P. 1
Bahasa Indonesia Dalam

Bahasa Indonesia Dalam

|Views: 729|Likes:

More info:

Published by: Hikmahcimmoq Warsuknihsistha Ladyrose on Jul 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2012

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan kualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai Kami berharap mudah-mudahan buku ajar ini bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama dalam penulisan karya ilmiah.

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i SAMBUTAN DAFTAR ISI iii BAB I PENDAHULUAN A. B. C. D. Sejarah Bahasa Indonesia 1 Perkembangan Bahasa Indonesia Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia Ragam Bahasa .2 4 .. 6

. . ii

BAB II EJAAN BAHASA INDONESIA A. Pemakaian Huruf B. Penulisan Huruf Kapital C. Penulisan Huruf Bercetak Miring BAB III BENTUKAN KATA A. Imbuhan B. Pelatihan BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA A. B. C. D. Aspek Kata Penggunaan Kata Ketepatan Pilihan Kata Kesesuaian Pilihan Kata .. 30 . 30 ... 31 . 33 19 ... 28 .7 .. 7

BAB V TATA KALIMAT A. B. C. D. Pengertian kalimat Alat Uji Kalimat Ciri-ciri Unsur Kalimat Pola Dasar Kalimat .. 37 . 37 ... 37 . 38

BAB VII PARAGRAF A. B. C. D. Defenisi Paragraf Syarat Paragraf Jenis Paragraf Paragraf Berdasarkan Fungsinya .. 47 .. 48 51 .. 58

BAB I
PENDAHULUAN

A. Sejarah Bahasa Indonesia

Bahasa Indonesia yang kini dipakai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dari bahasa Melayu. Hal ini ditandaskan dalamKongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Pada hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, diresmikan suatu bahasa nasional, yaitu bahasa Indonesia. Nama baru ini bersifat politis, sejalan dengan nama negara yang diidamidamkan. Perkembangan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat, tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menurut Prof. Dr. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. 1. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahasa perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Dengan bantuan para pedagang, bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Bahasa Melayu menjadi bahasa perhubungan antar individu. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian penduduk, Gubernur Jenderal Rochusen kemudian menetapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. 2. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana ditinjau dari segi fonologi, morfologi, dan sintaksis. Karena sistemnya yang sederhana itu, bahasa Melayu mudah dipelajari. Dalam bahasa ini tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali, atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. 3. Faktor psikologi, yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional, sematamata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segera ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. 4. Bahasa Melayu mempunyai kesanggupan untuk dipakai sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas.

Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting. Timor.antara lain. di Karang Berahi (Jambi) (688). untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. tetapi mengingat kesulitankesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya pada 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digunakan sebagai bahasa resmi dalam pergaulan dan bahasa perantara dalam perdagangan. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. ketika tentara Jepang memasuki Indonesia. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan.G. bersumber pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesia pada abad XVII. Ia mengatakan bahwa kebanyakan sekolah di Maluku memakai bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh kerajaan Sriwijaya pada abad VII. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. di Talang Tuwo (dekat Palembang) (684). Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. J. Di situ ditemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Keempat batu bersurat itu ditemukan di Kedukan Bukit (680). di Kota Kapur (Bangka Barat) (686).. . Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. Usaha menerapkan bahasa Portugis dan Belanda sebagai bahasa pengantar mengalami kegagalan. dsb. Manado. Hal ini terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis peninggalan kerajaan Sriwijaya. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. De Casparis dinyatakan bahwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Untuk itu.B.

antardaerah. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan d. FUNGSI DAN KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA Alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masingmasing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Di samping ketiga fungsi di atas. dan kegiatan kenegaraan. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. peristiwa. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Sebagai lambang kebanggaan kebangsaan. dokumen-dokumen dan keputusan-keputusan serta suratsurat yang dikeluarkan oleh pemerintah . Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan c. dan antar suku bangsa. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambang negara kita. bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai social budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagai akibat perbedaan latar belakang sosial. g. Dengan bahasa nasional. f. Atas dasar kebangsaan ini. kita dapat meletakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. bahasa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. ilmu pengetahuan. perencanaan dan pelaksanaan pembangunan e. budaya. 1. bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Di dalam hubungan ini. Sebagai alat perhubungan antarwarga. Bahasa resmi kenegaraan b. Alat pengembangan kebudayaan. Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara a. Sebagai lambang identitas nasional. dan bahasa tidak perlu terjadi. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. dan teknologi. Bahasa Indonesia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya membina dan mengembangkannya sehingga terhindar dari unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan.C.

ilmu pengetahuan. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. 2. Seragam: pada hakikatnya. 3. yang membedakannya dari kebudayaan daerah. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam Karang-mengarang. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cir-iciri dan identitasnya sendiri . 1. dan pembicaraan di depan orang yang dihormati. Berdasarkan pemakaiannya. Ragam lisan terdiri atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. pembicaraan di depan umum. bahasa Indonesia juga berfungsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. pembicaraan pada situasi formal. sebagai alat perhubungan antar daerah. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan fungsi. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat komunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berikut. kedudukan. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan proses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. melainkan juga sebagai alat perhubungan di dalam masyarakat yang berbeda latar belakang sosial budaya dan bahasanya.Sebagai bahasa negara. . Di dalam hubungan ini. Kedua ragam bahasa itu dapat hidup berdampingan. dan teknologi. serta lingkungannya. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ragam tulis.

5. Gelar kehormatan. Nn.D. sy. k. z 4. Huruf pertama nama geografi. q. ng. atau nama tempat. x. Nama jabatan. Cc. Uu. Ii. dan peristiwa bersejarah. y. a. kitab suci. Huruf pertama petikan langsung 3. w. Huruf pertama kata pada awal kalimat 2. penulisan unsur serapan. Ss. dan bahasa. Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan. dan pemakaian tanda baca. l. Pp. j. Dd. Yy. Qq. Huruf diftong: ai. Ff. termasuk kata ganti 4. s. penulisan huruf. Ee. 6. Hh. 3. 1. Jj. o. h. Huruf pertama unsur-unsur nama orang 7. m. yang meliputi pemakaian huruf. au. v. 1. f. suku bangsa. ai. Huruf vokal: a. 2. ny. pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Vv. keturunan. Huruf pertama nama tahun. i. 8. Bb. Huruf konsonan: b. penulisan kata. g. t. Tt. Gabungan konsonan: kh. n. nama instansi. RAGAM BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi bahasa dalam kaidah tulismenulis yang distandarisasikan. hari raya. r. Kk. . e. Huruf pertama nama bangsa. Gg. u. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. hari. Ww. Mm. Ll. Oo. Rr. Xx. 5. Huruf kapital dipakai sebagai berikut. p. d. 9. Zz. dan keagamaan yang diikuti nama orang. bulan.

Dalam kaitan ini. selain harus memperhatikan faktor kebahasaan.BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berfungsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepada pendengar atau penulis kepada pembaca. maka yang harus kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atau penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. Misalnya. 4. kata umum dan kata . Oleh karena itu.1 ASPEK KATA 4. Dalam penggunaan kata. kita menggunakan bahasa Indonesia. kita harus memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan.2. Pilihan kata yang tidak tepat dari pembicara atau penulis dapat mengakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengar atau pembaca. kata bersinonim. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata merupakan tempat menampung ide.2 PENGGUNAAN KATA Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 31 bahasa yang berlaku pada bahasa yang kita gunakan. kita pun harus mempertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. kita perlu memperhatikan hal hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca.

barang yang hilang itu ditanyakan kepada orang pandai yang tinggal di sebuah kota.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yang menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Makna konotatif dapat muncul di samping makna denotatif suatu kata.khusus. Kita bandingkan kata perempuan dan pandai dalam kalimat berikut. pemahaman pembaca atau pendengar sangat subjektif dan berlainan. Makna ini bukan makna kiasan atau perumpamaan. Saudara saya termasuk orang pandai dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. b.1.2. makna apa adanya. 4. 1. a. a. Makna ini merupakan makna yang lugas.1. 4. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang harus kita gunakan adalah kata kata denotatif agar keobjektifan bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. b. Ah.2. Perempuan itu ibu saya. Hal ini perlu diperhatikan karena apabila terdapat kata asosiatif. Sebaliknya. dan kata yang mengalami perubahan makna. Karena keyakinannya.dasar perempuan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 32 2.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sama .

meninggal. mangkat. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. Jika tidak. kata kata yang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Kambing itu telah wafat kemarin. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. wafat. 4. Kata kata mati. Kata bermakna umum mencakup kata bermakna khusus.atau hampir sama. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mungkin muncul.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. mampus.1. Dia memiliki kendaraan . gugur. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. 1. Dengan contoh tadi jelaslah bagi kita bahwa kata dapat memil iki kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. yaitu nyawa lepas dari raga . Akibatnya. tetapi konotasinya berbeda. kita harus dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secara tepat.2. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Karena itu. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara cintai mengatakan Dia telah mampus kemarin. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. tetapi makna konotasinya berbeda.

Kata sedan dirasakan lebih khusus daripada kata mobil. Dia memiliki sedan. Kata berlayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. perubahan makna. binatang peliharaan. bapak.1. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen.2. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 33 4.2. ibu. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Kata sarjana semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang . Dia memiliki mobil 3. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. juga dalam bahasa lain. peluasan makna. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. Kini maknanya menjadi luas. Kata sarjana dan pendeta merupakan contoh kata yang mengalami penyempitan makna. Kata berlayar. yaitu bepergian di a tas laut. ibu. Dalam bahasa Indonesia. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. Kata pendeta semula memiliki arti orang yang berilmu. kucing. dan putra putri merupakan contoh kata yang mengalami peluasan makna. saudara. Demikian pula halnya dalam kata beruntun ini binatang. Kata mobil lebih khusus daripada kata kendaraan. Kata bapak.

sedangkan yang . 4. bukan sesuai. bukan menceritakan tentang. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut putra putri. jangan kita gunakan kata kata yang Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 34 bersifat ilmiah. kalau kita gunakan kata kata ilmiah. bukan kerabat. Kita pun harus berhati hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerita tentang. sesuai dengan. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. dalam pembicaraan tak resmi atau santai. sebaiknya kita gunakan kata kata umum (popular). gaji dan gajih. dan bawah. kita pun harus berhat ihati menggunakan kata kata yang berejaan mirip seperti kata bahwa. bukan tergantung atau tergantung dari (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). kita harus menggunakan kata kata baku. Pada saat kita berbicara dengan masyarakat awam. bergantung pada atau tergantung pada. sangsi dan sanksi.lain yang bukan keluarga. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. kita tidak dituntut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata kata baku untuk menjaga keakraban.2. Sebaliknya. Faktor kepada siapa kita berbicara atau kita menulis harus diperhatikan agar kata kata yang kita gunakan dapat dipahami mereka. Semula kata ini hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Demi ketepatan pilihan kata.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkatian dengan pertimbangan pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Begitu pula halnya kata putraputri. bawa. Jadi.

Kata Baku Kata Takbaku pikir. 4.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. dalam berbicara atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. kita gunakan kata-kata baku. Agar kesesuaian pilihan kata dapat kita capai. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. kuantitas. kita gunakan kata-kata umum. Dengan perkataan lain. pejabat. percuma. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata kata ilmiah. Sebaliknya. jika kita berbicara dengan golongan intelektual. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa Indonesia. Dalam situasi resmi. Layak diingat bahwa yang termasuk kata kata ilmiah bukan hanya kata kata yang berasal dari bahasa asing. Dalam situasi khusus. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya harus bercirikan bahasa Indonesia. tentu yang kita sampaikan tidak ada gunanya. sebaiknya kita menggunakan kita menggunakan kata kata yang lebih akrab dengan mereka atau kata kata ilmiah.2. paham nasihat ijazah jadwal kualitas. kita gunakan kata-kata khusus. kuitansi karier .2. atau para ahli di bidang tertentu. Dalam situasi umum.kita ajak bicara tidak paham.

pasien imbau utang. kwitansi karir pasen himbau hutang. isap beri dulu hakikat lewat mengapa senang fakir. faham nasihat ijasah jadual kwalitas. hisap kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . kwantitas.

35 asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa monoloyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistim metoda .

2. Kita lihat beberapa contoh berikut. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan masyarakat umum. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat .tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4.2.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang biasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.

final. tidak ajeg menggunakan kaidah bentukan kata dan sering menyingkat kata. gitu. 2. Ungkapan yang masih dipahami oleh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana pembicaraan atau tulisan. memiliki ciri kedaerahan (dialek). Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Karena itu. Akan tetapi. misalnya. komitmen? Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 36 4. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan ini? 1. filial. ungkapan yang sudah usang tidak lagi mempunyai kekuatan harus dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicaraan atau tulisan kita. Beberapa contoh dapat dikemukakan di sini.Dalam pembicaraan di depan umum. solusi. gini. sebaiknya kita menggunakan kata kata popular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kata kata ini umumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. Kata kata percakapan sebaiknya dihi ndarkan dalam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Apa arti kata argumen. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah . ngerti. dapet.3 Kata Percakapan dan Kata/Ungkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. kontradiksi. berhati hatilah menggunakan kata percakapan ini. di antaranya. sikon.2. Kata kata percakapan.2. Taklekang oleh panas taklapuk oleh hujan. nggak.

yaitu subjek. Banyak hal yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. Apakah sebuah tuturan. keterangan. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. Apakah tuturan yang kita hasilkan memenuhi syarat sebagai kalimat? Salah satu syaratnya adalah kelengkapan unsur kalimat. Predikat: Predikat dapat diketahui dari jawaban atas pertanyaan bagaimana atau mengapa subjek. baik lisan maupun tulis. Subjek: Subjek dapat diketahui dari jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Beberapa hal yang patut memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat adalah (1) alat uji kalimat. . (4) kalimat majemuk. 2. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikat jika dapat disertai kata benda atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. predikat. pelengkap. (3) pola kalimat. 1. (2) ciri-ciri unsur kalimat. objek.BPDU-Universitas Widyatama 37 Kalimat ialah suatu bagian ujaran yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. Sebuah kalimat sekurangkurangnya memiliki subjek dan predikat. Set iap kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. Contoh: Mahasiswa mengerjakan tugas makalah. Contoh: Mahasiswa menyusun skripsi. merupakan sebuah kalimat atau baru merupakan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan kalimat-kalimat yang benar.

Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan.b) Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia mahasiswa. . Masalahnya dikemukakan oleh mahasiswa itu. 5. Ayahnya pengusaha.1 PENGERTIAN KALIMAT 5. atau akhir kalimat. tengah. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.BAB V TATA KALIMAT 5.2 ALAT UJI KALIMAT 5. Semua peserta datang. Objek hanya terdapat pada kalimat yang predikatnya berupa kata kerja transitif. Contoh: Mereka belajar di perpustakaan. Contoh: Mereka belajar matematika dengan sungguh-sungguh. (1.a) Kalimat Dasar Berpola S-P (P1 KK) Mereka pulang.c) Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini pandai-pandai Gedungnya tinggi-tinggi.3 CIRI-CIRI UNSUR KALIMAT Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 38 3. (1. 4. (1. Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan masalahnya.

Kantor kami kemasukan pencuri (4. Wartawan mencari berita. . Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih. Presiden menganugerahi para pahlawan tanda jasa. 5. Negara RI berdasarkan Pancasila. Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. (3) Kalimat Dasar Berpola S-P. Kalung itu terbuat dari emas. kalimat majemuk bertingkat.4 POLA DASAR KALIMAT Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 39 (4.5.Pel (P1 KK dwitransitif) Ayah mengirimi saya uang. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya terdiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar).b) Kalimat Dasar Berpola S-P-O.(2) Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasal dari Jawa Tengah.a) Kalimat Dasar Berpola S-P-O (P1 KK transitif) Mahasiswa membuat makalah. Para mahasiswa mengikuti KKN di daerah . (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. 5. dan kalimat majemuk rapatan.Pel.

serta. lalu. sedangkan anak kalimat tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. namun. tetapi. sedangkan. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. 5. atau.5. . Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. antara lain.5 KALIMAT MAJEMUK Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 40 Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Satu dari kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. Jadi. kemudian. Contoh: Gempa dan tsunami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-rumah hancur.Kalimat ini ditandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. Induk kalimat dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.2 Kalimat Majemuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatif) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur langsungnya. misalnya: dan.

Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengikuti kuliah pertama.5. yang dimaksud kalimat efektif adalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. semangat belajarnya tidah pernah padam. Hal ini berarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipahami oleh orang lain secara tepat. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. 1. Hal ini berarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku.Meskipun usianya sudah lanjut. Jadi. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama tidak dapat mengikuti kuliah 41 Setiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat.3 Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. 5. Unsur yang dimaksud hanya dimunculkan satu kali. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasangagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang terdapat pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Saya datang terlambat sehingga pertama. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau .

BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6. dan (7) .1985:2).penulis.1987:111). (6) kepaduan.1980:36). Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (pembaca). (4) kehematan. (2) keparalelan. 2.1 PENGERTIAN KALIMAT EFEKTIF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 42 Sebuah kalimat efektif memiliki syarat-syarat atau ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari kalimat yang tidak efektif. persis seperti apa yang disampaikan oleh pembicara (pe nulis) (Razak. Dengan demikian. (3) ketegasan. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atau penulis (Keraf. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa yang berlaku. (5) kecermatan.

dalam. Kesepadanan kalimat ini diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. untuk. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan di. Tidak terdapat subjek ganda Contoh: Peringatan hari Sumpah Pemuda beberapa warga masyarakat menampilkan berbagai kegiatan kesenian.2. Kalimat itu memiliki fungsi-fungsi yang jelas (subjek dan predikat). Contoh: Dalam musyawarah itu menghasilkan lima ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena fungsi subjek tidak jelas. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. 3. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang harus dipatuhi bersama. dan sebagainya di depan subjek. 1. seperti di bawah ini. Sehingga tidak dapat mengkuti kuliah . bagi. 2. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. pada. Subjek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jelas karena penekanan kata dalam.kelogisan. 6. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.

kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina).2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak . bentuk kedua dan seterusnya juga harus menggunakan kata benda (nomina). maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. Artinya. maka menonjollah beberapa masalah pokok yang minta perhatian dan pemecahan. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba).2 CIRI-CIRI KALIMAT EFEKTIF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 43 Konjungsi sehingga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan lima tahun kita jadikan titik tolak. Kalau bentuk pertama menggunakan kata kerja (verba). Reorganisasi administrasi departemen-departemen.pertama. 6. 4. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penyelewengan. Yaitu bagami ana memobilisir potensi nasioal secara maksimal dalam pembangunan ini. Ini yang pertama.2. Predikat kalimat tidak didahului oleh kata yang. (Kompas) . Contoh: Semua regulasi yang menghambat iklim 6.

Atau Lukisan itu akan saya beli karena indah.Bila kita perhatikan kutipan di atas tampak bahwa reorganisasi administrasi. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. 2. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 44 Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dihubungkan secara mesra. Lukisan itu akan saya beli. frasa. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian . Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah ini Lukisan indah itu akan saya beli.2. atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghilangkan pengulangan subjek. Penghematan di sini mempunyai arti penghematan terhadap kata yang memang tidak diperlukan. 6. Contoh: Lukisan itu indah. Kehematan tidak berarti harus menghilangkan kata-kata yang dapat menambah kejelasan kalimat. pemborosan dan pengelewengan serta mobilisasi nasional merupakan masalah pokok yang mempunyai hubungan satu sama lain. 1.3 Kehematan Yang dimaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat menggunakan kata.

Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kata. dan tepat dalam pilihan kata. 6. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan tinggi yang terkenal itu menerima beasiswa. dan penggunaan logika dalam kalimat.4 Kecermatan Yang dimaksud kecermatan adalah kalimat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi . Contoh: Mulai hari Kamis ini Top Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. dan lain-lain.2.00. 4. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 45 . penyusunan kata.superordinat pada hiponimi kata. 3. kontrak pemain. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan katakata yang berbentuk jamak. Banyak para peninjau yang menyatakan bahwa perang yang sedang berlangsung itu merupakan Perang Dunia Timur Tengah. Contoh: Tim ini memiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wilayah seperti jumlah peserta.500. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1.

Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balik yang baik dan jelas antara unsur-unsur (kata atau kelompok kata) yang membentuk kalimat itu. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. Penggunaan kata tertutup dapat bermakna ganda. atau seseorang. hubungan antara predikat dan objek. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. atau terhalang oleh sesuatu.5 Kepaduan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecahpecah. 2. Kekurangan penggunaan tanda koma pada kalimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. buka (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan).Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Penggunaan ejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. . apakah orang pandai di desa itu ibu. 6. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi.2. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. dan sebagainya. Kesalahan yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. 3. ibu sari. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko tertutup sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada.

Kalimat di atas tidak padu.1.2. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. coba perbaiki kalimat di atas sehingga menjadi kalimat yang padu. Contoh: Saran yang dikemukakannya kami akan pertimbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya ingin laporkan kepada Bapak. atau kepada pihak lain karena merasa dirinya lebih kuat. 6.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisan ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. 3. Kalimat yang padu tidak perlu menyisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 46 2. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehingga sampai pada . Contoh: Kita harus mengembalikan kepada kepribadian kita orangorang kota yang telah te lanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secara tidak sadar bertindak keluar dari kepribadian manusia Indonesia dari sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Contoh: Sejak lahir manusia memiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. hindari kalimat yang panjang.

namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Jika kita bertanya. Jelaslah bahwa kalimat tersebut salah nalar. Dalam paragrap terkandung satu unit buah pikiran yang . Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik.suatu simpulan. interference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang dianggap bahan bukti atau petunjuk (Moeliono. Siapa yang mondar-mandir? . Kalimat itu berasal dari dua pernyataan. Hal ini wajar k arena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 47 Menuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. wanita itu sering mondar-mandir. tidaklah mudah. tentu jawabannya mayat wanita. biasanya hal ini terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Dengan perkataan lain. baik secara formal maupun nonformal. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan. 1988: 124 125) Contoh: Mayat wanita yang ditemukan itu sebelumnya sering mondarmandir di daerah tersebut. Banyak orang fasih berbicara. penalaran (reasoning) ialah proses mengambil simpulan (conclicusion. yaitu (1) Mayat wanita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat.

sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Pada karangan ilmiah. Perbedan ragam bahasa karangan ilmiah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut ini. Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Satu kesatuan pikiran dan satu kesatuan bentuk merupakan tuntutan yang . diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup.1 DEFINISI PARAGRAF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 48 Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. kalimat utama atau kalimat topik. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan ilmiah.didukung oleh semua kalimat dalam paragraf tersebut. tidak bermakna konotasi.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah . ada yang hendak mengungkapkan perasaan. Kata-kata yang digunakan adalah kata-kata yang bermakna lugas. bahasa yang dipakainya tentulah berbeda. Dengan kata lain. Perhatikan contoh di bawah ini lalu bagi menjadi beberapa par agraf! Tujuan karangan berbeda-beda. Himpunan kalimat ini saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. BAB VII PARAGRAF 7. mulai kalimat pengenal. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiran. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakan komponen bentuk paragraf.

seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusul hamburan batu dan kerikil panas (1).(3).Candi ini merupakan pusaka budaya. dan proses.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa ini tdiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya. waktu.2.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. koherensi paragraf ialah kepaduan isi paragraf.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.(2).warisan yang tak ternilai harganya.UNESCO mengemukakan gagasan bahwa Borobudur harus segera diselamatkan.Tiba.(4).tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3). Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. Groslier.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dalam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.Lahar panas mengalir menghantam .Sejak 5 april . lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (coherencein meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion in form). ada dua hal pokok yang harus diperhatikan.(1).Bernard P. 7. Perhatikan paragraf di bawah ini.harus dipenuhi sebuah paragraf. ruang atau tempat. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraf.

jadi. Untuk memperoleh a) Konjungsi. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu.2. antara lain: untuk itu. Isilah di bawah ini dengan kata penghubung yang tepat! Dalam hal kemiskinan ini. lagi pula. perpaduan antarkalimat yang kokoh.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). Jadi. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. di samping itu. maka. 7.2 SYARAT PARAGRAF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 49 7. (f) hubungan waktu. (e) Hiponim. berikutnya.() Paralelisme. serta rumah penduduk (5).2. sementara itu. (e) hubungan tujuan. faktor sikap dan pendidikan tidak dapat .(d) Sinonim. antara lain: berdekatan dengan itu. (b) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. (b) Pronomina. namun. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara lain: lebih lagi.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan antarkalimat yang erat.(c) Repetisi .Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggalkan sawah serta ladangnya (6). sehubungan dengan itu. antara lain: beberapa saat kemudian. sebaliknya. (g) Elipsasi. untuk maksud itu. selanjutnya. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itu.2. 7. walaupun demikain. ladang.sawah. (g) hubungan tempat.

ia. dan nya.2. faktor budaya dan komnikasi.2.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. .pendekatan nonekonomi dalam memberantas kemiskinan perlu mendapat perhatian yang serius. engkau. kami. kita. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang akrab. Adi dan Boy selalu siap sedia menolong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami kesulitan/kesukaran.... 7. Pemakaian kata ganti ini berguna untuk menghindari p enyebutan nama orang berkali-kali.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragraf.. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombong atau angkuh karena pujian yang sering Adi dan Boy Terima. kamu. Walaupun demikian. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dari rumah Boy. dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). beliau. Setiap hari Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.. mereka. 7.2.. dia.. Temanteman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 50 Boy yang demikian ittu.dianggap sepele. aku. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selalu dijadikan suri teladan bagi yang lainnya.

2. Misalnya. atau makna kelas dan makna subkelas. Moto Bhineka Tunggal Ika mencerminkan tekad bangsa kita untuk menarik keuntungan dari keanekaragaman itu.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadang-kadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kemaknaan. Waktu itu. 7. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Bandung bersemakna dengan kota yang dijuluki Paris van Java . tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak . Jika ia melawak. Keanekaragaman demikian mungkin menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional. 7. Monsieur Verdoux. tidak mendapat ssambutan hangat. Pada saat fajar mulai menyingsing. Hiponimi ialah hubungan makna umum dan makna khusus.2.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.2. Kesemaknaan tidak terbatas pada kata dan kata.2. pelawak terbesar di segala abad ini menikah dengan Oona O Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mcihael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. sebagian penduduk republik ini yang berada di strata sosial paling bawah sudah mengambil ancangancang . Bung Karno bersemakna dengan tokoh proklamator . si anak menjawab.Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekaragaman budaya dan bahasanya. Charley Chaplin ketika sudah menua merasakan sngat sedih.

7. pedagang kaki lima. Begitulah.2. Cara ini melesapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas batu. Pedagang sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dari lautan yang luas. penduduk dari strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Pembuat makanan. 7. Pak Tani dengan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 51 kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari datang.untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. setiap orang mendapat harga diri dalam hubungan dengan lingkungannya.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di luar air.2.2. abang becak.2. Begitu subuh berlalu. Sementara itu.6 Penggunaan Paralelisme Cara yang berikut untuk membangun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. Profesor tanpa mahasis wa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah .

bernalar sama dengan berpikir logis.3.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singkat dapat diartikan jalan pikiran yang sesuai dengan akal.1. Pembuat makanan. 7. dan dekriptif naratif. deduktif induktif. Secara umum dikenal paragraf deduktif. Sementara itu. Gagasan itu selanjutnya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. dan (3) berdasarkan fungsinya. Beras seminggu . penduduk dari strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur Berdasarkan jenisnya. Harga sebagian barang pokok bergerak naik.pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dari lautan yang luas. abang becak. (2) berdasarkan teknik pengembangan.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragraf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. dijelaskan dengan pernyataan-pernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas.3 JENIS PARAGRAF Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 52 7. pedagang kaki lima. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik.3. induktif. 7. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. Pedagang sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.

Pancasila benar-benar sakti.700.00 per kg.800.1. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Gula pasir melonjak dari Rp 5. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. 7. kini berubah menjadi Rp 4.00 per kg. Memang. keterangan.3.800. tetapi secara nyata beringsut naik dari Rp 4. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama .3. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.200.00 per kg. Karena itu.00 per kg menjadi Rp 6. 7.00 per kg.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4.yang lalu harganya Rp 3500. Terigu kini mencapai Rp 4. Lahirnya ide atau gagasan ini didahului oleh penjelasan. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada orang lain. Minyak goreng.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf ini didasari pola nalar deduktifinduktif.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupun dipreteli. Semuanya tetap dapat digagalkan. walaupun tidak seberapa naiknya.1. Kadang-kadang. atau data.00 per kg menjadi Rp 4. paragraf jenis ini ditandai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.00 per kg. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matang dan tertib.000.500.200. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dari pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu.

Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daerah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Rumah-rumah beton di Pantai Pangandaran. 7. atau proses sesuatu atau terjadinya sesuatu secara apa adanya.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Kabupaten Ciamis. Pantai yang begitu indah. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. cerita. Alangkah mengerikan.3. 7. Dalam tulisan ini kaan dibicarakan teknik teknik pengembangan seperti berikut : 1) Tanya jawab 2) Sebab akibat 3) Contoh atau ilustrasi 4) Alasan atau keterangan 5) Perbandingan atau analogi 6) Dedinisi 7) Deskripsi . Ide paragraf terkandung pada semua kalima t yang membentuknya. Dalam pengembangannya.53 Jelaslah.1.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu.3. bahwa bahasa merupakan sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.4 Paragraf Deskriptif. paragraf ini tidak mengemukakan ide pokok secara eksplisit.

Jadi hubungan sebab-akibat ini merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.3.1 Paragraf Teknik Tanya jawab Paragraf jenis ini dikembangkan dengan pertanyaan terlebih dahulu. Contoh : . Kalimat kalimat jawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. mau membeberkannya ke luar kecuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya : memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. 7. Lazimnya. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 54 Contoh : Mengapa Marsinah diculik lalu dibunuh secara kejam? Menurut sebuah versi. Ia. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh perusahaan tempat ia bekerja.2.8) Proses.2. Ciri khas paragraf jenis ini ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. kabarnya.2 Paragraf Sebab akibat Paragraf sebab akibat yaitu paragraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat.3. dan 9) Penguraian 7.

Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Minyak tanah, premium, solar, minyak pelumas, dan lain lain, harganya dinaikkan karena pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. Jika biaya angkutan naik, harga barang akan naik pula karena biaya transpor harus diperhitungkan. Kenaikan harga ini akan dirasakan oleh rakyat. Karena itu, kenaikan harga barang dan jasa harus diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. 7.3.2.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya, paragraf contoh atau paragraf ilustrasi, paragraf jenis ini dikembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf, baik dengan cara deduktif, induktif, atau paduan keduanya. Contoh : Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kurang dari satu jam, bahkan bila diperlukan konsumen, pertunjukan bisa lebih singkat lagi. Demikian pula tari tarian lainnya dapat kita saksikan dalam Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah
BPDU-Universitas Widyatama

55 bentuk yang condensed. Di pantai pantai yang terbaik di bagian selatan Bali, terutama di kawasan Sanur, orang banyak yang

terkejut dan sedih melihat semakin ciutnya daerah bebas mereka untuk melakukan upacara yang mereka perlukan tanpa harus meminta ijin terlebih dahulu. Lebih menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman DILARANG MASUK . Salam dalam bahasa Inggris hallo di Bali sekarang ternyata berkembang menjadi bermacam macam arti ; paling sedikit ada dua arti. Arti yang pertama, salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing, dan yang kedua, Tuan belilah barang dagangan saya. Contoh contoh di atas

merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai nilai sosial dan agama di kawasan Bali. 7.3.2.4 Paragraf Alasan Perkataan alasan bisa diganti dengan keterangan sebab pada hakikatnya, alasan itu merupakan keterangan. Paragraf alasan ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjelasan yang bermakna alasan. Alasan alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. Contoh : Seluruh penjuru dunia sudah mengetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematikan. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut ini. Sementara itu, virus AIDS melesat mencari korban demi korban tanpa mengenal ras, umur, ataupun tingkatan sosial. Tidaklah mustahil, AIDS menjadi bom waktu yang pada sutau saat bisa memusnahkan manusia dari muka bumi ini. 7.3.2.5 Paragraf perbandingan

Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang menyangkut kesamaan maupun perbedaannya. Sebagai teknik pengembangan, perbandingan ini bisa bertujuan menjelaskan satu ha l lain sebagai pembanding, ata u menjelaskan kedua hal yang dibandingkan itu sekaligus. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah
BPDU-Universitas Widyatama

56 Contoh : Kalau kita perhatikan kalimat awal paragraf, tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat sifat masyarakat perdesaan. Yang dimaksud masyarakat perkotaan atau urban community adalah masyarakat kota yang tidak tertentu jumlah penduduknya. Tekanan pengertian masyarakat perkotaan juga terletak pada sifat sifat kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat perdesaan. Masyarakat perkotaan ini juga berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian, khususnya terhadap keperluan hidup. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dari kehidupan, seperti pakaian, makanan, rumah, dan sebagainya, maka masyarakat perkotaan, terhadap ha lhal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Orang orang perkotaan memandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan dengan pandangan masyarakat

misalnya. Jika menghidangkan makanan. Bila ada tamu. paragraf definisi merupakan paragraf yang mengembangkan definisi atau pembatasan istilah. Demokrasi dalam pengertian ini hanya menggambarkan satu segi dari pengertian demokrasi yang sebenarnya. bersikap.sekitarnya. dan berbuat. Dalam sebuah paragraf definisi.2. Contoh : Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. dari rakyat. Pada orang orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. dan untuk rakyat.3. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan pemerintahan oleh rakyat. mungkin pula dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah ini. sebuah istilah mungkin didefinisikan.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 57 7.7 Paragraf Pemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragraf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesuatu yang lebih cenderung pada fakta daripada . demokrasi merupakan sistem mentalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. 7. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. Pada hakikatnya.2. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. misalnya.3.

Sesuai dengan namanya. Bersihkan mulutnya dari pasir atau Lumpur. dan berdirilah Anda mengangkanginya. Putih warna bajunya. Setelah sampai di darat. Artinya. serta suara gembira yang gemuruh. Sambil membungkukkan badan ke depan. hening. dan lepaskan gigi pals unya (kalau ada). Tak ada wajahwajah suram yang memancarkan rasa duka cita. peristiwa. kain.3. walaupun tidak selamanya. 7. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. senyap. kali ini berubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Sesuai dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. atau keadaan. telungkupkan badannya.khayalan. yaitu kain petak-petak hitam putih. paragraf proses tergolong jenis paragraf Deskriptif. Pemerian ini bisa berupa rincian tentang bentuk. waktu.2. wajah cerah. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. putih ikat kepalanya. Angkatlah perutnya sehingga kepalanya . ruang. Yang terlihat hanya warna-warna merah.. Selanjutnya . kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Para wanita mengenakan baju kebaya.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Kadang kadang urutan peryataannya tidak ketat. dan selendang berwarna semarak. paragraf proses ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau proses bekerjanya sesuatu. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. tempatkan kedua tangan Anda pada perutnya dekat rusuk bawah.

3. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negara. dalam perjalanan hidupnya. penghubung.3. bahasa Indonesia memiliki dua macam Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 58 kedudukan. 7. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa nasional.2. Paragraf ini berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. Kedudukan ini dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegaraan.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis ini dikembangkan dengan cara menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuatu.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan fungsinya. 7. segeralah beri dia pernapasan buatan.3. Pasal 36. Kedudukan ini dimilikinya sesuai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Bab XV. Pertama. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. paragraf dapat dibedakan menjadi paragraf pembuka. Jika pernapasannya berhenti. paragraf . dan penutup.menunduk ke tanah dan air keluar dari mulutnya. Selain itu. 7. Kedua.3. Dengan pernyataan lain. Selain itu.

Perhatikan paragraf di bawah ini lalu tentukan fungsi setiap paragrafnya ! Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. Walaupun demikian. kritikan.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf ini berfungsi mengembangkan isi wacana. 7. seperti kesimpulan uraian. dan rangkuman isi uraian atau resume.3. sedangkan di pihak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin. Untuk memerangi kemiskinan. berbagai cara dapat ditempuh.3. Indonesia tidak dapat berpuas diri karena di etngah-tengah lebih dari 180 juta Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 59 penduduknya. penegasan. dewasa ini terdapat segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta. paragraf pembuka itu harus menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. 7. . jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara berarti. Dengan kata lain. sejak pemerintahan Orde Baru. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal ini.3.pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. khususnya selama dasawarsa 1980-an. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi.3. saran atau harapan.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian.

Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adalah menghilangkan penduduk miskin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Bagi bangsa Indonesia. Di samping alasan ekonomi. terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia ini bukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yang mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. adalah bagaimana menciptakan suatu masyarakat yang bebas dari beban penduduk miskin yang dilihat dari kacamata ekonomi tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. . Dengan cara mengeliminasi penduduk miskin secara ekonomi. tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan.berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dari keadaan yang dihadapi. Seperti kita ketahui. Implementasi dari teori ini adalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuan apa pun. alasan lain seperti kebudayaan. dalam waktu yang singkat penduduk miskin akan menemui ajalnya. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mereka pekerja yang tidak ulet. Yang paling penting. Para pengambil keputusan biasanya dihadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. faktor komunikasi. sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitasnya. dan yang tersisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lebih baik. menurut teori ini. cara seperti ini jelas bukan pilihan karena tindakan atau strategi ini bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia.

komunikasi. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masyarakat Indonesia lebih baik daripada banyak negara. pendekatan multi disipliner harus dilakukan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 60 agar dapat berhasil memerangi kemiskinan. Walaupun demikian. atau bahkan merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat beragamnya kebutuhan manusia akan menghasilkan pengaruh positif yang lebih besar. Akan tetapi. Menurut ukuran ekonomi. Memerangi kemiskinan nonekonomis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius.Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dari masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pengaruh yang positif. Dengan perkataan lain. Ini berarti usaha pemerintah yang lebih serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang ini harus didukung oleh semua pihak. tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyuluhan. bukanlah tidak mungkin. Faktor budaya dari setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secara mendalam.

Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Kertas kerja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang bersifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyajikan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. Jenis karya ilmiah ini merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. b. Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan.61 Karangan ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8 9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) . sedangkan kertas kerja ditulis untuk disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyajikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. a. Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut.

f.2 JENIS KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 62 e. (2) tebal halaman. Tesis ini sifatnya lebih mendalam dari skripsi (karya ilmiah S II). kertas kerja dengan skripsi. dan disertasi dapat dilihat dari hal-hal berikut: (1) kegunaannya.skripsi tidak langsung (studi kepustakaan) BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan teori atau dalil baru yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar doktor. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: . Karya ilmiah ini ditulis untuk meraih gelar magister. (3) waktu pengerjaan.1 DEFINISI KARYA ILMIAH 8. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengungkapkan pengetahuan baru dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. tesis. Perbedaan antara makalah. dan (4) gelar akademik.

Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. Fungsi teori : . sikap futuristik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. sikap berani mempertahankan hasil penelitian. g. sikap kritis mencari informasi sebanyak mungkin. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acuan dalam pembahasan masalah. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. d. Mengenalkan dengan kegiatan kepustakaan. b. sikap terbuka menerima pendapat orang lain. dan bagaimana. Memperoleh kepuasan intelektual.3 1. 4. 5.3 MANFAAT PENYUSUNAN KARYA ILMIAH 8. 8. f.1. Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. sikap objektif menyatakan apa adanya. 6. Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: a. sikap ingin tahu bertanya mengapa. Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dari berbagai sumber. apa. 2.4 MACAM SIKAP ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 63 e. c. Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektif. 3.

4. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjektif. Logis Artinya setiap keterangna dalam kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. sebenarnya dan konkret.5 KARAKTERISTIK KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 64 6. menerangkan. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. terurut. s esuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku. diselidiki dan diusut alasan -alasannya. Digunakan untuk menjelaskan. 8. fakta ) c. 5. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar . Sistematis Baik penulisan / penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adanya. teratur. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . senantiasa faktual dan apa adanya. serta tidak diintervensi oleh kepentingan baik pribadi maupun golongan. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d.a. dan tertib. 3. 2. kronologis. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. rasional dan dapat diterima akal.

2. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. supaya karangan tuntas. pokok masalah harus dibatasi tidak boleh terlalu luas. 10. Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah harus baku artinya harus sesuai dengan bahasa yamg dijadikan tolak ukur / standar bagi betu l tidaknya penggunaan bahasa. Jadi. Memiliki pengalaman 3.menurut aturan ilmiah yang berlaku. Bersifat terbuka 4. dan sejelas-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguan-raguan dalam benak pembaca. Seksama Baik penyajian maupun pembahasan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. 11. gamblang. Menguasi teori . Penulisan sesuai den gan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. tata cara penulisan laporan penelitian yang berlaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap harus diperhatikan. Bersifat objektif . 8. 9. teliti. 7. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah harus sampai ke akar-akarnya.

b. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengan menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. Memiliki kemampuan berbahasa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 65 1. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori -teori sebelumnya. d) data itu objektif. Persiapan a. b) topik itu paling menarik perhatian. Pemilihan Topik Cara memilih topik yang baik dalam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. Contoh: topik : perkantoran masalah apa : kepegawaian mengapa : pengawasan di mana : Pemda Jawa Barat waktu : tiga bulan kajian : praktik/penerapan Contoh: Lihat bagan! . c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. f) memiliki sumber acuan.5.

harus bebentuk frasa. mengawasi pengawasan berfungsi fungsi atau jadi peranan bermanfaat pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sativa) di Kecamatan Majalaya. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. awal kata harus huruf kapital kecuali preposisi dan konjungsi. 6. menarik perhatian. 3. tanpa ada singkatan atau akronim. 4. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi . Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oriza Sativa) di Kecamatan Majalaya. 5. 8. 2.Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan : Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: 1. logis. kata kerja tersebut harus diubah menjadi kata benda.6 LANGKAH-LANGKAH PENULISAN KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 66 Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. dan 7. sesuai dengan isi.

c.2 Pembatasan Masalah 1.6 Sistematika Penulisan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 67 BAB II LANDASAN TEORI 2.5 Sumber Data 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalam judul tersebut tidak ada lagi. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengamatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.1 Latar Belakang Masalah 1.3 Tujuan Penelitian 1.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3.1 .4 Kerangka Teori 1. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.1 2.Padi (Oriza Sativa) di Kecamatan Majalaya.

3. melakukan pengamatan di lapangan. 3. melakukan wawancara. d.1 4.2 RAGANGAN SKRIPSI SEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. c.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. b.1 5. Pemeriksaan . e. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikan menyeleksi. mengolah. menyusun daftar angket. 5. 4. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. mencari informasi/data dari kepustakaan.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. melakukan percobaan di laboratorium.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 68 3. penerapan kalimat baku.Pemeriksaan data (penelitian) dapat dilakukan melalui tahapan penerapan bahasa berikut: 1. bahan dan jumlah halaman. dan .7. dan 4.7. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. perwajahan. misalnya. penyusunan paragraf. laporan penelitian. bagian-bagian karangan. tesis. penerapan EYD.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. Catatan: Pada prinsipnya. setiap lembaga atau beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. skripsi. penomoran. 8. dll. penerapan diksi/pilihan kata. 2. 8.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau beberapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah.

7. halaman judul. kajian teori. pembahasan. Kelengkapan awal meliputi kulit luar.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (21.7. dan daftar lampiran. halaman persembahan. 8. riwayat hidup penulis. 8. dan penutup.7. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. abstrak (dalam bahasa Indonesia dan Inggris). Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dari 15 halaman.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah meliputi berikut: kelengkapan awal.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identik dengan jenis karangan ilmiah. halaman pengesahan. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). kata pengantar. tesis. 8. daftar singkatan dan lambang. sedangkan untuk skripsi minimal 40 halaman. 8. bentuk -bentuk karangan ilmiah dapat dilihat pada pertemuan sebelumnya. dan disertasi minimal . yaitu makalah. dan penulisan indeks.3. skripsi. laporan praktik kerja.0 x 29. Untuk lebih jelasnya. kelengkapan isi. dan kelengkapan akhir. kertas kerja.penyajian. halaman penerimaan (jika ada).7) dan tinta hitam atau biru. daftar tabel .7 KONVENSI NASKAH KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 69 Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. daftar grafik. tesis minimal 80 halaman. dan disertasi.3. atau gambar (jika ada). lam piran data.

Romawi Besar . akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. daftar isi. abstrak. harus diperhatikan hal-hal berikut. spasi. daftar singkatan dan lambang. 8.3.3 Perwajahan Perwajahan adalah tata letak unsur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. 4 3 4 3 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 70 a. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. kata pengantar atau prakata. huruf yang dipakai. Huruf yang dipakai adalah times new roman ukuran 12 atau arial ukuran 11 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. daftar grafik. sedangkan ukuran huruf untuk nama lembaga 16.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. Dari perwajahan ini.7.250 halaman. Perwajahan itu meliputi ukuran kertas. Contoh: b. marjin atau tepi batas (pias). sedangkan abstrak adalah satu spasi. daftar tabel. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul.3. 8.7.

Sistem Penomoran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bab pendahuluan. (dalam makalah). 2. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertuliskan dengan huruf kapital. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0 daftar pustaka. Landasan Teori dll. Akan tetapi. Pendahuluan. c.2.1 Latar Belakang Masalah. ABSTRAK iv DAFTAR ISI vii BAB II LANDASAN TEORI BAB III ANALISIS DATA 9) dimulai bab I sampai d engan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 71 e. Apabila ada penomoran sistem dijital antara angka Arab dengan huruf. dan bab penutup). bab teoretis. nomor halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. d. bab metode dan objek penelitian. bab analisis data. 3.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. Angka terakhir dalam sistem dijital tidak diberikan titik seperti 1. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. harus .

a.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU DAFTAR ISI vii viii BAB I PENDAHULUAN 1 23 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah .1 Tujuan Penelitian 1.dicantumkan titik seperti 3.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.2 Kegunaan Penelitian 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.3.2 Identifikasi Masalah 1.4 Kerangka Pemikiran 1.3.6 Rancangan Analisis Data 1.5 Metode Penelitian 1.2.2.

8.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagianbagian karangan ilmiah (bagian mana yang harus didahulukan dan bagian mana yang harus dikemudiankan) 8.7.8. dan konvensi.1 Latar Belakang Penelitian 1.8. penyajian meliputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dari jilid sampai dengan lampiran).2 Kegunaan Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1. pengutipan.3. penulisan daftar pustaka.5 Metode Penelitian 1. 8.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.3.1 Bagian Pembuka .2 Identifikasi Masalah 1.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut.3.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. 8.BPDU-Universitas Widyatama 72 BAB I PENDAHULUAN 1.4 Kerangka Pemikiran 1.2. Dengan kata lain.1 Tujuan Penelitian 1.

Indonesia dan bhs. bab objek penelitian. bila ada). halaman persembahan. dan daftar lampiran. universitas).2 Bagian Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan. dan lampiran. prakata. bab landasan teoretis. nama kota. daftar singkatan dan lambang.2. dan tahun penyusunan. 8. bag ian isi merupakan penelitian si penulis. bab 8. dan bab penutup. Dengan kata lain. harus dicantumkan judul karangan (dengan subjudul. 8.Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid).8 2. Inggris). Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat pada pemilihan topik dan penentuan judul. halaman judul. keperluan penyusunan. nama penyusun dan NPM. logo. nama karangan ilmiah.8 2.8. daftar riwayat hidup.8 SISTEMATIKA KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 73 pembahasan (analisis data). 8. Judul Karangan (Kulit Luar) Dalam kulit luar. halaman pengesahan.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian akhir dari karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka. a. fakultas. daftar tabel dan grafik. daftar isi. nama lembaga pendidikan (jurusan. abstrak (dlm bhs.4 Bagian Pembuka 1. Contoh: . indeks.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 74 Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. c. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ilmiah. Nama Penyusun .M. e. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal.H. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soelistiyono. M. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA. S.PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM U PAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. (ditulis di tengahtengah). DISERTASI dll. TESIS.. SKRIPSI. kegiatan. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis den gan memakai huruf kecil kecuali nama mata kuliah. dan nama jurusan.

c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua. dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14). Dicantumkan nama fakultas. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. universitas atau sekolah tinggi. g. Oleh: f. nama kota. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 75 JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG . b) Penulisan n ama tidak dibenarkan memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. Ahmad S.Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden Rindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb.

pembimbing anggota.JUDUL---------------. ----------------.: ----------.: ----------.ANAK JUDUL------------TUGAS --------------.2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal 2.tujuan penulisan------------------------------------------Dosen Pembina: .ANAK JUDUL-----------SKRIPSI --------------.tujuan penulisan------------------------------------------Oleh: Nama NPM -----FAKULTAS----------.JUDUL---------------. tetapi dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. diketahui ketua jurusan. 3. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. nama penyusun. dan disahkan oleh dekan. Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dengan kulit luar (jilid).UNIVERSITAS-----------KOTA------TAHUN------------------. NPM. pembimbing utama.

bapak. Halaman Persembahan Lembaran ini bersifat subjektif. Persembahan disajikan untuk orang-orang terdekat (ibu. permasalahan. Abstrak Abstrak mencerminkan seluruh si karangan dengan mengungkapkan a. 5. Biasanya berisikan ayat-ayat suci agama. Artinya. istri. atau anak). d. hasil penelitian. metode penelitian. judul karangan. c. suami. tujuan penelitian. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. b. kakak. adik. dan e. HALAMAN PENGESAHAN ----------JUDUL----------: .UNIVERSITAS-----------KOTA------TAHUN--- Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 76 4.Nama dosen Oleh: Nama NPM -----FAKULTAS----------.

Diketahui Ketua Jurusan ----. nama.------ANAK JUDUL-----Disusun Oleh: ---Nama-----NPM--Disetujui oleh: Pembimbing Utama. Ketua Jurusan ---- Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 77 Abstrak ini disajikan dengan jarak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. gelar Disahkan Dekan Fakultas -----. gelar Pembimbing Pendamping. gelar Disahkan Diketahui Dekan Fakultas -----.. Gelar HALAMAN PENGESAHAN Judul: -----------------------------------------: -------------------------------------Nama: -------------------------------NPM : --------------------------Disetujui oleh: Pembimbing Utama.H. Bambang Soelistiyono. nama.M. Pembimbing Pendamping. S. M. nama. Jumlah kata dalam . nama.

6.. 9. ke. 4. Judul karangan. 16 . Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama dengan penulisan daftar tabel. dll) dan konjungsi (dalam. Ucapan terima kasih.. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilmiah. 5. Puji syukur kepada Tuhan. . dari. juga mencantumkan tabel yang merupakan gambaran analisis data. dan nama penulis.5 . 3.. 34 8. Ketentuan mengenai . misalnya.abstrak yaitu sekitar 200 500 kata. pada. 2. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai huruf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan harus memakai huruf kapital atau tidak. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1.. dan 6. dll). 7. Penulisan tempat. untuk. Tanggung jawab ilmiah penulis. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pendapatan Masyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup . tanggal. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. Harapan-harapan penulis. selain menganalisis data dengan saksama.

2. Analisis data (pembahasan).5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi ini dibagi menjadi empat atau lima bagian. Objek penelitian. kuesioner atau pedoman wawancara. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. foto-foto. 1. Bab ini juga memuat landasan kerja dan arahan dalam penyusunan . Daftar Lampiran Daftar lampiran memberikan informasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. dan daftar riwayat hidup. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (selanjutnya disingkat BI). Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai berikut: ditulis dalam bentuk lengkap terlebih dahulu. dan 5. Namun. 4. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 78 10. disusun secara alfabetis.8 2. yaitu sebagai berikut: 1. Penutup. 8. Pendahuluan. hal yang perlu dipahami dalam penulisan daftar singkatan itu harus konsisten.bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan penulis. surat izin penelitian. kajian teori. peta lokasi. 3.

Latar Belakang Masalah Bagian ini merupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi : a) Peneliti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. b. Jawaban pertanyaan Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 79 tersebut akan disajikan dalam simpulan. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk pertanyaan. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah ini bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga kesenjangan ini menimbulkan rumusan permasalahan. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut.karangan ilmiah. c. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan sasaran yang akan dicapai atau . a. Pada bagian ini. Oleh karena itu. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. Identifikasi masalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena p okok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). latar belakang ini harus berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca.

Metode penelitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis sedangkan teknik penelitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Untuk mengkaji verba. Metode dan Teknik penelitian Penelitian ilmiah harus mempergunakan metode dan teknik penelitian. dan Sudaryanto (1994). Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. digunakan teori Badudu (1992). akan digunakan teori Chafe (1993).dihasilkan dalam penelitian ini. Metode analisis (lapangan) . (1993). e. Sugono dan Indiyastini (1994). Prinsip-prinsip ini berguna untuk memberikan arahan dan langkah untuk membahas masalah yang akan diteliti. Contoh: Dalam teori ini. d. Purwo (1998). akan digunakan teori -teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Kerangka teori ini harus menggambarkan tata kerja teori tersebut. 1. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Alwi dkk. sedangkan kegunaan penelitian merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Tadjuddin (1993). Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2.

novel. Bisa saja. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah harus menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. Dalam bab ini. tabloid. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. Jika sumber data itu banyak dan beragam. dapat digunakan sample dan populasi. majalah. identitas sumber data tersebut harus dicantumkan. disertakan alasan-alasan yang logis. surat kabar. (2) analisis kualitatif Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 80 f. sedangkan populasi adalah kumpulan seluruh data yang akan diteliti. 2. g. Sumber data ini merupakan bahan yang diteliti. Jika penelitian ini berasal dari buku. Misalnya. penelitian -penelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. Dengan . Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelitian dilaksanakan.metode eksperimen di laboratorium metode sensus angket metode survai wawancara metode studi kasus sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Dalam sampel dapat diambil satu contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. Kajian Teori Bab ini berisikan uraian tentang teori -teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau diteliti.

Oleh karena itu.demikian. a. mempertanyakan. menerima. penulis dapat menolak. pendapat tersebut masih bisa dipakai. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab ini yaitu (a) sejarah objek penelitian. pemecahan masalah. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan berusia 5 tahun kebelakang. dan (c) kegiatan objek penelitian. Simpulan Bab ini berisikan simpulan yang diperoleh dari penelitian yang telah dilakukan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 81 5. atau menguatkan teori yang sudah ada. (b) struktruk organisasi. sintetis pembahasan. Bab ini juga merupakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. 4. dijelaskan keadaan lokasi penelitian atau objek penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). interpretasi. Simpulan ini adalah uraian seluruh analisis. pembahasan ini harus konsisten dan relevan dengan bagian sebe lumnya. Objek Penelitian Dalam bab ini. . Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. d an penemuan pendapat baru yang diformulakan (bila ada). Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data merupakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab ini dilakukan kegiatan analisis data. 3. tetapi apabila teori lama masih relevan. interpretasi penulis.

b. Daftar Riwayat Hidup . daftar kamus. Daftar Kamus Daftar kamus harus dibedakan dengan daftar pustaka. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal ini bisa bersifat subjektif. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Catatan: Saran ini bukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertentu. 1. Misalnya penulis mengkritik tindakan korupsi di lingkungan kantor pajak.3 Bagian Akhir Bagian akhir atau kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. Simpulan ini pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. Daftar Pustaka Salah satu yang harus ada (mutlak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. 3. 2. Saran ini ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. 8. dan lampiran.2.dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Dengan adanya daftar pustaka. pembaca bisa mengetahui sumber acuan yang menjadi landasan dalam pengkajian. daftar riwayat hidup.8. Saran Saran merupakan rekomendasi atas hasil penelitian untuk menindaklanjuti penelitian selanjutnya.

2. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 82 4. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. a.Daftar riwayat hidup berisikan biodata penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidikan dan pengalaman kerja. kutipan dalam karya ilmiah itu dibagi atas dua jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Acuan wawancara. misalnya. a. atau kalimat. Data penelitian. b. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu berupa frase. Fungsi kutipan adalah (a) sebagai bukti untuk menunjang pendapat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Angket c. Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. 1. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. dan e. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Indeks. Kutipan langsung . Surat izin penelitian. d.

Teknik Pengutipan c.. .teks-----------------. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. 1994: 56).9 PENGUTIPAN DALAM KARYA ILMIAH Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 83 c.----------------. e. Spasi kutipan adalah dua spasi. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. tahun terbit buku. penulisan ini dapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat baris Pengutipan ini dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. b. Awal kutipan memakai huruf kapital. b. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat baris. Diikuti nama akhir pengarang (marga). kutipan (Badudu. halaman buku. 3..dapat dibedakan pula atas : 1. ---------------------------------. Kutipan langsung yang lebih dari empat baris.. 2. 8.2 spasi -----------------------. 2 spasi 2 spasi . lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Contoh: -------------------------------. d.teks----------------------------------. Penulis mengambil intinya atau topiknya saja. Kutipan ditulis langsung dengan teks.

teks---------------------------------------------.5 spasi 2 spasi . f.. b. b.2spasi ------------------------teks----------------------------------------. 5 ketukan 10 ketukan dari sebelah kiri --------------------------------------------------------------------. (Badudu. . Kutipan tidak langsung Pengutipan ini dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Awal kutipan memakai hurup capital. 10 ketukan . e. c. tahun terbit buku. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional).kutipan . Kutipan disatukan dengan teks. penulisan ini dapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------.2 spasi ---------------------------------------------------------------------------------------2.d.5 spasi. d. 2 spasi e. Dipisahkan dari teks 2. Diikuti nama akhir pengarang (marga). halaman buku. Kutipan langsung yang lebih dari empat baris Pengutipan ini dapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. 1994: 56). Semua kutipan dimulai dari 7 teks. Spasi kutipan adalah dua spasi.

Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. berpendapat bahwa dll. 4.teks-------------------------.teks ------------------------------------------------------------------------. Tidak memakai tanda petik dua. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku selalu berdekatan . Contoh: ---------------------------------.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 84 c. . Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. dan halaman. d. Menurut Badudu (1994: 56) dalam bukunya Pelik-Pelik Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adalah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalimat adalah (benar) b.2 spasi ----------------------------------------------. Mencantumkan nama akhir pengarang (marga).. mengemukakan bahwa. a. tahun. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa.2 spasi ---------------------------------------------------------------------Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa 2 spasi kutipan ---------------------------------------------------. e. menyatakan bahwa.

. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. i. Apabila ada kesalahan dalam penulisan baik EYD atau pun ketatabahasaan. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . tengah. harus disertai dengan penjelasan. . Penulis tidak diperkenankan untuk mengadakan perubahan (katakata) dalam kutipan. Apabila ingin mengadakan perubahan. kalimat adalah . atau akhir teks.Baduduber pendapat bahwa . Penulis boleh memberikan pendapat atau komentarnya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. . g. e. Kutipan langsung selalu memakai tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat... Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak miring. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Kutipan tidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Jika nama pengarang ada dua. h. 85 f. d. Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di awal.

]. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda titiktitik [ ---------------------------------(Badudu. Badudu. Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. o..10. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dari kutipan karya ilmiah orang lain. tetapi tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. k. n. 1994:45) . Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. (1996: 35) . 8. m.10 DAFTAR PUSTAKA (BIBLIOGRAFI) Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah . 8..1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan).Badudu (1995: 34) berpendapat j. bentuk penyajiannya adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa . Dalam pengutipan pendapat orang lain. dkk. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. nama akhir pengarang pertama yang ditulis dan diikuti dkk. l. Kutipan yang berasal dari ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dipakai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercaya karena harus diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan).

Diambil dari suatu buku. internet. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). b.10.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pustaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. nama penerbit. 2. 2. cetakan atau edisi. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. surat kabar. Menginformasikan bahwa karya ilmiah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dari karya ilmiah terdahulu. yaitu judul. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. Emil dan . Memiliki identitas buku. majalah. dan tempat terbit. 3.10. 8. orasi dalam karya ilmiah. makalah.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah berikut: a. Bila nama pengarang ada dua. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka.BPDU-Universitas Widyatama 86 8. dsb. yang dibalikkan adalah nama pengarang pertama. nama marga atau unsure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. c. Contoh : Emil Salim dan Philip Kotler Salim.10. tahun terbit. Setelah itu. 8.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dari daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1.

h. Emil. atau tanpa lembaga. penerjemah ditulis sesudah ed isi atau judul buku.Philip Kotler d. i. skripsi. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. perpindahan dari satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. tesis. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 87 j. e. Jika seorang pengarang menuliskan lebih dari satu buku. Bila ada edisi/cetakan ditulis sesudah judul buku. n. Djoemad Tjiptowardojo Salim. nama pengarang ditulis satu kali. bila tidak ada kedua-duanya. Bila dalam satu buku diperlukan dua baris atau lebih. f. Judul buku harus dicetak miring dalam komputer atau digarisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. nama departeman atau lembagalah yang ditulis. k. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. m. l. nama pengarang itu diganti dengan garis . Jika buku tersebut merupakan terjemahan dari buku bahasa asing. Judul artikel. tulislah tanpa pengarang. Bila tidak terdapat nama pengar ang. baris yang kedua atau selanjutnya dimulai dari 1 tabulasi (5-7 ketukan). all. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. g. Contoh: Emil Salim. dkk. Gelar akademik tidak dicantumkan. nama pengarang pertamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. Philip Kotler. atau et.

1993.---(judul buku: anak judul)---. (diakhiri titik). q.panjang atau tanpa garis panjang. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). o. Jakarta: Kanisius. (tahun terbit)--. Purwo. judul buku. Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian . urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. -----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. (dipisahkan koma).----(judul buku: anak judul)----(Edisi)---. 1spasi Djajasudarma.---(nama kecil)---.---(nama kecil)---. p. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dari seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. T. -----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. ---(Edisi)---. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . Nama keluarga/marga. urutan penulisannya diikuti nomor urut a. nama tempat (diakhiri titik dua). Fatimah. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. 1989. Bandung: PT Eresco. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. c. dsb. Tata Bahasa Kasus dan Valensi Verba dalam PELLBA 2. nama diri (diakhiri titik). Perhatikan urutan penulisan. tahun terbit. nama penerbi t (diakhiri titik). b. r. Bambang Kaswanti. 1spasi 2spasi ---(marga)--. cetakan (diakhiri titik). (tahun terbit)--.

1996 3. Hasan Alwi dkk. Badudu.88 Bentuk kedua ---(marga)--. 1 spasi (tahun terbit) ---(judul buku: anak judul) ---.S.S. 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. 1993a Semantik 2: Pemahaman Ilmu Makna. Bandung : PT Eresco.---(nama kecil)---.---(Edisi)---. Jakarta. Fatimah. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. 1 spasi (tahun terbit) ---(judul buku: anak judul)---.---(Edisi)---.---(nama kecil)---. Rujukan elektonik Boon. 1993b Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian .joe. ----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Melalui http://www. Pelik-Pelik Bahasa Indonesia .org/june33/95. J. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 . Pustaka Prima Bandung:. T. Balai Pustaka.html [June/17/03] bln tgl thn Pelatihan 1. ----(tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. J. 1 spasi Djajasudarma. Bandung : PT Eresco. (tanpa tahun) Anthropology of Religion. Sitaksis Bahasa Indonesia. J. 1998 2. Badudu.

edisi pertama. Chicago.Chafe. Judul buku : Komposisi Pengarang : Gorys Keraf Identitas buku : 1980 halaman 43. Meaning and Structure of Language. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seorang pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau majalah-majalah. cetakan kedua. Judul buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU Pengarang : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna Identitas buku : 2001 halaman 22.al. Kanisius. Ilmu Tata . CV Pustaka Setia. Ilmu Tata Negara adalah ilmu yang mempelajari negara-negara tertentu. yaitu bagaimana pemerintahan suatu negara disusun dan dijalankan dari tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Lingusitik umum. Ende-Flores. The University Press. 1994 5. 1965 1. Bandung. Cambridge. et. Noam Chomsky. N. Buatlah kutipan langsung dari data di atas dan sertakan juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Aspect of Teory of Syntact. Abdul Chaer. 1970 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 89 6. Nusa Indah.F. Bahasa Indonesia Deskripsi dan Teori Yogyakarta. Wallace L. Rineka Cipta Jakarta. Alieva. 1991 7. The MIT Press.4.

cetakan ketiga. alat-alat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya.Negara memusatkan diri pada kajian kekuasaan negara. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 90 Kalimat adalah bagian terkecil dari suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. BANDUNG. dan hubungan antarperlengkapan negara itu. Badudu Hans Lapoliwa Identitas buku : 1993 halaman 60. Judul buku : Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesi a Pengarang : Hasan Alwi Anton M. Moeliono Harimurti Kridalaksana J. JAWA BARAT . Buatlah kutipan langsung yang lebih dari 4 baris dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 91 UJI ALKOHOL DAN BERAT JENIS SUSU SAPI PERAH DI KOPERASI PETERNAK SAPI BANDUNG UTARA (KPSBU) LEMBANG. Jakarta. Perum Balai Pustaka. S.

SKRIPSI disusun untuk dipertahankan dalam Sidang Sarjana Ilmu Peternakan pada program studi Teknologi Hasil Ternak Oleh: Toni Ryadi Tisnawan JIO94079 JURUSAN TEKNOLOGI HASIL TERNAK FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 1999 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 92 FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Satu Program Studi Ilmu Administrasi Negara Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 .

SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 93 FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah . Dra.

Dra. Sri Lestari.M. 428001001 Pembimbing I. M. H. M.. Hj.. 428901043 Pembimbing II. 429301071 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 95 HALAMAN PENGESAHAN Judul : Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai Di Lingkungan .B.Si. M. Djoemad Tjiptowardojo. Drs.BPDU-Universitas Widyatama 94 HALAMAN PENGESAHAN FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 Disetujui oleh: Disahkan oleh Ketua STIA Bagasasi Bandung.. Dra. Hersusetiyati.A.

M. Alwi. Badudu. H. Djoemad Tjiptowardojo. dkk. Jakarta : Erlangga.Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Nama : Komar Kurnia Candra Nomor Pokok Mahasiswa : 4222050046 Disetujui oleh : Disahkan oleh Ketua STIA Bagasasi Bandung.M. 1979. Membina Bahasa Indonesia Baku.A. 1993. Bambang Soelistiyono. Rosihan.. Jakarta : Pradnya Paramita.H. Bahasa Jurnalistik dan Komposisi . 1981. Drs. Anwar. .. S. M. M. Hersusetiyati.B. J. Sabarti dkk. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia . 428301007 Pembimbing II..M. Jakarta : Balai Pustaka. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. 429301071 Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 96 Daftar Pustaka Achadiah. Dra.S. Bandung: Pustaka Prima. Hasan. 1989. 428001001 Pembimbing I.

Filsafat Ilmu. 1991.S. Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Badudu.. 1990. 1981. Harcourt Brace Jovanovich . Stephen.S. 1981. Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Depdikbud. San Diego : Edith Publisher. Helmut (ed). Depdikbud. second edition. Depdikbud. 1980. Kamus Besar Bahasa Indonesia. 1991. Helmut (ed). Cakrawala Bahasa Indonesia 1. Ronald W. Depdikbud. J. J. Flores. 1985.S. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. 1992. Cet. Some Fundamental Linguistic Concepts. Komposisi. Hombean Press. Ende. 1980. Keraf. Esau. Hombean Press. Jakarta : PT Gramedia. South California. South Carolina. Depdikbud. Membina Bahasa Indonesia Baku 2 . Gorys. Language and Its Structu re. Jakarta : Gramedia.Badudu. 1987. Handbook in Reseach and Evalution. Bandung : Pustaka Prima. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 97 Isaac. Jakarta : Balai Pustaka. IA. J. Badudu. Language and Communication . Inilah Bahasa Indonesia yang Benar. 1993. 1981. Language and communication . Langacker. X. Penerbit Nusa Indah.

Publishers. Jakarta. dlm. Moh. Kongres Bahasa Indonesia VI. Tadjuddin. Effective Feature Writing. 29 Oktober 1987. New York. Tata Istilah Indonesia. 1978. 1989.. Lapoliwa. Kopertis Wilayah IV.Inc. Noerhadi. Wawasan Tridharma. Bandung Dasar Bahasa Indonesia Baku. Pertemuan LInguistik Lembaga Atma Jaya Kelima (Pelba V). Suryaman. 1991. Dasar : Alumni.d. 1993. Dasar : Alumni. Bahasa sebagai Penggambaran Dunia. Hans. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Suryaman Ukun. Bandung 98 Tadjuddin. Evanston. 1987. Moeliono. 1988. 1984. Toeti Herati. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa : Beberapa Pokok Pikiran. Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dari 26 s. New York Atlanta. Harper & Row. Kembara Bahasa. . Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Ukun. Schoenfeld. Laporan Penyusunan. Anton M. Muchtar. Unpad. Makalah untuk Penyuluhan Bahasa Indonesia. Penalaran dan Pembuatan Paragraf dalam Karangan Ilmiah. 1985. 1971. Sistem Pengajaran B ahasa Indonesia di Perguruan Tinggi. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Penerbit PT Gramedia. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama Dasar Bahasa Indonesia Baku. Clerence A. 1993. London. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Jawa Barat.

Tadjuddin. 1994. Komposisi dan Penalaran, Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran, Kanwil Depdikbud, Jawa Barat. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama
LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II

Latihan Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring
1. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. 2. dr. Budiman itu sangat ramah. 3. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 4. Kepala lembaga administrasi Negara Prof. Dr. Bintoro,Msc. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri harus diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 5. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun ini menurun. 6. Dalam seminar itu Presiden Sus ilo Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmunya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 7. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. 8. Yaser Arafat, pemimpin Bangsa Palestina, pernah berkunjung ke Indonesia. 9. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. 10. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 11. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda.

12. Biasanya, umat IsIam seluruh dunia merasa sangat berbahagia pada Hari Lebaran. 13. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dikumandangkanlah proklamasi kemerdekaan republik Indonesia. 14. Sukarno-hatta memproklamasikan kemerdekaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 15. Kapal-kapal laut dari wilayah timur yang akan memasuku timur tengah harus melewati terusan suez. 16. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 17. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. 18. Pasal 36, Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. 19. Menurut Undang-Undang Dasar kita, semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 20. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08.00. 21. Kita harus mhormati ibu dan bapak kita. 22. Idrus mengarang buku Dari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 23. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbitkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. 24. Huruf pertama kata ubah ialah u. Jadi, jika kata ubah ditambah awalan me- akan menjadi mengubah bukan merubah. 25. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti Selamat

datang . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama
LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II

Perbaiki Penulisan Kata Yang Salah!
1. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! 2. Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dari korupsi. 3. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 4. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 5. Indonesia menganut faham anti komunis. 6. Allah mempunyai sifat maha sempurna. 7. Segala tindakan kita harus berdasarkan peri kemanusiaan dan peri keadilan. 8. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 9. Narapidana itu baru keluar dari penjara. 10. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 11. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 12. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 13. Mereka masuk satu persatu. 14. Harga kertas itu Rp24.000,00 per rim. 15. Sekalipun sering ke Jakarta, sekalipun dia belum pernah ke TMII. 16. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga

Sekalipun belum memuaskan. Majalah itu terbit per bulan. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerika dari Bank Dunia.dinaikkan. akan diberikan padanya. analisa . Siapa yang mempertangung. 18. ia tetap kurus. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. sistim 4. klasifikasi 3. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. 5000 angkot metro mini. Apapun yang dimakannya. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. 19. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II Perbaiki penulisan unsur serapan yang salah di bawah ini! 1. konstruksi 2. 21.jawabkan persoalan itu. 25. 17. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 23. 22. Satu pertiga dari bagian saya. 20. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. dan 100 bus kota. 24.

sekripsi 22. morel 18. varietas 9. psykologi 12. materiel 17. teoretis 19. ekslusif 16. komplek 8. kharisma Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB II .5. aksesori 20. effektif 11. aktifitas 24. standarisasi 13. kavaleri 15. equinox 14. kordinasi 7. haemoglobin 21. kondite 10. kongkrit 25. karir 23. metoda 6.

Universitas Widyatama mempunyai empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. W S Rendra. 7. 16. . SMA Negeri XX 8. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan suatu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar -benar dilindungi. Produsen minyak OPEC Arab Saudi sudah mengusulkan su paya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 2. 15. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 14. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. Teknik Fakultas Bahasa dan Fakultas Desain Komunikasi Visual. 12. Abdul Hadi W M 3. Badudu J S 1998 Pelik-Pelik Bahasa Indonesia Bandung Pustaka Prima. Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi hari ini hujan. a n u p sdr dkk 5. Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi 9. Tebal buku itu 1150 halaman 6.Latihan Pemakaian Tanda Baca 1. Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M 4. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 13. 17. 10. 11.

1. 20. Mereka menterjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. Tugas yang sedang kita laksanakan kait-mengkait dengan tugas orang lain. Begitu pula halnya jika tidak tepat. 22. Lailatul Qadar malam bernilai. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 S PKI. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. Tepat atau ti dak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah ini. 3. . 24. 25. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 23. coba Anda kemukakan alasannya. 21. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Kini giliran Anda untuk berpendapat. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. Ia memakai celana cutbrai. Sajak Aku karangan Chairil Anwar. Jika menurut Anda tepat.19. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. coba Anda kemukakan alasannya. Betulkah kita sudah menyintai bahasa Indonesia? 4.

TVRI Stasiun Bandung sering mentayangkan acara wayang golek. 7. Mengapa kita tidak mencoba mempopulerkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensyukuri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 13. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersialkan jabatannya. Beliau selalu memparkir mobilnya di samping kantor. 17. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama . Sebagai pegawai yang baik. 9. sepatutnyalah kita mentaati segala peraturan yang berlaku. Pemerintah kini mensinyalir adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. Kami sudah mencoba mengkomunikasikan gagasan itu kepada seluruh karyawan. ditujukan untuk menyejahterakan anggota. kita bisa merubah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal.5. Jika dipandang perlu. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempengaruhi bahasa Indonesia. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Usaha koperasi tersebut. 10. 14. 16. 8. antaar lain. Kita harus mulai menterapkan Gerakan Disiplin Nasional pada diri kita masing-masing. tetapi hasilnya belum kami ketahui. 11. 6. 15.

tetapi tekadnya demi kepentingan kita bersama. Kami tidak berkeberatan jika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan ini. Saya kerja sebagai pegawai negeri sudah cukup lama 7. 2. Berdasar kesepakatan bersama dalam rapat. Setiap hari dia selalu menyemir sepatu suaminya hingga mengilat seperti sepatu baru. Hampir semua instansi pemerintah di wilayah Jawa Barat langganan koran Pikiran Rakyat. 20. Kami sudah mempercayakan kegiatan ini kepada seluruh anggota panitia. 19. . 3. Selain berjualan pupuk. 1. PT Abadi Nanjaya memproduksi bahan keperluan rumah tangga. 6. 4. beliau diangkat menjadi pemimpin perusahaan. Boleh saja kita beda pendapat. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah ini. 5. Kita harus bercermin pada perjuangan mereka agar kita dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. mereka juga berternak ayam dan kelinci. Air sungai yang beriak itu kini sudah bewarna hitam. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan.18. 8.

Penonton. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut? 1. Pasien itu tidur terlentang di tempat tidur. 14. 20. 17.9. Pergi ke kantor. 13. Kertas di atas meja beterbangan karena tertiup angin. kita harus tanggung jawab atas ketertiban lingkungan sendiri. 19. 15. 12. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. ternyata kegiatan tersebut tidak berdampak negatif. Anaknya senang berpetualang ke rimba belantara. Setelah diamati secara saksama. 10. setiap hari saya jalan kaki saja. 4. 11. Sudah tiga bulan saya tidak bertemu dengan sahabat. 2. Sebagai warga yang baik. sampai jumpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Saya datang ke sini sama beberapa orang rekan sekantor. 16. Banyak karyawan yang belum berumah tangga sampai sekarang. Tetangga saya bersuamikan orang Amerika. Hal itu sudah telanjur saya katakan. 3. Anak saya masih bersekolah di sebuah akademi. Anak-anak telantar harus kita santuni. Tas Bapak tertinggal di rumah. 18. .

Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemeringkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Selain ada angkutan kota. 12. 11. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Bagaimana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah ini menurut Anda? 1. 4. Perluasan dan pelebaran jalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. 7. Setiap anak mendapatkan perlakuan yang baik dari orang tua. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Pemain Indonesia berhasil menjadi juara perorangan dalam turnamen itu. Kami memperoleh pengarahan dari Bapak Gubernur. Pasien itu mengalami pendarahan pada bagian kepalanya. ada juga angkutan pedesaan. 3. 8. Pendokumentasian surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. 2. Pengletakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. Bumi Serpong Damai merupakan daerah pemukiman baru di Jawa Barat. 10. Penakwaan umat Islam kepada Alloh Swt. 5. 6. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 9. . Ambruknya jembatan itu di luar perhitungan kontraktor. 13. Indonesia itu terentang dari Sabang sampai Merauke.5.

4.14. Kami belum tahu siapa yang aka n menggantikan ongkos perjalanan kami. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 6. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakan perlucutan senjata. Camat membawahi lurah atau kepala desa. 7. 3. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB III Berdasarkan contoh-contoh di atas. 8. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Mereka mempertinggikan benteng pertahanan di perbatasan. Mereka menemui kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. Para petani menanami kebunnya dengan sayur-sayuran. kami mempersilahkan duduk kepada hadirin. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA . 2. 9. 15. 5. 10. Setelah berdoa. Setiap HUT RI diadakan pelombaan maraton di kecamatan. Dokter itu memperingatkan pasiennya agar tidak banyak bergerak. Saya belum dapat memberitahukan Anda tentang kabar itu. 1. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia.

S-P. S-P-O-K 3. Buku saya kebawa teman saya kemarin. S-P-O.S-P-O 5. Lemari itu tidak keangkat oleh empat orang. 3. K. 2. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa.KB-KS) 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB V Pelatihan Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah ini! 1.S-P-O S-P-O. S-P (KB-KB. K-S-P-O 4.BAB III Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat-kalimat berikut. KB-KK. 7. . S-P-O-K. S-P 8. Meja tulis itu tidak keangkat oleh tiga orang. 4. 1. S-P-O-K 6.P-O.O S-P-O 9. S-P-O. 5. K-S-P-O.

9. Dari 100 angket yang disebarkan hanya 75 yang memberikan jawaban.10. 5. 2. Pembunuhan tokoh Papua yang terkemuk a itu. Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke . 7. Deputi Gubernur BI baru mengirim surat kepada para direktur bank swasta. Untuk kunjungan Prsiden Bush ke Indonesia membutuh kan pengamanan yang ekstra ketat. S-P-O-K S-P-K . Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 3. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri 6. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang. 4. hal mana patut disesalkan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB VI Pelatihan I 1. 8. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. 10. Pesawat-pesawat yang mana dapat mengarungi Lautan Atlantik biasanya bermesin jet.

soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 24. 22. dan lainlain. Dengan adanya SAPTAPESONA. maka segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu -mendahului. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dari 10 orang. Manfaat kultur jaringan itu perlu dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. 21. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 20. 23. Dari percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. indah. timah. 13. . Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tua yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Karena bantuan tersebut. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 12. maka lingkungan kita menjadi bersih. 15. Karena jarang mengikuti kulih. 11. 18. dan tetib. 17. 14.bawah. Sejak dari tahun 1998 perekonomian Indonesi a belum pulih. Menurut Wali Kotamadya Bogor. perak. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 19. 16.

Tenda-tenda itu terbuat dari kain tebal. Langkah-langkah pembakuan bahasa relatif sama. Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. 8. Karena sering kebanjiran. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB VI Pelatihan II 1. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan.25. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 2. kebudayaan tersebut harus kita pelihara. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. . yang bentuknya seperti rumah. 3. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Karena terbukti bersalah. Karena itu. 7. mencakup seleksi ragam. kodifikasi norma. kita kembangkan. pemerintah memberikan penghargaan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. 5. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa ini. 9. 6. dan tentu saja harus dilestarikan. Setelah dinilai berprestasi dalam penanggulangan sampah. 4. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman.

Ketika seorang anggota mengetahui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Dengan berolahraga. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. 16. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama 20. Sampel data yang kurang memadai.10. Laporan ini terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. Sedangkan rumusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Dan masalah itu harus diselesaikan dengan bijak. 15. 14. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 24. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iringiringan jenazah Pak Sumo. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. 17. panas dalam. Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta harus mampu merumuskan konsep untuk mengejar ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 18. hidung . 19. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. 11. 13. 21. Di dalam laporan ini membicarakan administrasi keuangan kantor. 22. 25. 12. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. warga desa mereka yang malang. 23. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. kita tingkatkan partisipasi kita dalam pembangunan. Larutan ini dapat menghilangkan sariawan.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang berupa topik dengan ide-ide paragrafnya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR JAWABAN Nama : Tanda Tangan Nomor Pokok : Jurusan / Kelas : Hari / Tanggal : Nilai Tanda Tangan Dosen Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama .tersumbat. dan bibir pecah-pecah. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BPDU-Universitas Widyatama LEMBAR KERJA MAHASISWA BAB VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->