P. 1
Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mu'Awwidzatain

Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Mu'Awwidzatain

|Views: 25|Likes:
Published by Akhmad Ula Khabib M

More info:

Published by: Akhmad Ula Khabib M on Jul 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2011

pdf

text

original

SURAT AL-MU'AWWIDZAIAIN

Imam al-Bukhari meriwayatkan dari Zurr, ilia berkara: "Aku pernah bertanya kepada Ubay bin Ka'ab, kukatakan: 'Wahai Abul Mundzir, sesungguhnya saudaramu, Ibnu Mas 'ud pernah berkata begini dan begitu.' 1 Lalu dia menjawab: 'Sesungguhnya aku pernah bertanya kepada Nabi~, maka be1iau rnenjawab: 'Dikatakan kepadaku sehingga aku mengucapkannya.' Sehingga kami pun mengatakan seperti apa yang dikatakan oleh RasuluUah ~. '" Diriwayatkan oleh an-Nasa-i. Dan itulah yang populer ill kalangan banyak ahli qira-at dan ahli fiqih, yairu bahwa Ibnu Mas'ud tidak menulis al-Mu'awwidzarain di dalam mush-hafnya, barangkali dia ridak mendengar keduanya dari Nabi J;#! dan tidak rnutawatir pula padanya. Kemudian barangkali dia beralih dari pendapatnya itu kepada pendapat jama 'ah, Sebab, para Sahabat • telah menegaskan kedua Sural tersebut dalam mush-haf-mush-haf para imam dan menyebarluaskannya ke seluruh belahan bumi. Segala puji dan sanjungan

hanya milik Allah.
Telah diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab Shahihnya dari 'Uqbah bin 'Amir, dia berkata: "Rasulullah ~ bersabda:
,

:,_;i J.i 1J if _;.L.l1 yj
~~ ~.... .-".. ~.. .

~

~~

);1

~.--

Jq~ Jaj

J

~:::

~

~

~,,..

...

.J.! ~

..- ~

0"'" _. ...." iii

;U;UI

~..

0..\.011

_.._......

i.:.Jjl .,;J!.: I _i (.51 »
c ...

I

~ .......r""i .co

f

« ·4 ;1"81 ~~

'Tidakkah engkau rnelihat beberapa ayat yang telah diturunkan malam ini yang belum pernah ada sarna sekali sebelumnya yang serupa dengannya: QuI

a'uudzu bi Rabbil falaq dan QuI a'uudzu bi Rabbin naas.'"
Diriwayarkan oleh Ahmad, ac-Tirrnidzi dan an-Nasa-i. At-Tirmidzi mengatakan: "Hasan shahih." Imam Malik meriwayatkan dari 'Aisyah bahwasanya jika Rasulullah

~ merasa sakit, maka beliau membacakan untuk dirinya al-Mu'awwidzatain
1 Yakni,

rnengarakan bahwa af·Mu4wwidzrzrain (Sl.1r;1t al-Falaq dan an-Naas) bukan bagian dari al-Qur-an al-Karim. Dan hal itu ditentang olch ijma' para Sahabat &to..

576

Tafsi r Ibnu K<rtsir J uz 30

http://shirotholmustaqim.wordpress.com/

"'i:!i~rm::a113

-114. MU'AWWIDZAT AlN AL'~

~I=:

i!':Ii!:il

dan meniupkan. Dan ketika rasa sakitnya sernakin parah, maka aku membacakan kepacla beliau al-Mu'awwidzaat, lalu aku mengusapkan tangan beliau padanya dengan mengharapkan berkahnya. Diriwayatkan oleh al-Bukhari dari 'Abdullah bin Yusuf, dan Muslim dari Yahya bin Yahya serta Abu Dawud dari al-Qa'nabi dan an-Nasa-l.

AL-FALAQ
(Waktu Shubuh)
Surat Makkiyyah Surat ke-l13 : 5 ayat

"Dengan menyebut Nama Allah Yang Mabapemurab Mabapenyayang,"

lagi

Katakanlah: "Aku berlindung kepada Rabh yang menguasai Sbubub, {QS. 113:1) dati kejahatan makbluk-Nya, (QS. 113:2) dan dari kejabaum malam apabila telab gelap gulita, (QS. 113:3) dan dati kejahatan-kejahatan wanita tukang sibir yang mengbembus pada buhul-buhul, (QS. 113:4) dan dati kejabatan orang yang dengki apabila ia dengki:" (QS. 113:5) Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari jabir, dia mengatakan: "Al-Falaq berarti waktu Shubuh. Yaitu demikian itu sep erti firman-Nya yang lain: ~ ~~~I Y,\J, "Dia menyingsingkan pagi."

Tahir Ibnu Katsir

lUI

30

577

Ji'"

-------

,

if) 1 "Dan dan kejahacan malam apabila telah gelap gulita. "Mujiliid mengatakan: "Kejahatan malazn jika telah gelap gulita, yairu saat matahari telah terbenam." Diriwayat-

Firman Allah Ta'ala: ~ ~ l_';? Yakni dari kejaharan semua makh1uk.

~f~) I~l_,_..Li :,._:, ,

if

9> "Dari kejahatan makhluk-Nya.»

kan oleh al-Bukhari darinya. Demikian pula yang diriwayatkan Ibnu Abi Najih darinya. Dan seperti itu juga Ibnu 'Abbas, Muhammad bin Ka'ab alQurazhi, adh-Dhahhak, Khashif, al-Hasan, dan Qatadah mengatakan: "Sesungguhnya ia adalah waktu malam jika telah datang gelapnya." Ibnu jarir dan juga yang lainnya mengarakan: "Yaitu bulan." Dapat saya katakan, dan pijakan orang-orang yang berpegang pada pendapat tersebut adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad; Abu Dawud aI-Hafri memberitahu kami, dari lbnu Abi Dzi'b, dari al-Harirs bin Abi Salamah, dia berkata: '''Aisyah ~ berkata: 'Rasulullah ~-pernah memegang tanganku dan mernperlihatkan bulan kepadaku pada saar terbit dan be1iau bersabda:

« .W:., \~1..;.-l.iJ1 11A ~

~ 1iJ4 '-?~~»
..... I" ..I"

'Berlindunglah

kepada Allah dan kejahatan bulan ini

jika terbenam. ",

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan an-Nasa-i di dalam kedua kitab tafsir dari Sunan keduanya. At-Tirmidzi mengatakan: "Hadits hasan shahih." Dan lafazhnya sebagai berikut:

« .W::, j~l ~l.iJ1
/ ....

IJA ~~
J'

.IJA ~::,.o
,.

~4 ~~~))
_..

I"

I"

"Berlindunglah kepada Allah dari kejahatan ini, karena sesungguhnya adalah bulan jib terbenam." Sedangkan lafazh an-Nasa-i berbunyi:

ini

« .W::, 1~1~1iJ1

I~

~~ ;I~

~

::,.0 k~~~j;J»

"Berlindunglah kepada Allah dati kejahatan ini, Ini adalah bulan jika terbenam." Pemegang pendapat penama rnenyatakan bahwa bulan merupakan salah satu tanda malam jika telah masuk. Dan itu tidak bertentangan dengan pendapat kami, karena bulan merupakan tanda mal am dan tidak memiliki kekuasaan kecuali pada malam hari, Demikian juga bintang-bintang yang ridak akan bersinar kecuali pada malam hari, dan ia kembali kepada apa yang relah kami kemukakan. Wailaahu a'lam.

Dan firman Allah Ta'ala: ~ ~1 <.) <.:.>0211). 0"') 1"Dan dan kejahatankejahatan wanita tukang sibi« yang menghembus pad; buhui-bllhuL" Mujahid,
'Ikrimah, al-Hasan, Qatadah, dan adh-Dhahhak mengatakan: "Yakni tukang sihir." Mujahid mengatakan: "Yairu ketika wanita-wanita itu membaca mantra dan menghembus pada buhul." Ibnu jarir meriwayatkan dari Ibnu Thawus,

Tafslr Ibnu Katsir luz 30

dari ayahnya, dia berkata: "T idak ada sesuatu yang Iebih dekat dengan kemusyrikan melebihi jampi ular dan orang gila." Dan dalam hadits lain disebutkan bahwa jibril pernah datang kepada Nabi ~,lalu berranya: "Apakah engkau merasa sakit hai Muhammad?" Beliau menjawab: "Ya." LaluJibril mengucapkan:

" .~.l:f~ ';;;"J J...,jG--~ j 4111
.. 1'1'

J"

p"

::raj ~jJt ~(~ ~ JS'
~~
r, ~

~)1 ..:!II ~~
,.;';' ~ ..

......

,

"Dengan Nama Allah, aku mcruqyahmu dari setiap penyakit yang mengganggumu dan dari kejahatan setiap orang yang dengki dan mata yang hasad, Dan Allah akan menyembuhkanmu."
Mungkin yang demikian im akibsr keluhan yang dirasakan oleh Rasulullah ~. Ketika beliau terkena sihir, Allah Ta'ala dengan segera menyehatkan dan menyembuhkan beliau serta menyerang balik tipu muslihat para penyihir yang dengki dari kalangan orang-orang Yahudi kepada tokoh mereka semua. Dan Dia jadikan kehancuran rnereka rnelalui perbuatan mereka itu sekaligus mernpermalukan mereka. Tetapi dengan dernikian, Rasulullah ~ tidak bersikap buruk terhadap orang tersebut pada suatu waktu, tetapi cukuplah Allah yang rnenjadi Pelindung, menyembuhkan sekaligus menyehatkan. Imam al-Bukhari meriwayatkan di dalam kitab ath- 7bibb dalam Shahihnya, dari 'Aisyah, dia berkata: "Rasulullah ~ pernah disihir, di mana beliau rnelihat seakan-akan mendatangi beberapa orang isteri padahal beliau tidak mendatangi mereka, Sufyan rnengatakan: 'Ini merupakan sihir yang paling parah, jika keadaannya seperri itu.' Kemudian beliau bersabda: 'Wahai 'Aisyah, tahukah engkau bahwa Allah telah memfatwakan kepadaku mengenai sesuatu yang dulu engkau pernah meminta fatwa tentangnya?' Aku telah didatangi oleh dua orang (Malaikat), laiu salah seorang di antaranya duduk di dekat kepalaku dan yang lainnya di dekat kakiku. Kemudian yang duduk di dekat kepalaku berkata: 'Apa yang dialami oleh orang ini?' Yang lainnya menjawab: 'Dia terkena sihir.' 'Lalu siapa yang menyihirnya?' tanyanya lebih lanjut. Dia menjawab: 'Labid bin A'sharn, seorang dari Bani Zuraiq, sekutu Yahudi, yang dia seorang munafik.' Dia bertanya: 'Dalarn wujud apa sihir itu?' Dia menjawab: 'Pada sisir dan bekas rontokan rambut.' 'Lalu di mana semuanya itu berada?' tanya temannya. Dia menjawab: 'Di kulit rnayang kurma jantan di bawah dasar sumur Dzarwan, '" 'Aisyah berkata melanjutkan perkataannya: "Kemudian Rasulullah ~ mendatangi sumur itu dan mengeluarkan sihir tersebut, Selanjutnya beliau berkata: 'Wahai 'Aisyah, inilah sumur yang pemah diperlihatkan kepadaku, seakan-akan aimya adalah celupan parar, dan pohon kurmanya seperti kepala syaitan, ,,, Dan perawi hadits ini berkata: "Kernudian beliau mengeluarkannya." Dan diriwayatkan pula oleh Muslim.

Tafsir Ibnu Katsi r luz 30

579

AN-NAAS
(Manusia)
Surat Makkiyyah Surat ke-114 : 6 ayat

"Dengan menyebui Nama Allab Yang Mabapemurah Mahapenyayang. "

lagi

Katakanlab: "AkIl berlindung kepada Rabb (yang memelibara dan menguasai) manusia. (QS. 114:1) Raja manusia. (QS. 114:2) Rabb manusia, (QS. 114:3) dan kejahacan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, (QS. 114:4) yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, (QS. 114:5) dan (golongan) jin dan manusia:" (QS. 114:6) lnilah tiga dari sifat-sifat Rabb ~ yaitu Rububiyyah, Raja, dan llahiyyah. Di mana Dia adalah pernelihara segala sesuaru sekaligus sebagai Raja dan Rabbnya. Dengan demikian, segala sesuatu yang ada ini adalah makhluk ciptaanNya, hamba sekaligus abdi-Nya. Oleh karena itu Dia rnemerintahkan kepada semua yang hendak mernohon perlindungan agar berlindung kepada Dzat yang memiliki ketiga sifat di atas, dari kejahatan bisikan syaitan kbannas, yaitu syaitan yang dirugaskan untuk menggoda manusia, karena tidak ada seorang pun keturunan Adam melainkan dia memiliki satu ternan yang akan

sso

T afsi r Ibnu Kats lr J uz 30

g;:!E!i~IEg113 - 114. AL - MUAWWIDZATAIN ~II'2!Zil
senantiasa menjadikan segala perbuatan keji itu indah dipandang dan dia tidak akan mengenal kata lelah dalam menjalankannya. Dan orang yang terlindungi adalah orang yang mendapat perlindungan Allah. Telah ditegaskan di dalam hadirs shahih bahwasanya:

-~.'-~

«

.;tG) 4.! jJ JJ ~1.G-i ~ ~
... 1"" ..
F" ...

l.O
_..

»

"Tidak seorang pun di antara kalian me1ainkan telah diutus kepadanya pendampingoya. " Para Sahabat bertanya: "Terrnasuk juga engkau, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab: "Ya, hanya saja Allah membantuku dalam menyikapinya sehingga ia rnasuk ~ama Islam, karenanya dia ridak menyuruhku kecuali hal yang baik-baik." Dan ditegaskan pula dalam kitab ash-Shahihain, dati Anas tentang kisah kunjungan yang dilakukan oleh Shafiyyah kepada Nabi yang ketika iru beliau tengah beri'tikaf. Juga kepergian beliau bersamanya pada mal am han untuk mengantarnya pulang. Kemudian beliau berpapasan dengan dua orang laki-laki dari bum Anshar. Ketika rnelihat Nabi:m, keduanya mempercepat jalannya, maka Rasulullah bersabda: "Berjalanlah seperti biasa, karena sesungguhnya dia adalah Shafiyyah binti Huyay." Kemudian keduanya berkata: "Mahasuci Allah, wahai Rasulullah." Beliau pun bersabda:

m,

. t( .J J~ - wU··- .;:, r·J ~ill
_".I' ~ ..--

_. ",T ·'1'. ._ ->_r:;.A ~ ~ d'1.$p..
... ,r ... ,.

::)lk"~.II~\ .»
~
~ ~

«

,..:

.-I~

:JuJi- ~ ~~

.....

_.I

Ji..-

"Sesungguhnya syaitan itu mengalir dalam tubuh anak Adam seperti aliran darah. Dan sesungguhnya aku khawatir dia akan mernasukkan sesuatu ke dalam hati kalian berdua -atau beliau mengatakan: 'Kejahatan'-." Imam Ahmad rneriwayatkan, Muhammad bin J a 'far mernberitahu kami, dari orang yang pernah membonceng Rasulullah ~, dia berkata: "Keledai Nabi ~ pernah terpeleset, lalu kukatakan: 'Celaka syaitan.' Maka Nabi ~ bersabda. 'Janganlah engkau mengatakan: 'Celakalah syaitan,' karena sesungguhnya jika engkau mengatakannya, niscaya dia akan rnerasa bertambah besar dan mengatakan: 'Dengan kekuatanku aku menjatuhkannya.' Dan jika engkau mengucapkan: 'BismilIaah (Dengan menyebut Nama Allah),' niscaya dia akan merasa bertambah kecil sehingga dia menjadi seperti lalac." Diriwayatkan oleh Imam Ahmad seorang diri, dengan sanad yang jayyid dan kuat. Dan di dalamnya terkandung dalil yang menunjukkan bahwa hati jib berdzikir kepada Allah, niscaya syaitan akan merasa berrambah kecil dan kalah. Dan
2

HR. Muslim, kirab Shifotul Qiyaamah. Dan Imam Ahmad di dab.m kirabMUSIIddnya (1/385).

Tatsir Ibnu Katsir Iuz 30

581

~i:!i-=IE<cX
jib

113 -114. Ai- MUjAWWIDZATAIN:x:>ImI"'~i1

besar dan menang.

tidak berdzikir kepada Allah, niscaya syaitan akan merasa bertambah

Mengenai firman Allah T a'ala: ~ u\f;J1 ul::-:,.)i , "Syaitan yang biasa bersemhunyi, " Sa'id bin Jubair mengatakan dari Ibnu 'Abbas: "Yaitu syaitan yang selalu bercokol di dalarn hati manusia, di mana jika manusia lengah dan lalai, mala dia alan memberikan bisikan, dan jika manusia berdzikir kepada Allah maka syaitan itu akan bersembunyi." Firman Allah Ta'ala: ~ ,filiI )J~,j ~ rJ <,I'iil , "Yang memhisikkan (kejahatan) ke dalam dada manesia: Apakah yang demikian itu khusus pada
fj

anak Adam saja sebagaimana yang tampak pada lahiriahnya, ataukah mencakup anak Adam dan juga jin? Mengenai hal tersebut terdapar dua pendapar. Di mana mereka sernua telah masuk ke dalam lafazh an-naas. IbnuJarir mengatakan: "Dan tidak jarang jin laki-laki dipekerjakan oleh manusia. Oleh karena iru, bukan suatu hal yang aneh jib jin-jin itu disebut dengan sebutan an-naas (manusia)."

yang dernikian itu sebagai penjelas bagl firffian Allah Ta'ala: 4 uUI J)'.;... ~ 'v;';' <.,>jJl ) "Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada
manusia." Kemudian Dia memperjelas mereka, di mana Dia berfirman: "Dari jin dan manusia." Yang demikian itu memperkuat pendapat kedua, Ada juga yang berpendapat bahwa [irman-Nya: ~ v81:) ..wI;'_'" , "Dan jin dan manusta. "sebagai tafsiran bagi pihak yang selalu memberi bisikan ke dalam dada manusia yang terdiri dari syaitan, man usia, dan jin. Sebagaimana
I~)~ J~I 0_).j ~ Jl ~ if"; :riIJ u-l'ji ::.J.Q. I~~ :; jJ ci;;,_ ~£J , "Dan demikianlab 'Kami }adikan bagi iiap-iiap Mibi itu musuh, yaitlt syaitan· syaitan (dan jenis} manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indab-indah untuk menipu {manusia]." (QS. AI-An' aam: 112).

Firman Allah Ta'ala: (<filll:)

WI::"",

"Dsriiin dan manusia." Apakah

yang difirmankan oleh Allah Ta'ala:

4

Imam Ahmad meriwayatkan, Waki' memberitahu kami dari Ibnu 'Abbas, ilia berkata: "Ada seseorang datang kepada Nabi ~ seraya berkata: 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya telah terbersir d.i dalam diriku sesuatu, di mana jatuh dari langit lebih aku suka daripada hams membicarakannya. '" Lebih lanjut, dia menceritakan: "Lalu Nabi ~ bersabda:

« .~~Jl\ J! ~~ s, -,?.iJ1 all J.:;.JI .. ..
." _.. 1;11 '\

0

_..

_:..;s--I.;:»\ :;/1 .wI »
lit

t .1\

.., 't ...\

".

'Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, segala puji hanya bagi Allah yang telah mengembalikan tipu dayanya kepada godaan.'" Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan an-Nasa-i.

582

Tafsir lbna Katsir [uz 30

Demikianlah akhir dan tafsir al-Qur-an 00. Segala puji dan sanjungan hanya milik Allah. Pujian bagi Allah, Rabb sernesta alarn." Dilanjutkan dengan pembahasan tentang keutamaan al-Qur-an yang juga milik penulis tafsir ini (lbnu Katsir). Dengau pemhahasan tersebut, kitab ini akan ditutup, insya Allah. Segala puji dan sanjungan sepenuhnya hanya bagi Allah, karena Dia satu-satunya pemberi nikmat,

Takir lbnu Kal~ir Ju., 30

583

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->