P. 1
Rpp Kimia Smp Kls 7

Rpp Kimia Smp Kls 7

|Views: 25|Likes:

More info:

Published by: MauliddinaDwiSusanti on Jul 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2011

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi

Dasar Indikator : : : : : : : :

VII (tujuh)/Semester 1 IPA Kimia 2 x 2 JP 65,33

Tujuan Pembelajaran

:

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

2. Memahami klasifikasi zat. 2.1 Mengelompokkan sifat larutan asam, larutan basa dan larutan garam melalui alat dan indikator yang tepat serta mengkomunikasikannya 1. Mengidentifikasi sifat asam, basa dan garam dengan menggunakan indikator yang sesuai. 2. Mengelompokkan bahan-bahan di lingkungan sekitar berdasarkan konsep asam, basa, dan garam. 3. Menggunakan alat sederhana untuk menentukan skala keasaman dan kebasaan. Peserta didik dapat: 1. Membedakan pengertian asam, basa, dan garam. 2. Menentukan ciri-ciri zat yang bersifat asam, basa, dan garam. 3. Mengelompokkan zat-zat yang bersifat asam, basa, dan garam. 4. Menggunakan alat penentu atau petunjuk asam dan basa. 5. Menyimpulkan hasil percobaan dan mempresentasikannya. Asam, Basa dan Garam Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Eksperimen. - Observasi PERTEMUAN PERTAMA

Langkah-langkah Kegiatan

a.

Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Mengapa air jeruk rasanya asam? Mengapa obat maag bersifat basa? . Prasyarat pengetahuan Apakah ciri-ciri zat yang bersifat asam? Zat apa sajakah yang termasuk dalam asam, basa, dan garam? . Pra eksperimen Berhati-hatilah dalam mencampurkan dua larutan yang berbeda. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Wakil tiap kelompok diminta untuk mengambil bahan-bahan larutan asam, larutan basa, dan larutan garam. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian asam, basa, dan garam. . Peserta didik dalam setiap kelompok mengamati dan mengelompokkan bahan-bahan yang telah diambil oleh perwakilan kelompok masing-masing. . Guru memeriksa kegiatan observasi dan klasifikasi mengenai bahan yang bersifat asam, basa dan garam yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan ciri-ciri bahan yang bersifat asam, basa dan garam. Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan pada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.

b.

c.

PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Bagaimana sifat zat yang tergolong asam atau basa? Adakah bahan yang dapat digunakan untuk menentukan asam atau basa? . Prasyarat pengetahuan Apakah sifat asam, basa dan garam? Bahan apa sajakah yang dapat digunakan untuk menentukan asam atau basa? . Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Wakil tiap kelompok diminta untuk mengambil kertas lakmus, tabung reaksi, pipet tetes dan cairan yang ada di sekitar kita (misalnya: air teh, air jeruk, air sumur dan air cuka). . Guru mempresentasikan langkah kerja eksperimen menentukan sifat asam dan basa. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. . Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Penutup . Guru memberi penghargaan kelompok dengan kinerja baik . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

b.

c.

Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 7-14 b. Buku kerja c. Lingkungan sekitar sekolah atau rumah d. Bahan-bahan kimia Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes unjuk kerja Tes tertulis b. Bentuk Instrumen: Uji petik kerja produk Tes identifikasi PG c. Contoh Instrumen: Contoh tes identifikasi Tentukan bahan-bahan yang bersifat asam, basa dan garam dari bahan-bahan yang tersedia (larutan cuka, larutan sabun, larutan garam, larutan gula, NaCl, HCl). Contoh tes PG Berikut adalah sifat-sifat umum asam, kecuali.... a. memerahkan kertas lakmus biru b. rasanya asam c. mempunyai PH kurang dari 7 d. rasanya pahit Mengetahui : Kepala SMP... Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Pembelajaran : : : : 2. 2.2 : : : : :

VII (tujuh)/Semester 1 IPA Kimia 1,5 x 2 JP 71,33

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

Memahami klasifikasi zat. Melakukan percobaan sederhana dengan bahan-bahan yang dipero-leh dalam kehidupan sehari-hari. 1. Melakukan percobaan untuk mengetahui sifat asam dan basa di laboratorium dan di alam. Peserta didik dapat: 1. Membedakan larutan asam dan basa. 2. Membuat indikator alami asam dan basa. 3. Menggunakan indikator universal untuk menentukan nilai pH suatu zat. Sifat Asam dan Basa pada Bahan Makanan Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi

Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Pernahkah kamu meremas-remas bunga kembang sepatu berwarna, kemudian menetes-kannya dengan asam cuka? Apa yang terjadi? Bagaimana cara mengetahui nilai pH suatu zat dengan menggunakan kertas warna stan-dar indikator universal? . Prasyarat pengetahuan Bahan apa sajakah yang dapat digunakan sebagai indikator asam basa? Apakah yang dimaksud dengan nilai pH? . Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam menggunakan larutan kimia. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Wakil tiap kelompok diminta untuk mengambil cawan porselen, penumbuk, kertas saring, gelas beker, corong gelas, tabung reaksi, etanol, larutan asam klorida, larutan natrium hidroksida dan beberapa macam buah serta sayur. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bahan-bahan yang dapat digunakan seba-gai indikator asam basa. . Guru mempresentasikan langkah kerja eksperimen membuat indikator alami asam basa. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. . Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengenai penen-tuan nilai pH suatu zat dengan menggunakan indikator universal. . Peserta didik melakukan eksperimen menggunakan tabung reaksi, pipet tetes, kertas warna standar indikator universal, larutan indikator universal, aquades dan macam-macam zat. . Guru memeriksa kegiatan eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan nilai pH yang menyatakan tingkat keasa-man atau kebasaan suatu senyawa.

b.

c.

Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan pada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.

Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 12-20 b. Buku kerja c. Lingkungan sekitar sekolah atau rumah d. Bahan-bahan kimia Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes unjuk kerja b. Bentuk Instrumen: Uji petik kerja produk Lakukan kegiatan untuk menentukan nilai pH suatu zat menggunakan kertas warna standar indikator universal. No Aspek 1 Ketepatan menggunakan kertas warna standar indikator universal dengan benar 2 Melakukan kegiatan dengan prosedur yang benar 3 Memperoleh data dari kegiatan 4 Membuat kesimpulan Jumlah skor Skor 2 3 3 2 10

Mengetahui : Kepala SMP...

Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

... NIP ...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : : : : : :

VII (tujuh)/Semester 1 IPA Kimia 2 x 2 JP 68.47

Tujuan Pembelajaran

:

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

2. Memahami klasifikasi zat. 2.3 Menjelaskan nama unsur dan rumus kimia sederhana. 1. Menjelaskan aturan penulisan lambang unsur. 2. Menuliskan nama dan lambang unsur. 3. Menuliskan nama dan rumus kimia sederhana. 4. Memberikan contoh zat yang termasuk senyawa berikut rumus kimianya. Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian unsur. 2. Mengenal nama dan lambang unsur. 3. Menerapkan aturan tata nama unsur. 4. Menjelaskan maksud pengelompokan unsur ke dalam tabel periodik. 5. Menjelaskan sifat dan kegunaan unsur. 6. Menjelaskan pengertian senyawa. 7. Menuliskan unsur-unsur penyusun senyawa. 8. Menjelaskan jenis-jenis pembentukan senyawa. 9. Menuliskan rumus kimia dan penamaan senyawa. Unsur Kimia Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah

Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Empat unsur utama apa sajakah yang menyusun tubuh manusia? Mengapa logam natrium mudah bereaksi dengan air di udara? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan unsur? Bagaimana sifat dan kegunaan setiap unsur? Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian unsur. . Wakil tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa unsur yang biasa ditemui dalam kehidupan seharihari. . Peserta didik dalam setiap kelompok memperhatikan penjelasan dari guru mengenai aturan tata nama unsur dan maksud pengelompokan unsur ke dalam tabel periodik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengelompokan unsur dalam tabel periodik berdasarkan kemiripan sifat dari setiap unsur (titik lebur, titik didih, wujud; logam, semi-logam, non logam, daya hantar listrik dan daya hantar panas) . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai sifat dan kegunaan dari beberapa unsur. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

b.

c.

Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan.

PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Tersusun dari unsur apa sajakah garam dapur? Senyawa apakah yang terbentuk, jika unsur natrium bercampur secara kimia dengan air? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan senyawa? Bagaimana senyawa dapat terbentuk? Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian senyawa. . Wakil dari tiap kelompok diminta menyebutkan beberapa senyawa yang biasa ditemui dalam kehidupan seharihari. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) menuliskan unsur-unsur penyusun senyawa yang telah disebutkan oleh perwakilan dari tiap kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis pembentukan senyawa (pembakaran, peruraian dan pencampuran zat secara kimia). . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil diskusi. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. . Peserta didik dalam setiap kelompok memperhatikan penjelasan dari guru mengenai penulisan rumus kimia dan penamaan senyawa. . Guru memberikan contoh beberapa penulisan reaksi kimia dan penamaan senyawa. Kegiatan Penutup . Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

b.

c.

Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 21-32. b. Buku referensi yang relevan. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes tertulis b. Bentuk Instrumen: PG c. Contoh Instrumen: Contoh tes PG Pernyataan berikut yang benar mengenai unsur adalah.... a. termasuk campuran homogen c. zat paling sederhana yang tidak dapat diuraikan lagi b. dapat diuraikan secara fisika d. bukan termasuk zat murni

Mengetahui : Kepala SMP...

Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

... NIP ...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : 2. 2.4. 1. 2. : : : : :

VII (tujuh)/Semester 1 IPA Kimia 2 x 2 JP 72.33

Tujuan Pembelajaran

:

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

Memahami klasifikasi zat. Membandingkan sifat unsur, senyawa, dan campuran. Membandingkan ciri unsur, senyawa, dan campuran berdasarkan pengamatan. Membuat bagan klasifikasi materi secara sederhana berdasarkan ciri- ciri zat (unsur, senyawa, dan campuran). 3. Mengelompokkan zat-zat ke dalam campuran homogen dan hetero-gen dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian campuran. 2. Mengidentifikasi sifat unsur, senyawa, dan campuran 3. Membedakan antara unsur, senyawa, dan campuran. 4. Menjelaskan pengertian campuran homogen dan campuran heterogen. 5. Mengidentifikasi campuran homogen dan campuran heterogen. 6. Membedakan campuran homogen dan campuran heterogen. 7. Menuliskan contoh campuran homogen dan campuran heterogen yang ada di sekitarnya. 8. Membedakan antara koloid dan suspensi. Unsur, Senyawa dan Campuran Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah

Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Apakah awan tergolong campuran? Apakah sifat campuran sama dengan zat penyusunnya? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan campuran? Apakah ciri-ciri campuran? Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian campuran. . Wakil tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa campuran yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan sifat dari unsur, senyawa dan campuran. . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai perbedaan antara senyawa dan campuran dengan mengisi tabel sebagai berikut: No 1 2 3 4 . . Dasar perbedaan Proses pembentukan Proses pemisahan Sifat dengan zat penyusun Perbandingan zat penyusun Senyawa Campuran

b.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c.

Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan. PERTEMUAN KEDUA

a.

Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Tergolong campuran apakah larutan gula? Apakah susu tergolong suspensi atau koloid? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan campuran homogen dan campuran heterogen? Apakah yang dimaksud dengan suspensi dan koloid? Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian campuran homogen dan campuran heterogen. . Wakil tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa campuran homogen dan campuran heterogen yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) menuliskan penyusun campuran homogen dan campuran heterogen yang telah disebutkan oleh perwakilan dari tiap kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis campuran heterogen (suspensi dan koloid) berikut contohnya. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil diskusi. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Penutup . Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

b.

c.

Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 32-49. b. Buku referensi yang relevan. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes unjuk kerja b. Bentuk Instrumen: Tes identifikasi c. Contoh Instrumen: Contoh tes identifikasi Manakah yang merupakan campuran homogen dan campuran heterogen dari jenis-jenis campuran di bawah ini? susu air gula tinta sirup obat batuk campuran air dan batu kerikil air garam

Mengetahui : Kepala SMP...

Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

... NIP ...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : 4. 4.1 1. 2. : : : : :

VII (tujuh)/Semester 2 IPA Kimia 2 x 2 JP 70.67

Tujuan Pembelajaran

:

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia. Membandingkan sifat fisika dan sifat kimia zat. Membandingkan hasil pengamatan perubahan fisika dan perubahan kimia. Mengklasifikasi perubahan fisika dan perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari dan mengkomunikasikannya. Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan pengertian sifat intensif dan sifat ekstensif zat. 2. Membedakan sifat intensif dan sifat ekstensif. 3. Menjelaskan pengertian sifat fisika dan sifat kimia zat. 4. Menyebutkan beberapa sifat fisika zat. 5. Menyebutkan beberapa sifat kimia. 6. Membedakan sifat fisika dan sifat kimia zat. Sifat Fisika dan Sifat Kimia Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah

Langkah-langkah Kegiatan PERTEMUAN PERTAMA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Apakah warna tergolong sifat intensif atau sifat ekstensif dari suatu zat? Bagaimana cara menentukan tingkat kekerasan suatu zat? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan sifat intensif zat? Apakah yang dimaksud dengan tingkat kekerasan? Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian sifat intensif dan ektensif zat. . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai beberapa sifat intensif dan ektensif zat. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian sifat fisika suatu zat. . Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai beberapa sifat fisika zat (titik lebur, titik didih, daya hantar panas, daya hantar listrik, kerapatan dan tingkat kekerasan). . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan. PERTEMUAN KEDUA a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Apakah proses perkaratan besi tergolong sifat fisika atau sifat kimia? Senyawa apakah yang terbentuk jika kalsium bereaksi dengan oksigen? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan sifat kimia zat? Bagaimana kemampuan zat bereaksi dengan oksigen?

b.

c.

b.

Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian sifat kimia zat. . Wakil tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa sifat kimia yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan kemampuan zat untuk bereaksi dengan oksigen, air dan asam. . Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk menuliskan beberapa senyawa yang dihasilkan, jika suatu unsur bereaksi dengan oksigen, air dan asam. . Peserta didik dalam setiap kelompok membuat kesimpulan mengenai beberapa perbedaan sifat fisika dan sifat kimia zat. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Penutup . Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

c.

Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 41-47 b. Buku referensi yang relevan. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes tertulis Tes unjuk kerja b. Bentuk Instrumen: PG Tes identifikasi c. Contoh Instrumen: Contoh tes identifikasi: Manakah yang merupakan sifat fisika dan sifat kimia zat dari beberapa sifat zat di bawah ini? - kerapatan - bensin mudah terbakar - titik lebur - titik didih - besi mudah terkorosi Contoh tes PG: Berikut ini yang termasuk sifat intensif adalah.... a panjang c. titik beku b volum d berat

Mengetahui : Kepala SMP...

Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

... NIP ...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : : : 4. 4.2 : : : : :

VII (tujuh)/Semester 2 IPA Kimia 2 x 2 JP 67.00

Tujuan Pembelajaran

:

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia. Melakukan pemisahan campuran dengan berbagai cara berdasarkan sifat fisika dan sifat kimia. 1. Menjelaskan dasar pemisahan campuran berdasarkan ukuran parti-kel dan titik didih. 2. Melakukan percobaan penjernihan air dengan teknik sederhana. 3. Melakukan percobaan untuk memisahkan campuran yang sesuai dengan metode yang dipilih (penyaringan, distilasi, penguapan, dan sublimasi). Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan manfaat proses pemisahan campuran. 2. Menjelaskan dasar atau prinsip yang digunakan dalam proses pemisahan campuran. 3. Menjelaskan beberapa cara memisahkan zat-zat penyusun suatu campuran. 4. Mengetahui prinsip distilasi untuk pemisahan campuran. 5. Mengetahui prinsip-prinsip kromatografi. 6. Menjelaskan pengertian kadar zat dalam campuran. 7. Menghitung kadar zat dalam campuran. Pemisahan Campuran Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah - Eksperimen

Langkah-langkah Kegiatan a. PERTEMUAN PERTAMA Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Mengapa pasir yang akan digunakan untuk campuran semen perlu diayak? Bagaimana cara memisahkan garam dari air laut? . Prasyarat pengetahuan Apakah manfaat proses pemisahan campuran? Bagaimana prinsip pemisahan campuran secara evaporasi? Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan manfaat proses pemisahan campuran. . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai prinsip yang digunakan dalam proses pemisahan campuran (perbedaan titik didih, kelarutan atau ukuran partikel). . Peserta didik (dibimbing oleh guru) dengan kelompoknya mendiskusikan beberapa proses pemisahan campuran (pengayakan, dekantir, penyaringan, sentrifugasi, evaporasi, pelarutan, pemisahan dengan menggunakan magnet dan sublimasi). . Wakil peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara bergantian, dimana masing -masing kelompok diminta untuk menjelaskan salah satu proses pemisahan campuran. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan. PERTEMUAN KEDUA Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Apakah air laut dapat digunakan sebagai air minum?

b.

c.

a.

.

Bagaimana menganalisis kandungan obat-obatan pada sampel urine Prasyarat pengetahuan Bagaimana prinsip pemisahan campuran secara distilasi? Apakah manfaat dari pemisahan campuran secara kromatografi?

olahragawan?

b.

Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip pemisahan campuran secara distilasi dan jenis jenisnya. . Wakil tiap kelompok diminta untuk mengambil air garam, batu didih, pembakar bunsen, es batu, air dan peralatan gelas. . Guru mempresentasikan langkah kerja eksperimen pemisahan campuran secara distilasi. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip pemisahan campuran secara kro-matografi, jenisjenisnya dan manfaatnya. . Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengenai pemisahan warna pada tinta spidol menggunakan metode kromatografi. . Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan tabung reaksi, kertas saring, spidol, pensil dan etanol. . Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melaku-kannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kadar zat dalam campuran. . Guru memberi contoh soal mengenai kadar zat dalam campuran. . Salah seorang peserta didik ditunjuk untuk menyelesaikan soal (dibimbing oleh guru) di hadapan peserta didik lainnya. Kegiatan Penutup . Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

c.

Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 49-64 b. Buku kerja. c. Alat praktikum Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes tertulis Observasi Penugasan b. Bentuk Instrumen: Uraian Tugas proyek Lembar observasi Contoh Instrumen Contoh tes uraian: Apa persamaan dan perbedaan antara metode distilasi biasa dengan distilasi fraksinasi? Mengetahui : Kepala SMP... Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

c.

... NIP ...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Pembelajaran : : : : : : : : :

VII (tujuh)/Semester 2 IPA Kimia 1,5 x 2 JP 73.33

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia. 4.3 Menyimpulkan perubahan fisika dan kimia berdasarkan hasil percobaan sederhana. 1. Membuat kesimpulan dari hasil percobaan perubahan fisika dan perubahan kimia. 2. Membandingkan karakteristik perubahan fisika dan perubahan kimia berdasarkan percobaan. Peserta didik dapat: 1. Menjelaskan sebab-sebab terjadinya perubahan fisika. 2. Menyebutkan ciri-ciri perubahan fisika. 3. Mengamati beberapa peristiwa yang menunjukkan perubahan fisika. 4. Menyebutkan perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari. 5. Menjelaskan sebab-sebab terjadinya perubahan kimia. 6. Menyebutkan ciri-ciri perubahan kimia. 7. Mengamati beberapa peristiwa yang menunjukkan perubahan kimia. 8. Menyebutkan perubahan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah - Eksperimen PERTEMUAN PERTAMA

Langkah-langkah Kegiatan

a.

Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Apakah merebus air tergolong perubahan fisika atau perubahan kimia? Apakah gula pasir yang telah dicampur dengan air dapat dipisahkan kembali? . Prasyarat pengetahuan Apakah ciri-ciri perubahan fisika? Bagaimana sebab-sebab terjadinya perubahan fisika? . Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian perubahan fisika dan menye-butkan beberapa contohnya. . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai sebab-sebab terjadinya peru-bahan fisika (pelepasan dan pengambilan panas, pencampuran zat; selama zat-zat yang bercampur tidak membentuk zat baru dan di potong atau dibelah). . Wakil tiap kelompok diminta mengambil es batu, air, gelas kimia, gula, teh dan pengaduk. . Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen perubahan fisika. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian perubahan kimia dan menye-butkan beberapa contohnya. . Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai sebab-sebab terjadinya peruba-han kimia ( pembakaran, pencampuran zat, dan aliran listrik). . Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengenai peru-bahan kimia. . Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan kertas putih, korek api, tabung reaksi, larutan natrium hidroksida dan larutan asam klorida.

b.

.

. . . c.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melaku-kannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan untuk membandingkan karakteristik perubahan fisika dan kimia. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 65-69 b. Buku kerja. c. Alat praktikum Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes tertulis Tes unjuk kerja b. Bentuk Instrumen: Uraian Tes identifikasi c. Contoh Instrumen: Contoh tes uraian Jelaskan sebab-sebab terjadinya perubahan fisika. Contoh tes identifikasi Manakah yang merupakan perubahan fisika dan perubahan kimia dari jenis-jenis perubahan di bawah ini? - es mencair - mengisi ulang aki - kertas yang dibakar - memasak makanan - air yang menguap Mengetahui : Kepala SMP... Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

... NIP ...

... NIP ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Kelas / Semester Mata Pelajaran Alokasi Waktu KKM
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Tujuan Pembelajaran : : : :

: : : : :

VII (tujuh)/Semester 2 IPA Kimia 1,5 x 2 JP 64.67

Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran

: :

4. Memahami berbagai sifat dalam perubahan fisika dan kimia. 4.4 Mengidentifikasi terjadinya reaksi kimia melalui percobaan seder-hana. 1. Mereaksikan dua zat untuk menunjukkan terjadinya pembentukan gas. 2. Menyimpulkan ciri-ciri terjadinya reaksi kimia. Peserta didik dapat: 1. Menuliskan persamaan reaksi kimia. 2. Menyebutkan ciri-ciri reaksi kimia. 3. Mengamati salah satu ciri reaksi kimia, yaitu pembentukan gas. 4. Menjelaskan jenis-jenis reaksi kimia. 5. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi kimia. 6. Mengamati pengaruh konsentrasi pereaksi terhadap kecepatan reaksi kimia. 7. Mengamati pengaruh luas permukaan sentuh terhadap kecepatan re aksi kimia. 8. Menjelaskan reaksi kimia yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Reaksi Kimia Model - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning Metode - Diskusi kelompok - Ceramah - Eksperimen PERTEMUAN PERTAMA

Langkah-langkah Kegiatan a. Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Apakah pembentukan gas tergolong ciri reaksi kimia? Mengapa makanan bisa menjadi tengik? . Prasyarat pengetahuan Apakah ciri-ciri reaksi kimia? Apakah yang dimaksud dengan oksidasi? . Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan cara penulisan persamaan reaksi kimia. . Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai ciri-ciri reaksi kimia (pemben-tukan gas, pembentukan endapan, perubahan warna, dan perubahan suhu). . Wakil tiap kelompok diminta untuk mengambil tabung reaksi, tutu p tabung, pipa gelas, pipet tetes, potongan kalsium, larutan asam klorida 1 M dan air kapur. . Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen untuk mengamati pembentukan gas sebagai salah satu ciri dari reaksi kimia. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. . Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melaku-kannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis reaksi kimia (dekomposisi, oksidasi, reduksi, reduksi, netralisasi, pengendapan, pertukaran, dan fermentasi). . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya. Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

b.

c.

a.

PERTEMUAN KEDUA Kegiatan Pendahuluan . Motivasi dan apersepsi Mengapa pembusukan makanan berlangsung dalam waktu yang relatif lama? Mengapa kayu bakar harus dibelah-belah agar mudah terbakar? . Prasyarat pengetahuan Apakah yang dimaksud dengan kecepatan reaksi? Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi kecepatan reaksi? . Pra eksperimen: Berhati-hatilah menggunakan peralatan laboratorium. Berhati-hatilah dalam mencampurkan dua larutan yang berbeda. Kegiatan Inti . Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kecepatan reaksi. . Peserta didik berdiskusi kelompok mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan reaksi (suhu reaksi, konsentrasi pereaksi, luas permukaan sentuh dan katalis). . Wakil tiap kelompok diminta untuk mengambil erlenmeyer, stopwatch, pipet tetes, larutan asam sulfat 1 M, pita magnesium dan aquades. . Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen untuk mengamati pengaruh konsentrasi terhadap kecepatan reaksi. . Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. . Guru memberi instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati pengaruh luas permukaan se ntuh terhadap kecepatan reaksi. . Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan gelas beker, stopwatch, padatan kalsium karbonat dan larutan asam klorida encer. . Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah su dah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melaku -kannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan. . Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membuat kesimpulan dari hasil percobaan. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan reaksi kimia yang terjadi dalam kehidu-pan sehari-hari. . Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. . Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

b.

c.

Kegiatan Penutup . Guru memberikan penghargaan kepada kelompok dengan kinerja baik. . Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman kegiatan. . Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal. Sumber Belajar a. Buku IPA halaman 69-88 b. Buku kerja. c. Alat praktikum Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian: Tes tertulis Tes unjuk kerja b. Bentuk Instrumen: Uraian Lembar observasi c. Contoh Instrumen: Contoh tes uraian Mengapa gula tidak dapat larut dengan baik dalam air dingin? Apa yang harus dilakukan agar gula dapat larut?

Mengetahui : Kepala SMP...

Garut, Juli 2008 Guru Mata Pelajaran

... NIP ...

... NIP ...

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->