MODUL KULIAH PLC (1

)

PENGENALAN PLC DAN DIAGRAM LADDER Programmable Logic Controller (PLC) pada dasarnya adalah sebuah komputer yang khusus dirancang untuk mengontrol suatu mesin. Mesin yang dikontrol ini dapat berupa regulasi variabel secara kontinu seperti pada sistem-sistem servo, atau hanya melibatkan kontrol dua keadaan (On/Off) saja, tetapi dilakukan secara berulang-ulang seperti umum dijumpai pada mesin pengeboran, sistem konveyor, dan lain sebagainya. Gambar 1.1berikut memperlihatkan konsep pengontrolan yang dilakukan oleh sebuah PLC.

Gambar 1.1. Diagram konseptual aplikasi PLC

Walaupun istilah PLC secara bahasa berarti pengontrol logika yang dapat diprogram, tetapi pada kenyataannya, PLC secara fungsional tidak lagi terbatas pada fungsifungsi logika saja. Sebuah PLC dewasa ini dapat melakukan perhitunganperhitungan aritmatika yang relatif kompleks, fungsi komunikasi, dokumentasi, dan lain sebagainya (sehingga dengan alasan ini dalam beberapa buku manual, istilah PLC sering hanya ditulis sebagai PC - Programmable Controller saja).

PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB

Ir. Yudhi Gunadi, MT.

PLC

1

Hal ini terkait dengan perangkat lunak pemrograman yang semakin user friendly. prinsip kerja. Memiliki kemampuan komunikasi dan sistem dokumentasi yang semakin Jenis instruksi/fungsi semakin banyak dan lengkap. PID. MT. Jumlah input/output yang semakin banyak dan padat. hanya secara fungsional masih terbatas pada fungsi-fungsi kontrol relai saja. misalnya modul ADC/DAC. Pemrograman relatif semakin mudah. Beberapa jenis dan tipe PLC dilengkapi dengan modul-modul untuk tujuan • • • • • kontrol kontinu. kepadatan komponen serta dari segi fungsionalnya. Yudhi Gunadi. Sejarah dan Perkembangan PLC Secara historis. perbandingan PLC dengan jenis kontroler lainnya. tetapi semata-mata sebagai latihan menganalisis prinsip kerja sistem kontrol dalam bentuk diagram ladder. Waktu eksekusi program yang semakin cepat. baik dari ukuran. beberapa teori yang berkaitan dengan komponen-komponen penyusun diagram ini secara khusus akan diberikan dalam contoh-contoh soal yang cukup beragam. Beberapa peningkatan perangkat keras dan perangkat lunak ini di antaranya adalah: • • Ukuran semakin kecil dan kompak. Perlu ditekankan di sini. contoh soal yang diberikan pada dasamya tidak ditujukan secara langsung untuk tujuan perancangan. Seiring perkembangan teknologi solid state. dan lain-lain. PLC pertama kali dirancang oleh perusahaan General Motor (GM) sekitar tahun 1968 untuk menggantikan control relay pada proses sekuensial yang dirasakan tidak fleksibel dan berbiaya tinggi. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. balk. PLC 2 . hasil rancangan telah benar-benar berbasis komponen solid state dan memiliki fleksibilitas tinggi. saat ini PLC telah mengalami perkembangan luar biasa. Untuk mempermudah Anda dalam memahami.Dalam bab ini akan dibahas PLC secara umum dimulai dari sejarah dan perkembangan PLC. Pada saat itu. Pembahasan mengenai diagram ladder ini akan meliputi diagram ladder elektromekanis serta diagram ladder format PLC-nya. dan terakhir yang paling penting adalah materi diagram ladder. modul Fuzzy.

instruksi dan kemampuan lainnya yang beragam. PLC 3 . Gambar 1. vendor-vendor PLC umumnya memproduksi PLC dengan berbagai ukuran. Gambar 1. jumlah input/output. PLC dapat dikatagorikan mikro jika jumlah input/ output pada PLC ini kurang dari 32 terminal 2. Yudhi Gunadi.2.3): 1. PLC mini. PLC large. yaitu untuk tujuan kontrol yang relatif sederhana dengan jumlah input/output puluhan. secara umum PLC dapat dibagi menjadi tiga kelompok besar (lihat Gambar 1. Katagori ukuran mini ini adalah jika PLC tersebut memiliki jumlah input/output antara 32 sampai 128 terminal. PLC ukuran ini dikenal juga dengan PLC tipe rack PLC dapat dikatagorikan sebagai PLC besar jika jumlah input/ output-nya lebih dari 128 PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. 3. PLC mikro. sampai kontrol yang kompleks dengan dengan jumlah input/output mencapai ribuan.Dewasa ini. MT.2 beRikut ini memperlihatkan salah satu contoh rangkaian produk PLC yang diproduksi oleh perusahaan LG dengan berbagai tipe dan jumlah input/ output yang dapat dijumpai di pasaran. Contoh rangkaian produk keluarga PLC produksi perusahaan LG Berdasarkan jumlah input/output yang dimilikinya ini. Hal ini pada dasarnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang sangat luas.

4. Fasilitas. PLC 4 . Gambar 1. MT. kemampuan.3. dan fungsi yang tersedia pada setiap kategori tersebut pada umumnya berbeda satu dengan lainnya. Pengelompokan PLC berdasarkan jumlah I/O Gambar 1.4) dirancang khusus untuk fungsi-fungsi relai (smart relay) saja. Yudhi Gunadi.terminal. Semakin sedikit jumlah input/output pada PLC tersebut maka jenis instruksi yang tersedia juga semakin terbatas. terutama untuk mengantisipasi PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Beberapa PLC bahkan dirancang semata-mata untumenggantikan control relay saja. seperti PLC merek ZEN produksi perusahaan OMRON (Gambar 1. PLC merek ZEN produksi OMRON dirancang semata-matasebagai smart relay Untuk menambah fleksibilitas penggunaannya.

PLC terdiri dari dua komponen penyusun utama (Gambar 1. unit input/output PLC berupa modul-modul yang terpisah dari rack atau unit CPU seperti terlihat pada Gambar 1. PLC 5 . D/A. Artinya. atau modul-modul analog seperti unit kontrol PID. A/D. dan lain sebagainya yang dapat dibeli secara terpisah dari unit CPU PLC tersebut. PLC tipe rack yang bersifat modular Prinsip Kerja PLC Secara umum. MT. PLC dengan ukuran mini dan besar umumnya dirancang bersifat modular.5.perkembangan dan perluasan sistem kontrol pada aplikasi tertentu. Yudhi Gunadi. Gambar 1.6): • Central Processing Unit (CPU) • Sistem antarmuka input/output PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir.5. Unit input/output ini dapat berupa unit input/output diskret.

MT.7. operasi PLC ini relatif sederhana: peralatan luar dikoneksikan PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Ada tiga komponen utama penyusun CPU ini. Blok diagram CPU pada PLC Pada dasamya. PLC 6 . Yudhi Gunadi. • • • Prosesor Memori Power supply Interaksi antara ketiga komponen ini dapat dilihat pada Gambar 1. Blok diagram PLC Fungsi dari CPU adalah mengatur semua proses yang terjadi di PLC.Gambar 1. Gambar 1.7.6.

Adapun Gambar 1.8. Gambar 1.10 berturut-turut memperlihatkan koneksi yang mungkin dilakukan antara peralatan luar dengan modul input dan modul output PLC (interkoneksi peralatan ini akan dibahas secara khusus pada Bab 3). push button. Peralatan ini dapat berupa sensor-sensor analog. motor starter. dan lain sebagainya. solenoid.9 dan 1.dengan modul input/output PLC yang tersedia. Gambar 1. Beberapa peralatan input/output PLC PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. lampu. MT. limit switch. PLC 7 .8 memperlihatkan beberapa peralatan input/output luar yang umum dijumpai dalam aplikasi PLC. Yudhi Gunadi.

CPU melakukan tiga operasi utama: (1) membaca data masukan dari perangkat luar via modul input. Ketiga proses tersebut dinamakan scanning.9.10. Yudhi Gunadi. PLC 8 .Gambar 1.11: PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Koneksi peralatan dengan modul output PLC Selama prosesnya. (2) mengeksekusi program kontrol yang tersimpan di memori PLC. (3) meng-update atau memperbaharui data pada modul output. seperti terlihat pada Gambar 1. Koneksi peralatan dengan modul input PLC Gambar 1. MT.

komputer dewasa ini lebih banyak digunakan dibandingkan dengan Console.Gambar 1. program pada memori PLC yang digunakan untuk mengontrol peralatan ini dibuat dan dimasukkan dengan menggunakan perangkat pemrograman. Gambar 1. Hal ini sebenarnya terkait dengan kemudahan dan fasilitas pemrograman dari kedua perangkat tersebut. Pemanfaatan Console biasanya terbatas hanya untuk editing program PLC saja. Misalnya. KGL untuk PLC produksi LG. Yudhi Gunadi. Unit miniprogrammer untuk memprogram PLC perbanding dengan kedua perangkat pemrograman tersebut .12. MT.12) atau menggunakan komputer via perangkat lunak yang menyertainya. PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. perangkat lunak Syswin digunakan untuk memprogram PLC produksi OMRON.11. PLC 9 . yaitu unit miniprogrammer/Console (Gambar 1. dan lain sebagainya. Ilustrasi scanning Secara teknis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful