1. Sel Prokariotik.

Kata prokariota (prokaryote) berasal dari bahasa Yunani, pro yang berarti “sebelum” dan karyon yang artinya “kernel” atau juga disebut nukleus. Sel prokariotik tidak memiliki nukleus. Materi genetiknya (DNA) terkonsentrasi pada suatu daerah yang disebut nukleoid, tetapi tidak ada membran yang memisahkan daerah nukleoid ini dengan bagian sel lainnya. Sedangkan Sel Eukariotik, berarti “sebenarnya”dan karyon berarti nukleus. Eukariotik mengandung pengertian memiliki nukleus sesungguhnya yang dibungkus oleh selubung nukleus. C. Perbedaan Sel Prokariotik Dan Sel Eukaritok Perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik terletak pada inti selnya. Sel prokariotik adalah sel yang tidak memiliki selaput inti. Sedangkan sel eukariotik adalah sel yang memiliki selaput inti. Adapun perbedaan lainnya adalah sebagai berikut : Struktur Membran nukleus Membran plastida Nukleus Nukleolus Plastida Mitokondria Badan golgi Kromosom DNA RNA Histon Pigmen Pembelahan Prokariotik + (tunggal) + (telanjang) + + amitosis Eukariotik + + + + +/+ + + (ganda) + (dengan protein) + + + Mitosis/meiosis

"lendir". Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. khamir. Hansenula anomala. tape. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Amylomyces. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi (dari akar kata Yunani μυκες. dan λογοσ. Di dalam sporangium terdapat spora. Saccharomyces. tidak termasuk ke dalam flora normal manusia. "lambang"). Flora normal pada kulit Mikroorganisme yang dominan adalah Staphylococcus epidermidis yang bersifat nonpatogen pada kulit namun dapat menimbulkan penyakit saat mencapai tempat-tempat tertentu seperti katup jantung buatan dan sendi prostetik (sendi buatan). Ragi biasanya mengandung mikroorganisme yang melakukan fermentasi dan media biakan bagi mikroorganisme tersebut. 3. "pengetahuan". Aspergillus. Fungi memiliki bermacammacam bentuk. sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora. yaitu Rhizopus. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. tempe. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur. Ragi umumnya digunakan dalam industri makanan untuk membuat makanan dan minuman hasil fermentasi seperti acar. Endomycopsis. Bakteri ini lebih sering ditemui pada kulit dibandingkan dengan kerabatnya yang bersifat patogen yaitu . dan sebagainya. Lactobacillus. Perbanyakan seksual dengan cara :dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah. atau ragi. Mikroorganisme yang digunakan di dalam ragi umumnya terdiri atas berbagai bakteri dan fungi (khamir dan kapang). meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak.Ragi atau fermen merupakan zat yang menyebabkan fermentasi. Acetobacter. Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. usus besar.. dan vagina.2. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). bukan spesiesnya sendiri. Berbagai jenis ragi yang digunakan di berbagai negara dan kebudayaan di dunia dibuat menggunakan media biakan tertentu dan campuran tertentu galur fungi dan bakteri[1][2] Berikut adalah sebutan untuk ragi dalam berbagai kebudayaan: Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Flora normal manusia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai macam mikroorganisme seperti bakteri dan fungi yang merupakan penghuni tetap dari bagian-bagian tubuh tertentu khususnya kulit. Mucor. kapang. Virus dan parasit. dan bir. Media biakan ini dapat berbentuk butiran-butiran kecil atau cairan nutrien. walaupun termasuk dua golongan besar mikroorganisme. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. roti. bertunas atau fragmentasi hifa.

Staphylococcus aureus. asam lemak pada sekresi sebasea danadanya lisozim. Organisme aerob dan anaerob. teruatama pada faring adalah streptococcus non hemoliticus dan alfa hemoliticus serta Neisseria. epidermidids. Saat lahir. Jumlah mikroorganisme pada permukaan kulit mungkin bias berkurang dengan jalan menggosok-gosoknya dengan sabun yang mengandung heksaklorofen atau desinfektan lain.0. pH asam lambung yang di hasilkan akan melindungi terhadap infeksi bakteri pathogen usus seperti cholera. Factor-faktor yang berperan menghilangkan flora sementara pada kulit adalah pH rendah. stafilococcus (S. non motil ini menghasilkan asam dari karbohidrat dan tahan pada pH 5. FLORA NORMAL PADA SALURAN PENCERNAAN Saat lahir. S. Spesies Actinomyces secara normal terdapat pada jaringan tonsil dan pada gingival orang dewasa. Secara keseluruhan ada sekitar 103-104 mikroorganisme/cm2 yang kebanyakan terletak pada stratum (lapisan) korneum. Organism normal pada saluran nafas bagian atas. spesies fusobakterium. begitu pula dengan beberapa protozoa. kondisi usus steril namun organism akan segera masuk bersamaan dengan makanan yang dimakan oleh bayi. Pada orang dewasa. aureus) dan streptococcus. spesies prevotella (terutama P. melaninogenica). gram positif. namun flora secara cepat muncul kembali dari kelenjar sebasea dan keringat. esophagus terdiri atas mikroorganisme yang masuk bersama dengan saliva dan makanan. Faring dan Trakhea Pada daerah ini juga terdapat flora normal yang sama. Pada usus halus bagian . FLORA NORMAL PADA MULUT DAN SALURAN NAFAS BAGIAN ATAS Pada hidung terdapat flora normal utama yaitu dari Corinebacteria. akan muncul spirochaeta anaerob. spesies rothia dan spesies capnocytophaga muncul secara bersamaan dengan vibrio anaerob dan lactobasili. Pada duodenum terdapat 105 – 108 bakteri/gram. usus akan mengandung flora seperti Strptocokokki asam laktat dan lactobacilli dalam jumlah besar. Begitu pula dengan ragi (spesies Candida) terdapat pada mulut. Kemudian setelah 4 – 12 jam setelah lahir flora seperti Streptococcus viridians menjadi flora tetap yang utama sepanjang hidup. Ketika gigi mulai tumbuh. Saat menyusui. selaput lendir(mukosa) pada mulut dan faring akan terkontaminasi oleh flora.

dan bir. . Mikroorganisme ini terdapat dalam air kemih normal dengan jumlah 10 2 – 104/ ml. Apabila pH ini menjadi netral akan terdapat flora campuran yaitu coccus dan bacil. b. epidermidis dan streptococcus non hemolitik. S. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi. FLORA NORMAL PADA VAGINA Saat lahir. Di samping peranan yang menguntungkan. a. beberapa jamur juga mempunyai peranan yang merugikan. lactobacil akan berkurang jumlahnnya dan flora campuran coccus dan bacil akan muncul kembali. lactobacil aerob dan anaerob ditemukan kembali dalam jumlah yang besar dan akan mempertahankan keasaman pH melalui pembentukan asam dari karbohidrat khususnya glikogen. baik peran yang merugikan maupun yang menguntungkan. d. terdapat sekitar 1011bakteri/gram isi kolon. Flora normal ini dikendalikan oleh lisozim yang terdapat pada air mata. Khamir Saccharomyces berguna sebagai fermentor dalam industri keju. e. FLORA NORMAL PADA URETRA Uretra anterior baik itu pada wanita ataupun pria mengandung sedikit mikroorganisme yang berjenis sama seperti pada kulit dan perineum. Pada kolon sigmoid dan dan rectum. lactobacil aerob muncul dalam vagina dan menetap selama pH tetap asam. Saat Pubertas. Penicillium notatum berguna sebagai penghasil antibiotik. Jamur yang menguntungkan meliputi berbagai jenis antara lain sebagai berikut. lactobacillus dan enterococcus mendominasi dan pada usus halus bagian bawah yang mendominasi adalah flora tinja. 4 jamur pada makanan Peranan jamur dalam kehidupan manusia sangat banyak. yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom. Setelah Monopause. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berguna sebagai dekomposer. antara lain sebagai berikut. FLORA NORMAL PADA MATA (konjungtiva) Mikroorganisme yang terdapat pada mata yang paling utama adalah difteroid (Corynebacterium xerosis). c. roti.atas. Keuntungan pembentukan asam ini yaitu untuk mencegah bakteri yang bersifat pathogen dalam vagina.

Candida sp. Flagela digunakan bakteri sebagai alat gerak. Kebanyakan khamir merupakan anggota divisi Ascomycota. Saprolegnia sebagai parasit pada tubuh organisme air. Sebagian besar kapang merupakan anggota dari kelas Ascomycetes. Beberapa jenis khamir. 5. Pili berperan dalam konjugasi bakteri. tape. Phytium sebagai hama bibit tanaman yang menyebabkan penyakit rebah semai. b.Flagela tunggal ditemukan di satu tempat di sekitar sel Peritrik . c. Pneumonia carinii menyebabkan penyakit pneumonia pada paru-paru manusia. roti. Flagela berbentuk seperti cambuk. 6. seperti Candida albicans. Fimbria hanya ditemukan pada bakteri gram negatif. Fimbria adalah tabung protein yang menonjol dari membran pada banyak spesies dari Proteobacteria. Bentuk yang umum dijumpai meliputi: • • Monotrik . Fimbria umumnya pendek dan terdapat banyak di seluruh permukaan sel bakteri. penyebab keputihan dan sariawan pada manusia. dimana bakteri tersebut memiliki lapisan peptidoglikan yang tipis pada dinding selnya. Kapang (Inggris: mold) merupakan anggota regnum Fungi ("Kerajaan" Jamur) yang biasanya tumbuh pada permukaan makanan yang sudah basi atau terlalu lama tidak diolah.Banyak flagela ditemukan di satu sisi . Phythophthora inf'estan menyebabkan penyakit pada daun tanaman kentang. dan bir sejak ribuan tahun yang silam dalam bentuk ragi. Struktur pili mirip dengan fimbria dan ada di permukaan sel bakteri namun tidak banyak. d. Albugo merupakan parasit pada tanaman pertanian. dan bahkan digunakan percobaan sel bahan bakar. e. fermentasi minuman beralkohol. f. Lebih dari seribu spesies khamir telah diidentifikasi. Khamir yang paling umum digunakan adalah Saccharomyces cerevisiae. yang dimanfaatkan untuk produksi anggur. walaupun ada juga yang digolongkan dalam Basidiomycota. Kapsul dan lapisan lendir kapsul adalah bagian asesori dari bakteri berfungsi melindungi bakteri dari suhu atau kondisi lingkungan yang ekstrem Flagela adalah struktur kompleks yang tersusun atas bermacam-macam protein termasuk flagelin yang membuat flagela berbentuk seperti tabung cambuk dan protein kompleks yang memanjangkan dinding sel dan membran sel untuk membentuk motor yang menyebabkan flagela berotasi. Khamir adalah fungi ekasel (uniselular) yang beberapa jenis spesiesnya umum digunakan untuk membuat roti. dapat menyebabkan infeksi pada manusia (kandidiasis).a.

batang lurus atau melingkar seprti tand koma. Vakuola gas Dengan mengatur jumlah gas dalam vakuola gasnya. transkripsi dan replikasi DNA semuanya terjadi di tempat yang sama dan dapat berinteraksi dengan struktur sitoplasma lainnya. kemolitoautotrof. Ribosom Semua prokaryota memiliki 70S (di mana S = satuan Svedberg) ribosom sedangkan eukaryota memiliki 80S ribosom pada sitosol mereka. protein. Bentuk sel heliks atau filamen. kromosom bakteri tidak dikelilingi membranbound nucleus melainkan ada di dalam sitoplasma sel bakteri. bakteri juga mudah untuk menghilangkannya. beberapa mempunyai selubung atau kapsul Pembelahan biner Pembelahan biner. Kebanyakan bakteri memiliki plasmid. bakteri dapat meningkatkan atau mengurangi kepadatan sel mereka secara keseluruhan dan bergerak ke atas atau bawah dalam air.Flagela ditemukan pada seluruh permukaan sel Struktur sel bakteri bagian dalam Tidak seperti eukaryota. batang atau filamen Bulat. serta adanya membran Dinding sel Polisakarida lain dan asam luar (7-8 nm tebalnya) yang teikoat dapat ikut menyusun terdii dari lipid. bakteri nitrifying dan bakteri metana. Karakteristik Gram positif Gram negatif Homogen dan tebal (20-80 Peptidoglikan (2-7 nm) di nm0 serta sebagian besar antara membran dam dan tersusun dari peptidoglikan. Membran intraselular Membran intraselular dapat ditemui pada bakteri fototrof.• • Amfitrik . Plasmid dapat dengan mudah didapat oleh bakteri. salah satunya ribosom.Banyak flagela ditemukan pada kedua kutub sel Lofotrik . Ini berarti translasi. lipopolisakarida Bulat. dan dinding sel. kadangReproduksi kadang pertunasan kemoorganoheterotrof Fototrof. 7. luar. Metabolisme atau kemoorganoheterotrof . Namun. Plasmid dapat diberikan kepada bakteri lainnya dalam bentuk transfer gen horizontal. oval.

4.Motilitas Anggota tubuh (apendase) Endospora Kebanyakan nonmotil. Pada umumnya semua patogen pernah berada di luar sel tubuh dengan rentang waktu tertentu (ekstraselular) saat mereka terpapar oleh mekanisme antibodi. maka pertumbuhan mikroorganisme dapat langsung ke fase logaritmik atau fase eksponensial pertumbuhan. 9.[2].[1] Perbedaan keduanya didasarkan pada perbedaan struktur dinding sel yang berbeda dan dapat dinyatakan oleh prosedur pewarnaan Gram. . fimbriae.lopotrikus (lophtrichous). Sekitar 90% dari dinding sel tersebut tersusun atas peptidoglikan sedangkan sisanya berupa molekul lain . sementara sisanya jarang menimbulkan penyakit. 2. Umumnya. 1.[3] Bakteri gram positif seperti Staphylococcus aureus (bakteri patogen yang umum pada manusia) hanya mempunyai membran plasma tunggal yang dikelilingi dinding sel tebal berupa peptidoglikan [2]. sel T akan memainkan perannya. petritrikus (petritrichous). sehingga ada kesinambungan pertumbuhan walau makin lama mengarah kepada penurunan. Kurva B : Menunjukkan tidak adanya fase lag. Kurva A : Menunjukkan terdapatnya fase lag yang cukup lama sebelum mikroorganisme dapat tumbuh dan bertambah. Kurva D : adalah gambaran suatu kurva pertumbuahan mikroorganisme yang secara kontinu terus menerus diberi tambahan sumber nutrient. Istilah oportunis sendiri merujuk kepada kemampuan dari suatu organisme untuk mengambil kesempatan yang diberikan oleh penurunan sistem pertahanan inang untuk menimbulkan penyakit. Kurva C : Menunjukkan fase lag yang panjang atau lama serta tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru (mati). namun saat patogen memasuki fasa intraselular yang tidak terjangkau oleh antibodi. Prosedur ini ditemukan pada tahun 1884 oleh ilmuwan Denmark bernama Christian Gram dan merupakan prosedur penting dalam klasifikasi bakteri.[1]Disisi lain. Patogen oportunis ini umumnya adalah anggota dari flora normal pada tubuh. Biasanya tidak memiliki Dapat memiliki pili. Bakteri gram-negatif adalah bakteri yang tidak mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna merah bila diamati dengan mikroskop.10. karena begitu ditanamkan. 3. bakteri grampositif akan berwarna ungu. Bentuk motil tipe flagelanya adalah flagela dapat bervariasipetritrikus (petritrichous) polar. hanya organisme yang sangat patogen yang dapat menyebabkan penyakit. apendase tangkai Beberapa grup dapat Tidak dapat membentuk membentuk endspora endospora 8. Patogen oportunis adalah patogen yang jarang menyebabkan penyakit pada orang-orang yang memiliki imunokompetensi (immunocompetent) namun dapat menyebabkan penyakit/infeksi yang serius pada orang yang tidak memiliki imunokompetensi (immunocompromised). bila Motil atau nonmotil.

bernama asam teikhoat. yang terletak di antara membran dalam dan membran luarnya. coli) memiliki sistem membran ganda di mana membran pasmanya diselimuti oleh membran luar permeabel. [2] Bakteri ini mempunyai dinding sel tebal berupa peptidoglikan. bakteri gram negatif (seperti E. bakteri gram negatif (seperti E. [2] Bakteri ini mempunyai dinding sel tebal berupa peptidoglikan. [1] Di sisi lain. [1]Bakteri gram positif seperti Staphylococcus aureus (bakteri patogen yang umum pada manusia) hanya mempunyai membran plasma tunggal yang dikelilingi dinding sel tebal berupa peptidoglikan. [2] Gram-positif adalah bakteri yang mempertahankan zat warna kristal violet sewaktu proses pewarnaan Gram sehingga akan berwarna biru atau ungu di bawah mikroskop. yang terletak di antara membran dalam dan membran luarnya.[2] .[2] Sekitar 90 persen dari dinding sel tersebut tersusun atas peptidoglikan sedangkan sisanya berupa molekul lain bernama asam teikhoat.[1] Di sisi lain. coli) memiliki sistem membran ganda di mana membran pasmanya diselimuti oleh membran luar permeabel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful