Alat-alat Laboratorium Kimia

09/12/2010 oleh ramy0809 5 Komentar Ada Tugas Kimia yang suruh tulis 10 alat-alat laboratorium kimia? cekidot! tinggal pilih, lebih dari 10 kok!

Buret

Buret adalah sebuah peralatan gelas laboratorium berbentuk silinder yang memiliki garis ukur dan sumbat keran pada bagian bawahnya. Ia digunakan untuk meneteskan sejumlah reagen cair dalam eksperimen yang memerlukan presisi, seperti pada eksperimen titrasi. Buret sangatlah akurat, buret kelas A memiliki akurasi sampai dengan ± 0,05 cm3. Oleh karena presisi buret yang tinggi, kehati-hatian pengukuran volume dengan buret sangatlah penting untuk menghindarigalat sistematik. Ketika membaca buret, mata harus tegak lurus dengan permukaan cairan untuk menghindari galat paralaks. Bahkan ketebalan garis ukur juga mempengaruhi; bagian bawah meniskus cairan harus menyentuh bagian atas garis. Kaidah yang umumnya digunakan adalah dengan menambahkan 0,02 mL jika bagian bawah meniskus menyentuh bagian bawah garis ukur. Oleh karena presisinya yang tinggi, satu tetes cairan yang menggantung pada ujung buret harus ditransfer ke labu penerima, biasanya dengan menyentuh tetasan itu ke sisi labu dan membilasnya ke dalam larutan dengan pelarut.

Cawan Petri

Cawan Petri plastik dapat dimusnahkan setelah sekali pakai untuk kultur bakteri. Corong pemisah yang digunakan dalam laboratorium terbuat dari kaca borosilikat dan kerannya terbuat dari kacaataupun Teflon. Cawan Petri selalu berpasangan. Ia mempunyai penyumbat di atasnya dan keran di bawahnya. diklorometana. Corong Pemisah Corong pemisah atau corong pisah adalah peralatan laboratorium yang digunakan dalam ekstraksi cair-cair untuk memisahkan komponen-komponen dalam suatu campuran antara dua fase pelarut dengan densitas berbeda yang takcampur. yaitu Julius Richard Petri (1852 1921). Kebanyakan pelarut organik berada di atas fase air keculai pelarut yang memiliki atom dari unsur halogen. atau biji-bijian. Umumnya salah satu fase berupa larutan air dan yang lainnya berupa pelarut organik lipofilik seperti eter.khamir. kloroform. Cawan Petri dinamai menurut nama penemunya pada tahun 1877. yang ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar merupakan tutupnya. MTBE. spora. ahli bakteri berkebangsaan Jerman. ataupun etil asetat. Ukuran corong pemisah . Corong pemisah berbentuk kerucut yang ditutupi setengah bola.Cawan Petri atau telepa Petri adalah sebuah wadah yang bentuknya bundar dan terbuat dariplastik atau kaca yang digunakan untuk membiakkan sel. Alat ini digunakan sebagai wadah untuk penyelidikan tropi dan juga untuk mengkultur bakteri.

bervariasi antara 50 mL sampai 3 L. campuran dan dua fase pelarut dimasukkan ke dalam corong dari atas dengan corong keran ditutup. jadi tidak cocok untuk pembuatan larutan yang perlu ketelitian tinggi (secara kuantitatif). misalnya pereaksi/reagen untuk analisa kimia kualitatif atau untuk pembuatan larutan standar sekunder pada analisa titrimetri/volumetri. Untuk memakai corong ini. Corong ini kemudian dibalik dan keran dibuka untuk melepaskan tekanan uap yang berlebihan. Corong ini kemudian didiamkan agar pemisahan antara dua fase berlangsung. Corong ini kemudian ditutup dan digoyang dengan kuat untuk membuat dua fase larutan tercampur. Gelas Kimia Gelas kimia adalah sebagai tempat untuk melarutkan zat yang tidak butuh ketelitian tinggi. Labu Ukur . Terdapat berbagai ukuran mulai dari 25 mL sampai 5 Liter. Dalam skala industri. corong pemisah bisa berukuran sangat besar dan dipasangsentrifuge. Penyumbat dan keran corong kemudian dibuka dan dua fase larutan ini dipisahkan dengan mengontrol keran corong.

Lebih baik menggunakan sabun agar zat zat yang tidak dibutuhkan dapat terlarut dan akhirnya terbuang. Alat ini biasanya digunakan untuk mendapatkan larutan zat tertentu yang nantinya hanya digunakan dalam ukuran yang terbatas hanya sebagai sampel dengan menggunakan pipet. dan hanya volumenya yang bertambah. Labu disumbat dan kemudian dikocok agar larutan seragam. penambahan aquadets hingga dasar meniskus yang menyentuh leher labu ( meniskus berada di atas garis leher ). Proses pengenceran melibatkan pencampuran suatu larutan pekat dengan pelarut tambahan untuk memberikan volume akhir yang lebih besar. Fakta ini mebentuk dasar untuk mengerjakan soal yang mebahas pengenceran. Dalam rangka melakukan kerja rutin di laboratorium.Labu Ukur adalah sebuah perangkat yang memiliki kapasitas antara 5 mL sampai 5 L dan biasanya instrumen ini digunakan untuk mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu ukur. dan karenanya harus diencerkan. digunakan pipet tetes untuk menambahkan air dengan hati hati sampai volume permukaan cairan tepat berimpit dengan tanda lingkaran pada leher labu. tidaklah luar biasa untuk memiliki larutan encer atau mengurangi kepekatan mereka dengan menambahkan sejumlah pelarut. Selama proses ini. untuk zat yang tidak berwarna. Ditambahkan air suling. banyak mol yang dalam larutan tetap. penambahan aquadest sampai menunjukkan garis meniskus berada di leher labu. Campuran digoyang melingkar ( diolek ) untuk melarutkan zat terlarut Setelah ditambahkan air lagi. Banyak bahan kimia laboratorium dibeli dalam bentuk larutan air yang pekat karena inilah cara pembelian yang paling ekonomis. Sebelum menggunakan instrumen ini. Untuk zat yang berwarna. Tetapi biasanya bahan kimia ini terlalu pekat untuk langsung digunakan. labu ukur harus dicuci terlebih dahulu. Dalam sistem pengenceran. Dalam keadaan bagaimanapun. labu ukur yang kering sangatlah baik untuk digunakan. Ada beberapa langkah dalam mempersiapkan suatu larutan dengan molaritas tertentu: y y y y y Zat terlarut ditimbang teliti ke dalam sebuah labu volumetri ( labu ukur ). .

. Neraca pegas adalah timbangan sederhana yang menggunakan pegas sebagai alat untuk menentukan massa benda yang diukurnya. Biasanya menggunakan massa pembanding yang lebih kecil dengan lever (tuas) yg panjang. pelayanan purna jual. Timbangan adalah suatu alat yang sangat penting keberadaannya dalam kehidupan sehari-hari kita. Persamaan matematis suatu neraca pegas dinyatakan dalam: k*X=m*g dengan k = konstanta pegas X = defleksi m = massa g = gravitasi Neraca/timbangan dengan bandul pemberat (seperti yang terdapat di pasar ikan/sayur) menimbang massa. By ³Timbangan Avery´ Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membeli sebuah timbangan adalah linearitas timbangan. Neraca pegas (seperti timbangan badan) mengukur berat. dukungan tenagateknisi yang banyak dan berpengalaman. Timbangan/neraca dikategorikan kedalam sistemmekanik dan juga elektronik.Timbangan Timbangan/neraca adalah alat yang dipakai melakukan pengukuran massa suatu benda. Salah satu contoh timbangan adalah neraca pegas (dinamometer). Mengikuti hukum tuas (persamaan momen). defleksi pegasnya ditampilkan dalam skala massa (label angkanya sudah dibagi gravitasi). suku cadang (spare part) selalu tersedia. karena ini akan menjadi suatu hal yang sangat penting untuk kelanjutannya nanti. dan hal ini diperhatikan oleh pemerintah dengan mendirikan Dinas Metrologi untuk mengelolanya.

juga dalam bangunan.m2 = massa benda pertama. sebelum penemuan bahan plastik namun pengepas non-konduktif khusus harus digunakan di mana peralihan bisa dibuat untuk pipa logam lain. massa benda kedua L1. agar menghindari karatan akibat reaksi elektrokimia antara logam-logam yang tak cocok (lihat sel Galvano). asal masih ada gravitasi untuk menggerakkan timbangan. namun sekarang lebih banyak digunakan pateri campuran berlapis logam putih untuk menggabungkan pateri agar mengurangi dampak buruk timah.m1 * g * L1 = m2 * g * L2 dengan m1. panjang tuas kedua g = gravitasi Neraca pegas menunjukkan angka yang berbeda di bumi dan bulan. saluran besi. atau tembaga yang membawa air bersih yang diberi tekanan udara dan dibersihkan ke bangunan-bangunan (sebagai bagian sistem air perkotaan). timah menjadi bahan pilihan untuk pipa air.polietilena. Pateri logam campuran berlapis timah umum digunakan untuk menggabungkan pipa tembaga.L2 = panjang tuas pertama. Pipa dari bahan besi adalah alternatif tembaga. Pipa Air Pipa air ialah pipa atau tabung. khususnya karena kelunakannya. kebanyakan terbuat dari polivinil klorida (PVC). Selama berabad-abad. kecuali untuk pengepas akhir. atau di daerah yg gravitasinya berbeda. Timbangan bandul menunjukkan angka yg sama di mana pun. .

dengan semprotan air dari sebuat botol cuci. 1990 : 156 ) Termometer . Batang pengaduk terbuat dari politena ( polietilena ) dengan suatu dayung yang berbentuk kipas pada kedua ujungnya berfungsi sebagai policeman yang memuasakan pada temperatur laboratorium : dayung ini dapat dilekukkan dalam segala bentuk. Pipa kaca berongga tidak boleh digunakan sebagai batang pengaduk. Spatula nekel adalah spatula yang disepuh dengan nekel. Spatula yang sering digunakan di laboratoriumbiologi atau kimia berbentuk sendok kecil. ( Vogel. bahan kayu digunakan sebagai pipa di Boston dan Montréal. Berasal dari sebatang kaca yang berdiameter 4 mm. Spatula politena atau tanduk. Ada tiga jenis spatula untuk keperluan laboratorium: y y y Spatula yang terbuat dari logam (stainlessteel) digunakan untuk mengambil obyek yang telah diiris untuk sediaan mikroskop. Batang kaca yang ujungnya berkaret disebut juga policeman digunakan untuk membuat zat padat dari dinding dalam wadah kaca. digunakan sebagai sendok kecil untuk mengambil bahan kimia. digunakan sebagai sendok untuk mengambil bahan kimia padat. Batang itu panjangnya seharusnya 20 cm untuk digunakan pada tabung reaksi dan 8 10 cm untuk pinggan dan gelas piala kecil. dipotong menurut panjang yang sesuai dan ujung ujungnya dibulatkan dengan nyala Bunsen. digunakan untuk melubangi ujung kerucut kertas saring untuk meindahkan isi kertas saring ke bejana lain.Selain itu. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengaduk dalam pembuatan larutan kecuali larutan asam. kemudian menarik pada waktu masih lunak seperti dalam membuat jet kaca dan menatahkan menjadi dua. perunggu juga umum digabungkan dengan bahan lain untuk membuat pipa besi. Suatu batang yang satu ujungnya runcing yang dibuat dengan memanaskan sebatang batang kaca pada nyala. Spatula Spatula adalah alat untuk mengambil obyek. Pada tahun 1800-an. pipih dan bertangkai.

yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. ataupun perubahan suhu. Umumnya tabung tersebut berukuran 15 x 10cm (tinggi x diameter). Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang dirangkai dalam sebuah tabung kaca atau plastik. Beker . Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti bahang dan meter yang berarti untuk mengukur. Voltmeter Merupakan alat/perkakas untuk mengukur besar tegangan listrik dalam suatu rangkaian listrik. Lempengan luar berperan sebagai anoda sedangkan yang di tengah sebagai katoda.Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur). Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam.

100. Corong Buchner . dan memanaskan cairan yang biasanya digunakan dalam laboratorium. dan 250 mL.Beker atau kadangkala disebut sebagai gelas beker adalah sebuah wadah penampung yang digunakan untuk mengaduk. Beker dapat terbuat dari kaca (umumnya kaca borosilikat ataupun dari plastik. Beker secara umum berbentuk silinder dengan dasar yang bidang dan tersedia dalam berbagai ukuran. 200. beker dengan volume 250 mL ditandai dengan garis-garis yang mengindikasikan volume zat tertampung sebesar 50. Beker yang digunakan untuk menampung zat kimia yang korosif seperti asam atau zat-zat lainnya yang sangat reaktif biasanya terbuat dari PTFE ataupun bahan-bahan yang reaktivitasnya rendah. mencampur. 150. Sebagai contoh. Beker seringkali dibubuhi dengan ukuran yang terdapat pada sisi beker yang mengindikasikan volume tertampung. Biasanya beker lebih sering digunakan dalam percobaan kimia dasar. Beker berbeda dengan labu laboratorium terlihat dari sisinya yang lurus dan bukannya miring. mulai dari 1 mL sampai beberapa liter. Keakuratan ukuran ini sangat bervariasi. Beker dapat ditutup dengan kaca pengamat untuk mencegah kontaminasi dan penyusutan zat.

Corong Büchner adalah sebuah peralatan laboratorium yang digunakan dalam penyaringan vakum. namun ia lebih kecil dan biasanya terbuat dari kaca. Cairan yang akan disaring ditumpahkan ke dalam corong dan dihisap ke dalam labu dari dasar corong yang berpori denganpompa vakum. .[1] Ia biasanya terbuat dari porselen. Corong Hirsch juga memiliki struktur dan kegunaan yang sama. Bahan penyaring (biasanya kertas saring) diletakkan di atas corong tersebut dan dibasahi dengan pelarut untuk mencegah kebocoran pada awal penyaringan. Krus tersedia dalam berbagai ukuran. namun kadangkala ada juga yang terbuat dari kacadan plastik. Di bagian atasnya terdapat sebuah silinder dengan dasar yang berporipori. Krus Krus adalah sebuah peralatan laboratorium yang berbentuk seperti cawan yang digunakan untuk menampung senyawa kimia pada proses pemanasan yang menggunakan temperatur yang sangat tinggi.

5 cm. Ujung bawah pipa spiral itu menembus lubang sumbat karet pada penyungkup dan ujung atasnya menembus tutup ebonit bagian tengah. Kalorimeter Bom . atau lemak. yang tangkainya menembus tutup ebonit. Penyungkup ini disumbat dengan sebuah sumbat karet yang yang berlubang di bagian tengah.5 cm. Kawat nikelin itulah yang akan menyalakan makanan dalam cawan bila berpijar oleh arus listrik. Dekat cawan terdapat pipa logam untuk mengalirkan oksigen.Kalorimeter Makanan Kalorimeter makanan adalah alat untuk menentukan nilai kalor zat makanan karbohidrat. tempat untuk memasukkan sebuah termometer ke dalam tabung kaca. juga terdapat sebuah pipa spiral dari tembaga. Alat ini terdiri dari sebuah tabung kaca yang tingginya kurang lebih 19 cm dan garis menengahnya kurang lebih 7. Di atas cawan itu tergantung sebuah kawat nikelin yang berhubungan dengan kabel listrik di bawah keping asbes. Di dalam tabung kaca itu terdapat sebuah pengaduk. Di atas keping asbes itu terdapat sebuah cawan aluminium. Keping itu berbentuk bujur sangkar yang sisinya kurang lebih 9.protein. Bagian atas tabung kaca ini ditutup dengan lempeng ebonit yang bundar. Bagian dasarnya melengkung ke atas membentuk sebuah penyungkup. Pada tutup ebonit itu masih terdapat lagi sebuah lubang. Di bawah keping asbes itu terdapat kabel listrik yang akan dihubungkan dengan sumber listrik bila digunakan. Tabung kaca itu diletakkan di atas sebuah keping asbes dan ditahan oleh 3 buah keping.

bahan bakar.Kalorimeter bom adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor (nilai kalori) yang dibebaskan pada pembakaran sempurna (dalam O2 berlebih) suatu senyawa. Kalorimeter Larutan . Contoh kalorimeter bom adalah kalorimeter makanan. bahan makanan. dan sampel akan terbakar oleh api listrik dari kawat logam terpasang dalam tabung. Sejumlah sampel ditempatkan pada tabung beroksigen yang tercelup dalam medium penyerap kalor (kalorimeter).

biasa terdapat dalam laboratorium kimia.Kalorimeter larutan adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah kalor yang terlibat pada reaksi kimia dalam sistem larutan. . Pada dasarnya. kemudian dibuang keluar dari laboratorium. Terdapat dua jenis sungkup asap yaitu jenis saluran (ducted) dan jenis resirkulasi (recirculating). namun telah ditinggalkan untuk alasan kesehatan. Sungkup asap awalnya terbuat dari kayu. udara yang dihisap kemudian disaring hingga menjadi tidak berbahaya. digunakan saluran pipa polivinil klorida atau polipropilena. Berdasarkan perubahan suhu per kuantitas pereaksi kemudian dihitung kalor reaksi dari reaksi sistem larutan tersebut. Sungkup asap jenis saluran memiliki cara kerja sebagai berikut: udara dihisap dari depan lemari tempat percobaan dilakukan. Awalnya. dan dialirkan kembali ke ruangan. pada jenis saluran ini digunakan saluran lubang asbes. kalor yang dibebaskan/diserap menyebabkan perubahan suhu pada kalorimeter. Kini kalorimeter larutan dengan ketelitian cukup tinggi dapat diperoleh di pasaran Sungkup asap Sebuah sungkup asap atau lemari asap (atau Bahasa Inggris: fume hood) adalah sebuah peralatan ilmiah yang besar. Pada tipe saluran. Sedangkan pada tipe resirkulasi. Sungkup asap berguna untuk mengurangi kontak seseorang terhadap asap yang berbahaya. tetapi sekarang kebanyakan sungkup asap dibuat dari baja karbon berlapis epoksi.