P. 1
ManusiadanPenderitaan

ManusiadanPenderitaan

|Views: 146|Likes:

More info:

Published by: Syaifullah Iam Fulla on Jul 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2012

pdf

text

original

MAKALAH

MANUSIA DAN PENDERITAAN

Ditujukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah
ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR






Oleh :

M U R T I M A H
NIM : 3100151


Dosen Pembimbing :
AGUS SETYO WIDODO, S.Ip. M.Pd



SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH
( STIT ) PEMALANG
2011



BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Manusia adalah makhluk cipataan Tuhan yang paling mulia. Kemuliaan itu
dikarenakan manusia dianugerahi akal dan pikiran untuk membedakan mana yang
baik dan mana yang buruk untuk kehidupannya. Walaupun dalam kenyataannya
banyak manusia yang tidak menggunakan akal pikirannya sehingga ia salah arah
yang akhirnya merusak dirinya sendiri.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan
manusia bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun,
peranan individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu
perristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan
penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk
bangkit bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan
kebahagiaan.
Akibat dari penderitaan itu ada yang mengambil hikmah dari semua
penderitaan yang telah dia alami dan ada juga yang tidak seperti itu, mudah-
mudahan semua manusia bisa mengambil hikmah dari penderitaan yang mereka
alami.
B. Rumusan Masalah

Adapun masalah – masalah yang akan dibahas dalam makalah ini, antara lain :
Apa hakekat manusia itu ?
Apa yang dimaksud dengan penderitaan ?
Apa sumber, sebab dan pengaruh penderitaan ?
Bagaimana hubungan Manusia dengan Penderitaan ?

C. Tujuan Makalah

Dari rumusan masalah yang telah dirumuskan oleh penulis diatas, makalah
ini disususn dengan tujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan :
Hakikat manusia.
Definisi penderitaan.
Sebab dan pengaruh penderitaan.
Hubungan antara Manusia dan penderitaan.

D. Manfaat

Makalah ini disusun dengan harapan bisa berguna secara teoritis sebagai
pengetahuan agar biasa menyikapi positif dalam penderitaan yang dialami dalam
hidup ini dan Secara praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi penulis dan
pembaca.


BAB II
ISI

A. Hakekat Manusia.

Manusia adalah mahluk Allah yang sempurna dan mulia dibandingkan
mahluk Allah lainnya karna manusia dibekali akal ghorizi untuk berpikir dan juga
manusia diberi tugas dan peran di muka bumi ini.
Al-Quran menerangkan bahwa manusia berasal dari tanah dengan
mempergunakan bermacam-macam istilah, seperti : Turab, Thien, Shal-shal, dan
Sualalah.
Firman Allah itu iyalah dalam Qur’an Surat Nuh, 71 ayat 17-18 :
´<¦´. >.´..¦ ´. ¯¸N¦ !´.!.. ¸¯ ¯.. ¯´.,-`. !..· ¯.÷`>,>´´. l´>¦,>| ¸¯
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya, kemudian Dia
mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (daripadanya pada
hari kiamat) dengan sebenar-benarnya. (QS. Nuh, 71 : 17-18)
Hal ini dapat diartikan bahwa jasad manusia diciptakan Allah dari
bermacam-macam unsure kimiawi yang terdapat dari tanah. Adapun tahapan-
tahapan dalam proses selanjutnya, al-Quran tidak menjelaskan secara rinci.
Manusia yang sekarang ini, prosesnya dapat diamati meskipun secara bersusah
payah. Berdasarkan pengamatan yang mendalam dapat diketahui bahwa manusia
dilahirkan ibu dari rahimnya yang proses penciptaannya dimulai sejak pertemuan
antara permatozoa dengan ovum.
Manusia diciptakan Allah Swt. Berasal dari saripati tanah, lalu menjadi
nutfah, alaqah, dan mudgah sehingga akhirnya menjadi makhluk yang paling
sempurna yang memiliki berbagai kemampuan. Oleh karena itu, manusia wajib
bersyukur atas karunia yang telah diberikan Allah Swt.

B. Penderitaan.
Penderitaan berasal dari kata derita, kata derita berasal dari bahasa
Sanskerta “dhara” artinya menahan, menanggung. Derita berarti menanggung atau
merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu ialah keluh kesah,
kesengsaraan, kelaparan, kekenyangan, kepanasan, dan lain-lain.
Contoh penderitaan yang terjadi pada diri manusia antara lain :
1. Derita kehidupan yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, mulai dari dalam
kandungan sampai lahir didunia menjadi yatim-piatu.
2. Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsanya. dll


C. Sumber Penderitaan.
Dorongan Memenuhi Kebutuhan Sebagai Sumber Penderitaan. Dalam
memenuhi kebutuhan perlu adanya sebuah dorongan untuk mempertahankan
keberadaan serta kehidupannya, yang tidak lepas dari unsur-unsur pribadi manusia
tersebut. Rohani memiliki alat dan kemampuan seperti :
Nafsu
Nafsu adalah semua dorongan yang ditimbulkan oleh segala macam
kebutuhan, termasuk insting, sehingga menimbulkan keinginan.
Perasaan
Perasaan merupakan gejala pesikis, dan timbul di dalam batin akibat
kontak antara manusia dengan lingkungannya.
Pikiran
Pikiran disebut juga akal, budi. Dengan pikiran ini memungkinkan
manusia dapat mempertimbangkan, membedakan dan mengambil
sebuah keputusan yang berdasarkan alasan-alasan pada diri masing-
masing.
Kemauan
Kemauan disebut juga kehendak yang memungkinkan manusia
untuk memilih.

D. Sebab-sebab Penderitaan.
Apabila kita kelompokkan secara sederhana berdasarkan sebab-sebab timbulnya
penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi
dan banyak dibaca di berbagai media masa. Dengan demikian jelaslah di
satu pihak kasus siksaan, perkosaan, perampokan pembunuhan dan lain-lain
merupakan sumber keuntungan. Siksaan yang sifatnya psikis misalnya
kebimbangan, kesepian dan ketakutan. Kebimbangan dialami oleh seorang
bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan mana yang akan
diambil. kesepian dialami oleh seorang merupakan rasa sepi dalam dirinya
sendiri atau jiwanya walaupun ia dalam linkungan orang ramai. Seperti
halnya kebimbangan, kesepian perlu cepat diatasi agar seorang jangan terus


menerus merasakan penderitaan batin. Ketakutan merupakan bentuk lain
yang dapat menyebabkandapat menyebabkan seorang mengalami siksaan
batin.
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan.
Di dalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami
manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik,
dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatin dan sebagainya.

E. Pengaruh penderitaan.
Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh
bermacam – macam dan sikap dalam dirinya. Ada yang mendapat hikmah besar
dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya.
Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat. Sikap yang timbul dapat
berupa sikap positif ataupun sikap negatif.
Sikap Positif
Yaitu sikap optimis mengatasi penderitaan, bahwa hidup bukan rangkaian
penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan dan
penderitaan itu adalah hanya bagian dari kehidupan.
Banyak contoh yang menunjukkan bahwa penderitaan tidak selamanya
berpengaruh negatif dan merugikan, tetapi dapat merupakan energi pendorong
untuk menciptakan manusia-manusia besar.
Contoh :
Penderitaan yang menimpa pemimpin besar umat Islam, yang terjadi
pada diri Nabi Muhammad. Ayahnya wafat sejak Muhammad dua bulan
di dalam kandungan ibunya. Kemudian, pada usia 6 tahun, ibunya
wafat. Dari peristiwa ini dapat dibayangkan penderitaan yang menimpa
Muhammad, sekaligus menjadi saksi sejarah sebelum ia menjadi
pemimpin yang paling berhasil memimpin umatnya (versi Michael Hart
dalam Seratus Tokoh Besar Dunia).
Sikap Negatif
Sikap negatif ini timbul karena menyerah dengan keadaan. Misalnya
penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin bunuh diri,
Siakp ini diungkapkan dalam peribahasa “nasi sudah menjadi bubur”.
Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalnya anti kawin
atau tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.

F. Hubungan Manusia Dan Penderitaan
Manusia sangat erat kaitannya dengan penderitaan,karena bila manusia
tersebut melakukan hal yang bersifat negatif dampak atau hasil yang ditimbulkan
adalah penderitaan.Tetapi penderitaan tidak semuanya bersifat buruk,terkadang
penderitaan bisa membangun atau meningkatkan kesabaran seseorang,sehingga
manusia tersebut lebih mendekatkan lagi dirinya kepada Allah SWT.


BAB III
PENUTUP

A. Simpulan
Manusia akan merasa menderita jika anda rasakan itu sebuah penderitaan
tetapi jika manuisa itu menjadikan penderitaan sebagai hikmah dan pelajaran maka
manuisa itu tidak akan merasakan suatu penderitaan
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Penderitaan manusia
bertingkat-tingkat, ada yang berat dan ada juga yang ringan. Namun, peranan
individu juga menentukan berat-tidaknya Intensitas penderitaan. Suatu perristiwa
yang dianggap penderitaan oleh seseorang, belum tentu merupakan penderitaan
bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit bagi
seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kenikmatan dan
kebahagiaan.

B. Saran

Sejalan dengan simpulan diatas penderitaan tidak bisa hilang selama
manusia itu masih hidup tetapi panderitaan itu bisa dikurangi bahkan bisa sampai
tak terasa.
Dari pernyataan diatas penulis menyarankan bahwa penderitaan itu harus
dijadikan sebagai hikmah dan ujian untuk menaikan tingkat derajat manusia itu
sendiri.















Daftar pustaka

www.elearning.gunadarma.ac.id/.../bab6-manusia_dan_penderitaan.pdf
http://onaid.wordpress.com/2010/11/30/manusia-dan-penderitaan/
Notowidagdo, Rakhiman, Haji. 1996. Ilmu Budaya Dasar Berdasarkan Al Qur’an
dan Hadist : Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.


















Yg butuh bantuan Makalah / Skripsi dll Bisa hubungi : 0899 659 259 1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->