PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2010 TENTANG

SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PADA TINGKAT KEPOLISIAN RESOR DAN KEPOLISIAN SEKTOR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 37 dan Pasal 39 Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia, perlu menetapkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Resort dan Kepolisian Sektor; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 2, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4168); 2. Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia ; 3. Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2010 tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Pada Tingkat Kepolisian Daerah; MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PADA TINGKAT KEPOLISIAN RESORT DAN KEPOLISIAN SEKTOR

BAB I «..

2
BAB I E E AN

P s l

Dalam .

at an ini yang imaksud dengan:

Kepolisian egara epublik Indonesia yang selanjutnya disingkat Polri adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan pada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dalam negeri. Kepala Kepolisian egara epublik Indonesia yang selanjutnya disingkat Kapolri adalah pimpinan Polri d an penanggung jawab penyelenggara fungsi kepolisian. Kepolisian Daerah yang selanjutnya disingkat Polda adalah pelaksana tugas dan wewenang Polri di wilayah provinsi yang berada di bawah Kapolri. Kepala Polda yang selanjutnya disingkat Kapolda adalah pimpi nan Polri di daerah provinsi dan bertanggung jawab kepada Kapolri. Kepolisian esort yang selanjutnya disingkat Polres adalah pelaksana tugas dan wewenang Polri di wilayah kabupaten/kota yang berada di bawah Kapolda. Kepala Polres yang selanjutnya disingkat Kapolres adalah pimpinan Polri di daerah dan bertanggung jawab kepada Kapolda. Bagian perasi yang selanjutnya disingkat Bagops adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang operasional pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres. Bagian Perencanaan yang selanjutnya disingkat Bagren adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang perencanaan program dan anggaran pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. Bagian Sumber Daya yang selanjutnya disingkat Bagsumda adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang personel, sarana dan prasarana serta hukum pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. . Seksi Pengawasan yang selanjutnya disingkat Siwas adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang monitoring dan pengawasan umum pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. . Seksi Profesi dan Pengamanan yang selanjutnya disingkat Sipropam adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang provos dan pengamanan internal pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res.

2. . . . . .

.

.

2. Seksi Keuangan yang selanjutnya disingkat Sikeu adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang keuangan pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres. . Seksi mum yang selanjutnya disingkat Sium adalah unsur pengawas dan pembantu pimpinan di bidang administrasi umum dan pelayanan markas pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. . Sentra ..

3 . Sentra Pelayanan Kepolisian erpadu yang selanjutnya disingkat SPK adalah unsur pelaksana tugas pokok di bidan g pelayanan kepolisian pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. . Satuan Intelijen Keamanan yang selanjutnya disingkat Satintelkam adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi Intelkam pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres. . Satuan eserse Kriminal yang selanjutnya disingkat Satreskrim adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi reserse kriminal pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres. . Satuan eserse arkotika, Psikotropika dan bat Berbahaya yang selanjutnya disingkat Satresnarkoba adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi reserse narkoba pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. . Satuan Pembinaan asyarakat yang selanjutnya disingkat Satbinmas adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi pembinaan masyarakat pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. . Satuan Samapta Bhayangkara yang selanjutnya disingkat Satsabhara adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi samapta bhayangkara pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. 20. Satuan alu intas yang selanjutnya disingkat Satlantas adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi lalu lintas pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. 21. Satuan Pengamanan bjek Vital yang selanjutnya disingkat Satpamobvit adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi pengamanan objek vital pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. 22. Satuan Kepolisian Perairan yang selanjutnya disingkat Satpolair adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi kepolisian perairan pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. 23. Satuan Perawatan ahanan dan Barang Bukti yang selanjutnya disingkat Sattahti adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi perawatan tahanan dan pemeliharaan barang bukti pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. 24. Seksi eknologi Informasi Polri yang selanjutnya disingkat Sitipol adalah unsur pendukung di bidang pelayanan teknologi dan informasi Polri pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapol res. 25. Kepolisian Sektor yang selanjutnya disingkat Polsek adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi kepolisian di wilayah kecamatan yang berada di bawah Kapolres. 26. Kepolisian Sub Sektor yang selanjutnya disingkat Polsubsektor adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi kepolisian di wilayah tertentu yang berada di bawah Kapolsek.
P s l

Peraturan ini bertujuan u ntuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas guna menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi Polres dan Polsek. Pasal .

4
P s l

Prinsip-prinsip peraturan ini: a. profesional, yaitu dalam melaksana kan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi tingkat Polres dan Polsek dilaksanakan sesuai dengan kemampuan serta kompetensi yang dimiliki; prosedural, yaitu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi tingkat Polres dan Polsek sesuai dengan mekanisme, tata cara dan ketentuan peraturan perundang -undangan; akuntabel, yaitu dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi tingkat Polres dan Polsek dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang -undangan; transparan, yaitu dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi satuan organisasi tingkat Polres dan Polsek dilaksanakan secara terbuka; dan nesesitas, yaitu dalam penentuan jabatan struktural disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

b.

c.

d. e.

BAB II ANISASI P ES

satu Bagian Kedudukan, ugas, dan Fungsi

Paragraf Kedudukan

Pasal 4

1)

Polres merupakan satuan organisasi Polri yang berkedudukan di ibukota kabupaten/kota di daerah hukum masing -masing. Polres sebagaimana dimaksud pada ayat 1) terdiri dari: a. b. c. d. ipe etropolitan; ipe Polrestabes; ipe Polresta; dan ipe Polres.

2)

3)

Dalam hal pemekaran kabupaten/kota, pada suatu wilayah dapat dibentuk Polres baru sesuai dengan ketentuan peraturan perundang -undangan.

Paragraf .....

menegakkan hukum. meliputi kegiatan urjawali lalu lintas. meliputi kegiatan pengaturan. dan kelancaran lalu lintas. fungsi identifika si dan fungsi laboratorium forensik lapangan dalam rangka penegakan h ukum. Paragraf Fungsi Pasal 6 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5. penyelidikan dan penyidikan tindak pidana. . pariwisata dan Very Important Person VIP). f. pelaksanaan fungsi intelijen dalam bidang keamanan guna terselenggaranya deteksi dini early detection) dan peringatan dini early warning). termasuk penindakan tindak pidana ringan ipiring). serta pembinaan. serta memberikan perlindungan. yang meliputi pemberdayaan masyarakat melalui perpolisian masyarakat. c. pelaksanaan . penjagaan urjawali) serta pengamanan kegiatan masyarakat dan pengawalan. serta pelayanan pengaduan atas tindakan anggota Polri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pengamanan unjuk rasa dan pengendalian massa. dan pengawasan Penyidik Pegawai egeri Sipil PP S). serta pengamanan objek vital.. b. pengayoman. pembina an dan pengembangan bentuk -bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan warga masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang undangan. g.5 Paragraf ugas Pasal 5 Polres bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Polres menyelenggarakan fungsi: a. ketertiban. e.. dan pelayanan surat izin/keterangan . pelaksanaan fungsi lalu lintas. pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat. pembinaan masyarakat. termasuk penindakan pelanggaran dan penyidikan kecelakaan lalu lintas serta registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dalam rangka penegakan hukum dan pembinaan keamanan. pemberian bantuan dan pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah.. keselamatan. koordinasi. dalam bentuk pen erimaan dan penanganan laporan/pengaduan . pelaksanaan fungsi Sabhara. patroli pemerintah. d. dan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas Polri lainnya dalam daerah hukum Polres. sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. terjalinnya hubungan antara Polri dengan masyarakat.. koordinasi dan pengawasan kepolisian khusus.

unsur pimpinan. dan Sium. SPK . pelaksanaan fungsi kepolisian perairan. Bagsumda. d. b. g. b. dan Wakil Kapolres Wakapolres). sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. b. . c. Bagops. d. e. pembinaan masyarakat perairan dalam rangka pencegahan kejahatan. Siwas. Sipropam. Susunan organisasi Polres terdiri dari: a. terdiri dari: a. f. unsur pelaksana tugas pokok.6 g. penanganan pertama terhadap tindak pidana perairan. meliputi kegiatan patroli perairan. Pasal nsur pelaksana tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal dari: huruf c terdiri a. dan pelaksanaan fungsi-fungsi lain. dan unsur pelaksana tugas kewilayahan. Kapolres. Bagian Kedua Susunan rganisasi Pasal 7 h. dan pemeliharaan keamanan di wilayah perairan. Sikeu.. e. unsur pendukung. pencarian dan penyelamatan kecelakaan di wilayah perairan. unsur pengawas dan pembantu pimpinan. c. Pasal 8 nsur pimpinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal a. terdiri dari: nsur pengawas dan pembantu pimpinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal huruf b. Bagren. Pasal 9 huruf a.

i. Kapolres bertugas: a. Satintelkam. dan mengendalikan satuan organisasi d i lingkungan Polres dan unsur pelaksana kewilayahan dalam jajarannya . j. 2) . Satpolair. memimpin. mengawasi. h. dan Sattahti. d. Pasal Unsur pelaksana tugas kewilayahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf e. Satlantas. dan memberikan saran pertimbangan kepada Kapolda yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya. Pasal rganisasi dan Daftar Susunan Personel Polres berdasarkan ipologi Struktur sebagaimana tercantum pada ampiran Peraturan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan ini. Satsabhara.7 a.. Satresnarkoba. c. Satreskrim. SPK . Satpamobvit. yaitu Sitipol. yaitu Polsek. g. Pasal Unsur pendukung sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 huruf d. e. Paragraf . Bagian Ketiga Unsur Pimpinan Paragraf Kapolres Pasal 4 1) Kapolres sebagaimana dimaksud dalam Pasal huruf a merupakan pimpinan Polres yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kapolda. b. b. membina. f. Satbinmas.

Bagops bertugas merencanakan dan mengendalikan administrasi operasi kepolisian. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat 2). c. pengolahan dan penyajian serta pelaporan data operasi dan pengamanan kegiatan masyarakat dan/atau instansi pemerintah. e. perintah pelaksanaan operasi. mengkoordinir pelaksanaan tugas seluruh satuan organisasi Polres. pengkoordinasian .8 Paragraf Wakapolres Pasal 5 1) Wakapolres sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 huruf b merupakan unsur pimpinan Polres yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kapolres. dan memberikan saran pertimbangan kepada Kapolres dalam hal pengambilan keputusan berkaitan dengan tugas pokok Polres. Wakapolres bertugas: a. Bagops menyelenggarakan fungsi: a. dalam batas kewenangannya memimpin Polres dalam hal Kapolres berhalangan. mengendalikan. membantu Kapolres dalam melaksanakan tugasnya dengan mengawasi. Bagian Keempat Unsur Pengawas dan Pembantu Pimpinan Paragraf Bagops Pasal 6 1) 2) Bagops sebagaimana dimaksud dalam Pasal huruf a merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. termasuk p engumpulan. 2) b. c. pengamanan kegiatan masyarakat dan/atau instansi pemerintah. . 3) d. perencanaan dan pengendalian operasi kepolisian. pengendalian dan administrasi operas i kepolisian serta tindakan kontinjensi. termasuk kerja sama dan pelatihan dalam rangka operasi kepolisian. penyiapan administrasi dan pelaksanaan operasi kepolisian. pembinaan manajemen operasional meliputi rencana operasi. perencanaan pelaksanaan pelatihan praoperasi. b. menyajikan informasi dan dokumentasi kegiatan Polres serta mengendalikan pengamanan markas.

serta menyajikan informasi dan dokumentasi kegiatan kepolisian yang berkaitan dengan penyampaian berita di lingkungan Polres. perasi Subbagbinops). asyarakat Subbaghumas). 3. mengolah dan menyajikan data dan pelaporan operasi kepolisian serta kegiatan pengamanan. f. dan meliput. yang bertugas: b. 2. mengumpulkan dan mengolah data. Pasal 8 Bagops dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. mengumpulkan. dan melaksanakan koordinasi antar fungsi dan instansi/ lembaga terkait dalam rangka pelaksanaan pengamanan kegiatan masyarakat dan/atau pemerintah. 2. Subbagian Pembinaan 1. 2. dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. memantau. dan mendokumentasikan informasi yang berkaitan dengan tugas Polres. dan mengendalikan pelaksanaan pengamanan markas di lingkungan Polres. . memproduksi. Subbagian Hubungan 1. Subbagian Pengendalian 1. dan pengelolaan informasi dan dokumentasi kegiatan Polres. yang bertugas: c. yang bertugas: praoperasi serta menyusun perencanaan operasi dan pelatihan menyelenggarakan administrasi operasi. Pasal 7 Bagops dipimpin oleh Kabagops yang bertanggung jawab kepada Kapolres. pengkoordinasian dan pengendalian pelaksanaan pengamanan markas di lingkungan Polres. perasi Subbagdalops). melaksanakan pengendalian operasi dan pengamanan kepolisian.9 e.

KAK atau TOR. dan pemantauan. Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term Of Reference (TOR). dan Rincian Anggaran Biaya (RAB). yang bertugas: 1. Subbagian Program dan Anggaran (Subbagprogar). penyusunan perencanaan jangka sedang dan jangka pendek Polres. penyusunan rencana kebutuhan anggaran Polres dalam bentuk Rencana Kerja Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL). 2. Subbagian Pengendalian Anggaran (Subbagdalgar). Rancangan Renja. pembuatan administrasi otorisasi anggaran tingkat Polres. serta menganalisis dan mengevaluasi atas pelaksanaannya . membantu menyusun rencana jangka sedang dan jangka pendek Polres. penyusunan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan pembuatan laporan akuntabilitas kinerja Satker dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) meliputi analisis target pencapaian kinerja. b. yang bertugas: 1. dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolre s. Bagren bertugas menyusun encana Kerja (Renja). Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pa da ayat (2). mengendalikan program dan anggaran. dan membantu menyusun rencana kebutuhan anggaran Polres dalam bentuk RKA-KL. b. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). penyusunan penetapan kinerja. dan Renja. dan anggaran. penyusunan penetapan kinerja. d. antara lain Renstra. Pasal (2) (3) c. 2. dan RAB. Bagren dipimpin oleh Kabagren yang bertanggung jawab kepada Kapolres. dan menyusun LRA dan membuat laporan akuntabilitas kinerja Satker dalam bentuk LAKIP meliputi analisis target pencapaian kinerja. termasuk merencanakan pengembangan satuan kewilayahan . antara lain Rencana Strategis (Renstra). Bagren menyelenggarakan fungsi: a.10 Paragraf Bagren Pasal 9 (1) Bagren sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf b merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. DIPA. program. dan Renja. membantu dalam membuat administrasi otorisasi anggaran tingkat Polres. . program. dan anggaran. Pasal Bagren dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. Rancangan Renja.

dan menyalurkan perbekalan umum. dan anajemen Akuntansi Barang ilik memelihara fasilitas jasa dan konstruksi. menganalisis sistem dan metoda terkait dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di lingkungan Polres. moril dan materiil. pelayanan kesehatan. pembinaan karier personel Polres antara lain Usulan Kenaikan Pangkat (UKP). dan . mengusulkan tanda kehormatan. 3. memberikan pendapat dan saran hukum. 4. memberikan pelayanan bantuan hukum kepada institusi dan personel Polres beserta keluarganya. dan pemberhentian dalam jabatan yang menjadi lingkup kewenangan Polres. pelayanan bantuan dan penerapan hukum. merawat. melaksanakan Sistem Informasi egara (SI AK B ). Bagsumda bertugas melaksanakan pembin aan administrasi personel. listrik. 2. pembinaan psikologi personel. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). pelatihan fungsi. pengangkatan. bantuan dan penerapan hukum. keterpaduan antar fungsi teknis kepolisian dan fungsi pendukung. 5. dan pelayanan kesehatan bagi anggota Polri dan P S Polri beserta keluarganya. c. dan angkutan. mutasi. 4. antara lain: 1. 3. pelatihan fungsi. air. (2) (3) 2. meliputi: 1. sarana dan prasarana. pembinaan dan administrasi personel. menginventarisir.11 Paragraf Bagsumda Pasal (1) Bagsumda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf c merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. b. jasmani. antara lain: 1. melaksanakan penyuluhan hukum kepada personel Polres beserta keluarga dan masyarakat. 2. mental. senjata api. pembinaan administrasi sarana dan prasarana (sarpras). peralatan khusus. (3) Dalam . Kenaikan Gaji Berkala (KGB). perawatan personel antara lain pembinaan kesejahteraan rohani. antara lain fungsi teknis kepolisian. Bagsumda menyelenggarakan fungsi: a. dan telepon. antara lain kesehatan jiwa personel dan pemeriksaan psikologi bagi pemegang senjata api. 3.

yang bertanggung jawab kepada Kapolres. serta memelihara fasilitas jasa dan konstruksi. (1) Siwas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf d merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. penyuluhan hukum. perawatan personel. (2) (3) b. . yang bertugas melaksanakan pelayanan bantuan hukum. Pasal Pasal 4 . Paragraf 4 Siwas Pasal 5 b. perawatan alat khusus. Pasal Bagsumda dipimpin oleh Kabagsumda. dan pembinaan hukum serta analisis sistem dan metoda terkait dengan ketentuan peraturan perundang -undangan di lingkungan Polres. c. dan pelayanan kesehatan personel Polri di lingkungan Polres. dan pencapaian kinerja serta memberikan saran tindak terhadap penyimpangan yang ditemukan.12 5. psikologi personel. Siwas menyelenggarakan fungsi: a. Bagsumda dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. pelaksanaan dan pencapaian kinerja. penyaluran perbekalan umum. dan telepon. yan g bertugas melaksanakan pembinaan karier personel. pelaksanaan. SI AK B . air. berperan serta dalam pembinaan hukum yang berkaitan dengan penyusunan Peraturan Daerah. Siwas bertugas melaksanakan monitoring dan pengawasan umum baik secara rutin maupun insidentil terhadap pelaksanaan kebijakan pimpinan Polri di bidang pembinaan dan operasional yang dilakukan oleh semua unit kerja. yang bertugas melaksanakan inventarisasi. pengawasan dan monitoring proses perencanaan. amunisi dan angkutan. Subbagian Personel (Subbagpers). Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). senjata api. pengawasan dan monitoring secara umum dan insidentil terhadap pelaksanaan kebijakan pimpinan Polri di bidang pembinaan dan operasional yang dilakukan oleh semua unit kerja. dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. listrik. memberikan pendapat dan saran hukum. Subbagian Sarana dan Prasarana (Subbagsarpras). dan Subbagian Hukum (Subbagkum). pelatihan fungsi. mulai dari proses perencanaan.

Sipropam menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 6 Siwas dipimpin oleh Kasiwas yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. ketertiban dan pengamanan internal personel Polres. b. fasilitas. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). b. pelaksanaan dan pencapaian kinerja. dan jasa. Siwas dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. yang bertugas melakukan pengawasan dan monitoring secara umum dan insidentil di bidang pembinaan meliputi personel. dan jasa. penegakan disiplin. mulai tahap perencanaan. pelaksanaan sidang disiplin dan/atau kode etik profesi serta pemuliaan profesi personel. materiil. Subseksi Bidang Operasional (Subsibidopsnal). fasilitas. Sipropam bertugas melaksanakan pembinaan dan pemeliharaan disiplin. materiil. pengawasan dan penilaian terhadap personel Polres yang sedang dan telah menjalankan hukuman disiplin dan/atau kode etik profesi. melaks anakan sidang disiplin dan/atau kode etik profesi Polri. yang bertugas melakukan pengawasan dan monitoring secara umum dan insidentil di bidang operasional oleh semua unit kerja. dan Subseksi Bidang Pembinaan (Subsibidbin). pengawasan dan monitoring terhadap sumber daya yang meliputi bidang personel. pengamanan internal. dan pemberian saran dan pertimbangan kepada pimpinan atas penyimpangan dan pelanggaran yang ditemukan. d. d. serta rehabilitasi personel. pelayanan pengaduan masyarakat tentang penyimpangan perilaku dan tindakan personel Polri. pelayanan pengaduan masyarakat yang diduga dilakukan oleh anggota Polri dan/atau P S Polri. Paragraf 5 Sipropam Pasal 8 (1) Sipropam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf e merupakan unsur pengawas dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. Pasal Pasal 7 .13 c. c. dan (2) (3) .

Sipropam dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. yang bertugas melakukan pelayanan pengaduan masyarakat tentang penyimpangan perilaku dan tindakan personel Polri. pelaksanaan sidang disiplin dan/atau kode etik profesi.14 e. Unit Provos. Sikeu bertugas melaksanakan pelayanan fungsi keuangan yang meliputi pembiayaan. pelayanan administrasi keuangan. serta pelaporan pertanggungjawaban keuangan. b. pengendalian. dan Unit Pengamanan Internal (Unitpaminal). pembayaran gaji personel Polri. penerbitan rehabilitasi personel Polres yang telah melaksanakan hukuman dan yang tidak terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan/atau kode etik profesi. b. pengendalian. meliputi pembiayaan. serta pelaksanaan pengawasan dan penilaian terhadap personel Polres yang sedang dan telah menjalankan hukuman disiplin dan/atau kode etik profesi. Sikeu menyelenggarakan fungsi: a. Paragraf 6 Sikeu Pasal (1) Sikeu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf f merupakan unsur pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. penegakan disiplin dan ketertiban personel Polres. penyiapan proses dan keputusan rehabilitasi personel Polres yang telah melaksanakan hukuman dan yang tidak terbukti melakukan pelanggaran disiplin dan/atau kode etik profesi. akuntansi dan verfikasi. akuntansi. Pasal 9 Sipropam dipimpin oleh Kasiprop am yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas melakukan pengamanan internal dalam rangka penegakan disiplin dan pemuliaan profesi. dan verifikasi. c. Akuntansi Instansi (SAI) serta (2) (3) . pembukuan. Pasal Pasal . pembukuan. dan penyusunan laporan Sistem pertanggungjawaban keuangan.

protokoler untuk upacara. Pasal 5 Sium dipimpin oleh Kasium yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. yang bertugas membuat laporan pertanggungjawaban keuangan. dan urusan dalam di lingkungan Polres. S ium menyelenggarakan fungsi: a. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). dan Subseksi Data (Subsidata). pengendalian. Subseksi b. dan antara lain (3) pelayanan markas antara lain pelayanan fasilitas kantor. meliputi pembiayaan. c. Pasal 6 . Paragraf 7 Sium Pasal 4 (1) (2) Sium sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 huruf g merupakan unsur pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolres. angkutan. .15 Pasal Sikeu dipimpin oleh Kasikeu yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. rapat. Subseksi Administrasi (Subsimin). Subseksi Akuntansi dan Verifikasi (Subsiakunver). d. dan pembukuan keuangan. b. pemakaman. yang bertugas melakukan pembayaran gaji personel Polri. yang bertugas melakukan pelayanan administrasi keuangan. Subseksi Gaji (Subsigaji). pelayanan administrasi umum dan ketatausahaan kesekretariatan dan kearsipan di lingkungan Polres. Pasal Sikeu dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. yang bertugas melakukan kegiatan yang berkaitan dengan akuntansi dan verifikasi keuangan. b.. perumahan. Sium bertugas melaksanakan pelayanan administrasi umum dan ketatausahaan serta pelayanan markas di lingkungan Polres.

. Surat Izin Keramaian dan Kegiatan asyarakat Lainnya. . antara lain dalam bentuk Laporan Polisi (LP). Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP). perumahan.. SPKT menyelenggarakan fungsi: a. Bagian Kelima Unsur Pelaksana ugas Pokok Paragraf SPKT Pasal 7 (1) SPKT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf a merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres.16 Sium dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. c. pelayanan kepolisian kepada masyarakat secara terpadu.. Surat Pemberitahun Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). dan pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah. Bagian . d. Surat Izin engemudi (SI ). Surat Keterangan Lapor Diri (SKLD). antara lain melaksanakan pelayanan fasilitas kantor. dan kearsipan di lingkungan Polres. angkutan. pelayanan informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang -undangan. e. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas melakukan pelayanan administrasi umum. protokoler untuk upacara. (2) (3) b. dan urusan dalam di lingkungan Polres. yang bertugas melakukan pelayanan markas di lingkungan Polres. pengkoordinasian dan pemberian bantuan sert a pertolongan. SPKT bertugas memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu terhadap laporan/pengaduan masyarakat. jejaring sosial (internet). antara lain telepon. serta memberikan pelayanan informasi. dan Surat Tanda omor Kendaraan Bermotor (STNK). b. Subseksi Administrasi dan Ketatausahaan (Subsimintu). dan Subseksi Pelayanan arkas (Subsiyanma).. Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). pemakaman. dan penyiapan registrasi pelaporan. ketatausahaan. antara lain Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). Turjawali. faksimile. memberikan bantuan dan pertolongan. Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK). pelayanan masyarakat melalui surat dan alat komunikasi. penyusunan dan penyampaian laporan harian kepada Kapolres melalui Bagops. pesan singkat. rapat.

dibawah koordinasi dan arahan Kabagops. pendokumentasian dan penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan strategik serta penyusunan produk intelijen untuk mendukung kegiatan Polres. pelayanan yang berkaitan dengan ijin keramaian umum dan penerbitan SKCK. bazar. serta membuat rekomendasi atas permohonan izin pemegang senjata api dan penggunaan bahan peledak. (2) Paragraf Paragraf Satintelkam . pelaksanaan kegiatan operasional intelijen keamanan guna terselenggaranya deteksi dini ( early detection) dan peringatan dini ( early warning). unsur (2) Satintelkam bertugas menyelenggarakan dan membina fungsi Intelijen bidang keamanan. penerbitan surat izin untuk keramaian dan kegiatan masyarakat antara lain dalam bentuk pesta (festival. Pasal 9 (1) Satintelkam sebagaimana dimaksud Pasal 10 huruf b merupakan pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). konser). (3) c. p asar malam. serta dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. b. e. pengumpulan. masyarakat. politik. pameran. pawai. Satintelkam menyelenggarakan fungsi: a. pekan raya. menerima pemberitahuan kegiatan masyarakat atau kegiatan politik. pengembangan jaringan informasi melalui pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen. antara lain persandian dan produk intelijen di lingkungan Polres. d. dan pemerintah daerah. penyusunan prakiraan intelijen keamanan dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan. SPKT dalam melaksanakan tugas dibantu oleh Unit. dan pemu takhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial. pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan. dan pertunjukkan/permainan ketangkasan. penyimpanan. f.17 Pasal 8 (1) SPKT dipimpin oleh Ka SPKT yang bertanggung jawab kepada Kapolres. .

rekomendasi penggunaan senjata api dan bahan peledak. masyarakat. dan Unit. STTP. SKCK kepada masyarakat yang membutuhkan. sarasehan. h. Pasal 4 Satintelkam dipimpin oleh Kasatintelkam yang bertanggung jawab kepada Kapolres. kongres. dan melakukan pemutakhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial.18 g. penyusunan produk intelijen untuk mendukung kegiatan Polres. Paragraf Satreskrim Pasal 4 b. pengembangan jaringan informasi dan penyusunan prakiraan intelijen keamanan dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan. pendokumentasian. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). mengumpulkan. . yang bertugas melakukan pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan. temu kader. Polrestabes. Pasal . Pasal 4 Satintelkam dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. dan pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen. dan pelayanan SKCK serta rekomendasi penggunaan senjata api dan bahan peledak. penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan strategik. dan pemerintah daerah. dan kegiatan politik. seminar. yang bertugas melaksanakan tugas tugas operasional meliputi kegiatan operasional intelijen keamanan gun a terselenggaranya deteksi dini ( early detection) dan peringatan dini ( early warning). dan Polresta. Pasal 4 Khusus pada Polres Tipe etropolitan. sidang. politik. penerbitan STTP untuk kegiatan masyarakat. terdiri dari paling banyak 7 (tujuh) Unit. Kasatintelkam dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Satuan Intelkam (Wakasatintelkam). antara lain dalam bentuk rapat. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). dan melakukan pengawasan dan pengamanan atas pelaksanaannya. dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. dialog interaktif. yang bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan. menyimpan. memberikan pelayanan dalam bentuk izin keramaian umum dan kegiatan masyarakat lainnya. outward bound. c. serta persandian. diskusi panel. muktamar.

e. koordinasi dan pengawasan PPNS. penganalisisan kasus beserta penanganannya. dan wanita baik sebagai pelaku maupun korban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan Polresta. pembinaan teknis terhadap administrasi penyelidikan dan penyidikan. termasuk fungsi identifikasi dan laboratorium forensik lapangan serta pembinaan. b. dan pengawasan penyidikan tindak pidana. antara lain tindak pidana ekonomi. Satreskrim bertugas melaksanakan penyelidikan. Kasatreskrim dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasatreskrim). pelayanan b. pembinaan. anak . pelaksanaan pengawasan penyidikan tindak pidana yang dilakukan oleh penyidik pada unit reskrim Polsek dan Satreskrim Polres. Pasal 44 Satreskrim dipimpin oleh Kasatreskrim yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. dan tindak pidana tertentu di daerah hukum Polres. koordinasi dan pengawasan PPNS baik di bidang operasional maupun administrasi penyidikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pengidentifikasian untuk kepentingan penyidikan dan pelayanan umum. d. serta identifikasi dan laboratorium forensik lapangan . Pasal 45 Khusus pada Polres Tipe etropolitan. Satreskrim menyelenggarakan fungsi: a. f. . g. Pasal 46 Satreskrim dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: . c. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2).19 (1) (2) Satreskrim sebagaimana dimaksud Pasal 10 huruf c merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. (3) pelayanan dan perlindungan khusus kepada remaja. penyelidikan dan penyidikan tindak pidana umum dan khusus. serta mengkaji efektivitas pelaksanaan tugas Satreskrim. penyidikan. Polrestabes. korupsi.

penyidikan. pengawasan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba berikut prekursornya. menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan . Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). (2) (3) penyelidikan dan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Paragraf . dan Unit. Urusan Identifikasi (Urident). dimaksud pada ayat (2). dan wanita baik sebagai pelaku maupun korban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang -undangan. serta pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba. yang bertugas b. khusus.. Pasal 49 . (1) Satresnarkoba sebagaimana dimaksud Pasal 10 huruf d merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. menganalisis penanganan kasus dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan tugas Satreskrim. terdiri dari paling banyak 6 (enam) Unit. dan pengidentifikasian untuk kepentingan penyidikan dan pelayanan umum. yang bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana umum. serta mengkaji efektivitas pelaksanaan tugas Satresnarkoba. c. Paragraf 4 Satresnarkoba Pasal 47 d. serta memberikan pelayanan dan perlindungan khusus kepada remaja. yang bertugas melakukan identifikasi dan laboratorium forensik lapangan . Satresnarkoba dipimpin oleh Kasatresnarkoba yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas seh ari-hari di bawah kendali Wakapolres. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). dan tertentu di daerah hukum Polres. Satresnarkoba bertugas melaksanakan pembinaan fungsi penyelidikan. pengawasan terhadap pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana penyalahgunan Narkoba yang dilakukan oleh unit reskrim Polsek dan Satresnarkoba Polres. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana Satresnarkoba menyelenggarakan fungsi: a. b. Pasal 48 d. pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba. dan prekursor. c. dan penganalisisan kasus beserta penanganannya. anak.20 a. yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap administrasi serta pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan.

Kepolisian Khusus (Polsus).. lembaga. c. pemberdayaan Perpolisian asyarakat (Polmas). Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). dan anak. serta kegiatan kerja sama dengan organisasi. c. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). dan bertugas b. dan/atau tokoh masyarakat guna peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang -undangan serta terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat. Kasatresnarkoba dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba (Wakasatresnarkoba). melaksanakan koordinasi. (3) b. terdiri dari paling banyak 3 (tiga) Unit . pembinaan dan penyuluhan dalam rangka pencegahan dan rehabilitasi korban penyalahgunaan Narkoba serta menganalisis penanganan kasus dan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan tugas Satresnarkoba. pemuda. yang menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan. pembinaan di bidang ketertiban masyarakat terhadap komponen masyarakat antara lain remaja. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). yang bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba dan prekursor di daerah hukum Polres. wanita. Unit. Satbinmas bertugas melaksanakan pembinaan masyarakat yang meliputi kegiatan penyuluhan masyarakat. pengawasan dan pembinaan terhadap bentuk-bentuk pengamanan swakarsa (pam swakarsa). Unit . dan perwujudan kerja sama Polres dengan masyarakat. pengembangan peran serta masyarakat dalam pembinaan k eamanan. Polrestabes. . dan Polresta. instansi. yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap administrasi serta pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana Narkoba. Satbinmas menyelenggarakan fungsi: a. Paragraf 5 Satbinmas Pasal 5 (1) (2) Satbinmas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf e merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. c. Pasal 5 Satresnarkoba dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. pembinaan dan pengembangan bentuk -bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan. ketertiban.21 Khusus pada Polres Tipe etropolitan.

Polrestabes dan Polresta. pembinaan teknis. pam swakarsa dan Polmas serta melaksanakan a nev atas pelaksanaan tugas pembinaan masyarakat di lingkungan Polres. yang bertugas melakukan pembinaan di bidang ketertiban masyarakat terhadap komponen masyarakat antara lain remaja. yang bertugas b. dan anak . Unit Pembinaan Ketertiban asyarakat (Unitbintibmas). Kasatbinmas dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Satuan Binmas (Wakasatbinmas).. dan Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). . (1) Satsabhara sebagaimana dimaksud Pasal 10 huruf f merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. lembaga.22 d. dan/atau tokoh masyarakat . e. dan pengawasan Polsus serta Sa tuan Pengamanan (Satpam). c. yang bertugas melakukan pembinaan dan mengembangkan bentuk-bentuk pamswakarsa dalam rangka meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan serta melakukan pembinaan teknis. dan pemberdayaan kegiatan Polmas yang meliputi pengembangan kemitraan dan kerja sama antara Polres dengan masyarakat. ketertiban masyarakat. pemuda. menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan . e. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). Unit Pembinaan Perpolisian asyarakat (Unitbinpolmas). Pasal 5 Khusus pada Polres Tipe etropolitan. organisasi. Paragraf 6 Satsabhara Pasal 55 d. wanita. Satbinmas dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. dan Unit Pembinaan Keamanan Swakarsa (Unitbinkamsa). pengkoordinasian dan pengawasan Polsus dan S atpam. instansi. yang bertugas melakukan pembinaan administasi di bidang operasional kegiatan pembinaan keamanan. Pasal Pasal 54 . pengkoordinasian. Pasal 5 Satbinmas dipimpin oleh Kasatbinmas yang b ertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. yang bertugas membina dan mengembangkan kemampuan peran serta masyarakat melalui Polmas dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

pembinaan . Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). Satsabhara menyelenggarakan fungsi: a. yang bertugas melaksanakan kegiatan Turjawali... pengawalan. menyelenggarakan pelatihan keterampilan. pengendalian massa . Polrestabes dan Polresta. TPTKP. Pasal 56 e. pemberian bimbingan. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). dan d. menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan . serta pencarian dan penyelamatan atau Search and Rescue (SAR). objek vital. f. dan pengamanan objek vital. pengawasan dan pengendalian pelaksanaan tugas Satsabhara. dan Patroli (Unitturjawali). dan penegakan hukum Tipiring serta pengamanan markas.. negosiator. yang bertugas merencanakan penyelenggaraan tugas Turjawali. Penjagaan. dan pengendalian massa dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta pengamanan markas. Kasatsabhara dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Sabhara (Wakasatsabhara). e. Unit Pengaturan. pengamanan unjuk rasa dan objek vital. Pasal 58 Satsabhara dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. . pencarian dan penyelamatan atau SAR . Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). dan pelatihan pelaksanaan tugas di lingkungan Satsabhara. patroli. penanganan Tipiring. c. pembinaan teknis pemeliharaan ketertiban umum berupa penegakan hukum Tipiring dan TPTKP. Pasal 57 Khusus pada Polres Tipe etropolitan. pembinaan teknis pemeliharaan ketertiban umum berupa penegakan hukum Tipiring dan TPTKP. pemberian arahan. arahan. Satsabhara dipimpin oleh Kasatsabhara yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. Unit Pengamanan Objek Vital (Unitpamobvit).23 (2) Satsabhara bertugas melaksanakan Turjawali dan pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah. Pengawalan . d. c. dan pengamanan markas dengan melaksanakan pengaturan dan penjagaan. b. penyiapan kekuatan personel dan peralatan untuk kepentingan tugas Turjawali. yang bertugas melaksanakan kegiatan penjagaan. keterampilan dalam (3) perawatan dan pemeliharaan peralatan serta kendaraan Sa tsabhara.. yang bertugas b.

ketertiban. Polrestabes. b.. Unit Pengendalian assa (Unitdalmas). Satlantas bertugas melaksanakan Turjawali lalu lintas. dan Polresta. pelayanan administrasi registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor serta pengemudi. Kasatlantas dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakil Kepala Satlantas (Wakasatlantas). keselamatan.24 e. Paragraf 7 Satlantas Pasal 59 (1) Satlantas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf g merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. pengamanan dan penyelamatan masyarakat pengguna jalan . g. c. e. (2) (3) (3) Dalam . d. dan pengkajian masalah di bidang lalu lintas. pembinaan partisipasi masyarakat melalui kerja sama lintas sektoral. yang bertugas melaksanakan negosiator. Pasal 6 Satlantas dipimpin oleh Kasatlantas yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). serta menjamin Kamseltibcarlantas di jalan raya. pembinaan lalu lintas kepolisian. Satlantas menyelenggarakan fungsi: a. Dikmaslantas. pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmaslantas). dan perawatan dan pemeliharaan peralatan dan kendaraan. pelaksanaan operasi kepolisian bidang lalu lintas dalam rangka penegakan hukum dan keamanan. pelaksanaan patroli jalan raya dan penindakan pelanggaran serta penanganan kecelakaan lalu lintas dalam rangka penegakan hukum. f. penyidikan kecelakaan lalu lintas dan penegakan hukum di bidang lalu lintas. . Pasal 6 Khusus pada Polres Tipe etropolitan. pengamanan unjuk rasa dan pengendalian massa. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). pelayanan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dan pengemudi.

perwakilan negara/ lembaga asing. Satpamobvit bertugas melaksanakan kegiatan pengamanan objek vital (Pamobvit) yang meliputi proyek/instalasi vital. e. yang bertugas melakukan pembinaan partisipasi masyarakat dan Dikmaslantas. dilaksanakan oleh Polres yang dalam daerah hukumnya terdapat kantor kementerian. Unit .. yang bertugas melayani administrasi registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor serta pengemudi . pengkajian masalah di bidang lalu lintas. f. dan pengamanan kantor kementerian. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). kawasan tertentu. d. perawatan dan pemeliharaan peralatan dan kendaraan. c. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). dan perwakilan negara/lembaga asing. Unit Registrasi dan Identifikasi (Unitregident).. kawasan tertentu. objek wisata.. mobilitas wisatawan. pengamanan lingkungan industri.25 Pasal 6 Satlantas dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. yang bertugas b. termasuk kegiatan kepariwisataan . dan pengamanan objek wisata. dan VIP yang memerlukan pengamanan kepolisian. termasuk VIP yang memerlukan pengamanan khusus. Pengawalan dan Patroli (Unitturjawali). menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan . e. lembaga negara. yang bertugas melaksanakan pembinaan lalu lintas. penyelenggaraan manajemen operasional dan pelatihan keterampilan. (2) (3) (4) Pengamanan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf c.. Pasal 64 . Penjagaan. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). yang bertugas melaksanakan kegiatan Turjawali dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dalam rangka penegakan hukum. Unit Pengaturan. melakukan kerja sama lintas sektoral. c. Paragraf 8 Satpamobvit Pasal 6 (1) Satpamobvit sebagaimana dimaksud Pasal 10 huruf h merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. pelaksanaan operasi kepolisian bidang lalu lintas dalam rangka penegakan hukum dan Kamseltibcarlantas. Satpamobvit menyelenggarakan fungsi: a. Unit Pendidikan asyarakat dan Rekayasa (Unitdikyasa). lembaga negara. b. dan Unit Kecelakaan (Unitlaka). yang bertugas menangani kecelakaan lalu lintas dalam rangka penegakan hukum.

. lembaga negara. mobilitas wisatawan. yang bertugas melaksanakan pengamanan kawasan tertentu antara lain lingkungan industri dan kantor kementerian. pemeliharaan dan perbaikan fasilitas serta sarana kapal di lingkungan Polres Pasal 68 (2) (3) Satpolair dipimpin oleh Kasatpolair yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. c. menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan . pelaksanaan patroli. serta SAR. Unit Pengamanan Pariwisata (Unitpamwisata).26 Satpamobvit dipimpin oleh Kasatpamobvit yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolres. perwakilan negara/lembaga asing. Satpolair menyelenggarakan fungsi: a. termasuk VIP. d. b. yang meliputi patroli perairan. Pasal 66 Dalam hal Satpamobvit belum terstruktur pada Polres. pelaksanaan transportasi kepolisian di perairan . Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). dan d. termasuk kegiatan kepariwisataan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). penegakan hukum di perairan. dan pembinaan masyarakat pantai di daerah hukum Polres. Unit . Satpolair bertugas melaksanakan fungsi kepolisian perairan. Unit Pengamanan Kawasan Tertentu (Unitpamwaster). yang bertugas melaksanakan pengamanan objek wisata. d. pemberian bantuan SAR di laut/perairan. pembinaan masyarakat pantai dan perairan lainnya. dan c. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). yang bertugas b. Paragraf 9 Satpolair Pasal 67 (1) Satpolair sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf i merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. pengawalan penegakan hukum di wilayah perairan. Pasal 65 Satpamobvit dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. yang bertugas melaksanakan pembinaan administasi dan operasional Pamobvit serta anev terhadap pelaksanaan tugas Pamobvit di lingkungan Polres. tugas Satpamobvit diemban oleh Unitpamobvit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 huruf d.

Pasal 7 (3) b. melaksanakan penyidikan kecelakaan dan penindakan pelanggaran di laut dan perairan. d.. perawatan. Sattahti menyelenggarakan fungsi: a. dan e. yang bertugas menyelenggarakan patroli pantai dan patroli laut serta perairan . d. pengelolaan barang titipan milik tahanan. . kerja sama dalam rangka penanganan SAR laut dan pantai. pembinaan tahanan serta menerima. dan mengamankan barang bukti beserta administrasinya di lingkungan Polres. jumlah dan kondisi tahanan beserta administrasinya.27 Pasal 69 Satpolair dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. c. Unit Patroli (Unitpatroli). Unit Pemeliharaan dan Perbaikan Kapal (Unitharkankapal). c. yang bertugas melaksanakan pembinaan administasi dan operasional Satpolair serta anev terhadap pelaksanaan tugas Satpolair di lingkunga n Polres. menyimpan. pembinaan jasmani dan rohani tahanan. yang meliputi pemeriksaan fasilitas ruang tahanan. pembinaan dan pemberian petunjuk tata tertib yang berkaitan dengan tahanan. Unit Penegakan Hukum (Unitgakkum). dan pengamanan dan pengelolaan barang bukti beserta administrasinya. melaporkan jumlah dan kondisi tahanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. serta pembinaan masyarakat perairan dan pantai dengan instansi terkait. pelayanan kesehatan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas memelihara merawat dan memperbaiki mesin serta instalasi listrik kapal . e. menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan. Urusan Pembinaan Operasional (Urbinopsnal). Sattahti bertugas menyelenggarakan pera watan tahanan meliputi pelayanan kesehatan tahanan. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu). yang bertugas b. Unit . Paragraf Sattahti Pasal 7 (1) (2) Sattahti sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf j merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolres. yang bertugas melaksanakan pengamanan dan penegakan hukum diwilayah laut dan perairan.

Sitipol menyelenggarakan fungsi: a. Pasal 7 Sattahti dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. Bagian Keenam Unsur Pendukung Pasal 7 (1) Sitipol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 merupakan unsur pendukung yang berada di bawah Kapolres. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas melaksanakan pembinaan dan pemberian petunjuk tata tertib penahanan . c. pelayanan kesehatan.. dan Unit Barang Bukti (Unitbarbuk). b. yang meliputi penyiapan dan penyajian data dan statistik kriminal. Pasal 74 (2) (3) Sitipol dipimpin oleh Kasitipol yang bertanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. penyelenggaraan sistem informasi kriminal. pengumpulan dan pengolahan serta penyajian data. pemeliharaan jaringan komunikas i kepolisian dan data. Pasal 75 . Bagian . meliputi kegiatan komunikasi kepolisian.. Unit Perawatan Tahanan (Unitwattah). termasuk informasi kriminal dan pelayanan multimedia.. pembinaan jasmani dan rohani tahanan. yang bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan umum terkait dengan tahanan dan barang bukti. serta pelayanan telekomunikasi. c. perawatan.28 Sattahti dipimpin oleh Kasattahti yang ber tanggung jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolres. b. dan penyelenggaraan koordinasi dalam penggunaan teknologi komunikasi dan informasi dengan satuan fungsi di lingkungan Polres. Sitipol bertugas menyelenggarakan pelayanan teknologi komunikasi dan informasi. pengelolaan barang titipan milik tahanan. yang bertugas melaksanakan pengamanan dan pengelolaan barang bukti beserta administrasinya. Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Urmintu).

. Polsek Tipe Urban. pemberian perlindungan. Polsek dikelompokkan dalam Tipologi: a. yang bertugas menyelenggarakan sistem informasi meliputi pengumpulan dan pengolahan data Polres serta sistem informasi kriminal. Paragraf Tugas Pasal 78 (2) Polsek bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. pengayoman. Subseksi Teknologi Komunikasi (Subsitekkom). serta pelayanan telekomunikasi. dan Subseksi Teknologi Informasi (Subsitekinfo). dan Polsek Tipe Prarural. c. Polsek Tipe Rural. b. Bagian Kesatu Kedudukan. penegakan hukum. d. Tugas. yang bertugas melaksanakan pemeliharaan jaringan komunikasi kepolisian dan data. Polsek Tipe etropolitan. Bagian Ketujuh Unsur Pelaksana Tugas Kewilayahan Pasal 76 Polsek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 merupakan unsur pelaksana tugas kewilayahan yang berada di bawah Kapolres. BAB BAB III ANISASI P SEK . b.29 Sitipol dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. dan Fungsi Paragraf Kedudukan Pasal 77 (1) Polsek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76 berkedudukan di wilayah kecamatan sesuai dengan daerah hukum masing-masing.

c. unsur pimpinan. penyelidikan dan penyidikan tindak pidana sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pemberian bantuan hukum bagi personel Polsek beserta keluarganya serta penyuluhan hukum pada masyarakat. dan pengumpulan dan pengolahan data. serta pelayanan SKCK. c. dan penanganan Tipiring serta pengamanan markas. serta menyajikan informasi dan dokumentasi kegiatan di lingkungan Polsek. b. j. penyelenggaraan .. penyelenggaraan administrasi umum dan ketatausahaan. f. penyelenggaraan Turjawali dan penanganan mewujudkan Kamseltibcarlantas. kecelakaan lalu lintas guna b. Susunan organisasi Polsek terdiri dari: a. dalam rangka pencegahan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. .30 dan pelayanan kepada masyarakat. serta tugas-tugas Polri lain dalam daerah hukumnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. pemberdayaan peran serta masyarakat melalui Polmas dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat . Paragraf Fungsi Pasal 79 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 78. serta pelayanan pengaduan atas tindakan anggota Polri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. e. i. pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat. pemberian bantuan dan pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah. d. Bagian Kedua Susunan rganisasi Pasal 8 h. penyelenggaraan fungsi intelijen di bidang keamanan meliputi pengumpulan bahan keterangan/informasi untuk keperluan deteksi dini (early detection) dan peringatan dini (early warning). unsur pelayanan dan pembantu pimpinan. dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan/pengaduan . g. pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat . guna terwujudnya kemitraan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. unsur pengawas. Polsek menyelenggarakan fungsi: a. penyelenggaraan fungsi kepolisian perairan. penyelenggaraan Turjawali. c. dan pelayanan surat izin/keterangan .

Unit Pembinaan asyarakat (Unitbinmas).. yaitu Unit Provos. dan Wakil Kepala Polsek (Wakapolsek). Pasal 8 Unsur pimpinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 huruf a. b. Seksi Hukum (Sikum). Pasal 86 Struktur Organisasi dan Daftar Susunan Personel Polsek berdasarkan Tipologi sebagaimana tercantum pada Lampiran Peraturan yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan ini. terdiri dari: a. b. SPKT. Unit Reserse Kriminal (Unitreskrim). dan unsur pelaksana tugas Kewilayahan.31 d. Pasal 85 Unsur pelaksana tugas Kewilayahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 huruf e yaitu Kepolisian Subsektor (Polsubsektor). Pasal 84 Unsur pelaksana tugas pokok sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 huruf d. Unit Intelijen Keamanan (Unitintelkam). g. Unit Samapta Bhayangkara (Unitsabhara). Pasal 8 Unsur pelayanan dan pembantu pimpinan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 huruf c. dan Seksi Hubungan asyarakat (Sihumas). c. terdiri dari: a.. Kepala Polsek (Kapolsek). terdiri dari: a. a. e. e. . f. d. Unit Lalu Lintas (Unitlantas). dan Unit Polisi Perairan (Unitpolair).. Seksi . unsur pelaksana tugas pokok. c. b. Pasal 8 Unsur pengawas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 huruf b.. Seksi Umum (Sium).

Paragraf Wakapolsek Pasal 88 (2) b. Kapolsek bertugas: a. dan Polsek Tipe Rural. Polsek Tipe Urban. Wakapolsek bertugas: a. membantu Kapolsek dalam melaksanakan tugasnya dengan mengawasi. mengawasi. mengendalikan . Bagian Keempat Unsur Pengawas Unit Provos Pasal 9 . mengatur dan mengendalikan satuan organisasi di lingkungan Polsek dan unsur pelaksana kewilayahan dalam jajarannya termasuk kegiatan pengamanan markas. Pasal 89 (2) b. Paragraf . Kapolsek dalam melaksanakan tugasnya dibantu oleh Wakapolsek. (1) Wakapolsek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 huruf b merupakan unsur pimpinan Polsek yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kapolsek. dan memberikan saran pertimbangan kepada Kapolres yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya. dan memberikan saran pertimbangan kepada Kapolsek dalam hal pengambilan keputusan berkaitan dengan tugas pokok Polsek. membina. dan mengkoordinir pelaksanaan tugas seluruh satuan organisasi Polsek. memimpin.32 Bagian Ketiga Unsur Pimpinan Paragraf Kapolsek Pasal 87 (1) Kapolsek sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 huruf a merupakan pimpinan Polsek yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kapolres. Polsek Tipe etropolitan. dalam batas kewenangannya memimpin Polsek dalam hal Kapolsek berhalangan. c. mengatur.

Bagian Kelima Unsur Pelayanan dan Pembantu Pimpinan . termasuk pengamanan internal. Unit Provos bertugas melaksanakan pembinaan disiplin. Pasal 94 b. penegakan disiplin dan ketertiban personel Polsek. serta pelaksanaan pengawasan dan penilaian terhadap personel Polsek yang sedang dan telah menjalankan hukuman disiplin dan/atau kode etik profesi Polri. Pasal 9 Unit Provos dipimpin oleh Kanit Provos yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolsek. pengusulan rehabilitasi personel Polsek yang telah melaksanakan hukuman berdasarkan hasil pengawasan dan p enilaian. Unit Paminal sebagaimana dimaksud dalam Pasal 93 huruf a. Pasal 9 Unit Provos dalam melaksanakan tugas dibantu oleh perwira: a.. dan pengusulan rehabilitasi personel Polsek yang telah melaksanakan hukuman berdasarkan hasil pengawasan dan penilaian yang dilakukan. yang bertugas melakukan pelayanan pengaduan masyarakat tentang penyimpangan perilaku dan tindakan personel Polri. (2) (3) pelaksanaan pengawasan dan penilaian terhadap personel Polsek yang sedang dan telah menjalankan hukuman disiplin dan kode etik profesi. pemeliharaan ketertiban. e. b. c. dalam rangka penegakan disiplin dan kode etik profesi Polri. pelaksanaan d. hanya terdapat pada Polsek Tipe etropolitan. dalam rangka penegakan disiplin dan kode etik profesi Polri dan pelayanan pengaduan masyarakat tentang penyimpangan perilaku dan tindakan personel Polri. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas melakukan pengamanan internal dalam rangka penegakan disiplin dan/atau kode etik profesi Polri. pelayanan pengaduan masyarakat ten tang penyimpangan perilaku dan tindakan personel Polri. Unit Pengamanan Internal (Unitpaminal). penegakan disiplin dan ketertiban personel Polsek. . pengamanan internal. Unit Provos menyelenggarakan fungsi: a. dan Unit Provos.33 (1) Unit Provos sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 merupakan unsur pengawas yang berada di bawah Kapolsek. d.

yang bertugas melakukan pelayanan administrasi umum. pelayanan administrasi personel dan sarpras. kearsipan. b. perencanaan kegiatan.. ketatausahaan dan urusan dalam. c. d. perawatan tahanan serta pengelolaan barang bukti di lingkungan Polsek. pelayanan administrasi umum serta ketatausahaan dan urusan dalam antara lain kesekretariatan dan kearsipan di lingkungan Polsek. Paragraf Sikum Pasal 98 (1) Sikum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 huruf b merupakan unsur pelayanan dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolsek. Sium bertugas menyelenggarakan perencanaan. yang bertugas melakukan perawatan tahanan dan pengelolaan barang bukti. protokoler untuk upacara. dan urusan dalam di lingkungan di lingkungan Polsek. b. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). pelayanan markas. Urusan Tata Urusan Dalam (Urtaud).. Urusan Perencanaan Administrasi (Urrenmin). pelayanan markas antara lain pelayanan fasilitas kantor. Pasal 96 (2) (3) b. pelayanan . dan Urusan Tahanan dan Barang Bukti (Urtahti). ketatausahaan dan urusan dalam.34 Paragraf Sium Pasal 95 (1) Sium sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 huruf a merupakan unsur staf pembantu pimpinan dan pelayanan yang berada di bawah Kapolsek. pelayanan administrasi umum. dan perawatan tahanan dan pengelolaan barang bukti. Sium dipimpin oleh Kasium yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolsek. Sium menyelenggarakan fungsi: a. . Pasal 97 Sium dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. c. dan pelayanan markas di lingkungan Polsek.. yang bertugas melakukan perencanaan kegiatan dan administrasi personel serta sarpras.. rapat.

pengumpulan dan pengolahan data serta pelip utan dan dokumentasi kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas Polsek. Sikum menyelenggarakan fungsi: a. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). b. dan (2) (3) . Pasal b.. Sikum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 huruf b.35 (2) Sikum bertugas memberikan pelayanan bantuan hukum. Sihumas bertugas mengumpulkan. Paragraf Sihumas Pasal (1) Sihumas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 huruf c merupakan unsur pelayanan dan pembantu pimpinan yang berada di bawah Kapolsek. pembinaan serta penyuluhan hukum. yang bertugas memberikan pendapat dan saran hukum. pendapat dan saran hukum. penyuluhan hukum serta pembinaan hukum di lingkungan Polsek. Pasal Pasal . Sikum dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. Sihumas menyelenggarakan fungsi: a. c. Pasal 99 (3) Sikum dipimpin oleh Kasikum yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolsek. han ya terdapat pada Polsek Tipe etropolitan dan Polsek Tipe Urban. yang bertugas memberikan pelayanan bantuan hukum kepada kesatuan dan personel Polsek beserta keluarganya. pemberian pelayanan bantuan h ukum kepada kesatuan dan personel Polsek beserta keluarganya. dan penyuluhan hukum kepada personel Polsek dan masyarakat serta pembinaan hukum di lingkungan Polsek. dan Sub Seksi Penerapan Hukum (Subsirapkum). Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat (2). pemberian pendapat dan saran hukum. mengolah data dan menyajikan informasi serta dokumentasi yang berkaitan dengan tugas Polsek. Sub Seksi Bantuan Hukum (Subsibankum).

hanya terdapat pada Polsek Tipe etropolitan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). (2) (3) . Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP). .. Pasal 4 Sihumas dalam melaksanakan tugas dibantu oleh: a. yang bertugas melaksanakan pengelolaan informasi dan mempublikasikan informasi kegiatan yang berkaitan dengan penyampaian berita di lingkungan Polsek . yang bertugas mendokumentasikan dan meliput informasi yang berkaitan dengan tugas Pols ek. SPKT bertugas memberikan pelayanan kepolisian secara terpadu terhadap laporan/pengaduan masyarakat. antara lain dalam bentuk Laporan Polisi (LP).36 b. memberikan bantuan dan pertolongan. dan Surat Izin Keramaian. Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). pelayanan kepolisian kepada masyarakat secara terpadu. Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK). Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). serta memberikan pelayanan informasi. Sub Seksi Dokumentasi dan Peliputan (Subsidokliput). Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP). Pasal Pasal 5 b. Pasal Sihumas dipimpin oleh Kasihumas yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolsek. pengelolaan dan penyajian informasi sebagai bahan publikasi kegiatan Polsek. Bagian Keenam Unsur Pelaksana Tugas Pokok Paragraf SPKT Pasal 6 (1) SPKT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 huruf a merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolsek. Polsek Tipe Urban dan Polsek Tipe Rural. dan Sub Seksi Publikasi (Subsipublikasi). SPKT menyelenggarakan fungsi: a. Sihumas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 83 huruf c.

Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). pengembangan jaringan informasi melalui pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen. d. penyimpanan. pengkoordinasian dan pemberian bantuan serta pertolongan. pendokumentasian dan penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan serta penyusunan produk intelijen.37 b. jejaring sosial (internet). pengumpulan. faksimile. dan penyiapan registrasi pelaporan. d. antara lain Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP). serta pelayanan perizinan. politik. Pasal 7 c. dan pemutakhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial. Unitintelkam bertugas menyelenggarakan fungsi intelijen di bidang keamanan meliputi pengumpulan bahan keterangan/informasi untuk keperluan deteksi dini (early detection) dan peringatan dini (early warning). dan pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah. masyarakat. . dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolsek. SPKT dipimpin oleh Ka SPKT yang bertanggung jawab kepada Kapolsek. e. penyusunan dan penyampaian laporan harian kepada Kapolsek. dan pemerintah tingkat kecamatan/kelurahan. pelayanan informasi yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang -undangan. dalam rangka pencegahan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. pesan singkat. Turjawali. Pasal 8 (1) Unitintelkam sebagaimana dimaksud Pasal 84 huruf b merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolsek. pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan dan produk intelijen di lingkungan Polsek. pelayanan masyarakat melalui surat dan alat komunikasi. antara lain telepon. Paragraf Paragraf Unitintelkam . b. Unitintelkam menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan kegiatan operasional intelijen keamanan guna terselenggaranya deteksi dini ( early detection) dan peringatan dini ( early warning). (2) (3) c.

masyarakat. termasuk fungsi identifikasi. penerbitan SKCK kepada masyarakat yang memerlukan. dan pemberian pelayanan dalam bentuk izin keramaian umum dan kegiatan masyarakat lainnya. f. Perwira Unit Administrasi (Panitmin). dan pemerintah tingkat kecamatan/k elurahan. Perwira Unit Operasional (Panitopsnal). dan melakukan pemutakhiran biodata tokoh formal atau informal organisasi sosial. (2) . menyimpan. surat pemberitahuan kegiatan politik. memberikan pelayanan dalam bentuk izin keramaian umum dan kegiatan masyarakat lainnya. politik. pengembangan jaringan informasi dan penyusunan prakiraan intelijen dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan. Perwira . dan mengumpulkan. serta melakukan pengawasan dan pengamanan atas pelaksanaannya. a. Unitreskrim bertugas melaksanakan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana. c. dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolsek. dan melakukan pengawasan dan pen gamanan atas pelaksanaannya. yang bertugas melaksanakan tugas -tugas operasional meliputi kegiatan operasional intelijen dasar guna terselenggaranya deteksi dini ( early detection) dan peringatan dini (early warning). penyusunan intel dasar.. yang bertugas melakukan pembinaan kegiatan intelijen dalam bidang keamanan. dan menyajikan hasil analisis setiap perkembangan yang perlu mendapat perhatian pimpinan. dan pemberdayaan personel pengemban fungsi intelijen. yang bertugas menyelenggarakan kegiatan administrasi dan ketatausahaan. pendokumentasian dan penganalisisan terhadap perkembangan lingkungan serta penyusunan produk intelijen untuk mendukung kegiatan Polsek. prakiraan intelijen keamanan. Paragraf Unitreskrim Pasal b. dan Sub Unit (Subnit). Pasal 9 Unitintelkam dipimpin oleh Kanitintelkam yang bertanggung jawab kepada Kapolsek. dan SKCK kepada masyarakat yang membutuhkan.38 e. (1) Unitreskrim sebagaimana dimaksud Pasal 84 huruf c merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolsek. Unitintelkam dalam melaksanakan tugas a. Pasal Khusus untuk Polsek Tipe dibantu oleh: etropolitan.

Unitbinmas menyelenggarakan fungsi: (2) (3) . serta kegiatan kerja sama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. yang bertugas melaksanakan kegiatan administrasi penyidikan dan ketatausahaan . ketertiban masyarakat dan kegiatan koordinasi dengan bentuk-bentuk pengamanan swakarsa. d. b. pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana . anak .. Perwira . yang bertugas melakukan p embinaan pelaksanaan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana . Unitreskrim dalam melaksanakan tugas a. Unitreskrim dipimpin oleh Kanitreskrim yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapolsek. a. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). dan wanita baik sebagai pelaku maupun korban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. anak. Perwira Unit Administrasi (Panitmin). Pasal c. (1) Unitbinmas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 huruf d merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapol sek.. Perwira Unit Operasional (Panitopsnal).39 (3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana di daerah hukum Polsek. dan Sub Unit.. Unitbinmas bertugas melaksanakan pembinaan masyarakat meliputi kegiatan pemberdayaan Polmas. dan pengidentifikasian untuk kepentingan penyidikan. menganalisis kasus beserta penanganannya . Pasal Khusus untuk Polsek Tipe dibantu oleh: etropolitan. Paragraf 4 Unitbinmas Pasal 4 b. pelayanan dan perlindungan khusus kepada remaja. Unitreskrim menyelenggarakan fungsi: a.. dan memberikan pelayanan dan perlindungan khusus kepada remaja. yang bertugas melakukan identifikasi untuk kepentingan penyidikan. c. Sub Unit Identifikasi (Subnitident). dan wanita baik sebagai pelaku maupun korban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

yang bertugas merencanakan dan menyelenggarakan administrasi kegiatan operasional pembinaan masyarakat . c. dan pengendalian massa dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta pengamanan markas. (1) Unitsabhara sebagaimana dimaksud Pasal 84 huruf e merupakan pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolsek. yang bertugas memberdayakan peran serta masyarakat dan kegiatan Polmas. Paragraf 5 Unitsabhara Pasal 7 c. wanita. Pasal 6 Khusus untuk Polsek Tipe dibantu oleh: a. Sub Unit Pembinaan Ketertiban asyarakat (Subnitbintibmas). Unitbinmas dipimpin oleh Kanitbinmas yang bertanggung jawab kepada Kapol sek dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapol sek. Pasal 5 b. yang melipu ti pengembangan kemitraan dan kerja sama antara Polsek dengan masyarakat dan pemerintah tingkat kecamatan/kelurahan serta organisasi non pemerintah dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. wanita. . dan anak .. TPTKP. pelaksanaan koordinasi dengan bentuk -bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan. Unitbinmas dalam melaksanakan tugas a. Perwira«.40 a. pemuda. dan Sub Unit Pembinaan Keamanan Swakarsa (Subnitbinkamsa). b. Perwira Unit Operasional (Panitopsnal). yang bertugas melakukan pembinaan di bidang ketertiban masyarakat terhadap komponen masyarakat antara lain remaja. objek vital. unsur (2) Unitsabhara bertugas melaksanakan Turjawali dan pengamanan kegiatan masyarakat dan instansi pemerintah. d. pembinaan dan penyuluhan di bidang ketertiban ma syarakat terhadap komponen masyarakat antara lain remaja. yang bertugas melaksanakan koordinasi dan pembinaan teknis terhadap bentuk -bentuk pengamanan swakarsa dalam rangka meningkatkan kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan. dan pemberdayaan peran serta masyarakat dalam kegiatan Polmas yang meliputi pengembangan kemitraan dan kerja sama antara Polsek dengan masyarakat dan pemerintah tingkat kec amatan/kelurahan serta organisasi non pemerintah. penanganan Tipiring. dan anak. etropolitan . Sub Unit Pembinaan Perpolisian asyarakat (Subnitbinpolmas). pemuda.

Perwira Unit Operasional (Panitopsnal). Pasal 8 Unitsabhara dipimpin oleh Ka nitsabhara yang bertanggung jawab kepada Kapol sek dan dalam pelaksanaan tugas sehari -hari di bawah kendali Wakapol sek. Unitsabhara menyelenggarakan fungsi: a. Paragraf 6 Unitlantas Pasal (1) Unitlantas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 huruf f merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolsek. d. d.41 (3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). penyidikan (2) Unitlantas bertugas melaksanakan Turjawali bidang lalu lintas. yang bertugas melaksanakan kegiatan Turjawali. Perwira Unit Administrasi (Panitmin). b. yang bertugas mengendalikan kegiatan Turjawali. . penegakan hukum Tipiring. etropolitan. Pasal 9 Khusus untuk Polsek Tipe dibantu oleh: a. pembinaan partisipasi masyarakat di bidang lalu lintas melalui kerja sama lintas sektoral dan Dikmaslantas. Sub Unit Patroli (Subnitpatroli). Perwira «. TPTKP dan pengamanan markas. yang bertugas merencanakan dan menyelenggarakan administrasi umum yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Unitsabhara. Unit sabhara dalam melaksanakan tugas a. penegakkan hukum Tipiring dan TPTKP. c. pelaksanaan tugas Turjawali. pemeliharaan ketertiban umum berupa penegakan hukum Tipiring dan pengamanan TPTKP. yang bertugas melaksanakan pengamanan unjuk rasa dan pengendalian massa serta melaksanakan kegiatan penjagaan dan pengamanan markas. penyiapan personel dan peralatan untuk kepentingan tugas patroli . dan penjagaan dan pengamanan markas. pengamanan unjuk rasa. Unitlantas menyelenggarakan fungsi: a. kecelakaan lalu lintas dan penegakan hukum di bidang lalu linta s. dan Sub Unit Pengendalian assa (Subnitdalmas). dan pengendalian massa. (3) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). c. b.

pelaksanaan Turjawali lalu lintas dalam rangka Kamseltibcarlantas. Pasal Unitlantas dipimpin oleh Kanitlantas yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolsek. pelaksanaan patroli. Sub Unit Kecelakaan (Subnitlaka). yang meliputi patroli perairan. b. dan pelaksanaan transportasi kepolisian di perairan . etropolitan. yang bertugas melaksanakan kegiatan T urjawali dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas dalam rangka penegakan hukum dan Kamseltibcarlantas. Penjagaan. c. yang bertugas melaksanakan dan mengendalikan Dikmaslantas dan kerja sama di bidang lalu lintas. dan Sub Unit Pengaturan. dan Patroli (Subnitturjawali). c. Paragraf 7 Unitpolair Pasal (1) Unitpolair sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 huruf g merupakan unsur pelaksana tugas pokok yang berada di bawah Kapolsek. Perwira Unit Administrasi (Panitmin) yang bertugas merencanakan dan menyelenggarakan administrasi umum yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Unitlantas. pengawalan. pembinaan masyarakat pantai dan perairan lainnya. d. penegakan hukum di perairan. penegakan huku m di wilayah perairan. Pasal Khusus untuk Polsek Tipe oleh: a. Unitpolair menyelenggarakan fungsi: a. dan pelaksanaan penindakan pelanggaran serta penanganan kecelakaan lalu lintas dalam rangka penegakan hukum.42 b. Unitpolair bertugas menyelenggarakan fungsi kepolisian perairan. Pasal 4 (2) (3) . Pengawalan .. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2). yang bertugas menangani kecelakaan lalu lintas dalam rangka penegakan hukum. Unitlantas dalam melaksanakan tugas dibantu Perwira Unit Operasional (Panitopsnal). Sub «. c. b. dan pembinaan masyarakat pantai di daerah hukum Polsek.

yang bertugas melaksanakan patroli dan pengamanan kegiatan masyarakat dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat . b. dan penyelenggaraan administrasi umum dan k etatausahaan. penegakan hukum. Urusan Administrasi (Urmin). penyelenggaraan patroli dan pengamanan kegiatan masyarakat dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat .. serta penegakan hukum Tipiring. guna terwujudnya kemitraan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. pemberdayaan peran serta masyarakat melalui Polmas dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat . dan .. pemberian bantuan dan pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat. a. Pasal 9 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126. Polsubsektor dibantu oleh: a. Pasal 8 c. yang bertugas menyelenggarakan administrasi umum dan ketatausahaan di lingkungan Polsubsektor.. dan pelayanan kepada masyarakat. Pasal 6 Polsubsektor bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. b. Unit Patroli. pengayoman. dan pemberian perlindungan. serta tugas -tugas Polri lain dalam daerah hukumnya ses uai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. pemberian pelayanan kepolisian kepada masyarakat. d. dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan/pengaduan . serta penegakan hukum tindak pid ana ringan. Polsubsektor dipimpin oleh Kapolsubsektor yang bertanggung jawab kepada Kapolsek. Polsubsektor berfungsi: a. Pasal 7 Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 126.. penyelenggaraan .43 Unitpolair dipimpin oleh Kanitpolair yang bertanggung jawab kepada Kapolsek dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Wakapolsek. Bagian Ketujuh Unsur Pelaksana Tugas Kewilayahan Pasal 5 Polsubsektor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 85 merupakan unsur pelaksana tugas kewilayahan yang berada di bawah Kapolsek.

Pasal (2) Pembentukan dan operasionalisasi Satpamobvit dan Satpolair sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf h dan huruf i pada semua Tipe Polres. BAB IV AIN-LAIN Pasal (1) Satlantas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 huruf g khususnya pada Polres Tipe etropolitan yang berkedudukan di Polda etro Jaya. pemberian bantuan dan pertolongan termasuk pengamanan kegiatan masyarakat. Pembinaan dan operasionalisasi Satlantas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan atas usulan Kapolda etro Jaya dan ditetapkan dengan Keputusan Kapolri. dalam bentuk penerimaan dan penanganan laporan/pengaduan . Pasal (1) Pembentukan dan operasionalisasi Unitlantas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 huruf f yang berada di tingkat Polsek Tipe Rural dan Pra Rural. Pembentukan dan operasionalisasi Unitpolair sebagaimana dimaksud dalam Pasal 84 huruf g yang berada di semua Tipe Polsek. dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolri atas usulan dari Kapolda dengan mempertimbangkan karakteristik dan tingkat kerawanan wilayah serta kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan Polri.. (2) Pasal (1) Ketentuan mengenai jumlah kuota pada masing -masing Tipologi Polsek dan Polsubsektor sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (2) dan Pasal 85 diatur lebih lanjut dengan Keputusan Kapolri. (3) Pembentukan «. . dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolri atas usulan Kapolda. Unit Pelayanan asyarakat (Unityanmas). pembinaan dan operasionalisasi dilaksanakan oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda etro Jaya. guna terwujudnya kemitraan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri. serta melakukan pemberdayaan peran serta masyarakat melalui Polmas dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolri atas usulan Kapolda. yang bertugas memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.44 c.

. dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. .: Kep/7/I/2005 tanggal 31 Januari 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Satuan -satuan Organisasi Pada Tingkat Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Polda) Lampiran ³C´ Polres.M. ENDERAL POLISI Diundangkan di Jakarta pada tanggal 30 September 2010 MENTERI UKUM DAN AM REPUBLIK INDONESIA. maka Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: Kep/366/VI/2010 tanggal 14 Juni 2010 tentang Perubahan atas Keputusan Kapolri No. Agar setiap orang mengetahuinya.. Pol. . M.. Pasal . Pasal 5 Peraturan Kapolri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Peraturan Kapolri ini diundangkan dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di pada tanggal : Jakarta : 30 September 2010 KEPALA KEP LISIAN NE ARA REPUBLIK INDONESIA Drs.45 (2) Penetapan Tipologi Polsek dan Polsubsektor ditentukan oleh masing -masing Kapolda dengan mempedomani jumlah kuota yang telah ditetapkan dalam Keputusan Kapolri sebagaimana dimaksud pada ayat (1). BAB V KETENTUAN PENUTUP Pasal 4 Pada saat peraturan ini mulai berlaku.. BAMBANG ENDARSO DANURI.

46 ttd PATRIALIS AKBAR BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2010 NOMOR diposkan oleh sub bag humas polres katingan .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful