk mengadakan suatu perubahan pada definisi yang sudah ditetapkan di zaman Rasulullah s.a.w. ?

5.

Apakah di zaman Nabi s.a.w. atau di zaman Khilafat Rasyidah ada suatu contoh di mana walaupun seseorang itu mengikrarkan Kalimah ³Laa ilaaha illallaah Muhammadur Rasulullah´ dan mengimani keempat Rukun Islam lainnya ± yakni shalat, zakat, puasa dan haji ± lalu dia tetap saja telah dinyatakan sebagai non-Muslim ?

6.

Jika hal ini diizinkan, yakni seseorang walau mengimani kelima Rukun Islam lalu tetap saja dinyatakan keluar dari Islam karena dia menafsirkan beberapa ayat Quran Karim yang tidak dapat diterima para ulama dari golongangolongan lain, atau dia dinyatakan keluar dari Islam karena dia menganut suatu akidah yang menurut beberapa golongan lain bertentangan dengan Islam, maka adalah penting untuk juga menetapkan penafsiran-penafsiran dan akidahakidah seperti itu. Supaya, hal-hal itu dimasukkan ke dalam definisi Muslim yang sudah dikukuhkan, yakni selain kelima Rukun Islam, jika di dalam akidah-akidah suatu golongan terdapat hal-hal tersebut maka golongan itu dapat dinyatakan keluar dari Islam.

7.

Walau mengimani kelima Rukun Islam, jika pintu untuk mengkafirkan golongan-golongan Muslim tertentu dibukakan, yang disebut pada bagian E, maka memperhatikan hal-hal semacam itu secara logika dan secara adil adalah penting. Yaitu hal-hal yang dengan mempertimbangkannya berbagai ulama secara telak telah menyatakan golongan-golongan lain, di luar golongan mereka, sebagai kafir, murtad, atau keluar dari Islam. Sebagai contoh dipaparkan beberapa hal di bawah ini:

a)

b)

c)

d)

e)

Akidah mengenai Alquran sebagai makhluk atau nonmakhluk. (Asyaa¶arah -- Hanabalah). Tidak meyakini Rasulullah s.a.w. sebagai manusia, melainkan sebagai cahaya. (Brelwi). Tidak meyakini Rasulullah s.a.w. sebagai cahaya, melainkan sebagai manusia. (Ahli Hadits). Mengimani Rasulullah s.a.w. sebagai sesuatu yang selalu ada (haadhir) dan melihat (naazhir), dan juga sebagai µaalimul-ghaib. (Brelwi). Mengimani bahwa meminta pertolongan kepada orang-orang suci yang sudah wafat adalah sah, dan banyak sekali para wali yang telah wafat itu memiliki kekuatan untuk memenuhi permintaan siapapun bila dimohonkan. (Brelwi).

f)

g)

h)

Menganut akidah bahwa di dalam Syariat tidak ada yang dapat dipercaya selain Alquran. Oleh karena itu kita tidak terikat untuk menuruti Sunnah Rasul s.a.w. dan Hadits-hadits Rasul s.a.w., tidak perduli betapapun riwayat-riwayat itu mutawatir dan qawi sampai ke tangan kita. (Chakralwi ± Parwezi) Menganut akidah bahwa selain surah-surah yang tertera di dalam 30 juz Alquran terdapat beberapa surah yang di dalamnya disebutkan tentang Ali r.a., tetapi surah-surah itu sudah dibuang. Dengan demikian Alquran yang telah turun kepada Rasulullah s.a.w. itu tidak sampai kepada kita dalam bentuk yang lengkap. (Ghali Syi¶ah). dll

menurut Jemaat Ahmadiyah, definisi Muslim satusatunya yang dapat diterima dan patut diterapkan hanyalah definisi yang secara jelas terbukti berasal dari Rasulullah s.a.w., dan yang secara jelas diriwayatkan dari Rasulullah s.a.w., dan terbukti diterapkan pada zaman Rasulullah s.a.w. dan Khulafa Rasyidin.  Tetapi dengan bergeser dari prinsip ini, apapun upaya yang dilakukan untuk mendefinisikan Muslim, hal itu tidak akan kosong dari kekurangan-kekurangan dan keburukan. 

`

Khususnya segenap definisi yang ditetapkan pada zaman-zaman belakangan (ketika Islam telah terpecah-pecah menjadi 72 golongan), juga sangat pantas untuk ditolak karena definisi-definisi itu satu sama lain saling bertentangan, dan tidak mungkin dalam satu waktu yang sama kesemua definisi itu dapat diterima.

`

Artinya :´Rasul ini beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-nya, dan begitu pula orang-orang mukmin; semuanya beriman kepada Allah dan Malaikat-malaikat-Nya, dan Kitab-kitab-Nya, dan Rasul-rasul-Nya, mereka mengatakan, "Kami tidak membeda-bedakan di antara seorang pun dari Rasul-rasul-Nya yang satu terhadap yang lainnya; "dan mereka berkata,"Kami dengar dan kami taat. Ya Tuhan kami, kami mohon ampunan Engkau dan kepada Engkau kami akan kembali."(Al-Baqarah:286)

Artinya: ³¶Hai Muhammad! Beritahukanlah kepadaku tentang Islam.¶ Rasulullah s.a.w. bersabda: µIslam, ialah hendaknya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, mendirikan shalat, memberikan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, dan beribadah haji di Baitullah jika engkau mampu menempuh di jalannya.¶ Orang itu berkata: µEngkau benar!¶ Perawi mengatakan: µKami merasa heran kepada orang itu. Dia bertanya dan sekaligus membenarkannya.¶ Kembali orang itu berkata: µBeritahukanlah kepadaku tentang Iman¶. Rasulullah s.a.w. bersabda: ¶Hendaknya engkau beriman kepada Allah, kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, dan Hari Akhir, serta beriman kepada takdir, baik dan buruknya takdir.¶ Orang itu berkata: µEngkau benar.¶´

`

(

)

Artinya: ³Barangsiapa sembahyang seperti kami, dan menghadapkan wajahnya ke Kiblat kami dan makan makanan yang kami sembelih, maka ia itu adalah seorang muslim´ (Bukhari).

Class Muthola'ah

22 3

Class Muthola'ah

22 4

Pada tahun kesepuluh Hijriah, Nabi Muhammad SAW menerima surat dari seseorang yang mengaku jadi nabi.  Namanya Musailamah bin Habib, petinggi Bani Hanifah, salah satu suku Arab yang menguasai hampir seluruh kawasan Yamamah (sekarang sekitar Al-Riyad).  Dalam suratnya, Musailamah berujar: ³Dari Musailamah, utusan Allah, untuk Muhammad, utusan Allah. Saya adalah partner Anda dalam kenabian. Separuh bumi semestinya menjadi wilayah kekuasaanku, dan separuhnya yang lain kekuasaanmu«.´    

Seperti dituturkan ahli tafsir dan sejarawan muslim terkemuka pada abad ketiga Hijriah, Imam Ibn Jarir AlTabari (838-923), dalam kitabnya Tarikh al-Rusul wa alMuluk (Sejarah Para Rasul dan Raja) atau yang dikenal sebagai Tarikh al-Tabari, Musailamah bukanlah sosok yang sepenuhnya asing bagi Nabi. Beberapa bulan sebelum berkirim surat, Musailamah ikut dalam delegasi dari Yamamah yang menemui beliau di Madinah dan bersaksi atas kerasulannya. Delegasi inilah yang kemudian membawa Islam ke wilayah asal mereka dan membangun masjid di sana. Menerima surat dari Musailamah yang mengaku nabi, Rasul tidak lantas memaksanya menyatakan diri keluar dari Islam dan mendirikan agama baru, apalagi memeranginya. Padahal gampang saja kalau beliau mau, karena saat itu kekuatan kaum muslim di Madinah nyaris tak tertandingi

Mekah saja, yang tadinya menjadi markas para musuh bebuyutan Nabi, jatuh ke pelukan Islam. Yang dilakukan Rasul hanyalah mengirim surat balasan ke Musailamah: ³Dengan Nama Allah Yang Maha Pemurah dan Pengasih. Dari Muhammad, utusan Allah, ke Musailamah sang pendusta (al-kazzab). Bumi seluruhnya milik Allah. Allah menganugerahkannya kepada hamba-Nya yang Dia kehendaki. Keselamatan hanyalah bagi mereka yang berada di jalan yang lurus.´ Rasul menempuh dakwah dengan cara persuasi dan bukan cara kekerasan. Musailamah memang dikutuk sebagai al-Kazzab, tapi keberadaannya tidak dimusnahkan.

Namun, setelah Nabi wafat, ceritanya jadi lain. Umat Islam yang masih shocked karena ditinggal pemimpinnya berada dalam ancaman disintegrasi. Sejumlah suku Arab menyatakan memisahkan diri dari komunitas Islam di bawah pimpinan khalifah pertama, Abu Bakr al-Shiddiq. Sebagian dari mereka mengangkat nabi baru sebagai pemimpin untuk kelompok mereka sendiri. Musailamah dan sejumlah nabi palsu lain, seperti Al-Aswad dari Yaman dan Tulaikhah bin Khuwailid dari Bani As¶ad, menyatakan menolak membayar zakat, suatu tindakan yang pada masa itu melambangkan pembangkangan terhadap pemerintah pusat di Madinah. Abu Bakr lalu melancarkan ekspedisi militer untuk menumpas gerakan pemurtadan oleh para nabi palsu tersebut, yang menurut dia telah merongrong kedaulatan khalifah dan membahayakan kesatuan umat. Perang Abu Bakr ini dikenal sebagai ³perang melawan kemurtadan (hurub al-ridda).´

`

`

`

Patut diingat, sebutan ³perang melawan kemurtadan´ bukanlah kreasi Abu Bakr sendiri, melainkan penamaan belakangan dari para sejarawan muslim. Disebut demikian barangkali karena yang diperangi saat itu memang arus pemurtadan yang terkait dengan munculnya sejumlah nabi palsu. Dan gerakan nabi palsu pada masa itu berjalin berkelindan dengan upaya menggembosi kedaulatan kekhalifahan. Penolakan membayar zakat bukan hanya pelanggaran terhadap rukun Islam, tapi juga sebentuk aksi makar. Ini karena, berbeda dengan ibadah salat yang hanya melulu menyangkut hubungan hamba dan Tuhannya, urusan zakat berkaitan dengan negara. Tambahan pula, para nabi palsu tersebut juga membangun kekuatan militernya sendiri.

`

Musailamah, misalnya, menggalang tidak kurang dari 40 ribu anggota pasukan untuk melawan pasukan muslim dalam perang Yamamah, sampai-sampai armada muslim di bawah Khalid bin Walid sempat kewalahan pada awalnya. Karena itu, perang Abu Bakr melawan kemurtadan mesti dibaca sebagai sebuah tindakan yang lebih bersifat politis ketimbang teologis, yakni berhubungan dengan penumpasan terhadap kelompok pemberontak.

`

`

Zakat bagi kaum Muslim dan Jizyah (pajak) bagi kaum non Muslim adalah untuk kepentingan umum. Jizyah, ialah semacam pajak yang dikenakan kepada orang-orang yang bukan-Muslim sebagai warga negara yang bebas dalam Negara Islam, sebagai imbalan terhadap perlindungan yang mereka nikmati. Dapat dicatat, bahwa kebalikan dari jizyah yang dikenakan kepada orang-orang bukan-Islam, ada pajak yang jauh lebih berat ialah zakat yang dikenakan kepada orang-orang Islam, dan di samping membayar zakat, mereka harus pula menjalani tugas kemiliteran.

`

`

Sedangkan orang-orang bukan-Islam dibebaskan dari kewajiban itu. Dengan demikian, dari satu segi, orang-orang bukan-Islam menerima perlakuan lebih baik, sebab mereka hanya diwajibkan membayar pajak yang lebih ringan dan mereka bebas pula dari kewajiban kemiliteran. (Tafsir surah At Taubah:29)

Class Muthola'ah

23 3

³Ayat mana saja yang Kami Nasakhkan atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik dari padanya atau yang sebanding dengannya. Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu´(QS 2;106)
23 4

Class Muthola'ah

Ada kekeliruan dalam mengambil kesimpulan dari ayat ini bahwa, beberapaayat Alquran telah dimansukhkan (tidak berarti lagi). Kesimpulan itu jelas salah dan tidak beralasan.

Class Muthola'ah

23 5

Class Muthola'ah

23 6

³Maka, tidakkah mereka ingin merenungkan Alquran? Dan,andai kata Alquran ini bukan dari sisi Allah, niscaya mereka akan mendapati di dalamnya banyak pertentangan.´(An Nisa 83)

Class Muthola'ah

23 7

Class Muthola'ah

23 8

Class Muthola'ah

23 9

³Ayat mana pun yang Kami mansukhkan atau Kami biarkan terlupa, Kami datangkan yang lebih baik darinya atau yang semisalnya. Tidak tahukah engkau bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?´(Al-Baqarah :107)
24 0

Class Muthola'ah

`

`

Ayah berarti, pesan, tanda, perintah atau ayat Alquran Tiada sesuatu dalam ayat ini yang menunjukkan bahwa, kata ayah itu maksudnya ayat-ayat Alquran. Dalam ayat sebelum dan sesudahnya telah disinggung mengenai Ahlil kitab dan keirian mereka terhadap Wahyu baru yang menunjukkan bahwa ayah yang disebut dalam ayat ini sebagai mansukh, menunjuk kepada Wahyu-wahyu terdahulu.

Class Muthola'ah

24 1

³Orang-orang yang ingkar di antara Ahil kitab dan orang-orang musyrik tidak suka suatu kebaikan dari Tuhan-mu diturunkan kepadamu, dan Allah mengkhususkan rahmatNya bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Yang Empunya karunia yang besar.´(Al-Baqarah:106)
24 2

Class Muthola'ah

A.

Yang menghendaki penghapusan karena keadaan sudah berubah dan karena keuniversilan Wahyu baru itu, menghendaki penghapusan. Contohnya Tuhan dalam Konsep Ajaran Yahudi sering disebut Tuhan Bani Israil, setelah Rasulullah datang dan menyempurnakan Syariat maka AlQuran selalu menyebut Tuhan Semesta Alam

Class Muthola'ah

24 3

B. Yang mengandung kebenaran kekal-abadi, atau

memerlukan penyegaran kembali sehingga orang dapat diingatkan kembali akan kebenaran yang terlupakan. Maka oleh karena itu, perlu sekali menghapuskan bagian-bagian tertentu Kitab-kitab Suci itu dan mengganti dengan perintah-perintah baru dan pula menegakkan kembali perintah-perintah yang sudah hilang. Contoh Mengenai Konsep pengorbanan. Islam kembali menyegarkan akan perlunya pengorbanan secara terperinci.

Class Muthola'ah

24 4

³Ayat mana pun yang Kami mansukhkan atau Kami biarkan terlupa, Kami datangkan yang lebih baik darinya atau yang semisalnya. Tidak tahukah engkau bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?´(Al-Baqarah :107)
24 5

Class Muthola'ah

Kami Menghapuskan Yang Lebih Baik maksudnya bahwa jika Tuhan menghapuskan sesuatu maka Dia menggantikannya dengan yang lebih baik II. Kami biarkan terlupa Yang Semisalnya Dan bila untuk sementara waktu Dia membiarkan sesuatu dilupakan orang, Dia menghidupkannya kembali pada waktu yang lain.
I.
Class Muthola'ah 24 6

Class Muthola'ah

24 7

(Zamiin aor aasmaan ko banaaya)  Artinya: Telah menciptakan bumi dan langit  Wahyu tersebut beliau jelaskan demikian: ³Di dalam bermimpi bahwa aku telah menciptakan bumi dan langit´. (Aina Kamaalaate Islaam¶ hal. 566). Disamping mengutip mimpi tersebut beliau as menjelaskan dengan tulisan sebagai berikut:

Class Muthola'ah

24 8

A.

Penciptaan bumi dan langit yang aku lihat di dalam mimpi, ini adalah isyarat tentang dukungan-dukungan langit dan bumi yang akan menyertaiku.´ B. Dalam kitab Casymae Masiihi, hal. 35, pada catatan kaki, beliau a.s. menulis: ³Suatu kali dalam kasyaf aku melihat diriku menciptakan bumi dan langit baru, kemudian aku mengatakan dalam kasyaf itu, µ
Class Muthola'ah 24 9

kini marilah kami akan menciptakan manusia¶. Tapi para mulah (sebutan bagi para Kyai di India) yang tuna ilmu membuat keributan karenanya dengan mengatakan µlihatlah orang ini telah mendakwakan diri menjadi Tuhan.¶ Padahal arti dari kasyaf ini adalah Tuhan akan mengadakan suatu perobahan melalui tanganku sedemikian rupa sehingga nampak langit dan bumi menjadi baru dan akan memunculkan insan yang hakiki´.

Class Muthola'ah

25 0

C. Tuhan telah beriradah untuk menciptakan bumi baru dan langit baru. Apakah yang dimaksudkan dengan lngit baru dan apakah yang dimaksudkan dengan bumi baru? Yang dimaksud dengan bumi baru ialah hati yang suci yang disiapkan Tuhan dengan Tangan-Nya sendiri dimana mereka akan zhahir dari Tuhan dan Tuhan pun akan nampak dari mereka. Sedangkan langit baru adalah tanda-tanda yang zhahir melalui tangan hamba-Nya dengan seidzin-Nya. (Kisyti Nuh, hal. 7). D. Pada masa setiap pembaharu ruhani dating, maka langit baru dan bumi baru diciptakan secara ruhaniah (Haqiqatul-Wahyi, hal. 95).
Class Muthola'ah

25 1

E.

Ungkapan seperti itu disebutkan juga di dalam kitab-kitab suci terdahulu seperti Injil, misalnya. Untuk itu dapat dilihat II Petrus 3:12: ³Sesuai dengan janji ini kami menantikan langit baru dan bumi baru yang di dalamnya terus-menerus tinggal orang-orang suci.

Class Muthola'ah

25 2

Class Muthola'ah

25 3

1.

Tidak setiap wahyu Allah swt boleh difahami secara harfiah. Dalam Alquran banyak ayat-ayat mutasyabihat yang tidak boleh difahami secara harfiah, karena akan menimbulkan kesalahan dan merendahkan keagungan Allah swt.  Demkian juga wahyu-wahyu yang diturunkan kepada Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as banyak yang tidak boleh difahami secara harfiah, karena itu dalam hal ini biasanya beliau menjelaskannya agar orang tidak salah faham, namun orang-orang yang bermaksud jahat biasanya memahaminya sesuai dengan tujuan yang diinginkannya

Class Muthola'ah

25 4

seperti penghujat yang mengomentari wahyu yang lafazhnya seperti berikut: Artinya: ³Engkau dari-Ku menduduki posisi putraputra-Ku.´  Dan pada tempat yang lainnya, ada wahyu yang berbunyi: Artinya: ³Engkau dari-Ku menduduki posisi putraKu.´

Class Muthola'ah

25 5 

Wahyu

tersebut sebenarnya telah dijelaskan Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as sedemikian rupa jelasnya, antara lain:  Dalam buku beliau Haqiqatul-Wahyi, catatan kaki hal. 89. Beliau as menjelaskan ilham itu demikian: ³Ingatlah bahwa Allah Swt suci dari mempunyai anak. Ia tidak mempunyai sekutu, tidak mempunyai anak dan tak seorang pun yang berhak mengatakan: ³Aku Tuhan atau Anak Tuhan, akan tetapi kalimat tersebut di sini merupakan QIASAN.

Class Muthola'ah

25 6

Sebagaimana di dalam Al-Quran Allah Swt. berfirman: Artinya: ³Tangan Allah berada di atas tangan mereka´ (QS. Al-Fath [48]: 11). Ayat itu berkaitan dengan Rasulullah saw ketika menjabat tangan para sahabatnya ketika mereka berbaiat. Dengan meletakkan tangan beliau di atas tangan mereka. Jadi, seakan-akan beliau itu sebagai tangan Allah swt. Dapatkah dikatakan bahwa rasulullah saw itu sebagai tangan Allah swt? Tentu tidak boleh, karena itu harus diartikan secara QIASAN.
25 7

Class Muthola'ah

`

Dalam ayat Alquran lainnya, Allah Swt. pun berfirman:

Artinya: ³Maka, ingatlah kalian kepada Allah Swt. seperti kalian ingat kepada bapak-bapak kalian.´ (QS. Al-Baqarah [2]: 201).  Bacalah dengan bijak dan hati-hati firman-firman Allah Swt. tersebut. Dan yakinilah hal itu sebagai mutasyabihat,

Class Muthola'ah

25 8

2.

3. a.

Ilham ini bukan berbunyi µAnta waladi¶, tetapi berbunyi µbimanzilati waladi¶ yang jelas sekali menafikan bahwa Allah Swt memiliki anak. Yang Mulia Nabi Muhammad Saw bersabda: Dalam Hadis Qudsi Allah Swt : Artinya: ³Semua manusia keluarga Allah, maka sebaik-baik manusia adalah orang yang berbuat baik kepada keluarga-Nya.´ (Misykat, babusSafa¶ah, mathbu¶ Nizhami, ha. 363 dan mathbu¶ Mujtaba¶i hal. 425).

Class Muthola'ah

25 9

b)

Dalam Hadits: Artinya: ³Sesungguhnya orang-orang fakir itu keluarga Allah.´ (Tafsir Kabir, Imam Razi, jilid 4, hal. 673, cetakan Mesir) (Lihat juga JamiushShaghir, Imam Sayuthi, cetakan Mesir, Jilid II, hal. 12)

Class Muthola'ah

26 0

4.

Syah Waliyullah Sahib Muhaddits Delhi menulis tentang kata ³Ibnu Allah´: Kalau ungkapan anak digunakan selain untuk menyatakan rasa kecintaan tentulah itu sesuatu yang aneh. Beliau bersabda:

Artinya: ³sesudah masa permulaan kaum Nasrani, muncullah generasi baru yang tidak memahami sebab penamaan Al-Masih sebagai µanak Allah¶ dan mereka memahami ungkapan µanak¶ itu dalam arti yang hakiki.´ (Al-Fauzul-Kabir, hal. 8 dan juga lihat HujatulBalighah, bab XXXVI, Jilid I, Terjemahan Urdu, mausumah bih sumusullah al-Bajighah, cetakan Himayat-Islam Pres, Lahore, Jilid I, hal. 109).

Class Muthola'ah

26 1

5.

Yang Mulia Maulwi Sahib Muhajir Makki r.h. berkata dalam bukunya Izalatul- Auham, hal. 520. Bahwa yang dimaksud dengan farzan (anak) adalah Hadhrat Isa a.s. yang oleh orang Nasrani dianggap sebagai anak yang sebenarnya. Namun semua orang Islam mempercayai bahwa Isa a.s. yang dijuluki sebagai anak Allah itu adalah kekasih pilihan Allah Swt. Seolah-olah kata µanak Allah¶ mengandung arti sebagai kekasih pilihan Tuhan. Dalam pengertian seperti ini orang-orang Islam juga mempercayai bahwa Al-Masih itu sebagai µanak Allah.¶
Class Muthola'ah 26 2

Class Muthola'ah

26 3

Artinya:´Maka bersabarlah, sesungguhnya janji Allah itu pasti benar dan mintalah ampunan bagi mereka atas dosa yang diperbuat mereka terhadap engkau dan sanjunglah Tuhan engkau dengan puji-pujian kepadaNya pada waktu petang dan pagi (Al Mu¶min 56)

pertama di tujukan untuk Rasulullah SAW Persoalannya adalah Didalam AlQuran terjemahan DEPAG thn 1992 ditulis : ´Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbilah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi´ 

Yang

`

`

Ayat tersebut menyatakan Rasulullah untuk beristighfar, Yang kemudian menjadi dalil bagi sebagian besar ummat Islam maupun ummat Nasrani untuk mengatakan bahwa na¶uzubillah Rasulullah telah berbuat dosa sehingga di perintahkan untuk beristigfar

` Benarkah

istighfar pada ayat tersebut sebagai bukti bahwa Rasulullah saw berdosa? ` Lantas apakah makna dari istighfar?

Istigfar diambil dari akar kata Gafara yang berarti perlindungan dan pemeliharaan.  Ghafar al-mata¶a = ia meletakan barang itu dalam kantong lalu menutupi dan melindungi barangbarang itu  Istigfar berarti juga menutupi =menutupi kekurangan. 

`

`

`

Istigfar bukan saja dibaca oleh orang-orang mu¶min awam yang dipergunakan untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan Tetapi juga dibaca oleh wujud-wujud suci seperti para nabi, khalifah, wali serta wujud-wujud suci lainnya. Akan tetapi untuk orang-orang suci seperti nabi, dsb bentuk istigfar memiliki kegunaan dan pengertian yang berbeda dari point yang ke 1

1. 2. 3. 4.

Itsm Jurm Junnah Dzanb Dan Alquran tidak pernah menggunakan kata jurm, junnah, dan itsm kepada Rasul-Rasul Allah. Dan untuk nabi-nabi menggunakan kata Dzanb

Kata jurm, junnah dan itsm digunakan untuk selain Rasul-rasul Allah ` Sedangkan untuk rasul-rasul Allah selalu menggunakan kata dzanb seperti contoh ayat diatas ` Jelaslah dzanb memiliki konotasi yang berbeda dari ketiga kata diatas dan tidak mengandung arti yang buruk.
`

Kata dzanb berarti kelemahankelemahan yang melekat pada sifat insani dan pada kesalahan-kesalahan yang diperkirakan dapat menimbulkan akibat-akibat kerugian.

`
Sesungguhnya kami telah berikan kepada engkau dengan kemenangan yang nyata

`

Supaya Allah menutupi kekhilafan engkau di masa lalu dan di masa yang akan datang dan supaya Dia menyempurnakan nikmatNya atas engkau dan memimpin engkau atas jalan yang lurus. (Al Fath :3)

o o

o

o

Ayat diatas tentang kemenangan Islam Sebagai akibat dari kemenangan tersebut banyak umat yang masuk kedalam Islam. Dan Sebagai manusia biasa tentunya tidak luput dari kelemahan. Dan muncul kekhawatiran tidak dapat memberikan tarbiyat secara sempurna terhadap mereka-mereka yang semakin banyak masuk Islam

` `

Bahwa Istigfar tidak selamanya untuk memohon ampun atas dosa yang telah dikerjakan Istigfar juga sebagai sarana memohon perlindungan kepada Allah atas segala kelemahan sebagai manusia yang dikhawatirkan tidak dapat menjalankan tugas secara sempurna.

`

`

`

`

Bahwa Rasulullah diminta beristigfar bukan karena beliau berdosa tapi sebagai sarana perlindungan. Nabi Allah harus suci dari dosa karena para Anbiya adalah sebagai contoh terbaik bagi manusia. Bagaimana mungkin seorang yang berdosa membimbing manusia dan menjadi contoh terbaik manusia. Orang buta tidak mungkin menuntun jalan bagi orang buta.

1.

Class Muthola'ah

27 7

Class Muthola'ah

27 8

`

Nehemia 9;30: Namun bertahun-tahun lamanya Engkau melanjutkan sabar-Mu terhadap mereka. Dengan Roh-Mu Engkau memperingatkan mereka, yakni dengan perantaraan para nabi-Mu, tetapi mereka tidak menghiraukannya, sehingga Engkau menyerahkan mereka ke tangan bangsabangsa segala negeri.

Class Muthola'ah

27 9

Class Muthola'ah

28 0

Seorang Non-Muslim, Pdt. Gereja Kharismatik. (Bpk Yongki)

³Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan orang-orangYahudi dan orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi,barangsiapa di antara mereka beriman kepada Allah dan Hari Kemudian serta mengerjakan amal saleh, maka untuk mereka ada ganjaran pada sisi Tuhan mereka, dan tidak akan ada ketakutan menimpa mereka dan tidak pula mereka akan bersedih´ (Al-Baqarah:63)

1. 2.

Mereka yang beriman kepada Allah Mereka yang beriman kepada Hari Kemudian Ayat ini tidak berarti bahwa iman kepada Tuhan dan kepada Hari Kiamat saja cukup untuk mencapai keselamatan seperti halnya orang keliru memahaminya.

Class Muthola'ah

28 3 

Alquran menerangkan dengan tegas bahwa iman kepada Rasulullah s.a.w. itu sangat pokok dan merupakan bagian tak terpisahkan dari keimanan kepada Tuhan, dan juga bahwa iman kepada akhirat, mencakup juga iman kepada wahyu I1ahi. Di tempat lain telah dinyatakan dengan tegas bahwa, hanya Islam yang dapat diterima oleh Tuhan sebagai agama ` (3 ; 20, 86).

Class Muthola'ah

28 4

`

Barang Siapa yang beriman kepada Allah maka dia harus beriman kepada Rasulullah saw
Class Muthola'ah 28 5 

Dan

Barangsiapa beriman kepada Hari Kemudian maka harus juga beriman kepada Al-Quran (QS Al An¶am:93)

Class Muthola'ah

28 6

`

Alquran di sini membatasi diri pada sebutan iman kepada Tuhan dan Hari Kiamat, bukan karena iman kepada wahyu dan kepada Rasulullah S.a.w. itu tidak bersifat pokok, tetapi karena kedua rukun iman pertama itu, meliputi juga dua rukun iman yang belakangan, keempat-empatnya benarbenar tidak dapat dipisah-pisahkan.

Class Muthola'ah

28 7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->