P. 1
01_SE_1977 cuti pns

01_SE_1977 cuti pns

|Views: 2,550|Likes:
Published by Alwan Arif
Per.Cuti PNS
Per.Cuti PNS

More info:

Published by: Alwan Arif on Jul 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2013

pdf

text

original

Ayat (3) Cu kup jelas. Pasal27 Cukupjelas. Pasal28 Pemberian cuti di luar tanggungan Negara tidak dapat didelegasikan oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti sebagai dimaksud dalam Pasal 2 avat (1) Pasal29 Ayat (1) Pegawai Negeri Sipil yang sedang menjalankan ~uti di I~ar tanggungan Negara tidak berhak menerima pe~ghasllan dan. N~gara, terhitung mulai bulan berikutnya ia menialankan cuu di luar tanggungan Negara itu, dan segala fasilitas yang diperolehnya harus dikembalikan kepada instansi temp at ia bekerja. Ayat (2) Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara tidak diperhitungkan sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil, baik sebaqai masa kerja untuk perhitungan pensiun, maupun sebaqai masa kerja untuk kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan lainlain. Pasal30 Apabila masa menjalankan cuti di luar tanggungan Negara habis, Pegawai Negeri Sipll yang bersangkutan tidak melaporkan diri kembali kepada instansinya, maka Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, Pemberhentian ini dilakukan dengan surat keputusan pejabat yang berwenang mengangkat dan memberhentikan Pegawai Negeri Sipil. Pasal 31 sampai dengan Pasal 40 Cukup jelas. TAMBAHAN MOR 3093. LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOb. SURAT NOMOR Jakarta Kepada Yth. 1. Semua Menteri yang memimpin Departemen. 2. Jaksa Agung. 3. Semua Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara. 4. Semua Pimpinan Lembaga Pernerintah Non Departemen. 5. Semua Kepala Perwakilan R I di luar Negeri . 25, Pebruari 1977.

6. Semua Gubernur

Kepala Daerah Tingkat I. 7. Semua Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II. TEMPAT.

di - EDARAN : 01/SE/1977

TENTANG PERMINTAAN DAN PEMBERIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL I. PENDAHULUAN 1. UMUM a. Dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok -pokok Kepegawaian Pasal 8, terdapat ketentuan bahwa setiap Pegawai Negeri Sipil berhak atas cuti. Tujuan cuti adalah dalam rangka usaha untuk menjamin kesegaran jasmani dan rokhani Pegawai Negeri Sipi\' Sebagai pelaksanaan dari Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 Pasal 8 tersebut, maka telah dikeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipi\. 379 CUTI

378

c.

Untuk menjamin keseragaman dalam pelaksanaannya, maka dipandang perlu mengeluarkan Surat Edara~ tenta~g petun: juk-petunjuk teknis permintaan dan pembenan cut I Pegawal Negeri Sipil.

memberikan cuti kepada Pegawai Negeri Sipil dalam linqkunqan nya masing-masing, kecuali cuti di luar tanggungan Negara dimaksud dalam Pasal 26 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 bagi Pegawai Negeri Sipil Pusat dipekerjakan atau diper bantukan pada Oaerah Otonom.

2. 0 ASA R
a. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran N egara Nomor 3041). Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3093). Keputusan Presiden Nomor dukan, Tugas, Fungsi, dan Kepegawaian Negara .... )

CATATAN
Cuti di luar tanggungan Negara yang dimaksud dalam Pasal 26 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976, bagi Pegawai Negeri Sipil Pusat dipekerlakan atau diperbantukan pada Daerah Otonom hanya dapat diberikan oleh Menteri/Pimpinan Lembaga yang bersangkutan.

b.

c.

11 Tahun Organisasi

1984 tentang
Badan

KeduAdministrasi

3. Pejabat yang berwenang memberikan cuti yang dimaksud di atas, dengan surat keputusan dapat mendelegasikan sebagian wewenangnya kepada pejabat bawahannya untuk memberikan cuti Pegawai Negeri Sipil, kecuali cuti di luar tanggungan Negara yang dimaksud dalam Pasal 26 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976. Pemberian cuti di luar tanggungan Negara yang dirnaksud dalam Pasal 19 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 yaitu cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan keernpat dan seterusnya, dapat didelegasikan. 4. Untuk menjamin kelancaran pemberian cuti, maka pendelegasian wewenang pemberian cut; yang dimaksud di atas hendaknya dapat diberikan sampai kepada pimpinan satuan organisasi yang terendah. Cuti di luar tanggungan Negara yang dimaksud dalam Pasal 26 hanya dapat diberikan oleh pejabat yang berwenang rnernberikan cuti yang dimaksud dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976. Contoh surat keputusan pendelegasian wewenang tentang pemberian cuti adalah sebagai tersebut dalam lampiran I Surat Edaran ini. DAN PEMBERIAN CUTI

3. T U J U AN
Surat Edaran ini adalah sebagai pedoman sangkutan dalam menetapkan ~ember~an geri Sipil di lingkungannya masmg-masmg. II. PEJABAT YANG BERWENANG bagi pejabat yan~ bercuti bagi Pegawal Ne-

MEMBERIKAN

CUTI : 5.

1. Pejabat yang berwenang
a.

memberikan

cuti adalah

Pimpinan Lembaga Tertinggil:in~gi .Neg.ara bagi Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tertmggl/TlOggl Negara. Menteri, Jaksa Agung, Pimpinan Kesekretariatapn Le~batg~ Tertinggi/Tinggi Negara, Pimpinan t.embaqa ernerrn a Non Oepartemen, dan pejabat lain yan~ ditentukan oleh Presiden bagi Pegawai Negeri Sipil dalam Imgkungannya masi ng-masi ng.

b.

6.

III, PERMINTAAN

c.

Kepala Perwakilan R I bagi Pegawai Ne.geri Sipil yang ditugaskan pad a Perwakilan RI di luar negen.

1. JEN IS cun
Cuti Pegawai a. Negeri Sipil terdiri dari :

2.

Oengan tidak mengurangi ketentuan yang ditetahpkTa.n 0k1ehtMden~ I teri Dalam Negeri, maka Gubernur Kepala Oaera mg a a Bupati/Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II, berwenang

Cuti tahunan.

381

b. Cuti besar.
c. d.

e.

f.

Cuti Cuti Cuti Cuti

sakit. bersalin. karena alasan penting. di luar tanggungan Negara.

Negeri Sipil bersangkutan selama 24 (dua puluh em pat) hari kerja. Pegawai Negeri Sipil tersebut barulah berhak meminta cuti tahunan yang berikutnya pad a tahun 1979. d. Cuti tahunan yang tidak diambil secara penuh dalam tahun yang bersangkutan, dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan. Umpamanya: Seorang Pegawai Negeri Sipil yang dalam tahun 1976 mengambil cuti tahunan selama 3 (tiqa] hari kerja. Dalam tahun 1977 ia mengajukan permintaan cuti tahunan untuk 1977 dan sisa cuti tahunan tahun 1976. Dalam hal ini pejabat yang berwenang memberikan cuti hanya dapat memberikan cuti tahunan kepada Pegawai Negeri Sipil tersebut selama 18 (delapan belas ) hari kerja.

2. CUTI TAHUNAN. a. Setiap Pegawai Negeri Sipil yang telah bekerja sekuranq-kurangnya 1 (satu) tahun secara terus menerus berhak atas cut~ tahunan. Lamanya cuti tahunan adalah 12 (dua belas) han kerja dan tidak dapat dipecah-pecah hingga iangka waktu yang kurang dari 3 [tiqa) hari kerja, b. Cuti tahunan yang tidak diambil dalam tahun yang bersangkutan, dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cutl tahun an dalam tahun yang sedang berjalan. e. Umpamanya: Seorang Pegawai Negeri Sipil dalam tahun 1976 tidak menqajukan permintaan cuti tahunan. Yang bersangkutan barulah dalam tahun 1977 mengajukan permintaan cuti tahunan, untuk tahunan 1976 dan tahun 1977. Dalam hal rru maka pejabat yang berwenang memberikan cuti hanya dapat memberikan cuti tahunan kepada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan selama 18 (delapan betas] had kerja. Pegawai Negeri Sipil tersebut barulah berhak meminta cuti tahunan yang berikutnya pada tahun 1978.

Cuti tahunan yang tidak diambil secara penuh dalam bebera~a tahun, dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh empat) hari kerja termasuk cuti tahunan yang sedang berjalan. Cuti tahunan yang akan dijalankan ditempat yang sulit perhubungannya, jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama 14 (empat belas) hari termasuk hari libur. Ketentuan ini tidak berlaku bagi cuti tahunan yang diambil kurang dari 12 (dua belas) hari kerja.

f.

c.

Cuti tahunan yang tidak diambil 2 ldua) tahun berturut-turut atau lebih dapat diambil dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 (dua puluh em pat) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun yang sedang berjalan. Umpamanya: Seorang Pegawai Negeri Sipil dalam tahun 1976 dan tahun 1977 tidak mengajukan permintaan cuti tahunan. Yang bersangkutan barulah dalam tahun 1978 mengajukan permintaan cuti tahunan untuk tahun 1976, 1977, dan 1978. Dalam hal ini pejabat yang berwenang memberikan cuti hanya dapat memberikan cuti tahunan kepada Pegawai

g. Cuti tahunan yang ditangguhkan pelaksanaannya oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti dapat diambil oleh Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan dalam tahun berikutnya selama 24 (dua puluh em pat) hari kerja termasuk cuti tahunan yang sedang berjalan. h. Pegawai Negeri Sipil yang telah berhak atas cuti tahunan dan bermaksud akan mengambil cutl tahunan tersebut. harus mengajukan permintaan cuti tahunan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti melalui saluran hirarkhi, menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran II Surat Edaran ini. i. Cuti tahunan diberikan oleh pejabat yang berwenang memo berikan cutl secara tertulis menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran III Surat Edaran ini. 383

3. CUTI BESAR a. Setiap Pegawai Negeri Sipil yang telah bekerja sekurang-kurangnya 6 (enaml tahun secara terus menerus berhak atas cuti besar selama 3 (tiga) bulan termasuk cuti tahunan dalam tahun yang bersangkutan. Umpamanya: Seorang Pegawai Negeri Sipil telah bekerja secara terus menerus sejak tahun 1971. Pada tanggal 25 Maret 1980 ia mengajukan permintaan cuti besar. Pada tanggal 1 April 1980 pejabat yang berwenang memberikan cuti, memberikan cuti besar pada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan selama 3 (tiga) bulan terhitung mulai 1 April 1980 termasuk didalamnya cuti tahunan untuk tahun 1980. Dalam hal yang sedemikisn maka Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan : 1. 2. Tidak berhak lagi atas cuti tahunan untuk tahun 1980. Cuti besar berikutnya lah 1 April 1986. dapat diambil sete-

ra, dihitung mulai tanggal Pegawai Negeri Sipil yang bersanqkutan aktip kembali menjalankan tugasnya sebagi Pegawai Negeri Sipil, Umpamanya: Seorang Pegawai Negeri Sipil telah bekerja secara terus-menerus sejak tahun 1972. Oalam tahun 1978 ia menjalankan cuti besar. Pada bulan Mei 1981 Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan menjalankan cuti di luar tanggungan Negara sampai dengan bulan Maret 1984. Dalam hal yang sedemikian perhitungan atas hak cuti besar berikutnya bagi Pegawai Negeri Sipi! yang bersangkutan dihitung mulai bulan Maret 1984.

d. Cuti besar dapat digunakan oleh Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan untuk memenuhi kewajiban agama, umpamanya menunaikan ibadah haji, e. Pegawai Negeri Sipil yang mengambil cuti besar kurang dari 3 (tiga) bulan, maka sisa cuti besar yang menjadi haknya hapus. Umpamanya

b. Apabila kepentingan dinas mendesak, maka pelaksanaan cuti besar dapat ditangguhkan untuk paling lama 2 [dua] tahun. Oalam hal yang sedemikian, maka selarna waktu penangguhan itu dihitung penuh untuk perhitungan hak atas cuti besar berikutnva. Umpamanya: Seorang Pegawai Negeri Sipil te!ah bekerja seeara terus-rnenerus sejak tahun 1972. Dalam bulan Mei tahun 1979 ia mengajukan permintaan cuti besar, tetapi oleh karena kepentingan dinas mendesak, pemberian cuti besar itu ditangguhkan selama 2 (dua) tahun sehingga baru bulan Mei tahun1981 cuti itu diberikan. Dalam hal ini perhitungan atas cuti besar berikutnya bukan terhitung sejak bulan Mei tahun 1981, tetapi terhitung bulan Mei tahun 1979.

Seorang Pegawai Negeri Sipil te!ah bekerja secara terus menerus sejak 2 Januari 1974. Dalam tahun 1980 ia meminta cuti besar. Karena sesuatu pertimbangan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan hanya meminta cuti besar selama 2 (dual bulan. Dalam hal yang sedemikian maka hak atas sisa cuti besar selama 1 Isatu) bulan tersebut menjadi hapus. f. Pegawai Negeri Sipil yang telah berhak atas cuti besar dan bermaksud akan mengambil cuti besar tersebut, wajib mengajukan permintaan cuti besar secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti melalui saluran hirarkhi, menu rut contoh sebagai tersebut dalam lampiran IV Surat Edaran ini. g. Cuti besar diberikan oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti secara tertulis menu rut contoh sebagai tersebut dalam lampiran V Surat Edaran ini. 4. CUTI SAKIT a. Setiap Pegawai Negeri Sipil yang menderita sakit berhak atas cuti sakit . 385

c.

Perhitungan atas hak cuti besar bagi Pegawai Negeri Sipil yang telah selesai menjalankan cuti diluar tanggungan Nega384

b.

Pegawai Negeri Sipil yang sakit selama 1 (satu) atau 2 (dua) hari harus memberitahukannya kepada atasanya baik secara tertulis maupun dengan pesan dengan perantaran orang lain. Pegawai Negeri Sipil yang sakit lebih dari 2 (dua) hari sam· pai dengan 14 (empat belas) had harus mengajukan perrnintaan cuti sakit secara tertulis kepada pejabat yang berwe· nang memberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter, baik dokter Pemerintah maupun dokter swasta. Pegawai Negeri Sipil yang menderita sakit lebih dari 14 (empat belas) hari harus mengaju kan perrnintaan cuti saklt secara tertulis kepada pejabat yang berwenang rnemberikan cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter Pemerintah atau dokter swasta yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Cuti sakit tersebut diberikan untuk paling lama 1 (satu) tahun, dan dapat ditambah untuk paling lama 6 (enam) bulan apabila dipandang perlu berdasarkan surat keterangan dokter Pemerintah atau dokter swasta yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan. Pegawai Negeri Sipil yang telah menderita sakit selama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan dan belum sembuh dari penvakitnya, harus diuji kembali kesehatannya oleh dokter yang ditunjuk oleh Menteri Kesehatan . Apabila berdasarkan hasil pengujian kesehatan tersebut Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan : (1) Selum sembuh dari penyakitnya tetapi ada harapan untuk bekerja kembali sebagai Pegawai Negeri Sipil, maka ia diberhentikan dengan hormat dari jabatannya karena sakit dengan mendapat uang tunggu menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku . (2) Belum sembuh dari penyakitnya dan tidak ada harapan lagi untuk dapat bekerja kembali sebagai Pegawai Negeri Sipil, maka ia diberhentikan dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, dengan mendapat hak-hak kepegawaian menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

rawatan, berhak atas cuti sakit sampai ia sembuh dari penyakitnya. h. Untuk mendapatkan cuti sakit, kecuali cuti sakit yang jangka waktunya tidak lebih dari 2 (dua) hari, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan harus mengajukan permintaan cutl sakit secara tertu lis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti melalui saluran hirarkhi, menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran VI Surat Edaran ini.
I.

c.

d.

Cuti sakit, kecuali cuti sakit yang jangka waktunya tidak lebih dari 2 (dua) hari, diberikan oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti menu rut contoh sebagai tersebut dalam lampiran VII Surat Edaran ini.

5. CUTI BERSALIN a. Untuk persalinan pertama, kedua, dan ketiga, Pegawai Negeri Sipil wan ita berhak atas cuti bersalin. Persalinan pertama yang dimaksud adalah persalinan pertama sejak yang bersangkutan menjadi Peggawai Negeri Sipil, Untuk persalinan yang keempat dan seterusnya, kepada Pegawai Negeri Sipil wanita diberikan cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan. Lamanya cuti bersalin adalah 1 (satu) bulan sebelum dan 2 (dua) bulan sesudah persalinan. Apabila ada seorang Pegawai Negeri Sipil wanita yang mengambil cuti bersalin 2 (dual minggu sebelum persalinan, maka haknya sesudah persalinan tetap 2 (dua) bulan. Pegawai Negeri Sipil wanita yang akan bersalin untuk keempat kalinya dan seterusnya, apabila menjelang persalinan tersebut mempunyai hak atas cuti besar, dapat menggunakan cuti besar tersebut sebagai cuti persalinan. Pegawai Negeri Sipil wanita yang akan bersalin harus mengajukan permintaan cuti bersalin secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cutl melalui saluran hirarkhi menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran VIII Surat Edaran ini. Cuti bersal in diberikan oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti secara tertulis menu rut contoh sebagai terse but dalam: 387

e.

b.

c.

d.

e.

f.

g.

Pegawai Negeri Sipil wanita yang mengalami gugur kandung berhak atas cuti sakit untuk paling lama 1 % (satu setengah) bulan. Pegawai Negeri Sipil yang mengalami kecelakaan dalam dan oleh karena menjalankan tugas kewajibannya yang mengakibatkan Pegawai Negeri Sipil tersebut perlu mendapat pe386

f.

(1) Lampiran IX Surat Edaran ini bagi cuti persalinan yang pertama, kedua, dan ketiga. (2) Lampiran X Surat Edaran ini bagi cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan. g. Pegawai Negeri Sipil wan ita yang telah selesai menjalankan cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan, dengan surat keputusan pejabat yang berwenang rnemberikan cuti diaktipkan kembali dalam jabatan sernula menu rut contoh sebagai tersebut dalam lampiran XI Surat Edaran ini. 6. CUTI KARENA ALASAN PENTING a. Pegawai Negeri Sipii berhak atas cuti karena alasan penting untuk paling lama 2 (dua) bulan. Lamanya cuti karena alasan penting, hendaknya ditetapkan sedemikian rupa, sehingga benar-benar hanya untuk waktu yang diperlukan saia

\

~UTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA ! \ la. Kepada Pegawai Negeri Sipil yang telah bekerja sekurang'-....-/ kurangnya 5 (lima) tahun secara terus-rnenerus, karena alasan-alasan pribadi yang penting dan mendesak, umpamanya mengikuti suami yang bertugas di luar negeri, dapat diberikan cuti di luar tanggungan Negara untuk paling lama 3 (tiga) tahun , Jangka waktu tersebut dapat diperpanjang untuk paling lama 1 (satu) tahun apabila ada alasan-alasan yang penting untuk memperpanjangnya. 7. b. Untuk mendapatkan cuti di luar tanggungan Negara, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang memberikan cuti disertai dengan alasan-alasannya menu rut contoh sebagai tersebut daiam lampiran XV Surat Edaran ini.
C.

b. I)ntuk mendapatkan cuti karena alasan pentinq, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan harus mengajukan permintaan cuti kepada pejabat yang berwenang memberikan cut; secara tertulis dengan menyebut alasan-alasannya. menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran XII Surat Edaran ini.
C.

Cuti karena alasan penting diberikan oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti secara tertulis menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran X III Surat Edaran ini. Oalarn hal yang mendesak, sehingga Pegawai Neger; Sipil yang bersangkutan tidak dapat menunggu keputusan dari pejabat yang berwenang memberikan cuti, rnaka Pegawai Negeri Sipil tersebut dapat mengajukan permintaan izin sementara kepada Kepala Pemerintahan setempat (Gubernur Kepala Oaerah Tingkat I, Bupati/Walikotamadya Kepala Oaerah Tingkat II, atau Carnat). Kepala Pemerintahan setempat dapat memerikan izin sementara kepada Pegawai Negeri Sipil yang berada dalam wilayah kekuasaannya untuk menjalankan cuti karena alasan penting. menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiran XIV Surat Edaran ini. Apabila Kepala Pemerintahan seternpat memberikan izin sementara kepada seorang Pegawai Negeri Sipil untuk menjalankan cuti karena alasan pentinq, maka ia memberitahukan tentang pemberian izin sementara itu kepada pejabat yang berwenang memberikan cut; dengan cara mengirimkan tembusan surat izin sementara itu.

Cuti di luar tanggungan Negara bukan hak,oleh sebab itu permintaan cuti diluar tanggungan Negara dapat dikabulkan atau ditolak oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti, satu dan lain hal tergantung atas pertimbangan pejabat yang bersangkutan yang didasarkan untuk kepentingan dinas.

d.

d. Cuti di luar tanggungan Negara hanya dapat diberikan dengan surat keputusan pejabat yang berwenang memberikan cuti yang dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahu n 1976 Pasal 2 ayat (1) setelah mendapat persetujuan dari Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara . Contoh surat keputusan yang dimaksud adalah sebagai tersebut dalam lampiran XVI Surat Edaran ini. e. Untuk mendapatkan persetujuan Kepala Badan Adrninistrasi Kepegawaian Negera, maka pejabat yang berwenang memberikan cuti mengajukan permintaan persetujuan, menurut contoh sebagai tersebut dalam lampiranXVII Surat Edaran ini dan dibuat dalam rangkap 4 (em pat) yaitu untuk : (1) Instansi yang bersangkutan. (2) Kepala Kantor Perbendaharaan rah yang bersangkutan. Negara/Kepala Kas Oae-

e.

f.

(3) Deputi Tata Usaha Kepegawaian Kepegawaian Negara. *) 389

Badan Administrasi

388

(4) Deputi Pembinaan Negara. *)
f.

Badan Administrasi

Kepegawaian

Pegawai Negeri Sipil yang menjalankan cuti di luar tanqgungan Negara dibebaskan dari jabatannya, dan jabatan yang lowong itu dengan segera dapat diisi. Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara, Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan tidak berhak menerima penghasilan dari Negara dan tidak diperhitungkan sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil. Pegawai Negeri Sipil yang telah menjalankan cuti di luar tanggungan Negara untuk paling lama 3 [tiqa) tahun tetapi ia ingin memperpanjangnya, maka ia harus mengajukan permintaan perjanjian cuti di luar tanggungan Negara, disertai dengan alasan-alasannya menurut conton sebagai tersebut dalam lampiran XVIII Surat Edaran ini. Permintaan perpanjangan cuti di luar tanggungan Negara harus sudah diajukan sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sebelum cuti di luar tanggungan Negara itu berakhir. Permintaan perpanjangan cuti di luar tanggungan Negara dapat dikabulkan dan dapat pula ditolak, satu dan lain hal tergantung atas pertimbangan pejabat yang berwenang memberikan cuti di luar tanggungan Negara.

g.

h.

i,

n. Pimpinan instansi induk yang telah menerima laporan dari Pegawai Negeri Sipil yang telah selesai menjalankan cuti di luar tanggungan Negara berkewajiban : (1) Menempatkan dan mempekerjakannya kembali apabila ada lowongan . (2) Apabila tidak ada lowongan, maka pimpinan instansi induk melaporkannya kepada Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara untuk kemungkinan disalurkan penempatannya pada instansi lain, menurut contoh sebaqai tersebut dalam lampiran XXII Surat Edaran ini. (3) Apabila penempatan yang dimaksud di atas tidak mungkin, maka Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara memberitahukan kepada instansi induk. Atas dasar pemberitahuan ini, maka pimpinan instansi induk memberhentikan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan dari jabatannya karena kelebihan dengan hakhak kepegawaian rnenurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. o. Penempatan kembali Pegawai Negeri Sipil yang selesai menjalankan cuti di luar tanggungan Negara dilakukan denqan , surat keputusan pejabat yang berwenang memberikan cuti, setelah mendapat persetujuan dari Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. Contoh surat keputusan penempatan kembali adalah sebagai tersebut dalam lampiran XXIII Surat Edaran ini. p. Penempatan kembali yang dimaksud di atas barulah dapat dilakukan setelah ada persetujuan dari Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. Untuk rnendapatkan persetujuan tersebut, maka pejabat yang berwenang memberikan cuti mengajukan permintaan persetujuan kepada Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara menurut contoh sebagai tersebut dalarn iampiran XXIV Surat Edaran ini. q. Khusus bagi cuti diluar tanggungan Negara untuk persalinan keempat dan seterusnya, berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut : (1) Permintaan cuti tersebut tidak dapat ditolak. (2) Pegawai Negeri Sipil yang menjalankan cuti terse but tidak dibebaskan dari jabatannya, atau dengan perkataan lain, jabatannya tidak dapat diisi oleh orang lain.
391

j.

k. Perpanjangan cuti diluar tanggungan Negara diberikan dengan surat keputusan pejabat yang berwenang memberikan cuti di luar tanggungan Negara, setelah mendapat persetujuan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. Contoh surat keputusan perpanjangan cuti tersebut adalah sebagai terse but dalam lampiran XIX Surat Edaran ini. I. Untuk mendapatkan persetujuan perpanjangan cuti di luar tanggungan Negara yang dimaksud di atas, maka pejabat yang berwenang memberikan cuti mengajukan permintaan persetujuan kepada Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara menu rut contoh sebagai tersebut dalam lampiran XX Surat Edaran ini. selesai menjalankan cuti di melaporkan diri secara terinduknya menurut contoh XXI Surat Edaran ini.

m. Pegawai Negeri Sipil yang telah luar tanggungan Negara wajib tulis kepada pimpinan instansi sebagai tersebut dalam lampiran

390

(3) Cuti tersebut tidak memerlukan persetujuan dan Administrasi Kepegawaian Negara.

Kepala Ba-

7. Cuti Pegawai Negeri Sipil yang menjabat
Pimpinan Kesekretariatan Lembaga tersendiri. Pimpinan peraturan Pemerintah

sebagai Jaksa Agung, Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Non Departemen diatur dalam

(41 Lamanya
bersalin.
(5) Selama

cut; tersebut

adalah

sama dengan

lamanya

cut;

8. Jangka

menjalankan cuti tersebut tidak menerima penqhasilan dad Negara dan tidak diperhitungkan sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil.

waktu cuti besar tidak dapat disambung dengan jangka waktu cuti tahunan yang tidak diambil dalam tahun yang bersangkutan!pelaksanaannya ditangguhkan oleh pejabat yang berwenang, sehingga dengan demikian jangka waktu cuti besar paling lama 3 (tiqa) bulan.

IV. LAIN - LAIN 1. Wewenang pemberian segala macam cuti yang akan dijalankan di luar negeri, kecuali cuti besar yang digunakan untuk menjalankan kewajiban agama tidak boleh didelegasikan. Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan pekerjaan, maka pemberian cuti dalam waktu yang sama, hanya dapat diberikan oleh pejabat yang berwenang memberikan cuti sebanyak-banyaknya 5% (lima persen) dari jumlah kekuatan pegawai yang ada dalam Iingkungannya. Apabila sedang alasan waktu Neger; kepentingan dinas mendesak Pegawai Neqeri Sipil yang menjalankan cuti tahunan, cuti besar, dan cuti karena penting dapat dipanggil kembali bekerja dan sisa jangka cuti yang belum dijalankan tetap menjadi hak Pegawai Sipil yang bersangkutan.

V. PENCATATAN PEMBERIAN GAWAI NEGERI SIPIL
1.

DAN PENANGGUHAN CUTI PE-

Dalam rangka ketertiban tata usaha kepegawaian pemberian penangguhan cuti Pegawai Negeri Sipil harus dicatat. Pencatatan yang dimaksud di atas dilakukan dalam cuti Pegawai Negeri Sipil menurut contoh tersebut piran XXV Surat Edaran ini. Kartu cuti Pegawai Negeri Sipil tersebut pelihara dengan baik. supava

dan

2.

2.

suatu kartu dalam lam-

3.

disusun

dan di-

3.

VI. PERALIHAN
1. Pegawai Negeri Sipil yang pada saat berlakunya Peraturan Pernerintah Nomor 24 Tahun 1976 sedang menjalankan cuti berdasarkan peraturan lama, dianggap menjalankan cuti berdasarkan Peraturan Pemerintah ini. Semua hak-hak kepegawaian dari Pegawai Negeri Sipil yang dimaksud di atas sebagai yang ditentukan dalam peraturan yang lama, supaya disesuaikan kepada hak-hak kepegawaian yang timbul akibat Peraturan Pemerintah ini, dengan ketentuan supaya kepada Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan diberikan hak-hak yang lebih menguntungkan.

4.

Pegawai Neqeri Sipil yang menjalankan cuti, kecuali cuti di luar tanggungan Negara menerima penghasilan penuh. Pegawai Negeri Sipil yang menjalankan cuti besar tidak berhak menerima tunjangan jabatan. Tunjangan jabatan tersebut dipotong langsung oleh pimpinan yang bersangkutan dan kemudian disetorkan kembali kepada Kas Negara. Cut; sakit, cuti bersalin, cuti di luar tanggungan Negara untuk 2.

5.

6.

persalinan yang keempat dan seterusnya, dan cuti karena alasan penting bag; Pegawai Negeri Sipil yang sedang menjalankan tugas belajar, dapat diberikan oleh rektor/pimpinan sekolah ternpat Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan melaksanakan tugas belajar.

VII,PENUTUP 1. Hal-hal pelaksanaan teknis Surat Edaran ini akan diatur yang belum kemudian. cukup diatur dalam

392

393

2.

Apabila dijumpai kesulitan dalam melaksanakan Surat Edaran ini, diharap agar dengan segera menghubungi Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara untuk mendapatkan penyelesaian selanjutnya.

LAMPI RAN I SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

3.

Harap maksud

Surat

Edaran

ini dilaksanakan

dengan sebaikCONTOHSURATKEPUTUSAN PENDELEGASIAN WEWENANG

baiknya oleh pejabat yang berkepentingan. KEPALA ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN A E MANIHURUK TEMBUSAN Surat Edaran ini disampaikan dengan hormat kepada :

BADAN

NEGARA KEPUTUSAN MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA/ KEPALA DAERAH I" " " GUBERNUR

TINGKAT NOMOR

.

1. 8apak Presiden, sebagai laporan. 2. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
3. laporan. *) Menteri/Sektertaris Semua Sekretaris

Aparatur

Negara, sebagai PENDELEGASIAN

TENTANG WEWENANG PEMBERIAN GERI SIPIL LEMBAGA/GUBERNUR TINGKAT 1* CUTI PEGAWAI NE-

4.

Negara, sebagai laporan. Jenderal, Direktur Jenderal,

Inspektur

Jenderal,

5. Semua Kepala Kantor Wilayah Departemen/Pimpinan
tikal. 6. Semua Kepala Kantor Wilayah Direktorat

dan Kepala Badan/Pusat.

Instansi Ver-

MENTERI/PIMPINAN

KEPALA

DAERAH

.

Jenderal Anggaran DeparMenimbang : a. Negara dan semua Kepala bahwa untuk memperlancar pelaksanaan pemberian cuti Pegawai Negeri Sipil, dipandang perlu menunjuk pejabat-pejabat yang diberi wewenang untuk menetapkan pemberian cuti bagi Pegawai Negeri Sipil dalam lingkungannya masing-masing ; .

7.

temen Keuangan. Semua Kepala Kantor

Perbendaharaan

Kas Daerah.

8. Semua Camat di seluruh Indonesia. 9. Pertinggal.
b

Mengingat

1.

Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) ; Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3093). 395

2.

'lQII

Memperhatikan

~ Surat Edaran Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil. MEMUTUSKAN:

Oitetapkan di Pada tanggal

...................... ,
............. 1 ..-,

,
,

.
,

MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA/GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT 1* __ .
....................... ~ It ..

Menetapkan:

KEPUTUSAN MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA/GUBERNUR KEPALA DAERAH TINGKAT I * __ . TENTANG PENDELEGASIAN WEWENANG PEMBE· RIAN CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL OALAM LlNGKUNG AN OEPARTEMEN LEMBAGA/OAERAH TINGKAT I * .
Pasal 1

t

t .. I

I

t,

I ..

*

..

(

)

Kepada para pejabat : c. dan seterusnya diberikan wewenang untuk menyelesaikan permintaan cuti Pegawai Negeri Sipil yang berada dalam lingkungannya masing-masing, sepanjang yang menyangkut: * a. b. c. d.
a. b . . .

TEMBUSAN disampaikan dengan hormat kepada : 2. 3.
1. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara.
............

Cuti tahunan. Cuti besar. Cuti sakit. Cuti saklt bagi Pegawai Negeri Sipil wanita yang mengalami gugur kandung. e. Cuti bersalin. f. Cuti karena alasan penting. g. Cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan yang keempat dan seterusnya. Pasal2 Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Pasal3

4.

P~~t·i~g9a·I.·

.....

of

..

. .....

.

CATATAN:
* Coret yang tidak perlu.

Keputusan ini disampaikan kepada pejabat yang berkepentingan untuk diindahkan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. 397

LAMPIRAN

CON TOH PERMINTAAN CUTI TAHUNAN

II SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 , tanggal Kepada Yth melalui di . .. .

LAMPI RAN III

CONTOH SURA T 'ZIN CUTI TAHUNAN

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

...................................

..

, tanggal

SURAT

IZIN CUTI TAHUNAN . tahun kepada Pegawai

NOMOR 1. Diberikan cuti Negeri Sipil : Nama NIP Pangkat/golongan Jabatan Satuan organisasi tahun se. .. tahunan untuk

Yang bertanda

tangan di bawah ini :

Nama NIP Pangkat/go\ongan Jabatan Satuan organisasi

ruang

ruang

dengan ini mengajukan permintaan cuti tahunan untuk lama hari kerja, terhitung mulai tanggal Selama menjalankan cuti alamat saya adalah di Demikianlah kan sebagaimana permintaan mestinya.

Selam~ hari kerja, terhitung mulai tanggal . sarnpai dengan tanqqal dengan ketentuan sebaqai berikut: a. b. Sebelum menjalankan cuti tahunan wajib menyerahkan annya kepada atasan langsungnya. Setelah selesai menjalankan kepada atasan langsungnya sa. pekerja-

ini saya buat untuk dapat dipertimbangHormat saya,
{ }

NIP CATATAN PEJABAT KEPEGAWAIAN

..

cuti tahunan wajib rnelaporkan diri dan bekerja kembali sebagaimana bia-

Cuti yang telah diambil dalam tahun yang bersangkutan :

CATATAN/PERTIMBANGAN ATASAN LANGSUNG :

2.

Demikianl~h surat izi~ cuti tahunan kan sabaqairnana mestmva,

ini dibuat

untuk dapat diguna-

t. Cuti Tahunan 2. Cuti Besar 3. Cuti Sakit
4. Cuti Bersalin Keterangan lain-lain 6.

KEPUTUSAN BERWENANG CUTI:

PEJABATYANG MEMBERIKAN

5. Cuti Karena Alasan Penting

...............................................

L

* .

NIP

)

399

TEMBUSAN: 1. . 2. . 3. Pertinggal. . dan seterusnya.

LAMPIRAN IV

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

*

Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberikan cuti.

CONTOH PERMINTAAN CUTI BESAR ..............................

, tanggal Kepada

Yth melalui di

. ..

Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP Pangkatlgolongan ruang Jabatan Satuan organisasi dengan ini mengajukan permintaan cuti besar selama karena saya telah bekeria secara terus menerus selama Selama menjalankan cuti ini alamat saya adalah di : Demikianlah permintaan kan sebagaimana mestinya. . tahun. .

ini saya buat untuk dapat dipertimbanqHormat saya,
(
)

NIP CATATAN PEJABAT KEPEGAWAIAN :

..

CATATAN PERTIMBANGAN AT ASAN LANGSUNG : KEPUTUSAN PEJABAT YANG BERWENANG MEMBERIKAN CUTI:

400

401

LAMPI RAN V

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

TEMBUSAN 1
2.

.
.. dan seterusnya.

CONTOH SURAT IZIN CUTI BESAR

, tanggal

.

3. Pertinggal * -1 Coret yang tidak perlu. * -2 Tulislah jabatan pejabat

yang berwenang

memberikan

cuti.

SURAT IZIN CUTI SESAR
NOMOR . Pegawai Negeri Sipil :

1. Diberikan

cuti besar kepada Nama NIP Pangkatlgolongan ruang Jabatan Satuan organisasi

Selama . . . . . . . . . . . sampai sebagai berikut : a.

bulan/hari *", terhitung mulai tanqqal, .. dengan tanggal dengan ketentuan

Sebelum menjalankan cuti besar wajib menyerahkan pekerjaannva kepada atasan langsungnya atau pejabat lain yang ditunjuk. Selama batan. menjalankan

b.

cuti besar, tidak

berhak

atas tunjangan

ja-

c.

Setelah selesai menjalankan pada atasan langsungnya biasa.

cuti besar wajib melaporkan diri kedan bekerja kembali sebagaimana

2.

Demikianlah sebagaimana

surat izin cuti besar ini dibuat mestinya.

untuk

dapat digunakan

..
( NIP ..

*-2
)

402

403

LAMPIRAN VI SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 CONTOH SURAT PERMINTAAN CUTI SAKIT ...•..................... , tanggal

LAMPI RAN VII

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

CONTOH SURAT IZIN SAKIT

cun

....................... , tanggal . SURAT IZIN CUTI SAKIT NOMOR . 1. Diberikan cuti sakit depada Pegawai Negeri Sipil : Nama NIP Pangkatigolongan ruang Jabatan Satuan organisasi Selama hari/bulan *·1, terhitung mulai tanggal .. .......... sampai dengan tanggal , dengan ketentuan setelah berakhir jangka waktu cuti sakit tersebut, wajib melaporkan diri kepada atasan langsungnya dan bekerja kernbaf sebagaimana mestinya.
2.

.

Kepada Yth melalui di
................... 'oi-t ••••••
+ ••••• , •••••••

Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP Pangkat/golongan ruang Jabatan Satuan organisasi dengan ini mengajukan permintaan cuti sakit selama . ( ) hari/bulan * karena saya menderita sakitl gugur kandung/mengalami kecelakaan dalam dan oleh karena rnenjalankan tugas kewajiban *, sesuai dengan surat keterangan dokter/bidan * terlampir Demikianlah permintaan sebagaimana mestinya. ini sava buat untuk dapat dipertimbangkan Hormat sava,
( )

Demikianlah surat izin cuti sakit inidibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.
....................................... (. *-2
)

NIP TEMBUSAN: 1 2. 3. .. Pertinggal. . dan seterusnya.

.

NIP CATATAN PEJABAT KEPEGAWAIAN :

..

CATATAN PERTIMBANGAN AT ASAN LANGSUNG : KEPUTUSAN BERWENANG CUTI: PEJABAT YANG MEMBERIKAN

4-

*·1 Coret yang tidak perlu. -2 Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberikan cuti. 405

*

Coret yang tidak perlu.

404

LAMPIRAN

VIII

CONTOH PERMINTAAN CUTI BERSALIN

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 ..................................... Kepada Yth. melalui di 1. Diberikan , tanggal .

LAMPIRAN

IX SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

CONTOH SURAT IZIN CUTI BERSALIN

.................................

, tanggal

..

SURAT IZIN CUTI BERSALIN NOMOR . cuti bersalin kepada Pegawai Negeri Sipil :

Yang bertanda

tangan

di bawah

ini :

Nama NIP Pangkat/golongan Jabatan Satuan organisasi

Nama NIP Pangkat/golongan Jabatan Satuan organisasi

ruang

ruang

terhitung mulai tanggal Ian setelah persalinan, dengan a. Sebelum menjalankan annya kepada atasan juk. Segera setelah hukan tanggal berikan cuti.

ketentuan

sarnpai dengan 2 (dua) busebagai berikut :

dengan ini mengajukan permintaan ke ./cuti di luar tanggungan mu lai tanggal .. Demikianlah kan sebagaimana permintaan mestinya.

cuti bersalin untuk persalinan yang Negara untuk persalinan * terhitung b.

cuti bersalin, wajib menyerahkan pekerjalangsungnya atau pejabat lain yang ditun-

ini saya buat

untuk

dapat Hormat

dipertirnbanq-

persalinan persalinan

yang bersangkutan supaya rnernberitakepada pejabat yang berwenang mem-

sava,
c.
)

(

NIP CATATAN PEJABAT KEPEGAWAIAN CATATAN PERTIMBANGAN AT ASAN LANGSUNG

.

Setelah menjalankan cuti bersalin wajib melaporkan atasan langsungnya dan bekerja kembali sebagaimana ini dibuat untuk

diri kepada biasa. dapat diguna·

2.

Demikianlah surat izin cuti bersalin kan sebagaimana mestinya.

K EPUTUSAN PEJABA T YANG BERWENANG MEMBERIKAN CUTI
(

*
) . NIP

*

Coret yang tidak perlu.

406

407

TEMBUSAN

LAMPIRAN X

1. .

.
dan seterusnya.

2. . 3. Pertinggal. ..

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR :Ol/SE/1977 TANGGAL :25 PEBRUARI 1977

Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberikan cuti. CONTOH SURAT KEPUTUSAN CUTI DILUARTANGGUNGANNEGARA UNTUK PERSAll NAN YANG KEEMPAT DAN SETERUSNYA KEPUTUSAN NOMOR MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA/ . . ../. .. *

Membaca

Surat permintaan Sdr NIP . tan9gal yang maksudnya agar kepadanya diberi cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan yang ke . 1. Undang--undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara T ahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lernbaran Negara Nomor 3041). 2. Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 57, TambahanLembaran Ne9ara Nomor 3093). _ .

Mengingat

3.. Memperhatikan

Surat Edaran Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri . Sipil. 409

408

MEMUTUSKAN:
Menetapkan Pertama : Memberikan cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan yang ke kepada Pegawai Negeri Sipil wanita Nama NIP Pangkat/golongan ruang Jabatan Satuan organisasi Masa kerja golongan pad a tanggal . Gaji pokok Masa kerja golongan untuk kenaikan gaji berkala berikutnya terhitung mulai tanggal bulan setelah persalinan, kut: a.

5.

6.
7.

8.

D~puti Mutasi Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) Deputi Tata Usaha Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) Kepala Kantor Perbendaharaan Negara/Kepala Kas Daerah di . . dan seterusnya.

Petikan Keputusan ini diberikan kepada yang berkepentingan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di : Pada tan99al : MENTERI/PIMPINAN ...... tahun .... bulan LEMBAGA/ .

...... Rp

tahu n

bu Ian. .

dengan

sampai dengan 2 (dual ketentuan sebagai beri-

(
*

)

Sebelum menjalankan cuti tersebut wajib menyerahkan pekerjaannya kepada atasan langsungnya. Setelah selesai menjalankan porkan diri kepada atasan tifkan kembali sebagaimana cuti tersebut langsungnya biasa. wajib melauntuk diak-

Tulislah jabatan pejabat berwenang memberikan

yang cuti,

b.

KEDUA

Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara yang bersangkutan tidak berhak menerima penghasilan dari Negara . Jangka waktu cuti di luar tanggungan Negara tidak diperhitungkan sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil, Salinan 1. 2. 3. 4. Keputusan ini disampaikan kepada :

KETIGA

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Direktur Jenderal Anggaran Departemen Direktur Perbendaharaan Negara .

Negara. Keuangan

410

411

I ·1

1
LAMPIRAN XI SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA 01/SE/1977 NOMOR 25 PEBRUARI 1977 TANGGAL CONTOH SURAT KEPUTUSAN PENGAKTIPAN KEMBALI PEGAWAI NEGERI SIPIL WANITA YANG DIBERI CUTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA UNTUK PERSALINAN KEPUTUSAN NOMOR MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA/ dalam jabatan semula PegawaiNeqeri Sipil Wanita : Nama NIP Pangkat/golongan ruang Jabatan Satuan organisasi Masakerja golongan pada tanggal : Rp : ..... tahun .... tahun bulan . bulan

I
! 'I

II
1

II ' 11 I

~

..

* ·*

Gaji Pokok Masakerja golongan untuk kenaikan gaji berkala beri kutnya KEDUA KETIGA

.I

Menimbang : Bahwa berhubung dengan NIP telah selesal menjalankan cuti di luar tanggungan Negara untuk persalinan, dipandang perlu dengan segera mengaktipkannva kembali dalam jabatan semula. Mengingat 1. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara No mor3041) ; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3093); .
.. .. ..
.. .. .. .. ..
"

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini, akan diadakan perbaikan dan perhitungan kembali sebagaimanamestinva. SAL! NAN Keputusan ini disampaikan kepada : 1. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan ; 2. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara . 3. Direktur Jenderal Anggaran Depertemen Keuang~n . 4. Direktur PerbendaharaanNegara ; , 5. Deputi Mutasi Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) 6. Oeputi Tata Usaha Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) 7. Kepala Kantor Perbendaharaan Negara/Kepala Kas Daerah di . 8. . dan seterusiiya. PETIKAN Kep~tusan ini diberikan kepada yang berkepentmgan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimanamestinya. Ditetapkan di Padatanggal MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA ..... *
)

3
,

..

Memperhatikan

Surat Edaran Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 01/SE/1977 tanggal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipi!. MEMUTUSKAN:

Menetapkan : P£RTAMA : Terhitung mulai tanggal ..•... 412

10-

mengaktipkan kembali

Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberikan cuti. 413

(

LAMPI RAN XII SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 CONTOH PERMINTAAN CUTI KARENA ALASAN PENTING .................... , , tanggal . Kepada Yth. melalui di 1. Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama NIP Pangkat/golongan ruang Jabatan Satuan organisasi dengan ini mengajukan permintaan cuti karena alasan penting selama hari terhitung mulai tanggal , karena,
• • ~ 0.. .. .. • • .. • .. • .. • , ..

LAMPI RAN XIII SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 CONTOH PEMBERIAN CUTI KARENA ALASAN PENTING .. , tanggal .

.. SURAT IZIN KARENA ALASAN PENTING NOMOR : . 1. Diberikan cuti karena alasan penting kepada Pegawai Negeri Sipil :

Nama NIP Pangkat/golongan ruang Jabatan Satuan organisasi selama pai denqan tan9gal sebagai berikut : a. hari, terhitung mulai tanggal samdengan ketentuan

+

,

..

,

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

..

I

.,

...

..

2. Alamat saya selama menjalankan di 3.

cuti karena alasan penting adalah , .

Sebelum mejalankan cuti karena alasan penting wajib menyerahkan pekerjaannya kepada atasan langsungnya atau pejabat lain yang ditentukan.

Demikianlah permintaan ini saya buat untuk dapat dipertimbangkan sebagaimana mestinya. Hormat saya,
( )

b. Setelah selesai menjalankan cuti karena alasan penting wajib melaporkan diri kepada atasan langsungnya dan bekerja kembali sebagaimana biasa. 2. Demikianlah surat izin cuti karena alasan penting ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

NIP CATATANPERTIMBANGAN AT ASAN LANGSUNG KEPUTUSAN PEJABAT YANG BERWENANG

..

*
(
)

NIP 414 415

.

TEMBUSAN: 1. . 2. . 3. Pertinggal. * . dan seterusnya.

LAMP1RAN XIV

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBERUARI 1977

Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberikan cuti,

CONTOH SURAl IZIN SEMENTARA CUTI KARENA ALASAN PENTING

................

tanggal

'

.

SURAl

IZIN SEMENTARA CUTI KARENA ALASAN PENllNG NOMOR ..

1. Diberikan izin semen tara untuk cuti karena alasan penting kepada Pegawai Negeri Sipil : Nama NIP Pangkatlgolongan ruang Jabatan Satuan organ isasi selama pai dengan tanggal berikut: a. b. hari, terhitung mulai tanggal sam· , dengan ketentuan sebagai

Sebelum menjalankan cuti karena alasan penting wajib rnenverahkan pekerjaannya kepada atasan langsungnya atau pejabat lain yang ditentukan. Setelah selesai menjalankan cut; karena alasan penting wajib rnelaporkan diri kepada atasan langsungnya dan bekerja kembali sebagaimana biasa.

2.

Demikianlah surat izin sementara cuti karena alasan penting ini dibuat untuk dapat digunakan sebagimana mestinya. *
( )

NIP 416 417

..

TEMBUSAN

1

.
dan seterusnya. izin sernenta-

LAMPI RAN XV

2. *

3. Pertinggal.

..

Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberikan ra cuti karena alasan penting.

SURAT EDARAN KEPALA BAD AN ADMINISTRASI KEPEOAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBERUARI 1977

CONTOH PERMINT AAN CUTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA

.......................... Yth melalui di Yang bertanda tangan di bawah ini Nama
NIP

, tanggal Kepada . ..

Pangkat/golongan ruang Jabatan Satuan organisasi dengan ini mengajukan permintaan cuti di luar tanggungan Negara selama bulan/tahun* terhitung mulai tanggal . dengan alasan sebagai berikut :

Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara. alamat saya adalah di . Demikianlah permintaan lni saya buat untuk dapat dipertimbangkan sebagaimana mestinya. Hormat saya,
( NIP CATATAN AN PEJABAT KEPEGAWAI
)

.. CATA T AN/PERTIMBANGAN AT AS AN LANGSUNG

PUTUSAN PEJABAT YANG BER WENANG MEMBERIKAN CUTI.
• Coret yang tidak perlu

418

419

LAMPI RAN XVI SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 CONTOH SURAT KEPUTUSAN CUTIDILUARTANGGUNGAN NEGARA
KEPUTUSAN
0

MEMUTUSKAN:
Menetapkan :

PERTAMA

: Memberikan cuti di luar tanggungan gawai Negeri Sipil : Nama NIP Pangkat/galangan Jabatan Satuan arganisasi

Negara kepada Pe-

ruang

* . *

NOMOR MENTERI/PIMPINAN
Membaca

Masa kerja golongan pada tanggal Gaji pokok Masa kerja golongan untuk kenaikan gaji berkala berikutnya selama terhitung sampai dengan tanggal KEDUA .

: : Rp. :

tahun

bulan.

LEMBAGA

Surat permintaan Sdr NIP . tanggal _ , yang maksudnya agar kepadanya diberikan cuti di luar tanggungan Negara. bahwa tidak keberatan untuk mengabulkan permintaan tersebut karena memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku, dantidak mengganggu kepentingan dinas. 1_ Undang-undang Nomor B Tahun 1974 tentang Pokok-pokak Kepegawaian (Lembaran Negara 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) ; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Namor 57, Tambahan Lembaran Negara Nomar 3093) ; Badan Administrasi Kepegawaitanggal .

_ .. tahun

bulan. . .

Menimbang

mulai tanggal _ _

_

Mengingat

Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara yang bersangkutan tidak berhak menerima penghasilan dari Negara . Jangka waktu cuti di luar tanggungan Negara tidak diperhitungkan sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil. Setelah jangka waktu cuti di luar tanggungan Negara berkhir yang bersangkutan diwajibkan melaporkan diri secara tertulis kepada pimpinan instansinya. Bila tidak melaporkan diri tepat pada waktunya yang bersangkutan akan diberhentikan dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil. SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada : 1. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan. 2. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. 3. Direktur Jenderal Anggaran Departemen Keuangan. 4. Direktur Perbendaharaan Negara. 421

KETIGA KEEMPAT

KELIMA

3. Persetujuan Kepala an Negara Nomor
Memperha-

tikan

Surat Edaran Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Namor 01/SE/1977 tanqqal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil. 420

5. 6. 7.

8

Deputi Mutasi Kepegawaian Badan Administrasi Ke· pegawaian Negara. * I Oeputi Tata Usaha Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) Kepala Kantor Perbendaharaan Negara/Kepala Kas Daerah di , ..

LAMPI RAN XVII

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR :01/SE/1977 TANGGAl :25 PEBRUARI 1977

,

, ..

dan seterusnya. PETI KAN Keputusan ini diberikan kepada yang berkepentingan untuk diketahui dan dipergunakan sebagaimana mestinya. Ditetapkan di Pada tan9gal MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA .

CONTOH PERMINTAAN PERSETUJUAN CUll 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA PERSETUJUAN KEPALA BAOAN AOMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA TENTANG PEMBE R IAN CUTI 01 LUAR T ANGGUNGAN NEGARA OEPARTEMEN/LEMBAGA ..

*

NAMA NIP PANGKAT/GOLONGAN RUANG

(

)

JABATAN SATUAN ORGANISASI PADA TANGGAL

*

Tulislah jabatan peiabat yang berwenang memberikan

cuti.

MASA KERJA GOlONGAN GAJI POKOK

..........

...... .TAHUN ...... BULAN

TELAH BEKERJA SECARA TERUS MENERUS SEBAGA! PEGAWAI NEGERI SIPIL SEJAK TANGGAL ALASAN LAMANYA CATATAN PERMINTAAN CUTI BA KN KEPALA BA KN CUTI

NOMOR PERSETUJUAN WILAYAH PEMBAYARAN

422

423

DITETAPKAN

TANGGAL

.............. tanggal MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA

.

LAMPIRAN XVIII

A.n KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA Kepala Biro Kl!pegawaian Umum,

CONTOH PERMINTAAN PERPANJANGAN CUTIDILUAR TANGGUNGAN NEGARA
)

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

..................................
( ) (

, tanqqal

.

NIP

.

Kepada Yth. . melalui di

,

. ..

Yang bertanda Nama

tangan

di bawah ini :

NIP
Pangkat/golongan Jabatan Satuan organisasi ruang

memberitahukan dengan horrnat, bahwa cuti di luar tanggungan Negara yang sedang saya jalankan berdasarkan Keputusan . nomor tanggal akan berakhir tanggal . Tetapi berhubung dengan , .
• .. .. .. .. .. .. .. .. .......... ...... .. .. .. .. .. .. .. .. ........ .. .... .. .... ...... .. .... .. .. .. .. .. .. .. "o! ..........

maka saya mengajukan permintaan untuk dapat kiranya dipertimbangkan perpanjangan cuti di luar tanggungan Negara tersebut selama . terhitung mulai tanggal sid tanggal . Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara alamat saya adalah di , . Demikianlah permintaan ini saya buat untuk dapat dipertimbangkan sebagaimana mestinya.

Hormat saya, ( NIP
)

.

424

425

CATATAN PEJABAT KEPEGAWAIAN

CATATAN/PERTIMBANGAN ATASAN LANGSUNG

KEPUTUSAN PEJABAT YANG MEMBERIKAN BERWENANG CUTI

LAMPI RAN XIX SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI1977

CONTOH SURAT KEPUTUSAN PERPANJANGAN CUT I DI LUAR TANGGUNGANNEGARA KEPUTUSAN NOMOR MENTERI /PIMPINAN LEMBAGA

*

........................................ *

.

Membaca

Surat permintaan Sdr. NIP tanggal . yang maksudnya agar kepadanya dapat diberikan perpanjangan cuti di luar tanggungan Negara. bahwa tidak keberatan untuk mengabulkan permintaan perpanjangan cuti di luar tanggungan Negara tersebut karena memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh per: aturan perundang-undangan yang berlaku, dan tidak mengganggu kepentingan kedinasan. 1. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041). Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 57, Tambahan Lembaran Neqara Nomor 3093). Persetujuan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor tanggal .

Menimbang

Mengingat

2.

3.

Memperhatikan

Surat Edaran Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 01/SE/1977 tan9gal 25 Pebruari 1977 tentang Permintaan Dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil. 427

426

MEMUTUSKAN:
Menetapkan :

PERTAMA

: Cuti di luar tanggungan Negara yang diberikan berdasarkan Keputusan Nomor . tanggal . Kepada Pegawai Negeri Sipil : Nama NIP Pangkat/golongan ruang Jabatan terakhir Satuan Organisasi terakhir diperpanjang selama sampai dengan tanggal terhitung tanqqai _ . .

Kepala Kantor Perbendaharaan Negara/Kepala Kas Daerah di . .................. 8. . dan seterusnya.

7.

Ditetapkan di Pada tanggal

.............................

....................

,

.
*

MENTERI/PIMPINAN
•••• 11 •• 10

LEMBAGA
or

(

)

*

Tulislah jabatan pejabat yang berwenang memberlkan

cuti,

KEDUA

Selama menjalankan cuti di luar tanggungan Negara yang bersangkutan tidak menerima penghasilan dari Negara. Jangka waktu cuti di luar tanggungan Negara tidak diperhitungkan sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil. Setelah jangka waktu cuti di luar tanggungan Negara berakhir, yang bersangkutan diwajibkan melaporkan diri secara tertulis kepada pimpinan instansinya. Bila tidak melaporkan diri tepat pada waktunya yang bersangkutan akan diberhentikan dengan harmat sebagai Pegawai Negeri Sipil. SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada :

KETIGA KEEMPAT

KELIMA

1. Ketua Badan Pemeriksa Keuangan. 2. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. 3. Direktur Jenderal Anggaran Departemen Keuangan. 4. Direktur Perbendaharaan Negara. 5. Oeputi Mutasi Kepeqawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) 6. Deputi Tata Usaha Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *)
4?R

429


LAMPIRAN XX SURAT EDARAN KEPALA BAD AN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 DITET APKAN T ANGGAL _ .

CONTOH PERMINTAAN PERSETUJUAN PERPANJANGANCUTIDILUAR TANGGUNGANNEGARA

A.n KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA

MENTERI/PIMPINAN

Kepala Biro Kepegawaian

Umum,

............................................................

LEMBAGA

PERSETUJUAN K EPALA BAOAN AOMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA TENTANG PERPANJANGAN CUTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA DEPARTEMEN/LEMBAGA NAMA NIP KEPUTUSAN PEMBERIAN CUTI DI LUARTANGGUNGANNEGARA .

(

.)

(

)

a. b. c.

NOMOR TANGGAL LAMANYA CUTI YANG TELAH DIBERIKAN BERDASARKAN KEPALA BAKN PERSETUJUAN NOMOR TANGGAL

d.

LAMANYA PERPANJANGAN YANG DIMINTA ALASAN PERMINTAAN AN CUTI CATATAN BA KN

CUTI

PERPANJANG-

NOMOR PERSETUJUAN BAKN WILAYAH PEMBAYARAN

KEPALA

430

431

LAMPI RAN XXI SURAT EOARAN KEPALA BADAN AOMINISTRASI KEPEGAWA1AN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977 CONTOHLAPORANTELAH SELESAI MENJALANKAN CUTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA
••••••••••••••••••••••••••••••• r

LAMPIRAN XXII SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI1977 CONTOH LAPORAN UNTUK PENYALURAN PENEMPATAN PADA INSTANSI LAIN
.............................. Kepada Yth. Sdr. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. di , tanqqal., .

.

tanggal

Kepada Yth melalui di . Nomor: Hal : Permintaan Pegawai. .

JAKARTA

Yang bertanda Nama

tangan

di bawah ini :

penyaluran bahwa :

NIP
Pangkat/golongan Jabatan Satuan organisasi ruang

1. Bersama ini diberitahukan

a.
c.

Nama b. NIP
Pangkat/golongan ruang terakhir Jabatan terakhir Satuan organisasi terakhir Berdasarkan Keputusan Nomor tanggal . telah selesai menjalankan luar tanggungan Neqara selama

dengan ini melaporkan bahwa saya pada tanggal telah selesai menjalankan cuti di luar tanggungan Negara yang diberikan dengan Keputusan * nomor tanggal. . Sehubungan dengan itu saya mengajukan permohonan untuk dapat diangkat dan diaktipkan kembali. Demikianlah laporan ini saya buat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya. Hormat saya,

d.

. cuti di .

2.

Berdasarkan suratnya tanggal telah melaporkan did dan meminta dan dipekerjakan kembal i.

yang bersanqkutan untuk dapat diangkat

3. Permintaan
( )

NIP

. 4.

pengangkatan kembali Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan tidak dapat dipenuhi karena lowongan pada instansi kami telah terlsi penuh. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka diminta bantuan Saudara untuk dapat dipenuhi karena yang bersangkutan kepada instansi lain yang membutuhkannya. Sebagai bahan bagi Saudara maka dengan ini kamisampaikan data kepegawaian yang bersangkutan secara lengkap.

*

Tulislah Negara.

jabatan

pejabat

yang memberikan

cuti di luar tanggungan

432
--------~--~---

433

5.

Atas perhatian

Saudara kami ucapkan terima kasih. A.n.
••••• ":. +1

LAMPIRAN

XXIII

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

L
NIP ..

)

CONTOH KEPUTUSAN PENEMPATAN KEMBALI KEPUTUSAN NOMOR MENTERI/PIMPINAN LEMBAGA

*
..

*

TEMBUSAN Sdr

disampaikan

kepada

Membaca

*
nama pegawai yang bersangkutan. Menimbang

*

Tulislah

Surat Sdr NIP tanqqal . yang mengajukan permintaan untuk dapat ditempatkan kembal i, setelah ia selesai menjalankan cuti di luar tanggungan Negara. bahwa formasi mengizinkan untuk penempatan kembali Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan. 1. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) ; Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1975 tentang Wewenang Pengangkatan, Pem indahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Tahun 1975 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3058) ; Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 (Lembaran Negara Tahun 1976 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3093) ; Keputusan Nomor tanggal . . . . . . . . tentang Pendelegasian Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian dengan hormat Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Departemen/Lembaga . Persetujuan Kepala Badan Adm in istrasi Kepegawaian Negara Nomor tanggal .

Mengingat

2.

3.

4.

5.

434

435

Memperhatikan

Surat Edaran Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 12/SE/1975 tanggal 14 Oktober 1975 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dan Nomor 01/SE/ 1977 tanggal 25 PEBRUARI 1977 tentang Permintaan dan Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipi!. MEMUTUSKAN:

PETIKAN

Keputusan ini diberikan kepada yang berkspentingan untuk diketahu i dan dipergunakan sebaqalmana mestinya.

Ditetapkan di Pada tanqqal MENTERI/PIMPINAN
••• 11 1+1 •••

LEMBAGA
+

..
.

Menetapkan PERTAMA

: : Terhitung mulai tanqqal bali Pegawai Negeri Sipil :

mempekerjakan

kern(
)

Na m a

'--*
: tahun : Rp. .. '" .. bulan .

NIP Pangkat/golongan ruang Masa kerja golongan pada tanggal Gaji pokok Masa kerja golongan untuk kenaikan gaii berkala berikutnya KEDUA KETIGA Keputusan ini mulai berlaku

Tulislah jabatan pejabat yang rnemberikan cuti di luar tanggungan

Negara.

: .....

tahun

.....

bulan .

pada tanggal

ditetapkan

Apabila dikemudian had ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini, akan diadakan perbaikan dan perhitungan kembali sebagaimana rnestinya. SALINAN Keputusan ini disampaikan kepada :

1. Ketua Badan Pemeri ksa Keuangan. 2. Menteri!Pimpinan Lembaga yang bersangkutan. 3. Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara. 4 Direktur Jenderal Anggaran Departemen Keuangan. 5. Direktur Perbendaharaan Negara di . 6. Deputi Mutasi Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) 7. Deputi Tata Usaha Kepegawaian Badan Administrasi Kepegawaian Negara. *) 8. Kepala Kantor Perbendaharaan Negara/Kepala Kas Daerah di . 9. . dan seterusnya

436

437

LAMPIAAN XXIV

CONTOH PERMINT AAN PERSETUJUAN MEMPEKERJAKAN KEMBALI SETELAH SELESAI MENJALANKAN CUTI 01 LUAR T ANGGUNGAN NEGARA

SURAT EOARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/J977 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

LAMPI RAN

XXV

CONTOH KARTU CUTI PEGAWAf NEGERf SIPIL.

SURAT EDARAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 01/SE/1917 TANGGAL : 25 PEBRUARI 1977

PERSETUJUAN KEPALA BADAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN NEGARA UNTUK MEMPEKERJAKAN KEMBALI PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG TELAH SELESAI MENJALANKAN CUT I 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA OEPARTEMEN LEMBAGA NAMA TEMPAT, TANGGAL NIP 1. PANGKAT LAHIR : .

KARTU CUTI PEGAWAI NEGERI SIPIL NAMA NIP SURAT IZIN/SURAT KEPUTUSAN NOMOR TANGGAL LAMANYA DARI SAMPAI TANGGAL TANGGAL PARAF PEJABAT KEPEGAWAI AN 7 KETE· RANG AN

NO.

JENIS CUTI

2. GOLONGAN/RUANG
l. 3. SEJAK 4. MASA KERJA GOLONGAN 5. GAJI POKOK 6. KEPUTUSAN CUTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA 7. PERSETUJUAN KEPALA BAKN TEN................... tahun ...........•... bulan. Rp. NOMOR TANG GAL NOMOR TANGGAL NOMOR TANGGAL NOMOR TANGGAL

1

2

3

4

5

6

8

A

TANG PEMBERIAN CUTI 01 LUAR M TANGGUNGANNEGARA 8. KEPUTUSAN PERPANJANGAN CUTI A 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA 9. PERSETUJUAN KEPALA BAKN TENTANG PERPANJANGAN CUTI 01 LUAR T ANGGUNGAN NEGARA 10. TANGGALSELESAIMENJAlANKAN CUTI 01 LUAR TANGGUNGAN NEGARA 1. PANGKAT B 2. GOLONGAN RUANG A 3. MASA KE RJA GO LONGAN 4. GAJI POKOK A U 5. BERLAKU MULAI CATATAN BAKN NOMOR PERSETUJUAN KEPALA B A K N WILAYAH PEMBAYAAAN Oitetapkan tanggal, .

....................... tahun .............. bulan Rp.

An KEPALA BADAN ADMINISTAASI KEPEGAWAIAN NEGARA OEPUTI MUTASI KEPEGAWAIAN ub.

MENTERI/PIMPINAN

LEMBAGA

......

1
NIP

-

1

it'
438

1

.1

439

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->