PELAKU - PELAKU EKONOMI

Saat duduk di kelas VII kalian telah bejalar mengenai kegiatan pokok ekonomi. Di mana kegiatan pokok ekonomi meliputi kegiatan konsumsi, kegiatan produksi, dan kegitan distribusi. Kegiatankegiatan tersebut tentunya ada yang melakukannya. Orang-orang yang melakukan kegiatan ekonomi disebut pelaku ekonomi. Nah, pada bab ini kalian akan belajar lebih mendalam mengenai orang-orang yang melakukan kegiatan ekonomi. Siapa sajakah yang melakukan kegiatan ekonomi? Bagaimanakah peran dari masing-masing pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan ekonomi? Supaya dapat menjawab pertanyaan di atas kalian harus menyimak pembahasan berikut ini.

A. Pengertian Pelaku Ekonomi
Setiap orang dalam memenuhi kebutuhannya, akan melakukan kegiatan ekonom Kegiatan i. ekonomi yang dilakukan oleh setiap pelaku ekonomi berbeda -beda. Keluarga kalian setiap hari makan, berarti mereka telah melakukan kegiatan konsumsi (berperan sebagai konsumen). Namun berbeda ketika keluarga kalian bekerja. Apakah mereka dinamak pelaku konsumsi? an Orang yang bekerja berarti mereka telah melakukan kegiatan produksi. Dengan demikian dinamakan pelaku produksi. Bagaimana dengan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh pelaku ekonomi lainnya? Sama seperti keluarga kalian, mereka juga melakukan kegiatan ekonomi, namun aktivitas yang mereka lakukan berbeda. Pelaku ekonomi merupakan pihak -pihak yang melakukan kegiatan ekonomi. Secara garis besar, pelaku ekonomi dapat dikelompokkan menjadi lima pelaku, yaitu rumah tangga, perusahaan, koperasi, masyarakat, dan negara. Setiap pelaku ekonomi ada yang berperan sebagai produsen, konsumen, atau distributor.

B. Pelaku-Pelaku Ekonomi
1. Rumah Tangga Keluarga

barang-barang modal. Usaha sendiri. perumahan. pegawai negeri sipil. Penghasilan yang diperoleh rumah tangga keluarga dapat berasal dari usaha-usaha berikut ini. tenaga usahawan. c. Rumah tangga keluarga adalah pemilik berbagai faktor produksi. anak. Rumah tangga keluarga termasuk kelompok pelaku ekonomi yang cakupan wilayahnya paling kecil. tanah. Mereka disebut pelaku produksi. Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh rumah tangga keluarga menunjukkan bahwa rumah tangga keluarga mempunyai peran sebagai konsumen. tetapi digunakan juga untuk konsumsi yang lebih tinggi seperti untuk pendidikan. industri rumah tangga. seperti membeli makanan. rumah tangga keluarga disebut sebagai pelaku . dan sebagainya. Oleh karena itulah. dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Menyewakan faktor-faktor produksi. Faktor-faktor produksi yang disediakan oleh rumah tangga keluarga akan ditawarkan kepada sektor perusahaan. misalnya dengan menjadi karyawan perusahaan atau pabrik. pakaian. sebagian besar pendapatannya tersebut digunakan untuk konsumsi. mereka akan memperoleh penghasilan. ibu. penyelenggaraan jasa. a. dan rekreasi. dan anggota keluarga lainnya. dan harta tetap (seperti tanah dan bangunan). yaitu membeli barang atau jasa dan ditabung. Faktorfaktor produksi yang terdapat pada rumah tangga keluarga antara lain tenaga kerja. Membeli berbagai Barang atau Jasa (Konsumsi) Pada rumah tangga keluarga yang masih rendah taraf perkembangannya. dan sebagainya. b. penghasilan yang diperolehnya tidak hanya untuk konsumsi barang kebutuhan sehari-hari. membuka toko kelontong. dan sebagainya. seperti menyewakan rumah. kekayaan alam. Mengapa? Karena mereka telah memberikan tenaga mereka untuk membantu menghasilkan barang atau jasa. Bekerja pada pihak lain. Pada saat rumah tangga keluarga bekerja. a. Misalnya setiap hari ayah dan ibu kalian bekerja. minuman. Orang yang bekerja pada orang lain akan memperoleh upah atau gaji. Namun untuk rumah tangga keluarga yang mempunyai taraf perkembangan yang lebih maju. misalnya dengan melakukan usaha pertanian. Penghasilan yang diperoleh dari usaha sendiri berupa keuntungan. berdagang. Penghasilan yang diperoleh dari menyewakan faktor-faktor produksi adalah uang sewa.Rumah tangga keluarga adalah pelaku ekonomi yang terdiri atas ayah. Penghasilan-penghasilan yang diperoleh rumah tangga keluarga tersebut dapat digunakan untuk dua tujuan.

kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan adalah kegiatan produksi (menghasilkan barang). . Di samping itu kegiatan menabung dapat berfungsi sebagai cadangan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bu di masa ruk depan. peternakan. a. Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh setiap rumah tangga keluarga berbeda-beda. industri sekunder.konsumsi. sepatu. yaitu industri primer. dan industri tersier. Apakah kalian masih ingat mengenai pengertian perusahaan yang telah kalian pelajari di kelas VII? Ya. dan lainlain. Contohnya: perusahaan mobil. kehutanan. Industri Primer Industri primer adalah perusahaan yang mengolah kekayaan alam dan memanfaatkan faktor faktor produksi yang disediakan oleh alam. Contohnya. produksi. Hal ini juga sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan adalah pelaku ekonomi yang berperan sebagai produsen. dan distribusi. Kegiatan menabung dilakukan untuk memperoleh dividen (bunga). perusahaan yang ada dalam perekonomian dapat dibedakan menjadi tiga golongan. pakaian. Perbedaan-perbedaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut ini. pertanian. pertambangan. perikanan. Disimpan/Ditabung Sisa penghasilan yang digunakan untuk konsumsi dapat disimpan atau ditabung. Perusahaan Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga perusahaan meliputi kegiatan konsumsi. Berdasarkan lapangan usahanya. b . Industri Sekunder Industri sekunder adalah perusahaan-perusahaan yang menghasilkan barang industri atau perusahaan-perusahaan yang mengolah barang setengah jadi menjadi barang jadi dan sia p untuk dikonsumsi masyarakat. 2. Dengan demikian. 1) Kebiasaan hidup 2) Jumlah anggota keluarga 3) Status sosial 4) Lingkungan 5) Pendapatan b . perusahaan adalah tempat berlangsungnya proses produksi.

menggunakan tenaga kerja untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintah. Berikut ini maksud dan tujuan pendirian BUMN berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2003. tepung terigu. Perusahaan akan membutuhkan berbagai bentuk faktor produksi seperti bahan baku. perusahaan juga sebagai pelaku konsumsi. Misalnya. 1) Memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional pada umumnya dan penerimaan negara pada khususnya. dan menyewakan bangunan.c . Pelaksanaan peran pemerintah dalam kegiatan produksi diwujudkan dalam kegiatan usaha hampir di seluruh sektor perekonomian. 3. membeli alat-alat kedokteran. Barang-barang tersebut dapat sampai ke konsumen dengan melakukan penyaluran (distribusi) barang ke toko -toko atau agen-agen penyalur. gula pasir. tenaga kerja. mesin. Setelah proses produksi berakhir. Seperti halnya rumah tangga keluarga dan perusahaan. Hal ini sesuai dengan UUD 1945 Pasal 33 ayat (2). 3) Menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa penyediaan barang dan atau jasa yang . dan distribusi. membeli peralatan yang menunjang pendidikan. Pemerintah Pemerintah adalah badan-badan pemerintah yang bertugas untuk mengatur kegiatan ekonomi. Kegiatan tersebut dapat dilihat pada aktivitas perusahaan dalam menyalurkan hasil produksinya ke konsumen. memberi pinjaman. Kegiatan Konsumsi Pemerintah Pemerintah dalam menjalankan tugasnya membutuhkan barang dan jasa. Kegiatan konsumsi pemerintah dapat berupa kegiatan membeli alat-alat tulis kantor. dan sebagainya. Industri Tersier Industri tersier adalah industri yang menghasilkan jasa-jasa perusahaan yang menyediakan pengangkutan (transportasi). perusahaan akan menghasilkan barang. Sebagai pelaksana kegiatan produksi pemerintah mendirikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). tenaga kerja. bahan penolong. Selain berperan sebagai produsen. oven. dan lain sebagainya. 2) Mencari keuntungan. Semua itu dapat diperoleh dengan cara membeli dari rumah tangga keluarga atau rumah tangga pemerintah (negara). Barang-barang tersebut dikonsumsi perusahaan untuk memperlancar proses produksi. dan sebagainya. menjalankan perdagangan. b . produksi. pemerintah juga sebagai pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan konsumsi. bahan pengembang. Kegiatan Produksi Pemerintah Pemerintah ikut berperan dalam menghasilkan barang dan atau jasa yang diperlukan dalam rangka mewujudkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. akan membutuhkan telur. yang berbunyi: ³Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara´. sehingga konsumen lebih mudah mendapatkan barang tersebut. a. Perusahaan juga melakukan kegiatan distribusi. perusahaan roti.

Kegiatan Distribusi Pemerintah Selain melakukan kegiatan konsumsi. peraturan ekspor. Selain melakukan kegiatan pokok-pokok ekonomi. seperti peraturan pendirian industri. perbaikan lalu lintas. Sebagai contoh peraturan mengenai impor barang. 5) Turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah. Perhatikan pada Tabel 8. 4) Menjadi perintis kegiatan-kegiatan usaha yang belum dapat dilaksanakan oleh sektor swasta dan koperasi. Misalnya mengenai penyediaan buku-buku pelajaran. Pemerintah menetapkan berbagai tarif masuk barang. 2) Memberi bantuan kepada rakyat miskin berupa penyaluran raskin (beras rakyat miskin) melalui BULOG. koperasi.bermutu tinggi dan memadai bagi orang banyak. 4. pemerintah juga berperan dalam kegiatan distribusi. Hal ini dimaksudkan agar barang-barang yang berasal dari luar negeri tidak mudah masuk ke Indonesia. dan masyarakat.1 Bentuk-Bentuk Bidang Usaha BUMN c . Berikut ini kegiatan-kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah. Peran pemerintah sebagai pengatur yaitu dengan mengeluarkan berbagai peraturan yang berhubungan dengan kegiatan ekonomi. dan sebagainya.1 mengenai peran pemerintah dalam kegiatan produksi. Tabel 8. Tujuan dibuatnya peraturan adalah agar kegiatan-kegiatan ekonomi dijalankan secara wajar dan tidak merugikan masyarakat. Masyarakat . Peraturan-peraturan pemerintah lainnya masih banyak. dan berbagai peraturan kegiatan ekonomi lainnya. pemerintah juga berperan sebagai pengatur dan pelaksana kebijakan. kebijakan fiskal dan moneter. 1) Menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membantu kegiatan operasional yang ada di sekolah.

dan sebagainya.Masyarakat sebagai pelaku ekonomi maksudnya adalah masyarakat luar negeri. Melalui kegiatan perdagangan (kegiatan ekspor impor) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara yang bersangkutan. c. stasiun. tukar menukar tenaga kerja. d. Melakukan penanaman modal di negara lain. a. b. pantai. Masyarakat juga melakukan kegiatan produksi. candi. namun juga berhubungan dengan penanaman modal asing. a. Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri. . akan tampak pada aktivitas berikut ini. seperti bandara. Menggunakan fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh negara. Oleh karena itu melakukan kerja sama dengan masyarakat luar negeri sangat diperlukan. c. serta pemberian pinjaman. Melalui kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri akan memberikan pengaruh yang cukup besar bagi perekonomian suatu negara. Berikut ini beberapa peran masyarakat luar negeri dalam kegiatan ekonomi. karena berhubungan dengan transaksi luar negeri. Adanya tukar-menukar tenaga kerja antarnegara dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja. pasar. b. d. Mengirimkan tenaga kerja dan tenaga ahli ke negara-negara yang membutuhkan. b. Masyarakat luar negeri juga termasuk pelaku ekonomi yang penting bagi perekonomian. Menggunakan tenaga kerja-tenaga kerja dari negara lain. Memberikan pinjaman kepada negara yang membutuhkan. a. Masyarakat luar negeri juga dapat melakukan kegiatan ekonomi berupa kegiatan konsumsi dan kegiatan produksi. Kegiatannya akan tampak pada aktivitas berikut ini. Karena pada dasarnya sebuah negara tidak bisa berdiri sendiri tanpa berhubungan dengan negara lain. dan objek-objek yang lainnya. Masyarakat luar negeri menghasilkan barang yang tidak diproduksi oleh negara lain. sehingga dapat meningkat mutu serta jumlah barang yang dihasilkan. Menikmati objek-objek wisata negara lain seperti pegunungan. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan. Membeli barang-barang yang tidak diproduksi oleh masyarakat dalam negeri.

Arus faktor produksi : perusahaan membeli faktor produksi dari rumah tangga keluarga. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian disebutkan pada pasal . Hubungan antarpelaku ekonomi tersebut dapat kalian simak dalam diagram di bawah ini. Prinsip Koperasi Di dalam Undang-Undang RI No. Keterangan: a. Layanan : pemerintah memberikan layanan kepada rumah tangga dan perusahaan. b. e.c. a. Arus barang : rumah tangga membeli barang yang dihasilkan oleh perusahaan. Arus pendapatan : perusahaan membayar faktor produksi yang dibeli dari rumah tangga keluarga (gaji. Arus pengeluaran : rumah tangga keluarga membayar barang yang dikonsumsinya dari perusahaan. f. d. 5. Para pelaku ekonomi (rumah tangga. perusahaan. Membuka lapangan kerja baru. Dengan adanya penjelasan UUD 1945 Pasal 33 ayat (1) koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian nasional dan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional. koperasi merupakan organisasi ekonomi yang berusaha menggerakkan potensi sumber daya ekonomi demi memajukan kesejahteraan anggota. Sebagai salah satu pelaku ekonomi. maka koperasi harus mampu bekerja seefisien mungkin dan mengikuti prinsip-prinsip koperasi dan kaidah-kaidah ekonomi. dan dalam mengembangkan koperasi harus mengutamakan kepentingan anggota. g. Pajak : rumah tangga dan perusahaan wajib membayar pajak kepada negara. dan negara) pada dasarnya mempunyai hubungan yang sangat erat. Devisa : kerja sama antara negara dan masyarakat luar negeri menghasilkan devisa bagi kedua negara. d. masyarakat luar negeri. Karena sumber daya ekonomi tersebut terbatas. Kegiatan usaha koperasi merupakan penjabaran dari UUD 1945 pasal 33 ayat (1). Meningkatkan keuangan atau pendapatan negara berupa devisa. Koperasi Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang atau badan hukum yang berlandaskan pada asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi. sewa. c. bunga). Kegiatan impor : pembelian barang dari luar negeri. Kegiatan ekspor : penjualan barang ke luar negeri.

2) Turut serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat Selain diharapkan untuk dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya. potensi dan kemampuan ekonomi yang kecil itu dihimpun sebagai satu kesatuan. Berikut ini beberapa prinsip koperasi. fungsi dan peran koperasi di Indonesia seperti berikut ini. Fungsi dan Peran Koperasi Sebagaimana dikemukakan dalam pasal 4 UU No. Dengan demikian koperasi akan memiliki peluang yang lebih besar dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat pada umumnya dan anggota koperasi pada khususnya. Oleh karena itu koperasi harus berusaha sekuat tenaga agar memiliki kinerja usaha yang tangguh dan efisien. koperasi juga diharapkan dapat memenuhi fungsinya sebagai wadah kerja sama ekonomi yang mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat pada umumnya. sebuah koperasi harus melaksanakan prinsip koperasi. 25 Tahun 1992. koperasi mempunyai . Melalui koperasi. Peningkatan kualitas kehidupan hanya bisa dicapai koperasi jika ia dapat mengembangkan kemampuannya dalam membangun dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota -anggotanya serta masyarakat disekitarnya.5 bahwa dalam pelaksanaannya. 3) Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan oleh koperasi dibagi berdasarkan besarnya jasa masing-masing anggota. 1) Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial Potensi dan kemampuan ekonomi para anggota koperasi pada umumnya relatif kecil. b . 4) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi Sebagai salah satu pelaku ekonomi dalam sistem perekonomian Indonesia. Berdasarkan sifat seperti itu maka koperasi diharapkan dapat memainkan peranannya dalam menggalang dan memperkokoh perekonomian rakyat. Sebab hanya dengan cara itulah koperasi dapat menjadikan perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional. 3) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional Koperasi adalah satu-satunya bentuk perusahaan yang dikelola secara demokratis. sehingga dapat membentuk kekuatan yang lebih besar. 4) Modal diberi balas jasa secara terbatas. 1) Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka. 5) Koperasi bersifat mandiri. 2) Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis.

Jenis konsumsi yang dilayaninya sangat tergantung pada latar belakang kebutuhan anggotanya. a) Meningkatkan penghasilan anggota-anggotanya. Misalnya koperasi konsumsi dalam lingkungan pelajar biasanya menjual alat-alat tulis. a) Mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat damai dan tenteram. Bidang Usaha Koperasi Berdasarkan atas bidang usahanya. dan sebagainya. 1 ) Koperasi konsumsi Koperasi konsumsi adalah koperasi yang berusaha dalam bidang penyediaan barang-barang kebutuhan sehari-hari. yaitu manfaat koperasi di bidang ekonomi dan manfaat koperasi di bidang sosial. c . Setiap anggota berhak menjadi pengurus koperasi dan berhak mengetahui laporan keuangan koperasi. 1 ) Manfaat Koperasi di Bidang Ekonomi Berikut ini beberapa manfaat koperasi di bidang ekonomi. sehingga dengan cara tersebut koperasi dapat mengemban amanat dengan baik. b) Menawarkan barang dan jasa dengan harga yang lebih murah. maka koperasi menempati kedudukan yang sangat penting dalam sistem perekonomian Indonesia. Manfaat Koperasi Berdasarkan fungsi dan peran koperasi. koperasi dapat digolongkan dalam beberapa kelompok. koperasi pemasaran. Namun koperasi mempunyai sifat-sifat khusus yang berbeda dari sifat bentuk perusahaan lainnya. Barang dan jasa yang ditawarkan oleh koperasi lebih murah dari yang ditawarkan di toko-toko. Dengan demikian koperasi harus mempunyai kesungguhan untuk memiliki usaha yang sehat dan tangguh. koperasi mempunyai beberapa manfaat berikut ini. koperasi kredit. maka manfaat koperasi dapat dibagi menjadi dua bidang. koperasi produksi. serta alat-alat keperluan belajar lainnya. dan koperasi jasa. 2 ) Manfaat Koperasi di Bidang Sosial Di bidang sosial. Hal ini bertujuan agar barang dan jasa mampu dibeli para anggota koperasi yang kurang mampu. b) Mendorong terwujudnya aturan yang manusiawi yang dibangun tidak di atas hubunganhubungan kebendaan tetapi di atas rasa kekeluargaan. 2 ) Koperasi produksi . d) Menumbuhkan sikap jujur dan keterbukaan dalam pengelolaan koperasi. c) Menumbuhkan motif berusaha yang berperikemanusiaan. yaitu koperasi konsumsi. Kegiatan koperasi tidak sematamata mencari keuntungan tetapi melayani dengan baik keperluan anggotanya. buku-buku.tanggung jawab untuk mengembangkan perekonomian nasional bersama-sama dengan pelakupelaku ekonomi lainnya. d . e) Melatih masyarakat untuk menggunakan pendapatannya secara lebih efektif da n membiasakan untuk hidup hemat. Sisa hasil usaha yang diperoleh koperasi dibagikan kembali kepada para anggotanya sesuai dengan jasa dan aktivitasnya. c) Mendidik anggota-anggotanya untuk memiliki semangat kerja sama dan semangat kekeluargaan.

Selain memproduksi barang. Misalnya koperasi pengrajin batik. 3 ) Koperasi pemasaran Koperasi pemasaran adalah koperasi yang dibentuk terutama untuk membantu para anggotanya dalam memasarkan barang-barang yang mereka hasilkan. Contohnya koperasi pemasaran elektronik. Misalnya koperasi simpan pinjam dengan anggota petani. koperasi simpan pinjam dengan anggota nelayan. koperasi perumahan. 5 ) Koperasi jasa Koperasi jasa ialah koperasi yang memberi layanan atau jasa kepada para anggotanya. 4 ) Koperasi kredit Koperasi kredit disebut juga koperasi simpan pinjam. Beri Penilaian . dan sebagainya. koperasi asuransi. syarat mudah. koperasi peternakan. dan sebagainya. Koperasi kredit adalah koperasi yang usahanya memupuk simpanan dari para anggota dan memberikan pinjaman uang kepadapara anggota dengan bunga rendah. dan angsuran ringan. koperasi juga melakukan pemasaran barang-barang yang telah dihasilkannya tersebut.Koperasi produksi adalah koperasi yang kegiatan utamanya melakukan pengolahan bahan baku menjadi barang setengah jadi. dan sebagainya. koperasi alat-alat tulis kantor. dan sebagainya. Contohnya koperasi angkutan.