P. 1
laporan prakerin tkj

laporan prakerin tkj

|Views: 12,120|Likes:
Published by ahmad nasrulloh

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: ahmad nasrulloh on Jul 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/12/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) DALAM RANGKA PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG) DI PT.

SUARA MERDEKA (Merakit PC Core 2 Duo)

Disusun Oleh :

Nama : Ahmad Nasrulloh NIS : 1003 Kelas : XI (Sebelas) Program keahlian: TKJ (Tehnik Komputer dan Jaringan)

PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAH RAGA SMK MIFTAHULHUDA
Alamat : Jl. Kajoran Km. 1Desa Peron Kec. Limbangan Kab. Kendal

LEMBAR PENGESAHAN SEKOLAH

Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) pada perusahaan PT. SUARA MERDEKA dengan judul MERAKIT PC CORE 2 DUO, telah diperiksa dan disahkan pada: hari tanggal : …………………………………….. : …………………………………..…

Mengetahui, Kepala SMK Miftahulhuda Pembimbing Sekolah

Abdul Ghofar, S.Pd.I

M. Basori, S.Pd.I

LEMBAR PENGESAHAN INDUSTRI

Laporan Kerja Praktek Industri (PRAKERIN) pada perusahaan PT. SUARA MERDEKA dengan judul MERAKIT PC CORE 2 DUO, telah diperiksa dan disahkan pada: hari tanggal : …………………………………….. : …………………………………..

Mengetahui, Pemimpin (nama DU\DI) Pembimbing Industri

Bailey Yudo H, M.Eng

Bambang Pradoto

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadiarat Allah S.W.T yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga akhirnya penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini sesuai dengan tepat waktu yang telah diberikan oleh pihak sekolah. Dari hasil yang telah dilakukan dan dicapai selama penulis mengikuti proses Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di PT. SUARA MERDEKA selama 2 bulan dari tanggal 3 Januari sampai dengan 3 maret 2011. Penyusunan laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) adalah salah satu dari syarat penentu kelulusan ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian akhir nasional (UAN). Dan laporan ini sebagai bukti bahwa penulis telah melaksanakan dan menyelesaikan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) di PT SUARA MERDEKA semarang. Dengan ini penulis berterima kasih kepada pihak industri yang selama kurang lebih 2 bulan memberikan kesempatan untuk melaksanakn Praktik Kerja Industri (PRAKERIN). Laporan ini dapat terselesaikan atas bantuan dari pihak pembimbing sekolah dan pembimbing industri. Oleh Karena itu, penulis menggucapkan banyak terimakasih kepada: 1. Kepala sekolah SMK Miftahulhuda, 2. Pembimbing sekolah, 3. Kepala jurusan, 4. kepala industri, 5. Pembimbing industri. Akhir dari kesempatan, penulis menggucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu terselesaikannya laporan ini. Penulis juga mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan penyempurnaan laporan ini.

Peron, 26 Febuari 2011 Penulis, DAFTAR I

halaman Halaman Judul Lembar pengesahan sekolah………………………...………………..…… Lembar pengesahan industri……………….………………….…..………. Kata pengantar…………………………...………………………….…….. Daftar isi…………...……………………………………………….……... Daftar gambar……………………………………………………………... BAB I. PENDAHULUAN……………………………………….……….. A. Latar belakang ……………………..………………….………… B. Tujuan praktik kerja industri………………………….…………. C. Tujuan penulisan laporan………………………………………… BAB II. PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI……………... A. Waktu dan tempat pelaksanaan praktik…………….………..…... B. Kegiatan yang di laksanakan……………………….….……..…. C. Masalah yang dihadapi prakerin dan pemecahannya……………. 1. masalah yang dihadapi……………………………………….. 2. cara pemecahan masalah……………………………………... BAB III MERAKIT INTEL PC CORE 2 DUO…………………………. A. Persiapan ……………………………………………………….. B. Perakitan………………………………………………………… C. Pengujian……………………………………………………….. D. Penanganan masalah……………………………………………. BAB IV PENUTUP………………………………………….………….... A. Kesimpulan………………………………………….……….….. B. Saran-saran……………………………………….….…………… C. Penutup………………………………………………………….. i ii iii iv v 1 1 3 4 5 5 7 11 11 11 12 12 14 18 19 20 20 20 20

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 kantor suara merdeka tempo dulu…………………………… Gambar 1.2 Gedung suara merdeka……………………………………… Gambar 2.1 Keselamatan kerja…………………………………………… Gambar 2.2 Matherboard………………………………………………… Gambar 2.3 Memasang prosesor…………………………………………. Gambar 2.4 Memasang heatsink..…………………………………………

5 6 13 14 15 15

BAB I

PENDAHLUAN
A. LATAR BELAKANG Perlu kita sadari bahwa pada sampai saat ini lulusan SMK belum dapat diserap langsung oleh dunia usaha/industri dengan sepenuhnya. Secara kasat mata terbukti hampir setiap dunia usaha/industri ketika merekrut lulusanlulusan SMK, masih menerapkan pendidikan dan pelatihan-pelatihan, sekurang-kurangnya dunia usaha/industri. Jika kita amati secara seksama, kita tidak dapat menyalahkan pihak dunia usaha/industri. Memang pada kenyataannya masih banyak SMK yang minim akan peralatan praktikum. Sehingga, para murid yang seharusnya mendapatkan porsi praktik sekitar 70%, tetapi hanya mendapat porsi praktikun sekitar 30% saja. Bahkan ada beberapa SMK yang tidak memiliki sama sekali peralatan praktikum. Dalam pelaksanaan praktikum para murid hanya dapat mengangan-angan dengan teori saja tidak dengan peralatan yang sebenarnya. SMK yang peralatan praktikumnya sudah cukup memadai, belum tentu sudah sesuai dengan apa yang di gunakan di dunia usaha/industri. Sekarang peralatan di dunia usaha/industri sudah serba otomatis. Sedangkan peralatan praktik yang digunakan di beberapa SMK masih manual. Sehinggga, pelaksanaan praktik hanya memperhatikan peralatan yang ada di dalam LAB, dan kurang memperhatikan kebutuhan yang berada di dunia usaha/industri. Itu pun tidak semuanya dimanfaatkan secara maksimal. Sesuai dengan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Direktorat pendidikan menengah kejuruan, pola penyelenggarakan pendidikan di SMK belum secara maksimal, tidak seperti yang sebagaimana diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari system pembelajaran yang kurang kondusif untuk menghasilkan para pekerja yang professional. Karena keprofesionalitasan seseorang bukan semata-mata hanya diukur dari penguasaan materi atau praktikumnya saja, tetapi juga dari penguasaan kiat dan etos kerja yang baik. Penggunaan unsur ilmu pengetahuan dan teknik bekerja memang dapat selama 3 bulan. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan yang dimiliki oleh para lulusan SMK belum begitu di akui oleh

di pelajari di sekolah, tetapi untuk kiat dan etos bekerja adalah sesuatu yang tidak dapat di ajarkan di sekolah. Namun, harus dikuasai oleh masing-masing individu. Kiat yang menjadi faktor utama penentu kadar keahlian profesional seseorang, hanya dapat dikuasai melalui cara mengerjakan pekerjaan pada bidang profesi itu sendiri. Karena itulah tumbuh suatu aturan keahlian professional berdasarkan jumlah pengalaman kerja. Misalnya tingkat keahlian seorang pilot diukur dari jumlah jam terbangnya, tingkat keahlian seorang montir diukur dari jumlah tahun kerjanya sebagai seorang montir. Mata pelajaran praktik kejuruan yang diajarkan Disekolah walaupun menggunakan peralatan yang modern pada dasarnya hanya sebuah situasi tiruan (simulasi). Oleh karena itu sulit untuk mengharapkan keahlian dari lulusan SMK seperti yang diharapkan. Melihat kenyataan diatas, Dikmenjur menetapkan strategi operasional yang berdasarkan kepada kebijakan “Link and Match” (kesesuaian dan kesepadanan) Departemen Pendidikan dan kebudayaan dalam model penyelenggaraan Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Pelaksanaannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP Nomor 20 tahun 1990 tentang Pendidikan Menengah, PP Nomor 39 1992 tentang Peran serta Masyarakat dalam Pendidikan Nasional, Kepmendikbud Nomor 080/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan dan Kepmendikbud Nomor 080/U/1993 tentang kurikulum SMK. B. TUJUAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI Tujuan dilaksanakannya Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang diwujudkan berkerja disuatu perusahaan, selain sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN),Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) juga sebagai kegiatan siswa untuk mencari pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Yang tercermin dalam Pendidikan Nasional yang berdasarkan Pancasila yang bertujuan meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan ketrampilan agar dapat menumbuhkan manusia yang dapat membangun dirinya sendiri serta

bertanggung jawab atas Pembangunan Bangsa dan Negara dalam pencapaian perekonomian meningkat dan kehidupan yang makmur. Karena pertumbuhan perekonomian yang meningkat, didukung pula oleh tumbuhnya persaingan dibidang industri dan teknologi yang memaksa kita untuk ikut terjun kedalam dunia industri, bisnis, dan perdagangan . Adapun tujuan Praktik Kerja Industri ( PRAKERIN ) adalah sebagai berikut: 1. Siswa diharapkan mampu menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman di lapangan yang siswa tidak dapatkan di sekolah. Seperti, etos kerja, disiplin, dan profesionalisme dalam berkerja. 2. Untuk memperoleh masukan dari pihak dunia usaha/industri guna memperbaiki dan mengembangkan kesesuain pendidikan dan kenyataan yang ada di lapangan atau dunia usaha/industri tersebut. 3. Bisa belajar tentang bagaimana berkerja yang sebenarnya karena bisa langsung praktek di lapangan dengan fasilitas/alat yang 4. Untuk memperkenalkan siswa pada dunia usaha/industri 5. Meningkatkan daya kreasi dan produktifitas tehadap siswa sebagai persiapan dalam menghadapi atau memasuki dunia usaha yang sesungguhnya 6. Menumbuhkan & meningkatkan sikap profosional yang diperlukan siswa untuk memasuki dunia usaha C. TUJUAN PENULISAN LAPORAN Laporan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) adalah hasil penelitian siswa setalah menyelesaikan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) berdasarkan data yang di peroleh dan dituangkan dalam bentuk tulisan ilmiah. Adapun tujuan pembuatan laporan ilmiah antara lain: 1. Sebagai syarat penentu ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian akhir nasional (UAN) 2. Mendorong siswa agar mampu mengembangkan atau mengemukakan pikiran dan pendapatnya serta mampu menuangkannya dalam bentuk tulisan yang sistematis, logis, dan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar 3. Sebagai pertanggungjawaban siswa yangb telah melaksanakan Tugas

Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) yang berkaitan dengan program keahliannya masing- masing 4. Sebagai salah satu bukti bahwa siswa yang bersangkutan telah melakukan Praktek Kerja Industri ( PRAKERIN ) denagn baik 5. Meningkatkan kreativitas Siswa dalam penulisan yang bersikap objektif dan ilmiah

BAB II PELAKSANAAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)
A. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN PRAKTIK Awal penulis memulai Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) adalah pada tanggal 27 Desember 2010.Tetapi, dari pihak perusahaan menghendaki penulis masuk pada tanggal 3 Januari 2011. Penulis melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yaitu di PT. SUARA MERDEKA SEMARANG. Dibawah ini adalah sejarah singkat mengenai PT. SUARA MERDEKA SEMARANG

Gambar 1.1 kantor suara merdeka tempo dulu

Kantor Suara Merdeka Group memiliki tiga kantor utama di Kota Semarang, salah satu diantaranya berada di Jalan Merak, Kawasan Kota Lama Semarang. Di kantor inilah perusahaan Suara Merdeka Group mulai merintis usaha dalam bidang teknologi informasi berupa surat kabar. Pada awal berdirinya (pada masa akhir pemerintahan Hindia Belanda di Indonesia), gedung ini merupakan kantor surat kabar Het Noorden milik pemerintah Hindia Belanda. Setelah Indonesia merdeka, gedung ini dinasionalisasi oleh pemerintahan presiden Soekarno (ketika terjadi ketegangan antara pemerintah Indonesia dengan Kerajaan Belanda terkait masalah Irian

Barat). Setelah dinasionalisasi, gedung ini digunakan sebagai markas militer (kodim) tentara Indonesia. Pada tanggal 11 Februari 1950, bangunan ini dibeli dan mulai difungsikan sebagai kantor pusat oleh harian Suara Merdeka. Sedangkan untuk percetakan surat kabar, Suara Merdeka masih menumpang pada kantor harian berbahasa Belanda, De Locomotief, yang berada di Jalan Kepodang (sekarang bangunan kantor De Locomotief digunakan sebagai kantor Bank Mandiri cabang Kepodang). Beberapa tahun kemudian, Suara Merdeka menempati gedung ini lengkap dengan percetakannya sendiri (Percetakan Semarang). Sebagian ruang di gedung ini digunakan sebagai ruang tata usaha, ekspedisi, gudang kertas, dan percetakan. Sedangkan redaksi hanya menempati sebagian dari bangunan utama yang letaknya tidak jauh dari ruang percetakan.

Gambar 1.2 gedung suara merdeka Kantor redaksi Suara Merdeka menempati ruang di lantai dasar, sedangkan lantai atas digunakan sebagai kantor sebuah kontraktor bangunan, P.T. Dentraco Dawuh Engineering and Trading Coy. Akan tetapi, pada tahun 1996an perusahaan kontraktor tersebut berhenti mengontrak di gedung Suara Merdeka karena mengalami kebangkrutan. Hingga saat ini, ruang di lantai atas tidak ditempati lagi. Setelah Suara Merdeka mengalami perkembangan (menjadi Suara Merdeka Group dan memiliki beberapa anak perusahaan) serta memiliki beberapa kantor utama di Semarang, maka gedung ini dijadikan sebagai kantor PT. Masscom Graphy, yakni perusahaan percetakan milik Suara Merdeka Group. Sedangkan kantor redaksi Suara Merdeka dipindah ke Jalan Pandanaran, Semarang.

B. KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
NO

1

HARITANGGAL Senin, 3 januari 2011

URAIAN ~ menbuat LAN ~ troubleshooting jaringan ~ backup data ~ Mengoneksikan PC ke internetet dengan menggunakn modem ADSL ~ Mengkrimping kabel ~ IP addres ~ douwnload aplikasi ~ setting modem ADSL ~ mengoneksikan PC ke internet

KET

2

Selasa, 4 januari 2011

3

Rabo, 5 januari 2011

4 5 6

Kamis, 6 januari 2011 Jum’at, 7 januari 2011 Senin, 10 jamuari 2011

~ Installasi windows xp ~ Installasi driver sound dan LAN card ~ mengamati kecepatan bandwide ~ mengkrimping kabel UTP ~ douwnload driver printer ~ installasi windows xp ~ douwnload aplikasi ~ douwnload driver sound card ~ Installasi driver sound ~ douenload aplikasi ~ facebookan ~ douwnload adobe photoshop cs2 ~ installasi adobe photoshop cs2 ~ douwnload lagu ~ merakit computer ~ service computer ~ facebookan ~ douwnload aplikasi ~ douwnload mp3 ~ douwnload driver LAN card ~ installasi driver LAN card

7

Selasa 11 januari

8 9

Rabo 12 januari 2011 Kamis 13 januari 2011

10

Jum’at 14 jamuari 2011

11

Seninn 17 januari 2011

12 13 14 15

Selasa 18 januari 2011 Rabo 19 januari 2011 Kamis 20 januari 2011 Jum’at 21 januari 2011

~ douwnload apliasi ~ troubleshooting jaringan ~ facebookan ~ douwnload aplikasi ~ troubleshooting jaringan ~ facebookan ~ douwnload aplikasi ~ doouwnload driver PC ~ facebookan ~ douwnload drver soand card, LAN card ~ troubleshooting jaringan ~ Facebookan ~ douwnload adobe photoshop cs3 ~ douwnload driver LAN card ~ installasi driver LAN card ~ mengkrimping kabel UTP ~ facebookan ~ troubleshooting jaringan ~ douwnload aplikasi ~ facebookaan ~ troubleshooting jaringan ~ douwnload aplikasi ~ merakit PC ~ Merakit PC ~ troubleshooting jaringan ~ facebookan

16

Senin 24 januari 2011

17 18 19 20 21 22 23

Selasa 25 januari 2011 Rabo 26 januari 2011 Kamis 27 januari 2011 Jum’at 28 januari 2011 Senin 31 januari 2011 Selasa 1 febuari 2011 Rabo 2 febuari 2011

24 25 26 27 28 29 30

Kamis 3 febuari 2011 Jum’at 4 febuari 2011 Senin 7–8 febuari 2011 Rabo 9 febuari 2011 Kamis 10 januari 2011 Jum’at 11 febuari 2011 Senin 14 febuari 2011

LIBUR ~ facebookan ~ douwnload mp3 dan aplikasi Tidak berangkat ~ service PC ~ faebookan ~ service PC ~ facebookan ~ distribusi barang ~ facebookan ~ douwnload driver PC sakit

31 32 33

Selasa 15 febuari 2011 Rabo 16 febuari 2011 Kamis 17 febuari 2011

LIBUR ~ merakit PC + mesin kasir ~ training ~ meraki PC ~ memasang jaringan ~ training ~ facebookan ~ distribusi ~ installasi windows XP ~ distribusi ~ service PC ~ Installasi windows XP ~ douwnload driver ~ install driver ~ installasi windows XP ~ install aplikasi • • • winamp winrar adobe reader

34

Jum’at 18 febuari 2011

35 36

Sabtu 19 febuari 2011 Senin 21 febuari 2011

37

Selasa 22 febuari 2011

38 39

Rabo 23 febuari 2011 Kamis 24 febuari 2011

• adobe photoshop ~ installasi windows XP ~ installasi windows 7 ~ douwnload driver • • LAN card VGA

40

Jum’at 25 febuari 2011

• Sound ~ install aplikasi • • • winamp winrar adobe photoshop

41

Sabtu 26 febuari 2011

~ facebookan ~ recovery file ~ facebookan ~ service printer ~ Facebookan

42

Senin 28 febuari 2011

~ seervice computer ~ douwnload aplikasi Selasa 1 maret 2011 ~ distribusi C. MASALAH YANG DIHADAPI DAN CARA PENANGANAN MASALAH 1. Masalah yang dihadapi a. Komputer tidak konect dengan internet b. Komputer loadingnya lama sekali (lambat) c. Monitor tidak bisa menampilkan gambar. d. Komputer terserang virus 2. Cara penecahan masalah a. Pertama memeriksa kabel dari HUB yang menuju ke computer, dan memastikan kabel terpasang dengan benar. Ternyata kabelnya sudah benar, tetapi komputernya masih belum konek keinternet. Dan selanjutnya memeriksa alamat IP. b. Memeriksa LOCAL DISK C klik kanan lalu properties untuk melihat apakah space memori, masih banyak atau sudah akan habis. Ternyata sudah akan habis. Menghabus sebagian program yang tidak perlu. Tetapi loadingnya masih lama juga. Dan yang terakhir install ulang computer. c. Membuka CPU selanjutnya mengambil RAM dan mebersihkan RAM menggunakan penghapus (stip). d. Menscan komputer menggunakan antivurus yang bagus dan dapat menghilangkan virus

BAB III MERAKIT PC INTEL CORE 2 DUO Pada dasarnya merakit PC itu cukup mudah, hanya saja dibutuhkan ketelitian saat mengerjakanya.. sehingga hasilnya cukup memuaskan diri kita. Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan. Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari: A. Persiapan Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi: Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket 1. Penentuan Konfigurasi Komputer

2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan 3. Pengamanan A.1.Penentuan Konfigurasi Komputer Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda. A.2. Persiapan Komponen dan Perlengkapan Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari: ~ Komponen komputer ~ Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya ~ Buku manual dan referensi dari komponen ~ Alat bantu berupa obeng pipih dan Philips ~ Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi. Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit. A.3. Pengamanan Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara: • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada

casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis. •Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

Gambar 3.1 keselamatan kerja

B. Perakitan Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari: B.1. Penyiapan motherboard Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

Gambar 3.2 motherboard B.2. Memasang Prosessor 1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan. 2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka. 3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kakikaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket. 4. Turunkan kembali tuas pengunci. Jenis Slot 5. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

Gambar 3.3 pemasangan prosesor B.3. Memasang Heatsink Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan

pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

Gambar 3.4 pemasangan heatsink B.4. Memasang Modul Memori Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut. Jenis SIMM 1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot. 2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot 3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul. 6. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

B.5. Memasang Motherboard pada Casing Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut: 1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang. 2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard. 3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam. 4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada. 5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup. B.6. Memasang Power Supply 1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci. 2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel- kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU. B.7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing. 1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard 2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard. 3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.

4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali. 5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard. 6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat. B.8. Memasang Drive Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut: Cara memasang adapter:Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut: 1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing) 2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive. 3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive. 4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) 5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive. 6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave. 7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan. 8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive. Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem

dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. B..9. Memasang Card Adapter 1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard 2. Pasang sekerup penahan card ke casing 3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada. B.10. Penyelessaian Akhir 1. Pasang penutup casing dengan menggeser 2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding. 3. Pasang konektor monitor ke port video card. 4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada. 5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse). 6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port. C.Pengujian 1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker. 2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep. 3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS. 4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot

sequence. 5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS. Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian. D.Penanganan Masalah Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain: 1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung. 2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot.

BAB IV PENUTUP
A.Kesimpulan Dengan terselesainya kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). Penulis menyimpulkan bahwa kegiatan Praktek Kerja Industri sangatlah penting bagi siswa-siswi SMK. Karena dapat menjadi sebuah pengalaman yang berharga tentang bagaimana rasanya bekarja di dunia usaha yang sesungguhnya. B. Saran

Penulis menyadari keterbatasan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, namun walaupun demikian akan mencoba memberi saran yang mungkinakan dapat membangun. Adapun saran tersebut antara lain : a. Dengan adanya Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini, diharapkan terjadi hubungankerja sama yang baik antara pihak SMK Miftahulhuda dengan perusahaan atau instansi tempat pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN). b. Dalam penerimaan dan penempatan para siswa yang melaksanakan Praktek Kerja Industri, hendaknya mempertimbangkan bidang yang sesuaidengan jurusan siswa, sehingga siswa dapat mengembangkan ilmu yang dimiliki juga dapat menambah pengetahuan. c. Bagi pegawai, dapat memperkenalkan program apa saja yang digunakan pada perusahaan, agar siswa yang melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) dapat memahaminya. C. Penutup Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah, penulis panjatkan syukur kehadirat Allah SWT,yang mana atas rahmat dan hidayah-Nya akhirnya penulis dapat menyelesaikan laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di PT. SUARA M/ERDEKA SEMARANG.Dan tidak lupa pula Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penulis, baik moriil maupun materiil dan Penulis juga berterima kasih atas bimbingannya selama melaksanakan PRAKERIN dan juga atas diberikannya kesempatan untuk Praktek Kerja Industri (PRAKERIN ) dan mengenali dunia usaha di PT. SUARA MERDEKA SEMARANG Penulis juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pembimbing yang telah membimbing sampai penulis menyelesaikan laporan ini dan juga beserta karyawan- karyawan yang membantu penulis selama PRAKERIN. Penulis mohon maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat,baik disengaja maupun tidak disengaja. Penulis juga menyadari bahwa Penulis disini juga masih dalam tahap belajar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->