Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling EVALUASI PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

A.

Program Bimbingan dan Konseling Sekolah Program pelayanan Bimbingan dan Konseling di sekolah disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik (need assessment) yang diperoleh melalui aplikasi instrumentasi, dengan substansi program pelayanan mencakup: (1) empat bidang, (2) jenis layanan dan kegiatan pendukung, (3) format kegiatan, sasaran pelayanan (4) , dan (5) volume/beban tugas konselor. Program pelayanan Bimbingan dan Konseling pada masing-masing satuan sekolah/madrasah dikelola dengan memperhatikan keseimbangan dan kesinambungan program antarkelas dan antarjenjang kelas, dan mensinkronisasikan program pelayanan Bimbingan dan Konseling dengan kegiatan pembelajaran mata pelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler, serta mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan fasilitas sekolah/ madrasah.

Dilihat dari jenisnya, program Bimbingan dan Konseling terdiri 5 (lima) jenis program, yaitu: 1. Program Tahunan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah. 2. Program Semesteran, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan. 3. Program Bulanan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran. 4. Program Mingguan, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan. 5. Program Harian, yaitu program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. Program harian merupakan jabaran dari program mingguan dalam bentuk satuan layanan (SATLAN) dan atau satuan kegiatan pendukung (SATKUNG) >Bimbingan dan Konseling.

B.

Pengertian, Tujuan dan Fungsi Evaluasi Penilaian merupakan langkah penting dalam manajemen program bimbingan. Tanpa penilaian tidak mungkin kita dapat mengetahui dan mengidentifikasi keberhasilan pelaksanaan

Evaluasi program bimbingn menurut W. Dengan informasi ini dapat diketahui sampai sejauh mana derajat keberhasilan kegiatan layanan bimbingan. Berdasarkan informasi ini dapat ditetapkan langkah-langkah tindak lanjut untuk memperbaiki dan mengembangkan program selanjutnya. penilaian diperlukan untuk memperoleh umpan balik terhadap keefektivan layanan bimbingan yang telah dilaksanakan.program bimbingan yang telah direncanakan. atau tugas-tugas perkembangan para siswa melalui program kegiatan yang telah dilaksanakan. Sehubungan dengan penilaian ini. tindakan atau proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program bimbingan dengan mengacu pada kriteria atau patokan-patokan tertentu sesuai dengan program bimbingan yang dilaksanakan.S Winkel (1991: 135). Evaluasi ini dapat pula diartikan sebagai proses pengumpulan informasi (data) untuk mengetahui efektivitas (keterlaksanaan dan ketercapaian) kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam upaya mengambil keputusan. Penilaian program bimbingan merupakan usaha untuk menilai sejauh mana pelaksanaan program itu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. adalah usaha menilai efisiensi dan efektivitas pelayanan bimbingan itu sendiri demi peningkatan mutu program bimbingan. Sedangkan menurut Dewa Ketut Sukardi (1990: 47) adalah segala upaya tindakan atau proses untuk menentukan derajat kualiatas kemajuan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah dengan mengacu pada kriteria atau . Penilaian kegiatan bimbingan adalah segala upaya. Dengan kata lain bahwa keberhasilan program dalam pencapaian tujuan merupakan suatu kondisi yang hendak dilihat lewat kegiatan penilaian. Kriteria atau patokan yang dipakai untuk menilai keberhasilan pelaksanaan program layanan bimbingan dan konseling di adalah mengacu pada terpenuhi atau tidak terpenuhinya kebutuhankebutuhan siswa dan pihak-pihak yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung berperan membantu siswa memperoleh perubahan perilaku dan pribadi ke arah yang lebih baik. Pengertian lain dari evaluasi ini adalah suatu usaha mendapatkan berbagai informasi secara berkala. berkesinambungan dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari perkembangan sikap dan perilaku. Shertzer dan Stone (1966) mengemukakan pendapatnya: ³Evaluation consist of making systematic judgements of the relative effectiveness with which goals are attained in relation to special standards³. Dalam keseluruhan kegiatan layanan bimbingan dan konseling.

Kegiatan evaluasi bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan kegiatan dan ketercapaian tujuan dari program yang telah ditetapkan. Mengetahui tingkat efisiensi dan efektivitas dari layanan bimbingan dan konseling. Memberikan umpan balik (feed back) kepada guru pembimbing konselor) untuk memperbaiki atau mengembangkan program bimbingan dan konseling. d. atau tingkat ketercapaian tugas-tugas perkembangan siswa. 2. mengadakan penafsiran dan merencanakan langkah-langkah perbaikan. agar secara bersinergi atau berkolaborasi meningkatkan kualitas implementasi program BK di sekolah. guru mata pelajaran. . Evaluasi pelaksanaan program bimbingan dan konseling iaiah uasaha penelitian. b. menarik kesimpulan atas dasar data yang diperoleh secara objektif. pengembangan dan pengarahan staf. Secara umum penyelenggaraan evaluasi pelaksanaan program bimbingan dan konseling bertujuan utnuk : 1. Mengetahui sampai sejauh mana keterlibatan semua pihak dalam usaha menunjang keberhasilan pelaksanaan program bimbingan dan konseling. Memberikan informasi kepada pihak pimpinan sekolah. 2. Adapun fungsi evaluasi program bimbingan dan konseling di sekolah adalah: 1. penyelenggaraan evaluasi pelaksanaan program bimbingan dan konseling ditujukan untuk: a. 3. Mengetahui tingkat fisisnsi dan efektivitas stratgi pelksanaan program bimbingan dan konseling yang telah dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu. Mengetahui kemajuan program bimbingan dan konseling atau subjek yang telah memanfaatkan layanan bimbingan dan konseling. Jadi Evaluasi pelaksanaan program bimbingan adalah suatu usaha dan untuk menilai efisiensi dan efektifitas pelayanan bimbingan dan konseling demi peningkatan mutu program bimbingan dan konseling. Mengetahui jenis layanan yang sudah atau belum dilaksanakan dan/ atau perlu diadakan perbaikan dan pengembangan. dan orang tua siswa tentang perkembangan sikap dan perilaku.patokan-patokan tertentu sesuai dengan program bimbngan yang dilaksanakan. Meneliti secara berkala hasil pelaksanaan program bimbingan dan konseling. Secara operasional. dengan cara mengumpulkan data secara sistematis. c.

dan keberhasilan siswa setelah menamatkan baik pada studi lanjutan ataupun pada kehidupannya di masyarakat. C. Keterlaksanaan program. 2. Mengungkapkan kegunaan layanan bagi siswa dan perolehan siswa sebagai hasil dari partisipasi/aktivitasnya dalam kegiatan layanan bimbingan. g. Memperoleh gambaran sampai sejauh mana peranan masyarakat terhadap pelaksanaan program bimbingan dan konseling. Apabila dilihat dari sifat evaluasi. Mendapatkan informasi yang adekuat dalam rangka perencanaan langkah-langkah pengembangan program bimbingan dan konseling selanjutnya. 4. 6. yaitu penilain proses dan penilaian hasil. personil. 3. Kesesuaian antara program dengan pelaksanaan. h. Aspek yang Dievaluasi Ada dua macam aspek kegiatan penilaian program kegiatan bimbingan. Mengungkapkan minat siswa tentang perlunya layanan bimbingan lebih lanjut. Respon siswa.e. 1. Hambatan-hambatan yang dijumpai. pencapaian tugas-tugas perkembangan. TIK DAN TIU pada khususnya. Perubahan kemajuan siswa dilihat dari pencapaian tujuan layanan bimbingan. orang tua. dan masyarakat terhadap layanan bimbingan. 2. Aspek yang dinilai baik proses maupun hasil antara lain: 1. Dampak layanan bimbingan terhadap kegiatan belajar mengajar. f. 4. Penilaian proses dimaksudkan untuk mengetahui sampai sejauh mana keefektivan layanan bimbingan dilihat dari prosesnya. Mengungkapkan pemahaman siswa atas bahan-bahan yang disajikan atau pemahaman/pendalaman siswa atas masalah yang dialaminya. Mengetahui sejauh mana kontribusi program bimbingan dan konseling terhadap pencapaian tujuan pendidikan pada umumnya. Membantu mengembangkan kurikulum sekolah untuk kesesuaian dengan kebutuhan. . Mengamati partisipasi dan aktivitas siswa dalam kegiatan layanan bimbingan. 3. sedangkan penilaian hasil dimaksudkan untuk memperoleh informasi keefektivan layanan bimbingan dilihat dari hasilnya. 5. dan hasil belajar. evaluasi bimbingan dan konseling lebih bersifat ³penilaian dalam proses´ yang dapat dilakukan dengan cara berikut ini.

Kegiatan ini dapat meliputi dua kegiatan. Melakukan tindak lanjut (Follow Up). Mengamati perkembangan siswa dari waktu ke waktu (butir ini terutama dilakukan dalam kegiatan layanan bimbingan yang berkesinambungan). perolehan siswa dari layanan. kegunaan layanan menurut siswa. maka dapat dilakukan kegiatan tindak lanjut. 6. Mengembangkan atau menyusun instrumen pengumpul data. 2. dan minat siswa terhadap layanan lebih lanjut. yaitu (1) . Berbeda dengan hasil evaluasi pengajaran yang pada umumnya berbentuk angka atau skor. yaitu menelaah tentang program apa saja yang telah dan belum dilaksanakan. angket. Mengumpulkan dan menganalisis data. perolehan guru pembimbing. serta tujuan mana saja yang telah dan belum tercapai. Untuk memperoleh data yang diperlukan. serta kelancaran dan suasana penyelenggaraan kegiatan). 3. maka konselor perlu menyusun instrumen yang relevan dengan kedua aspek tersebut. dan studi dokumentasi.5. D. Merumuskan masalah atau beberapa pertanyaan. Desain Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling Dalam melaksanakan evaluasi program ditempuh langkah-langkah sistematis sebagai berikut. komitmen pihak-pihak terkait. Deskripsi tersebut mencerminkan sejauh mana proses penyelenggaraan layanan/pendukung memberikan sesuatu yang berharga bagi kemajuan dan perkembangan dan/atau memberikan bahan atau kemudahan untuk kegiatan layanan terhadap siswa. maka hasil evaluasi bimbingan dan konseling berupa deskripsi tentang aspek-aspek yang dievaluasi (seperti partisipasi/aktivitas dan pemahaman siswa. Berdasarkan temuan yang diperoleh. Instrumen itu diantaranya inventori. perkembangan siswa dari waktu ke waktu. 4. yaitu mengenai tingkat keterlaksanaan dan ketercapaian program. 1. pedoman wawancara. Mengungkapkan kelancaran proses dan suasana penyelenggaraan kegiatan layanan. pedoman observasi. Setelah data diperoleh maka data itu dianalisis. Pertanyaan-pertanyaan itu pada dasarnya terkait dengan dua aspek pokok yang dievaluasi yaitu : (1) tingkat keterlaksanaan program (aspek proses). dan (2) tingkat ketercapaian tujuan program (aspek hasil). maka konselor perlu mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang terkait dengan hal-hal yang akan dievaluasi. Karena tujuan evaluasi adalah untuk memperoleh data yang diperlukan untuk mengambil keputusan.

dan (2) mengembangkan program. Kegiatan penilaian baik mengenai proses maupun hasil perlu dianalisis untuk kemudian dijadikan dasar dalam tindak lanjut untuk perbaikan dan pengembangan program layanan bimbingan. sekolah lanjutan. kurang tepat. Penilaian di tingkat sekolah merupakan tanggung jawab kepala sekolah yang dibantu oleh pembimbing khusus dan personel sekolah lainnya. dan sebagainya. tempat. Di samping itu penilaian kegiatan bimbingan dilakukan juga oleh pejabat yang berwenang (pengawas bimbingan dan konseling) dari instansi yang lebih tinggi (Departemen Pendidikan Nasional Kota atau kabupaten). para wali kelas. penempatan dan penyaluran. Penilaian dilakukan dengan menggunakan berbagai cara dan alat seperti wawancara. Sumber informasi untuk keperluan penilaian ini antara lain siswa. konselor berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan pengembangan diri yang bersifat rutin. penguasaan konten. para pejabat depdikbud. E. analisis hasil kerja siswa. jenis kegiatan. tes. insidental dan keteladanan. Data dan informasi ini dapat dijadikan bahan untuk pertanggungjawaban/ akuntabiltas pelaksanaan program bimbingan dan konseling. dan (2) kegiatan non tatap muka. waktu. Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi.memperbaiki hal-hal yang dipandang lemah. Pelaksanaan kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di dalam jam pembelajaran sekolah/madrasah dapat berbentuk: (1) kegiatan tatap muka secara klasikal. Program pelayanan Bimbingan dan Konseling yang direncanakan dalam bentuk SATLAN dan SATKUNG dilaksanakan sesuai dengan sasaran. substansi. dengan cara merubah atau menambah beberapa hal yang dipandang dapat meningkatkan kualitas atau efektivitas program. Penilaian perlu diprogramkan secara sistematis dan terpadu. angket. jelas dan cermat maka diperoleh data atau informasi tentang proses dan hasil seluruh kegiatan bimbingan dan konseling. guru mata pelajaran. Program dan Intervensi Bersama pendidik dan personil sekolah/madrasah lainnya. Pelaksanaan Kegiatan Pelayanan Bimbingan dan Konseling dapat dilakukan di dalam dan di luar jam pelajaran. kegiatan instrumentasi. dan pihak-pihak yang terkait. observasi. kepala sekolah. tokoh masyarakat. organisasi profesi bimbingan. yang diatur oleh konselor dengan persetujuan pimpinan sekolah/madrasah. studi dokumentasi. atau kurang relevan dengan tujuan yang ingin dicapai. Dengan dilakukan penilaian secara komprehensif. orang tua. dan sebagainya. serta .

Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling.. Pemantauan dan Penilaian Hasil Penilaian kegiatan bimbingan dan konseling terdiri dua jenis yaitu: (1) penilaian hasil. yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. himpunan data. dan alih tangan kasus. Penilaian segera (LAISEG). 2. kunjungan rumah. Setiap kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dicatat dalam laporan pelaksanaan program (LAPELPROG).layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas. kegiatan konferensi kasus. pemanfaatan kepustakaan. Satu kali kegiatan layanan/pendukung Bimbingan dan Konseling di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. Sedangkan kegiatan non tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi. konseling perorangan. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh . Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal. Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). konseling kelompok. serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah. untuk menyelenggarakan layanan orientasi. dan mediasi. F. dan (2) penilaian proses. Penilaian hasil kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dilakukan melalui: 1. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. bimbingan kelompok. Kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling di luar jam pembelajaran sekolah/madrasah dapat berbentuk kegiatan tatap muka maupun non tatap muka dengan peserta didik. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). 3.

e. pengertian evaluasi program bk A.2009) Evaluasi ini dapat pula diartikan sebagai proses pengumpulan informasi (data) untuk mengetahui efektivitas (keterlaksanaan dan ketercapaian) kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dalam upaya mengambil keputusan. Evaluasi adalah menyediakan informasi untuk membuat keputusan (cronbach : 1963. Evaluasi program adalah upaya untuk menyediakan informasi untuk disampaikan pengambil keputusan. mengumpulkan dan menyajikan suatu informasi yang bermanfaat untuk pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Hasil penilaian kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling dicantumkan dalam LAPELPROG Hasil kegiatan pelayanan Bimbingan dan Konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif.blogspot.1969 : Stufflbeam. Evaluasi adalah penelitian sistematik tentang manfaat beberapa objek (Join committe: 1981). Pengertian Evaluasi Evaluasi dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan suatu objek dengan menggunakan instrumen dan hasilnya dibandingkan dengan suatu tolak ukur untuk memperoleh suatu kesimpulan. b. Alkin . untuk mengetahui efektifitas dan efesiensi pelaksanaan kegiatan. 1. berkesinambungan dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari perkembangan sikap dan perilaku. 3. upaya untuk mengetahui efektifitas. Evaluasi adalah suatu proses yang sistematis dan berekelanjutan untuk menentukan kaulitas (nilai dan arti) dari sesuatu berdasarkan pertimbangan (judgement) dan kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan(Zainal Arifin). 5. . Evaluasi adalah suatu proses yang sistematika dan berkelanjutan untuk menentukan kualitas ( nilai dan arti) dari sesuatu berdasarkkan pertimbangan (judgement) dan kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan ( Zainal Arifin. Evaluasi adalah membandingkan apa yang ada dengan suatu standar untuk mengetahui perbedaan. a. 4. suatu kegiatan proses yang sistematis dan sistemik untuk menentukan suatu kriteria tertentu dalam rangka pembuatan keputusan . Dalam http://apadefinisinya. kesenjangan atau selisih(Malcom. Pengertian lain dari evaluasi ini adalah suatu usaha mendapatkan berbagai informasi secara berkala. Evaluasi adalah proses mendeskripsikan. Sedangkan penilaian proses dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG. f.dampak layanan dan atau kegiatan pendukung Bimbingan dan Konseling terhadap peserta didik.1971). 2. c.com/2009/09/evaluasi-program.Provus : 1971). atau tugas-tugas perkembangan para siswa melalui program kegiatan yang telah dilaksanakan (Akhmad Sudrajad: 2010).html yang diposting oleh Yahya Nursidik disebutkan beberapa pengertian evaluasi menerut beberapa pakar antara lain : Evaluasi adalah suatu proses untuk menentukan hinggan mana tujuan pendidikan dapat dicapai (Ralph Tyler: 1950). d.

isi program pembelajaran. yang selanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil keputusan. b. Wingkel ( dalam Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan 2004 :821). b. Djaali. evaluasi program bimbingan adalah segala upaya tindakan atau proses untuk menentukan derajat kualitas kemajuan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan programbimbingan dan konseling disekolah dengan mengacu pada kriteria atau patokan-patokan tertentu sesuai dengan program bimbingan yang dilaksanakan.implementasi dan efektifitas suatu program.khususnya seluruh kegiatan dalam rangka program bimbingan dkelola oleh staf bimbingan. 8.com/2008/07/02/teori-evaluasi-dengan-cipp/ disebutkan beberapa pengertian menurut beberapa pakar antara lain: a. Jadi evaluasi adalah sebagai suatu kegiatan yang terencana untuk mengetahui keadaan suatu objek dengan menggunakan instrumen dan hasilnya dibandingkan dengan suatu tolak ukur untuk memperoleh suatu kesimpulan dan hasilnya dipergunakan untuk mengambil keputusan mengenai objek evaluasi.Dalam http://evaluasipendidikan. Chelimsky (1989). mendefinisikan evaluasi adalah penggunaan metode ilmiah untuk menilai implementasi dan outcomes suatu program yang berguna untuk proses membuat keputusan. 7.mendefinisikan evaluasi adalah suatu metode penelitian yang sistematis untuk menilai rancangan. menilainya dengan standar evaluasi dan hasilnya dipergunakan untuk mengambil keputusan mengenai objek evaluasi.blogspot.html disebutkan beberapa pengertian menurut beberapa pakar antara lain : a. produksi serta alternatif prosedur tertentu. c.com/2008/03/evaluasi-program-sebuahpengantar. Dari definisi evaluasi di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa evaluasi adalah penerapan prosedur ilmiah yang sistematis untuk menilai rancangan. Amin Tabin menyebutkan Evaluasi program pembelajaran adalah evaluasi yang mencakup terhadap tujuan pembelajaran. Mulyono dan Ramli (2000) mendefinisikan bahwa Evaluasi sebagai proses menilai sesuatu berdasarkan standar objektif yang telah ditetapkan kemudian diambil keputusan atas obyek yang dievaluasi. 9. Menurut stufflebeam dalam worthen dan sanders (1979 : 129) yang di kutip oleh Ansyar (1989) bahwa evaluasi adalah proses memperoleh dan menyajikan informasi yang berguna untuk mempertimbangkan alternatif-alternatif pengambilan keputusan. Dewa ketut sukardi (1990:47). . f. The joint committee on Standars For Educational Evaluation (1994) . selanjutnya menyajikan informasi dalam rangka pengambilan keputusan terhadapimplementasi dan efektifitas suatu program. c. 10.wordpress. strategi belajar mengajar. mendefinisikan bahwa evaluasi sebagai kegiatan investigasi yang sistematis tentang keberhasilan suatu tujuan. Menurut Suharsimi Arikunto (2004 : 1) evaluasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu. Evaluasi program adalah langkah awal dalam supervisi. Menurut Worthen dan Sanders (1979 : 1) evaluasi adalah mencari sesuatu yang berharga (worth). Wirawan (2006) Evaluasi adalah proses mengumpulkan dan menyajikan informasi mengenai objek evaluasi. Rutman and Mowbray 1983. d. Dalam http://fuddin. 6. Evaluasi program yaitu usaha menilai efisiensi dan efektifitas dari pelayanan bimbingan itu sendiri. Sesuatu yang berharga tersebut dapat berupa informasi tentang suatu program. aspek-aspek program pembelajaran yang lain. yaitu mengumpulkan data yang tepat agar dapat dilanjutkan dengan pemberian pembinaan yang tepat pula. e.

dan criteria dalam evaluasi. dll) Tunggal (tes hasil belajar) Keputusan yang diambil Program efektif/kurang. dsb. programming. serta analisis data yang akan dijadikan dasar untuk membuat keputusan. pedoman observasi. Evaluasi yang sering digunakan untuk program Bimbingan dan Konseling. Tujuan dari mengevaluasi program Bimbingan dan Konseling adalah untuk menganalisa kelebihan dan kekurangan dari program BK yang telah diselenggarakan. pedoman wawancara. dan untuk meningkatkan mutu pelayanan Bimbingan dan Konseling. yaitu: Karakteristik Evaluasi program BK Evaluasi Hasil Belajar Mata Pelajaran Aspek yang dievaluasi Perencanaan (tujuan. terdapat pula persamaan anatara evaluasi program Bimbingan dan Konseling dengan evaluasi hasil belajar mata pelajaran. serta hasil Hasil Pemebrian nilai (judgement) Kepada program Kepada siswa Bentuk nilai Tidak harus skor Harus skor Instrumen yang digunakan Multi instrument (angket. yaitu: layanan dasar. karena pada tahun 1950 telah memberikan sumbangannya dalam memberikan definisi pada evaluasi. Tyler dalam Brinkerhoff memandang evaluasi sebagai bagian proses penentuan arah menaktualisasi tujuan yang dapat dicapai. selain terdapat perbedaan. Pada model BK Komprehensive terdapat empat program besar. Model-model dalam evaluasi yang digunakan dalam evaluasi bimbingan adalah goal attainment oleh Tyler yang merupakan proses menentukan seberapa jauh tujuan program yang telah tercapai.Evaluasi program Bimbingan dan Konseling merupakan proses pemberian penilaian terhadap keberhargaan dan keberhasilan program Bimbingan dan Konseling yang dilakukan melelui pengumpulan data. proses. Kemudian ada pula model CIPP yang memfokuskan pada kekuatan dan kelemahan desain program. Tyler merupakan seorang yang dianggap sebagai bapak evaluasi. efektif/tidak efektif/perlu diperbaiki. serta dukungan system. layanan perencanaan individual siswa. pengolahan data serta analisis data yang akan dijadikan dasar untuk membuat keputusan. inventori. pengolahan data. Kriteria yang digunakan dalam model ini adalah referensi criteria bukan referensi norma. Menurut Stufflebeam. Lulus/remedial Namun. budgeting system (PPBS) yang memberikan tekanannya pada menetapkan tujuan yang khusus. mengetahui seberapa efektifkan program BK yang telah diselenggarakan untuk siswa. layanan responsive. adalah evaluasi model planning. 1985:49). pada tahun 1970-an terdapat sekitar lima puluh model evaluasi (Stufflebeam & Shienkfield. objektif. Dapat disimpulkan bahwa evaluasi merupakan proses pemberian penilaian terhadap keberhargaan dan keberhasilan suatu program yang dilakukan melalui pengumpulan data. strategi yang digunakan). Terdapat perbedaan antara evaluasi program Bimbingan dan Konseling dengan evaluasi hasil belajar mata pelajaran. yaitu: Karakteristik Evaluasi program BK Evaluasi hasil belajar pada mata pelajaran .

booklet. penmgolahan data.( penyakit yang diderita) data perkembangan siswa (apakah anak itu mandiri atau tidak). berkesinambungan. perkembangan dan kebutuhan pribadi. kesehatan. Kartu hanya memuat satu aspek yaitu aspek kesehatan. aspek2 yang di evaluasi dan langkah2 evaluasi BK Jawab :Tujuan :Kegiatan evaluasi bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan kegiatan dan ketercapaian tujuandari program yang telah di tetapkan . Kumulatif record adalah buku yang dapat memuat data yang selalu bertambah. Seorang pembimbing harus dapat mencerahkan siswa agar mempunyai konsep diri. data psikisnya. sosio kultural. kemajuan belajar (grafik prestasi beajar). pekerjaan.Apa yang di maksud dengan evaluasi pelaksanaan program layanan BK Jawab :Yaitu suatu usaha untuk mendapatkan berbagai informasi secara berkala . pemberian penerangan meliputi bidang pendidikan. (nama. Dalam layanan penempatan ini meliputi : kelompok belajar. (profil dia dan keluarga serta wali. ektra kurikuler. penjurusan. mulai dari identitas.) cita-cita dan kebiasaan harian. fasilitas yang ada di keluarga. Booklet itu sekitar 10 halaman yang berupa data pribadi. Jika seorang pembimbing tidak banyak gaul maka akan ditinggalkan. penyesuaian diri (egosentris anak. analisis data. masyarakat. Seorang pembimbing harus tahu banyak informasi sehingga anak itu akan mendekatinya sebab anak akan merasa mendapat pencerahan. folder.Fungsi :Adapun fungsi evaluasi program bimbingan dan konseling di sekolah adalah2. kondisi keluarga mendukung belajar anak atau tidak. lingkungan (lingkungan untuk bisnis. pelatihan . dan hubungan masyarakat. serta pengambilan keputusan Pengumpulan data. tanggal lahir) keluarga. analisis data. atau yang lainnya sehingga banyak data yang masuk karena ada sekitar 4 halaman).dan menyeluruh tentang proses dan hasil dari perkembangan sikap dan perilaku atau tugas2 perkembangan para siswa melalui program kegiatan yang telah di laksanakan `LAYANAN BK Dalam bimbingan konseling ada banyak layanan yang ada misalnya pengumpulan data murid. alamat.TPA). kegiatan luar sekolah.). aspek perkemabangan diri atau data. atau lingkungan yang kondusif). pendidikan.Ada banyak data yang harus dikumpulkan misalnya identitas murid. dan cumulatif record). berapapun halaman itu yang bertujuan untukk melihat hasil belajar seseorang mulai dari awal) Layanan .Tahapan evaluasi Pengumpulan data. pemberian penerangan. Folder berupa kartu yang dilipat. fungsi . Layanan penempatan merupakan gambaran memposisikan murid-muridnya mau ke mana. rekreasi. kecerdasan (IQ. kemajuan belaja. penempatan. Dalam layanan bimbingan konseling perlu adanya penyimpanan data yang meliputi : map. pengajaran. penmgolahan data. serta pengambilan keputusan evaluator Guru BK Guru matpel 1 Jelaskan tentang pengertiantujuan . kartu. bakat minat. penelitian dan penilaian.

klien menerima perlakuan dan keputusan konselor. inisiatf. Pelayanan senjutnya yaitu pelayanan konseling. Layanan Pengajaran yaitu pembimbing harus menasuk dalam dunia pengajaran misalnya remidial dan lainnya. konselir aktif. pekerjaan tertentu. pada dasarnya setiap orang punya potensi dan kemampuan memecahkan masalah sendiri. . klien mengemukakan permasalahan atau persoialan. kegiatan selaras dengan minat. Pendekatan yang kedua yaitu konseling eklektiff atau elektruik merupakan pendekatan yang menggabungkan kedua pendekatan tersebut. klien pasif. perasaan dengan bebas. Pendektan kedua yaitu cukup idel berupa konseling non direktif. Layanan Humas yaitu menjalin hubungan dengan pihak luar. Dalam konseling ada tiga pendekatan yaitu konseling direktif yaitu konselee(pasien atau klien) tidak mampu mengatasi masalahnya sendiri. mengembangkan jaringan serta publikasi. dan peran utama ada pada konselor. client centered theraphy atau upaya pemecahan masalah yang erpusat pada klien. pikiran . layanan selanjytnya yaitu layanan penelitian dan penilaian yang merupakan perbaikan yang ada. kecakapan dll.khusus. bakat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful