KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan kualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai Kami berharap mudah-mudahan buku ajar ini bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam penulisan karya ilmiah.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i SAMBUTAN DAFTAR ISI iii BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. Sejarah Bahasa Indonesia 1 Perkembangan Bahasa Indonesia Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia Ragam Bahasa .2 4 .. 6

. . ii

BAB II EJAAN BAHASA INDONESIA A. Pemakaian Huruf B. Penulisan Huruf Kapital C. Penulisan Huruf Bercetak Miring BAB III BENTUKAN KATA A. Imbuhan B. Pelatihan BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA A. B. C. D. Aspek Kata Penggunaan Kata Ketepatan Pilihan Kata Kesesuaian Pilihan Kata .. 30 . 30 ... 31 . 33 19 ... 28 .7 .. 7

BAB V TATA KALIMAT A. B. C. D. Pengertian kalimat Alat Uji Kalimat Ciri-ciri Unsur Kalimat Pola Dasar Kalimat .. 37 . 37 ... 37 . 38

BAB VII PARAGRAF A. B. C. D. Defenisi Paragraf Syarat Paragraf Jenis Paragraf Paragraf Berdasarkan Fungsinya .. 47 .. 48 51 .. 58

BAB I
PENDAHULUAN

A. Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia yang kini dipakai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Hal ini ditandaskan dalamKongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, diresmikan suatu bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia. Nama baru ini bersifat politis, sejalan dengan nama negara yang diidamidamkan. Perkembangan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat, tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menurut Prof. Dr. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. 1. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahasa perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Dengan bantuan para pedagang, bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Bahasa Melayu menjadi bahasa perhubungan antar individu. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian penduduk, Gubernur Jenderal Rochusen kemudian menetapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. 2. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana ditinjau dari segi fonologi, morfologi, dan sintaksis. Karena sistemnya yang sederhana itu, bahasa Melayu mudah dipelajari. Dalam bahasa ini tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali, atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. 3. Faktor psikologi, yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional, sematamata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segera ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. 4. Bahasa Melayu mempunyai kesanggupan untuk dipakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas.

mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang.antara lain. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686).. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. J. . Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesia pada abad XVII. Usaha menerapkan bahasa Portugis dan Belanda sebagai bahasa pengantar mengalami kegagalan. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. Keempat batu bersurat itu ditemukan di Kedukan Bukit (680). Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana.G. bersumber pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. ketika tentara Jepang memasuki Indonesia. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa resmi dalam pergaulan dan bahasa perantara dalam perdagangan. Timor. Manado. PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh kerajaan Sriwijaya pada abad VII. De Casparis dinyatakan bahwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Untuk itu. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia.B. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. tetapi mengingat kesulitankesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya pada 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Hal ini terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis peninggalan kerajaan Sriwijaya. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Ia mengatakan bahwa kebanyakan sekolah di Maluku memakai bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. dsb. Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting. di Karang Berahi (Jambi) (688). Di situ ditemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. di Talang Tuwo (dekat Palembang) (684). Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah.

kita dapat meletakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. g. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan d. dan bahasa tidak perlu terjadi. dan kegiatan kenegaraan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara a. dan antar suku bangsa. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. FUNGSI DAN KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA Alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masingmasing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. antardaerah. Sebagai lambang identitas nasional. Sebagai lambang kebanggaan kebangsaan. Sebagai alat perhubungan antarwarga. Bahasa resmi kenegaraan b. ilmu pengetahuan. perencanaan dan pelaksanaan pembangunan e. peristiwa. Di dalam hubungan ini. 1. Alat pengembangan kebudayaan. bahasa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. f. dan teknologi. dokumen-dokumen dan keputusan-keputusan serta suratsurat yang dikeluarkan oleh pemerintah . Atas dasar kebangsaan ini. Bahasa Indonesia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya membina dan mengembangkannya sehingga terhindar dari unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai social budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. budaya. Sebagai bahasa resmi kenegaraan.C. Dengan bahasa nasional. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambang negara kita. Di samping ketiga fungsi di atas. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagai akibat perbedaan latar belakang sosial. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan c.

Sebagai bahasa negara. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Ragam lisan terdiri atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan proses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cir-iciri dan identitasnya sendiri . ilmu pengetahuan. Kedua ragam bahasa itu dapat hidup berdampingan. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam Karang-mengarang. Di dalam hubungan ini. Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berikut. bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ragam tulis. dan teknologi. sebagai alat perhubungan antar daerah. kedudukan. 1. . pembicaraan di depan umum. 2. Seragam: pada hakikatnya. dan pembicaraan di depan orang yang dihormati. yang membedakannya dari kebudayaan daerah. pembicaraan pada situasi formal. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan fungsi. serta lingkungannya. Berdasarkan pemakaiannya. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat komunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. 3. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. melainkan juga sebagai alat perhubungan di dalam masyarakat yang berbeda latar belakang sosial budaya dan bahasanya.

y. m. Kk. Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan. bulan. 3. 5. k. Vv. nama instansi. Nn. x. Nama jabatan. ai. ng. j. Huruf diftong: ai. dan pemakaian tanda baca. penulisan huruf. dan keagamaan yang diikuti nama orang. d. Pp. 2. 8. pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. u. Huruf pertama kata pada awal kalimat 2. RAGAM BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi bahasa dalam kaidah tulismenulis yang distandarisasikan. atau nama tempat. Gg. Gabungan konsonan: kh. q. n. o. Rr. Yy. 1. keturunan. a. termasuk kata ganti 4. Cc. Mm. i. Huruf pertama unsur-unsur nama orang 7. penulisan unsur serapan. penulisan kata. Hh. w. Jj. . Ss. s. Huruf kapital dipakai sebagai berikut. Ee. Qq. t. Dd.D. 6. 5. Ff. Bb. Gelar kehormatan. Huruf pertama nama tahun. au. h. v. yang meliputi pemakaian huruf. r. sy. 1. z 4. l. Oo. Uu. 9. Zz. Ii. Huruf pertama nama bangsa. kitab suci. Huruf vokal: a. Huruf pertama petikan langsung 3. dan peristiwa bersejarah. f. suku bangsa. Ll. e. ny. dan bahasa. Huruf pertama nama geografi. Tt. g. Huruf konsonan: b. p. Ww. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. hari. hari raya. Xx.

BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4. kita menggunakan bahasa Indonesia.1 ASPEK KATA 4. selain harus memperhatikan faktor kebahasaan. Dalam penggunaan kata. kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. kata bersinonim. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. kata umum dan kata . Oleh karena itu. Pilihan kata yang tidak tepat dari pembicara atau penulis dapat mengakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengar atau pembaca.2. Misalnya. 4. maka yang harus kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atau penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. kita perlu memperhatikan hal hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif.2 PENGGUNAAN KATA Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 31 bahasa yang berlaku pada bahasa yang kita gunakan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berfungsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepada pendengar atau penulis kepada pembaca. Dalam kaitan ini.

makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. a.khusus. Kita bandingkan kata perempuan dan pandai dalam kalimat berikut.1.dasar perempuan. Ah.1. Sebaliknya.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sama .2. 4. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 32 2. Makna ini bukan makna kiasan atau perumpamaan. b. b. barang yang hilang itu ditanyakan kepada orang pandai yang tinggal di sebuah kota. Makna konotatif dapat muncul di samping makna denotatif suatu kata. pemahaman pembaca atau pendengar sangat subjektif dan berlainan. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang harus kita gunakan adalah kata kata denotatif agar keobjektifan bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Saudara saya termasuk orang pandai dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif.2. a. 1. Perempuan itu ibu saya. dan kata yang mengalami perubahan makna. Makna ini merupakan makna yang lugas.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yang menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. 4. Hal ini perlu diperhatikan karena apabila terdapat kata asosiatif. makna apa adanya. Karena keyakinannya.

tetapi konotasinya berbeda. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. kita harus dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secara tepat. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. yaitu nyawa lepas dari raga . Karena itu.2. Dia memiliki kendaraan .atau hampir sama. Kata kata mati. agar komunikasi berlangsung dengan baik. tetapi makna konotasinya berbeda. meninggal. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. gugur. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara cintai mengatakan Dia telah mampus kemarin.1. Jika tidak. mangkat. kata kata yang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mungkin muncul. wafat. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Kambing itu telah wafat kemarin. Dengan contoh tadi jelaslah bagi kita bahwa kata dapat memil iki kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. 4. 1. Akibatnya. mampus. Kata bermakna umum mencakup kata bermakna khusus.

Demikian pula halnya dalam kata beruntun ini binatang. Kata sarjana semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. Dia memiliki mobil 3. Dia memiliki sedan. Kata berlayar. binatang peliharaan. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 33 4. kucing. Kata berlayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. ibu. dan putra putri merupakan contoh kata yang mengalami peluasan makna.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata.2. peluasan makna. Kini maknanya menjadi luas. Kata pendeta semula memiliki arti orang yang berilmu. Kata mobil lebih khusus daripada kata kendaraan.1. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripada kata mobil. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang .2. bapak. Kata bapak. ibu. yaitu bepergian di a tas laut. Dalam bahasa Indonesia. perubahan makna. Kata sarjana dan pendeta merupakan contoh kata yang mengalami penyempitan makna. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. saudara. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. juga dalam bahasa lain.

kita pun harus berhat ihati menggunakan kata kata yang berejaan mirip seperti kata bahwa. Pada saat kita berbicara dengan masyarakat awam. Sebaliknya. sedangkan yang . Jadi. bergantung pada atau tergantung pada. 4.lain yang bukan keluarga. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. Begitu pula halnya kata putraputri. dan bawah. sebaiknya kita gunakan kata kata umum (popular). kalau kita gunakan kata kata ilmiah. sesuai dengan. Demi ketepatan pilihan kata. bawa.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkatian dengan pertimbangan pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. bukan sesuai. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. Faktor kepada siapa kita berbicara atau kita menulis harus diperhatikan agar kata kata yang kita gunakan dapat dipahami mereka. kita tidak dituntut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata kata baku untuk menjaga keakraban. bukan kerabat. jangan kita gunakan kata kata yang Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 34 bersifat ilmiah. sangsi dan sanksi. kita harus menggunakan kata kata baku. bukan tergantung atau tergantung dari (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). gaji dan gajih. Semula kata ini hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut putra putri. dalam pembicaraan tak resmi atau santai. bukan menceritakan tentang. Kita pun harus berhati hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerita tentang.

1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. kuantitas. atau para ahli di bidang tertentu.2.2. sebaiknya kita menggunakan kita menggunakan kata kata yang lebih akrab dengan mereka atau kata kata ilmiah. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa Indonesia. Dalam situasi khusus. kita gunakan kata-kata umum. paham nasihat ijazah jadwal kualitas. Dalam situasi umum. Dalam situasi resmi. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya harus bercirikan bahasa Indonesia. pejabat. Sebaliknya. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata kata ilmiah.kita ajak bicara tidak paham. tentu yang kita sampaikan tidak ada gunanya. Kata Baku Kata Takbaku pikir. kita gunakan kata-kata khusus. 4. kita gunakan kata-kata baku. kuitansi karier . Layak diingat bahwa yang termasuk kata kata ilmiah bukan hanya kata kata yang berasal dari bahasa asing. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. Agar kesesuaian pilihan kata dapat kita capai. dalam berbicara atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. jika kita berbicara dengan golongan intelektual. Dengan perkataan lain. percuma.

pasien imbau utang. hisap kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . kwantitas. kwitansi karir pasen himbau hutang. faham nasihat ijasah jadual kwalitas. isap beri dulu hakikat lewat mengapa senang fakir.

35 asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa monoloyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistim metoda .

2.tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kita lihat beberapa contoh berikut. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan masyarakat umum.2.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang biasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat .

Kami generasi muda siap mendukung dua anak. gitu. Taklekang oleh panas taklapuk oleh hujan. Apa arti kata argumen. Kata kata ini umumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. dapet. ungkapan yang sudah usang tidak lagi mempunyai kekuatan harus dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicaraan atau tulisan kita. gini. ngerti. nggak. komitmen? Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 36 4. Karena itu.2. Akan tetapi. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan ini? 1. sikon. berhati hatilah menggunakan kata percakapan ini. tidak ajeg menggunakan kaidah bentukan kata dan sering menyingkat kata. di antaranya. Kata kata percakapan sebaiknya dihi ndarkan dalam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Ungkapan yang masih dipahami oleh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana pembicaraan atau tulisan.2. sebaiknya kita menggunakan kata kata popular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. final. Kata kata percakapan. filial. 2. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah . memiliki ciri kedaerahan (dialek). kontradiksi.Dalam pembicaraan di depan umum.3 Kata Percakapan dan Kata/Ungkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. solusi. misalnya. Beberapa contoh dapat dikemukakan di sini.

keterangan. 2. Sebuah kalimat sekurangkurangnya memiliki subjek dan predikat. Contoh: Mahasiswa mengerjakan tugas makalah. (3) pola kalimat. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. merupakan sebuah kalimat atau baru merupakan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan kalimat-kalimat yang benar. Predikat: Predikat dapat diketahui dari jawaban atas pertanyaan bagaimana atau mengapa subjek. Subjek: Subjek dapat diketahui dari jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Beberapa hal yang patut memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat adalah (1) alat uji kalimat. Apakah tuturan yang kita hasilkan memenuhi syarat sebagai kalimat? Salah satu syaratnya adalah kelengkapan unsur kalimat. . Banyak hal yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. yaitu subjek. Apakah sebuah tuturan. 1. (4) kalimat majemuk.BPDU-Universitas Widyatama 37 Kalimat ialah suatu bagian ujaran yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. objek. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikat jika dapat disertai kata benda atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. pelengkap. (2) ciri-ciri unsur kalimat. Contoh: Mahasiswa menyusun skripsi. Set iap kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. baik lisan maupun tulis. predikat.

b) Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia mahasiswa. 5. Ayahnya pengusaha. . Semua peserta datang.c) Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini pandai-pandai Gedungnya tinggi-tinggi. Contoh: Mereka belajar matematika dengan sungguh-sungguh. Contoh: Mereka belajar di perpustakaan.a) Kalimat Dasar Berpola S-P (P1 KK) Mereka pulang. tengah. (1. (1. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.BAB V TATA KALIMAT 5. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. 4. Objek hanya terdapat pada kalimat yang predikatnya berupa kata kerja transitif. (1.3 CIRI-CIRI UNSUR KALIMAT Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 38 3. Masalahnya dikemukakan oleh mahasiswa itu. atau akhir kalimat. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.1 PENGERTIAN KALIMAT 5. Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan masalahnya.2 ALAT UJI KALIMAT 5.

5. . Wartawan mencari berita.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih. Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. kalimat majemuk bertingkat. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara.5. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya terdiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). Presiden menganugerahi para pahlawan tanda jasa. Kantor kami kemasukan pencuri (4. dan kalimat majemuk rapatan. Kalung itu terbuat dari emas.(2) Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasal dari Jawa Tengah.Pel.Pel (P1 KK dwitransitif) Ayah mengirimi saya uang. (3) Kalimat Dasar Berpola S-P. Negara RI berdasarkan Pancasila. 5.4 POLA DASAR KALIMAT Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 39 (4. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.b) Kalimat Dasar Berpola S-P-O. Para mahasiswa mengikuti KKN di daerah .a) Kalimat Dasar Berpola S-P-O (P1 KK transitif) Mahasiswa membuat makalah.

Satu dari kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. sedangkan. antara lain. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat.2 Kalimat Majemuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatif) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur langsungnya. serta. atau. misalnya: dan. sedangkan anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. 5. namun. tetapi. Jadi. Induk kalimat dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.Kalimat ini ditandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan.5. lalu. . kemudian.5 KALIMAT MAJEMUK Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 40 Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. Contoh: Gempa dan tsunami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-rumah hancur.

5. Saya datang terlambat sehingga pertama. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama tidak dapat mengikuti kuliah 41 Setiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Hal ini berarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Unsur yang dimaksud hanya dimunculkan satu kali. Jadi. semangat belajarnya tidah pernah padam. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. 1. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipahami oleh orang lain secara tepat. Hal ini berarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasangagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang terdapat pada pikiran penulis atau pembicara. yang dimaksud kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau .5. Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengikuti kuliah pertama.3 Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan.Meskipun usianya sudah lanjut.

(4) kehematan. BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atau penulis (Keraf.1980:36). (6) kepaduan. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (pembaca).1985:2). Dengan demikian.1 PENGERTIAN KALIMAT EFEKTIF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 42 Sebuah kalimat efektif memiliki syarat-syarat atau ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari kalimat yang tidak efektif. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. persis seperti apa yang disampaikan oleh pembicara (pe nulis) (Razak. (2) keparalelan. yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara.1987:111). 2. (3) ketegasan. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. (5) kecermatan. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa yang berlaku. dan (7) .penulis.

3. 2. Kalimat itu memiliki fungsi-fungsi yang jelas (subjek dan predikat). Kesepadanan kalimat ini diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Contoh: Dalam musyawarah itu menghasilkan lima ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena fungsi subjek tidak jelas. seperti di bawah ini. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. Subjek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jelas karena penekanan kata dalam. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.2. 1. Tidak terdapat subjek ganda Contoh: Peringatan hari Sumpah Pemuda beberapa warga masyarakat menampilkan berbagai kegiatan kesenian. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. Sehingga tidak dapat mengkuti kuliah . untuk. 6. dan sebagainya di depan subjek. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang harus dipatuhi bersama. pada. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan di.kelogisan. dalam.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. bagi.

(Kompas) . Contoh: Semua regulasi yang menghambat iklim 6. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak . maka menonjollah beberapa masalah pokok yang minta perhatian dan pemecahan. Ini yang pertama.2. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. 4. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penyelewengan. Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang.pertama. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan lima tahun kita jadikan titik tolak.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan kata benda (nomina). kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). Kalau bentuk pertama menggunakan kata kerja (verba). Yaitu bagami ana memobilisir potensi nasioal secara maksimal dalam pembangunan ini. 6. Reorganisasi administrasi departemen-departemen. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba).2 CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 43 Konjungsi sehingga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Artinya.

Bila kita perhatikan kutipan di atas tampak bahwa reorganisasi administrasi. Atau Lukisan itu akan saya beli karena indah. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dihubungkan secara mesra. 6. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghilangkan pengulangan subjek. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian . Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah ini Lukisan indah itu akan saya beli. Contoh: Lukisan itu indah. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 44 Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. frasa. Lukisan itu akan saya beli. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. 2.3 Kehematan Yang dimaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat menggunakan kata. Penghematan di sini mempunyai arti penghematan terhadap kata yang memang tidak diperlukan. pemborosan dan pengelewengan serta mobilisasi nasional merupakan masalah pokok yang mempunyai hubungan satu sama lain. Kehematan tidak berarti harus menghilangkan kata-kata yang dapat menambah kejelasan kalimat.2. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu. 1.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 45 . Contoh: Tim ini memiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wilayah seperti jumlah peserta.500.4 Kecermatan Yang dimaksud kecermatan adalah kalimat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1. dan penggunaan logika dalam kalimat. Contoh: Mulai hari Kamis ini Top Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. dan lain-lain. 3. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat.00.superordinat pada hiponimi kata. 4.2. Banyak para peninjau yang menyatakan bahwa perang yang sedang berlangsung itu merupakan Perang Dunia Timur Tengah. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kata. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan katakata yang berbentuk jamak. dan tepat dalam pilihan kata. kontrak pemain. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menerima beasiswa. 6. penyusunan kata. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi .

2. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. ibu sari. Penggunaan ejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. 6. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis.Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. 3. atau terhalang oleh sesuatu. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. atau seseorang. 2. dan sebagainya. buka (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). . Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko tertutup sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balik yang baik dan jelas antara unsur-unsur (kata atau kelompok kata) yang membentuk kalimat itu. Penggunaan kata tertutup dapat bermakna ganda. hubungan antara predikat dan objek. Kekurangan penggunaan tanda koma pada kalimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Kesalahan yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. apakah orang pandai di desa itu ibu.5 Kepaduan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecahpecah.

Kelogisan berhubungan dengan penalaran.1. Contoh: Kita harus mengembalikan kepada kepribadian kita orangorang kota yang telah te lanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak keluar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Kalimat di atas tidak padu. coba perbaiki kalimat di atas sehingga menjadi kalimat yang padu. 3. Contoh: Saran yang dikemukakannya kami akan pertimbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya ingin laporkan kepada Bapak. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 46 2. Contoh: Sejak lahir manusia memiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. 6. hindari kalimat yang panjang. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehingga sampai pada .6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisan ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku.2. atau kepada pihak lain karena merasa dirinya lebih kuat.

1988: 124 125) Contoh: Mayat wanita yang ditemukan itu sebelumnya sering mondarmandir di daerah tersebut. penalaran (reasoning) ialah proses mengambil simpulan (conclicusion. baik secara formal maupun nonformal. interference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang dianggap bahan bukti atau petunjuk (Moeliono. yaitu (1) Mayat wanita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 47 Menuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Hal ini wajar k arena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Dengan perkataan lain. tidaklah mudah. Dalam paragrap terkandung satu unit buah pikiran yang . tentu jawabannya mayat wanita. Jika kita bertanya. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Siapa yang mondar-mandir? . Banyak orang fasih berbicara. Jelaslah bahwa kalimat tersebut salah nalar.suatu simpulan. wanita itu sering mondar-mandir. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan. Kalimat itu berasal dari dua pernyataan. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. biasanya hal ini terjadi sesudah melalui latihan yang intensif.

Kata-kata yang digunakan adalah kata-kata yang bermakna lugas. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. kalimat utama atau kalimat topik. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakan komponen bentuk paragraf. mulai kalimat pengenal.1 DEFINISI PARAGRAF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 48 Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. Dengan kata lain. Perhatikan contoh di bawah ini lalu bagi menjadi beberapa par agraf! Tujuan karangan berbeda-beda. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. tidak bermakna konotasi. ada yang hendak mengungkapkan perasaan. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah . bahasa yang dipakainya tentulah berbeda. Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi.didukung oleh semua kalimat dalam paragraf tersebut. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiran. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan ilmiah. Perbedan ragam bahasa karangan ilmiah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut ini.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Himpunan kalimat ini saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Pada karangan ilmiah. Satu kesatuan pikiran dan satu kesatuan bentuk merupakan tuntutan yang . BAB VII PARAGRAF 7.

Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (coherencein meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion in form). 7.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3). dan proses.Tiba.(3). Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dalam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).(4).warisan yang tak ternilai harganya. waktu.Bernard P. ada dua hal pokok yang harus diperhatikan. koherensi paragraf ialah kepaduan isi paragraf. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraf.(1). Groslier.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa ini tdiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.harus dipenuhi sebuah paragraf. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).UNESCO mengemukakan gagasan bahwa Borobudur harus segera diselamatkan.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.Candi ini merupakan pusaka budaya. Perhatikan paragraf di bawah ini.2.Sejak 5 april .(2). ruang atau tempat. Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.Lahar panas mengalir menghantam . seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusul hamburan batu dan kerikil panas (1).Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.

serta rumah penduduk (5). berikutnya. jadi.sawah.2. antara lain: berdekatan dengan itu. maka. (g) hubungan tempat. sementara itu. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara lain: lebih lagi. (g) Elipsasi.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggalkan sawah serta ladangnya (6).2 SYARAT PARAGRAF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 49 7. antara lain: untuk itu. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itu. selanjutnya. (b) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. (e) hubungan tujuan. namun. sehubungan dengan itu.(c) Repetisi . perpaduan antarkalimat yang kokoh. antara lain: beberapa saat kemudian.(d) Sinonim.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. Untuk memperoleh a) Konjungsi. 7. faktor sikap dan pendidikan tidak dapat .2. (f) hubungan waktu.() Paralelisme. sebaliknya. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. (e) Hiponim. Jadi. Isilah di bawah ini dengan kata penghubung yang tepat! Dalam hal kemiskinan ini. di samping itu.2. untuk maksud itu. 7. (b) Pronomina. ladang. walaupun demikain. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan antarkalimat yang erat. lagi pula.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat.

Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang akrab. kami. Walaupun demikian. faktor budaya dan komnikasi.. 7. Pemakaian kata ganti ini berguna untuk menghindari p enyebutan nama orang berkali-kali.2. dia. Temanteman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 50 Boy yang demikian ittu. mereka.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dari rumah Boy. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selalu dijadikan suri teladan bagi yang lainnya. kamu. aku.. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. ..dianggap sepele. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. Setiap hari Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. ia. engkau. 7. kita. dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). dan nya..2. Adi dan Boy selalu siap sedia menolong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami kesulitan/kesukaran.... beliau.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragraf.pendekatan nonekonomi dalam memberantas kemiskinan perlu mendapat perhatian yang serius. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombong atau angkuh karena pujian yang sering Adi dan Boy Terima.2.

Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekaragaman budaya dan bahasanya. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. Bung Karno bersemakna dengan tokoh proklamator . Charley Chaplin ketika sudah menua merasakan sngat sedih.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadang-kadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kemaknaan. Kesemaknaan tidak terbatas pada kata dan kata.2. Keanekaragaman demikian mungkin menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional. Pada saat fajar mulai menyingsing. Monsieur Verdoux. 7. Hiponimi ialah hubungan makna umum dan makna khusus. Jika ia melawak. atau makna kelas dan makna subkelas.2. Misalnya. Waktu itu. Moto Bhineka Tunggal Ika mencerminkan tekad bangsa kita untuk menarik keuntungan dari keanekaragaman itu. 7.2. Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak . si anak menjawab. sebagian penduduk republik ini yang berada di strata sosial paling bawah sudah mengambil ancangancang . tidak mendapat ssambutan hangat. Bandung bersemakna dengan kota yang dijuluki Paris van Java .5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.2. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. pelawak terbesar di segala abad ini menikah dengan Oona O Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mcihael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda.

Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di luar air. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah . Begitu subuh berlalu. 7. Pak Tani dengan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 51 kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Sementara itu.untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. setiap orang mendapat harga diri dalam hubungan dengan lingkungannya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari datang. Begitulah.6 Penggunaan Paralelisme Cara yang berikut untuk membangun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. abang becak. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas batu.2. penduduk dari strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur.2. pedagang kaki lima. Cara ini melesapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dari lautan yang luas. Profesor tanpa mahasis wa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut.2. Pembuat makanan. 7. Pedagang sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.2.

paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Harga sebagian barang pokok bergerak naik.3. Secara umum dikenal paragraf deduktif. deduktif induktif.3. 7. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. dan dekriptif naratif. Gagasan itu selanjutnya. penduduk dari strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur Berdasarkan jenisnya. Sementara itu.pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. Pembuat makanan. abang becak. dan (3) berdasarkan fungsinya. 7. dijelaskan dengan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. pedagang kaki lima.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singkat dapat diartikan jalan pikiran yang sesuai dengan akal.3 JENIS PARAGRAF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 52 7. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dari lautan yang luas.1. Beras seminggu . bernalar sama dengan berpikir logis. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Pedagang sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragraf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. induktif.

3. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matang dan tertib. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.00 per kg.1.00 per kg.800.00 per kg menjadi Rp 4.1.00 per kg. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada orang lain.yang lalu harganya Rp 3500. Pancasila benar-benar sakti. Semuanya tetap dapat digagalkan.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. kini berubah menjadi Rp 4.000.00 per kg menjadi Rp 6. Lahirnya ide atau gagasan ini didahului oleh penjelasan. Memang.500.00 per kg.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf ini didasari pola nalar deduktifinduktif. Kadang-kadang. Terigu kini mencapai Rp 4. 7.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf. walaupun tidak seberapa naiknya. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupun dipreteli. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . Minyak goreng.00 per kg. 7.200.3. atau data. Gula pasir melonjak dari Rp 5.700. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Karena itu.800. tetapi secara nyata beringsut naik dari Rp 4. paragraf jenis ini ditandai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.200. keterangan.

tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Kabupaten Ciamis. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.1. 7.3. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daerah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. cerita.4 Paragraf Deskriptif. paragraf ini tidak mengemukakan ide pokok secara eksplisit. bahwa bahasa merupakan sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. 7. Ide paragraf terkandung pada semua kalima t yang membentuknya.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. Alangkah mengerikan. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu.53 Jelaslah. Dalam pengembangannya. Rumah-rumah beton di Pantai Pangandaran.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. Pantai yang begitu indah. Dalam tulisan ini kaan dibicarakan teknik teknik pengembangan seperti berikut : 1) Tanya jawab 2) Sebab akibat 3) Contoh atau ilustrasi 4) Alasan atau keterangan 5) Perbandingan atau analogi 6) Dedinisi 7) Deskripsi .3. atau proses sesuatu atau terjadinya sesuatu secara apa adanya.

kabarnya. Kalimat kalimat jawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. Ciri khas paragraf jenis ini ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain.3. dan 9) Penguraian 7.3. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. 7. mau membeberkannya ke luar kecuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya : memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. Lazimnya.1 Paragraf Teknik Tanya jawab Paragraf jenis ini dikembangkan dengan pertanyaan terlebih dahulu. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 54 Contoh : Mengapa Marsinah diculik lalu dibunuh secara kejam? Menurut sebuah versi. Ia. Jadi hubungan sebab-akibat ini merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.2.2 Paragraf Sebab akibat Paragraf sebab akibat yaitu paragraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat.8) Proses. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh perusahaan tempat ia bekerja.2. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. Contoh : .

Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, minyak pelumas, dan lain lain, harganya dinaikkan karena pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Jika biaya angkutan naik, harga barang akan naik pula karena biaya transpor harus diperhitungkan. Kenaikan harga ini akan dirasakan oleh rakyat. Karena itu, kenaikan harga barang dan jasa harus diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. 7.3.2.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya, paragraf contoh atau paragraf ilustrasi, paragraf jenis ini dikembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf, baik dengan cara deduktif, induktif, atau paduan keduanya. Contoh : Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kurang dari satu jam, bahkan bila diperlukan konsumen, pertunjukan bisa lebih singkat lagi. Demikian pula tari tarian lainnya dapat kita saksikan dalam Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah
BPDU-Universitas Widyatama

55 bentuk yang condensed. Di pantai pantai yang terbaik di bagian selatan Bali, terutama di kawasan Sanur, orang banyak yang

terkejut dan sedih melihat semakin ciutnya daerah bebas mereka untuk melakukan upacara yang mereka perlukan tanpa harus meminta ijin terlebih dahulu. Lebih menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman DILARANG MASUK . Salam dalam bahasa Inggris hallo di Bali sekarang ternyata berkembang menjadi bermacam macam arti ; paling sedikit ada dua arti. Arti yang pertama, salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing, dan yang kedua, Tuan belilah barang dagangan saya. Contoh contoh di atas

merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai nilai sosial dan agama di kawasan Bali. 7.3.2.4 Paragraf Alasan Perkataan alasan bisa diganti dengan keterangan sebab pada hakikatnya, alasan itu merupakan keterangan. Paragraf alasan ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjelasan yang bermakna alasan. Alasan alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. Contoh : Seluruh penjuru dunia sudah mengetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematikan. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut ini. Sementara itu, virus AIDS melesat mencari korban demi korban tanpa mengenal ras, umur, ataupun tingkatan sosial. Tidaklah mustahil, AIDS menjadi bom waktu yang pada sutau saat bisa memusnahkan manusia dari muka bumi ini. 7.3.2.5 Paragraf perbandingan

Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang menyangkut kesamaan maupun perbedaannya. Sebagai teknik pengembangan, perbandingan ini bisa bertujuan menjelaskan satu ha l lain sebagai pembanding, ata u menjelaskan kedua hal yang dibandingkan itu sekaligus. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah
BPDU-Universitas Widyatama

56 Contoh : Kalau kita perhatikan kalimat awal paragraf, tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat sifat masyarakat perdesaan. Yang dimaksud masyarakat perkotaan atau urban community adalah masyarakat kota yang tidak tertentu jumlah penduduknya. Tekanan pengertian masyarakat perkotaan juga terletak pada sifat sifat kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat perdesaan. Masyarakat perkotaan ini juga berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian, khususnya terhadap keperluan hidup. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dari kehidupan, seperti pakaian, makanan, rumah, dan sebagainya, maka masyarakat perkotaan, terhadap ha lhal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Orang orang perkotaan memandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan dengan pandangan masyarakat

3. mungkin pula dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah ini. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 57 7. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir.7 Paragraf Pemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragraf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesuatu yang lebih cenderung pada fakta daripada . Dalam sebuah paragraf definisi. Pada orang orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Contoh : Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. misalnya.2. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi.2.3. demokrasi merupakan sistem mentalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. dan berbuat. Bila ada tamu. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan pemerintahan oleh rakyat. misalnya. dan untuk rakyat. sebuah istilah mungkin didefinisikan. dari rakyat. paragraf definisi merupakan paragraf yang mengembangkan definisi atau pembatasan istilah. Demokrasi dalam pengertian ini hanya menggambarkan satu segi dari pengertian demokrasi yang sebenarnya. 7. Pada hakikatnya. Jika menghidangkan makanan. bersikap.sekitarnya. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng.

Kadang kadang urutan peryataannya tidak ketat. ruang. walaupun tidak selamanya. waktu. Yang terlihat hanya warna-warna merah.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian.2. Tak ada wajahwajah suram yang memancarkan rasa duka cita. Selanjutnya . Sesuai dengan namanya.. Artinya. wajah cerah. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. yaitu kain petak-petak hitam putih. dan lepaskan gigi pals unya (kalau ada).3. hening. paragraf proses ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau proses bekerjanya sesuatu. kali ini berubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. kain. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. Putih warna bajunya. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Para wanita mengenakan baju kebaya. telungkupkan badannya. senyap.khayalan. Angkatlah perutnya sehingga kepalanya . 7. dan selendang berwarna semarak. Sesuai dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Pemerian ini bisa berupa rincian tentang bentuk. dan berdirilah Anda mengangkanginya. paragraf proses tergolong jenis paragraf Deskriptif. peristiwa. Bersihkan mulutnya dari pasir atau Lumpur. Setelah sampai di darat. serta suara gembira yang gemuruh. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. putih ikat kepalanya. tempatkan kedua tangan Anda pada perutnya dekat rusuk bawah. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. atau keadaan. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. Sambil membungkukkan badan ke depan.

Kedua. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negara. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional. Kedudukan ini dimilikinya sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegaraan. paragraf . Bab XV.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan.2. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan fungsinya. Selain itu. penghubung. 7. Kedudukan ini dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Pasal 36. dan penutup. bahasa Indonesia memiliki dua macam Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 58 kedudukan. dalam perjalanan hidupnya. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. Paragraf ini berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. 7. 7.3.menunduk ke tanah dan air keluar dari mulutnya.3.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis ini dikembangkan dengan cara menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuatu. Selain itu. segeralah beri dia pernapasan buatan. paragraf dapat dibedakan menjadi paragraf pembuka. Dengan pernyataan lain. Jika pernapasannya berhenti. Pertama.3.3.

dewasa ini terdapat segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta. Walaupun demikian. sejak pemerintahan Orde Baru. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Dengan kata lain.3. Untuk memerangi kemiskinan. berbagai cara dapat ditempuh. dan rangkuman isi uraian atau resume. 7.3. 7.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. saran atau harapan.3. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan.pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. penegasan. kritikan. Indonesia tidak dapat berpuas diri karena di etngah-tengah lebih dari 180 juta Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 59 penduduknya.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf ini berfungsi mengembangkan isi wacana. Perhatikan paragraf di bawah ini lalu tentukan fungsi setiap paragrafnya ! Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal ini. seperti kesimpulan uraian. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara berarti. khususnya selama dasawarsa 1980-an. . paragraf pembuka itu harus menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya.3. sedangkan di pihak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

alasan lain seperti kebudayaan. . Di samping alasan ekonomi. adalah bagaimana menciptakan suatu masyarakat yang bebas dari beban penduduk miskin yang dilihat dari kacamata ekonomi tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mereka pekerja yang tidak ulet. faktor komunikasi. tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan.berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dari keadaan yang dihadapi. Bagi bangsa Indonesia. cara seperti ini jelas bukan pilihan karena tindakan atau strategi ini bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adalah menghilangkan penduduk miskin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. menurut teori ini. Para pengambil keputusan biasanya dihadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Dengan cara mengeliminasi penduduk miskin secara ekonomi. sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitasnya. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yang mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. dalam waktu yang singkat penduduk miskin akan menemui ajalnya. Seperti kita ketahui. dan yang tersisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lebih baik. Yang paling penting. terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia ini bukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Implementasi dari teori ini adalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuan apa pun.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 60 agar dapat berhasil memerangi kemiskinan. Dengan perkataan lain. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . Walaupun demikian. dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyuluhan.Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dari masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Menurut ukuran ekonomi. komunikasi. Memerangi kemiskinan nonekonomis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masyarakat Indonesia lebih baik daripada banyak negara. atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pengaruh yang positif. atau bahkan merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat beragamnya kebutuhan manusia akan menghasilkan pengaruh positif yang lebih besar. tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. Akan tetapi. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana. pendekatan multi disipliner harus dilakukan. Faktor budaya dari setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secara mendalam. Ini berarti usaha pemerintah yang lebih serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang ini harus didukung oleh semua pihak. bukanlah tidak mungkin.

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. Kertas kerja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang bersifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyajikan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) . Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). a. Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan. Jenis karya ilmiah ini merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. b. sedangkan kertas kerja ditulis untuk disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif.61 Karangan ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8 9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar.

Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: .1 DEFINISI KARYA ILMIAH 8.2 JENIS KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 62 e. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. kertas kerja dengan skripsi. f. tesis. Tesis ini sifatnya lebih mendalam dari skripsi (karya ilmiah S II).skripsi tidak langsung (studi kepustakaan) BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori atau dalil baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar doktor. Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar magister. dan (4) gelar akademik. Perbedaan antara makalah. dan disertasi dapat dilihat dari hal-hal berikut: (1) kegunaannya. (2) tebal halaman. (3) waktu pengerjaan.

sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. sikap berani mempertahankan hasil penelitian. sikap terbuka menerima pendapat orang lain. 6. b. d. Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber. sikap futuristik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. sikap kritis mencari informasi sebanyak mungkin. dan bagaimana. f.3 1. apa. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. 3. Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. sikap objektif menyatakan apa adanya. c. 5. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acuan dalam pembahasan masalah.4 MACAM SIKAP ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 63 e. 4. g. 8. Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif. Memperoleh kepuasan intelektual.1. Fungsi teori : . Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: a. Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan.3 MANFAAT PENYUSUNAN KARYA ILMIAH 8. sikap ingin tahu bertanya mengapa. 2.

a. 8. 3. dan tertib. kronologis. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. Digunakan untuk menjelaskan. 4. rasional dan dapat diterima akal. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. terurut. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adanya. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. Logis Artinya setiap keterangna dalam kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. 2. serta tidak diintervensi oleh kepentingan baik pribadi maupun golongan. diselidiki dan diusut alasan -alasannya. sebenarnya dan konkret. 5. teratur. fakta ) c. senantiasa faktual dan apa adanya.5 KARAKTERISTIK KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 64 6. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . menerangkan. Sistematis Baik penulisan / penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. s esuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar . Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjektif.

8. Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah harus baku artinya harus sesuai dengan bahasa yamg dijadikan tolak ukur / standar bagi betu l tidaknya penggunaan bahasa. 11. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. tata cara penulisan laporan penelitian yang berlaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap harus diperhatikan. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Memiliki pengalaman 3. Bersifat terbuka 4. pokok masalah harus dibatasi tidak boleh terlalu luas. Bersifat objektif . 10.menurut aturan ilmiah yang berlaku. 2. gamblang. 9. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah harus sampai ke akar-akarnya. 7. Penulisan sesuai den gan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. Menguasi teori . Seksama Baik penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. teliti. Jadi. dan sejelas-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguan-raguan dalam benak pembaca. supaya karangan tuntas.

Pemilihan Topik Cara memilih topik yang baik dalam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. Memiliki kemampuan berbahasa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 65 1. d) data itu objektif. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. Contoh: topik : perkantoran masalah apa : kepegawaian mengapa : pengawasan di mana : Pemda Jawa Barat waktu : tiga bulan kajian : praktik/penerapan Contoh: Lihat bagan! . b. Persiapan a. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengan menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik.5. b) topik itu paling menarik perhatian. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori -teori sebelumnya. f) memiliki sumber acuan.

4. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oriza Sativa) di Kecamatan Majalaya. dan 7. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi . sesuai dengan isi. kata kerja tersebut harus diubah menjadi kata benda. 5. tanpa ada singkatan atau akronim. 8. mengawasi pengawasan berfungsi fungsi atau jadi peranan bermanfaat pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sativa) di Kecamatan Majalaya. 3. harus bebentuk frasa. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. logis. 6. 2. awal kata harus huruf kapital kecuali preposisi dan konjungsi.6 LANGKAH-LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 66 Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. menarik perhatian.Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan : Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: 1.

2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.1 2. c. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengamatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.1 Latar Belakang Masalah 1.3 Tujuan Penelitian 1.1 .6 Sistematika Penulisan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 67 BAB II LANDASAN TEORI 2.4 Kerangka Teori 1.5 Sumber Data 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalam judul tersebut tidak ada lagi.2 Pembatasan Masalah 1.Padi (Oriza Sativa) di Kecamatan Majalaya.

1 5. e. mengolah. Pemeriksaan . melakukan wawancara. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. menyusun daftar angket.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. melakukan pengamatan di lapangan.3. 4.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. c. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian).2 RAGANGAN SKRIPSI SEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.1 4. d. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikan menyeleksi. b. 5. 3. mencari informasi/data dari kepustakaan. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. melakukan percobaan di laboratorium.

penomoran.7. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan.Pemeriksaan data (penelitian) dapat dilakukan melalui tahapan penerapan bahasa berikut: 1. 8. dan 4. misalnya. tesis. skripsi. perwajahan. penyusunan paragraf.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. bahan dan jumlah halaman. laporan penelitian. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 68 3. dll.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau beberapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. bagian-bagian karangan. penerapan EYD. setiap lembaga atau beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. dan . Catatan: Pada prinsipnya.7. 2. penerapan diksi/pilihan kata. 8. penerapan kalimat baku.

1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah meliputi berikut: kelengkapan awal. Untuk lebih jelasnya. lam piran data. 8.penyajian. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). laporan praktik kerja. tesis minimal 80 halaman.7. 8. halaman judul. kajian teori. daftar grafik.7. riwayat hidup penulis. dan disertasi minimal . dan penulisan indeks.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (21.7) dan tinta hitam atau biru. Kelengkapan awal meliputi kulit luar. halaman persembahan.3.3. sedangkan untuk skripsi minimal 40 halaman.0 x 29. tesis. pembahasan.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identik dengan jenis karangan ilmiah.7 KONVENSI NASKAH KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 69 Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. daftar tabel . kata pengantar. kelengkapan isi. 8. daftar singkatan dan lambang. kertas kerja. bentuk -bentuk karangan ilmiah dapat dilihat pada pertemuan sebelumnya. atau gambar (jika ada). dan kelengkapan akhir. dan disertasi. halaman pengesahan. 8. abstrak (dalam bahasa Indonesia dan Inggris). Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. halaman penerimaan (jika ada). Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dari 15 halaman. dan daftar lampiran. dan penutup.7. yaitu makalah. skripsi.

Huruf yang dipakai adalah times new roman ukuran 12 atau arial ukuran 11 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. sedangkan ukuran huruf untuk nama lembaga 16. kata pengantar atau prakata. daftar singkatan dan lambang. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul.3.3 Perwajahan Perwajahan adalah tata letak unsur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. daftar isi. spasi.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. 8. akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah.3. marjin atau tepi batas (pias). Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. Romawi Besar . abstrak. Contoh: b. 8. daftar tabel. daftar grafik. Perwajahan itu meliputi ukuran kertas. harus diperhatikan hal-hal berikut.250 halaman. 4 3 4 3 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 70 a. huruf yang dipakai.7.7. sedangkan abstrak adalah satu spasi. Dari perwajahan ini.

bab teoretis. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. bab analisis data. (dalam makalah). 2. Akan tetapi. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0 daftar pustaka. Sistem Penomoran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Angka terakhir dalam sistem dijital tidak diberikan titik seperti 1. Apabila ada penomoran sistem dijital antara angka Arab dengan huruf. dan bab penutup). harus .1 Latar Belakang Masalah. Landasan Teori dll. d. ABSTRAK iv DAFTAR ISI vii BAB II LANDASAN TEORI BAB III ANALISIS DATA 9) dimulai bab I sampai d engan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 71 e. c. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertuliskan dengan huruf kapital. 3.Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bab pendahuluan. bab metode dan objek penelitian.2. nomor halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. Pendahuluan.

2 Identifikasi Masalah 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.a. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.2.dicantumkan titik seperti 3.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU DAFTAR ISI vii viii BAB I PENDAHULUAN 1 23 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah .6 Rancangan Analisis Data 1.2.3.3. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.2 Kegunaan Penelitian 1.1 Tujuan Penelitian 1.

2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. penyajian meliputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dari jilid sampai dengan lampiran).2 Kegunaan Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.BPDU-Universitas Widyatama 72 BAB I PENDAHULUAN 1.3.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagianbagian karangan ilmiah (bagian mana yang harus didahulukan dan bagian mana yang harus dikemudiankan) 8.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.2.8.1 Bagian Pembuka .6 Rancangan Analisis Data 1.1 Tujuan Penelitian 1.8.7.3. 8. pengutipan.8.5 Metode Penelitian 1. dan konvensi.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1. 8.1 Latar Belakang Penelitian 1. penulisan daftar pustaka. Dengan kata lain.

8. nama lembaga pendidikan (jurusan.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian akhir dari karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka. 8. Contoh: . daftar isi.2. dan bab penutup. halaman persembahan. indeks. abstrak (dlm bhs. universitas). bila ada). daftar riwayat hidup. halaman judul.8 2.8 2.4 Bagian Pembuka 1. dan lampiran. fakultas. Judul Karangan (Kulit Luar) Dalam kulit luar.8 SISTEMATIKA KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 73 pembahasan (analisis data). Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat pada pemilihan topik dan penentuan judul. dan tahun penyusunan. bab 8. daftar tabel dan grafik.2 Bagian Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan.Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid). dan daftar lampiran. 8. nama kota. prakata. Dengan kata lain. a. nama karangan ilmiah. bab landasan teoretis. harus dicantumkan judul karangan (dengan subjudul. 8. bag ian isi merupakan penelitian si penulis. Inggris). keperluan penyusunan. halaman pengesahan. nama penyusun dan NPM. logo. bab objek penelitian. daftar singkatan dan lambang. Indonesia dan bhs.

Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. dan nama jurusan. M. e. c.PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM U PAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Penyusun . Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis den gan memakai huruf kecil kecuali nama mata kuliah. TESIS. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ilmiah. DISERTASI dll. (ditulis di tengahtengah). Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 74 Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. SKRIPSI.M. kegiatan. S.H. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soelistiyono..

dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14). Ahmad S. g. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 75 JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG . c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua.Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden Rindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. universitas atau sekolah tinggi. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. nama kota. b) Penulisan n ama tidak dibenarkan memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. Oleh: f. Dicantumkan nama fakultas.

ANAK JUDUL-----------SKRIPSI --------------. diketahui ketua jurusan.tujuan penulisan------------------------------------------Dosen Pembina: . NPM. ----------------.2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. tetapi dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk.JUDUL---------------. 3.ANAK JUDUL------------TUGAS --------------. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal 2.JUDUL---------------. pembimbing anggota.tujuan penulisan------------------------------------------Oleh: Nama NPM -----FAKULTAS----------. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dengan kulit luar (jilid).UNIVERSITAS-----------KOTA------TAHUN------------------. dan disahkan oleh dekan.: ----------. nama penyusun. pembimbing utama.: ----------.

metode penelitian. bapak. c. adik. Biasanya berisikan ayat-ayat suci agama. suami.UNIVERSITAS-----------KOTA------TAHUN--- Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 76 4. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. 5. Abstrak Abstrak mencerminkan seluruh si karangan dengan mengungkapkan a. hasil penelitian.Nama dosen Oleh: Nama NPM -----FAKULTAS----------. kakak. Halaman Persembahan Lembaran ini bersifat subjektif. Persembahan disajikan untuk orang-orang terdekat (ibu. Artinya. judul karangan. istri. d. permasalahan. b. atau anak). HALAMAN PENGESAHAN ----------JUDUL----------: . dan e. tujuan penelitian.

nama. nama. Diketahui Ketua Jurusan ----. Bambang Soelistiyono.M. S. Gelar HALAMAN PENGESAHAN Judul: -----------------------------------------: -------------------------------------Nama: -------------------------------NPM : --------------------------Disetujui oleh: Pembimbing Utama. gelar Disahkan Diketahui Dekan Fakultas -----. nama. Jumlah kata dalam . M.. gelar Pembimbing Pendamping.H. Ketua Jurusan ---- Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 77 Abstrak ini disajikan dengan jarak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. nama.------ANAK JUDUL-----Disusun Oleh: ---Nama-----NPM--Disetujui oleh: Pembimbing Utama. gelar Disahkan Dekan Fakultas -----. Pembimbing Pendamping.

untuk. Tanggung jawab ilmiah penulis. Ketentuan mengenai . 3. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama dengan penulisan daftar tabel. pada.. dan nama penulis.abstrak yaitu sekitar 200 500 kata. 6. 7.. 16 . juga mencantumkan tabel yang merupakan gambaran analisis data.. dll) dan konjungsi (dalam. dari. dan 6. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pendapatan Masyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup . selain menganalisis data dengan saksama. 9. Judul karangan. .5 . 5. tanggal. 34 8. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap.. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan harus memakai huruf kapital atau tidak. Ucapan terima kasih. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai huruf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilmiah. Penulisan tempat. 2. ke. dll). skripsi berisikan hal-hal berikut: 1. 4. Harapan-harapan penulis. misalnya. Puji syukur kepada Tuhan.

Pendahuluan. surat izin penelitian. dan 5. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (selanjutnya disingkat BI). Namun. Objek penelitian. kuesioner atau pedoman wawancara. dan daftar riwayat hidup. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 78 10. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah.bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan penulis. peta lokasi. hal yang perlu dipahami dalam penulisan daftar singkatan itu harus konsisten. kajian teori. foto-foto. Penutup. 3. disusun secara alfabetis. 2. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai berikut: ditulis dalam bentuk lengkap terlebih dahulu. Daftar Lampiran Daftar lampiran memberikan informasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. yaitu sebagai berikut: 1. 4. Bab ini juga memuat landasan kerja dan arahan dalam penyusunan . 1.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi ini dibagi menjadi empat atau lima bagian. 8.8 2. Analisis data (pembahasan).

c. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah ini bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga kesenjangan ini menimbulkan rumusan permasalahan. Latar Belakang Masalah Bagian ini merupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi : a) Peneliti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi.karangan ilmiah. a. b. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. latar belakang ini harus berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. Jawaban pertanyaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 79 tersebut akan disajikan dalam simpulan. Oleh karena itu. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk pertanyaan. Identifikasi masalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena p okok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Pada bagian ini. diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan sasaran yang akan dicapai atau .

dihasilkan dalam penelitian ini. (1993). e. Untuk mengkaji verba. Sugono dan Indiyastini (1994). Metode analisis (lapangan) . dan Sudaryanto (1994). Alwi dkk. Tadjuddin (1993). Metode penelitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis sedangkan teknik penelitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. akan digunakan teori Chafe (1993). 1. sedangkan kegunaan penelitian merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Kerangka teori ini harus menggambarkan tata kerja teori tersebut. Contoh: Dalam teori ini. Purwo (1998). Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. Prinsip-prinsip ini berguna untuk memberikan arahan dan langkah untuk membahas masalah yang akan diteliti. digunakan teori Badudu (1992). d. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. akan digunakan teori -teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Metode dan Teknik penelitian Penelitian ilmiah harus mempergunakan metode dan teknik penelitian.

penelitian -penelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. g. Dengan . Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelitian dilaksanakan.metode eksperimen di laboratorium metode sensus angket metode survai wawancara metode studi kasus sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Misalnya. Dalam bab ini. novel. identitas sumber data tersebut harus dicantumkan. Kajian Teori Bab ini berisikan uraian tentang teori -teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau diteliti. Sumber data ini merupakan bahan yang diteliti. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah harus menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. Bisa saja. dapat digunakan sample dan populasi. 2. majalah. Jika sumber data itu banyak dan beragam. surat kabar. tabloid. (2) analisis kualitatif Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 80 f. Jika penelitian ini berasal dari buku. disertakan alasan-alasan yang logis. Dalam sampel dapat diambil satu contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. sedangkan populasi adalah kumpulan seluruh data yang akan diteliti.

interpretasi penulis. a. (b) struktruk organisasi. 4. d an penemuan pendapat baru yang diformulakan (bila ada). . Objek Penelitian Dalam bab ini. pendapat tersebut masih bisa dipakai. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab ini yaitu (a) sejarah objek penelitian. Simpulan Bab ini berisikan simpulan yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan. menerima. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data merupakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab ini dilakukan kegiatan analisis data. tetapi apabila teori lama masih relevan. dan (c) kegiatan objek penelitian. dijelaskan keadaan lokasi penelitian atau objek penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Bab ini juga merupakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. pembahasan ini harus konsisten dan relevan dengan bagian sebe lumnya. atau menguatkan teori yang sudah ada.demikian. pemecahan masalah. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan berusia 5 tahun kebelakang. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. 3. mempertanyakan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 81 5. sintetis pembahasan. penulis dapat menolak. interpretasi. Simpulan ini adalah uraian seluruh analisis. Oleh karena itu.

Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Misalnya penulis mengkritik tindakan korupsi di lingkungan kantor pajak. daftar kamus. dan lampiran.2. daftar riwayat hidup. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal ini bisa bersifat subjektif. 1. 8. Daftar Riwayat Hidup . Saran ini ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan.8. Simpulan ini pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian.3 Bagian Akhir Bagian akhir atau kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. Dengan adanya daftar pustaka. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Catatan: Saran ini bukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertentu. 2. pembaca bisa mengetahui sumber acuan yang menjadi landasan dalam pengkajian. Daftar Pustaka Salah satu yang harus ada (mutlak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Saran Saran merupakan rekomendasi atas hasil penelitian untuk menindaklanjuti penelitian selanjutnya. b. 3. Daftar Kamus Daftar kamus harus dibedakan dengan daftar pustaka.dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis.

kutipan dalam karya ilmiah itu dibagi atas dua jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Data penelitian. misalnya. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu berupa frase. Surat izin penelitian. a. a. Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. 2.Daftar riwayat hidup berisikan biodata penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidikan dan pengalaman kerja. Indeks. Fungsi kutipan adalah (a) sebagai bukti untuk menunjang pendapat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. 1. b. Angket c. atau kalimat. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. Kutipan langsung . Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 82 4. Acuan wawancara. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. d. dan e.

. b.----------------. Teknik Pengutipan c.teks-----------------. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). 1994: 56). Awal kutipan memakai huruf kapital. b. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. Diikuti nama akhir pengarang (marga). d.dapat dibedakan pula atas : 1.. 8. Contoh: -------------------------------. tahun terbit buku. 2 spasi 2 spasi . Penulis mengambil intinya atau topiknya saja. halaman buku. Spasi kutipan adalah dua spasi.. e. 3.teks----------------------------------. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. kutipan (Badudu. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat baris Pengutipan ini dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a.9 PENGUTIPAN DALAM KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 83 c. . 2.2 spasi -----------------------. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat baris. ---------------------------------. Kutipan langsung yang lebih dari empat baris. penulisan ini dapat disajikan di awal atau di akhir kutipan.

Contoh: ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------. b. Kutipan disatukan dengan teks. b. Awal kutipan memakai hurup capital. d. f. Kutipan tidak langsung Pengutipan ini dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. (Badudu. e. 10 ketukan . tahun terbit buku.2spasi ------------------------teks----------------------------------------.2 spasi ---------------------------------------------------------------------------------------2. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi.kutipan . 2 spasi e. 5 ketukan 10 ketukan dari sebelah kiri --------------------------------------------------------------------.5 spasi. penulisan ini dapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Kutipan langsung yang lebih dari empat baris Pengutipan ini dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Semua kutipan dimulai dari 7 teks. Spasi kutipan adalah dua spasi. halaman buku. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). 1994: 56).. c. Diikuti nama akhir pengarang (marga). Dipisahkan dari teks 2.teks---------------------------------------------. .5 spasi 2 spasi .d.

. Mencantumkan nama akhir pengarang (marga).2 spasi ----------------------------------------------.teks-------------------------. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku selalu berdekatan . tahun. e. d.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 84 c. berpendapat bahwa dll. . Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. mengemukakan bahwa. a.teks ------------------------------------------------------------------------. 4. menyatakan bahwa.2 spasi ---------------------------------------------------------------------Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa 2 spasi kutipan ---------------------------------------------------. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Tidak memakai tanda petik dua. dan halaman. Contoh: ---------------------------------. Menurut Badudu (1994: 56) dalam bukunya Pelik-Pelik Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adalah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalimat adalah (benar) b.

(1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. . harus disertai dengan penjelasan.. Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di awal. h. Apabila ingin mengadakan perubahan. d. i.Baduduber pendapat bahwa . atau akhir teks. . e. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak miring. g.. Penulis boleh memberikan pendapat atau komentarnya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. . Kutipan langsung selalu memakai tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. Penulis tidak diperkenankan untuk mengadakan perubahan (katakata) dalam kutipan. Apabila ada kesalahan dalam penulisan baik EYD atau pun ketatabahasaan. kalimat adalah . Jika nama pengarang ada dua. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . tengah. Kutipan tidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. 85 f.

Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dari kutipan karya ilmiah orang lain. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda titiktitik [ ---------------------------------(Badudu. bentuk penyajiannya adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa .10. k. Dalam pengutipan pendapat orang lain. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. 8.]. Badudu.Badudu (1995: 34) berpendapat j. dkk.. Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). tetapi tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. (1996: 35) . n. 8. Kutipan yang berasal dari ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dipakai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercaya karena harus diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). nama akhir pengarang pertama yang ditulis dan diikuti dkk. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. l. o.. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. m.10 DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAFI) Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah . 1994:45) .

dan tempat terbit. Memiliki identitas buku. Diambil dari suatu buku. dsb. Setelah itu. b.10. makalah.10. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. 8. Menginformasikan bahwa karya ilmiah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dari karya ilmiah terdahulu. c.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dari daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1. nama penerbit. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah berikut: a. yang dibalikkan adalah nama pengarang pertama. cetakan atau edisi. 3. nama marga atau unsure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. Bila nama pengarang ada dua. surat kabar. internet.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pustaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. 8. majalah. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan).BPDU-Universitas Widyatama 86 8. tahun terbit. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. 2. Contoh : Emil Salim dan Philip Kotler Salim. 2. yaitu judul.10. orasi dalam karya ilmiah. Emil dan .

Philip Kotler. atau tanpa lembaga. Judul buku harus dicetak miring dalam komputer atau digarisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. Djoemad Tjiptowardojo Salim. skripsi. e. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dari buku bahasa asing. atau et. tesis. Emil.Philip Kotler d. m. baris yang kedua atau selanjutnya dimulai dari 1 tabulasi (5-7 ketukan). f. penerjemah ditulis sesudah ed isi atau judul buku. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. k. nama pengarang pertamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. all. n. Judul artikel. g. Bila ada edisi/cetakan ditulis sesudah judul buku. Gelar akademik tidak dicantumkan. Contoh: Emil Salim. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. dkk. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 87 j. l. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. Bila tidak terdapat nama pengar ang. nama departeman atau lembagalah yang ditulis. nama pengarang itu diganti dengan garis . i. tulislah tanpa pengarang. Bila dalam satu buku diperlukan dua baris atau lebih. nama pengarang ditulis satu kali. h. Jika seorang pengarang menuliskan lebih dari satu buku. bila tidak ada kedua-duanya. perpindahan dari satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi.

Fatimah. Bandung: PT Eresco.---(judul buku: anak judul)---. nama tempat (diakhiri titik dua). Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. Bambang Kaswanti. nama diri (diakhiri titik). Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. o. urutan penulisannya diikuti nomor urut a. 1spasi 2spasi ---(marga)--. dsb. 1993. Jakarta: Kanisius. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. Tata Bahasa Kasus dan Valensi Verba dalam PELLBA 2. Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian . judul buku. Nama keluarga/marga. (tahun terbit)--.panjang atau tanpa garis panjang. b. q. Purwo. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dari seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. -----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. c. Perhatikan urutan penulisan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . r. 1spasi Djajasudarma. (tahun terbit)--. tahun terbit. (dipisahkan koma). (diakhiri titik). T. ---(Edisi)---.---(nama kecil)---. -----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.----(judul buku: anak judul)----(Edisi)---. nama penerbi t (diakhiri titik). cetakan (diakhiri titik).---(nama kecil)---. 1989. p. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring).

org/june33/95. Bandung : PT Eresco.---(nama kecil)---.S.---(Edisi)---. J. 1 spasi Djajasudarma. Pelik-Pelik Bahasa Indonesia . Bandung : PT Eresco. 1 spasi (tahun terbit) ---(judul buku: anak judul) ---. Melalui http://www. Sitaksis Bahasa Indonesia. Fatimah.html [June/17/03] bln tgl thn Pelatihan 1. 1993a Semantik 2: Pemahaman Ilmu Makna.---(Edisi)---. Rujukan elektonik Boon. J. 1993b Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian . Balai Pustaka. 1998 2. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 .88 Bentuk kedua ---(marga)--.S. ----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Badudu. ----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Badudu. Jakarta.---(nama kecil)---. 1996 3.joe. Pustaka Prima Bandung:. Hasan Alwi dkk. J. T. (tanpa tahun) Anthropology of Religion. 1 spasi (tahun terbit) ---(judul buku: anak judul)---.

cetakan kedua. Aspect of Teory of Syntact. 1991 7. 1965 1. Ilmu Tata Negara adalah ilmu yang mempelajari negara-negara tertentu. Wallace L.al. Judul buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU Pengarang : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna Identitas buku : 2001 halaman 22. Abdul Chaer. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau majalah-majalah. Nusa Indah. 1970 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 89 6. Chicago. Bandung. 1994 5.4. Judul buku : Komposisi Pengarang : Gorys Keraf Identitas buku : 1980 halaman 43. Meaning and Structure of Language. edisi pertama.Chafe. Bahasa Indonesia Deskripsi dan Teori Yogyakarta. Buatlah kutipan langsung dari data di atas dan sertakan juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Cambridge. Rineka Cipta Jakarta.F. CV Pustaka Setia. Ilmu Tata . The University Press. Ende-Flores. Alieva. et. yaitu bagaimana pemerintahan suatu negara disusun dan dijalankan dari tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. The MIT Press. Noam Chomsky. Lingusitik umum. Kanisius. N.

JAWA BARAT . BANDUNG. Perum Balai Pustaka.Negara memusatkan diri pada kajian kekuasaan negara. Buatlah kutipan langsung yang lebih dari 4 baris dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. alat-alat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Badudu Hans Lapoliwa Identitas buku : 1993 halaman 60. Moeliono Harimurti Kridalaksana J. cetakan ketiga. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 91 UJI ALKOHOL DAN BERAT JENIS SUSU SAPI PERAH DI KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG. Jakarta. Judul buku : Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesi a Pengarang : Hasan Alwi Anton M. dan hubungan antarperlengkapan negara itu. S. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 90 Kalimat adalah bagian terkecil dari suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

SKRIPSI disusun untuk dipertahankan dalam Sidang Sarjana Ilmu Peternakan pada program studi Teknologi Hasil Ternak Oleh: Toni Ryadi Tisnawan JIO94079 JURUSAN TEKNOLOGI HASIL TERNAK FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 1999 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 92 FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Satu Program Studi Ilmu Administrasi Negara Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 .

Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah .SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 93 FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati.

Hj. M. M.Si. Djoemad Tjiptowardojo. M. 429301071 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 95 HALAMAN PENGESAHAN Judul : Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai Di Lingkungan . Sri Lestari. 428001001 Pembimbing I.A. Drs.BPDU-Universitas Widyatama 94 HALAMAN PENGESAHAN FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 Disetujui oleh: Disahkan oleh Ketua STIA Bagasasi Bandung. Dra. H.B.... Dra. 428901043 Pembimbing II.M. Hersusetiyati.

Bahasa Jurnalistik dan Komposisi . dkk.A. Jakarta : Erlangga. J. Bandung: Pustaka Prima.M. . Anwar. S. H.M.S. 428301007 Pembimbing II.Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Nama : Komar Kurnia Candra Nomor Pokok Mahasiswa : 4222050046 Disetujui oleh : Disahkan oleh Ketua STIA Bagasasi Bandung. Drs. 1989. 1993. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Hersusetiyati. Bambang Soelistiyono. Djoemad Tjiptowardojo. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia . 1979. Dra.B. Jakarta : Balai Pustaka. Hasan. Alwi. 428001001 Pembimbing I. 429301071 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 96 Daftar Pustaka Achadiah. Sabarti dkk.H. Rosihan.. M.. Jakarta : Pradnya Paramita. M. M. Membina Bahasa Indonesia Baku.. 1981. Badudu.

Cet. Depdikbud. 1985. Hombean Press. X. 1980. 1991. 1980. 1990. Ende. Helmut (ed). Keraf.. J. South Carolina. Some Fundamental Linguistic Concepts. South California. J. Filsafat Ilmu. Cakrawala Bahasa Indonesia 1. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Depdikbud. Handbook in Reseach and Evalution. 1981. Stephen. J. Hombean Press. 1987. Language and Its Structu re.S. 1981. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. 1981. Gorys. Depdikbud. Langacker. 1991. 1992. Flores. Language and Communication . Jakarta : Balai Pustaka. Ronald W. Membina Bahasa Indonesia Baku 2 . Badudu. San Diego : Edith Publisher. Esau. Language and communication . Kamus Besar Bahasa Indonesia. Helmut (ed).Badudu.S. Pedoman Umum Pembentukan Istilah. 1993. IA. Penerbit Nusa Indah. Jakarta : PT Gramedia.S. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 97 Isaac. Harcourt Brace Jovanovich . Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. second edition. Bandung : Pustaka Prima. Depdikbud. Komposisi. Depdikbud. Jakarta : Gramedia. Inilah Bahasa Indonesia yang Benar. Badudu.

1993. New York. Ukun. 29 Oktober 1987. Moeliono. Hans. Bandung 98 Tadjuddin. 1988. 1993. Jawa Barat. Kembara Bahasa. Kongres Bahasa Indonesia VI. Lapoliwa. Evanston. London. Pertemuan LInguistik Lembaga Atma Jaya Kelima (Pelba V). 1985. 1987. Bandung Dasar Bahasa Indonesia Baku. Penalaran dan Pembuatan Paragraf dalam Karangan Ilmiah. dlm. . Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Suryaman Ukun. Laporan Penyusunan. 1971. Effective Feature Writing. Harper & Row. Publishers. Dasar : Alumni.. Toeti Herati. Tata Istilah Indonesia. Penerbit PT Gramedia. Noerhadi. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama Dasar Bahasa Indonesia Baku. Makalah untuk Penyuluhan Bahasa Indonesia. Dasar : Alumni. Clerence A. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa : Beberapa Pokok Pikiran. 1989. Tadjuddin. 1984. Schoenfeld. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Wawasan Tridharma. Unpad. Suryaman. Sistem Pengajaran B ahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. 1991.d. Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dari 26 s. Jakarta. 1978. New York Atlanta. Kopertis Wilayah IV. Moh. Anton M.Inc. Muchtar. Bahasa sebagai Penggambaran Dunia.

Tadjuddin. 1994. Komposisi dan Penalaran, Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran, Kanwil Depdikbud, Jawa Barat. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama
LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II

Latihan Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring
1. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. 2. dr. Budiman itu sangat ramah. 3. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 4. Kepala lembaga administrasi Negara Prof. Dr. Bintoro,Msc. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri harus diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 5. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun ini menurun. 6. Dalam seminar itu Presiden Sus ilo Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmunya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 7. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. 8. Yaser Arafat, pemimpin Bangsa Palestina, pernah berkunjung ke Indonesia. 9. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. 10. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 11. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda.

12. Biasanya, umat IsIam seluruh dunia merasa sangat berbahagia pada Hari Lebaran. 13. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dikumandangkanlah proklamasi kemerdekaan republik Indonesia. 14. Sukarno-hatta memproklamasikan kemerdekaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 15. Kapal-kapal laut dari wilayah timur yang akan memasuku timur tengah harus melewati terusan suez. 16. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 17. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. 18. Pasal 36, Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. 19. Menurut Undang-Undang Dasar kita, semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 20. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08.00. 21. Kita harus mhormati ibu dan bapak kita. 22. Idrus mengarang buku Dari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 23. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbitkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. 24. Huruf pertama kata ubah ialah u. Jadi, jika kata ubah ditambah awalan me- akan menjadi mengubah bukan merubah. 25. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti Selamat

datang . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama
LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II

Perbaiki Penulisan Kata Yang Salah!
1. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! 2. Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dari korupsi. 3. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 4. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 5. Indonesia menganut faham anti komunis. 6. Allah mempunyai sifat maha sempurna. 7. Segala tindakan kita harus berdasarkan peri kemanusiaan dan peri keadilan. 8. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 9. Narapidana itu baru keluar dari penjara. 10. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 11. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 12. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 13. Mereka masuk satu persatu. 14. Harga kertas itu Rp24.000,00 per rim. 15. Sekalipun sering ke Jakarta, sekalipun dia belum pernah ke TMII. 16. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga

21. 5000 angkot metro mini. 25. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 23. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. analisa . konstruksi 2. 17. Satu pertiga dari bagian saya. 20. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. 18. dan 100 bus kota. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 22. ia tetap kurus. klasifikasi 3. 24. Siapa yang mempertangung. 19.dinaikkan. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerika dari Bank Dunia. Majalah itu terbit per bulan. Sekalipun belum memuaskan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II Perbaiki penulisan unsur serapan yang salah di bawah ini! 1. akan diberikan padanya. Apapun yang dimakannya. sistim 4.jawabkan persoalan itu.

morel 18. karir 23. standarisasi 13. kharisma Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II . sekripsi 22. kongkrit 25. aksesori 20.5. materiel 17. teoretis 19. komplek 8. varietas 9. kavaleri 15. effektif 11. metoda 6. equinox 14. aktifitas 24. haemoglobin 21. ekslusif 16. kondite 10. kordinasi 7. psykologi 12.

Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi 9. SMA Negeri XX 8. Universitas Widyatama mempunyai empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M 4. 12. Badudu J S 1998 Pelik-Pelik Bahasa Indonesia Bandung Pustaka Prima. 13. a n u p sdr dkk 5. 11. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 16. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan suatu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Tebal buku itu 1150 halaman 6. Abdul Hadi W M 3. 14. . 7. Teknik Fakultas Bahasa dan Fakultas Desain Komunikasi Visual. 2. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 15. 17. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar -benar dilindungi. W S Rendra. Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 10. Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi hari ini hujan. Produsen minyak OPEC Arab Saudi sudah mengusulkan su paya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel.Latihan Pemakaian Tanda Baca 1.

Begitu pula halnya jika tidak tepat. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 23. Lailatul Qadar malam bernilai. coba Anda kemukakan alasannya. Jika menurut Anda tepat. Mereka menterjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. . Tugas yang sedang kita laksanakan kait-mengkait dengan tugas orang lain. 20. Tepat atau ti dak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah ini. Ia memakai celana cutbrai. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI.19. 25. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 S PKI. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 21. 22. 24. 3. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Kini giliran Anda untuk berpendapat. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. coba Anda kemukakan alasannya. Betulkah kita sudah menyintai bahasa Indonesia? 4. Sajak Aku karangan Chairil Anwar. 1.

Usaha koperasi tersebut. Jika dipandang perlu. ditujukan untuk menyejahterakan anggota. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. kita bisa merubah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Beliau selalu memparkir mobilnya di samping kantor.5. 13. 8. 6. Kita harus mulai menterapkan Gerakan Disiplin Nasional pada diri kita masing-masing. 11. 16. 10. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . TVRI Stasiun Bandung sering mentayangkan acara wayang golek. Sebagai pegawai yang baik. sepatutnyalah kita mentaati segala peraturan yang berlaku. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempengaruhi bahasa Indonesia. 7. antaar lain. 15. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersialkan jabatannya. Pemerintah kini mensinyalir adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. 9. Kami sudah mencoba mengkomunikasikan gagasan itu kepada seluruh karyawan. 17. Mengapa kita tidak mencoba mempopulerkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. tetapi hasilnya belum kami ketahui. 14. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensyukuri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati.

20. Kita harus bercermin pada perjuangan mereka agar kita dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. 19. Setiap hari dia selalu menyemir sepatu suaminya hingga mengilat seperti sepatu baru. Hampir semua instansi pemerintah di wilayah Jawa Barat langganan koran Pikiran Rakyat. tetapi tekadnya demi kepentingan kita bersama. Berdasar kesepakatan bersama dalam rapat. 5. PT Abadi Nanjaya memproduksi bahan keperluan rumah tangga. Air sungai yang beriak itu kini sudah bewarna hitam. Selain berjualan pupuk. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah ini. 8. 1. beliau diangkat menjadi pemimpin perusahaan. mereka juga berternak ayam dan kelinci. 4. 3. Kami tidak berkeberatan jika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan ini. 6. Kami sudah mempercayakan kegiatan ini kepada seluruh anggota panitia. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. . Saya kerja sebagai pegawai negeri sudah cukup lama 7. Boleh saja kita beda pendapat.18. 2.

4. Kertas di atas meja beterbangan karena tertiup angin. 18. kita harus tanggung jawab atas ketertiban lingkungan sendiri. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. Hal itu sudah telanjur saya katakan. 12. 16. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut? 1. 10. Pergi ke kantor. ternyata kegiatan tersebut tidak berdampak negatif. . Tas Bapak tertinggal di rumah. Banyak karyawan yang belum berumah tangga sampai sekarang. 19. Anak-anak telantar harus kita santuni. sampai jumpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Sudah tiga bulan saya tidak bertemu dengan sahabat. Anaknya senang berpetualang ke rimba belantara. Setelah diamati secara saksama. setiap hari saya jalan kaki saja. Saya datang ke sini sama beberapa orang rekan sekantor. 20. Pasien itu tidur terlentang di tempat tidur. 15.9. Tetangga saya bersuamikan orang Amerika. Penonton. 13. 11. Sebagai warga yang baik. 2. 3. 14. 17. Anak saya masih bersekolah di sebuah akademi.

8. Perluasan dan pelebaran jalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. 4. 3.5. 9. 10. Ambruknya jembatan itu di luar perhitungan kontraktor. 7. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Bagaimana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah ini menurut Anda? 1. 6. Selain ada angkutan kota. . 5. Penakwaan umat Islam kepada Alloh Swt. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 2. Setiap anak mendapatkan perlakuan yang baik dari orang tua. Pendokumentasian surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. Bumi Serpong Damai merupakan daerah pemukiman baru di Jawa Barat. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 12. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemeringkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Pemain Indonesia berhasil menjadi juara perorangan dalam turnamen itu. Indonesia itu terentang dari Sabang sampai Merauke. 11. Pengletakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. ada juga angkutan pedesaan. Kami memperoleh pengarahan dari Bapak Gubernur. Pasien itu mengalami pendarahan pada bagian kepalanya. 13.

14. 2. Mereka mempertinggikan benteng pertahanan di perbatasan. 5. 1. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakan perlucutan senjata. 6. 8. Camat membawahi lurah atau kepala desa. Setiap HUT RI diadakan pelombaan maraton di kecamatan. Dokter itu memperingatkan pasiennya agar tidak banyak bergerak. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Berdasarkan contoh-contoh di atas. Para petani menanami kebunnya dengan sayur-sayuran. 4. 7. 9. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 10. 15. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Mereka menemui kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. Setelah berdoa. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA . 3. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. kami mempersilahkan duduk kepada hadirin. Saya belum dapat memberitahukan Anda tentang kabar itu. Kami belum tahu siapa yang aka n menggantikan ongkos perjalanan kami.

1. .S-P-O 5.KB-KS) 2. S-P. 5. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. K. Lemari itu tidak keangkat oleh empat orang. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB V Pelatihan Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah ini! 1. S-P-O. 2. S-P-O. KB-KK. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. S-P (KB-KB. Meja tulis itu tidak keangkat oleh tiga orang. K-S-P-O 4. Buku saya kebawa teman saya kemarin. 3. 4.P-O. 7.BAB III Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat-kalimat berikut. K-S-P-O. S-P 8. S-P-O-K 6. S-P-O-K 3. S-P-O-K.O S-P-O 9.S-P-O S-P-O.

3. 7. 8. Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke . Rumah-rumah dibangun oleh pengembang.10. Pesawat-pesawat yang mana dapat mengarungi Lautan Atlantik biasanya bermesin jet. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. Dari 100 angket yang disebarkan hanya 75 yang memberikan jawaban. S-P-O-K S-P-K . 5. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. 9. hal mana patut disesalkan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB VI Pelatihan I 1. Untuk kunjungan Prsiden Bush ke Indonesia membutuh kan pengamanan yang ekstra ketat. 10. Pembunuhan tokoh Papua yang terkemuk a itu. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri 6. 2. Deputi Gubernur BI baru mengirim surat kepada para direktur bank swasta. 4.

indah. Karena bantuan tersebut. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. Dengan adanya SAPTAPESONA. Sejak dari tahun 1998 perekonomian Indonesi a belum pulih. 19. 16. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 15. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. Dari percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. 13. maka segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. 12. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. dan tetib. 23. 21. 24. timah. dan lainlain. 18. Karena jarang mengikuti kulih. 14. 22. 11. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 20. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dari 10 orang. maka lingkungan kita menjadi bersih. Menurut Wali Kotamadya Bogor. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Pekerjaan itu saya tidak cocok. 17. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tua yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. . Sesama pengemudi dilarang saling dahulu -mendahului. perak.bawah. Manfaat kultur jaringan itu perlu dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi.

pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. 6. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB VI Pelatihan II 1. 9. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Karena itu. 3. 4. kebudayaan tersebut harus kita pelihara. kodifikasi norma. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. kita kembangkan. Setelah dinilai berprestasi dalam penanggulangan sampah. Karena sering kebanjiran. 7. dan tentu saja harus dilestarikan. Tenda-tenda itu terbuat dari kain tebal. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. . Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 5. Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa ini. mencakup seleksi ragam. 2. Karena terbukti bersalah.25. pemerintah memberikan penghargaan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 8. Langkah-langkah pembakuan bahasa relatif sama. yang bentuknya seperti rumah.

Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. warga desa mereka yang malang. 24. Dan masalah itu harus diselesaikan dengan bijak. 11. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 22. 12.10. hidung . Larutan ini dapat menghilangkan sariawan. 23. Sampel data yang kurang memadai. 13. Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta harus mampu merumuskan konsep untuk mengejar ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. Sedangkan rumusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. 16. Di dalam laporan ini membicarakan administrasi keuangan kantor. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Dengan berolahraga. 17. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. panas dalam. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 20. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. 14. Laporan ini terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. kita tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 15. 25. 21. 18. 19. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iringiringan jenazah Pak Sumo. Ketika seorang anggota mengetahui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan.

tersumbat. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR JAWABAN Nama : Tanda Tangan Nomor Pokok : Jurusan / Kelas : Hari / Tanggal : Nilai Tanda Tangan Dosen Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . dan bibir pecah-pecah. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang berupa topik dengan ide-ide paragrafnya.