P. 1
Konduktor

Konduktor

|Views: 41|Likes:
Published by Drasmawati Sinuju

More info:

Published by: Drasmawati Sinuju on Jul 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

Konduktor

22:36 HaGe 4Komentar

1.1 Jenis Bahan Konduktor Bahan-bahan yang dipakai untuk konduktor harus memenuhi persyaratan-persyaratan sebagai berikut: 1. Konduktifitasnya cukup baik. 2. Kekuatan mekanisnya (kekuatan tarik) cukup tinggi. 3. Koefisien muai panjangnya kecil. 4. Modulus kenyalnya (modulus elastisitas) cukup besar. Bahan-bahan yang biasa digunakan sebagai konduktor, antara lain: 1. Logam biasa, seperti: tembaga, aluminium, besi, dan sebagainya. 2. Logam campuran (alloy), yaitu sebuah logam dari tembaga atau aluminium yang diberi campuran dalam jumlah tertentu dari logam jenis lain, yang gunanya untuk menaikkan kekuatan mekanisnya. 3. Logam paduan (composite), yaitu dua jenis logam atau lebih yang dipadukan dengan cara kompresi, peleburan (smelting) atau pengelasan (welding). 1.2 Klasifikasi Konduktor 1.2.1 Klasifikasi konduktor menurut bahannya: 1. kawat logam biasa, contoh: a. BBC (Bare Copper Conductor). b. AAC (All Aluminum Alloy Conductor). 2. kawat logam campuran (Alloy), contoh: a. AAAC (All Aluminum Alloy Conductor) b. kawat logam paduan (composite), seperti: kawat baja berlapis tembaga (Copper Clad Steel) dan kawat baja berlapis aluminium (Aluminum Clad Steel). 3. kawat lilit campuran, yaitu kawat yang lilitannya terdiri dari dua jenis logam atau lebih, contoh: ASCR (Aluminum Cable Steel Reinforced). 1.2.2 Klasifikasi konduktor menurut konstruksinya: 1. kawat padat (solid wire) berpenampang bulat. 2. kawat berlilit (standart wire) terdiri 7 sampai dengan 61 kawat padat yang dililit menjadi satu, biasanya berlapis dan konsentris. 3. kawat berongga (hollow conductor) adalah kawat berongga yang dibuat untuk mendapatkan garis tengah luar yang besar.

konduktor telanjang. contoh: a. karakteristik listrik. yaitu: 1. Kabel NYY c. memiliki konduktivitas listrik dengan orde 107 (ohm. 2. yang merupakan konduktor telanjang dan pada bagian luarnya diisolasi sesuai dengan peruntukan tegangan kerja. Kabel twisted. Kabel NYCY d.2. Logam atau material yang merupakan penghantar listrik yang baik. konduktor berisolasi.m)-1. Konduktivitas merupakan sifat listrik yang diperlukan dalam berbagai pemakaian sebagai penghantar tenaga listrik dan mempunyai rentang harga yang sangat luas. dimana tahanan jenis penghantar tersebut didefinisikan sebagai: R. Diantara kedua sifat ekstrim tersebut. maka kemampuan maksimal dari konduktor untuk menghantar arus adalah 275 A). A : luas penampang (m2) l : Panjang penghantar (m) : tahanan jenis penghantar (ohm. maka kemampuan maksimum dari konduktor untuk menghantar arus adalah 275 A). yaitu antara 10-10 sampai dengan 10-20 (ohm.A = ---------l dimana. 2. Kabel NYFGBY 1.3 Karakteristik Konduktor Ada 2 (dua) jenis karakteristik konduktor. ada material semi konduktor yang konduktivitasnya berkisar antara 10-6 sampai . Klasifikasi konduktor menurut bentuk fisiknya: 1. yang menunjukkan keadaan fisik dari konduktor yang menyatakan kekuatan tarik dari pada konduktor (dari SPLN 41-8:1981.3. untuk konduktor 70 mm berselubung AAAC-S pada suhu sekitar 30r C.m) R : tahanan penghantar (ohm) : konduktivitas 1 a = ------ Menyatakan kemudahan ± kemudahan suatu material untuk meneruskan arus listrik.1.3.meter) -1 dan sebaliknya material isolator memiliki konduktivitas yang sangat rendah. Satuan konduktivitas adalah (ohm meter). untuk konduktor 70 mm2 berselubung AAAC-S pada suhu sekitar 30o C.1 Konduktivitas listrik Sifat daya hantar listrik material dinyatakan dengan konduktivitas. b. karakteristik mekanik. 1. yaitu kebalikan dari resistivitas atau tahanan jenis penghantar. yang menunjukkan kemampuan dari konduktor terhadap arus listrik yang melewatinya (dari SPLN 41-10 : 1991.

Sehingga suatu kompromi antara nilai teknis dan ekonomi logam yang akan digunakan mutlak diperhatikan. Konduktivitas Listrik Berbagai Logam dan Paduannya Pada Suhu Kamar. pada kabel tegangan menengah untuk pemenuhan fungsi penghantar dan pengaman terhadap penggunaan. yang ketiganya banyak berperan dalam proses pembuatan pembuatan penghantar itu sendiri. akan mempengaruhi sifat ± sifat mekanika dan fisika lainnya.6 x 107 Besi ( Fe ) «««««««««« 1. 6. 4. .m)-1.. Unsur ± unsur pemandu selain mempengaruhi konduktivitas listrik.2 Kriteria mutu penghantar Konduktivitas logam penghantar sangat dipengaruhi oleh unsur ± unsur pemadu. Akan tetapi kekuatan mekanis logam murni adalah rendah.. Logam murni memiliki konduktivitas listrik yang lebih baik dari pada yang lebih rendah kemurniannya. serta mempunyai tahanan listrik (resistance) tidak lebih dari 0. ketiga jenis atau sifat konduktivitas tersebut diatas digunakan semuanya.. 0.017241 ohm pada suhu 20oC. tembaga merupakan penghantar yang paling lama digunakan dalam bidang kelistrikan. penggunaan logam sebagai penghantar ternyata juga sangat ditentukan oleh nilai ekonomis logam tersebut dimasyarakat. impurity atau ketidaksempurnaan dalam kristal logam. Standar tersebut menyebutkan bahwa untuk kawat tembaga yang telah dilunakkan dengan proses anil (annealing). Penghantar tenaga listrik. Selain masalah teknis. Pada saat ini.8 x 107 Tembaga ( Cu ) «««««««.8 x 107 Kuningan ( 70% Cu ± 30% Zn )« 1. Pada tahun 1913. Berbeda pada kabel tegangan rendah. 6. maka konduktivitas listrik kawat tembaga sekarang ini bisa mencapai diatas . Dari jenis±jenis logam penghantar pada tabel 1.6 x 107 Baja tahan karat ( Ffe ± Cr ) «« 0. . -----------------------------------------------------------------------------------------Logam Konduktivitas listrik ohm meter Perak ( Ag ) «««««««««.2 x 107 Tabel 1.3 x 107 Alumunium ( Ac ) ««««««. dinyatakan mempunyai konduktivitas listrik 100% IACS. dimana tingkat kemurnian tembaga pada kawat penghantar jauh lebih tinggi jika dibandingkan pada tahun 1913. Akan tetapi dengan kemajuan teknologi proses pembuatan tembaga yang dicapai dewasa ini. logam Tembaga dan Aluminium adalah logam yang terpilih diantara jenis logam penghantar lainnya yang memenuhi nilai kompromi teknis ekonomis termurah.. Nilai kompromi termurahlah yang akan menentukan logam mana yang akan digunakan.3. mempunyai panjang 1m dan luas penampang 1mm2.dengan 10-4 (ohm. selain mensyaratkan konduktivitas yang tinggi juga membutuhkan sifat mekanis dan fisika tertentu yang disesuaikan dengan penggunaan penghantar itu sendiri. diatas. oleh International Electrochemical Comission (IEC) ditetapkan suatu standar yang menunjukkan daya hantar kawat tembaga yang kemudian dikenal sebagai International Annealed Copper Standard (IACS).0 x 107 Baja karbon ( Ffe ± C ) ««««.0 x 107 Emas ( Au ) ««««««««. 3. 1.

diameter dan variasi yang diijinkan. yaitu: a.100% IACS. konduktivitas listriknya berkisar antara 61. Kawat penghantar 6201 ini biasanya digunakan untuk bahan kabel dari jenis All Aluminium Alloy Conductor (AAAC). menurut standar ASTM B 3988 persaratan konduktivitas listriknya tidak boleh kurang dari 52. sifat bending. e. c. d. komposisi kimia.8% IACS.0 ± 61. Menurut standar ASTM B 609 untuk kawat aluminium dari jenis EC grade atau seri AA 1350(*). Sedangkan untuk kawat penghantar dari paduan aluminium seri AA 6201. Disamping persyaratan sifat listrik seperti konduktivitas listrik diatas. konduktivitas listriknya biasa dibandingkan terhadap standar kawat tembaga. sifat tarik seperti kekuatan tarik (tensile strength) dan regangan tarik (elongation). kriteria mutu lainnya yang juga harus dipenuhi meliputi seluruh atau sebagian dari sifat ± sifat atau kondisi berikut ini. tergantung pada kondisi kekerasan atau temper. dan lain-lain.5% IACS. ditulis oleh: hanif guntoro . kondisi permukaan kawat harus bebas dari cacat. b. Untuk kawat Aluminium.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->