Penyakit Tanaman Tebu

Oleh :

Moh. Fauzi Yanwar 1010312012 Sebagai tugas mata kuliah Budidaya tanaman semusim

sehingga produksinya belum mampu mengimbangi besarnya permintaan masyarakat (rumah tangga) dan industri. Dari waktu ke waktu. Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia. . industri gula selalu menghadapi berbagai masalah.Pendahuluan Tebu merupakan tanaman Graminae atau rumput-rumputan yang ditanam untuk bahan baku pembuatan gula.

Penurunan produksi gula dapat diakibatkan oleh serangan hama diantaranya : Penggerek Berkilat (chilotraea auricilia) Penggerek batang Kuning (chilotraea infuscatellus) Penggerek batang abu-abu (chilotraea schistaceana) Penggerek batng jabon (sesamia interens) Penggerek Batang Tebu Raksasa (Pragmataecia castaneae) .

. 1981 diklasifikasikan Phyllum Arthropoda. Kelas Insecta. dan tersusun seperti sisik ikan yang tertutup selaput berwarna coklat kekuningan. Bangsa Lepidoptera. Suku Pyralidea. Jenis Scirpophaga nivella Scirpophaga nivella Fabricus meletakkan telurnya pada bagian bawah permukaan daun secara berkelompok.Hama yang sering menyerang tanaman tebu Hama penggerek pucuk tebu Hama penggerek pucuk tebu menurut Kalshoven. Marga Scirpophaga.

Pada ruas batang yang muda yaitu di bawah titik tumbuh terdapat lubang keluar ngegat .Gejala serangan ‡ pada helai daun terdapat lubang melintang dan ibu tulang daun terlihat bekas gerekan berwarna coklat. Apabila batang dibelah maka akan kelihatan lorong gerekan dari titik tumbuh ke bawah kemudian mendekati permukaan batang dan sering menembus batang. Daun yang terserang akan menggulung dan kering yang disebut mati puser. Oleh karena itu serangan penggerek pucuk dapat menyebabkan kematian.

Parasit telur misalnya Trichogramma japonicum. Musuh alami hama penggerek pucuk berupa parasit telur dan parasit larva. larva. sedangkan parasit larva misalnya lalat jatiroto.Pengendalian Hama Penggerek Pucuk Tebu ‡ Pengendalian mekanis dilakukan dengan cara memungut atau mengambil telur atau kelompok telur.ulat atau pupa atau serangga dewasa pada bagian tanaman yang terserang secara langsung dan membunuhnya. . ‡ Pengendalian Hayati atau Biologis Bisa dengan menggunakan musuh alami.

5G). Jenis insektisida yang dianjurkan adalah golongan karbamat. konsentrasi yang digunakan sesuai rekomendasi yaitu antara 1-2 ml/l atau 1012kg/Ha. antara lain Karbofuran (Furadan 3G).Pengendalian Kimiawi Aplikasi insektisida kimia hanya dilakukan jika persentase serangan hama penggerek pucuk dengan kategori serangan berat sudah mencapai 40 %. Kalbosulfan (Matrix 200EC). . Imidakloprid ( Wingran 0.

Dharmabas 500 EC Dharmasan 600 EC. Orthane 75 SP. Thuricide HP. Jenis insektisida yang dianjurkan adalah Curacron 500 EC. . Lebaycid 500 EC. Pada 50 SP.Penggerek Batang ‡ batang tebu berlubang bekas larva dan keluarnya kupu-kupu. Supricide 40 EC. Furadan 3 G. ‡ Pengendalian Kimiawi Aplikasi insektisida kimia hanya dilakukan jika persentase serangan hama penggerek batang dengan kategori serangan berat sudah mencapai 40 %.

Kutu Bulu Putih Hama ini menyerang pada bagian batang tebu dan bagian bawah daun berwarna putih seperti cendawan dan diselimuti jelaga hitam Penyakit Karat Daun penyakit ini menyerang pada bagian daun tanaman tebu dan mengakibatkan Seluruh daun berwarna coklat pada tanaman berumur 4-6 bln .

ID .CO.FaUZIYANWAR@YAHOO.SEKIAN MATUR NUWUN m.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful