I. PENDAHULUAN 1.1.

Latar Belakang Program S-1 dibentuk dengan tujuan menghasilkan Sumber Daya Manusia yang siap pakai dan ahli di bidangnya serta tanggap terhadap perubahan dan perkembangan ilmu, teknologi dan seni, maupun masalah yang dihadapi khususnya berkaitan dengan pelayanan langsung di bidang keahliannya. Pada kenyataannya, dewasa ini sering dijumpai lulusan baru dari perguruan tinggi mengalami kesulitan dalam menghadapi kenyataan yang ada dalam dunia kerja. Hal ini disebabkan kurang siapnya lulusan tersebut dengan kenyataan yang ada di lapangan yang ternyata jauh berbeda dengan apa yang didapat di bangku perkuliahan. Kurangnya bekal teknikal yang dimiliki oleh mahasiswa dapat mengakibatkan sumber daya manusia yang dihasilkan kurang mempunyai kualifikasi dan kompetensi seperti yang diinginkan oleh pemberi kerja. Agribisnis merupakan salah satu program studi Fakultas Pertanian dimana program studi ini mempelajari tentang bagaimana cara memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, pascapanen, proses pengolahan, hingga tahap pemasaran. Oleh karena itu, Untuk mendukung perkembangan pola pikir mahasiswa, maka Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya mengadakan kegiatan MAGANG KERJA dimana dengan adanya kegiatan ini diharapkan para mahasiswa jurusan Agribisnis dapat mengembangkan sikap, kepribadian, pengetahuan, dan keterampilan serta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama kegiatan perkuliahan sebelumnya melalui penerapan magang kerja yang sesuai dengan kondisi pekerjaan di lapang yang sebenarnya. Magang kerja sesuai dengan kurikulum Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya adalah suatu kegiatan yang diharapkan akan memberikan pengalaman belajar untuk mencapai integrasi kompetensi yang cukup bagi calon Sarjana Pertanian sebelum lulus. Magang kerja merupakan kegiatan praktek akademik bagi mahasiswa sehingga diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman praktek mandiri yang nantinya akan berguna untuk pengembangan profesinya sebelum menyusun tugas akhir. Secara spesifik tujuan kegiatan magang kerja yaitu untuk menerapkan, membandingkan dan menelaah ilmu pengetahuan yang didapat selama perkuliahan serta dilatih menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan. Kegiatan magang kerja membidik penguasaan kompetensi kerjasama dalam tim dan adaptasi terhadap lingkungannnya. Proposal Kegiatan Magang Kerja
1

Tujuan Khusus Proposal Kegiatan Magang Kerja 2 . a. Memperoleh pengalaman riil berupa magang kerja di UPT Pengembangan Benih Hortikultura 2. Universitas Brawijaya ini diserahkan penuh pada mahasiswa yaitu pada suatu perusahaan/lembaga/pusat penelitian yang berkompeten dan bergerak di bidang pertanian. UPT Pengembangan Benih Hortikultura berlokasi di Kota Pasuruan. Pengembangan Benih Hortikultura sebagai tempat magang yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi di bidang pertanian khususnya pada ruang lingkup agribisnis. Harapannya kami akan memperoleh pengalaman riil berupa magang kerja di UPT Pengembangan Benih Hortikultura menambah pengalaman kerja guna persiapan kedepan. maka kami memutuskan untuk memilih UPT Pengembangan Benih Hortikultura sebagai perusahaan tempat magang kerja. dan meningkatkan keterampilan mahasiswa di dunia kerja terkait dengan pertanian khususnya program studi Agribisnis 1.2. dimana perusahaan ini memperbanyak dan mengembangkan varietas benih – benih hortikultura.Magang kerja merupakan salah satu kompetensi institusi Universitas Brawijaya yang pelaksanaan kegiatannya tidak boleh mengganggu perkuliahan. Tujuan Magang Kerja a. Sehingga untuk magang kerja pada tahun ini penulis memilih UPT. Menambah pengalaman kerja guna persiapan masa depan 3. Untuk tempat magang kerja mahasiswa sesuai dengan kurikulum baru Fakultas Pertanian. Tujuan Umum 1. UPT ini di bawah naungan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan merupakan kantor pusat pengembangan benih hortikultura. Meningkatkan keterampilan mahasiswa di dunia kerja terkait dengan pertanian khususnya program studi Agribisnis 4. Berdasarkan potensi yang dimiliki oleh UPT Pengembangan Benih Hortikultura tersebut. Melatih mahasiswa untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja sebagai bekal selepas memperoleh gelar sarjana untuk terjun ke masyarakat.

Mengetahui dan mempelajari tentang pelaksanaan bauran pemasaran (produk.Sasaran Kompetensi yang Ditargetkan Kompetensi minimal mahasiswa agribisnis adalah: 1. Memperoleh pengalaman riil berupa praktek kerja atau magang kerja di UPT Pengembangan Benih Hortikultura 1.1. melaksanakan. 3. II. Mampu mengimplementasikan (menerapkan) dan mengembangkan agribinis berbasis pertanian berkelanjutan serta berkomunikasi dan menjalin kerjasama secara efektif. Mampu merencanakan. merumuskan masalah dan akar masalah serta mencari solusi berbasis ilmiah dalam sistem agribisnis yang berkelanjutan. Mampu belajar dan mampu berpikir analitik untuk mengidentifikasi. harga. dan distribusi) pada produk benih kentang melalui praktek lapang atau magang kerja di UPT Pengembangan Benih Hortikultura 3.Pemasaran Proposal Kegiatan Magang Kerja 3 . promosi.1.1. Mempelajari berbagai aspek atau bidang dalam lingkup sektor pertanian yang telah terlaksana di UPT Pengembangan Benih Hortikultura 2. mengevaluasi dan mengorganisasi (mengelola) sistem dan usaha agribisnis secara berkelanjutan 2. TINJAUAN PUSTAKA 2.

tidak saja untuk satu tahun. pemasaran adalah fungsi manajemen yang mengorganisasi dan menjuruskan semua kegiatan perusahaan yang meliputi penilaian dan pengubahan daya beli konsumen menjadi permintaan yang efektif akan sesuatu barang atau jasa. definisi dari manajemen pemasaran (marketing management) adalah sabagai analisis.2. Peranan pemasaran saat ini tidak hanya menyampaikan produk atau jasa hingga ketangan konsumen tetapi juga bagaimana produk atau jasa tersebut dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan dengan menghasilkan laba. membangun dan memelihara pertukaran yang menguntungkan dengan pembeli sasaran untuk mencapai tujuan perusahaan. Proposal Kegiatan Magang Kerja 4 . perkembangan atau kemajuan perusahaan. pemasaran didefinisikan sebagai suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan. perencanaan. Sasaran dari pemasaran adalah menarik pelanggan baru dengan mudah.Menurut Kotler dan Armstrong (1999). Sedangkan menurut Foster (1981).Manajemen Pemasaran dan Strategi Pemasaran Menurut Kotler dan Armstrong (1999). Pemasaran menurut The American Marketing Assocciation (AMA) adalah suatu kegiatan usaha yang mengarahkan aliran barang dan jasa dari produsen kepada konsumen atau pemakai. serta penyampaian barang atau jasa tersebut kepada konsumen atau pemakai terakhir. bahan. Pemasaran meliputi segala penerapan sistematis kewirausahaan guna mengikuti perubahan yang terus-menerus terjadi. pabrik dan uang yang secara rasional dan logis guna mencapai laba. melainkan untuk jangka waktu sepanjang mungkin. mempromosikan secara efektif serta mempertahankan pelanggan yang sudah ada dengan tahap memegang prinsip kepuasan pelanggan. sehingga dapat diperoleh seberapa besar peluang untuk merebut pasar dan seberapa besar ancaman yang harus dihadapi. sehingga perusahaan dapat mencapai tujuan lain yang diterapkannya. implementasi dan pengendalian dari program-program yang dirancang untuk menciptakan. lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain. 2. Pemasaran tersebut menyangkut pengarahan pekerja. Di dalam fungsi manajemen pemasaran ada kegiatan menganalisis yaitu analisis yang dilakukan untuk mengetahui pasar dan lingkungan pemasarannya.

Strategi pemasaran terdiri atas lima elemen yang saling berkait. dan desain penawaran individual pada masing-masing lini. yang meliputi periklanan. yaitu menentukan harga yang dapat mencerminkan nilai kuantitatif dari produk kepada pelanggan. yaitu memilih pasar yang akan dilayani. pembentukan lini produk. dan bantuan teknis yang disediakan penjual. Strategi pemasaran didefinisikan sebagai alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut. 2. Komunikasi pemasaran (promosi). 3. yaitu saluran wholesale dan retail yang dilalui produk hingga mencapai konsumen akhir yang membeli dan menggunakannya.1. bauran pemasaran (Marketing Mix) adalah seperangkat alat pemasaran taktis dan terkontrol yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan pasar sasaran. Penetapan harga.Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Pengertian dari bauran pemasaran (marketing mix) menurut Swastha (1979) adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan. System distribusi. 2. struktur harga. 4. yakni : produk. Sedangkan menurut Kotler dan Armstrong (1999). struktur harga. Pemilihan pasar. jaminan atau garansi. 5. serta hubungan personal yang mungkin terbentuk di antara pembeli dan penjual. nama merek produk. Perencanaan produk. Kelima elemen tersebut adalah: 1. Pemilihan pasar dimulai dengan melakukan segmentasi pasar dan kemudian memilih pasar sasaran yang paling memungkinkan untuk dilayani oleh perusahaan. Dari definisi-definisi diatas dapat disimpulkan bahwa bauran pemasaran (Marketing Mix) adalah kombinasi dari empat variable yakni : produk. ketersediaan produk. Proposal Kegiatan Magang Kerja 5 . kegiatan promosi dan sistem distribusi. Produk itu sendiri menawarkan manfaat total meliputi produk itu sendiri. dan public relation. jasa reparasi. personal selling. meliputi produk spesifik yang dijual.Didalam manajemen pemasaran diperlukan strategi-strategi untuk menjalankan pemasaran guna mencapai tujuan perusahaan atau organisasinya yang disebut strategi pemasaran.

Dalam pengelolaan produk termasuk pula perencanaan dan pengembangan produk dan/atau jasa yang baik untuk dipasarkan oleh perusahaan. A.kegiatan promosi dan sistem distribusi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respon yang diinginkan pasar sasaran. Yang dibandingkan biasanya adalah kualitas. c. Convenience Products (Produk sehari-hari) Barang-barang yang dapat dibeli/dikonsumsi oleh konsumen dimana dalam memperoleh barang tersebut konsumen tidak perlu mengeluarkan daya upaya yang sulit. atau mengambil tindakan lain yang dapat mempengaruhi kebijaksanaan dalam penentuan produk.1979). pemakaian. Speciality Products (Produk special) Proposal Kegiatan Magang Kerja 6 . Produk Menurut Kotler dan Armstrong (1999). odol. produk dan jasa dibagi menjadi dua kelas besar menurut jenis konsumen yang menggunakannya. Shopping Products (Produk shopping) Barang-barang yang dibutuhkan konsumen dimana dalam memperoleh barang tersebut konsumen perlu mengadakan penelitian terlebih dahulu atau perbandingan dari satu toko/display ke toko yang lain. Contoh : beras. pembelian. Selain itu. perlu adanya suatu pedoman untuk mengubah produk yang ada. gula. sikat gigi b. Klasifikasi Produk Menurut Kotler dan Armstrong (1999). yaitu Produk Konsumen (Consumer Products) dan Produk Industri (Industrial Products) 1. Produk Konsumen (Consumer Products) Produk konsumen adalah produk yang dibeli konsumen akhir untuk konsumen pribadi. Pemasar biasanya mengklasifikasikan barang-barang ini menurut cara membeli konsumen. pembungkusan. jenis. design.1.1. menambah produk baru. dan harga. Produk konsumen meliputi : a. karena barang-barang tersebut biasanya berada disekeliling konsumen. definisi dari produk (product) adalah sesuatu yang bisa ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian. keputusan-keputusan juga perlu diambil menyangkut masalah pemberian merk. warna dan bentuk produk lainnya (Swastha. atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan. 2.

Fabricating Materials ( bahan kebutuhan pabrik ) c. Meskipun barang tersebut diketahui tidak terpikir oleh mereka untuk membelinya. jarak/lokasi jauh). Fitur Produk Sebuah produk dapat ditawarkan dengan beraneka macam fitur. mobil. Produk Industri (Industrial Products) Produk Industri adalah barang-barang atau produk yang dibeli untuk diperdagangakan lebih lanjut atau barang yang akan dipakai dalam proses pengolahan lebih lanjut. Accessory Equipment ( peralatan tambahan ) A. Berikut ini adalah unsur dari atribut produk: a. Instalasi ( peralatan yang vital ) e.Barang-barang yang dibeli konsumen dimana saat pembelian para konsumen memerlukan daya upaya khusus (menabung dulu.1999) c. Produk industry meliputi : a. Contoh:TV. Kualitas Produk (Product Quality) Definisi kualitas produk menurut Kotler dan Armstrong (1999) adalah kemampuan suatu produk untuk melakukan fungsi-fungsinya. Perusahaan dapat menciptakan model dengan tingkat yang lebih tinggi dengan menambah beberapa fitur. Raw Materials ( bahan-bahan mentah ) b. Bauran Produk 1. Atribut Produk Kotler dan Armstrong (1999) menyatakan bahwa atribut produk adalah pengembangan suatu produk atau jasa melibatkan penentuan manfaat yang akan diberikan. 1. Fitur adalah alat bersaing untuk membedakan produk perusahaan dari produk pesaing (Kotler dan Armstrong. Desain Produk Proposal Kegiatan Magang Kerja 7 . Operating supplies ( bahan-bahan kebutuhan operasi ) d. d. b. Bila suatu produk telah dapat menjalankan fungsi-fungsi-nya dapat dikatakan sebagai produk yang memiliki kualitas yang baik. Unsougt Products (Produk yang tidak dicari) Barang-barang dimana keberadaannya tidak diketahui oleh konsumen.

Branding ( Pemberian Merk ) Branding merupakan nama/symbol yang digunakan pada suatu produk agar produsen dapat memperkenalkan produknya guna membedakan dengan produk lain. Perusahaan harus merancang produk dan jasa pendukungnya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara menguntungkan. Packaging ( Pengemasan ) Packaging melibatkan kegiatan merancang dan membuat wadah atau pembungkus suatu produk dengan tujuan melindungi barang agar tidak rusak dan tetap utuh. Labeling (Pemberian Label) Label bisa bermacam-macam bentuknya mulai dari sepotong kertas yang ditempelkan pada produk sampai grafik rumit yang merupakan bagian dari kemasan. namun tetap memperhatikan laba bagi perusahaan. 4. 1. bagaimana penggunaannya dan bagaimana menggunakannya secara aman. Langkah pertama adalah secara periodic mensurvei pelanggan untuk memperkirakan nilai jasa yang ada saat ini dan memperoleh ide baru. Label mengidentifikasikan produk atau merek.1999). dan member keunggulan bersaing yang kuat di pasar sasaran ( Kotler dan Armstrong. Setelah itu. isinya.1999). Rancangan yang baik dapat menarik perhatian.2. 3. Pengemasan yang inovatif dapat memberikan keunggulan kepada sebuah perusahaan terhadap pesaing-pesaingnya (Kotler dan Armstrong. Dan akhirnya label bisa pula mempromosikan produk lewat aneka gambar yang menarik (Kotler dan Armstrong. meningkatkan kinerja produk.3. perusahaan dapat mengembangkan kemasan jasanya yang akan menyenangkan pelanggan. Tujuannya adalah untuk perlindungan terhadap produk dan memperbesar kebebasan dalam penentuan harga 2.Cara lain untuk menambah nilai konsumen adalah melalui desain atau rancangan produk yang berbeda dari yang lain. dimana dibuat. Label juga bisa menggambarkan beberapa hal mengenai produk yang membuatnya. mengurangi biaya produk.1999) 1. Jasa Pendukung Produk Perusahaan menggunakan jasa pendukung produk sebagai alat utama dalam memperoleh keunggulan kompetitif semakin banyak. Harga Proposal Kegiatan Magang Kerja 8 .

Skimming/meraup pasar kelas atas Proposal Kegiatan Magang Kerja 9 . Cost-Plus-Pricing (Penetapan harga biaya plus) Metode ini merupakan metode penelitian harga yang paling sederhana. Suatu metode yang digunakan perusahaan untuk menetapkan harga apakah akan break even atau membuat target laba yang akan dicari. A. b. Scaled-Bid Pricing (Penetapan harga penawaran tertutup) Perusahaan menetapkan pesaing dan bukan berdasarkan hubungan yang kaku atas biaya atau permintaan perusahaan A. Sedangkan definisi harga menurut Kotler dan Armstrong (1999) adalah sejumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. Going-rate Pricing (Penetapan harga berdasarkan harga yang berlaku) Perusahaan mendasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang memperhatikan biaya dan permintaannya. Secara lebih luas. b. Penetapan Harga Perusahaan menetapkan suatu harga dengan melakukan pendekatan penetapan harga secara umum yang meliputi satu atau lebih diantara tiga perangkat perimbangan berikut ini yakni: 1. Competition-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan persaingan) a. 1.Harga adalah jumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya. Break Even Analysis and Target Profit Pricing (Analisis peluang pokok dan penetapan harga laba sasaran). Strategi Penetapan Harga 1. Perusahaan dapat mengenakan harga yang sama. Cost-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan biaya) a. dimana metode ini menambah standar mark-up terhadap biaya produk.1979). 2. (Swastha. Value-Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan nilai) Metode ini menggunakan satu persepsi nilai dari pembeli (bukan dari biaya penjualan) untuk menetapkan suatu harga. harga adalah keseluruhan nilai yang ditukarkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan terhadap sebuah produk atau jasa. lebih tinggi atau lebih rendah dan pesaing utamanya.

Negal telah Proposal Kegiatan Magang Kerja 10 .faktor yang mempengaruhi harga pembeli. bila tidak demikian keunggulan harga mungkin hanya bersifat sementara. A. Pasar harus amat peka terhadap harga sehingga harga rendah menyebabkan pertumbuhan pasar lebih besar b. Penetrasi pasar ini hanya dapat dilakukan dengan kondisi sebagai berikut : a. Akhirnya pesaing tidak dapat memasuki pasar dengan mudah dan memotong dengan harga yang tinggi. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi perasahaan dalam menetapkan tingkat harga bagi produknya. membuat perusahaan dapat menurunkan harga lebih jauh. b. Kurva tersebut menjumlahkan reaksi berbagai individu yang memiliki kepekaan pasar yang beragam. Biaya untuk memproduksi dalam volume lebih kecil. ada perusahaan yang menetapkan harga awal yang rendah untuk melakukan penetrasi pasar secara cepat dalam jumlah yang besar dan meraih pangsa pasar yang besar. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Harga Perusahaan hanya mempertimbangkan berbagai faktor dalam menetapkan kebijakan harga. Mutu dan citra produk harus mendukung harganya relative lebih tinggi dan cukup banyak pembeli yang bersedia membeli produk tadi dengan harga yang ditawarkan. Meraup pasar hanya dapat dilakukan dengan kondisi tertentu. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat harga antara lain: a. seperti : a.Pada awalnya perusahaan menetapkan harga tinggi untuk meraup pendapatan lapis demi lapis dari pasar kemudian meraup pendapatan maksimal dari segmen yang bersedia membayar harga tinggi. tidak boleh terlalu tinggi sehingga menghapus keuntungan menaikkan harga. Volume penjualan yang tinggi menyebabkan biaya dapat ditekan. Biaya produk harus turun kalau volume penjualan naik. Langkah pertama dalam memperkirakan permintaan karena itu adalah memahami faktor . Akhirnya. harga rendah harus membantu mencegah masuknya pesaing. Penetrasi Pasar Sebagai gantinya. Kurva permintaan Kurva yang menunjukkan tingkat pembelian pasar pada berbagai harga. 1.

8. Pengaruh pengeluaran total Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika pengeluaran tersebut semakin rendah dibandingkan total pendapatan.mendefinisikan sembilan faktor yang mempengaruhi permintaan akan suatu produk yaitu : 1. 7. Pengaruh persediaan Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika mereka tidak dapat menyimpan produk tersebut. distribusi. Pengaruh manfaat akhir Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika pengeluaran tersbut semakin kecil dibandingkan biaya total produk akhirnya. Perasahaan ingin menetapkan harga yang dapat menutup biaya produksi. Pengaruh kesadaran atas produk pengganti Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika mereka tidakmenyadari adanya produk pengganti. 5. 6. Pengaruh investasi tertanam Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika produk tersebut digunakan bersama dengan aktiva yang telah dibeli sebelumnya. a. Pengaruh biaya yang dibagi Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika sebagian biaya ditanggung pihak lain. 9. Biaya Biaya merupakan faktor penting dalam menentukan harga minimal yang harus ditetapkan agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Pengaruh perbandingan yang sulit Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika mereka dapat dengan mudah membandingkan kualitas barang pengganti 4. dan penjualan produknya. Pembeli kurang peka terhadap harga jika produk tersebut lebih bersifat unik. 3. 2. Proposal Kegiatan Magang Kerja 11 . Pengaruh nilai unik. Pengaruh kualitas harga Pembeli semakin kurang peka terhadap harga jika produk tersebut dianggap memiliki kualitas.

Biaya perusahaan ada dua jenis yaitu : 1. Ukuran relatif setiap perasahaan dalam industri. Jumlah perusahaan dalam industri Bila hanya ada satu perusahaan dalam industri. gaji karyawan. Jika suatu industri mudah untuk dimasuki. 2. Untuk dapat menetapkan harga dengan tepat. 4. c. maka perusahaan yang bersangkutan dapat memegang inisiatif perubahan harganya. Sedangkan menurut Kotler dan Armstrong (1999) yang dimaksud dengan promosi adalah aktifitas Proposal Kegiatan Magang Kerja 12 . Biaya variable adalah biaya yang tidak tetap dan akan berubah menurut level produksi. Biaya ini disebut biaya variabel karena biaya totalnya berabah sesuai dengan jumlah unit yang diproduksi. Bila perasahaan memiliki pangsa pasar yang besar. Perusahaan harus membayar tagihan bulanan untuk sewa. Promosi Menurut Swastha (1979). maka perusahaan tersebut dapat mengendalikan aspek penetapan harganya. 3. Kemudahan untuk masuk (Ease ofentry) dalam industri. 1. maka perusahaan yang sudah ada akan sulit mempengaruhi atau mengendalikan harga. Persaingan Persaingan dalam suatu industri dapat dianalisis berdasarkan faktor-faktor seperti: 1.2.3. dan lainnya. Diferensiasi produk Apabila perusahaari berpeluang melakukan diferensiasi dalam industrinya. Pelanggan Permintaan pelanggan didasarkan pada beberapa faktor yang saling terkait dan bahkan seringkali sulit memperkirakan hubungan antar faktor secara akurat. definisi dari promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Biaya tetap adalah biaya .biaya yang tidak dipengaruhi oleh produksi atau penjualan. maka secara teoritis perusahaan yang bersangkutan bebas menetapkan harganya seberapapun. d. 2. manajemen perlu untuk mengetahui bagaimana biaya bervariasi bila level produksinya berubah. 5. bahkan sekalipun perusahaein itu kecil dan banyak pesaing dalam industri.termasuk pengembalian yang memadai atas usaha dan resikonya.

suara. Audiens tidak merasa wajib memperhatikan atau menanggapi.Hair dan McDaniel (2001). Sedangkan menurut Lamb. Iklan hanya mampu melakukan monolog. Stanton adalah kombinasi strategi yang paling baik dari variabel-variabel periklanan. promosi adalah komunikasi dar pemasar yang menginformasikan. Adapun unsur-unsur dari bauran promosi tersebut menurut Lamb. • Ekspresi yang lebih kuat: Periklanan memberikan peluang untuk mendramatisasi perusahaan dan produknya melalui penggunaan cetakan. dengan audiens.2001). Promosi Penjualan Promosi penjualan terdiri dari semua kegiatan pemasaran selain penjualan pribadi. • Tersebar luas: Periklanan adalah medium berdaya sebar luas yang memungkinkan penjual mengulang satu pesan berkali-kali.Hair. diantaranya adalah 1. dan alat promosi yang lain. membujuk. Bauran Promosi Definisi dari bauran promosi menurut J.McDaniel (2001). yang kesemuanya direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan. Ada tiga manfaat dari promosi penjualan antara lain: Proposal Kegiatan Magang Kerja 13 . A. dan mengingatkan para calon pembeli suatu produk dalam rangka mempengaruhi pendapat mereka atau memperoleh suatu respon.McDaniel. • Tidak bersifat pribadi: Periklanan tidak memiliki kemampuan memaksa seperti wiraniaga perusahaan. Sifat-sifat khusus periklanan sebagai suatu komponen bauran promosi : • Presentasi umum: Periklanan adalah cara komunikasi yang sangat umum. dan warna yang penuh seni. bukan dialog.Hair. iklan dan hubungan masyarakat yang merangsang pembelian konsumen dan efektivitas dealer (Lamb. personal selling. 1.mengkomunikasikan keunggulan produk baru serta membujuk pelanggan sasaran untuk membelinya.2001).McDaniel. pembeli tahu bahwa motif mereka untuk membeli produk tersebut akan dimaklumi oleh umum. Sifatnya yang umum itu memberi semacam keabsahan produk dan penawaran yang terstandarisasi.Hair. Karena Banyak orang menerima pesan yang sama. Periklanan ( Advertising ) Periklanan adalah segala macam bentuk komunikasi yang dibayar dimana sponsor maupun perusahaan diidentifikasi (Lamb.

Daya tarik hubungan masyarakat dan publisitas didasarkan pada tiga khusus: • Kredibilitas yang tinggi: Berita dan gambar lebih otentik dan dipercaya oleh pembaca dibandingkan dengan iklan. berada diantara produsen dan konsumen akhir atau pemakai industry. • Kemampuan menangkap pembeli yang tidak menduga: Hubungan masyarakat dapat menjangkau banyak calon pembeli yang cenderung menghindari wiraniaga dan iklan.• • • Komunikasi: Promosi penjualan menarik perhatian dan biasanya memberikan informasi yang dapat mengarahkan konsumen kepada produk. Proposal Kegiatan Magang Kerja 14 .2. 1. Distribusi Saluran distribusi untuk suatu barang adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri (Swastha. Sedangkan publisitas adalah informasi public mengenai sebuah perusahaan. 1. barang atau jasa yang tampil di media massa sebagai suatu jenis baru. produsen sering menggunakan perantara sebagai penyalurnya. Insentif: Promosi penjualan menggabungkan sejumlah kebebasan. 1979). identifikasi area didalam organisasi yang masyarakat mungkin tertarik dan menjalankan suatu program tindakan untuk memperoleh pemahaman dan penerimaan masyarakat.3. Hubungan Masyarakat dan Publisitas ( Public Relation ) Hubungan masyarakat merupakan fungsi pemasaran yang mengevaluasi sikap public. Tetapi program hubungan masyarakat yang direncanakan dengan baik dan dikoordinasikan dengan elemen bauran promosi yang lain dapat sangat efektif. Pemasar cenderung kurang menggunakan hubungan masyarakat dan publisitas atau menggunakannya sebagai alternatif kedua. Ajakan: Promosi penjualan merupakan ajakan untuk melakukan transaksi pembelian sekarang. • Dramatisasi: Seperti halnya periklanan. atau kontribusi yang memberi nilai konsumen. Perantara ini merupakan suatu kegiatan usaha yang berdiri sendiri. Dalam system distribusinya. hubungan masyarakat memiliki kemampuan untuk mendramatisasi suatu perusahaan atau produk. dorongan.

Mereka dapat digolongkan ke dalam dua golongan. seperti : agen pengangkutan.Sebuah metode umum untuk menggolongkan perantara antara adalah dengan dasar barang yang diperdagangkannya. bank. yaitu perantara pedagang dan perantara agen 1.Tempat Dan Waktu Pelaksanaan Kegiatan Magang Kerja ini dilaksanakan di UPT Pengembangan Benih Hortikultura yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo no 33 Kota Pasuruan. METODE PELAKSANAAN 1. Perantara Agen Perantara agen ini tidak mempunyai hak milik atas semua barang yang mereka tangani. Dalam hal ini perantara digolongkan ke dalam dua golongan. 1. HP : Frisky Anggriana : 0810440223 : 085645738700 Proposal Kegiatan Magang Kerja 15 . 1. III.1.Pelaksana Magang Nama NIM No. yaitu : • Agen Penunjang Secara aktif ikut dalam pemindahan barang-barang dari produsen ke konsumen. misalnya : perusahaan asuransi. Perantara Pedagang Pada dasarnya. yaitu : • • Pedagang besar Pengecer Tidak menutup kemungkinan bahwa produsen juga dapat bertindak sekaligus sebagai pedagang karena selain membuat barang juga memperdagangkannya.makelar dan sebagainya. dan sebagainya. • Agen Pelengkap Tidak secara aktif ikut dalam pemindahan barang-barang tetapi mereka ikut memberikan bantuan serta memperlancar pemindahan tersebut.2. Kegiatan magang akan dilaksanakan mulai pada tanggal 25 Juli 2011 dan berakhir pada tanggal 25 Oktober 2011. perantara pedagang ini bertanggung jawab terhadap pemilikan semua barang yang dipasarkannya. Ada dua kelompok yang termasuk dalam perantara pedagang.

Metode Pelaksanaan Cara atau metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan magang di UPT.3. Melakukan praktek langsung yang ada kaitannya dengan strategi pemasaran khususnya pada bauran pemasaran di UPT. 4. Melaporkan kegiatan magang mingguan kepada dosen pembimbing utama selama kegiatan di lapang berlangsung. 1. Pengembangan Benih Hortikutura adalah sebagai berikut: 1. Melakukan studi pustaka yaitu dengan membandingkan antara literatur yang ada dengan kenyataan di lapangan. Pengembangan Benih Hortikutura.Program Studi Fakultas Universitas : S-1 Agribisnis : Fakultas Pertanian : Universitas Brawijaya Malang 1.Jadwal Kerja Kegiatan Magang Kerja Proposal Kegiatan Magang Kerja 16 . Pengembangan Benih Hortikutura. Mencatat data primer (data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama) dan data sekunder (data yang diterbitkan atau digunakan oleh organisasi yang bukan pengolahnya) serta sumber-sumber yang dapat dipertanggung jawabkan dari kegiatan praktek lapang. 2.1. 5. Observasi atau pengamatan langsung di lapangan tentang strategi pemasaran dan bauran pemasaran benih kentang di UPT. 6. Pengembangan Benih Hortikutura 3. Wawancara langsung dengan pendamping praktek lapangan dan karyawan perusahaan yang berkaitan dengan bauran pemasaran di UPT.

PENUTUP 3. Proposal Kegiatan Magang Kerja 17 .1. Semoga dengan kerjasama ini akan dapat tercipta tenaga kerja profesional yang di masa mendatang yang dapat berperan serta dalam meningkatkan perekonomian Indonesia dan semoga kerjasama ini dapat berlanjut di masa-masa mendatang. Kesimpulan Demikian proposal Magang Kerja ini saya sampaikan.VI.

Pemasaran. Yogyakarta Kotler. PT. 2001. 1979.Charles W. PT. Edisi kedelapan. Erlangga. Joseph F. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Edisi kedua. Azas-azas Marketing. Jakarta Proposal Kegiatan Magang Kerja 18 . Hair dan Carl McDaniel. Jakarta Lamb. Akademik Keuangan & Bisnis. Philip dan Gary Armstrong. Salemba Emban Patria. 1999.DAFTAR PUSTAKA Basu. swastha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful