PROSES MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA (NUSANTARA

)
Dalam kajian ilmu sejarah, tentang masuknya Islam di Indonesia masih “debatable”. Oleh karena itu perlu ada penjelasan lenih dahulu tentang penegrtian “masuk”, antara lain: 1. Dalam arti sentuhan (ada hubungan dan ada pemukiman Muslim). 2. Dalam arti sudah berkembang adanya komunitas masyarakat Islam. 3. Dalam arti sudah berdiri Islamic State (Negara/kerajaan Islam). Selain itu juga masing-masing pendapat penggunakan berbagai sumber, baik dari arkeologi, beberapa tulisan dari sumber barat, dan timur. Disamping jiga berkembang dari sudut pandang Eropa Sentrisme dan Indonesia Sentrisme. Beberapa Pendapat Tentang Awal Masuknya Islam di Indonesia.
1. Islam Masuk ke Indonesia Pada Abad ke 7:

1. Seminar masuknya islam di Indonesia (di Aceh), sebagian dasar adalah catatan perjalanan Al mas’udi, yang menyatakan bahwa pada tahun 675 M, terdapat utusan dari raja Arab Muslim yang berkunjung ke Kalingga. Pada tahun 648 diterangkan telah ada koloni Arab Muslim di pantai timur Sumatera. 2. Dari Harry W. Hazard dalam Atlas of Islamic History (1954), diterangkan bahwa kaum Muslimin masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M yang dilakukan oleh para pedagang muslim yang selalu singgah di sumatera dalam perjalannya ke China. 3. Dari Gerini dalam Futher India and Indo-Malay Archipelago, di dalamnya menjelaskan bahwa kaum Muslimin sudah ada di kawasan India, Indonesia, dan Malaya antara tahun 606-699 M. 4. Prof. Sayed Naguib Al Attas dalam Preliminary Statemate on General Theory of Islamization of Malay-Indonesian Archipelago (1969), di dalamnya mengungkapkan bahwa kaum muslimin sudah ada di kepulauan Malaya-Indonesia pada 672 M. 5. Prof. Sayed Qodratullah Fatimy dalam Islam comes to Malaysia mengungkapkan bahwa pada tahun 674 M. kaum Muslimin Arab telah masuk ke Malaya. 6. Prof. S. muhammmad Huseyn Nainar, dalam makalah ceramahnay berjudul Islam di India dan hubungannya dengan Indonesia, menyatakan bahwa beberapa sumber tertulis menerangkan kaum Muslimin India pada tahun 687 sudah ada hubungan dengan kaum muslimin Indonesia. 7. W.P. Groeneveld dalam Historical Notes on Indonesia and Malaya Compiled From Chinese sources, menjelaskan bahwa pada Hikayat Dinasti T’ang memberitahukan adanya Aarb muslim berkunjung ke Holing (Kalingga, tahun 674). (Ta Shih = Arab Muslim). 8. T.W. Arnold dalam buku The Preching of Islam a History of The Propagation of The Moslem Faith, menjelaskan bahwa Islam datang dari Arab ke Indonesia pada tahun 1 Hijriyah (Abad 7 M).

2. Islam Masuk Ke Indonesia pada Abad ke-11:

1. Satu-satunya sumber ini adalah diketemukannya makam panjang di daerah Leran Manyar, Gresik, yaitu makam Fatimah Binti Maimoon dan rombongannya. Pada makam itu terdapat prasati huruf Arab Riq’ah yang berangka tahun (dimasehikan 1082)
3. Islam Masuk Ke Indonesia Pada Abad Ke-13:

1. Catatan perjalanan marcopolo, menyatakan bahwa ia menjumpai adanya kerajaan Islam Ferlec (mungkin Peureulack) di aceh, pada tahun 1292 M. 2. K.F.H. van Langen, berdasarkan berita China telah menyebut adanya kerajaan Pase (mungkin Pasai) di aceh pada 1298 M. 3. J.P. Moquette dalam De Grafsteen te Pase en Grisse Vergeleken Met Dergelijk Monumenten uit hindoesten, menyatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 13.

Beberapa wali yang dimungkinkan keturunan China.A Kern. Snouck Hurgronje.4. dan Bahrein untuk menyebarkan islam di lingkungannya. sekitar Sumatra. dan sinkretis merasuk dan punya pengaruh di arab. 2. lebih cenderung menyimpulkan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-13. dan Schrieke. Gedung Batu di semarang (masjid gaya China). yang banyak mengenalkan islam. India dan china punya nadil melancarkan perkembangan islam di kawasan Indonesia. munculnya nama “kampong Arab” dan tradisi Arab di lingkungan masyarakat. Beberapa makam China muslim. 2. Pengaruh aliran “Wihdatul Wujud” (Syeh Siti Jenar). Gelar “Syah” bagi raja-raja di Indonesia. Melalui perdagangan itulah Islam masuk ke kawasan Indonesia. Persia Para pedagang Persia menyebarkan Islam dengan beberapa bukti antar lain: 1. C. Pembentukan masyarakat Islam dari tingkat ‘bawah’ dari rakyat lapisan bawah. Dari beberapa bangsa yang membawa Islam ke Indonesia pada umumnya menggunakan pendekatan cultural. menyebarkan Islam dengan bukti-bukti antar lain: 1. Persia. . Adat istiadat dan budaya India islam. 3. dan Malaka. Laksamana Cheng Ho/Dampo awan ?). dengan bukti antar lain : 1. mengenalkan islam di pantai dan pedalaman Jawa dan sumatera. 2. Persia. Arab Para pedagang Arab banyak menetap di pantai-pantai kepulauan Indonesia. akulturasi. sehingga terjadi dialog budaya dan pergaulan social yang penuh toleransi (Umar kayam:1989) Proses Awal Penyebaran Islam di Indonesia 1. Dengan demikian bangsa Arab. Beberapa sarjana barat seperti R. Van Leur). berdasarkan saudah adanya beberapa kerajaaan islam di kawasan Indonesia. Gujarat (India) Pedagang islam dari Gujarat. dengan bukti antara lain: 1. India dan China. 2. Basrah. baik dari Arab.C. pedagang mengadakan perkawinan dengan penduduk asli. ukiran batu nisan gaya Gujarat. 2. Islam secara akomodatif. Hidramaut. kemudian berpengaruh ke kaum birokrat (J. di kawasan ini sudah terdapat kontak-kontak dagang. Dari perkawinan itulah terjadi interaksi social yang menghantarkan Islam berkembang (masyarakat Islam). Persia. Perdagangan dan Perkawinan Dengan menunggu angina muson (6 bulan). Menurut al Mas’udi pada tahun 916 telah berjumpa Komunitas Arab dari Oman. India dan China. 3. China Para pedagang dan angkatan laut China (Ma Huan. Siapakah Pembawa Islam ke Indonesia? Sebelum pengaruh islam masuk ke Indonesia. Pengaruh madzab Syi’ah (Tabut Hasan dan Husen). Jawa.

bahwa komunitas pesantrean lebih intens keberagamannya. intensitas pemahaman dan aktualisasi keberagman islam bervariasi menurut kemampuan masyarakat dalam mencernanya. melalui lembaga/sisitem pendidikan Pondok Pesantren. Kyai sebagai pemimpin. Proses terjadinya hubungan “ukhuwah” itu menunjukkan bahwa dunia pesantren memiliki komunikasi dan kemudian menjadi tulang punggung dalam melawan colonial.3. b. Pendidikan pesantren (ngasu ilmu/perigi/sumur). dan memiliki hubungan komunikasi “ukhuwah” (persaudaraan/ikatan darah dan agama) yang kuat. melalui dua jalur yaitau: a. Ditemukan dalam sejarah. Meskipun demikian. Gerakan Dakwah. . dan santri sebagai murid. Ulama keliling menyebarkan agama Islam (dengan pendekatan Akulturasi dan Sinkretisasi/lambing-lambang budaya). secara relitas Islam sangat diminati dan cepat berkembang di Indonesia. Dari ketiga model perkembangan Islam itu.

Sumber dalam negeri. Kegiatan para pedagang Arab di Kerajaan Sriwijaya dibuktikan dengan adanya sebutan para pedagang Arab untuk Kerajaan Sriwijaya. yaitu pada masa kekuasaan Kerajaan Sriwijaya. Ia menyatakan melalui tulisannya bahwa sejak kirakira tahun 1400 telah ada saudagar-saudagar Islam yang bertempat tinggal di pantai utara Pulau Jawa. berita ini berhasil diketahui melalui catatan dari Ma-Huan. berita ini diketahui melalui para pedagang Arab yang telah melakukan aktifitasnya dalam bidang perdagangan dengan bangsa Indonesia. Berita Eropa. Makam Sultan Malikul Saleh di Sumatera Utara yang meninggal pada bulan Ramadhan tahun 676 M atau tahun 1297 M. Di daerah ini ia telah menemukan adanya kerajaan Islam. Berita India. 2. ketika ia kembali dari Cina menuju Eropa melalui jalan laut. yaitu Zabaq. Berita Cina. Gujarat. yang sebagian tulisannya telah rusak. Ia adalah orang Eropa yang pertama kali menginjakkan kakinya di wilayah Indonesia. yaitu: Perdagangan . dalam berita ini disebutkan bahwa para pedagang India dari Gujarat mempunyai peranan yang sangat penting di dalam penyebaran agama dan kebudayaan Islam di Indonesia. berita ini datangnya dari Marcopolo.PROSES MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN ISLAM DI INDONESIA 1. Dalam perjalanannya ia singgah di Sumatera bagian Utara. Bukti-bukti Masuknya Islam ke Indonesia Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di Indonesia. Jirat makam didatangkan dari Gujarat dan berisi tulisan-tulisan Arab. Karena di samping berdagang mereka aktif mengajarkan agama dan kebudayaan Islam kepada masyarakat yang dijumpainya. Hal ini dilihat dari penemuan unsur-unsur Islam di Indonesia yang memiliki persamaan dengan India seperti batu nisan yang dibuat oleh orang-orang Kambay. Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik yang wafat tahun 1419. Saluran Penyebaran Islam Masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Islam di Indonesia atau proses Islamisasi di Indonesia melalui beberapa cara atau saluran. Sumber-sumber Berita Masuknya Agama dan Kebudayaan Islam di Indonesia Sumber-sumber berita itu di antaranya sebagai berikut. atau Sribusa. seorang penulis yang mengikuti perjalanan Laksamana Cheng-Ho. Ia mendapat tugas dari kaisar Cina untuk mengantarkan putrinya yang dipersembahkan kepada kisar Romawi. Berita Arab. Batu itu memuat keterangan tentang meninggalnya seorang perempuan yang bernama Fatimah binti Ma’mun (1028). yaitu Kerajaan Samudera dengan ibukotanya Pasai. sumber-sumber ini diperkuat dengan penemuan-penemuan seperti: • • • Penemuan sebuah batu di Leran (dekat Gresik). para ahli menafsirkan bahwa agama dan kebudayaan Islam diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke-7 M.Pendapat lain membuktikan bahwa agama dan kebudayaan Islam masuk ke wilayah Indonesia dibawa oleh para pedagang Islam dari Gujarat (India). terutama kepada masyarakat yang terletak di daerah pesisir pantai. Zabay. Batu bersirat itu menggunakan huruf dan bahasa Arab.

Pada abad ke-14 M. Penyebaran agama Islam tidak dilarang atau dirintangi oleh Kerajaan Majapahit. Bandar-bandar yang ada di utara pulau Jawa membentuk suatu persekutuan di bawah Raden Patah (bupati Demak). di antaranya ahli menyembuhkan penyakit dan lain-lain. Walaupun pada mulanya Malaka merupakan suatu perkampungan nelayan. menyebabkan kedudukan Pasai semakin mundur dan terdesak karena letak Malaka. Masyarakat mempunyai kedudukan yang sama sebagai Hamba Allah. Namun. sehingga Kerajaan Demak berkembang dan menggantikan peranan Kerajaan Majapahit. hal ini dibuktikan dengan masih adanya praktek-praktek feodalisme khususnya di lingkungan keraton Jawa. Politik Setelah tersosialisasinya agama Islam. mereka selalu berusaha untuk menghayati kehidupan masyarakatnya dan hidup bersama-sama di tengah-tengah masyarakatnya. Seluruh alat kebesaran Majapahit jatuh ke tangan Demak. para pedagang Islam dari Arab. Penyebaran agama Islam yang mereka lakukan disesuaikan dengan kondisi. Para ahli tasawwuf ini biasanya memiliki keahlian yang dapat membantu kehidupan masyarakat. maka kepentingan politik dilaksanakan melalui perluasan wilayah kerajaan. dan India telah ikut ambil bagian dalam kegiatan perdagangan di Indonesia. Perkembangan Islam di Indonesia Pedagang-pedagang Gujarat yang datang ke Indonesia bukan hanya berdagang. mereka langsung mengajarkan pada masyarakat di mana mereka berada. Kerajaan Samudera Pasai adalah Kerajaan pertama yang menganut agama Islam di Indonesia. . para pedagang Islam dapat menyampaikan dan mengajarkan agama dan budaya Islam kepada orang lain termasuk masyarakat Indonesia. Orang-orang Gujarat yang menyiarkan pengajaran agama Islam kepada orang-orang Jawa tidak menemui kesulitan. Pasukan itu dipimpin oleh Fatahillah. Pada permulaan 16 M. Mereka juga aktif menyebarkan dan mengajarkan agama Islam. Beberapa faktor yang mempermudah perkembangan Islam di Indonesia antara lain sebagai berikut. jauh lebih strategis dari letak Pasai. Sultan Demak mengirimkan pasukannya untuk menduduki wilayah Jawa Barat dan memerintahkan untuk menyebarkan agama Islam. yang diikuti pula dengan penyebaran agama Islam. Walaupun demikian. alam pikiran. Contohnya. Di samping berdagang. dengan Pasai sebagai pusat pengembangan dan sebagai pusat kegiatan para pedagang Islam di Indonesia. Makin lama makin besar kekuasaan orang-orang Islam dalam dunia perdagangan di daerah Timur. walaupun mereka telah 1000 tahun dipengaruhi oleh kebudayaan India. tetapi juga untuk menyebarkan agama yang mereka anut. berkembangnya Malaka sebagai bandar perniagaan di Selat Malaka. Tasawwuf Para ahli tasawwuf hidup dalam kesederhanaan. Di samping itu para pedagang yang datang dari Persia juga ikut menyebarkan agam Islam di Indonesia.Sejak abad ke-7 M. Bandar-bandar perdagangan yang ada di pulau Jawa mulai dikuasai oleh kekuasaan Islam. akhirnya Malaka menjadi bandar yang sangat ramai. Malaka mulai berkembang sebagai pusat perdagangan di Asia Tenggara. ajaran agama Islam kurang meresap di kalangan Istana. sehingga ajaran-ajaran Islam dengan mudah dapat diterima oleh masyarakat. kekuatan Majapahit mulai hilang. Persia. Ahli tasawwuf yang memberikan ajaran agama Islam yang disesuaikan dengan alam pikiran masyarakat setempat antara lain Hamzah Fansuri di Aceh dan Sunan Panggung di Jawa. Pada abad ke15 M. • Dalam ajaran agama Islam tidak dikenal adanya perbedaan golongan dalam masyarakat. Hal ini menimbulkan jalinan hubungan perdagangan antara masyarakat dan para pedagang Islam. pasukan Demak mengadakan penyerbuan terhadap Kerajaan Majapahit. dan budaya masyarakat pada saat itu. Karena terdorong ketaatan mereka pada agamanya.

g. Sunan Kudus yang semula bernama Udung berkedudukan di Kudus. Para wali itu adalah sebagai berikut: a. Sunan Bonang yang semula bernama Makdum Ibrahim. . d. Sunan Muria yang berkedudukan di Gunung Muria di daerah Kudus. e. murid Sunan Ngampel berkedudukan di bukit Giri Gresik. maka bangsa Indonesia dengan mudah dapat menerima ajaran agama Islam. h. dekat Surabaya. Sunan Drajat yang semula bernama Masih Munat juga putra Raden Rakhmat yang berkedudukan di Drajat dekat Sedayu (Surabaya). b. f. Wali SongoPara wali yang berjasa dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia dikenal dengan sebutan Wali Songo. Maulana Malik Ibrahim yang kabarnya berasal dari Persia dan kemudian berkedudukan di Gresik. Sunan Giri yang semula bernama Raden Paku. c.• • Agama Islam cocok dengan jiwa pedagang. putra Raden Rakhmat dan berkedudukan di Bonang. dekat Tuban. Pendekatan secara damai akan lebih berhasil dibandingkan secara paksa dan kekerasan. i. Dengan pendekatan yang tepat. Ia dapat merebut Sunda Kelapa Banten dan kemudian menetap di Gunung Jati dekat Cirebon. Sunan Gunung Jati yang semula bernama Fatahillah atau Faletehan yang berasal dari Samudera Pasai. Sifat bangsa Indonesia yang ramah tamah memberi peluang untuk bergaul lebih erat dengan bangsa lain. Dengan memeluk Islam maka hubungan di antara para pedagang semakin bertambah erat. Sunan Kalijaga yang semula bernama Joko Said berkedudukan di Kadilangu dekat Demak.· Islam dikembangkan dengan cara damai. sesuai dengan ajaran Islam yang menyatakan bahwa setiap orang itu bersaudara. Sunan Ngampel yang semula bernama Raden Rakhmat berkedudukan di Ngampel (Ampel).

budaya bahkan agama. Karena penyebaran agama baru ini mendapat tantangan dari lingkungannya. proses menyebarluaskan Islam dilanjutkan oleh para kalifah yang ditunjuk Muhammad. Pemerintahannya didasarkan pada pemerintahan Islam. Afrika Utara. Agama ini lahir dan berkembang di Tanah Arab. Di samping itu. Asia Kecil. Afganistan. Peranan Kaum Pedagang Seperti halnya penyebaran agama Hindu-Buddha. Akibatnya. Muhammad kemudian pindah (hijrah) ke Madinah pada tahun 622. Dari sinilah Islam berkembang ke seluruh dunia. Malaka merupakan pusat transit para pedagang.Agama Islam di Indonesia Islam merupakan salah satu agama besar di dunia saat ini. cara lain yang turut berperan ialah melalui dakwah yang dilakukan para mubaligh. terjadi pembauran antarpedagang dari berbagai bangsa serta antara pedagang dan penduduk setempat. Pada masa ini yang memerintah ialah Bani Umayyah dengan ibu kota Damaskus. . kaum pedagang memegang peranan penting dalam proses penyebaran agama Islam. Mesir. penyebaran Islam dilakukan secara perorangan. pembunuhan. Di samping itu. kebudayaan. Spanyol. Mereka tinggal di tempat-tempat tersebut dalam waktu yang lama. Sampai tahun 750. tidak banyak dilakukan perluasan wilayah kekuasaan. Proses Masuk dan Berkembangnya Agama Islam di Indonesia Sejarah mencatat bahwa kaum pedagang memegang peranan penting dalam persebaran agama dan kebudayaan Islam. Perpecahan ini mengakibatkan banyak wilayah yang memisahkan diri. Rusia. Manusia pada saat itu hidup dalam keadaan moral yang rendah dan kebodohan (jahiliah). kekuasaan Islam terpecah. Palestina. Persia. perzinahan. Agama ini dapat berkembang dengan cepat karena Islam mengatur hubungan manusia dan TUHAN. Irak. Islam disebarluaskan tanpa paksaan kepada setiap orang untuk memeluknya. Hal itu menyebabkan manusia berada pada titik terendah. Suriah. kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Baghdad menjadi pusat perdagangan. Muhammad kemudian berusaha menyebarluaskan Islam dengan memperluas wilayahnya. Pendirinya ialah Muhammad. Islam mulai disiarkan sekitar tahun 612 di Mekkah. Letak Indonesia yang strategis menyebabkan timbulnya bandarbandar perdagangan yang turut membantu mempercepat persebaran tersebut. Penyembahan berhala. Setelah Muhammad wafat pada tahun 632. Pada masa ini. Bukan hanya melakukan perdagangan. Terjadilah kegiatan saling memperkenalkan adatistiadat. wilayah Islam telah meliputi Jazirah Arab. Para pedagang itu datang dan berdagang di pusat-pusat perdagangan di daerah pesisir. Agama ini lahir salah satunya sebagai reaksi atas rendahnya moral manusia pada saat itu. bahkan juga terjadi asimilasi melalui perkawinan. dan tindakan rendah lainnya merajalela. a. Muhammad mendirikan wilayah kekuasaannya di Madinah. Pada saat menunggu inilah. Bani Umayyah dikalahkan oleh Bani Abbasiyah yang kemudian memerintah sampai tahun 1258 dengan ibu kota di Baghdad. bandar-bandar di sekitar Malaka seperti Perlak dan Samudra Pasai juga didatangi para pedagang. Mereka sudah tidak lagi mengindahkan ajaran-ajaran nabi-nabi sebelumnya. untuk menunggu datangnya angin musim. baik pedagang dari luar Indonesia maupun para pedagang Indonesia. Sisilia. Pada tahun 750. Konsentrasi lebih pada pengembangan ilmu pengetahuan. dan peradaban Islam. dan daerah-daerah di Asia Tengah. Setelah pemerintahan Bani Abbasiyah.

Sunda Kelapa. Mereka juga adalah penasihat sultan. Bandar-bandar ini memiliki peranan dan arti yang penting dalam proses masuknya Islam ke Indonesia. Akhirnya. misalnya di Aceh. Peranan Para Wali dan Ulama Salah satu cara penyebaran agama Islam ialah dengan cara mendakwah. Di Pulau Jawa. Di samping itu para pedagang dan pelayar tersebut juga ada yang menikah dengan penduduk setempat sehingga lahirlah keluarga dan anak-anak yang Islam. Banyak pemimpin bandar yang memeluk agama Islam. Ternate. terdapat perkampungan orang Portugis. bandar menjadi pintu masuk dan pusat penyebaran agama Islam ke Indonesia. Demak. para ulama ini juga mendirikan pesantren-pesantren sebagai sarana pendidikan Islam. terdapat pedagang Arab. Di samping itu. Arab.Di antara para pedagang tersebut. Bandar juga merupakan pusat perdagangan. yang setelah kuat akhirnya membentuk sebuah pemerintahaan Islam. Penyebaran Islam melalui dakwah ini berjalan dengan cara para ulama mendatangi masyarakat objek dakwah. para pedagang Islam juga berperan sebagai mubaligh. Di bandar-bandar inilah para pedagang beragama Islam memperkenalkan Islam kepada para pedagang lain ataupun kepada penduduk setempat. Gujarat. seperti Perlak. ada pasar. Kalau kita lihat letak geografis kotakota pusat kerajaan yang bercorak Islam pada umunya terletak di pesisir-pesisir dan muara sungai. dan Tidore. Para pedagang di dalam kota mempunyai perkampungan sendiri-sendiri yang penempatannya ditentukan atas persetujuan dari penguasa kota tersebut. Gowa. Dalam perkembangannya. penyebaran agama Islam dilakukan oleh Walisongo (9 wali). Islam mulai berkembang di masyarakat Indonesia. Bahkan kemudian berkembang perkampungan para pedagang Islam di daerah pesisir. Para wali ini dekat dengan kalangan istana. Banjarmasin. dan ada tempat para penguasa (sultan). Banten. Kesembilan wali tersebut adalah seperti berikut. c. Palembang. Indonesia memiliki banyak bandar. b. dengan menggunakan pendekatan sosial budaya. Akibatnya. Karena dekat dengan kalangan istana. ada masjid. Jepara. Cirebon. Persia. yaitu menggunakan jenis budaya setempat yang dialiri dengan ajaran Islam di dalamnya. Mereka mengenalkan agama dan budaya Islam kepada para pedagang lain maupun kepada penduduk setempat. bandar-bandar tersebut umumnya tumbuh menjadi kota bahkan ada yang menjadi kerajaan. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kota-kota pada masa pertumbuhan dan perkembangan Islam memiliki ciriciri yang hampir sama antara lain letaknya di pesisir. Dari situlah lahir kesultanan-kesultanan Islam di Nusantara. Gresik. Benggalu Cina. Ada juga para mubaligh yang datang bersama pedagang dengan misi agamanya. Merekalah orang yang memberikan pengesahan atas sah tidaknya seseorang naik tahta. mereka kemudian diberi gelar sunan atau susuhunan (yang dijunjung tinggi). Wali ialah orang yang sudah mencapai tingkatan tertentu dalam mendekatkan diri kepada Allah. Maka. juga kepada sanak familinya. Hal ini berlangsung terus selama bertahun-tahun sehingga akhirnya muncul sebuah komunitas Islam. Di samping sebagai pedagang. bahkan juga digunakan sebagai tempat tinggal para pengusaha perkapalan. dan Gujarat yang umumnya beragama Islam. ada perkampungan. Lama-kelamaan penganut agama Islam makin banyak. Sebagai negara kepulauan yang terletak pada jalur perdagangan internasional. Penduduk setempat yang telah memeluk agama Islam kemudian menyebarkan Islam kepada sesama pedagang. Samudra Pasai. Peranan bandar-bandar sebagai pusat perdagangan dapat kita lihat jejaknya. rakyatnya pun kemudian banyak memeluk agama Islam. mulailah ada penduduk Indonesia yang memeluk agama Islam. dan Pegu. Pola ini memakai bentuk akulturasi. Peranan Bandar-Bandar di Indonesia Bandar merupakan tempat berlabuh kapal-kapal atau persinggahan kapal-kapal dagang. . Tuban. Begitu juga di Banten dan kota-kota pasar kerajaan lainnya. Dengan demikian.

(4) Sunan Bonang (Makdum Ibrahim). Menyiarkan agama di sekitar Surabaya. Surabaya. salah satu dinasti di Persia. yaitu di daerah Selat Malaka. Menyiarkan Islam di lereng Gunung Muria. dan Rembang.(1) Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim). Anak dari Sunan Ampel. Nusa Tenggara. Kapan dan dari mana Islam Masuk Indonesia Sejarah mencatat bahwa sejak awal Masehi. (8) Sunan Muria (Raden Umar Said). Bukti yang turut memperkuat pendapat ini ialah ditemukannya nisan makam Raja Samudra Pasai. Di Jawa. Kecamatan Manyar. Seorang pemimpin berjiwa besar. Islam masuk melalui pesisir utara Pulau Jawa ditandai dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang wafat pada tahun 475 Hijriah atau 1082 Masehi di Desa Leran. Jika diurutkan dari barat ke timur. diperkirakan Fatimah adalah keturunan Hibatullah. Inilah wali yang pertama datang ke Jawa pada abad ke-13 dan menyiarkan Islam di sekitar Gresik. terdapat permukiman pedagang muslim dari Arab di Desa Baros. Agak ke pedalaman. Jawa Timur. (7) Sunan Kudus (Jafar Sodiq). yaitu Madura. Pendapat ini berdasarkan catatan perjalanan Marco Polo yang menerangkan bahwa ia pernah singgah di Perlak pada tahun 1292 dan berjumpa dengan orang-orang yang telah menganut agama Islam. Diperkirakan makam-makam ini ialah makam keluarga istana Majapahit. di Gresik juga ditemukan makam Malik Ibrahim dari Kasyan (satu tempat di Persia) yang meninggal pada tahun 822 H atau 1419 M. bagian utara Sumatra. Murid Sunan Bonang. kapan tepatnya Islam hadir di Nusantara? Masuknya Islam ke Indonesia menimbulkan berbagai teori. Islam pertama kali masuk di Perlak. Berikutnya ialah Kerajaan Samudra Pasai. 3. Hasilnya ialah Masjid dan Menara Kudus. dan filosof. di Mojokerto juga ditemukan ratusan kubur Islam kuno. pujangga. Seorang ahli seni bangunan. Seorang sunan yang sangat berjiwa sosial. Dimakamkan di Gresik. Beliau merupakan perancang pembangunan Masjid Demak. . Menyiarkan Islam di Ampel. Sunda Kelapa. Meski terdapat beberapa pendapat mengenai kedatangan agama Islam di Indonesia. Jawa Tengah. pedagang-pedagang dari India dan Cina sudah memiliki hubungan dagang dengan penduduk Indonesia. daerah pantai barat Sumatra Utara. Gresik. Menyiarkan Islam di Tuban. Seorang pemimpin. (9) Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah). Jawa Tengah. Sultan Malik al-Saleh yang berangka tahun 1297. Menyiarkan Islam di Banten. Menyiarkan Islam di Kudus. (2) Sunan Ampel (Raden Rahmat). banyak ahli sejarah cenderung percaya bahwa masuknya Islam ke Indonesia pada abad ke-7 berdasarkan Berita Cina zaman Dinasti Tang. dan Cirebon. Makam tertua berangka tahun 1374 M. (3) Sunan Derajad (Syarifudin). (6) Sunan Giri (Raden Paku). Anak dari Sunan Ampel. Di samping itu. Dilihat dari namanya. dan Maluku. Namun demikian. Sunan yang sangat bijaksana. Hal ini menyangkut strategisnya letak Perlak. (5) Sunan Kalijaga (Raden Mas Said/Jaka Said). Abad ke-13 Masehi lebih menunjuk pada perkembangan Islam bersamaan dengan tumbuhnya kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia. Menyiarkan Islam di luar Jawa. Bawean. Sangat dekat dengan rakyat jelata. jalur laut perdagangan internasional dari barat ke timur. Menyiarkan agama dengan cara menyesuaikan dengan lingkungan setempat. Menyiarkan agama dengan metode bermain. Berita itu mencatat bahwa pada abad ke-7. Menyiarkan Islam di Jawa Tengah. Jawa Timur. terletak antara Jepara dan Kudus. Lasem.

Di Maluku. Di hulu Sungai Pawan. Bacan. Jadi. raja pertama yang memeluk Islam ialah Kanjeng Matoaya. bahkan dari Campa. Minangkabau. dan Jailolo. . Hal masuknya Islam ke Sulawesi ini tercatat pada Lontara Bilang. Gresik. Kalimantan Barat ditemukan pemakaman Islam kuno. Diperkirakan Islam di daerah ini disiarkan oleh keempat ulama dari Irak. Islam masuk melalui Kerajaan Banjar yang disiarkan oleh Dayyan. Islam masuk melalui Kerajaan Kutai yang dibawa oleh dua orang penyiar agama dari Minangkabau yang bernama Tuan Haji Bandang dan Tuan Haji Tunggangparangan. Syekh Umar. yaitu Syekh Amin. Di Sulawesi. Menurut catatan tersebut. Di Kalimantan Tengah. Tidore. Di Kalimantan Timur. Tuban. Angka tahun yang tertua pada makam-makam tersebut adalah tahun 1340 Saka (1418 M). di Ketapang. Islam masuk melalui bagian utara. bukti kedatangan Islam ditemukan pada masjid Ki Gede di Kotawaringin yang bertuliskan angka tahun 1434 M. Syekh Mansyur. yakni Ternate. Islam masuk melalui raja dan masyarakat Gowa-Tallo. seorang khatib (ahli khotbah) dari Demak. Islam masuk melalui Pontianak yang disiarkan oleh bangsawan Arab bernama Sultan Syarif Abdurrahman pada abad ke-18. Di Kalimantan Selatan.Di Kalimantan. Islam telah ada sebelum abad ke-15 dan diperkirakan berasal dari Majapahit karena bentuk makam bergaya Majapahit dan berangka tahun Jawa kuno. raja keempat dari Tallo yang memeluk Islam pada tahun 1603. Adapun penyiar agama Islam di daerah ini berasal antara lain dari Demak. dan Syekh Yakub pada abad ke-8.